Anda di halaman 1dari 16

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id

ep u
dalam SH hal ini

b
P U T U S A N DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

No. 757 K/Pdt.Sus/2010

MAHKAMAH AGUNG

memeriksa perkara Perselisihan Hubungan Industrial dalam tingkat kasasi telah

gu

memutuskan sebagai berikut dalam perkara : Semarang, diwakili oleh

PT. HIJO MAS, berkedudukan di Jalan Kedungmundu Raya No. 07 kuasanya SATRIYANTO, Advokat/Konsultan Hukum

berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 20 Juli 2010 ;

ah

am

SUSILOWATI, karyawan PT. HIJO MAS, WNI, beralamat di Sambiroto RT. 08/RW. 02, Kel. Sambiroto, Kec. Tembalang, Kota Semarang ; Mahkamah Agung tersebut ; Termohon Kasasi dahulu Penggugat ; Membaca surat-surat yang bersangkutan ;

ah k

ep

Menimbang, bahwa dari surat-surat tersebut ternyata bahwa sekarang

A gu ng

Termohon Kasasi

dahulu

sebagai

Penggugat telah menggugat sekarang

Pemohon Kasasi sebagai Tergugat di muka persidangan Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Semarang pada pokoknya atas dalil-dalil : I. POKOK PERKARA :

1. Bahwa TERGUGAT adalah perusahaan yang bergerak dibidang per-kayuan (meubel) dengan orientasi eksport ; HIJO MAS Dewan Pimpinan Basis 2. Bahwa PENGGUGAT adalah anggota Serikat Buruh Independen

ah

berkedudukan di PT HIJO MAS (TERGUGAT), sesuai Pasal 5 UU No.21 Tahun 2000 tentang SP/SB dan telah berafiliasi/bergabung menjadi anggota Federasi Serikat Buruh Independen Dewan Pimpinan Pusat JI. Wonodri Joho I No. 987 B Kota Semarang 3. Bahwa PENGGUGAT selama bekerja tidak diikutkan program Jamsostek (JHT, JKK, JKM, JPK) oleh TERGUGAT, hal ini merupakan pelanggaran Pasal 99 UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan jo. UU No.3 Tahun 1992 tentang Jamsostek, hal ini sangat merugikan PENGGUGAT ; sesuai Pasal 6 ayat (1) UU No.21 Tahun 2000 tentang SP/SB ;

ka

ah

ep

ub

lik

(SBI

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

1 hal Put. No.207 K/PHI/2006 .

Hal. 1 dari 12 hal. Put. No.757 K/Pdt.Sus/2010

on
Halaman 1

es

In do ne si
JOMAS DPB),

ub lik
melawan:

Pemohon Kasasi dahulu Tergugat ;

In do ne si a
ANANG Perusahaan,

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id

ep u
yang

b
4. Bahwa PENGGUGAT menerima sebesar Semarang upah dari TERGUGAT atau

Rp 20.000,- per hari, lebih rendah dari UMK Kota seharusnya Rp 33.540,/hari

838.500,-/bulan maka PENGGUGAT berhak upah sesuai UMK Kota Semarang Tahun 2009 sebesar Rp 33.540,-/hari atau Rp merupakan pelanggaran Pasal 90 ayat (1) dan ayat (2) UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan ;

gu

838.500,-/bulan di karenakan perbuatan TERGUGAT adalah

5. Bahwa PENGGUGAT bekerja pada TERGUGAT sebagai buruh tetap sejak Desember Tahun 2002 s/d 11 Februari 2009 atau masa

ah

6. Bahwa awal kejadiannya Perselisihan PHK adalah PENGGUGAT, pada tanggal 11 Februari 2009 tidak dipekerjakan lagi atau di PHK secara lisan oleh TERGUGAT dengan alasan pengurangan karyawan dikarenakan perusahaan ( PT. HIJO MAS/TERGUGAT) sedang mengalami sepi pekerjaan/sepi order dan hanya diberikan uang sebesar Rp 20.000,- untuk transport pulang tapi ditolak PENGGUGAT : karena itu bukan uang PHK sesuai dengan Pasal

am

ah k

ep

156 ayat (1) UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan ;

ah

A gu ng

7. Bahwa

untuk

penyelesaian

PHKnya

maka

melakukan upaya perundingan bipartite melalui kuasa hukumnya FSBI DPP JI.Wonodri Joho I No.987.B Kota Semarang sesuai Pasal 3 dan 4 UU NO. 2 Tahun 2004 tentang PPHI pada tanggal menanggapi ;

