Jadi pandu ibuku

Dari sudut bahasa, kalimat di sanalah aku berdiri jadi pandu ibuku, yang menjadi bagian dari lagu kebangsaan bangsa Indonesia, yakni lagu Indonesia Raya: menerangkan eksistensi atau keberadaan tempat yang menjadi rumah dan sandaran bangsa Indonesia (NKRI) untuk membangun peradabannya. Sedang esensi atau intinya, mengandung makna kecintaan atau rasa patriotisme bangsa Indonesia terhadap tanah airnya (NKRI), yang direalisasikan atau diwujudkan dengan cara mengabdi atau berbakti, yang didasari oleh keikhlasan. dan bentuk pengabdian tersebut diapreasiasikan dalam berbagai bidang, baik di bidang seni dan budaya, olah raga, ilmu pengetahuan, pertanian, perdagangan ataupun yang lainnya, dengan tujuan untuk memajukan peradaban dan mengharumkan bangsanya. Baik dipandang dari sudut bahasa, ataupun esensi dari kalimat tersebut: kemurnian, keluhuran, ketegasan, serta kekuatan maknanya, bisa menjadi hambar atau tidak efektif, dan hanya menjadi sebuah manifestasi atau pernyataan yang samar, jika kata di sanalah, yang menjadi kata penghubung untuk kalimat aku berdiri jadi pandu ibuku, tidak disesuaikan atau ditempatkan pada tempat semestinya. Kata di sanalah, merupakan subjek atau pokok kalimat yang berperan penting dalam penegasan makna atau penjelas dari keutuhan kalimat aku berdiri, yang dihubungkan dengan kalimat jadi pandu ibuku. Bila dipahami secara cermat, keberadaan kata di sanalah, pada kalimat di sanalah aku berdiri jadi pandu ibuku, sebenarnya tidak bersifat statis, atau kata yang harus tetap dipakai sebagai penghubung untuk kalimat aku berdiri jadi pandu ibuku. Tetapi, kata tersebut memiliki sifat dinamis atau berubah-ubah, tergantung di mana lagu Indonesia Raya dinyanyikan. Merujuk pada kata di sanalah yang bersifat dinamis atau berubah-ubah, penggunaan kata tersebut tentu tidak tepat dipakai sebagai kata penghubung untuk kalimat aku berdiri jadi pandu ibuku, jika lagu Indonesia Raya dinyanyikan di wilayah atau teritorial bangsa Indonesia itu sendiri (dalam negeri). Karena secara bahasa, kata disanalah hakekatnya adalah untuk menunjukkan tempat yang jauh. Kata di sanalah, akan lebih tepat dihubungkan dengan kalimat aku berdiri jadi pandu ibuku, bila lagu Indonesia Raya dinyanyikan di luar wilayah Indonesia (luar negeri). Di wilayah Indonesia atau dalam negeri sendiri, kata penghubung untuk kalimat aku berdiri jadi pandu ibuku, seharusnya menggunakan kata di sinilah bukan di sanalah, dan keutuhan kalimat tersebut menjadi di sinilah aku berdiri jadi pandu ibuku. kedudukan kata di sinilah, berfungsi sebagai penjelas, untuk menegaskan atau menguatkan bahwa tempat yang ditunjuk bangsa Indonesia sebagai tanah air tempat berdiri untuk menata hidup serta kehidupan bersama dalam satu lingkup peradaban yang menjunjung nilai-nilai patriotisme serta nasionalisme demi kehormatan bangsanya, tidak lain adalah tanah yang dipijaknya, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang eksistensi atau keberadaanya bukanlah sesuatu yang abstrak. Tujuan dari penggunaan atau pemakaian kata yang tepat sebagai kata penghubung untuk kalimat aku berdiri jadi pandu ibuku dalam lagu Indonesia Raya, yang harus disesuaikan atau ditempatkan pada tempat semestinya, yaitu antara kata di sanalah dan kata di sinilah, selain untuk menegaskan atau menguatkan makna dalam kalimat tersebut, baik dari sudut bahasa ataupun esensinya, juga untuk memupuk rasa patriotisme serta rasa nasionalisme bangsa Indonesia terhadap kelangsungan hidup bangsanya, sekarang dan masa depan. seperti yang diucapkan Khahlil Gibran, bahwa kemajuan tidak hanya sekedar memperbaiki masa lalu, tetapi bergerak untuk masa depan

