Jadi pandu ibuku

Dari sudut bahasa, kalimat di sanalah aku berdiri jadi pandu ibuku, yang menjadi bagian dari lagu kebangsaan bangsa Indonesia, yakni lagu Indonesia Raya: menerangkan eksistensi atau keberadaan tempat yang menjadi rumah dan sandaran bangsa Indonesia (NKRI) untuk membangun peradabannya. Sedang esensi atau intinya, mengandung makna kecintaan atau rasa patriotisme bangsa Indonesia terhadap tanah airnya (NKRI), yang direalisasikan atau diwujudkan dengan cara mengabdi atau berbakti, yang didasari oleh keikhlasan. dan bentuk pengabdian tersebut diapreasiasikan dalam berbagai bidang, baik di bidang seni dan budaya, olah raga, ilmu pengetahuan, pertanian, perdagangan ataupun yang lainnya, dengan tujuan untuk memajukan peradaban dan mengharumkan bangsanya. Baik dipandang dari sudut bahasa, ataupun esensi dari kalimat tersebut: kemurnian, keluhuran, ketegasan, serta kekuatan maknanya, bisa menjadi hambar atau tidak efektif, dan hanya menjadi sebuah manifestasi atau pernyataan yang samar, jika kata di sanalah, yang menjadi kata penghubung untuk kalimat aku berdiri jadi pandu ibuku, tidak disesuaikan atau ditempatkan pada tempat semestinya. Kata di sanalah, merupakan subjek atau pokok kalimat yang berperan penting dalam penegasan makna atau penjelas dari keutuhan kalimat aku berdiri, yang dihubungkan dengan kalimat jadi pandu ibuku. Bila dipahami secara cermat, keberadaan kata di sanalah, pada kalimat di sanalah aku berdiri jadi pandu ibuku, sebenarnya tidak bersifat statis, atau kata yang harus tetap dipakai sebagai penghubung untuk kalimat aku berdiri jadi pandu ibuku. Tetapi, kata tersebut memiliki sifat dinamis atau berubah-ubah, tergantung di mana lagu Indonesia Raya dinyanyikan. Merujuk pada kata di sanalah yang bersifat dinamis atau berubah-ubah, penggunaan kata tersebut tentu tidak tepat dipakai sebagai kata penghubung untuk kalimat aku berdiri jadi pandu ibuku, jika lagu Indonesia Raya dinyanyikan di wilayah atau teritorial bangsa Indonesia itu sendiri (dalam negeri). Karena secara bahasa, kata disanalah hakekatnya adalah untuk menunjukkan tempat yang jauh. Kata di sanalah, akan lebih tepat dihubungkan dengan kalimat aku berdiri jadi pandu ibuku, bila lagu Indonesia Raya dinyanyikan di luar wilayah Indonesia (luar negeri). Di wilayah Indonesia atau dalam negeri sendiri, kata penghubung untuk kalimat aku berdiri jadi pandu ibuku, seharusnya menggunakan kata di sinilah bukan di sanalah, dan keutuhan kalimat tersebut menjadi di sinilah aku berdiri jadi pandu ibuku. kedudukan kata di sinilah, berfungsi sebagai penjelas, untuk menegaskan atau menguatkan bahwa tempat yang ditunjuk bangsa Indonesia sebagai tanah air tempat berdiri untuk menata hidup serta kehidupan bersama dalam satu lingkup peradaban yang menjunjung nilai-nilai patriotisme serta nasionalisme demi kehormatan bangsanya, tidak lain adalah tanah yang dipijaknya, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang eksistensi atau keberadaanya bukanlah sesuatu yang abstrak. Tujuan dari penggunaan atau pemakaian kata yang tepat sebagai kata penghubung untuk kalimat aku berdiri jadi pandu ibuku dalam lagu Indonesia Raya, yang harus disesuaikan atau ditempatkan pada tempat semestinya, yaitu antara kata di sanalah dan kata di sinilah, selain untuk menegaskan atau menguatkan makna dalam kalimat tersebut, baik dari sudut bahasa ataupun esensinya, juga untuk memupuk rasa patriotisme serta rasa nasionalisme bangsa Indonesia terhadap kelangsungan hidup bangsanya, sekarang dan masa depan. seperti yang diucapkan Khahlil Gibran, bahwa kemajuan tidak hanya sekedar memperbaiki masa lalu, tetapi bergerak untuk masa depan

