P. 1
(3) Beban Kerja Guru Permendiknas 39 Tahun 2009

(3) Beban Kerja Guru Permendiknas 39 Tahun 2009

|Views: 796|Likes:
Dipublikasikan oleh JALALUDDIN

More info:

Published by: JALALUDDIN on Nov 10, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/22/2014

pdf

text

original

BEBAN KERJA GURU

PERMENDIKNAS No. 39 TAHUN 2009 Tentang PEMENUHAN BEBAN KERJA GURU & PENGAWAS SATUAN PENDIDIKAN

1

LANDASAN DASAR
1. 2. 3. 4. UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen PP No. 74 Tahun 2008 tentang Guru Permendiknas No. 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Guru 5. Permendiknas No. 39 Th. 79 tentang Beban Kerja Guru & Pengawas Satuan Pendidikan 6. Pedoman Pelaksanaan Tugas Guru & Pengawas oleh Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Depdiknas, Agustus 2009
2

LATAR BELAKANG
PP No. 74 tahun 2008, Psl 3 ayat (2) bahwa guru harus memiliki kompetensi paedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Guru profesional dan bermatabat akan melahirkan anak-anak bangsa yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
3

PERMASALAHAN
1. Tuntutan profesi, bahwa beban kerja guru minimal 24 dan maksimal 40 jam tatap muka/minggu. 2. Tidak semua guru berada pada kondisi ideal yaitu beban mengajar minimal 24 jam per minggu sebagai persyaratan untuk dapat memiliki sertifikat pendidik agar guru dapat memperoleh tunjangan profesi. 3. Pemetaan kebutuhan guru di sekolah oleh dinas terkait belum optimal, sehingga ada sekolah yang kelebihan guru matpel tertentu, tetapi di sekolah lain justru kekurangan guru tsb.
4

PENYEBAB KEKURANGAN JAM MENGAJAR
Guru tidak memenuhi jumlah mengajar 24 jam/per minggu karena : • Jumlah peserta didik dan rombel sedikit • Pada matpel tertentu jumlah jam tatap muka sedikit • Jumlah guru matpel tertentu terlalu banyak • Sekolah yang terpencil atau sekolah khusus

5

ALOKASI WAKTU JAM KERJA/TATAP MUKA
Alokasi 1 jam tatap muka bagi jenjang pendidikan : 1. TK/RA : 30 menit 2. SD/MI : 35 menit 3. SMP/MTs : 40 menit 4. SMA/MA/SMK : 45 menit Beban kerja 24 jam tatap muka tsb merupakan bagian jam kerja PNS yang secara keseluruhan paling sedikit 37,5 jam (@ 60 menit) /minggu

6

PENGERTIAN JAM TATAP MUKA
PP No. 74 Tahun 2008, Psl 52 ayat (2) Bahwa jam tatap muka adalah beban kerja guru terkait dengan pelaksanaan pembelajaran dan dialokasikan dalam 1 minggu yang tercantum dalam struktur kurikulum sekolah/ madrasah

7

KATAGORI JENIS KERJA GURU
No 1 2 3 4 Jenis Kerja guru Merencanakan pembelajaran Melaksanakan pembelajaran Menilai hasil pembelajaran Membimbing & melatih siswa v V* V*** TM

Bukan TM
v V** V****

5

Melaksanakan tugas tambahan

v

Keterangan : TM = Tatap muka * Terintegrasi dgn tatap muka, seperti ulangan harian ** Penilaian pada UTS, US/UAS/UKK *** Terintegrasi dlm proses pembelajaran/tatap muka **** Seperti pada kegiatan pengembangan diri/ekstrakur.
8

URAIAN JENIS KERJA GURU (Bagi guru kelas/matpel)
1. Merencanakan pembelajaran
Membuat RPP pada awal tahun atau semester 2. Melaksanakan pembelajaran - menyampaikan materi pelajaran - membimbing & melatih siswa terkait materi pelajaran - menilai hasil pelajaran yg terintegrasi dlm keg. tatap muka - kegiatan tatap muka sesuai dengan yg tercantum dlm struktur kurikulum, dan kegiatan pembelajaran dpt dilakukan di dalam/luar kelas
9

URAIAN JENIS KERJA GURU lanjutan ……..
3.

Menilai hasil pembelajaran a. Penilaian tes tulis, meliputi ulangan harian, UTS, UAS/UKK, US b. Penilaian Non Tes Tulis, berupa pengamatan dan pengukuran sikap - Merupakan bagian yang tdk terpisahkan dari proses pendidikan - Dpt dilakukan di dlm dan/atau di luar kelas - Penilaian sikap di luar kelas dilakukan di luar jadwal pelajaran

URAIAN JENIS KERJA GURU lanjutan ……..
4. Membimbing dan melatih siswa a. Pada proses TM utk mencapai kompetensi siswa b. Pada kegiatan intrakurikuler - Remedial & pengayaan - Dilakukan di dlm kelas dg jadwal khusus (bukan jam TM) c. Pada keg. Ekstrakurikuler : Pramuka, Olympiade/ Lomba Komp. Siswa, OR, Kes, KIR, Kerohanian, Paskibra, PA, PMR, UKS, Jurnalistik, Fotografi

11

URAIAN JENIS KERJA GURU lanjutan ……..
5. Melaksanakan tugas tambahan - Wakil Kasek - Ketua Program keahlian - Pengawas sekolah - Kepala perpustakaan - Kepala Lab, bengkel, atu unit produksi - Pembina Pramuka, Pembimbing KIR, dan Guru piket (PP 74/2008 Psl 52 ayat (1) e

12

RASIO JUMLAH GURU & SISWA
(Bagi pemegang sertifikat pendidik)
JENJANG PENDIDIKAN KEBUTUHAN IDEAL * KONDISI TAHUN 2009 **

TK / RA
SD MI SMP

15 : 1
20 : 1 15 : 1 20 : 1

11 : 1
17 : 1 ? 16 : 1

Sumber : * PP No. 74 Tahun 2008 tentang Guru, Pasal 17 ** Ditjen PMPTK Depdiknas

MTs
SMA MA SMK MAK SLB

15 : 1
20 : 1 15 : 1 15 : 1 12 : 1 ?

?
15 : 1 ? 16 : 1 ? 22 : 1

13

URAIAN JENIS KERJA GURU
(Bagi guru Bimbingan Konseling)

Tugas guru BK membantu siswa dalam 1. Pengembangan kehidupan pribadi 2. Pengembangan kehidupan sosial 3. Pengembangan kemampuan belajar 4. Pengembangan karier

14

URAIAN JENIS KERJA GURU BK, lanjutan …………
Jenis layanan yang dilakukan Guru BK, memberi layanan : 1. Orientasi 2. Informasi 3. Penempatan dan penyaluran 4. Penguasaan konten 5. Konseling perorangan & kelompok 6. Bimbingan kelompok 7. Konsultasi 8. Mediasi

15

BEBAN KERJA GURU
Permendiknas No.39/2009,Pasal 1 & Pedoman Tugas Guru dan Pengawas oleh Ditjen PMPTK Depdiknas

1. 2. 3. 4.

5. 6. 7. 8. 9.

Jam tatap muka Guru min 24,dan max. 40 jam Kasek 6 jam TM.untuk BK pada 40 siswa Wakasek 12 jam TM, untuk BK pada 80 siswa Guru kelas, mengampu min. 1 rombel/minggu pd SD/MI Ka Perpustakaan min. : 12 jam TM Ketua Program keahlian min. : 12 jam TM Ka Laboratorium min. : 12 jamTM Guru BK membimbing : 150 – 250 siswa Guru pembimbing khusus pada sekolah Inklusi, min. 6 jam TM
16

PEMENUHAN BEBAN KERJA GURU
Permendiknas No.39/2009,Pasal 1 & Pedoman Tugas Guru dan Pengawas oleh Ditjen PMPTK Depdiknas

1. Guru yang tidak memenuhi min 24 jam TM dpt diberi tugas tambahan mengajar pada sekolah lain (Negeri/Swasta) di dlm/luar Kab./Kota sebagai guru matpel yang sesuai dengan sertifikat pendidik. 2. Guru yang mengajar tambahan di sekolah lain, minimal harus mengajar 6 jam dgn matpel yang sama dg no. 1 di atas.
17

PEMENUHAN BEBAN KERJA GURU
Permendiknas No.39/2009,Pasal 1 & Pedoman Tugas Guru dan Pengawas oleh Ditjen PMPTK Depdiknas

3. Tugas mengajar tambahan di sekolah lain, harus diterbitkan Surat Tugas oleh Dinas Pendidikan, Depag, Pejabat yang diberi tugas pengelolaan sekolah pada Departemen/Non Departemen di luar Depdiknas/ Depag, Kepala Satuan Pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi untuk satuan pendidikan khusus.
18

PEMENUHAN BEBAN KERJA GURU
Permendiknas No.39/2009,Pasal 1 & Pedoman Tugas Guru dan Pengawas oleh Ditjen PMPTK Depdiknas

4. Pemberian tugas tambahan mengajar sebagaimana pasal 2 ayat (3) bahwa pemberian tugas tsb berdasarkan kesepakatan bersama antara Disdik Provinsi, Kab./Kota, Depag, atau Penyelenggara Sekolah di luar Departemen/Non Departemen.

19

PEMENUHAN BEBAN KERJA GURU Pada Sekolah Layanan Khusus
1. Guru yang bertugas pada sekolah layanan khusus, keahlian khusus atau dibutuhkan atas dasar pertimbangan Nasional, tidak memenuhi 24 jam, diusulkan oleh Kadisdik Prov, Kab./Kota, Depag sesuai kewenangannya kepada Mendiknas untuk memperoleh ekuivalensi.

20

PEMENUHAN BEBAN KERJA GURU
Permendiknas No.39/2009,Pasal 1 & Pedoman Tugas Guru dan Pengawas oleh Ditjen PMPTK Depdiknas

2. Permendikanas No. 30/2009 Psl 3 ayat (2), yang dimaksud Sekolah layanan khusus yaitu : - Daerah terpencil atau terbelakang - Masyarakat Adat yang terpencil - Daerah dalam bencana alam atau Sosial - Daerah yg tdk mampu dari segi ekonomi 3. Guru berkeahlian khusus yaitu guru matpel berkeahlian langka yang terkait dengan budaya Indonesia (Permendiknas No.39/2009 Psl 3 ayat 3)
21

PEMENUHAN BEBAN KERJA GURU
Permendiknas No.39/2009,Pasal 1 & Pedoman Tugas Guru dan Pengawas oleh Ditjen PMPTK Depdiknas

4. Guru atas pertimbangan nasional, yaitu : a. Guru bertugas di sekolah Indonesia Luar negeri. b. Guru daerah tertentu yang kesulitan akses c. Guru yang ditugaskan menjadi guru di negara lain atas dasar kerja sama antar negara
22

EKUIVALEN KEGIATAN GURU PADA LAYANAN KHUSUS & KESULITAN AKSES
No Kegiatan 1 2 Mengajar matpel yg sama atau yang lain Tutor Paket A, B, C, C Kejuruan atau program kesetaraan Guru pd sekolah terbuka Uraian penjelasan kegiatan Mengajar di satminkal sendiri atau di tempat lain Ekuivalen Sesuai jumlah jam pel./minggu

Sesuai program Disdik, Sesuai jumlah terjadwal, ada surat ket./tugas jam pel./minggu dari Disdik & kesesuaian matpel Surat Ket. dari Kasek sekolah terbuka Sesuai jumlah jam pel./minggu 2 jampel/ minggu Max. 2 jampel/ minggu Sesuai alokasi jampel ber-tim

3 4 5 6

Guru pamong pd sekolah Surat Ket. dari Kasek sekolah terbuka terbuka Pembina pengembangan Sesuai bakat, minat &n potensi diri berbentuk ekstrakur siswa dan keg. ditentukan sek. Melaksanakan remedial teaching Sesuai dengan ketentuan pelaksanaan KTSP

7.

Mengelola taman bacaan masyarakat (TBM)

TBM milik pribadi atau masy & keg. Terjadwal, ada surat ket. dari lurah/kades setempat

1 jampel/ minggu
23

Satminkal = Satuan Administrasi Pangkal

Ekuivalen kegiatan guru pada sekolah layanan khusus dan kesulitan akases, lanjutan …….

No Kegiatan 8 9 Pengelola/pembina keg. Keagamaan Mengegola prog. Nas. Pemberdayaan masy (PNPM) mandiri Guru inti/tutor/ pemandu KKG/MGMP Membina keg. Mandiri terstruktur bagi siswa Membina keg. Lain terkait pend. Mayarakat Menjadi instruktur keg. Lsin terkait pend. Masy.

Uraian penjelasan kegiatan Terjadwal, ada surat ket Kasek sekolah/madrasah atau desa/kel Sesuai prog. dari Menkokesra, terjadwal, surat ket desa/kel.

Ekuivalen 1 jampel/ minggu 1 jampel/ minggu

10 11

Menyusun & melaksankan prog. Kerja 2 jampel/ sesuai prog. KKG/MGMP minggu Keg. Terstruktur yg tercantum pd kurikulum, membuat prog kerja, ada laporan hasil keg. Misalnya, kursus kecantikan, masak, potong rambut, menjahit, terjadwal, ada surat ket. Dari desa/lurah Misalnya, kursus kecantikan, masak, potong rambut, menjahit, terjadwal, ada surat ket. dari desa/lurah 1 jampel/ minggu 1 jampel/ minggu 1 jampel/ Minggu

12

13

24

EKUIVALEN KEGIATAN GURU BERKAHLIAN KHUSUS
(SEKOLAH PENYELENGGARA PROGRAM LANGKA)

No Kegiatan

Uraian penjelasan kegiatan

Ekuivalen 2 jampel/minggu 2 jampel/ minggu setiap kelompok binaan

1

Mengajar mulok/ ketramp./ekstrakur di sekolah lain
Instruktur ketrampilan/ kursus pd pend. Non formal Ikut aktif dalam konservasi seni Menjadi pengelola kegiatan seni di masyarakat

Mengampu sesuai dg keahlian/ sertifikat yang dimiliki
Keg. Sesuai prog. Keahlian yg dimiliki, terjadwal, surat ket. Dari Kasek & disyahkan Disdik

2

3

Keg. Sesuai dg keahliannya, ada 1 kegiatan bukti dari instansi yang ekuivalen 2 jam berwenang pel tatap muka Yang dikelola sanggar seni/ 1 kegiatan budaya yang memiliki ijin resmi ekuivalen 2 jam pel tatap muka

4

25

GURU BERTUGAS DI KABUPATEN KOTA DENGAN KONDISI KELEBIHAN GURU
Ekuivalen bagi guru yang bertugas di satuan Pendidikan di Kab./Kota dengan kondisi kelebihan guru hanya berlaku selama 2 (dua) tahun sejak Permendiknas No. 39 Tahun 2009 ditetapkan yaitu tanggal 30 Juli 2009, berarti hanya sampai dengan 30 Juli 2011. Paling lambat 30 Juli 2011 seluruh Dinas Pendidikan Kab./Kota harus mengatur kelebihan atau kekurangan guru bagi satuan pendidikan agar guru dapat memenuhi jumlah 24 jam tatap muka.
26

EKUIVALEN KEGIATAN GURU DI KABUPATEN/KOTA
DENGAN KONDISI KELEBIHN GURU, BERLAKU S/D 30 JULI 2011 Uraian penjelasan kegiatan Mengajat di satminkal sendiri atau di tempat lain

No Kegiatan 1 2 Mengajar matpel yg sama atau yang lain Tutor Paket A, B, C , C kejuruan, atau program kesetaraan

Ekuivalen Sesuai jumlah jam pel./minggu

Sesuai program Disdik, Sesuai jumlah jam terjadwal, ada surat ket./tugas pel./minggu dari Disdik & kesesuaian matpel

3
4

Guru Bina atau Pamong pd sekolah terbuka
Guru inti/instruktur/Tutor /Pemandu KKG/MGMP Pembina keg. Mandiri terStruktur bagi siswa

Surat Ket. Dari Kasek sekolah terbuka
Menyusun & melaksankan prog. Kerja sesuai prog. KKG/MGMP Keg. Mandiri terstruktur tercantum dlm kurikulum, membuat rencana kerja & ada laporan kasil kegiatan

Sesuai jumlah jam pel./minggu
2 jampel/minggu

5

Max. 2 jampel/ minggu
27

EKUIVALEN KEGIATAN GURU DI KABUPATEN/KOTA
DENGAN KONDISI KELEBIHN GURU, lanjutan ……………..
Uraian penjelasan kegiatan Sesuai keahlian yang dimilikinya, & jenis keg. ditentukan oleh sekolah dan terjadwal/minggu Pembelajaran Tim teaching sesuai tuntutan kurikulum & bertim setiap minggu Ekuivalen

No Kegiatan 6 Pembina kegiatan ekstra kurikuler atau pengembangan diri Melaksanakan pembelajaran Tim Teaching Melaksanakan pembelajaran remedial teaching

Max. 2 jampel/ minggu
Sesuai dengan alokasi jampel

7

8

Pembelajaran perbaikan Sesuai dengan dilaksaanakan sesuai ketentuan alokasi jampel KTSP dan dilakukan per minggu

Lihat keterangan berikut ini ……….

28

KETENTUAN PEMBELAJARAN TIM TEACHING
Pembelajaran Tim Teaching dilakukan pada matpel yang mempunyai karakteristik tertentu sesuai dg tuntutan kurikulum, dan dpt dihitung sebagai jam tatap muka, jika memenuhi : 1. Semua topik/pokok bahasan matpel tertentu memerlukan lebih dari satu guru 2. Perencanaan dlm pemilihan pokok bahasan dilakukan sejak awal tahun pelajaran 3. Pembelajaran ber tim dilaksanakan per minggu 4. Jmlh guru dalam tim disesuaikan dan karakteristik materi pembelajaran 5. Anggota Tim dari sekolah yang sama 6. Perenc, pelaksanaan, & evaluasi dilakukan bersama oleh Tim 7. Setiap guru dalam pembelajaran ber tim memiliki jumlah jam tatap muka yang sama sesuai struktur kurikulum
29

PEMBELAJARAN PERBAIKAN (REMEDIAL)
Pembelajaran Perbaikan (Remedial) dpt dihitung sebagai jam tatap muka, dengan prinsip : 1. Remedial hanya pd siswa yang belum mencapai kompetensi 2. Dilaksanakan berdasarkan hasil nilai tes tulis atau non tulis 3. Pembelajaran dilaksanakan setiap minggu di luar jam tatap muka utama 4. Kesepakatan antara guru dan siswa 5. Standar nilai minimal untuk ikut program perbaikan ditentukan oleh sekolah 6. Jumlah jam tatap muka remedial dihitung sama sesuai dgn jumlah jam tatap muka dalam struktur kurikulum 7. Pembelajaran remedial dilaksanakan untuk rombongan belajar yang merupakan gabungan siswa dari jenjang yang sama
30

PERHITUNGAN JUMLAH JAM TATAP MUKA
Jumlah jam tatap muka tiap mata pelajaran dihitung dengan menjumlahkan alokasi jampel/minggu, pertingkat dan dikalikan jumlah rombel pertingkat, misalnya (sesuai pada struktur kurikulum) : Jam tatap muka Guru Agama SMP dalam satuan pendidikan untuk kelas VII, VIII, dan IX dengan jumlah rombel masing-masing tingkat 6 : Jumlah jam tatap muka Guru Agama tsb : = (2 + 2 + 2) x 6 = 36 jam/minggu Jumlah kebutuhan Guru Agama di sekolah tersebut adalah 1 atau 2 orang guru ?
31

PENDISTRIBUSIAN BEBAN KERJA TATAP MUKA
Bila kebutuhan jam TM sebanyak 36 jam/minggu dapat dilakukan sebagi berikut : 1. Jika rencana hanya butuh 1 guru, maka beban guru tersebut sebanyak 36 jam/minggu 2. Jika direncanakan butuh 2 guru, maka guru A akan mengajar 24 jam, dan B mengajar 12 jam. Maka guru B harus mendapat tugas tambahan beban kerja sebanyak 12 jam lagi. Apakah jadi wakasek, atau mengajar di sekolah lain sebanyak 12 jam/minggu, atau tugas tambahan lainnya yang dapat memenuhi jumlah 12 jam/minggu
32

SK KEPALA SEKOLAH TENTANG TUGAS MENGAJAR GURU
SK Tugas Guru tentang tugas mengajar guru yang diterbitkan oleh Kepala Sekolah/ Madrasah pada awal tahun harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku (jumlah jam sesuai dengan struktur kurikulum) SK Kepala Sekolah/Madrasah harus dicantumkan jenis mengajar dan jumlah jam tatap muka, dan tugas tambahan (jika ada).
33

Contoh : SK Kepala Sekolah tentang Beban Mengajar Guru
Surat Keputusan Kepala SMP “Lapindo Sengsara” Sidoarjo Nomor : ………………………… Tentang Beban Kerja Guru Tahun Pelajaran 2009/2010 Kepala SMP Lapindo Sengsara, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur : a. Bahwa proses belajar mengajar merupakan kegiatan inti dalam proses penyelenggaraan pendidikan pada satuan pendidikan b. Bahwa untuk menjamin kelancaran proses belajar mengajar perlu ditetapkan pembagian tugas mengajar dan tugas tambahan bagi guru c. …………………………… d, ………………………….. : a. UU No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas b. UU No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen c. PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan d. PP No. 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan e. PP No. 74 Tahun 2008 tentang Guru d. Permendiknas No. 39 Tahun 2009 tentangPemenuhan beban Kerja Guru dan Pengawas Satuan Pendidikan e. Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK), Depdiknas tahun 2009 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Guru dan Pengawas

Menimbang

Mengingat

34

MEMUTUSKAN Menetapkan Pertama : Beban kerja tugas mengajar Guru pada tahun pelajaran 2009/2010 : Beban kerja tugas mengajar guru pada tahun pelajaran 2009/2010 melliputi kegiatan pembelajaran/tatap muka dan tugas tambahan lainnya. : Beban kerja guru tersebut dibuat berdasarkan peraturan dan pedoman yang berlaku dan tertuang dalam daftar lampiran surat keputusan ini. : Beban biaya yang timbul akibat surat keputusan ini, dibebankan kepada Pengurus Yayasan SMP Lapindo Sengsara Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur dan sumbersumber lain yang relevan : Surat Keputusan ini mulai berlaku sejak ditetapkan Ditetapkan di : Sidoarjo Tanggal : ----------------Kepala Sekolah,

Kedua

Ketiga

Keempat

Dra RANI YULIANI SUTANTO

35

Lampiran 1 SK Kepala SMP Lapindo Sengsara Nomor : …………………………….. Tanggal : ……………………………..

No

Nama Guru

Mata Pelajaran/ Tugas Tambahan

Jmlh Kelas

Jam pel per minggu

Jumlah total Jampel/minggu (Beban kerja)

1. 2. 3.

Dra. Rani Yuliani Golfani

Seni Budaya Kapala Sekolah

3 -6 -6 --

2 18 2 12 2 2

24
24 14 28

Drs. Antasari Alakadari, M.Pd PPKn Wakil Kepala Sekolah Drs. Susno Atmadi, M.M TIK Pembina KIR

4.
5.

Anggodo Wibisono, S.Pd
Dst.

Bahasa Indonesia Kepala Perpusatakaan

4 --

4 12

Keterangan No. 3, Drs. Susno Atmaji, M.M, belum memenuhi 24 jam TM, maka ybs masih harus mengajar di sekolah lain pada matpel TIK sebanyak 10 jam TM

36

CONTOH BEBAN KERJA GURU DIHITUNG BERDASARKAN STRUKTUR KURIKULUM SMP
No 1 A. Mata pelajaran 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10 Pendidikan Agama Pend. Kewarganegara an Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Sosial Seni Budaya Penjaskes & Olah raga Ketrampilan/Tek. Inf. Kom, 2 2 4 4 4 4 4 2 2 2 2 2 2 4 4 4 4 4 2 2 2 2 2 2 4 4 4 4 4 2 2 2 2 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 36 36 72 72 72 72 72 36 36 36 36 1 atau 2 orang 1 atau 2 orang 2 atu 3 orang 2 atu 3 orang 2 atu 3 orang 2 atu 3 orang 2 atu 3 orang 2 atu 3 orang 1 atau 2 orang 1 atau 2 orang 1 atau 2 orang Komponen 2 Kelas & Jampel VII 3 VIII 4 IX 5 Juml ah Rombel VII 6 VIII 7 IX 8 Juml TM 9 Jumlah Kebutuhan Guru

B. Muatan lokal

C. Pengembangan Diri
Jumlah )* Ekuivalen 2 jam pelajaran

2)*
32

2)*
32

2)*
32

6

6

6

Tergantung jml ekstrakur

37

KETETAPAN & SANKSI BEBAN KERJA GURU & PENGAWAS
1. Dalam waktu 2 tahun sejak Permendiknas No. 39 Tahun 2009 terhitung tanggal 30 Juli 2009, Dinas Pendidikan Prov./ Kab/Kota, Kanwil Depag, Depag Kab./ Kota harus selesai melakukan perencanaan kebutuhan dan redistribusi guru, baik pada sekolah maupun di tingkat kab./kota
2. PP 74 Tahun 2008, Psl 63 ayat (2) Bahwa guru yang tidak memenuhi kewajiban 24 jam tatap muka dan tidak mendapat pengecualian dari mendiknas, maka dihilangkan haknya untuk menadapat tunjangan : profesi, fungsional atau subsidi tunjangan fungsional, dan maslahat tambahan.
38

39

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->