Anda di halaman 1dari 14

Kabupaten Subang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Subang beralih ke halaman ini. Untuk kota yang bernama sama, lihat Subang (kota). Untuk kegunaan
lain, lihat Subang (disambiguasi).

Kabupaten Subang

Lambang Kabupaten Subang Motto: Karya Utama Satya Nagara,

Rakyat Subang Gotong Royong Subang Maju

Halaman Gedung Wisma Karya Subang

Peta lokasi Kabupaten Subang Koordinat: 107” 31’ - 107” 54’ bujur timur dan 6” 1’ - 6” 49’ lintang selatan

Provinsi

Jawa Barat

Selain dilintasi jalur Pantura.T.Kepadatan Demografi .Hari jadi Dasar hukum Ibu kota Pemerintahan . M. Ibu kotanya adalah Subang.Kelurahan .Ojang Sohandi. Kota kecamatan yang berada di jalur ini diantaranya Ciasem dan Pamanukan.465. adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat. namun ibu kota Kabupaten Subang tidak terletak di jalur ini. Kabupaten Sumedang di tenggara.76 km2 1. Kabupaten ini berbatasan dengan Laut Jawa di utara. Kabupaten Indramayu di timur.Situs web 30 245/8 www.Si.051. Kabupaten Bandung di selatan. yang mlintas di tengah wilayah Kabupaten Subang dan menghubungkan Sadang.Kode area telepon 5 April 1948[1] Undang-undang No. Kabupaten Subang dilintasi pula jalur jalan Alternatif Sadang Cikamurang.Bupati .913. sertaKabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang di barat.. Jalur pantura di Kabupaten Subang merupakan salah satu yang paling sibuk di Pulau Jawa.000. Pusat pemerintahan di Kecamatan Subang.DAU Luas Populasi . yang dibagi lagi menjadi 245 desa dan 8 kelurahan. .P.181. Kabupaten ini dilintasi jalur pantura.id Kabupaten Subang. Wilayah Kabupaten Subang terbagi menjadi 30 kecamatan.S. Kabupaten Purwakarta dengan Tomo. Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Subang Nomor 3 Tahun 2007. 4 Tahun1968 Subang H. Indonesia.subang.-[2] 2.go. S.Total .157 (2010)[3] 686 0260 Pembagian administratif .Kecamatan . Rp 917.

Kabupaten Subang yang berbatasan langsung dengan kabupaten Bandung disebelah selatan memiliki akses langsung yang sekaligus menghubungkan jalur pantura dengan kota Bandung.5 Wisata Kuliner 10 Kesenian 11 Olahraga . yang menggunakan Bahasa Sunda sebagai bahasa sehari-hari.1 Masa Prasejarah o 1.7 Masa Kemerdekaan Indonesia 2 Iklim 3 Geografi 4 Topografi 5 Transportasi 6 Penduduk 7 Perekonomian 8 Pendidikan 9 Pariwisata o 9.3 Masa Penyebaran Agama Islam o 1. jalur ini sangat ramai terutama pada musim libur seperti lebaran. Namun demikian sebagian kawasan di pesisir penduduknya menggunakan Bahasa Jawa Dialek Cirebon (Dermayon).4 Masa Penjajahan Belanda o 1.1. Jalur ini cukup nyaman dilalui dengan panorama alam yang amat indah berupa hamparan kebun teh yang udaranya sejuk dan melintasai kawasan pariwisata Air panas Ciaterdan Gunung Tangkuban Parahu Penduduk Subang pada umumnya adalah Suku Sunda. Daftar isi [sembunyikan]            1 Sejarah o 1.4 Wisata Sejarah.1.5 Masa Nasionalisme o 1.2 Masa Penyebaran Agama Hindu o 1.1.1 Wilayah Subang Selatan  9.6 Masa Pendudukan Jepang o 1.3 Wilayah Subang Utara  9.Kabupaten Sumedang.1 Objek Wisata  9.2 Wilayah Subang Tengah  9. Budaya dan Keagamaan  9.1.1.

Pagaden. yakni Tarumanagara. kawasan sebelah timur Sungai Cimanuk hingga Banten adalah wilayah kerajaan Sunda. Galuh. [sunting]Masa Penjajahan Belanda . Peninggalan berupa pecahan-pecahan keramik asal Cina di Patenggeng (Kalijati) membuktikan bahwa selama abad ke-7 hingga abad ke-15 sudah terjalin kontak perdagangan dengan wilayah yang jauh. Kalijati dan Dayeuhkolot (Sagalaherang). Para peneliti. Wangsa Goparana membuka permukiman baru di Sagalaherang dan menyebarkan Agama Islam ke berbagai pelosok Subang. wilayah Kabupaten Subang menjadi bagian dari 3 kerajaan. [sunting]Masa Penyebaran Agama Hindu Pada saat berkembangnya corak kebudayaan Hindu. dan Pajajaran. wilayah Subang berada di bawah kekuasaan Kerajaan Sunda. Selain itu. Selama berkuasanya 3 kerajaan tersebut. Kecamatan Sagalaherang. Majalengka. Wangsa Goparana yang berasal dari Talaga. dari wilayah Kabupaten Subang diperkirakan sudah ada kontak-kontek dengan beberapa kerajaan maritim hingga di luar kawasan Nusantara. yang diduga asal-muasal nama "Subang".    12 Arti Lambang 13 Lihat Pula 14 Referensi 15 Pranala Luar [sunting]Sejarah [sunting]Masa Prasejarah Bukti adanya kelompok masyarakat pada masa prasejarah di wilayah Kabupaten Subang adalah ditemukannya kapak batu di daerah Bojongkeding (Binong). Sekitar tahun 1530. [sunting]Masa Penyebaran Agama Islam Masa datangnya pengaruh kebudayaan Islam di wilayah Subang tidak terlepas dari peran seorang tokoh ulama. sekarang sedang meneliti situs Nyai Subanglarang. Sumber lain menyebutkan bahwa pada masa tersebut. Temuan benda-benda prasejarah bercorak neolitikum ini menandakan bahwa saat itu di wilayah Kabupaten Subang sekarang sudah ada kelompok masyarakat yang hidup dari sektor pertaniandengan pola sangat sederhana. dalam periode prasejarah juga berkembang pula pola kebudayaan perunggu yang ditandai dengan penemuan situs di Kampung Engkel. Kesaksian Tome’ Pires seorang Portugis yang mengadakan perjalanan keliling Nusantara menyebutkan bahwa saat menelusuri pantai utara Jawa.

wilayah Subang berada di bawah pimpinan seorang kontrilor BB (bienenlandsch bestuur) yang berkedudukan di Subang. Tercatat kerajaan Banten. [sunting]Masa Nasionalisme Tidak banyak catatan sejarah pergerakan pada awal abad ke-20 di Kabupaten Subang. Untuk melaksanakan pemerintahan di daerah ini. Namun demikian. Jawa. Tahun 1930. di Subang. Saat pemerintahan Sir Thomas Stamford Raffles (1811-1816) konsesi penguasaan lahan wilayah Subang diberikan kepada swasta Eropa.Rumah tuan tanah di Subang (tahun 1900-1920) Pasca runtuhnya kerajaan Pajajaran. VOC. dengan hak eigendom. dijadikan jalur logistik bagi pasukan Sultan Agung yang akan menyerang Batavia. Pamanukan. saat berada di bawah kekuasaan Kerajaan Sumedanglarang. pemerintah Belanda membentuk distrik-distrik yang membawahi onderdistrik. Tahun 1771. Saat itulah terjadi percampuran budaya antara Jawa dengan Sunda. Akibatnya Odeng Jayawisastra dipecat sebagai . karena banyak tentara Sultan Agung yang urung kembali ke Mataram dan menetap di wilayah Subang. Sumedanglarang. dan Ciasem tercatat seorang bupati yang memerintah secara turun-temurun. Saat itu. wilayahKabupaten Subang. terutama di kawasan utara. Setelah Kongres Sarekat Islam di bandung tahun 1916 di Subang berdiri cabang organisasi Sarekat Islam di Desa Pringkasap (Pabuaran) dan di Sukamandi (Ciasem). wilayah Subang seperti halnya wilayah lain di P. Inggris. dan Kerajaan Belanda berupaya menanamkan pengaruh di daerah yang cocok untuk dijadikan kawasan perkebunan serta strategis untuk menjangkau Batavia. Tahun 1812 tercatat sebagai awal kepemilikan lahan oleh tuan-tuan tanah yang selanjutnya membentuk perusahaan perkebunan Pamanoekan en Tjiasemlanden (P & T Lands). pada tahun 1928 berdiri Paguyuban Pasundan yang diketuai Darmodiharjo (karyawan kantor pos). Pada saat konflik Mataram-VOC. tepatnya di Pagaden. dengan sekretarisnya Odeng Jayawisastra (karyawan P & T Lands). Mataram. menjadi rebutan berbagai kekuatan. Penguasaan lahan yang luas ini bertahan sekalipun kekuasaan sudah beralih ke tangan pemerintah Kerajaan Belanda. Lahan yang dikuasai penguasa perkebunan saat itu mencapai 212.900 ha. Odeng Jayawisastra dan rekan-rekannya mengadakan pemogokan di percetakan P & T Lands yang mengakibatkan aktivitas percetakan tersebut lumpuh untuk beberapa saat. Selanjutnya.

di Bioskop Sukamandi digelar rapat akbar GAPI Cabang Subang untuk mengenukakan tuntutan serupa dengan GAPI Pusat. Bersama para pejuang. Saat itu. sesuai dengan garis komando pusat. Dengan demikian. banyak di antara anggota badan perjuangan ini yang kemudian menjadi anggota TNI. Surian. Di bawah pimpinan Karlan. saat itu residen bermukim di daerah Songgom. Pemilihan wilayah ini tentunya didasarkan atas pertimbangan strategi perjuangan. Desa Cimenteng. Saat tentara KNIL kembali menduduki Bandung. antara lain Badan Keamanan Rakyat (BKR).Wilayah Karawang Barat menjadi Kabupaten Karawang Barat dengan bupati pertamanya Syafei. Selanjutnya Odeng Jayawisastra dan Tohari mendirikan cabang Partai Nasional Indonesia yang berkedudukan di Subang.Wakil Residen Mukmin ditunjuk menjadi Residen yang berkedudukan di daerah gerilya Purwakarta.Wilayah Karawang Timur menjadi Kabupaten Karawang Timur dengan bupati pertamanya Danta Gandawikarma. Hal ini mendorong diadakannya rapat pada tanggal 5 April 1948 di Cimanggu. R. Pesindo. Karesidenan Jakarta berkedudukan di Subang. dan lain-lain. Direbutnya pangkalan ini menjadi catatan tersendiri bagi sejarah pemerintahan Hindia Belanda. rapat memutuskan : 1. Saat Gabungan Politik Indonesia (GAPI) di Jakarta menuntut Indonesia berparlemen. tanpa pencabutan Kusnaeni dari jabatannya. API. Pada masa pendudukan Jepang ini Sukandi (guru Landschbouw). kedua wilayah tersebut bernama Kabupaten Purwakarta dengan ibu kotanya Subang. Kartawiguna. Tahun 1946. Darmodiharjo tahun 1935 mendirikan cabang Nahdlatul Ulama yang diikuti oleh cabang Parindra dan Partindo di Subang. Kemudian Kusnaeni menggantikannya. Tak lama kemudian diangkat pula Mukmin sebagai wakil residen. Para pejuang pada masa pendudukan Belanda melanjutkan perjuangan melalui gerakan bawah tanah.karyawan P & T Lands. 2. residen tak pernah jauh meninggalkan Subang. Sementara itu. dan Cimenteng. karena tak lama kemudian terjadi kapitulasi dari tentara Hindia Belanda kepada tentara Jepang. Pada masa gerilya selama Agresi Militer Belanda I. para pejuang di Subang menghadapinya melalui dua front. Bulan Desember 1946 diangkat Kosasih Purwanegara. Penetapan nama Kabupaten Karawang . dan Sasmita ditangkap dan dibunuh tentara Jepang. yakni front selatan (Lembang) dan front barat (Gunung Putri dan Bekasi). Tanggal 26 Oktober 1947 Residen Kosasih Purwanagara meninggalkan Subang dan pejabat Residen Mukmin yang meninggalkan Purwakarta tanggal 6 Februari 1948 tidak pernah mengirim berita ke wilayah perjuangannya. Lasykar Uruh. 3. Wilayah Kabupaten Karawang Timur adalah wilayah Kabupaten Subang dan Kabupaten Purwakartasekarang. Residen pertama adalah Sewaka yang kemudian menjadi Gubernur Jawa Barat. Hindia Belanda di Nusantara serta merta jatuh ke tangan tentara pendudukan Jepang. [sunting]Masa Pendudukan Jepang Pendaratan tentara angkatan laut Jepang di pantai Eretan Timur tanggal 1 Maret 1942 berlanjut dengan direbutnya pangkalan udara Kalijati. [sunting]Masa Kemerdekaan Indonesia Proklamasi Kemerdekaan RI di Jakarta berimbas pada didirikannya berbagai badan perjuangan di Subang.

Dengan iklim yang demikian. sekitar 80.: 01/SK/DPRD/1977.85 persen dari seluruh luas wilayah Kabupaten Subang.56 % memiliki kemiringan di atas 45 °. selain perumahan dan pusat pemerintahan serta instalasi militer. Cibogo. Bagian selatan wilayah Kabupaten Subang terdiri atas dataran tinggi/pegunungan. dalam tahun 2005 curah hujan rata-rata pertahun 2. Serangpanjang. yakni wilayah selatan. hutan dan lokasi Pariwisata. Pada bagian tengah wilayah kabupaten Subang berkembang perkebunan karet.639. serta ditunjang oleh adanya lahan yang subur dan banyaknya aliran sungai. yaitu : Daerah Pegunungan (Subang bagian selatan) Daerah ini memiliki katinggian antara 500-1500 m dpl dengan luas 41. menjadikan sebagian besar luas tanah Kabupaten Subangdigunakan untuk Pertanian.502.80 % wilayah Kabupaten memiliki tingkat kemiringan 0° . Ciater. Cipeundeuy. wilayah tengah dan wilayah utara. [sunting]Geografi Wilayah Kabupaten Subang terbagi menjadi 3 bagian wilayah. Sagalaherang.09 hektar atau 20 persen dari seluruh luas wilayah Kabupaten Subang.15 persen dari seluruh luas . Kasomalang.45° sedangkan sisanya (8. Kalijati.17°. Sebagian besar wilayah Pada bagian selatan kabupaten Subang berupa Perkebunan. sebagian besar Kecamatan Purwadadi. Daerah Dataran Rendah (Subang bagian utara) Dengan ketinggian antara 0-50 m dpl dengan luas 92. baik perkebunan Negara maupun perkebunan rakyat. Kemudian pada bagian utara wilayah Kabupaten Subang berupa sawah berpengairan teknis dan tambak serta pantai. Zona ini meliputi wilayah Kecamatan Cijambe.Timur pada tanggal 5 April 1948 dijadikan momentum untuk kelahiran Kabupaten Subang yang kemudian ditetapkan melalui Keputusan DPRD No. Wilayah ini meliputi Kecamatan Jalancagak.035. sedangkan bagian Utara merupakan dataran rendah yang mengarah langsung ke Laut Jawa.sebagian besar Kecamatan Jalancagak dan sebagian besar Kecamatan Tanjungsiang. 10. Dawuan. [sunting]Topografi Berdasarkan tofografinya. wilayah kabupaten Subang dapat dibagi ke dalam 3 zona. Daerah Berbukit dan Dataran (Subang bagian tengah) Daerah dengan ketinggian antara 50 – 500 m dpl dengan luas wilayah 71. tebu dan buah-buahan dibidang pertanian dan pabrik-pabrik dibidang Industri. Subang.16 hektar atau 34.64 % dengan tingkat kemiringan 18° . Cikaum dan Pagaden Barat. bagian tengah wilayah Kabupaten Subang berupa dataran.352 mm dengan jumlah hari hujan 100 hari. [sunting]Iklim Tingkat kemiringan dan Iklim dilihat dari tingkat kemiringan lahan.7 hektar atau 45. Secara umum wilayah Kabupaten Subang beriklim tropis.

Tambakdahan. Legonkulon. Pusakajaya Pamanukan. Wilayah ini meliputi Kecamatan Pagaden. Compreng. Lintas Subang . [sunting]Penduduk . dimana pada beberapa ruas khususnya jalan pemukiman intensitas kemacetan menjadi lebih tinggi. sebagian Pagaden Barat. konsekuensi dari kondisi ini akan mahal harganya jika tidak ditangani sejak dini. Cipunagara. Secara kuantitas maupun kualitas. namun disisi lain akumulasi dampak negatif muncul ketika tingkat pengelolan jaringan jalan sebagai aksesibilitas pergerakan relatif rendah juga faktor kondisi prasarana jalan dibeberapa segmen ruas jalan di kota yang masih dalam kondisi rusak secara strukural. Blanakan. dimana pergerakan antar wilayah yang berseberangan akan melewati ibu kota Kabupaten Subang yang berada pada pusat wilayah kabupaten subang secara keseluruhan. Pusakanagara. hal ini disebabkan keterbatasan trayek/rute dari angkutan kota yang belum menjangkau kawasan padat penduduk secara keseluruhan yang mendorong masyarakat lebih memilih untuk menggunakan sarana transportasi pribadi dibandingkan angkutan umum. Hal ini sebenarnya merupakan potensi positif bagi kota subang sebagai pusat dari CBD kabupaten subang dalam upaya pengembangan daerah. aksesibilitas jaringan jalan di kabupaten subang bersifat sentris.Bandung melalui Kalijati semakin diminati para pengemudi karena jalannya yang halus dan bebas hambatan apalagi setelah dibukanya Gerbang Tol Keluar di daerah Sadang. hal ini terlihat pada tingkat kepedulian masyarakat terhadap kondisi jaringan jalan bilamana jalan tersebut dalam keadaan butuh perbaikan masih relatif rendah. Efek negatif dari kondisi tersebut sudah terlihat. hal ini perlu perhatian lebih serius guna mengantisipasi situasi yang lebih parah lagi di kemudian hari. Bila dilihat dari pola jaringan jalan yang ada. [sunting]Transportasi Kabupaten Subang dilewati jalur utama pada wilayah Utaranya dan dimanfaatkan juga sebagai jalur alternatif untuk ke Bandung. Dengan belajar dari daerah lain yang jauh lebih maju. Cirebon atau Tasikmalaya. Patokbeusi. masih kurang nya apresiasi masyarakat sekitar terhadap tingkat kinerja aksesibilitas yang dimiliki akan berdampak negatif terhadap pengembangan daerah secara keseluruhan. Persimpangan Jalancagak merupakan persimpangan strategis karena dari persimpangan tersebut dapat menjangkau Bandung . kondisi angkutan umum di kota subang belum mampu mengakomodir mobilitas masyarakat subang. Tema "Rakyat Subang Gotong Royong Subang Maju" diharapkan akan menjadi pemicu semangat Pemerintah Daerah sebagai pengelola sekaligus warga subang secara keseluruhan dalam merealisasikan cita-cita luhurKabupaten Subang khususnya dalam upaya pengelolaan di atas. Sukasari. Ciasem. ditambah lagi dengan upaya penanganan pemerintah daerah yang dinilai sangat lamban terhadap kondisi serupa.wilayah Kabupaten Subang.Sumedang Sadang melalui Wanayasa dan Kota Subang sendiri.

Bandung . Melalui program binaan dibawah naungan Yayasan Kandaga. penduduk kabupaten Subang terdiri atas 27.Kabupaten Subang berpenduduk 1.74 % penduduk berusia tua dan atau Lansia. Nanas Madu dapat kita temui di sepanjang Jalancagak yang merupakan persimpangan antara Wanayasa .397. seperti karet pada bagian Barat Laut dan Kebun Teh yang sangat luas. Mayoritas penduduk Kabupaten Subang terdiri atas Suku Sunda. budidaya ternak lele bagi masyarakat yang memiliki sosial ekonomi kurang beruntung yang terlibat di dalam Program Kesetaraan (Program Paket B) dan Keaksaraan (PBH=Pemberantasan Buta Huruf) dalam rangka menggali dan mengembangkan sumber daya lokal baik SDM maupun SDA yang ada serta untuk melestarikan budaya bangsa dan mengembangkan wisata budaya wisata agro sebagai aset bangsa khususnya di daerah tutugan G. maka perekonomian Subang masih banyak ditunjang dari sektor pertanian. yang sebagian besar beragama Islam. Yayasan Kandaga juga menggalakkan ternak kelinci dan penyulingan minyak nilam serta bioetanol.41 anak-anak yang berumur antara 0 sampai dengan 14 tahun.352 orang. Dodol nanas.565 orang laki-laki dan 703.787 orang perempuan. para petani sedang membudidayakan jamur tiram dan perikanan di desa Cipunagara. 8. Sebagai .83 % usia muda yakni penduduk yang berumur 20 sampai dengan 39 tahun dan 30. Canggah yang berada diketinggian 1600 mdpl dengan dikelilingi panorama yang sangat mengagumkan.Sumedang dan Kota Subang sendiri. keripik singkong dan selai yang merupakan hasil home industry yang dapat dijadikan makanan oleh-oleh.02 % usia remaja yang berumur 15 sampai dengan 19 tahun 33. Dan saat ini sedang diupayakan untuk membudidaya ternak kelinci. Subang wilayah Selatan banyak terdapat area perkebunan. yang terdiri atas 693. [sunting]Perekonomian Pabrik di Subang (tahun 1910-an) Karena sebagian besar penduduknya masih berpenghasilan utama sebagai petani dan buruh perkebunan. Bila dilihat dari struktur umur. Sedangkan di desa Cibogo. selain membudidayakan jamur tiram dan tanaman hias serta tanaman nilam. Subang terkenal sebagai salah satu daerah penghasil buah nanas yang umumnya kita kenal dengan nama Nanas Madu.

perlunya keterlibatan dari semua pihak. namun kendala fasilitas penunjang demi kelancaran aktivitas pendidikan dipandang masih belum memadai. Kondisi ini memberikan kontribusi negatif terhadap kota Subang sendiri. disebabkan masyarakat subang yang masih dalam kategori usia produkif lebih memilih sekolah dan bekerja ke luar kawasan subang. Yayasan Kandaga membuat suatu pusta pelatihan dan Pemberdayaan masyarakat yang disebut PLPM Haur Kuning (Pusat Latihan dan Pemberdayaan Masyarakat "Hayu Urang Kumpul Ningkatkeun Elmu"). Jawa Barat . Untuk meningkatkan pembangunan saat ini lebih ditekankan pada generasi dibawah 40 tahun. yang tentunya akan berpengaruh terhadap kondisi kabupaten Subang secara keseluruhan Bagian ini membutuhkan pengembangan [sunting]Pariwisata Kawah Gunung Tangkuban Perahu. Subang-Bandung.akselerasi dan penggerak program di atas.pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana pendidikan hakikatnya sudah dirintis oleh pihak Pemerintah Daerah. Hingga saat ini sudah seringkali dikunjungi dari negara Amerika Serikat. sehingga untuk menggerakan perekonomian rakyat perlu ditunjang dengan keterampilan. Korea Selatan/Korea Utara dan Jerman. 10 % warga Subang berada diluar subang untuk sekolah dan bekerja. agar pendidikan di kota Subang bisa terselenggara dengan baik. termasuk dari tim akademisi perguruan tinggi lokal serta para praktisi dari seluruh Indonesia dari Pendidikan Luar Sekolah (Pendidikan Non-Formal) [sunting]Pendidikan Kabupaten Subang sebagian besar penduduknya yang telah beruasia di atas 40 tahun hanya mengenyam pendidikan Sekolah Dasar.

Di antara rimbunnya perkebunan Teh. dan di daerah blanakan ada tempat penangkaran buaya. Kemudian juga terdapat klinik kebugaran (Spa) air panas yang letaknya berdekatan dengan obyek wisata Sari Ater. [sunting]Objek Wisata Berikut beberapa Objek Wisata terkenal di Kabupaten Subang : [sunting]Wilayah Subang Selatan             Capolaga Adventure Camp Ciater Highland Resort Curug Agung/ Batu Kapur Curug Bentang dan Desa Wangun Harja Curug Cibareuhbeuy Curug Cijalu Curug Cileat Desa Wisata Sari Bunihayu Kampoeng Jatimas Pemancingan Lembah Gunung Kujang Sariater Spa Spring Resort Gunung Tangkuban Parahu [sunting]Wilayah Subang Tengah   Kolam Renang Ciheuleut Planet Waterboom [sunting]Wilayah Subang Utara . di sana kita bisa melihat buaya dari yang masih bayi sampai ke buaya yg tertua. di bagian subang tengah sampai ke barat ada pantai pondok bali yang setiap tahunnya di gelar festival ruatan laut.penginapan yang dikenal dengan Saung Kabayan sehingga sangat cocok bagi sebuah keluarga yang ingin berlibur. Sari Ater selain menyediakan kolam pemandian air panas juga memiliki penginapan . di daerah ciasem juga ada pantai kalapa-kalapa tapi tidak begitu ramai pengunjung karena pengetahuan masyarakat yang kurang. Kabupaten Subang memiliki sumber mata air panas yang terus mengalir di daerah Ciater. Selain itu Kabupaten Subangmemiliki tujuan wisata alam air terjun yang memiliki pemandangan yang cukup indah dimana hingga saat ini belum dikelola secara serius yaitu Curug Cijalu] yang terletak di daerah Sagalaherang dan Curug Cileat yang berada di Kecamatan Cisalak. diwilayah Selatan. Sari Ater merupakan tujuan wisata yang sangat terkenal karena ke-khasan-nya dan ramai pada saat liburan terutama pada saat liburan Hari Raya Lebaran.sebelumnya juga ada Gunung berapi Tangkuban Perahu (su: Tangkuban Parahu) yang memiliki keindahan kawahnya dan udaranya yang sejuk.

Gedung ini dibangun ketika Masa Penjajahan Belanda. Willem Hofland. Budaya dan Keagamaan  Gedung Wisma Karya.[4]      Museum Daerah Wisma Karya Masjid Agung Kota Subang Gedung Gede / Big House Rumah Sejarah Perjanjian Kalijati Makam Nyai Subanglarang [sunting]Wisata Kuliner       Oncom Dawuan Krupuk Miskin Purwadadi Nanas Simadu Jalan cagak Ubi Cilembu R. Ade Irma Suryani.M. Mang Yeye Keripik Pisang 69 [sunting]Kesenian Subang memiliki beberapa Kesenian yang tidak dimiliki oleh kabupaten/kota lain. Di Gedung ini juga terdapat Museum Sejarah Kabupaten Subang. Gedung ini digunakan untuk Berdansa dan berpesta ketika jaman itu. Namun sekarang gedung tersebut digunakan untuk public space dan aktivitas masyarakat Kota Subang. Subang Gedung ini terletak di Jl. salah satunya patung tuan tanah. Berikut Kesenian dan Kebudayaan asli Kabupaten Subang :       Gotong Singa / Sisingaan Gembyung Mapag Dewi Sri Nadran Ruwatan Bumi Toleat [5] .   Penangkaran Buaya Blanakan Pantai Kalapa Patimban Pantai Pondok Bali [sunting]Wisata Sejarah. Kesenian-kesenian tersebut berkembang di masyarakat Subang sejak Masa Penjajahan dulu. Subang.

 Teks Benteng Pancasila Menggambarkan warga Kabupaten Subang yang senantiasa membentengi Pancasila sebagai landasan idiil negara dari pihak-pihak yang akan menyelewengkannya.  Warna Kuning emas pada pinggir perisai. Subang. [sunting]Arti  Gambar Lambang Perisai Bersudut Lima Menggambarkan makna keselamatan negara. Benteng Berkepala Lima Serta Benteng Bagian Bawah Berbata Empat dan Lima di Bawah Pohon Beringin Menggambarkan Pancasila sebagai landasan idiil dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berkaitan pula dengan makna pembangunan material dan spiritual. dan Bandung FC dalam masa pemusatan latihan sebelum memulai kompetisi. pemerintahan sebagai pelindung rakyat. dan agama. Bintang Kuning Bersudut Lima Menggambarkan karakteristik masyarakat Kabupaten Subang yang selalu bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan mengangungkan agama. masyarakat. dan agama. serta bintang . kesatuan bangsa yang berjiwa Pancasila dan semangat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.[sunting]Olahraga Subang memiliki klub sepak bola. yang bermain di Divisi Tiga. Pohon Beringin Bergelombang 17 Dengan Akar Tunjang Delapan Menggambarkan aspek sejarah Kabupaten Subang (Kutawaringin).yang bernama Persikas Subang. seperti Persib Bandung. Stadion Persikas juga sering dipakai sebagaitraining center beberapa tim lainnya di Jawa Barat. pinggir pohon beringin. Klub ini bermain di Stadion Persikas. dan pelaksanaan pembangunan daerah bidang material maupun spiritual. bangsa. Persikab Kabupaten Bandung. Karya Utama Satya Negara Menggambarkan keutamaan karya untuk kepentingan negara. Teks ini juga menggambarkan tekad masyarakat Kabupaten Subang untuk menjadikan Pancasila sebagai benteng mental dalam mencapai masyarakat adil dan makmur yang diridoi Tuhan yang Maha Esa. bangsa. dan garis pinggir benteng.

Menggambarkan keluhuran budi dan kebesaran jiwa. Hijau muda Menggambarkan kawasan pegunungan. Hijau tua pada dasar perisai Menggambarkan kesuburan tanah. . Biru Menggambarkan kawasan pantai. Coklat Menggambarkan kawasan pedataran.