Anda di halaman 1dari 8

MAKALAH LIMBAH

PENCEMARAN AIR

Oleh : NAMA NO. ABS KELAS : : : RISFAN SEPTIADI 26 XI.TSM

JURUSAN TEKHNIK SEPEDA MOTOR SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 TARANO 2012/2013
1

Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepadapembaca. Penyusun 2 . Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang BAHAYA PENCEMARAN LINGKUNGAN BAGI MANUSIA DAN SEKITARNYA . Tanpa pertolongan Dia mungkin penyusun tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik. yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar.KATA PENGANTAR Segala puji bagi Tuhan yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Makalah ini di susunoleh penyusun dengan berbagai rintangan. Terima kasih. Namun dengan penuh kesabaran dan terutamapertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan.

Dewasa ini. beberapa jenis spesies ikan telah hilang. Demikian pula secara kuantitas. air dapat menjadi malapetaka bilamana tidak tersedia dalam kondisi yang benar. Secara kimiawi.BAB 1 PENDAHULUAN Air merupakan komponen lingkungan yang penting bagi kehidupan. 08/06/03). Air merupakan kebutuhan utama bagi proses kehidupan di bumi. baik untuk keperluan hidup sehari-hari. Sehingga secara kualitas. Dari hari ke hari bila diperhatikan. Di Teluk Jakarta terjadi pencemaran yang sangat merugikan bagi petambak. Selain itu. Di Waduk Saguling juga terjadi pencemaran logam berat (merkuri) dan kadar H2SO4 yang tinggi. yang sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan yang terus meningkat. Kadar logam antara lain seng. baik kualitas maupun kuantitasnya. juga akan mengakibatkan pencemaran air. Makhluk hidup di muka bumi ini tak dapat terlepas dari kebutuhan akan air. 17/02/03). 3 . Sebagai contoh. Pencemaran air ini terjadi dimana-mana. penggunaan pestisida yang berlebihan dan berlangsung lama. Namun demikian. Air yang relatif bersih sangat didambakan oleh manusia. untuk kebersihan sanitasi kota. ribuan petani ikan mas jaring terapung di kawasan ini terancam gulung tikar karena produksi ikan turun terus (Pikiran Rakyat. sehingga tidak ada kehidupan seandainya di bumi tidak ada air. padahal hewan ini merupakan indicator pecemar. Kondisi ini sangat berbahaya. hal ini terjadi di NTB yang terjadi pencemaran karena dampak pestisida dan limba. Untuk mendapat air yang baik sesuai dengan standar tertentu. Tidak saja udang dan bandeng yang mati. air menjadi masalah yang perlu mendapat perhatian yang serius. maupun untuk keperluan pertanian dan lain sebagainya. saat ini menjadi barang yang mahal. tembaga dan timbal telah mencapai ambang batas normal. untuk keperluan industri. pencemaran yang terjadi di Teluk Jakarta tersebut telah sangat parah. sumberdaya air telah mengalami penurunan. sehingga pencemaran ini sangat mempengaruhi ekonomi masyarakat sekitar. karena logam berat dapat diserap oleh manusia atau hewan yang memakannya dan akan terjadi akumulasi (Republika. makin banyak berita-berita mengenai pencemaran air. tapi kerang hijaupun turut mati pula. Indikasinyapopulasi kerang hijau berkembang lebih cepat dan semakin banyak. karena air sudah banyak tercemar oleh bermacam-macam limbah dari berbagai hasil kegiatan manusia.

