Anda di halaman 1dari 6

BIOLOGI SIKLUS KALSIUM

NAMA KELOMPOK : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS JAMBI TAHUN AJARAN 2012

PENDAHULUAN
BAB 1

1.1 LATAR BELAKANG Dalam kehidupan sehari-hari kita semua tahu bahwa di alam sekitar banyak sekali terjadi kejadian, proses, penemuan, pemanfaatan dan segala sesuat tentang kimia di lingkungan sekitar, termasuk di dalamnya kerak bumi, udara, benda-benda angkasa dan sebagainya tersusun atas unsur dan senyawanya, sesuai yang kita ketahui kurang lebih ada 106 unsur kimia yang sudah ditemukan sampai saat ini termasuk unsur kalsium, sesuai yang kita ketahui tiap-tiap unsur kimia itu termasuk kalsium memiliki nama, lambang, struktur, dan manfaat berbeda-beda. Pada kesempatan ini , kami akan membahas tentang siklus Ca (kalsium).

1.2 RUMUSAN MASALAH Rumusan masalah dari pembuatan makalah ini adalah : 1. Apa itu Kalsium (Ca) ? 2. Dari mana sumber Kalsium (Ca) ? 3. Apa peranan dari Kalsium (Ca) ? 4. Bagaimana siklus biogekimia dari Kalsium (Ca) ? 1.3 TUJUAN Adapun dalam penulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami tentang siklus dari Kalsium (Ca)

BAB II
ISI

2.1 Apa itu Kalsium (Ca) ? Kalsium (Latin Calcis artinya Kapur) telah diketahui sejak abad pertama ketika orang Romawi kuno menyediakan kapur dalam bentuk kalsium oksida. Namun hanya pada tahun 1808 di England, Sir Humphrey Davy telah mengasingkannya dengan mengelektrolisikan campuran kapur dan raksa oksida Davy pada masa itu mencoba memisahkan kalsium apabila ia terdengar bahwa Berzelius dan Pontin telah menyediakan kalsium amalgam dengan mengelektrolisikan kapur dalam raksa, lantas ia menemui / mengasingkan magnesium, strontium dan barium. Kalsium adalah unsur yang agak lembut, kelabu dan kelogaman yang boleh disaru melalui elektrolisi kalsium fluorida, ia terbakar dengan nyalaan kuning-kemerahan dan membentuk salutan nitrida putih apabila terdedah kepada udara. Ia bertindak balas dengan air, menyesarkan hidrogen dan membentuk kalsium hidroksida. Kalsium adalah unsur kimia dengan simbol dan Ca nomor atom 20. Ini memiliki massa atom 40,078 Amu. Kalsium adalah logam alkali tanah yang lunak berwarna abu-abu, dan merupakan unsur yang paling berlimpah kelima massa di kerak bumi. Kalsium, dengan kerapatan 1,55 g / cm 3, adalah yang paling ringan dari logam alkali tanah; magnesium (gravitasi spesifik 1,74) dan berilium (1,84) lebih padat, meskipun lebih ringan dalam massa atom. Dari seterusnya strontium, logam-logam alkali menjadi lebih padat dengan massa atom meningkat. Kalsium juga ion terlarut kelima paling melimpah di air laut baik oleh molaritas dan massa, setelah natrium, klorida, magnesium, dan sulfat.

2.2. Sumber Kalsium (Ca) ? 1. Bahan organik Ca dapat dengan cepat terlindi dari seresah tanaman, sebagian yang lain mengalami mineralisasi pada awal tahapan perombakan bahan tersebut. 2. Ca tertukar: Ca2+ merupakan kation yang dapat dipertukarkan, pertukaran kation merupakan reaksi paling penting bagi unsur Ca dalam tanah.

3. Pelarutan mineral Ca Didalam kerak bumi terdapat 3,6% Ca. Mineral Ca di dalam tanah sangat bervariasi. Pada tanah yang kasar kadar Ca lebih rendah dibanding tanah yang halus teksturnya, kadar Ca juga rendah pada tanah yang sudah terlapuk lanjut, kadarnya cukup banyak pada tanah humida, atau wilayah beriklim temperate, tanah permukaan mungkin memiliki kadar Ca yang lebih rendah karena sifatnya asam. Kadar Ca rendah pada tanah kapuran, terbentuk senyawa Ca karbonat, terbentuk Gipsum (CaSO4) pada tanah kering. Didalam kerak bumi terdapat 3,6% Ca 4. Kapur dan pupuk Kebanyakan Ca yang diberikan ke dalam tanah adalah senyawa untuk menetralisir kemasaman tanah, terutama CaCO3 dan CaMgCO3. Gipsum digunakan untuk memasok Ca tanpa mempengaruhi pH tanah, Ca juga terkandung dalam pupuk superfosfat (Narsih, 2010) Di dalam tanah, kalsium selain berasal dari bahan kapur dan pupuk yang ditambahkan juga berasal dari batuan dan mineral pembentuk tanah. Belerang mineral yang mengandung kalsium antara lain : Amfibal (Ca Mg (CO3)2), Apatit ( Ca5 (PO4)3(ClF), Dolomit (CaMg(CO3)2) dan Kalsit (CaCO3). Mineral-mineral yang mengandung Ca pada umumnya sedikit lebih cepat lapuk dari pada mineral-mineral yang lainnya, sehingga ada kecenderungan Ca di dalam tanah akan menurun dengan meningkatnya pelapukan dan pencucian. Melalui proses pelapukan dan hancuran mineral-mineral tersebut membebaskan kalsium ke dalam air disekitarnya. Kalsium yang dilepaskan akan mengalami : 1. Hilang terbawa air perkolasi atau air drainase. 2. Diserap oleh organisme hidup. 3. Diendapkan kembali sebagai mineral-mineral sekunder terutama di daerah beriklim kering.

