ABSTRAK

Dalam laporan praktek kerja lapangan ini akan dibahas mengenai
pelaksanaan pekerjaan dinding penahan tanah yaitu pekerjaan bored pile dan
pekerjaan steel sheet pile pada proyek Pembangunan Underpass Cibubur.
Pekerjaan bored pile dalam proyek ini dibuat dari tiang bor beton tak bertulang
(primary pile) dan tiang bor beton bertulang (secondary pile) yang saling
berpotongan sehingga membentuk dinding yang rapat atau biasa disebut secant
pile. Pekerjaan steel sheet pile pada proyek ini menggunakan perkuatan dengan
ground anchor. Ini diperlukan karena dalamnya area galian dengan kedalaman
lebih dari 10 meter dapat mengakibatkan roboh/patah steel sheet pile, karena gaya
desak yang ditimbulkan oleh tanah di belakang steel sheet pile.
Permasalahan-permasalahan yang terjadi pada pelaksanaan proyek ini
antara lain permasalahan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan.
Pihak pelaksana proyek mengatasi permasalahan tersebut dengan beberapa solusi
yang dilakukan, maka diperoleh kesimpulan dalam mengatasi permasalahan. Dan
dari hasil pengamatan di lapangan selama praktek kerja lapangan, maka diperoleh
kesimpulan bahwa proyek ini mengalami keterlambatan waktu yang tidak sesuai
dengan target rencana pekerjaan.

Kata kunci: secant pile, steel sheet pile, ground anchor, keterlambatan

i

And from observations in the field during practice field. steel sheet pile. implementation.ABSTRACT In field practice report will be discussed about the implementation of the retaining wall work that employment bored piles and steel sheet pile work on construction projects Cibubur Underpass. it could be concluded in addressing the issue. delays ii . and monitoring. Keywords: secant pile. among other issues in the planning. ground anchor. The work bored pile in this project is made of concrete pile spineless (primary pile) and reinforced concrete pile (pile secondary) that intersect to form a wall is called secant pile. This is necessary because the inside area of excavation to a depth of over 10 meters can lead to collapse / broken steel sheet pile. it could be concluded that the project has been delayed time is not in accordance with the work plan targets. Works steel sheet pile on the project using ground anchor reinforcement. Project implementers to overcome these problems with some solutions that do. because the force generated by the soil pressed behind the steel sheet pile. The problems that occur in the project.

bimbingan. Dipl. MBA selaku ketua Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negerti Bandung. kepada keluarga. Bapak Krish Madyono Hadi W. Pembawa Rahmat Bagi Semua.Sc selaku walikelas TPJJ yang telah banyak membantu penulis. materil maupun spiritual. Politeknik Negeri Bandung. Adapun pembuatan laporan ini ditujukan untuk memenuhi salah satu prasyarat mata kuliah wajib bagi mahasiswa jenjang pendidikan program Diploma IV pada semester VII di Jurusan Teknik Sipil.Ing. 4. tabiin serta kita sebagai umatnya sampai di akhir zaman. motivasi. wb. pengertian. arahan dan bimbingan serta dorongan moril. 2. 3. M. Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur atas kehadirat Allah SWT atas pancaran cahaya ilmu dan karunia-Nya yang telah menerangi daya nalar dan kreatifitas penulis untuk menyelesaikan penyusunan laporan praktek kerja lapangan ini dengan baik. pengorbanan. Maka dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada: 1. Berbagai kesulitan dan masalah muncul dalam pembuatan laporan ini. Dengan rasa syukur yang sangat akhirnya penulis dapat menyelesaikan laporan praktek kerja lapangan ini dengan judul “Tinjauan Pelaksanaan Pekerjaan Bored Pile dan Steel Sheet Pile pada Proyek Pembangunan Underpass Cibubur Jakarta Timur” tepat pada waktunya. sahabat. Bapak Ir. Shalawat serta salam semoga terus tercurah limpahkan kepada baginda Sang Pembaharu Dunia. Tanpa bantuan. yang senantiasa memberikan kasih sayang. MSA. Sayyidina Muhammad SAW. Bapak Ir.. MT selaku koordinator pelaksanaan praktek kerja lapangan. iii . Ayahanda dan ibunda serta adik-adikku tercinta. doa.KATA PENGANTAR Assalamualaikum wr. Taufik Hamzah. dan petunjuk dari berbagai pihak sulita kiranya penulis dapat menyelesaikan laporan praktek kerja lapangan ini. Bambang Setio Budianto.

