Anda di halaman 1dari 1

Tips Menentukan Harga Jual Pastikan harga jual produk kuliner buatan Anda bisa bersaing dengan usaha

usaha kuliner lainnya. Hampir semua usaha makanan dan minuman skala kecil dan kaki lim a memiliki banyak pesaing. Harga menjadi salah satu faktor penting di tengah per saingan usaha yang ketat. Jika Anda bisa mematok harga sedikit lebih rendah deng an tetap mempertahankan kualitas produk, konsumen pun akan berdatangan secara ot omatis dan lebih memilih membeli produk Anda dibanding yang lain. Kesalahan yang sering dilakukan sebagai besar pengusaha kuliner skala kecil adal ah tidak mencantumkan harga dalam daftar menunya. Sebaiknya hal seperti itu Anda hindari. Selain dapat membuat pembeli bertanya tanya, kondisi ini juga bisa mem buat calon pembeli mengurungkan niatnya untuk membeli. Tidak mencantumkan harga di daftar menu juga dapat menimbulkan kekecewaan kepada konsumen, saat harga yan g diberikan ternyata jauh berbeda dari perkiraan mereka. Harga jual makanan dan minuman dapat ditentukan dengan menggunakan rumus sederha na, yaitu : Harga jual = Harga pokok produksi + keuntungan yang diinginkan Harga pokok produksi = Biaya operasional yang dikeluarkan per perio de/jumlah produk yang dapat dijual per periode Contoh perhitungan usaha es kelapa muda Biaya operasional Rp 9.885.621 per bulan Dalam 1 bulan dapat menjual 4.500 gelas es kelapa (per harinya rata rata 150 gelas), maka harga pokok produksinya = Rp 9.885.621/4.500 gelas = Rp 2.196 Harga jual segelas es kelapa muda adalah Rp 2.500. Jadi, keuntungan per gelas nya = Rp 2.500 Rp 2.196 = Rp 304 (15% dari harga jual) Jadi, dari perhitungan ini, Anda bisa mengetahui bahwa keuntungan yang akan A nda peroleh dari usaha kuliner cukup besar. Minimal 15 30% keuntungan sudah ada di tangan