Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM STRUKTUR DATA MODUL 2 ARRAY/LARIK

Nama Praktikan : Hilman Maulana Dio Prasastia Ronny Irwansyah (1135010039) (1035010019) (0935010021) Dosen :

LABORATORIUM REKAYASA PERANGKAT LUNAK SISTEM INFORMASI FTI UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JATIM 2012 BAB I

DASAR TEORI

ARRAY Array adalah sekumpulan variabel yang memiliki tipe data sama dan dinyatakan dengan nama yang sama. Array memungkinkan untuk menyimpan data maupun referensi objek dalam jumlah banyak dan terindeks. Contohnya : Bilangan = new int [5]; artinya, variabel dengan nama bilangan dapat menyimpan 5 nilai integer yang dapat diakses melalui indeks 0 sampai indeks 4. Memori akan dialokasikan untuk menyimpan data dari array. Besar memori yang dialokasikan tergantung dari tipe data variabel array dan jumlah elemen array yang didefinisakan. 1. program array 1 dimensi Merupakan sebuah variabel yang menyimpan sekumpulan data yang memiliki tipe sama dan elemen yang akan diakses hanya melalui 1 indeks atau subskrip. 2. program array 2 dimensi Merupakan sebuah variabel yang menyimpan sekumpulan data yang memiliki tipe sama dan elemen yang akan diakses melalui 2 indeks atau subskrip yaitu indeks baris dan indeks kolom. 3. program array 3 dimensi Merupakan sebuah variabel yang menyimpan sekumpulan data yang memiliki tipe sama dan elemen yang akan diakses melalui banyak indeks atau subskrip. Array seperti ini biasa digunakan untuk matik, array 2 dimensi juga termasuk kedalam array multidimensi. Jika sekumpulan data digabungkan dalam satu unit, hasilnya adalah suatu struktur data. Data struktur dapat berupa struktur yang sangat kompleks, akan tetapi dalam banyak aplikasi, data struktur yang cocok hanya terdiri dari kumpulan data berurutan. Struktur data sederhana seperti ini bisa berupa array atau record.

Tipe dasar suatu array bisa berupa tipe Java apa saja, baik berupa tipe primitif, nama kelas, atau nama interface. Jika tipe dasar suatu array adalah int, maka array tersebut disebut "array int". Suatu array bertipe String disebut "array String". Akan tetapi array bukan urutan int atau urutan String atau urutan nilai bertipe apapun. Lebih baik jika array adalah urutan variabel bertipe int atau String atau tipe lainnya. Tipe dasar suatu array dapat berupa tipe apapun yang ada atau sudah didefinisikan pada Java. Misalnya tipe primitif int akan diturunkan kelas array int[]. Setiap elemen di dalam array int[] adalah variabel yang memiliki tipe int dan bisa diisi dengan nilai dengan tipe int. Dari kelas yang bernama String diturunkan tipe array String[]. Setiap elemen di dalam array String[] adalah variabel dengan tipe String, yang bisa diisi dengan nilai bertipe String. Nilai ini bisa null atau referensi ke objek yang bertipe String (dan juga kelas turunan dari String). Misalnya, int[] daftar; yang membuat variabel bernama daftar dengan tipe int[]. Variabel ini bisa menunjuk pada array int, akan tetapi nilai awalnya adalah null (jika merupakan variabel anggota suatu kelas) atau tak tentu (jika merupakan variabel lokal di dalam suatu metode). Operator new digunakan untuk membuat objek array baru, ayng kemudian bisa diberikan kepada daftar. Sintaksnya sama seperti sintaks sebelumnya, yaitu : daftar = new int[5]; membuat array 5 buah integer. Lebih umum lagi, konstruktor "new TipeDasar[N]" digunakan untuk membuat array bertipe TipeDasar[]. Nilai N di dalam kurung menyatakan panjang array, atau jumlah elemen yang bisa ditampung. Panjang array adalah variabel instansi di dalam objek array, sehingga array tahu berapa panjangnya. Kita bisa mendapatkan panjang suatu array, misalnya daftar menggunakan daftar.length (akan tetapi kita tidak bisa mengubahnya)

BAB II PERMASALAHAN

1. Menampilkan Penjumlahan Dua Array

BAB III PENYELESAIAN

1. Flowchart

2. Coding Array
public class duaX { public static void main (String[] args){ int angka[][] = new int[2][2]; for (int j = 0 ; j<2;j++){ for (int i = 0; i<2; i++) angka[j][i] = Integer.parseInt(JOptionPane.showInputDialog("Masuka baris ke-"+(j+1)+" kolom ke-"+(i+1))); } for (int j = 0 ; j<2;j++){ for (int i = 0; i<2; i++) System.out.print(" "+angka[j][i]); System.out.println(); } System.out.println("======"); int angka2[][] = new int[2][2]; for (int j = 0 ; j<2;j++){ for (int i = 0; i<2; i++) angka2[j][i] = Integer.parseInt(JOptionPane.showInputDialog("Masuka baris ke-"+(j+1)+" kolom ke-"+(i+1))); } for (int j = 0 ; j<2;j++){ for (int i = 0; i<2; i++) System.out.print(" "+angka2[j][i]); System.out.println(); } System.out.println("Penjumlahan Matrix 1 dan 2"); System.out.print(" "+(angka[0][0]+angka2[0][0])); System.out.println(" "+(angka[0][1]+angka2[0][1])); System.out.print(" "+(angka[1][0]+angka2[1][0])); System.out.println(" "+(angka[1][1]+angka2[1][1])); } }

3. Output

BAB IV KESIMPULAN

Array adalah sekumpulan variabel yang memiliki tipe data sama dan dinyatakan dengan nama yang sama. Array merupakan tipe data terstruktur yang berguna untuk menyimpan sejumlah data yang bertipe sama. Bagian yang menyusun array disebut elemen array, yang masing-masing elemen dapat diakses tersendiri melalui indeks array. macam-macam jenis array 1. program array 1 dimensi 2. program array 2 dimensi 3. program array 3 dimensi

BAB V DAFTAR PUSTAKA

java.lyracc.com/belajar/java-untuk-pemula/array