Anda di halaman 1dari 17

PERTUMBUHAN KACANG HIJAU DENGAN PERBEDAAN MEDIA TANAM

XII A 2
LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI

KELOMPOK : VIVIAN P . T NAILA AZHARIA HANAN MAHMUDIN AMIN S. INDRA SUTISNA
XII A 2

Oleh karena itu. sehingga kami dapat menyelesaikan laporan percobaan berjudul “Pengaruh Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Kacang Hijau“.LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI KATA PENGANTAR Dengan mengucapkan puji syukur atas kehadirat Tuhan YME. Oleh karena itu. Adapun penulisan laporan percobaan ini bertujuan untuk menemukan media tanam terbaik yang diperlukan untuk perkecambahan biji kacang hijau. kami sangat mengharapkan adanya kritik dan saran dari berbagai pihak agar laporan percobaan ini lebih baik dan bermanfaaat. Dalam penulisan percobaan ini. Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. yang telah membantu menyelesaikan laporan percobaan ini. Serta akhir kata kami ucapkan semoga Tuhan YME selalu membalas budi baik kita semua. kami menyadari pengetahuan dan pengalaman penulis masih sangat terbatas. Juli 2012 Penulis Kelompok Media Tanam Biologi XII A 2 2 . Dalam penyusunan laporan percobaan ini. Namun karena adanya dukungan dan bantuan dari pihak-pihak yang terkait. terselesaikannya laporan percobaan ini tentu saja bukan karena kemampuan kami sematamata. perlu kiranya kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Rachma selaku Pengajar Biologi kelas XII A 2 yang telah membimbing kami dalam menyelesaikan laporan percobaan ini. Sehubungan dengan hal tersebut. atas segala kebesaran dan limpaha nikmat yang diberikan-Nya. Cirebon . berbagai hambatan telah kami alami.

..................................................................................................... 9 METODE PENELITIAN ......................................... 10 4............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................... 17 3 .... 3 BAB I .....................................3 Manfaat Penelitian............................................................................................... 4 1.............. 9 BAB IV.................................................................................... 11 KESIMPULAN 5...........................................................................................................................................1 Metode Penelitian .................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................... 8 2...........................................................................................................................................................................................................................................................1 Hasil Penelitian. 4 LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS ........................................................................ 11 5..................LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI Daftar Isi KATA PENGANTAR........ 4 PENDAHULUAN ................................................................................................................................................................................................................. 4 2........................................................................3 Variabel ..................................... 4 BAB II ..............................................2 Daftar Pustaka ......................................................................................................................................................................... 10 BAB V........................................................................................................... 10 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN .......................................................................................................2 Hipotesis..................................... 8 BAB III ....................................................... 4 2................... 9 3...................................................................................................................................................................................................................................... 13 Lampiran 2 .... 1 Daftar Isi .........................1 Teori yang Relevan .............1 Kesimpulan.................................... 12 Lampiran 1 ..................

maupun media lainnya.3 Manfaat Penelitian Manfaat dari penelitian ini antara lain dapat mengetahui efek dari sinar media tanm terhadap pertumbuhan tanaman.1 Latar Belakang Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua aktifitas kehidupan yang tidak dapat dipisahkan. dan mengetahui media tanam terbaik yang diperlukan untuk pertumbuhan biji kacang hijau. Perubahan yang teramati adalah membesarnya ukuran biji yang disebut tahap imbibisi. Perkembangan adalah peristiwa perubahan biologis menuju kedewasaan tidak dapat dinyatakan dengan ukuran tetapi dengan perubahan bentuk tubuh dan tingkat kedewasaan. 1. Pertumbuhan diartikan sebagai suatu proses pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversible. baik tanah. 1. Apa pengaruh media tanam terhadap pertumbuhan kacang hijau? 2. baik positif maupun negatif. Kedua istilah tersebut sering diucapkan untuk pengertian yang sama. Padahal 4 . Efek yang terjadi membesarnya ukuran biji karena sel-sel embrio membesar dan biji yang melunak.LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI BAB I PENDAHULUAN 1.2 Tujuan Penelitian Tujuan dari percobaan ini adalah mengamati pengaruh media tanam dan menemukan media tanam terbaik terhadap pertumbuhan kacang hijau. karena prosesnya berjalan bersamaan. Biji menyerap air dari lingkungan sekelilingnya.4 Rumusan Masalah 1. Perkecambahan diawali dengan penyerapan air dari lingkungan air dari lingkungan sekitar biji. udara. Mengapa media tanam berpengaruh terhadap pertumbuhan kacang hijau? BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS 2. 1.1 Teori yang Relevan Pengertian pertumbuhan dan perkembangan Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua proses hidup yang selalu terjadi pada setiap makhluk hidup. atau tidak dapat kembali ke bentuk semula. baik dari tanah maupun dari udara (dalam bentuk uap air ataupun embun).

