Anda di halaman 1dari 15

BAB 1 Pendahuluan

Apabila anda diminta untuk membuat daftar berbagai macam cara yang di pergunakan oleh seseorang dalam berkomunikasi dengan individu yang lain, maka kemungkinan besar anda akan memulai dengan berbagai daftar yang berhubungan dengan: berbicara, tatap muka, menulis surat atau memo. Tindakan ini disebut dengan komunikasi verbal. Dalam berkomunikasi seseorang bukan hanya menggunakan ekspresi wajah, gerakan tangan, gerakan bola mata, gerakan tangan, inotasi suara dan lain sebagainya. Keterampilan komunikasi dengan menggunakan bahasa isyarat tanpa menggunakan kata disebut keterampilan komunikasi nonverbal. Komunikasi nonverbal penting diperhatikan bila kita berkomunikasi dengan orang lain karena komunikasi nonverbal mengandung makna yang dapat menguatkan atau menolak komunikasi verbal. Dibandingkan dengan komunikasi verbal, komunikasi nonverbal lebih tidak terstruktur, lebih sulit di pelajari, dan bersifat lebih spontan. Adapun beberapa kelebihan dari komunikasi nonverbal dibandingkan dengan komunikasi verbal yaitu:  Lebih dapat dipercaya Dalam komunikasi verbal, seseorang dapat dengan mudah mengontrol atau manipulasi kata-kata yang digunakanya. Melalui kata-kata, seseorang dapat mengatakan hal yang tidak sebenarnya dengan lancer tetapi tidak demikian dengan komunikasi nonverbal seperti bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan nada suara. Dengan mempelajari komunikasi nonverbal dan memperhatikan bahasa nonverbal yang digunakan lawan bicara, maka kita dapat lebih mengetahui apakah lawan bicara telah menyampaikan pesan dengan jujur atau tidak.  Lebih Efisien

contoh lainnya. mungkin secara otomatis kita lalu mengerutkan kening. pada saat kita melihat sesuatu yang tidak menyenangkan. Sebagai contoh. mungkin secara otomatis kita juga dapat menyampaikan pesan dengan lebih cepat dan ekonomis melalui gerakan tangan atau anggukan kepala . penggunaan komunikasi nonverbal bisa membuat proses komunikasi nonverbal tanpa memikirkan terlebih dahulu bentuk komunikasi nonverbal yang kita digunakan.Baik ditinjau dari pengirim atau penerimaan pesan. kadangkadang kita juga dapat menyampaikan.

2. 3. Menekankan (Accenting). dan tidak berkata apa-apa hanya memandang dengan kepala kebawah dan alis mata naik. Kontradiksi (contradicting). 6. Subtitusi (substituting). Seseorang berkata “ Saya tidak ingin bertemu dengan anda lagi” sambil memukul meja saat mengatakan tidak ingin. Menurut Knapp (2004) komunikasi nonverbal berhubungan dengan komunikasi verbal melalui enam cara: 1. Seseorang berkata “ Saya senang bertemu anda” dengan mata yang bersinar dan wajah tersenyum lebar. Melengkapi (Complimenting). Menurut Rasberry (2004) mengatakan bahwa komunikasi nonverbal adalah tindakan dan perilaku manusia dan makna yang terkandung di dalam perilaku tersebut. misalnya sesorang berkata “ Dia berjalan menuju ruang tunggu” sambil tangannya menunjuk kea rah ruang tunggu. Seseorang berkata “ Saya tidak marah” dengan suara yang keras dan muka merah sambil matanya melotot.1.BAB 2 Pembahasan 2. Mengulang (repeating). Seseorang mengangkat tangan dan ini mengindikasikan bahwa ia ingin mengatakan sesuatu. jangan bohong”. Komunikasi nonverbal mempunyai hubungan yang sangat erat dengan komunikasi verbal. Pengertian Komunikasi Menurut Aditiawarman (2000) komunikasi nonverbal adalah komunikasi tanpa menggunakan katakata. 4. 5. Ini tentu saja berarti “Ayolah. Menghubungkan dan mengatur. Seseorang mengatakan sesuatu yang tidak anda percayai. mahasiswanya diam Atau dosen meletakan jari telunjuk di bibir untuk meminta .

