Anda di halaman 1dari 3

Dasar Teori Bakteriologi adalah cabang ilmu dari mikrobiologi yang mempelajari tentang kehidupan bakteri.

Berdasarkan penelitian Ferdinand Cohn, bakteri dimasukkan ke dalam golongan tumbuh-tumbuhan (flora) berdasarkan sifatnya yaitu: Pada tumbuh-tumbuhan terlihat adanya dinding sel yang jelas, demikian pula pada bakteri. Dinding sel tumbuh-tumbuhan terdiri atas sellulosa atau hemisellulosa, begitu pula pada bakteri. Tumbuhan mengambil makanan dari luar dalam bentuk larutan (holophytis = osmotroph), demikian pula pada bakteri. Ø Secara umum bakteri mempunyai 4 macam bentuk yaitu : Bentuk coccus (bulat) Sesuai dengan namanya, bakteri ini memiliki bentuk bulat seperti peluru. Cara pembelahannya dibagi menjadi a. Diplococcus, yaitu coccus yang membelah diri ke satu arah dan setelah pembelahannya tetap berkelompok dua-dua. Misalnya: Diplococcus pneumonia, Neisseria gonorrhoea dan Neisseria meningitides.

b. Streptococcus, yaitu coccus yang membelah diri ke satu arah, dan setelah pembelahannya tetap tidak berpencar, menyerupai rantai. Misalnya: Streptococcus pyogenes.

c. Tetracoccus (Gaffkya), yaitu coccus yang membelah diri ke dua arah dan setelah pembelahannya tetap berkelompok empat-empat. Misalnya: Gaffkya tetragena. d. Sarcina, yaitu coccus yang membelah diri ke tiga arah yang mempunyai sudut 90º dan setelah pembelahannya tetap berkelompok menyerupai kubus. Misalnya: Sarcina lutea. e. Staphylococcus, yaitu coccus yang membelah diri ke arah yang tidak teratur, kemudian berkelompok menyerupai buah anggur. Misalnya: Staphylococcus pyogenes.

2.

Bentuk bacillus (batang)

Bakteri ini memiliki bentuk seperti batang. Misalnya: Clostridium tetani, Mycobacterium tuberculosis dan Pasteurella pestis.

dan Spirillum minus. Ambil sampel yang akan diamati. Sampel itu lalu diletakkan di atas objek glass. Siapkan objek glass yang bersih dan bebas dari lemak. Misalnya: Treponema pallida.Mikroskop Reagen : . 4 Bentuk spirillum (spiral) Bakteri ini memiliki bentuk seperti batang yang melilit.Aquadest Bahan : .Oil imersi Prosedur Kerja · · · · Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan. .Methylen Blue .3 Bentuk vibrio (koma) Bakteri ini memiliki bentuk seperti batang yang bengkok. Persiapan Praktik Alat : .Swab Gigi .Tusuk Telinga .Objek Glass .Jembatan Pewarnaan .Lampu Spiritus . Treponema pertinue.Pipet Tetes . Misalnya: Vibrio cholera dan Vibrio el tor.seperti gambar dibawah ini.Korek Api .

sampel akan lebih melekat dan juga memudahkan penyerapan zat warna yang diberikan kedalam bakteri.· · Keringkan sampel tersebut. Kemudian tetesi oil imersi pada sampel. · Buang sisa zat pewarna yang tidak digunakan dan cuci dengan air mengalir pada sampel tersebut. · · · Keringkan sampel tadi.dapat disimpulkan bahwa bakteri yang ditemukan pada pemeriksaan swab gigi dengan pewarnaan sederhana ditemukan bakteri bebrbentuk coccus(bulat) dan bacil(batang). . Nyalakan lampu spiritus yang telah disediakan. · Setelah kita fiksasi. · Lakukan fiksasi pada sampel yang akan diamati diatas lampu spiritus.Hal ini bertujuan untuk mematikan bakteri sehingga tidak dapat berubah bentuk ataupun agar bakteri tidak dapat berubah bentuk ataupun agar bakteri tidak membahayakan pemeriksa. Selain itu dengan fiksasi. · Biarkan sampel dahulu selama 3-4 menit agar pewarna dapat melekat dengan baik. Amati di mikroskop dengan menggunakan pembesaran objek 100 Hasil Pengamatan Ditemukan bakteri bentuk Coccus dan Bacil Coccus Bacil Kesimpulan Dari hasil pengamatan ini.lalu diletakkan di atas jembatan pewarnaan dan siap untuk diwarnai. · Pipet zat warna yang akan digunakan yaitu methylen blue sebanyak 1 tetes dan letakkan di atas sampel yang akan diamati.