Anda di halaman 1dari 32

GANGGUAN HAID DAN SIKLUSNYA

Dr. Dewi Setiawati, S.Ked


JURUSAN KEBIDANAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR 2006

FISIOLOGI HAID
HAID: perdarahan secara periodik dan siklik dari uterus yang disertai pelepasan endometrium. SIKLUS HAID: hari pertama haid yang lalu sampai hari pertama haid saat ini. PANJANG SIKLUS HAID: Normal : 28 hari jarang ditemukan Range normal: 25 32 hari siklus ovulatoar: 18 42 hari siklus anovulatoar: < 18 hari atau > 42 hari

LAMA HAID: 3-5 hari atau 7 8 hari MENARCHE: haid pertama Biasanya menarche usia 10-16 tahun, ratarata 12,5 tahun.Hal ini tergantung pd beberapa faktor: gizi, keturunan, dan kesehatan umum.
Haid aspek endokrin HIPOTALAMUS HIPOFISIS OVARIUM UTERUS - GLD. TIROIDEA GLD. SUPRARENALIS -

Pada siklus haid, endometrium dipersiapkan secara teratur untuk menerima ovum yang telah dibuahi setelah terjadinya ovulasi. Hal ini dibawah pengaruh hormon-hormon ovarium ( estrogen dan progesteron). E dihasilkan oleh follikel & korpus luteum P E pada midsiklus lonjakan LH ovulasi P dihasilkan hanya oleh korpus luteum Korpus luteum ada hanya jika terjadi ovulasi Umur korpus luteum 10-14 hr Fase luteal/F.sekresi 14 hr (hampir selalu tetap) Fase folikulogenesis/F.proliferasi variasi antara 7-21hr

Ovulasi terjd 14 hr sblm haid berikutnya Korpus luteum terbtk 16jam stlh ovulasi Haid terjd 4 hr ssdh korpus luteum mati Haid teratur umumnya ovulatoar,tdk
teratur umumnya anovulatoar Defek f.luteal terjd o/k:
Produksi P dr korpus luteum dihslkan kurang Umur korpus luteum pendek (<10 hr)

SIKLUS HAID

1. MASA HAID: Hari 1 hari 8 2. 3.


endometrium dilepas. kadar hormon2 dalam level sangat rendah. MASA PROLIFERASI: Hari 9 hari 14 endometrium mulai tumbuh kembali. pada hari ke-12 dan 14 dapat tjd ovulasi. MASA SEKRESI: hari 15 hari 28
korpus rubrum menjadi korpus luteum yg melepaskan progesteron endometrium tumbuh berkelokkelok dan mulai bersekresi (getah)

MEKANISME HAID

GANGGUAN HAID
adalah perdarahan haid yang tidak normal dalam hal : panjang siklus haid, lama haid, dan jumlah darah haid. Melibatkan hipotalamus, hipofisis, ovarium dan endometrium.

KLASIFIKASI GANGGUAN HAID


1. Kelainan panjang siklus (N=21-35hr):
Polimenore (sering) < 21 hr Oligomenore (jarang) > 35 hr Amenore (tidak haid) > 3 bln Hipermenore (banyak) > 80ml Hipomenore (sedikit) < 80ml

2. Kelainan banyaknya haid (N=80ml):

3. Kelainan lama haid (N= 3-7hr):

4. Metroragi (haid diluar siklus normal) 5. Perdarahan bercak


6. Perdarahan uterus disfungsional
Premenstrual spotting Postmenstrual spotting

Menoragi (memanjang) >7 hari Brakimenore (memendek) <3 hari

Gangguan lain yang berhubungan dengan


haid :
Metroragi (haid diluar siklus) Dismenore (nyeri bila haid) Premenstrual tension (ketegangan haid) Mittelschmerz (nyeri saat ovulasi)

KELAINAN PANJANG SIKLUS HAID


1. Polimenore Definisi polimenore adalah panjang siklus haid kurang dari 21 hari (normal 21-35).
Keadaan polimenore bisanya terjadi pada siklus ovulatoar maupun pada siklus anovulatoar.

Kausa : Anovulasi karena gangguan hormonal Insufisiensi korpus luteum (fase luteal memendek) Fase folikuler memendek
Penanganan : Rujuk ke dokter spesialis obstetri dan ginekologi terdekat dengan daerah anda.

