Anda di halaman 1dari 1

Gambar 2.

2 Frekuensi Penyuluhan Imunisasi Di Dalam Gedung Di Wilayah PUSKESMAS Se-Kecamatan Johar Baru Periode Januari-Agustus 2012
METHOD
Metode pencatatan dan pengadaan penyuluhan Imunisasi oleh Petugas Promkes kurang baik Adanya kesalahan pencatatan, berupa penggabungan antara pencatatan program dengan anggaran dan tanpa anggaran Kurangnya pengetahuan Petugas Promkes tentang cara pencatatan data yang baik Petugas Promkes kurang pelatihan dalam pencatatan data

MATERIAL
Banyaknya media promosi untuk penyuluhan Imunisasi Penyuluhan mengenai Imunisasi lebih diprioritaskan Mayoritas mahasiswa praktek berasal dari Fakultas Kedokteran

MONEY
Banyaknya penyuluhan Imunisasi dilaksanakan dengan dana di luar anggaran Puskesmas Petugas promkes tidak merencanakan anggaran bagi mahasiswa dalam melakukan penyuluhan Imunisasi Penyuluhan Imunisasi dilaksanakan oleh mahasiswa praktek dengan menggunakan dana pribadi Petugas Promkes tidak merencanakan anggaran untuk kegiatan kemahasiswaan

MAN

Petugas Promkes kurang teliti dalam melakukan Keterampilan NAKES kurang dalam pencatatan dan pendataan program penyuluhan memberikan penyuluhan Petugas Promkes sibuk dengan program kesehatan lain NAKES sibuk dengan pekerjaannya Petugas Promkes bertangggung jawab lebih masing-masing dari satu program Setiap NAKES bertangggung jawab terhadap lebih dari 1 program Jumlah Petugas Promkes kurang Jumlah NAKES kurang

Belum ada penerimaan Petugas Promkes baru

Banyaknya mahasiswa Kedokteran di PUSKESMAS yang melakukan penyuluhan KIA Terdapat dua Universitas Kedokteran yang bekerja sama dengan Puskesmas Penyuluhan di Puskesmas merupakan salah satu kegiatan mahasiswa di kepaniteraan IKM PUSKESMAS sebagai tempat praktek lapangan mahasiswa Kedokteran

Pengawasan kegiatan penyuluhan Imunisasi kurang baik Kurangnya waktu yang dimiliki Petugas Promkes untuk mengawasi program penyuluhan Imunisasi juga menangani program kesehatan yang lain Jumlah Petugas Promkes kurang Kurangnya penerimaan Petugas Promkes

Proses pencatatan dan pendataan penyuluhan Imunisasi terlambat diselesaikan Banyaknya jadwal penyuluhan Imunisasi di luar gedung Penyuluhan Imunisasi dalam gedung dilakukan dua sampai tiga kali dalam seminggu Banyaknya mahasiswa praktek yang melakukan penyuluhan Imunisasi

Kurangnya koordinasi antara Petugas Promkes dan Petugas Promkes bagian kemahasiswaan Kurangnya komunikasi antara Petugas Promkes dan bagian kemahasiswaan Masing-masing bagian sibuk dengan program yang ditanganinya Petugas Promkes dan Petugas kesehatan bagian kemahasiswaan menangani lebih dari satu program

Perencanaan mengenai program penyuluhan Imunisasi tidak tersusun dengan baik Petugas Promkes hanya melanjutkan program-program yang sebelumnya telah dijalankan Petugas Promkes merasa program penyuluhan Imunisasi yang sudah ada dirasa cukup Kurangnya pengetahunan Petugas Promkes untuk membuat program baru yang inovatif Kurangnya pelatihan Petugas Promkess mengenai perencanaan program Penyuluhan Imunisasi

Frekuensi Penyuluhan TBC Frekuensi Penyuluhan diRoko dan Narkotik luar gedung di wilayah Puskesmasgedung di dalam se-Kecamatan CilincingPuskesmas sewilayah pada periode Januari Juni 2011 Kecamatan Johar Baru sebanyak 5 kali, kurang dari Periode Januaritarget 7 2012 Agustuskali sebanyak 22 kali, lebih dari target delapan kali
Perencanaan mengenai program tidak tersusun dengan baik Hanya melanjutkan programprogram yang sebelumnya telah dijalankan NAKES merasa program yang sudah ada dirasa cukup

Jumlah Petugas Promkes kurang Belum ada penerimaan Petugas Prokes baru

NAKES kurang pengetahuan untuk membuat program baru yang inovatif

ENVIRONMENT

CONTROLLING

ACTUATING

ORGANIZING

PLANNING

93