Anda di halaman 1dari 8

( TUGAS SPJD PGRI

PENULIS :
Sarwo Edi : ( 201246500352 )

Kelas : S1D Dosen : Bpk. Akhirudin, S.Pd. UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI FAKULTAS BAHASA DAN SENI DESAIN KOMUNNIKASI VISUAL THN. AJARAN 2012/2013

SOAL : 1. Dalam organisasi PGRI dikenal tentang 5W + 1H. Jelaskan dengan benar yang dimaksud dengan 5W + 1H ! 2. Pada tahun 1913 PGHB mengganti namanya menjadi PGI. Jelaskan yang melatar belakangi penggantian nama tersebut. 3. PGRI berdasarkan pasal dan undang undang 1945 Bab II pasal 2 merupakan Organisasi yang telah diakui oleh pemerintah dan diatur dalam AD/ART PGRI. Sebutkan dan jelaskan tugas dan fungsi PGRI secara urut dan benar ! 4. Sebutkan dan jelaskan : a. Ikrar guru Indonesia. b. Tujuan PGRI. c. Kode etik guru Indonesia. 5. PGRI lahir setelah 100 hari proklamasi kemerdekaan dan secara serentak dalam mengisi kemerdekaan PGRI melakukan sebuah perubahan dengan 3 tujuan. Sebutkan dan jelaskan 3 tujuan yang dimaksud ! 6. Sebutkan dan jelaskan : a. Hasil kongres ke 1 4 PGRI. b. Alasan PGHB mengganti nama- Nya menjadi PGI. c. Sejarah perjuangan PGRI pada masa perjuangan kemerdekaan.

JAWABAN :
1. 5W + 1H PGRI antara lain : WHAT WHY WHEN WHERE WHO HOW : Apa : Mengapa : Kapan : Dimana : Siapa : Bagaimana

WHAT : Apa yang artinya PGRI adalah Suatu organisasi kemasyarakatan yang dimana berlandaskan UUD seprti UUD Dasar Hukum Pasal 28 / UU 8 THN 1985. WHY : Mengapa Karena didorong oleh keinginan luhur, untuk secara aktif menegakkan, mengamankan, dan melestsrikan NKRI yang di proklamasikan tanggal 17 Agustus 1945. WHEN : Kapan yang Didirikan pada 25 November 1945, dalam kongres guru Indonesia di Surakarta untuk waktu yang tidak ditentukan yang terdaftar di DEP KEHAKIMAN 20/9/1954 NO.1A.5/82/R. WHERE : Dimana yang artinya Organisasi tingkat pusat yang berkedudukandi Ibukota negara, dan berkantor di gedung guru Indonesia di jln.Tanah Abang III/24 Jakarta Pusat. WHO : Siapa yang artinya Guru/tendik, yang secara sukarela mengajukan permohonan menjadi anggota (Stelsel Aktif) serta memenuhi Persyaratan yang ditentukan dalam ART PGRI sehingga ada 3 macam keanggotaan diantaranya : Biasa, Luar Biasa, Kehormatan. HOW : Bagaimana yang artinya Dimana kedaulatan organisasinya ada di tanggan anggota dan dilaksanakan sepenuhnya oleh kongres dalam mencapai tujuan.

3. PGRI adalah organisasi yang dimana Perjuangan, Profesi, dan Ketenaga kerjaan merupakan jati diri PGRI. tugas dan tujuan nya antara lain : a. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. b. Membela, mempertahankan, mengamankan dan mengamalkan Pancasila. c. Mempertahankan dan melestarikan negara kesatuan republik indonesia. d. Meningkatkan integritas bangsa, serta menjaga agar tetap terjamin dan terpeliharanya keutuhan kesatuan dan persatuan bangsa. e. Melaksanakan dan mengembangkan sistem pendidikan nasional. f. Membina dan bekerjasama dengan himpunan profesi dan keahlian sejenis di bidang pendidikan yang secara sukarela menyatakan diri bergabung dan bermitra dengan PGRI. g. Mempersatukan semua guru dan tendik di semua jenis, jenjang dan satuan pendidikan guna meningkatkan pengabdian dan peran serta didalam pembangunan nasional. h. Mengupayakan dan mengevaluasi terlaksananya sistem sertifikasi, akreditasi dan lisensi bagi penghukuman kompetensi profesi guru. i. Menegakkan dan melaksanakan Kode Etik dan Ikrar Guru Indonesia sesuai peraturan organisasi. j. Mengandakan hubungan kerjasama dengan lembaga lembaga pendidikan, organisasi yang bergerak dibidang pendidikan dan organisasi kemasyarakatan mutu pendidikan dan kebudayaan. k. Memelihara, membina dan mengembangkan kebudayaan nasional serta memelihara kebudayaan nasional serta memelihara kebudayaan daerah dalam rangka memperkaya kebudayaan nasional. l. Menyelengarakan dan membina anak lembaga PGRI. m. Memelihara dan mempertingi kesadaran guru akan profesinya untuk meningkatkan mutu, keahlian, kempuan, pengabdian, prestasi dan kerjasama. n. Membentuk, memelihara dan meningkatkan mutu kader organisasi PGRI. o. Membina usaha kesejahtaraan guru dalam arti yang luas dan membantu serta memperjuangkan Hak hak anggota dalam bidang ketenaga kerjaan. p. Melaksanakan prinsip dan pendekatan ketenaga kerjaan dalam upaya meningkatkan harkat dan martabat guru melalui peningkatan kesejahteraan anggota. q. Memperkuat kedudukan, wibawa dan martabat guru serta kesetiakawanan organisasi. r. Membina dan meningkatkan hubungan kerjasama dengan organisasi guru di luar negri dengan tetap mengutamakan kepentingan nasional.

s. Melakukan pengawasan sosial dan fungsional atas pelaksanaan sistem pendidikan nasional. 5. Tiga Tujuan Perubahan Tersebut antara lain : Mempertahankan dalam artian menyempurnakan kemerdekaan (PGRI = Organisasi Pelopor dan Pejuang). Mempertinggi TKT pendidikan dan pengajaran sesuai dengan dasar kerakyatan yang sesuai TUPOKSIRAN PGRI. Membela hak nasib buruh (umumnya) seperti Guru (khususnya) sesuai PGRI sebagai wahana meningkatkan perjuagnan perbaikan nasib para anggota. 2. Latar belakang PGI adalah PGHB terlalu bersifat UNITARISTIK : Artinya dimana anggotanya yang masing masing terdiri dari : Guru Bantu, Guru Desa, Kepala Sekolah, Dan Pemilik Sekolah. Juga kondisi SOSPOL yang saat itu begitu mempersulit terciptanya kesatuan Bahasa dalam perjuangan guru. Sehingga tidak mudah PGHB memperjuangkan nasib para anggotanya dengan perbedaan : Pangkat, Status Sosial, Latar Belakang Ijazah. Yang akhirnya PGHB benar benar terpecah belah . Sehingga anggotanya masing masing berjuang dengan program kerjanya sendiri. Dimana para anggotanya pada tahun 1919 memunculkan Gerakan Baru antara lain : o PGB ( Persatuan Guru Bantu ). o PNS ( Persatuan Normal School ). o KSB ( Oud Kweek schoolleren Bond ). o SOB (School Opzieners Bond ). Sehingga tahun 1932 PGHB resmi berganti nama PGI ( Persatuan Guru Indonesia ) yang merupakan hasil dari SUMPAH PEMUDA nama INDONESIA sendiri dalam arti PGI Mencerminkan Peningkatan Nasionalisme. 4. a. Ikrar Guru Indonesia merupakan sebuah penegasan kebulatan tekad anggota PGRI dalam penghayatan dan pengalaman kode etik guru indonesia . Yang antara lain seperti : Kami Guru Indonesia, adalah insan pendidik bangsa yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa. Kami Guru Indonesia, adalah pengemban dan pelaksan cita cita proklamasi kemerdekaan republik Indonesia sebagai pembela dan pengamal Pancasila yang setia pada UUD 1945.

Kami Guru Indonesia, selalu bertekat bulat mewujudkan tujan Nasional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami Guru Indonesia, bersatu padu dalam wadah organisasi perjuangan persatuan guru republik Indonesia demi membina persatuan dan kesatuan bangsa yang berwatak kekeluargaan. Kami Guru Indonesia, menjunjung tinggi kode etik guru Indonesia sebagai pedoman tingkah laku profesi dalam pengabdian terhadap bangsa, negara serta kemanusiaan.

b. Tujuan PGRI antara lain : Mewujudkan cita cita proklamasi kemerdekaan NKRI ( Berdasarkan Pasal UUD 1945 ). Berperan aktif mencapai tujuan nasional dalam MKB. Berperan serta mengembangkan sistem demi pelaksanaan diknas. Mempertingi kesadaran dan sikap guru, meningkatkan mutu dan kemampuan profesi guru dan tendik. Menjaga, memelihara, membela serta meningkatkan harkat,martabat guru, tendik, melalui peningkatan kesejah teraan anggota serta kesetiakawanan organisasi.

c. Kode Etik Guru Indonesia itu merupakan etika jabatan guru yang menjadi landasan moral dalam pedoman tingakah laku profesi yang dijunjung tinggi, diaamalkan dan diamankan oleh setiap guru Indonesia antara lain : Guru berbakti dan membimbing peserta didik untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya yang berjiwa Pancasila. Guru memiliki dan melaksanakan kejujuran profesional. Guru berusaha memperoleh Informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan. Guru menciptakan suasana sekolah sebaik baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar mengajar. Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan rasa tanggung jawab bersama terhadap pendidikan. Guru secara pribadi dan bersama sama mengembangkan dan meningkatkan mutu dan martabat profesi. Guru memelihara hubungan seprofesi, semangat kekeluargaan dan kesetiakawanan sosial.

Guru secara bersama sama memelihara dan meningkatkan mutu organisasi PGRI sebagai sarana perjuangan dan pengabdian. Guru melaksanakan segala ketentuan Undang undang dalam bidang pendidikan. 6. hasil kongres ke 1 4 PGRI antara lain : a. Hasil kongres I itu terjadi sesudah 100 hari Proklamasi yang tepatnya tanggal 24 25 November 1945 yang bertempat di Surakarta. Dimana semua bentuk perpecahan antar kelompok yang seperti Guru ( karna perbedaan ijazah ), lingkungan daerah, suku, Agama, dan aliran politik. Semua itu dihapuskan pendidik bangsa dalam rumusan kongres I. Hasil kongres II itu tejadi di Surakarta pada tanggal 21 23 November 1946 yang dimana RH. Kusnan ( PGRI ) ditunjuk sebagai anggotanya panitia pemerintah yang dibentuk departemen KU untuk mengajukan tuntuan antara lain : o Sisdik didasarkan kepentingan nasional. o Gaji guru tidak dihentikan. o Diadakan undang undang pokok pendidikan dan undang undang pokok perburuhan. Hasil kongres III itu terjadi di Surabaya pada bulan Oktober/November tahun 1956. dimana Soebandri Dkk ( PKI ) melancar kan politik adu domba diantara para peserta kongres dan adu domba pun dilanjutkan dalam kongres IV. Hasil kongres IV itu terjadi di Jakarta tahun 1962 dimana para anggota memfitnah ME Subiadianata sebagai ANTI MANIPO/USDEK dalam 14 buah surat selebaran.

b. Alasan PGHB menganti nama PGI antara lain karna pada tahun 1919 mulai munculnya gerakan baru yang anggotanya dari pecahan PGHB yang bejuang dengan program kerjanya sendiri . Gerakan baru tersebut antara lain : o o o o PGB ( Persatuan Guru Bantu ). PNS ( Persatuan Normal School ). KSB ( Oud Kweek schoolleren Bond ). SOB (School Opzieners Bond ).

c. Perjuangan PGRI pada masa kemerdekaan dimulai dengna berdirinya Gerakan Guru Pada Masa Perjuangan Kemerdekaan pada zaman penjajahan belanda dimana bemacam macam sekolah hanya di peruntukan golongan tertentu antara lain : Sekolah Desa/Rakyat ( Volks School ) untuk masyarakat desa. Sekolah Dasar Angka II ( Tweede Inlandse School ) Untuk rakyat biasa di kota kota. Sekolah Dasar Berbahasa Belanda Untuk anak anak Priyayi/Pegawai PEM. HB ( 100 GULDEN ) dan dimana Guru memiliki bermaacam - macam tamatan sekolah guru seperti : o o o o o o o Sekolah Guru Desa. Normal School ( NS ). Kweek School ( KS ). Horgere Kweek School ( HKS ). Holland Inlandse Kweek School ( HIK ). Europese Kweek School ( EKS ). Indische Hoofdacte .

Setelah macam macam sekolah terbentuk guru guru berusaha memperjuangkan nasibnya dengan mendirikan PGHB (Persatuan Guru Hindia Belanda) tahun 1912 yang bersifat UNITARISTIK dengan harapan perbaikan nasib, kedudukan wajar dan adil . Akan tetapi PGHB pecah karna munculnya gerakan baru dan pada tahun 1932 resmi berganti nama PGI (Persatuan Guru Indonesia) dan pada tahun 1939 PGI pun pecah dan pada tahun 1940 negri Belanda diduduki oleh Jerman. Sehingga pada tahun 1941 semua guru laki laki bangsa Belanda ditugaskan milisi ( WAMIL ) dan kekurangan guru diisi oleh orang orang indonesia dan sekolah sekolah digabung. Namun setelah Belanda pergi masuk lah negara Jepang. Jepang pun menjajah Indonesia dan segala organisasi pun di larang dan sekolahpun kembali ditutup dan menjelang Jepang menyerah sekolahpun dibuka kembali dan lahirlah PGRI tanggal 24 25 November 1945 PGRI lahir 100 hari setelah Proklamasi.