30 Desember 2009, dan 6 Januari 2010, namun TERGUGAT tidak

8. Bahwa akibat gagalnya perundingan bipartit tersebut maka Kota Semarang pada tanggal 07 Januari 2009, yang pada akhirnya setelah disidangkan 3 kali oleh Pegawai Mediasi Disnakertrans Kota Semarang yaitu pada tanggal 14, tanggal 21 Januari 2010 dan tanggal 1 Februari 2010 dan TERGUGAT tidak pernah 9. Bahwa selanjutnya datang ;

ka

ep

setelah

ub

penyelesaian

lik

PENGGUGAT mencatatkan perselisihan PHKnya di Disnakertrans

ah

tersebut di Disnakertrans Kota Semarang oleh Pegawai Mediator tidak ada penyelesaian sehingga pegawai Mediasi menerbitkan Surat Anjuran No : 567/567/2010, tertanggal 15 Februari 2010 yang isi anjurannya : agar pimpinan perusahaan PT Hijo Mas

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

2 hal Put. No.207 K/PHI/2006 .

Hal. 2 dari 12 hal. Put. No.757 K/Pdt.Sus/2010

on
Halaman 2

es

In do ne si
PENGGUGAT perselisihan PHK

ub lik

kerja 6 tahun kurang dari 7 tahun ;

In do ne si a
Rp

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id

ep u
memberikan

b
(TERGUGAT) JI. Raya Kedungmundu No.07 Kec. Tembalang Kota Semarang

kepada

pekerjanya

(PENGGUGAT) sebagai berikut : - Uang Pesangon

: 2 x 7 x Rp. 939.756,Kerja : 3 x Rp. 939.756,-

gu

13.156.584,2.819.268,-

Uang Penghargaan Masa

- Uang Penggantian Hak 2.396.377,-+ TOTAL

: 15% x Rp15.975.852,- = Rp

ah

18.372.229 Dan atas anjuran tersebut

ub lik
PENGGUGAT

------------------------------------------------------------menjawab

am

menerima anjuran melalui kuasa hukumnya FSBI DPP JI.Wonodri Joho I No.987.B Kota Semarang pada tanggal 16 Februari 2010, sedangkan TERGUGAT tidak menjawab anjuran yang berarti menolak anjuran sesuai Pasal 13 ayat (2) huruf c dan d UU No.2 Tahun 2004 tentang PPHI ; 10. Bahwa PENGGUGAT sejak di PHK secara lisan oleh TERGUGAT

ah k

ep

tidak pernah dipanggil kerja kembali untuk melaksanakan

ah

A gu ng

kewajiban sesuai Pasal 155 ayat (2) UU No. 13 Tahun 2003 melaksanakan kewajiban, beriktikad baik melaporkan diri untuk bekerja kembali pada TERGUGAT melalui suratnya tertanggal 21 memanggil kerja kembali ;

tentang Ketenagakerjaan, maka PENGGUGAT dalam rangka

Desember 2009, namun sampai sekarang TERGUGAT tidak

11. Bahwa selama tidak dipekerjakan PENGGUGAT tidak dibayar

PENGGUGAT bukan atas kemauannya tetapi atas kemauan TERGUGAT dan setelah PENGGUGAT melaporkan diri untuk bekerja kembali pada tanggal 21 Desember 2009, TERGUGAT tetap tidak mempekerjakan, sehingga sesuai Pasal 93 ayat (2) PENGGUGAT berhak upah penuh dari TERGUGAT sejak 11 Februari 2009 sampai Desember 2009 sebesar Rp 838.500,perbulan dan berhak upah sejak Januari 2010 sampai sekarang sebesar Rp 939.756,- perbulan ; 12. Bahwa selama bekerja PENGGUGAT telah bekerja dengan baik huruf f UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, maka

ka

ah

ep

ub

lik

upahnya oleh TERGUGAT, dalam hal ini tidak bekerjanya

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

3 hal Put. No.207 K/PHI/2006 .

Hal. 3 dari 12 hal. Put. No.757 K/Pdt.Sus/2010

on
Halaman 3

es

In do ne si

In do ne si a
Sdr. Susilowati = Rp = Rp = Rp menyatakan

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id

ep u
disebabkan

b
dan tidak pernah mendapat surat peringatan I ,II dan III sesuai Pasal 161 UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, dalam hal ini PENGGUGAT tidak

melakukan/mempunyai kesalahan apapun ;

