Jadi pandu ibuku

Dari sudut bahasa, kalimat di sanalah aku berdiri jadi pandu ibuku, yang menjadi bagian dari lagu kebangsaan bangsa Indonesia, yakni lagu Indonesia Raya: menerangkan eksistensi atau keberadaan tempat yang menjadi rumah dan sandaran bangsa Indonesia (NKRI) untuk membangun peradabannya. Sedang esensi atau intinya, mengandung makna kecintaan atau rasa patriotisme bangsa Indonesia terhadap tanah airnya (NKRI), yang direalisasikan atau diwujudkan dengan cara mengabdi atau berbakti, yang didasari oleh keikhlasan. dan bentuk pengabdian tersebut diapreasiasikan dalam berbagai bidang, baik di bidang seni dan budaya, olah raga, ilmu pengetahuan, pertanian, perdagangan ataupun yang lainnya, dengan tujuan untuk memajukan peradaban dan mengharumkan bangsanya. Baik dipandang dari sudut bahasa, ataupun esensi dari kalimat tersebut: kemurnian, keluhuran, ketegasan, serta kekuatan maknanya, bisa menjadi hambar atau tidak efektif, dan hanya menjadi sebuah manifestasi atau pernyataan yang samar, jika kata di sanalah, yang menjadi kata penghubung untuk kalimat aku berdiri jadi pandu ibuku, tidak disesuaikan atau ditempatkan pada tempat semestinya. Kata di sanalah, merupakan subjek atau pokok kalimat yang berperan penting dalam penegasan makna atau penjelas dari keutuhan kalimat aku berdiri, yang dihubungkan dengan kalimat jadi pandu ibuku. Bila dipahami secara cermat, keberadaan kata di sanalah, pada kalimat di sanalah aku berdiri jadi pandu ibuku, sebenarnya tidak bersifat statis, atau kata yang harus tetap dipakai sebagai penghubung untuk kalimat aku berdiri jadi pandu ibuku. Tetapi, kata tersebut memiliki sifat dinamis atau berubah-ubah, tergantung di mana lagu Indonesia Raya dinyanyikan. Merujuk pada kata di sanalah yang bersifat dinamis atau berubah-ubah, penggunaan kata tersebut tentu tidak tepat dipakai sebagai kata penghubung untuk kalimat aku berdiri jadi pandu ibuku, jika lagu Indonesia Raya dinyanyikan di wilayah atau teritorial bangsa Indonesia itu sendiri (dalam negeri). Karena secara bahasa, kata disanalah hakekatnya adalah untuk menunjukkan tempat yang jauh. Kata di sanalah, akan lebih tepat dihubungkan dengan kalimat aku berdiri jadi pandu ibuku, bila lagu Indonesia Raya dinyanyikan di luar wilayah Indonesia (luar negeri). Di wilayah Indonesia atau dalam negeri sendiri, kata penghubung untuk kalimat aku berdiri jadi pandu ibuku, seharusnya menggunakan kata di sinilah bukan di sanalah, dan keutuhan kalimat tersebut menjadi di sinilah aku berdiri jadi pandu ibuku. kedudukan kata di sinilah, berfungsi sebagai penjelas, untuk menegaskan atau menguatkan bahwa tempat yang ditunjuk bangsa Indonesia sebagai tanah air tempat berdiri untuk menata hidup serta kehidupan bersama dalam satu lingkup peradaban yang menjunjung nilai-nilai patriotisme serta nasionalisme demi kehormatan bangsanya, tidak lain adalah tanah yang dipijaknya, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang eksistensi atau keberadaanya bukanlah sesuatu yang abstrak. Tujuan dari penggunaan atau pemakaian kata yang tepat sebagai kata penghubung untuk kalimat aku berdiri jadi pandu ibuku dalam lagu Indonesia Raya, yang harus disesuaikan atau ditempatkan pada tempat semestinya, yaitu antara kata di sanalah dan kata di sinilah, selain untuk menegaskan atau menguatkan makna dalam kalimat tersebut, baik dari sudut bahasa ataupun esensinya, juga untuk memupuk rasa patriotisme serta rasa nasionalisme bangsa Indonesia terhadap kelangsungan hidup bangsanya, sekarang dan masa depan. seperti yang diucapkan Khahlil Gibran, bahwa kemajuan tidak hanya sekedar memperbaiki masa lalu, tetapi bergerak untuk masa depan

dan menjadi prioritas utama.!” Setiap warga negara Indonesia. Bangunlah badannya. ” Indonesia kebangsaanku. Indonesia bersatu . Rakyatku semuanya. Bangsa dan tanah airku. menguras keringat dan air mata. kami berupaya memaknai kembali makna lagu Indonesia raya dan menggali kesakralan kata-katanya… “Indonesia Tanah Airku. “Hiduplah tanahku. kemapanan hidup masyarakatnya. Bangsaku. Untuk Indonesia Raya. Marilah kita berseru. seluruh wilayah Indonesia harus benar-benar merdeka.. Bangunlah badannya. Tanahku negeriku yang kucinta (2x)” Berupa doa dan harapan dari bangsa indonesia yang mencintai negerinya agar senantiasa merdeka dari berbagai bentuk penindasan kemanusiaan. Harapan agar generasi penerus kelak akan melanjutkan kedaulatan negeri ini dengan Jiwa dan Raga yang telah terbangun. ruh nasionalisme. sampai menumpahkan darah.. baru membangun fisik berupa teknologi.!” Setiap warga negara Indonesia. Rakyatku semuanya. Tanah Tumpah Darahku…Disanalah aku berdiri. Hiduplah negeriku. Bangunlah jiwanya. jadi pandu ibuku” Menanamkan rasa memiliki negeri.Di ruang maya yang ada ini. Hiduplah negeriku. Bangunlah jiwanya. Bangsaku.” Seruan yang mengingatkan setiap warga negara Indonesia untuk senantiasa mendoakan negeri ini agar tidak berhenti memberikan kehidupan turun temurun kepada anak negerinya. jadi pandu ibuku” Menanamkan rasa memiliki negeri. berusaha sedapat mungkin menjauhkan semua hal yang dapat memecah belah Indonesia dan sebagai seruan untuk mengingat persatuan adalah kunci untuk keabadian NKRI. sampai menumpahkan darah. Bangsa dan tanah airku. . tidak ada lagi penjajahan. “Indonesia Raya merdeka merdeka. Bangun jiwa diletakkan lebih dahulu dengan maksud warga negara Indonesia haruslah lebih . Tanah Air Indonesia adalah tempat untuk berkarya dan berdarma bakti warga negara Indonesia dengan kerja keras membanting tulang.. penyerobotan dari pihak asing. tidak ada penguasaan daerah oleh pihak asing. “Hiduplah tanahku. ” Indonesia kebangsaanku.“Indonesia Tanah Airku. Tanah Air Indonesia adalah tempat untuk berkarya dan berdarma bakti warga negara Indonesia dengan kerja keras membanting tulang.” Seruan yang mengingatkan setiap warga negara Indonesia untuk senantiasa mendoakan negeri ini agar tidak berhenti memberikan kehidupan turun temurun kepada anak negerinya.. mental spiritual dengan sangat prima. semangat berbangsa dan bernegara. menguras keringat dan air mata. Untuk Indonesia Raya. Indonesia bersatu . Sikap setiap warga terhadap ibu pertiwi atau tanah air Indonesia selayaknya sikapnya terhadap ibu kandung. Harapan agar generasi penerus kelak akan melanjutkan kedaulatan negeri ini dengan Jiwa dan Raga yang telah terbangun. Tanah Tumpah Darahku…Disanalah aku berdiri. Marilah kita berseru. Bangun jiwa diletakkan lebih dahulu dengan maksud warga negara Indonesia haruslah lebih mengutamakan membangun jiwa kebangsaan. infrastruktur. berusaha sedapat mungkin menjauhkan semua hal yang dapat memecah belah Indonesia dan sebagai seruan untuk mengingat persatuan adalah kunci untuk keabadian NKRI. Sikap setiap warga terhadap ibu pertiwi atau tanah air Indonesia selayaknya sikapnya terhadap ibu kandung.

