Anda di halaman 1dari 27

ANEMIA

SGD 406

Definisi
Anemia adalah istilah yang menunjukkan rendahnya hitung sel darah merah dan kadar hemoglobin dan hematokrit di bawah normal Secara fisiologis, anemia terjadi apabila terdapat kekurangan jumlah hemoglobin untuk mengangkut oksigen ke jaringan.

Etiologi
a. Karena cacat sel darah merah (SDM) Sel darah merah mempunyai komponen penyusun yang banyak sekali. Tiap-tiap komponen ini bila mengalami cacat atau kelainan, akan menimbulkan masalah bagi SDM sendiri, sehingga sel ini tidak berfungsi sebagai mana mestinya dan dengan cepat mengalami penuaan dan segera dihancurkan. Pada umumnya cacat yang dialami SDM menyangkut senyawa-senyawa protein yang menyusunnya. Oleh karena kelainan ini menyangkut protein, sedangkan sintesis protein dikendalikan oleh gen di DNA.

b. Karena kekurangan zat gizi Anemia jenis ini merupakan salah satu anemia yang disebabkan oleh faktor luar tubuh, yaitu kekurangan salah satu zat gizi. Anemia karena kelainan dalam SDM disebabkan oleh faktor konstitutif yang menyusun sel tersebut. Anemia jenis ini tidak dapat diobati, yang dapat dilakukan adalah hanya memperpanjang usia SDM sehingga mendekati umur yang seharusnya, mengurangi beratnya gejala atau bahkan hanya mengurangi penyulit yang terjadi.

c. Karena perdarahan
Kehilangan darah dalam jumlah besar tentu saja akan menyebabkan kurangnya jumlah SDM dalam darah, sehingga terjadi anemia. Anemia karena perdarahan besar dan dalam waktu singkat ini secara nisbi jarang terjadi. Keadaan ini biasanya terjadi karena kecelakaan dan bahaya yang diakibatkannya langsung disadari. Akibatnya, segala usaha akan dilakukan untuk mencegah perdarahan dan kalau mungkin mengembalikan jumlah darah ke keadaan semula, misalnya dengan tranfusi.

d. Karena otoimun Dalam keadaan tertentu, sistem imun tubuh dapat mengenali dan menghancurkan bagianbagian tubuh yang biasanya tidak dihancurkan. Keadaan ini sebanarnya tidak seharusnya terjadi dalam jumlah besar. Bila hal tersebut terjadi terhadap SDM, umur SDM akan memendek karena dengan cepat dihancurkan oleh sistem imun. 1.

MANIFESTASI KLINIS
Selain beratnya anemia, brbagai faktor mempengaruhi berat dan adanya gejala: a. kecepatan kejadian anemia b. Durasinya c. kebutuhan metabolisme pasien bersangkutan d. adanya kelainan lain atau kecacatan e. komplikasi tertentu atau keadaan penyerta kondisi yang mengakibatkan anemia.

Adapun gejala yang sering muncul yaitu ; Lemah Badan Pusing Jantung berdebar debar Demam Nafsu makan berkurang Pucat Sesak napas Pengelihatan kabur Telinga berdengung Pada anemia yang kronis menunjukkan bentuk kuku seperti sendok dan rapuh, pecah-pecah pada sudut mulut, lidah lunak dan sulit menelan.

KOMPLIKASI
a.gagal jantung b.parestesia c.kejang Pada setiap tingkat anemia, pasien dengan penyakit jantung cendrung lebih besar kemungkinannya mengalami angina atau gejala gagal jantung kongesif dari pada seseorang yang tidak mempunyai penyakit jantung. Komplikasi sehubungan dengan jenis anemia tertentu disertakan bersama penjelasan yang terpisah.

Jenis Jenis Anemia


a. anemia hipoproliferatif: a) Anemia Aplastik b) Anemia pada penyakit ginjal c) Anemia Pada Penyakit Kronis d ) Anemia Defisiensi Besi e) anemia megaloblastik b. Anemia hemolitika a) anemia hemolitika turunan b) anemiahemolitika di dapat

ANEMIA DEFISIENSI BESI


KASUS 1

Pengertian
Anemia defisiensi besi adalah keadaan dimana kandungan besi tubuh total turun di bawah tingkat normal. ( Besi digunakan untuk sintesa hemoglobin). Dalam keadaan normal tubuh orang dewasa rata rata mengandung 4 5 gr besi tergantung pada jenis kelamin dan ukuran tubuhnya. Merupakan jenis anemia yang paling sering terjadi pada semua kelompok umur. Anemia ini juga sering dijumpai pada perempuan usia subur, disebabkan karena kehilangan darah sewaktu menstruasi dan peningkatan kebutuhan besi selama kehamilan.

Etiologi
Asupan zat besi yang tidak cukup. Misalnya pada bayi bayi yang hanya diberi diet susu saja selama 12 24 bulan dan pada individu individu tertentu yang vegetarian ketat. Gangguan absorpsi setelah gastrektomi Kehilangan darah menetap, seperti pada perdarahan saluran cerna, gastritis, angesti aspirin dan hemoroid.

Manifestasi Klinis
Selain terdapat tanda tanda anemia. Individu yang mengalami defisiensi besi yang berat yaitu: memiliki rambut yang rapuh serta halus kuku tipis, rata, mudah patah dan mungkin berbentuk sendok Selain itu atrofi papilla lidah mengakibatkan lidah tampak pucat, licin, mengkilat, berwarna merah daging dan meradang sakit dan dapan juga terjadi kemerahan dan nyeri pada sudut mulut.

Pemeriksaan Diagnostik
Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar hemoglobin secara proporsional lebih rendah dibanding hematrokit dan hitung sel darah merah, karena sel darah merah yang kecil dan rendah hemoglobin ( mikrositosis dan hipokromia )

PATOFLOW

Penatalaksanaan
Kecuali pada kasus kehamilan, penting dicari penyebab defisiensi besi. Anemia bisa merupakan tanda adanya keganasan gastrointestinal yang dapat disembuhkanatau fibroid uterus atau kanker. Spesimen tinja harus diperiksa akan adanya darah tersembunyi. Berbagai preparat besi oral tersedia untuk penanganannya : sulfat ferosus, glukonat ferosus dan fumarat ferosus. Preparat yang paling murah dan paling efektif adalah sulfat ferosus. Tablet dengan salut enterik kurang bisa diabsorbsi dan harus dihindari. Secara umum, besi harus dilanjutkan selama satu tahun setelah sumber perdarahan dapat terkontrol. Sehingga cadangan besi dapat kembali.

ANEMIA AKIBAT PERDARAHAN HEBAT

KASUS PEMICU 2

Definisi
Anemia akibat perdarahan hebat yaitu berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin yang disebabkan oleh perdarahan hebat.

Etiologi
Kecelakaan Pembedahan Persalinan Pecahnya pembuluh darah Perdarahan menahun seperti : Perdarahan hidung dan wasir Perdarahan menstruasi

Manifestasi Klinis
TD menurun Pasokan O2 ke jaringan menurun sehingga menyebabkan : Pingsan Pusing Nadi melemah Dipsnea Kelelahan

Penatalaksanaan
Mengatasi Perdarahan Tranfusi darah Perlunya penambahan Zat Besi

PATOFLOW Respons Tubuh Mengganti cairan Plasma dlm 1 3 hari Menarik cairan di luar pembuluh darah u/ menjaga pembuluh darah terisi

Perdarahan Hebat

ANEMIA

Pembentukan eritrosit o/ sumsum tulang dg Hb yg rendah

Defisit Zat Besi Perdarahan Lagi

Konsentrasi eritrosit menurun

Tidak terjadi perdarahan

Pembentukan eritrosit dl 3 6 minggu