Anda di halaman 1dari 20

# EKONOMI TEKNIK

1

PERALATAN ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PADA DASARNYA DAPAT DIBEDAKANDALAM DUA GOLONGAN BESAR :
1.
2.

METODE KONVENSIONAL METODE ANALISIS RISET OPERASIONAL

EKONOMI TEKNIK

2

6. METODE NILAI SEKARANG (PV) ANALISA PERIODE PENGEMBALIAN (PAYBACK PERIODE) METODE TINGKAT BALIKAN AKUNTING RATA-RATA (AVERAGE ACCOUNTING RATE OF RETURN) ANALISA TINGKAT PENGEMBALIAN (RATE OF RETURN/ IRR) INDEKS KEMAMPULABAAN (PROFIBILITY INDEX) ANALISA MANFAAT / ONGKOS (BC) EKONOMI TEKNIK 3 .1. 2. 4. 5. 3.

METODE INI ADALAH PERALATAN ANALISIS KELAYAKAN YG BERORIENTASI PD KELAYAKAN SISTEM ACUAN OPTIMALISASI. METODE TITIK IMPAS (BREAK EVEN POINT METHOD) 4. PROGRAM LINIER. SIMULASI MONTE CARLO 3. TEORI ANTRIAN 2. DST EKONOMI TEKNIK 4 . 1.

MARR. 3. SELALU DIASUMSIKAN BAHWA NILAI-NILAI PARAMETER DARI MODEL EKONOMI TEKNIK DIKETAHUI SECARA PASTI. (HORISON PERENCANAAN. PADA KENYATAANYA PARAMETER MASIH MENGANDUNG KETIDAKPASTIAN. ANALISA TITIK IMPAS ANALISA SENSITIVITAS ANALISA RESIKO EKONOMI TEKNIK 5 . ANALISA YANG DIGUNAKAN : 1.PADA DUA METODE TSB DIATAS. ALIRAN KAS DST). 2.

i %.PV ADALAH METODE YANG MENYELARASKAN NILAI ARUS KAS AKAN DATANG MENJADI NILAI SEKARANG DGN MELALUI PEMOTONGAN ARUS KAS DGN MEMAKAI FAKTOR PENGURANG (DISKON) PD TINGKAT BIAYA MODAL TERTENTU YG DIPERHITUNGKAN. RUMUS : NPV   At P / A. t  t 0 EKONOMI TEKNIK N PERS 1 6 .

DIMANA: NPV = NET PRESENT VALUE At = ALIRAN KAS PADA AKHIR PERIODE t i = MARR N = HORISON PERENCANAAN t = PERIODE 1. PROYEK TIDAK LAYAK JIKA NPV BERTANDA NEGATIF (NPV<0) EKONOMI TEKNIK 7 .. . PROYEK LAYAK JIKA NPV BERTANDA POSITIP (NPV>0) 2.3.2.n KARAKTERISTIK METODE INI KRITERIA KELAYAKAN METODE NPV 1....

1. 2. MEMPERHITUNGKAN NILAI WAKTU DARI UANG ATAU ARUS KAS MEMPERHITUNGKAN ARUS KAS SELAMA USIA EKONOMIS PROYEK MEMPERHITUNGKAN NILAI SISA PROYEK EKONOMI TEKNIK 8 . 3.

AGAK SULIT. MELAINKAN JUGA DIPENGARUHI USIA EKONOMIS PROYEK. 2. BILA FAKTOR PENGURANG DAN ARUS KAS TAHUNAN TIDAK SERAGAM MANAJEMEN HARUS DAPAT MENAKSIR TINGKAT BIAYA MODAL YANG RELEVAN SELAMA USIA EKONOMIS PROYEK.1. 4. EKONOMI TEKNIK 9 . MAKA NPV YG LEBIH BESAR BELUM TENTU PROYEK LEBIH BAIK DERAJAT KELAYAKAN TDK HANYA DIPENGARUHI OLEH ARUS KAS. JIKA PROYEK MEMILIKI NILAI INVESTASI AWAL DAN USIA EKONOMIS BERBEDA. 3.

PAYBACK METHOD ADALAH METODE YANG BERUSAHA UNTUK MENILAI KELAYAKAN INVESTASI MENURUT JANGKA WAKTU PEMULIHAN MODAL YANG DIINVESTASIKAN. METODE ARUS KAS RATA-RATA DIPAKAI SEBAGAI ALAT PENILAI KELAYAKAN JIKA ARUS KAS PROYEK SERAGAM. MASA PEMULIHAN MODAL DIHITUNG DGN MEMPERGUNAKAN DUA MACAM CARA: 1. 2. METODE ARUS KOMULATIF. ATAU BERBEDA DARI TAHUN KE TAHUN SELAMA USIA EKONOMI PROYEK. ATAU SAMA BESARNYA DARI TAHUN KE TAHUN SELAMA USIA EKONOMI PROYEK EKONOMI TEKNIK 10 . DAN METODE ARUS RATA-RATA METODE ARUS KAS KOMULATIF DIPAKAI SEBAGAI ALAT PENILAI KELAYAKAN JIKA ARUS KAS PROYEK TIDAK SERAGAM.

UNTUK MENDAPATKAN PERIODE PENGEMBALIAN PADA SUATU TINGKAT PENGEMBALIAN (RATE OF RETURN) TERTENTU DIGUNAKAN MODEL FORMULA 0   P   At P / F . t  t 1 N PERS 2 DIMANA At ADALAH ALIRAN KAS YANG TERJADI PADA PERIODE t DAN N ADALAH PERIODE PENGEMBALIAN YANG DIHITUNG. At TIDAK SAMA SETIAP PERIODE EKONOMI TEKNIK 11 . i %.

APABILA At SAMA DARI SATU PERIODE KE PERIODE YANG LAIN (DERET SERAGAM) MAKA PERSAMAAN 2 DAPAT DITULIS FAKTOR P/A : N 0   P   At P / A. t  t 1 PERS 3 EKONOMI TEKNIK 12 . i%.

EKONOMI TEKNIK 13 .DALAM PRAKTEKNYA. MAKA PERS 2 AKAN BERUBAH MENJADI : 0   P   At t 1 N PERS 4 PERS 5 P N At APABILA ALIRAN KAS BERUPA DERET SERAGAM MAKA N BISA DIPEROLEH DGN RUMUS / PERS 5. ATAU MENGASUMSIKAN BAHWA I = 0%. KALANGAN INDUSTRI SERINGKALI MENGHITUNG NILAI N DENGAN MENGABAIKAN NILAI UANG DARI WAKTU.

PROYEK DIKATAKAN LAYAK JIKA MASA PEMULIHAN MODAL LEBIH PENDEK DARI PADA USIA EKONOMIS PROYEK.KRITERIA KELAYAKAN PAYBACK METHOD 1. 2. PROYEK DIKATAKAN TIDAK LAYAK JIKA MASA PEMULIHAN MODAL LEBIH LAMA DARI PADA USIA EKONOMIS PROYEK EKONOMI TEKNIK 14 .

4. MODEL MUDAH DALAM PENGGUNAAN DAN MENGHITUNGNYA SANGAT BERGUNA UT MEMILIH PROYEK YG DIDASARKAN ATAS MASA PEMULIHAN MODAL TERCEPAT INFORMASI MASA PEMULIHAN MODAL DPT DIPAKAI SBG ALAT PREDIKSI RESIKO KETIDAKPASTIAN DIMASA MENDATANG.1. 3. LEBIH LAMA  RESIKO LEBIH BESAR MASA PEMULIHAN MODAL DAPAT DIPAKAI SBG ALAT UT MENGHITUNG TINGKAT BALIKAN INTERNAL PROYEK (IRR) EKONOMI TEKNIK 15 . 2.

EKONOMI TEKNIK 16 . MENGABAIKAN NILAI WAKTU DARI UANG ATAU INVESTASI MENGABAIKAN ARUS KAS SESUDAH PERIODE PEMULIHAN MODAL DICAPAI MENGABAIKAN NILAI SISA PROYEK.1. 2. 3.

ALTERNATIF MANA YANG PALING MENGUNTUNGKAN? DENGAN NPV EKONOMI TEKNIK 17 .Tahun Ke A1 0 -50 juta Aliran Kas Netto A2 -20 juta A3 -50 juta 1 2 3 4 5 -5 juta 10 juta 25 juta 40 juta 10 juta -4 juta 2 juta 5 juta 10 juta 15 juta 0 juta 8 juta 16 juta 24 juta 45 juta JIKA MARR 12 %.

18 JUTA DGN NILAI SISA RP 3 JT. DENGAN MENGANGGAP TINGKAT PENGEMBALIAN NOL b. MESIN INI DIESTIMASIKAN DPT MEMBERIKAN PENDAPATAN RP 3 JUTA PER TAHUN.SEBUAH MESIN DIBELI DGN HARGA RP. DENGAN MENGGUNAKAN TINGKAT PENGEMBALIAN (i) = 15% EKONOMI TEKNIK 18 . UMUR EKONOMIS MESIN DIPERKIRAKAN 10 TAHUN. APAKAH PERUSAHAAN TSB MEMUTUSKAN MEMBELI MESIN TSB? GUNAKAN METODE PAYBACK PERIOD: a.

4)+10(P /F. 2.12%.2)+25(P/F.1)+10(P/F.12%.5)  DLM JUTA = Rp.3965 Jt EKONOMI TEKNIK 19 .12%.12%.GAMBAR HORISON PERENCANAANYA 0 5 NPV= -505(P/F.12%.3)+40(P/F.

MAKA 0 = -18 JUTA + N (3) + 3 N = 5 TAHUN APABILA i=15%.APABILA DIASUMSIKAN TINGKAT PENGEMBALIAN 0%. MAKA SEPERTI PADA METODE IRR EKONOMI TEKNIK 20 .