Anda di halaman 1dari 19

Konsep Perilaku dari Psikologi dan Psikologi Sosial Dalam chapter ini fokus akan bergeser dari sosiologi

ke faktor psikologi dan psikologi sosial, yang mana lebih relevan pada akuntansi keperilakuan. Faktorfaktor ini termasuk sikap dan perubahan sikap, motivasi, persepsi pembelajaran dan kepribadian. Sikap Sikap dipelajari sebagai tendensi untuk bereaksi secara konsisten pada cara manusia, objek, ide-ide atau situasi2 yang menguntungkan atau tidak menguntungkan. Terminologi objek sikap digunakan untuk memasukkan objek2 pada seseorang yang mungkin bereaksi. Sebagai contoh, objek sikap mungkin adalah orang sesungguhnya (Pak Franklin, pengawas perusahaan), manusia

abstrak (tuan tanah), kebijakan perusahaan, sebuah konsep yang abstrak, atau sebuah grup sosial. Penting diperhatikan bahwa secara definisi, bahwa sikap adalah sebuah tendensi atau kecenderungan untuk merespon, bukan respon itu sendiri. Sikap bukanlah perilaku; dia lebih merepresentasikan kesiapan untuk melakukan aksi atau tindakan/berkelakuan. Maka, sikap memicu dan memandu perilaku. Sikap dipelajari, mapan dan susah untuk berubah. Manusia mempelajari sikap dari pengalaman pribadi, orang tua, teman sebaya dan grup sosial. Sekali belajar, sikap menjadi bagian yang mapan dari kepribadian individu dan membantu menghitung konsistensi tingkah laku. Perilaku akuntan perlu untuk mengetahui tentang sikap-sikap sebagai pemahaman dan prediksi tingkah laku. Ada banyak cara sikap-sikap yang digunakan dalam perilaku akuntan. Sebagai pertimbangan, contohnya, dua perusahaan, Y dan Z, yang berencana untuk merger. Garis produk mereka, metode bisnis, struktur keuangan dan sejarah pendapatan adalah mirip dan kompatibel (berkecocokan). Dalam rangka untuk menyelesaikan merger secara lancar dan memungkinkan, akan sangat menguntungkan bila dua tim manajemen berbagi filosofi bisnis yang sama dan pengaturan sikap. Bila tim manajemen dari perusahaan Y dan Z merasa berbeda dalam penyelenggaran bisnis dan memiliki kecenderungan untuk merespon event berdasarkan persepsi yang bertentangan,

aku akan keluar” atau “Segera setelah paket software tersedia. Komponen perilaku mengarah pada bagaiman seseorang akan bereaksi pada objek sikap. Sebagai contoh: “Jika perusahaan ini terkomputerisasi . emosi dan komponen-komponen perilaku. nilai2 dan kebiasaan2.” Kepercayaan. entry data dan hasil”. Secara luas kepercayaan bisa didefinisikan sebagai komponen2 kognitif dari sikap. Opini. Bila. komponen kognitif dari sikap2 melalui komputerisasi mungkin bahwa “Bisnis kita tidak cukup besar untuk mengambil keuntungan dari komputer2” atau “Waktu yang disimpan dalam pemrosesan data hilang dalam kemacetan (bottlenecks)training. Nilai dan Kebiasaan Secara dekat sikap berhubungan dengan konsep kepercayaan. Perasaan negatif termasuk ketidaksukaan. Komponen-Komponen Sikap Sikap memiliki kognitif. opini. dan sikap konsumen pada perubahan kemasan produk. rasa hormat atau empati. Perasaan positif termasuk menyukai. takut atau kemuakan. persepsi2 dan keyakinan2 yang dimiliki seseorang tentang objek sikap. sikap2 auditor internal dalam mengenalkan paket software baru. perbedaan dalam sikap diketahui lebih awal. Sebagai contoh. Sebagai contoh “Aku akan menikmati bekerja dengan komputer” atau “Komputer membuatku merasa kikuk dan tidak nyaman”. aku ingin belajar bagaimana menggunakannya. Ini juga mengarah pada informasi yang dimiliki seseorang tentang objek sikap dan untuk meniru-niru atau pengeneralisasian (termasuk akurat atau tidak akurat) yang mungkin dibuat seseorang. Ini akan memungkinkan untuk memperbaiki konflik dan mempertinggi kesuksesan perusahaan yang baru. Perilaku akuntan mungkin juga tertarik pada sikap2 karyawan terhadap paket kompensasi yang ditawarkan. Emosi atau komponen afektif mengarah pada perasaan yang dimiliki seseorang melalui objek sikap.maka konflik akan menjadi karakter hubungan antara manajer2 dalam perusahaan yang baru. Kepercayaan bisa berdasar pada bukti ilmiah. Komponen kognitif dibuat dari ide2. bagaimanapun. maka strategi2 dapat dibangun untuk merekonsiliasikan sikap2 dari dua tim manajemen. dalam prasangka .

opini ini hadir dengan melewati semacam proses intelektual. Seperti keyakinan/kepercayaan. perhatikan orang yang menjunjung prestasi dan kesetaraan namun .31 Opini kadangkala didefinisikan seperti sinonim baik untuk sikap dan juga keyakinan. Sebagai contoh. Umumnya. bagaimanapun. dan harga diri sebagai tujuan utama. selanjutnya. Tidak diperlukan kecocokan antara keyakinan. Nilai ini lebih umum daripada sikap. opini dipandang sebagai konsep yang lebih sempit daripada sikap. “poorly written (?)” dan “berguna”. kebebasan. Sebagai contoh. Sesuai atau tidak. seseorang mungkin percaya bahwa buku panduan software adalah “menarik”. keyakinan dengan fakta tidak akan berpengaruh pada potensi keyakinan untuk membentuk sikap atau mempengaruhi perilaku. Sebagai contoh. Nilai adalah elemen yang paling penting dan utama dalam pembentukan sikap. Artinya. seseorang mungkin menilai kemakmuran. opini ini berkaitan dengan komponen yang kognitif dari sikap dan mementingkan bagaimana seseorang menilai atau mengevaluasi suatu objek. Sebagai contoh. Nilai-nilai ini akan mempengaruhi sikap dan. Nilai adalah tujuan hidup yang penting dan standar dari perilaku. sedangkan nilai-nilai tidak berhubungan dengan satu objekpun. prestasi. sikap dan tingkah laku akhir. Ketika suatu penilaian dianggap benar. keyakinan bahwa buku panduan adalah “menarik” tidak berimplikasi bahwa seseorang dipengaruhi oleh “kesukaan”pada buku panduan atau dia akan bertindak satu arah atau lainnya dari ini. Behavioral accounting pages 30 . Nilainilai ini merupakan perasaan yang mendalam dan mendasar yang digunakan orang untuk mengorientasikan diri mereka sendiri ke arah tujuan yang lebih tinggi dan yang dengannya mereka membedakan apa yang berharga dan indah dari apa yang kotor dan duniawi. Seorang individu dapat memiliki keyakinan-keyakinan yang tidak saling berhubungan tentang objek sikap. meskipun tidak harus didasarkan pada bukti yang kuat atau alat bukti. sementara sikap berhubungan dengan objek tertentu seperti kebijakan perusahaan. masyarakat. atau situasi. perilakunya. Seseorang harus bersikap hanya sebagai pemikiran tunggal dan dengan enerjik keyakinan tahayul karena mereka akan menuju pada keyakinan ilmiah.atau intuisi.

dan mulai ketinggalan dalam produktivitasnya. perlu kepuasan. Orang lain mungkin mencapai fakta yang sama dengan keyakinan bahwa "beberapa apel buruk dapat merusak tempayan". atau pengetahuan. situasi baru dengan cepat. Pemahaman. Seorang karyawan mungkin membentuk sikap positif atau negatif terhadap kebijakan perusahaan yang diusulkan tergantung pada apakah kebijakan tersebut dipandang sebagai demi kepentingan terbaik karyawan. Tanda-tanda luar ini tidak dapat ditafsirkan sebagai tidak menyukai pekerjaan.berhadapan dengan situasi kerja di mana manajer cenderung untuk menghargai dan mempromosikan bawahan “favoritnya” dibandingkan mereka yang jelas-jelas lebih kompeten. Misalnya. Mereka berbeda dari sikap karena sikap bukanlah perilaku. sikap ini dapat meningkatkan harga diri orang dan memungkinkan mereka untuk menghindari pemikiran tentang . Sikap melayani fungsi pertahanan ego dengan mengembangkan atau merubah untuk melindungi orang dari mengakui kebenaran dasar tentang diri mereka sendiri atau dunia. Sikap juga melayani suatu kemanfaatan. kondisi telah menyebabkan pengembangan sikap negatif terhadap pekerjaan yang berhubungan dengan situasi tertentu. Nilai-nilai inti dari sikap yang sangat positif terhadap pekerjaan. dan berulang dari respon tingkah laku. tanpa harus mengumpulkan seluruh informasi yang relevan tentang situasi tersebut. Orang ini dapat memiliki suatu sikap yang negatif terhadap pekerjaan. atau "memahami" dari. Fungsi Sikap Sikap melayani empat fungsi utama: pemahaman. atau berfungsi untuk pemenuhan kebutuhan. dan ekspresi nilai. ego pertahanan. berfungsi membantu seseorang memberi makna pada. otomatis. beberapa orang dalam kaitannya dengan sikap mereka sehingga ada "korupsi merajalela di tempat-tempat yang tinggi" mungkin memahami penyataan kecurangan tersebar di sebuah perusahaan besar. orang cenderung membentuk sikap positif terhadap objek yang memenuhi kebutuhan mereka dan sikap negatif terhadap objek yang menggagalkan kebutuhan mereka. menunjukkan perilaku kerja yang buruk. Kebiasaan merupakan pola bawah sadar. Namun. Misalnya. Misalnya.

Terakhirnya. iklan televisi. sikap melayani fungsi dari ekspresi nilai. dan media massa. televisi. teman. iklan koran. Orang-orang mendapatkan kepuasan dengan mengekspresikan diri mereka melalui sikap mereka. Dalam bagian selanjutnya. Sering kali. Kekuatan sosial mempengaruhi pembentukan sikap termasuk pengaruh orang tua dan teman sebaya. Sebagai contoh. dan kerja sama. atau dukungan selebriti dapat mempengaruhi perkembangan sikap terhadap film baru. sekolah dan pengaruh gereja. Perubahan sikap mengacu pada mengganti sikap baru untuk salah satu yang berlangsung sebelumnya. pekerjaan. Teori Perubahan Sikap Setiap hari kita dibombardir dengan pesan-pesan yang dirancang untuk mengubah sikap dan perilaku kita. yang pada gilirannya dapat mempengaruhi pembentukan sikap terhadap masyarakat. Faktor psikologis dan genetik dapat menciptakan kecenderungan ke arah pengembangan sikap tertentu. personal. dan sosial. beberapa teori tentang perubahan sikap akan dibahas secara singkat. . atau makanan ringan.kekurangan mereka sendiri dengan menyalahkan orang lain. Misalnya. mobil. Sikap dapat memberitahu dunia siapa orang itu dan dimana seseorang berdiri. Sikap terbentuk berdasarkan faktor psikologis. papan reklame. Radio. faktor genetik dapat mempengaruhi tingkat agresifitas seseorang. Karyawan yang menolak semua ulasan negatif tentang perilaku mereka dengan pernyataan bahwa "supervisor benar-benar pemarah" menggunakan sikap sebagai suatu pertahanan ego. Format dan Perubahan Sikap Pembentukan sikap mengacu pada pengembangan sebagai sikap kita terhadap suatu objek ketika tidak ada sebelumnya. para manajer berminat untuk merubah sikap orang untuk mendatangkan perilaku yang diinginkan. kelompok referensi.

kita perlu mengingat-ingat bahwa sikap bisa berubah tanpa dorongan dari luar. Teori perubahan sikap seharusnya membantu kita memprediksi mana seruan yang paling efektif. dan keadaan di bawah yang mana suatu pendekatan tidak akan efektif. dimana sikap cenderung berubah sebagai hasil dari seruan tersebut. 1. membeli produk tertentu. teori ini menempatkan lebih kepada penekanan komponen stimulus dibanding pada tanggapan. Sebagai contoh. dan sebagainya. sosial teori pertimbangan teori ini memperhatikan perubahan sikap sebagai hasil perubahan bagaimana orang-orang merasakan suatu obyek dibanding suatu perubahan di dalam . harus diterima hal penting yang perlu diingat adalah penghargaan atau perangsang untuk memberikan tanggapan lebih kuat daripada perangsang untuk tidak mengubah sikap. jika orang-orang diarahkan pada sebuah informasi baru tentang suatu sikap obyek perubahan sikap bisa terjadi. harus dipahami oleh pendengar. akan lebih bersimpati terhadap kasus-kasus tertentu. Seorang komunikator harus sadar beberapa hal berikut agar pesan bisa efektip. Sepertinya tanggapan yang sama akan diulangi jika mereka dihadiahi atau diperkuat. dan terhadap pekerjaan dirinya sendiri tanggapan stimulus dan teori penguatan tanggapan stimulus dan teori penguatan perubahan sikap berfokus pada bagaimana orang-orang bereaksi terhadap stimulus tertentu. dan kondisi tertentu mana banding tidak akan efektif. Terjemahan 32-33 mungkin untuk berubah sebagai hasil pendekatan.dan himbauan pribadi mendorong kita untuk memilih suatu cara tertentu. pesan bujukan sering digunakan sebagai stimuli di dalam usaha untuk mengubah sikap. harus menarik perhatian target pendengar 2. Seorang karyawan setia yang belajar bahwa pegawai keuangan perusahaan telah menggelapkan dana beberapa tahun yang lalu dapat ber. dan 3. para eksekutip perusahaan secara umum. sebagai contoh.ubah kecenderungan nya kepada perusahaan.

jika kita tahu tentang struktur mengenai sikap orang itu dan jika kita membuat pendekatan untuk ber. Bagaimanapun . pesan tersebut akan dipikirkan dan mungkin akan berubah sikap subjek tersebut konsistensi dan teori perselisihan beberapa teori perubahan sikap berasumsi bahwa orang-orang mencoba untuk memelihara suatu konsistensi. teori konsistensi berpendapat bahwa hubungan antara sikap dan perilaku dalam ketidak-stabilan walaupun tidak ada teori menekan sistem. suatu asumsi mengatakan bahwa orang tidak bisa menerima inkosnsistensi. teori ini meyakini bahwa kita dapat menciptakan perubahan kecil didalam sikap seseorang. . antara perilaku dan sikap mereka. teori ini menekankan pentingnya kepercayaan dan gagasan masyarakat. atau sama dan sebangun. ketika dibuat sadar akan inkonsistensi dengan mengubah baik sikap maupun perilaku. anggota tersebut boleh jadi diyakinkan untuk membuat suatu kontribusi kecil kepada pertemuan politik. teori memandang perubahan sikap sebagai suatu yang masuk akal dan teori memproses dengan mana orang-orang.ubah. suatu faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan suatu pesan bujukan adalah perbedaan antara jarak yang didukung oleh komunikator dan sikap subjek. tetapi suatu perubahan kecil didalam sikap bisa terjadi jika kita mengetahui suatu batas perubahan bisa diterima. suatu anggota sebuah asosiasi profesional mungkin menolak permintaan untuk menghadiri pertemuan-pertemuan politik oleh karena suatu ada kecenderungan hal negatif ke arah keterlibatan didalam politik. Suatu asumsi mendasari bahwa suatu usaha untuk menyebabkan suatu perubahan utama sikap mungkin gagal sebab perubahan mungkin mengakibatkan ketidaknyamanan bagi subject. pesan tidak akan sampai dan sikap tidak akan ber. jika posisi komunikator semakin dekat kepada subjek makan apabila pesan bujukan tersebut tidak ekstrim ataupun mengancam. sebagai contoh. jika posisi komunikator terlalu jauh dari jarak subjek.ubahdengan cara yang paling tidak mengancam.kepercayaan tentang obyek.

tentang unsur-unsur perselisihan.bertemu dengan wakil ketua produksi (O). hubungan tidak seimbang atau inkonsisten terjadi. secara umum. jika Bob tidak menyukai Jim. tapi ada asumsi jika sebuah perselisihan mengakibatkan ketidaknyamanan secara psikologis. seorang aktifis antinuklir.sebagai contoh. kedua-duanya P dan O merupakan pengambil keputusan penting untuk perusahaan (X). Ketidakseimbangan atau inkonsistensi terjadi ketika semua tiga hubungan tersebut hal negatif. sebagai contoh.. jika Bob Larson berpikir tentang dirinya sebagai karyawan yang bertanggung jawab dan berdedikasi. informasi. sebuah keselarasan pun muncul. dan gagasan yang dipunyai orang-orang tentang mereka sendiri). keseimbangan atau konsistensi ada jika semua tiga hubungan tersebut adalah hal positif. Bila menggunakan contoh dalam bisnis. kepercayaan. atau ketika dua tersebut adalah hal positif dan satu adalah hal negatif. Bob Larsson boleh ketinggalan rapat penjualan yang penting. orang-orang akan mencari jalan untuk menghindari itu. sebagai contoh. teori ini berpendapat bahwa ketegangan akan muncul ketika pengawas perusahaan yang baru (P). Disonansi kognitif muncul ketika seseorang menguasai dua kontroversi. jika Bob suka Jim. teori berpendapat bahwa perselisihan memotivasi orangorang untuk mengurangi atau menghapuskan perselisihan itu. teori perselisihan adalah suatu variasi dari teori konsistensi. perselisihan akan mengurangi arti penting. Teori ini mempunyai kaitan dengan hubungan antara unsur-unsur teori ( yaitu. hal tersebut akan menciptakan perselisihan jika ia ketinggalan dalam pertemuan penjualan untuk mengambil keuntungan dari dari penjualan pakaian akhir tahun. atau jika dua diantaranya adalah hal negatif dan satu adalah hal positif. yang lebih mendukung pada riset atas energi nuklir dan senjata nuklir. tetapi dia meyakinkan dirinya bahwa ia telah mempunyai semua informasi yang penting mengenai rapat penjualan dan meyakinkan dirinya bahwa ia tidak perlu hadir atau ia dapat meningkatkan tingkat partisipasinya di area yang lain oleh . dan fakta bahwa P dan O menyukai X. teori ini berpendapat kekuatan psikologis akan diperlukan untuk mencapai suatu posisi yang seimbang. suatu ketidak seimbangan atau inconsistency disebabkan oleh P Tidak menyukai O. dan kedua-duanya menyukai Henry. dan kedua-duanya suka henry.

sikap akan berubah hanya setelah perilaku berubah. perubahan sikap akan mengikuti. menurut teori ini. dan mengembangkan rangsangan berdasarkan kebutuhan tersebut. dalam hal ini. . Motivasi Motivasi adalah proses memulai aksi sadar dan terarah. Teori persepsi diri Teori persepsi diri menyatakan bahwa orang mengembangkan sikap berdasarkan bagaimana mereka mengamati dan menginterpretasikan perilaku mereka sendiri. Prilaku akuntan. pertama harus mengubah perilaku. dengan kata lain. Motivasi juga perduli dengan reaksi subyektif yang terjadi selama proses ini Motivasi merupakan konsep penting bagi prilaku akuntan karena efektivitas organisasi tergantung pada orang-orang yang melakukannya.TERJEMAHAN HAL 34-35 atau. ia mungkin dalam lipatan tingkat partisipasi nya di daerah lain dengan membuat upaya khusus untuk demonstretehis keterlibatan dalam penganggaran untuk penjualan. Motif adalah faktor tunggal yang memicu proses motivasi. maka. melainkan sikap terbentuk setelah perilaku tersebut terjadi. seperti yang dibahas sebelumnya dalam bab ini. dan mengarahkan perilaku. sementara yang lain ingin kekuasaan. kita harus menemukan apa kebutuhan-kebutuhan tersebut. Teori fungsional dari perubahan sikap meyakini bahwa sikap melayani untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Manajer dan prilaku akuntan harus memotivasi orang untuk tingkat kinerja yang diharapkan agar tujuan organisasi terpenuhi. beberapa orang menginginkan uang. Cara ketiga untuk mengurangi disonansi adalah untuk mengubah salah satu elemen disonan sehingga tidak ada lagi ketidaksesuaian. dalam rangka sikap akan menjadi konsisten dengan perilaku. mempertahankan. Dalam rangka untuk mengubah sikap. bob dapat mengubah lifs persepsi diri sehingga ia tidak lagi mendefinisikan dirinya sebagai tanggung jawab dan berdedikasi. Sebagai contoh. teori berhipotesa bahwa sikap tidak menentukan perilaku. penggerak. Ini adalah kunci untuk memulai.

Hal ini mungkin karena di Amerika Serikat. kebutuhan keselamatan (keamanan fisik dan psikologis). kebutuhan berikutnya yang lebih tinggi menjadi penting dalam mengarahkan perilaku. memiliki). kebutuhan penghargaan (harga diri. cinta). Setelah seseorang memenuhi kebutuhan yang lebih rendah. teori kebutuhan Maslow penting bagi manajer dan akuntan untuk mengetahui perilaku karena kekokohan tidak memusatkan perhatian pada kebutuhan individu dan mengakui bahwa insentif yang sama tidak mungkin memenuhi kebutuhan semua orang. Ini berbeda dari hierarki kebutuhan Maslow bahwa tidak semua . Menurut teori Maslow. Konsep hirarki kebutuhan belum didukung oleh penelitian empiris. Hal ini tidak perlu bahwa kebutuhan terendah telah terpenuhi sebelum kebutuhan berikutnya yang lebih tinggi menjadi penting. udara. Teori kebutuhan Teori motivasi yang terkenal adalah hirarki kebutuhan Maslow. atau keamanan. Seseorang dari keluarga kaya dapat mencari pekerjaan yang memberikan rasa prestasi dan harga diri. Motif bersifat pribadi. Meskipun merupakan kelemahan. Teori ini juga menyatakan bahwa setelah puas. kekuasaan dan status). pengakuan. kebutuhan tidak lagi menjadi motivator. Ini tersusun dari tiga kategori kebutuhan: eksistensi (keinginan pisik dan materi). kebutuhan dasar kebanyakan sudah terpenuhi. dan pertumbuhan (pengebangan diri dan pemenuhan diri).ketenaran. Konsep ERG merupakan penyempurnaan dari hirarki kebutuhan. di mana sebagian besar penelitian ini dilakukan. kebutuhan sosial dan kepemilikan (persahabatan. seks). keterkaitan (persahabatan. Beberapa peneliti mempertanyakan gagasan memisahkan struktur kebutuhan yang kompleks manusia ke dalam urutan hirarkis. Teori ini menyatakan bahwa orang yang di motivasi oleh keinginan untuk memenuhi kebutuhan secara hirarki: kebutuhan fisiologis dasar (makanan. Orang lain dari keluarga miskin dapat mencari pekerjaan yang menawarkan kebebasan dari kekurangan keuangan. Kritikus lain berpendapat bahwa teori tidak memungkinkan untuk memprediksi perilaku. dan kebutuhan aktualisasi diri (pemenuhan potensi seseorang).

termasuk promation. termasuk keamanan kerja. ehingga anak-anak akan meningkatkan harapan mereka dan mengembangkan kebiasaan bekerja untuk mengaktualisasikan harapan mereka. orang-orang di posisi eksekutif tinggi juga memiliki kebutuhan yang kuat akan kekuasaan. teori kebutuhan motivasi adalah McClelland teori kebutuhan prestasi. Motivator. Dua faktor teori Herzberg berfokus pada dua penghargaan yang dihasilkan dari pekerjaan: yang berhubungan dengan kepuasan kerja (motivator) dan yang berkaitan dengan ketidakpuasan kerja (faktor higienis). dipelajari. atau lingkungan di mana pekerjaan dilakukan. Oleh karena itu. pengakuan. faktor higienis terkait ketidakpuasan tetapi tidak untuk kepuasan. gaji. karyawan termotivasi oleh hal-hal seperti pengakuan dan kemajuan dalam perusahaan. kebutuhan yang sama mungkin masih tetap menjadi motivator dominan.keinginan selalu lebih tinggi dan lebih rendah dan meskipun kebutuhan mungkin telah terpenuhi. Sementara kebutuhan untuk berprestasi adalah penting untuk keberhasilan dalam bisnis. kenaikan gaji tidak akan memotivasi melainkan hanya berfungsi untuk mencegah ketidakpuasan kerja. Dengan demikian. tanggung jawab. kebijakan perusahaan. kondisi kerja. Sebagai contoh: seorang eksekutif bergaji yang frustrasi oleh usaha untuk memenuhi kebutuhan hubungan. berkaitan dengan konteks pekerjaan. Ketiga. Terjemahan halaman 36-37 Teori ini menyatakan bahwa motivator yang berhubungan dengan kepuasan kerja tetapi tidak ketidakpuasan. dan harus digunakan dalam kombinasi teori lain untuk memahami motivasi. . dia mungkin akan lebih termotivasi bila gaji meningkat. Dengan demikian. pekerjaan itu sendiri dan potensi untuk aktualisasi diri. terkait dengan isi dari pekerjaan. yang menyatakan bahwa semua motif. dan hubungan pribadi di tempat kerja. Faktor kebersihan. termasuk kebutuhan untuk berprestasi. waktu yang penting untuk mengembangkan motif adalah ketika masa kecil adalah mungkin untuk struktur belajar. kebutuhan-untuk-prestasi tidak membantu kita menjelaskan motivasi bagi semua orang.

