Anda di halaman 1dari 5

Separatisme muncul sejak manusia mulai membentuk negara baru.

Konflik-konflik yang terjadi antara kelompok kepentingan atau penguasa dan rakyat dalam suatu negara terkadang meruncing dan tak bisa dikompromikan yang dapat menyebabkan munculnya separatisme. Ada juga jenis separatisme lain yang disebabkan oleh perbedaan kultur dan budaya. Sedangkan kata separatisme berasal dari bahasa inggris yaitu separatism, yang makna katanya “berarti pisah”. Separatisme sendiri berarti tindakan memisahkan diri dari suatu komunitas terhadap komunitas yang lebih besar atau negara untuk mendapatkan kedaulatan komunitasnya. Separatis dapat dijalankan dalam dua cara. Pertama, dengan cara kekerasan yaitu dengan mendorong suatu negara ke arah revolusi atau dengan cara halus dan politis untuk meminta otonomi yang lebih luas atau campur tangan dari keduanya. Yang perlu dicermati dalam konteks separatisme yang terjadi di Negara Indonesia munculnya separatisme di beberapa tempat. Gerakan separatisme yang masih eksis di tanah air seperti Republik Maluku Selatan (RMS)-Ambon, Organisasi Papua Merdeka (OPM) Papua, dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Aceh. Di masa lalu, penyebab gerakan separatis mungkin masalah perbedaan ideologi. Sedangkan di masa sekarang, menurut beberapa analisis, tuntutan separatis disebabkan oleh persoalan ekonomi. Atau tepatnya ketidakadilan ekonomi yang dirasakan rakyat di wilayah tersebut. Jika benar itu yang mendasari, mestinya setelah berbagai kebijakan Pemerintah digulirkan dalam upaya untuk memenuhi tuntutan keadilan ekonomi, maka gerakan separatis segera terhenti. Namun apa yang kita saksikan sekarang, justru gerakan separatis semakin gencar dilakukan seiring dengan perbaikan ekonomi di daerah-daerah tersebut. Itu artinya, persoalan ekonomi ternyata hanya sekedar dalih, sementara persoalan dasarnya ideologi yang hendak diusung yaitu tetap ingin merdeka. Contoh nyata dapat kita lihat di Aceh, meskipun sudah ada MoU Helsinki dan adanya perbaikan ekonomi terus dilakukan oleh pemerintah, namun tuntutan untuk merdeka tidak pernah lenyap. Lihatlah para mantan GAM/KPA yang tersebar dalam berbagai partai lokal menjadi embrio gerakan Politik separatis itu. Tidak berlebihan jika pada tahun 2007 yang lalu Lemhannas pernah mempublikasikan kajiannya tentang kemungkinan partai lokal mengajukan referendum untuk merdeka. Kendati kajian itu belum terbukti kebenarannya, namun tampaknya wacana referendum di Aceh untuk memerdekakan diri dari NKRI, semakin jelas arahnya. Apalagi saat ini GAM/KPA giat-giatnya melakukan upaya penggalangan massa dengan berbagai cara termasuk tindakan intimidasi dan tindakan kekerasan untuk memaksa rakyat Aceh memilih partai yang dikehendaki. Karena pada dasarnya ideologi separatisme adalah jelas ideologi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila dan merupakan bahaya laten yang harus diwaspadai. Sehingga separatis adalah musuh nyata yang harus ditumpas dan dilenyapkan di kolong langit NKRI tercinta ini. (*)

