Matematika: DEBIT Debit adalah volume air mengalir dalam waktu tertentu melalui penampang air, sungai, saluran

, pipa atau keran. RUMUS DEBIT

waktu (t) = 1 jam = 3.600 detik Ditanya debit (D) liter/detik Jawab : D = v = 3.600.000 liter = 1.000 liter/detik t = 3.600 detik 2. Debit keran air 20 liter/detik. Hitung berapa m³ air yang dapat ditampung selama 30 menit ? 3. Mobil tanki mengalirkan bensin ke pom bensin selama ¼ jam. Bensin yang dialirkan sebanyak 2.250 liter. Berapa liter per detik aliran bensin tersebut ? 4. Pemakaian air di rumah pak Rudi adalah 15 jam tiap hari. Jika kedudukan meter awal adalah 2.143 m³ dan kedudukan meter akhir adalah 4.087 m³, berapa liter/detik debit air di rumah pak Rudi ? 5. Debit keran air 2.400 liter/menit. Berapa jam yang diperlukan untuk mengisi sebuah bak yang berukuran panjang 6 meter, lebar 4 meter dan tinggi 3 meter ? 6. Ibu Mirna mendapat tagihan rekening PDAM pada akhir bulan dengan kedudukan meteran awal bulan 5.605 m³ dan akhir 5.855 m³. Harga pemakaian adalah Rp. 1.200/m³ dengan tambahan biaya administrasi Rp. 3.000,- , biaya pemeliharaan Rp. 2.500,- dan biaya meteran Rp. 1.500,-. Berapa rupiah Bu Mirna harus membayar tagihan air itu ? 7. Paman memasang aliran air dari PDAM. Pada awal pemakaian kedudukan meteran adalah 2.000 m³. Setelah dipakai selama 6 jam, kedudukan meteran adalah 2.030 m³. Berapa kedudukan meteran akhir pada akhir bulan jika setiap hari paman menggunakan air selama 10 jam tiap hari ?

Untuk menghitung debit air langkah-langkahnya adalah : 1. Tentukan volume air yang terpakai dengan cara mengurangkan kedudukan meter akhir (volume air terakhir) dengan kedudukan meter awal (volume air awal) 2. Ubah waktu pemakaian sesuai soal dengan konversi : 1 jam = 60 menit 1 menit = 60 detik 1 jam = 3.600 detik 1 menit = 1/60 jam 1 detik = 1/60 detik 1 jam = 1/3.600 detik 3. Bagi volume air yang terpakai (point 1) dengan waktu (point 2) Konversi volume : 1 liter = 1 dm³ = 1.000 cm³ = 1.000.000 mm³ = 0.001 m³ 1 cc = 1 ml = 1 cm³ CONTOH SOAL DAN PENYELESAIAN 1. Dalam 1 jam sebuah keran dapat mengeluarkan air sebesar 3.600 m³. Berapa liter/detik debit air tersebut ? Penyelesaian Diketahui volume (v) = 3.600 m³ = 3.600.000 dm³ = 3.600.000 liter

8. Pak Juanidi memasang aliran air dari PDAM. Pada awal bulan kedudukan meteran air adalah 3.500 m³. Setelah dipakai selama 5 jam sehari, kedudukan meteran air pada hari ke – 3 adalah 3.575 m³. Berapa liter/menit debit air ? 9. Bu Siska mendapat tagiahan rekening air sebesar Rp. 486.000,-. Harga pemakaian air adalah Rp. 1.500,- per m³. Jika ibu Siska menggunakan air selama 10 jam tiap hari, berapa liter/detik debit airnya ? 10. Pak Karta ingin mengisi tangki air yang berbentuk tabung dengan diameter alas 70 cm dan tinggi 1,5 meter. Untuk mengisi air di tangki tersebut dibutuhkan waktu 30 menit. Pak Karta mengisi tangki air itu 3 kali dalam sehari. Berapa debit liter/menit airnya ? Berapa rupiah tagihan air pak Karta jika harga pemakaian Rp. 1.500,- per m³ ? Berapa kedudukan akhir meteran air jika kedudukan awal adalah 3.340 m³ ? DEBIT Debit adalah volume air mengalir dalam waktu tertentu melalui penampang air, sungai, saluran, pipa atau keran. RUMUS DEBIT

1 1 1 1

menit jam menit detik 1 jam

= 60 detik = 3.600 detik = 1/60 jam = 1/60 detik = 1/3.600 detik

3. Bagi volume air yang terpakai (point 1) dengan waktu (point 2) Konversi volume : 1 liter= 1 dm³ = 1.000 cm³ = 1.000.000 mm³ = 0.001 m³ 1 cc = 1 ml = 1 cm³ CONTOH SOAL DAN PENYELESAIAN 1. Dalam 1 jam sebuah keran dapat mengeluarkan air sebesar 3.600 m³. Berapa liter/detik debit air tersebut ? Penyelesaian Diketahui volume (v) = 3.600 m³ = 3.600.000 dm³ = 3.600.000 liter waktu (t) = 1 jam = 3.600 detik Ditanya debit (D) liter/detik Jawab : D = v = 3.600.000 liter = 1.000 liter/detik t = 3.600 detik 2. Debit keran air 20 liter/detik. Hitung berapa m³ air yang dapat ditampung selama 30 menit ? Penyelesaian Diketahui debit (D) = 20 liter/detik waktu (t) = 30 menit = 30 x 60 = 1800 detik Ditanya volume (v) m³

Debit = volume = m3 waktu detik
Untuk menghitung debit air langkah-langkahnya adalah : 1. Tentukan volume air yang terpakai dengan cara mengurangkan kedudukan meter akhir (volume air terakhir) dengan kedudukan meter awal (volume air awal) 2. Ubah waktu pemakaian sesuai soal dengan konversi : 1 jam = 60 menit

143 m³ volume akhir = 4.2. 1. Debit keran air 2. Berapa jam yang diperlukan untuk mengisi sebuah bak yang berukuran panjang 6 meter.400 liter/menit = 2.087 m³. l = 4 m.000 liter = 36 m³ 3.5 liter/detik Jawab Ditanya D = 1.605 m³ volume akhir = 5. 3.250 liter Ditanya debit (D) Jawab D = v t = 2.000 detik v = v akhir .620.000. Mobil tanki mengalirkan bensin ke pom bensin selama ¼ jam. 2.500. Ibu Mirna mendapat tagihan rekening PDAM pada akhir bulan dengan kedudukan meteran awal bulan 5.4 m³/menit 6.200/m³ tambahan biaya administrasi = Rp.-.250 liter 900 detik = 2.000.. 3.855 m³. t = 3 m waktu (t) jam volume bak = 6 x 4 x 3 = 72 m³ debit = 2.500.Jawab v = D x t = 20 liter/detik x 1800 detik = 36.4 m³/menit t = volume = 72 m³ = 30 menit = ½ jam debit 2. Bensin yang dialirkan sebanyak 2. Jika kedudukan meter awal adalah 2.600 = 900 detik volume (v) = 2. biaya pemeliharaan Rp..- 4.v awal = 4.944.605 m³ dan akhir 5.087 .944.2 liter/detik 1.dan biaya meteran Rp.000 liter = 1.143 m³ dan kedudukan meter akhir adalah 4. lebar 4 meter dan tinggi 3 meter ? Penyelesaian Diketahui debit (D) = 2.855 m³ biaya = Rp.620.944 m³ = 1. berapa liter/detik debit air di rumah pak Rudi ? Penyelesaian Diketahui waktu (t) = 15 jam/hari volume awal = 2.200/m³ dengan tambahan biaya administrasi Rp.250 liter.087 m³ Ditanya debit (D) Jawab t = 15 jam/hari x 30 hari = 450 jam = 1.400 liter/menit ukuran bak p = 6 m. Berapa rupiah Bu Mirna harus membayar tagihan air itu ? Penyelesaian DIketahui volume awal = 5.400 liter/menit.000 liter . 1. 1. Berapa liter per detik aliran bensin tersebut ? Penyelesaian Diketahui waktu (t) = ¼ jam = ¼ x 3.000 detik 5. Harga pemakaian adalah Rp. Pemakaian air di rumah pak Rudi adalah 15 jam tiap hari.143 = 1.

5.pemeliharaan meteran Ditanya Jawab = Rp.= Rp. 1.500.500 m³ 8.605 = 250 m³ biaya = (250 x 1200) + (3000 + 2500 + 1500) = 300. Pada awal bulan kedudukan meteran air adalah 3.000 liter v akhir = 3.7.per m³ waktu (t) = 10 jam/hari Ditanya debit (D) liter/detik t2 Ditanya .000 liter t = 5 jam x 3 = 15 jam = 900 menit Ditanya debit (D) liter/menit Jawab D = v akhir – v awal = (3575000 .000.500 m³. Setelah dipakai selama 5 jam sehari. Berapa kedudukan meteran akhir pada akhir bulan jika setiap hari paman menggunakan air selama 10 jam tiap hari ? Penyelesaian Diketahui v awal = 2. 1.855 .500. Berapa liter/menit debit air ? Penyelesaian biaya yang harus dibayarkan v = 5. 307.575.-.. berapa liter/detik debit airnya ? Penyelesaian Diketahui Tagihan rekening = Rp.500 m³ = 3. 486.500.500.2000) t1 6 jam = 30 = 5 m³/jam 6 t 2 = 10 jam/hari x 30 hari = 300 jam v akhir bulan = D x t = 5 x 300 jam = 1500 m³ Diketahui v awal = 3. Setelah dipakai selama 6 jam.000. 2. 486. kedudukan meteran adalah 2. Paman memasang aliran air dari PDAM.. 1.030 m³ t1 = 6 jam = 10 jam/hari kedudukan meteran akhir Jawab debit (D) = v akhir – v awal = (2030 .- maka kedudukan meteran akhir adalah 2000 + 1500 = 3. kedudukan meteran air pada hari ke – 3 adalah 3.030 m³.000 m³ v akhir = 2.Harga pemakaian = Rp. Jika ibu Siska menggunakan air selama 10 jam tiap hari. Bu Siska mendapat tagiahan rekening air sebesar Rp.500.000 + 7. Harga pemakaian air adalah Rp.3500000) t 900 = 75000 = 83 ⅓ liter/menit 900 9. Pada awal pemakaian kedudukan meteran adalah 2.575 m³.000 = Rp.575 m³ = 3.per m³.000 m³. Pak Juanidi memasang aliran air dari PDAM.000.

850.000 : 1500 = 324 m³ = 324. Rugi : harga penjualan < harga pembelian RUMUS Harga penjualan Harga penjualan Contoh : Pak Ali membeli ayam dengan harga Rp. 1.per m³ ? Berapa kedudukan akhir meteran air jika kedudukan awal adalah 3.per m³ 3. Perhitungan Untung Rugi Seorang penjual memperoleh keuntungan jika menjual barang dengan harga lebih tinggi dari pembeliannya. 18. .310 liter = 2310 = 77 liter/menit 30 Untung Rugi = harga penjualan – harga pembelian = harga pembelian – harga penjualan = harga pembelian + untung = harga pembelian .000 liter = 0.Jawab v = 486.9 x 1500 = Rp.9 = 3547. 3.340 m³ ? Penyelesaian Diketahui diameter tabung = tinggi tabung t = pengisian tangki = harga pemakaian = kedudukan awal = Ditanya debit (D) liter/menit tagihan air kedudukan akhir meteran Jawab V tabung D = v t = 22 x 7 x 7 x 15 7 = 2. 311.080. Misalnya dalam perhitungan : 1..3 liter/detik 1.9 m³ Total tagihan = 207.-.5 meter.500. Untung.340 m³ Perhitungan persen (%) seing digunakan sehari-hari.000. 1.000 detik D = 324.rugi 70 cm = 7 dm = 1. dan potongan harga pada jual beli.500. Bebererapa hari kemudian ia menjual ayam itu dengan harga Rp. Pak Karta ingin mengisi tangki air yang berbentuk tabung dengan diameter alas 70 cm dan tinggi 1. rugi.000 detik v = 2310 liter = 2. Untuk mengisi air di tangki tersebut dibutuhkan waktu 30 menit. 2.000. 20.9 m³ PERHITUNGAN PERSEN (%) 10.Kedudukan meteran akhir = 3340 + 207.5 m = 15 dm 30 menit 3 kali sehari Rp..000 liter t = 10 jam/hari x 30 hari = 300 jam = 1. Bunga tabungan atau simpan pinjam di bank atau koperasi. Untung : harga penjualan > harga pembelian Seorang penjual mengalami kerugian jika menjual barang dengan harga lebih rendah dari pembeliannya. Berapa debit liter/menit airnya ? Berapa rupiah tagihan air pak Karta jika harga pemakaian Rp. Berat bruto dan netto dari suatu barang.310 m³ x 3 x 30 = 207.-.080. Pak Karta mengisi tangki air itu 3 kali dalam sehari.

= 10 % Contoh Seorang pedagang memperoleh keuntungan 5 %.00.000.000.000 : 150 Rp.500 per kg Perhitungan Bunga . 120. Hitunglah : a.000 .Harga pembelian = Rp.RUMUS Pak Hasan menjual telur.Untung = 5 % x 120.000 825.-.= 30.000 (seluruhnya) 825.000.000 . 20. 30. 5.000 = 570.000. 6. 750.000 = Rp. 75.000.000.000 : 5 % = 30. harga jual per kg Jawab Harga pembelian 150 kg beras Keuntungan = Rp.- Keuntungan = 10 % x 750.000.000 = Rp.000 X 100 5 = Rp.Harga penjualan = = = = 750.= 600. Jika harga pembelian Rp.000. 18.000..000. Berapa rupiah hasil penjualan telur Pak Hasan ? Jawab Persentase rugi Rugi Harga pembelian = 5% = Rp. 120.30.Harga penjualan > harga pembelian maka Pak Ali memperoleh untung.18. Besar keuntungan = 20. 2.000. Berapa untung/ruginya ? Jawab Harga penjualan = Rp.- Harga penjualan Untung = persentase untung x harga pembelian Rugi = persentase rugi x harga pembelian Persentase untung = untung % -------------------------harga pembelian Persentase rugi= rugi x 100 % x 100 Sigit membeli beras 150 kg seharga Rp. 750. besar keuntungan yang diperoleh b.berapa keuntungannya ? Jawab Persentase untung = 5% Harga pembelian = Rp.-. 30. Untung atau rugikah Pak Ali ? b.000 = Rp.a.000 + 75.000.000. Karena ada telur yang pecah Pak Hasan menderita kerugian 5% atau Rp. 6. Beras itu kemudian dijual dengan keuntungan 10 %.

000 = 16.dengan bunga 8 % per tahun. Pada karung tertulis 80 kg dan tara 5 %.Bunga adalah keuntungan yang diberikan bank kepada nasabah dalam jangka waktu tertentu. Berapakah : a..= 8% = 8 % x 200.000 Uang Andi setelah 1 tahun = 200. Hitunglah nettonya ! Jawab Tara 5 % dari 80 kg = 5 % x 80 = 4 kg Netto = 80 . Berapa persen taranya ? 100 = Bunga dalam Contoh Andi menabung di bank sebesar Rp. a.- Perhitungan Bruto. 200. Berapa taranya ? b.Tara Tara dalam persen a x 100 % = tar netto Contoh Bibi membeli gula pasir satu karung.Tara Tara = Bruto .5 kg . 216.000 + 16.5 = 1. Netto. 200. uang Andi setelah menabung selama 1 tahun Jawab Modal Bunga Bunga = Rp. RUMUS Bunga (dalam Rp) x Modal Bunga (dalam %) rupiah x Modal = Bunga dalam % Contoh : Berat kecap dan botolnya = bruto Berat kecap = netto Berat botol = tara RUMUS Bruto = Netto + Tara Netto = Bruto .000 = Rp. Tara Bruto adalah berat benda dengan bungkus (berat kotor) Netto adalah berat benda tanpa bungkus (berat bersih) Tara adalah berat bungkus (selisih antara bruto dan netto) Jawab Tara = 60 .58.000. bunga 1 tahun b.000.000.4 = 76 kg Pada karung terigu tertulis bruto 60 kg dan netto 56 kg.