kemapanan hidup masyarakatnya. Untuk Indonesia Raya. tidak ada penguasaan daerah oleh pihak asing. berusaha sedapat mungkin menjauhkan semua hal yang dapat memecah belah Indonesia dan sebagai seruan untuk mengingat persatuan adalah kunci untuk keabadian NKRI. “Indonesia Raya merdeka merdeka..Di ruang maya yang ada ini. ruh nasionalisme. Indonesia bersatu . menguras keringat dan air mata. penyerobotan dari pihak asing.. “Hiduplah tanahku. Sikap setiap warga terhadap ibu pertiwi atau tanah air Indonesia selayaknya sikapnya terhadap ibu kandung. Sikap setiap warga terhadap ibu pertiwi atau tanah air Indonesia selayaknya sikapnya terhadap ibu kandung. Bangun jiwa diletakkan lebih dahulu dengan maksud warga negara Indonesia haruslah lebih . sampai menumpahkan darah. Rakyatku semuanya. . Harapan agar generasi penerus kelak akan melanjutkan kedaulatan negeri ini dengan Jiwa dan Raga yang telah terbangun.!” Setiap warga negara Indonesia. Tanah Tumpah Darahku…Disanalah aku berdiri. Marilah kita berseru. Indonesia bersatu . Untuk Indonesia Raya. infrastruktur. Tanah Air Indonesia adalah tempat untuk berkarya dan berdarma bakti warga negara Indonesia dengan kerja keras membanting tulang.!” Setiap warga negara Indonesia. mental spiritual dengan sangat prima. Bangsaku. Tanah Tumpah Darahku…Disanalah aku berdiri. Bangunlah jiwanya.. Hiduplah negeriku. Bangsa dan tanah airku. baru membangun fisik berupa teknologi. Tanahku negeriku yang kucinta (2x)” Berupa doa dan harapan dari bangsa indonesia yang mencintai negerinya agar senantiasa merdeka dari berbagai bentuk penindasan kemanusiaan. semangat berbangsa dan bernegara. kami berupaya memaknai kembali makna lagu Indonesia raya dan menggali kesakralan kata-katanya… “Indonesia Tanah Airku. Bangsa dan tanah airku. Marilah kita berseru. tidak ada lagi penjajahan.” Seruan yang mengingatkan setiap warga negara Indonesia untuk senantiasa mendoakan negeri ini agar tidak berhenti memberikan kehidupan turun temurun kepada anak negerinya. jadi pandu ibuku” Menanamkan rasa memiliki negeri. Rakyatku semuanya. ” Indonesia kebangsaanku. berusaha sedapat mungkin menjauhkan semua hal yang dapat memecah belah Indonesia dan sebagai seruan untuk mengingat persatuan adalah kunci untuk keabadian NKRI. Bangunlah badannya. Bangsaku.” Seruan yang mengingatkan setiap warga negara Indonesia untuk senantiasa mendoakan negeri ini agar tidak berhenti memberikan kehidupan turun temurun kepada anak negerinya. “Hiduplah tanahku.“Indonesia Tanah Airku. dan menjadi prioritas utama. ” Indonesia kebangsaanku. seluruh wilayah Indonesia harus benar-benar merdeka. sampai menumpahkan darah. menguras keringat dan air mata. Harapan agar generasi penerus kelak akan melanjutkan kedaulatan negeri ini dengan Jiwa dan Raga yang telah terbangun. Bangunlah jiwanya. Bangun jiwa diletakkan lebih dahulu dengan maksud warga negara Indonesia haruslah lebih mengutamakan membangun jiwa kebangsaan.. Bangunlah badannya. Hiduplah negeriku. Tanah Air Indonesia adalah tempat untuk berkarya dan berdarma bakti warga negara Indonesia dengan kerja keras membanting tulang. jadi pandu ibuku” Menanamkan rasa memiliki negeri.