kemapanan hidup masyarakatnya. yaitu “Bangunlah Jiwanya Bangunlah Badannya Untuk Indonesia Raya” mengandung makna yang sangat mendalam bagi bangsa Indonesia. terutama di tanah Indonesia ini. ruh nasionalisme. dan kokoh sangat dibutuhkan untuk membentuk para pemimpin yang adil dan beradab terutama untuk generasi selanjutnya. yang menjalankan amanah yang telah diberikan kepadanya. Raga yang sehat dan kuat akan diperoleh dengan cara menjaga kesehatannya yaitu dengan cara berolahraga dan makan-makanan yang bergizi. Tanahku negeriku yang kucinta (2x)” Berupa doa dan harapan dari bangsa indonesia yang mencintai negerinya agar senantiasa merdeka dari berbagai bentuk penindasan kemanusiaan. tentunya tidak akan ada perilaku-perilaku yang menyimpang seperti korupsi atau memakan harta yang bukan haknya yang belakangan ini muncul di antara wakil-wakil rakyat. Dengan Membangun jiwa para generasi bangsa Indonesia yang suci dan bersih akan menghasilkan generasi Indonesia yang arif dan bermoral. kuat. seluruh wilayah Indonesia harus benar-benar merdeka. semangat berbangsa dan bernegara. . “Indonesia Raya merdeka merdeka. penyerobotan dari pihak asing.mengutamakan membangun jiwa kebangsaan. sekarang berbanding terbalik sekali mereka malah berlomba-lomba untuk menjadi pemimpin agar bisa menimbun harta dan berbuat sesukanya. infrastruktur. Setelah membangun jiwanya. tidak ada penguasaan daerah oleh pihak asing. Hal ini sudah tentu mengotori jiwanya sehingga niat suci dan baik untuk membangun negara tidak ada lagi karena perbuatannya itu yang lebih mementingkan dirinya sendiri atau golongan. Supratman. Indonesia akan menjadi negara yang dikagumi dunia jika dipimpin oleh pemimpin yang dikagumi oleh rakyatnya. Lirik ini menyiratkan bahwa untuk membangun masyarakat Indonesia yang kuat dan kokoh terutama para generasi bangsa sehingga mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi serta memiliki kecintaan terhadap negaranya. langkah selanjutnya adalah dengan membangun badannya atau raganya.R. Jiwa mereka itu telah dikendalikan oleh hawa nafsu mereka. orang-orang terdahulu menjadi pemimpin adalah suatu amanah dan tanggung jawab yang besar untuk dirinya. Bagaimana pemimpin tersebut dapat mengurus rakyat dan negaranya jika dari segi fisik saja dia lemah? Betul tidak?. Terlebih dahulu dengan membangun jiwanya. Pemimpin itu harus sehat. yaitu dengan membangun atau mendidik terlebih dahulu jiwa dan raganya. tidak ada lagi penjajahan. Oleh sebab itu jiwa dan raga yang sehat. yaitu dengan memaknai apa fungsi dirinya baik secara hubungan dengan Sang Penciptanya dan hubungan dengan masyarakatnya atau sosial yaitu dengan seimbang. mental spiritual dengan sangat prima. Raga yang sehat dan kuat akan sangat membantunya dalam melaksanakan tugastugasnya sebagai pemimpin atau wakil rakyat. dan menjadi prioritas utama. Salah satu petikan lirik yang terdapat dalam lagu kebangsaan kita Indonesia Raya yang diciptakan oleh W. Tidak akan ada lagi rakyat yang mengalami kelaparan dan kemiskinan karena pemimpinnya cinta kepada rakyatnya dan negaranya. baru membangun fisik berupa teknologi. Para wakil-wakil rakyat atau pemimpin yang seperti itu adalah orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi. maka rakyatnya pun akan mencintai dan menyayangi pemimpin tersebut.