Jika diketahui skala 1 : 1.-. 7.5 % LATIHAN MATEMATIKA KELAS 6 SD 1 2 3 12 X (14 + 16) = (…… X …. 16.) + (…… X …. Maka isi bak mandi itu adalah …….5 m. 30.5 x 100 % 60 = 2.000. Banyak siswa laki-laki adalah ……. Kain itu habis dengan harga jual Rp.maka jumlah uang mereka adalah ……. dan Mirna adalah 2 : 4 : 5. 120. Bak mandi diisi ¾ bagian. ⁰ Perbandingan uang Hesti.2 m3/menit. lebar 1. C ……………cm 18 cm Panjang sisi BC adalah 4 5 6 7 Berapa FPB dan KPK dari bilangan 24.40 adalah ……. Jika uang Rida Rp.(-5) X 18 = …… 2 1 1 1 2 1 3 1 4 1 5 Volume kubus yang panjang rusuknya 9 cm adalah ……………… 45 hm + 2 dam + 12 m = …………… m Besarnya sudut yang dibentuk oleh jarum jam pada pukul 03. Rida.000 maka jarak sebenarnya adalah ……. berapa luas persegi tersebut ? Pembelian 1 kodi kain Rp. tinggi 1 m. berapa liter air yang keluar dari keran air tersebut ? Jarak dari kita A dan B pada peta 6 cm. km Jumlah siswa di suatu sekolah dasar adalah 672 orang. 8 9 1 0 .per helai.200..5 m.liter Tara = 1.. Berapa persen keuntungannya ? Kelas 1 2 3 4 5 6 Jumlah Murid Rata-rata jumlah murid tiap kelas di 40 38 40 37 40 39 SD Merdeka adalah ……….. 1 6 1 7 1 8 A 24 cm B Perbandingan panjang dan lebar sebuah persegi adalah 3 : 4. Hitunglah volume tabung dan luas permukaan tabung ! Perbandingan antara murid perempuan dan laki-laki di SD Merdeka adalah 3 : 7. berapa jumlah murid perempuan dan berapa jumlah murid laki-laki ? -21 + (-5) . dan 32 ? Berapakah diameter lingkaran yang memiliki luas 1386 cm2 ? Debit air yang mengalir dari keran air adalah 1.) = …… menunjukkan sifat …………………… Sebuah tabung memiliki diameter alas 28 cm dan tinggi 25 cm.. Jika keran air dinyalakan selama 1 jam.500. Siswa perempuan ada ⅓ bagian. Jika keliling persegi tersebut adalah 28 cm... Sebuah bak mandi berukuran panjang 2.000. Jika jumlah murid di SD Merdeka ada 450 orang.

Faktorisasi prima dari bilangan 84 adalah …….-.35 4 jam kemudian adalah pukul ………………. Bunga yang diberikan Bank itu adalah …. Luas daerah yang di arsir adalah …… 2 0 20 cm 25 cm 2 8 33 cm Berapakah luas bangun di atas ? 2 9 3 0 42 cm Tono menyimpan uang di Bank Rp. maka harga sekarung beras adalah …… Jawaban 1 (12 X 14) + (12 X 16) = 360 distributif 2 15400 cm3 2816 cm2 3 4 Perempuan 135 94 2 . Jika harga 1 kg beras Rp. 48. 480 laki-laki 315 2 3 2 4 5 .-.. Bapak beristirahan selama 30 menit dalam perjalanan dan tiba di kota B pukul 13.800. dan lampu C 4 detik. Lampu A. Bapak berangkat naik mobil pukul 08.000.15.. 52. B. 3 jam 25 menit yang lalu pukul 06.-. Ketiga lampu itu menyala secara bersamasama pada detik ke …. 7.. Tinggi limas 12 cm. dan C dinyalakan bersama-sama dan segera pada setelah jangka waktu tertentu.. Setelah 1 tahun jumlahnya menjadi Rp. lampu B 3 detik.1 9 12 cm Diameter alas tabung disamping adalah 20 cm. Berapa kecepatan rata-rata mobil Bapak ? Berapa banyak simetri lipat dan simetri putar segi tiga sama kaki ? Satu karung beras berisi ¼ kuintal.500. 1 6 1 7 1 8 1 9 2 0 48 cm2 25 % 39 anak 3768 cm3 737 cm2 2 1 2 2 Sebuah limas segi empat mempunyai alas berbentuk persegi dengan sisi 8 cm.00 dari kota A menuju kota B. Berapakah cm2 volume tabung tersebut ? 2 5 2 6 2 7 √169 + √961 = …………. Berapakah volume limas tersebut ? Jarak antara kota A dan B adalah 380 km. Lampu A 2 detik.

10 12 1.6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 1 3 1 4 1 5 42 cm 72.000 liter 72 km 448 orang 2812.44 22 X 3 X 7 378 cm2 10 % Pukul 07. Berapa rata-rata jumlah siswa yang diterima ? 4. Berapa 5.500.30 2 1 2 2 2 3 2 4 2 5 2 6 2 7 2 8 2 9 3 0 256 cm3 80 km/jam 1 dan 1 Rp.5 liter 729 cm3 4532 170⁰ Rp 44. Berapa 4.000. Berapa siswa ? orang siswa yang mendapat nilai 7 ? jumlah siswa kelas 6 ? modus data tersebut ? rata-rata nilai matematika kelas VI ? nilai terkecil yang didapat Data penerimaan siswa di SD Sukadamai 3 Tahun Banyak Siswa 2003 180 2004 200 2005 200 2006 210 2007 240 2008 85 1. Pada tahun berapa jumlah siswa yang diterima paling banyak ? 3. Berapa 3. Berapa jumlah siswa yang diterima mulai tahun 2003 sampai 2008 ? 5. 187. Berapa 2. Berapa orang siswa yang diterima pada tahun 1005 ? 2. Buatlah diagram garis data tersebut ! LATIHAN SOAL MATEMATIKA STATISTIK Data nilai matematika siswa kelas VI Nilai 10 9 8 7 6 5 Jumlah Siswa 4 25 35 40 26 20 Data nilai ulangan Bahasa Indonesia kelas VI D Nilai Jumlah Siswa 10 3 9 7 .

14.11. Buatlah tabel dari data di atas ! 2.11.9.14.9.12.10. 10 10.11. Sajikan data di atas dalam bentuk diagram batang ? 5. Sajikan data di atas dalam bentuk tabel ! 4.9.9.10.15.11. Berapa rata-rata nilai bahasa Indonesia kelas VI D ? 2.10. Berapa nilai tertinggi ulangan Bahasa Indonesia ? 3.11.10.11.8. Buatlah diagram batang dari data tersebut ! 1.12 12.10.11. Berapa orang yang mendapat nilai terendah ? 4. Berapa rata-rata gol yang tercipta pada 3 tahun terakhir ? .11. Berapa modus data tersebut ! 4.8.13. Hitunglah rata-rata usia anggota SSB ! 3.9.15 1.10.14.9.8.13.9.14. Pada tahun berapa klub mengalami penurunan ? 3.11. Berapa modus nilai ulangan tersebut ? 5.12.15.12.11.13.13.9.13.8. Buatlah diagram kue dari data tersebut dan hitung persentasenya ! 5. Buatlah diagram batang dari data tersebut ! Data usia anggota klub SSB Siaga Pratama 8. Pada tahun berapa gol terbanyak dibuat ? 2.9.8 7 6 5 4 12 4 8 5 1 1.13.

 Bangun segitiga dilambangkan dengan ∆. .  Jumlah sudut pada segitiga besarnya 180⁰. Olah raga apa yang paling tidak digemari anak-anak ? 4. Berapa persen anak yang menyukai alat musik biola ? 4. Sajikan data tersebut dalam bentuk diagram kue dalam persen ! 5. Sajikan data tersebut dalam bentuk tabel ! 3.Data olah raga kegemaran diambil dari 100 orang anak 1. Berapa jumlah anak yang disurvey ? 2. Macam-macam bangun datar SEGITIGA  Segitiga merupakan bangun geometri yang dibentuk oleh 3 buah garis saling bertemu dan membentuk 3 buah titik sudut. Olah raga apa yang paling digemari anak-anak ? 3. Sajikan data tersebut dalam bentuk diagram batang ! BANGUN DATAR Bangun datar dalam matematika disebut bangun geometri. Sajikan data diatas dalam bentuk tabel ! 2. Sajikan data di atas dalam bentuk diagram batang ! 1. Sajikan data di atas dalam bentuk diagram kue dalam derajat ! 5.

 mempunyai 1 simetri putar.  Mempunyai 4 simetri putar. Segitiga Sama Kaki  mempunyai 2 sisi yang berhadapan sama panjang. mempunyai 3 simetri lipat. d. c.  Mempunyai 2 diagonal yang sama panjang  Mempunyai 2 simetri lipat.  salah satu sudutnya adalah sudut siku-siku yaitu 90⁰.  mempunyai 1 simetri lipat. Rumus Keliling Persegi Keliling = Rumus Luas Persegi 4 x sisi a : sisi datar b : sisi tegak c : sisi miring a2 + b 2 = c2 Luas = sisi x sisi Rumus Keliling segitiga Keliling = panjang sisi 1 + panjang sisi 2 + panjang sisi 3 Rumus Luas Segitiga PERSEGI PANJANG  Persegi panjang merupakan bangun datar yang mempunyai 4 sisi. mempunyai 3 simetri putar.  mempunyai 1 sisi miring. Segitiga Sama Sisi mempunyai 3 sisi sama panjang.  Sisi-sisi persegi panjang saling tegak lurus  Mempunyai 4 sudut siku-siku 90⁰. a. Segitiga Siku-Siku  mempunyai 2 sisi yang saling tegak lurus. c.  untuk mencari panjang sisi miring digunakan rumus phytagoras : PERSEGI  Persegi adalah bangun datar yang dibatasi 4 sisi yang sama panjang.  Mempunyai 4 sudut siku-siku 90⁰.  Mempunyai 4 simetri lipat. b.  Mempunyai 2 diagonal yang sama panjang. mempunyai 3 sudut sama besar yaitu 60⁰. Jenis-jenis segitiga : a. .  Sisi yang berhadapan sama panjang dan sejajar.  tidak mempunyai simetri lipat dan putar.  Mempunyai 4 titik sudut. Luas = alas x tinggi 2 b.

 Mempunyai 4 titik sudut.  Mempunyai 4 sisi sepasang-sepasang yang sama panjang.  Sudut yang saling berdekatan besarnya 180⁰. Rumus Luas Persegi Panjang Luas = panjang x lebar JAJARAN GENJANG  Jajaran genjang merupakan bangun datar yang mempunyai 4 buah sisi. Rumus Luas Jajaran Genjang Luas = panjang x tinggi . 2 sudut berpasangan dan berhadapan.  Sisinya tidak tegak lurus.  Mempunyai 2 simetri lipat.  Sudut yang berhadapan besarnya sama.  Sisi yang berhadapan sejajar dan sama panjang.  Mempunyai 2 diagonal yang tidak sama panjang.  Mempunyai 4 sudut. Rumus Keliling Jajaran Genjang Rumus Keliling Belah Ketupat Keliling = 4 x sisi Rumus Luas Belah Ketupat Luas = ½ x diagonal 1 x diagonal 2 Keliling = 2 x ( panjang + lebar ) LAYANG-LAYANG  Layang-layang adalah bangun geometri berbentuk segiempat yang terbentuk dari dua segitiga sama kaki yang alasnya berhimpitan. Mempunyai 2 simetri putar Rumus Keliling Persegi Panjang Keliling = 2 x ( panjang + lebar ) BELAH KETUPAT  Belah ketupat merupakan bangun geometri yang dibatasi 4 sisi sama panjang.  Mempunyai 2 simeteri putar.  Tidak mempunyai simetri lipat dan simetri putar.  Mempunyai 2 diagonal yang berbeda panjangnya.  Dua sisi lainnya tidak saling tegak lurus.

 Jumlah derajat lingkaran sebesar 360⁰. Busur yaitu bagian lingkaran yang dibagi oleh tali busur.  Lingkaran mempunyai 1 titik pusat. 3.  Mempunyai simetri lipat dan simetri putar yang jumlahnya tidak terhingga. Trapesium Siku-SIku  mempunyai sudut siku-siku. Mempunyai 2 diagonal berbeda dan tegak lurus. Tidak mempunyai simetri putar Luas = jumlah sisi sejajar x tinggi 2 LINGKARAN  Lingkaran merupakan kurva tertutup sederhana beraturan. Sepasang sudut yang berhadapan sama besar. Trapesium Sama Kaki  mempunyai sepasang kaki sama panjang Rumus Keliling Trapesium Diameter (d) = 2 x jari-jari Jari-jari (r) = ½ diameter . Diameter lingkaran (d) yaitu ruas garis yang menghubungkan dua titik pada busur lingkaran melalui titik pusat lingkaran. 5. Jari-jari lingkaran (r) yaitu ruas garis yang menghubungkan titik pada busur lingkaran dengan titik pusat lingkaran. 6.  Tiap pasang sudut yang sisinya sejajar adalah 180⁰. 4.  Jenis-jenis trapesium : a. Juring yaitu daerah pada lingkaran yang dibatasi oleh 2 jari-jari maupun busur lingkaran. Susut pusat yaitu sudut yang dibentuk oleh 2 buah jari-jari. Tali busur yaitu garis yang menghubungkan dua titik pada busur lingkaran dan tidak melewati titik pusat lingkaran. 2. b. Rumus Hubungan Diameter (d) dan Jari-Jari (r)(r) Rumus Keliling Layang-Layang Keliling = 2 x ( sisi panjang + sisi pendek ) Rumus Luas Layang-Layang Luas = diagonal 1 x diagonal 2 2 TRAPESIUM  Trapesium adalah bangun segiempat dengan sepasang sisi berhadapan sejajar.  Istilah-istilah dalam lingkaran : 1. Trapesium Sembarang  mempunyai sisi-sisi yang berbeda. Mempunyai 1 simetri lipat. c.Keliling = jumlah keempat sisinya Rumus Luas Trapesium      Mempunyai 4 buah sudut.

Rumus Hubungan Busur. . 3.  Jaring-karing kubus berupa 6 buah persegi yang kongruen. 2. dan Sudut Pusat Panjang Busur AB = besar sudut AOB X keliling lingkaran 360⁰ Bangun ruang adalah bangun matematika yang mempunyai isi ataupun volume. Rumus Luas Permukaan Kubus L r L = 6xrxr : luas permukaan : panjang rusuk Rumus Keliling Lingkaran Keliling = π x diameter π = 3. Bagian-bagian bangun ruang : 1.  Kubus mempunyai 12 rusuk yang sama panjang. Rusuk  pertemuan dua sis yang berupa ruas garis pada bangun ruang. Titik sudut  titik hasil pertemuan rusuk yang berjumlah tiga atau lebih.  Kubus mempunyai 8 titik sudut. KUBUS  Kubus merupakan bangun ruang dengan 6 sisi sama besar (kongruen)  Kubus mempunyai 6 sisi berbentuk persegi.14 ( 22 ) 7 BANGUN RUANG V r BALOK  Balok merupakan bangun ruang yang dibatasi 6 persegi panjang dimana 3 persegi panjang kongruen. Sisi  bidang pada bangun ruang yang membatasi antara bangun ruang dengan ruangan di sekitarnya.14 ( 22 ) 7 Rumus Luas Lingkaran Rumus Volume Kubus V = rxrxr : Volume : panjang rusuk Luas = π x jari-jari x jari-jari Luas = π r2 π = 3. Juring.

      Balok mempunyai 6 sisi berbentuk persegi panjang. LIMAS  Limas adalah bangun ruang yang mempunyai bidang alas segi banyak dan dari bidang alas tersebut dibentuk suatu sisi berbentuk segitiga yang akan bertemu pada satu titik. Balok mempunyai 3 pasang bidang sisi berhadapan yang kongruen. Jaring-jaring balok berupa 6 buah persegi panjang.  Rusuk tegak prisma disebut juga tinggi prisma. Balok mempunyai 8 titik sudut.  Limas beraturan yaitu limas yang alasnya berupa segi beraturan. .  Rusuk tegak prisma tegak lurus dengan alas dan atas prisma.  Prisma terdiri dari prisma segitiga dan prisma beraturan. Rumus Luas Permukaan Prisma Segitiga Rumus Luas Permukaan Balok L p l t L = 2 x [ (p x l) + (p x t) + (l x t) ] : luas permukaan : panjang balok : lebar balok : tinggi balok L = Keliling ∆ x t x ( 2 x Luas ∆) L ∆ t : luas permukaan : alas dan atas segitiga : tinggi prisma Rumus Volume Balok V p l t : : : : V = pxlxt volume balok panjang balok lebar balok tinggi balok Volume Prisma Segitiga V = Luas Alas x t V Luas Alas t : Volume : Luas ∆ = ( ½ a x t ) : tinggi prisma PRISMA  Prisma merupakan bangun ruang yang alas dan atasnya kongruen dan sejajar.  Rusuk tegak prisma sama dan sejajar.  Tinggi limas adalah garis tegak lurus dari puncak limas ke alas limas. Balok mempunyai 12 rusuk.  Prisma segitiga mempunyai 9 rusuk  Prisma segitiga mempunyai 6 titik sudut  Jaring-jaring prisma segitiga berupa 2 segitiga. dan 3 persegi panjang. 4 buah rusuk yang sejajar sama panjang.  Rusuk prisma alas dan atas yang berhadapan sama dan sejajar.  Prisma segitiga mempunyai bidang alas dan bidang atas berupa segitiga yang kongruen.  Nama limas ditentukan oleh bentuk alasnya.  Prisma segitiga mempunyai 5 sisi.

 Bidang tegak tabung berupa lengkungan yang disebut selimut tabung. r : jari-jari lingkaran alas d : diameter lingkaran alas Rumus Luas Kerucut kerucut t : tinggi TABUNG  Tabung merupakan bangun ruang berupa prisma tegak dengan bidang alas dan atas berupa lingkaran.  Tinggi tabung adalah jarak titik pusat bidang lingkaran alas dengan titik pusat lingkaran atas. L r : jari-jari lingkaran alas d Permukaan Tabung : diameter lingkaran alas Rumus Luas t : tinggi tabung .  Kerucut mempunyai 2 sisi.  Kerucut tidak mempunyair2 + π d x t L = π rusuk.  Jaring-jaring kerucut terdiri dari lingkaran dan segi tiga. L = 2 x ( π r2 ) + π d x t  Jaring-jaring tabung tabung berupa 2 buah lingkaran dan 1 persegi : luas permukaan panjang. Limas segienam  alasnya berbentuk segienam Nama Limas Limas Segitiga Limas Segiempat Limas Segilima Limas Segienam Sisi 4 5 6 7 Rusuk 6 8 10 12 Titik Sudut 4 5 6 1 Volume Kerucut Rumus Luas Permukaan Limas L = luas alas + luas selubung limas Rumus Volume Limas V = ⅓ ( π r2 x t ) V r t : volume : jari-jari lingkaran alas : tinggi kerucut V= V t ⅓ ( luas alas x t) : volume limas : tinggi limas KERUCUT  Kerucut merupakan bangun ruang berbentuk limas yang alasnya berupa lingkaran. Lima segiempat  alasnya berbentuk segi empat 3.  KerucutLmempunyaipermukaan : luas 1 titik sudut. Limas segitiga  alasnya berbentuk segitiga 2. Macam-macam bentuk limas : 1. Limas segilima  alasnya berbentuk segilima 4.

Jarak kota P – Q 6 cm pada peta.000 cm = 72 km 17 cm : 42.000 = 46.800. Rumus Luas Permukaan Bola Matematika: Soal Skala untuk SD Kelas 6 1.200.000 cm = 460 km 5 cm : 9. Jarak kota B – C adalah 52. Jarak kota Bogor –Jakarta pada peta 5 cm.000 ? 4.000.000 cm = 1 : 1.200. 6.  Jarak dinding ke titik pusat bola disebut jari-jari. Jarak kota Cirebon – Tegal pada peta 5 cm. Jarak sebenarnya adalah 15 km.000.000 cm : 2. Berapa skalanya jika jarak sebenarnya 425 km ? 8. Skala pada peta tersebut adalah 1 : 50.000 cm = 1 : 2.000 L = 4 π r2 L r : luas permukaan : jari-jari bola V = 4 /3 π r3 V : volume Rumus Volume Bola r : jari-jari bola .000. Jarak kota Y dan Z pada peta 12 cm.000.000. 5. berapa cm jarak pada peta ? 6. Berapa km jarak sebenarnya jika skalanya 1 : 2. Jarak kota Bogor – Sukabumi 45 km. Skalanya 1 : 1.000 cm = 1 : 1.Rumus Volume Tabung V r t V = ⅓ ( π r2 x t ) Volume : jari-jari lingkaran alas atau atas : tinggi tabung BOLA  Bola adalah bangun ruang berbentuk setengah lingkaran diputar mengelilingi garis tengahnya  Bola mempunyai 1 sisi dan 1 titik pusat. 3.000. Berapa cm jarak pada peta jika skalanya 1 : 3.000.5 km.200. Berapa skalanya ? Jawaban 1. Berapa skalanya jika jarak pada peta 20 cm ? 2.000. 4. Berapa km jarak sebenarnya ? 10.000 = 7. Berapa cm jarak pada peta jika skalanya 1 : 1. 7. Berapa km jarak sebenarnya ? 7. Jarak kota Bandung – Jakarta 180 km. Jarak Bandung – Yogyakarta pada peta 23 cm.000 4. Jika skalanya 1 : 2.500.500. 2.000 cm : 3.  Sisi bola disebut dinding bola.  Jarak dinding ke dinding dan melewati titik pusat disebut diameter.500.200.000 ? 9.000 ? 3. Jarak kota A dan B pada peta 240 km.000. Jarak Jakarta – Semarang pada peta 17 cm.000 18. 20 cm : 24.000.000.500.  Bola tidak mempunyai titik sudut dan rusuk.5 cm 23 cm x 2.000 = 1.000. Berapa skalanya jika jarak sebenarnya 90 km ? 5.000 = 9 cm 6 cm x 1.000.

000 cm : 3. 5 cm : 1.000 5. Jarak kota Cirebon – Tegal pada peta 5 cm.200.000. Matematika: Soal Skala untuk SD Kelas 6 1.000 8.000 cm : 1. 5.000.000 = 3. Berapa skalanya jika jarak pada peta 20 cm ? 2.000 100.000. Jarak kota Bandung – Jakarta 180 km.000 ? 4. Berapa km jarak sebenarnya ? 10. 5 cm : 1. Skala pada peta tersebut adalah 1 : 50.000 BILANGAN ROMAWI ANGKA DASAR BILANGAN ROMAWI 1 5 10 50 100 500 1. Berapa km jarak sebenarnya jika skalanya 1 : 2. Jarak sebenarnya adalah 15 km.800. Jarak kota P – Q 6 cm pada peta.000 = 1.000 = 7. Contoh : 3 = III 30 = XXX 40 tidak boleh ditulis XXXX .000 = 46.000 = 600.000 10. 4.500. Jika skalanya 1 : 2.200. Berapa km jarak sebenarnya ? 7.000 cm : 2.250. Berapa skalanya ? Jawaban 1. Jarak kota B – C adalah 52.000 5.000 cm = 460 km 4.5 cm 9.000 cm = 1 : 2. Skalanya 1 : 1.000 = 3. 5 cm : 9. Lambang yang sama hanya boleh ditulis berurutan sebanyak 3 kali.000 cm = 1 : 300.000 500.000. Jarak kota Bogor – Sukabumi 45 km.000 cm = 1 : 1. Jarak kota Y dan Z pada peta 12 cm.500.000 cm = 72 km 7.000 = 600. Berapa skalanya jika jarak sebenarnya 425 km ? 8.000 cm : 1.000 cm = 1 : 300.000 ? 9.000 2.000 ? 3. 12 cm x 50.000 = 9 cm 6.250.500. Jarak kota Bogor –Jakarta pada peta 5 cm. Berapa skalanya jika jarak sebenarnya 90 km ? 5. 18.000. 6 cm x 1. 17 cm : 42. berapa cm jarak pada peta ? 6. 5.200. Jarak Jakarta – Semarang pada peta 17 cm.000 cm = 1 : 1.5 cm 3.500.000. Berapa cm jarak pada peta jika skalanya 1 : 3.000.000.000 50.000.000 I V X L C D M V X L C Ketentuan dalam menulis lambang bilangan Romawi 1.000 cm = 6 km 10.000 cm = 6 km 10. 12 cm x 50.000. Jarak kota A dan B pada peta 240 km.500.500.000.200. Berapa cm jarak pada peta jika skalanya 1 : 1.8. 23 cm x 2.000.5 km. Jarak Bandung – Yogyakarta pada peta 23 cm. 20 cm : 24.500.000.5 cm 9.

Contoh : IV = artinya 5 – 1 = 4 IX = artinya 10 . V dan X hanya boleh dikurangi oleh I satu kali. Contoh : VIII = artinya 5 + 3 = 8 XV = artinya 10 + 5 = 15 LVII = artinya 50 + 5 + 2 = 57 CXXV = artinya 100 + 20 + 5 = 125 3.10 = 40 4. L hanya dapat dikurangi oleh X satu kali.10 = 40 Tidak boleh ditulis XXL atau XXXL SATUAN PANJANG kilometer hektometer dekameter meter desimeter centimeter milimeter • setiap turun 1 tingkat dikali 10 • setiap naik 1 tingkat dikali 10 Untuk ukuran luas (persegi): • setiap turun 1 tingkat dikali 100 • setiap naik 1 tingkat dibagi 100 Untuk ukuran isi (kubik) : • Setiap turun 1 tingkat dikali 1000 • Setiap naik 1 tingkat dibagi 1000 SATUAN BERAT kilogram hektogram dekagram gram desigram centigram miligram setiap turun 1 tingkat dikali 10 setiap naik 1 tingkat dibagi 10 1 1 1 1 1 1 1 1 ton ton kwintal kg kg pon pon ons = = = = = = = = 1000 kg 10 kwintal 100 kg 10 ons 2 pon 5 ons 500 gram 100 gram . Contoh : IV = artinya 5 – 1 = 4 IX = artinya 10 – 1 = 9 Tidak boleh ditulis IIV atau IIX 5. Nilai dari lambang yang di sebelah kanan lebih kecil dari lambang yang di sebelah kiri berarti penjumlahan. Contoh XL = artinya 50 .2.1 = 9 XL = artinya 50 . Nilai lambang yang di sebelah kiri lebih kecil dari lambang yang di sebelah kanan berarti pengurangan.

SATUAN LITER kiloliter hektlieter dekaliter liter desiliter centiliter mililiter • • • setiap turun 1 tingkat dikali 10 setiap naik 1 tingkat dikali 10 1 liter = 1 dm3 SATUAN UKURAN KUANTITAS 1 1 1 1 1 lusin gros gros kodi rim = 12 buah = 12 lusin = 144 buah = 20 lembar = 500 lembar SATUAN WAKTU 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 minggu = bulan bulan tahun tahun tahun tahun tahun triwulan = caturwulan semester = windu dasawarsa abad milenium = jam = menit jam = hari = 7 hari = 4 minggu = 30 hari = 365 hari = 52 minggu = 4 triwulan = 3 caturwulan = 2 semester 3 bulan = 4 bulan 6 bulan = 8 tahun = 10 tahun = 100 tahun 1000 tahun 60 menit = 60 detik 3600 detik 24 jam .