Anda di halaman 1dari 8

KOTA AWAL : PRA_COLUMBIA / MESOAMERIKA MEXICO (AMERIKA TENGAH) & PERU (AMERIKA SELATAN)

Mexico (Amerika Tengah) & Peru (Amerika Selatan) Mesoamerika digunakan hingga untuk merupakan menyatakan Belize, suatu istilah yang lazim yang dan

wilayah El

geografis Savador,

membentang dari Tropik Cancer di tengah Meksiko ke bawah Guatemala, Honduras, Nikaragua, hingga barat laut Kostarika. Wilayah-wilayah ini ditandai dengan homogenitas (kesamaan) budaya pribumi yang dimiliki penduduknya. Mesoamerika merupakan suatu daerah budaya (cultural area) yang ditandai dengan kemiripan budaya yang tersebar antara berbagai kelompok di dearah tersebut melalui proses interaksi yang telah berlangsung berabad-abad. Mesoamerika juga merupakan nama daerah linguistik (linguistic area atau sprachbund) yang melingkupi bahasa yang serupa pada wilayah geografi yang sama. Daerah Budaya Mesoamerika Kota-kota kerajaan sekaligus kota

religi, berorientasi dan berpusat pada kuil.

Unsur utama pembentuk kota adalah

kompleks kuil, kompleks istana, ruang terbuka sebagai jalur ritual dan simpul social, dan pemukiman.

Skyline kota dibentuk oleh puncak-puncak kuil piramida bertangga. Kota-kota tumbuh dan berkembang di wilayah dataran di bukit dan

di lembah dan berfungsi sebagai pertahanan.

A. Teotihuacan (Amerika Tengah)

Teotihuacan adalah situs arkeologi besar yang terletak di lembah Mexico 30 m sebelah utara kota Mexico, dan melingkupi beberapa struktur piramida yang didirikan pada zaman pra-Colombus. Situs Teotihuacan juga dahulu merupakan kompleks permukiman besar. "Teotihuacan" diambil dari bahasa Aztec Nahuatl, berarti tempat kelahiran dewa.Teotihuacan berarti Kota Para Dewa yang dipercayai sebagai tempat awal dunia diciptakan.Semula dihuni oleh kaum toltecs kemudian Aztecs. Pusat permukiman Teotihuacan dilengkapi dengan bangunan

keagamaan penting, seperti Piramida Matahari dan Piramida Bulan, Kuil Quetzalcoatl, kuil-kuil kecil dan istana-istana.Piramida matahari terbuat dari bata merah dan dilapis dengan batu memiliki panjang 700 kaki dan tinggi 200 kaki. Piamida bulan juga dibanggun dengan konstruksi yang hampir sama namun dengan ukuran yang lebih kecil. Pada kuil yang lebih kecil, penduduk dan pendatang melakukan pemujaan pada dewa hujan dan dewa ular, yang mereka sebut Quetzalcoatl. Para dewa ini dipercaya memiliki tiubungan dengan produksi jagung yang merupakan makanan pokok penduduk. Teotihuacan berkembang pesat sebagai pusat dagang. Dengan pesatnya perdagangan kelas pedagangpun tumbuh dengan pesat seningga membentuk lapisan tersendiri. Mereka menjual barangbarang mewah seperti katun, koka, kulit dan perhiasan emas. Bagi rakyat Teotihuacan merupakan bagian dari budaya sehari-hari serta bagian dari sistem kepercayaannya.Mereka menyembah banyak dewa (politheis). Huitzilopochtli adalah dewa matahari yang paling besar. Mereka percaya bahwa matahari adalah sumber kehidupan dan harus terus dipelihara agar terus beredar di orbitnya dan berputar, terbit dan tenggelam. Untuk itu diperlukan pelumas yang murni yaitu darah manusia. Mereka yakin bahwa pengorbanan manusia merupakan tugas suci dan wajib dilakukan agar dewa matahan tetap memberikan kemakmuran bagi manusia. Upacara pengorbanan dilakukan di altar di puncak piramida dengan cara mengambil jantung korban oleh

pendeta-pendeta.

