Anda di halaman 1dari 28

Tabel 4.14. Kriteria Indeks Kinerja Jaringan Irigasi NO I PRASARANA FISIK 1 Bangunan Utama 1.1. Bendung a.

Mercu Baik Sedang Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada b. Sayap Baik Sedang Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada c. Lantai Bendung Baik Sedang Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada d. Tanggul Penutup Baik Sedang Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada e. Jembatan Baik Sedang Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada f. Papan Operasi Baik Sedang Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Papan Operasi dalam kondisi baik dan tidak ditemui kerusakan yang berarti Papan Operasi dalam kondisi sedang ditemui kerusakan namun bisa diatasi Papan operasi dalam kondisi ditemui kerusakan Papan Operasi dalam kondisi rusak berat, ditemukan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki Papan Operasi tidak ada/hilang 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Jembatan dalam kondisi baik dan tidak ditemui kerusakan yang berarti Jembatan dalam kondisi sedang ditemui kerusakan namun bisa diatasi Jembatan dalam kondisi ditemui kerusakan Jembatan dalam kondisi rusak berat, ditemukan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki atau runtuh Jembatan tidak ada/hilang 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Tanggul penutup dalam kondisi baik dan tidak ditemui kerusakan yang berarti Tanggul penutup dalam kondisi sedang ditemui kerusakan namun bisa diatasi Tanggul penutup dalam kondisi ditemui kerusakan Tanggul penutup dalam kondisi rusak berat, ditemukan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki atau bocor atau runtuh Tanggul penutup tidak ada/hilang 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Lantai bendung dalam kondisi baik dan tidak ditemui kerusakan yang berarti Lantai bendung dalam kondisi sedang ditemui kerusakan namun bisa diatasi Lantai bendung dalam kondisiditemui kerusakan Lantai bendung dalam kondisi rusak berat, ditemukan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki atau bocor atau runtuh Lantai bendung tidak ada/hilang 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Sayap dalam kondisi baik dan tidak ditemui kerusakan yang berarti Sayap dalam kondisi sedang ditemui kerusakan namun bisa diatasi Sayap dalam kondisi ditemui kerusakan Sayap dalam kondisi rusak berat, ditemukan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki runtuh Sayap tidak ada/hilang 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Mercu dalam kondisi baik dan tidak ditemui kerusakan yang berarti Mercu dalam kondisi sedang ditemui kerusakan namun bisa diatasi Mercu dalam kondisi ditemui kerusakan Mercu dalam kondisi rusak berat, ditemukan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki atau bocor atau runtuh Mercu tidak ada/hilang KRITERIA KONDISI BOBOT BAGIAN (%) KETERANGAN

Tabel 4.14. Kriteria Indeks Kinerja Jaringan Irigasi (lanjutan) NO g. Mistar Ukur Baik Sedang Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada h. Pagar Pengaman Baik Sedang Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada 1.2. Pintu-pintu bendung dan roda gigi a. Pintu Pengambilan Baik Sedang Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada b. Pintu Penguras Bendung Baik Sedang Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada 1.3. Kantong Lumpur dan Pintu penguras a. Bangunan Kantong Lumpur Baik Sedang Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada b. Kantong Lumpur telah dibersihkan Baik Sedang Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada c. Pintu penguras & roda gigi Kantong Lumpur Baik Sedang Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Pintu penguras dalam kondisi baik dan tidak ditemui kerusakan yang berarti Pintu penguras dalam kondisi sedang ditemui kerusakan namun bisa diatasi Pintu penguras dalam kondisi rusak ditemui kerusakan Pintu penguras dalam kondisi rusak berat, ditemukan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki atau runtuh Pintu penguras tidak ada/hilang 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Kantong lumpur sesuai desain penampang berfungsi Kantong lumpur ditumbuhi tanaman air/rumput ada sedimen Kantong lumpur banyak ditumbuhi rumput/tumbuhan air sedimen sedang Kantong lumpur sebagian besar ditumbuhi rumput/tumbuhan air sedimentasi tinggi Kantong lumpur tertutup tumbuhan dan sedimentasi/tidak ada bangunan 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Bangunan kantong lumpur dalam kondisi baik dan tidak ditemui kerusakan yang berarti Bangunan kantong lumpur dalam kondisi sedang ditemui kerusakan namun bisa diatasi Bangunan kantong lumpur dalam kondisi ditemui kerusakan Bangunan kantong lumpur dalam kondisi rusak berat, ditemukan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki atau runtuh Bangunan kantong lumpur tidak ada/hilang 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Pintu penguras bendung dalam kondisi baik dan tidak ditemui kerusakan yang berarti Pintu penguras bendung dalam kondisi sedang ditemui kerusakan namun bisa diatasi Pintu penguras bendung dalam kondisi ditemui kerusakan Pintu penguras bendung dalam kondisi rusak berat, ditemukan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki atau bocor Pintu penguras bendung tidak ada/hilang 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Pintu pengambilan dalam kondisi baik dan tidak ditemui kerusakan yang berarti Pintu pengambilan dalam kondisi sedang ditemui kerusakan namun bisa diatasi Pintu pengambilan dalam kondisi ditemui kerusakan Pintu pengambilan dalam kondisi rusak berat, ditemukan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki atau bocor Pintu pengambilan tidak ada/hilang 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Pagar Pengaman dalam kondisi baik dan tidak ditemui kerusakan yang berarti Pagar Pengaman dalam kondisi sedang ditemui kerusakan namun bisa diatasi Pagar Pengaman dalam kondisi ditemui kerusakan Pagar Pengaman dalam kondisi rusak berat, ditemukan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki atau hilang runtuh Pagar Pengaman tidak ada/hilang 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Mistar Ukur dalam kondisi baik dan tidak ditemui kerusakan yang berarti Mistar Ukur dalam kondisi sedang ditemui kerusakan namun bisa diatasi Mistar Ukur dalam kondisi ditemui kerusakan Mistar Ukur dalam kondisi rusak berat, ditemukan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki Mistar Ukur tidak ada/hilang KRITERIA KONDISI BOBOT BAGIAN (%) KETERANGAN