Pemimpin itu harus sehat. maka rakyatnya pun akan mencintai dan menyayangi pemimpin tersebut. yaitu dengan membangun atau mendidik terlebih dahulu jiwa dan raganya. tentunya tidak akan ada perilaku-perilaku yang menyimpang seperti korupsi atau memakan harta yang bukan haknya yang belakangan ini muncul di antara wakil-wakil rakyat. dan kokoh sangat dibutuhkan untuk membentuk para pemimpin yang adil dan beradab terutama untuk generasi selanjutnya. kuat.mengutamakan membangun jiwa kebangsaan. . “Indonesia Raya merdeka merdeka. ruh nasionalisme. seluruh wilayah Indonesia harus benar-benar merdeka.R. Supratman. Setelah membangun jiwanya. Oleh sebab itu jiwa dan raga yang sehat. infrastruktur. kemapanan hidup masyarakatnya. Jiwa mereka itu telah dikendalikan oleh hawa nafsu mereka. Terlebih dahulu dengan membangun jiwanya. Raga yang sehat dan kuat akan diperoleh dengan cara menjaga kesehatannya yaitu dengan cara berolahraga dan makan-makanan yang bergizi. dan menjadi prioritas utama. Dengan Membangun jiwa para generasi bangsa Indonesia yang suci dan bersih akan menghasilkan generasi Indonesia yang arif dan bermoral. Tanahku negeriku yang kucinta (2x)” Berupa doa dan harapan dari bangsa indonesia yang mencintai negerinya agar senantiasa merdeka dari berbagai bentuk penindasan kemanusiaan. orang-orang terdahulu menjadi pemimpin adalah suatu amanah dan tanggung jawab yang besar untuk dirinya. yaitu “Bangunlah Jiwanya Bangunlah Badannya Untuk Indonesia Raya” mengandung makna yang sangat mendalam bagi bangsa Indonesia. Raga yang sehat dan kuat akan sangat membantunya dalam melaksanakan tugastugasnya sebagai pemimpin atau wakil rakyat. tidak ada lagi penjajahan. terutama di tanah Indonesia ini. Lirik ini menyiratkan bahwa untuk membangun masyarakat Indonesia yang kuat dan kokoh terutama para generasi bangsa sehingga mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi serta memiliki kecintaan terhadap negaranya. baru membangun fisik berupa teknologi. Para wakil-wakil rakyat atau pemimpin yang seperti itu adalah orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi. Indonesia akan menjadi negara yang dikagumi dunia jika dipimpin oleh pemimpin yang dikagumi oleh rakyatnya. langkah selanjutnya adalah dengan membangun badannya atau raganya. Salah satu petikan lirik yang terdapat dalam lagu kebangsaan kita Indonesia Raya yang diciptakan oleh W. tidak ada penguasaan daerah oleh pihak asing. semangat berbangsa dan bernegara. mental spiritual dengan sangat prima. sekarang berbanding terbalik sekali mereka malah berlomba-lomba untuk menjadi pemimpin agar bisa menimbun harta dan berbuat sesukanya. Hal ini sudah tentu mengotori jiwanya sehingga niat suci dan baik untuk membangun negara tidak ada lagi karena perbuatannya itu yang lebih mementingkan dirinya sendiri atau golongan. penyerobotan dari pihak asing. yang menjalankan amanah yang telah diberikan kepadanya. yaitu dengan memaknai apa fungsi dirinya baik secara hubungan dengan Sang Penciptanya dan hubungan dengan masyarakatnya atau sosial yaitu dengan seimbang. Bagaimana pemimpin tersebut dapat mengurus rakyat dan negaranya jika dari segi fisik saja dia lemah? Betul tidak?. Tidak akan ada lagi rakyat yang mengalami kelaparan dan kemiskinan karena pemimpinnya cinta kepada rakyatnya dan negaranya.