. “Hiduplah tanahku. Sikap setiap warga terhadap ibu pertiwi atau tanah air Indonesia selayaknya sikapnya terhadap ibu kandung. Tanah Air Indonesia adalah tempat untuk berkarya dan berdarma bakti warga negara Indonesia dengan kerja keras membanting tulang.“Indonesia Tanah Airku. semangat berbangsa dan bernegara.!” Setiap warga negara Indonesia. ruh nasionalisme. “Indonesia Raya merdeka merdeka. Bangunlah jiwanya. Bangunlah badannya. Tanah Tumpah Darahku…Disanalah aku berdiri. Harapan agar generasi penerus kelak akan melanjutkan kedaulatan negeri ini dengan Jiwa dan Raga yang telah terbangun. mental spiritual dengan sangat prima. Untuk Indonesia Raya. Bangsaku. ” Indonesia kebangsaanku. Harapan agar generasi penerus kelak akan melanjutkan kedaulatan negeri ini dengan Jiwa dan Raga yang telah terbangun. Tanah Air Indonesia adalah tempat untuk berkarya dan berdarma bakti warga negara Indonesia dengan kerja keras membanting tulang. menguras keringat dan air mata. Bangunlah badannya. dan menjadi prioritas utama. berusaha sedapat mungkin menjauhkan semua hal yang dapat memecah belah Indonesia dan sebagai seruan untuk mengingat persatuan adalah kunci untuk keabadian NKRI. Bangsa dan tanah airku. “Hiduplah tanahku. infrastruktur.” Seruan yang mengingatkan setiap warga negara Indonesia untuk senantiasa mendoakan negeri ini agar tidak berhenti memberikan kehidupan turun temurun kepada anak negerinya. Bangun jiwa diletakkan lebih dahulu dengan maksud warga negara Indonesia haruslah lebih . Marilah kita berseru. . Indonesia bersatu . Bangunlah jiwanya. ” Indonesia kebangsaanku. Indonesia bersatu . Sikap setiap warga terhadap ibu pertiwi atau tanah air Indonesia selayaknya sikapnya terhadap ibu kandung. kami berupaya memaknai kembali makna lagu Indonesia raya dan menggali kesakralan kata-katanya… “Indonesia Tanah Airku. Hiduplah negeriku. Tanahku negeriku yang kucinta (2x)” Berupa doa dan harapan dari bangsa indonesia yang mencintai negerinya agar senantiasa merdeka dari berbagai bentuk penindasan kemanusiaan.!” Setiap warga negara Indonesia. tidak ada lagi penjajahan. Hiduplah negeriku.. Bangsaku. baru membangun fisik berupa teknologi. penyerobotan dari pihak asing. tidak ada penguasaan daerah oleh pihak asing. Rakyatku semuanya. sampai menumpahkan darah. seluruh wilayah Indonesia harus benar-benar merdeka. Bangsa dan tanah airku. Marilah kita berseru. Bangun jiwa diletakkan lebih dahulu dengan maksud warga negara Indonesia haruslah lebih mengutamakan membangun jiwa kebangsaan.. berusaha sedapat mungkin menjauhkan semua hal yang dapat memecah belah Indonesia dan sebagai seruan untuk mengingat persatuan adalah kunci untuk keabadian NKRI. Rakyatku semuanya. kemapanan hidup masyarakatnya.. jadi pandu ibuku” Menanamkan rasa memiliki negeri.Di ruang maya yang ada ini. sampai menumpahkan darah. menguras keringat dan air mata.” Seruan yang mengingatkan setiap warga negara Indonesia untuk senantiasa mendoakan negeri ini agar tidak berhenti memberikan kehidupan turun temurun kepada anak negerinya. Untuk Indonesia Raya. jadi pandu ibuku” Menanamkan rasa memiliki negeri. Tanah Tumpah Darahku…Disanalah aku berdiri.