Saat kita menerima pesan baik secara verbal maupun non verbal maka seketika itu juga otak kita mulai memproses makana pesan. Apabila kita tidak memiliki pengetahuan tentang nonverbal komunikasi maka kesimpulannya yang kita buat tidak akan baik.2. maka kita cenderung kurang sensitive terhadap kata-kata atau perilaku mereka. Maka dengan mempelajari komunikasi nonverbal kita dapat meningkatkan sensitivitas kita terhadap perilaku orang lain. Untuk itulah maka sebagai seorang manager atau pegawai kita harus mempelajari komunikasi nonverbal antara lain:  Tidak terdapat pesan komunikasi nonverbal yang universal.  Seringkali kita membuat kesimpulan tentang pesan yang kita terima dengan cepat tanpa memikirkannya terlebih dahulu. ekspresi wajah mengatakan ya”. Apabila kita berkerja dengan orang lain dalam waktu yang lama. Hal ini sesuai dengan pendapat bahwa: “Mulutnya mengucapkan tidak.  Kita menjadi semakin tidak sensitive terhadap perilaku orang lain. akan tetapi belum ada cara yang akurat yang dapat digunakan untuk menginterpretasikan arti komunikasi yang spesifik berkenaan dengan perilaku. Setiap pesan diciptakan oleh individu yang unik dengan latar belakang budaya yang beragam. akan tetapi mata. . Oleh karena itu semakin banyak kita mengamati dan mempelajari kata-kata dan bahasa non verbal dari orang lain maka akan semakin baik keterampilan komunikasi kita. maka seringkali kita akan menerima pesan nonverbal sebagai pesan sebenarnya ingin disampaikan oleh pengirim pesan. Setiap perilaku harus dievaluasi sesuai dengan kondisi dan budaya dimana komunikasi tersebut terjadi. Atau menggeleng belum tentu berarti tidak. Ketika pesan nonverbal dan pesan verbal berbenturan . Kita sering mengabaikan pesan yang disampaikan dengan suatu perasaan atau emosi.2 Mengapa Kita Perlu Mempelajari Komunikasi NonVerbal Walaupun telah banyak riset yang dilakukan tentang proses komunikasi.  Pesan nonverbal seringkali lebih kuat dari pesan verbal.

. rasa terkejut. Banyak sekali cara yang dilakukan oleh individu dalam berkomunikasi nonverbal antara lain: `Lingkungan (gedung. dan symbol). ketakjuban. 2. warna. dan fisik (isyarat. desain ruangan. gerakan tubuh. ekspresi wajah. isyarat. Dalam makalah ini akan membahas beberapa cara berkomunikasi nonverbal dan makana yang terkandung di dalamnya. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa wajah dapat menyampaikan paling sedikit sepuluh kelompok makna : kebahagiaan. eksperesi wajah. suara. Pesan kinesik Pesan kinesik merupakan pesan yang menggunakan gerakan tubuh yang berarti. Seringkali pesan nonverbal seperti gerakan tubuh. Pesan fasial Pesan ini menggunakan air muka untuk menyampaikan makna tertentu. pengecaman. yaitu: 1.  Pesan nonverbal seringkali dipergunakan lebih banyak dibandingkan dengan pesan verbal. ketakutan.3. status. kesedihan. sentuhan). dan waktu). kemuakan. minat. yang menunjukkan komunikator memandang objek penelitiannya baik atau buruk. isyarat bertujuan untuk menekankan dan memperkuat pesan verbal. Menurut riset yang dilakukan oleh Albert Mehrabian. Jenis-Jenis Pesan Non-Verbal Duncan (dalam Rakhmat. 1985) menyebutkan terdapat beberapa jenis pesan non-verbal. Leathers (1976) menyimpulkan penelitian tentang wajah sebagai berikut: · Wajah mengkomunikasikan penilaian tentang ekspresi senang dan tak senang. Pesan ini terdiri dari tiga kompunen utama yaitu: a. mata. kemarahan. penampilan. dan tekad. 93% pesan kita terima melalui intonasi suara. social (jarak. hanya 7% dari pesan yang kita dapat dari kata-kata. Pesan nonverbal memperjelas pesan verbal.

