KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan hidayatnya, sehingga kami

sebagai penyaji makalah dapat menyusun makalah ini dengan sebaik mungkin, makalah kami yang berjudul ” I.PERUBAHAN ANATOMI DAN ADAPTASI FISIOLOGIS PADA IBU HAMIL TRIMESTER I,II DAN III, II.PERUBAHAN & ADAPTASI PSIKOLOGIS PADA MASA KEHAMILAN TRIMESTER I,II, III“ tentu saja masih memerlukan masukan dari semua pihak guna penyempurnaan dalam makalah kami yang penuh dengan keterbatasan dan kekurangan. Dan terima kasih kami ucapkan karena telah memberikan kami kesempatan dalam penyelesaian tugas bersama teman – teman. Akhir kata semoga makalah ini memberi manfaat bagi kita semua.

1

...........................................9 BAB III PENUTUP A......................................III...........SARAN..................................................................................................................................PERUBAHAN ANATOMI DAN ADAPTASI FISIOLOGIS PADA IBU HAMIL TRIMESTER I...10 B..................................10 DAFTAR PUSTAKA.........................PERUBAHAN & ADAPTASI PSIKOLOGIS PADA MASA KEHAMILAN TRIMESTER I..1 ...........................2 BAB I PENDAHULUAN A.........LATAR BELAKANG.......II................................3 BAB II TINJAUAN TEORI I...............................................................................................................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI .........................................................................II DAN III II...................... TUJUAN .....................................................................................3 B................................... III TRIMESTER I.................................................................................11 2 ..II....................................KESIMPULAN......................

B. II. dan III. membuatnya tak nyaman untuk bergerak. Perubahan sistem pencernaan Perubahan sistem perkemihan Perubahan sistem muskuloskletal. b. Perubahan pada sistem pencernaan seperti sembelit.BAB I PENDAHULUAN A. Perubahan pada sistem perkemihan seperti ibu hamil sering buang air kesil karena adanya desakan oleh fetus yang semakin besar dalam uterus. dan perubahan sistem muskuloskeletal. ibu hamil mengalami perubahanperubahan anatomi pada tubuhnya sesuai dengan usia kehamilannya. Dalam menjalani proses kehamilan tersebut. perubahan endokrin sebagai persiapan menyongsong kelahiran bayi dan persalinan dengan kesiapan untuk memelihara bayi. perut kembung akibat makanan yang tertahan dalam lambug. pengenalan adaptasi ibu terhadap nidasi. perubahan sistem perkemihan. yaitu : a. Mulai dari trimester I. pemeliharaan kehamilan. c. Adanya kram kaki yang sering terjadi pada ibu. Perubahan pada sistem muskuloskeletal seperti postur tubuh ibu yang berubah. TUJUAN Untuk mengetahui perubahan anatomi dan adaptasi fisiologi pada ibu hamil trimester I.LATAR BELAKANG Proses kehamilan sampai kelahiran merupakan rangkaian dalam satu kesatuan yang dimulai dari konsepsi. mual atau nause.Perubahan-perubahan anatomi tersebut meliputi perubahan sistem pencernaan. nidasi. sampai dengan trimester III kehamilan. 3 .

PERUBAHAN ANATOMI DAN ADAPTASI FISIOLOGIS PADA IBU HAMIL TRIMESTER I. nyeri yang tajam. peningkatan vaskularisasi dan dilatasi pembuluh darah b. Kehamilan dapat terlihat setelah minggu ke-14. Sistemsistem tersebut meliputi : A. sampai trimester III kehamilan. Mulai dari trimester I. Postur juga mempengaruhi tipe dan derajat pembesaran abdomen B. perkembangan desidua Pada minggu ke-7 ukuran uterus sebesar telur ayam negeri. pada minggu ke-10 sebesar buah jeruk. dari rasa geli ringan. Puting susu dan areola menjadi lebih berpigmen. pembesaran uterus terutama disebabkan oleh tekanan mekanis akibat pertumbuhan janin. dan rasa berat di payudara muncul sejak minggu ke-6 gestasi.II DAN III Pada ibu hamil. hyperplasia (produksi serabut otot dan jaringan fibroelastis yang baru) dan hipertrofi (pembesaran serabut otot dan fibroelastis yang sudah lama) c.PAYUDARA Rasa penuh. Setelah bulan Setelah bulan ketiga.BAB II TINJAUAN TEORI I. minggu ke-12 sebesar grapefruit (2x jeruk biasa). namun juga tergantung pada TB dan BB wanita. Sensitivitas bervariasi. dan puting susu menjadi lebih erekti Hipertrofi kelenjar sebasea (lemak) yang muncul di 4 .UTERUS Terjadi pembesaran uterus yang terjadi akibat: a. warna merah muda sekunder pada areola. peningkatan sensitivitas. perubahan anatomi sistem-sistem pada tubuh berkembang sesuai tahap usia kehamilannya. rasa geli.