ketidakadilan. Seperti. Contoh: perkelahian. agama.  Kriminalitas Kriminalitas merupakan jenis perilaku menyimpang dari norma-norma sosial masyarakat yang biasanya merugikan orang lain. politik. Cobalah amati lingkungan sekitarmu. Menurut Fuad Hasan. banyak terjadi masalah sosial yang muncul sebagai perwujudan dari gejala disintegrasi. dan lain-lain. dan lain-lain. Di dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. gerakan separatisme. Kesemua contoh tersebut merupakan masalah sosial yang dapat mengarah pada munculnya disorganisasi sosial sebagai akibat perubahansosial. dan lain-lain. Menurunnya wibawa tokoh-tokoh pemimpin kelompok. kenakalan remaja sebagai perbuatan antisosial yang dilakukan oleh seorang remaja yang apabila dilakukan oleh orang dewasa diartikan tindak kejahatan. Akibat aksi ini dapat memunculkan kondisi disintegrasi bangsa. Misalnya aksi protes mahasiswa menuntut transparansi kinerja pemerintah aksi protes buruh menuntut kenaikan upah. Bentuk disintegrasi ini biasanya merebak di kotakota besar. pembunuhan. kesenjangan sosial. dan lain-lain. 2. melainkan saling bertikai dan saling menghancurkan sehingga terjadi perpecahan dalam kehidupan sosial. Secara umum terdapat beberapa bentuk disintegrasi dalam masyarakat antara lain:  Pergolakan Daerah Pergolakan daerah merupakan suatu proses pergolakan yang terjadi di daerah. Biasanya pergolakan ini timbul karena membela kepentingan daerah yang berkaitan dengan latar belakang ekonomi. Ketidaksamaan tujuan antara anggota suatu kelompok sehingga tidak ada keterpaduan. Kurang berfungsinya sanksi sebagaimana mestinya. daerah-daerah pariwisata. etnis. Sebagian besar anggota kelompok tidak mematuhi norma-norma yang berlaku. Tindakan ini mampu menimbulkan keresahan masyarakat yang akhirnya mendorong terjadinya disintegrasi bangsa. kebut-kebutan.  Aksi Protes dan Demonstrasi Aksi protes biasanya muncul dikarenakan ketidakpuasan masyarakat terhadap cara kerja sebuah instansi. Contoh: perampokan. Tidak dapat dimungkiri dalam aksi ini orang-orang melakukan tindakan destruktif sebagai ungkapan rasa kekecewaan mereka. sengketa antarkelompok masyarakat.  Prostitusi atau Pelacuran Menurut Soerjono Soekanto. Misalnya terjadinya kerusuhan-kerusuhan di daerah. membolos. banyaknya cekcok antaranggota keluarga. adakah konflik yang ditimbulkan akibat perubahan sosial? Pada dasarnya konflik-konflik dan ketegangan social yang ditimbulkan oleh perubahan sosial jika terus-menerus dibiarkan akan membawa proses disintegrasi. dan lain-lain. . Adapun ciri-ciri terjadinya disintegrasi di suatu masyarakat antara lain: 1.  Kenakalan Remaja Adanya kenakalan remaja disebabkan fungsi keluarga yang kurang berperan dalam pengawasan anak.Disintegrasi Sebagai Dampak Dari Perubahan Sosial Dan Upaya Menanggulangi Disintegrasi Dalam Masyarakat Perubahan yang terjadi dalam masyarakat jelas akan mengakibatkan konflik-konflik dalam masyarakat. konflik antaretnis maupun gejala separatisme. 4. prostitusi sebagai suatu pekerjaan yang bersifat menyerahkan diri kepada umum untuk melakukan perbuatan seksual dengan imbalan upah. Disintegrasi adalah suatu keadaan di mana orang-orang di dalam masyarakat tidak dapat lagi menjalin kerukunan dan kebersamaan. pencurian dengan kekerasan. 3.

agar tercipta kekuatan dan kebersamaan di kalangan rakyatIndonesia. Penyebaran dan pemasyarakatan wawasan kebangsaan dan implementasi butir-butir Pancasila dalam rangka melestarikan dan menanamkan kesetiaan pada ideologi bangsa. dan etnis golongan. Adapun strategi dan cara yang digunakan dalam menanggulangi disintegrasi bangsa antara lain:        Menanamkan nilai-nilai Pancasila.Upaya Menanggulangi Disintegrasi Bangsa Indonesia sebagai negara kesatuan pada dasarnya mengandung potensi kerawanan akibat keanekaragaman suku bangsa. dan rasapersaudaraan. ras. serta munculnya gerakangerakan yang ingin memisahkan diri dari NKRI akibat dari ketidakpuasan dan perbedaan kepentingan. Melarang dengan melengkapi dasar dan aturan hukum setiap usaha untuk menggunakan kekuatan massa. Membentuk satuan sukarela yang terdiri atas unsur masyarakat. diperlukan upaya mengatasi disintegrasi bangsa. . Menumpas setiap gerakan separatisme secara tegas dan tidak kenal kompromi. Hal tersebut merupakan faktor yang berpengaruh terhadap potensi timbulnya konflik sosial. Oleh karena itu. TNI dan Polri dalam memerangi separatis. Kondisi ini dapat terlihat dengan meningkatnya konflik yang bernuansa sara. jiwa sebangsa dan setanah air. bahasa. Menghilangkan kesempatan untuk berkembangnya primordialisme sempit pada setiap kebijaksanaan dan kegiatan agar tidak terjadi KKN. Dengan semakin marak dan meluasnya konflik yang terjadi merupakan pertanda menurunnya rasa nasionalisme di dalam masyarakat. Meningkatkan ketahanan rakyat dalam menghadapi usaha-usaha pemecahbelahan dari anasir luar dan kaki tangannya. agama. Apabila kondisi ini tidak diatasi dengan baik akhirnya akan berdampak pada disintegrasi bangsa.

sempitnya lahan pertanian. Segala hal yang terkait dengan Orde Baru termasuk format politik dan paradigmanya dihujat dan dibongkar. pemerataan dan hal-hal yang sejenis. manakala diwarnai terjadinya konflik dan benturan antar etnik dengan segala permasalahannya. Bermunculan pula aliansi ideologi dan politik yang ditandai dengan menjamurnya partaipartai politik baru. Dari ribuan pulau yang dihubungkan oleh laut memiliki karakteristik yang berbeda-beda dengan kondisi alamnya yang juga sangat berbeda-beda pula menyebabkan munculnya kerawanan sosial yang disebabkan oleh perbedaan daerah misalnya daerah yang kaya akan sumber kekayaan alamnya dengan daerah yang kering tidak memiliki kekayaan alam dimana sumber kehidupan sehari-hari hanya disubsidi dari pemerintah dan daerah lain atau tergantung dari daerah lain. keseimbangan pembangunan. golongan. Keterbatasan tingkat intelektual sebagian besar masyarakat Indonesia sangat mudah terpengaruh oleh ucapan-ucapan para elitnya sehingga dengan mudah terpicu untuk bertindak yang menjurus kearah terjadinya kerusuhan maupun konflik antar kelompok atau golongan. yang sering mempengaruhi sendi-sendi kehidupan bangsa. Kekhawatiran tentang perpecahan (disintegrasi) bangsa di tanah air dewasa ini yang dapat digambarkan sebagai penuh konflik dan pertikaian. ditambah lagi mutu pendidikan yang masih rendah yang menyebabkan sulitnya kemampuan bersaing dan mudah dipengaruhi oleh tokoh elit politik/intelektual untuk mendukung kepentingan pribadi atau golongan. b) Demografi Jumlah penduduk yang besar. . sebagai akibat masih kentalnya bentuk-bentuk primodialisme sempit dari kelompok. Penyebab timbulnya disintegrasi bangsa juga dapat terjadi karena perlakuan yang tidak adil dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah khususnya pada daerah-daerah yang memiliki potensi sumber daya/kekayaan alamnya berlimpah/ berlebih. Bila dicermati adanya gerakan pemisahan diri sebenarnya sering tidak berangkat dari idealisme untuk berdiri sendiri akibat dari ketidak puasan yang mendasar dari perlakuan pemerintah terhadap wilayah atau kelompok minoritas seperti masalah otonomi daerah. 2) Faktor-faktor Penyebab Disintegrasi Bangsa a) Geografi Indonesia yang terletak pada posisi silang dunia merupakan letak yang sangat strategis untuk kepentingan lalu lintas perekonomian dunia selain itu juga memiliki berbagai permasalahan yang sangat rawan terhadap timbulnya disintegrasi bangsa. gelombang reformasi yang tengah berjalan menimbulkan berbagai kecenderungan dan realitas baru. kedaerahan bahkan agama. Dalam kehidupan politik sangat terasa adanya pengaruh dari statemen politik para elit maupun pimpinan nasional. keadilan sosial. telah mengakibatkan semakin tingginya tingkat kemiskinankarena rendahnya tingkat pendapatan. kualitas SDM yang rendah berkurangnya lapangan pekerjaan. Hal ini menunjukkan bahwa para elit politik secara sadar maupun tidak sadar telah memprovokasi masyarakat. penyebaran yang tidak merata.Disintegrasi dan Faktor-faktor Penyebabnya 1) Disintegrasi Bangsa Disintegrasi secara harfiah dipahami sebagai perpecahan suatu bangsa menjadi bagian-bagian yang saling terpisah (Webster’s New Encyclopedic Dictionary 1996). Selain itu disintegrasi bangsa juga dipengaruhi oleh perkembangan politik dewasa ini. sehingga daerah tersebut mampu menyelenggarakan pemerintahan sendiri dengan tingkat kesejahteraan masyarakat yang tinggi. Seiring dengan itu lahir sejumlah tuntutan daerah-daerah diluar Jawa agar mendapatkan otonomi yang lebih luas atau merdeka yang dengan sendirinya makin menambah problem.

h) Pertahanan dan Keamanan Bentuk ancaman terhadap kedaulatan negara yang terjadi saat ini menjadi bersifat multi dimensional yang berasal dari dalam negeri maupun dari luar negeri. informasi dan komunikasi. Arus globalisasi yang mengandung berbagai nilai dan budaya dapat melahirkan sikap pro dan kontra warga masyarakat yang terjadi adalah konflik tata nilai. hal ini seiring dengan perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. demikian pula faham keagamaan yang bersifat ekstrim baik kiri maupun kanan. d) Ideologi Pancasila merupakan alat pemersatu bangsa Indonesia dalam penghayatan dan pengamalannya masih belum sepenuhnya sesuai dengan nilai-nilai dasar Pancasila. f) Ekonomi Sistem perekonomian Indonesia yang masih mencari bentuk. Serta sarana dan prasarana pendukung didalam pengamanan bentuk ancaman yang bersifat multi dimensional yang bersumber dari permasalahan ideologi. . rendahnya tingkat pendapatan masyarakat dan meningkatnya tingkat pengangguran serta terbatasnya lahan mata pencaharian yang layak.c) Kekayaan Alam Kekayaan alam Indonesia yang melimpah baik hayati maupun non hayati akan tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi negara Industri. Ideologi pancasila cenderung tergugah dengan adanya kelompok-kelompok tertentu yang mengedepankan faham liberal atau kebebasan tanpa batas. yang dapat pemberdayakan sebagian besar potensi sumber daya nasional. walaupun belum secara keseluruhan dapat digali dan di kembangkan secara optimal namun potensi ini perlu didayagunakan dan dipelihara sebaik-baiknya untuk kepentingan pemberdayaan masyarakat dalam peran sertanya secara berkeadilan guna mendukung kepentingan perekonomian nasional. serta bentuk-bentuk kemitraan dan kesejajaran yang diiringi dengan pemberantasan terhadap KKN. ekonomi. pemisahan TNI dengan Polri serta penghapusan dwi fungsi BRI. politik. g) Sosial Budaya Kemajemukan bangsa Indonesia memiliki tingkat kepekaan yang tinggi dan dapat menimbulkan konflik etnis kultural. sosial budaya. sampai saat ini masih menjadi permasalahan yang belum dapat diselesaikan secara tuntas karena berbagai masalah pokok inilah yang paling rawan dengan konflik sosial berkepanjangan yang akhirnya dapat menyebabkan timbulnya disintegrasi bangsa. e) Politik Berbagai masalah politik yang masih harus dipecahkan bersama oleh bangsa Indonesia saat ini seperti diberlakukannya Otonomi daerah. Hal ini dihadapkan dengan krisis moneter yang berkepanjangan. sistem multi partai. Konflik tata nilai akan membesar bila masing-masing mempertahankan tata nilainya sendiri tanpa memperhatikan yang lain. bahkan saat ini sering diperdebatkan.