Anda di halaman 1dari 6

SOAL PERPAJAKAN TUGAS PENDUKUNG UAS 2009

1. Dalam rangka memenuhi kewajiban perpajakan dan tertibnya pelaksanaan perpajakan telah diatur beberapa ketentuan dalam Undang Undang KUP. a. Kapan sesorang sudah wajib mempunyai NPWP, bagaimana cara mendapatkannya dan apa sanksinya kalau tidak mempunyai? = seseorang mkendapatkan NPWP ketika sudah memenuhi syarat subyektif dan obyektif sesuai ketentuan perundang-undangan. Syarat subyektif: persyaratan yang sesuai edengan ketentuan mengenai subyek pajak dlm UU pjk penghasilan 1984 beserta perubahnnya Syarat obyektif : persyaratan bagi subyek pjk yg menerima penghasilan atau untuk melakukan pemotongan pemungutan sesuai dg UU yg berlaku. a. NPWP Saat mempunyai penghasilan di ats PTKP Caranya dtg k kantor pjk mengisi formulir dan membawa data KTP dan penghasilan Sanksinya apabila mempunyai pendapat yg belm dpotong pjk maka hrs byr denda 100% +bunga 2% /bln

b. Apabila terdapat kekurangan bayar pajak sesuai azas Self acesment harus dibayar kekurangannya, kapan melunasinya dan bagaimana caranya untuk melunasi dan bagamimana perhitungan sanksi denda yang harus dibayar? =kekrangan pembyrn pjk harus dilunasi sblm Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan disampaikan. Setiap keterlambatan dikenakan denda bunga sebesar 2% sebulan yg dihitung dr tgl jtuh tempo pembyrn sampai dg tgl pembyrn dan bagian dr bulan dhtung penuh 1 bln. b. Apbl tdpt kekurang byr self assesment shrs dbyr kekurng,kpn melunasi dan bgmn cara melunasi dan bgmn perhtungan sanksi denda yg hrs dbyr Dilunasi saat dketahua apabl kurg byr pjk mebt spt koreksi ats kekurngn tsb dan

c. Pemeriksaan pajak dapat dilakukan oleh Fiskus, mengapa harus diperiksa, kapan pemeriksaan harus dilakukan, dan apa usaha yang harus dilakukan oleh wajib pajak kalau merasa dirugikan? = harus diperiksa krn ada kemungkinan kesalahan data dan manipulasi yang dilakukan oleh subyek pjk. Pemeriksaan harus dilakukan secepatnya setelah berakhirnya masa pajak. Apabila wapa merasa dirugikan melakukan banding. 2. Jumlah kekurangan pajak yang terutang dalam SKPKB berdasarkan hasil pemeriksaan ditambah dengan sanksi administrasi berupa bunga 2%.

a. Bagaimana cara menghitung sanski administrasi berupa bunga 2%? =bunga 2 % perbulan paling lama 24 bulan dihitung sejak saat terutangnya pjk atauu berakhirnya masa pjk, bagian tahun pjk, atau tahun pjk sampai dg diterbitkannya Surat Surat Ketetapan pjk kurang byr. a. Cara menghitung sanksi administrasi brp bunga 2% Sansi administrasi dhitung stp dtemukan kslahan. Sampai dg saat pemeriksaaan /bln 2%

b. Apakah sanksi tersebut boleh tidak dikenakan, berikan penjelasan? =sanksi tsb dikenakan untuk penerbitan SKPKB krn kurang byr atu terutang dan setelah mendapatkan teguran. Untuk selain alasan itu, mk sanksi 2% diubah menjadi denda sebesar 50% atau 100% dari PPh kurang byr. b. sanksi tsb boleh tdk dkenakan? Boleh C. Apabila WP menang atas banding, bagaimana perhitungan kelebihan bayang sebagai konsukuensi dari adanya sanksi? =Kelebihan tsb dpt dikembalikan dg imbalan bunga 2% /bln plg lma 24 bln 3. Roy adalah pegawai tetap dalam suatu perusahaan yang mempunyai pengahasilan setiap bulannya sebesar Rp.15.000.000,-. Status tanggungan Roy Kawin dengan anak 3. a. Berapa jumlah PTKP Roy sesuai aturan Undang-undang Pajak Penghasilan yang berlaku tahun 2009? =PTKP setahun U WP sendiri 15.840.000 U WP kawin 1.320.000 +an 3 ank = 2*1.320.000 2.640.000 ==34.320.000 b. Berapa besarnya pajak PPh 21 bulanan Roy yang harus dipotong dan disetor Perusahaan? = penghsln 1bln = 15.000 Tunj jab 5%x15jt = 750 Peng netto = 14.750 Peng netto 1th 12x 14.250 =171.000 Ptkp = 34.320 Pkp =136.680 Tarif pph 21= 5% X 50.000 =7.500 15% X 86.680 =13.002 Total pjk yg dipotong +disetor = 20.502:12=1.708.500 c. Kapan batas terakhir penyetoran dan pelaporan PPh-21 bulanan tersebut? Penyetoran pph plg lambat tgl 10 N+1 dan pelaporanm 20 N+1 4. Roy selain bekerja pada perusahaan tersebut pada point 3, juga mempunyai tambahan pendapatan dari jabatan komisaris dari suatu perusahaan yang pengahasilannya setahun Rp.100.000.000,- yang belum dipotong pajak. a. Apa yang harus dilakukan Roy pada akhir tahun, sebagai konskuensi mempunyai NPWP ?

= akhir th membt kekuranganbnya

laporan

pjk

pribadi

tahunan

dan

membayar

b. Seandainya penghasilan Roy pada ponit 3 tersebut setiap bulannya sama dan diakukan perhitungan dan pemungutan secara benar, hitung kekurangan pajak ROY dalam tahun yang bersangkutan? = penghsln kena pjk 1th = 136.680+100.000 =236.680 Tarif pph 21: 5% X 50.000 =7.500 15% X 186.680 =18.002 Jumlah pjk 1th =25.502 Pajakn telah sisetor =20.502 Kurang stor =15.000 C. Kapan batas terakhir penyetoran kekurangaan dan pelaporan PPh-21 tahunan? = penyetoran pph 21 than plg lmbt tgl 25 maret N+1 dan pelaporan tgl 31 Maret N+1; n adl th 5. Pengurang penghasilan dalam menghitung PPh PPh-21 dibedakan antara Pegawai Tetap, Pegawai Pensiun dan Pegawai Tidak Tetap. a. Sebutkan unsur pengurang Pegawai Tetap, Peagawi Pensiun dan Pegawai Tidak Tetap? * pegawai tetap : tunj jabatan , iuran dana pens, ptkp * peg pens: iutrn dna pens, ptkp * peg tdk tetap: ptkp b. Apakah pegawai harian juga harus dipotong pajak, sebutkan jumlah PTKPnya? =dipotong kl penghslny dats ptkp sehari 44rb C. Apa bedanya Penghasilan Honor dan Upah? =honor adl tenag ahli, upah tenaga yg dhtung bds harian /waktu 6. Perusahaan PT ABC bergerak dalam bidang Telekomunikasi melakukan kontrak pembuatan menara dengan jumlah kontrak sebesar Rp.550.000.000,- termasuk PPN, dengan rincian biaya material Rp.440.000.000,- dan Jasa sebesar Rp.110.000.000,- yang dibayar sekaligus pada saat kontrak selesai. a. Berapa jumlah PPh pasal 22 dan Pasal 23 yang harus dipotong dan disetor perusahaan? =pph 22= 1,55 X 100/110 X 440.000 = 6.000 Pph 23= 2,5% X 100/110 X 110.000 =2.000 b. Potongan pajak tersebut bisa dikreditkan, apa maksud pengkreditan? = dikurangkan dr jml pjk than c. Kapan paling lambat menyetor dan melapor pemotongan pajak tersebut? =tgl 10n+1 dan 20 n+1 7. Perusahaan PT Segera merupakan perusahaan multinasional. Laba yang diperoleh di Indonesia Rp.1.000.000.000,- tarip PPh 28%, Laba dari Singapura Rp.300.000.00,- tarip pajak 20%, Laba dari Negara Malisia Rp.200.000.000,- tarip pajak 30% dan dari China sebesar Rp.400.000.000,tarip pajak 40%. a. Berapa besar pajak PT Segera tersebut? 28% X (1.000.000+300.000+200.000+400.000= 532.000.000

b. Berapa batas maksimun kredit pajak masing-mp-masin negara? SGP = 300/1900X 532.000 =83.125 MLI = 200/1900x 532.000 =56.000 CHN=400/1900X532.000 =112.000 C. Berapa jumlah PPh pasal 24 dari masing-masing negara yang boleh dikreditkan? SGP =60.000.000 MLI =56.000 CHN =112.000 8. Perusahaan PT Segera merupakan perusahaan multinasional. Laba yang diperoleh di Indonesia Rp.1.000.000.000,- tarip PPh 28%, Laba dari Singapura Rp.300.000.00,- tarip pajak 20%, Laba dari Negara Malisia Rp.200.000.000,- tarip pajak 30% dan dari China sebesar Rp.400.000.000,tarip pajak 40% ini adalah penghasilan tahun 2008. a. Berapa hutang pajak masih harus dibayar PT Segera tahun, kalau pajak dibayar dimuka untuk PPh pasal 22 sebesar Rp.100.000.000,- dan PPh pasa 23 sebesar Rp.50.000.000,-? =Pjk prshn 532.000.000 Pdd: Psl 22 =100.000.000 23 = 50.000.000 24 =228.000.000 Total ppd =378.000.000 Hutang pjk ymh disetor 154.000.000 b. Berapa besarnya PPh pasal 25 yang harus dibayar setiap bulan dalam tahun 2009? =pph 25 =154.000.000:12= 12.833.000 c. Mulai bulan apa PPh pasal 25 tersebut harus dibayar menggunakan perhitungan pajak tahun 2008? Bln maret09 9. Perusahaan PT Segera merupakan perusahaan multinasional pada bulan Januari dan Februari tahun 2009 menggunakan konsultan dari dari negara Singapura dengan jumlah biaya Rp.50.000.000.000,-. Berdasarkan Tax Treaty antara Indonesia dan Singapura biaya konsultan dapat dikenakan di Indoenesia sebesar 10%. a. Apa yang dimaksud dengan pajak Pasal 26? Pjk yg hrs dikenakn dan dpungut di ina ats penghsln yg dtrma o wp ln b. Berapa jumlah pajak pasal 26 seandainya tax treaty tersebut tidak berlaku? =tax treaty tdk berlaku ps 26= 20% X 50.000.000.000=10.000.000.000 c. Apa syarat-syarat mengenakan pajak agar mengikuti tarip Tax Treaty? =ada tax treaty antar 2 neg Ada crt asli th berjln 10. PT Nusa Penida merupakan perusahaan BUMN yang sudah PKP, mengadakan pengadaan barang kena pajak dengan PT Jaya Raya sebesar Rp.11.000.000.000,- dengan diskon 10%. Barang diterima pada tanggal 1 Februari 2009 dan dibayar tanggal 10 Maret 2009. a. Siapa yang wajib membuat faktur pajak atas transaksi tersebut, dan kapan Fatur harus

dibuat? =ygpt. Jaya raya apanila pkp b. Siapa yang disebut mempunyai kewajiban PK (Pjak Keluaran), PM (Pajak Masukan), dan apa kegunaan faktur Pajak tersebut? Kewajiban pk penjual (pt jaya raya), pm pembeli (pt nusa penida) C. Berapa besarnya PPN dan siapa yang wajib memungut dan menyetor? = ppn= 10% X 110/100 (11.000.000.000X 90%) = 900.000.000 11. Pembuatan faktur tersebut pada nomor 7 ternyata salah, seharusnya Rp.110.000.000.000,- bukan Rp.11.000.000.000,-, kesalahan ini baru diketahui pada tanggal 10 Mei 2009. a. Bagaimana cara perbaikan pembuatan faktur yang salah tersebut ? =perbaikan faktur pjk salah Membt faktur bru yg sbenarny Menunjuk fktur pjk lma b. Berapa kekurangan pajak dan dendanya? =shrsny ppn =10% X 110/100 (110.000.000.000 X 90 %) =9.000.000.000 Terjadi ppn =10 % X 110/100 (11.000.000X 90%) =900.000.000 Kekurang stor =8.100.000.000 Denda=2% X 3X 8.100.000.000 C. Apa syarat syahnya faktur Pajak? =diisi lengkap Tdk afda coretan Perhitunagn bnar Dtdtgn yg berwajib 12. Sesuai undang-undang Pajak Pertambahan nilai ternyata tidak semua penyerahan barang dan jas terkena PPN. a. Syarat-syarat apa saja penyerahan barang dan jasa tersebut dapat dikenakan PPN? b. Siapa yang berkewajiban memungut PPN, dan resikonya kalau lupa tidak memungut? c. PPN prinsipnya dikenakan pada konsumen, bagaimana dikatakan tidak kena PPN kalau barang tersebut masih dibeli oleh pabrikan atau pengusaha? 13. Sesuai undang-undang Pajak Pertambahan nilai Pajak Masukan Dapat dikreditkan. a. Apa yang dimaksud mengkreditkan PPN Masukan? b. Apa syaratnya PPn Masukan dapat dikreditkan? c. Kapan Batas Waktu pengkreditan PPN? 14. Faktur pajak adalah merupakan bukti pembayaran PPN bagi pembeli adalah merupakan Pajak masukan, oleh karena itu harus kita terima dengan teliti jangan sampai cacat. a. Apa yang dimaksud dengan faktur cacat? b. Apa yang harus dilakukan kalalu terima faktur cacat? c. Sanksi apa kalau perusahaan mengkreditkan faktur cacat? 15.PPN selain dikenakan terhadap transaksi penyerahan BKP/JKP dalam daerah pabean juga dikenakan terhadap jasa dari luar daerah pabean yang dimanfaatkan didalam daerah pabean. a. Apa yang dimaksud dengan daerah pabean?

b. Berikan contoh jasa dari luar daerah pabean yang dimanfaatkan dalam daerah pabean? c. Siapa yang harus membayar PPN butir 13.b? 16.Faktur pajak meruapakan bukti pembayaran PPN oleh karena itu harus disimpan dengan baik dan diperiksa kebenarannya. a. Apa resikonya kalau faktur pajak hilang? b. Apakah faktur bisa menggunakan foto copy? c. Dalam eera tehnologi digital ini apakah boleh faktur berupa soft copy? 17. Bea Meterai adalah termasuk pungutan yang diatur oleh Undang-undang dan diatur oleh Peraturan Pemerintah. a. Apa yang menjadi obyek Bea Meterai, dan berapa tarifnya? b. Dokumen apa saja yang tidak dikenakan Bea Meterai? c. Kpan terutang Bea Meterai dan bagaimana cara melunasinya? 18. Pajak Bumi dan Bangunan didasarkan pada Undang-undang dan merupakan salah salah satu syarat untuk mendapatkan sertifikat tanah dan bangunan. a. Apa yang dimaksud dengan NJOP? b. Siapa yang menjadi subyek PBB? c. Pengenaan pajaknya berdasarkan NJKP, bagaimana cara menghitung pajaknya?