Tabel 4.14. Kriteria Indeks Kinerja Jaringan Irigasi (lanjutan) NO KRITERIA KONDISI BOBOT BAGIAN (%) 2 Saluran Pembawa 2.1. Kapasitas Saluran Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak 2.2. Tanggul Saluran Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak 2.3. Perbaikan saluran 3 Bangunan pada saluran pembawa 3.1. Bangunan Pengatur (Sadap/Bagi/Bagi Sadap) a. Saluran Induk dan Sekunder Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak b. Saluran Tersier Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak 3.2. Alat ukur debit a. Pada bangunan pengambilan/Intake Bendung Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak/tidak ada 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Alat ukur dalam kondisi baik dan dapat melakukan pengukuran sesuai dengan debit operasi D.I. Alat ukur dalam cukup baik dan dapat melakukan pengukuran sesuai dengan debit operasi D.I. Alat ukur dalam kondisi kurang baik dan kurang dapat melakukan pengukuran sesuai dengan debit operasi D.I. Alat ukur dalam kondisi rusak dan tidak dapat melakukan pengukuran sesuai dengan debit operasi D.I. Tidak ada bangunan ukur 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Bangunan Pengatur (Sadap/Bagi/Bagi Sadap) lengkap dan berfungsi Bangunan Pengatur (Sadap/Bagi/Bagi Sadap) cukup lengkap dan berfungsi Bangunan Pengatur (Sadap/Bagi/Bagi Sadap) kurang dan berfungsi Bangunan Pengatur (Sadap/Bagi/Bagi Sadap) ada dan tidak berfungsi Bangunan Pengatur (Sadap/Bagi/Bagi Sadap) rusak/tidak ada 76 51 26 1 0 100 75 50 25 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Tanggul dalam keadan bersih tidak ada longsor tidak terjadi limpasan pada saat debit maksimum rencana Tanggul ditumbuhi rumput/semak ada longsor sedikit tidak terjadi limpasan pada saat debit maksimum rencana Tanggul banyak ditumbuhi rumput/semak longsor sedang kadang terjadi limpasan pada saat debit maksimum rencana Tanggul banyak ditumbuhi rumput/semak banyak longsor sering terjadi limpasan pada saat debit maksimum rencana Tanggul longsor Diisi sesuai perbandingan saluran yang sudah diperbaiki dengan total panjang saluran 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Penampang basah saluran dalam keadaan bersih sesuai desain Penampang basah saluran ditumbuhi air/tanaman air ada sedimentasi Penampang basah saluran banyak ditumbuhi air/tanaman air ada sedimentasi sedang Penampang basah saluran sebagian besar ditumbuhi air/tanaman air ada sedimentasi tinggi Penampang basah saluran tertutup tumbuhan air/tanaman dan sedimen KETERANGAN

Bangunan Pengatur (Sadap/Bagi/Bagi Sadap) lengkap dan berfungsi Bangunan Pengatur (Sadap/Bagi/Bagi Sadap) cukup lengkap dan berfungsi Bangunan Pengatur (Sadap/Bagi/Bagi Sadap) kurang dan berfungsi Bangunan Pengatur (Sadap/Bagi/Bagi Sadap) ada dan tidak berfungsi Bangunan Pengatur (Sadap/Bagi/Bagi Sadap) rusak/tidak ada

Tabel 4.14. Kriteria Indeks Kinerja Jaringan Irigasi (lanjutan) NO KRITERIA b. Pada bangunan pengatur Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak/tidak ada c. Pada setiap sadap tersier Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak/tidak ada Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak/tidak ada b. Pada bangunan syphon, gorong-gorong, jembatan, talang, cross-drain Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak/tidak ada 76 51 26 1 0 76 51 26 1 0 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Alat ukur dalam kondisi baik dan dapat melakukan pengukuran sesuai dengan debit operasi D.I. Alat ukur dalam cukup baik dan dapat melakukan pengukuran sesuai dengan debit operasi D.I. Alat ukur dalam kondisi kurang baik dan kurang dapat melakukan pengukuran sesuai dengan debit operasi D.I. Alat ukur dalam kondisi rusak dan tidak dapat melakukan pengukuran sesuai dengan debit operasi D.I. Tidak ada bangunan ukur Bangunan pelengkap berfungsi ,lengkap dan tidak ada sumbatan Bangunan pelengkap cukup berfungsi ,cukup lengkap dan tidak tersumbat Bangunan pelengkap kurang berfungsi dan kurang lengkap dan tersumbat Bangunan pelengkap sangat kurang berfungsi/rusak ,sangat kurang dan tersumbat Tidak ada bangunan pelengkap Bangunan pelengkap berfungsi ,lengkap dan tidak ada sumbatan Bangunan pelengkap cukup berfungsi ,cukup lengkap dan tidak tersumbat Bangunan pelengkap kurang berfungsi dan kurang lengkap dan tersumbat Bangunan pelengkap sangat kurang berfungsi/rusak ,sangat kurang dan tersumbat Tidak ada bangunan pelengkap Diisi sesuai perbandingan jumlah bangunan yang sudah diperbaiki dengan jumlah semua bangunan di saluran Diisi sesuai perbandingan jumlah bangunan yang sudah diperbaiki dengan jumlah semua bangunan di saluran Diisi sesuai perbandingan jumlah bangunan yang sudah diperbaiki dengan jumlah semua bangunan di saluran Diisi sesuai perbandingan jumlah bangunan yang sudah diperbaiki dengan jumlah semua bangunan di saluran 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Alat ukur dalam kondisi baik dan dapat melakukan pengukuran sesuai dengan debit operasi D.I. Alat ukur dalam cukup baik dan dapat melakukan pengukuran sesuai dengan debit operasi D.I. Alat ukur dalam kondisi kurang baik dan kurang dapat melakukan pengukuran sesuai dengan debit operasi D.I. Alat ukur dalam kondisi rusak dan tidak dapat melakukan pengukuran sesuai dengan debit operasi D.I. Tidak ada bangunan ukur KONDISI BOBOT BAGIAN (%) KETERANGAN

3.3.

Bangunan pelengkap a. Pada saluran induk dan sekunder

100 75 50 25

100 75 50 25

3.4.

Perbaikan bangunan a. Perbaikan bangunan pengatur (Bagi / Bagi Sadap / Sadap) b. Mistar ukur, skala liter dan tanda muka air. c. Papan Operasi. d. Bangunan pelengkap.

