Anda di halaman 1dari 3

MEMERAH DAN MENYIMPAN ASI

Tujuan Memerah ASI


1. Mengurangi payudara bengkak 2. Mempertahankan dan memproduksi ASI 3. Memberikan ASI saat ibu dan bayi terpisah

Alat-Alat Yang Diperlukan


1. Cukup menggunakan tangan 2. Gelas penamoung 3. Botol penyimpanan: botol kaca, botol plastik PP, plastik ASI 4. Label dan spidol 5. Kulkas/termos es

Cara Memerah
1. Letakkan ibu jari 3 cm diatas putin, jari telunjuk dan jari tengah 3cm dibawah areola membentuk huruf C 2. Dorong payudara kearah dada tanpa mengubah posisi jari 3. Lanjutkan dengan gerakkan ke depan memijat jaringan dibawah areola sehingga memerah ASI dalam saluran ASI 4. Lakukan gerakkan ini sampai pancaran ASI berkurang 5. Hindari meremas puting karena dapat menyumbat payudara!! 6. Jangan menarik puting karena dapat menyebabkan lecet!!

Cara Penyimpanan
1. Isi botol penyimpanan maksimal botol 2. Tutup botol dengan rapat

3. Beri label, tanggal dan jam memerah ASI 4. Masukkan ke tempat penyimpanan yang sesuai. Jika dibekukan, jangan langsung dimasukkan ke dalam freezer. Masukkan dulu ke dalam kulkas selama 30 menit, baru setelah itu dimasukkan ke freezer.

Daya Tahan ASI


1. Jika dalam suhu ruangan dapat bertahan selama 3-4 jam, paling lama 6-8 jam pada kondisi yang sangat bersih. ASI beku yang sudah dicairkan dapat bertahan 4 jam. ASI yang sudah dihangatkan harus segera diminumkan. Sisa terdapat sisa ASI setalah diminumkan, masih bias dipakai asal tidak lebih dari 1 jam. 2. Jika di dalam cooler bag+es batu/ice pack (4-15 derajat celcius), ASI segar dapat bertahan selama 24 jam. Sisa ASI setelah diminumkan harus dibuang 3. Jika didalam lemari es (0-4 derajat celcius), ASI segar bisa bertahan selam 3 hari, paling lama selama 8 hari jika kondisi sangat bersih. ASI beku yang dicairkan dapat bertahan paling lama 24 jam. ASI yang sudah dihangatkan dapat bertahan selama 4 jam. Jika terdapat sisa ASI setelah diminumkan harus dibuang. 4. Jika didalam freezer lemari es 1 pintu (-15 derjat celcius), ASI segar dapat bertahan selama 2 minggu. Sisa ASI setelah diminumkan harus dibuang. 5. Jika didalam freezer lemari es 2 pintu (-18 derajat celcuis), ASI segar dapat bertahan selama 3-6 bulan. Paling baik selama 3 bulan. Sisa pemberian ASI harus dibuang. 6. Jika didalam freezer tunggal, ASI segar dapat bertahan selama 6-12 bulan. Paling baik selama 6 bulan. Sisa pemberian ASI harus dibuang.

Cara Penyajian
1. Cairkan ASI perah yang beku di lemari es selama 12 jam 2. Hangatkan ASI dengan menempatkan wadah pada air hangat yang mengalir atau rendam dalam mangkuk berisi air hangat dengan suhu tidak lebih dari 40 derajat celcius 3. Goyangkan botol dengan ringan agar ASI tercampur

4. Jangan hangatkan ASI langsung diatas api atau kompor atau didalam microwave!! 5. Berikan pada bayi dengan menggunakan cangkir/gelas kecil, sendok bayi, pipet atau semprit (tabung suntik ukuran 25 cc) 6. Hindari penggunaan botol/dot

Tips
1. ASI perah dari jadwal perah yang berbeda boleh dijadikan satu asalakan jarak waktu memerah maksimal 24 jam dan dinginkan hasil perahan minimal1 jam di lemari es (bukan freezer) sebelum digabungkan. 2. Jangan menggabungkan ASI hangat atau baru perah dengan ASI dingin atau beku!! 3. Jika terjadi mati listrik, tambahkan es batu sebanyak mungkin kedalam freezer. Biarkan freezer tertutup selama mungkin 4. ASI yang mencair jika masih ada inti bekunya masih bisa dibekukan kembali 5. Jika ASI sudah mencair seluruhnya, masih bisa digunakan sampai 24 jam setelah mencair seluruhnya.