Anda di halaman 1dari 9

Daur Biokimia December 10th, 2011 by uminatifatulchusnah Leave a reply » Definisi Biogeokimia adalah pertukaran atau perubahan yang

terus menerus, antara komponen biosfer yang hidup dengan tak hidup.Dalam suatu ekosistem, materi pada setiap tingkat trofik tidak hilang. Materi berupa unsur-unsur penyusun bahan organik tersebut didaur-ulang. Unsur-unsur tersebut masuk ke dalam komponen biotik melalui udara, tanah, dan air. Daur ulang materi tersebut melibatkan makhluk hidup dan batuan (geofisik) sehingga disebut Daur Biogeokimia. Fungsi Fungsi Daur Biogeokimia adalah sebagai siklus materi yang mengembalikan semua unsur-unsur kimia yang sudah terpakai oleh semua yang ada di bumi baik komponen biotik maupun komponen abiotik, sehingga kelangsungan hidup di bumi dapat terjaga. Macam-macam Daur Biogeokimia
    

Daur Nitrogen Daur Karbon dan Oksigen Daur Air Daur Belerang Daur Posfos

Daur Air

Sebagian air keluar dari tubuh hewan dan manusia sebagai urin dan keringat. lalu diikuti oleh Presipitasi atau turunnya air ke permukaan bumi disebut Siklus Pendek. Uap air di atmosfer terkondensasi menjadi awan yang turun ke daratan dan laut dalam bentuk hujan. Sebagian besar uap air di atmosfer berasal dari laut karena laut mencapai tigaperempat luas permukaan bumi. Uap air berasal dari air di daratan dan laut yang menguap karena panas cahaya matahari. sedangkan manusia menggunakan sekitar seperempat air tanah. Tumbuhan darat menyerap air yang ada di dalam tanah. Transpirasi oleh tumbuhan mencakup 90% penguapan pada ekosistem darat. . Air tanah dan air permukaan sebagian mengalir ke sungai. Sedangkan siklus yang dimulai dengan proses Transpirasi dan Evapotranspirasi dari air yang terdapat di permukaan bumi. kemudian ke danau dan ke laut. Hewan memperoleh air langsung dari air permukaan serta dari tumbuhan dan hewan yang dimakan. Dalam tubuh tumbuhan air mengalir melalui suatu pembuluh. Siklus ini di sebut Siklus Panjang.Air di atmosfer berada dalam bentuk uap air. Kemudian melalui tranpirasi uap air dilepaskan oleh tumbuhan ke atmosfer. Air hujan di daratan masuk ke dalam tanah membentuk air permukaan tanah dan air tanah.

yaitu 80% dari udara. CO2 dan O2 atmosfer juga berpindah masuk ke dalam dan ke luar sistem akuatik. Naik turunnya CO2 dan O2 atsmosfer secara musiman disebabkan oleh penurunan aktivitas Fotosintetik. Siklus Nitrogen (N2) Gas nitrogen banyak terdapat di atmosfer. Akan tetapi pembakaran kayu dan bahan bakar fosil menambahkan lebih banyak lagi CO2 ke atmosfir. Dalam skala global kembalinya CO2 dan O2 ke atmosfer melalui respirasi hampir menyeimbangkan pengeluarannya melalui fotosintesis.Daur karbon Proses timbal balik fotosintesis dan respirasi seluler bertanggung jawab atas perubahan dan pergerakan utama karbon. Nitrogen bebas juga dapat bereaksi dengan hidrogen atau oksigen dengan bantuan kilat/ petir. 1. dimana CO2 dan O2 terlibat dalam suatu keseimbangan dinamis dengan bentuk bahan anorganik lainnya. . Nitrogen bebas dapat ditambat/difiksasi terutama oleh tumbuhan yang berbintil akar (misalnya jenis polongan) dan beberapa jenis ganggang. Sebagai akibatnya jumlah CO2 di atmosfer meningkat.

yang bersifat anaerob. Lihat Gambar .). Siklus Nitrogen di Alam 2. ion nitrit (N02. Fosfat anorganik yang terlarut di air tanah atau air laut akan terkikis dan mengendap di sedimen laut. yaitu Nitrosomonas dan Nitrosococcus sehingga menghasilkan nitrat yang akan diserap oleh akar tumbuhan. (ganggang biru) juga mampu menambat nitrogen.Tumbuhan memperoleh nitrogen dari dalam tanah berupa amonia (NH3). Selain itu. fosfor terdapat dalam dua bentuk. Selanjutnya oleh bakteri denitrifikan. Nitrogen yang diikat biasanya dalam bentuk amonia. Siklus Fosfor Di alam. dan amonia diubah menjadi nitrogen yang dilepaskan ke udara. Oleh karena itu. Fosfat organik dari hewan dan tumbuhan yang mati diuraikan oleh dekomposer (pengurai) menjadi fosfat anorganik. misalnya Marsiella crenata. dan Anabaena sp. yang bersifat aerob dan Clostridium sp. nitrat diubah menjadi amonia kembali. Nostoc sp. yaitu senyawa fosfat organik (pada tumbuhan dan hewan) dan senyawa fosfat anorganik (pada air dan tanah). Lihat Gambar. Amonia diperoleh dari hasil penguraian jaringan yang mati oleh bakteri. Beberapa bakteri yang dapat menambat nitrogen terdapat pada akar Legum dan akar tumbuhan lain.). dan ion nitrat (N03. Siklus ini berulang terus menerus. Dengan cara ini siklus nitrogen akan berulang dalam ekosistem. terdapat bakteri dalam tanah yang dapat mengikat nitrogen secara langsung. Fosfat dari batu dan fosil terkikis dan membentuk fosfat anorganik terlarut di air tanah dan laut. Gbr. yakni Azotobacter sp. Amonia ini akan dinitrifikasi oleh bakteri nitrit. fosfat banyak terdapat di batu karang dan fosil. Fosfat anorganik ini kemudian akan diserap oleh akar tumbuhan lagi.

erupsi vulkanik. Karbon dioksida di udara dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk berfotosintesis dan menghasilkan oksigen yang nantinya akan digunakan oleh manusia dan hewan untuk berespirasi. dalam waktu yang lama akan membentuk batubara di dalam tanah. Hewan dan tumbuhan yang mati. Siklus Fosfor di Alam 3. Karbon dioksida berikatan dengan air membentuk asam karbonat yang akan terurai menjadi ion bikarbonat. Bikarbonat adalah sumber karbon bagi alga yang memproduksi makanan untuk . dan asap pabrik. Batubara akan dimanfaatkan lagi sebagai bahan bakar yang juga menambah kadar C02 di udara. pembakaran batubara.Gbr. Di ekosistem air. pertukaran C02 dengan atmosfer berjalan secara tidak langsung. Sumbersumber COZ di udara berasal dari respirasi manusia dan hewan. Siklus Karbon dan Oksigen Di atmosfer terdapat kandungan COZ sebanyak 0.03%.

saat organisme air berespirasi.diri mereka sendiri dan organisme heterotrof lain. Siklus Karbon dan Oksigen di Alam Daur Belerang (Sulfur) . Jumlah bikarbonat dalam air adalah seimbang dengan jumlah C02 di air. Lihat Gambar Gbr. COz yang mereka keluarkan menjadi bikarbonat. Sebaliknya.

Posfor terdapat di alam dalam bentuk ion fosfat (PO43-). Beberapa jenis bakteri terlibat dalam daur sulfur. Hidrogen sulfida ini seringkali mematikan mahluk hidup di perairan dan pada umumnya dihasilkan dari penguraian bahan organik yang mati. Kemudian H2S digunakan bakteri fotoautotrof anaerob seperti Chromatium dan melepaskan sulfur dan oksigen. Daur Posfor Posfor merupakan elemen penting dalam kehidupan karena semua makhluk hidup membutuhkan posfor dalam bentuk ATP (Adenosin Tri Fosfat). Sulfur di oksidasi menjadi sulfat oleh bakteri kemolitotrof seperti Thiobacillus. Seluruh hewan mengeluarkan fosfat melalui urin dan feses. Di darat tumbuhan mengambil fosfat yang terlarut dalam air tanah Herbivora mendapatkan fosfat dari tumbuhan yang dimakannya dan karnivora mendapatkan fosfat dari herbivora yang dimakannya. Perpindahan sulfat terjadi melalui proses rantai makanan. Adanya pergerakan dasar bumi menyebabkan sedimen yang mengandung fosfat muncul ke permukaan. Sulfur direduksi oleh bakteri menjadi sulfida dan kadang-kadang terdapat dalam bentuk sulfur dioksida atau hidrogen sulfida. antara lain Desulfomaculum dan Desulfibrio yang akan mereduksi sulfat menjadi sulfida dalam bentuk hidrogen sulfida (H2S). Bakteri dan jamur mengurai bahan-bahan anorganik di dalam tanah lalu melepaskan pospor kemudian diambil oleh tumbuhan. lalu semua mahluk hidup mati dan akan diuraikan komponen organiknya oleh bakteri.daur-belerang Sulfur terdapat dalam bentuk sulfat anorganik. sebagai sumber energi untuk metabolisme sel.  Daur Karbon dan Oksigen . Tumbuhan menyerap sulfur dalam bentuk sulfat (SO4). Ion Fosfat terdapat dalam bebatuan. Adanya peristiwa erosi dan pelapukan menyebabkan fosfat terbawa menuju sungai hingga laut membentuk sedimen.

Pencemaran udara pada zaman era globalisasi ini berdapt pada peningkatan CO2 yang masuk ke Atmosfir.Terjadinya proses timbal balik antara daur ulang resirasi dan fotosintesis yang bertanggung jawab atas terjadinya perubahan dan pergerakan utama karbon. Senyawa ornganik seperti protein. Jika ada hewan atau tanaman yang mati makan pengurai akan merubahnya menjadi NH3 (gas amoneak) dan akan merubah menjadi NH4+ (garam ammonim yang terlarut oleg air). nitrit dan ammonia merupakan senyawa yang terdapat di Nitrogen. urea atau asam nukleat atau senyawa anorganik seperti nitrat. hidrosfer atau diair. 2. Clostridium. nitrogen juga dapat masuk melalui proses fiksasi nitrogen. Bakteri . Menurunya fotosintesis dapat mempengaruhi naik atau turunnya suatu gas CO2 dan O2 yang ada diatmosir secara musiman. Daur karbon berada di empat tempat yaitu Geosfer atau didalam bumi. Atsmosfer atau diudara. Gangang hijau juga memiliki kemampuan yang sama seprti memfiksasi nitrogen. dan Biosfer atau didalam makhluk hidup. Tahap pertama yaitu daur nitrogen ialah proses transfer nitrogen dari atmosif kedalam tanah. Selain masuknya nitrogen kedalam tanah akibat dari air hujan. dan polongpolongan. proses yang terjadi ini dinamakan dengan amonifikasi. Dibawah ini tahap-tahapan terjadinya dair nitrogen yaitu 1. Tahap kedua dimana nitrat diperoleh dari hasil fiksasi biologis yang digunakan oleh produsen atau tnaman yang akan mengubahnya menjadi protein. proses ini dilakukan oleh bakteri Rhizobium yang akan bersimbiosis dengan bakteri Azotobacter. Silkus karbon sangat dipengaruhi oleh oksigen dan fotosintesis.

Nitrosomonas bisa mengubah senyawa ammonium dan amoneak menjadi Nitrat yang diproses oleh Nitrosomonas. . makan nitra akan cepat ditransformaasikan menjadi oksida nitrogen atau gas nitrogen. Denitrifikasi merupakan proses dimana oksigen yang terdapt dalam tanah terbasa.