Testa memiliki sebuah lubang kecil. protein. Pada saat biji terbentuk. Kotiledon dikelilingi oleh bahan yang kuat. dan calondaun (calon akar). -Tahap pembesaran sel. Biji tersebut tetap. Cadangan Makanan bagi embrio tersimpan dalam kotiledon yang didalamnya terkandung pati. sedangkan perkembangan adalah proses perubahan dalam bentuk dan tingkat kedewasaan. Biji mengandung potensi yang dibutuhkan untuk tumbuh menjadi individu yang baru. Proses pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan diawali dengan aktivitas sintetis bahan mentah (bahan baku) berupa molekul sederhana dan molekul kompleks. yaitu sel induk membelah menjadi beberapa sel anak. sedangkan sel yang lain menjadi bahan awal dari jaringan suspensor. -Tahap diferensiasi sel. cadangan makanan. dan beberapa jenis enzim. Massa sel tersebut berkembang menjadi jaringan primer dan akhirnya membentuk seluruh jaringan utama tumbuhan dewasa. Pada sel tumbuhan. endosperma makanan telah terdiferensiasi menjadi lapisan terluar sel (aleuron) 5 . Akibat ketiadaan air. zigot mengalami rangakian pembelahan sel. yang disebut testa. yaitu meristem apical ujung (terminal) dan meristem apical aka. sangat dingin atau kering) karena struktur biji yang kuat akan melindungi embrio agar tetap bertahan hidup. misalnya embrio. Pertumbuhan dapat diartikan sebagai peningkatan ukuran yang bersifat permanen (tetap) dan tidak dapat balik ( Irrevisible). disebut mikropil. Kotiledon berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan dan perkecambahan (germinasi). Pada kutub embrio ditemukan dua massa sel yang belum terdiferensiasi. termasuk kotiledon. Embrio didalam bakal biji )ovulum) berkembang menjadi massa bulat yang mengandung ratusan sel. yaitu pembesaran atau peningkatan volume sel anak. perkembangan bukan merupakan besaran sehingga tidak dapat diukur. Testa berfungsi sebagai pelindung kotiledon untuk mencegah kerusakan embrio dan masuknya bakteri atau jamur kedalam biji. air di dalamnya dikeluarkan sehingga biji mengalami dehidrasi. yaitu sesuai untuk perkecambahan. Dormansi biji sangat bermanfaat pada kondisi tidak nyaman (suasana ekstrem. Perkembangan embrio terhenti stelah mencapai taqhapan tertentu. dan individu Pertumbuhan dan Perkembagan Awal Pertumbuhan awal tumbuhan berbiji dimulai dari biji. Sebutir biji mengandung satu embrio. Perkembangan pada tumbuhan diawalai sejak terjadi fertilisasi. Didekat mikropil terdapat hilum yang menggabungkan kulit kotiledon. Berbeda dengan pertumbuhan. Setelah fertilisasi. Salah satu dari dua sel yang berasal dari mitosis zigot akan berkembang menjadi embrio asli. kedua massa sel tersebut berkembang menjadi daerah pertumbuhan batang dan akar. organ. Perkembangan Embrio Embrio berkembang didalam biji. Sel-sel tersebut berada dalam kondisi dorman ketika biji pada masa dorminasi. Embrio terdiri atas radikula (yang akan tumbuh menjadi akar) dan planula ( yang akan tumbuh menjadi kecambah). Pada proses pertumbuhan selau terjadi peningkatan volume dan bobot tubuh peningkatan jumlah sel dan protoplasma. yaityu perkembangan sel anak yang telah mencapai ukuran tertentu menjadi bentuk khusus (terspesialisasi) melalui proses diferensiasi. Biji memiliki kandungan air yang sangat sedikit.LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI pertumbuhan dan perkembangan memiliki pengertian yang berbeda satu sama lain. Tahapan yang dilalui selama melangsungkan proses tersebut adalah sebagai berikut : -Tahap pembelahan sel. Pada akhirnya terbentuk jaringan. Setelah biji berkecambah./ Di dalam biji yang matang. peningkatan tersebut biasanya disebabkan oleh penyerapan air kedalam vakuola. biji tidak dapat melangsungkan proses metabolisme sehingga menjadi tidak aktif (dorman). yaitu saat bakal biji telah menjadi biji matang.