Pesan gestural tak responsif menunjukkan gestur yang yang tidak ada kaitannya dengan pesan yang diresponnya. Pesan gestural Menunjukkan gerakan sebagian anggota badan seperti mata dan tangan untuk mengkomunikasikan berbagai makna. b. Menurut Galloway. · Responsif/tak responsif. · Menyetujui/menolak. Memperhatikan/tidak memperhatikan. Pesan gestural yang mempertentangkan terjadi bila pesan gestural memberikan arti lain dari pesan verbal atau pesan lainnya. c. · Wajah barangkali mengkomunikasikan adanya atau kurangnya pengertian. · Wajah mengkomunikasikan tingkat pengendalian individu terhadap pernyataannya sendiri. Melancarkan/tidak reseptif.· Wajah mengkomunikasikan minat seseorang kepada orang lain atau lingkungan. merendahkan. · Wajah mengkomunikasikan intensitas keterlibatan dalam suatu situasi. Pesan postural Berkaitan dengan keseluruhan anggota badan. Mehrabian menyebutkan tiga makna yang dapat disampaikan postur:  Immediacy . Pesan gestural negatif mengungkapkan sikap dingin. pesan ini berfungsi untuk mengungkapkan: · Mendorong/membatasi. · Menyesuaikan/mempertentangkan. atau menolak. Pesan gestural tak responsive mengabaikan permintaan untuk bertindak. · Perasaan positif/negatif.

keterbukaan. Umumnya pakaian kita pergunakan untuk menyampaikan identitas kita. baik positif maupun negatif. dan ritme.Merupakan ungkapan kesukaan atau ketidaksukaan terhadap individu yang lain. 3. dll. 2. Pesan ini juga diungkapkan dengan mengatur ruangan objek dan rancangan interior.  Responsiveness Individu mengkomunikasikannya bila ia bereaksi secara emosional pada lingkungan. Pesan proksemik Pesan ini disampaikan melalui pengaturan jarak dan ruang. yang berarti menunjukkan kepada orang lain bagaimana perilaku kita dan bagaimana orang lain sepatutnya memperlakukan kita. Satu pesan verbal yang sama dapat menyampaikan arti yang berbeda bila diucapkan dengan cara yang berbeda. kita mengungkapkan keakraban kita dengan orang lain. Hal-hal yang membedakan antara lain : nada. Pesan paralinguistik Merupakan pesan non-verbal yang berhubungan dengan cara mengucapkan pesan verbal. dengan mengatur jarak. kualitas suara. body image. Selain itu pakaian juga berguna untuk mengungkapkan perasaan (misal pakaian hitam berarti duka cita) dan formalitas (misal sandal untuk situasi informal dan batik untuk situasi formal) 4. . dan keakraban. Pesan ini dapat mengungkapkan status sosial ekonomi. Pada umumnya.  Power Mengungkapkan status yang tinggi pada diri komunikator. pakaian. kecepatan. Postur yang condong kea rah lawan bicara menunjukkan kesukaan atau penilaian positif. Pesan artifaktual Pesan ini diungkapkan melalui penampilan. volume. kosmetik.

Ruang direktur tentu akan berbeda dengan ruangan pegawai operasional baik dari segi luas. Konsep ruang terbuka ini bertujuan untuk mengoptimalkan arus lalulintas pegawai dan pekerjaan. Warna biru menggambarkan situasi yang sejuk. 2. tenang. pesan paralinguistik merupakan alat yang paling cermat unuk menyampaikan perasaan kita kepada orang lain.Secara keseluruhan. 5. menstimulasi dan keceriaan. Desain Ruangan Kantor Dewasa ini banyak perusahaan yang menggunakan ruang kantor terbuka (open space office). Menurut penelitian ruangan terbuka menunjukan suasana yang demokratis. maupun bentuk fasilitas yang tersedia diruangan tersebut. takut (fearful). meningkatkan komunikasi. Pesan sentuhan dan bau-bauan Berbagai pesan atau perasaan dapat disampaikan melalui sentuhan. damai.4 Komunikasi Lingkungan Ingatlah kembali kantor perusahaan yang pernah anda datangi. Jadi ruangan dapat juga mengkomunikasikan pesan tertentu. a. dan . Bau-bauan telah digunakan manusia untuk berkomunikasi secara sadar maupun tidak sadar. tenang. gembira. dan juga produktivitas diantara pekerja. Setiap area yang ada didalam kantor tersebut mengandung pesan tertentu yang berhubungan dengan pemilik ruangan tersebut. dan bercanda (playful). tetapi yang paling sering dikomunikasikan antara lain : tanpa perhatian (detached). b. Warna Ruang Warna juga digunakan untuk mengkomunikasikan suatu pesan. Warna merah dianggap sebagai suatu sikap yang agresif. fleksibilitas. Saat ini orang-orang telah mencoba menggunakan bau-bauan buatan seperti parfum untuk menyampaikan pesan. kasih saying (mothering). marah (angry). Sedangkan warna hijau mengekspresikan kesegaran.

coklat. c. kira-kira 18 inci.  Pengaturan netral (neutral site) adalah suatu penataan ruang dimana terdapat suasana informal sehingga pemilik ruang dan tamu dapat berkomunikasi dengan akrab dan personal. d. Jarak ini dimulai dari yang sangat dekat sehingga dapat melakukan kontak secara fisik. Dalam dunia bisnis jarak ini jarang sekali digunakan. Penataan yang demikian kadang kala diperlukan untuk mengembangkan situasi kedisiplinan. Ada beberapa jenis jarak yang biasanya diambil oleh individu pada waktu ia berkomunikasi. dan hubungannya dengan orang lain. kuning dianggap sebagai warna yang tidak meningkatkan motivasi bekerja. anak atau kekasih atau teman dekat pada saat mendiskusikan masalah yang bersifat rahasia.  Pengaturan yang bersahabat (friendly arrangement). Dalam penataan ini maka pemilik ruangan duduk di belakang meja dan mengendalikan ruangan. Jarak yang diambil oleh seseorang akan sangat tergantung pada budaya. Jarak Jarak yang diambil oleh seseorang pada saat ia berkomunikasi dengan orang lain mengekspresikan makna tertentu. antara lain:  Jarak intim (intimate distance). Biasanya jarak ini kita gunakan bila kita berkomunikasi dengan orang yang kita sayangi.kedamaian. perasaan. Pengaturan Tata Letak Meja dan Kursi Ada beberapa pengaturan tata letak meja dan kursi yang biasa dilakukan di kantor antara lain:  Penempatan standar ( standard Placement). misalnya suami. adalah jarak yang diambil untuk berkomunikasi dengan orang yang sangat dekat dengan kita. Sedangkan warna abu-abu. perilaku. Dalam penataan ini menunjukan kekuasaaannya.  Di belakang meja (back of the desk) adalah suatu penataan ruang dimana pemilik ruang dan tamu dapat berkomunikasi dengan akrab karena penghalang sudah di hilangkan. . dan hanya memberikan sedikit kebebasan kepada tamu. istri. Dalam penataan ini terdapat suasana yang lebih bersahabat walaupun kendali masih tetap berada di tangan pemilik ruang.

Simbol Dalam kehidupan kita sehari-hari kita sering merespon berbagai simbol yang kita temui tanpa kita sadari. pada saat pidato sehingga tidak akan timbul kesan yang pribadi. Misalnya di elevator atau bis kita tidak akan dapat mengambil jarak yang kita inginkan karena penuh sesak. Misalnya seseorang belum kita kenal dekat menggunakan jarak intim dalam berkomunikasi maka ini akan menyebabkan hambatan komunikasi karena salah satu pihak merasa tidak nyaman. Simbol untuk menunjukan ruang kecil. e. Misalnya anda melihat berbagai simbol yang kita temui tanpa kita sadari. pegawai baru atau pada pertemuan bisnis. Kalau dalam situasi tertentu kita tidak dapat mengambil jarak yang kita inginkan maka kita akan menggunakan nonverbal lainnya untuk mengatasi hal tersebut. Preston menggambarkan pentingnya simbol bagi suatu perusahaan atau bisnis: “ Perusahaan. misalnya di kelas. Jadi suatu pesan dapat dikirim dengan cepat dan akurat melalui simbol. Ketika simbol telah tertanam di . Jarak pribadi (personal distance).  Jarak social (social distance). Misalnya anda melihat berbagai simbol yang sudah diakui secara Internasional. Apabila memasuki jarak pribadi yang telah dijelaskan tadi maka dapat menimbulkan pengaruh atau dampak yang kurang menyenangkan.  Jarak public (public distance). Jaraknya kirakira 4 sampai 8 feet. adalah jarak yang kita pakai bila kita berkomunikasi dengan orang-orang yang belum kita kenal. adalah jarak yang biasanya diambil oleh seseorang bila berbicara di depan umum. adalah jarak yang kita pakai bila kita ambil bila kta berkomunikasi dengan teman atau sahabat di pesta. Yayasan. rapat atau pertemuansosial lainnya. maka biasanya kita akan menggunakan tas atau tangan kita sebagai pembatas. Jarak public ini kira-kira 12 feet. Asosiasi bisnis. Jarak ini kira-kira satu feet sampai 4 feet. dilarang merokok atau dilarang parker. dan departemen pemerintahan menggunakan simbol (logo) untuk member identitas pada lembaga atau produk mereka.

Menurut Bob (2004) ada tiga hal yang harus diperhatikan bila mengartika pesan yang dikirim melalui bahasa tubuh (body language): yang pertama kita tidak akan dapat memperoleh atau mengartikan pesan melalui gerakan atau postur tubuh dengan akurat. Banyak perusahaan lain yang juga merubah logonya seperti coca-cola. dan lain sebagainya. g. Komunikasi fisik Selain jarak. atau anggota tubuh lainnya untuk menyampaikan pesan secara nonverbal. Kedua bahasa tubuh yang dikirim seseorang akan berbeda-beda tergantung dari latar belakang budaya. Isyarat Bahasa isyarat terdiri dari gerakan tangan. Isyarat ini di gunakan apabila kita tidak mungkin untuk menyampaikan pesan secara verbal karena situasi yang kita hadapi pada saat berkomunikasi. Akan tetapi dalam mengartikan komunikasi fisik yang dilakukan seseorang kita harus berhati-hati. suasana yang bising atau gaduh. Jadi simbol dapat membantu menciptakan pengakuan di masyarakat yang pada akhirnya akan meningkatkan citra dan penjualan perusahaan “. simbol dan tata ruang maka komunikasi nonverbal yang cukup banyak digunakan dan lebih bersifat personal adalah komunikasi fisik. Ketiga suatu bahasa tubuh akan lebih tepat diartikan bila gerakan atau postur tersebut telah dilakukan secara konsisten. mata. antara lain senyum yang lebar menunjukan suasana hati yang senang. Seringkali kita tidak menyadarinya bahwa tubuh kita mengkomunikasikan sesuatu misalnya ekspresi wajah. Ada beberapa isyarat yang biasanya di gunakan dalam berkomunikasi secara nonverbal antara lain: . suara. mengusap dagu menunjukan seseorang sedang berfikir untuk mengambil keputusan. Exxon dan lain sebagainya. tangan di pipi juga menunjukan sedang berfikir. misalnya karena jarak yang cukup jauh. gerakan tangan. Ada beberapa contoh dari bahasa tubuh yang sering dilakukan secara konsisten. sentuhan. maka ia akan mengingat perusahaan tersebut pada saat ia melihat logo atau simbol perusahaan. f. kaki. mengetuk meja menujukan rasa bosan atau tidak sabar. Ada beberapa contoh dari bahasa tubuh yang sering dikirim seseorang dalam berkomunikasi. Contohnya BNI merubah logonya mereka agar lebih sesuai dengan kondisi saat ini. IBM.dalam benak seseorang.

Biasanya menunjukan sesuatu yang bagus sekali. Isyarat ring atau OK Gerakan isyarat ini di populerkan di Amerika selama awal abad 19 yang dilakukan oleh surat kabar yang pada saat itu gemar menggunakan initial untuk memendekan kata terdapat beberapa pandangan yang berbeda tentang singkatan OK. anggukan kepala mempunyai fungsi sebagai penguatan. anggukan kepala dapat juga sebagai pengontrol. Kedua. misalnya anggukan kepala yang dilakukan dengan pelan berarti mengizinkan seseorang untuk terus berbicara. di perancis berarti zero atau tidak ada. jempol digunakan untuk mempersilahkan tamu atau menunjukan sesuatu dengan cara yang sopan karena tamu tersebut seseorang dengan jabatan yang tinggi atau tamu tersebut berusia lebih tua. Akan tetapi dapat juga berarti yang lain. akan tetapi tanda yang dibuat dengan membuat lingkaran dengan jari telunjuk dan jempol itu pada umumnya “tidak ada masalah”. Sebagian berpendapat bahwa OK merupakan kebalikan dari “knock out”. dan sebagai pendorong untuk melanjutkan apa yang sudah dibicarakan sebelumnya. Misalnya di daerah jawa. Beberapa percaya bahwa OK merupakan singkatan dari “ all correct” yang dieja “oll correct”. Akan tetapi di Negara tertentu isyarat ini mempunyai arti yang berbeda. Tidak ada seorangpun yang mengetahui mana yang benar. dan seolah-olah memberi tanda bahwa sekarang adalah . Sebagai penguatan maka anggukan kepala mempunyai arti menghargai percakapan. Sebagai pengontrol keselarasan pembicaraan. Sebaliknya anggukan kepala yang cepat dan berturut-turut menunjukan suatu keinginan dari orang lain untuk menghentikan pembicaraan. Pertama.  Tanda acungan jempol Isyarat yang dilakukan dengan mengacungkan jari jempol ini dapat menunjukan arti yang bermacam-macam.  Anggukan /Gelengkan Kepala Tanda anggukan kepala mempunyai dua arti dan fungsi yang berbeda. misalnya di jepang isyarat ini berarti uang.

Cobalah ucapkan kalimat berikut ini dengan penyampaian yang berbeda-beda berdasarkan penekanan kata yang di garis bawahi: a. kita dapat merasakan bahwa kita memberikan pesan yang berbeda dengan menggunakan kalimat yang sama dan respon yang akan diberikan oleh lawan bicara kita juga berbeda.5 Aspek Nonlinguistik Dari Pembicaraan Terdapat beberapa aspek lain dari bahasa selain dari kata-kata. . 2. Akan tetapi bila penyampaian yang dilakukan oleh pimpinan menggunakan suara yang lembut tentu saja akan berbeda artinya. Volume suara dan nada yang digunakan dalam pengucapan juga akan memberikan arti berbeda dan menunjukan persaan seseorang. Baik saya akan mengerjakannya secepat mungkin e. Baik saya akan mengerjakannya secepat mungkin d. Sebaliknya gelengan kepala dapat berarti bahwa seseorang yang di ajak berbicara tidak menyetujui isi pembicaraan atau menunjukan ketidak percayaan. Seorang pimpinan yang mengatakan kalimat:” Saya ingin berbicara dengan anda dikantor saya nanti” dengan suara yang keras akan tetapi member arti bahwa ada hal yang penting atau ia sedang marah terhadap karyawannya. Baik saya akan mengerjakannya secepat mungkin b.gilirannya untuk berbicara. Baik saya akan mengerjakannya secepat mungkin c. Baik saya akan mengerjakannya secepat mungkin f. Untuk menyadari pentingnya hal ini dapat dilakukan suatu latihan berikut ini. Baik saya akan mengerjakannya secepat mungkin Dari latihan diatas. Biasanya pengertian suatu kata akan tergantung pada cara seseorang mengucapkan bukan hanya pada definisi yangterkandung dalam kata tersebut di kamus.

Warna coklat dan keabu-abuan dianggap sebagai warna yang menujukan wibawa dan cocok untuk dunia bisnis.6 Penampilan Penampilan seseorang juga berpengaruh terhadap keberadaannya. padahal dari hasil penelitian yang dilakukan oleh beberapa ahli. Oleh karena itu dalam menentukan seragam karyawan banyak perusahaan yang melakukannya dengan bantuan tenaga professional. 2. . hal ini dikarenakan pakaian yang di gunakanoleh seseorang karyawan juga mewakili perusahaan dan menggambarkan citra perusahaan. penampilan seseorang akan mempengaruhi lingkungan sekitar. Cara berpakaian sering kali di abaikan seseorang. Nada yang lebih tinggi dari nada yang biasanya digunakan menunjukkan kecenderungan kegelisahan. Garuda Indonesia memperkerjakan desainer terkenal untuk merancang pakaian seragam pramugari dan pilotnya. atau kemarahan. Misalnya berdasarkan hasil penelitian di simpulkan bahwa warna pakaian berpengaruh terhadap penilaian seseorang.Irama dan nada yang berbeda akan terlihat melalui perubahan yang terjadi antara suara normal dari percakapan kita.

antra lain: melaui ekspresi wajah. jarak. gerakan mata. serta juga melihat latar belakang budaya orang yang berkomunikasi secara nonverbal dengannya.BAB 3 Kesimpulan Komunikasi nonverbal dalam dunia bisnis dapat membantu memperkuat pesan yang dikirim secara verbal ataupun juga dapat menunjukan sesuatu yang bertolak belakang dengan pesan yang disampaikan secara verbal. . Oleh karena itu penting bagi seorang manajer untuk mengkoordinasikan antara pesan yang disampaikan secara verbal dan nonverbal dan juga terhadap pesan yang ditunjukan secara verbal oleh bawahan. Agar dapat mengartikan pesan nonverbal dengan baik maka seorang manager harus sering mengadakan pengamatan tentang prilaku manusia. tangan. rekan kerja. atau atasan agar dapat mengambil kesimpulan yang benar tentang informasi yang diterimanya Banyak cara yang digunakan seseorang dapat menyampaikan pesan secara verbal. sentuhan dan intonasi suara.