2.Oligomenore
Definisi oligomenore:
adalah panjang siklus haid > 35 hari (normal 21-35 hari) dan < 3 bulan. Keadaan oligomenore umumnya adalah siklus ovulator sehingga fertilitas tidak terganggu.

Kausa : Fase folikuler memanjang Fase sekresi memanjang


Penanganan : Tidak diberikan pengobatan jika tipe perdarahan teratur Induksi ovulasi diberikan jika tipe perdarahan memanjang

3. Amenore
Definisi : tidak haid lebih dari 3 bln berturut-2.
Amenore dapat dibagi dalam dua bentuk : Amenore fisiologik : Prapubertas / pasca menopause Hamil, laktasi Amenore patologik : Amenore primer Amenore sekunder

Amenore hipotalamik Kausa : Organik : seperti kraniofaringioma dan ensefalitis Fungsional oleh ggn pelepasan LHRH (mis:anoreksia nervosa & bulimia), obatpenghambat PIF(fenotiazin, trangulaizer, obat2 psikofarmaka) hiperprolaktinemia amenorea

Amenore hipofisis Kausa : Kelainan organik seperti sindrom Sheehan o/k iskemia/nekrosis adenohipofisis krn trombosis v.hipofisis dan adenoma hipofisis (prolaktinoma)

Amenore Ovarium Kausa antara lain : hipoplasia ovarium (sindroma turner); menopause prekok; sindr resisten ovarium,& tumor ovarium (yang mensekresi androgen). Amenore Uterina Kausa amenore uterina antara lain : aplasia uteri; kerusakan endometrium akibat perlengketan (sindroma Asherman); infeksi berat seperti TBC.

Kelainan jumlah perdarahan haid


1. Hipermenore Definisi : perdarahan haid yang jumlahnya banyak (>80 ml atau ganti pembalut >5 kali/hari) Kausa :-Kel.organik (tumor,infeksi) -Kel.darah (penyk.darah) -Kel.fungsional (endokrin) Penanganan : Sesuai kausa

2. Hipomenore
Definisi : Perdrhan haid yg jumlahnya sdkt (<40ml atau ganti pembalut <5x/hr) : kekurangan steroid & anovulasi

Kausa

Penanganan : tdk perlu terapi jika siklus ovulatoar subsitusi hormon E&P bila perlu induksi ovulasi jika siklus anovulatoar & ingin anak.

KELAINAN LAMANYA HAID

Menoragi : Haid berlangsung >7hr dgn


jumlah darah yang banyak Kausa & penanganan sama hipermenore Brakimenore : Haid berlangsung <3hr dgn jumlah darah kadang sedikit Kausa & penanganan sama hipomenore

PERDARAHAN BERCAK
Premenstrual spotting : Perdrhan yg terjd 3-4 hr sblm haid berupa bercak darah. Kausa : kel.endokrin (E) prahaid & kel.organik (polip,erosi porsio) Penanganan :sesuai penyebab Postmenstrual spotting : Perdrhan bercak yg terjd sampai 7 hr stlh haid normal Kausa : ggn reepitelisasi endometrium & inf. Penanganan : kuret dan antibiotik

PERDARAHAN UTERUS DISFUNGSIONAL (PUD)


Definisi : Perdarahan uterus abnormal (lama,banyak & panjangnya) yg terjadi semata-mata krn ggn fungsional mekanisme kerja poros H-H-O-E,dgn tanpa adanya kelainan organik organ reproduksi dan penggunaan kontrasepsi atau pengobatan hormonal.

KLASIFIKASI PUD
Mnrt usia : PUD perimenars,reproduksi,
perimenopause Mnrt kausa : PUD ovulatorik, anovulat, folikel persisten Mnrt kadar Hb : ringan,sedang,berat Mnrt gej.klinik : akut dan kronik

Penyebab: kel.fungsi salah 1 tempat

dr sistem sumbu H-H-O Patofisiologi: pengaruh hormon E & P tdk bekerja sesuai fase-2 yg sehrsnya Gambaran klinik: pengeluaran darah dr uterus yg menyalahi ciri-2 haid normal.