Anda di halaman 1dari 77

Nama Kelas NPM

: Indra mahendra ks : 2DB12 : 33111596

Kata pengantar Pesatnya perkembangan peradaban manusia dewasa ini, seiring dengan penemuan dan pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi dan komunikasi yang mampu menciptakan alat-alat yang mendukung perkembangan Teknologi informasi, mulai dari sistem komunikasi sampai dengan alat komunikasi yang searah maupun dua arah (interaktif). Perkembangan cara penyampaian informasi yang dikenal dengan istilah Teknologi informasi atau Information Technology (IT) bisa dikatakan telah merasuki ke segala bidang dan ke berbagai lapisan masyarakat dalam kehidupan, karena dengan dukungannya membuat organisasi/instansi dan individu/perseorangan dalam kancah dunia bisnis merasa memiliki keunggulan kompetitif (daya saing) luar biasa khususnya dalam mengaudit sistem informasi akuntansi yang berbasis pada komputerisasi guna membantu meningkatkan penyediaan informasi agar dapat mendukung proses pengambilan keputusan yang akan dilakukan oleh manajemen dalam mengembangkan sistem yang ada maupun dalam menyusun suatu sistem yang baru menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada serta untuk perencanaan dan pengendalian operasi perusahaan sehingga senantiasa memiliki sinergi untuk eksis dalam dunia bisnis.

Peranan Teknologi Informasi dalam bisnis telah mengubah secara radikal tipe pekerjaan, pekerja, organisasi bahkan sistem manajemen dalam mengelola sebuah organisasi. Semula pekerjaan banyak yang mengandalkan otot ke pekerjaan yang mengandalkan otak. Tipe pekerjaan menjadi dominan bisa memiliki peranan penting menggantikan peran manusia secara otomatis terhadap suatu siklus sistem mulai dari input, proses dan output di dalam melaksanakan aktivitas serta telah menjadi fasilitator utama bagi kegiatan-kegiatan bisnis yang memberikan andil besar terhadap perubahan-perubahan yang mendasar pada infrastruktur, operasi dan manajemen organisasi juga kebutuhan untuk mempertahankan dan meningkatkan posisi kompetitif, mengurangi biaya serta meningkatkan fleksibilitas, sehingga tidak heran bila perusahaan berani melakukan investasi yang sangat tinggi di bidang teknologi informasi tersebut, walaupun akhirnya harus berimbas juga pada permasalahan akuntansi dan proses penyajian laporan keuangan menjadi semakin kompleks.

Peningkatan kompleksitas yang mengakibatkan semakin tingginya risiko kesalahan interprestasi dan penyajian laporan keuangan yang hal ini menyulitkan para users laporan keuangan dalam mengevaluasi kualitas laporan keuangan, dimana mereka harus mengandalkan laporan auditor independen atas laporan keuangan yang diaudit untuk memastikan kualitas laporan keuangan yang bersangkutan. Namun ironisnya, pada kondisi di lapangan tidak banyak para auditor yang bisa memanfaatkan akses dari peranan teknologi informasi dalam mengaudit sistem informasi yang berbasis pada komputerisasi akuntansi baik pada saat input, proses sampai dengan output mengingat brainware dibidang auditor yang mengenal teknologi informasi masih relatif sedikit karena walaupun teknologi informasi sudah generalisasi dalam dunia bisnis namun tidaklah banyak yang sesuai dapat menjawab standar keilmuan misalnya dalam memenuhi kebutuhan audit sistem informasi komputerisasi akuntansi dimana peluang ini masih jarang dijama para brainware dalam mengaplikasikan kemampuannya yang benarbenar memahami ilmu ekonomi dan akuntansi yang juga diberikan keahlian dalam bidang pemrograman komputer sehingga walaupun ada harga software program aplikasi yang digunakan untuk mengaudit tersebut masih relatif tinggi.

Daftar isi..: 1. Herarki data 2. Pemprosesan data 3. Konsep data base 4. Struktur data base 5. Peranan data base & DBMS dalam memecahkan masalah 6. Jenis-jenis data base dalam DBMS 7. Perbandingan perangkat lunak oracle, informix, DB2 8. kesimpulan

Hirarki Data
Hierarki adalah urutan atau aturan dari tingkatan abstraksi menjadi seperti struktur pohon. Hierarki membentuk sesuatu pada beberapa aturan yang khusus atau berdasarkan peringkat (misalnya kompleksitas dan tanggung jawabnya). Konsep pewarisan (inheritance) merupakan prinsip hierarki ini, dimana metode dan / atau atribut yang ditentukan dalam sebuah objek kelas dapat diwariskan atau digunakan lagi oleh objek kelas lain di bawahnya. Satu sistem dapat mempunyai abstraksi hierarki yang banyak, contohnya : aplikasi financial, kita dapat mempunyai tipe-tipe pelanggan dan simpanan yang berbeda-beda. Sebagai contoh dari penggunaan level pada hierarki adalah pada suatu asset, dapat diturunkan tingkat abstraksinya menjadi hierarki Bank Account, dan Real / Estate, pada Bank Account dapat dibuat hierarki lagi untuk menurunkan lagi abstraksinya menjadi Checking, demikian juga pada Security dapat diturunkan menjadi stack dan Bond. Data merupakan bentuk jamak dari datum, berasal dari bahasa Latin yang berarti "sesuatu yang diberikan". Dalam penggunaan sehari-hari data berarti suatu pernyataan yang diterima secara apa adanya. Pernyataan ini adalah hasil pengukuran atau pengamatan suatu variabel yang bentuknya dapat berupa angka, kata-kata, atau citra. Dan hirarki data itu sendiri dalam proyeksinya tehadap penggunaan di computer, merupakan bagian-bagian yang saling mnghubungkan 1 sama lainnya untuk membentuk suatu kumpulan informasi yang disajikan sebagai alat pneggunaan yang memiliki fungsi informasi yang berbeda-beda. Adapun beberapa penjelasannya akan dijelaskan dalam pembahasan seperti apa itu hirarki data, tsb. Hierarki Data Berdasarkan tingkat kompleksitas nilai data, tingkatan data dapat disusun kedalam sebuah hirarki, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling komplek. 1.basis data, merupakan sekumpulan dari bermacam-macam tipe record yang memiliki hubungan antar record. 2. berkas/file, merupakan sekumpulan rekaman data yang berkaitan denngan suatu objek. 3. record , merupakan sekumpulan field/atribut/data item yang saling berhubungan terhadap obyek tertentu

- fixed length record, semua field dalam record memiliki ukuran yang tetap. - Variabel length record, field-field dalam record dapat memiliki ukuran berbeda (metode penandaan yang digunakan adalah :end of record marker, indikator panjang, dan tabel posisi record) 1. field/atribut/data item, merupakan unit terkecil yang disebut data,yang tidak dapat dipecah lagi menjadi unit lain yang bermakna. fixed length field, memiliki ukuran yang tetap. variabel length field, field-field dalam record dapat memiliki ukuran berbeda.

2. byte, adalah bagian terkecil yang dialamatkan dalam memori. byte mrupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bit yang menyatakan sebuah karakter dalam memori (I byte= I karakter) 3. bit, adalah sistem binner yang terdiri atas dua macam nilai, yaitu 0 dan 1. sistem binner merupakan dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin, yang merupakan serangkaian komponen elektronik dan hanya dapat membedakan 2 macam keadaan, yaitu ada tegangan dan tidak ada tegangan yang masuk ke rangkaian tersebut.

Penyimpanan data.
Komputer mempunyai perangkat keras untuk media penyimpanannya. Memori eksternal adalah perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data, di luar komponen utama yang telah disebutkan di atas. Contoh dari memori eksternal adalah floppy disk, harddisk, cd-rom, dvd. Hampir semua memori eksternal yang banyak dipakai belakangan ini berbentuk disk/piringan sehingga operasi data dilakukan dengan perputaran piringan tersebut. Dari perputaran ini, dikenal satuan rotasi piringan yang disebut RPM (Rotation Per Minute). Makin cepat perputaran, waktu akses pun semakin cepat,namu makin besar juga tekanan terhadap piringan sehingga makin besar panas yang dihasilkan. Setiap memori eksternal memiliki alat baca dan tulis yang disebut head (pada harddisk) dan side (pada floppy). Tiap piringan memiliki dua sisi head/side, yaitu sisi 0 dan sisi 1. Setiap head/side dibagi menjadi lingkaran lingkaran konsentris yang disebut track. Kumpulan track yang sama dari seluruh head yang ada disebut cylinder. Suatu track dibagi lagi menjadi daerah-daerah lebih kecil yang disebut sector.

Pengaksesan data
Sistem akses adalah cara untuk mengambil informasi dari suatu file Pengersipan dan akses adalah : 1. 2. Cara untuk membentuk suatu arsip / file dan cara pencarian record-recordnya kembali Sistem berkas dan Akses adalah system pengorganisasian, pengelolaan dan

penyimpanan data pada alat penyimpanan eksternal dengan organisasi file tertentu. Pada system berkas dan akses penyimpanan data dilakukan secara fisik. 3. Teknik yang digunakan untuk menggambarkan dan menyimpan record pada file disebut

organisasi file 4. 1. 2. Secara lebih spesifik pengersipan dan akses berhubungan dengan : Insert : Menyisipkan data baru atau tambahan ke dalam tumpukan data lama Update : mengubah data lama dengan data baru, perubahan ini bisa sebagian atau

keseluruhan 3. Reorganisasi : penyusunan kembali record-record dari suatu file.

Bentuk atau representasi dari data ada 2 yaitu : 1. Data Logik (Data rancangan), yaitu data yang hanya baru menjadi sebuah rencana data

di level konseptual. Misalnya penggambaran data dengan metode E-R, model objek, model semantic, dan lain-lain. 2. Data Fisik, yaitu data yang sudah jadi, data yang merupakan hasil terakhir dari data

logic yang biasanya disimpan dalam media penyimpanan. Klasifikasi Data dibagi menjadi 3, yaitu : 1. Data tetap, yaitu data yang tidak mengalami perubahan-perubahan, bersifat tetap dan

biasanya dalam melakukan perubahan membutuhkan waktu yang lama. 2. Data tidak tetap, yaitu data yang mengalami perubahan secara rutin dan sukar untuk

diprediksi karena sifatnya yang berubah-ubah.

3.

Data yang bertambah menurut waktu, yaitu kelompok data ini biasanya merupakan

gabungan data tetap dan data tidak tetap.

Pemrosesan data
Pemrosesan data ( data processing) adalah jenis pemrosesan yang dapat mengubah data menjadi informasi atau pengetahuan. Pemrosesan data ini sering menggunakan komputer sehingga bisa berjalan secara otomatis. Setelah diolah, data ini biasanya mempunyai nilai yang informatif jika dinyatakan dan dikemas secara terorganisir dan rapi, maka istilah pemrosesan data sering dikatakan sebagai system informasi. Kedua istilah ini mempunyai arti yang hampir sama,pemrosesan data mengolah dan memanipulasi data mentah menjadi informasi (hasil pengolahan), sedangkan sistem informasi memakai data sebagai bahan masukan dan menghasilkan informasi sebagai produk keluaran. Pemrosesan Data Terdapat dua cara untuk mengolah data, pengolahan batch dan pengolahan online. Pengolaha batch mencakup pengumpulan semua transaksi dan pemrosesan sekaligus, dalam batch. Pengolahan online mencakup pengolahan transaksi satu persatu, kadang pada saat transaksi itu terjadi transaksi itu. Karena pengolahan online berorientasi transaksi, istilah pemrosesan transaksi sering digunakan. 1.Pemrosesan Batch Tujuan dari sistem ini adalah memperbarui tiga file master, persediaan, piutang, dan analisis penjualan. Perusahaan biasanya memperbarui file batch mereka secara harian, yang disebut siklus harian. Kelemahan utama pengolahan batch adalah kenyataan bahwa file baru menjadi mutakhir setelah dilakukan siklus harian. Ini berarti manajemen tidak selalu memiliki informasi paling mutakhir yang menggambarkan sistem fisik. 2.Pemrosesan online Pemrosesan online dikembangkan untuk mengatasi masalah file yang ketinggalan jaman. Terobosan teknologi yang memungkinkan pengolahan online adalah penyimpanan piringan magnetik. Setiap transaksi diproses pada semua file master yang berkaitan sementara data transaksi berada dalam penyimpanan primer. Catatan persediaan yang sesuai dibaca dalam

penyimpanan primer, diperbarui dengan data transaksi, kemudian ditulis kembali pada DASD. Kemudian catatan piutang diperbarui dengan cara yang sama, dilanjutkan dengan catatan analisis penjualan. Ketiga file DASD tersebut diperbarui sebelum transaksi selanjutnya dimasukkan. 3.Sistem Realtime Istilah realtime sering digunakan berhubungan dengan sistem komputer. System realtime adalah suatu sistem yang mengendalikan sistem fisik. Sistem ini mengharuskan komputer merespons dengan cepat pada status sistem fisik. Sistem realtime adalah bentuk khusus dari sistem online. Sistem online menyediakan sumber daya konseptual yang mutakhir, dan sistem realtime memperluas kemampuan tersebut dengan menggunakan sumber daya konseptual untuk menentukan operasi dari sistem fisik.

Peranan DATABASE & DBMS


Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis. Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya

menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan Model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel. Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut. DBMS adalah perangkat lunak yang menangani semua pengaksesan database. Mempunyai fasilitas membaut, mengakses, memanipulasi dan memelihara basis data. FUNGSI DBMS - Data Definition, DBMS harus dapat mengolah pendefinisian data - Data Manipulation, DBMS harus dapat menangani permintaan dari pemakai untuk mengakses data - Data Security & Integrity, DBMS harus dapatmemeriksa security dan integrity data yang didefinisikan oleh DBA - Data Recovery & Concurency, DBMS harus dapat menangani kegagalankegagalan pengaksesan database yang dapat disebabkan oleh sesalahan sistem, kerusakan disk, dsb.

- Data Dictionary, DBMS harus menyediakan data dictionary. - Performance, DBMS harus menangani unjuk kerja dari semua fungsi sefisien mungkin.

KOMPONEN DBMS - Sebuah DBMS (Database Management System) umumnya memiliki sejumlah komponen fungsional (modul) seperti : 1. File Manager, yang mengelola ruang dalam disk dan struktur data yang dipakai untuk merepresentasikan informasi yang tersimpan dalam disk.

2. Database Manager, yang menyediakan interfaceantara data low-level yang ada di basis data denganprogram aplikasi dan query yang diberikan ke sistem. 3. Query Processor, yang menterjemahkan perintahperintah dalam query language ke perintah low-level yang dapat dimengerti oleh database manager. 4. DML Precompiler, yang mengkonversi perintah DMLyang ditambahkan dalam sebuah program aplikasi kepemangin prosedur normal dalam bahasa induk. 5. DDL Compiler, yang mengkonversi perintah-perintahDDL ke dalam sekumpulan tabel yang mengandung metadata. Tabel-tabel ini kemudian disimpan dalam kamus data. KONSEP DASAR DATABASE Sebelum memulai mendesain dan membangun database dengan menggunakan program aplikasi database Ms. Access, terlebih dahulu kita harus lebih mengenal lagi apa yang dimaksud dengan database. Pengertian Database: 1. Database merupakan sekumpulan informasi yang saling berkaitan pada suatu subjek tertentu pada tujuan tertentu pula. 2. Database adalah susunan record data operasional lengkap dari suatu organisasi atau perusahaan, yang diorganisir dan disimpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu dalam komputer sehingga mampu memenuhi informasi yang optimal yang dibutuhkan oleh para pengguna Banyak sekali kegiatan manusia yang menggunakan komputer sebagai sarana pengolahan data, sehingga diperlukan suatu perangkat lunak database. Jika dikaji lebih mendasar tentang batasan suatu database, maka dapat disebutkan bahwa segala bentuk koleksi data adalah suatu database. Mulai dari kelompok data pegawai, sampai dengan kelompok file, merupakan database. Definisi dasar struktur database : Data : sekumpulan fakta mengenai objek tertentu, orang dan lain-lain yang dinyatakan dengan angka, huruf, gambar, film, suara dan sebagainya yang relevan dan belum mempunyai arti.