(Padahal lagu lainnya sedikit yang berjiwa kebangsaan) 2. Hal ini ditandai dengan : 1. tapi rakyat mengabaikannya. (Apalagi jika yang memimpin lagu adalah orang/kelompok yang kurang simpatik. karena mereka tidak mengerti tentang isi dan makna dari lagu kebangsaan itu sendiri). mereka tidak lagi merasakannya sebagai suatu lagu yang khusus sifatnya. Walaupun . tapi itu adalah masalah latihan dan bakat seseorang. Lagu kebangsaan selalu dinyanyikan atau diperdengarkan pada setiap acara resmi kenegaraan. banyak warga dan banyak para siswa/pelajar yang tidak memperlihatkan sikap hormat secara fisik. Mereka lebih berminat dan lebih tertarik dengan lagu-lagu populer lainnya. ketika menyanyikan atau mendengarkan lagu Indonesia Raya. karena lagu kebangsaan adalah ekspresi kejiwaan dari suatu bangsa. Sekarang. (kalau hanya menghormati dalam hati tentu tidak nyata dan tidak terlihat). seharusnya keinginan menyanyikannya timbul dari dorongan kemauan yang kuat dari hati sendiri. menjadi semakin kurang menarik) 4. dan rasa seperjuangan. Keadaan akan sangat buruk bagi lemahnya jiwa kebangsaan dan rendahnya rasa berbangsa dan bernegara pada sebagian besar warga negara.R. Lagu kebangsaaan menempati kedudukan yang khusus dan dihormati oleh seluruh rakyatnya. rasa senasib sepenanggungan.Makna Lagu Indonesia Raya Setiap negara mempunyai lagu kebangsaan masing-masing. serta semakin memperkokoh persatuan dalam melawan penjajahan. Kenyataan ini menunjukkan bahwa pendidikan kurang memberikan bobot tentang materi nasionalisme. Padahal pendidikan di Indonesia. Lagu “Indonesia Raya” ciptaan W. jika ada anggapan bahwa menyanyikan lagu kebangsaan hanya membuang waktu. atau ada rasa keterpaksaan. Kehilangan arti dan makna dari lagu kebangsaan pada sebagian besar warga negara dalam waktu yang lama. dan terasa ada kesyahduan yang luar biasa dalam penjiwaannya. atau dianggap tidak perlu lagi. (Ini adalah anggapan yang keliru. dan juga pada setiap acara di luar negeri yang membawa nama negara. (Adapun mereka yang tidak bisa menyanyikannya bukan berarti kurang perhatiannya. sehingga lagu kebangsaan menjadi semakin kurang diperhatikan dan kurang diminati. sehingga bertambah jiwa nasionalisme. pembangkit semangat kebangsaan. kurang melatih membiasakan diri untuk bersikap menghormati lambang-lambang negara. Supratman. termasuk mengidolakan para artis terkenalnya. kurang menanamkan jiwa kebangsaan. sejak awal kemerdekaan menganut paham ajaran Ki Hajardewantara yang sarat dengan nilai-nilai perjuangan dan nilai-nilai nasionalisme. pihak penjajah melarang rakyat menyanyikan lagu ini. jika pada semua acara/kegiatan yang bersifat kebangsaan dan kenegaraan. Keadaan akan semakin buruk. 5. dan menurunnya rasa berbangsa dan bernegara. tidak ada dua negara yang memiliki lagu kebangsaan yang sama. tapi merasakannya sama seperti lagu lainnya. ada orang yang harus berlatih lama sekali. tidak dikumandangkan lagu Indonesia Raya. mereka hanya ikutikutan. karena keadaan kita sekarang sudah merdeka. sebagai sebuah lagu yang dihormati dan dibanggakan. Pada jaman penjajahan. bisa berakibat memperlemah jiwa kebangsaan. Ketika mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya pada suatu acara. Ketika lagu Indonesia Raya dikumandangkan. merupakan lagu kebangsaan bagi seluruh rakyat Indonesia. dan tetap menyanyikannya. baru mampu menyanyikannya) 3. sehingga mereka kurang bangga memiliki bangsa yang merdeka dan kurang bangga memiliki lagu kebangsaan. rasa kebangsaan.

Padahal negara lain ada yang sudah/pernah melanggar HAM. Indonesia Tanah Airku. mempunyai arti dan makna. mempunyai tanggung jawab yang sangat besar dalam berperan menjadi pandu/penuntun/pembimbing bagi semua warga negaranya untuk meningkatkan kesejahteraan semua warganya. pura-pura pilon atau pura-pura “bersih” dan tidak pernah melanggar HAM sekecil apapun. 3. Bahwa setiap warga mengaktualisasikan dirinya dalam upaya merealisasikan makna sumpah pemuda. Tanah tumpah darahku. jika hanya setahun sekali menyanyikannya? Dan itupun hanya sekedar jadi tontonan yang berulang-ulang setiap tahun?) Lemahnya nasionalisme pada sebagian bersar warga negara. (Apakah dirasakan sudah sangat cukup. Bahwa setiap warga telah memiliki wadah/ruang/tempat. b. . Bahwa setiap warga memilik hak dan kewajiban terhadap tanah airnya. 2. Jadi pandu ibuku. 5. c. Setiap kalimat dan bait pada lagu Indonesia Raya. tapi mereka pura-pura tidak tahu. a. kata ibuku maksudnya adalah ibu pertiwi atau pemerintahan yang sah. a. b. sebab kalau menjaga kewibawaan negara melalui kekuasaan dan kekuatan akan berdampak munculnya “tudingan” bahwa negara melanggar HAM. menguras keringat dan air mata. Disanalah aku berdiri. baik di dalam negeri maupun di luar negeri. dan berdarma bakti dengan kerja keras membanting tulang. kedua kalimat ini menanamkan kesadaran. Upaya untuk menaikkan kewibawaan negara di dalam dan di luar negeri. berkewarganegaraan Indonesia.kegiatan itu hanya setingkat RT/RW. Bahwa setiap warga memiliki kebangsaan yaitu berbangsa Indonesia. 