Anda di halaman 1dari 14

KATA PENGANTAR Pertama tama penulis panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT yang dengan rahmat

, hidayah serta inayahNya yang telah dilimpahkan kepada penulis sehingga makalah ini dapat di selesaikan, selanjutnya, Sholawat dan salam penulis haturkan kepada junjungan alam Nabi Muhammad SAW yang telah membimbing manusia menuju jalan kebenaran, Rahmatan lil ‘Alamin. Makalah yang berjudul ―ALIRAN-ALIRAN DALAM ILMU KALAM‖ ini disusun untuk melengkapi tugas dalam mata pelajaran Ilmu Kalam dan disampaikan pada diskusi dalam pembahasan Ilmu Kalam. Selanjutnya, dalam penyusunannya makalah ini tentunya tidaklah luput dari kekurangankekurangan maka dari itu, Penulis sangat mengharapkan saran dan kritikan dari yang sehat dari pembaca sekalian untuk lebih kesempurnaan makalah ini. Gorontalo, Agustus 2012 PENULIS

namun dalam kenyataanya masalah pertama yang muncul di kalangan umat Islam bukanlah masalah teologi. karena Islam dengan bersumber pada al—Quran dan As-Sunnah dapat berhubungan dengan pertumbuhan masyarakat luas. Latar Belakang Sebagai salah satu ilmu keIslaman. titik awal munculnya persolan pertama ini di tandai dengan lahirnya kelompok-kelompok dari kaum muslimin yang telah terpecah yang kesemuanya itu di awAli dengan persoalan politik yang kemudian memunculkan kelompok-kelompok dengan berbagai Aliran teologi dan berbagai pendapat-pendapat yang berbeda-beda. kita dihadapkan pada barbagai macam gerakan pemikiran-pemikiran besar yang kesemuanya itu dapat dijadikan sebagai gambaran bahwa agama Islam telah hadir sebagai pelopor munculnya pemikiran-pemikiran yang hingga sekarang semuanya itu dapat kita jumpai hampir di seluruh dunia.BAB I PENDAHULUAN A. hal ini di dasari dengan fakta sejarah yang menunjukkan bahwa. Memang. Dalam pembahasan Ilmu Kalam. Pembahasan pokok dalam Agama Islam adalah aqidah. bukanlah sesempit yang dipahami pada umumnya. Hal ini juga dapat dijadikan alasan bahwa Islam sebagi mana di jumpai dalam sejarah. melainkan persolaan di bidang politik. karena persolaan aqidah Islam ini memiliki konsekwensi yang berpengarah pada keyakinan yang berkaitan dengan bagaimana seseorang harus meng interpretasikan tuhan itu sebagai sembahannya hingga terhindar dari jurang kesesatan dan dosa yang tak terampunkan (syirik). Ilmu kalam sangat lah penting untuk di ketahui oleh seorang muslim yang mana pembahasan dalam ilmu kalam ini adalah pembahasan tentang aqidah dalam Islam yang merupakan inti dasar agama. .