Kelenjar paratiroid D.SISTEM ENDOKRIN a.Kelenjar tiroid c. 5 .Namun pada akhir minggu ke-6 dapat keluar prakolostrum yang cair. Sekresi ini mengental yang kemudian disebut kolostrum. Kelenjar hipofisis b.areola primer (tuberkel Montgomery) dapat terlihat di sekitar puting susu. dan kental.Ginjal sangat penting sebagai media yg meretensi natrium & mempertahankan keseimbangan cairan selama kehamilan serta mempertahankan tekanan darah arteri melalui sistem renin-angiotensin Semua komponen dalam sistem renin-angiotensin mengalami perubahan pd kehamilan normal.Selama trimester I dan II ukuran payudara meningkat progresif.SISTEM PERKEMIHAN Ada sejumlah perubahan signifikan pada sistem ginjal. terutama pd posisi lateral kiri. Bukan hanya mengelola zatzat sisa dan kelebihan yg dihasilkan akibat peningkatan volume darah & curah jantung juga produk sisa metabolisme tapi menjadi organ utama yg mengekskresi produk sisa dari janin. Kel sebasea ini berperan protektif sbg pelumas puting susu.Hal ini disebabkan produksi estrogen meningkat. Walaupun perkembangan kelenjar mammae secara fungsional lengkap pada pertengahan masa hamil. Hormon luteal dan plasenta menigkatkan proliferasi duktus laktiferus dan jaringan labulus-alveolar. berwarna krem/putih kekuningan yang dapat dikeluarkan selama trimester III. C. Pola normal berkemih wanita yg tidak hamil pada siang hari berkebalikan dengan wanita hamil. Wanita yg hamil mengumpulkan cairan (air & natrium) selama siang hari dlm bentuk edema dependen akibat tekanan uterus pd pembuluh darah panggul dan vena kava inferior dan kemudian mengeksresi cairan tsb pd malam hari (nokturia) melalui kedua ginjal ketika wanita berbaring.jernih. cairan sebelum menjadi susu. yaitu saat janin dn plasenta lahir. tetapi laktasi terhambat sampai kadar estrogen menurun.

Mobilitas tsb mungin menyebabkan perubahan postur ibu. tp jml tdk meningkat Tonus pd sfingter oesofagus bagian bawah melemah di bawah pengaruh progestern.SISTEM MUSCULOSKELETAL Lordosis merupakan gambaran yg karakteristik pada kehamilan normal. Akan normal setelah kehamilan berakhir Volume darah meningkat 30-50% pada kehamilan tunggal. Efek progesteron pd usus halus adalah memperpanjang lama absorpsi nutrien.Saliva menjadilebih asam.E. F. Selama trimester akhir kehamilan muncul rasa pegal.SISTEM PENCERNAAN Perubahan pd saluran cerna memungkinkan pengangkutan nutrien untuk memenuhi kebutuhan ibu & janin dan perubahan ini ada dibawah pengaruh hormon & mekanis Estrogen menyebabkan peningkatan aliran darah ke mulut hingga gusi menjadi rapuh dan timbul ginggivitis.SISTEM KARDIOVASKULER Disebabkan oleh peningkatan kadar estrogen. mineral.Efek progesteron pada usus besar menyebabkan konstipasi Usus buntu dan hati ikut menggeser akibat pembesaran uterus.mati rasa & lemah. progesteron. yg menyebabkan relaksasi otot polos. dan 50% pada kehamilan kembar. prostaglandin. meningkat pesat sampai pertengahan kehamilan & melambat hingga menjelang 6 . lordosis menggeser pusat gravitasi ke belakang pd tungkai bawah. Untuk mengkompensasi posisi anterior uterus yg membesar.Pergeseran diafragma & penekanan akibat pembesaran uterus yg diperburuk oleh hilangnya tonus sfingter menyebabkan refluks dan nyeri ulu hati.Estrogen mempengaruhi kandung empedu menyebabkan stasis garam empedu (kolestasispd kehamilan) pruritus & ikterus. Usus buntu bergeser ke atas & samping keluar kuadran kanan bawah & dpt mencapai ketinggian batas costa kanan di atas panggul. G. obat-obatan. tidak nyaman di punggung bagian bawah. Peningkatan volume darah total dimulai pada awal trim I.

menyebabkan stria gravidarum. Volume darah total merupakan kombinasi volume plasma 75% & volume sel darah merah 33% dari sebelum hamil Postur & posisi tubuh wanita hamil mempengaruhi distribusi cairan & tekanan arteri sekaligus tekanan vena.METABOLISME Pertambahan berat badan selama hamil karena uterus & isinya.51.peningkatan sirkulasi dan aktivitas vasomotor. Pitting edema dilihat di pergelangan kaki & tungkai bawah. atau tanda regangan.Penurunan darah terjadi setelah berada pada posisi berbaring selama 1 jam/lebih. jumlah minuman air ekstra yg dpt disimpan rata-rata wanita hamil normal sekitar 6.minggu ke-32. pertumbuhan rambut dan kuku. Peningkatan retensi air adalah suatu perubahan fisiologis yg normal pd kehamilan Saat aterm.SISTEM INTEGUMEN Perubahan integumen selama hamil disebabkan oleh perubahan keseimbangan hormon dan peregangan mekanis a. Jaringan elastis kulit mudah pecah. Pigmentasi timbul akibat peningkatan hormon hipofisis anterior melanotropin selama masa hamil. Sebagian kecil pertambahan BB karena perubahan metabolik yg menyebabkan pertambahan air seluler dan penumpukan lemak & protein baru yg disebut cadangan ibu. janin.Perubahan yang umum timbul:peningkatan ketebalan kulit dan lemak subdermal. hiperpigmentasi. H. Metabolisme air.51.percepatan aktivitas kelenjar keringat dan kelenjar sebasea. c. Hal ini karena 7 . b. kandungan air. cth pigmentasi pada wajah (kloasma). payudara & peningkatan volume darah. Stria gravidarum atau tanda regangan terlihat di bawah abdomen disebabkan kerja adenokortikosteroid I. plasenta sekitar 3. Respon alergi kulit meningkat. cairan ekstraselluler akstravaskuler.

5 kg/m².5-24.Obesitas telah dikaitkan dengan peningkatan kejadian dislipidemia.9 kg/m². stroke.Wanita obes berisiko mengalami hasil kehamilan yang buruk. mengandung 500g protein/ separuh dari pertambahan total pd kehamilan 500g lagi ditambahkan keuterus.9 kg/m². apnea saat tidor & kanker kolon. penyakit saluran empedu.Metabolisme karbohidrat. Obesitas kelas 2 35-39.BERAT BADAN DAN INDEKS MASA TUBUH (IMT) Satu langkah paling penting bagi wanita dalam mempertahankan kesehatan dan mencegah penyakit kronis yaitu dengan mempertahankan berat badan yang sehat.9 kg/m². Produk konsepsi seperti uterus & darah ibu relatif kaya protein daripada lemak/ karbohidrat.peningkatan tekanan vena di bagian yg lebih rendah dari uterus aklibat oklusi parsial vena kava. diabetes.serta kanker ovarium dan payudara. sindrom polikistik ovarium. keguguran. hiperglikemi postprandial &hiperinsulinemia J. osteoartritis. Metabolisme protein. Berat badan normal 18. Saat aterm berat janin & plasenta= 4 kg. Perhitungan IMK Klasifikasi IMT Berat badan kurang < 18. hipertensi.9 kg/m² 8 . payudara. Obesitas kelas 130-34. ke darah ibu dlm bentuk hemoglobin & protein plasma. Berat badan berlebih 25-29. Kehamilan normal ditandai dgn Hipoglikemi ringan.

dan pemanjangan vagina. VAGINA DAN VULVA Hormon kehamilan mempersiapkan vagina supaya distensi selama persalinan dengan memproduksi mukosa vagina yang tebal.Penyimpangan diafragma selama hamil lebih besar dibanding tidak hamil.Diet yang mengandung gula yang banyak membuat lingkungan vagina menjadi semakin cocok untuk 9 .K. seperti curah jantung. sel-sel yg tanggal ini membentuk leukore (rabas vagina yang kental dan berwarna keputihan. serta efisiensi tidur yg berkurang. Selama kehamilan pH vagina menjadi lebih basa. jaringan ikat yang longgar. Peningkatan vaskularisasi menimbulkan warna ungu kebiruan pada mukosa vagina dan serviks. Hal ini membuat bumil lebih rentan terhadap infeksi vagina. M. L. wanita mulai kesulitan untuk mulai tidur. disebut tanda Chadwick. banyaknya oksigen yg dialirkan keparu melalui peningkatan volume tidal melebihi kebutuhan oksigen yg ditimbulkan oleh kehamilan.5. tidak gatal atau mengandung darah). Jumlah Hb dalam sirkulasi dan kapasitas pembawa oksigen total meningkat selama kehamilan normal.Akibatnya perbedaan oksigen arteriovena menurun. konsentrasi dan memori selama kehamilan & nifas awal. jam tidur malam lebih sedikit.Deskuamasi (eksfoliasi) sel-sel vagina yg kaya glikogen terjadi akibat stimulasi estrogen. berbau tak enak. Pada semua tahap kehamilan normal.SISTEM PERSYARAFAN Wanita hamil sering mengeluh masalah pemusatan perhatian. hipertrofi otot polos.SISTEM PERNAFASAN Diafragma naik 4 cm selama kehamilan. dari 4 menjadi 6. Mulai usia gestasi 12 minggu dan terus berlanjut hingga 2 bulan pertama pascapartum. sering terbangun.

depresi & kesedihan. penggunaan tampon. III • Penting bagi bidan mengetahui perubahan psikologis dasar pada ibu karena perubahanperubahan ini dapat menjelaskan ketidaknyamanan pada kehamilan. biasanya membaik selama periode pasca-partum.Berat badan menjadi bermakna untuk membuktikan kehamilannya. • Wanita hamil memiliki kondisi yg sangat rapuh. Karena fokus terhadap dirinya sendiri 80% wanita merasa kecewa. Merasa ambivalen.Peningkatan kongesti + relaksasi pembuluh darah dan uterus yang berat timbul edema dan varises vulva. (operkulum) yang bekerja sebagai barrier thd infeksi selama masa hamil.PERUBAHAN & ADAPTASI PSIKOLOGIS PADA MASA KEHAMILAN TRIMESTER I. khususnya pada trimester II kehamilan.Leukore: deskuamasi sel-sel vagina yang kaya glikogen terjadi akibat stimulasi esterogen dan progesteron pada serviks.infeksi jamur Peningkatan vaskularisasi menyebabkan peningkatan sensitivitas yang dapat meningkatkan keinginan dan bangkitan seksual. kedua labia mayora mendekat dan menutup introitus vagina. Yaitu kenyataan bahwa wanita sedang mengandung. Ia menjadi sangat sensitif & reaksi cenderung berlebihan. Trimester I Trimester I sering dianggap sebagai periode penyesuaian. II. • Semua emosi yg dirasakan wanita hamil cukup labil.pada multipara memisah dan menganga setelah melahirkan.ulang Kehamilan merupakan 10 . Penerimaan terhadap kenyataan ini dan arti semua ini merupakan tugas psikologis yang paling penting dalam trimester pertama kehamilan.Validasi kehamilan dilakukan berulang.II.Sisa robekan himen terlihat setelah koitus. kecemasan.Pada multipara. Sangat takut kematian baik pada dirinya sendiri/bayinya. Mukosa memenuhi saluran endoserviks membentuk sumbatan mukus. penolakan. atau melahirkan pervaginam.

Hasrat seksual wanita bervariasi (secara umum terjadi penurunan libido) wania butuh kasih sayang & perhatian yg lebih tanpa seks. Proses yang terjadi dalam masa pengevaluasian kembali ini adalah perubahan identitas dari penerima kasih sayang (dari ibunya) menjadi pemberi kasih sayang (persiapan menjadi seorang ibu). 1. Ibu menganalisa dan mengevaluasi kembali segala hubungan interpersonal yang telah terjadi dan akan menjadi basis/dasar bagaimana ia mengembangkan hubungannya dengan anak yang akan dilahirkannya.Merupakan fase ketika wanita menelusur kedalam & paling banyak mengalami kemunduran. identitas keibuan yang jelas akan muncul. Trimester II Trimester II sering disebut periode kesehatan yg baik.rahasianya sendiri. 2. yakni periode ketika wanita merasa nyaman & bebas dari segala ketidaknyamanan yg normal dialami saat hamil. Ibu hamil akan fokus pada kehamilannya dan persiapan menghadapi peran baru sebagi 11 . Fase Prequickening Selama akhir trimester pertama dan masa prequickening pada trimester kedua. Trimester kedua dapat dibagi menjadi dua fase: prequickening (sebelum adanya pergerakan janin yang dirasakan ibu) dan postquickening(setelah adanya pergerakan janin yang dirasakan ibu). Transisi ini memberikan pengertian yang jelas bagi ibu hamil untuk mempersiapkan dirinya sebagai ibu yang memberikan kasih sayang kepada anak yang akan dilahirkannya. ibu hamil mengevaluasi lagi hubungannya dan segala aspek di dalamnya dengan ibunya yang telah terjadi selama ini. Fase Postquickening Setelah ibu hamil merasakan quickening.

