Anda di halaman 1dari 10

INVENTARISASA PERALATAN PADA LABORATORIUM BIOLOGI DISUSUN UNTUK MELENGKAPI TUGAS TEKHNIK LABORATORIUM YANG DIBINA OLEH Prof.

Dr. H. Joko Waluyo, M.Si

Disusun oleh: 1. Rochmatul Ummah 2. Faridlotul Marifah 3. Riski Fauziah 4. Eka Lestari N. 5. Indri Pratiwi 6. Nur Baity 7. Ike Nurjannah 8. Ari Try Budirahayu 9. Oktorina Pranasiwi 10. Cicik Faridah 110210103001 110210103002 110210103003 110210103004 110210103005 110210103006 110210103007 110210103010 110210103012 110210103016

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MIPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JEMBER 2011

INVENTARISASI PERALATAN PADA LABORATORIUM BIOLOGI Peralatan pada laboratorium biologi bermacam-macam, mulai dari peralatan dasar, peralatan instrument, dan perlatan penunjang. Peralatan dasar dapat digolongkan berdasarkan: Alat yang terbuat dari besi: pembakar spirtus Alat yang terbuat dari gelas: labu ukur dan corong Alat yang terbuat dari kayu: penjepit tabung reaksi Alat yang terbuat dari plastik: gelas kimia Alat yang terbuat dari porselen: cawan, alu dan lumping Alat yang terbuat dari karet: sarung tangan Alat yang terbuat dari listrik: adaptor dan power supply

Sedangkan peralatan instumen terdiri dari: Alat elektronik Alat optic Magnet

Dan yang terakhir penggolongan alat penunjang. Alat penunjang dapat berupa: Sarung tangan Stopwatch Kaca mata Kabel Serbet Pada kali ini membahas tentang 5 macam peralatan, yakni: 1. Mikroskop 2. Loupe 3. Torsul 4. Model bunga 5. Tripod

1. Mikroskop Mikroskop (bahasa Yunani: micros = kecil dan scopein = melihat) adalah sebuah alat untuk melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata kasar. Ilmu yang mempelajari benda kecil dengan menggunakan alat ini disebut mikroskopi, dan kata mikroskopik berarti sangat kecil, tidak mudah terlihat oleh mata. Berdasarkan sumber cahaya mikroskop dibagi mnjadi dua, yaitu: Mikroskop cahaya Mikroskop electron dibagi menjadi 2, yaitu: Mikroskop binokuler Mikroskop monokuler

MIKROSKOP CAHAYA

MIKROSKOP P ELEKTRON

MIKROSKOP BINOKULER

Mikroskop memiliki fungsi sebagai: Digunakan untuk mempelajari ultrastruktur internal sel Digunakan untuk penelitian terperinci mngenai permukaan specimen Digunakan untuk mengamati bagian sel yang terlalu kecil yang tidak terlihat oleh mata telanjang

Mikroskop dapat bekerja dengan:

Lensa obyektif berfungsi guna pembentukan bayangan pertama dan menentukan struktur serta bagian renik yang akan terlihat pada bayangan akhir serta berkemampuan untuk memperbesar bayangan obyek sehingga dapat memiliki nilai "apertura" yaitu suatu ukuran daya pisah suatu lensa obyektif yang akan menentukan daya pisah spesimen, sehingga mampu menunjukkan struktur renik yang berdekatan sebagai dua benda yang terpisah. Lensa okuler, adalah lensa mikroskop yang terdapat di bagian ujung atas tabung berdekatan dengan mata pengamat, dan berfungsi untuk memperbesar bayangan yang dihasilkan oleh lensa obyektif berkisar antara 4 hingga 25 kali. Lensa kondensor, adalah lensa yang berfungsi guna mendukung terciptanya pencahayaan pada obyek yang akan dilihat sehingga dengan pengaturan yang tepat maka akan diperoleh daya pisah maksimal.

Jika daya pisah kurang maksimal maka dua benda akan terlihat menjadi satu dan pembesarannyapun akan kurang optimal.

2. LOUPE

Loupe memiliki fungsi untuk melihat benda menjadi lebih besar daripada ukuran asli. Cara kerja dari loupe adalah Loupe mempunyai kekuatan 4-6 dioptri, untuk meliuhat benda dengan loupe yang berukuran 5.0 dioptri maka benda yang dilihat harus terletak 20 cm (100/5) atau pada titik api lensa Loupe. Dengan jarak ini mata tanpa akomodasi akan melihat benda lebih besar.

3. TRIPOD

Bubble/Head : bagian atas kepala tempat kedudukan sepatu kamera (shoe),water pass, dan lock-off-on. Plate : tempat untuk kedudukan kamera Shoe : tempat untuk kedudukan kamera setelah dipasang plate Pan Handle : Stick yang berfungsi menggerakan kamera kekanan-kiri dan keatas-bawah. Lock on-off : berfungsi membuka dan mengunci gerakan kamera. Legs : Sebutan untuk kaki tripod Spider : berfungsi sebagai pengait legs, sehingga kedudukan tripod lebih kuat.

Tripod memiliki fungsi sebagai alat penyangga kamera agar memiliki kedudukan seimbang

Cara kerja dalam alat tripod ini adalah dengan menaruh kamera pada tripod, setelah itu mengunci kamera agar tidak jatuh, setelah itu mengatur pergerakan dari kamera.

4. TORSUL

Torsul memiliki fungsi sebagai alat peraga dalam penyampaian materi yang menyangkut dengan organ dalam manusia. Cara kerja dalam alat ini adalah dengan menunjukkan bagian apa yang ingin kita pelajari

5.MODEL BUNGA

Model bunga berfungsi sebagai alat peraga dalam menunjukkan bagian tumbuhan seperti akar, batang, daun, dan bunga. Cara kerja dalam model bunga adalah dengan menunjukkan bagian bunga apa yang ingin kita tunjukkan.