Anda di halaman 1dari 3

Aplikasi Nano TiO2 (Titanium dioksida) sebagai Pembuatan Pakaian Anti Kotor Chemical Inspiration Poster CIP 031112

LATAR BELAKANG Teknologi semakin berkembang seiring dengan majunya perkembangan zaman. Baik teknologi yang berhubungan dengan industri, kesehatan, makanan, maupun yang lainnya. Adapun teknologi yang populer akhir-akhir ini adalah nanoteknologi, sa lah satunya di bidang kimia industri. Maka dari itu, nanoteknologi diaplikasikan dalam bidang industri yang berkaitan dengan tekstil dan pakaian dengan cara mem anfaatkan nano TiO2 sebagai senyawa yang mampu membuat pakaian anti kotor. NANOTEKNOLOGI Nanoteknologi merupakan rekaya sistem fungsional pada skala molekuler atau bisa dikatakan teknologi dalam skala nanometer (0,1 hingga 100 nm) dengan 1nm setara dengan 1 per 1000 mikrometer, hampir sama dengan tebal rambut yang telah mengala mi pembelahan 50.000 kali. PAKAIAN ANTI KOTOR Pakaian anti kotor merupakan sebuah hasil nanoteknologi yang memanfaatkan nano T iO2 (Titanium dioksida) sebagai zat yang membuat pakaian menjadi anti kotor. Hal ini dikarenakan TiO2 (Titanium dioksida) adalah senyawa yang bisa dimanfaatkan untuk membuat self cleaning clothes. Adapun tahapan pembuatan pakaian anti kotor adalah: 1. sintesis TiO2 berukuran nano, 2. pelapisan kain oleh TiO2, dan 3. uji degradasi kotoran pada kain. MANFAAT DAN KEUNTUNGAN Pemanfaatan nanoteknologi pada tekstil, yaitu dengan cara menambahkan partikel n ano TiO2 ke serat-serat pakaian, dan manfaat serta keuntungan yang diperoleh dia ntaranya : Tidak perlu dicuci lagi Tahan kotor Tahan bau Tahan Bakteri Tahan UV KESIMPULAN Pengaplikasian nanoteknologi dalam hal ini yaitu partikel nano TiO2 mampu menjad ikan pakaian yang selayaknya menjadi pakaian anti kotor. Lantaran didapatkan kai n yang mampu mendegradasi kotoran sehingga kain tersebut tetap bersih putih wala upun terkena kotoran. DAFTAR PUSTAKA NAMA ANGGOTA Aziz Ardiansyah Mohamad Iman Fauzi Satria Dio Erlangga Sumber : apa sih sebenernya titanium dioksida? Titanium dioksida merupakan zat fotokatal is berharga ekonomis dan jarang dimanfaatkan (Burgess, 2007). Titanium dioksida merupakan salah satu senyawa yang sangat berpotensi apabila digunakan untuk mem buat self cleaning clothes, Beberapa kelebihan TiO2 adalah harganya relative mur ah, serta reaksi fotokatalis nya yang bereaksi cukup cepat walaupun pada kondisi operasi yang sejuk. Pembuatan baju anti kotor ini melalui serangkaian tahapan, diantara nya : 1) sin

tesis TiO2 berukuran nano, 2) pelapisan kain oleh TiO2, dan 3) uji degradasi kot oran pada kain. Hasil dari penelitian ini adalah didapatkan sebuah kain yang mam pu mendegradasi kotoran sehingga kain tersebut tetap bersih putih walaupun terke na kotoran. Masih banyak lagi loh kelebihan dari senyawa TiO2 ini, salah satu nya ialah seba gai pelapis dari komponen dalam DSSC ( Dye Sensitized Solar Cell ). Nah,sekarang pasti teman-teman sudah bertambah satu informasi tentang kelebihan dari 1 jenis senyawa kimia yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan kita. Menarik bukan mela kukan sebuah penelitian? Maka dari itu tingkatkan selalu rasa ketertarikan kita mengenai sebuah hal untuk diteliti demi kemajuan ilmu pengetahuan serta kemajuan negeri kita tercinta ini. Hidup Riset Indonesia ! http://kspmvalensi.blogspot.com/2012/07/pembuatan-baju-anti-kotor-dalam.html Apa sih keuntungannya ? dengan berkaca sama tulisan diatas keuntungan nano teknologi tidak diragukan lag i, nanoteknologi akan masuk dan membawa perubahan pada semua bidang mulai indust ri manufakturing, jasa, pendidikan dan juga bidang-bidang lain yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Berikut adalah contoh pengintegrasian nanoteknologi pada berbagai bidang: a. Penggunaan Titania dan Zinc Oxide nanopartikel pada cream anti UV. b. Penggunaan perak nanopartikel untuk anti-mikrobial. Telah diintegrasikan pada produk samsung. http://agvnk.blogspot.com/2012/05/nanoteknologi.html Pengembangan teknologi telah merubah kehidupan manusia secara revolusioner dan m enyeluruh menjadi lebih baik. Perubahan yang besar di bidang industri, atau dise but revolusi industri, telah memberikan dampak yang sangat luas di bidang sosioe konomi, budaya dan berbagai aspek kehidupan manusia. Pengembangan teknologi untu k menciptakan berbagai peralatan produksi dan transportasi seperti mesin tekstil , pompa, lokomotif, kapal, pembangkit listrik dan lain sebagainya telah meningka tkan produktivitas usaha manusia. Pengembangan teknologi secara signifikan telah dapat meningkatkan daya saing ind ustri suatu negara. Pemerintah dan para pegiat industri terus menerus meningkatk an level knowledge teknologi mereka untuk dapat memenangkan persaingan di era gl obalisasi ini. Oleh karena itu penguasaan teknologi terkini sangat perlu untuk d apat dimasukkan dalam kebijakan industri nasional. Memasuki abad 21 telah terjadi perubahan paradigma dalam memandang teknologi. Sa at ini sifat-sifat dan performansi material dapat direkayasa sedemikian rupa seh ingga menjadi lebih efektif, efisien dan berdaya guna. PENYEMPURNAAN (FINISHING) Aplikasi nanoteknologi pada tekstil yang paling berkembang saat ini adalah pada tahap penyempurnaan atau finishing. Proses penyempurnaan dapat dilakukan dengan nano-emulsifikasi yang dapat memberi efek kimia kepada serat lebih baik dibandin gkan metode tradisional. Senyawa kimia dapat secara langsung dan inheren terikat pada serat pada skala nano, dimana metode konvensional yang biasanya menggunaka n pengikat atau pelapis hanya dapat mengaplikasikan senyawa kimia pada permukaan saja. Efek nanoteknologi pada tekstil membuat lebih tahan terhadap pencucian at au gesekan. Salah satu aplikasi nanoteknologi pada proses finishing adalah sifat anti air dan anti minyak pada serat alam dan serat sintetis. Dosis yang diberik an tidak akan mempengaruhi kain, rasa, warna bahkan perlakuan terhadap kain tenu n. elapis nano TiO2 ketika ada sinar UV akan mengoksidasi banyak bahan organik menj adi partikel yang lebih kecil seperti CO2 dan air. Sifat ini merupakan potensi a plikasi yang dapat menghasilkan kain fotokatalis antibakteri yang mampu membersi hkan sendiri dari pengotor organik, polutan lingkungan dan mikroorganisme yang m embahayakan.

http://moalberenyaho.wordpress.com/2012/06/18/artikel-kimia-tekstil.html Teknologi nano yang diberlakukan pada serat-serat tekstil (nanotekstil) memungki nkan pakaian tidak perlu lagi dicuci karena tahan kotor, tahan bau dan anti bakt eri."Material nano dalam bentuk bubuk misalnya ZnO berukuran nano (satu per mili ar meter -red) yang dilapiskan ke serat-serat fiber membuat tekstil menjadi berk arakter nano," kata Ketua Umum Masyarakat Nanoteknologi Indonesia Dr Nurul Taufi qu Rohman di Jakarta, Kamis. NANOTEKNOLOGI adalah teknologi masa depan mencakup pengembangan teknologi dalam skala nanometer, biasanya 0,1 sampai 100 nm. Satu nanometer sama dengan 1/serib u mikrometer atau 1/satu juta milimeter atau 1/satu milyar meter atau hampir sam a dengan ketebalan rambut di belah 50.000. Teknologi nano ini hampir tewujud bahkan beberapa telah terwud dan diterapkan pa da saat ini. Teknologi ini merupakan teknologi yang sangat mungkin tecapai dan m erupakan teknologi menakjubkan yang sangat diharapkan seluruh dunia saat ini. S eberapa menakjubkan ? apa gunanya? Dan apa tujuannya? Nanoteknologi mendeskripsikan ilmu mengenai sistem serta peralatan berproporsi n anometer. Satu nanometer sama dengan seperjuta milimeter. Karena ukurannya yang teramat kecil, tren dalam nanoteknologi condong ke pengembangan sistem dari bawa h ke atas, Maksudnya para ilmuwan dan teknisi tidak menggunakan materi berukuran besar lalu memotongnya kecil-kecil, tapi menggunakan atom serta molekul sebagai materi blok pembuatan yang fundamental.