Lagu kebangsaan selalu dinyanyikan atau diperdengarkan pada setiap acara resmi kenegaraan. kurang melatih membiasakan diri untuk bersikap menghormati lambang-lambang negara. Kehilangan arti dan makna dari lagu kebangsaan pada sebagian besar warga negara dalam waktu yang lama. Walaupun . mereka tidak lagi merasakannya sebagai suatu lagu yang khusus sifatnya. (kalau hanya menghormati dalam hati tentu tidak nyata dan tidak terlihat). sejak awal kemerdekaan menganut paham ajaran Ki Hajardewantara yang sarat dengan nilai-nilai perjuangan dan nilai-nilai nasionalisme. merupakan lagu kebangsaan bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal ini ditandai dengan : 1. sehingga lagu kebangsaan menjadi semakin kurang diperhatikan dan kurang diminati. (Ini adalah anggapan yang keliru.R. Supratman. sebagai sebuah lagu yang dihormati dan dibanggakan. tapi merasakannya sama seperti lagu lainnya. Kenyataan ini menunjukkan bahwa pendidikan kurang memberikan bobot tentang materi nasionalisme. banyak warga dan banyak para siswa/pelajar yang tidak memperlihatkan sikap hormat secara fisik. serta semakin memperkokoh persatuan dalam melawan penjajahan. Ketika mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya pada suatu acara. termasuk mengidolakan para artis terkenalnya. 5. Pada jaman penjajahan. mereka hanya ikutikutan. (Padahal lagu lainnya sedikit yang berjiwa kebangsaan) 2. Ketika lagu Indonesia Raya dikumandangkan. tidak dikumandangkan lagu Indonesia Raya. rasa kebangsaan. Keadaan akan semakin buruk. baru mampu menyanyikannya) 3. bisa berakibat memperlemah jiwa kebangsaan. Lagu “Indonesia Raya” ciptaan W. rasa senasib sepenanggungan. pembangkit semangat kebangsaan. tapi itu adalah masalah latihan dan bakat seseorang. dan rasa seperjuangan. ada orang yang harus berlatih lama sekali. (Apalagi jika yang memimpin lagu adalah orang/kelompok yang kurang simpatik. Padahal pendidikan di Indonesia. Lagu kebangsaaan menempati kedudukan yang khusus dan dihormati oleh seluruh rakyatnya. dan tetap menyanyikannya. sehingga bertambah jiwa nasionalisme. dan juga pada setiap acara di luar negeri yang membawa nama negara. dan terasa ada kesyahduan yang luar biasa dalam penjiwaannya.Makna Lagu Indonesia Raya Setiap negara mempunyai lagu kebangsaan masing-masing. jika pada semua acara/kegiatan yang bersifat kebangsaan dan kenegaraan. Sekarang. (Adapun mereka yang tidak bisa menyanyikannya bukan berarti kurang perhatiannya. seharusnya keinginan menyanyikannya timbul dari dorongan kemauan yang kuat dari hati sendiri. karena keadaan kita sekarang sudah merdeka. Mereka lebih berminat dan lebih tertarik dengan lagu-lagu populer lainnya. Keadaan akan sangat buruk bagi lemahnya jiwa kebangsaan dan rendahnya rasa berbangsa dan bernegara pada sebagian besar warga negara. menjadi semakin kurang menarik) 4. karena mereka tidak mengerti tentang isi dan makna dari lagu kebangsaan itu sendiri). tapi rakyat mengabaikannya. kurang menanamkan jiwa kebangsaan. ketika menyanyikan atau mendengarkan lagu Indonesia Raya. sehingga mereka kurang bangga memiliki bangsa yang merdeka dan kurang bangga memiliki lagu kebangsaan. atau dianggap tidak perlu lagi. atau ada rasa keterpaksaan. tidak ada dua negara yang memiliki lagu kebangsaan yang sama. karena lagu kebangsaan adalah ekspresi kejiwaan dari suatu bangsa. jika ada anggapan bahwa menyanyikan lagu kebangsaan hanya membuang waktu. dan menurunnya rasa berbangsa dan bernegara. pihak penjajah melarang rakyat menyanyikan lagu ini.

kalimat ini menanamkan kesadaran. Bahwa setiap warga mengaktualisasikan dirinya dalam upaya merealisasikan makna sumpah pemuda. dan berdarma bakti dengan kerja keras membanting tulang. Bahwa pemerintahan yang sah. (Apakah dirasakan sudah sangat cukup. mempunyai tanggung jawab yang sangat besar dalam berperan menjadi pandu/penuntun/pembimbing bagi semua warga negaranya untuk meningkatkan kesejahteraan semua warganya. tapi mereka pura-pura tidak tahu. bersikap dan berusaha membina persatuan dan kesatuan Indonesia agar Indonesia benar-benar bersatu. kalimat ini menanamkan kesadaran. b. Indonesia bersatu. tentu dengan menguatkan nasionalisme dan meningkatkan prestasi di semua bidang. b. sebagai berikut : 1. b. a. sampai menumpahkan darah. tingkahlaku dan perbuatan sehari-hari. a. . Tanah tumpah darahku. apalagi tingkat departemen/instansi pemerintah. akan berdampak pada kewibawaan negara yang semakin jatuh. berjuang. 