gerakan janin terasa (quickening) gerakan ini merupakan peristiwa penting karena gerakan janin yang lembut ini. terutama pada ibu yang mengalami hamil pertama kali dan wanita karir. Pergerakan bayi yang dirasakan membantu ibu membangun konsep bahwa bayinya adalah individu yang terpisah dari dirinya. Hal ini meyebabkan perubahan fokus pada bayinya. Merupakan waktu. bagaimana sakit persalinan.Pengetahuan tentang kondisi fisiologis pada awal kehamilan penting dimiliki untuk memahami tanda dugaan(presumtive) dan tanda kemungkinan (probable)kehamilan. seperti apa keadaan bayi yang akan dilahirkan. Trimester kedua sering dikenal sebagai periode kesehatan yang baik.Depresi. bahwa kehidupan terjadi dalam rahim. perpisahan dengan bayi yg tak dapat dihindari. wanita sudah dapat menyesuaikan diri dengan kenyataan.Wanita akan mengalami proses duka ketika ia mengantisipasi hilangnya perhatian & hak istimewa khusus selama hamil. Respon psikologis triwulan kedua: konsep abstrak kehamilan menjadi identitas nyata: perut membesar. menutup diri.seorang ibu. Dokter atau bidan mendengar denyut jantung janin. persiapan yg aktif terlihat dalam menanti kelahiran bayi & menjadi orangtua sementara perhatian wanita terfokus pada bayi yang segera akan dilahirkan Sejumlah ketakutan muncul.Wanita merasa tidak nyamanfisik menjelang akhir kehamilan. ia mulai memikirkan janin merupakan bagian dari dirinya yang secara keseluruhan bergantung padanya. Perubahan ini bisa menyebabkan kesedihan meninggalkan peran lamanya sebelum kehamilan. sekarang ia mengatakan: “saya akan mempunyai bayi”. yakni periode ketika wanita merasa nyaman dan bebas dari segala ketidaknyamanan yang normal dialami saat hamil. Hasrat seks berkurang karena perutnya semakin membesar menjadi penghalang. Trimester III Trimester III sering disebut periode penantian dengan penuh kewaspadaan Wanita mulai menyadari kehadiranbayi sebagai mahluk yg terpisah sehingga ia tidak sabar menanti kehadiran sang bayi. 12 .

Pada sistem muskuloskeletal di awal kehamilan. b. B.perubahan-perubahannya tidak begitu mencolok. SARAN Sebaiknya Bidan mengetahui apa saja perubahan anatomi dan adaptasi fisiologis yang terjadi pada ibu hamil sehingga Bidan juga dapat mengatasi masalah-masalah yang kemungkinan terjadi pada ibu hamil atau kliennya. a.BAB III PENUTUP A. Perubahan-perubahan anatomi yang terjadi pada ibu hamil diantaranya meliputi sistem pencernaan. dan muskuloskeletal yang berkembang sesuai dengan kondisi janin yang ada di kandungan ibu. bahkan nafsu makan pun meningkat.Pada sistem pencernaan di awal trimester timbul gejala morning sickness dan berangsur membaik pada trimester selanjutnya. sistem perkemihan. KESIMPULAN Pada setiap kehamilan akan terjadi perubahan-perubahan anatomi sesuai tingkat usia kehamilan ibu hamil tersebut. tetapi seiring dengan bertambahnya umur kehamilan peningkatan berat wanita hamil menyebabkan postur dan cara berjalan wanita berubah secara menyolok dan lebih sulit untuk bergerak. Perubahan tersebut dimulai pada trimester awal sampai trimester terakhir kehamilan yaitu trimester III. Postur tubuh wanita secara bertahap mengalami perubahan karenan janin membesar dalam abdomen.Pada sistem perkemihan pada awal trimester sudah menunjukkan gejala sering buang air kecil akibat didesak oleh fetus dan berlangsung sampai trimester III c. 13 .

lowdernik.Asuhan Kebidanan 1. asuhan antenatal. buku ajar keperawatan maternitas. 2005 14 . 2007 Bobak. jensen. jakarta. jakarta : egc.2003.Yogyakarta : Nuha Medika Pusdikanakes – who – jhpiego.DAFTAR PUSTAKA Romali.Suryati.