bapak Edi. 12. 14. mas Bustanil. Bapak Zulkifli. Brantas Abipraya (Persero) pada proyek Pembangunan Underpass Cibubur. Bapak Noeng. bapak Bambang. ST. Dody Perbawanto selaku site manager yang telah banyak membantu penulis. mas Eko. Bapak Sugiono. bapak Ari. arahan dan masukan sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan ini dengan baik. mas Idvan. bapak Ilham. Djuwadi.Sc selaku site engineer manager yang telah memberikan bimbingan dan bantuan kepada penulis pada saat pengerjaan laporan praktek kerja lapangan. mas Yulianto. MM selaku kepala proyek Pembangunan Underpass Cibubur yang telah bersedia memberikan ijin untuk penulis melakukan praktek kerja lapangan. selaku site administration manager yang telah memberi informasi dan telah banyak membantu penulis. bapak Tomy. bapak Dayat. Epadascon Permata pada proyek Pembangunan Underpass Cibubur. 6. Bapak Dwi Adi Sunarko. Bapak Ir. 10. Bapak Ir. MT selaku dosen pembimbing yang telah memberikan bimbingan.Si. 7. bapak Mulyanto.5. Edyson Rombe. MT selaku dosen penguji yang telah memberikan masukan. Bapak Sugiono dan karyawan PT. M. Bapak Agus. dan seluruh staf PT. mas Anggri. Bapak Ir. dan seluruh staf PT. mas Iskandar. 13. mas Dian. mas Eko. mas Hadi. iv . Bapak Iskandar. bapak Adi. 9. bapak Budi. Bapak Drs. MT selaku pejabat pembuat komitmen proyek Pembangunan Underpass Cibubur. 8. Berdikari Pondasi Perkasa. selaku pengawas dari SNVT Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan I Jakarta. bapak Dody Quaryanto. bapak Noer. bapak Agus. 15. Darwis Ahmad. Geni Firuliadhim. mbak Betty. MT dan Bapak Ir. mas Putra. 11.

Semoga Allah SWT berkenan memberikan balasannya yang setimpal atas segala amal baik dan jasa-jasa yang telah mereka berikan pada penulis. Oleh karena itu. 18. Pihak-pihak yang telah membantu dalam pengerjaan laporan ini. Sesungguhnya laporan ini masih jauh dari sempurna. September 2012 Penulis v . Mas Ridwan. selaku Engineer dari PT. yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. Delta Systech Indonesia.16. Rekan-rekan 4-TPJJ yang senantiasa saling mendukung dalam penyusunan laporan ini. Bapak Usman dan karyawan PT. Bandung. Harapan penulis semoga laporan praktek kerja lapangan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca pada umumnya dan bagi penulis pada khususnya serta dapat bermanfaat bagi sumber pegangan selanjutnya. 17. 19. atas segala kebaikan dan bantuannya selama ini. wb. penulis tidak menutup diri untuk menerima saran dan kritik dari berbagai pihak yang bersifat membangun demi perbaikan selangkah lebih maju. Wassalamualaikum wr. Delta Systech Indonesia yang telah memberikan pemahaman saat pelaksanaan di lapangan.

............................................14 2..............13 2..xiv BAB I PENDAHULUAN .....1 Latar Belakang ..........5 Struktur Organisasi Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa ................................................................DAFTAR ISI ABSTRAK .19 2......1 Kondisi Proyek .....................13 2........................5.......5 Sistematika Pembahasan ..20 2...............................4 Struktur Organisasi Proyek Konstruksi ........................3 Ruang Lingkup .........5 2.......................................5..............................19 2..........................................11 2........2 Data Administrasi ....................................................3 1..................15 2...................vi DAFTAR TABEL ..3...........................................................5 2..............................................1 Pemilik Proyek ...1..........................3 Konsultan Pengawas .................................................5...........................1...............................ix DAFTAR GAMBAR ...........2 1.........1 1.4 BAB II TINJAUAN UMUM PROYEK .................................................................................3..........................2 Konsultan Perencana ...................................................................................................................................................................................................................13 2.................................................................3 1...........................................2 Tujuan ...............................................................................................................................................................................xiii DAFTAR ISTILAH ............................3 Data Proyek ..................................................4 Metode Pengumpulan Data................................................................................21 vi ..........8 2..............................................1 Lokasi Proyek ....................................................2 Tujuan Proyek .........................................................................2 Kondisi Lapangan ...............x DAFTAR LAMPIRAN ......................................................i KATA PENGANTAR ........................................................iii DAFTAR ISI .......................................................................................................1 Data Teknis .................................................1 1.............................................................................

........49 3..........4 Pengawasan Proyek ........2 Perancangan Proyek ..............65 3................2.2.40 3.......1..................................103 4..............2.........3......................38 3.....................................................3......4 Kontraktor .......23 BAB III PERANCANGAN DAN PELAKSANAAN PROYEK..........3......................................................................................49 3.................................2 Pekerjaan Steel Sheet Pile....2...........2 Pekerjaan Steel Sheet Pile........1.....1 Bored Pile (Secant Pile) ......103 4...............3..........................1...........2 Secondary Pile .......................4 Perancangan Waktu Konstruksi..................1 Primary Pile .........2..................................2........1 Bored Pile (Secant Pile) .....3...........38 3....1 Matriks Permasalahan dengan Penyebabnya .41 3............3........1 Dasar Teori ...........................................3 Perancangan Sistem Konstruksi ................1.......3 Pelaksanaan Proyek .................................100 3..................2 Steel Sheet Pile ..........................1 Pekerjaan Bored Pile (Secant Pile) .........................1....88 3.......................................2.....................3.2.....2...................................3......1...49 3.....................................................1 Pondasi Tiang .......................1 Pekerjaan Bored Pile (Secant Pile) ...........5......................26 3..................................79 3....................1...........26 3.......................2 Steel Sheet Piles ......26 3...................2.............................101 3........................................44 3.2 Pekerjaan Steel Sheet Pile................................................................................101 BAB IV PERMASALAHAN ....................................................26 3........................................1 Umum .39 3...............2............................2...........1 Pemancangan.....................................................................................2...........1 Pekerjaan Bored Pile (Secant Pile) ......104 4..................105 vii ..................2 Sheet Pile ...........103 4............................1...................79 3.2 Konsep Perancangan..............2 Matriks Hubungan Permasalahan dengan Solusi .............................................48 3...3.......................3.....................................................................................2 Ground Anchor .........31 3...........................26 3...............

..................111 DAFTAR PUSTAKA ..........4...............................................................110 5...............................................109 BAB V PENUTUP ...2......107 4........................3......1 Pekerjaan Bored Pile (Secant Pile) ......................2 Saran ..............1 Kesimpulan .......108 4.2 Pekerjaan Steel Sheet Pile.......3.............2..105 4.............................................3 Sintesa Permasalahan ......................................................................................................................................................................................................................................113 LAMPIRAN viii ..........2 Pekerjaan Steel Sheet Pile...110 5......................................................108 4.................................1 Pekerjaan Bored Pile (Secant Pile) ....................................

....................8 Kebutuhan bahan dalam pekerjaan secondary pile .................2 Permasalahan non teknis pekerjaan bored pile ..105 Tabel 4..............1 Daftar rencana kedalaman dan jumlah bored pile ...4 Permasalahan non teknis pekerjaan steel sheet pile .................DAFTAR TABEL Tabel 2......................................12 Peralatan utama pekerjaan ground anchor .............................................1 Permasalahan teknis pekerjaan bored pile .................6 Tabel 3..90 Tabel 4..6 SDM dalam pekerjaan secondary pile ..........................13 Kebutuhan bahan dalam pekerjaan ground anchor.103 Tabel 4............7 Peralatan utama pekerjaan secondary pile .............11 SDM dalam pekerjaan pemancangan ...............104 Tabel 4.......81 Tabel 3...................................................................................5 Solusi terhadap masalah teknis pekerjaan bored pile......1 Perencanaan pekerjaan pembangunan underpass cibubur ..6 Solusi terhadap masalah non teknis pekerjaan bored pile..5 SDM dalam pekerjaan primary pile ...................................................106 Tabel 4....89 Tabel 3...................106 Tabel 4......3 Peralatan utama pekerjaan primary pile ..................45 Tabel 3.....14 SDM dalam pekerjaan ground anchor .............4 Kebutuhan bahan dalam pekerjaan primary pile.................................52 Tabel 3......66 Tabel 3..41 Tabel 3...........66 Tabel 3........108 ix ..........69 Tabel 3.3 Permasalahan teknis pekerjaan steel sheet pile ......................9 Peralatan utama pekerjaan pemancangan ......................107 Tabel 4...50 Tabel 3....7 Solusi terhadap masalah teknis pekerjaan steel sheet pile ..104 Tabel 4...........10 Kebutuhan bahan dalam pekerjaan pemancangan ........90 Tabel 3...81 Tabel 3.8 Solusi terhadap masalah non teknis pekerjaan steel sheet pile .....79 Tabel 3.........2 Daftar jumlah rencana titik dan kedalaman pengangkuran ..............................................................53 Tabel 3.............................................

......34 Gambar 3....37 Gambar 3............................32 Gambar 3..........................................................12 Struktur organisasi kontraktor ........... Jakarta Timur .37 Gambar 3............29 Gambar 3.....16 Gambar 2..................................11 Struktur organisasi konsultan pengawas .................................................32 Gambar 3..............9 Dinding turap kantilever ..................................6 Berbagai jenis turap kayu ...............11 Gambar 2...................................9 Struktur organisasi proyek konstruksi.DAFTAR GAMBAR Gambar 2.....42 x ..23 Gambar 2.................1 Macam-macam pondasi tiang .29 Gambar 3...............................................................6 Gambar 2..........8 Berbagai jenis turap baja ..........................13 Secant piles ...........................16 Primary pile dia 800 mm ..25 Gambar 3..................10 Gambar 2.................................40 Gambar 3.....4 (a) Friction Pile (b) Point Bearing Pile ...14 Steel sheet pile diangkur...................................5 Kombinasi 1 dan 2 ......................................30 Gambar 3.........................................2 (a)Tiang kayu & (b) Tiang baja ..............................12 Gambar 2...............8 Rambu-rambu K3 proyek.......5 Papan nama proyek ..........................................................................4 Plan (Layout Pekerjaan) .......15 Skema pemasangan bored pile .......................................................................2 Peta wilayah Cibubur...................................................................................................9 Gambar 2..................................................................33 Gambar 3........................28 Gambar 3.39 Gambar 3.................................10 Dinding turap diangker .................3 Peta lokasi proyek ...................12 Bendungan elak seluler ......42 Gambar 3...........................3 (c) Tiang beton pracetak & (d) Tiang beton cor di tempat .........................1 Kurva S rencana awal...................30 Gambar 3.............7 Turap beton ..............11 Dinding turap dengan landasan ..............................7 Detour yang dipasang MCB +pagar seng+traffic cone ......................................35 Gambar 3..............................11 Gambar 2............................................10 Struktur organisasi owner ..............12 Gambar 2.....10 Gambar 2..........20 Gambar 2...............................................................6 Pagar seng proyek di jalan Trans Yogie ...................................................................

...........................................35 Pengangkatan pipa casing .........59 Gambar 3.43 Kondisi lubang sehari setelah dicor ...31 Proses pengeboran dengan mata bor auger ...........46 Tulangan sengkang spiral...........18 Detail penulangan secondary pile.............................55 Gambar 3.................72 Gambar 3...............58 Gambar 3....54 Gambar 3.....73 Gambar 3...60 Gambar 3................39 Penuangan beton ke dalam pipa tremi ............................22 Tampak samping ground anchor layer 1 & 3 ...................................................62 Gambar 3...............................63 Gambar 3........................45 Proses pembengkokan tulangan sengkang ...41 Pengecekan kedalaman beton ..............................................43 Gambar 3............59 Gambar 3..............36 Casing telah terpasang di lubang bor .37 Pemasukkan pipa tremi dengan crane.42 Pengangkatan pipa tremi dan pengangkatan casing.......................................................25 Tampak atas ground anchor ........................................19 Denah steel sheet pile ...............................23 Tampak samping ground anchor layer 2 ..................43 Gambar 3.....46 Gambar 3..................34 Pengecekan kedalaman dengan pita ukur ......28 Titik-titik pengeboran..............63 Gambar 3......................44 Gambar 3..60 Gambar 3..........................58 Gambar 3....44 Metode pelaksanaan secondary pile...................Gambar 3....................32 Monitor pengukur kedalaman lubang ...........20 Detail steel sheet pile ......................................61 Gambar 3.....................................................................................30 Setting titik ...............................................33 Pengeboran dengan mata bor bucket ...............24 Tampak depan ground anchor ....21 Denah ground anchor ...............................................................................61 Gambar 3......................................................................................................................47 Perakitan sengkang pada tulangan pokok ....57 Gambar 3..................48 Gambar 3...............40 Lumpur terlihat keluar dari dalam lubang ...............27 Pekerjaan pengukuran ................38 Kondisi lubang bor siap dicor ...47 Gambar 3........71 Gambar 3...................................64 Gambar 3....................................................................29 Pembersihan titik dari tanah ....................57 Gambar 3....................................................45 Gambar 3.........47 Gambar 3......73 xi .........26 Metode pelaksanaan primary pile .........................................17 Secondary pile dia 800 mm .......................................64 Gambar 3..56 Gambar 3............................................48 Gambar 3.......................

......51 Penempatan sambungan tulangan .......96 Gambar 3............70 Pemasangan waller beam .................93 Gambar 3.....75 Gambar 3..............................97 Gambar 3........................52 Penyambungan tulangan dengan las ..................94 Gambar 3.......................................................................................58 Steel sheet pile diarahkan pada posisi yang tepat................................................98 Gambar 3...............................74 Gambar 3.............Gambar 3.86 Gambar 3.....87 Gambar 3..........73 Proses penarikan angkur ........50 Tulangan ditahan dengan potongan tulangan melintang .......98 Gambar 3..........77 Gambar 3.53 Kondisi lubang sebelum dipasang pipa tremi .....................61 Penyambungan steel sheet pile menggunakan las .........................75 Gambar 3.................................................................69 Kondisi lubang setelah dilakukan grouting.....................................................76 Gambar 3..........................83 Gambar 3..............................86 Gambar 3...........77 Gambar 3..........................56 Pematokan ......76 Gambar 3................48 Pembuatan beton decking...........................59 Pemancangan dengan alat vibro hammer ......................68 Proses grouting ...67 Instalasi tendon anchor ............................55 Metode pelaksanaan pemancangan SSP.................60 Steel sheet pile terpancang sedalam 12 m .72 Proses memasukkan strand pada jack ....................49 Proses pemasukan tulangan....94 Gambar 3........95 Gambar 3..................................74 Mengunci dudukan baji ......................................................75 Ground anchor yang telah terpasang ........................92 Gambar 3..................................................62 Pemancangan kembali steel sheet pile ......97 Gambar 3.........64 Metode pelaksanaan ground anchor .............85 Gambar 3..............54 Pondasi secondary pile.................................................................84 Gambar 3..66 Proses pengeboran ....................................................65 Penandaan titik ground anchor pada steel sheet pile ....................................84 Gambar 3......................99 xii ..........71 Steel bracket yang terpasang pada waller beam ............63 Steel sheet pile yang telah terpancang sedalam 15 m ...87 Gambar 3.....................95 Gambar 3................................57 Steel sheet pile diangkat oleh crane .82 Gambar 3..............

DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN I  Surat Permohonan Praktek Kerja Lapangan  Surat Persetujuan Praktek Kerja Lapangan  Formulir Penentuan Pembimbing dan Topik Praktek Kerja Lapangan  Lembar Aktifitas Praktek Kerja Lapangan  Formulir Bimbingan Praktek Kerja Lapangan  Surat Keterangan Selesai Praktek Kerja Lapangan  Formulir Penilaian Praktek Kerja Lapangan  Lembar Masukan dan Perbaikan Seminar Laporan Praktek Kerja Lapangan LAMPIRAN II  Gambar Proyek  Schedule Proyek  Hasil Penyelidikan Tanah  Spesifikasi Alat  Mix Design  Hasil Tes Material  Hasil Tes Kuat Tekan Beton xiii .

jumlah.DAFTAR ISTILAH Nama Keterangan Addendum Perjanjian perpanjangan kontrak Additive Bahan tambahan untuk campuran semen Adhimix Nama perusahaan penyedia beton siap pakai APD Alat Pelindung Diri As built drawing Gambar aktual pelaksanaan setelah proses pekerjaan lapangan selesai dikerjakan Auger Mata bor berbentuk ulir Bar chart Diagram alur pelaksanaan pekerjaan Bench mark Titik kontrol BJTD Baja Tulangan Ulir Bond Length Bagian angkur yang direncanakan untuk mampu mentransfer gaya tarik yang terjadi ke tanah di sekitarnya Boom Tali pengangkat pada crane Bored Pile Tiang bor cor di tempat Bucket Mata bor berbentuk tabung Capping Beam Balok penutup pada konstruksi bangunan bawah Casing Pipa untuk mencegah keruntuhan tanah Cover Wall Dinding pelapis pada secant pile Crane Alat berat untuk mengangkat dan memindahkan material berat Detour Jalan pengalihan sementara Drilling Proses pengeboran Eskalasi Pertambahan volume. dll Excavator Alat berat untuk menggali tanah Existing Sesuatu yang sudah ada sebelum proyek dimulai Exit Gate Pintu keluar jalan tol xiv .

Free Length Sebagian dari panjang anchor dimana anchor tersebut diikatkan sampai ujung atas bond length Genset Alat untuk pembangkit listrik Ground Anchor Perkuatan dinding penahan dengan metode penjangkaran Grouting Penyuntikan campuran semen dan bahan aditif kedalam lubang tendon Jacking Proses pendongkrakan JMF Job Mix Formula K3 Kesehatan dan Keselamatan Kerja Konsultan Perencana atau pengawas pada suatu proyek Kontraktor Pelaksana proyek Kurva S Jadwal waktu pelaksanaan proyek Layer Lapisan Lump Sump Jenis kontrak MC Monthly Certificate MCB Pembatas untuk keamanan pada jalan Mix Design Rancangan campuran beton Owner Pemilik proyek Parapet Dudukan pada sisi sebelah kiri atau sebelah kanan jalan untuk keamanan PHO Serah Terima Sementara Pekerjaan Plan Rencana kerja PPK Pejabat Pembuat Komitmen Primary Pile Tiang bor cor di tempat tanpa tulangan Progress Kemajuan pekerjaan Ramp Jalur penghubung Ready Mix Beton segar siap pakai Retaining Wall Dinding Penahan Retensi Jumlah termin (progress billing) yang belum dibayar hingga pemenuhan kondisi yang ditentukan dalam kontrak Review Design Peninjauan kembali perencanaan xv .

Rigid Pavement Perkerasan dengan menggunakan beton RKS Rencana Kerja Syarat Safety Keselamatan atau keamanan Safety talk Kegiatan sosialisasi K3 Secant Pile Gabungan primary pile dan secondary pile yang saling bepotongan sehingga membentuk dinding yang rapat Secondary Pile Tiang bor cor di tempat dengan tulangan Shop Drawing Gambar perencanaan kerja Slump Test Test untuk mengetahui konsistensi yang menyatakan workability SNVT Satuan kerja Non Vertikal Tertentu SPT Standard Penetration Test Stake Out Bowplank/patok untuk melevelkan Station Lokasi titik pekerjaan Steel Sheet Pile Turap baja Strand Untaian kawat baja prategang Stressing Proses pemberian gaya prategang Supplier Orang atau perusahaan yang memasok bahan material Temporary anchor Angkur sementara yang bisa dilepas setelah selesainya pekerjaan Tendon Kawat baja yang terdiri dari beberapa strand Theodolit Alat untuk mengukur elevasi Traffic Cone Alat yang berbentuk kerucut untuk pengaturan lalu lintas Tremi Pipa untuk pengecoran pondasi tiang bor Truck Mixer Kendaraan pengangkut dan pengaduk beton siap cor/ pakai Turap Dinding penahan tanah Underpass Jalan yang dibangun di bawah tanah Vibro Hammer Alat pemancang steel sheet pile Waller Beam Baja profil yang merupakan bagian dari ground anchor Waterpass Alat untuk mengukur ketegakan xvi .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful