Anda di halaman 1dari 12

Lap. Akhir Uji Komp.

Awal LPMP NTT

2012

BAB I PENDAHULUAN A. Rasional Undang-Undang RI Nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undangundang RI Nomor 14/2005 tentang Guru dan Dosen, dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menyatakan bahwa guru mempunyai kedudukan sebagai tenaga profesional yang dibuktikan dengan sertifikat pendidik. Guru diwajibkan memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Pemenuhan persyaratan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional dibuktikan dengan sertifikat pendidik yang diperoleh melalui uji kompetensi. Untuk guru dalam jabatan, uji kompetensi dilakukan dalam bentuk penilaian portofolio melalui program sertifikasi. Proses dalam rekruitmen yang sudah berjalan untuk mengikuti uji kompetensi tahun 2012 sesuai apa yang dipersyaratkan Aplikasi Penetapan Peserta Sertifikasi Guru (AP2SG) yang hasilnya dapat diakses oleh guru calon peserta sertifikasi. Terdapat empat hal yang harus diperhatikan berkaitan dengan upaya

meningkatkan kualitas guru yaitu : 1) Perbaikan mutu calon guru, 2) Perbaikan guru yang ada (existing), 3) Perbaikan manajemen dan karir guru, 4) Perbaikan kesejahteraan guru. Terkait diberlakukannya UKA tahun 2012, ada banyak sorotan yang menyatakan bahwa proses sertifikasi baik portofolio maupun PLPG tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru. Harus diakui bahwa pelaksanaan sertifikasi baik melalui portofolio maupun PLPG masih ada kelemahan. Guru peserta PLPG umumnya tidak memiliki kesiapan awal secara baik untuk memasuki proses PLPG, disisi lain pelaksanaan PLPG dimana interaksi antara guru dan asesor selama pelatihan yang hanya 9-10 hari, tentu menumbuhkan emosi tersendiri antara kedua belah pihak, sehingga kelulusan PLPG tidak terlepas dari pengaruh tersebut.

Lap. Akhir Uji Komp. Awal LPMP NTT

2012

Dari berbagai input dan pertimbangan yang dihimpun selama proses sertifikasi yang diberlakukan sejak tahun 2007 maka tahun 2012 dilakukan pembenahan melalui proses penetapan peserta yaitu dipublikasikannya daftar nama calon peserta sertifikasi guru sebelum ditetapkan sebagai peserta dengan tujuan untuk menjamin objektivitas dan keadilan. Proses yang dipersyaratkan dalam rekruitmen peserta juga dilakukan dengan apa Aplikasi Penetapan Peserta Sertifikasi Guru (AP2SG)

yang hasilnya dapat diakses oleh guru calon peserta sertifikasi. Mulai tahun 2012 penyempurnaan proses sertifikasi guru dilakukan dengan menempatkan uji kompetensi awal sebagai persyaratan mengikuti PLPG. Uji kompetensi awal dilakukan sebelum guru mengikuti PLPG, tidak dimaksudkan sebagai pre-test untuk PLPG, melainkan sebagai pre-filtering untuk menentukan standar minimal kompetensi peserta sertifikasi. Materi uji kompetensi awal meliputi kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional. Uji kompetensi awal tersebut berupa uji tulis berbentuk pilihan ganda yang mengukur standar minimal kompetensi guru yang layak sebagai peserta PLPG. Keberadaan uji kompetensi awal tidak menghilangkan pelaksanaan uji kompetensi pada akhir PLPG yang selama ini sudah dibakukan. Bertolak dari pengalaman sertifikasi yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2007 sampai sekarang (tahun 2012), uji kompetensi awal merupakan langkah baru dan untuk pertama kali dilakukan untuk merekrut dan menyeleksi kesiapan guru dalam mengikuti kegiatan PLPG. Skenario terpadu terhadap upaya peningkatan mutu guru melalui sertifikasi ditempuh melalui mekanisme berikut : Guru melakukan upaya awal dengan mempersiapkan diri Proses sertifikasi guru (PLPG) profesionalisme secara berkelanjutan Uji Kompetensi tersertifikasi melakukan pengembangan dinilai melalui Penilaian Kinerja Guru.

