Anda di halaman 1dari 3

Silahkan download e-book ini di halaman download pada situs

www.tinyurl.com/syariah

Surat Berharga Syariah Negara


Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau dapat juga disebut Sukuk Negara
adalah merupakan surat berharga (obligasi) yang diterbitkan oleh pemerintah
Republik Indonesia berdasarkan prinsip syariah. Perusahaan yang akan menerbitkan
SBSN ini adalah merupakan perusahaan yang secara khusus dibentuk guna
kepentingan penerbitan SBSN ini ( special purpose vehicle-SPV).

SBSN atau sukuk negara ini adalah merupakan suatu instrumen utang piutang tanpa
riba sebagaimana dalam obligasi, dimana sukuk ini diterbitkan berdasarkan suatu aset
acuan yang sesuaid engan prinsip syariah.

Daftar isi

• 1 Jenis SBSN
• 2 Kendala penerbitan SBSN
• 3 Catatan kaki
• 4 Lihat pula

• 5 Pranala luar

Jenis SBSN

SBSN dapat berupa:

1. SBSN ijarah, yaitu SBSN yang diterbitkan berdasarkan akad ijarah (akad
sewa menyewa atas suatu aset)
2. SBSN mudharabah,yaitu SBSN yang diterbitkan berdasarkan akad
mudharabah (akad kerjasama dimana salah satu pihak menyediakan modal
(rab al-maal) dan pihak lainnya menyediakan tenaga dan keahlian
( mudharib) dimana kelak keuntungannya akan dibagi berdasarkan persentase
yang disepakati sebelumnya, apabila terjadi kerugian maka kerugian tersebut
adalah menjadi beban dan tanggung jawab pemilik modal)
3. SBSN musyarakah,yaitu SBSN yang diterbitkan berdasarkan akad
musyarakah (akad kerjasama dalam bentuk penggabungan modal)
4. SBSN istisna’, yaitu SBSN yang diterbitkan berdasarkan akad istisna’ (akad
jual beli untuk pembiayaan suatu proyek dimana cara ,jangka waktu
penyerahan barang dan harga barang ditentukan berdasarkan kesepakatan para
pihak.
5. SBSN berdasarkan akad lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan prinsip
syariah,
6. SBSN yang diterbitkan berdasarkan kombinasi dari dua atau lebih jenis akad.

Kendala penerbitan SBSN

Hingga 14 September 2007, Rancangan Undang-undang (RUU) SBSN ini belum


mendapatkan pengesahan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
sehingga penerbitan SBSN di Indonesia belum dapat dilakukan.Pembahasan RUU
SBSN ini telah berlangsung sejak tahun 2005.

Catatan kaki

Lihat pula

• Sukuk
• Obligasi pemerintah
• Obligasi

Pranala luar

• Situs Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang / http://www.dmo.or.id/


• Rancangan Undang-undang SBSN /
http://www.dmo.or.id/dmodata/4Peraturan_dan_Ketentuan/1Undang_undang/
RUU_Sukuk.pdf
Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Surat_Berharga_Syariah_Negara"

Anda mungkin juga menyukai