13. Bahwa PHK yang dilakukan TERGUGAT secara lisan terhadap TERGUGAT sejak 11 Februari 2009, yang dalam hal ini PENGGUGAT tidak pernah melakukan/mempunyai kesalahan apapun tetapi murni TERGUGAT mengadakan pengurangan karyawan karena sedang sepi pekerjaan/sepi order maka sesuai Pasal 156 ayat (1) jo Pasal 164 ayat (3) UU No. 13 Tahun 2003

ah

kepada PENGGUGAT sebagai berikut : Uang Pesangon 2 x Pasal 156 ayat (2), Uang Penghargaan Masa Kerja 1 x Pasal 156 ayat (3) dan Uang Penggantian hak 1 x Pasal 156 ayat (4) UU No. 13 tentang Ketenagakerjaan sebesar : - Uang Pesangon 13.156.584,2.819.268,2.396.377,-+ TOTAL

am

ep

ub lik
berkenan

tentang Ketenagakerjaan TERGUGAT wajib membayar hak PHK

ah k

: 2 x 7 x Rp. 939.756,-

A gu ng

- Uang Penggantian Hak

: 15% x Rp15.975.852,- = Rp

-------------------------------------------------------------

18.372.229

14. Bahwa sehubungan dengan PHK PENGGUGAT oleh TERGUGAT

secara lisan sejak 11 Februari 2009 maka PENGGUGAT sudah mengadili perkara ini memutuskan TERGUGAT

selayaknya mohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan membayar kepada PENGGUGAT sebagai berikut :

ah

Upah selama tidak dipekerjakan sesuai Pasal 93 ayat (2) huruf f UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sejak 11 Februari 2009 sampai Desember 2009 sebesar Januari 2010 sampai sekarang masing - masing sebesar Rp 838.500,- perbulan,dan membayar upah sejak Rp 939.756,- perbulan ;

ka

ah

ng

(3) UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebagai berikut : Pesangon 2 x Pasal 156 ayat (2), Uang

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

4 hal Put. No.207 K/PHI/2006 .

Hal. 4 dari 12 hal. Put. No.757 K/Pdt.Sus/2010

on
Halaman 4

es

Hak PHK : Sesuai Pasal 156 ayat (1) jo Pasal 164 ayat

ep

ub

lik

In do ne si
= Rp

Uang Penghargaan Masa

Kerja : 3 x Rp. 939.756,-

In do ne si a
pernah = Rp = Rp

gu

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id

ep u
2003

b
Penghargaan Masa Kerja 1 x Pasal 156 ayat (3), Uang

Penggantian Hak 1 x Pasal 156 ayat (4) U UNo. 13 Tahun tentang Ketenagakerjaan perhitungan sebesar :

- Uang Pesangon

: 2 x 7 x Rp. 939.756,Kerja : 3 x Rp. 939.756,-

gu

13.156.584,2.819.268,-

Uang Penghargaan Masa

- Uang Penggantian Hak 2.396.377,-+ TOTAL

: 15% x Rp15.975.852,- = Rp

ah

18.372.229

am

Berdasarkan fakta hukum sebagaimana telah diuraikan di atas, maka PENGGUGAT mohon agar kiranya Yang Mulia Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Semarang berkenan memeriksa dan mengadili serta memberikan putusan hukum yang isinya sebagai berikut : II. DALAM POKOK PERKARA : 1. Menerima dan seluruhnya ; mengabulkan gugatan PENGGUGAT untuk upah

ah k

ep

ah

A gu ng

2. Menyatakan

perbuatan

TERGUGAT

tidak

PENGGUGAT selama tidak dipekerjakan sesuai Pasal 93 ayat (2) Februari 2009 sampai Desember 2009, sebesar Rp 838.500,perbulan dan upah sejak Januari 2010 sampai sekarang sebesar Rp 939.756,- perbulan ;

huruf f UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sejak 11

Adalah bertentangan dengan hukum ;

sejak 11 Februari 2009 dengan alasan PHK pengurangan karyawan sesuai Pasal 164 ayat (3) UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan ; 4. Menghukum TERGUGAT untuk membayar upah PENGGUGAT selama tidak dipekerjakan sesuai Pasal 93 ayat (2) huruf f UU No. 13 Tahun 2003 sebesar Rp 838.500,- perbulan upah sejak Januari 2010 sampai sekarang masing - masing sebesar Rp 939.756,- perbulan ; Sampai perkara ini berkekuatan hukum tetap ; 5. Menghukum TERGUGAT untuk membayar Hak PHK kepada PENGGUGAT : sesuai Pasal 156 ayat (1) jo Pasal 164 ayat (3) UU No. 13 Tahun tentang Ketenagakerjaan sejak 11 Februari 2009 sampai Desember 2009,

ka

ah

ep

ub

lik

3. Menyatakan Putus Hubungan Kerja antara TERGUGAT dan PENGGUGAT

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

5 hal Put. No.207 K/PHI/2006 .