Pola ini menjadi sebuah siklus yang sistematis agar guru yang tersertifikasi dapat meningkatkann kinerja dan profesionalismenya. Dalam menyukseskan serangkaian kegiatan uji kompetensi awal sejak penyerahan master soal UKA kepada Kepala LPMP prov. NTT di Jakarta, penggandaan Soal, penyortiran lembar soal, pengepakan berdasarkan ruang Uji Kompetensi Awal di kabupaten/kota, pengamanan, penyimpanan, dan distribusi kepada sekretariat

Lap. Akhir Uji Komp. Awal LPMP NTT

2012

kabupaten/kota sudah dilakukan LPMP NTT dengan merujuk pada POS Uji Kompetensi Awal tahun 2012. Pada akhirnya tanggal 25 Pebruari 2012 yang lalu, Uji Kompetensi Awal dilakukan serentak di seluruh kabupaten/kota mengikuti jadwal yang ditetapkan secara nasional dengan melibatkan sekretariat dari 21 kabupaten/kota, LPTK dari Undana sebagai Pemantau Uji Kompetensi Awal di 21 kabupaten/kota. Sebagai akhir dari serangkaian kegiatan tersebut maka LPMP Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai penanggungjawab tingkat provinsi menyusun laporan sebagai pertanggungjawaban akhir atas pelaksanaan kegiatan Uji Kompetensi Awal tahun 2012 dimaksud. B. Dasar Dasar hukum dari pelaksanaan kegiatan Koordinasi Laporan Uji Kompetensi Awal tahun 2012 adalah : 1. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2. Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. 3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 tahun 2005 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Pendidik. 5. Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2008 tentang Guru 6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan. 7. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75/P/2010 tentang Penetapan LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru Dalam Jabatan. 8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 7 Tahun 2007 tentang organisasi dan struktur Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan. 9. DIPA LPMP Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2012 10. Surat Keputusan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor : 208/J35/Kep/ 2012 tanggal 02 Maret 2012 tentang Pengangkatan Penanggungjawab, Nara sumber, Panitia dan peserta kegiatan Koordinasi Laporan Uji Kompetensi Awal tahun 2012.

Lap. Akhir Uji Komp. Awal LPMP NTT

2012

C. Sasaran Sasaran kegiatan Uji Kompetensi Awal adalah : Seluruh peserta sertifikasi guru tahun 2012 yang berjumlah : 2.742 orang. D. Tujuan Penyusunan Tujuan penyusunan Laporan Uji Kompetensi Awal bagi guru peserta sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2012 adalah : 1) Menyajikan data dan informasi tentang pelaksanaan Uji Kompetensi Awal di provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2012; 2) Menyampaikan Rekomendasi sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan Uji Kompetensi Awal di kabupaten/kota pada tahun-tahun yang akan datang; E. Hasil Yang Diperoleh Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah : 1. Terujinya kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional terhadap 2.742 peserta sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2012; 2. Terlaksananya uji kompetensi awal bagi peserta sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2012 yang transparan, jujur dan akuntabel; 3. Terpetakannya kompetensi awal guru peserta sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2012; 4. Terkumpulnya data tentang teknis pelaksanaan Uji Kompetensi Awal di kabupaten/kota.

Lap. Akhir Uji Komp. Awal LPMP NTT

2012

BAB II UJI KOMPETENSI AWAL A. Persiapan Persiapan pelaksanaan uji kompetensi awal bagi peserta sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2012 diawali dengan : I. Di tingkat LPMP Provinsi Nusa Tenggara Timur 1. Rapat koordinasi (SK pelaksanaan kegiatan terlampir); 2. Pembentukan Panitia Penyelenggara/Sekretariat di LPMP Provinsi Nusa Tenggara Timur (SK sekretariat/panitia LPMP terlampir); 3. Penerimaan Master Soal Uji Kompetensi Awal di Jakarta oleh Kepala LPMP NTT di Jakarta; 4. Penetapan petugas pelaksanaan ujian yang terdiri dari koordinator Kabupaten/Kota, pendamping (pegawai LPMP) dan pemantau (Dosen pada LPTK/PSG Rayon 123 Undana Kupang), SK terlampir; 5. Penggandaan, pengepakan dan pendistribusian naskah soal dan Lembar Jawab Komputer (LJK) dari penanggungjawab kegiatan ke 21 Kabupaten/Kota se Nusa Tenggara Timur; 6. Penyiapan seluruh kelengkapan administrasi pelaksanaan ujian yang terdiri dari berita acara, album peserta, daftar nominative peserta perkelas per kabupaten/kota (terlampir); II. Di tingkat Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se Provinsi Nusa Tenggara Timur 1. Sosialisasi kepada peserta oleh secretariat UKA kabupaten/kota (SK pelaksanaan kegiatan terlampir) 2. Pembentukan Panitia Penyelenggara/Sekretariat di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se Provinsi Nusa Tenggara Timur (SK terlampir ) 3. Penetapan Lokasi ujian, Koordinator lokasi dan pengawas ujian (SK terlampir)

