Anda di halaman 1dari 4

Presentasi Kelompok II (08 Nov 2012)

Kali ini materi pembelajaran disampaikan melalui presentasi dan ini adalah hasil resume presentasi dari kelompok II :

Kerangka Dasar Kurikulum

Struktur Kurikulum

Standarisasi Isi Mencakup

Beban Belajar

KTSP

Kalender Pendidikan

Presentasi Kelompok II (08 Nov 2012)

Kerangka dasar Kurikulum mencakup antara lain : Cakupan mata pelajaran Agama dan akhlak mulia Kewarganegaraan dan kepribadian Ilmu pengetahuan dan teknologi Estetika Jasmani, olahraga dan kesehatan

Prinsip pengembangan kurikulum Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya Beragam dan terpadu Tanggap terhadap perkembangan IPTEK dan seni Prinsip pengembangan kurikulum Relevansi dengan kebutuhan kehidupan Menyeluruh dan berkesinambungan Belajar sepanjang hayat Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah

Prinsip pelaksanaan kurikulum Peserta didik harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang bermutu, serta memperoleh kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara bebas, dinamis, dan menyenangkan Menegakkan 5 pilar belajar Peserta didikmendapat pelayanan yang bersifat perbaikan, pengayaan, dan percepatan Suasana hubungan peserta didik dan pendidik yang saling menerima dan menghargai, akrab, terbuka dan hangat Menggunakan pendekatan multistrategi dan multimedia, sumber belajar dan teknologi yang memadai, dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar Mendayagunakan kondisi alam, social, dan budaya serta kekayaan daerah Diselenggarakan dalam keseimbangan, keterkaitan dan kesinambungan

Presentasi Kelompok II (08 Nov 2012)

Struktur Kurikulum 1. Kedalaman muatan kurikulum dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum 2. Merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran 3. Kompetensi terdiri atas Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi dasar (KD) yang dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) 4. Muatan Lokal dan Pengembangan diri merupakan bagian integral dari struktur kurikulum sekolah Beban Belajar Beban belajar diartikan sebagai waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran dengan sistem : Tatap Muka (TM) Penugasan Terstruktur (PT) Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur (KMTT) Beban belajar kegiatan tatap muka untuk setiap satuan pendidikan (Sistem Paket) Satuan Pendidi kan Kelas Satu jam Pembel ajaran Tatap Muka 45 Jumlah jam pelajaran per minggu 38-39 Minggu efektif per tahun ajaran 34-38 Waktu pembel ajaran per tahun 12921482 jam pembel ajaran (5814066690 menit) Jumlah jam per tahun (@60 menit) 969 1111,5

SMA

X s.d. XII

Presentasi Kelompok II (08 Nov 2012)

Sekolah menyediakan 2 program pendidikan, antara lain : 1. Sistem Paket Penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh pelajaran dan beban studi yang sudah ditetapkan untuk setiap tingkatan kelas 2. Sistem Kredit Semester/SKS Penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya menentukan sendiri jumlah beban belajar dan mata pelajaran yang diikuti setiap semester Kategori Paket SKS Formal Standar Dapat Dapat Formal Mandiri Wajib Struktur kurikulum yang telah disusun diselenggarakan dengan menggunakan sistem paket Struktur kurikulum untuk digunakan dengan SKS akan disusun tersendiri Kegiatan Pengembangan Diri Tidak termasuk beban belajar, karena substansinya dipilih sendiri oleh peserta didik sesuai dengan kebutuhan, minat, dan bakat Dialokasikan waktu ekuivalen 2 (dua) jam pelajaran Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masingmasing satuan pendidikan Sekolah dan kepala sekolah mengembangkan KTSP dan silabus berdasarkan : 1. Kerangka dasar kurikulum 2. Standar Kompetensi Dibawah koordinasi dan supervise DInas Pendidikan Kabupaten/Kota dan atau Provinsi Kalender Pendidikan Kalender Pendidikan adalah pengaturan waktu yang untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran Mencakup permulaan tahun ajaran, minggu efektif belajar dan hari libur