Anda di halaman 1dari 7

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pengelolaan aset yang baik dalam suatu organisasi yaitu ketika aset dapat meningkatkan kinerja organisasi tersebut , hal tersebut menunjukan bahwa setiap aset yang digunakan berfungsi secara optimal. Realita di lapangan menunjukan banyaknya perusahaan yang memiliki kasus pengelolaan aset yang tidak efektif , sehingga berdampak pada kerugian bagi perusahaan misalnya biaya pengelolaan aset yang terlalu tinggi namun tidak seimbang dengan manfaat yang diperoleh. Salah satu contoh lain dalam permasalahan manajemen aset di suatu organisasi, pemanfaatan sumber daya tidak bisa dilakukan secara optimal karena tidak teridentifikasi secara jelas, sehingga sulit mengetahui apakah suatu aset sudah saatnya dihapuskan atau masih layak dilakukan pemeliharaan, kapan harus dilakukan pemeliharan , dan apabila harus diganti apakah dengan jenis alat yang sama atau terdapat alternatif yang lebih baik. Keputusan akan pilihan - pilihan tersebut hanya bisa terjawab dengan tepat apabila perusahaan memiliki informasi dan data yang jelas tentang aset tersebut serta pengelola aset yang kompeten. Perguruan tinggi berperan sebagai suatu lembaga pendidikan yang

menghasilkan individu untuk memiliki kompetensi yang handal di bidangnya. Sehingga setiap mahasiswa dapat menjadi individu yang memiliki kemampuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada di lingkungan

masyarakat maupun dunia kerja. Program Studi D4 Manajemen Aset Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Bandung didirikan dengan tujuan untuk menciptakan sumber daya manusia yang professional dalam bidang pengelolaan aset. Salah satu kurikulum akademik yang harus dipenuhi oleh setiap mahasiswa Program Studi D4 Manajemen Aset Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Bandung adalah mata kuliah Praktik Kerja Lapangan (PKL). Praktik Kerja

Lapangan adalah tugas akademik yang mengharuskan mahasiswa mempelajari sistem nyata (dunia kerja sesungguhnya) dengan cara magang di suatu perusahaan atau instansi (pada bagian atau divisi tertentu) dalam kurun waktu tiga bulan. PKL dimaksudkan agar mahasiswa mengenal sistem kerja nyata di industri sebagai suatu pembelajaran, dan pembekalan bagi mereka agar mereka dapat mengaplikasikan apa yang dipelajari di bangku perkuliahan. Pelaksanaan PKL akan membantu para mahasiswa untuk mempelajari lebih jelas dan terlibat aktif dalam mempelajari strategi manajemen serta implementasinya di perusahaan

terutama berkaitan masalah aset. Pengetahuan yang diperoleh dari pelaksanaan PKL tersebut tentunya akan sangat berguna sebagai bekal dalam dunia kerja yang sesungguhnya . Penulis memilih PT Pos Indonesia sebagai tempat pelaksanaan Praktek kerja Lapangan. PT Pos Indonesia merupakan sebuah badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang layanan pos , salah satunya pengiriman barang. Saat ini , PT Pos Indonesia memiliki aset tetap berupa tanah dan bangunan dalam jumlah yang banyak dan lokasi yang tersebar. Berdasarkan buku aktiva Tetap per 31 Desember 2011, tercatat jumlah aset tanah sejumlah 3.082 lokasi. Dan bangunan gedung kantor, rumah dinas/Jabatan sejumlah 3.324 unit. Kepemilikan aset tersebut merupakan modal utama dalam menjalankan operasional perusahaan sekaligus menjadi competitive advantage dalam memenangkan persaingan usaha. Dengan diberlakukannya UU no 38/2009 tentang POS, telah dibuka akses pasar sehingga sudah waktunya PT Pos Indonesia melakukan perubahan yang mendasar disemua sektor pengelolaan perusahaan termasuk pengelolaan aset tanah, dan bangunan sesuai dengan prinsip-prinsip manajemen aset yang baik. Program program tersebut didukung dengan upaya penyehatan aset dari aspek yuridis, fisik, ekonomi dan administratif. Implementasi program penyehatan aset di PT Pos Indonesia menjadi alasan penulis memilih PT Pos Indonesia sebagai tempat pelaksanaan Praktek kerja Lapangan sehingga penulis dapat menelaah secara langsung peran manajemen aset dalam meningkatkan performansi perusahaan yang diimplementasikan di lapangan khususnya di PT Pos Indonesia.

PT Pos Indonesia merupakan perusahaan yang sedang melakukan revitalisasi aset melalui program penyehatan pengelolaan aset. Selain melakukan

diversifikasi usaha pada unit komersialisasi bisnis properti , PT Pos Indonesia melakukan penyehatan pengelolaan aset dari aspek administratif. Kegiatan penyehatan aset dari aspek administratif meliputi inventarisasi aset dan pengembangan sistem informasi manajemen aset . Berdasarkan fenomena yang telah dideskripsikan dan terkait dengan kegiatan yang dilakukan penulis selama melaksanakan PKL, maka kegiatan mengenai inventarisasi sangat menarik untuk dibahas. Oleh karena itu penulis membuat laporan kerja praktek dengan judul Inventarisasi Aset Peralatan dan Perlengkapan di Lingkungan PT Pos Indonesia (Persero) .

1.2 Tujuan Praktik Kerja Lapangan 1.2.1 Tujuan Umum 1. Memenuhi salah satu syarat mata kuliah wajib di Politeknik Negeri Bandung Jurusan Admnistrasi Niaga Program Studi Manajemen Aset. 2. Mengaplikasikan teori-teori yang telah diperoleh di perkuliahan pada dunia kerja yang sesungguhnya. 3. Mengetahui ruang lingkup dunia kerja yang sesungguhnya untuk bekal masa depan sehingga mahasiswa/i siap menghadapi dunia kerja. 4. Melatih mahasiswa/i untuk dapat bekerja sama dengan siapa saja dalam mencapai tujuan perusahaan. 5. Melatih kemampuan mahasiswa/i agar mempunyai rasa tanggung jawab dengan kualitas yang baik.

1.2.2

Tujuan Khusus

1. Menambah pengetahuan dalam bidang pengelolaan Aset yang terdapat di PT. Pos Indonesia (Persero) 2. Mengetahui proses pengelolaan aset yang diterapkan dalam bentuk pada jasa ritel dan bisnis properti di PT. Pos Indonesia. 3. Memperoleh pengalaman sebagai karyawan yang sesungguhnya yang dapat bermanfaat bagi mahasiswa/i sebelum terjun langsung ke dunia kerja. 4. Mengetahui secara keseluruhan mengenai pengelolaan aset pos indonesia yang bergerak di bidang pengelolaan jasa pengiriman surat. 5. Menjalin hubungan yang baik dengan seluruh karyawan yang bekerja di PT. Pos Indonesia (Persero) direktorat ritel dan properti Bandung.

1.3 Manfaat Praktik Kerja Lapangan Dalam melakukan praktik kerja lapangan selama 3 bulan, terdapat banyak manfaat yang telah diperoleh baik bagi penulis, perusahaan maupun perguruan tinggi. 1.3.1 Bagi Penulis 1. Dapat menambah wawasan khususnya dalam bidang manajemen aset di suatu perusahaan. 2. Dapat menerapkan teori-teori yang telah diperoleh selama perkuliahan. 3. Dapat memperoleh pengalaman sebagai karyawan yang sesungguhnya di dunia kerja sehingga dapat diaplikasikan untuk masa yang akan datang. 4. Dapat memperoleh soft skill yang tidak dapat diperoleh di perkuliahan. 5. Dapat meningkatkan kemampuan dalam bekerja sama dengan mempunyai rasa tanggung jawab.

1.3.2 Bagi Perusahaan 1. Sebagai wujud nyata bagi perusahaan yang mendukung pentingnya dunia pendidikan. 2. Dapat membantu perusahaan dalam menyelesaikan pekerjaan sehingga pekerjaan tersebut dapat selesai dengan tepat waktu. 3. Memperoleh wawasan baru yang dapat diterapkan di perusahaan khususnya dalam bidang manajemen aset.

1.3.3 Bagi Perguruan Tinggi 1. Dapat memperoleh informasi dan pengetahuan bagi Politeknik Negeri Bandung mengenai bidang apa saja yang cenderung banyak terdapat di perusahaan PT. Pos Indonesia (Persero) Direktorat Ritel dan Properti Bandung sehingga dapat dikembangkan untuk masa yang akan datang. 2. Dapat menjalin kerja sama yang baik antara Politeknik Negeri Bandung dengan Bandung. PT. Pos Indonesia (Persero) Direktorat Ritel dan Properti

1.4 Ruang Lingkup Praktik Kerja Lapangan Ruang lingkup praktik kerja lapangan yang dilakukan di PT. Pos Indonesia (Persero) direktorat ritel dan properti adalah pada divisi properti properti. Bagian properti terdiri dari tiga sub divisi yang meliputi bagian bisnis properti, bagian pengelolaan properti dan public service obligation. Dalam melakukan praktik kerja lapangan selama 3 bulan, penulis ditempatkan pada bagian pengelolaan properti sub divisi manajemen administrasi aset.

Kegiatan selama kerja praktik diantaranya seperti melakukan inventarisasi dan kodefikasi peralatan kantor, update data sistem informasi manajemen aset melakukan penyesuaian dan pembaharuan data nilai aset lahan dan bangunan milik PT Pos Indonesia di buku aktiva perusahaan, melakukan analisis pengadaan fasilitas aset kantor serta melakukan perancangan kearsipan untuk dokumen aset secara fisik maupun elektronik .

Waktu pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan dimulai dari tanggal 9 Juli sampai dengan 9 Oktober 2012. Adapun susunan acara dalam melakukan praktik kerja lapangan sebagai berikut: Jam Kerja Hari Senin-Kamis Hari Jumat Hari Sabtu dan Minggu : 08.00 s/d 16.00 WIB : Praktik Kerja Lapangan : Bimbingan dengan Dosen : Libur

1.5 Sistematika Penulisan Sistematika penulisan laporan penulisan praktik kerja lapangan menggunakan tiga bab yang meliputi: BAB I PENDAHULUAN Bab ini berisi uraian mengenai latar belakang dalam penyusunan laporan praktik kerja lapangan, tujuan praktik kerja lapangan, manfaat praktik kerja lapangan, ruang lingkup praktik kerja lapangan, dan sistematika penulisan laporan praktik kerja lapangan.

BAB II PEMBAHASAN Pada bab ini menguraikan tentang gambaran umum perusahaan yang meliputi sejarah umum perusahaan PT. Pos Indonesia (Persero) direktorat ritel dan properti, sejarah direktorat ritel dan properti Bandung, visi dan misi perusahaan, struktur organisasi yang terdapat pada PT. Pos indonesia (Persero) direktorat ritel dan properti Bandung beserta tugas setiap bagian dan menjelaskan mengenai kegiatan praktik kerja lapangan serta pembahasan yang dilakukan pada saat melakukan praktik kerja lapangan. BAB III KESIMPULAN DAN SARAN Dalam bab ini menjelaskan tentang kesimpulan dari hasil kegiatan praktik kerja lapangan yang telah dilakukan dan saran untuk perusahaan yang dapat membangun agar menjadi perusahaan yang lebih baik.