lipase. terletak di belakang daerah pembelahan. Pertumbuhan primer dapat diukur secara kuantitatif yaitu dengan menggunakan alat auksanometer . Hipogeal adalah pertumbuhan memanjang dari epikotil yang meyebabkan plumula keluar menembus kulit biji dan muncul di atas tanah. akibatnya kotiledon dan plumula terdorong ke permukaan tanah. Pengetahuan tentang hal ini dipakai oleh para ahli agronomi untuk memperkirakan kedalaman tanam. Tipe Perkecambahan Berdasarkan posisi kotiledon dalam proses perkecambahan dikenal perkecambahan hipogeal dan epigeal. Sebagian glukosa akan diubah menjadi selulosa. sekresi hormon dan enzim. misalnya radikula dan plumula. Air yang masuk kedalam kotiledon membengkak. Pertumbuhan primer pada ujung akar dan ujung batang dapat dibedakan menjadi 3 daerah yaitu: 1. Asalm amino digunakan untuk membuat molekul protein baru bagi membrane sel dan sitoplasma. yaitu bahan untuk membuat dinding sel bagi sel-sel yang baru. Proses penyerapan cairan pada biji (imbibisi) terjadi melalui mikrofil. serta asimilasi (fotosintetis). Bahan makanan terlarut berupa maltosa dan asam amino akan berdifusi ke embrio. Daerah pembelahan sel. Pemecahan glukosa yang berasal dari timbunan pati menyebabkan biji kehilangan bobotnya. pengiriman bahan makanan terlarut dan hormon ke daerah titik tumbuh atau daerah lainnya.LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI dan massa sel terdalam bertepung. Sel-sel di daerah ini aktif membelah (bersifat meristematik) 2. Enzim tersebut dapat mengubah cadangan zat pati didalam endosperma menjadi gula yang dapat digunakan oleh embrio. Pertumbuhan primer adalah pertumbuhan yang memanjang baik yang terjadi pada ujung akar maupun ujung batang. Daerah perpanjangan sel. Pembengkakan tersebut pada akhirnya menyebabkan pecahnya testa. Awal perkembangan didahului dengan aktifnya enzim hidrolase (protease. Daun pertama membuka dan mulai melakukan fotosintesis. Sel-sel di daerah inimemiliki kemampuan untuk membesar dan memanjang 6 . Perkecambahan tipe ini misalnya terjadi pada kacang hijau dan jarak. plumula tumbuh di atas permukaan tanah. terdapat di bagian ujung akar. Komponen biji tersebut adalah bagian kecambah yang terdapat didalam biji. hidrolisis cadangan makanan. Enzim protease segera bekerja mengubah molekul protein menjadi asam amino. Kotiledon relatif tetap posisinya. Perkecambahan Perkecambahan adalah proses pertumbuhan embrio dan komponen-komponen biji yang memiliki kemampuan untuk tumbuh secara normal menjadi tumbuhan baru. antara lain imbibisi. Timbunan pati di uraikan menjadi maltosa kemudian menjadi glukosa. Proses tersebut meliputi beberapa tahapan. Pada epigeal hipokotillah yang tumbuh memanjang. Sel-sel aleuron menyintesis enzim a-milase. Tahapan perkecambahan Perkembangan bij berhubungan dengan aspek kimiawi. Semua proses tersebut memerlukan energi. Setelah beberapa hari. Macam-Macam Pertumbuhan Pada Tumbuhan 1. Biji memperoleh energi melalui pemecahan glukosa saat proses respirasi. Contoh tipe ini terjadi pada kacang kapri dan jagung. dan karbohidrase) dan hormone pada kotiledon atau endosperma oleh adanya air.