Tabel 4.14. Kriteria Indeks Kinerja Jaringan Irigasi (lanjutan) NO KRITERIA KONDISI BOBOT BAGIAN (%) 4 Saluran Pembuang dan Bangunannya 4.1. Saluran Pembuang dan Bangunannya Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak/tidak ada 4.2. Masalah Banjir Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak/tidak ada 5 Jalan Masuk/Inspeksi 5.1. Ke bangunan utama Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak/tidak ada 5.2. Di saluran Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak/tidak ada 5.3. Di saluran dan bangunan Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak/tidak ada 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Jalan masuk mudah dilalui oleh kendaraan roda 4 dan terbuat dari perkerasan jalan Jalan masuk mudah dilalui oleh kendaraan roda 2 dan terbuat dari perkerasan jalan Jalan masuk mudah dilalui oleh kendaraan roda 2 dan terbuat dari tanah Jalan masuk hanya bisa dilalui dengan jalan kaki dan terbuat dari tanah Sulit dilalui dengan jalan kaki/tidak ada jalan masuk permanen 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Jalan masuk mudah dilalui oleh kendaraan roda 4 dan terbuat dari perkerasan jalan Jalan masuk mudah dilalui oleh kendaraan roda 2 dan terbuat dari perkerasan jalan Jalan masuk mudah dilalui oleh kendaraan roda 2 dan terbuat dari tanah Jalan masuk hanya bisa dilalui dengan jalan kaki dan terbuat dari tanah Sulit dilalui dengan jalan kaki/tidak ada jalan masuk permanen 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Jalan masuk mudah dilalui oleh kendaraan roda 4 dan terbuat dari perkerasan jalan Jalan masuk mudah dilalui oleh kendaraan roda 2 dan terbuat dari perkerasan jalan Jalan masuk mudah dilalui oleh kendaraan roda 2 dan terbuat dari tanah Jalan masuk hanya bisa dilalui dengan jalan kaki dan terbuat dari tanah Sulit dilalui dengan jalan kaki/tidak ada jalan masuk permanen 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Tidak ada masalah banjir yang menggenangi Tidak ada masalah banjir hanya limpasan sesaat dan tidak menggenang Sering terjasi masalah banjir namun tidak menggenang Selalu terjadi banjir dan menggenangi persawahan Tidak ada bangunan pembuang dan sering banjir 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Semua saluran pembuang dan bangunannya telah dibangun dan tercantum dalam daftar pemeliharaan serta telah diperbaiki dan berfungsi. Semua saluran pembuang dan bangunannya telah dibangun dan tercantum dalam daftar pemeliharaan serta telah diperbaiki dan cukup berfungsi. Beberapa saluran pembuang dan bangunannya belum semua diperbaiki dan tercantum dalam daftar pemeliharaan serta belum berfungsi maksimal. Semua saluran pembuang dan bangunannya dalam keadaan rusak dan belum tercantum dalam daftar pemeliharaan serta belum berfungsi maksimal. Tidak ada bangunan pembuang dan sering banjir KETERANGAN

Tabel 4.14. Kriteria Indeks Kinerja Jaringan Irigasi (lanjutan) NO KRITERIA KONDISI BOBOT BAGIAN (%) 6 Kantor, Perumahan dan Gudang. 6.1. Kantor - Ranting/Pengamat/UPTD (Setingkat Satker Balai PSDA/ UPT/Cab PU Kab/Kota). - Mantri/Juru (Setingkat Korlap Balai PSDA/ Mantri Pengairan). Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak/tidak ada Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak/tidak ada Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak/tidak ada Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak/tidak ada Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak/tidak ada Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak/tidak ada - Skot Balok dan perlengkapan dibangunan lain. Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Rusak/tidak ada 76 51 26 1 0 76 51 26 1 0 76 51 26 1 0 76 51 26 1 0 76 51 26 1 0 76 51 26 1 0 76 51 26 1 0 100 75 50 25 Terdapat kantor yang memadai Terdapat kantor yang cukup memadai Terdapat kantor kurang memadai Kantor dalam keadaan rusak Tidak ada kantor Terdapat kantor yang memadai Terdapat kantor yang cukup memadai Terdapat kantor kurang memadai Kantor dalam keadaan rusak Tidak ada kantor Terdapat perumahan yang memadai Terdapat perumahan yang cukup memadai Terdapat kantor perumahan memadai Perumahan dalam keadaan rusak Tidak ada perumahan Terdapat kantor yang memadai Terdapat kantor yang cukup memadai Terdapat kantor kurang memadai Kantor dalam keadaan rusak Tidak ada kantor Terdapat gudang yang memadai Terdapat gudang yang cukup memadai Terdapat gudang kurang memadai Gudang dalam keadaan rusak Tidak ada gudang Terdapat gudang yang memadai Terdapat gudang yang cukup memadai Terdapat gudang kurang memadai Gudang dalam keadaan rusak Tidak ada gudang Terdapat gudang yang memadai Terdapat gudang yang cukup memadai Terdapat gudang kurang memadai Gudang dalam keadaan rusak Tidak ada gudang KETERANGAN

100 75 50 25

6.2.

Perumahan - Ranting/Pengamat/UPTD (Setingkat Satker Balai PSDA/ UPT/Cab PU Kab/Kota).

100 75 50 25

- Mantri/Juru (Setingkat Korlap Balai PSDA/ Mantri Pengairan).

100 75 50 25

6.3.

Gudang - Kantor Ranting/Pengamat/UPTD

100 75 50 25

- Bangunan utama (BD). 100 75 50 25

100 75 50 25

KETERANGAN

Lantai bendung dalam kondisi rusak berat, ditemukan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki atau bocor atau runtuh

Tanggul penutup dalam kondisi rusak berat, ditemukan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki atau bocor atau runtuh

KETERANGAN

Bangunan kantong lumpur dalam kondisi rusak berat, ditemukan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki atau runtuh

KETERANGAN

Tanggul banyak ditumbuhi rumput/semak longsor sedang kadang terjadi limpasan pada saat debit maksimum rencana Tanggul banyak ditumbuhi rumput/semak banyak longsor sering terjadi limpasan pada saat debit maksimum rencana

KETERANGAN

10

KETERANGAN

11

KETERANGAN

12

Tabel 4.14. Kriteria Indeks Kinerja Jaringan Irigasi (lanjutan) NO II 1 KRITERIA PRODUKTIVITAS TANAM Pemenuhan Kebutuhan Air (Faktor K) Realisasi Luas Tanam KONDISI BOBOT BAGIAN (%) Q tersedia Q kebthn. I. Pert. I. Pert. Maks. Prod. Padi rata2 Prod. Padi panen Perbandingan antara debit tersedia dengan debit kebutuhan (%) KETERANGAN

Perbandingan realisasi luas tanam dengan indeks luas tanam optimal

Produksivitas Padi

Bila produksi padi yang ada > produksi rata-rata maka (6,13 ton/ha) Prosentase Produktivitas padi ( c ) ditulis 100 %.

