Anda di halaman 1dari 9

TEKNIK MIKROPROSESOR PERINTAH ASSEMBLER Z-80

Register Flag
Tujuan Instruksional Umum
Setelah pelajaran selesai peserta harus dapat: Memahami sistem kerja perintah Flag.

Tujuan Instruksional Khusus


Peserta harus dapat: Menjelaskan isi Register Flag dan Akkumulator ( Program Status Wort ). Menjelaskan fungsi Flag zero. Menjelaskan fungsi Flag sign. Menjelaskan fungsi Flag parity. Menjelaskan fungsi Flag carry. 2x45 menit

Waktu Alat Bantu Mengajar / Persiapan


Chart Papan tulis Trainer Mikroprosesor Z - 80

Kepustakaan
GMS-I ( Guru Mikro Saya ) ; Bandung Muller Walz ; Mikroprosessor - technik ( elektonik - 5 ) ; Vogel Fanchbuch ; Wu rzburg ; 1990.

Program Studi / Bidang Studi:

Dikeluarkan oleh:

Tanggal:

Elektronika Industri
Nama :

Ricki NA/A.Eric Rawung

16-Nov-12

Halaman:

1 1 7 0 4 8 5 6

0-1

Struktur Materi Pelajaran REGISTER FLAG 1. Flag Zero 2. Flag Carry 3. Flag Sign 4. Flag Parity : a. Flag Overflow b. Flag Parity c. Penunjukkan nol pada perintah Blok d. Penunjukkan dari pengaktif flip-flop interupsi

Pembagian tahap Mengajar 1. Motivasi


1.1.Guru menerangkan pada peserta tentang suatu bendera yang di bawa berpindah. 1.2.Guru menulis topik dan menjelaskan tujuan pelajaran.

Metode Pengajaran

Alat bantu Mengajar

Waktu

Tanya jawab Ceramah

P.Tulis Chart P. Tulis

3 2

2.

Elaborasi
1.3.Guru menjelaskan tentang Flag. 1.4.Guru menjelaskan tentang Flag zero. 1.5.Guru menjelaskan tentang Flag carry. 1.6.Peserta di beri kesempatan bertanya. 1.7.Guru menjelaskan tentang Flag sign. 1.8.Guru menjelaskan tentang Flag parity. 1.9.Flag Over Flow 1.10.Flag Parity 1.11.Penunjukan nol pada perintah blok. 1.12.Penunjukan dari pengaktif Flip - Flop Interupsi Ceramah Ceramah Ceramah Ceramah Ceramah Ceramah P. Tulis P. Tulis P. Tulis P. Tulis P. Tulis P. Tulis 5 5 10 5 5 25

3.

Konsolidasi
1.13.Guru dan peserta berdiskusi tentang hal-hal belum jelas bagi peserta. Diskusi Tanya jawab P. Tulis 10

4.

Evaluasi
1.14.Peserta mengerjakan latihan. KM LL 20

Halaman:

0-3

TEKNIK MIKROPROSESOR PERINTAH ASSEMBLER Z-80

Register Flag
Tujuan Instruksional Umum
Setelah pelajaran selesai peserta harus dapat: Memahami sistem kerja perintah Flag.

Tujuan Instruksional Khusus


Peserta harus dapat: Menjelaskan isi Register Flag dan Akkumulator ( Program Status wort ). Menjelaskan fungsi Flag zero. Menjelaskan fungsi Flag carry. Menjelaskan fungsi Flag sign. Menjelaskan fungsi Flag Parity.

INFORMASI TEORI
FLAG Flag adalah sebuah flip-flop di dalam blok penghitung dari CPU dan disebut sebagai Register Flag. Keadaan Flag ini setelah pelaksanaan sebuah perintah ( yang mempengaruhi Flag ) akan menghasilkan sifat dari hasil sebuah operasi. Pada Z-80 , Flag di pasangkan dengan Akkumulator dan dikenal dengan program status wort ( PSW ). AKKUMULATOR D7 D0
S Z -