Upacara

pengorbanan

manusia

juga

dilakukan

secara niassal dengan membunuh banyak korban. Menurut lagenda Aztec suku penguasa di Teotihuacan, di

Teotihuacan masyarakat dibagi ke dalam beberapa golongan.Golongan peitama adalah keluarga raja dengan puncak pimpinan adalah kaisar. Kaisar dibantu oleh golongan bangsawan atau pejabat kekaisaran yang bertindak seperti golongan feodal Eropa pada zaman pertengahan.Para pangeran atau bangsawan disebut techutli. Dibawah golongan bangsawan adalah golongan para tentara atau prajurit. Golongan ini mendapatkan kedudukan istimewa dalam negara karena merekalah yang mampu menangkap tawanan untuk dijadikan budak atau korban untuk dewa. Bila mereka gagal melakukan tugas mereka akan dijadikan buruh atau bahkan dijadikan korban untuk dewa. Kelas dibawah prajurit adalah warga biasa yang disebut maceuatli atau pekerja. Golongan ini berfungsi sebagai petani, tentara rendahan serta buruh untuk membangun kuil, jalan jembatan dan lain-lain. Dibawah mereka adalah golongan pekerja yang tidak memiliki tanah atau disebut thalmaitl.Golongan ini memiliki hak kewarganegaraan dan lebih tinggi dari budak. Golongan paling bawah adalah budak atau disebut tlatocotin. Golongan ini juga memiliki hak-hak tertentu, yang berbeda dengan golongan budak di Eropa. Mereka diperbolehkan menyembah dewa dan memiliki tanah atas kemampuan sendiri. Semua golongan masyarakat menyembah dewa yang sama Huitzilopochtli dan dewa-dewa laiiinya tetapi dengan kuil yang berbeda-beda, Upacara pengorbanan dipimpin oleh pendeta yang sering juga berfungfsi sebagai dukun yang meramalkan nasib seseorang pada masa yang akan datang. Pergantian raja tidak dilakukan menurut hierarld atau keturunan melainkan berdasarkan pemilihan. Walau anak tertua menjadi prioritas untuk dipilih, aspek ketrampilan dan kecakapan merupakan dasar pemilihan raja. Di kota Tenichititlan terdapat bangunan-bangunan yang memiliki nilai arsitektur amat tinggi seperti aquaduc (bangunan air), empat

jaringan jalan raya menuju kota, jalan-jalan lebar serta kanal yang melintasi kota serta jembatan di atasnya. Bangunan-bangunan itu dibangun dengan menggunakan teknologi tinggi menurut ukuran zaman itu.Dibangunnya jalan-jalan serta kanal-kanal yang lebar adalah untuk memudahkan lalu lintas orang dan barang dagangan. Pembangunan kota Teotihuacan bermula sekitar 300 SM, dan mencapai masa keemasannya sekitar tahun 300-600 M. Pada mulanya, Teotihuacan mencakup 13 km dan diperkirakan mempunyai penduduk melebihi 150.000 jiwa, kemungkinan hingga mencapai 200.000 jiwa. Bukti arkeologi menunjukkan bandar Teotihuacan terdiri dari penduduk asli yang berasal dari seluruh bagian Mesoamerika, seperti Mixtec, Zapotec, dan Maya. Rakyat Teotihuacan menjalin hubungan dagang dengan beberapa daerah lain di Mesoamerika, seperti perdagangan obsidian.Pada 750. tahun 650 Teotihuacan mengalamai kemunduran. Teotihuacan lalu mengalami serbuan dari bangsa Toltec, sekitar tahun

Tataletak :

Posisi miring sebesar 15.5 derajat dari arah mata angin


Posisi kuil matahari menghadap15.5 derajat arah barat,pada titik

matahari terbenam tanggal 13 Agustus.

Posisi kuil bulan terhadap kuil matahari menandai perhitungan kelender yang akurat

Jalan mati (Avenue of the dead) : Kota kuno ini begitu menakjubkan, jaringan jalan-jalan panjang dan piramida-piramida besar berdiri di kota tersebut.

Kota tersebut memiliki luas keseluruhan 12,8 km persegi, area yang lebih besar dari Kekaisaran Roma. Suku Aztec menyebut jalan utamanya sebagai jalan kematian dan mereka menamai 2 piramida terbesar sebagai Piramida Matahari dan Piramida Bulan.

Piramid matahari : Kompleks kuil piramid Matahari dengan gerbang matahari tengah sebagai sebagai pusat simpul ritual kegiatan keagamaan ritual bagi masyarakat pemuja dewa matahari.Ruang terbuka di sekaligus social.Perbedaan piramida matahari dengan piramida Giza di mesir adalah bahwa piramida mesir digunakan untuk pemujaan dewa-dewa, sedangkan piramida Giza digunakan sebagai mekam raja-raja.