23 tahun 1992 ayat 3 terkandung makna bahwa air minum yang dikonsumsi masyarakat.cemar (tingkat kualitas air belum sampai batas) dan tingkat cemar (kualitas air yang telah sampai ke batas atau melewati batas). zat. seperti pencemaran air. Dalam PP No. Aspek pelaku/penyebab dapat yang disebabkan oleh alam. penyebab terjadinya pencemaran dapat berupa masuknya mahluk hidup. energi dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya” (Pasal 1. yang pada prakteknya masukan tersebut berupa buangan yang bersifat rutin. aspek penyebab atau pelaku dan aspek akibat (Setiawan. harus 4 . Pengertian pencemaran air juga didefinisikan dalam Peraturan Pemerintah. atau oleh manusia. 23/1997.BAB II PEMBAHASAN Apa yang disebut Pencemaran Air ? Istilah pencemaran air atau polusi air dapat dipersepsikan berbeda oleh satu orang dengan orang lainnya mengingat banyak pustaka acuan yang merumuskan definisi istilah tersebut. 2001). baik dalam kamus atau buku teks ilmiah. definisi pencemaran air mengacu pada definisi lingkungan hidup yang ditetapkan dalam UU tentang lingkungan hidup yaitu UU No. Dengan demikian. angka 2). pencemaran air laut. tetapi Pemerintah tetap harus menanggulangi pencemaran tersebut. pencemaran air tanah dan pencemaran udara. Sedangkan aspek akibat dapat dilihat berdasarkan penurunan kualitas air sampai ke tingkat tertentu. pencemaran air didefinisikan sebagai : “pencemaran air adalah masuknya atau dimasukkannya mahluk hidup. Pencemaran yang disebabkan oleh alam tidak dapat berimplikasi hukum. zat. Pengertian tingkat tertentu dalam definisi tersebut adalah tingkat kualitas air yang menjadi batas antara tingkat tak. Ada standar baku mutu tertentu untuk peruntukan air. Dalam praktek operasionalnya. pencemaran lingkungan hidup tidak pernah ditunjukkan secara utuh. Sebagai contoh adalah pada UU Kesehatan No. Berdasarkan definisi pencemaran air. Definisi pencemaran air tersebut dapat diuraikan sesuai makna pokoknya menjadi 3 (tga) aspek. 20/1990 tentang Pengendalian Pencemaran Air. energi atau komponen lain ke dalam air sehingga menyebabkan kualitas air tercemar. melainkan sebagai pencemaraan dari komponenkomponen lingkungan hidup. yaitu aspek kejadian. Masukan tersebut sering disebut dengan istilah unsur pencemar. sebagai turunan dari pengertian pencemaran lingkungan hidup yang didefinisikan dalam undang-undang. misalnya buangan limbah cair.

yaitu pengamatan pencemaran air berdasarkanmikroorganisme yang ada dalam air.pH atau Konsentrasi Ion HidrogenAir normal yang memenuhi syarat untuk suatu kehidupan mempunyai pH sekitar6. terutama ada tidaknya bakteri pathogen. C dan D dapat dilihat pada Lampiran.5. 146 tahun 1990 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air. ditetapkan dalam PERMENKES 416/1990 (Achmadi.memenuhi persyaratan kualitas maupun kuantitas. warna dan adanya perubahanwarna.2. yaitu pengamatan pencemaran air berdasarkan zatkimia yang terlarut. Keanekaragaman plankton dan bentos sedikit menurun : 1. misalnyaproses nitrifikasi akan berakhir pada pH yang rendah. Air limbah dan bahan buangan industri akan mengubah pH airyangakhirnya akan mengganggu kehidupan biota akuatik. bau dan rasa.Pengamatan secara kimiawi. COD). fisik. Misalnya kriteria air yang dapat diminum secara langsung (air kualitas A) mempunyai kriteria yang berbeda dengan air yang dapat digunakan untuk air baku air minum (kualitas B) atau air kualitas C untuk keperluan perikanan dan peternakan dan air kualitas D untuk keperluan pertanian serta usaha perkotaan.2 Indikator pencemaran air Indikator atau tanda bahwa air lingkungan telah tercemar adalah adanya perubahan atau tanda yang dapat diamati yang dapat digolongkan menjadi :. Indikator yang umum diketahui pada pemeriksaan pencemaran air adalah pH ataukonsentrasi ion hydrogen.5 – 7. kebutuhanoksigenbiokimia (Biochemiycal Oxygen Demand. Bila pH dibawahpH normal. Sedangkan parameter kualitas air minum/air bersih yang terdiri dari parameter kimiawi. B . maka air tersebut bersifat asam. oksigen terlarut (Dissolved Oxygen. radioaktif dan mikrobiologi. Air akan bersifat asam atau basa tergantung besar kecilnya pH. yaitu pengamatan pencemaran air berdasarkan tingkatkejernihan air (kekeruhan).Pengamatan secara fisis.5. yang persyaratan kualitas tertuang dalam Peraturan Mentri Kesehatan No. 2001). Nilai pH sangat mempengaruhi proses biokimiawi perairan . perubahan suhu. DO). Air yang aman adalah air yang sesuai dengan kriteria bagi peruntukan air tersebut.Sebagian besar biota akuatik sensitif terhadap perubahab pH dan menyukai pHantara 7 – 8. perifilton dan bentos semakin besar 2. Contoh criteria air A. perubahan pHPengamatan secara biologis. sedangkan air yang mempunyai pH diatas pHnormal bersifat basa. Penurunan keanekaragaman dan komposisi jenis plankton. BOD) serta kebutuhan oksigen kimiawi(Chemical Oxygen Demand. Terjadi penurunan kelimpahan total dan biomassa zooplankton dan bentos 5 . industri dan pembangkit tenaga air.

Berdasarkan data-data temperature dan tekanan.Kadaroksigen maksimum terjadi pada sore hari dan minimum pada pagi hari.5 – 5. 2003).3. Kadar oksigen terlarut dapat melebihi kadaroksigen jenuh. Kebutuhan Oksigen Biokimia (BOD)Dekomposisi bahan organic terdiri atas 2 tahap. Ikan dan organisme akuatik lain membutuhkan oksigen terlarut denganjumlahcukup banyak.0 Penurunan keanekaragaman dan komposisi jenis plankton.32 mg/L (Warlina. Kebutuhan oksigen ini bervariasi antar organisme. proses oksidasi bahan organic berlangsung cukup lama. Algae hijau berfilamen semakin banyak 4. Pola perubahan kadar oksigeninimengakibatkan terjadinya fluktuasi harian oksigen pada lapisan eufotik perairan. BOD adalah banyaknya oksigen yang dibutuhkan olehmikroorganisme dalam lingkungan air untuk memecah (mendegradasi) bahan buangan organic yang ada dalam air menjadi karbondioksida dan air.Kelarutan oksigen dalam air tergantung pada temperature dan tekanan atmosfir. yaitu terurainya bahan organicmenjadi anorganik dan bahan anorganik yang tidak stabil berubah menjadi bahananorganik yang stabil. karena oksigen yang terbentukakandigunakan kembali oleh algae untuk proses metabolisme pada saat tidak ada cahaya. Keberadaan logam bertayang berlebihan di perairan akan mempengaruhi system respirasi organisme akuatik. maka kalarutan oksigen jenuh dalamairpada 25o C dan tekanan 1 atmosfir adalah 8. Pada siang hari. hanya dekomposisi tahap pertama yang berperan. tetapi respirasi terus berlangsung.Kadar oksigen terlarut yang tinggi tidak menimbulkan pengaruh fisiologis bagimanusia. Proses nitrifikasi terhambat 4.Dengan demikian. Oksigenyangdihasilkan dari reaksi fotosintesa algae tidak efisien. Sedangkan pada malamhari. 1985). Pada penentuan nilai BOD. organisme akuatik menjadi lebih menderita (Tebbut. perifilton dan bentos semakin besar.sedangkan oksidasi bahan anorganik (nitrifikasi) dianggap sebagai zat pengganggu.tidak ada fotosintesa.sehingga pada saat kadar oksigen terlarut rendah dan terdapat logam berat dengankonsentrasi tinggi. 6 . Pada dasarnya. misalnya ammonia mengalami oksidasi menjadi nitrit atau nitrat(nitrifikasi). pelepasan oksigen oleh prosesfotosintesa yang berlangsung intensif pada lapisan eufotik lebih besar daripadaoksigenyang dikonsumsi oleh proses respirasi. ketika matahari bersinar terang. sehingga perairan mengalami supersaturasi. 1992 dalamEffendi.

pencemaran air didefinisikan sebagai : “pencemaran air adalah masuknya atau dimasukkannya mahluk hidup. industri dan pembangkit tenaga air. 20/1990 tentang Pengendalian Pencemaran Air.BAB III PENUTUP Dalam PP No. Air yang aman adalah air yang sesuai dengan kriteria bagi peruntukan air tersebut. 7 . angka 2). Misalnya kriteria air yang dapat diminum secara langsung (air kualitas A) mempunyai kriteria yang berbeda dengan air yang dapat digunakan untuk air baku air minum (kualitas B) atau air kualitas C untuk keperluan perikanan dan peternakan dan air kualitas D untuk keperluan pertanian serta usaha perkotaan. energi dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya” (Pasal 1. zat.

dikunjungi5/3/2004.id/kpsjkt/berita/200104/lap-perananair.id/Indonesia/kampanye/Air/airdiracuni. 2003. Umar Fachmi.dikunjungi 21/3/2004. Penggunaan Pestisida Pengaruhi Air.http://www. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya danLingkungan Perairan. Penerbit Kanisius.walhi. Air Kita Diracuni.htm.id/balipostcetak/2003/8/14/nt1hl.http://www. Prof. Hefni.4.bpkpenabur.DAFTAR PUSTAKA Achmadi. Bali Post. Dr. Yogyakarta. Ph.htm. Effendi.or.or.pdf. 14 Agustus 2003. dikunjungi 5/3/2004.balipost.D.3.MPH.co. http://www.2. Peranan Air Dalam PeningkatanKesehatan Masyarakat. 8 ..