dan kokoh sangat dibutuhkan untuk membentuk para pemimpin yang adil dan beradab terutama untuk generasi selanjutnya. Raga yang sehat dan kuat akan diperoleh dengan cara menjaga kesehatannya yaitu dengan cara berolahraga dan makan-makanan yang bergizi. tentunya tidak akan ada perilaku-perilaku yang menyimpang seperti korupsi atau memakan harta yang bukan haknya yang belakangan ini muncul di antara wakil-wakil rakyat. baru membangun fisik berupa teknologi. orang-orang terdahulu menjadi pemimpin adalah suatu amanah dan tanggung jawab yang besar untuk dirinya.mengutamakan membangun jiwa kebangsaan. Setelah membangun jiwanya. tidak ada penguasaan daerah oleh pihak asing. yang menjalankan amanah yang telah diberikan kepadanya. Supratman. Dengan Membangun jiwa para generasi bangsa Indonesia yang suci dan bersih akan menghasilkan generasi Indonesia yang arif dan bermoral. langkah selanjutnya adalah dengan membangun badannya atau raganya. Indonesia akan menjadi negara yang dikagumi dunia jika dipimpin oleh pemimpin yang dikagumi oleh rakyatnya. yaitu dengan memaknai apa fungsi dirinya baik secara hubungan dengan Sang Penciptanya dan hubungan dengan masyarakatnya atau sosial yaitu dengan seimbang. Pemimpin itu harus sehat. infrastruktur. sekarang berbanding terbalik sekali mereka malah berlomba-lomba untuk menjadi pemimpin agar bisa menimbun harta dan berbuat sesukanya. Bagaimana pemimpin tersebut dapat mengurus rakyat dan negaranya jika dari segi fisik saja dia lemah? Betul tidak?. Tidak akan ada lagi rakyat yang mengalami kelaparan dan kemiskinan karena pemimpinnya cinta kepada rakyatnya dan negaranya. Tanahku negeriku yang kucinta (2x)” Berupa doa dan harapan dari bangsa indonesia yang mencintai negerinya agar senantiasa merdeka dari berbagai bentuk penindasan kemanusiaan. seluruh wilayah Indonesia harus benar-benar merdeka. dan menjadi prioritas utama. yaitu dengan membangun atau mendidik terlebih dahulu jiwa dan raganya. Oleh sebab itu jiwa dan raga yang sehat. kuat. ruh nasionalisme. yaitu “Bangunlah Jiwanya Bangunlah Badannya Untuk Indonesia Raya” mengandung makna yang sangat mendalam bagi bangsa Indonesia. Hal ini sudah tentu mengotori jiwanya sehingga niat suci dan baik untuk membangun negara tidak ada lagi karena perbuatannya itu yang lebih mementingkan dirinya sendiri atau golongan. maka rakyatnya pun akan mencintai dan menyayangi pemimpin tersebut. Para wakil-wakil rakyat atau pemimpin yang seperti itu adalah orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi. penyerobotan dari pihak asing. mental spiritual dengan sangat prima. Raga yang sehat dan kuat akan sangat membantunya dalam melaksanakan tugastugasnya sebagai pemimpin atau wakil rakyat. Jiwa mereka itu telah dikendalikan oleh hawa nafsu mereka. Terlebih dahulu dengan membangun jiwanya. terutama di tanah Indonesia ini. semangat berbangsa dan bernegara. “Indonesia Raya merdeka merdeka. kemapanan hidup masyarakatnya.R. Lirik ini menyiratkan bahwa untuk membangun masyarakat Indonesia yang kuat dan kokoh terutama para generasi bangsa sehingga mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi serta memiliki kecintaan terhadap negaranya. . Salah satu petikan lirik yang terdapat dalam lagu kebangsaan kita Indonesia Raya yang diciptakan oleh W. tidak ada lagi penjajahan.

(Padahal lagu lainnya sedikit yang berjiwa kebangsaan) 2.Makna Lagu Indonesia Raya Setiap negara mempunyai lagu kebangsaan masing-masing. Keadaan akan sangat buruk bagi lemahnya jiwa kebangsaan dan rendahnya rasa berbangsa dan bernegara pada sebagian besar warga negara. merupakan lagu kebangsaan bagi seluruh rakyat Indonesia. sehingga lagu kebangsaan menjadi semakin kurang diperhatikan dan kurang diminati. Keadaan akan semakin buruk. tapi rakyat mengabaikannya. seharusnya keinginan menyanyikannya timbul dari dorongan kemauan yang kuat dari hati sendiri. Kenyataan ini menunjukkan bahwa pendidikan kurang memberikan bobot tentang materi nasionalisme. tidak ada dua negara yang memiliki lagu kebangsaan yang sama. pembangkit semangat kebangsaan. jika ada anggapan bahwa menyanyikan lagu kebangsaan hanya membuang waktu. mereka hanya ikutikutan. baru mampu menyanyikannya) 3. (Apalagi jika yang memimpin lagu adalah orang/kelompok yang kurang simpatik. karena mereka tidak mengerti tentang isi dan makna dari lagu kebangsaan itu sendiri). pihak penjajah melarang rakyat menyanyikan lagu ini. Hal ini ditandai dengan : 1. sebagai sebuah lagu yang dihormati dan dibanggakan. bisa berakibat memperlemah jiwa kebangsaan. (kalau hanya menghormati dalam hati tentu tidak nyata dan tidak terlihat). Ketika mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya pada suatu acara. serta semakin memperkokoh persatuan dalam melawan penjajahan. banyak warga dan banyak para siswa/pelajar yang tidak memperlihatkan sikap hormat secara fisik. mereka tidak lagi merasakannya sebagai suatu lagu yang khusus sifatnya. Pada jaman penjajahan. 5. Lagu kebangsaan selalu dinyanyikan atau diperdengarkan pada setiap acara resmi kenegaraan. Lagu “Indonesia Raya” ciptaan W. kurang melatih membiasakan diri untuk bersikap menghormati lambang-lambang negara.R. atau ada rasa keterpaksaan. dan rasa seperjuangan. Ketika lagu Indonesia Raya dikumandangkan. Sekarang. Padahal pendidikan di Indonesia. karena lagu kebangsaan adalah ekspresi kejiwaan dari suatu bangsa. Supratman. sehingga mereka kurang bangga memiliki bangsa yang merdeka dan kurang bangga memiliki lagu kebangsaan. Mereka lebih berminat dan lebih tertarik dengan lagu-lagu populer lainnya. Walaupun . sejak awal kemerdekaan menganut paham ajaran Ki Hajardewantara yang sarat dengan nilai-nilai perjuangan dan nilai-nilai nasionalisme. (Adapun mereka yang tidak bisa menyanyikannya bukan berarti kurang perhatiannya. ada orang yang harus berlatih lama sekali. kurang menanamkan jiwa kebangsaan. Lagu kebangsaaan menempati kedudukan yang khusus dan dihormati oleh seluruh rakyatnya. dan juga pada setiap acara di luar negeri yang membawa nama negara. dan terasa ada kesyahduan yang luar biasa dalam penjiwaannya. rasa kebangsaan. Kehilangan arti dan makna dari lagu kebangsaan pada sebagian besar warga negara dalam waktu yang lama. tapi itu adalah masalah latihan dan bakat seseorang. tidak dikumandangkan lagu Indonesia Raya. ketika menyanyikan atau mendengarkan lagu Indonesia Raya. jika pada semua acara/kegiatan yang bersifat kebangsaan dan kenegaraan. (Ini adalah anggapan yang keliru. dan menurunnya rasa berbangsa dan bernegara. sehingga bertambah jiwa nasionalisme. karena keadaan kita sekarang sudah merdeka. menjadi semakin kurang menarik) 4. atau dianggap tidak perlu lagi. termasuk mengidolakan para artis terkenalnya. dan tetap menyanyikannya. tapi merasakannya sama seperti lagu lainnya. rasa senasib sepenanggungan.

jika hanya setahun sekali menyanyikannya? Dan itupun hanya sekedar jadi tontonan yang berulang-ulang setiap tahun?) Lemahnya nasionalisme pada sebagian bersar warga negara. Indonesia Tanah Airku. kedua kalimat ini menanamkan kesadaran. tapi mereka pura-pura tidak tahu. Bahwa setiap warga mengaktualisasikan dirinya dalam upaya merealisasikan makna sumpah pemuda. a. kalimat ini menanamkan kesadaran. Kalimat ini menanamkan kesadaran. kedua kalimat ini menanamkan kesadaran. sebab kalau menjaga kewibawaan negara melalui kekuasaan dan kekuatan akan berdampak munculnya “tudingan” bahwa negara melanggar HAM. Padahal negara lain ada yang sudah/pernah melanggar HAM. sebagai berikut : 1. 4. a. bersikap dan berusaha membina persatuan dan kesatuan Indonesia agar Indonesia benar-benar bersatu. Bahwa di tanah air Indonesia kita semua memiliki derajat yang sama dengan bangsa lainnya di dunia ini. Bahwa setiap warga berseru. . berkewarganegaraan Indonesia. Bahwa setiap warga memiliki kebangsaan yaitu berbangsa Indonesia. b. akan berdampak pada kewibawaan negara yang semakin jatuh. Bahwa pemerintahan yang sah. b. mempunyai arti dan makna. apalagi tingkat departemen/instansi pemerintah.kegiatan itu hanya setingkat RT/RW. c. tingkahlaku dan perbuatan sehari-hari. Bahwa Tanah Air Indonesia adalah tempat untuk berusaha. kalimat ini menanamkan kesadaran. 5. kata. Bahwa setiap warga memiliki tanah air yaitu Indonesia. Bahwa setiap warga telah berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah dengan bangsa lainnya. b. (Apakah dirasakan sudah sangat cukup. 3. b. b. berjuang. yaitu di tanah yang termasuk wilayah Indonesia. Bahwa sikap setiap warga terhadap ibu pertiwi harus bersikap sama seperti sikapnya terhadap ibu kandung/orang tua. Bahwa setiap warga memilik hak dan kewajiban terhadap tanah airnya. 6. Setiap kalimat dan bait pada lagu Indonesia Raya. Disanalah aku berdiri. a. tentu dengan menguatkan nasionalisme dan meningkatkan prestasi di semua bidang. Upaya untuk menaikkan kewibawaan negara di dalam dan di luar negeri. a. Bahwa setiap warga telah memiliki wadah/ruang/tempat. Indonesia bersatu. pelayanan yang tidak maksimal pada semua departemen/instansi/ badan-badan dan lain-lain. kata ibuku maksudnya adalah ibu pertiwi atau pemerintahan yang sah. Bangsa dan tanah airku. Marilah kita berseru. sampai menumpahkan darah. dan berdarma bakti dengan kerja keras membanting tulang. baik di dalam negeri maupun di luar negeri. baik melalui sikap. Bahwa setiap warga bersikap tegas dalam pengakuannya berkebangsaan Indonesia dan bertanah air Indonesia. kalimat ini menanamkan kesadaran. terdapat 12 item. pura-pura pilon atau pura-pura “bersih” dan tidak pernah melanggar HAM sekecil apapun. Indonesia kebangsaanku. Tanah tumpah darahku. a. a. Jangan dikira bahwa dampak ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan rendahnya kinerja. 2. Jadi pandu ibuku. menguras keringat dan air mata. mempunyai tanggung jawab yang sangat besar dalam berperan menjadi pandu/penuntun/pembimbing bagi semua warga negaranya untuk meningkatkan kesejahteraan semua warganya.

Bahwa seluruh wilayah Indonesia harus benar-benar merdeka. karya W. 8. harus saling bersinergi. setiap rakyat . dalam kalimat ini kata merdeka diucapkan dua kali. Semuanya.b. Semua warga negeri ini. bait ini terdiri dari empat kalimat menanamkan kesadaran. a. Bahwa setiap warga dalam berusaha disemua bidang. b. b. . harus menjadi penduduk yang benar-benar hidup. Bahwa semua rakyat. Bahwa semua warga dalam melaksanakan usahanya dalam bidang apapun harus maju bersama. dan harus diupayakan tidak boleh ada yang saling menghambat. Bahwa setiap warga dalam semua usahanya untuk berprestasi. Cobanya nyanyikan agak sejenak dengan penghayatan yang dalam. berinovasi berdasarkan atas cintanya kepada negerinya dan tanah airnya. tidak ada penguasaan daerah oleh pihak asing. harus merupakan bagian kegiatan yang integral dalam suatu strategi besar untuk pembangunan Indonesia seutuhnya. punah atau bubar. agar keadaan selalu berubah menjadi lebih baik c. 11. mestinya wajib hafal dan memahami untaian makna yang terkandung pada lagu Indonesia Raya. kalimat ini menanamkan kesadaran Bahwa cita-cita tertinggi dari setiap warga adalah Indonesia mampu berjuang hidup untuk waktu yang tidak terbatas. maka akan menghadirkan gemuruh dalam diri. a. Untuk Indonesia Raya. semangat berbangsa dan bernegara. Bangsaku rakyatku. sangat popular. berkreasi. tidak ada lagi penjajahan. a. menanamkan kesadaran. dan menjadi prioritas utama. mampu bersaing dalam globalisasi internasional di semua bidang. semua warga berusaha agar jangan sampai rakyat mati dan berusaha agar Indonesia jangan sampai mati. Tanahku negeriku yang kucinta. Bahwa setiap warga harus berusaha untuk tidak ada lagi penjajahan di seluruh wilayah Indonesia dalam bentuk apapun. angunlah jiwanya/ bangunlah badannya… Untuk Indonesia Raya… Penggalan lagu itu. Bahwa setiap warga selalu berusaha agar Indonesia menjadi tanah air yang hidup untuk waktu yang tidak terbatas. dalam bidang apapun. mental spiritual dengan sangat prima. melaksanakan pembangunan fisik dengan sangat maksimal untuk kesejahteraan lahir batin. 10. kalimat ini menanamkan kesadaran. b. semuanya. Dan Indonesia hidup terus menjadi negara yang besar dan menjadi negara yang disenangi dunia internasional. Hiduplah tanahku. berproduksi. penyerobotan dari pihak asing. Bahwa setiap warga berusaha sedapat mungkin menjauhkan semua hal yang dapat memecah belah Indonesia. Bahwa setiap warga lebih mengutamakan dalam berusaha membangun jiwa kebangsaan. Bangunlah badannya. b.R Supratman. Hiduplah negeriku. Bangunlah jiwanya. Hiduplah Indonesia Raya. ruh nasionalisme. 9. 12. a. benar-benar dinami dan kreatif untuk merubah keadaan. Indonesia Raya merdeka merdeka. berjalan seiring menuju Indonesia Raya. kedua kalimat ini menanamkan kesadaran. kalimat ini menanamkan kesadaran. 7. Bahwa setiap warga. Bahwa setiap warga juga membangun badannya.