kemudian golongan yang semula mendukung Ali ini selanjutnya berbalik menentang dan memusuhi Ali beserta tiga orang tokoh pelaku tahkim lainnya yaitu Abu Musa Al-Asyari. Dengan demikian. menjadi dasar kemunculan kelompok baru yang dikenal dengan nama Murji‘ah. dan menurut fakta sejarah. Aliran-Aliran Ilmu Kalam Problematika teologis di kalangan umat Islam baru muncul pada masa pemerintahan Khalifah Ali bin Abi Thalib (656-661M) yang ditandai dengan munculnya kelompok dari pendukung Ali yang memisahkan diri mereka karena tidak setuju dengan sikap Ali yang menerima Tahkim dalam menyelesaikan konfliknya dengan muawiyah bin abi Sofyan. Aliran Khawarij. gubernur syam. Kelompok khawarij ini merupakan bagian dari kelompok pendukung Ali yang memisahkan diri. tapi ditentukan oleh manusia sendiri. Latar belakang ketidak setujuan mereka itu. Pengertian dan latar belakang timbulnya Aliran khawarij Aliran Khawarij merupakan Aliran teologi tertua yang merupakn Aliran pertama yang muncul dalam teologi Islam. pada waktu perang siffin. A. Atas dasar ini. baik ia keluar pada masa sahabat khulafaur rasyidin. hanya Ali yang berhasil terbunuh ditangan mereka. Menurut ibnu Abi Bakar Ahmad Al-Syahrastani. . nama suatu tempat dekat kufah.Berikut ini akan dibahas tentang pertumbuhan dan perkembangan Aliran tersebut berikut pokok-pokok pikiran nya masing-masing. dan orang yang tidak Memutuskan hukum dengan al-quran adalah kafir. Menurut bahasa nama khawarij ini berasal dari kata ―kharaja‖ yang berarti keluar. pada waktu perang siffin. atau pada masa tabi‘in secara baikbaik. lahirnya Aliran teologi inipun mengawali kemunculan berbagai Aliran-Aliran teologi lainnya. Lahirnya Kelompok Khawarij ini dengan berbagai pendapatnya selanjutnya. Dan dalam perkembangannya telah banyak melahirkan berbagai Aliran teologi yang masing-masing mempunyai latar belakang dan sejarah perkembangan yang berbeda-beda. istilah ini berasal dari kata harura. orang yang melakukan tahkim dan merimanya adalah kafir. beralasan bahwa tahkim itu merupakan penyelesaian masalah yang tidak di dasarkan pada ajaran Al-Qur‘an. Kelompok ini juga kadang kadang menyebut dirinya Syurah yang berarti ―golongan yang mengorbankan dirinya untuk allahdi samping itu nama lain dari khawarij ini adalah Haruriyah. Mu‘awiyah bin Abi Sofyan dan Amr Bin Ash. dengan beralasan ketidak setujuan mereka terhadap sikap Ali bin abi Thalib yang menerima tahkim (arbitrase) dalam upaya untuk menyelesaikan persilisihan dan konfliknya dengan mu‘awiyah bin abi sofyan.Untuk itu mereka berusaha keras agar dapat membunuh ke empat tokoh ini. Kelompok ini selanjutnya dikenal dengan Kelompok Khawarij. Nama itu diberikan kepada mereka yang keluar dari barisan Ali. yang merupakan tempat mereka menumpahakn rasa penyesalannya kapada Ali bin abi Thalib yang mau berdamai dengan Mu‘awiyah.BAB II PEMBAHASAN B. 1. bahwa yang disebut Khawarij adalah setiap orang yang keluar dari imam yang hak dan telah di sepakati para jema‘ah. gubernur syam.

Qathari bin Fujaah 10. Dengan kata lain bahwa orang mukmin sekalipun melakukan dosa besar masih tetap mangucapkan dua kalimat syahadat yang menjadi dasar utama dari iman. 2. Dengan demikian setiap orang muslim berhak menjadi Khalifah apabila suda memenuhi syarat-syarat. bukan kafir. Abdullah bin Basyir 8. 5. Aliran Murji’ah A. Mereka menangguhkan penilaian terhadap orang-orang yang terlibat dalam peristiwa tahkim itu di hadapan tuhan. Abdullah bin Wahab al-Rasyidi. Khalifah Ali dianggap menyelewang setelah terjadi Tahkim (Arbitrase). Zaid bin Asfar 13. Pandangan Aliran Khawarij 1. Pandangan Murji‘ah Pandangan mereka itu terlihat pada kata murji‘ah yang barasal dari kata arja-a yang berarti menangguhkan. Orang Islam yang melakukan Dosa besar adalah kafir. pimpinan rombongan sewaktu mereka berkumpul di Harura (pimpinan Khawarij pertama) 2. Demikian pula orang mukmin yang melukan dosa besar masih di anggap mukmin di hadapan mereka.B. tetapi setelah tahun ke tujuh dari masa kekhalifahannya Usman r. Mustarid bin sa‘ad 4. Zubair bin Ali 9. B. 6. Abd al Karim bin ajrad 12. dan harus di bunuh. Abd al-Rabih 11. dan zubair. Hausarah al-Asadi 5. Khalifah sebelum Ali adalah sah. Khalifah tidak harus keturunan Arab. dengan Ali bin abi tahAlib) dan para pelaku tahkim—termasuk yang menerima dan mambenarkannya – di hukum kafir. mengakhirkan dan memberi pengharapan. Khalifah harus dipilih langsung oleh rakyat. Abdullah bin ibad C. Quraib bin Maruah 6. 7.a dianggap telah menyeleweng. Oleh karena itu orang tersebut masih tetap mukmin. 3. karena hanya tuhanlah yang mengetahui keadaan iman seseorang. Khalifah di pilih secara permanen selama yang bersangkutan bersikap adil dan menjalankan syari‘at islam. dan di jatuhi hukuman bunuh bila zhalim. 2. Tokoh-tokoh Khawarij Diantara tokoh-tokoh khawarij yang terpenting adalah : 1. sebagai mana hal itu dilakukan oleh aliran khawarij. Urwah bin Hudair 3. Pengertian dan latar belakang timbulnya aliran Murji‘ah Aliran Murji‘ah ini muncul sebagai reaksi atas sikapnya yang tidak mau terlibat dalam upaya kafir mengkafirkan terhadap orang yang melakukan dosa besar. Talhah. . Nafi‘ bin al-azraq (pimpinan al-Azariqah) 7. 4. Orang mukmin yang melakukan dosa besar itu dianggap tetap mengakui bahwa tiada tuhansealin allah dan Nabi Muhammad sebagai Rasulnya. Orang-orang yang terlibat dalam perang jamal (perang antara Aisyah.

Muslim tersebut tetap mukmin selama ia mengakui dua kalimat syahadt. 4. Ajaran-ajaran tentang Mazhab ini banyak memiliki persamaan dengan ajaran Mu‘tazilah sehingga Aliran Qadariyah ini sering juga disebut dengan aliran Mu‘tazilah. Kedua tokoh ini yang mempersoalkan tentang Qadar. 3. 2. Pengertian dan latar belakang timbulnya aliran Qadariyah Qadariyah berakar pada qadara yang dapat berarti memutuskan dan memiliki kekuatan atau kemampuan. Ajaran-ajaran pokok murji‘ah dapat disimpulan sebagai berikut: . Iman Hanya membenarkan (pengakuan) di dalam Hati 3. 1. Al-Qur‘an dan Hadits mereka tafsirkan berdasarkan logika semata-mata. dan mereka menolak segala sesuatu terjadi karena qada dan qadar Allah SWT. sebab logika itu hanya jalan pikiran yang menyerap hasil tangkapan panca indera yang serba terbatas kemampuannya. Ajaran-ajaran Murji‘ah 1. Orang islam yang melakukan dosa besar tidak dihukumkan kafir. dan tuhan tidak campur tangan dalam perbuatan manusia ini. qadariyah adalah nama yang dipakai untuk suatu aliran yang memberikan penekanan terhadap kebebasan dan kekuatan manusia dalam menghasilkan perbuatan-perbuatannya.yang terlihat dan menyetujui tahkim dalam perang siffin. C. Aliran ini merupakan aliran yang suka mendahulukan akal dan pikiran dari pada prinsip ajaran Al-Qur‘an dan hadits sendiri. Hukum terhadap perbuatan manusia di tangguhkan hingga hari kiamat. Dalam paham qadariyah manusia di pandang mempunyai qudrat atau kekuatan untuk melaksanakan kehendaknya. dan bukan berasal dari pengertian bahwa manusia terpaksa tunduk kepada qadar dan qada Tuhan Mazhab qadariyah muncul sekitar tahun 70 H(689 M). mengkafirkan pihak-pihak yang ingin merebut kekuasaan ali dan mengakfirkan orang. Tokoh utama Qadariyah ialah Ma‘bad Al-Juhani dan Ghailan al Dimasyqi. . Jadi seharusnya logika dan akal pikiranlah yang harus tunduk kepada Al-Qura‘n dan Hadits. Padahal kita tahu bahwa logika itu tidak bisa menjamin seluruh kebenaran. kesamaan keduanya terletak pada kepercayaan kedunya yang menyatakan bahwa manusia mampu mewujudkan tindakan dan perbuatannya.Hal-hal yang melatarbelakangi kehadiran murji‘ah antara lain adalah : Adanya perbedaan pendapat antara Syi‘ah dan Khawarij. adanya pendapat yang menyalahkan aisyah dan kawan-kawan yang menyebabkan terjadinya perang jamal. 2. bukan sebaliknya.Sedangkan sebagai suatu aliran dalam ilmu kalam. adanya pendapat yang menyalahkan orang yang ingin merebut kekuasaan Usman bin Affan. Aliran Qadariyah A.

tapi fasik dan orang fasikk itu masuk neraka secara kekal. dan menyebankan mereka semata-mata tunduk dan patuh kepada kehendak tuhan. Maka Barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman. berkuasa. Sedangkan menurut al-Syahrastani bahwa Jabariyah berarti menghilangkan perbuatan dari hamba secara hakikat dan menyandarkan perbuatan tersebutkepada Allah. hayat. melainkan manusia lah yang menciptakannyadan karena itulah maka manusia akan menerima pembalasan baik (surga) atas segala amal baiknya. 2. pokok-pokok ajaran qadariyah adalah : 1. Allah SWT. 4. Karena itu aliran ini terkadang disebut juga dengan Jahmiah. Aliran Jabariyah A. dan Barangsiapa yang ingin (kafir) Biarlah ia kafir‖. Orang yang berdosa besar itu bukanlah kafir. 3. mendengar dan melihat yang bukan dengan zat nya sendiri. dengan keadaan yang sangat tidak bersahabat dengan mereka pada waktu itu. itu mengetahui. Kaum Qadariyah berpendapat bahwa akal manusia mampu mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk. dan latar belakang Kemunculan jabariyah. dalam perkembangannya. Menurut mereka Allah SWT. Kaum Qadariyah mengatakan bahwa Allah itu maha esa atau satu dalam ati bahwa Allah tidak memiliki sifat-sifat azali. dan bukanlahmukmin. walaupun Allah tidak menurunkan agama. yaitu paham yang menyatakan bahwa perbuatan manusia di tentukan sejak semula oleh qada dan qadar tuhan. yang jelas di dalam Al-Qur‘an dapat di jumpai ayat-ayat yang dapat menimbulkan paham qadariyah . 4. Nama jabariyah berasal dari kata jabara yang mengandung arti memaksa. Hal ini kemudian mendasari mereka untuk tidak bisa berbuat apa-apa. ―Sesungguhnya Allah tidak merobah Keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan diri mereka sendiri‖ (surat Al Ra’ad Ayat 11) ―Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu. hidup. Dan dalam bahasa inggris disebut dengan fatalism atau predestination. Aliran ini di sebarluaskan oleh jahm bin Shafwan. maka Allah berhak disebut adil. Padangan Qadariyah Menurut Dr.B. Tidak menciptakan amal perbuatan manusia. Menurut catatan sejarah. Kehidupan bangsa arab yang diliputi oleh gurun pasir sahara telah memberikan pengaruh besar terhadap hidup mereka. dan tidaklah beralasan jika ada sebagian orang menilai paham ini sesat atau kelaur dari islam. Selanjutnya terlepas apakah paham qadariyah itu di pengaruhi oleh paham luar atau tidak. jabariyah di khurasan. Munculnya mazhab ini berkaitan dengan munculnya Qadariyah. Qadariyah muncul di irak. Aliran ini pada mulanya di pelopori oleh al-ja‘ad bin dirham. katanya segala sesuatu ada yang memiliki sifat yang menyebabkan baik atau buruk. seprti ilmu.( Surat Al-Kahfi ayat 29) Dengan demikian paham qadariyah memilki dasar yang kuat dalam islam. Namun. mendengar. Pengerian. dan menerima balasan buruk (siksa Neraka) atas segala amal perbuatannya yang salah dan dosakarena itu pula. paham jabariyah ini di duga telah ada sejak sebalum agama Islam datangke masyarakat arab. Kudrat. Sebab. dan meilahat dengan zatnya sendiri. Daerah kelahirannya pun berdekatan. Ahmad Amin dalam kitabnya Fajrul Islam halaman 297/298. .

5. tidak bisa berbuat apa-apa. Allah SWT. Karena mereka telah berkeyakinan bahwa allah telah mentakdirkan segala sesuatu. selain berpangku tangan. namun sebenarnya. telah mentakdirkan ats dirinya segala amal perbuatan yang mesti di kerjakannya. dan segala perbuatan itu adalah ciptaan allah.Daya yang diperoleh untuk mewujudkan perbuatan-perbuatan inilah yang kemudian disebut Kasb atau acquisition. pada abad permulaan kedua hijrah di kota basyrah dan mampu bertahan sampai sekarang. bahwa Tuhanlah yang menciptakan perbuatan Manusia baik perbuatan itu positif maupun negatif Tetapi dalam melakukan perbuatan itu manusia mempunyai bagian daya yang diciptakan dalam diri manusia oleh tuhan. Manusia tidak bisa berbuat lain dari apa yang telah di lakukannya. sehingga manusia mampu melakukan perbuatanitu. Selanjutnya. Sehingga. (surat al Insan ayat 30) Jaham bin Shafwan mempunyai pendirian bahwa manusia itu terpaksa. Hasan al-Bashri. mempunyai efek. menunggu takdir Allah semata-mata dan berusahapun tidak. dan manusia tidak bisa mengusahakan sesuatu itu. yang menjadi dasar yang sejajar dengan pemahaman pada aliran jabariyah ini dijelaskan Al-Qur‘an diantaranya : ―Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu‖.( surat al-saffat ayat 96) ―Dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu). tidak mempunyai pilihan dan kekuasaan. pada mulanya nama ini di berikan oleh orang dari luar mu‘tazilah karena pendirinya.B. Oleh karena itu. tidak sependapat dan memisahkan diri dari gurunya. dalam realisasinya. orang yang termakan paham ini bisa menjadi apatis dan beku hidupnya. Washil bin Atha‘. aliran ini telah muncul pada pertengahan abad pertama hijrah yakni diisitilahkan pada para sahabat yang memisahkan diri atau besikap netral dalam peristiwa-peristiwa politik. Aliran Mu’tazilah A. Pokok-pokok Pandangan jabariyah. Disisi lain. Yakni pada peristiwa meletusnya perang jamal dan perang siffin. Paham bahwa perbuatan yang dilakukan manusia adalah sebenarnya perbuatan tuhan tidak menafikan adanya pahala dan siksa. Dalam perkembangan selanjutnya. nama ini kemudian di setujui oleh pengikut Mu‘tazilah dan di gunakan sebagai nama dari bagi aliran teologi mereka. yang kemudian mendasari sejumlah sahabat yang tidak mau terlibat dalam konflik tersebut dan memilih untuk menjauhkan diri mereka dan memilih jalan tengah. Berkenaan dengan itu perlu dipertegas bahwa Jabariyah yang di kemukakan Jaham bin Shafwan adalah paham yang ekstrem. kecuali bila dikehendaki Allah‖. aliran ini tetap berpendapat bahwa manusia tetap mendapat pahala atau siksa karena perbuatan baik atau jahat yang dilakukannya. Aliran mu‘tazilah lahir kurang lebih 120 H. Sementara itu terdapat pula paham jabariyah yang moderat. jaham menginterpretasikan bahwa pahala dan siksa merupakan paksaan dalam arti bahwa allah telah mentakdirkan seseorang itu baik sekaligus memberi pahala dan allah telah mentakdirkan seseorang itu berdosa sekaligus juga menyiksanya. Menurut Najjar dan Dirar.Najjar dan Dirar Ibn ‗Amr. seperti yang diajarkan oleh Husain Bin Muhammad al. sama seperti apa yang dia ciptakan pada benda-benda yang tidak bernyawa. . Pengertian dan latar belakang munculnya Mu‘tazilah Perkataan Mu‘tazilah berasal dari kata Í‘tizal‖ yang artinya ―memisahkan diri‖.

Disisi lain. 4. 2. Jadi Ahlussunnah wal jama‘ah mengandung arti ―penganut Sunnah (ittikad) nabi dan para sahabat beliau. Sunni dalam pengertian khusus adalah mazhab yang berada dalambarisan Asy‘ariyah dan merupakan lawan Mu‘tazilah. al Tauhid (keesaan Allah) al ‗Adl (keadlilan tuhan) al Wa‘d wa al wa‘id (janji dan ancaman) al Manzilah bain al Manzilatain (posisi diantara posisi) amar mauruf dan Nahi mungkar. 4. Pokok-pokok Pandangan ajaran Mu‘tazilah Ada lima prinsip pokok ajaran Mu‘tazilah yang mengharuskan bagi pemeluk ajaran ini untuk memegangnya. yang di sebut sebagai sifat-sifat yang azali. 5. yaitu khusus dan umum. dua aliran yang menentang ajaran-ajaran Mu‘tazilah. muncul sebagai reaksi setelah munculnya aliran Asy’ariyah dan maturidiyah. Ahlussunah Wal. Mu‘tazilah pimpinan Washil bin Atha‘ lah yang menjadi salah satu aliran teologi dalam islam. Sifat-sifat itu bukanlah zat tuhan dan bukan pula lain dari zatnya. 3. Ahlussunnah berarti penganut atau pengikut sunnah Nabi Muhammad SAW. . Pengertian dan para tokoh serta pemikiran-pemikiran mereka. Pokok-pokok pemikirannya  Sifat-sifat Tuhan. Qadim. Dalam pengertian ini. Menurutnya. dan berdiri diatas zat tuhan. 2. dan jemaah berarti sahabat nabi. Dalam perkembangannya. C. a. Sunni dalam pengertian umum adalah lawan kelompok Syiah. Tokoh utama yang juga merupakan pendiri mazhab ini adalah Abu al hasan al Asy‘ari dan Abu Mansur al Maturidi. sedangkan yang kedua muncul karena didorong oleh persoalan aqidah. yang melatarbelakangi munculnya kedua Mu‘tazilah diatas tidaklah sama dan tidak ada hubungannya karena yang pertama lahir akibat kemelut politik. 3. Tuhan memiliki sifat sebagaiman di sebut di dalam Alqur‘an. Mu’tazilah sebagai mana juga Asy‘ariyah masuk dalam barisan Sunni. yan dirumuskan oleh Abu Huzail al-Allaf : 1. Tokoh-tokoh Mu‘tazilah Diantara para tokoh-tokoh yang berpengaruh pada Mu‘tazilah yaitu: 1. Abu al Hasan al Asy‘ari 1. Washil bin Atha‘ Abu Huzail al-Allaf Al Nazzam Al-Jubba‘i 6. Ahlussunnah sering juga disebut dengan Sunni dapat di bedakan menjadi 2 pengertian.Jamaah A. Aliran ini. B.

Menurutnya. Dalam peperangan ini. dan itu merupakan janji tuhan yang tidak mungkin di pungkirinya. terdapat dua pendapat. Pokok-pokok pemikirannya :        Sifat Tuhan. Pengertian dan kemunculannya Syi‘ah ` Secara bahasa Syi‘ah berarti pengikut.  Al-Qur‘an. Aliran Syiah A. Yang dimaksud dengan pengikut disini ialah para pendukung Ali bin Abi Thalib. Sebab semua itu marupakan kehendak mutlak tuhan sebab tuhan maha kuasa atas segalanya. al-Quran adalah qadim dan bukan makhluk diciptakan. Adapun menurut Watt. Syi‘ah bener-bener muncul ketika berlangsung peperangan antara Ali dan Mu‘awiyah yang dikenal denganPerang siffin. tuhan memiliki kewajiban-kewajiban tertentu. Menurutnya. pertama menurut Abu Zahrah. Manurutnya. pemimpin pertama ahl. Mengenai latar belakng munculnya aliran ini. Para pengikut ali yang disebut syi‘ah ini diantaranya adalah Abu Dzar al Ghiffari. atau yang sebut sebagai ahl al-bait.selanjutnya. Muslim yang berbuat dosa. istilah yiah ini untuk pertama kalinya di tujukan pada para pengikut ali (syi‘ah ali). kelak di sebut Khawarij. pasukan Ali di ceritakan terpecah menjadi dua. Al Quran. perbuatan manusia di ciptakan tuhan. Tuhan dapat dilihat dengan mata oleh manusia di akhirat nanti. menurutnya. Miqad bin Al aswad dan Ammar bin Yasir. Pendapatnya sejalan dengan al Asy‘ari Perbuatan Manusia. Antrophomorphisme. 7. Perbuatan manusia sebenarnya di wujudkan oleh manusia itu sendiri. Secara istilah Syi‘ah sering di maksudkan pada kaum muslimin yang dalam bidang spritual dan keagamaannya selalu merujuk pada keturuan Nabi Muhammad SAW. Menurutnya. satu kelompok mendukung sikap Ali –kelak di sebut Syi‘ah dan kelompok lain menolak sikap Ali. Antrophomorphisme Keadlian Tuhan. Syi‘ah mulai muncul pada akhir dari masa jabatan Usman bin Affankemudian tumbuh dan berkembang pada masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib. janji pahala dan siksa mesti terjadi. Pendapatnya sejalan dengan al Asy‘ari Janji tuhan. Menurutnya. bukan di ciptakan oleh manusia itu sendiri.al bait pada masa Nabi Muhammad SAW.     Perbuatan Manusia. b. Pendapatnya sejalan dengan al Asy‘ari Kewajiban tuhan. Melihat Tuhan. yang berbuat dosa dan tidak sempat bertobat diakhir hidupnya tidaklah kafir dan tetap mukmin. Menurtnya. tuhan tidak mempunyai kewajiban apapun untuk menentukan tempat manusia di akhirat. Muslim yang berbuat dosa. Menurutnya. Abu manshur Al-Maturidi 2. Sebagai respon atas penerimaan ali terhadap arbitrase yang diatwarkan Mu‘awiyah. . dan bukan merupakan perbuatan tuhan.