Hal. 5 dari 12 hal. Put. No.757 K/Pdt.Sus/2010

on
Halaman 5

es

In do ne si
membayar

ub lik

-------------------------------------------------------------

In do ne si a
dengan = Rp = Rp = Rp

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id

ep u

b
2003 tentang Ketenagakerjaan sebagai berikut : Pesangon 2 x Pasal 156 Penggantian Hak 1 x Pasal 156 ayat (4) UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dengan perhitungan sebesar : - Uang Pesangon 13.156.584,2.819.268,2.396.377,-+ ayat (2), Uang Penghargaan Masa Kerja 1 x Pasal 156 ayat (3), Uang

: 2 x 7 x Rp. 939.756,-

- Uang Penghargaan Masa Kerja : 3 x Rp. 939.756,- Uang Penggantian Hak

: 15% x Rp15.975.852,- = Rp

ah

18.372.229,ATAU :

am

Sampai perkara ini berkekuatan hukum tetap ;

Apabila Yang Mulia Majelis Hakim Pengadilan hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Semarang berpendapat lain, maka PENGGUGAT mohon diberikan putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono) ; Menimbang, bahwa terhadap gugatan tersebut Tergugat mengajukan

ah k

ep

eksepsi dan gugatan balik (rekonvensi) pada pokoknya atas dalil-dalil sebagai

ah

A gu ng

berikut :

DALAM EKSEPSI :

1. Bahwa gugatan Penggugat kabur (obscuur libel), karena Penggugat dan kuasanya tidak memenuhi syarat formiI sebagai subjek hukum ; 2. Bahwa setelah diteliti secara seksama didalam isi gugatannya, kuasa

Penggugat yang menyatakan Federasi serikat buruh independen tidak bisa menunjukkan secara otentik notariil keberadaannya secara

Undang-Undang No. 21 Tahun 2000 khususnya Pasal 6 ayat (2), Pasal 11 ayat (1) dan ayat (2) serta Pasal 18 ayat (1) dan ayat (2) ; 3. Bahwa demikian pula Penggugat yang menyatakan dirinya sebagai buruh bagian produksi di perusahaan Tergugat adalah sama sekali pekerjaan borongan yang selesai pada saat pekerjaan borongan tersebut diselesaikan oleh mandor tersebut ; 4. Bahwa para Penggugat masuk bekerja atau tidak masuk bekerja adalah tanggung jawab mandor borongan, Penggugat tidak mempunyai daftar absensi hadir kerja di perusahaan ; tidak benar karena Penggugat bekerja pada seorang mandor pada

ka

ah

ep

ub

lik

hukum bahwa layak disebut Federasi sesuai ketentuan aturan

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

6 hal Put. No.207 K/PHI/2006 .

Hal. 6 dari 12 hal. Put. No.757 K/Pdt.Sus/2010

on
Halaman 6

es

In do ne si

ub lik

TOTAL -------------------------------------------------------------

In do ne si a
= Rp = Rp = Rp

gu

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id

ep u
atau

b
5. Bahwa oleh karenanya Penggugat dan kuasanya tidak memenuhi syarat formil sebagai Subjek Hukum yang disebut Pihak Penggugat dan Kuasa dalam persidangan di Pengadilan Hubungan Industrial ini ; 6. Bahwa berdasarkan hal - hal tersebut di atas, kami mohon Majelis untuk seluruhnya setidak-tidaknya gugatan

Hakim pemeriksa perkara berkenan menolak gugatan Penggugat dinyatakan tidak dapat diterima. Hal ini sesuai

Yurisprudensi MARI Nomor 492 K/Sip/1970 tertanggal 16 Desember

1970, yaitu suatu gugatan yang obyek dan atau SUBJEK HUKUMNYA

TIDAK JELAS, maka sudah seharusnya gugatan dinyatakan tidak

ah

DALAM REKONVENSI :

am

1. Bahwa eksepsi dan Jawaban Tergugat Konvensi untuk dapat dianggap dan dimasukkan ke dalam Rekonvensi ini seluruhnya ; 2. Bahwa Tergugat Rekonvensi dengan tindakannya tersebut telah

ah k

Melakukan Perbuatan Melawan Hukum dengan merusak nama baik perusahaan PT. Hijo Mas ; 3. Bahwa Tergugat Rekonvensi telah menciptakan citra buruk terhadap

ep

Penggugat Rekonvensi sehingga telah terbukti bersalah merugikan secara

ah

A gu ng

moral dan material oleh karenanya para Tergugat Rekonvensi layak dikenakan sanksi sesuai Pasal 39 ayat (2) Undang-undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh ;