Informasi : hasil pengolahan data yang konkrit dan sudah mempunyai arti untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Tabel : merupakan hal yang paling mendasar dalam hal penyimpanan data yang terdiri dari field dan record. Field (kolom) : merupakan elemen dari tabel yang berisikan informasi tertentu yang spesifik tentang subjudul tabel pada sebuah item data. Syarat-syarat pembentukan Field Name pada tabel : a. Harus Unik atau Spesifik b. Boleh disingkat c. Pemisah sebagai pengganti spasi dalam pembentuk field adalah tanda lambang "_" Contoh : Kode Barang menjadi KdBarang, KodeBrg, Kd_Brg, Kd_Barang, Kode_Brg Tanggal Lahir menjadi TglLahir, Tgl_Lahir, Tgl_Lhr Record (baris) : merupakan sekumpulan data yang saling berkaitan tentang sebuah subjek tertentu, misalnya data seorang siswa akan disimpan dalam record yang terdiri dari beberapa kolom/field Sistem Manajemen Database (Database Management Sistem - DBMS) adalah suatu aplikasi perangkat lunak yang didesain untuk membantu dalam hal pemeliharaan dan utilitas kumpulan data dalam jumlah besar, menyimpan struktur database, data itu sendiri, hubungan antar data di dalam database, maupun formulir dan laporan yang berhubungan dengan database, DBMS dapat menjadi alternative penggunaan secara khusus untuk aplikasi, misalnya penyimpanan data dalam field dan menulis kode aplikasi yang spesifik untuk pengaturannya. Berikut adalah jenis Struktur-struktur database : Model Hirarkis Model data hirarkis mengatur data dalam struktur pohon. Ada hirarki segmen orang tua dan anak data. Struktur ini menunjukkan bahwa merekam dapat memiliki informasi berulang, umumnya di segmen anak data. Data dalam serangkaian catatan, yang memiliki seperangkat nilai-nilai field yang melekat padanya. Ia mengumpulkan semua contoh dari sebuah catatan

khusus bersama sebagai tipe record. Ini jenis catatan adalah setara tabel dalam model relasional, dan dengan catatan masing-masing menjadi setara dengan baris. Sebagai contoh, sebuah organisasi mungkin menyimpan informasi tentang seorang karyawan, seperti nama, nomor pegawai, departemen, gaji. Organisasi mungkin juga menyimpan informasi tentang anak-anak karyawan, seperti nama dan tanggal lahir. Karyawan dan data anak-anak bentuk hirarki, dimana data karyawan merupakan segmen induk dan data anak-anak merupakan segmen anak. Jika seorang karyawan memiliki tiga anak, maka akan ada tiga segmen anak terkait dengan satu segmen karyawan. Dalam sebuah database hirarki hubungan orang tuaanak adalah satu ke banyak. Ini membatasi segmen anak untuk memiliki hanya satu segmen orangtua. Hirarkis DBMS sangat populer dari akhir 1960-an, dengan diperkenalkannya IBM Sistem Informasi Manajemen (IMS) DBMS, melalui 1970-an. Model Jaringan Popularitas model jaringan data bertepatan dengan popularitas model data hirarkis. Beberapa data lebih alami dimodelkan dengan lebih dari satu orang tua per anak. Jadi, model jaringan mengijinkan pemodelan hubungan banyak-ke-banyak data. Pada tahun 1971, Konferensi Data Systems Languages (CODASYL) secara formal mendefinisikan model jaringan. Pemodelan data dasar membangun dalam model jaringan mengatur membangun. Satu set terdiri dari sebuah tipe record pemilik, nama set, dan jenis catatan anggota. Seorang tipe record member bisa memiliki peran dalam lebih dari satu set, maka konsep multiparent didukung. Sebuah tipe record pemilik juga dapat menjadi anggota atau pemilik dalam himpunan lain. Model data jaringan sederhana, dan jenis catatan link dan persimpangan (catatan junction disebut oleh IDMS) mungkin ada, serta set antara mereka. Dengan demikian, jaringan lengkap hubungan diwakili oleh set beberapa berpasangan, dalam setiap mengatur beberapa tipe record (satu) adalah pemilik (di ekor panah jaringan) dan satu atau lebih jenis catatan anggota (pada kepala panah hubungan ). Model jaringan CODASYL didasarkan pada teori himpunan matematika. Model Relasional (RDBMS relasional database management system) Suatu database berdasarkan model relasional yang dikembangkan oleh EF Codd. Sebuah database relasional memungkinkan definisi struktur data, operasi penyimpanan dan pengambilan dan kendala integritas. Dalam database data dan hubungan antara mereka diatur dalam tabel. Sebuah tabel adalah kumpulan catatan dan setiap record dalam tabel berisi bidang yang sama.

Sifat-sifat Tabel Relasional: - Nilai Apakah Atom - Row Setiap Unik - Nilai Kolom # Apakah dari jenis yang Sama - The Urutan Kolom adalah tidak signifikan - The Urutan Baris adalah tidak signifikan - Kolom Setiap Memiliki Nama Unik Bidang tertentu dapat ditunjuk sebagai tombol, yang berarti mencari nilai-nilai spesifik bidang yang akan menggunakan pengindexan untuk mempercepat mereka. Dimana field dalam dua tabel yang berbeda mengambil nilai dari set yang sama, join operasi dapat dilakukan untuk memilih arsip terkait dalam dua tabel dengan cara mencocokkan nilai-nilai dalam bidang-bidang. Sering kali, tetapi tidak selalu, kadang akan memiliki nama yang sama di kedua tabel. Sebagai contoh, sebuah perintah tabel mungkin berisi (pelanggan-ID, produk-code) pasangan dan produk tabel mungkin berisi (produk-kode, harga) pasangan sehingga untuk menghitung tagihan pelanggan diberikan kau akan jumlah harga dari semua produk yang dipesan oleh pelanggan bahwa dengan bergabung di bidang produk-kode dari dua tabel. Ini dapat diperpanjang untuk bergabung dengan berbagai tabel pada beberapa bidang. Karena hubungan hanya ditentukan pada waktu retreival, database relasional diklasifikasikan sebagai sistem manajemen database yang dinamis. Model Database Relasional didasarkan pada Aljabar Relational. Object Model / Relational Obyek / sistem manajemen database relasional (ORDBMSs) menambah kemampuan objek penyimpanan baru dengan sistem relasional pada inti sistem informasi modern. Fasilitas baru ini mengintegrasikan pengelolaan data menerjunkan tradisional, objek yang kompleks seperti time-series dan data geospasial dan media biner beragam seperti audio, video, gambar, dan applet. Dengan encapsulating metode dengan struktur data, server ORDBMS dapat menjalankan pelengkapan operasi manipulasi dan data analitis untuk mencari dan mengubah multimedia dan objek kompleks lainnya.

Object-Oriented Model Obyek DBMSs menambah fungsionalitas database untuk obyek bahasa pemrograman. Mereka membawa lebih dari persistent storage obyek bahasa pemrograman. Objek DBMSs memperpanjang semantik C, Smalltalk dan Java obyek bahasa pemrograman untuk memberikan kemampuan pemrograman database dengan fitur lengkap, sementara tetap mempertahankan kompatibilitas bahasa asli. Keuntungan utama dari pendekatan ini adalah penyatuan pengembangan aplikasi dan database ke dalam suatu model data mulus dan lingkungan bahasa. Akibatnya, aplikasi memerlukan kode kurang, lebih banyak menggunakan pemodelan alami data, dan basis kode lebih mudah untuk mempertahankan. Obyek pengembang dapat menulis aplikasi database lengkap dengan jumlah sederhana upaya tambahan. Menurut Rao (1994), The object-oriented database (OODB) paradigma adalah kombinasi bahasa pemrograman berorientasi objek (OOPL) sistem dan sistem persisten Kekuatan OODB datang. Dari perlakuan mulus baik data persisten, ditemukan di database, dan data sementara, seperti yang ditemukan dalam program mengeksekusi. Berbeda dengan DBMS relasional dimana struktur data yang kompleks harus diratakan untuk masuk ke dalam tabel atau bergabung bersama-sama dari meja-meja untuk membentuk struktur dalam-memori, DBMSs objek tidak memiliki overhead kinerja untuk menyimpan atau mengambil web atau hirarki objek yang saling terkait . Ini pemetaan satu-ke-satu obyek bahasa pemrograman untuk objek database memiliki dua manfaat lebih dari pendekatan penyimpanan lain: ia menyediakan manajemen kinerja yang lebih tinggi objek, dan itu memungkinkan pengelolaan yang lebih baik dari keterkaitan yang kompleks antara objek. Hal ini membuat objek DBMSs lebih cocok untuk mendukung aplikasi seperti sistem keuangan risiko portofolio analisis, aplikasi layanan telekomunikasi, struktur dokumen world wide web, sistem desain dan manufaktur, dan sistem catatan pasien rumah sakit, yang memiliki hubungan yang kompleks antara data. Semistructured Model Dalam model data semistructured, informasi yang biasanya dikaitkan dengan skema yang terkandung dalam data, yang kadang-kadang disebut self-describing. Dalam database tersebut tidak ada pemisahan yang jelas antara data dan skema, dan sejauh yang terstruktur tergantung pada aplikasi. Dalam beberapa bentuk data semistructured tidak ada skema yang terpisah, di tempat lain itu ada tapi hanya tempat-tempat kendala longgar pada data. Data semi-terstruktur secara alami dimodelkan dalam hal grafik yang mengandung label yang

memberikan semantik dengan struktur yang mendasarinya. database tersebut menggolongkan kekuatan pemodelan ekstensi terbaru database relasional datar, untuk database bersarang yang memungkinkan bersarang (atau enkapsulasi) entitas, dan untuk objek database yang, di samping itu, memungkinkan referensi siklik antara objek. Semistructured data baru-baru ini muncul sebagai topik penting dari studi karena berbagai alasan. Pertama, ada sumber data seperti Web, diperlakukan sebagai database tetapi yang tidak dapat dibatasi oleh sebuah skema. Kedua, mungkin diinginkan untuk memiliki format yang sangat fleksibel untuk pertukaran data antara database yang berbeda. Ketiga, bahkan ketika berhadapan dengan data terstruktur, mungkin akan membantu untuk melihatnya sebagai semistructured untuk tujuan browsing. Assosiatif Model Model asosiatif membagi hal-hal di dunia nyata tentang mana data akan direkam ke dalam Entitas, Entitas merupakan hal yang diskrit, keberadaan independen. Sebuah keberadaan entitas tidak bergantung pada hal-hal lain. Asosiasi hal-hal yang keberadaannya bergantung pada satu atau lebih hal-hal lain, sehingga jika ada hal-hal berhenti ada, maka hal itu sendiri tidak lagi ada atau menjadi tidak berarti. Database asosiatif terdiri dari dua struktur data: 1. Satu set item, masing-masing memiliki pengenal unik, nama dan tipe. 2. Satu set link, masing-masing memiliki pengenal unik, bersama dengan pengidentifikasi unik dari tiga hal lain, yang merupakan sumber sumber, kata kerja dan target dari fakta yang tercatat sekitar sumber dalam database. Masing-masing dari tiga hal yang diidentifikasi oleh kata kerja, sumber dan target dapat berupa link atau item. A. Pengertian DataBase Istilah database berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika. Catatan yang mirip dengan database sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis. Terdapat beberapa definisi database menurut para tokoh, antara lain:

Menurut Gordon C. Everest : Database adalah koleksi atau kumpulan data yang mekanis, terbagi/shared, terdefinisi secara formal dan dikontrol terpusat pada organisasi. Menurut C.J. Date : Database adalah koleksi data operasional yang tersimpan dan dipakai oleh sistem aplikasi dari suatu organisasi. Data input adalah data yang masuk dari luar sistem Data output adalah data yang dihasilkan sistem Data operasional adalah data yang tersimpan pada sistem

Menurut Toni Fabbri : Database adalah sebuah sistem file-file yang terintegrasi yang mempunyai minimal primary key untuk pengulangan data. Menurut S. Attre : Database adalah koleksi data-data yang saling berhubungan mengenai suatu organisasi / enterprise dengan macam-macam pemakaiannya. Sedangkan sumber-sumber lain menjelaskan bahwa: Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga menggunakan suatu programkomputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Database adalah representasi kumpulan fakta yang saling berhubungan disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Database merupakan sekumpulan informasi yang saling berkaitan pada suatu subjek tertentu pada tujuan tertentu pula. Database adalah susunan record data operasional lengkap dari suatu organisasi atau perusahaan, yang diorganisir dan disimpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode

tertentu dalam komputer sehingga mampu memenuhi informasi yang optimal yang dibutuhkan oleh para pengguna. B. Konsep Dasar DataBase Konsep dasar database adalah kumpulan dari catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah database memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur database: ini dikenal sebagai database model atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah yaitu mewakili semua informasi dalam bentuk tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili dengan menggunakan nilai yang sama antar tabel. C. Komponen-komponen Database Empat komponen Data Processing yang menggunakan sistem database :

Perangkat Keras (Hardware) : Penyimpanan Sekunder Perangkat Lunak (Software) : Program Aplikasi, DBMS Data : Database mempunyai sifat internal (integritas dari file-file yang terlibat)

dan terbagi / share User : User pembuat program aplikasi, End user (user pemakai data langsung),

DBA (Penanggung jawab).

D. Perangkat untuk Membuat Database

Database dapat dibuat dan diolah dengan menggunakan suatu program komputer, yaitu yang biasa kita sebut dengan software(perangkat lunak). Software yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) database disebut Database Management System

(DBMS) atau jika diterjemahkan kedalam bahasa indonesia berarti Sistem Manajemen Basis Data. Sedangkan untuk level dari softwarenya sendiri, terdapat dua level software yang memungkinkan kita untuk membuat sebuah database antara lain adalah High Level Software dan Low Level Software. Yang termasuk di dalam High Level Software, antara lain seperti Microsoft SQL Server, Oracle, Sybase, Interbase, XBase, Firebird, MySQL, PostgreSQL, Microsoft Access, dBase III, Paradox, FoxPro, Visual FoxPro, Arago, Force, Recital, dbFast, dbXL,Quicksilver, Clipper, FlagShip, Harbour, Visual dBase, dan Lotus Smart Suite Approach. Sedangkan yang termasuk di dalam Low Level Software antara lain Btrieve dan Tsunami Record Manager. E. Fungsi Database Fungsi database adalah suatu fungsi yang digunakan untuk menghitung, menjumlah atau mencari nilai tertentu pada suatu database dengan menggunakan syarat-syarat tertentu. F. Manfaat Database Berikut ini adalah manfaat database secara umum, yaitu: Sebagai komponen utama atau penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi. Menentukan kualitas informasi yaitu cepat, akurat, dan relevan, sehingga infromasi yang disajikan tidak basi. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya. Mengatasi kerangkapan data (redundancy data) Menghindari terjadinya inkonsistensi data Mengatasi kesulitan dalam mengakses data Menyusun format yang standar dari sebuah data. Penggunaan oleh banyak pemakai (multiple user). Sebuah database bisa dimanfaatkan sekaligus secara bersama oleh banyak pengguna (multiuser). Melakukan perlindungan dan pengamanan data. Setiap data hanya bisa diakses atau dimanipulasi oleh pihak yang diberi otoritas dengan memberikan login dan password terhadap masing-masing data.