6. jika hanya setahun sekali menyanyikannya? Dan itupun hanya sekedar jadi tontonan yang berulang-ulang setiap tahun?) Lemahnya nasionalisme pada sebagian bersar warga negara. c. Indonesia Tanah Airku. Upaya untuk menaikkan kewibawaan negara di dalam dan di luar negeri. Padahal negara lain ada yang sudah/pernah melanggar HAM. berkewarganegaraan Indonesia. Bahwa setiap warga memiliki tanah air yaitu Indonesia. menguras keringat dan air mata. b. Indonesia kebangsaanku. Bahwa setiap warga memilik hak dan kewajiban terhadap tanah airnya. baik melalui sikap.kegiatan itu hanya setingkat RT/RW. Setiap kalimat dan bait pada lagu Indonesia Raya. Jangan dikira bahwa dampak ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan rendahnya kinerja. Disanalah aku berdiri. kedua kalimat ini menanamkan kesadaran. 3. kata ibuku maksudnya adalah ibu pertiwi atau pemerintahan yang sah. a. b. yaitu di tanah yang termasuk wilayah Indonesia. 4. a. Jadi pandu ibuku. sebab kalau menjaga kewibawaan negara melalui kekuasaan dan kekuatan akan berdampak munculnya “tudingan” bahwa negara melanggar HAM. 2. baik di dalam negeri maupun di luar negeri. 5. kedua kalimat ini menanamkan kesadaran. Bahwa setiap warga bersikap tegas dalam pengakuannya berkebangsaan Indonesia dan bertanah air Indonesia. kata. terdapat 12 item. pelayanan yang tidak maksimal pada semua departemen/instansi/ badan-badan dan lain-lain. Bahwa di tanah air Indonesia kita semua memiliki derajat yang sama dengan bangsa lainnya di dunia ini. kalimat ini menanamkan kesadaran. Marilah kita berseru. a. Bahwa setiap warga telah memiliki wadah/ruang/tempat. Bahwa Tanah Air Indonesia adalah tempat untuk berusaha. Bangsa dan tanah airku. mempunyai arti dan makna. Bahwa setiap warga berseru. Kalimat ini menanamkan kesadaran. Bahwa setiap warga telah berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah dengan bangsa lainnya. pura-pura pilon atau pura-pura “bersih” dan tidak pernah melanggar HAM sekecil apapun. a. Bahwa setiap warga memiliki kebangsaan yaitu berbangsa Indonesia. Bahwa sikap setiap warga terhadap ibu pertiwi harus bersikap sama seperti sikapnya terhadap ibu kandung/orang tua.

Bangunlah badannya. agar keadaan selalu berubah menjadi lebih baik c. Untuk Indonesia Raya. b. dalam kalimat ini kata merdeka diucapkan dua kali. Hiduplah negeriku. Bahwa setiap warga lebih mengutamakan dalam berusaha membangun jiwa kebangsaan. b. 8. kalimat ini menanamkan kesadaran. Cobanya nyanyikan agak sejenak dengan penghayatan yang dalam. berjalan seiring menuju Indonesia Raya. 12. berproduksi. Bahwa setiap warga selalu berusaha agar Indonesia menjadi tanah air yang hidup untuk waktu yang tidak terbatas. maka akan menghadirkan gemuruh dalam diri. kedua kalimat ini menanamkan kesadaran. sangat popular. b. semuanya. Bahwa setiap warga harus berusaha untuk tidak ada lagi penjajahan di seluruh wilayah Indonesia dalam bentuk apapun. Hiduplah Indonesia Raya. mental spiritual dengan sangat prima. Bangunlah jiwanya. Bahwa setiap warga juga membangun badannya. harus merupakan bagian kegiatan yang integral dalam suatu strategi besar untuk pembangunan Indonesia seutuhnya. Bahwa setiap warga berusaha sedapat mungkin menjauhkan semua hal yang dapat memecah belah Indonesia. 10. a. punah atau bubar. semua warga berusaha agar jangan sampai rakyat mati dan berusaha agar Indonesia jangan sampai mati. setiap rakyat . tidak ada lagi penjajahan. a. Bahwa seluruh wilayah Indonesia harus benar-benar merdeka. Bahwa setiap warga dalam berusaha disemua bidang. dalam bidang apapun. angunlah jiwanya/ bangunlah badannya… Untuk Indonesia Raya… Penggalan lagu itu. a. Tanahku negeriku yang kucinta. berinovasi berdasarkan atas cintanya kepada negerinya dan tanah airnya. Semua warga negeri ini. melaksanakan pembangunan fisik dengan sangat maksimal untuk kesejahteraan lahir batin. Bahwa setiap warga dalam semua usahanya untuk berprestasi. b. Dan Indonesia hidup terus menjadi negara yang besar dan menjadi negara yang disenangi dunia internasional. mampu bersaing dalam globalisasi internasional di semua bidang. Bahwa semua warga dalam melaksanakan usahanya dalam bidang apapun harus maju bersama. . semangat berbangsa dan bernegara. 7. kalimat ini menanamkan kesadaran. menanamkan kesadaran. Bahwa semua rakyat. tidak ada penguasaan daerah oleh pihak asing.R Supratman. Hiduplah tanahku. harus saling bersinergi. mestinya wajib hafal dan memahami untaian makna yang terkandung pada lagu Indonesia Raya. benar-benar dinami dan kreatif untuk merubah keadaan. Bahwa setiap warga. Bangsaku rakyatku. dan harus diupayakan tidak boleh ada yang saling menghambat. karya W. 11. penyerobotan dari pihak asing. bait ini terdiri dari empat kalimat menanamkan kesadaran. harus menjadi penduduk yang benar-benar hidup. berkreasi. kalimat ini menanamkan kesadaran Bahwa cita-cita tertinggi dari setiap warga adalah Indonesia mampu berjuang hidup untuk waktu yang tidak terbatas.b. 9. Indonesia Raya merdeka merdeka. a. ruh nasionalisme. dan menjadi prioritas utama. Semuanya.

