Anda di halaman 1dari 1

Nama Kelas

: Dewita Fitri : XII IA 2

Kelompok : Agra Nugraha, Berkat, Dealdo Bahat, Made Katon, Nugraha Iwan

GGL Induksi
Tujuan : Mengetahui hasil GGL (gaya gerak listrik) induksi dari induksi elektromagnetik. Alat dan bahan : Amperemeter/Voltmeter Magnet batang Kabel penghubung Kumparan solenoida (500 lilitan, 1000 lilitan) Papan Cara kerja : 1) Hubungkan amperemeter dengan kumparan solenoida 500 lilitan pada papan menggunakan kabel penghubung. 2) Masukkan magnet ke dalam kumparan, kemudian penyimpangan jarum amperemeter. 3) Lakukan variasi dalam memasukkan magnet ke dalam kumparan, kutub U dulu dan sebaliknya. 4) Ulangi langkah-langkah tersebut menggunakan kumparan solenoida 1000 lilitan. 5) Catat hasil pengamatan dan buat kesimpulan. Hasil pengamatan : No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Luas Jenis Permukaan Kumparan Kumparan 500 7,84 cm2 500 7,84 cm2 500 7,84 cm2 500 7,84 cm2 1000 11,2 cm2 1000 11,2 cm2 1000 11,2 cm2 1000 11,2 cm2 Arah Jarum Kanan Kanan Kiri Kiri Kanan Kanan Kiri Kiri Arah Masuk Magnet Kanan (S) Kiri (U) Kanan (U) Kiri (S) Kanan (S) Kiri (U) Kanan (U) Kiri (S) Arus Amperemeter 30 A 30 A Dibawah -10 A Dibawah -10 A 60 A 60 A Dibawah -10 A Dibawah -10 A Indukstansi (L) 8,47 . 10-3 8,47 . 10-3 8,47 . 10-3 8,47 . 10-3 0,043 0,043 0,043 0,043

Kesimpulan : Besar kecilnya GGL induksi yang timbul disebabkan oleh jumlah lilitan, banyaknya garis gaya magnet, kecepatan/laju fluks magnetik, dan kuatnya magnet. Penyimpangan jarum amperemeter menunjukkan bahwa di dalam kumparan mengalir arus listrik, besar simpangan tergantung pada cepat atau lambatnya kutub magnet digerakkan kekumparan. Indukstansi yaitu terjadinya gaya gerak listrik pada suatu kawat karena adanya fluks magnetik yang berubah-ubah pada sekitar kawat. Perubahan kerapatan fluks magnetik mengakibatkan perubahan potensial listrik pada ujung-ujung kawat penghantar.