Agar pemakai mampu menyusun suatu pandangan (view) abstraksi dari data. Hal ini bertujuan menyederhanakan interaksi antara pengguna dengan sistemnya dan database dapat mempresentasikan pandangan yang berbeda kepada para pengguna, programmer dan administratornya. G. Manfaat Database dalam Bidang Bisnis Pemanfaatan Database pada Perusahaan Kecil Pentingnya pemanfaatan Database bagi suatu organisasi baik skala besar maupun kecil. Saat ini tiap organisasi/perusahaan baik itu skala kecil, menengah maupun besar sudah menggunakan sistem informasi untuk membantu kegiatan operasionalnya. Bagi perusahaan skala menengah dan besar, mereka biasanya sudah menggunakan aplikasi berbasis pada database sehingga mempermudah dalam pencarian dan pemanfaatan informasi yang dipunyai. Dengan dukungan dana dan divisi Teknologi Informasi yang ada, perusahaan tersebut tidak sulit dalam mengembangkan sistem informasi tersebut. Sekarang bagaimana dengan perusahaan skala kecil dalam membangun database seperti itu? Sebelum kita bahas lebih dalam, apa sebenarnya definisi dari database itu sendiri? Database adalah kumpulan informasi yang dapat diatur dan diakses berdasarkan struktur logik dari informasi tersebut. Dengan kata lain, berbeda dalam pencarian informasi di atas aplikasi spreadsheet dimana kita harus tahu nama file, nama sheet kemudian di kolom dan baris keberapa, baru kita bisa temukan informasi tersebut. Dengan menggunakan DBMS (Database Management System), pencarian informasi akan dapat dilakukan dengan mudah. Database Management System adalah aplikasi yang digunakan untuk membuat organisasi logik dari database dan bagaimana cara mengaksesnya. Mengapa dibutuhkan pengelolaan data? Perusahaan harus bisa memantau apa yang terjadi pada kegiatan operasional sehingga bisa mengambil langkah yang cepat dan tepat jika terjadi masalah. Misal penjualan yang cepat harus diikuti manajemen inventori yang cepat pula. Bagian keuangan juga dengan cepat bisa menghitung rugi dan laba untuk membantu manajemen dalam menentukan apakah perlu menambah produksi, membeli bahan mentah dan lain sebagainya. Langkah pertama dari perusahaan kecil dalam membuat database adalah membuat standarisasi pada seluruh data-data yang ada. Standar tadi meliputi Identifier, Naming, Definition, Integrity Rule, dan Usage Right. Kemudian menentukan jenis aplikasi

DBMS apa yang sesuai untuk dipakai dalam membantu penyusunan dan pemanfaatan datadata tersebut. Aplikasi DBMS populer yang tersedia antara lain adalah Microsoft Access atau aplikasi kategori Open Source seperti OpenOffice Base yang bisa secara didapat gratis. Aplikasiaplikasi tersebut digunakan kebanyakan oleh bisnis-bisnis kecil dan menengah, di dalam sebuah organisasi yang kecil bahkan mungkin juga digunakan oleh perusahaan yang cukup besar, dan juga para programmer untuk membuat sebuah sistem buatan sendiri untuk menangani pembuatan dan manipulasi data. Setelah database selesai dibuat, perusahaan skala kecil bisa menggunakan aplikasi tersebut untuk mendukung kegiatan operasional. Kegiatan tersebut disebut Online Transaction Processing (OLTP) yang meliputi pengumpulan info, pemrosesan info, memperbaharui info. Database yang mendukung OLTP disebut Database Operasional (Operational Database). Setelah memanfaatkan aplikasi DBMS, langkah berikut adalah mengelola informasi. Hal ini bukan suatu pekerjaan yang mudah, meliputi siapa yang bisa melihat dan menggunakan, bagaimana mem-backup, berapa lama harus disimpan, teknologi penyimpanan yang tepat dan lain-lain. Sebagai penutup, sudah saatnya perusahaan kecil beralih dalam pengelolaan informasi yang dimiliki dengan menggunakan aplikasi DBMS, tidak lagi hanya menggunakan Spreadsheet saja. Kemudahan dalam pencarian informasi akan membantu perusahaan kecil dalam memantau kegiatan operasional dan mempermudah dalam pengambilan keputusan. Database untuk Efisiensi dan Peningkatan Bisnis Database bagi perusahaan memiliki peran sangat signifikan, baik itu untuk pengambilan keputusan dengan bantuan DSS (Decision Support System) yang sudah terbangun, untuk memberikan Value Added bagicustomer dengan kemampuannya memberikan informasi yang akurat tepat dan uptodate, dan lain sebagainya. Dalam hal efisiensi, perusahaan dapat dengan mudah menggunakan Database untuk mengelola informasi, menyimpan record transaksi, melacak data customer, memanipulasi data (input, update, delete), sehingga bisa menghemat banyak waktu yang berharga yang dapat digunakan untuk meningkatkan produksi perusahaan. Bayangkan saja berapa banyak waktu yang diperlukan jika melakukan itu semua secara manual?

Dengan Database memungkinkan juga bagi perusahaan untuk menyimpan data customer seperti nomor telepon, dan alamat email, yang dapat digunakan untuk memasarkan produk/menawarkan diskon dan penawaran khusus secara langsung. Dapat juga untuk membantu menjalankan CRM (Customer Relationship Management), bila perusahaan mengirim pesan Ulang Tahun kepada customer pasti mereka akan merasa penting dan dihargai. Perusahaan dapat mengetahui informasi tersebut dengan mencari data customer yang telah tersimpan di dalam Database. KEGUNAAN DATABASE Suatu penyusunan database digunakan untuk mengatasi masalah-masalah pada penyusunan data yaitu: - Redudansi Data dan inkonsistensi data - Kesulitan pengaksesan data - Isolasi data untuk standarisasi - Multiple User - Masalah Keamanan - Masalah Integrasi - Masalah data independence Redudansi Data dan inkonsistensi data Jika file-file dan program aplikasi diciptakan oleh programmer yang berbeda pada waktu yang berselang cukup panjang, maka ada beberapa bagian data mengalami penggandaan filefile yang berbeda. Sebagai contoh : alamat dan nomor telpon dari pelanggan kita tercatat pada file deposito juga pada file rekening Koran dan juga file nasabah. Penyimpanan dibeberapa tempat untuk data yang sama ini disebut sebagai redudansi data dan mengakibatkan pemborosan ruang penyimpanan dan juga biaya untuk mengakses jadi lebih tinggi. Penyimpanan data yang sama berulang-ulang dibeberapa file mengakibatkan juga inkonsistensi data. Hal ini terjadi suatu ketika pelanggan tersebut pindah alamat dan nomor

telponnya maka seharusnya ketiga file yang memuat data tersebut harus diubah/diupdate. Bila salah satu dari file yang mengandung data tersebut terlewat update maka terjadilah tidak konsisten. Kesulitan pengaksesan Data Pada suatu saat dibutuhkan untuk mencetak data siapa saja. Pelanggan yang berada di kode pos 55122 Yogyakarta, padahal belum tersedia program yang telah ditulis ubtuk mengeluarkan data tersebut. Maka kesulitan tersebut timbul, dan penyelesaian untuk itu adalah kearah DBMS yang mampu mengambil data secara langsung dengan bahasa yang familiar dan mudah digunakan (user friendly). Isolasi Data untuk standarisasi Jika data tersebar dalam beberapa file dalam bentuk format yang berbeda, maka ini menyulitkan dalam menulis program aplikasi untuk mengambil dan menyimpan data. Oleh karena itu maka haruslah data dalam satu database dibuat satu format sehingga mudah dibuat program aplikasinya. Dapat dibayangkan betapa sulitnya membuat program aplikasi bilamana data dibuat dari format text file pascal, BASIC, C++ dan juga format dari versi lotus dan lainlain. Multiple User Dalam rangka mempercepat semua daya guna system dan mendapat responsi waktu yang cepat, beberapa system mengijinkan banyak pemakai untuk mengupdate data secara simultan. Salah satu alasan mengapa database dibangun karena nantinya data tersebut digunakan oleh banyak orang dalam waktu yang berbeda, di akses oleh program yang sama tapi berbeda orang dan waktu. Semua ini memungkinkan terjadi karena data yang diolah tidaklah tergantung dan menyatu dalam program tapi ia terlepas dalam kelompok data. Masalah Keamanan(Security) Tidak setiap pemakai system database diperbolehkan untuk mengakses semua data. Misalkan data mengenai gaji pegawai hanya boleh dibuka oleh bagian keuangan dan personalia, tidak diperkenangkan bagian gudang membaca dan mengubahnya.

Keamanan ini dapat diatur lewat program yang dibuat oleh pemrogram atau fasilitas keamanan dari operating system misalnya Linux, Windows 2003 Server serta Novell Netware untuk Local Area Network. Masalah Integritas Database berisi file-file yang saling berkaitan, masalah utama adalah bagaimana kaitan antara file tersebut terjadi. Meskipun kita mengetahui bahwa file A berkaitan dengan file B, namun secara teknis maka ada field kunci yang mengaitkan kedua file tersebut. Masalah Data Independence Pada suatu aplikasi yang kita buat dengan bahasa pemrograman BASIC misalnya, bila program telah dibuat untuk menyelesaikan masalah pembacaan data untuk file pelanggan denga field no, alamat, maka setelah program jadi dan terdapat perubahan struktur file pelanggan maka program tersebut haruslah diubah. Hal ini disebut bahwa program yang telah dibuat tidak bebas terhadap database yang ada. Berlainan dengan paket bahasa yang diciptakan DBMS, apapun yang terjadi pada struktur file, setiap kali kita hendak melihat data cukuplah dengan utility SELECT, hendak menambah data cukup dengan INSERT, ini berarti perintah-perintah dalam paket DBMS bebas terhadap database. Apapun perubahan dalam database, semua perintah akan mengalami kestabilan tanpa perlu ada yang diubah. Namun perlu dipikirkan bagaimana bila ada syarat terhadap database yang ada, misalnya syarat pengambilan uang tabungan bank adalah harus disisakan paling minimal Rp. 150.000. Syarat ini tentu dimasukkan dalam aplikasi program yang dibangun. Namun bagaimana jika syarat tersebut telah bergeser dari syarat 150.000 menjadi 200.000 ?. Disini aplikasi program yang telah dibangun haruslah diubah dan ini menunjukkan ketidakbebasan program yang dibuat terhadap database. DBMS (Database Management Systems) DBMS merupakan software yang digunakan untuk membangun suatu sistem basis data yang sempurna. DBMS harus dapat mengatur basis data tersebut sehingga dapat tersimpan dengan baik tanpa menimbulkan kekacauan, dapat dipakai oleh banyak user sesuai dengan kepentingan masing-masing, melindungi dari gangguan pihak-pihak yang tidak berwenang. Berdasarkan orientasi pemakainya, kita dapat mengelompokkan DBMS dalam 2 katagori, yaitu:

I. DBMS yang berorientasi untuk satu atau sedikit pemakai MS-Access, dBase/Clipper, FoxBase, Borland-Paradox merupakan contoh-contoh DBMS yang lebih diorientasikan untuk satu pemakai dan karena itu dapat dengan mudah dipasang di komputer pribadi (Personal Computer/PC). Pada DBMS kelompok pertama ini pengembangannya terjadi pada aspek-aspek: 1. Jika awalnya, struktur tabel hanya mencakup pendefinisian nama field, tipe dan ukurannya, DBMS yang lebih baru juga memasukkan feature boleh tidaknya field dikosongkan, nilai awal (default), deksripsi field dan bentuk validasi (pendefinisian domain nilai) sebagai bagian dari struktur tabel. 2. Tipe data yang dapat ditangani oleh DBMS terbaru sudah semakin banyak, seperti untuk mengakomodasi kebutuhan penyimpanan data teks yang panjang, teks berformat, gambar, data OLE, uang dan data autoincrement (yang nilainya bertambah otomatis) 3. Bersama dengan komponen utamanya, DBMS kelompok ini juga seringkali dilengkapi dengan berbagai fasilitas tambahan untuk mempermudah pemakai dalam menggunakan DBMS seperti untuk pembuatan query, pembuatan laporan, pembuatan screen untuk berinteraksi dengan data, bahkan hingga pembuatan (men-generate) perinta makro basis data secara otomatis melalui pendifinisian menu dan tampilan layar. 4. DBMS kelompok ini, karena memang lebih diorientasikan untuk pemakai tunggal, juga sering dimanfaatkan sebagai media pembangun aplikasi basis data, sehingga DBMS dan aplikasi basis data jadi menyatu bahkan aplikasi basis data jadi penyatu bahkan aplikasi basis data sendiri dianggap seabgai objek basis data sebagaimana tabel-tabel data yang kita gunakan untuk menyimpan data. Karena orientasi pemakai seperti itu, maka DBMS-DBMS kelompok ini, lemah dalam sejumlah aspek yang justru harus sangat diperhatikan pada kelompok DBMS yang kedua, seperti yang berkaitan dengan masalah pengamanan basis data, pemeliharaan basis data, mengendalikan persaingan pemakaian basis data dan lain-lain. II. DBMS yang berorientasi untuk banyak pemakai Oracle, Borland-Interface, MS-SQL Server, CA-OpenIngres, Sybase, Infomix, IBM-DB2 merupakan contoh-contoh DBMS yang lebih diorientasikan untuk banyak pemakai dan karena itu lebih ditunjukkan untuk pemakaian pada sistem jaringan komputer (LAN ataupun

WAN). Tidak sebagaimana kelompok pertama, DBMS pada kelompok ini sangat tegas memisahkan fungsi pengelolaan basis data dan fungsi pembangunan aplikasi. Jika pada kelompok pertama, objek-objek yang dihasilkan oleh DBMS kelompok kedua bersifat sebaliknya. Transparansi hanya berlaku bagi DBMS yang bersangkutan, sehingga pemanfaatan objek-objek basis datanya hanya mungkin dilakukan dengan lebih dahulu mengaktifkan DBMS tersebut. Fungsi-fungsi pendukung (ultilitas) yang umumnya disatukan pada DBMS kelompok pertama, disediakan terpisah pada DBMS kelompok kedua ini, bukan saja karena fungsi-fungsi pendukung tersebut tidak relevan untuk selalu diaktifkan, tetapi juga karena fungsi pengelolaan yang ditangani DBMS kkelompok ini memang sudah sedemikian banyak dan jauh lebih penting. Pada seri-seri terbaru dari DBMS kelompok kedua ini, seperti juga d kelompok pertama, perluasan definisi struktur data dan pengkayaan tipe-tipe data baru juga diakomodasi. Perbedaan yang sangat mencolok di antara kedua kelompok DBMS terdapat pada lingkup fungsi pengelolaan basis data. Selain memiliki fungsi-fungsi standar (yang juga dimiliki oleh DBMS kelompok pertama) seperti pembentukan objek-objek basis data (tabel dan indeks), manipulasi data (penambahan, pengubahan, penghapusan data) dan pencarian data (query), fungsi pengelolaan DBMS kelompok kedua ini juga menangani aspek-aspek: 1. Pengaman objek basis data terhadap akses pemakai yang tidak berhak (aspek security) dan bentuk-bentuk operasi yang tidak diperbolehkan (aspek integrity) 2. Penanganan pemulihan data akibat kegagalan operasi basis data (aspek recovery), baik yang disebabkan oleh operasi-operasi basis data yang salah atau menimbulkan konflik, maupun yang disebabkan oleh fakor-faktor eksternal seperti mesin yang macet (crash), disk yang rusak atau terputusnya koneksi jaringan. 3. Pembuatan data cadangan (aspek backup) yang dapat dilakukan secara incidental maupun periodic yang dapat dilakukan secara statis (dengan menonaktifkan pemakaian basis data) ataupun secara dinamis (tanpa menghalangi pemakaian basis data oleh para pemakai) 4. Pengendalian persaingan pemakaian objek-objek basis data oleh banyak pemakai pada saat yang sama (aspek concurrency control) demi terjaminnya konsistensi data dan optimalisasi pemakaian setiap sumber daya mesin. 5. Optimalisasi pengerjaan query (aspek query processing) yang diberikan oleh aplikasi pada server DBMS demi peningkatan performansi/ kecepatan pengerjaannya.

Optimalisasi pemanfaatan sumber daya (aspek parallel processing/database) dengan memperhatikan optimalisasi pemakaian sumber daya mesin seperti processor, disk dan memori utama jika tersedia lebih dari satu dalam sebuah mesin. Banyak program basis data yang sudah di gunakan, misalnya : Ms Access, My SQL, Oracle, SQL Server, Postgre, Fire Bird, Paradok, Interbase. Dan contoh yang lainnya adalah Sybase, DB2, Informix, FoxPro, Clipper, dan lain-lain. Berikut fiktur dan standarisasi yang digunakan pada beberapa contoh DBMS: Ms. Access Microsoft Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program aplikasi basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna. Versi terakhir adalah Microsoft Office Access 2007 yang termasuk ke dalam Microsoft Office System 2007. Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Access juga mendukung teknikteknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek. Sejarah dari MS Access adalah sebagai berikut: Microsoft merilis Microsoft Access 1.0 pada bulan November 1992 dan dilanjutkan dengan merilis versi 2.0 pada tahun 1993. Microsoft menentukan spesifikasi minimum untuk menjalankan Microsoft Access 2.0 adalah sebuah komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows 3.0, RAM berkapasitas 4 megabyte (6 megabyte lebih disarankan) dan ruangan kosong hard disk yang dibutuhkan 8 megabyte (14 megabyte lebih disarankan). Versi 2.0 dari Microsoft Access ini datang dengan tujuh buah disket floppy 3 inci berukuran 1.44 megabyte.

Perangkat lunak tersebut bekerja dengan sangat baik pada sebuah basis data dengan banyak record tapi terdapat beberapa kasus di mana data mengalami kerusakan. Sebagai contoh, pada ukuran basis data melebihi 700 megabyte sering mengalami masalah seperti ini (pada saat itu, memang hard disk yang beredar masih berada di bawah 700 megabyte). Buku manual yang dibawanya memperingatkan bahwa beberapa kasus tersebut disebabkan oleh driver perangkat yang kuno atau konfigurasi yang tidak benar. Nama kode (codename) yang digunakan oleh Access pertama kali adalah Cirrus yang dikembangkan sebelum Microsoft mengembangkan Microsoft Visual Basic, sementara mesin pembuat form antarmuka yang digunakannya dinamakan dengan Ruby. Bill Gates melihat purwarupa (prototype) tersebut dan memutuskan bahwa komponen bahasa pemrograman BASIC harus dikembangkan secara bersama-sama sebagai sebuah aplikasi terpisah tapi dapat diperluas. Proyek ini dinamakan dengan Thunder. Kedua proyek tersebut dikembangkan secara terpisah, dan mesin pembuat form yang digunakan oleh keduanya tidak saling cocok satu sama lainnya. Hal tersebut berakhir saat Microsoft merilis Visual Basic for Applications (VBA). Versi Ms Access Tanggal Nama versi Nomor versi Sistem operasi yang didukung Versi Microsoft Office 1992 Microsoft Access 1.1 1 Microsoft Windows T/A 1993 Microsoft Access 2.0 2 Microsoft Windows Microsoft Office 4.3 Professional 1995 Microsoft Access for Windows 95 7 Microsoft Windows 95 dan Windows NT 3.51 Microsoft Office 95 Professional 1997

Microsoft Access 97 8 Microsoft Windows 95/98 dan Windows NT 3.51/NT 4.0 Microsoft Office 97 Professional 1999 Microsoft Access 2000 9 Microsoft Windows 98/Me, Windows NT 4.0/2000 Microsoft Office 2000 Premium dan Office 2000 Professional 2001 Microsoft Access 2002 10 Microsoft Windows 98/Me, Windows NT/2000/XP Microsoft Office XP Professional 2003 Microsoft Access 2003 11 Microsoft Windows 2000 (Service Pack 3 ke atas)/XP (Service Pack 1 ke atas)/Server 2003 Microsoft Office System 2003 2007 Microsoft Office Access 2007 12 Microsoft Windows XP (Service Pack 2)/Server 2003/Vista/Server 2008 (Beta 2 ke atas) Microsoft Office System 2007 Penggunaan Microsoft Access digunakan kebanyakan oleh bisnis-bisnis kecil dan menengah, di dalam sebuah organisasi yang kecil bahkan mungkin juga digunakan oleh perusahaan yang cukup besar, dan juga para programmer untuk membuat sebuah sistem buatan sendiri untuk menangani pembuatan dan manipulasi data. Access juga dapat digunakan sebagai sebuah basis data untuk aplikasi Web dasar yang disimpan di dalam server yang menjalankan Microsoft Internet Information Services (IIS) dan menggunakan Microsoft Active Server Pages (ASP). Meskipun demikian, penggunaan Access kurang disarankan, mengingat telah ada Microsoft SQL Server yang memiliki kemampuan yang lebih tinggi.

Beberapa pengembang aplikasi profesional menggunakan Microsoft Access untuk mengembangkan aplikasi secara cepat (digunakan sebagai Rapid Application Development/RAD tool), khususnya untuk pembuatan purwarupa untuk sebuah program yang lebih besar dan aplikasi yang berdiri sendiri untuk para salesman. Microsoft Access kurang begitu bagus jika diakses melalui jaringan sehingga aplikasiaplikasi yang digunakan oleh banyak pengguna cenderung menggunakan solusi sistem manajemen basis data yang bersifat klien/server. Meskipun demikian, tampilan muka Access (form, report, query, dan kode Visual Basic) yang dimilikinya dapat digunakan untuk menangani basis data yang sebenarnya diproses oleh sistem manajemen basis data lainnya, seperti halnya Microsoft Jet Database Engine (yang secara default digunakan oleh Microsoft Access), Microsoft SQL Server, Oracle Database, dan beberapa produk lainnya yang mendukung ODBC. Fitur-fitur dari Ms Acccess Salah satu keunggulan Microsoft Access dilihat dari perspektif programmer adalah kompatibilitasnya dengan bahasa pemrograman Structured Query Language (SQL); query dapat dilihat dan disunting sebagai statemen-statemen SQL, dan statemen SQL dapat digunakan secara langsung di dalam Macro dan VBA Module untuk secara langsung memanipulasi tabel data dalam Access. Para pengguna dapat mencampurkan dan menggunakan kedua jenis bahasa tersebut (VBA dan Macro) untuk memprogram form dan logika dan juga untuk mengaplikasikan konsep berorientasi objek. Microsoft SQL Server Desktop Engine (MSDE) 2000, yang merupakan sebuah versi mini dari Microsoft SQL Server 2000, dimasukkan ke dalam Office XP Developer Edition dan dapat digunakan oleh Microsoft Access sebagai alternatif dari Microsoft Jet Database Engine. Tidak seperti sebuah sistem manajemen basis data relasional yang komplit, Microsoft JET Database Engine tidak memiliki fitur trigger dan stored procedure. Dimulai dari Microsoft Access 2000 yang menggunakan Microsoft Jet Database Engine versi 4.0, ada sebuah sintaksis yang mengizinkan pembuatan kueri dengan beberapa parameter, dengan sebuah cara seperi halnya sebuah stored procedure, meskipun prosesur tersebut dibatasi hanya untuk sebuah pernyataan tiap prosedurnya. Access juga mengizinkan form untuk mengandung kode yang dapat dieksekusi ketika terjadi sebuah perubahan terhadap tabel basis data, seperti halnya trigger, selama modifikasi dilakukan hanya dengan menggunakan form tersebut, dan

merupakan sesuatu hal yang umum untuk menggunakan kueri yang akan diteruskan (passthrough dan teknik lainnya di dalam Access untuk menjalankan stored procedure di dalam RDBMS yang mendukungnya. Dalam berkas Access Database Project (ADP) yang didukung oleh Microsoft Access 2000 dan yang selanjutnya, fitur-fitur yang berkaitan dengan basis data berbeda dari versi format/struktur data yang digunakan Access (*.MDB), karena jenis berkas ini dapat membuat koneksi ke sebuah basis data MSDE atau Microsoft SQL Server, ketimbang menggunakan Microsoft JET Database Engine. Sehingga, dengan menggunakan ADP, adalah mungkin untuk membuat hampur semua objek di dalam server yang menjalankan mesin basis data tersebut (tabel basis data dengan constraints dan trigger, view, stored procedure, dan UDF). Meskipun demikian, yang disimpan di dalam berkas ADP hanyalah form, report, macro, dan modul, sementara untuk tabel dan objek lainnya disimpan di dalam server basis data yang membelakangi program tersebut. Pengembangan dengan Access Access mengizinkan pengembangan yang relatif cepat karena semua tabel basis data, kueri, form, dan report disimpan di dalam berkas basis data miliknya (*.MDB). Untuk membuat Query, Access menggunakan Query Design Grid, sebuah program berbasis grafis yang mengizinkan para penggunanya untuk membuat query tanpa harus mengetahui bahasa pemrograman SQL. DI dalam Query Design Grid, para pengguna dapat memperlihatkan tabel basis data sumber dari query, dan memilih field-field mana yang hendak dikembalikan oleh proses dengan mengklik dan menyeretnya ke dalam grid. Join juga dapat dibuat dengan cara mengklik dan menyeret field-field dalam tabel ke dalam field dalam tabel lainnya. Access juga mengizinkan pengguna untuk melihat dan memanipulasi kode SQL jika memang diperlukan. Bahasa pemrograman yang tersedia di dalam Access adalah Microsoft Visual Basic for Applications (VBA), seperti halnya dalam beberapa aplikasi Microsoft Office. Dua buah pustaka komponen Component Object Model (COM) untuk mengakses basis data pun disediakan, yakni Data Access Object (DAO), yang hanya terdapat di dalam Access 97, dan ActiveX Data Objects (ADO) yang tersedia dalam versi-versi Access terbaru. My SQL

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL. Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masingmasing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael Monty Widenius. MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat closed source atau komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Keandalan suatu sistem database (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja optimizernya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun programprogram aplikasinya. Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase. Selain itu MySQL juga memiliki beberapa keistimewaan, antara lain : 1. Portability MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi. 2. Open Source

MySQL didistribusikan secara open source (gratis), dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara cuma-cuma. 3. Multiuser MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik. 4. Performance tuning MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu. 5. Column types MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain. 6. Command dan functions MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam query.

7. Security MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta password terenkripsi. 8. Scalability dan limits MySQL mampu menangani database dalam skala besar, dengan jumlah records lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya. 9. Connectivity MySQL dapat melakukan koneksi dengan client menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).

10. Localisation MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada client dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meskipun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk didalamnya. 11. Interface MySQL memiliki interface (antar muka) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface). 12. Clients dan tools MySQL dilengkapi dengan berbagai tool yang dapat digunakan untuk administrasi database, dan pada setiap tool yang ada disertakan petunjuk online. 13. Struktur tabel MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan database lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle. Bahasa Pemrograman Terdapat beberapa API tersedia yang memungkinkan aplikasi-aplikasi komputer yang ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman untuk dapat mengakses basis data MySQL antara lain: bahasa pemrograman C, C++, C#, bahasa pemrograman Eiffel, bahasa pemrograman Smalltalk, bahasa pemrograman Java, bahasa pemrograman Lisp, Perl, PHP, bahasa pemrograman Python, Ruby, REALbasic dan Tcl. Sebuah antarmuka ODBC memanggil MyODBC yang memungkinkan setiap bahasa pemrograman yang mendukung ODBC untuk berkomunikasi dengan basis data MySQL. Kebanyakan kode sumber MySQL dalam ANSI C. Penggunaan MySQL sangat populer dalam aplikasi web seperti MediaWiki (perangkat lunak yang dipakai Wikipedia dan proyek-proyek sejenis) dan PHP-Nuke dan berfungsi sebagai komponen basis data dalam LAMP. Popularitas sebagai aplikasi web dikarenakan kedekatannya dengan popularitas PHP, sehingga seringkali disebut sebagai Dynamic Duo. Administrasi

Untuk melakukan administrasi dalam basis data MySQL, dapat menggunakan modul yang sudah termasuk yaitu command-line (perintah: mysql dan mysqladmin). Juga dapat diunduh dari situs MySQL yaitu sebuah modul berbasis grafik (GUI): MySQL Administrator dan MySQL Query Browser. Selain itu terdapat juga sebuah perangkat lunak gratis untuk administrasi basis data MySQL berbasis web yang sangat populer yaitu phpMyAdmin. Untuk perangkat lunak untuk administrasi basis data MySQL yang dijual secara komersial antara lain: MySQL front, Navicat dan EMS SQL Manager for MySQL. Oracle Basis data Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS. Perusahaan perangkat lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer (platform). Basis data Oracle ini pertama kali dikembangkan oleh Larry Ellison, Bob Miner dan Ed Oates lewat perusahaan konsultasinya bernama Software Development Laboratories (SDL) pada tahun 1977. Pada tahun 1983, perusahaan ini berubah nama menjadi Oracle Corporation sampai sekarang. Jenis perangkat keras (platform) yang dipakai sebagai server (host): Apple Mac OS X Server: PowerPC HP HP-UX: PA-RISC, Itanium HP Tru64 UNIX: Alpha HP OpenVMS: Alpha, Itanium IBM AIX5L: POWER IBM z/OS: zSeries Linux: x86, x86-64, PowerPC, zSeries, Itanium Microsoft Windows: x86, x86-64, Itanium Sun Solaris: SPARC, x86, x86-64 Pesaing IBM: DB2, Informix, UDB

Microsoft SQL Server Teradata (data warehousing dan business intelligence) Software AG: Adabas Sybase. Oracle dan IBM menekankan pada platform menengah seperti UNIX dan Linux, sementara Microsoft cenderung meraih pasar untuk kelas rendah (Microsoft Windows platforms). Basis data Oracle juga bersaing dengan basis data sumber-terbuka (open-source relational databases), seperti PostgreSQL, Firebird, dan MySQL. Perangkat lunak EnterpriseDB yang berbasis PostgreSQL, belum lama ini mengumumkan fitur yang kompatibel dengan Oracle dengan harga yang sangat wajar dan murah. SQL Server Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueri utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar. Microsoft SQL Server dan Sybase/ASE dapat berkomunikasi lewat jaringan dengan menggunakan protokol TDS (Tabular Data Stream). Selain dari itu, Microsoft SQL Server juga mendukung ODBC (Open Database Connectivity), dan mempunyai driver JDBC untuk bahasa pemrograman Java. Fitur yang lain dari SQL Server ini adalah kemampuannya untuk membuat basis data mirroring dan clustering. Pada versi sebelumnya, MS SQL Server 2000 terserang oleh cacing komputer SQL Slammer yang mengakibatkan kelambatan akses Internet pada tanggal 25 Januari 2003. Versi dan Edisi Sebagai pengembangan dari versi dan edisi sebelumnya (SQL Server 7.0 dan SQL Server 2000), Microsoft telah memperkenalkan produk: SQL Server 2005

perbandingan fitur edisi Enterprise (x86, x64, dan IA64) edisi Developer (x86, x64, dan IA64) edisi Standard (x86, x64, dan IA64) edisi Workgroup (hanya x86) edisi Express (x86 yang bisa di-download gratis untuk keperluan belajar dan pengenalan) edisi Mobile edisi Compact SQL Server 2008 SQL Server 2008 yang akan dipasarkan pada tahun 2008. Produk pendukung : SQL Server Integration Services SQL Server Analysis Services SQL Server Reporting Services SQL Server Notification Services SQL Server Management Studio Postgre SQL Postgre SQL adalah sebuah sistem basis data yang disebarluaskan secara bebas menurut Perjanjian lisensi BSD. Piranti lunak ini merupakan salah satu basis data yang paling banyak digunakan saat ini, selain MySQL dan Oracle. PostgreSQL menyediakan fitur yang berguna untuk replikasi basis data. Fitur-fitur yang disediakan PostgreSQL antara lain DB Mirror, PGPool, Slony, PGCluster. Fire Bird Firebird (juga disebut FirebirdSQL) adalah sistem manajemen basisdata relasional yang menawarkan fitur-fitur yang terdapat dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada sejumlah platform Unix. Firebird di diarahkan dan di-maintain oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan turunan dari

Interbase versi open source milik Borland. Modul-modul kode baru ditambahkan pada Firebird dan berlisensi di bawah Initial Developers Public License (IDPL), sementara modul-modul aslinya dirilis oleh Inprise berlisensi di bawah InterBase Public License 1.0. Kedua lisensi tersebut merupakan versi modifikasi dari Mozilla Public License 1.1. Pengembangan codebase Firebird 2 dimulai pada awal pengembangan Firebird 1, dengan memporting kode Firebird 1 berbasis C ke dalam bahasa C++ dan merupakan pembersihan kode secara besar-besaran. Firebird 1.5 merupakan rilis pertama dari codebase Firebird 2. Pengembangan ini merupakan satu kemajuan signifikan bagi para developer dan seluruh tim dalam project Firebird, namun tentu ini bukan akhir dari tujuan. Dengan dirilisnya Firebird 1.5, pengembangan lebih lanjut difokuskan pada Firebird versi 2. Log perubahan Versi stable yang ada saat ini adalah Firebird 1.5.3. Rilis ini merepresentasikan komitmen dari Project Firebird pada developer dan membawa sejumlah pembaruan dalam Firebird sebagai salah satu database open source yang terkenal. Versi yang mengacu pada pemanfaatan Native Posix Thread Library yang terdapat pada Linux seperti pada release notes tersedia pada area download Firebird. Perubahan dari versi sebelumnya Rilis baru ini membawa pembaruan dalam penggunaan charset yang mengijinkan penggunaan NONE sebagai charset transparan. Perubahan ini dilakukan pada inti internal untuk membuat charset NONE tersebut lebih mudah untuk digunakan pada proses manipulasi data dari atau pada field-field yang menggunakan charset lain. Rilis ini juga menambahkan basis konfigurasi yang memungkinkan server untuk membatalkan proses yang berjalan terkait dengan kebutuhan debugging saat saat melakukan analisis kesalahan (bugcheck) ataupun eksepsi terstruktur (structured exceptions). Versi Firebird superserver sebelumnya memiliki serangkaian isu backward compatibility terkait dengan link-time dengan NPTL (Native POSIX Thread Library) yang bisa membuat distro linux yang mengaktifkan library NPTL menjadi tidak stabil, namun di versi yang terbaru saat ini, masalah-masalah tersebut telah terselesaikan. Rilis yang ada saat ini direpresentasikan sebagai major upgrade dari sisi database engine, yang selama ini telah dikerjakan oleh tim independen yang terdiri atas sejumlah programmer lepasan dari Source code InterBase(tm) yang dirilis oleh Borland dibawah lisensi InterBase Public License v.1.0 pada tanggal 25 Juli 2000.

Konflik penamaan Pada bulan April 2003, Yayasan Mozilla memutuskan mengganti nama web browser mereka dari Phoenix menjadi Firebird. Keputusan ini ditanggapi dengan serius oleh proyek Firebird Database dengan asumsi bahwa hal tersebut bisa membingungkan user karena dua produk berbeda menggunakan nama yang identik. Protes atas hal ini berlanjut hingga para pengembang Mozilla membuat satu pernyataan yang jelas bahwa nama Firebird dalam kenyataannya adalah Mozilla Firebird. Pernyataan ini juga membuat memperjelas bahwa nama Mozilla Firebird merupakan sebuah codename atas proyek web browser yang tengah dikerjakan oleh Mozilla. Pada tanggal 9 Februari 2004, Mozilla akhirnya mengganti kembali nama browser mereka sebagai Mozilla Firefox, Dengan demikian hal tersebut secara otomatis menghilangkan kebingungan para pengguna. Paradox Borland paradox adalah suatu program pembangun database yang sangat terkenal. Database yang dibangun dengan aplikasi ini berada dalam beberapa file yang berakhiran .db, .mb, dan .px. dimana file .db menyimpan informasi tabel dari database, file .mb menyimpan isi dari tipe data, memo, formatted memo, graphic, OLE, dan binary dari tabel pada file .db. database ini dapat dikenali dan diolah oleh aplikasi Borland Delphi. Dengan aplikasi ini, kita dapat membuat suatu database yang terdiri dari tabel, relasi dan lain-lain. Borland paradox menyediakan berbagai tipe data. Pemilihan tipe data yang digunakan secara tepat akan sangat berguna, misalnya dalam hal menghemat memory, kecepatan proses, ketelitian perhitungan dan lain-lain. Berikut ini adlah macam-macam tipe data yang disediakan oleh Borland Paradox: Tipe Keterangan Ukuran Alpha (A) Umumnya digunakan untuk data text atau kombinasi text dengan angka yang tidak memerlukan perhitungan 1-225 karakter Memo (M) Digunakan untuk text atau kombinasi text dengan angka 1-240 karakter Number (N) Angka yang dipergunakan untuk perhitungan matematika, dapat berupa tipe bilangan bulat atau nyata -232 s/d 232-1 (dalam range) Date (D) Tanggal dari tahun 100 sampai tahun 9999 8 byte

Money ($) Untuk perhitungan mata uang 8 byte Autoincrement (+) Penomeran yang unix dengan penambahan nilai 1 atau acak yang dilakukan oleh Paradox, ketika record baru ditambahkan. Auto Number tidak dapat di-update 4 byte Logical (L) Field hanya dapat berisi 2 harga (yes/no, true/false, on/off) 1 bit OLE (O) Objek (gambar, file, data, grafik, dan lain-lain) yang dihubungkan dnegan atau di dalam paradox table 1-240 karakter Time (T) Waktu dengan format 24 jam Umumnya 4 byte Timestamp (@) Kombinasi waktu dan tanggal Umumnya 8 byte Bytes (Y) Angka dari 1 s/d 255. Tidak ada desimal 1 byte BCD (#) Angka dari -1032-1 s/d 1032-1 (.adb) dapat memuat 32 digit desimal 0-32 digit Short Integer (S) Angka dari -32.768 s/d 32.768, tidak ada desimal 2 byte Long Integer Angka dari -2.147.483.648 s/d 2.147.483.647, tidak ada desimal 4 byte Binary (B) Angka biner 0-240 karakter Graphic (G) Gambar dengan ukuran 0-240 karakter 0-240 karakter Formatted Memo (F) Memo dengan format yang sudah ditentukan 0-240 karakter Perbandingan macam macam dbms Document Transcript 1. TUGAS DBMS dibuat oleh: 1109064 Kiagus Almuklis 1109064 Tri Reski DEPARTEMEN TEKNIK INFORMATIKAINSTITUT TEKNOLOGI HARAPAN BANGSA 2011 2. TUGAS DBMSA.DBMS1. Pengertian DBMS :- Menutut C.J. Date : DBMS adalah merupakan software yang menghandel seluruh akses padadatabase untuk melayani kebutuhan user.- Menurut S, Attre : DBMS adalah software, hardware, firmware dan procedureprocedure yangmemanage database. Firmware adalah software yang telah menjadi modul yang tertanam padahardware (ROM).-Menurut Gordon C. Everest : DBMS adalah manajemen yang efektif untuk mengorganisasisumber daya data.Jadi DBMS : Semua

peralatan komputer (Hardware+Software+Firmware). DBMS dilengkapidengan bahasa yang berorientasi pada data (High level data langauage) yang sering disebutjuga sebagai bahasa generasi ke 4 (fourth generation language).2.Fungsi DBMS : Definisi data dan hubungannya- Memanipulasi data- Keamanan dan integritas data- Security dan integritas data- Recovery/perbaikan dan concurency data- Data dictionary- Unjuk kerja / performancePeralatan untuk menetapkan/menentukan pendekatan database disebut DBMSDBMS merupakan software (dan hardware) yang kusus didesain untuk melindungi danmemanage database. 3. Dengan menggunakan DBMS, maka dapat :* Mendefinisikan data dan hubungannya.* Mendokumentasikan struktur dan definisi data* Menggambarkan, mengorganisasikan dan menyimpan data untuk akses yang selektif/dipilihdan efisien.* Hubungan yang sesuai antara user dengan sumber daya data.* Perlindungan terhadap sumber daya data akan terjamin, dapat diandalkan, konsisten danbenar.* Memisahkan masalah Logical dan physical sehingga merubah implementasi database secarafisik tidak menghendaki user untuk merubah maksud data (Logical).* Menentukan pembagian data kepada para user untuk mengakses secara concurent padasumber daya data.Contoh DBMS :1. Database Hierarchy : Pengaksesan data harus mengikuti aturan hierarchy yang sudahdidefinisikan terlebih dahulu.Contoh : IMS-2 (Information Management System) oleh IBM, 19682. Data Network : Data membentuk jaringan yang lebih bebas dari model hierarchy.Contoh : IDMS (Integrated Database Management System) oleh Cullinet Software Inc, 19723. Data Relational : Data dikelompokkan secara bebas menurut jenisnya lewat prosesnormalisasiContoh : INGRES oleh UN of CA & Relational Tech., 1973- System-R oleh IBM Research, 1975- ORACLE oleh Relational Software Inc. , 1979- DBASE II oleh Ashton-Tate, 19812. Komponen Utama DBMSKomponen utama DBMS dapat dibagi menjadi 4 macam :* Perangkat Keras* Perangkat Lunak 4. * Data* Pengguna3. Keuntungan Dan Kerugian Penggunaan DBMSPengunaan DMBS untuk mengelola data mempunyai beberapa keuntungan,yaitu :* Kebebasan data dan akses yang efisien* Mereduksi waktu pengembangan aplikasi* Integritas dan keamanan data* Administrasi keseragaman data* Akses bersamaan dan perbaikan dari terjadinya crashes (tabrakan dari proses serentak).* Mengurangi data redundancy : Data redundansi dapat direduksi/dikurangi, tetapi tidak dapatdihilangkan sama sekali (untuk kepentingan keyfield)* Membutuhkan sedikit memory untuk penyimpanan dataKerugian pengunaan DBMS antara lain :* Memperoleh perangkat lunak yang mahal (teknologi DBMS, Operation, Conversion,

Planning,Risk). DBMS mainframe masih sangat mahal. DBMS berbasis mikro biayanya mencapaibeberapa ratus dolar, dapat menggambarkan suatu organisasi yang kecil secara berarti* Memperoleh konfigurasi perangkat keras yang besar. DBMS sering memerlukan kapasitaspenyimpanan primer dan sekunder yang lebih besar daripada yang diperlukan oleh programaplikasi lain. Juga, kemudahan yang dibuat oleh DBMS dalam mengambil informasi mendoronglebih banyak terminal pemakai yang disertakan dalam konfigurasi daripada jika sebaliknya.* Mempekerjakan dan mempertahankan staf DBA DBMS memerlukan pengetahuan khususagar dapat memanfaatkan kemampuan secara penuh. Pengetahuan khusus ini paling baikdiberikan oleh pengelola database. 5. B. MACAM-MACAM DBMS (DATBASE MANAGEMENT SYSTEM)Beberapa software atau perangkat lunak DBMS yang sering digunakan dalam aplikasi programantara lain :1. FIREBIRDSejarah FirebirdFirebird adalah salah satu aplikasi RDBMS (Relational Database Management System) yangbersifat open source.Awalnya adalah perusahaan Borland yang sekitar tahun 2000mengeluarkan versi beta dari aplikasi database-nya InterBase 6.0 dengan sifat open source.Namun entah kenapa tiba-tiba Borland tidak lagi mengeluarkan versi InterBase secara opensource, justru kembali ke pola komersial software. Tapi pada saat yang bersamaanprogrammer-progammer yang tertarik dengan source code InterBase 6.0 tersebut lalumembuat suatu team untuk mengembangkan source code database ini dan kemudian akhirnyadiberinama Firebird.Pengembangan codebase Firebird 2 dimulai pada awal pengembangan Firebird 1, denganmemporting kode Firebird 1 berbasis C ke dalam bahasa C++ dan merupakan pembersihan kodesecara besar-besaran. Firebird 1.5 merupakan rilis pertama dari codebase Firebird 2.Pengembangan ini merupakan satu kemajuan signifikan bagi para developer dan seluruh timdalam project Firebird, namun tentu ini bukan akhir dari tujuan. Dengan dirilisnya Firebird 1.5,pengembangan lebih lanjut difokuskan pada Firebird versi 2.Pada bulan April 2003, Yayasan Mozilla memutuskan mengganti nama web browser merekadari Phoenix menjadi Firebird. Keputusan ini ditanggapi dengan serius oleh proyek FirebirdDatabase dengan asumsi bahwa hal tersebut bisa membingungkan user karena dua produkberbeda menggunakan nama yang identik. Protes atas hal ini berlanjut hingga parapengembang Mozilla membuat satu pernyataan yang jelas bahwa nama Firebird dalamkenyataannya adalah Mozilla Firebird. Pernyataan ini juga membuat memperjelas bahwanama Mozilla Firebird merupakan sebuah codename atas proyek web browser yang tengahdikerjakan oleh Mozilla. Pada tanggal 9 Februari 2004, Mozilla akhirnya mengganti kembalinama browser mereka sebagai Mozilla Firefox, Dengan demikian hal tersebut secara

otomatismenghilangkan kebingungan para pengguna.Firebird dan Interbase.Firebird (juga disebut FirebirdSQL) adalah sistem manajemen basisdatarelasional yang menawarkan fiturfitur yang terdapat dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003.RDBMS ini berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada sejumlah platform Unix. Firebird inidiarahkan dan dimaintain oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan turunan dari Interbaseversi open source milik Borland. Karena itulah Interbase dan Firebird sebenarnya mempunyaiCORE yang sama karena awalnya sama dikembangkan oleh Borland. 6. Namun dalam perkembangannya, Interbase yang komersial di-bundle oleh Borland menjadiPhoenix, sedangkan Firebird adalah interbase yang dikembangkan oleh komunitas OpenSource, sehingga menjadikannya sebagai produk Database Serveryang FREE. Kalau dikaitkandengan support, tentunya jelas beda karena produk komersial dan free. Dalam konsep teknikprogrammingnya, ada banyak yang sama, namun pengayaan Firebird lebih banyak danmenjadikannya lebih luwes, terutama dalam koneksi client-server (port) dan integritasnya.Modul-modul kode baru ditambahkan pada Firebird dan berlisensi di bawah Initial DevelopersPublic License (IDPL), sementara modul-modul aslinya dirilis oleh Inprise berlisensi di bawahInterBase Public License 1.0. Kedua lisensi tersebut merupakan versi modifikasi dari MozillaPublic License 1.1.firebird mendukung semua sistemoperasi utama, termasuk Windows,Linux, Solaris, MacOS, HP-UXdan FreeBSDPengguna FirebirdOpen source DBMS ini dimotori oleh para developer Interbase 6.x open-source. Jika pernahmenggunakan produk-produk RDBMS, seperti Ms-SQL Server, Oracle, DB2, Informix, dan lain-lain, kita tidak akan kesulitan dalam mengenal Firebird. Mengapa Firebird? banyak orangmenggunakan produk RDBMS yang sudah populer, dan harganya pun sangat mahal, sehinggabanyak yang ingin belajar harus mencari versi bajakan dari produk tersebut untuk bisa belajar.Alasannya sederhana, ingin belajar RDBMS berkelas enterprise tetapi tidak usah membayar.Kalangan-kalangan seperti inilah yang seringkali memanfaatkan Firebird.Produk ini gratis danberkelas enterprise.Selain itu Firebird juga digunakan para pelaku bisnis, mereka ingin solusisistem informasi berskala besar (enterprise), namun mereka juga ingin menghindari harga yangsangat mahal dan biaya maintenance yang juga sangat mahal. Produk ini mampu bersaingdengan produk-produk berkelas seperti Ms-SQL Server atau Oracle sekalipun, dalam segala halfitur, kecepatan, performa, apapun anda menamakannya, Firebird benar-benar bisadibandingkan,dan yang lebih penting Firebird is totally Free.Kalau memang Firebird Hebat, berkelas, dan gratis, mengapa Firebird kurang populer saatini?jawabannya sederhana, Firebird mempunyai developer yang tangguh, support

yangtangguh, tetapi Firebird tidak mempunyai marketing yang tangguh.Kemampuan dan Kelebihan FirebirdKita bisa melihat berbagai macam aktivitas dan kemampuan Firebird pada situs officialnya yangberalamat di www.firebirdsql.org.Banyak sekali fasilitas menarik yang ditawarkan oleh Firebird(ini bisa dibandingkan dengan fasilitas yang ditawarkan oleh MySQL). Firebird memiliki rata-ratafasilitas yang dimiliki oleh sebuah komersial database misalnya seperti stored procedure,trigger, sistem backup, replikasi dan tools sql yang lengkap. Firebird juga support dengan ANSISQL yang berarti akan semakin memudahkan Anda dalam proses migrasi antar databaseplatform. 7. Beberapa kemampuan dari open source DBMS ini antara lain:(1) Firebird support dengan transaksi layaknya pada database komersial lainnya. Sebuahtransaksi bisa di-commit atau dirollback dengan mudah. Bahkan Firebird support dengansavepoint pada suatu transaksi dan kita bisa melakukan rollback kembali ke savepoint yang kitatentukan tadi (ini mirip seperti fasilitas pada Oracle).(2) Firebird menggunakan sintaks standard untuk menciptakan suatu foreign key.(3) Firebird support row level locks, secara default Firebird menggunakan apa yang disebutdengan multi-versionconcurrency system. Ini artinya bahwa semua session pada database akanmelihat data yang lama sampai data yang baru sudah di-commit ke dalam database. Sebagaialternative untuk locking juga bisa digunakan perintah select for update with lock.(4) Firebird support stored procedure dan triggers dengan bahasa yang standard sehingga tidakakan membingungkan bagi Anda yang ingin belajar. Triggers pada Firebird mirip seperti yangdijumpai dalam Oracle yaitu menggunakan before atau after insert, update atau delete. Iniberbeda dengan sistem trigger pada Sybase atau MS SQL Server yang menggunakan tabelvirtual inserted dan deleted.(5) Firebird bisa melakukan replikasi, solusi untuk replikasi kebanyakan dibuat oleh pihak ketiga,tetapi sebenarnya teknik replikasi ini seperti konsep trigger yang selalu memonitor adanyaoperasi insert, update atau delete ke dalam database.(6) Firebird support dengan multiple data file, ya, Firebird bisa menggunakan lebih dari satu filesebagai single logic database. Ini sangat berguna bagi para DBA (Database Administrator) untukmengadministrasi database.(7) Software untuk mengadministrasi mudah didapat karena banyak sekali software untukmengadministrasi database Firebird, misalnya saja EMS IB Manager, IBConsole, isql,FBManager, Marathon dan banyak lagi yang lainnya. Aplikasi tersebut ada yang komersial ataubahkan ada yang open source.(8) Library connection untuk Firebird yang sudah tersedia ada banyak, ada driver untuk ODBC,JDBC bahkan .NET database provider. Bahkan dari PHP juga sudah disediakan library untukkoneksi ke database Firebird ini.(9) Banyaknya fasilitas support dan maintenance

