P. 1
konversi bilangan

konversi bilangan

|Views: 88|Likes:
Dipublikasikan oleh Muhammad Fadli

More info:

Published by: Muhammad Fadli on Nov 13, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/03/2013

pdf

text

original

Matematika Biner

1.Sistem Bilangan Biner
• Penjumlahan Biner
• Pengurangan Biner
• Perkalian Biner
• Pembagian Biner
2. Sistem Bilangan Oktal
• Penjumlahan Oktal
• Pengurangan Oktal
• Perkalian Oktal
• Pembagian Oktal
3. Sistem Bilangan Heksadesimal
• Penjumlahan
• Pengurangan
• Perkalian



Sistem Biner
Mengenal Bilangan Biner dan Desimal
Bilangan binary hanya mengenal angka 0 dan
1,sehingga bilangan binary mempunyai basis 2.Dengan
demikian setiap kenaikan nilai pada bilangan binary
merupakan angka 2 pangkat n ( ) untuk lebih
jelasnya,lihat kenaikan angka pada bilangan binary sbb :


128 64 32 16 8 4 2 1

Perbedaan mendasar dari metode biner dan desimal
adalah berkenaan dengan basis. Jika desimal basisnya
10 dan biner basisnya 2.
0
2
1
2
6
2
5
2
4
2
3
2
2
2
7
2
n
2
1.Bilangan Biner
1110


2.Bilangan Desimal




Bentuk umum dari bilangan biner dan bilangan desimal
adalah :







) 10 4 ( ) 10 1 ( 14
0 1
) 10 (
x x  
14
0 2 4 8
) 2 0 ( ) 2 1 ( ) 2 1 ( ) 2 1 (
0 1 2 3

   
    x x x x
14
4 10

 
Biner 0 0 0 0 1 1 1 0 00001110
Desimal 0 0 0 0 8 4 2 0 14
Pangkat
4 5 6 7
2 2 2 2
1 2 3
2 2 2
0
2
Contoh :
Bilangan Biner ke Desimal :
1.


2.


3.


4.


5.


125
1 0 4 8 16 32 64 0

       
) 2 0 ( ) 2 1 ( ) 2 1 ( ) 2 0 ( 0110
0 1 2 3
) 2 (
x x x x    
6
0 2 4 0

   
) 2 1 ( ) 2 0 ( ) 2 1 ( ) 2 1 ( ) 2 0 ( ) 2 0 ( ) 2 1 ( ) 2 1 ( 11001101
0 1 2 3 4 5 6 7
) 2 (
x x x x x x x x        
205
1 0 4 8 0 0 64 128

       
) 2 0 ( ) 2 1 ( ) 2 0 ( ) 2 0 ( ) 2 0 ( ) 2 1 ( 100010
0 1 2 3 4 5
) 2 (
x x x x x x      
) 2 1 ( ) 2 0 ( ) 2 1 ( ) 2 1 ( ) 2 1 ( ) 2 1 ( ) 2 1 ( ) 2 0 ( 01111101
0 1 2 3 4 5 6 7
) 2 (
x x x x x x x x        
34
0 2 0 0 0 32

     
) 2 1 ( ) 2 0 ( ) 2 1 ( ) 2 0 ( ) 2 0 ( ) 2 1 ( ) 2 0 ( ) 2 1 ( 10100101
0 1 2 3 4 5 6 7
) 2 (
x x x x x x x x        
165
1 0 4 0 0 32 0 128