Kamp para atlet tersebut sangat memiriskan. suatu ketika. sudahkah dibangun raganya. saya pernah berkunjung ke PPLP Padang. jika saja pelaku olahraga di negeri ini menghayati. jiwanya belum terbangun. Setelah itu. Negara kecil. setali dua uang. tak jarang pula mempecundangi Indonesia. Seorang kawan menyebutkan. nyaris tak banyak yang bisa diharapkan. diyakini kejayaan olahraga negeri ini tak akan tertandingi negara lain. jika jiwa orang-orang yang seharusnya membangun jiwa anak-anak muda tersebut tidak memiliki jiwa pula? Terhadap hal ini. Padahal.Suasananya semakin lain ketika dinyanyikan sesaat sebelum laga Timnas Indonesia U-22 melawan Timor Leste. raganya belum terisi utuh. Bidang lain juga begitu. dalam hitung-hitungannya. mereka dibiayai dan dipelihara oleh negara secara utuh. dipastikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan. Bagaimana bisa membangun jiwa. di Stadion Utama Riau. Tempat yang seharusnya menjadi “kawah candradimuka” untuk mempersiapkan atlet berprestasi terbaik di Sumbar. Perlakuan ini sama untuk kunjungan kenegaraan bagi kepala negara. tak ubahnya barak buruk yang memprihatinkan. sesuai pesan dalam lagu tersebut. Setiap akan memulai ivent antar negara. . ternyata tidak mendapatkan perlakuan terbaik. Indonesia hanya bersaing dengan Thailand untuk Asia Tenggara. Inilah spesialnya sepakbola. lagu kebangsaan dinyanyikan saat penghormatan pemenang yang memperoleh gelar juara atau medali emas. Malaysia sudah sering mempermalukan Timnas Indonesia. Rasa itu pasti lebih dahsyat dirasakan oleh pemain. Cabang lain juga tak jauh berbeda. Gelegarnya terasa menyusuk relungrelung hati. pada cabang sepakbola. Singapura. misalnya. Pada multi-event. Sudahkah dibangun jiwanya. Juga nyaris menembus Piala Dunia 1986. tadi malam. itu pun masih serampangan. sesuai pesan bijak pada lagu kebangsaan? Inilah yang menjadi persoalan selama ini. Sang kawan menyebutkan. Pada era 1960-an hingga 1980-an. Yang sudah? Baru dibangun fasilitas pisik. memaknai dan memainkan perannya secara sungguh-sungguh.

Belum lagi dikaji soal apakah mereka yang masuk ke sana benar-benar berprestasi dan lolos seleksi sesuai standar? Apakah fasilitas yang didapatkan mereka sesuai dengan apa yang dianggarkan? Perihal keprihatinan terhadap kondisi ini. sesaat setelah dilantik menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar. stadion. pernah menjadi catatan tersendiri bagi Syahrial Bakhtiar. Berbeda jika dibandingkan dengan membangun fisik —gedung.Itu baru dari sisi tempat mereka beristirahat dan tinggal selama dalam pendidikan. Bagaimana bisa membangun badannya. sementara jiwanya menghadapi masalah. dll— bernilai proyek. beberapa bulan lalu. (*) .