Keinginan karyawan untuk promosi dapat dilihat sebagai intrumental dalam memperoleh transfer ke rumah dinas perusahaan. Harapan mengacu pada kemungkian dirasakan bahwa tindakan tertentu akan menghasilkan hasil tertentu. dan promosi. karyawan percaya bahwa kinerja yang memuaskan akan menghasilkan promosi. orang bertindak atas dasar persepsi mereka terlepas dari apakah persepsi mereka akurat atau tidak akurat mencerminkan realitas. benda. PERSEPSI Persepsi adalah bagaimana orang melihat atau menginterpretasikan peristiwa. "realitas" adalah apa yang setiap orang merasakan hal itu terjadi. Deskripsi seseorang dari realitas mungkin jauh dari deskripsi orang . termasuk perasaan prestasi seseorang yang didapatkan dari melakukan pekerjaan dengan baik atau perasaan kepuasan yang diperoleh ketika sebuah proyek berhasil diselesaikan. Misalnya. Valensi adalah kekuatan dari keinginan seseorang untuk hasil tertentu. Penghargaan ekstrinsik meliputi gaji. motivasi adalah hasil dari harapan. dengan kata lain. pengakuan. Teori ini membedakan antara penghargaan intrinsik dan ekstrinsik. Misalnya. penghargaan intrinsik secara internal dibuat dan hasil dari melakukan pekerjaan itu sendiri. mereka mewakili pembayaran untuk kinerja.Teori Harapan Teori harapan dari motivasi mengasumsikan bahwa tingkat motivasi untuk melakukan tugas tergantung pada keyakinan seseorang tentang imbalan/penghargaan untuk tugas. pada kenyataannya. Pada umumnya. keamanan kerja. perantaraan dan valensi. seseorang termotivasi ketika dia mengharapkan menerima hadiah tertentu untuk melakukan tugas tertentu. dan orang-orang. betapa pentingnya promosi kepada karyawan? perantaraan mengacu pada efek kausal dari salah satu hasil yang akan diterima di masa depan. Teori ini menyatakan bahwa motivasi merupakan fungsi kedua dari penghargaan intrinsik dan ekstrinsik.

orang itu kemungkinan akan bergabung dengan perusahaan dan puas menjadi seorang pekerja. suara. pembelajaran masa lalu. pelanggan utama. memotivasi tenaga kerja. perbedaan yang memandang antara kelompok utama dapat menjelaskan sukses atau gagalnya operasi. pengurus serikat. calon karyawan akan bergabung dengan beberapa perusahaan lain atau menjadi pekerja yang kurang produktif. beberapa aplikasi persepsi yang dibahas di bawah ini. perwakilan penjualan. Rangsangan fisik adalah input sensorik baku seperti penglihatan. dan manajemen puncak. jika karyawan potensial merasakan promosi perusahaan dan kebijakan kompensasi adil. . kecenderungan individu meliputi motif. jika kebijakan yang dianggap tidak adil. kebutuhan. mengatur.lain. manajer pabrik yang benar harus memahami kekuatan dan kelemahan dari masing-masing pengawas di daerah tertentu. tetapi terutama karena kecenderungan berbeda. Misalnya. memperbaiki hambatan produksi. persepsi yang salah atau tidak lengkap dari perbedaan-perbedaan individual dapat mengakibatkan orang yang salah yang ditugaskan untuk tugas penting. sikap. manajer pabrik harus memahami mana supervisor terkuat dalam menyelesaikan konflik karyawan. dan sentuhan. dan manajer lainnya. dan sebagainya. definisi formal persepsi adalah proses dimana kita memilih. dan harapan. Rangsangan Fisik Vs Kecenderungan Individu Orang memandang dunia secara berbeda karena tergantung pada persepsi kedua rangsangan fisik dan kecenderungan individu. dan menafsirkan rangsangan menjadi sebuah gambar yang bermakna dan koheren. Manajer dan akuntan keperilakuan harus mengembangkan persepsi yang akurat dari orang-orang dengan siapa mereka berhubungan. Dengan demikian. manajer menengah. Persepsi berbeda antara setiap orang karena reseptor sensori individu mungkin fungsinya berbeda. Akuntan keperilakuan perlu tahu tentang persepsi karena persepsi seseorang bisa berkembang menjadi ide-ide dan sikap yang mempengaruhi perilaku. seorang manajer pabrik harus mengembangkan persepsi pengawas individu. kebijakan perusahaan yang sama akan dirasakan berbeda oleh para pekerja produksi.

Terjemahan halaman 40-41 BELAJAR Pola berpikir dan cara berperilaku orang akan terbawa pada lingkungan kerja mereka dan tercermin dalam pengalaman . Makanan .Empat faktor lain yang terkait dengan kecenderungan individu adalah keakraban. Orang cenderung mencari informasi lebih lanjut tentang obyek ke arah mana perasaan positif atau negatif yang kuat. orang umumnya merasakan benda asing lebih cepat dari benda tidak asing atau orang. tapi juga ketika mereka mengamati makanan. Semakin banyak informasi yang tersedia tentang suatu objek. Combinasi dari motivasi. persepsi dan motivasi mereka. jika kita tahu bahwa seorang manajer baru adalah anggota dari Elks atau Lions. persepsi mungkin berbeda tergantung pada apakah kita mengalami hari baik atau hari buruk. kami kurangnya keakraban dengan organisasi-organisasi akan menghasilkan pengembangan lebih lambat dari persepsi. perasaan. Akhirnya. Perasaan orang terhadap suatu benda atau orang juga mempengaruhi persepsi. Pola berperilaku ini mungkin tidak akan dapat optimal dalam organisasi. Oleh karena itu akuntansi peilaku harus terbiasa dengan prinsip teori. Belajar adalah proses dimana perilaku baru diperoleh. jika manajer dikenal sebagai anggota dari kura-kura atau harimau. CLASSICAL CONDITIONING Pavlov mengamati bahwa anjing akan mengeluarkan air liur tidak hanya ketika makanan ada dimulutnya. pengalaman dan pengulangan dalam menanggapi rangsangan atau situasi. keadaan emosional seseorang dapat mempengaruhi persepsi. pengalaman dan pengulangan terjadi dalam dua bentuk yaitu: classical conditioning dan operant conditioning. dan sebagainya. keakraban kita dengan organisasi-organisasi ini dapat mengakibatkan cepat .meskipun tidak selalu akurat-persepsi manajer. semakin melengkapi persepsi objek. kepentingan. Hal ini sebagai akibat dari motivasi. dan emosi. Misalnya. apakah kita merasa ceria atau tertekan. dalam rangka untuk membenarkan persepsi karyawan dan modifikasi perilaku disfungsional.

Hubungan antara rangsangan dengan tanggapan disebut dengan “pengkondisian klasik”. Prinsip pembelajaran telah diterapkan untuk organisasi objectivers banyak. mereka mungkin menemukan thet perusahaan tidak memiliki hukuman tertentu untuk keterlambatan atau ketidakhadiran. Respon kondisi adalah belajar. dan manfaat lainnya. Misalnya. penguatan positif dan umpan balik. kebijakan perusahaan harus pahala behavoir karyawan yang sesuai dan menghukum perilaku yang tidak pantas. Setelah treatmen dilakukan berulang_ulang. perubahan kebijakan harus cepat memadamkan praktik personel yang merugikan perusahaan. hukuman. atau sanksi negatif. misalnya. Dalam percobaannya. . bonus. telah digunakan menuju tujuan yang sama Akuntan perilaku dan manajer harus memeriksa kebijakan perusahaan dan prosedur untuk menentukan apakah penghargaan dan hukuman benar digunakan untuk mendorong perilaku yang diinginkan. Setelah banyak pengulangan. kemudian membawa makanan. OPERANT CONDITIONING Dalam pengkondisianklasik stimulus netral diikuti dengan hadiah yang menghasilkan respon. Jika penguatan (daging setelah bel ditarik)bperilaku belajar akan berhenti. anjing akhirnya mengeluarkan air liur saat mendengan suara bel(stimulus) dan diikuti respon. dalam operant conditioning. Perilaku berkondisi tidak belajar.dikondisikan sebagai rangsangan yang menyebabkan perilaku reflek terjadi. stimulus netral dengan sendirinya akan menghasilkan respon yang sama. ketika diperintahkan dengan "goyang" stimulus anjing akan merespon dengan memperluas cakarnya. hewan merespon dengan cara ini karena telah belajar bahwa respons ini akan membawa pada hadiah. telah digunakan untuk meningkatkan produktivitas. Pada awalnya anjing hanya mengeluarkan air liur ketika makanan disajikan. Pavlov membunyikan bel oertama. dalam bentuk pengakuan. respon membawa pada pahala. untuk meminimalkan keterlambatan absensi. mengurangi turnover dan absenteeis dan membuat karyawan lebih responsif terhadap kebutuhan pelanggan.

konsep kepribadian dan pengetahuan itu komponen yang penting karena mereka memungkinkan kita untuk memprediksi perilaku. kepribadian. akuntan perilaku dapat menangani secara efektif dengan orang-orang jika mereka memahami bagaimana kepribadian berkembang dan bagaimana hal itu dapat berubah. dan sebagainya Terjemahan halaman 51-52 Mengarah pada pergerakan hubungan-hubungan antar manusia pada tahun 1930-an. peristiwa besar dalam hidup. yang adalah pemimpin potensial. dan perangai) yang menentukan dan mencerminkan bagaimana seseorang menanggapi nya atau lingkungannya. ada dua orang yang sama dalam hal kepribadian. bagaimanapun. kualitas. tetapi mereka mungkin mirip dalam hal karakteristik kepribadian tertentu. Misalnya. yang mungkin menjadi resiko keamanan. orang yang introvert mungkin akan ditarik dan pemalu dan menunjukkan perilaku nonassertive. Aplikasi utama dari teori kepribadian dalam organisasi adalah dalam memprediksi perilaku.KEPRIBADIAN Kepribadian mengacu pada karakteristik psikologis batin (sifat. Ketika mungkin pekerjaan dibuat lebih berkurang dan di beberapa industri para pekerja diminta untuk berpartisipasi di beberapa pembuatan keputusan organisatoris: kebijakankebijakan personalia sering menghabiskan biaya yang lebih banyak. kepribadian adalah inti dari perbedaan individu. yang akan merespon dengan baik terhadap kritik. tetapi manajemen menemukan bahwa mereka meningkatkan kepuasan pekerja. individu yang pemalu kemungkinan akan tetap pemalu dan orang yang dominan kemungkinan akan tetap mendominasi untuk jangka waktu yang lama. kita tidak akan mengharapkan orang itu menjadi forcr untuk perubahan dalam organisasi. dapat berubah. banyak pekerjaan yang diperluas dan dirotasi. tes kepribadian mungkin menentukan siapa yang akan menjadi paling efektif dalam pekerjaan stres. dapat menyebabkan perubahan dalam kepribadian. yang pertama kali harus dipuji sebelum diberitahu perilaku yang tidak diinginkan. yang cenderung untuk bekerja lebih baik dalam lingkungan kerja partisipatif. Industri . Kepribadian cenderung konsisten dan bertahan lama. misalnya.

tidak ada pengesampingan tujuan utama. Mereka lebih lanjut mengasumsikan bahwa pekerjaan pada dasarnya tidak menyenangkan dan orang-orang akan menghindarinya sesering mungkin. akuntan akan memilih informasi yang mereka pertimbangkan akan berguna untuk manajemen. Hanya insentif-insentif ekonomi yang dapat memotivasi mereka. Daripada dilihat termotivasi oleh insentif utama . penggagas teori modern melihat perilaku manusia sama kompleksnya. perusahaan bisnis mengejar banyak tujuan. menurut pencetus teori modern lebih banyak dibandingkan dengan pemikiran para pencetus teori klasik. mengukur dan mengontrol kinerja dan perencanaan secara rasional untuk waktu yang akan datang. Dengan demikian para pencetus teori tersebut mengasumsikan bahwa manajer terlibat dalam perilaku untuk memaksimalkan pendapatan dan memperkecil beban. Dengan demikian sebagai penyedia informasi terbanyak kepada manajemen. di beberapa kasus tujuan tertentu organisasi mungkin berbenturan dengan tujuan yang lain. Ekonom klasik maupun pencetus teori manajemen klasik di asumsikan bahwa tujuan utama aktivitas bisnis adalah memaksimalkan laba dan organiosasi yang bersangkutan termotivasi utamanya oleh faktor-faktor ekonomi. seperti memaksimalkan laba. Mereka juga memutuskan bagaimana menyajikan informasi tersebut dan siapa yang akan menerima informasi tersebut. Serupa dengan hal di atas. Pertama. ini memungkinkan kelangsungan hidup organisasi. Dengan asumsi tentang bisnis dan perilaku manusia ini.Amerika Modern sekarang ditandai dengan pemandangan dari pekerjaan dan pekerja yang seperti disebutkan di atas. ASUMSI-ASUMSI TENTANG PERILAKU MANUSIA. system akuntansi pada era itu disusun untuk membantu manajemen memaksimalkan laba. Dalam pandangan para pencetus teori organisasi modern . Teori organisasi modern mengemukakan perbedaan asumsi tentang tujuan perusahaan bisnis dan perilaku para anggota organisasi. Orangorang diasumsikan menjadi malas dan tidak efisien. Artinya sasaran sebuah perusahaan. yang mungkin akan berubah saat bereaksi dengan lingkungan eksternal dan merubah tujuan dari anggota organisasi yang dominan. Selain itu. Jika tujuan utama ada .

Para pencetus teori modern melihat bekerja sebagai sebuah proses potensial untuk menghasilkan arti dan kepuasan dalam hidup. Akuntan yang membuat system harus sadar akan kompleksnya tujuan organisasi dan social. akuntansi harus berdasarkan pada sebuah kesadaran kompleksitas perilaku manusia dan pemahaman tentang bahgaimana orang-orang merespon informasi akuntansi. Kemudian untuk berbagai macam perencanaan. Orang-orang akan bekerja. berfokus pada kebutuhan nilai-nilai untuk ekonomi baru dan tatanan social untuk menggantikan feodalisme dan untuk mengembangkannya. Kepemilikan kebaikan ini adalah pembenaran untuk manajerial dan hak istimewa kewirausahaan. Nilai system kapitalis telah tumbuh keluar dari kepercayaan relijius orang calvin (?). dan factor-faktor ekonomi yang memperngaruhi perilaku manusia. dan arah ekonomi dan kebutuhan. Sehubungan dengan asumsi ini. psikologi.ekonomi. dan menjadi pembuat keputusan dan sebagai orang yang menyeimbangkan. motivasi dilihat dari social. pengkoordinasi . dimaksudkan untuk memastikan perusahaan bertahan dalam jangka pendek maupun jangka panjang. manajer harus menjadi pemecah masalah. psikologi. RINGKASAN Pada bab ini kita menyajikan sejarah singkat perkembangan kapitalis. sebaliknya jika mengejar keuntungan yang lebih besar. Kekuatan relative dari pengarahan ini berbeda antara orang-orang yang tergantung pada bacgroundnya dan kondisi hidup yang sedang mereka alami. Dengan demikian. disiplin. harus all inclusive system informasi manajemen (mengikutsertakan system informasi manajemen). jika pekerjaa tersebut dapat memuaskan beberapa kebutuhan dasar mereka. mereka termasuk dikategorikasn sebagai malas dan immortal (?). system akuntansi harus melaporkan lebih dari data keuangan.hemat dan menghindari kesenanga duniawi. . Ini menunjukkan bahwa agar system akuntansi berguna dalam bisnis organisasi modern. dan menikmatinya. Etika protestan ini menekankan kerja keras. pengendalian. dan laporan keuangan menjadi penggunaan terbesar. akuntansi dianggap sebagai system informasi yang menghasilkan data yang sesuai dan relevan untuk beberapa macam tingkatan manajemen dalam pemakaiannya untuk pengambilan keputusan. Barang siapa yang tidak menunjukkan bukti-bukti nyata atas hal diatas.

menjadi bagaimana perusahaan bertahan. faktanya manusia biasa dengan kebutuhan yang harus terpenuhi. Kita mengikuti jejak perubahannya . sebagai contoh untuk tujuan perusahaan dari memaksimakan laba. . asumsi pemaksimalan laba. pada akhirnya menyadri bahwa pekerja. Akhirnya kita menyajikan perbedaan antara karakteristik dari system akuntansi berdasarkan pencetus teori klasik. dan perusahaan dengan pencetus teori modern. Kita juga menggambarkan perubahan asumsi tentang perilaku manusia yang berevolusi dari pandangan bahwa para pekerja pada dasarnya adalah pemalas dan butuh panduan dari manajerial.Nilai-nilai yang melekat pada kaitalisme berevolusi dari waktu ke waktu.