Anda di halaman 1dari 11

DOSEN : MUHAMMAD BURHAN AMIN

TULISAN-1 KONTRIBUSI KELULARGA DALAM MEMBENTUK PERILAKU BERBUDAYA

Frank Michael Kumala NPM:13212030

Program Sarjana Ekonomi Manajemen

Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar Dosen : Muhammad Burhan Amin Topik Makalah Kontribusi Keluarga dalam Membentuk Perilaku Berbudaya Kelas : 1-EA18 Tanggal Penyerahan Makalah : 08 Oktober 2012 Tanggal Upload Makalah : 09 Oktober 2012

PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain. Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.

Penyusun

NPM 13212030

Nama Lengkap Frank Michael Kumala

Tanda Tangan

Program Sarjana Ekonomi Manajemen UNIVERSITAS GUNADARMA

KATA PENGANTAR
Pertama tama penulis ingin mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan rahmat-Nya makalah yang berjudul Kontribusi Keluarga dalam Membentuk Perilaku Berbudaya ini dapat terselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Tidak lupa penulis juga ingin mengucapkan terima kasih kepada dosen mata kuliah umum ilmu budaya dasar yaitu Bapak Burhan Amin yang telah memberikan penulis arahan dan bimbingan dalam penyusunan makalah ini sehingga penulis bisa mengerti dengan baik cara mengerjakan makalah ini. Penulis juga menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam makalah ini. Maka dari itu penulis berharap kritik dan saran yang membangun untuk ke depannya supaya penulis dapat lebih baik lagi dalam mengerjakan. Penulis berharap makalah ini dapat berguna dan bermanfaat bagi pembaca. Dengan makalah ini diharapkan pembaca dapat mengerti dan memahami tentang bentuk-bentuk kontribusi keluarga dalam membentuk perilaku berbudaya.

Bekasi, 4 September 2012

Frank Michael Kumala

DAFTAR ISI
Cover .............................................................................................................................. Pernyataan ...................................................................................................................... Kata pengantar ............................................................................................................... Bab I : Pendahuluan ....................................................................................................... 1.1 Latar Belakang ................................................................................. 1.2 Tujuan .. 1.3 Sasaran . Bab II : Permasalahan .................................................................... 1.1 Kekuatan (Strength) ................................................. 1.2 Kelemahan (Weakness) 1.3 Peluang (Opportunity) ...................................................... 1 2 3 4 5 5 5 6 6 7 8

1.4 Tantangan/Hambatan ( Threats) 9 Bab III : Kesimpulan dan Rekomendasi .. 10 1.1 Kesimpulan ................................................................................................................ 10 1.2 Rekomendasi .............................................................................................................. 10 Referensi ........................................................................................................................... 11

BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG Di dalam hidup ini kita tidak terlepas dari berbagai macam aturan, nilai, dan norma. Setiap individu yang hidup tentunya akan belajar tentang aturan, nilai dan norma yang Ada dan semua itu dimulai dari yang terkecil yaitu keluarga. Tetapi sebelum itu berhasil atau tidaknya aturan, nilai dan norma tersebut dijalankan oleh individu tersebut masih ada 1 hal lagi yang terpenting yaitu bagaimana peran orang tua di keluarga dalam membentuk perilaku anak yang berbudaya. Dengan memiliki perilaku yang berbudaya tentunya individu juga akan memliki sikap yang baik. Dengan perilaku yang berbudaya juga anak dengan otomatis akan mengikuti aturan, nilai dan norma yang ada. 1.2 TUJUAN Tujuan penulis membuat makalah ini yaitu : 1. Memberikan penjelasan mengenai analisis SWOT 2. Memberikan informasi kepada pembaca mengenai kontribusi keluarga dalam Membentuk perilaku berbudaya 3. Memberi pengetahuan kepada pembaca dan membuka wawasan pembaca 1.3 SASARAN Mahasiswa dan para pembaca dapat mengetahui dan memahami analisis SWOT dan juga Mendapatkan informasi mgenenai kontribusi keluarga dalam membentuk perilaku berbudaya. 5

BAB II PERMASALAHAN

Di dalam kehidupan berkeluarga tentunya akan selalu ada budaya yang diterapkan. Setiap keluarga tentunya memiliki budaya yang berbeda. Perbedaan tersebut terjadi akibat perbedaan suku bangsa, ras, agama dan lain-lainnya. Namun terkadang akibat dari perbedaan tersebut terjadi bentrok ketika anak dihadapkan pada dunia luar akibat kontribusi dalam keluarga yang kurang terkoordinasi sehingga ketika anak berada diluar, sang anak pun bingung untuk bertindak. Maka dari itu diperlukan sekali kontribusi yang sangat besar di dalam keluarga dalam Membentuk perilaku berbudaya yang baik. Berikut adalah beberapa analisi baik secara Internal maupun eksternal, yaitu : 2.1 Kekuatan (Strength) a. rasa nasionalisme Rasionalisme yang tinggi yang ditanamkan oleh keluarga akan membantu anak dalam proses sosialisasi di dalam lingkungan yang heterogen, karena kesadaran walaupun berbeda tapi tetap satu. b. pelestarian keaneka ragaman budaya dengan ikut melestarikan kebudayaan itu artinya terdapat kesadaran untuk bekerja sama, bahu membahu dalam mencapai tujuan yang sama sehingga tercipta pengertian yang baik.

c. pengukuhannya dalam bentuk peraturan pemerintah dengan dikukuhkannya sebagai peraturan pemerintah tentunya kita akan lebih berusaha dalam membentuk perilaku yang berbudaya. d. kemudahan mengakses segala macam informasi Di jaman yang semakin canggih ini dimana kemudahan untuk mendapat segala informasi yang ceat, tepat dan akurat akan semakin memudahkan juga dalam proses sosialisasi. 2.2 Kelemahan (Weakness) a. pengaruh budaya asing di jaman globalisasi ini tentunya banyak sekali perubahan yang terjadi dan salah satu faktornya adalah masuknya budaya asing yang mengubah tatanan perilaku berbudaya yang sudah melekat menjadi lepas perlahan lahan. b. ketidak pedulian masyarakat sifat masyarakat yang acuh tak acuh atau apatis juga dapat menyebabkan pergeseran budaya yang pelan-pelan tapi pasti terus terjadi. c. kurangnya rasa kecintaan, apresiasi dan kebanggan sifat-sifat seperti ini terjadi akibat adanya rasa egois, terlalu mementingkan diri sendiri, tidak mau membaur sehingga menyebabkan kurangnya rasa cinta, apresiasi dan kebanggan akan sesuatu yang lebih besar.

d. kurangnya sosialisasi kebudayaan kepada masyarakat kurangnya sosialisasi akan pentingnya kebudayaan yang kita miliki dapat menyebabkan mudahnya masyarakat terpengaruh dengan kebudayaan asing sehingga mengakibatkan pergeseran budaya yang mungkin saja ke arah yang lebih jelek karena ketidaksesuaian budaya. 2.3 Peluang a. pertumbuhan usaha jasa pariwisata domestik dan mancanegara dengan berkembangannya kepariwisataan domestik dan mancanegara tentu akan mudah dalam mensosialisasikan kebudayaan yang dimiliki. b. makin solid dan kuatnya rasa persatuan dan kesatuan semakin erat rasa kesadaran bahwa walaupun kita berbeda tapi tetap satu akan memudahkan karena dengan mindset seperti itu kita akan lebih mudah untuk diorganisasi menjadi sati kesatuan utuh. c. berkembangnya multimedia kemajuan teknologi yang begitu pesat menguntungkan dalam proses untuk mensosialisasikan rasa persatuan dari budaya yang berbeda-beda. d. terciptanya infrastruktur sarana dan prasarana yang mendukung pariwisata dengan fasilitas yang lengkap tentunya akan memberikan keuntungan tersendiri yaitu semakin baiknya bangsa kita untuk mempertunjukkan kebudayaan kita tanpa ada campur tangan budaya lain.

2.4 Tantangan atau Hambatan (Threats) a. perpecahan di dalam budaya itu sendiri perpecahan yang terjadi tentunya akan membuat suatu kelompok masyarakat yang memliki budaya yang sama akan mengalami pengkotak-kotakan sehingga sulit untuk disatukan kembali. b. relative minimnya filterasi terhadap budaya dalam jaman globalisasi ini banyak budaya yang masuk sehingga semakin sulit juga dalam memilah mana budaya yang cocok mana yang tidak. c. banyaknya situs-situs dan cagar-cagar budaya yang rusak kerusakan situs dan cagar budaya ini menjadi hambatan juga karena situs dan cagar budaya juga merupakan hasil dari budaya sehingga jika rusak tentunya kita juga akan kehilangan identitas kita sebagai pemilik kebudayaan tersebut walaupun terdapat budaya lisan juga. d. peningkatan kemampuan sumber daya manusia dengan meningkatnya kemampuan manusia tentunya akan menyebabkan persaingan yang ketat juga jika tidak diawasi dengan baik mungkin saja bisa terjadi konflik.

BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

3.1 KESIMPULAN Kesimpulan yang dapat penulis tarik yaitu : 1. Rasa nasionalisme yang harus ditingkatkan 2. Kebudayaan harus semakin diperhatikan sehingga tidak hilang begitu saja 3. Pembangunan fasilitas-fasilitas baru haru digalakkan 4. Kontrol yang ketat terhadap perubahan dan budaya 3.2 REKOMENDASI 1. pengakuan asset budaya dalam bentuk peraturan pemerintah daerah dan pusat maupun internasional 2. peningkatan sosialisasi dan apresiasi kebudayaan kepada masyarakat melalui media maupun kegiatan nyata dalam bentuk pesta budaya yang teragendakan 3. pertumbuhan usaha jasa pariwisata domestik dan mancanegara menjadikan sumber devisa bagi negara untuk itu perlu ditunjang dengan pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana 4. peningkatan kemampuan sumebr daya manusia melalui pelatihan yang berjenjang dan berkelanjutan.

10

REFERENSI http://www.google.co.id/#hl=id&output=search&sclient=psyab&q=kontribusi+keluarga+dalam+membentuk+perilaku+berbudaya&oq=kontribusi+keluarg a+dalam+membentuk+perilaku+berbudaya&gs_l=hp.3...6237.17727.0.17992.75.42.0.0.0.3.1 117.14871.34j2j9j6j2.23.0...0.0...1c.1.sGF1sBOaAYY&pbx=1&bav=on.2,or.r_gc.r_pw.r_qf.&fp=5cf8e53 de477ed6b&biw=1366&bih=656 File Power Point dari Bpk. Burhan Amin

11