Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG ADHD DI POLI JIWA RUMAH SAKIT JIWA MENUR SURABAYA

Pokok bahasan Sub pokok bahasan

: Penyuluhan kesehatan tentang ADHD : Pengertian ADHD Penyebab ADHD Tanda dan gejala ADHD Akibat ADHD Pencegahan dan penanganan ADHD.

Waktu Tempat Sasaran A. Tujuan

: Kamis, 25 Oktober 2012 (07.30-08.30) : Di Poli Jiwa RSJ Menur Surabaya. : Keluarga pasien dan pasien di Poli Jiwa RSJ Menur Surabaya

1. Tujuan Instruksional Umum (TIU) Setelah dilakukan penyuluhan, diharapkan keluarga mampu memahami tentang ADHD sehingga meningkatkan kemampuan untuk mempunyai tingkah laku yang positif yaitu koping adaptif. 2. Tujuan Instrusional Khusus (TIK) Keluarga mengerti tentang pengertian ADHD. Keluarga mengerti tentang penyebab ADHD. Keluarga mengerti tentang tanda dan gejala dari ADHD. Keluarga mengerti akibat dan cara pencegahan serta penanganan ADHD.

B. Materi ADHD. C. Alat atau media 1) Lembar balik 2) Leaflet D. Metode Diskusi E. Evaluasi a) Struktur

Peralatan yang dibutuhkan lengkap Kontrak waktu dilakukan minimal 20-30 menit sebelum kegiatan dimulai

b) Proses Evaluasi dilakukan pada saat pendidikan kesehatan diberikan, meliputi: Keluarga mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir Keluarga dapat berpartisipasi dalam kegiatan diskusi. Kegiatan dilakukan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan

F. Langkah Kegiatan

No Tahap 1 Pembukaan

Waktu 5 menit

Kegiatan Petugas Persiapan: 1) Menyampaikan salam dan memperkenalkan diri 2) Menjelaskan tujuan pendidikan kesehatan yang diberikan dan gambaran umum tentang materi yang akan diajarkan beserta manfaatnya. 3) Membagikan leaflet dan membuka lembar balik

Kegiatan Keluarga

1) Keluarga menjawab salam. 2) Keluarga mendengarkan dan memperhatikan penyuluhan kesehatan yang diberikan.

3) Menerima leaflet yang dibagikan penyaji.

Pelaksanaan

20 menit

a. Menjelaskan materi tentang ADHD melalui lembar balik.

a. Keluarga mendengarkan dan memperhatikan materi yang diberikan.

b. Memberikan pertanyaan pada keluarga tentang materi yang telah diberikan. c. Memberikan kesempatan pada keluarga untuk bertanya.

b. Keluarga menjawab pertanyaan yang diberikan.

c. Keluarga memberikan pertanyaan.

Terminasi

menit

a. Menyimpulkan materi yang telah dibahas bersama dengan keluarga. b. Memberi salam penutup.

1) Memperhatikan.

2) Keluarga menjawab salam.

LAMPIRAN ADHD

1. Pengertian ADHD ADHD adalah gangguan perkembangan dalam peningkatan aktifitas motorik anak-anak hingga menyebabkan perilaku anak yang berlebihan dan tidak lazim yang ditandai dengan gangguan pemusatan perhatian dan gangguan konsentrasi(in attention), berbuat dan berbicara tanpa memikirkan akibat(impulsif) dan hiperaktif yang tidak sesuai dengan umurnya. ADHD adalah suatu kondisi yang pernah dikenal sebagai Attention Deficit Disorder (sulit memusatkan perhatian), Minimal Brain Disorder (ketidakberesan kecil di otak), Minimal Brain Damage (kerusakan kecil pada otak),Hyperkinesis (terlalu banyak bergerak/aktif) dan Hyperactif (hiperaktif).

2. Penyebab ADHD Genetik. Lingkungan : alkohol dan asap rokok selama kehamilan. Rokok yang mengandung nikotin bisa menyebabkan hipoksia (kekurangan oksigen) untuk janin dalam kandungan. Konsumsi gula atau zat aditif yang berlebihan. Asupan gizi, hormonal dan disfungsi metabolism.

3. Tanda Dan Gejala ADHD Tidak ada perhatian (Inatensi) : Tidak mampu memusatkan perhatian pada beberapa hal, misalnya membaca, menyimak, melakukan permainan. Hiperaktif : terlalu banyak energi, mis. bicara terus menerus, tidak mau duduk diam, sulit tidur. Impulsif : bertindak tanpa dipikir

4. Jenis ADHD a. ADHD TIPE INATENSI (Sering disebut sebagai ADD) Mudah terganggu perhatiannya oleh lingkungan sekitar (suara, gerakan) Terlihat tidak mendengarkan ketika diajak bicara secara langsung Sulit memusatkan perhatian pada tugas dan aktivitas bermain Lupa dengan aktivitas harian Tidak mengikuti perintah dan gagal untuk menyelesaikan tugas sekolah atau pekerjaan (bukan karena tidak mengerti) Menghindar, tidak menyukai pekerjaan yang membutuhkan usaha pemikiran seperti tugas sekolah atau pekerjaan rumah Gagal untuk memusatkan perhatian pada hal yang detail dan membuat banyak kesalahan besar Kehilangan benda2 yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas atau beraktivitas Sulit untuk mengorganisir tugas dan akitivitas

b. ADHD TIPE HIPERAKTIF Selalu bergerak Meninggalkan kursi di kelas atau tempat lain yang mengharuskan duduk lama. Banyak bicara Berlari atau memanjat pada situasi yang tidak seharusnya Sulit bermain dalam keadaan tenang

c. DHD TIPE HIPERAKTIF-IMPULSIF Menunjukkan gejala yang sangat hiperaktif dan impulsif Sulit memusatkan perhatian Banyak terjadi pada anak kecil Menginterupsi orang lain (dalam bicara maupun permainan) Menjawab pertanyaan sebelum selesai Sulit untuk menunggu giliran

5. Pencegahan ADHD Ambil langkah-langkah medis yang menentukan. Hubungi dokter anda sebelum anda mengambil langkah-langkah tertentu. Rajinlah untuk menggunakan skill dan kemampuan yang telah anda pelajari. Tetaplah mampu untuk mengontrol stress dan jaga terus sikap-sikap yang positif. Jangan ragu untuk meminta pertolongan. Biarkan orang lain mengetahui ketidakmampuan anda. Dukungan mereka akan membuat perubahan yang besar.

6. Cara menghadapi klien dengan ADHD Jika anak Anda diketahui mengidap ADHD, ada beberapa petunjuk praktis yang sangat disarankan oleh para ahli: Atur dan batasi kegiatan individual anak, seperti menonton televisi, bermain PS2, atau mendengarkan musik dengan earphone. Tetapkan sebuah tugas sederhana untuk dilakukan oleh anak setiap hari, seperti; membereskan mainannya, meletakkan handuk di gantungan sehabis mandi. Cara ini dapat melatih anak berkonsentrasi. Kembangkan ketrampilan anak mengatur waktu dengan mengajaknya membuat jadwal harian. Mengatur rutinitas anak berolahraga