karena banyaknya komunitas Firebird. DiIndonesia sendiri komunitas yang sering menggunakan Firebird biasanya adalah programmerDelphi.Kalau di luar negeri sudah sangat banyak sekali komunitasnya, mulai dari komunitasdeveloper, Firebird architect, Firebird test dan lain sebagainya.Anda bisa mencarinya di Yahoo!Groups www.yahoogroups.com) dengan kata kunci Firebird. 8. Data Types Conversion Table FirebirdMSSQL Data Type Firebird MSSQL definition and comments Ver 6.5 bigint INT64 8-byte integer type. Fixed-length binary data with a maximum length of 8,000 6.5 binary CHAR bytes. In 6.5, maximum was 255. Integer data with either a 1 or 0 value. Typically, replaced 6.5 bit CHAR(1) by constants T and F. Fixedlength non-Unicode character data with a maximum 6.5 char CHAR length of 8,000 characters. In 6.5, maximum was 255. Firebird can hold up to 32,767 characters. A reference to a cursor. This can only be used inside 6.5 cursor stored procedure or triggers; it cannot be used on table declarations. Date and time data from January 1, 1753, to December 31, 6.5 datetime TIMESTAMP 9999, with an accuracy of three-hundredths of a second, or 3.33 milliseconds. Fixed precision and scale numeric data from -1038 -1 6.5 decimal DECIMAL through 1038 -1. Floating precision number data from -1.79E + 308 6.5 float FLOAT through 1.79E + 308. Variable-length binary data with a maximum length of 6.5 image BLOB 231 - 1 (2,147,483,647) bytes. Integer (whole number) data from -231 (-2,147,483,648) 6.5 int INTEGER through 231 - 1 (2,147,483,647). Monetary data values from -263 (922,337,203,685,477.5808) through 2 63 - 1 6.5 money DECIMAL(18, 4) (+922,337,203,685,477.5807), with accuracy to a ten- thousandth of a monetary unit. CHAR(x) Fixed-length Unicode data with a maximum length of 7 nchar CHARACTER SET 4,000 characters. UNICODE_FSS BLOB SUB_TYPE Variable-length Unicode data with a maximum length of 7 ntext TEXT 230 - 1 (1,073,741,823) characters. 6.5 numeric NUMERIC In MS SQL, decimal and numeric are synonims. VARCHAR(x) Fixed-length Unicode data with a maximum length of 7 nvarchar CHARACTER SET 4,000 characters. UNICODE_FSS Floating precision number data from -3.40E + 38 through 6.5 real DOUBLE 3.40E + 38. 9. MSSQL Data Type Firebird MSSQL definition and comments Ver Date and time data from January 1, 1900, through June 6, 6.5 smalldatetime TIMESTAMP 2079, with an accuracy of one minute. Firebirds has greater range and accuracy. 6.5 smallint SMALLINT Integer data from -215 (-32,768) through 215 - 1 (32,767). Monetary data values from 214,748.3648 through +214,748.3647, with accuracy to a ten-thousandth of a 6.5 smallmoney

DECIMAL(10, 4) monetary unit. Note that Firebirds range is greater with this declaration. 2000 sql_variant BLOB Allows the storage of data values of different data types. 2000 table none Stores results temporarily for later user. BLOB SUB_TYPE Variable-length nonUnicode data with a maximum length 6.5 text TEXT of 231 - 1 (2,147,483,647) characters. A database-wide unique number. In Firebird, you will 6.5 timestamp INTEGER have to manage uniqueness through generators. Integer data from 0 through 255. Firebird does not have 6.5 tinyint SMALLINT such a small data type. Variable-length binary data with a maximum length of 6.5 varbinary CHAR 8,000 bytes. Variable-length non-Unicode data with a maximum of 6.5 varchar VARCHAR 8,000 characters. Firebird can hold up to 32,765 characters. In 6.5, maximum was 255. A globally unique identifier (GUID). In Firebird, you will 7 uniqueidentifier CHAR(38) have to generate the values with User-Defined Functions (UDFs).2. Database Desktop ParadoxDatabase desktop merupakan suatu program Add-Ins, yaitu program terpisah yang langsungterdapat pada Borland Delphi. Pada database desktop terdapat beberapa DBMS yangterintegrasi di dalamnya antara lain Paradox 7, Paradox 4, Visual dBase, Foxpro, Ms. SQL,Oracle, Ms. Acces, db2 dan interbase. Dari beberapa DBMS tersebut kita akan memilih salahsatu yaitu Paradox yang akan dibahas lebih lanjut, khususnya Paradox 7. Dalam Paradox 7 ini,pada 1 file database hanya mengizinkan 1 tabel, berbeda dengan DBMS lain yang mengizinkanbeberapa tabel pada 1 file database seperti pada Ms. Acces.Struktur field pada Paradox 7 : 10. 1. Field NameField Name merupakan nama pengenal kolom pada suatu tabel. Terdapat beberapa aturan dalampenulisan field name antara lain :* Panjang maksimum 25 karakter* Tidak boleh diawai dengan spasi tapi boleh mengandung spasi* Unik, artinya tidak ada nama kolom yang sama* Tidak boleh menggunakan tanda koma (,), tanda pipe (|), dan tanda seru (!)2. TypeDigunakan untuk menetukan tipe data yang dapat ditampung dalam field.Macammacam tipe data yangsering dipakai dalam Paradox.3.SizeMerupakan ukuran dari panjang data yang diizinkan untuk suatu field.4. KeyDapat berupa primary key sebagai key yang membedakan untuk setiap baris kolom. Syarat untukprimary key adalah unik, artinya tidaka boleh ada data yang memiliki primary key yang sama.Tipe DataParadox data type ODBC data typeALPHANUMERIC SQL_VARCHARAUTOINCREMENT[1] SQL_INTEGERBCD[1] SQL_DOUBLEBYTES[1] SQL_BINARYDATE SQL_DATEIMAGE[2] SQL_LONGVARBINARYLOGICAL[1] SQL_BITLONG[1] SQL_INTEGERMEMO[2] SQL_LONGVARCHARMONEY[1] SQL_DOUBLENUMBER

SQL_DOUBLESHORT SQL_SMALLINTTIME[1] SQL_TIMESTAMPTIMESTAMP[1] SQL_TIMESTAMP 11. XML eXtensible Markup LanguageXML (eXtensible Markup Language) adalah sebuah bahasa markah untuk mendeskripsikandata.XML merupakan turunan (subset) atau versi ringkas dari SGML (Standard GeneralizedMarkup Language).SGML sendiri merupakan sebuah standar ISO untuk format dokumen.SGMLtidak berisi berupa tag-tag siap pakai seperti halnya bahasa HTML, melainkan berupa aturan-aturan standar dalam pembuatan tagtag format dokumen.SGML banyak dipakai untukmengelola dokumen dalam jumlah besar, frekuensi revisi tinggi dan dibutuhkan dalam beragamformat tampilan.SGML jarang dipakai karena sangat rumit dan kompleks.XML dibuat dengankonsep yang lebih sederhana dan ringkas, tujuannya agar bisa dipakai sebagai aplikasi didesktop dan jaringan Internet.XML dengan cepat diadopsi sebagai standar untuk pertukaran data, khususnya untukpenggunaan lintas aplikasi dan platform.Kelebihan dari XML adalah karakteristiknya yangextensible dan platform independent. Berbeda dengan HTML, XML tidak mempunyai kosakata(berupa "tag") yang baku, sebaliknya dengan XML kita bebas merancang tag-tag sendiri, sesuaidengan kebutuhan aplikasinya.SKEMA XMLSkema XML adalah sintaks dasar XML atau skema, yang mendefinisikan bagaimana sebuahdokumen XML di mark-up. Skema XML merupakan spesifikasi skema yang direkomendasikanoleh Microsoft dan memiliki banyak kelebihan dengan DTDnya (Document Type Definition).DTD merupakan inisial pada spesifikasi skema pada model XML. DTD memiliki kekurangan-kekurangan antaralain didalamnya termasuk penggunaan sintaks non-XML, yang tidakmendukung bagi data-typing dan non-extensibel. Contohnya, DTD tidak mengijinkan kita untukmendefinisikan isi elemen sebagai sesuatu yang lain kecuali elemen itu sendiri atau sebuahstring. Skema XML memanfaatkan DTD dalam beberapa hal, antara lain dalam penggunaansintaks XML dan dukungan pada data-typing dan penamaan. Contohnya, sebuah skema XMLmengijinkan kita untuk menentukan elemen sebagai sebuah integer, float, Boolean, URL dansebagainya.XML parser pada Internet Explorer 5 dapat memvalidasi sebuah dokumen XML dengan DTD danskema X ML-nya.MANFAAT MENGGUNAKAN XMLBanyak sekali manfaat yang didapatkan dari pemakainan XML tetapi yang paling umum adalah : XML dapat digunakan untuk menyimpan informasi konfigurasi, seperti setting security untuk aplikasi web, lokasi modul yang diperlukan dan sebagainya. 12. XML merupakan format yang sangat baik untuk mengirimkan informasi tanpa memandang platform atau bahasa yang digunakan XML merupakan pengganti yang paling

tepat untuk database kecil. Dengan XML dapat dibuat sebuah format file sederhana yang dapat dihubungkan dan diedit oleh program atau pemakai.PENYIMPANAN DATA PADA XMLData pada file XML tidak disimpan dalam bentuk tabel, melainkan dengan meletakkan datadalam tag-tag khusus yang kita buat. Sebagai perbandingan, data pada contoh materipengenalan MySQL dapat disimpan dalam file XML dengan bentuk sebagai berikut:<data><nilai id="01"> <nama> Adi </nama> <password> relasi </password> <nilaia> 70 </nilaia> <nilaib> 83 </nilaib> <nilaic> 76 </nilaic> <nilaid> 76 </nilaid> <nilaie> 76 </nilaie></nilai><nilai id="02"> <nama> Budi </nama> <password> sterofoam </password> <nilaia> 85 </nilaia> <nilaib> 90 </nilaib> <nilaic> 76 </nilaic> <nilaid> 86 </nilaid> <nilaie> 76 </nilaie></nilai></data>XML memiliki tiga tipe file* XML, merupakan standar format dari struktur berkas (file).* XSL, merupakan standar untuk memodifikasi data yang diimpor atau diekspor.* XSD, merupakan standar yang mendefinisikan struktur database dalam XML. 13. Keunggulan XML* Pintar (Intelligence). XML dapat menangani berbagai tingkat (level) kompleksitas.* Dapat beradaptasi. Dapat mengadaptasi untuk membuat bahasa sendiri.Seperti Microsoftmembuaat bahasa MSXML atau Macromedia mengembangkan MXML.* Mudah pemeliharaannya.* Sederhana. XML lebih sederhana.* Mudah dipindahpindahkan (Portability). XML mempunyai kemudahan perpindahan(portabilitas) yang lebih bagus. 14. Migrasi dataMigrasi data adalah istilah ilmu komputer yang digunakan untuk proses memindahkan ataumentranformasikan data dari suatu konteks ke konteks lainnya yang berbeda. Konteks tersebutdapat berupa bentuk / struktur data, format data, platform teknologi, ataupun lokasi.Alasan utama migrasi dataBeberapa alasan utama migrasi data biasanya dilakukan adalah sebagai berikut: basis data yang lama tidak didukung oleh prinsipal utama aplikasi basis data tersebut. buruknya dukungan yang diberikan oleh ekosistem aplikasi tersebut. sistem baru yang dikembangkan mengharuskan pemakaian sistem basis data lain. teknologi yang digunakan sudah terlalu lama / usang. dilihat dari sisi bisnis maka analisa biaya manfaat (cost benefit analysis) sudah menetapkan jika biaya yang akan ditanggung lebih besar daripada manfaat yang didapatkan jika mempertahankan sistem lamaStrategi Migrasi DataBeberapa strategi best practice migrasi data dapat dilakukan dengan cara berikut : dilakukan secara bertahap dan parallel. Parallel disini dalam arti aplikasi yang menggunakan sistem basis data lama tetap dipertahankan sampai sistem pendukung basis data baru dapat menjalankan operasionalnya dengan baik. utilitas /

mekanisme teknisnya dapat menggunakan : o aplikasi impor / ekspor data yang biasanya terdapat pada sistem database baru. o scripting / programming dengan bahasa pemograman populer seperti C#, Perl, PHP, Java, dan lain-lain. o aplikasi khusus ETL (Extract, Transform, and Load) yang biasanya dirancang dengan kemudahan penggunaan antarmuka grafis serta mendukung hampir semua format file maupun sistem basis data populer lainnya.Khusus untuk penggunaan ETL adopsinya sangat populer belakangan ini.Ini seiring denganperkembangan pesat metode dan aplikasi Data Warehouse dan Business Intelligence di duniabisnis.Dengan penggunaan ETL, maka produktivitas migrasi data akan meningkat dan relatif berujungkepada penghematan waktu dan biaya proses migrasi data itu sendirBEBERAPA TOOL UNTUK MIGRASI DATADBF Viewer 2000 ini sangat berguna sekali buat anda untuk melakukan modifikasi pada file filedatabase yang berextension .dbf. 15. Dengan anda menggunakan DBF Viewer 2000 ini, anda bukan hanya bisa melihat isi dari filedatabase yang anda miliki, tetapi banyak yang bisa anda lakukan, diantaranya, melakukanpengeditan, mensortir, menghapus record atau field yang sama, anda bisa mencetak ke mediakertas melalui printer, anda juga dapat melakukan export file database yang anda miliki kedalam format file extension lainnya seperti DBF, TXT, CSV, Excel, HTML, XML, PRG, SQL, RTF)dan masih banyak yang bisa anda lakukan dengan DBF Viewer 2000 ini.

MACAM MACAM DBMS (DATABASE MANAGEMEN SYSTEM) A. DBMS (DATABASE MANAGEMENT SYSTEM) 1. Pengertian DBMS : 1. Menutut C.J. Date : DBMS adalah merupakan software yang menghandel seluruh akses pada database untuk melayani kebutuhan user. 2. Menurut S, Attre : DBMS adalah software, hardware, firmware dan procedure-procedure yang memanage database. Firmware adalah software yang telah menjadi modul yang tertanam pada hardware (ROM). 3. Menurut Gordon C. Everest : DBMS adalah manajemen yang efektif untuk mengorganisasi sumber daya data.

Jadi DBMS : Semua peralatan komputer (Hardware+Software+Firmware). DBMS dilengkapi dengan bahasa yang berorientasi pada data (High level data langauage) yang sering disebut juga sebagai bahasa generasi ke 4 (fourth generation language). Fungsi DBMS : Definisi data dan hubungannya - Memanipulasi data - Keamanan dan integritas data - Security dan integritas data - Recovery/perbaikan dan concurency data - Data dictionary - Unjuk kerja / performance Peralatan untuk menetapkan/menentukan pendekatan database disebut DBMS DBMS merupakan software (dan hardware) yang kusus didesain untuk melindungi dan memanage database. Dengan menggunakan DBMS, maka dapat : Mendefinisikan data dan hubungannya. Mendokumentasikan struktur dan definisi data Menggambarkan, mengorganisasikan dan menyimpan data untuk akses yang selektif/dipilih dan efisien. Hubungan yang sesuai antara user dengan sumber daya data. Perlindungan terhadap sumber daya data akan terjamin, dapat diandalkan, konsisten dan benar. Memisahkan masalah Logical dan physical sehingga merubah implementasi database secara fisik tidak menghendaki user untuk merubah maksud data (Logical). Menentukan pembagian data kepada para user untuk mengakses secara concurent pada sumber daya data.

Contoh DBMS : 1. Database Hierarchy : Pengaksesan data harus mengikuti aturan hierarchy yang sudah didefinisikan terlebih dahulu. Contoh : IMS-2 (Information Management System) oleh IBM, 1968 2. Data Network : Data membentuk jaringan yang lebih bebas dari model hierarchy. Contoh : IDMS (Integrated Database Management System) oleh Cullinet Software Inc, 1972 3. Data Relational : Data dikelompokkan secara bebas menurut jenisnya lewat proses normalisasi Contoh : INGRES oleh UN of CA & Relational Tech., 1973 - System-R oleh IBM Research, 1975 - ORACLE oleh Relational Software Inc. , 1979 - DBASE II oleh Ashton-Tate, 1981 2. Komponen Utama DBMS Komponen utama DBMS dapat dibagi menjadi 4 macam : Perangkat Keras Perangkat Lunak Data Pengguna 3. Keuntungan Dan Kerugian Penggunaan DBMS Pengunaan DMBS untuk mengelola data mempunyai beberapa keuntungan, yaitu : Kebebasan data dan akses yang efisien Mereduksi waktu pengembangan aplikasi

Integritas dan keamanan data Administrasi keseragaman data Akses bersamaan dan perbaikan dari terjadinya crashes (tabrakan dari proses serentak). Mengurangi data redundancy : Data redundansi dapat direduksi/dikurangi, tetapi tidak dapat dihilangkan sama sekali (untuk kepentingan keyfield) Membutuhkan sedikit memory untuk penyimpanan data Kerugian pengunaan DBMS antara lain : Memperoleh perangkat lunak yang mahal (teknologi DBMS, Operation, Conversion, Planning, Risk). DBMS mainframe masih sangat mahal. DBMS berbasis mikro biayanya mencapai beberapa ratus dolar, dapat menggambarkan suatu organisasi yang kecil secara berarti Memperoleh konfigurasi perangkat keras yang besar. DBMS sering memerlukan kapasitas penyimpanan primer dan sekunder yang lebih besar daripada yang diperlukan oleh program aplikasi lain. Juga, kemudahan yang dibuat oleh DBMS dalam mengambil informasi mendorong lebih banyak terminal pemakai yang disertakan dalam konfigurasi daripada jika sebaliknya. Mempekerjakan dan mempertahankan staf DBA DBMS memerlukan pengetahuan khusus agar dapat memanfaatkan kemampuan secara penuh. Pengetahuan khusus ini paling baik diberikan oleh pengelola database. B. MACAM-MACAM DBMS (DATBASE MANAGEMENT SYSTEM) Beberapa software atau perangkat lunak DBMS yang sering digunakan dalam aplikasi program antara lain : 1. MySQL MySQL merupakan sebuah perangkat lunak system manajemen basis data SQL (bahasa inggris : data management system) atau DNMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU General Public Licenci (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan

penggunaan GPL . Tidak seperti Apache yang merupakan software yang dikembangkan oleh komunitas umum, dan cipta untuk code sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia yaitu MySQL AB. MySQL AB memegang penuh hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah : david axmark, allan larsson, dan Michael monthy widenius. Kelebihan MySQL antara lain : 1. free (bebas didownload) 2. stabil dan tangguh 3. fleksibel dengan berbagai pemrograman 4. Security yang baik 5. dukungan dari banyak komunitas 6. kemudahan management database 7. mendukung transaksi 8. perkembangan software yang cukup cepat. SEJARAH SQL. Pada tahun 1988, Microsoft mengeluarkan versi pertama dari SQL Server. Pada saat itu masih didesain untuk platform OS/2 dan didevelop bersama antara Microsoft dengan Sybase. Selama awal tahun 1990an, Microsoft mulai untuk membuat versi baru dari SQL Server untuk platform NT-nya. Selama proses development tersebut Microsoft memutuskan bahwa Microsoft SQL Server ini harus bisa terintegrasi dengan kuat dengan sistem operasi NT-nya. Pada tahun 1993, Windows NT 3.1 dan SQL Server 4.2 untuk NT dirilis oleh Microsoft. Target Microsoft untuk mengkombinasikan antara performa database server yang tinggi serta kemudahan cara penggunaan dan administrasinya rupanya tercapai melalui SQL Server ini. Microsoft terus berhasil memasarkan SQL Server dan menjadi database server yang terkenal. Pada tahun 1994, Microsoft dan Sybase secara resmi mengakhiri kerjasamanya.

Di tahun 1995 Microsoft merilis versi 6.0 dari SQL Server. Versi ini merupakan versi yang penting karena sebagian besar merupakan hasil tulis ulang dan juga redesain dari core technology sebelumnya. Versi 6.0 ini menawarkan peningkatan pada performa, built-in replication dan juga administrasi yang tersentralisasi. Pada tahun 1996, Microsoft merilis SQL Server versi 6.5 yang berisi berbagai macam kemampuan tambahan dan juga fitur-fitur baru. Pada tahun 1997, Microsoft merilis SQL Server 6.5 Enterprise Edition. SQL Server 7.0 dirilis Microsoft pada tahun 1998 dan database engine-nya ditulis ulang agar lebih optimal. Akhirnya tahun 2000 Microsoft mengeluarkan SQL. Versi SQL Server 2000 ini berbasis pada framework yang ada pada versi 7.0 sebelumnya. Sejarah SQL dimulai dari artikel seorang peneliti dari IBM bernama EF Codd yang membahas tentang ide pembuatan basis data relasional pada bulan Juni 1970. Artikel ini juga membahas kemungkinan pembuatan bahasa standar untuk mengakses data dalam basis data tersebut. Bahasa tersebut kemudian diberi nama SEQUEL (Structured English Query Language). Setelah terbitnya artikel tersebut, IBM mengadakan proyek pembuatan basis data relasional berbasis bahasa SEQUEL. Akan tetapi, karena permasalahan hukum mengenai penamaan SEQUEL, IBM pun mengubahnya menjadi SQL. Implementasi basis data relasional dikenal dengan System/R. Di akhir tahun 1970-an, muncul perusahaan bernama Oracle yang membuat server basis data populer yang bernama sama dengan nama perusahaannya. Dengan naiknya kepopuleran Oracle, maka SQL juga ikut populer sehingga saat ini menjadi standar de facto bahasa dalam manajemen basis data.. Secara umum SQL terdiri dari dua bahasa. DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, serta menghapus basis data dan objek-objek yang diperlukan dalam basis data, misalnya tabel, view, user, dan sebagainya. Secara umum, DDL yang digunakan adalah CREATE untuk membuat objek baru, USE untuk menggunakan objek,

ALTER untuk mengubah objek yang sudah ada, dan DROP untuk menghapus objek. DDL biasanya digunakan oleh administrator basis data dalam pembuatan sebuah aplikasi basis data 1. DDL (Data Definition Language) DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, serta menghapus basis data dan objek-objek yang diperlukan dalam basis data, misalnya tabel, view, user, dan sebagainya. Secara umum, DDL yang digunakan adalah CREATE untuk membuat objek baru, USE untuk menggunakan objek, ALTER untuk mengubah objek yang sudah ada, dan DROP untuk menghapus objek. DDL biasanya digunakan oleh administrator basis data dalam pembuatan sebuah aplikasi basis data. 2. DML (Data Manipulation Language) DML digunakan untuk memanipulasi data yang ada dalam suatu tabel. Perintah yang umum dilakukan adalah: SELECT untuk menampilkan data INSERT untuk menambahkan data baru UPDATE untuk mengubah data yang sudah ada DELETE untuk menghapus data Basis data (bahasa Inggris: Database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.

Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (Database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi. Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel. Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (Database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut. Data dapat diterjemahkan kedalam sebuah aplikasi program, dibandingkan terpisah atau diolah masing-masing. Kontrol akses luas dan manipulasi pada data dapat dilakukan oleh sebuah aplikasi program. Hasilnya berupa DBMS (Database management system). Koleksi data dapat diakses bersama secara logika data pun berhubungan 1 sama lainnya, dan sengaja dirancang khusus untuk informasi yang dibutuhkan sebuah perusahaan. Pemetaan data disediakan bebas untuk di olah satu sama lain di sebuah Database. Secara logika data merupakan kesatuan, memiliki atribut yang lengkap dan saling berhubungan dari suatu organisasi/ data perusahaan. Suatu sistem perangkat lunak untuk mendeskripsikan/ memperlihatkan, membuat, memelihara Database dan memberikan control siapa saja yang dapat mengakses Database tersebut. Berbeda sekali bukan dengan File base? Database yang dikelola dengan DBMS terlihat lebih terintegrasi oleh sistem. Artinya, ketika Sales membutuhkan BarangKhususSewa (noBarang, namaBarang, type, idPemilik) PemilikUtama (idPemilik, namePemilik, alamat, telPemilik) PenyewaBarang (idPenyewa, namaPenyewa, alamat) data

tersebut dapat pula di monitoring/ diakses oleh Contracts. Keuntungannya kapasitas media penyimpanan tidak terbuang, karena sang Contracts tidak perlu lagi membuat ketiga sumber data tersebut. Pendekatan Database (Database Approach), Data Definition language (DDL), mendefinisikan bahasa yang digunakan memberi izin atas jenis data, struktur data dan batasan-batasan atas siapa saja yang akses ke data. Semua spesifikasi tentang data tersimpan dalam sebuah Database. Contoh coding : Create, Delete, Rename Data Manipulation Language(DML), fasilitas umum enquiri (query language) dari data. Contoh code : insert, update, delete, merge Kontrol akses ke Database, system security, kesatuan atas system, kontrol sistem perbaikan, konrol sistem hak akses, dan concurrency. Contoh Contoh code : Grant, dan Provoke A view mechanism, maksudnya data yang ada akurat dan banyak pihak yang ingin menggunakan atau cocok untuk semua bagian dari suatu organisasi yang membutuhkan. Contoh code : Select Perbolehkanlan setiap user untuk memiliki dan melihat dari Database, yang utama adalah perlihatkan sub bagian dari Database tersebut. Manfaat nya adalah : mengurangi kompleksitas bertambahnya keamanan menyediakan tampilan dan mekanisme Database yang berbeda dari yang biasanya. meskipun Database diubah, Database dasar/basic tetap konsisten, sesuai dengan struktur.

Ada empat peranan dalam database yaitu Data Administrator (DA), Database Administrator (DBA), Database Designers (Logical and Physical), Application Programmers, dan End Users (naive and sophisticated) Dalam perkembangannya, database mengalami beberapa kali perubahan generasi, yaitu dimulai dengan generasi pertama, yang menggunakan hirarki dan network. Generasi kedua, menggunakan metode relasional, dan Generasi ketiga, menggunakan objek relasional dan objek orientied. Ada beberapa keuntungan dalam menggunakan DBMS, yaitu: Mengurangi duplikasi data Data yang dimiliki konsisten Banyak informasi dari data yang sama Berbagi data Mengembangkan data yang sudah terintegrasi Bertambahnya keamanan data Sesuai dengan standartisasi Skala ekonomi, Akurat, tepat waktu, dan relevan dibandngkan dengan membuang-buang biaya. Menyeimbangi dengan permasalahan kebutuhan Data yang dapat dipertanggungjawabkan Produktifitas Pemeliharaan data dapat dilakukan dengan bebas Backup, dan Pengembalian data yang rusak dapat dilakukan Sedangkan kelemahan atau kerugian dalam menggunakan DBMS, yaitu: Kompleksitas

Kapasitas daya tampung, apabila data sudah sangat besar sekali. Biaya DBMS Biaya hardware Dampak dari kesalahan cara kerja Ada banyak program dari database, diantaranya yaitu My SQL, PostgreSQL, Microsoft SQL server, dan Oracle. Berikut penulis akan membahas tentang oracle. 1.2 Sejarah Singkat Oracle Perusahaan Oracle didirikan pada tahun 1977 oleh tiga orang programmer, Bob Miner, Ed Oates, dan Larry Ellison yang menjabat sebagai CEO (Chief Executive Officer) selama beberapa tahun sampai saat ini. Perusahaan ini berkonsentrasi pada pembuatan database server di mainframe. Kisah sukses Oracle Corp terkait dengan sejarah dan teori database relasional. Teori database relasional diperkenalkan hampir secara simultan oleh Edgar F. Codd (dalam artikelnya yang terkenal Large shared data banks) dan seorang penemu lain yang kurang dikenal, pada tahun 1969. IBM adalah perusahaan pertama yang menerapkan model relasional ini dalam bahasa SQL, dengan produknya DB2. Sayangnya IBM agak ragu akan keampuhan SQL dan model relasional (nantinya akan berpengaruh pada ketertinggalan IBM di pasar database-server sistem operasi Unix dan Windows ). Larry melihat perkembangan teori model relasional dan implementasi database relasional dalam DB2. Ia yakin bahwa model relational adalah way of the future dan memutuskan untuk mengimplementasikan model relasional di produk Oracle. Sebelumnya produk database Oracle memakai model nonrelasional. Oracle menjadi pesaing kuat bagi IBM dalam pasar database server di mainframe, terutama database bermodel relasional. Sekitar pertengahan tahun 1980an, Larry mendiversifikasi produk Oracle (versi 6.x) keluar mainframe, yakni ke sistem operasi Unix. Selanjutnya tahun 1996 Oracle Corp mendiversifikasi Oracle (versi 7.x) ke sistem operasi Novell Netware, Windows NT, dan Linux (versi 8.x, tahun 1997). Mulai pertengahan tahun 1990an Oracle Corp mulai membuat juga produk-produk nondatabase-server seperti application server (WebDB, OAS), development tools (Oracle Developer, Oracle Designer), dan application suite (Oracle Apps). ORACLE

2.1 Pengertian Oracle Oracle adalah relational database management system (RDBMS) untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan terintegrasi. Oracle Server menyediakan solusi yang efisien dan efektif karena kemampuannya dalam hal sebagai berikut: Dapat bekerja di lingkungan client/server (pemrosesan tersebar) Menangani manajemen space dan basis data yang besar Mendukung akses data secara simultan Performansi pemrosesan transaksi yang tinggi Menjamin ketersediaan yang terkontrol Lingkungan yang terreplikasi Database merupakan salah satu komponen dalam teknologi informasi yang mutlak diperlukan oleh semua organisasi yang ingin mempunyai suatu sistem informasi yang terpadu untuk menunjang kegiatan organisasi demi mencapai tujuannya. Karena pentingnya peran database dalam sistem informasi, tidaklah mengherankan bahwa terdapat banyak pilihan software Database Management System (DBMS) dari berbagai vendor baik yang gratis maupun yang komersial. Beberapa contoh DBMS yang populer adalah MySQL, MS SQL Server, Oracle, IBM DB/2, dan PostgreSQL. Oracle merupakan DBMS yang paling rumit dan paling mahal di dunia, namun banyak orang memiliki kesan yang negatif terhadap Oracle. Keluhan-keluhan yang mereka lontarkan mengenai Oracle antara lain adalah terlalu sulit untuk digunakan, terlalu lambat, terlalu mahal, dan bahkan Oracle dijuluki dengan istilah ora kelar-kelar yang berarti tidak selesai-selesai dalam bahasa Jawa. Jika dibandingkan dengan MySQL yang bersifat gratis, maka Oracle lebih terlihat tidak kompetitif karena berjalan lebih lambat daripada MySQL meskipun harganya sangat mahal. Namun yang mereka tidak perhitungkan adalah bahwa Oracle merupakan DBMS yang dirancang khusus untuk organisasi berukuran besar, bukan untuk ukuran kecil dan menengah. Kebutuhan organisasi berukuran besar tidaklah sama dengan organisasi yang kecil atau menengah yang tidak akan berkembang menjadi besar. Organisasi yang berukuran besar

membutuhkan fleksibilitas dan skalabilitas agar dapat memenuhi tuntutan akan data dan informasi yang bervolume besar dan terus menerus bertambah besar. Pengembangan perangkat lunak Oracle: Alat Oracle Corporation untuk aplikasi berkembang termasuk (antara lain): Oracle Designer Oracle Developer-yang terdiri dari Oracle Form, Oracle Penemu dan Oracle Laporan Oracle jdeveloper Netbeans Oracle Application Express juga dikenal sebagai APEX Oracle SQL Developer Oracle SQL Plus Lembar Kerja OEPE, Oracle Enterprise Pack untuk Eclipse. alat-alat eksternal dan pihak ketiga Banyak membuat tugas-tugas database administrator Oracle lebih mudah. 2.2 Persaingan produk Oracle Database Pesaing dari perangkat lunak Oracle adalah: IBM: DB2, Informix, UDB Microsoft SQL Server Teradata (data warehousing dan business intelligence) Software AG: Adabas Sybase. Oracle dan IBM menekankan pada platform menengah seperti UNIX dan Linux, sementara Microsoft cenderung meraih pasar untuk kelas rendah (Microsoft Windows platforms).