. jika saja pelaku olahraga di negeri ini menghayati. nyaris tak banyak yang bisa diharapkan. Gelegarnya terasa menyusuk relungrelung hati. Tempat yang seharusnya menjadi “kawah candradimuka” untuk mempersiapkan atlet berprestasi terbaik di Sumbar. tak jarang pula mempecundangi Indonesia. Sudahkah dibangun jiwanya. ternyata tidak mendapatkan perlakuan terbaik. Kamp para atlet tersebut sangat memiriskan. tak ubahnya barak buruk yang memprihatinkan. sesuai pesan dalam lagu tersebut. Seorang kawan menyebutkan. Bidang lain juga begitu. sesuai pesan bijak pada lagu kebangsaan? Inilah yang menjadi persoalan selama ini. Negara kecil. Cabang lain juga tak jauh berbeda. suatu ketika. memaknai dan memainkan perannya secara sungguh-sungguh. saya pernah berkunjung ke PPLP Padang. dalam hitung-hitungannya. Setiap akan memulai ivent antar negara. mereka dibiayai dan dipelihara oleh negara secara utuh. Pada era 1960-an hingga 1980-an. Setelah itu. Bagaimana bisa membangun jiwa. Yang sudah? Baru dibangun fasilitas pisik.Suasananya semakin lain ketika dinyanyikan sesaat sebelum laga Timnas Indonesia U-22 melawan Timor Leste. Sang kawan menyebutkan. sudahkah dibangun raganya. tadi malam. Singapura. Perlakuan ini sama untuk kunjungan kenegaraan bagi kepala negara. setali dua uang. di Stadion Utama Riau. Indonesia hanya bersaing dengan Thailand untuk Asia Tenggara. Juga nyaris menembus Piala Dunia 1986. itu pun masih serampangan. lagu kebangsaan dinyanyikan saat penghormatan pemenang yang memperoleh gelar juara atau medali emas. jiwanya belum terbangun. Malaysia sudah sering mempermalukan Timnas Indonesia. jika jiwa orang-orang yang seharusnya membangun jiwa anak-anak muda tersebut tidak memiliki jiwa pula? Terhadap hal ini. dipastikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan. pada cabang sepakbola. misalnya. Pada multi-event. Inilah spesialnya sepakbola. diyakini kejayaan olahraga negeri ini tak akan tertandingi negara lain. raganya belum terisi utuh. Rasa itu pasti lebih dahsyat dirasakan oleh pemain. Padahal.

(*) . Belum lagi dikaji soal apakah mereka yang masuk ke sana benar-benar berprestasi dan lolos seleksi sesuai standar? Apakah fasilitas yang didapatkan mereka sesuai dengan apa yang dianggarkan? Perihal keprihatinan terhadap kondisi ini. stadion. beberapa bulan lalu. Bagaimana bisa membangun badannya. sesaat setelah dilantik menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar. Berbeda jika dibandingkan dengan membangun fisik —gedung. sementara jiwanya menghadapi masalah.Itu baru dari sisi tempat mereka beristirahat dan tinggal selama dalam pendidikan. dll— bernilai proyek. pernah menjadi catatan tersendiri bagi Syahrial Bakhtiar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful