Anda di halaman 1dari 30

Kata pengantar

Puji syukur ke hadirat allah SWT karena atas rahmat dan karunianya makalah ini dapat terselesaikan.Penulisan materi dalam makalah ini telah di sesuaikan dengan standart isi dari system belajar mengajar.Makalah ini berisi pokok-pokok pembelajaran yang harus di kembangkan dengan melibatkan mahasiswa untuk ikut belajar aktif didalam kelas,diskusi atau menganalisis masalah.Pemahaman materi juga berisi pertanyaan-pertanyaan yang bersifat membuka wawasan mahasiswa.Dengan begitu mahasiswa terbiasa untuk berfikir kritis,tidak lagi pasif dan hanya berpedoman pada buku saja Akhirnya,kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.Saran dan kritik yang membangun akan kami terima dengan hati terbuka agar dapat menyempurnakan makalah ini.

Jakarta,21 November 2011

Penulis
1

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

………………………………………………… 1 ………………………………………………………….. 2 ……………………………………………………. ………………………………………….. 4 ………………………………………….. 5 ……………………

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

B. Identifikasi Masalah

BAB II PEMBANGUNAN MASYARAKAT MADANI

A. Pengertian

……………………………………………………7 ……………………………9

B. Ciri – Ciri Masyarakat Madani

C. Konsep Masyarakat Madani …………………………………….12

2

D. Masyarakat Madani Dalam Islam

……………………………16 ……………………………18

E. Masyarakat Madani Di Indonesia

F. Analisa Masalah

…………………………………………...21

BAB III PENUTUP …………………………………………………………… …………………………………………………..22 …………………………………………………..26

A. Kesimpulan

B. Saran-saran

DAFTAR PUSTAKA

…………………………………………………..27

CATATAN KAKI

......................................................................38

3

dan akhir-akhir ini. ekonomi pasar dan pluralisme budaya itu? 1. ekonomi rakyat. misalnya. Latar Belakang Wacana masyarakat madani yang sudah menjadi arus utama dewasa ini. 4 . pemerintah. apakah masyarakat madani itu identik dengan civil society yang bercirikan individualisme. Konsep masyarakat madani memang telah menjadi wacana utama dan acuan. Masih menjadi pertanyaaan. termasuk dalam memikirkan kembali sistem ekonomi Indonesia. Dalam perkembangan wacana tersebut bidang ekonomi agaknya belum mendapatkan perhatian. baik di lingkungan masyarakat. telah mendorong berbagai kalangan untuk memikirkan bagaimana perkembangan sektor-sektor kehidupan di Indonesia yang sedang dilanda reformasi itu dapat diarahkan kepada konsep masyarakat madani sebagai acuan baru. Ekonomi Pancasila. dan akademisi. yang masih menjadi acuan utama adalah konsep demokrasi ekonomi. Di bidang ini. apa kaitan konsep ekonomi madani dengan konsep-konsep yang juga masih ramai diperbincangkan itu? Salah satu masalah yang timbul dalam wacana baru tersebut adalah bahwa konsep masyarakat madani itu sendiri dewasa ini masih berada dalam proses pencarian. Pertanyaannya adalah.bAB I PENDAHULUAN A.

di samping sistem politik dan sistem sosial-budaya adalah salah satu komponen dalam masyarakat madani. 4 Namun. sejahtera dalam suasana berkeadilan dilandasi oleh iman dan taqwa. Karena itu. tidak saja di negara-negara sedang berkembang. 3. mandiri. Inilah harapan masyarakat madani (civil society) 6 yaitu masyarakat yang maju. Identifikasi Masalah Untuk memperkaya wawasan dan pemahaman pembaca tentang masyarakat madani.2 Konsep ini mengandung unsur-unsur pemikiran dan kerangka baru yang telah berkembang secara global. pasar (market). sistem ekonomi. maka dapat disimpulkan beberapa pokok antara lain : 5 . sektor voluntir (voluntary sector) atau gerakan baru masyarakat (new social movement) serta individu dan keluarga (individuals and family). 5 Semua komponen tesrebut dituntut mengembangkan etos kerja dan kualitas pelayanan lebih baik dan memiliki sikap dan perilaku yang berintikan pengabdian yang utuh bagi masyarakat (public service oriented). melainkan juga di negara-negara maju sendiri yang sudah lama mengenal dan mengembangkan konsep ini. B. maka Sistem Ekonomi Indonesia di era reformasi ini harus memperhatikan wacana masyarakat madani tersebut. Oleh karena itu maka wacana tentang sistem ekonomi ini juga akan ikut mewarnai corak masyarakat madani yang dicita-citakan. Konsep ini mencakup komponen-komponen negara (state).

yaitu manusia sebagai makhluk organis ciptaan tuhan yang baik. b).aman dan damai  Sadar hukum dan mengakui supremasi hukum  Sumber daya manusianya berkualitas tinggi.sebenarnya demokrasi pancasila sudah searah dan sejalan dengan hal yaitu sebagai berikut :  Demokrasi  Rukun dan damai  Sejahtera.Jika masyarakat tidak mau menjaga dan menegakkan moral maupun akhlak nya berarti masyarakat sendiri tidak lagi mau memelihara demokrasi.makmur.dan professional dengan moral dan akhlak yang tinggi  Partai politiknya kuat dan sangat berfungsi menampung aspirasi rakyat  Terbuka dan transparan  Mengakui dan menghargai perbedaan  Memiliki integrasi nasional yang kokoh  Hubungan Negara dengan warga negaranya setara 6 .mandiri.Berkaitan dengan cita-cita bangsa menuju masyarakat madani. Konsep dari masyarakat madani. Masyarakat madani di Indonesia Untuk mencapai konsep masyarakat madani dengan manusia yang bersumber daya tinggi harus di mulai dengan konsep manusia yang benar. Masyarakat madani dalam kaca mata islam c).a).

Konsep civil society lahir dan berkembang dari sejarah pergumulan masyarakat. 7 . sekaligus hasil dari transformasi sosial (Cornelis Lay. John Locke. JJ.Makna Civil Society ―Masyarakat madani‖ adalah terjemahan dari civil society. perwakilan kepentingan) dan sekaligus sebagai raut-raut dari pendapat umum dan komunikasi yang independen. istilah civil society berakar dari pemikir Montesque. Secara historis. tekanan dari ―masyarakat sipil‖ sering memaksa pemerintah untuk mengumumkan program-program demokrasi. Ketiga orang ini mulai menata suatu bangunan masyarakat sipil yang mampu mencairkan otoritarian kekuasaan monarchi-absolut dan ortodoksi . Ia adalah agen. Sementara menurut Haynes. menyatakan agenda reformasi politik.BAB II PEMBANGUNAN MASYARAKAT MADANI A. dan Hubbes. Pengertian Masyarakat madani adalah merupakan sekumpulan orang yang menempati suatu wilayah tertentu yang mempunyai tujuan yang sama.cornelis Lay melihat substansi civil society mengacu kepada pluralitas bentuk dari kelompok-kelompok independen (asosiasi. Cicero adalah orang Barat yang pertama kali menggunakan kata ―societies civilis‖ dalam filsafat politiknya. yang demi kejujuran diawasi oleh tim pengamat internasional (Jeff Haynes. merencanakan dan menyelenggarakan pemilihan umum multipartai. 2000: 28). 2004: 61). Konsep civil society pertama kali dipahami sebagai negara (state). Rousseau. lembaga kolektivitas.

(2) adanya ruang publik bebas sebagai wahana bagi keterlibatan politik secara aktif dari warga negara melalui wacana dan praktis yang berkaitan dengan kepentingan publik. Perbedaan lain antara civil society dan masyarakat madani adalah civil society merupakan buah modernitas. civil society berusaha melindungi masyarakat dan individu terhadap ketidakpastian global dan cengkeraman konglomerasi dengan menciptakan jaringan ekonomi mandiri untuk kebutuhan pokok. Dalam arti politik. utamanya ketika berhadapan dengan negara. dalam bentuk koperasi misalnya. Dalam arti ekonomi. menurut AS Hikam. ada tiga. dan (3) adanya kemampuan membatasi kuasa negara agar ia tidak intervensionis. tidak tergantung oleh kehidupan material. Ciri-ciri utama civil society. tetapi diberlakukannya prinsip-prinsip demokrasi dan harus selalu menghindarkan diri dari kooptasi dari pihak penguasa. tindakan. dan refleksi mandiri. prinsip civil society bukan pencapaian kekuasaan. dan tidak terserap di dalam jaringan-jaringan kelembagaan politik resmi. Oleh karena itu.Menurut AS Hikam. yaitu: (1) adanya kemandirian yang cukup tinggi dari individu-individu dan kelompokkelompok dalam masyarakat. civil society bertujuan melindungi individu terhadap kesewenangwenangan negara dan berfungsi sebagai kekuatan moral yang mengimbangi praktik-praktik politik pemerintah dan lembaga-lembaga politik lainnya. civil society adalah satu wilayah yang menjamin berlangsungnya perilaku. Antara Masyarakat Madani dan Civil Society Sebagaimana yang telah dikemukakan di atas. masyarakat madani adalah istilah yang dilahirkan untuk menerjemahkan konsep di luar menjadi ―Islami‖. sedangkan modernitas adalah buah dari gerakan Renaisans yaitu 8 .

berkumpul. yaitu masyarakat memiliki akses penuh terhadap setiap kegiatan publik. egalitar. Sehingga civil society mempunyai moral-transendental yang rapuh karena meninggalkan Tuhan. Berikut ini adalah beberapa karakteristik masyarakat madani: 1. dan toleran atas landasan nilai-nilai etik-moral transendental yang bersumber dari wahyu Allah. Ciri-ciri Masyarakat Madani Ada beberapa ciri-ciri utama dalam civil society (1) adanya kemandirian yang cukup tinggi dari individu-individu dan kelompokkelompok dalam masyarakat. Sedangkan masyarakat madani lahir dari dalam buaian dan asuhan petunjuk Tuhan. Dari alasan ini Maarif mendefinisikan masyarakat madani sebagai sebuah masyarakat yang terbuka. B. 9 . mereka berhak melakukan kegiatan secara merdeka dalam menyampaikan pendapat. utamanya ketika berhadapan dengan Negara (2) adanya ruang publik bebas sebagai wahana bagi keterlibatan politik secara aktif dari warga negara melalui wacana dan praksis yang berkaitan dengan kepentingan public (3) adanya kemampuan membatasi kuasa negara agar ia tidak intervensionis. serta mempublikasikan informasikan kepada publik.gerakan masyarakat sekuler yang meminggirkan Tuhan. Free public sphere (ruang publik yang bebas). berserikat.

Keadilan sosial (social justice). yaitu kesediaan individu untuk menerima pandangan-pandangan politik dan sikap sosial yang berbeda dalam masyarakat. bahwa kemajemukan sebagai nilai positif dan merupakan rahmat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Pluralisme. Demokratisasi. serta tanggung jawab individu terhadap lingkungannya. Demokratisasi dapat terwujud melalui penegakkan pilar-pilar demokrasi yang meliputi: a) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) b) Pers yang bebas c) Supremasi hukum d) Perguruan Tinggi e) Partai politik 3. 4. kesetaraan. yaitu sikap mengakui dan menerima kenyataan mayarakat yang majemuk disertai dengan sikap tulus. Toleransi.2. 10 . 5. yaitu proses untuk menerapkan prinsip-prinsip demokrasi sehingga muwujudkan masyarakat yang demokratis. yaitu keseimbangan dan pembagian yang proporsiaonal antara hak dan kewajiban. Untuk menumbuhkan demokratisasi dibutuhkan kesiapan anggota masyarakat berupa kesadaran pribadi. sikap saling menghargai dan menghormati pendapat serta aktivitas yang dilakukan oleh orang/kelompok lain. dan kemandirian serta kemampuan untuk berperilaku demokratis kepada orang lain dan menerima perlakuan demokratis dari orang lain.

yaitu partisipasi masyarakat yang benar-benar bersih dari rekayasa. Adapun yang masih menjadi kendala dalam mewujudkan masyarakat madani di Indonesia diantaranya: 1. 5. yaitu upaya untuk memberikan jaminan terciptanya keadilan. 3. intimidasi. sehingga masyarakat memiliki kedewasaan dan kemandirian berpolitik yang bertanggungjawab. 7. 2. artinya setiap orang memiliki kedudukan dan perlakuan hukum yang sama tanpa kecuali. Keadilan harus diposisikan secara netral. Kualitas SDM yang belum memadai karena pendidikan yang belum merata. Partisipasi sosial. Tingginya angkatan kerja yang belum terserap karena lapangan kerja yang terbatas. Masih rendahnya pendidikan politik masyarakat. Supremasi hukum. 4. ataupun intervensi penguasa/pihak lain. 11 .6. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak dalam jumlah yang besar. Kondisi ekonomi nasional yang belum stabil pasca krisis moneter.

walaupun akhirakhir ini sedang digali juga pemikiran yang mengacu kepada ―masyarakat Madinah‖. Revolusi lndustri yang menghasilkan model teknokratisme. bukan merupakan konsep yang universal. maka proses 12 . Pertama. fraternite dalam berbagai coraknya. egalite. sosialisme maupun negara kesejahteraan (welfare state). civil society dibentuk oleh tiga kejadian besar di Eropa Barat. Reformasi Teologis yang menghasilkan sekularisme. negara adi kuasa. melainkan historis-kontekstual. Konsep Masyarakat Madani Konsep masyarakat madani yang menjadi perbincangan dewasa ini pada dasarnya memang mengacu pada konsep civil society yang sudah berkembang di Barat. sehingga kondusif bagi terciptanya demokrasi. baik yang bercorak kapitalisme pasar. Salah satu ide penting yang melekat dalam konsep civil society adalah keinginan memperbaiki kualitas hubungan antara masyarakat dengan institusi sosial yang berada pada: sektor publik (pemerintah dan partai politik). sektor swasta (pelaku bisnis) dan sektor sukarela (lembaga swadaya masyarakat. Kedua. Dasar asumsinya adalah apabila negara terlalu kuat. Secara politis. sekalipun selalu mengalami pemikiran ulang (rethinking) itu. Ketiga Revolusi Perancis dan Revolusi Amerika yang menghasilkan model negara dan masyarakat yang mengacu kepada trilogi liberte. organisasi keagamaan dan kelompok profesional). Konsep civil society yang telah mapan.C. Secara historis. melalui konsep civil society dapat diciptakan bentuk hubungan yang kurang lebih semetris. tetapi masyarakat lemah.

Kelahiran ide civil society kelihatan sebagai bagian dari sebuah kesadaran bahwa menghadirkan kesejahteraan dan keadilan sosial melalui negara ternyata tidak sederhana. Yaitu bentuk pengelompokan sosial yang lebih kompleks daripada bentuk keluarga tetapi juga tidak terlalu kaku. juga tidak ada dominasi pemilikan bagi kelompok yang kuat terhadap kelompok yang lemah. melalui civil society dapat dibangun keseimbangan kedudukan dan peran orang sebagai individu dan sebagai anggota masyarakat. Benar memang ada sejumlah negara yang sangat memperhatikan kepentingan masyarakat. karena selalu memperoleh pelbagai macam tekanan. Pesan ideologis yang terendap di dalamnya adalah memerdekakan orang atau menumbangkan berbagai bentuk penjajahan terhadap kehidupan manusia. Pesan ideologis yang melekat di dalamnya adalah tidak ada monopoli negara. tetapi berbagai bukti memperlihatkanbahwa sejumlah negara justru menempatkan masyarakat pada posisi inferior dan menjadi sapi perahan. tidak terlalu formal.demokratisasi akan stagnant atau berjalan di tempat. seperti lazim dikembangkan oleh negara. Kehidupan masyarakat menjadi semakin sengsara ketika institusi birokrasi dan institusi politik yang seharusnya berperan menghadirkan kesejahteraan dan keadilan sosial tersebut didominasi dan ditentukan oleh kemauan rejim yang berkuasa (the ruling class). sehingga dapat dibangun solidaritas sosial. Kemudian secara sosial. atau keseimbangan antara individual participation dan socialobligations. Ketika kedudukan rejim yang berkuasa terlalu dominan. Secara ekonomis. Keadaannya menjadi semakin runyam ketika rejim yang berkuasa tersebut mencanangkan strategi ‗politisasi birokrasi‘ yang menempatkan para birokrat menjadi aparat 13 . tidak ada manipulasi. melalui konsep civil society dapat dibangun kegiatan dan hubungan ekonomi yang menciptakan kemandirian. institusi birokrasi tidak dapat secara optimal melayani publik. atau perasaan menjadi satu kesatuan dalam rasa sepenanggungan.

yang harus loyal pada rejim. Selanjutnya. namun tidak berarti bahwa civil society harus selalu melawan negara atau harus menghilangkan rambu-rambu politik yang telah dibangun oleh negara. inklusif dan harus ditempatkan sebagai mimbar masyarakat mengekspresikan keinginannya. sektor swasta maupun sektor sukarela adalah berbentuk forum-forum yang representatif atau berupa asosiasi-asosiasi yang jelas arahnya dan dapat dikontrol. Nilai penting yang melekat dalam civil society adalah partisipasi politik dalam arti peran masyarakat sangat diperhitungkan dalam proses pengambilan keputusan publik atau masyarakat dapat mewarnai keputusan publik. Forum atau asosiasi semacam itu bersifat terbuka. Atau adi kuasa. saling mengisi dan saling menguntungkan satu sama lain. Itulah sebabnya seringkali dinyatakan bahwa civil society adalah awal kondisi yang sangat vital bagi eksistensi demokrasi. efisien (mengeluarkan resources secara porposional dengan hasil optimal) dan efektif (tidak merusak atau bertentangan dengan nilai dan norma yang berkembang dalam masyarakat). kebebasan melakukan disiminasi atau penyebar luasan opini publik. Kendatipun karakteristik civil society bertentangan dengan karakteristik political society (yang menempatkan negara pada posisi sentral). Di samping itu juga ada akuntabilitas negara (state accountability) dalam arti negara harus bisa memperlihatkan kepada masyarakat bahwa kebijakan publik yang diambil sesuai dengan ketentuan yang berlaku. jadi status dan peran negara tetap diperlukan. civil society berusaha menciptakan interaksi antara negara dan masyarakat dilekati interdependensi. Salah satu ide penting yang melekat dalam konsep civil society adalah keinginan memperbaiki kualitas hubungan antara masyarakat dengan institusi sosial yang berada pada: 14 . Melalui forum atau asosiasi semacam itu civil society menjamin adanya kebebasan mimbar. ide civil society menghendaki institusi-institusi yang berada pada sektor publik.

sehingga kondusif bagi terciptanya demokrasi. konsep civil society kurang lebih sama dengan pengertian gemeinschaft (paguyuban) atau mezzo-structures. Pesan ideologis yang melekat di dalamnya adalah tidak ada monopoli negara. Pesan ideologis yang terendap di dalamnya adalah memerdekakan orang atau menumbangkan pelbagai bentuk penjajahan terhadap kehidupan manusia. sehingga dapat dibangun solidaritas sosial. Secara politis. Kelahiran ide civil society kelihatan sebagai bagian dari sebuah kesadaran bahwa menghadirkan kesejahteraan dan keadilan sosial melalui negara ternyata tidak sederhana. organisasi keagamaan dan kelompok profesional). Dasar asumsinya adalah apabila negara terlalu kuat. melalui konsep civil society dapat diciptakan bentuk hubungan yang kurang lebih semetris. juga tidak ada dominasi pemilikan bagi kelompok yang kuat terhadap kelompok yang lemah. Benar memang ada sejumlah negara yang sangat memperhatikan kepentingan masyarakat. tetapi berbagai bukti memperlihatkan bahwa sejumlah negara justru menempatkan masyarakat pada 15 . tetapi masyarakat lemah. Yaitu bentuk pengelompokan sosial yang lebih kompleks daripada bentuk keluarga tetapi juga tidak terlalu kaku. seperti lazim dikembangkan oleh negara. Kemudian secara sosial. Secara ekonomis. tidak ada manipulasi. tidak terlalu formal. maka proses demokratisasi akan stagnant atau berjalan di tempat. melalui civil society dapat dibangun keseimbangan kedudukan dan peran orang sebagai individu dan sebagai anggota masyarakat. melalui konsep civil society dapat dibangun kegiatan dan hubungan ekonomi yang menciptakan kemandirian. sektor swasta (pelaku bisnis) dan sektor sukarela (lembaga swadaya masyarakat. Dalam konteks ini.sektor publik (pemerintah dan partai politik). negara adi kuasa. atau perasaan menjadi satu kesatuan dalam rasa sepenanggungan. atau keseimbangan antara individual participation dan socialobligations.

dan tadhomun (memiliki solidaritas). Keadaannya menjadi semakin runyam ketika rejim yang berkuasa tersebut mencanangkan strategi ‗politisasi birokrasi‘ yang menempatkan para birokrat menjadi aparat yang harus loyal pada rejim. sebaliknya mereka justru menjadi kepanjangan tangan rejim tersebut. Islam memiliki landasan kuat untuk melahirkan masyarakat yang beradab.posisi inferior dan menjadi sapi perahan. Kehidupan masyarakat menjadi semakin sengsara ketika institusi birokrasi dan institusi politik yang seharusnya berperan menghadirkan kesejahteraan dan keadilan sosial tersebut didominasi dan ditentukan oleh kemauan rejim yang berkuasa (the ruling class). takaful (saling menanggung). institusi birokrasi tidak dapat secara optimal melayani publik. Ketika kedudukan rejim yang berkuasa terlalu dominan. karena selalu memperoleh berbagai macam tekanan. komitmen pada kontrak sosial (baiat pada kepemimpinan Islam) dan norma yang telah disepakati bersama (syariah). Para birokrat tidak netral. Bangunan sosial masyarakat muslim itu ciri dasarnya: ta‘awun (tolongmenolong). 16 . D. Kondisi ini selanjutnya membuat birokrat tidak mampu mengendalikan kemauan dan mengontrol kegiatan rejim berkuasa. kewajiban bagi setiap muslim. dan dalam segala tindakannya lebih mengutamakan kemauan rejim daripada kepentingan masyarakat. Kekuasaan rejim yang sangat kuat juga dapat membuat institusi politik menjadi tidak berjalan. Masyarakat Madani Dalam Islam Membangun masyarakat dalam kacamata Islam adalah tugas jama‘ah.

Sesampai di Yastrib. Adalah Nabi Muhammad Rasulullah sendiri yang memberi teladan kepada umat manusia ke arah pembentukan masyarakat peradaban. Allah memberikan petunjuk untuk hijrak ke Yastrib. Tetapi secara ilmu kebahasaan. adalah masyarakat dengan tatanan sosial yang baik. Secara konvensional. Masyarakat madani adalah masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai peradaban. Kemudian setelah mapan dalam kota hijrah itu. dan penuh dengan kreativitas. perkataan ―madinah‖ memang diartikan sebagai ―kota‖. Setelah belasan tahun berjuang di kota Mekkah tanpa hasil yang terlalu menggembirakan. karena kata ‗madani‘ berasal dari kata madinah yang berarti ‗kota‘. Kata ini secara etimologis mempunyai dua arti. dan para gadisnya menyanyikan lagu Thala‘a al-badru ‗alaina (Bulan Purnama telah menyingsing di atas kita). 17 . berazas pada prinsip moral yang menjamin keseimbangan antara hak dan kewajiban individu dengan hak dan kewajiban sosial. karena kata ‗madani‘ juga merupakan turunan dari kata tamaddun yang berarti ‗peradaban‘. Pelaksanaannya antara lain dengan terbentuknya pemerintahan yang tunduk pada aturan dan undang-undang dengan sistem yang transparan. dinamis. Nabi disambut oleh penduduk kota itu. setelah perjalanan berhari-hari yang amat melelahkan dan penuh kerahasiaan. yang menunjukkan banyaknya aktivitas. pertama. untaian syair dan lagu yang kelak menjadi amat terkenal di seluruh dunia. kita memilih mengartikan masyarakat madani sebagai terjemahan dari kosa kata bahasa Arab mujtama‘ madani. masyarakat kota. masyarakat peradaban. kota wahah atau oase yang subur sekitar 400 km sebelah utara Mekkah. perkataan itu mengandung makna ―peradaban‖.Dalam konteks ini. Dalam bahasa Arab. kedua. Nabi mengubah nama Yastrib menjadi al-Madinat al-nabiy (kota nabi).Masyarakat ideal – kerap disebut masyarakat madani yang kadang disamakan dengan masyarakat sipil (civil society).

18 . Oleh karena itu. terdapat beberapa pokok pikiran penting dalam pandangan hidup demokrasi. menurut Nurcholish Madjid. yaitu: (1) pentingnya kesadaran kemajemukan atau pluralisme. pada hakikatnya adalah sebuah pernyataan niat.―peradaban‖ memang dinyatakan dalam kata-kata ―madaniyah‖ atau ―tamaddun‖. Karena itu tindakan Nabi mengubah nama Yastrib menjadi Madinah. Masyarakat Madani Di Indonesia Tantangan masa depan demokrasi di negeri kita ialah bagaimana mendorong berlangsungnya proses-proses yang diperlukan untuk mewujudkan nilai-nilai peradaban dan kemanusiaan universal. bahwa beliau bersama para pendukungnya yang terdiri dari kaum Muhajirin dan kaum Anshar hendak mendirikan dan membangun mansyarakat beradab. Kita semua harus bahu membahu agar jiwa dan semangat kemanusiaan universal itu merasuk ke dalam jiwa setiap anak bangsa sehingga nyata dalam kehidupan seharihari. selain dalam kata-kata ―hadharah‖. atau proklamasi. E. (2) makna dan semangat musyawarah menghendaki atau mengharuskan adanya keinsyafan dan kedewasaan untuk dengan tulus menerima kemungkinan kompromi atau bahkan ―kalah suara‖ (3) mengurangi dominasi kepemimpinan sehingga terbiasa membuat keputusan sendiri dan mampu melihat serta memanfaatkan alternatif-alternatif.

Oleh karena itu. Dua organisasi Islam ini usia lebih tua dari republik. Dan bila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum. Pembangunan sumberdaya manusia bisa ia rintis melalui penyelenggaraan program pendidikan. (6) terpenuhinya kebutuhan pokok. dan papan. bahkan ia harus bisa memberi contoh baik bagi mereka. pangan. peningkatan perekonomian rakyat bisa ditempuh melalui koperasi dan pemberian modal kepada pengusaha dan menengah. komitmen dan integritas para pemimpin serta manajemen kepemimpinannya harus bisa seimbang dengan para pejabat negara. Dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. sandang. “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”. ia harus lebih dewasa dalam segala hal. Masyarakat madani memiliki peran signifikan dalam memelopori dan mendorong masyarakat.‖(QS Ar-Ra‘d [13]: 11).(4) menjunjung tinggi moral dalam berdemokrasi (5) pemufakatan yang jujur dan sehat adalah hasil akhir musyawarah yang juga jujur dan sehat. Wibawa. maka tak ada yang dapat menolaknya. Dua hal ini. dan (7) menjalin kerjasama dan sikap yang baik antar warga masyarakat yang saling mempercayai iktikad baik masing-masing. Pemberdayaan masyarakat madani ini menurut penulis harus di motori oleh dua ormas besar yaitu NU dan Muhammadiyah. sangat kongkrit dan mendesak untuk 19 . Ayat yang disebutkan di awal itu mengisyarakat bahwa perubahan akan terjadi jika kita bergerak untuk berubah.

Masyarakat madani itu hendaknya kreatif terhadap hal-hal baru. Selain ikut membangun dan memberdayakan masyarakat. adanya kesadaran hukum. terutama terbentuknya organisasi-organisasi kemasyarakatan dan profesi dalam wadah tunggal. khususnya ormas-ormas. guna memelopori dan mendorong perubahan masyarakat ke arah yang lebih baik. SPSI. Untuk membangun masyarakat yang maju dan berbudaya. mereka bisa memberikan saran dan kritik terhadap negara. dan memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara. dan pemantapan spiritualitas. PWI. Jika syarat-syarat dan komponen-komponen masyakarat madani berdaya secara maksimal. mencegah kerusakan-kerusakan sumber daya. paling tidak harus ada tiga syarat: menciptakan inovasi dan kreasi. seperti MUI. maka tata kehidupan yang demokratis akan terwujud. 20 . memilik kesempatan yang sama. toleran. masyarakat madani juga ikut mengontrol kebijakan-kebijakan negara. sehingga mereka tidak memiliki kekuatan kontrol terhadap jalannya roda pemerintahan. tidak merasa tertekan oleh dominasi negara. menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilandasi dengan iman dan takwa. bebas menentukan arah hidupnya. jika ia tetap independen.digarap oleh elemen-elemen masyarakat madani. KNPI. dan sebagainya. Masyarakat madani sukar tumbuh dan berkembang pada rezim Orde Baru karena adanya sentralisasi kekuasaan melalui korporatisme dan birokratisasi di hampir seluruh aspek kehidupan. serta berketuhanan Yang Maha Esa. HKTI. Setiap warga negara berada dalam posisi yang sama. antisipatif dan preventif terhadap segala kemungkinan buruk. Organisasi-organisasi tersebut tidak memiliki kemandirian dalam pemilihan pemimpin maupun penyusunan program-programnya. Saran dan kritik itu akan objektif. Dalam pelaksanaannya.

F. Analisa Masalah Sesuai dengan pengertian dan masyarakat yaitu masyarakat yang beradab. Maka dapat disimpulkan bahwa masih banyak kekurangan yang terjadi dinegara kita. Adapun yang masih menjadi kendala dalam mewujudkan masyarakat madani di Indonesia diantaranya: 1). 4). 2). Tingginya lapangan kerja yang belum terserap karena lapangan kerja yang terbatas. Sebagai advokasi bagi masyarakat yang teraniaya. antara lain melalui peranannya: 1). 3). Kondisi ekonomi nasional yang belum stabil pasca krisis moneter. tidak berdaya membela hak-hak dan kepentingan mereka. Kualitas SDM yang belum memadai karena pendidikan yang belum merata. pendapatan dan 2). Oleh karena itu dalam menghadapi perkembangan dan perubahan zaman pemberdayaan civil society perlu ditekankan. 21 . Sebagai pengembangan masyarakat melalui upaya peningkatan pendidikan. menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan yang maju dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Masih rendahnya pendidikan politik masyarakat.

Madani berarti juga peradaban. Munculnya konsep masyarakat madani menunjukkan intelektual muslim Melayu yang mampu menginterpretasikan ajaran Islam dalam kehidupan modern. 2000:180-181). menggantikan bangunan Orde Baru yang menyebabkan bangsa Indonesia terpuruk dalam krisis multidimensional yang tak berkesudahan. pendiri ISTAC (Ismail. persisnya mengawinkan ajaran Islam dengan konsep civil society yang lahir di Barat pada abad ke-18. tsaqafi atau tamaddun. 2000: 115). yang diperkenalkan oleh Prof. Konsep masyarakat madani digunakan sebagai alternatif untuk mewujudkan good government. seorang ahli sejarah dan peradaban Islam dari Malaysia. Naquib Attas. Kata ―madani‖ berarti civil atau civilized (beradab). 22 . sebagaimana kata Arab lainnya seperti hadlari.BAB III PENUTUP A. KESIMPULAN Masyarakat madani sebagai terjemahan dari civil society diperkenalkan pertama kali oleh Anwar Ibrahim (ketika itu Menteri Keuangan dan Timbalan Perdana Menteri Malaysia) dalam ceramah Simposium Nasional dalam rangka Forum Ilmiah pada Festival Istiqlal. 26 September 1995 (Hamim. Istilah itu diterjemahkan dari bahasa Arab mujtama‘ madani.

dan Hubbes.Makna Civil Society ―Masyarakat sipil‖ adalah terjemahan dari civil society. 2003: 278). (1) adanya kemandirian yang cukup tinggi dari individu-individu dan kelompok-kelompok dalam masyarakat. (2) adanya ruang publik bebas sebagai wahana bagi keterlibatan politik secara aktif dari warga negara melalui wacana dan praksis yang berkaitan dengan kepentingan publik. istilah civil society berakar dari pemikir Montesque. Ketiga orang ini mulai menata suatu bangunan masyarakat sipil yang mampu mencairkan otoritarian kekuasaan monarchi-absolut dan ortodoksi gereja (Larry Diamond. John Locke. Konsep civil society dalam arti politik bertujuan melindungi individu terhadap kesewenang-wenangan negara dan berfungsi sebagai kekuatan moral yang mengimbangi praktikpraktik politik pemerintah dan lembaga-lembaga politik lainnya. JJ. dalam bentuk koperasi misalnya. Dalam arti ekonomi. Konsep civil society pertama kali dipahami sebagai negara (state). dan (3) adanya kemampuan membatasi kuasa negara agar ia tidak intervensionis. tetapi diberlakukannya prinsip-prinsip demokrasi dan harus selalu menghindarkan diri dari kooptasi dari pihak penguasa (Haryatmoko. masyarakat madani adalah istilah yang dilahirkan untuk menerjemahkan konsep di luar 23 . Rousseau. utamanya ketika berhadapan dengan negara. 2003: 212). Ada beberapa ciri-ciri utama dalam civil society. Secara historis. Antara masyarakat madani dan Civil Society sebagaimana yang telah dikemukakan di atas. Konsep civil society lahir dan berkembang dari sejarah pergumulan masyarakat. prinsip civil society bukan pencapaian kekuasaan. civil society berusaha melindungi masyarakat dan individu terhadap ketidakpastian global dan cengkeraman konglomerasi dengan menciptakan jaringan ekonomi mandiri untuk kebutuhan pokok. Oleh karena itu.

dan toleran atas landasan nilai-nilai etik-moral transendental yang bersumber dari wahyu Allah (A. Sehingga civil society mempunyai moral-transendental yang rapuh karena meninggalkan Tuhan. diganjar dengan hukuman yang berlaku.menjadi ―Islami‖. sedangkan modernitas adalah buah dari gerakan Renaisans. Sedangkan dalam masyarakat madani. penghormatan terhadap kelompok lain. Syafii Maarif. 2004: 84). Perbedaan lain antara civil society dan masyarakat madani adalah civil society merupakan buah modernitas. dan pelaku ketidakadilan. 24 . persoalan keadilan sosial dan ekonomi masih tanda tanya. gerakan masyarakat sekuler yang meminggirkan Tuhan. keadilan adalah satu pilar utamanya. Sebagaimana yang terdapat dalam poin-poin Piagam Madinah. Masyarakat sipil yang berkembang dalam masyarakat barat secara teoritis bercorak egilitarian. dari kelompok mana pun. Menilik dari subtansi civil society lalu membandingkannya dengan tatanan masyarakat Madinah—yang dijadikan pembenaran atas pembentukan civil society di masyarakat Muslim modern—akan ditemukan persamaan sekaligus perbedaan di antara keduanya. toleran. egalitar. Nilai-nilai yang juga dimiliki oleh masyarakat Madinah hasil bentukan Rasulullah. Masyarakat sipil lahir dan berkembang dalam asuhan liberalisme sehingga hasil masyarakat yang dihasilkannya pun lebih menekankan peranan dan kebebasan individu. dan terbuka. kebijakan diambil dengan melibatkan kelompok masyarakat (seperti penetapan stategi perang). mencerminkan egalitarianisme (setiap kelompok mempunyai hak dan kedudukan yang sama). Sedangkan masyarakat madani lahir dari dalam buaian dan asuhan petunjuk Tuhan. Dari alasan ini Maarif mendefinisikan masyarakat madani sebagai sebuah masyarakat yang terbuka.

Bangunan sosial masyarakat muslim itu ciri dasarnya: ta‘awun (tolongmenolong). 2000: 211). takaful (saling menanggung). berazas pada prinsip moral yang menjamin keseimbangan antara hak dan kewajiban individu dengan hak dan kewajiban sosial. dan tadhomun (memiliki solidaritas). Pembangunan sumber daya manusia bisa ia rintis melalui penyelenggaraan program pendidikan. tapi kemampuan (Robert N. khususnya ormas-ormas. Membangun masyarakat dalam kacamata Islam adalah tugas jama‘ah. Islam memiliki landasan kuat untuk melahirkan masyarakat yang beradab.Komunitas Muslim awal merupakan masyarakat yang demokratis untuk masanya. Pelaksanaannya antara lain dengan terbentuknya pemerintahan yang tunduk pada aturan dan undang-undang dengan sistem yang transparan. kewajiban bagi setiap muslim. Bellah. peningkatan perekonomian rakyat bisa ditempuh melalui koperasi dan pemberian modal kepada pengusaha dan menengah. Dua hal ini. komitmen pada kontrak sosial (baiat pada kepemimpinan Islam) dan norma yang telah disepakati bersama (syariah). Masyarakat madani memiliki peran signifikan dalam memelopori dan mendorong masyarakat. Indikasinya adalah tingginya tingkat komitmen. keterlibatan dan partisipasi masyarakat dalam membuat kebijakan publik serta keterbukaan posisi pemimpin yang disimbolkan dengan pengangkatan pemimpin tidak berdasarkan keturunan (heredities). 25 . adalah masyarakat dengan tatanan sosial yang baik. guna memelopori dan mendorong perubahan masyarakat ke arah yang lebih baik. dari banyak hal. Masyarakat ideal – kerap disebut masyarakat madani – yang kadang disamakan dengan masyarakat sipil (civil society). yang menurut penulis sangat kongkrit dan mendesak untuk digarap oleh elemen-elemen masyarakat madani.

seperti meningkatnya peranan pasar. dimana negara mempunyai posisi yang lemah vis-à-vis masyarakat. walaupun konsep civil society itu menjadi rujukan penting.Konsep masyarakat madani tidak langsung terbentuk dalam format seperti yang dikenal sekarang ini. Namun harus 26 . Dan Indonesia telah meniru model Amerika. B. SARAN Dalam Era reformasi itu kita perlu melakukan kaji ulang dan wacana baru dengan mempertimbangan faktor-faktor yang menjadi kecenderungan nasional. 2000: 112-113). Bahkan konsep ini pun masih akan berkembang terus akibat dari proses pengaktualisasian yang dinamis dari konsep tersebut di lapangan. Realitas juga menunjukkan kalau negara yang demokratis tidak dapat dilakukan sendiri oleh masyarkat madani. dan global. perampingan peranan negara dan perlunya pemberdayaan lembaga-lembaga civil society dan gerakan sosial baru (new social movement). Hal itu bertentangan dengan prinsip keseimbangan dalam Islam dan sejarah masyarakat Madinah bentukan Nabi Muhammad SAW. Dilihat dari sejarahnya civil society yang bertujuan untuk menghindari pemerintahan yang absolut. Konsep masyarakat madani memiliki rentang waktu pembentukan yang sangat panjang sebagai hasil dari akumulasi pemikiran yang akhirnya membentuk profile konsep normatif seperti yang dikenal sekarang ini (Hamim. tetapi harus ada keinginan politik juga dari pemerintah karena banyak karakteristik dari demokrasi yang memang menjadi kewajiban negara modern. regional. Wacana masyarakat madani agaknya berbeda dengan wacana civil society yang berkembang di Barat.

Oleh karena itu. 27 .diingat. masih terus berlangsung dalam konteks baru. bahwa wacana civil society itu sendiri. masyarakat madani yang sedang dipikirkan di Indonesia ini merupakan wacana yang tebuka. baik di negara-negara industri maju maupun di Dunia Ketiga.

Bandung:PT Remaja Rosdakarya.2006.Kewarganegaraan.Azyumardi.et al.cetakan1.1999. Azra.Jakarta: PT.Menuju Masyarakat Madani. 28 .Ghalia Indonesia.DAFTAR PUSTAKA Chotib.

.1999)Halaman 7 Mostesque at al.Pengertian konsep sivil society(Jakarta:PT Ghalia Indonesia.Ciri utama civil society(Bandung:PT Remaja Rosdakarya.2006)Halaman 7 29 .As.CATATAN KAKI Hikam..

30 .