2.3 Apa peranan dari Kalsium (Ca) ? Ca adalah unsur yang penting di dalam tanah. Maka perlu kita perhatikan kembali, bahwa koloid-koloid humus sampai dengan liat, dapat berjonjot karena Ca, dengan adanya Ca struktur tanah menjadi mantap dan karena Ca ini pula dapat mempengaruhi semua sifat fisik tanah, karena:

1. Ca adalah kat-ion tukar yang penting sehingga dengan demikian Ca berperan mengatur daya absorpsi tanah. 2. Ca membantu daya pengikatan P. 3. Ca merupakan dasar yang utama untuk mempertahankan pH pada batas-batas yang cukup netral. Tanaman juga membutuhkan kalsium untuk membuat protein. Kalsium merupakan bagian esensial dari struktur dinding sel tanaman, menyediakan pengangkutan dan retensi unsur-unsur yang lain di dalam tanaman. Kalsium juga diketahui sebagai unsur yang dapat melawan garam alkali dan asam organik di dalam suatu tanaman. Ca secara langsung dapat mempengaruhi kehidupan tanaman. Tanaman menghisap Ca sebanyak 20 300 kg/Ha/tahun dengan bentuk CaO. Ca membantu tumbuhnya dinding sel, perkecambahan, perakaran dan memberi kekuatan pada Leguminose yang tidak berkayu. Ca dapat menetralisasi asam-asam organik dan mengatur penggunaan yang tepat dari K, Mg, S dan Cu. Defisiensi unsur Ca meyebabkan terhambatnya pertumbuhan sistem perakara, selain akar kurang sekali fungsinyapun demikian terhambat, gejala-gejalanya yang timbul tampak pada daun, dimana daun-daun muda selain berkeriput mengalami per-ubahan warna, pada ujung dan tepi-tepinya klorosis ( berubah menjadi kuning) dan warna ini menjalar diantara ujung tulang-tulang daun, jaringan-jaringan daun pada beberapa tempat mati. Kuncup-kuncup yang telah tumbuh mati. Defisiensi unsur Ca menyebabkan pula pertumbuhan tanaman demikian lemah dan menderita. Hal ini dikarenakan pengaruh terkumpulnya zat-zat lain yang banyak pada sebagian dari jaringan-jaringannya. Keadaan yang tidak seimbang inilah yang menyebabkan lemah dan menderitanya tanaman tersebut atau dapat dikatakan karena distribusi zat-zat yang penting bagi pertumbuhan bagian yang lain terhambat ( tidak lancar) ( Yudhi, 2009) Gejala kekurangan kalsium yaitu titik tumbuh lemah , terjadi perubahan bentuk daun , mengeriting , kecil , dan akhirnya rontok. Kalsium menyebabkan tanaman tinggi tetapi tidak kekar. Karena berefek langsung pada titik tumbuh maka kekurangan unsur ini menyebabkan produksi bunga terhambat. Bunga gugur juga efek kekurangan kalsium. Kelebihan kalsium akan mempengaruhi pH tanah (Anonim, 2011) dan akan mengakibatkan kekahatan hara Mg atau K dalam tanaman. 2.4 Siklus biogekimia dari Kalsium (Ca) Partisipasi mikroorganisme dalam siklus kalsium geokimia adalah faktor yang paling penting menjaga kondisi netral di Bumi. Siklus ini memiliki pengaruh pada nasib anorganik karbon dan dengan demokoan pada penghapusan CO2 dari atmosfer primitif. Sebagian besar deposit kalsium dibentuk di Prakambium. Ketika biosfer prokaiotik didominasi. Setleah itu, kalsium daur ulang berdasarkan endapan biogenik oleh kerangka organisme menjadi proses utama. Antara prokariota hanya beberapa perwakilan, misalnya cyanobacteria memperlihatkan fungsi kalsium khusu. Siklus geokimia kalsium yang dimungkinkan oleh fitur universal bakteri yang terlihat dalam reaksi yang dimediasi biologis dan ditentukan oleh kegiatan masyarakat mikroba. Dalam sistem prokariotik kalsium siklus dimulai dengan pencemaran batuan, terutama melalui tindakan dari komunitas organotropik organisme.

Pelepasan karbon dioksida ke udara dengan tanah aerob organotropik mengarah pada pencucian dengan asam karbonat dan soda salinasi. Dibawah kondisi anoxic, kepentingan utama adalah produksi asam organik oleh primer anerob (fermentasi mikroorganisme). Kalsium karbonat ini dipicu anaerob skunder (sulfat Reducers) dan untuk tingkat yang lebih kecil oleh metanogen.