Suhu Setiap proses pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan selalu dipengaruhi oleh suhu lingkungannya. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil. Sebagai pelarut inti sel dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Beberapa faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan adalah sebagai berikut: 1. Daerah diferensiasi sel. maka diperlukan adanya suhu ideal yang disebut temperatur optimum.37o C. Tetapi ada jenis tumbuhan pada proses pertumbuhan dan perkembangannya secara optimal justru berada pada kondisi tidak lembab atau kering. sedangkan kecambah yang tumbuh dari biji dan diletakkan di tempat ada sinar matahari akan tumbuh lebih lambat. Pertumbuhan sekunder adalah pertumbuhan yang dapat menambah diameter batang. e. 2. dan nikel. contohnya pohon mangga yang akan bertunas dan bersemi. Fotosintesis b. 4. seng. d. mangan. Jika tumbuhan kekurangan unsur hara maka pertumbuhan dan perkembangannya akan mengalami gangguan atau hambatan. dan akarnya banyak.LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI 3. kalsium. dan akarnya tidak banyak.Air dan unsur hara Fungsi air bagi tumbuhan adalah sebagai berikut. tembaga.Cahaya Kecambah yang tumbuh dari biji dan diletakkan di tempat tidak ada sinar matahari (gelap) ternyata akan tumbuh lebih cepat. Agar pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan optimal. Mengedarkan hasil-hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan. karena pada kondisi seperti itu tanaman menyerap banyak air dan penguapan (transpirasi) air semakin menurun. 7 .Kelembapan. memiliki daun kecil dan tipis berwarna kekuning-kuningan. Berperan dalam proses metabolisme sel. hidrogen. sehingga memungkinkan cepat terjadinya pembelahan dan pemanjangan selsel untuk mencapai ukuran maksimum. Pertumbuhan sekunder merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus. batangnya lemah. Unsur-unsur hara (nutrisi) dalam jumlah banyak yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan disebut unsur makro. misalnya karbon. oksigen. Menentukan proses transportasi unsur hara yang ada di dalam tanah. nitrogen. batangnya kuat. memiliki daun yang tumbuh di antara kotiledon. boron. c. cepat menghijau dan tebal. Adapun nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit disebut unsur mikro. a. bahkan berbuah pada saat musim kemarau yang kurang air. 3. klor. Faktor eksternal/lingkungan: faktor ini merupakan faktor luar yang erat sekali hubungannya dengan proses pertumbuhan dan perkembangan. fosfor. misalnya besi. merupakan daerah yang sel-selnya berdiferensiasi menjadi sel-sel yang mempunyai fungsi dan struktur khusus 2. Umumnya tanah dan udara sekitar yang kurang lembab (airnya cukup) akan sangat baik atau cocok bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. sulfur. di daerah dingin atau kutub temperatur optimumnya akan lebih rendah daripada daerah tropis dan sebaliknya di daerah panas seperti hutan pasir akan lebih tinggi dari daerah tropis. dan magnesium. Faktor-faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan pada tumbuhan A. Di Indonesia pada daerah tropis temperatur optimum tumbuhan berkisar antara 22o .

Contohnya tanah yang bersifat asam terhadap tanah padsolik merah kuning (PMK). 6. Media Tanam Pengaruh media tanam pada pertumbuhan TumbuhanMedia tanaman bermanfaat bagi tumbuhan terutama sebagai sumber nutrisi yang nantinya sangat berpengaruh dalam kesuburan tanaman. Kontrol: intensitas cahaya. Akibatnya jumlah jaringan mesofil meningkat sehingga daun yang terbentuk menjadi lebih lebar dan tipis. 5.2 Hipotesis Biji kacang hijau dengan media tanam berupa tanah dicampur pupuk kompos akan memiliki pertumbuhan paling signifikan. agar tanaman dapat tumbuh dengan baik maka jenis tanah ini ditambahkan keasaman dengan pengapuran. akibatnya akan cepat mengadakan respirasi dan fotosintesis. kelembapan udara. sehingga daunnya menjadi lebih tebal menghijau. kandungan air. Bebas: Media tanam 2. lapisan kutikula menebal sehingga terbentuk daun yang lebih tebal dan sempit.LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI Hal ini terjadi karena pada daun yang tidak mendapat sinar matahari akan mengandung air lebih banyak sedangkan zat gulanya lebih sedikit. B. dan bisa berkahir dengan kekerdilan. jaringan palisadenya berlapis-lapis. Faktor internal : faktor yang melibatkan hormon dan gen yang akan mengontrol pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Kekurangan nutrisi pada tumbuhan dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan tanaman tersebut. berwarna hijau. dan suhu 3.3 Variabel 1. Respon: hasil percobaan akibat variabel bebas (pertumbuhan kacang hijau) 8 . 2. Adapun pada daun yang mendapat sinar matahari akan mengandung sedikit air dan jumlah gulanya banyak. hal itu dikarenakan pupuk kompos memiliki nutrisi yang cukup yang mendukung pertumbuhan tanaman 2. Ph Derajat keasaman atau pH tanah sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan suatu tanaman.

Isi tiap gelas hingga setengah penuh 7.1 Metode Penelitian Metode penelitian dilakukan dengan cara eksperimen. Waktu Penelitian Selama satu minggu sejak tanggal 25-31 Juli 2012 9 . 3. Air secukupnya 2. Simpan di tempat yang teduh 12. Tempat Penelititan Di rumah masing-masing siswa 4. Pupuk kompos iv. Alat dan Bahan i. Pastikan tanah dalam keadaan (gembur) 9. Gelas plastik ii. Abu gosok v. Pastikan perlakuan pada keseluruhan gelas sama kecuali komposisi media tanamnya 14. Penggaris viii. Cara Kerja 1. Isi gelas plastik A dengan tanah dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1 4. Pasir vi. Letakan 5 biji kacang hijau yang sudah direndam pada tiap gelas plastik 11. Isi gelas plastik B dengan tanah dan abu gosok dengan perbandingan 1:1 5. Tanah iii. Biji kacang hijau vii. Rendam biji kacang hijau selama satu jam di dalam air 10. Isi gelas plastik C dengan tanah dan pasir dengan perbandingan 1:1 6. antara lain : 1. Aduk tanah hingga tercampur 8.LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI BAB III METODE PENELITIAN 3. Siapkan gelas plastik 2. Bedakan nama tiap gelas sesuai perbedaan media tanamnya. Amati pertumbuhan tanaman tiap hari nya selama satu minggu 3. Beri air secukupnya 13.

Pada gelas B (TANAH + ABU GOSOK) (kemunculan batang dimulai pada di hari ke 2) • Terjadi pertumbuhan 3 biji kacang hijau.1 Hasil Penelitian hari ke 1 2 3 4 5 6 7 panjang batang 3 cm 3. 10 .5 cm C (pasir) banyak akar daun - Ket Biji pecah 2 7 cm 2 cm Tabel Hasil Pengamatan Berdasarkan penelitiaan yang telah dilakukan 1.5 cm 6. kacang hijau terpanjang sebesar sebesar 8 cm di akhir penelitian • panjang akar 2 cm • tidak berdaun • batang agak tegak karena akar cukup panjang untuk ukuran batang 2.5 cm 5.LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. Pada gelas A (TANAH + KOMPOS) (kemunculam batang dimulai pada hari ke 2) • Terjadi pertumbuhan 1 biji kacang hijau.7 cm 8 cm A (kompos) banya akar k daun - Ket Biji pecah panjang batang 5 cm 8 cm 11 cm 14 cm 17 cm TANAMAN PADA GELAS B (abu gosok) banyak akar panjang Ket daun batang Biji pecah 2 5 cm 1 cm 2. kacang hijau terpanjang sebesar sebesar 17 cm di akhir penelitian • panjang akar mencapai 5 cm • berdaun 2 • batang merunduk karena akar yang terlalu pendek untuk panjang 17 cm.

biji kacang hijau dengan media tanah+abu gosok memiliki kepadatan terrendah (tingkat resapan air besar) sehingga batang tumbuh subur. Namun. 4.4 Grafik (lanmpiran 2) BAB V KESIMPULAN 5. dan akar terpanjang. dapat disimpulkan media terbaik dari 3 yang ada adalah tanah+pasir. Kacang hijau dengan media tanam tanah+kompos memili panjang diantara kedua kacang hijau dengan media lainnya. Pada gelas C (TANAH + PASIR) (kemunculan batang dimulai pada di hari ke 5) • Terjadi pertumbuhan 2 biji kacang hijau.1 Kesimpulan Tiap media tanam memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. 4.2 Pembahasan Pertumbuhan batang lambat yang terjadi pada media tanah+pasir disebabkan oleh pertumbuhan akar terlebih dahulu dibanding batang.3 Foto (lampiran 1) 4. Begitu pula sebaliknya.LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI 3. dapat diyakini bahwa pertumbuhan dengan media tersebut memiliki harapan tumbuh yang terbesar sebab akar yang panjang dan batang yang kuat telah terbentuk. 11 . kecang hijau dengan media tanam tanah+pasir memiliki batang terpendek. Hal ini disebabkan oleh kepadatan pasir adalah yang tertinggi apabila dibandingkan dengan kompos dan abu gosok . namun diiringi pertumbuhan akar yang kecil. yang terpanjang 2.5 cm pada akhir penelitian • akar mencapai 7 cm • berdaun 2 • batang tegak karena akar yang panjang untuk ukuran batang. apabila pengamatan dilanjutkan. Kacang hijau dengan media tanam tanah+abu gosok memiliki batang terpanjang dan terlunglai. terkuat.

vlsm.com/2012/05/pertumbuhan-dan-perkembangan.web.htm 12 .artikelbiologi.html http://free.id/materi/sma/kelas-xii-biologi/pengaruh-faktor-luar-eksternalterhadap-pertumbuhan-tumbuhan/ http://www.2 Daftar Pustaka    http://budisma.org/v12/sponsor/SponsorPendamping/Praweda/Biologi/0054%20Bio%202-3a.LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI 5.

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI Lampiran 1 Foto-foto Hari ke 1 Hari ke 2 Hari ke 3 13 .

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI Hari ke 4 Hari ke 5 14 .

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI Hari ke 6 15 .

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI Hari ke 7 16 .

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI Lampiran 2 Grafik Grafik Perkecambahan 18 16 14 12 10 cm 8 6 4 2 0 1 2 3 4 5 6 7 A B C Ket :    A = tanah + Kompos B = tanah + abu gosok C = tanah + pasir 17 .