Berdasarkan alasan-alasan tersebut di atas, maka Tergugat Konvensi/

Penggugat Rekonvensi Mohon kepada Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial pemeriksa perkara Nomor : 26/G/2010/PHI.Smg untuk berkenan memberikan keputusan secara impartial sebagai berikut : keseluruhan ; melawan hukum ;

2. Memutuskan, menyatakan Tergugat Rekonvensi telah bersalah berbuat 3. Memutuskan, Menghukum Tergugat Rekonvensi dengan sanksi Pasal 39 Pekerja/Serikat Buruh ; Pengadilan Negeri Semarang DALAM KONVENSI :

ka

ah

Bahwa terhadap gugatan tersebut Pengadilan Hubungan Industrial pada

ep

ayat (2) Undang-undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat

26/G/2010/PHI.SMG, tanggal 8 Juli 2010 yang amarnya sebagai berikut :

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

7 hal Put. No.207 K/PHI/2006 .

Hal. 7 dari 12 hal. Put. No.757 K/Pdt.Sus/2010

on
Halaman 7

es

telah mengambil putusan, yaitu putusan

ub

lik

1. Memutuskan, mengabulkan gugatan Penggugat Rekonvensi secara

In do ne si
No.

ub lik

dapat diterima ;

In do ne si a
Penggugat dengan

gu

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id

ep u
tanggal 11

b
DALAM EKSEPSI : Menolak Eksepsi Tergugat untuk seluruhnya ; DALAM POKOK PERKARA :

1. Mengabulkan gugatan Penggugat sebagian ; Tergugat sejak Februari

2. Menetapkan putus hubungan kerja antara Penggugat dengan 2009 dengan pengurangan karyawan / efisiensi ; Tergugat untuk membayar

3. Menghukum

berdasarkan Pasal 164 ayat (3) UU. No.13 Tahun 2003 dengan perincian, sebagai berikut : Uang Pesangon 11.739.000,2.515.500,14.254.500,Uang penggantian hak 2.138.175,-+ TOTAL

ah

am

Uang penghargaan masa kerja : 3 x Rp 838.500,-

ub lik ub

: 7 x 2 x Rp 838.500,-

ah k

ep

: 15% x Rp14.254.500,-

ah

A gu ng

16.392.675,-

(Enam belas juta tiga ratus sembilan puluh dua ribu enam ratus tujuh puluh lima rupiah) ; 4. Menolak gugatan Penggugat selebihnya ;

DALAM REKONVENSI : seluruh-nya ;

Menolak gugatan Penggugat Rekonvensi/Tergugat Konvensi untuk

Membebankan biaya perkara yang timbul dalam perkara ini kepada Negara sebesar Rp 106.000,- (Seratus enam ribu rupiah) ; Menimbang, bahwa pada saat putusan tersebut diucapkan yaitu pada

ka

tanggal 8 Juli 2010, yang dihadiri oleh Kuasa Penggugat dan Kuasa Tergugat kuasanya berdasarkan surat kuasa khusus tanggal 20 Juli 2010, diajukan permohonan kasasi secara lisan pada tanggal 23 Juli 2010 sebagaimana ternyata dari akte permohonan kasasi No. 31/Kas/VII/2010/PHI.Smg, yang dibuat oleh Plt. Panitera Muda Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Semarang, permohonan mana disertai oleh memori kasasi yang memuat alasan-

ah

ep

kemudian terhadapnya oleh Tergugat/Pemohon Kasasi dengan perantaraan

lik

DALAM KONVENSI/REKONVENSI :

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

8 hal Put. No.207 K/PHI/2006 .

Hal. 8 dari 12 hal. Put. No.757 K/Pdt.Sus/2010

on
Halaman 8

es

In do ne si
= Rp

In do ne si a
alasan hak-hak Penggugat = Rp = Rp Rp = Rp

gu

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id

ep u
alasan-alasan

b
alasan yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Hubungan Industrial tersebut pada tanggal 26 Juli 2010 ; bahwa setelah itu oleh Penggugat/Termohon Kasasi yang pada tanggal 29 dan diajukan jawaban memori kasasi pada tanggal 3 Agustus 2010 ; Juli 2010 telah diberitahu tentang memori kasasi dari Tergugat/Pemohon Kasasi

gu

Menimbang, bahwa permohonan kasasi a quo beserta alasan-alasannya

telah diberitahukan kepada pihak lawan dengan seksama, diajukan dalam tenggang waktu dan dengan cara yang ditentukan dalam undang-undang, maka oleh karena itu permohonan kasasi tersebut formal dapat diterima ; Menimbang, bahwa yang diajukan oleh

ah

A. Keberatan-keberatan

Pemohon Kasasi adalah karena Putusan No. 26/G/

am

2010/PHI.Smg telah salah dalam menerapkan hukum acara : 1. Bahwa dalam beracara di Pengadilan Hubungan Industrial, yang berlaku adalah hukum acara perdata pada Peradilan Umum, kecuali yang diatur secara khusus yaitu yang telah diatur di dalam Undang-undang RI No. 02 Tahun 2004 jo. UndangUndang No. l3 Tahun 2003 ;

ah k

ep
pengajuan 2009,

2. Bahwa menurut ketentuan Undang-Undang RI No. 02 Tahun

A gu ng

2004 dan Undang-Undang No. l3 Tahun 2003 ada pembatasan daluwarsa gugatan di Pengadilan Hubungan Industrial yaitu 1 (satu) tahun Vide Bukti T.l dan Bukti T.2 ;

3. Bahwa sebagaimana bunyi dalil gugatan poin nomor 6 Pebruari sedangkan gugatan diajukan

Penggugat/ Termohon Kasasi tidak bekerja lagi sejak 11 oleh Penggugat/Termohon Kasasi melalui kuasanya baru pada Pengadilan Hubungan karenanya Industrial

ah

lik
gugatan adalah

tanggal 10 Maret 2010 sebagaimana teregister di Kepaniteraan Perkara yang No : 26/G/2010/PHI.Smg tanggal 10 Maret 2010 ; 4. Bahwa oleh

ub
Kasasi

ka

Penggugat/Termohon

nyata-nyata

26/G/2010/PHI.Smg seharusnya diputus sela untuk ditolak oleh Majelis Hakim Pengadilan Hubungan Industrial ; 5. Bahwa oleh karenanya keberatan Pemohon Kasasi/Tergugat mengenai ketentuan daluwarsa adalah sudah tepat dan patut

ah

ep

daluwarsa, sehingga gugatan Penggugat/Termohon Kasasi No.

ng

dikabulkan oleh Majelis Hakim Agung pemeriksa perkara ini ;

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

9 hal Put. No.207 K/PHI/2006 .

Hal. 9 dari 12 hal. Put. No.757 K/Pdt.Sus/2010

on
Halaman 9

es

In do ne si
diajukan telah

ub lik

Kasasi/Tergugat dalam memori kasasinya tersebut pada pokoknya ialah :

In do ne si a
Pemohon

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id

ep u
HUBUNGAN

b
6. Bahwa selain alasan keberatan tersebut di atas, sesuai asas

dalam perkara PHI : Para Pihak dalam perkara harus mempunyai Termohon HUBUNGAN HUKUM, sama yaitu buruh/karyawan dan majikan/perusahaan sedangkan in casu Kasasi/Penggugat buruh dan sekali TIDAK perusahaan dengan

Kasasi/Tergugat ;

7. Bahwa TIDAK ADA BUKTI surat ataupun perjanjian bersama

ah

dan majikan/perusahaan antara Termohon Kasasi/Penggugat dengan Pemohon Kasasi/Tergugat ; 8. Bahwa demikian pula keberadaan Federasi Serikat Buruh Independen sebagai kuasa hukum Para Penggugat adalah TIDAK DALAM KAPASITAS, karena Fakta Sebenarnya Serikat Pekerja PT. Hijo Mas TIDAK PERNAH berafiliasi dengan serikat pekerja lainya membentuk Federasi Serikat Buruh Independen,

am

ah k

ep

dan di perusahaan PT. Hijo Mas TIDAK ADA Serikat Buruh

ah

A gu ng

Independen, hal ini TIDAK TERBANTAH di persidangan oleh menjadi pertimbangan hukum Majelis Hakim PHI ;

kuasa Termohon Kasasi/Penggugat, tetapi TIDAK PERNAH

9. Bahwa pencatatan Ferderasi Serikat Buruh Independen oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang adalah benar karena

kewenangannya, tetapi apakah Serikat Pekerja PT. Hijo Mas telah berafiliasi ke dalam Federasi Serikat Buruh Independen seperti dalil-dalil surat gugatan Para Penggugat adalah TIDAK

BENAR SAMA SEKALI karena karyawan maupun buruh PT. Hijo Mas tidak pernah membentuk Serikat Buruh Independen yang kemudian berafiliasi kedalam Federasi Serikat Buruh Independen ; 10. Bahwa terbukti Pihak Termohon Kasasi/Penggugat maupun Kuasa Termohon Kasasi/Penggugat di dalam persidangan PHI perkara No. 26/G/2010/PHl.Smg adalah tidak jelas dan tidak dalam kapasitas, maka SESUAI YURISPRUDENSI MA RI Nomor 492 K/Sip/1970 tertanggal 16 Desember 1970, yaitu

ka

ah

ep

ub

lik

ng

antara lain berbunyi : suatu gugatan yang objek dan atau

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

10 hal Put. K/PHI/2006 .