III SASARAN PENUNJANG 1 Peralatan O & P 1.1. Alat alat dasar untuk pemeliharaan rutin Baik Cukup Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada 1.2. Perlengkapan personil untuk operasi Baik Cukup Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada 1.3. Peralatan berat untuk pembersihan lumpur dan pemeliharaan tanggul Baik Cukup Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada 76 51 26 1 0 76 51 26 1 0 - 100 Perlengkapan dalam kondisi baik dan lengkap - 75 Perlengkapan dalam kondisi cukup baik dan cukup lengkap - 50 Perlengkapan dalam kondisi rusak dan cukup lengkap - 25 Perlengkapan dalam kondisi rusak dan kurang lengkap Tidak ada perlengkapan/hilang - 100 Peralatan dalam kondisi baik dan lengkap - 75 Peralatan dalam kondisi cukup baik dan cukup lengkap - 50 Peralatan dalam kondisi rusak dan cukup lengkap - 25 Peralatan dalam kondisi rusak dan kurang lengkap Tidak ada peralatan/hilang 76 51 26 1 0 - 100 Alat-alat dalam kondisi baik dan lengkap - 75 Alat-alat dalam kondisi cukup baik dan cukup lengkap - 50 Alat-alat dalam kondisi rusak dan cukup lengkap - 25 Alat-alat dalam kondisi rusak dan kurang lengkap Tidak ada alat/hilang

Tabel 4.14. Kriteria Indeks Kinerja Jaringan Irigasi (lanjutan) NO KRITERIA KONDISI BOBOT BAGIAN (%) 2 Transportasi 2.1. Ranting/Pengamat/UPTD ( Sepeda motor ) Baik Cukup Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada 2.2. Mantri/Juru (Sepeda motor) Baik Cukup Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada 2.3. PPA ( Sepeda motor ) Baik Cukup Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada 3 Alat-alat kantor Ranting/Pengamat/UPTD 3.1. Perabot dasar untuk kantor Baik Cukup Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada 3.2. Alat kerja di kantor Baik Cukup Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada 4 Alat Komunikasi 4.1. Jaringan komunikasi yang memadai untuk Ranting/Pengamat/UPTD Balai PSDA - Bag Pel Kegiatan. 76 51 26 1 0 - 100 Alat-alat dalam kondisi baik dan lengkap - 75 Alat-alat dalam kondisi cukup baik dan cukup lengkap - 50 Alat-alat dalam kondisi rusak dan cukup lengkap - 25 Alat-alat dalam kondisi rusak dan kurang lengkap Tidak ada alat/hilang 76 51 26 1 0 - 100 Perlengkapan dalam kondisi baik dan lengkap - 75 Perlengkapan dalam kondisi cukup baik dan cukup lengkap - 50 Perlengkapan dalam kondisi rusak dan cukup lengkap - 25 Perlengkapan dalam kondisi rusak dan kurang lengkap Tidak ada perlengkapan/hilang 76 51 26 1 0 - 100 Sepeda motor dalam kondisi baik dan lengkap - 75 Sepeda motor dalam kondisi cukup baik dan cukup lengkap - 50 Sepeda motor dalam kondisi rusak dan cukup lengkap - 25 Sepeda motor dalam kondisi rusak dan kurang lengkap Tidak ada sepeda motor/hilang 76 51 26 1 0 - 100 Sepeda motor dalam kondisi baik dan lengkap - 75 Sepeda motor dalam kondisi cukup baik dan cukup lengkap - 50 Sepeda motor dalam kondisi rusak dan cukup lengkap - 25 Sepeda motor dalam kondisi rusak dan kurang lengkap Tidak ada sepeda motor/hilang 76 51 26 1 0 - 100 Sepeda motor dalam kondisi baik dan lengkap - 75 Sepeda motor dalam kondisi cukup baik dan cukup lengkap - 50 Sepeda motor dalam kondisi rusak dan cukup lengkap - 25 Sepeda motor dalam kondisi rusak dan kurang lengkap Tidak ada sepeda motor/hilang KETERANGAN

Baik Cukup Rusak Rusak berat Hilang/Tdk Ada

76 51 26 1 0

- 100 Alat-alat dalam kondisi baik dan lengkap - 75 Alat-alat dalam kondisi cukup baik dan cukup lengkap - 50 Alat-alat dalam kondisi rusak dan cukup lengkap - 25 Alat-alat dalam kondisi rusak dan kurang lengkap Tidak ada alat/hilang

Tabel 4.14. Kriteria Indeks Kinerja Jaringan Irigasi (lanjutan) NO KRITERIA KONDISI BOBOT BAGIAN (%) IV ORGANISASI PERSONALIA 1 Organisasi O&P 1.1. Ranting/Pengamat/UPTD Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Tidak ada 1.2. Mantri/Juru Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Tidak ada 1.3. PPA Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Tidak ada 2 Personalia 2.1 Kuantitas/Jumlah - Mantri/Juru Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Tidak ada - PPA Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Tidak ada 2.2. > 70 % PPA Pegawai Negeri ( bila => 70 % bobot bagian 100 % ) Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Tidak ada 76 51 26 1 0 70 51 26 1 0 - 100 Kuantitas/Jumlah sesuai dengan kebutuhan - 75 Kuantitas/Jumlah cukup sesuai dengan kebutuhan - 50 Kuantitas/Jumlah kurang sesuai dengan kebutuhan - 25 Kuantitas/Jumlah sangat kurang sesuai dengan kebutuhan dan rangkap jabatan Tidak ada personil - 100 Jumlah PPA Pegawai Negeri (PNS) - 69 Jumlah PPA Pegawai Negeri (PNS) - 50 Jumlah PPA Pegawai Negeri (PNS) - 25 Jumlah PPA Pegawai Negeri (PNS) Tidak ada personil 76 51 26 1 0 - 100 Kuantitas/Jumlah sesuai dengan kebutuhan - 75 Kuantitas/Jumlah cukup sesuai dengan kebutuhan - 50 Kuantitas/Jumlah kurang sesuai dengan kebutuhan - 25 Kuantitas/Jumlah sangat kurang sesuai dengan kebutuhan dan rangkap jabatan Tidak ada personil 76 51 26 1 0 - 100 Organisasi O&P telah disusun dengan batasan - batasan tanggung jawab dan tugas yang jelas. - 75 Organisasi O&P telah disusun dengan batasan - batasan tanggung jawab dan tugas yang cukup jelas. - 50 Organisasi O&P telah kurang disusun dengan batasan - batasan tanggung jawab dan tugas yang kurang jelas. - 25 Organisasi O&P telah tidak disusun dengan batasan - batasan tanggung jawab dan tugas tidak yang jelas. Tidak ada tugas pokok fungsi O&P 76 51 26 1 0 - 100 Organisasi O&P telah disusun dengan batasan - batasan tanggung jawab dan tugas yang jelas. - 75 Organisasi O&P telah disusun dengan batasan - batasan tanggung jawab dan tugas yang cukup jelas. - 50 Organisasi O&P telah kurang disusun dengan batasan - batasan tanggung jawab dan tugas yang kurang jelas. - 25 Organisasi O&P telah tidak disusun dengan batasan - batasan tanggung jawab dan tugas tidak yang jelas. Tidak ada tugas pokok fungsi O&P 76 51 26 1 0 - 100 Organisasi O&P telah disusun dengan batasan - batasan tanggung jawab dan tugas yang jelas. - 75 Organisasi O&P telah disusun dengan batasan - batasan tanggung jawab dan tugas yang cukup jelas. - 50 Organisasi O&P telah kurang disusun dengan batasan - batasan tanggung jawab dan tugas yang kurang jelas. - 25 Organisasi O&P telah tidak disusun dengan batasan - batasan tanggung jawab dan tugas tidak yang jelas. Tidak ada tugas pokok fungsi O&P KETERANGAN

Tabel 4.14. Kriteria Indeks Kinerja Jaringan Irigasi (lanjutan) NO KRITERIA KONDISI BOBOT BAGIAN (%) 2.3. Pemahaman O&P Irigasi - Ranting/Pengamat/UPTD Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Tidak ada - Mantri/Juru Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Tidak ada - PPA Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Tidak ada V 1 DOKUMENTASI Buku Data Daerah Irigasi Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Tidak ada 2 Peta dan gambar-gambar 2.1. Data dinding di Kantor Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Tidak ada 2.2. Gambar Pelaksana Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Tidak ada 2.3. Skema Jaringan (pelaksana & bangunan) Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Tidak ada 76 51 26 1 0 - 100 Lengkap dan terarsip dengan baik - 75 cukup lengkap dan terarsip dengan cukup baik - 50 kurang lengkap dan terarsip dengan cukup baik - 25 sangat kurang lengkap dan tidak terarsip dengan baik Tidak ada data D.I. 76 51 26 1 0 - 100 Lengkap dan terarsip dengan baik - 75 cukup lengkap dan terarsip dengan cukup baik - 50 kurang lengkap dan terarsip dengan cukup baik - 25 sangat kurang lengkap dan tidak terarsip dengan baik Tidak ada data D.I. 76 51 26 1 0 - 100 Lengkap dan terarsip dengan baik - 75 cukup lengkap dan terarsip dengan cukup baik - 50 kurang lengkap dan terarsip dengan cukup baik - 25 sangat kurang lengkap dan tidak terarsip dengan baik Tidak ada data D.I. 76 51 26 1 0 - 100 Lengkap dan terarsip dengan baik - 75 cukup lengkap dan terarsip dengan cukup baik - 50 kurang lengkap dan terarsip dengan cukup baik - 25 sangat kurang lengkap dan tidak terarsip dengan baik Tidak ada data D.I. 76 51 26 1 0 - 100 Sangat paham dan ahli - 75 cukup paham - 50 kurang paham dan perlu pendampingan - 25 sangat kurang pengetahuan tentang O&P irigasi Tidak tahu sama sekali 76 51 26 1 0 - 100 Sangat paham dan ahli - 75 cukup paham - 50 kurang paham dan perlu pendampingan - 25 sangat kurang pengetahuan tentang O&P irigasi Tidak tahu sama sekali 76 51 26 1 0 - 100 Sangat paham dan ahli - 75 cukup paham - 50 kurang paham dan perlu pendampingan - 25 sangat kurang pengetahuan tentang O&P irigasi Tidak tahu sama sekali KETERANGAN

Tabel 4.14. Kriteria Indeks Kinerja Jaringan Irigasi (lanjutan) NO VI 1 KRITERIA PERKUMPULAN PETANI PEMAKAI AIR P3A sudah berbadan Hukum Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Tidak ada 2 Kondisi Kelembagaan P3A Berkembang Sdg berkembang Blm berkembang 3 Rapat Ulu Ulu / P3A Desa / GP3A dengan Ranting/Pengamat/UPTD. Baik Cukup Kurang Tidak ada Baik Cukup Kurang Tidak ada 100 Struktur organisasi jelas dan berjalan sesuai dengan tupoksi pengurus 60 Proses menuju pembentukan organisasi dan pembentukan tupoksi pengurus 30 Pasif dan belum terbentuk organisasi yang jelas 100 60 40 0 100 60 40 0 1/2 bulan sekali 1 bulan sekali Ada tidak teratur tidak ada Aktif dan periodik cukup sering pernah insidental tidak pernah 76 51 26 1 0 - 100 Sudah berbadan hukum - 75 Sudah disyahkan walikota - 50 Sudah disyahkan Camat dan Kepala Desa - 25 Sudah ada organisasi namun belum ada AD/ART Tidak ada GP3A/IP3A KONDISI BOBOT BAGIAN (%) KETERANGAN

P3A aktif mengikuti survei /penelusuran jaringan.

Partisipasi P3A dalam perbaikan jaringan dan penanganan Bencana Alam.

Baik Cukup Kurang Tidak ada Baik Cukup Kurang Tidak ada Baik Cukup Kurang Tidak ada

100 60 40 0 100 60 40 0 100 60 40 0

Aktif dan mandiri aktif pernah insidental tidak pernah Ada dan untuk perbaikan jaringan tersier Ada tetapi tidak untuk perbaikan jaringan tersier Ada insidental tidak ada Aktif dan periodik aktif pernah insidental tidak pernah

Iuran P3A digunakan untuk perbaikan jaringan

Partisipasi P3A dalam perencanaan Tata Tanam dan Pengalokasian Air.

INDEKS KINERJA SISTEM IRIGASI Bobot Bagian % 2 Nilai Bagian % 3 Indeks Kondisi Yang ada Maksimum % % 5 6 45 13 4 (# 1) 80 5 (# 2) 60 100 100 100 100 100 100 100 50 2 (# 1) 0 (# 2) 7 (# 1) 8 (# 2)

Uraian 1 I. PRASARANA FISIK 1. Bangunan Utama 1.1. Bendung a. Mercu b. Sayap c. Lantai Bendung d. Tanggul Penutup e. Jembatan f. Papan Operasi g. Mistar Ukur h. Pagar Pengaman 1.2. Pintu-pintu Bendung dan roda gigi dapat dioperasikan. a. Pintu Pengambilan b. Pintu Penguras Bendung 1.3. Kantong Lumpur & Pintu Pengurasnya. a. Bangunan Kantong Lumpur baik b. Kantong Lumpur telah di bersihkan c. Pintu Penguras & Roda gigi Kantong Lumpur dapat di operasikan. 2. Saluran Pembawa 2.1. Kapasitas tiap saluran cukup untuk membawa debit kebutuhan / Rencana maksimum. 2.2. Tinggi tanggul cukup untuk menghindari limpahan setiap saat selama pengoperasian. 2.3. Semua perbaikan saluran telah selesai. 3. Bangunan pada saluran pembawa 3.1. Bangunan Pengatur (Bagi / Bagi Sadap / Sadap ) lengkap dan berfungsi. a. Setiap saat dan setiap bangunan pengatur perlu Saluran Induk dan Sekunder b. Pada setiap sadap tersier. 3.2. Pengukuran debit dapat dilakukan dengan rencana pengoperasian DI a. Pada Bangunan Pengambilan (Bendung / intake). b. Pada tiap bangunan pengatur (Bagi / Bagi Sadap / Sadap) c. Pada setiap sadap tersier.

Keterangan 4 JUMLAH Sub Jumlah

3.6 0.64 0.36 0.8 0.8 0.2 0.4 0.2 0.2 4.5 3.5 1

100 20 15 20 20 5 10 5 5 100 50 50 100 35 30 35

(#1) = bila ada kantong lumpur (#2) = bila tidak ada kantong lumpur

Sub Jumlah 100

10 5

100

100 Sub Jumlah

3 9 2

100

100

100

1 2.5 1 0.75 0.75

100 100 100

Uraian 3.3. Bangunan Pelengkap berfungsi dan lengkap. a. Pada saluran induk dan sekunder b. Pada bangunan syphon, gorong-gorong, jembatan, talang, cross-drain tidak terjadi sumbatan. 3.4. Semua perbaikan telah selesai. a. Perbaikan bangunan pengatur (Bagi / Bagi Sadap / Sadap) b. Mistar ukur, skala liter dan tanda muka air. c. Papan Operasi. d. Bangunan pelengkap. 4. Saluran Pembuang dan Bangunannya 4.1. Semua saluran pembuang dan bangunannya telah dibangun dan tercantum dalam daftar pemeliharaan serta telah diperbaiki dan berfungsi. 4.2. Tidak ada masalah banjir yang menggenangi. 5. Jalan masuk / Inspeksi. 5.1. Jalan masuk ke bangunan utama dalam kondisi baik. 5.2. Jalan Inspeksi dan jalan setapak sepanjang saluran telah diperbaiki 5.3. Setiap bangunan dan saluran yang dipelihara dapat dicapai dengan mudah. 6. Kantor, Perumahan dan Gudang. 6.1. Kantor memadai untuk : - Ranting/Pengamat/UPTD (Setingkat Satker Balai PSDA/ UPT/Cab PU Kab/Kota). - Mantri/Juru (Setingkat Korlap Balai PSDA/ Mantri Pengairan). 6.2. Perumahan memadai untuk : - Ranting/Pengamat/UPTD (Setingkat Satker Balai PSDA/ UPT/Cab PU Kab/Kota). - Mantri/Juru (Setingkat Korlap Balai PSDA/ Mantri Pengairan). 6.3. Gudang memadai untuk : - Kantor Ranting/Pengamat/UPTD - Bangunan utama (BD). - Skot Balok dan perlengkapan dibangunan lain.

Bobot Bagian %

Nilai Bagian %

Keterangan

Indeks Kondisi Yang ada Maksimum % % 2 0.8 1.2

100 100

100 100 100 100 Sub Jumlah 100

2.5 1.25 0.375 0.5 0.375 4 3

100 Sub Jumlah

1 4 2 1 1

100 100 100

Sub Jumlah 100

5 1

100

100

0.5

100

0.5

100 100 100

1 0.5 0.5

Uraian II. PRODUKTIVITAS TANAM ( Tahun sebelumnya ) 1. Pemenuhan kebutuhan air ( Faktor K ) 2. Realisasi luas tanam Luas baku (Ha) .. (a) Realisasi Musim Tanam Tanam (Ha) - MT. I .. - MT. II .. - MT. III .. Jumlah I,II,III .. (b) IP Maks ( % ) 300 (c) Indeks Pertanaman(IP) .. (d) yang ada = (b)/(a)x100 % Prosentase Realisasi Luas .. (e) Tanam = (d)/(c)x100 % 3. Produktivitas Padi Produktvfitas padi rata-rata 6.13 ( a ) ( ton / ha ) Produksi padi yang ada .. (b) ( ton / ha ) Prosentase Produktivitas .. (c) padi = (b)/(a)x100 % Bila produksi padi yang ada > produksi rata-rata maka Prosentase Produk tivitas padi ( c ) ditulis 100 %. III. SASARAN PENUNJANG 1. Peralatan O&P. 1.1. Alat alat dasar untuk pemeliharaan rutin 1.2. Perlengkapan personil untuk operasi 1.2. Peralatan berat untuk pembersihan lumpur dan pemeliharaan tanggul 2. Transportasi 2.1. Ranting/Pengamat/UPTD ( Sepeda motor ) 2.2. Mantri/Juru (Sepeda motor) 2.3. DPA ( Sepeda motor ) 3. Alat-alat kantor Ranting/Pengamat/UPTD 3.1. Perabot dasar untuk kantor 3.2. Alat kerja di kantor 4. Alat Komunikasi 4.1. Jaringan komunikasi yang memadai untuk Ranting/Pengamat/UPTD - Balai PSDA Bag Pel Kegiatan.

Bobot Bagian %

Nilai Bagian %

Keterangan JUMLAH

Indeks Kondisi Yang ada Maksimum % % 15 9 4

(e)

100 100

(c)

100

JUMLAH Sub Jumlah 100 100 100 Sub Jumlah 100 100 100 Sub Jumlah 100 100 Sub Jumlah 100

10 4 2 0.5 1.5 2 1 0.5 0.5 2 1 1 2 2

Uraian IV. ORGANISASI PERSONALIA 1. Organisasi O&P telah disusun dengan batasan batasan tanggung jawab dan tugas yang jelas. 1.1. Ranting/Pengamat/UPTD 1.2. Mantri/Juru 1.3. PPA 2. Personalia 2.1. Kuantitas/Jumlah sesuai dengan kebutuhan - Mantri/Juru - PPA 2.2. > 70 % PPA Pegawai Negeri ( bila => 70 % bobot bagian 100 % ) 2.3. Semua sudah paham OP - Ranting/Pengamat/UPTD - Mantri/Juru - PPA V. DOKUMENTASI 1. Buku Data DI. 2. Peta dan gambar-gambar 2.1. Data dinding di Kantor 2.2. Gambar Pelaksana 2.3. Skema Jaringan (pelaksana & bangunan) VI. A. B. C. PERKUMPULAN PETANI PEMAKAI AIR (P3A) Jumlah P3A Desa = .. Bh Jumlah GP3A = .. Bh Jumlah IP3A = .. Bh

Bobot Bagian %

Nilai Bagian %

Keterangan JUMLAH Sub Jumlah

Indeks Kondisi Yang ada Maksimum % % 15 5 2 2 1 10 1 3 2

100 100 100 Sub Jumlah

100 100 100

100 100 100 JUMLAH

JUMLAH

1 2 1 5 2 1 1 1 10

100 100 100 100

1. GP3A / IP3A sudah berbadan Hukum 2. Kondisi Kelembagaan GP3A / IP3A - Berkembang ( 100 % ) - Sedang berkembang ( 60 % ) - Belum berkembang ( 30 % ) 3. Rapat Ulu Ulu / P3A Desa / GP3A dengan Ranting/Pengamat/UPTD. - 1/2 bulan sekali ( 100 % ) - 1 bulan sekali ( 60 % ) - Ada tidak teratur ( 40 % ) - Belum ada (0%) 4. P3A aktif mengikuti survei/penelusuran jaringan. 5. Partisipasi P3A dalam perbaikan jaringan dan penanganan Bencana Alam. 6. Iuran P3A digunakan untuk perbaikan jaringan - Tersier ( 100 % ) 7. Partisipasi P3A dalam perencanaan Tata Tanam dan Pengalokasian Air.

100 100

1.5 0.5

100

100 100 100 100

1 2 2 1

INDEKS KINERJA SISTEM IRIGASI Bobot Bagian % Nilai Bagian % Indeks Kondisi Yang ada Maksimum % %
(#1) = bila ada kantong lumpur (#2) = bila tidak ada kantong lumpur

Uraian I. PRASARANA FISIK 1. Bangunan Utama 1.1. Bendung a. Mercu b. Sayap c. Lantai Bendung d. Tanggul Penutup e. Jembatan f. Papan Operasi g. Mistar Ukur h. Pagar Pengaman 1.2. Pintu-pintu Bendung dan roda gigi dapat dioperasikan. a. Pintu Pengambilan b. Pintu Penguras Bendung 1.3. Kantong Lumpur & Pintu Pengurasnya. a. Bangunan Kantong Lumpur baik b. Kantong Lumpur telah di bersihkan c. Pintu Penguras & Roda gigi Kantong Lumpur dapat di operasikan. 2. Saluran Pembawa 2.1. Kapasitas tiap saluran cukup untuk membawa debit kebutuhan / Rencana maksimum. 2.2. Tinggi tanggul cukup untuk menghindari limpahan setiap saat selama pengoperasian. 2.3. Semua perbaikan saluran telah selesai. 3. Bangunan pada saluran pembawa 3.1. Bangunan Pengatur (Bagi / Bagi Sadap / Sadap ) lengkap dan berfungsi. a. Setiap saat dan setiap bangunan pengatur perlu Saluran Induk dan Sekunder b. Pada setiap sadap tersier. 3.2. Pengukuran debit dapat dilakukan dengan rencana pengoperasian DI a. Pada Bangunan Pengambilan (Bendung / intake). b. Pada tiap bangunan pengatur (Bagi / Bagi Sadap / Sadap) c. Pada setiap sadap tersier.

Keterangan JUMLAH Sub Jumlah

100 20 15 20 20 5 10 5 5 100

45 13 4 (# 1) 5 (# 2)

7 (# 1) 8 (# 2)

100 35 30 35

2 (# 1) 0 (# 2)

Sub Jumlah 100

10 5

100

100 Sub Jumlah

3 9 2

100

100

100

1 2.5 1 0.75 0.75

100 100 100

Uraian 3.3. Bangunan Pelengkap berfungsi dan lengkap. a. Pada saluran induk dan sekunder b. Pada bangunan syphon, gorong-gorong, jembatan, talang, cross-drain tidak terjadi sumbatan. 3.4. Semua perbaikan telah selesai. a. Perbaikan bangunan pengatur (Bagi / Bagi Sadap / Sadap) b. Mistar ukur, skala liter dan tanda muka air. c. Papan Operasi. d. Bangunan pelengkap. 4. Saluran Pembuang dan Bangunannya 4.1. Semua saluran pembuang dan bangunannya telah dibangun dan tercantum dalam daftar pemeliharaan serta telah diperbaiki dan berfungsi. 4.2. Tidak ada masalah banjir yang menggenangi. 5. Jalan masuk / Inspeksi. 5.1. Jalan masuk ke bangunan utama dalam kondisi baik. 5.2. Jalan Inspeksi dan jalan setapak sepanjang saluran telah diperbaiki 5.3. Setiap bangunan dan saluran yang dipelihara dapat dicapai dengan mudah. 6. Kantor, Perumahan dan Gudang. 6.1. Kantor memadai untuk : - Ranting/Pengamat/UPTD (Setingkat Satker Balai PSDA/ UPT/Cab PU Kab/Kota). - Mantri/Juru (Setingkat Korlap Balai PSDA/ Mantri Pengairan). 6.2. Perumahan memadai untuk : - Ranting/Pengamat/UPTD (Setingkat Satker Balai PSDA/ UPT/Cab PU Kab/Kota). - Mantri/Juru (Setingkat Korlap Balai PSDA/ Mantri Pengairan). 6.3. Gudang memadai untuk : - Kantor Ranting/Pengamat/UPTD - Bangunan utama (BD). - Skot Balok dan perlengkapan dibangunan lain.

Bobot Bagian %

Nilai Bagian %

Keterangan

Indeks Kondisi Yang ada Maksimum % % 2 0.8 1.2

100 100

100 100 100 100 Sub Jumlah 100

2.5 1.25 0.375 0.5 0.375 4 3

100 Sub Jumlah

1 4 2 1 1

100 100 100

Sub Jumlah 100

5 1

100

100

0.5

100

0.5

100 100 100

1 0.5 0.5

Uraian II. PRODUKTIVITAS TANAM ( Tahun sebelumnya ) 1. Pemenuhan kebutuhan air ( Faktor K ) 2. Realisasi luas tanam (e) Luas baku (Ha) .. (a) Realisasi Musim Tanam Tanam (Ha) - MT. I .. - MT. II .. - MT. III .. Jumlah I,II,III .. (b) IP Maks ( % ) 300 (c) Indeks Pertanaman(IP) .. (d) yang ada = (b)/(a)x100 % Prosentase Realisasi Luas .. (e) Tanam = (d)/(c)x100 % 3. Produktivitas Padi (c) Produktvfitas padi rata-rata 6.13 ( a ) ( ton / ha ) Produksi padi yang ada .. (b) ( ton / ha ) Prosentase Produktivitas .. (c) padi = (b)/(a)x100 % Bila produksi padi yang ada > produksi rata-rata maka Prosentase Produk tivitas padi ( c ) ditulis 100 %.

Bobot Bagian %

Nilai Bagian %

Keterangan JUMLAH

Indeks Kondisi Yang ada Maksimum % % 15 9 4

100 100

100

III. SASARAN PENUNJANG 1. Peralatan O&P. 1.1. Alat alat dasar untuk pemeliharaan rutin 1.2. Perlengkapan personil untuk operasi 1.2. Peralatan berat untuk pembersihan lumpur dan pemeliharaan tanggul 2. Transportasi 2.1. Ranting/Pengamat/UPTD ( Sepeda motor ) 2.2. Mantri/Juru (Sepeda motor) 2.3. DPA ( Sepeda motor ) 3. Alat-alat kantor Ranting/Pengamat/UPTD 3.1. Perabot dasar untuk kantor 3.2. Alat kerja di kantor 4. Alat Komunikasi 4.1. Jaringan komunikasi yang memadai untuk Ranting/Pengamat/UPTD - Balai PSDA Bag Pel Kegiatan.

JUMLAH Sub Jumlah 100 100 100 Sub Jumlah 100 100 100 Sub Jumlah 100 100 Sub Jumlah 100

10 4 2 0.5 1.5 2 1 0.5 0.5 2 1 1 2 2

Uraian IV. ORGANISASI PERSONALIA 1. Organisasi O&P telah disusun dengan batasan batasan tanggung jawab dan tugas yang jelas. 1.1. Ranting/Pengamat/UPTD 1.2. Mantri/Juru 1.3. PPA 2. Personalia 2.1. Kuantitas/Jumlah sesuai dengan kebutuhan - Mantri/Juru - PPA 2.2. > 70 % PPA Pegawai Negeri ( bila => 70 % bobot bagian 100 % ) 2.3. Semua sudah paham OP - Ranting/Pengamat/UPTD - Mantri/Juru - PPA V. DOKUMENTASI 1. Buku Data DI. 2. Peta dan gambar-gambar 2.1. Data dinding di Kantor 2.2. Gambar Pelaksana 2.3. Skema Jaringan (pelaksana & bangunan) VI. A. B. C. PERKUMPULAN PETANI PEMAKAI AIR (P3A) Jumlah P3A Desa = .. Bh Jumlah GP3A = .. Bh Jumlah IP3A = .. Bh

Bobot Bagian %

Nilai Bagian %

Keterangan JUMLAH Sub Jumlah

Indeks Kondisi Yang ada Maksimum % % 15 5 2 2 1 10 1 3 2

100 100 100 Sub Jumlah

100 100 100

100 100 100 JUMLAH

JUMLAH

1 2 1 5 2 1 1 1 10

100 100 100 100

1. GP3A / IP3A sudah berbadan Hukum 2. Kondisi Kelembagaan GP3A / IP3A - Berkembang ( 100 % ) - Sedang berkembang( 60 % ) - Belum berkembang ( 30 % ) 3. Rapat Ulu Ulu / P3A Desa / GP3A dengan Ranting/Pengamat/UPTD. - 1/2 bulan sekali ( 100 % ) - 1 bulan sekali ( 60 % ) - Ada tidak teratur ( 40 % ) - Belum ada (0%) 4. P3A aktif mengikuti survei/penelusuran jaringan. 5. Partisipasi P3A dalam perbaikan jaringan dan penanganan Bencana Alam. 6. Iuran P3A digunakan untuk perbaikan jaringan - Tersier ( 100 % ) 7. Partisipasi P3A dalam perencanaan Tata Tanam dan Pengalokasian Air.

100 100

1.5 0.5

100

100 100 100 100

1 2 2 1

Uraian

Bobot Bagian %

Nilai Bagian %

Keterangan

Indeks Kondisi Yang ada Maksimum % %

Uraian Nama Peneliti Tahun Lokasi Penelitian

Penelitian I

Sarwono 2003 Daerah Irigasi (DI) Progo Manis Kabupaten Temanggung

Tujuan

untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kinerja jaringan irigasi dan faktor yang berpengaruh paling dominan

Pengumpulan Data

Penyebaran kuesioner penelitian

Teknis Pengolahan Data

Regresi linier berganda

Hasil penelitian

Faktor kelembagaan dan faktor pembiayaan mempengaruhi kinerja jaringan irigasi. Adapun faktor yang paling berpengaruh terhadap kinerja jaringan irigasi adalah kelembagaan

Peneliti II

Peneliti III Supriyono 2013 Daerah Irigasi Batujai & DI Gde Bongoh Kabupaten Lombok Tengah

Olvi Pamadya Utaya Kusuma . 2012 Daerah Irigasi Bodor, Kabupaten Nganjuk Menentukan Skala prioritas peningkatan kinerja jaringan irigasi pada DI. Bodor

Mendapatkan penilaian kinerja kedua Daerah Irigasi Mengetahui Faktor utama penurunan kinerja jaringan irigasi di kedua daerah irigasi Penelusuran Jaringan Wawancara terpimpin Penyebaran Kuisioner penelitian

Penelusuran jaringan

Dianalisa menggunakan rumus rumus yg ada.

Menganalisa hasil menggunakan rumus sesuai Kepmen PU Menganalisa hasil berdasarkan skoring terendah untuk menentukan faktor utama

Dari kelima Jaringan Irigasi yang ditinjau pada DI. Bodor didapat nilai: 1)JI. Mlilir 74,07% 2)JI. Ngrambe 79,14%, 3) JI.Nrgambe Kiri 76,85%, 4) JI. Banaran Kiri 77,42% 5). JI. Banaran Kanan 74,51%

Belum ada Hasil