FLAG D7 D0
H P/V N C

A. FLAG ZERO Itu menunjukkan, apakah pada pelaksanaan terakhir ini operasi hasil pada semua bit adalah = 0. Kondisi Flag Flag Zero = 1, bila pada semua bit pada Register hasil = 0. Flag Zero = 0, bila semua bit pada Register hasil 0. Contoh : 0000 0000 + 1 0000 Flag Zero = 1 Flag Carry = 1

Halaman:

1-1

B. FLAG CARRY Itu menunjukkan apakah pada proses operasi sebuah bit carry dipindahkan dari bit tertinggi MSB pada Register hasil , itu dapat terjadi pada operasi : 1. Penjumlahan, bila hasil dari 8 bit atau 16 bit. 2. Pengurangan a - b, bila b>a, hasil juga negatif. 3. Pergeseran, bila nilai 1 pada bit tertinggi atau terendah di geserkan ke carry. Kondisi Flag Flag Carry Flag Carry = 1, bila terjadi Carry. = 0, bila tidak terjadi Carry.

Flag Carry dapat set melalui perintah SCF dan dibalik melalui perintah SCF. C. FLAG SIGN Pada operasi yang mempengaruhi Flag, Flag sign menyimpan kondisi bit tertinggi dari Register hasil, jadi : Kondisi Flag Flag Sign Flag Sign = 1, bila bit tertinggi dari Register hasil = 1 = 0, bila bit tertinggi dari Register hasil = 0

D. FLAG PARITY/OVERFLOW Bit ke 2 dari Register Flag mempunyai 4 arti yang berbeda, tergantung dari hasil akhir pelaksanaan operasi . 1. FLAG OVERFLOW Pengertian ini berlaku setelah pelaksanaan perintah berikut : a). ADD, ADC, SUB, SBC. b). INC, DEC Flag overflow diset 1 pada proses perpindahan dari bit ke 7 ke bit ke 8, yaitu yang mempengaruhi tanda bilangan positif atau negatif pada perhitungan bilangan. 2. FLAG PARITY Pengertian ini berlaku setelah pelaksanaan perintah berikut ini : a) Perintah logika b) Perintah geser AND, OR, XOR RL, RR, RLC, RRC SLA, SRA, SRL RLD, RRD c) Aritmatik BCD DAA d) Perintah input dengan pengalamatan tidak langsung IN r, (C).

Halaman:

1-2

Kondisi Flag Flag Parity Flag Parity = 1, bila jumlah 1 dan hasil akhir operasi adalah genap = 0, bila jumlah 1 dan hasil akhir operasi adalah ganjil

1. PENUNJUKAN NOL PADA PERINTAH BLOK Pada perintah berikut untuk transfer blok dan pengamatan blok, Flag P?V menunjukan keadaan Register BC, yang pada operasi ini dipakai sebagai Register penghitung. a) Transfer blok b) Pengamatan blok Itu berlaku : Flag P/V Flag Parity = 0, bila Register penghitung BC = 0000H = 1, bila Register penghitung BC 0000H LDI, LDIR, LDD, LDDR CPI, CPIR, CPD, CPDR

1. PENUNJUKAN DARI PENGAKTIF FLIP-FLOP INTRUPSI ( IFF2 ) Ini adalah kemungkinan satu-satunya, IFF2, yang menunjukkan keadaan yang sah untuk proses interupt , untuk membaca. Penggunaan dari Flag P/V ini , berlaku untuk perintah LD A,I dan LD A,R

Halaman:

1-3

Latihan

1. Apa fungsi dari pada Flag-Flag di dalam Register Flag ? 2. Bila pada semua bit pada Register hasil = 0, maka Flag zero ( ZF ) =............. 3. Pada operasi penjumlahan, pengurangan dan lain-lain, bila terjadi carry, maka Flag carry =.............. 4. Bila bit tertinggi dari Register hasil =1, maka Flag sign =................................. 5. Pada operasi perintah logika, jika jumlah bit di dalam 8 bit : adalah genap , maka nilai Flag P = ...............

Halaman:

2-1

Jawaban

1. Flag - Flag pada Register Flag sangat menentukan operasi apa yang dilaksanakan . 2. Maka Flag zero ( ZF ) = 1 3. Maka Flag carry = 1 4. Maka Flag sign = 1 5. Maka nilai Flag parity = 1

Halaman:

3-1

Transparan

Halaman:

4-1