Anda di halaman 1dari 18

GAGAL JANTUNG

Hesti Dwiyasari, S.Ked 05.70.0163


dr.IskandarArifin, Sp.PD

SMF ILMU PENYAKIT DALAM RSUD IBNU SINA GRESIK UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA 2011

BATASAN

Suatu sindroma klinik yang disebabkan oleh suatu kelainan

jantung sehingga jantung tdk mampu memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh.

TERMINOLOGI
Gagal jantung dibagi menjadi : Forward maupun backward Gagal jantung sistolik dan diastolik Gagal jantung high output dan low output Gagal jantung kiri dan kanan Gagal jantung akut dan kronis

PATOFISIOLOGI
peninggian tekanan pengisian (preload)
GAGAL JANTUNG Disfungsi sistolik dan/atau Diastolik Penurunan relatif Curah jantung Mekanisme kompensasi Aktifasi dari : - sistem simpatis - renin angiotensin - sistem adrenal - norepinefrin - aldosteron - kotikosteroid - hormon antidiuertik - intensifikasi oleh ginjal resorpsi air dan natrium di proksimal penurunan regulasi reseptor-reseptor beta adrenergik di miokard

peninggian beban akhir (afterload) peninggian impedans


peninggian tahanan pembuluh sistemik

MEKANISME KOMPENSASI
Intrinsik
Mekanisme frank-

Neuro-endokrin
Respon adrenergik

starling
Hipertrofi miokard Perubahan bentuk

khrono-inotropik
Respon renin-

angiotensin-aldosteron
Vasokonstriksi
Retensi cairan Redistribusi aliran darah

ventrikel

Vasokonstriksi berlebihan :

Curah jantung
Afterload & kerja vent kiri Memperberat disfungsi ventrikel Hipertrofi awalnya bermanfaat tapi cenderung

memperlambat pengisian diastolik predisposisi iskemia

subendokardium.
Takikardi berlebihan mengurangi masa diastol & me curah

jantung. Kebutuhan O2 miokard menambah iskemia


Kadar cathecholamine yg tinggi menambah afterload tetapi

toksik pada miokardium

GEJALA KLINIS
Keluhan merupakan gejala pertama gagal jantung Keluhan seringkali dikeluhkan sebelum gejala fisik yang

tegas muncul
Simptom gagal jantung kiri (backward failure)
Dyspnea Orthopnea PND Edema paru

: sering tapi non-spesifik, tjd saat exercise

: sering dan cukup spesifik.


: sering dan sangat spesifik : dekompensasi akut

Simptom forward failure

Exertional fatigue
Kelemahan umum

: sering tapi non-spesifik


: sering tapi non-spesifik

PEMERIKSAAN FISIK
Gagal Jantung Kiri Gagal Jantung Kanan

Left ventricular lift


S3 S4 Rales paru Efusi pleura

Right ventricular wave


S3 Bendungan v.jugularis P2 menguat Hidrotoraks

Cheyne-stokes
Pulsus alternans Takikardi Kongesti vena sistemik

Edema pergelangan kaki

dan hepatomegali

PENYEBAB GAGAL JANTUNG


Kausa Gagal Jantung Kiri Penyakit miokardium Penyakit katub Penyakit jantung Kausa Gagal Jantung

Kanan
Gagal jantung kiri Penyakit paru

kongenital
Penyakit perikardium Aritmia

Obat-obatan
Anemia/hipoksia

KLASIFIKASI GAGAL JANTUNG


Diklasifikasi berdasar beratnya keluhan dan kapasitas

latihan
Klasifikasi menurut NYHA Class I

Penderita penyakit jantung tanpa limitasi aktivitas fisik.

Aktivitas sehari-hari tidak menimbulkan sesak nafas atau kelelahan


Class II Disertai sedikit limitasi aktivitas fisik. Saat istirahat tidak

ada keluhan. Aktivitas sehari-hari menimbulkan sesak

nafas atau kelelahan


Class III Disertai limitasi aktivitas fisik yang nyata. Saat istirahat

tidak ada keluhan. Aktivitas ringan dari aktivitas seharihari sudah menimbulkan sesak nafas atau atau kelelahan
Class IV Penderita tidak mampu melakukan setiap aktivitas fisik

tanpa menimbulkan keluhan. Gejala gagal jantung


mungkin sudah nampak saat istirahat. Setiap aktivitas fisik akan menambah beratnya keluhan.

DIAGNOSIS
Dibuat berdasarkan anamnesis, pemeriksaan jasmani,

EKG/Foto thorax, ekokardiografi-Doppler dan keteterisasi


Kriteria framingham dapat pula dipakai : ditegakkan

minimal 1 kriteria major dan 2 kritera minor


Kriteria major : PND

Distensi vena leher


Ronki paru Kardiomegali

Edema paru akut Gallop S3 Peninggian tekanan vena jugularis Refluks hepatojugular Kriteria minor : Edema ekstremitas Batuk malam hari DOE Hepatomegali

Efusi pleura

Penurunan kapasitas vital 1/3 dari normal Takikardia (>120/menit)

PENATALAKSANAAN
Tentukan etiologi gagal jantung
Tentukan kausa pencetus Tentukan derajat gagal jantung Evaluasi apakah ada kemungkinan dilakukan koreksi

bedah
Tx
Kurangi beban jantung Beban awal dikurangi dg pembatasan cairan,

pemberian diuretika, vasodilator

Beban akhir dikurangi dengan obat vasodilator spt

inhibitor ACE, prazosin, hidralazin


Kontraktilitas ditingkatkan dg obat inotropik (digitalis,

dopamin, dobutamin)

DASAR-DASAR TERAPI GAGAL JANTUNG


Masalah Preload Curah jantung , Terapi Restriksi garam,

diuretika, venodilator
Arteriolar dilator/inhibitor

tahanan vaskuler sistemik

Kontraktilitas Frek denyut jantung

ACE
Obat inotropik positif Tingkatkan blok AV Perbaiki kemampuan

cepat
Fibrilasi atrial Takikardi sinus

vent kiri