6. tentu dengan menguatkan nasionalisme dan meningkatkan prestasi di semua bidang. Bangsa dan tanah airku. sebagai berikut : 1. kalimat ini menanamkan kesadaran. Jangan dikira bahwa dampak ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan rendahnya kinerja. apalagi tingkat departemen/instansi pemerintah. kalimat ini menanamkan kesadaran. a. yaitu di tanah yang termasuk wilayah Indonesia. a. Bahwa di tanah air Indonesia kita semua memiliki derajat yang sama dengan bangsa lainnya di dunia ini. Bahwa pemerintahan yang sah. Indonesia kebangsaanku. a. Kalimat ini menanamkan kesadaran. berjuang. Bahwa setiap warga bersikap tegas dalam pengakuannya berkebangsaan Indonesia dan bertanah air Indonesia. akan berdampak pada kewibawaan negara yang semakin jatuh. b. bersikap dan berusaha membina persatuan dan kesatuan Indonesia agar Indonesia benar-benar bersatu. terdapat 12 item. b. b. kata. Bahwa setiap warga memiliki tanah air yaitu Indonesia. Bahwa setiap warga berseru. Bahwa sikap setiap warga terhadap ibu pertiwi harus bersikap sama seperti sikapnya terhadap ibu kandung/orang tua. a. kedua kalimat ini menanamkan kesadaran. sampai menumpahkan darah. Marilah kita berseru. kalimat ini menanamkan kesadaran. 4. pelayanan yang tidak maksimal pada semua departemen/instansi/ badan-badan dan lain-lain. Bahwa setiap warga telah berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah dengan bangsa lainnya. baik melalui sikap. Indonesia bersatu. Bahwa Tanah Air Indonesia adalah tempat untuk berusaha. tingkahlaku dan perbuatan sehari-hari.

karya W.R Supratman. bait ini terdiri dari empat kalimat menanamkan kesadaran. melaksanakan pembangunan fisik dengan sangat maksimal untuk kesejahteraan lahir batin. Bahwa setiap warga dalam berusaha disemua bidang. berinovasi berdasarkan atas cintanya kepada negerinya dan tanah airnya. Bahwa setiap warga lebih mengutamakan dalam berusaha membangun jiwa kebangsaan. tidak ada lagi penjajahan. Cobanya nyanyikan agak sejenak dengan penghayatan yang dalam. berproduksi. 10. kalimat ini menanamkan kesadaran. menanamkan kesadaran. Hiduplah negeriku. harus saling bersinergi. Bahwa setiap warga berusaha sedapat mungkin menjauhkan semua hal yang dapat memecah belah Indonesia. punah atau bubar. b. dalam bidang apapun. harus menjadi penduduk yang benar-benar hidup. sangat popular. mampu bersaing dalam globalisasi internasional di semua bidang. Indonesia Raya merdeka merdeka. dan menjadi prioritas utama. berjalan seiring menuju Indonesia Raya. dalam kalimat ini kata merdeka diucapkan dua kali. tidak ada penguasaan daerah oleh pihak asing. berkreasi. ruh nasionalisme. harus merupakan bagian kegiatan yang integral dalam suatu strategi besar untuk pembangunan Indonesia seutuhnya. .b. mestinya wajib hafal dan memahami untaian makna yang terkandung pada lagu Indonesia Raya. a. Bahwa semua rakyat. maka akan menghadirkan gemuruh dalam diri. a. setiap rakyat . b. Bahwa setiap warga dalam semua usahanya untuk berprestasi. Bahwa setiap warga juga membangun badannya. benar-benar dinami dan kreatif untuk merubah keadaan. Bahwa semua warga dalam melaksanakan usahanya dalam bidang apapun harus maju bersama. 8. 11. Dan Indonesia hidup terus menjadi negara yang besar dan menjadi negara yang disenangi dunia internasional. dan harus diupayakan tidak boleh ada yang saling menghambat. Hiduplah Indonesia Raya. a. angunlah jiwanya/ bangunlah badannya… Untuk Indonesia Raya… Penggalan lagu itu. 9. semangat berbangsa dan bernegara. b. Hiduplah tanahku. semuanya. Semua warga negeri ini. Bangunlah badannya. Tanahku negeriku yang kucinta. a. Bangunlah jiwanya. Bahwa setiap warga harus berusaha untuk tidak ada lagi penjajahan di seluruh wilayah Indonesia dalam bentuk apapun. mental spiritual dengan sangat prima. kalimat ini menanamkan kesadaran Bahwa cita-cita tertinggi dari setiap warga adalah Indonesia mampu berjuang hidup untuk waktu yang tidak terbatas. Untuk Indonesia Raya. kedua kalimat ini menanamkan kesadaran. Bahwa setiap warga selalu berusaha agar Indonesia menjadi tanah air yang hidup untuk waktu yang tidak terbatas. Semuanya. kalimat ini menanamkan kesadaran. penyerobotan dari pihak asing. Bahwa seluruh wilayah Indonesia harus benar-benar merdeka. Bangsaku rakyatku. b. 7. semua warga berusaha agar jangan sampai rakyat mati dan berusaha agar Indonesia jangan sampai mati. agar keadaan selalu berubah menjadi lebih baik c. Bahwa setiap warga. 12.

Indonesia hanya bersaing dengan Thailand untuk Asia Tenggara. dalam hitung-hitungannya. Seorang kawan menyebutkan. memaknai dan memainkan perannya secara sungguh-sungguh. Yang sudah? Baru dibangun fasilitas pisik. diyakini kejayaan olahraga negeri ini tak akan tertandingi negara lain. sesuai pesan dalam lagu tersebut. Setiap akan memulai ivent antar negara. sesuai pesan bijak pada lagu kebangsaan? Inilah yang menjadi persoalan selama ini. Juga nyaris menembus Piala Dunia 1986. Kamp para atlet tersebut sangat memiriskan. pada cabang sepakbola. Bagaimana bisa membangun jiwa. lagu kebangsaan dinyanyikan saat penghormatan pemenang yang memperoleh gelar juara atau medali emas. saya pernah berkunjung ke PPLP Padang. Setelah itu. tak ubahnya barak buruk yang memprihatinkan. Singapura. Sudahkah dibangun jiwanya. jiwanya belum terbangun. sudahkah dibangun raganya. di Stadion Utama Riau. jika jiwa orang-orang yang seharusnya membangun jiwa anak-anak muda tersebut tidak memiliki jiwa pula? Terhadap hal ini. nyaris tak banyak yang bisa diharapkan. Gelegarnya terasa menyusuk relungrelung hati. Pada era 1960-an hingga 1980-an. Negara kecil. Padahal. mereka dibiayai dan dipelihara oleh negara secara utuh. Pada multi-event. Malaysia sudah sering mempermalukan Timnas Indonesia. dipastikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan. setali dua uang. tak jarang pula mempecundangi Indonesia. Perlakuan ini sama untuk kunjungan kenegaraan bagi kepala negara. Tempat yang seharusnya menjadi “kawah candradimuka” untuk mempersiapkan atlet berprestasi terbaik di Sumbar. suatu ketika.Suasananya semakin lain ketika dinyanyikan sesaat sebelum laga Timnas Indonesia U-22 melawan Timor Leste. jika saja pelaku olahraga di negeri ini menghayati. Sang kawan menyebutkan. tadi malam. Inilah spesialnya sepakbola. raganya belum terisi utuh. itu pun masih serampangan. Rasa itu pasti lebih dahsyat dirasakan oleh pemain. . Bidang lain juga begitu. misalnya. ternyata tidak mendapatkan perlakuan terbaik. Cabang lain juga tak jauh berbeda.

Bagaimana bisa membangun badannya.Itu baru dari sisi tempat mereka beristirahat dan tinggal selama dalam pendidikan. (*) . Belum lagi dikaji soal apakah mereka yang masuk ke sana benar-benar berprestasi dan lolos seleksi sesuai standar? Apakah fasilitas yang didapatkan mereka sesuai dengan apa yang dianggarkan? Perihal keprihatinan terhadap kondisi ini. sementara jiwanya menghadapi masalah. dll— bernilai proyek. stadion. sesaat setelah dilantik menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar. beberapa bulan lalu. pernah menjadi catatan tersendiri bagi Syahrial Bakhtiar. Berbeda jika dibandingkan dengan membangun fisik —gedung.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful