Anda di halaman 1dari 3

SOAL PERPAJAKAN TUGAS PENDUKUNG UAS 2009

1. Dalam rangka memenuhi kewajiban perpajakan dan tertibnya pelaksanaan perpajakan telah diatur beberapa ketentuan dalam Undang Undang KUP. a. Kapan sesorang sudah wajib mempunyai NPWP, bagaimana cara mendapatkannya dan apa sanksinya kalau tidak mempunyai? b. Apabila terdapat kekurangan bayar pajak sesuai azas Self acesment harus dibayar kekurangannya, kapan melunasinya dan bagaimana caranya untuk melunasi dan bagamimana perhitungan sanksi denda yang harus dibayar? c. Pemeriksaan pajak dapat dilakukan oleh Fiskus, mengapa harus diperiksa, kapan pemeriksaan harus dilakukan, dan apa usaha yang harus dilakukan oleh wajib pajak kalau merasa dirugikan? 2. Jumlah kekurangan pajak yang terutang dalam SKPKB berdasarkan hasil pemeriksaan ditambah dengan sanksi administrasi berupa bunga 2%. a. Bagaimana cara menghitung sanski administrasi berupa bunga 2%? b. Apakah sanksi tersebut boleh tidak dikenakan, berikan penjelasan? C. Apabila WP menang atas banding, bagaimana perhitungan kelebihan bayang sebagai konsukuensi dari adanya sanksi? 3. Roy adalah pegawai tetap dalam suatu perusahaan yang mempunyai pengahasilan setiap bulannya sebesar Rp.15.000.000,-. Status tanggungan Roy Kawin dengan anak 3. a. Berapa jumlah PTKP Roy sesuai aturan Undang-undang Pajak Penghasilan yang berlaku tahun 2009? b. Berapa besarnya pajak PPh 21 bulanan Roy yang harus dipotong dan disetor Perusahaan? c. Kapan batas terakhir penyetoran dan pelaporan PPh-21 bulanan tersebut? 4. Roy selain bekerja pada perusahaan tersebut pada point 3, juga mempunyai tambahan pendapatan dari jabatan komisaris dari suatu perusahaan yang pengahasilannya setahun Rp.100.000.000,- yang belum dipotong pajak. a. Apa yang harus dilakukan Roy pada akhir tahun, sebagai konskuensi mempunyai NPWP ? b. Seandainya penghasilan Roy pada ponit 3 tersebut setiap bulannya sama dan diakukan perhitungan dan pemungutan secara benar, hitung kekurangan pajak ROY dalam tahun yang bersangkutan? C. Kapan batas terakhir penyetoran kekurangaan dan pelaporan PPh-21 tahunan? 5. Pengurang penghasilan dalam menghitung PPh PPh-21 dibedakan antara Pegawai Tetap, Pegawai Pensiun dan Pegawai Tidak Tetap. a. Sebutkan unsur pengurang Pegawai Tetap, Peagawi Pensiun dan Pegawai Tidak Tetap? b. Apakah pegawai harian juga harus dipotong pajak, sebutkan jumlah PTKPnya? C. Apa bedanya Penghasilan Honor dan Upah? 6. Perusahaan PT ABC bergerak dalam bidang Telekomunikasi melakukan kontrak pembuatan menara dengan jumlah kontrak sebesar Rp.550.000.000,- termasuk PPN, dengan rincian biaya material Rp.440.000.000,- dan Jasa sebesar Rp.110.000.000,- yang dibayar sekaligus pada saat kontrak selesai. a. Berapa jumlah PPh pasal 22 dan Pasal 23 yang harus dipotong dan disetor perusahaan? b. Potongan pajak tersebut bisa dikreditkan, apa maksud pengkreditan?

c. Kapan paling lambat menyetor dan melapor pemotongan pajak tersebut? 7. Perusahaan PT Segera merupakan perusahaan multinasional. Laba yang diperoleh di Indonesia Rp.1.000.000.000,- tarip PPh 28%, Laba dari Singapura Rp.300.000.00,- tarip pajak 20%, Laba dari Negara Malisia Rp.200.000.000,- tarip pajak 30% dan dari China sebesar Rp.400.000.000,tarip pajak 40%. a. Berapa besar pajak PT Segera tersebut? b. Berapa batas maksimun kredit pajak masing-mp-masin negara? C. Berapa jumlah PPh pasal 24 dari masing-masing negara yang boleh dikreditkan?