Lap. Akhir Uji Komp. Awal LPMP NTT

2012

B. Pelaksanaan (waktu dan Tempat) Ujian dilaksanakan serempak di 21 Kabupaten/Kota se Nusa Tenggara Timur pada tanggal 25 Februari 2012 dimulai dari pkl. 09.00 sampai dengan pkl. 11.oo WITA. C. Peserta Uji Kompetensi Awal tahun 2012 Peserta uji kompetensi awal ini dapat dilihat pada table berikut ini : Table. 01 Hasil Pelaksanaan uji kompetensi awal
Ujian Utama Hadir
98 288 125 130 74 181 213 195 94 261 133 26 58 67 176 103 20 41 144 43 226 2696

No

Kab/Kota

Total Peserta
106 298 127 131 76 184 217 200 95 262 136 26 60 67 177 103 20 41 145 43 228 2742

Susulan Jumlah
8 10 2 1 2 3 4 5 1 1 3 0 2 0 1 0 0 0 1 0 2 46

Tidak Hadir
8 10 2 1 2 3 4 5 1 1 3 0 2 0 1 0 0 0 1 0 2 46

Hadir
5 0 2 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 10

Tidak Hadir
3 10 0 1 2 3 4 4 1 1 3 0 2 0 1 0 0 0 1 0 0 36

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

KAB. KUPANG KAB. TIMOR TENGAH SELATAN KAB. TIMOR TENGAH UTARA KAB. BELU KAB. ALOR KAB. FLORES TIMUR KAB. SIKKA KAB. ENDE KAB. NGADA KAB. MANGGARAI KAB. SUMBA TIMUR KAB. SUMBA BARAT KAB. LEMBATA KAB. ROTE NDAO KAB. MANGGARAI BARAT KAB. NAGEKEO KAB. SUMBA TENGAH KAB. SUMBA BARAT DAYA KAB. MANGGARAI TIMUR KAB. SABU RAIJUA KOTA KUPANG TOTAL

Lap. Akhir Uji Komp. Awal LPMP NTT

2012

D. Kendala Secara umum, proses pelaksanaan Uji Kompetensi Awal sejak persiapan baik penggandaan Naskah soal, penyortiran, pengepakan sampai tahap pelaksanaan uji kompetensi awal akhir di kabupaten/kota berjalan dengan baik. Walaupun demikian sebagai bahan evaluasi program ke depan maka ada hal-hal yang perlu disikapi dan menjadi acuan pada pelaksanaan Uji Kompetensi Awal mendatang dapat diperincikan sebagai berikut : Berita acara masih kosong belum terisi dengan mata pelajaran yang diujikan; Tingkat kesulitan soal sangat tinggi dan tidak sesuai dengan kompetensi peserta Uji Kompetensi Awal; Waktu yang tersedia terlalu kurang sehingga ada peserta yang belum sempat membulatkan bulatan pada LJK; Peserta yang berusia di atas 50 tahun mengalami kesulitan karena faktor penglihatan yang terganggu; Ada juga keluhan bahwa guru sudah dinyatakan lulus tetapi nama mereka tidak ada pada saat nama peserta Uji Kompetensi Awal diumumkan Dinas setempat; Ada soal yang option jawaban tidak ada, ada juga jawaban yang tidak ada soal; Dalam amplop soal seharusnya sudah tersedia daftar hadir dan LJK peserta kecuali LJK cadangan; Pada website sergu.kemdiknas.go.id, tidak tersedia kisi-kisi soal mapel IPA SMK; Pada saat kegiatan sosialisasi harus disampaikan bahwa dalam naskah soal tercantum nama dan nomor peserta. Hal ini akan memudahkan proses rechek pada saat pengumpulan naskah soal; Target keseluruhan peserta untuk provinsi Nusa Tenggara Timur yang harus mengikuti Uji Kompetensi Awal sebanyak : 2.742 orang. Pada tanggal 25 Pebruari 2012 peserta yang mengikuti Uji Kompetensi Awal sebanyak : 2696 orang. Ada 46 peserta yang tidak ikut dengan berbagai alasan seperti : meninggal dunia, sakit, mengundurkan diri, dan berhalangan tetap. Dari 46 peserta yang tidak ikut pada tanggal 25 Pebruari 2012 dibuka kesempatan untuk diikutkan pada Uji Kompetensi Awal susulan tanggal 29 Pebruari 2012, namun peserta yang hadir pada saat Uji Kompetensi Awal susulan hanya sebanyak 10 orang seperti tertera pada tabel 01.

Lap. Akhir Uji Komp. Awal LPMP NTT

2012

E. Solusi Secara teknis demi lancarnya kegiatan Uji Kompetensi Awal, dan atas persetujuan para penyelenggara maka ditempuh solusi sebagai berikut : 1. Untuk kisi-kisi IPA SMK, yang tidak termuat di website sergur.kemdiknas.go.id,

peserta Uji Kompetensi Awal berkulaifikasi IPA mempelajari kisi-kisi soal IPA SMP; 2. Peserta Uji Kompetensi Awal adalah peserta yang dinyatakan disetujui Format A1 oleh LPMP dan datanya termuat dalam Aplikasi Penetapan Peserta Sertifikasi Guru (AP2SG).

Lap. Akhir Uji Komp. Awal LPMP NTT

2012

BAB III SIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Simpulan Ujian Kompetensi Awal sertifikasi Guru tahun 2012 merupakan kegiatan perdana dan sudah dilaksanakan secara baik sesuai POS UKA tahun 2012; Uji Kompetensi Awal adalah alat seleksi yang mengukur kesiapan dan memetakan kemampuan guru dalam mengikuti PLPG; Pelaksanaan Uji Kompetensi Awal di kabupaten / kota sesuai POS Uji Kompetensi Awal tahun 2012; Koordinasi dan kerjasama antara LPMP sebagai penanggungjawab tingkat Provinsi, LPTK sebagai pemantau dan Dinas Kabupaten/kota sebagai pelaksana di daerah dinilai sangat baik sehingga seluruh proses pelaksanaan Uji Kompetensi Awal tidak mengalami hambatan apapun; Naskah Soal Uji Kompetensi Awal dalam keadaan baik, sesuai jumlah peserta dalam ruang ujian, terbaca jelas, dan tidak ada lembaran yang hilang ataupun kabur; Semua steakholders yang terlibat dalam proses Uji Kompetensi Awal bekerja sesuai ketentuan dalam POS Uji Kompetensi Awal;

B.

Rekomendasi Hal-hal yang direkomendasikan untuk perbaikan pelaksanaan ke depan adalah : 1. Berita Acara, LJK dan Daftar Hadir peserta Uji Kompetensi Awal dimasukan dalam amplop Naskah Soal; 2. Soal-soal Uji Kompetensi Awal agar disesuaikan dengan kemampuan dan kualifikasi peserta Uji Kompetensi Awal; 3. Perlu diberi kesempatan dan tenggang waktu yang cukup untuk persiapan penggandaan, pengepakan dan penyortiran naskah soal; 4. Sosilaisasi pelaksanaan Uji Kompetnsi Awal dilaksanakan lebih awal sehingga guru/peserta Uji Kompetnsi Awal lebih serius mempersiapkan diri; 5. Penyusunan soal Uji Kompetensi Awal mohon ditinjau kembali agar disesuaikan dengan aturan penyusunan Soal yakni : 25% mudah, 50% sedang, dan25% dan sesuai dengan kualifikasi peserta Uji Kompetensi Awal.

Lap. Akhir Uji Komp. Awal LPMP NTT

2012

6. Mengingat usia peserta ada yang berusia di atas 50 tahun maka mengalami kesulitan dalam membulatkan LJK, sehingga ke depannya dapat menggunakan sistem penyilangan pada option yang benar. 7. Kegiatan Uji Kompetensi Awal perlu dilakukan setiap tahun agar kompetensi dan profesionalitas guru dipertajam sesuai kualifikasinya. Demikian laporan akhir pelaksanaan Uji Kompetensi Awal di provinsi Nusa Tenggara Timur, kiranya menjadi bahan pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait.

Kupang, 27 Maret 2012 Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur,

Minhajul Ngabidin, S.Pd., M.Si NIP. 19690510 199201 1 002

10

Lap. Akhir Uji Komp. Awal LPMP NTT

2012

11

Lap. Akhir Uji Komp. Awal LPMP NTT

2012

12