       
Lanjutan
Bilangan Desimal ke Biner :
1. 2. 3.
55 : 2 =27 sisa 1 115 : 2 = 57 sisa 1 205 : 2 = 102 sisa 1
27 : 2 =13 sisa 1 57 : 2 = 28 sisa 1 102 : 2 = 51 sisa 0
13 : 2 = 6 sisa 1 28 : 2 = 14 sisa 0 51 : 2 = 25 sisa 1
6 : 2 = 3 sisa 0 14 : 2 = 7 sisa 0 25 : 2 = 12 sisa 1
3 : 2 = 1 sisa 1 7 : 2 = 3 sisa 1 12 : 2 = 6 sisa 0
1 : 2 = 0 sisa 1 3 : 2 =1 sisa 1 6 : 2 = 3 sisa 0
1 : 2 = 0 sisa 1 3 : 2 = 1 sisa 1
1 : 2 = 0 sisa 1
4. 5.
75 : 2 = 37 sisa 1 225 : 2 = 112 sisa 1
37 : 2 = 18 sisa 1 112 : 2 = 56 sisa 0
18 : 2 = 9 sisa 0 56 : 2 = 28 sisa 0
9 : 2 = 4 sisa 1 28 : 2 = 14 sisa 0
4 : 2 = 2 sisa 0 14 : 2 = 7 sisa 0
2 : 2 = 1sisa 0 7 : 2 = 3 sisa 1
1 : 2 = 0 sisa 1 3 : 2 = 1 sisa 1
) 2 ( ) 10 (
11001101 205 
) 2 ( ) 10 (
1110011 115 
) 2 ( ) 10 (
0110111 55 
) 2 ( ) 10 (
1001011 75 
) 2 ( ) 10 (
11100001 225 
Penjumlahan Biner
Bentuk Umumnya :
1+ 1 = 1,0 (dalam biner)
0 + 0 = 0
0 + 1 = 1

Contoh :
1.01011011 2. 100101 3. 110011
01001110 + 110111 + 111010 +
10101001 1011100 1101101


4. 101110 5. 0110111
010011 + 1001011 +
1000001 10000010
Pengurangan Biner
Bentuk Umumnya :
0 – 0 = 0
1 – 0 = 1
1 – 1 = 0
0 – 1 = 1 Dapat meminjam 1 dari digit sebelah kirinya

Contoh :
1.1111011 2. 100101 3. 100111
101001 - 11011 - 10101 -
1010010 01010 10010

4. 111101 5. 11001
10010 - 10011 -
101011 110
Perkalian Biner
Bentuk Umumnya :
0 x 0 = 0
0 x 1 = 0
1 x 0 = 0
1 x 1 =1

Contoh :
1.111011 2. 1110 3. 1101
11110 x 1100 x 101 x
000000 0000 1101
111011 0000 0000
111011 1110 1101 +
111011 1110 + 1000001
111011 + 10101000
11011101010
Pembagian Biner
Bentuk Umumnya :
0 : 1 = 0
1 : 1 = 1

Contohnya :
1.101 1111101 = 11001 2. 101 11001101 = 101001
101 101
101 00101
101 101
0101 0101
101 101
0 0

Matematika Biner
Pengurangan Biner dengan cara komplemen 1
Cara Mengerjakan :
11001 11001 komplemen 1 11001
10110 01001 +
00011 100010
1 +
00011

Contoh :
1.110011 110011 2. 111011 111011
10101 - 01010 + 1101 - 0010 +
11110 111101 101110 111101
1+ 1 +
11110 101110




Matematika
Biner
Pengurangan Biner dengan cara komplemen 2
Cara mengerjakan :
11001 Dengan Komplemen II 11001 01001
10110 - 01010 + 1 +
00011 100011 01010
1 +
00010
Sistem Bilangan Oktal
Bilangan oktal memppunyai basis 8,yang terdiri dari 0,1,2,3,4,5,6,7 dengan demikain
,setiap kenaikan nilai pada bilangan demsimal merupakan angka 10 pangkat
n(8n).Untuk lebih jelasnya,lihat kenaikan angkapada bilangan di bawah ini :



1.Konversi Oktal ke Desimal





3.Konversi Oktal ke Biner



2.Konversi Desimal ke Oktal
Cara Mengerjakannya : Cara Mengerjakannya :

19 : 2 = 9 sisa 1
9 : 2 = 4 sisa 1
4 : 2 = 2 sisa 0
2 : 2 = 1 sisa 0
Cara mengerjakannya : 1 : 2 = 0 sisa 1

385 : 8 = 48 sisa 1
48 : 8 = 6 sisa 0
Matematika Biner

) 8 3 ( ) 8 2 ( ) 8 1 ( 123
0 1 2
) 8 (
x x x   
) 10 (
83
3 16 64

  
) 8 ( ) 10 (
601 385 
) 2 ( ) 8 (
010011 19 
0
8
4
8
3
8
2
8
1
8
lanjutan
Konversi Biner ke Oktal
Tabel Digit Oktal :
Cara Merjakannya :
1.
2.
Digit Oktal Ekivalens 3 bit
0 000
1 001
2 010
3 011
4 100
5 101
6 110
7 111
) 8 (
3153 11 0110011010 
) 8 (
3471 01 0111001110 
Contoh
1. 2.
32 : 2 = 16 sisa 0
16 : 2 = 13 sisa 0
13 : 2 = 6 sisa 1
6 : 2 = 3 sisa 0 3.
3 : 2 = 1 sisa 1 325 : 8 = 40 sisa 5
1 : 2 = 0 sisa 1 40 : 8 = 5 sisa 0

4.

5.
) 8 4 ( ) 8 2 ( ) 8 3 ( 324
0 1 2
) 8 (
x x x   
) 2 ( ) 8 (
0110100 32 
) 10 (
212
4 16 192

  
) 8 ( ) 10 (
505 325 
) 8 (
67 000110111 
) 8 (
341 011100001 
Penjumlahan Oktal
Cara Mengerjakan :
127 7 + 5 = 12 Catatan :- begitu seterusnya dan
25 + - yang diambil adalah
154 12 : 8 = 1 sisa 4 sisanya
- dan apabila hasil yang
dijumlahkan kurang
dari 8 dijumlahkan
seperti biasa
Contoh :
1.121 2. 256 3. 3766 4. 123 5. 747
25 + 73 + 475 + 12 + 356 +
146 351 4463 135 1325

Pengurangan Oktal
Cara mengerjakan :
74 Catatan : 4 – 7 tidak bisa maka kita meminjam pada 1
67 - digit pada sebelah kiri yang bernilai 8
5

Contoh :
1.104 2. 52 3. 185 4. 294 5. 10203
76 - 46 - 28 - 135 - 6474 -
6 4 155 157 1407
Perkalian Oktal
Cara Mengerjakan :
14 6 x 4 = 24 6 x 1 = 6
16 x
110 24 : 8 = 3 sisa 0 6 + 3 = 9
14 + 9 : 8 = 1 sisa 1
250

Contoh :
1. 52 2. 24 3. 257
23 x 17 x 32 x
176 214 536
124 + 24 + 1015 +
1436 454 10706
Pembagian Oktal
1). 14 250 = 16
14 14
110 6 x
110 110
0
2). 23 1436 = 52
137 - 23
46
5 x
46 - 137
0
Sistem Bilangan Heksadesimal
Basis pada bilangan ini adalah : 16
Lambang bilangannya : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A, B,C, D, E, F

10, 11,12,13,14,15

1.Konversi Heksadesimal ke Desimal




2. Konversi Desimal ke Heksadesimal

1583 : 16 = 98 sisa 15 F
98 : 16 = 6 sisa 2
6 : 16 = 0 sisa 6

) 16 ( ) 16 2 ( ) 16 1 ( 12
0 1 2
) 16 (
Ax x x A   
298
10 32 256

  
) 16 ( ) 10 (
62 1583 F 
Lanjutan
Konversi Hesadesimal ke Biner Konversi Biner ke Heksadesimal

Konversi Heksadesimal ke Oktal


Konversikan ke biner Baru ke oktal


Konversi Oktal ke Heksadesimal


Konversi ke biner baru heksa

Heksa
Desimal
Biner Heksa
Desimal
Biner
0 0000 9 1001
1 0001 A 1010
2 0010 B 1011
3 0011 C 1100
4 0100 D 1101
5 0101 E 1110
6 0110 F 1111
7 0111
8 1000
  2 ) 16 (
11 0101011110 57  B
) 16 ( ) 2 (
12 01 0001001011 D 
) 8 ( ) 16 (
2477 53  F
) 8 ( ) 16 (
2477 11 0101001111 
) 16 ( ) 8 (
1 675 AF 
) 16 ( ) 8 (
1 11 0001101011 AF 
Penjumlahan Heksadesimal
Cara Mengerjakan :
CBA C=12,B=11,A=10 11+2+1=14 E
627 + 12+6=18
12E1 10 + 7 = 17 18 : 16 = 1 sisa 2
17 : 16 = 1 sisa 1

Contoh :
1.AC 2. DE 3. FCB 4. DCA 5. ADE
43 + 67 + 231 + 726 + 251 +
FF 145 11FC 14E0 D2F

Pengurangan Heksadesimal
1) 25D
4A -
213

2) 12E1
627 -
CBA
Perkalian Heksadesimal
Cara Mengerjakannya :
AC B=11,A=10 132 :16 =8 sisa 4
1B x 11x12=132 118 : 16 = 7 Sisa 6
764 11x10=110+8
AC + =118
1224

Contoh :
1. AE 2. AF 3. BC 4. AB
2F x 1D x 23 x 1A x
A6 8E3 261 744
228 + AF + 178 + AB +
2EE2 13D3 19E1 11F4
• Matematika Biner
Persentasi
1. (Nurdesti)Jelaskan Sistem Heksa Bilangan?<di jwb oleh :Desti
Ariani>
2. (Erica Gosmita)Jelaskan bagaimana cara Pembagian Oktal?< di
jwb oleh : Wahyu Nopri Diana>
3. (Merlin Marlina)Bagaiman Cara Mengerjakan Pembagian pada
bilangan Biner?< di jwb oleh : Wahyu Nopri Diana>
4. (Iin Dwi)Bagaimana cara mengerjakan pengurangan pada
bilangan Biner?< di jwb oleh : Wahyu Nopri Diana>
5. (Jecky)Bagaimana Mengkonversi dari sistem bilangan Heksa
desimla ke biner?< di jwb oleh :Desti Ariani>
Penjelasan sistem bilangan biner
(Pembahasan pertanyaan dari sdr.Nurdesti)
Basis pada bilangan ini adalah : 16
Lambang bilangannya :
0,1,2,3,4,5,6,7,8,A,B,C,D,E,F
10, 11,12,13,14,15

1.Konversi Heksadesimal ke Desimal




2. Konversi Desimal ke Heksadesimal

1583 : 16 = 98 sisa 15 F
98 : 16 = 6 sisa 2
6 : 16 = 0 sisa 6


) 8 3 ( ) 8 2 ( ) 8 1 ( 123
0 1 2
) 8 (
x x x   
) 10 (
83
3 16 64

  
Penyelesaian dari pertanyaan Erica
Pembagian oktal
1). 14 250 = 16
14 14 mod 8=1 sisa 6
110
110
0

Pembagian Biner
(Penyelesaian pertanyaan dari sdr.Merlin)
1.101 111101 = 11001
101
101
101
0101
101
0


Pengurangan pada bilangan biner
Penyelesaian dari pertanyaan iin
Bentuk Umumnya :
0 – 0 = 0
1 – 0 = 1
1 – 1 = 0
0 – 1 = 1 Dapat meminjam 1 dari digit sebelah kirinya

Contoh :
1.1111011 2. 100101
101001 - 11011 -
1010010 01010



Konversi dari bilangan Biner ke Heksa Desimal
(Penyelesaian dari pertanyaan sdr.suprapto)
Konversi Biner ke Heksadesimal
) 16 ( ) 2 (
12 01 0001001011 D 

Sistem Biner
Mengenal Bilangan Biner dan Desimal
Bilangan binary hanya mengenal angka 0 dan 1,sehingga bilangan binary mempunyai basis 2.Dengan demikian setiap kenaikan nilai pada bilangan binary merupakan angka 2 pangkat n (2 n ) untuk lebih jelasnya,lihat kenaikan angka pada bilangan binary sbb :

2

7

2

6

2

5

2

4

2

3

2

2

2
2

1

2

0

128

64

32

16

8

4

1

Perbedaan mendasar dari metode biner dan desimal adalah berkenaan dengan basis. Jika desimal basisnya 10 dan biner basisnya 2.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->