8. Perusahaan PT Segera merupakan perusahaan multinasional. Laba yang diperoleh di Indonesia Rp.1.000.000.000,- tarip PPh 28%, Laba dari Singapura Rp.300.000.00,- tarip pajak 20%, Laba dari Negara Malisia Rp.200.000.000,- tarip pajak 30% dan dari China sebesar Rp.400.000.000,tarip pajak 40% ini adalah penghasilan tahun 2008. a. Berapa hutang pajak masih harus dibayar PT Segera tahun, kalau pajak dibayar dimuka untuk PPh pasal 22 sebesar Rp.100.000.000,- dan PPh pasa 23 sebesar Rp.50.000.000,-? b. Berapa besarnya PPh pasal 25 yang harus dibayar setiap bulan dalam tahun 2009? c. Mulai bulan apa PPh pasal 25 tersebut harus dibayar menggunakan perhitungan pajak tahun 2008? 9. Perusahaan PT Segera merupakan perusahaan multinasional pada bulan Januari dan Februari tahun 2009 menggunakan konsultan dari dari negara Singapura dengan jumlah biaya Rp.50.000.000.000,-. Berdasarkan Tax Treaty antara Indonesia dan Singapura biaya konsultan dapat dikenakan di Indoenesia sebesar 10%. a. Apa yang dimaksud dengan pajak Pasal 26? b. Berapa jumlah pajak pasal 26 seandainya tax treaty tersebut tidak berlaku? c. Apa syarat-syarat mengenakan pajak agar mengikuti tarip Tax Treaty? 10.PT Nusa Penida merupakan perusahaan BUMN yang sudah PKP, mengadakan pengadaan barang kena pajak dengan PT Jaya Raya sebesar Rp.11.000.000.000,- dengan diskon 10%. Barang diterima pada tanggal 1 Februari 2009 dan dibayar tanggal 10 Maret 2009. a. Siapa yang wajib membuat faktur pajak atas transaksi tersebut, dan kapan Fatur harus dibuat? b. Siapa yang disebut mempunyai kewajiban PK (Pjak Keluaran), PM (Pajak Masukan), dan apa kegunaan faktur Pajak tersebut? C. Berapa besarnya PPN dan siapa yang wajib memungut dan menyetor? 11.Pembuatan faktur tersebut pada nomor 7 ternyata salah, seharusnya Rp.110.000.000.000,bukan Rp.11.000.000.000,-, kesalahan ini baru diketahui pada tanggal 10 Mei 2009. a. Bagaimana cara perbaikan pembuatan faktur yang salah tersebut ? b. Berapa kekurangan pajak dan dendanya? C. Apa syarat syahnya faktur Pajak? 12.Sesuai undang-undang Pajak Pertambahan nilai ternyata tidak semua penyerahan barang dan jas terkena PPN. a. Syarat-syarat apa saja penyerahan barang dan jasa tersebut dapat dikenakan PPN? b. Siapa yang berkewajiban memungut PPN, dan resikonya kalau lupa tidak memungut? c. PPN prinsipnya dikenakan pada konsumen, bagaimana dikatakan tidak kena PPN kalau barang tersebut masih dibeli oleh pabrikan atau pengusaha?

13.Sesuai undang-undang Pajak Pertambahan nilai Pajak Masukan Dapat dikreditkan. a. Apa yang dimaksud mengkreditkan PPN Masukan? b. Apa syaratnya PPn Masukan dapat dikreditkan? c. Kapan Batas Waktu pengkreditan PPN? 14.Faktur pajak adalah merupakan bukti pembayaran PPN bagi pembeli adalah merupakan Pajak masukan, oleh karena itu harus kita terima dengan teliti jangan sampai cacat. a. Apa yang dimaksud dengan faktur cacat? b. Apa yang harus dilakukan kalalu terima faktur cacat? c. Sanksi apa kalau perusahaan mengkreditkan faktur cacat? 15. PPN selain dikenakan terhadap transaksi penyerahan BKP/JKP dalam daerah pabean juga dikenakan terhadap jasa dari luar daerah pabean yang dimanfaatkan didalam daerah pabean. a. Apa yang dimaksud dengan daerah pabean? b. Berikan contoh jasa dari luar daerah pabean yang dimanfaatkan dalam daerah pabean? c. Siapa yang harus membayar PPN butir 13.b? 16. Faktur pajak meruapakan bukti pembayaran PPN oleh karena itu harus disimpan dengan baik dan diperiksa kebenarannya. a. Apa resikonya kalau faktur pajak hilang? b. Apakah faktur bisa menggunakan foto copy? c. Dalam eera tehnologi digital ini apakah boleh faktur berupa soft copy? 17.Bea Meterai adalah termasuk pungutan yang diatur oleh Undang-undang dan diatur oleh Peraturan Pemerintah. a. Apa yang menjadi obyek Bea Meterai, dan berapa tarifnya? b. Dokumen apa saja yang tidak dikenakan Bea Meterai? c. Kpan terutang Bea Meterai dan bagaimana cara melunasinya? 18. Pajak Bumi dan Bangunan didasarkan pada Undang-undang dan merupakan salah salah satu syarat untuk mendapatkan sertifikat tanah dan bangunan. a. Apa yang dimaksud dengan NJOP? b. Siapa yang menjadi subyek PBB? c. Pengenaan pajaknya berdasarkan NJKP, bagaimana cara menghitung pajaknya?