Anda di halaman 1dari 5

PENGUKURAN LINIER

DAFTAR ISI

PENDAHULUAN

Pengukuran adalah penentuan besaran, dimensi, atau kapasitas, biasanya terhadap suatu standar atau satuan pengukuran. Pengukuran tidak hanya terbatas pada kuantitas fisik, tetapi juga dapat diperluas untuk mengukur hampir semua benda yang bisa dibayangkan, seperti tingkat ketidakpastian, atau kepercayaan konsumen. Pengukuran merupakan suatu proses atau kegiatan untuk menentukan kuantitas sesuatu yang bersifat numerik. Pengukuran lebih bersifat kuantitatif, bahkan merupakan instrumen untuk melakukan penilaian atau unsur pokok dalam kegiatan pengukuran ini. Sebagian besar pengukuran geometris benda ukur dalam metrology industri adalah menyangkut pengukuran linier atau pengukuran panjang (jarak), diameter poros, tebal gigi, tinggi, lebar, kedalaman, perhitungan sudut dengan metode sinus atau tangent, kesemuanya itu merupakan contoh dari dimensi panjang (linier) dari benda ukur yang memang mempunyai variasi bentuk panjang yang bermacam-macam. Untuk itu perlu dipelajari bagaimana cara mengukurnya dan alat-alat ukur apa saja yang bisa digunakan untuk mengukurnya. Berdasarkan cara mengukurnya maka dapat dibedakan dua jenis pengukuran yaitu pengukuran linier langsung dan pengukuran linier tak langsung. Mengukur adalah membandingkan suatu besaran yang diukur dengan alat ukur. Misalnya:
1. Mengukur panjang meja dengan jengkal.

Artinya membandingkan panjang meja dengan panjang jengkal.


2. Mengukur panjang papan tulis dengan mistar.

Artinya membandingkan panjang papan tulis dengan panjang mistar.


3. Mengukur massa beras dengan kilogram.

Artinya membandingkan massa beras dengan massa satu kilogram Dahulu orang biasa menggunakan jengkal, hasta, depa, langkah sebagai alat ukur panjang. Ternyata hasil pengukuran yang dilakukan berbeda-beda yang berakibat menyulitkan dalam pengukuran. Usaha para ilmuwan melalui berbagai pertemuan menghasilkan sistem satuan yang berlaku di negara manapun dengan pertimbangan satuan yang baik harus memiliki syaratsyarat sebagai berikut:
1. selalu tetap, artinya tidak mengalami perubahan karena

pengaruh apapun, misalnya suhu, tekanan dan kelembaban.


2. bersifat internasional, artinya dapat dipakai di seluruh

negara.
3. mudah ditiru bagi setiap orang yang akan

menggunakannya.

Pada tahun 1960 diresmikan satu sistem satuan yang dapat dipakai di seluruh negara (Internasional). Sistem ini disebut Sistem Internasional (SI). Satuan-satuan SI yang mempunyai syarat-syarat tersebut ditentukan dari sistem MKS (Meter sebagai satuan besaran panjang, Kilogram sebagai satuan besaran massa, Sekon sebagai satuan besaran waktu). Dalam lingkungan industri pengukuran sangatlah penting khususnya dibidang Teknik karena untuk membuat suatu bendabenda yang berhubungan dengan Teknik pastinya pengukuran sangatlah penting untuk mengukur benda-benda yang akan dibuat, karena untuk mendapatkan hasil yang baik dibutuhkan pengukuran yang tepat agar benda bisa presisi.

RUMUSAN MASALAH Apakah pengertian pengukuran Linier ? Apakah alat-alat yang digunakan dan bagaimana cara penggunaannya ? TUJUAN PENULISAN Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah agar mahasiswa dapat mengetahui jenis-jenis alat ukur, cara menggunakannya, fungsi-fungsi dari alat ukur tersebut dan bagaimana cara merawat alat ukur tersebut yang digunakan untuk pengukuran linier.