Chisen Itza Piramid Bulan B. Machu Piccu (Amerika Selatan)

Peradaban Inca berkembang di sepanjang belahan barat Amerika Selatan terutama di Peru. Seperti halnya bangsa Aztec, bangsa Inca adalah bangsa yang memiliki watak miiiter sehingga perluasan wilayah imperium dilakukan dengan cara peperangan. Inti peradaban bangsa Inca

adalah pertanian yang berkembang antara tahun 600-1000 M. Mereku membuat sistem terasering untuk menahan longsor dan irigasi untuk menahan banjir. Untuk mengolah tanah mereka menggunakan bajak yang tebuat dari perunggu.Tanaman yang ditanam adalah kacang-kacangan, jagung, merica, tomat, kentang putih. Hasil pertanian bukan hanya untuk memenuhi konsumsi petani melainkan juga untuk memberi makan tentara dalam jumlah besar, golongan birokrat dan ribuan buruh pabrik. Minuman khas mereka adalah chicha yaitu semacam bir yang dibuat dari jagung. Bangsa Inca adalah bangsa imperialis yang menaklukkan dan menguasai bangsa-bangsa tetangganya dengan kekuatan miiiter. Dengan demikian pemerintahannya imperium militeristis. Raja mereka memaksa penduduknya dan bangsa yang ditaklulckannya menggunakan bahasa nasional Quechwa (diucapkan keshwa) serta menyembah dewa negara yaitu dewa matahari. Dalam menjalankan pemenntahan imperium pemimpin lokal dilibatkan dalam birokrasi pusat pemenntahan imperium melalui kebijaksaaan kolonisasi yang disebut mitima.Untuk mempertahankan kesatuan imperium mereka membangun jalan jalan-jalan akan lebar yang menghubungakan lalu lintas tentara pusat untuk pemenntahan dengan derah-daerah yang ditaklukkannya. Jalantersebut memudahkan memadamkan pemberontakan atau juga untuk memudahkan lalu lintas penduduk dari satu tempat ke tempat lain. Bangsa Inca memiliki keunggulan di bidang sent bangun, seperti halnya dalam pembuatan tekstil dan keramik. Pembangunan benteng-benteng pertahanan dan jalan-jalan raya yang lebar menunjukkan bahwa mereka telah memiliki kemampuan yang tinggi dalam mengatur jalannya pemerintahan. Raja tinggal di istana yang indah yang dibangun dengan batu utuh atau monoilith yang diukir. Dalam menjalankan pemerintahannya raja bersifat "sosialis". Hasil surplus pertanian daerah subur didistribusikan ke daerah yang kekurangan.Di bidang sosial Raja sangat menaruh perhatian pada

aspek perkawinan.Laki-laki atau perempuan yang sudah dewasa dan belum memiliki pasangan dipilihkan orang lain, lalu dikawinkan dalam upacara umum. Dalam aspek religi bangsa Inca percaya pada dewa matahari. Raja-raja mereka dipercaya memiliki hubungan genealogis atau asal usul keturunan dengan matahari. Salah satu kota reruntuhan Inca yang hilang adalah Machu Picchu. Machu Picchu ("Gunung Tua" dalam bahasa Quechua; sering juga disebut "Kota Inca yang hilang") adalah sebuah lokasi reruntuhan Inca pra-Columbus yang terletak di wilayah pegunungan pada ketinggian sekitar 2.350 m diatas permukaan laut. Machu Urubamba di Peru, sekitar 70 km barat laut Cusco. Machu seratus Picchu tahun merupakan simbol kemudian, ketika Kerajaan Inka yang paling bangsa Spanyol berhasil

terkenal. Dibangun pada sekitar tahun 1450, tetapi ditinggalkan menaklukan Kerajaan Inka. Situs ini sempat terlupakan oleh dunia internasional, tetapi tidak oleh masyarakat lokal. Situs ini kembali ditemukan oleh arkeolog dari universitas Yale Hiram Bingham III yang menemukannya kembali pada tahun1911. Sejak itu, Machu Picchu menjadi objek wisata yang menarik bagi para turis lokal maupun asing. Machu Picchu dibangun dengan gaya Inka kuno dengan batu tembok berpelitur. Bangunan utamanya adalah Intihuatana, Kuil Matahari, dan Ruangan Tiga Jendela. Tempat-tempat ini disebut sebagai Distrik Sakral dari Machu Picchu.

Detail (rincian) konstruksi terdiri atas material-material batuan (batuan alam dan batuan potong).

Keadaan jalan permukiman ruang linier, terbentuk dindingdinding bangunan.

Ornamen dengan motif flora dan figure dewa-dewa, dengan menggunakan teknik penyederhananan bentuk (stilasi).

Detail (rincian) konstruksi sekaligus sebagai ornamentasi.