orang yang hidup sesudah tahun 300 H termasuk dalam kategori khalaf. para tabi‘in. tidak beranak. 8. 6. Allah tidak melakukan perbuatan zhalim dan perbuatan buruk. al ‗adl Kaum Syi‘ah mempunyai keyakinan bahwa Allah Maha Adil. dan tabitt tabi‘in. dan tidak ada seorang pun yang menyamainya. al ma‘ad Ma‘ad berarti tempat kembali (hari akhirat). 5. kaum Syi‘ah sangat percaya sepenuhnya akan adanya hari akhirat. 3. bahwa hari akhirat itu pasti terjadi. tempat bergantung. segala makhluk. 4. al Tauhid Kaum Syi‘ah mengimani sepenuhnya bahwa allah itu ada. dan mewujudkan kebaikan dan ketentraman umat. Orang yang termasuk dalam kategori salaf adalah orang yang hidup sebelum tahun 300 hijriah. ia tidak melakukan perbuatan buruk karena ia melarang keburukan. al Nubuwwah Kepercayaan Syi‘ah terhadap para Nabi-nabi juga tidak berbeda dengan keyakinan umat muslim yang lain. tidak diperanakkan. mencela kezaliman dan orang yang berbuat zalim.1. Menurut mereka. Allah mengutussejumlah nabi dan rasul ke muka bumi untnk membimbing umat manusia. Kelima prinsip itu adalah : 2. sedangakan salafiyah berarti orang-orang yang mengikuti salaf. Pengertian dan latar belakang munculnya Salafiyah Secara bahasa salafiyah berasal dari kata salaf yang berarti terdahulu. yaitu sejak ada orang atau golongan yang tidak puas memahami al Qur‘an dan hadits tanpa ta‘wil. Istilah salaf mulai dikenal dan muncul beberapa abad abad sesudah Rasul SAW wafat. ia pengganti rasul dalam memelihara Syari‘at. al imamah Menurut Syi‘ah. melaksanakan Hudud. Dan juga mereka mempercayai adanya sifat-sifat Allah. Aliran Salafiyah A. tunggal. Maha esa. para sahabat. Imamah berarti kepemimpinan dalam urusan agama dan dunia sekaligus. . Pokok-Pokok Pikiran Syi‘ah Kaum Syi‘ah memiliki lima prinsip utama yang wajib di percayai oleh penganutnya. yang dimaksud terdahulu disini adalah orang-orang terdahulu yang semasa Rasul SAW. terutama untuk menjelaskan maksud-maksud tersirat dari ayat-ayat al-Qur‘an sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak layak bagi Allah SWT.

3.beliau juga ahli di bidang tafsir dan hadist. pengakuan terhadap keunggulan barat dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. perlwanan terhadap kolonialisme dan mominasi barat. bin Muhammad bin Hambal. Dalam perkembangannya. Tokoh-tokoh ulama salaf dan perkembangan Aliran salafiyah. Keyakinan bahwa kemajuan dan kejayaan umat Islam hanya mungkin di wujudkan jika mereka kembali kepada ajaran Islam yang masih murni dan kembali pada ajaran Islam yang masih murni. ekonomi.dan akhirnya berkembang di dunia Islam secara Spodaris. Beliau merupakan seorang teolog dan ahli Hukum yang banyak menghasilkan karya tulis. Komponen pertama ini merupakan satu unsur yang di miliki oleh salfiyah sebelumnya. meskipun dalam beberapa hal antara dengan guru berbeda dalam banyak hal mereka sama. kemudian di suburkan oleh Imam Muhammad bin Abdul Wahab.B. Al Afgani dapat di katakan sebagai penganut salafiyah modern karena dalam rumusan pahamnya yang banyak meletakkan unsur-unsur moderenismesebagai mana terlihat pada komponen 2 dan 3 diatas. Syekh Muhammad Abduh adalah murid Al afgani dan Muhammad Rasyid Ridaha adalah murid dari Muhammad Abduh. Tokoh terkenal ulama salaf adalah Ahmad bin Hambal. ajaran yang bermula pada Imam Ahmad bin Hanbal ini. Pada abad ke 20 M gerakan ini muncul dengan dimensi baru. . Tokoh salafiyah yang terkenal lainnya adalah Taqiyuddin Abu al Abbas Ahmad bin Abdul Halim bin Abd al salam bin Abdullah bin Muhammad bin Taimiyah al Hambali. selanjutnya di kembangkan oleh Ibnu Taimiyah. dan meneladani pokok hidup sahabat Nabi. 2. atau yang lebih di kenal dengan nama Ibnu Taimiyah. baik politik. Nama lengkapnya. Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha. Salafiyah baru al afgani ini terdiri dari 3 komponen pokok yakni : 1. Ahmad. Tokoh-tokohnya adalah Jamaluddin al Afgani. maupun kebudayaan. beliau juga di kenal sebgai pendiri dan tokoh mazhab Hambali.

Disisi lain. bagaimana kita menaggapi pemikiran-pemikiran tersebut yang kesemuanya memiliki titik pertentangan dan persamaan masing-masing dan tentunya pendapat-pendapat mereka memiliki argumentasi-argumentasi yang bersumber pada al-Qur‘an dan Hadits. Penilaiaan baik tidaknya suatu pendapat dalam pandangan manusia mungkin di lakukan dengan mencoba menghubungkan pendapat tersebut dengan peristiwa-peristiwa yang berkembang dalam sejarah.BAB III PENUTUP C. bukanlah sesempit yang dipahami pada umumnya. Hal ini juga dapat dijadikan alasan bahwa Islam sebagi mana di jumpai dalam sejarah. Namun pendapat mana diantara pendapat-pendapat tersebut yang paling baik. Kerana penilaian sesungguhnya ada pada sisi Allah yang akan diberikanNya di akhirat nanti. tidaklah bisa kita nilai sekarang. dan juga pendapat tersebut banyak di ikuti oleh Manusia. Kesimpulan Dari uraian diatas. Sekarang. kita juga bisa menilai baik tidaknya suatu pendapat atau paham dengan mengaitkannya pada kenyataan yang berlaku dimasyarakat dan dapat bertahan dalam kehidupan manusia. dapat kita pahami bahwa Islam telah hadir sebagai pelopor lahirnya pemikiran-pemikiran yang hingga sekarang semuanya itu dapat kita jumpai hampir di seluruh dunia. karena Islam dengan bersumber pada alQuran dan As-Sunnah dapat berhubungan dengan pertumbuhan masyarakat luas. .

(Makalah) ALIRAN-ALIRAN DALAM ILMU KALAM Disusun Oleh : Nama: NURMANINGSI TAHIR Kelas : XI MADRASAH ALIYAH MUHAMMADIYAH KOTA GOROTALO T/P 2012-2013 .

Hal. Ilmu Tauhid. 1996. Ilmu Tauhid. hal. Abuddin Nata.. Hal. H. Yusran Asmuni. 45 [17] Ibid. Ilmu kalam. Filsafat. Zainuddin. dkk . Op. Hal. op. H. dan tasawuf. 47 [18] Drs. H. H. Pustaka setia. hal. Ilmu kalam. cit. Abuddin Nata. Hal.cit . H. Hal. Abdul Rozak. 51 et.M. M. Pustaka setia. Ilmu kalam. Jakarta : PT RajaGrafindo Persada. Bandung:CV. 108 [14] Drs.seq [8] Drs. 105. Hal. M. Yusran asmuni. Hal. Hal. Op.A. H. 40 [20] Ibid.Ag.M Yusran Asmuni.M.cit . Abuddin Nata. Hal. po. M. Hal.cit. 42 [21] Drs. op.cit.2006.DAFTAR PUSTAKA Asmuni. [3] Ibid. H. 1996 Nata. dan tasawuf. Hal. 34 [13] Drs. Hal. 1995 Rozak. M Yusran Asmuni. Hal.cit . dkk . op. Abuddin Nata. Op. 109 [16] Drs. 104 [5] Drs. XV [4] Ibid. Jakarta:PT Rineka Cipta. Abuddin. Abuddin Nata. 106 [10] Ibid.cit. H.M Yusran Asmuni. Ilmu kalam. Jakarta:PT Rineka Cipta. 106 [12] Drs. 33 [9] Drs. Ilmu Tauhid. Yusran.cit. Ilmu Tauhid. 1992. 30 [6] Drs.Hal 36 [15] Drs. Op. Hal. Jakarta : PT RajaGrafindo Persada. Abdul.cit. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.Hal 114 . 29 [2] Drs. Zainuddin. 34 [11] Ibid. Bandung:CV.cit. Hal. Hal. [7] DR. Hal. 1995. Yusran Asmuni. op. Abuddin Nata.2006. op. 39 [19] Ibid. Filsafat. 1992 [1] Drs. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.