No.207

Hal. 10 dari 12 hal. Put. No.757 K/Pdt.Sus/2010

on
Halaman 10

es

In do ne si

ub lik

yang dapat menunjukkan adanya hubungan buruh/karyawan

In do ne si a
hubungan ADA Pemohon

gu

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id

ep u

b
SUBJEK HUKUMNYA TIDAK JELAS, maka sudah seharusnya gugatan dinyatakan TIDAK DAPAT DITERIMA ; 11. Bahwa oleh karenanya menurut YURISPRUDENSI MA RI

Nomor : 492 K/Sip/1970 tertanggal 16 Desember 1970, Hakim

keberatan Pemohon Kasasi/ Tergugat sepanjang mengenai subjek hukum, PATUT DIKABULKAN oleh Majelis Agung pemeriksa perkara ini, karena Termohon

Kasasi/Penggugat TIDAK MAMPU membuktikan dirinya layak disebut Pihak dalam perkara ini dan Federasi Serikat Buruh Independen yang

ah

Federasi Serikat Buruh Independen seperti dalam dalil-dalil surat gugatannya juga TIDAK MAMPU MEMBUKTIKAN kebenaran hal tersebut di dalam PERSIDANGAN PENGADILAN HUBUNGAN INDUSTRIAL Perkara No. 09/G/2010/PHI.Smg ; B. Keberatan-kebaratan PEMOHON KASASI adalah karena Putusan No. 10/G/2010/PHI.Smg., hanya didasari pada ASUMSI - ASUMSI belaka :

am

ah k

ep
memaksakan

1. Bahwa terlihat jelas Hakim Pengadilan Hubungan Industrial dalam perkara No.26/G/2010/PHI.Smg diri karena saja hanya ASUMSI-ASUMSI pertimbangan dalam

hukumnya,

memperalaskan pada alat bukti surat, saksi, sumpah (Pasal 164 HIR) ; 2. Bahwa karena bukti

persangkaan dan pengakuan-pengakuan maupun

ah

pencatatan Federasi oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang adalah hanya sebatas mencatat saja, tidak

ub

menjawab

lik
saja

Penggugat yaitu bukti P.1

kebenaran

ka

sesungguhnya bahwa Serikat Pekerja PT. Hijo Serikat Buruh Independen ; 3. Bahwa dalam memutus mengenai masa kerja

ah

hanya

menyesuaikan

dengan

dalil-dalil

ng

gugatan Termohon Kasasi/Penggugat dan yang

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

11 hal Put. K/PHI/2006 .

No.207

Hal. 11 dari 12 hal. Put. No.757 K/Pdt.Sus/2010

on
Halaman 11

es

Termohon Kasasi/ Penggugat, Majelis Hakim PHI

ep

Mas TIDAK PERNAH BERAFILIASI ke Federasi

In do ne si
berdasarkan semua sebaliknya tidak yang

A gu ng

ub lik

menyatakan Serikat Buruh Independen PT. Hijo Mas berafiliasi ke dalam

In do ne si a

gu

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id

ep u
karyawan merupakan 4. Bahwa oleh

b
sangat fatal TIDAK ADA BUKTI TULIS SATUPUN yang bisa menerangkan masa kerja Penggugat SECARA BENAR, bahkan bukti P.5 Surat Anjuran dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota

Semarang pun TIDAK MENYEBUT SECARA PASTI masa kerja Termohon Kasasi/Penggugat, Pemohon putusan Kasasi/Tergugat. yang hanya karena memang faktanya bukan buruh ataupun

karenanya putusan yang demikian ini adalah didasari

ah

ub lik
karenanya

pertimbangan asumsi-asumsi belaka ; keberatan Pemohon Kasasi yang memper-masalahkan putusan perkara No. 26/G/2010/PHl.Smg hanya didasari asumsiasumsi belaka, LAYAK DIKABULKAN oleh Majelis

am

ah k

ep

Hakim Agung pemeriksa perkara kasasi ini, karena seharusnya didalam memutus suatu perkara di persidangan Hakim harus memperalaskan pada alat bukti surat,

saksi, persangkaan dan pengakuan-pengakuan maupun sumpah (Pasal

164 HIR) ;

Menimbang, bahwa terhadap alasan-alasan tersebut Mahkamah Agung

berpendapat :

Mengenai alasan-alasan A dan B :

ah

tepat dan benar dalam menilai, menimbang dan menerapkan hukum, serta tuntutan Termohon Kasasi/Penggugat mengenai hak atas terjadinya PHK telah sesuai dengan Pasal 96 UU No. 13 Tahun 2003 ; Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan di atas, lagi pula ternyata dan/atau undang-undang, maka permohonan kasasi yang diajukan oleh Pemohon Kasasi : PT. HIJO MAS tersebut harus ditolak ; Menimbang, bahwa karena nilai gugatan dalam perkara ini di bawah Rp 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah), maka pihak-pihak yang berperkara tidak dikenakan biaya perkara dan berdasarkan Pasal 58 Undang-Undang No. 2

ka

ah

ep

bahwa putusan Judex Facti dalam perkara ini tidak bertentangan dengan hukum

ub

lik

Bahwa alasan-alasan tersebut tidak dapat dibenarkan, Judex Facti telah

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

12 hal Put. K/PHI/2006 .

No.207

Hal. 12 dari 12 hal. Put. No.757 K/Pdt.Sus/2010

on
Halaman 12

es

In do ne si

A gu ng

In do ne si a
Oleh

gu

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id

ep u ep
umum Ttd.

b
Tahun 2004 biaya perkara dibebankan kepada Negera ; Memperhatikan Pasal-Pasal dari Undang-Undang No. 13 Tahun 2003, Undang-Undang No. 2 Tahun 2004, Undang-Undang No. 4 Tahun 2004 dan Undang-Undang No. 14 Tahun 1985 sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-Undang No. 5 Tahun 2004 Undang No. 3 Tahun 2009 serta bersangkutan ; MENGADILI :

dan perubahan kedua dengan Undangperaturan perundang-undangan lain yang

Menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi : PT. HIJO MAS

tersebut ; Membebankan biaya perkara kepada Negara ; pada hari : Jumat, tanggal 12 November 2010

ah

Demikianlah diputuskan dalam rapat permusyawaratan Mahkamah Agung oleh DR.Salman Luthan, SH.,MH Hakim Agung yang ditetapkan oleh Ketua Mahkamah Agung sebagai Ketua Majelis, H. Buyung Marizal, SH dan Dwi Tjahyo Soewarsono, SH HakimHakim Ad Hoc PHI pada Mahkamah Agung sebagai Anggota, dan diucapkan dalam Majelis sidang terbuka untuk pada hari itu juga oleh Ketua

ah k

am

beserta Hakim-Hakim Anggota tersebut dan dibantu oleh Yuli Heryati, SH.MH Panitera Pengganti dengan tidak dihadiri oleh para pihak ; Hakim-Hakim Anggota ;

K e t u a ; Ttd.

Ttd./ H. Buyung Marizal, SH Ttd./ Dwi Tjahyo Soewarsono, SH

ah

Panitera Pengganti : Yuli Heryati, SH.MH

ka

ah

ep

MAHKAMAH AGUNG RI. a.n. Panitera

ng

gu

ik

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

In d

13 hal Put. K/PHI/2006 .

No.207

Hal. 13 dari 12 hal. Put. No.757 K/Pdt.Sus/2010

on
Halaman 13

es

Untuk Salinan

ub

lik

DR.Salman Luthan, SH.,MH

In do ne si

A gu ng

ub lik

In do ne si a

gu

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id

ep u ep R

b
Panitera Muda Perdata Khusus,

RAHMI MULYATI, SH.,MH. NIP. 040.049.629.

ah

ah k

am

ah

ka

ah

ep

ub

lik ng gu ik In d
14 hal Put. K/PHI/2006 . No.207

Hal. 14 dari 12 hal. Put. No.757 K/Pdt.Sus/2010

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

on
Halaman 14

es

In do ne si

A gu ng

ub lik

In do ne si a

gu

ng

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id

ep u ep R

b A gu ng R R ah A gu ng ep ub lik ng gu ik In d
15 hal Put. K/PHI/2006 . No.207

ah

ah k

am

ah

ka

Hal. 15 dari 12 hal. Put. No.757 K/Pdt.Sus/2010

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

on
Halaman 15

es

In do ne si

ub lik

In do ne si a

hk am

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia


putusan.mahkamahagung.go.id

ep u ep R

b A gu ng R R A gu ng
Untuk Salinan MAHKAMAH AGUNG RI. a.n. Panitera Panitera Muda Perdata Khusus,

ah

ah k

am

ah

RAHMI MULYATI, SH.,MH. NIP. 040.049.629.

ka

ah

ep

ub

lik ik In d on
Halaman 16

gu

ng

16 hal Put. K/PHI/2006 .

No.207

Hal. 16 dari 12 hal. Put. No.757 K/Pdt.Sus/2010

Disclaimer Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. N Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id Telp : 021-384 3348 (ext.318)

es

In do ne si

ub lik

In do ne si a