Basis data Oracle juga bersaing dengan basis data sumber-terbuka (open-source relational databases), seperti PostgreSQL, Firebird, dan MySQL. Perangkat lunak EnterpriseDB yang berbasis PostgreSQL, belum lama ini mengumumkan fitur yang kompatibel dengan Oracle dengan harga yang sangat wajar dan murah. Oracle mendominasi pasar database server, hal ini mungkin didasarkan kepada banyak perusahaan berskala besar mengunakan Oracle dalam mengelola datanya. Perusahaan Oracle didirikan pada tahun 1977 oleh tiga orang programmer, Bob Miner, Ed Oates dan Larry Ellison yang menjabat sebagai CEO (Chief Executive Officer). Konon, dari ketiga programmer tersebut, Larry adalah yang nomor 3 dalam programming. Larry lebih sering (dan lebih senang) mengerjakan pemasaran, dan drop out dari kuliah karena keasyikannya di Oracle. Perusahaan ini berkonsentrasi pada pembuatan database server di mainframe. Kisah sukses Oracle Corp terkait dengan sejarah dan teori database relasional. Larry Ellison penemu Software Development Laboratories Tahun 1977. Tahun 1979 SDL dirubah menjadi RSI memperkenalkan produk Oracle Versi 2 sebagai awal produk komersial relational database system. Versi ini tidak mendukung transaksi tapi menerapkan basic SQL untuk query dan joins. RSI tidak pernah meluncurkan versi 1 sementara versi 2 di anggap sebagai trik marketing. Tahun 1983 RSI merubah namanya menjadi oracle corporation.. Dalam bidangnya, Oracle memiliki beberapa layanan, diantaranya ialah: Oracle Academy (pelatihan dalam komputasi dan perdagangan dalam kemitraan

dengan lembaga pendidikan) Oracle Consulting Oracle University (pelatihan dalam produk-produk Oracle) Program Sertifikasi Oracle Oracle On Demand (penawaran SaaS) Oracle Dukungan

Dukungan produk: Oracle Corporation mengidentifikasi pelanggan dan hak dukungan mereka menggunakan CSI (Customer Support Identifier) kode Terdaftar Layanan pelanggan dapat mengirimkan Permintaan (SR) biasanya melalui antarmuka web Metalink diakses atau (seperti dari. September 2008) dari super-set: My Oracle Support

Kritis Patch Update: sejak tahun 2005, Oracle Corporation telah dikelompokkan koleksi patch dan perbaikan keamanan untuk produk setiap triwulan menjadi Update Patch Kritis (CPU), dirilis setiap Januari, April, Juli dan Oktober Oracle Pembiayaan

Dalam menarik pelanggannya untuk menggunakan ini Oracle memiliki jenjang-jenjang: OCA Oracle Certified Associate Entry level qualification OCP Oracle Certified Professional EG 1 to 2 year DBA who may work under supervision EG experienced DBA who can do most tasks unsupervised OCE Oracle Certified Expert Niche expertise May build on OCA or OCP OCM Oracle Certified Master Highest level Certification Performance based practical exam 2.3 Installasi Oracle pada Windows Instalasi software Oracle secara default diikuti dengan proses create database. Untuk saat ini kita hanya melakukan instalasi software tanpa membuat database. Proses membuat database ada di Membangun Database Sebelum melakukan proses instalasi, installer OUI akan melakukan pengecekan terhadap kebutuhan minimal spesifikasi mesin server secara otomatis. Jika spesifikasi mesin tidak memenuhi kebutuhan minimal akan ditampilkan error message. Spesifikasi minimal sangat tergantung dari mesin dan sistem operasi dimana software database Oracle akan diinstall. Spesifikakasi hardware dan software

Untuk instalasi software database Oracle di Windows memerlukan spesifikasi hardware dan software sebagai berikut: Hardware 512 MB physical random access memory (RAM) 1 GB swap space (atau dua kali ukuran RAM, jika ukuran RAM <= 2 GB) 400 MB temporary directory (\temp) 1.5 GB disk space untuk software Databse Oracle 1.5 GB disk space untuk database Software (yang dipakai saat ini) Sistem Operasi Windows XP Profesional SP 2 Software Database Oracle 10g for Windows X.32. Jika belum punya, software tersebut bisa Anda download di website Oracle yaitu www..oracle.com/technology Instalasi software Pastikan anda masuk sebagai user Administrator di sistem operasi Windows. Insert CDmaster Oracle10g, tunggu beberapa saat, sampai muncul sebuah tampilan, kemudin Pilih Install/Deinstall Products, Installer akan menampilkan window Installtion Method. Installer memberikan dua pilihan metode instalasi, yaitu Basic Installtion dan Advanced Installation. Uncheck option Create Starter Database Pilih Basic Installation, pada kolom Oracle Home Location akan otomatis terisi. Oracle Home Location adalah folder tempat software Oracle10g database akan diinstall. Folder ini disebut sebagai ORACLE_HOME. Untuk ORACLE_HOME ini, installer secara default akan memilih partisi yang free-spacenya paling banyak, dalam instalasi ini foldernya adalah C:\Oracle\Product\10.2.0\db_1. Pada kolom Installtion Type, pilih Enterprise Edition. Klik Next Installer akan melakukan verifikasi terhadap mesin server, untuk memastikan spesifikasi mesin sudah sesuai dengan kebutuhan minimal terhadap setting dan konfigurasi database

yang diinginkan. Perhatikan dan sesuaikan spesifikasi mesin jika ada error-message. Klik Next, jika verifikasi complete. Selanjutnya akan muncul Summary window, untuk verifikasi komponen-komponen yang akan diinstall. Klick Install Akan muncul progress window installation Tunggu beberapa saat sampai proses instalasi selesai. Pada akhir proses instalasi akan dimunculkan informasi tentang alamat URL untuk iSQL*Plus dan iSQL*Plus/DBA, sebaiknya informasi ini disimpan. Klik Exit untuk mengakhiri proses instalasi dan klik Yes ketika muncul konfirmasi Exit. Proses Instalasi software database Oracle di Windows XP SP 2 selesai. Kekurangan Dan Kelebihan Dari Oracle Fleksibilitas adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan berbagai kebutuhan dan kondisi khusus yang dapat berubah-ubah. Sebagai contoh, organisasi yang besar membutuhkan server yang terdistribusi dan memiliki redundancy sehingga pelayanan bisa diberikan secara cepat dan tidak terganggu jika ada server yang mati. Organisasi tersebut juga mempunyai berbagai macam aplikasi yang dibuat dengan beragam bahasa pemrograman dan berjalan di berbagai platform yang berbeda. Oracle memiliki banyak sekali fitur yang dapat memenuhi tuntutan fleksibilitas dari organisasi besar tersebut. Berbagai fitur tersebut membuat Oracle menjadi DBMS yang rumit dan sulit untuk dipelajari, namun itu adalah harga yang harus dibayar untuk mendapatkan fleksibilitas yang dibutuhkan dalam sistem informasi di organisasi yang berukuran besar. Skalabilitas mengacu pada kemampuan untuk terus berkembang dengan penambahan sumber daya. Organisasi yang besar harus mampu melakukan transaksi data dalam volume yang besar dan akan terus bertambah besar. Jika dijalankan hanya pada satu server saja, MySQL memang bisa berjalan lebih cepat daripada Oracle. Namun jika satu server sudah tidak bisa lagi menangani beban yang terus bertambah besar, kinerja MySQL mengalami stagnasi karena keterbatasan server tersebut. Namun Oracle mendukung fitur Grid yang dapat mendayagunakan lebih dari satu server serta data storage dengan mudah dan transparan. Hanya dengan menambahkan server atau data storage ke dalam Oracle Grid, maka kinerja

dan kapasitas Oracle dapat terus berkembang untuk mengikuti beban kerja yang terus meningkat. Demikianlah salah satu (atau dua) keunggulan dari Oracle. Tidaklah mengherankan bahwa meskipun Oracle merupakan DBMS yang paling rumit dan paling mahal di dunia, perusahaan-perusahaan besar memilih Oracle dan tidak menggunakan DBMS seperti MySQL yang gratis karena mereka membutuhkan fleksibilitas dan skalabilitas dalam sistem informasi yang mereka gunakan. INFORMIX IMB Informix IBM Informix adalah keluarga sistem manajemen database relasional (RDBMS) yang dikembangkan oleh IBM. Hal ini diposisikan sebagai data server utama IBM untuk memproses transaksi online (OLTP) serta solusi terpadu. IBM mengakuisisi teknologi Informix pada tahun 2001. Sejarah Informix Software Anak Perusahaan Jenis Didirikan 1980 (sebagai Sistem Basis Data Relasional) Tokoh penting Roger Sippl, Laura King (pendiri) Pemilik (s) IBM Roger Sippl dan Laura King bekerja di Cromemco, sebuah perusahaan S-100/CP/M awal, di mana mereka mengembangkan sebuah database relasional kecil yang didasarkan pada teknik ISAM, sebagai bagian dari paket perangkat lunak laporan-penulis. Sippl dan Raja kiri Cromemco untuk menemukan Relational Database System (RDS) pada tahun 1980. Produk pertama mereka, Marathon, pada dasarnya merupakan versi 16-bit ISAM kerja mereka sebelumnya, terlebih dahulu tersedia di C8000 dari Onyx Systems. Pada RDS, mereka mengalihkan perhatian mereka ke pasar RDBMS muncul dan merilis produk mereka sendiri sebagai Informix (informasi pada Unix) pada tahun 1981. Ini termasuk bahasa Informer mereka. Ini menampilkan ACE penulis laporan, digunakan untuk mengambil data dari database dan menyajikannya kepada pengguna untuk membaca mudah. Hal ini juga

menampilkan bentuk tool layar PERFORM, yang memungkinkan user untuk secara interaktif query dan mengedit data dalam database. Rilis terakhir dari produk ini adalah versi 3,30 pada awal 1986. Pada tahun 1985, mereka memperkenalkan mesin baru SQL query berbasis sebagai bagian dari Informix-SQL (atau ISQL) versi 1.10 (versi 1.00 tidak pernah dirilis). Produk ini juga termasuk varian SQL ACE dan PERFORM. Perbedaan paling signifikan antara ISQL dan produk Informix sebelumnya adalah pemisahan kode akses database ke dalam sebuah proses mesin (sqlexec), daripada embedding secara langsung pada klien - sehingga pengaturan panggung untuk komputasi client-server dengan database yang berjalan di mesin yang terpisah dari mesin pengguna. The ISAM berbasis mesin penyimpanan file yang mendasari dikenal sebagai C-ISAM. Melalui Informix awal 1980-an tetap menjadi pemain kecil, tetapi sebagai Unix dan SQL tumbuh di popularitas pada pertengahan 1980-an, nasib mereka berubah. Pada 1986 mereka telah menjadi cukup besar untuk mengapung IPO yang sukses, dan mengubah nama perusahaan untuk Informix Software. Produk termasuk Informix-SQL versi 2,00 dan Informix-4GL 1,00, keduanya termasuk mesin database serta alat-alat pengembangan (I4GL untuk programmer, ISQL untuk non-programmer). Serangkaian rilis diikuti, termasuk mesin pencarian baru, awalnya dikenal sebagai InformixTurbo. Turbo menggunakan RSAM baru, dengan kinerja manfaat besar multi-pengguna melalui C-ISAM. Dengan rilis produk versi 4,00 pada tahun 1989, Turbo diubah namanya Informix-OnLine (sebagian karena diizinkan backup database koheren sementara server online dan para pengguna memodifikasi data), dan server asli berdasarkan C-ISAM dipisahkan dari alat (ISQL dan I4GL) dan bernama Informix-SE (Standard Engine). Version 5.00 dari Informix OnLine dirilis pada akhir tahun 1990, dan termasuk transaksi dukungan penuh didistribusikan dengan dua-tahap melakukan dan prosedur yang tersimpan. Versi 5.01 dirilis dengan dukungan untuk memicu juga. Pada tahun 1988, Informix dibeli Inovatif Perangkat Lunak, Pembuat DOS dan sistem perkantoran berbasis Unix yang disebut SmartWare dan WingZ, program spreadsheet untuk Macintosh Apple. WingZ menyediakan antarmuka pengguna grafis, didukung lebih besar, 32768x32768 spreadsheet dimensi, dan menawarkan pemrograman dalam bahasa HyperCard seperti yang

dikenal sebagai HyperScript. Rilis asli terbukti berhasil, menjadi nomor dua spreadsheet, Di belakang Microsoft Excel. Pada tahun 1990, pelabuhan WingZ mulai muncul untuk beberapa platform lainnya, sebagian besar varian Unix. Selama periode ini, banyak lembaga keuangan mulai berinvestasi di workstation Unix sebagai rute untuk meningkatkan "mendengus" desktop yang diperlukan untuk menjalankan model keuangan besar. Untuk periode yang singkat, Wingz berhasil dipasarkan ke ceruk ini. Namun itu menderita kekurangan sumber daya pengembangan dan pemasaran. Pada awal 1990-an WingZ telah menjadi tidak kompetitif, dan Informix akhirnya menjualnya pada tahun 1995. Informix juga menjual lisensi untuk Claris, yang dikombinasikan dengan GUI yang agak diperbarui Claris Putuskan. Dynamic Scalable Arsitektur Dengan kegagalan dalam produk-produk otomatisasi kantor, Informix memfokuskan kembali di pasar database server berkembang. Pada tahun 1994, sebagai bagian dari kerjasama dengan Sistem Komputer Sekuen, Informix merilis versi 6,00 database server, yang menampilkan baru Dynamic Scalable Arsitektur, DSA. DSA melibatkan ulang utama mesin inti dari produk, yang mendukung baik paralelisme horisontal dan vertikal paralelisme, dan berdasarkan inti multi-threaded cocok terhadap sistem multiprocessing simetris yang Sekuen dirintis dan vendor besar seperti Sun Microsystems dan Hewlett-Packard akhirnya akan menindaklanjuti. Kedua bentuk paralelisme membuat produk yang mampu tingkat pasar terkemuka skalabilitas, baik untuk OLTP dan data pergudangan. Sekarang dikenal sebagai Informix Dynamic Server (setelah sebentar menghibur nama Obsidian dan kemudian bernama Informix OnLine Dynamic Server), Versi 7 menghantam pasar pada tahun 1994. Versi 7 konsisten memenangkan tolok ukur kinerja. Bangunan pada keberhasilan Versi 7, Informix split inti database investasi pembangunan menjadi dua usaha. Salah satu upaya, pertama dikenal sebagai XMP (untuk eXtended MultiProcessing), menjadi garis Versi 8 produk, juga dikenal sebagai XPS (untuk Server Paralel eXtended). Upaya ini difokuskan pada perangkat tambahan pada data pergudangan dan paralelisme dalam platform high-end, termasuk platform shared-tidak seperti IBM RS6000/SP. Fokus kedua, yang diikuti pembelian akhir 1995 dari ilustrasi, terkonsentrasi pada objekrelasional (OR) teknologi database. Ilustrasi, ditulis oleh mantan anggota tim Postgres dan

dipimpin oleh database pelopor Michael Stonebraker, mencakup berbagai fitur yang memungkinkan untuk kembali sepenuhnya terbentuk objek langsung dari database, fitur yang secara signifikan dapat mengurangi waktu pemrograman dalam banyak proyek. Ilustrasi juga termasuk fitur yang dikenal sebagai DataBlades yang memungkinkan tipe data baru dan fitur yang akan dimasukkan dalam server dasar sebagai pilihan. Ini termasuk solusi untuk sejumlah masalah SQL berduri, yaitu time series, spasial dan data multimedia. Informix terintegrasi ilustrasi's pemetaan OR dan DataBlades ke dalam produk OnLine 7.x, sehingga Informix Universal Server (IU), atau lebih umum, Versi 9. Kedua versi baru, V8 (XPS) dan V9 (IU), muncul di pasaran pada tahun 1996, membuat Informix pertama dari "tiga besar" perusahaan database (yang lainnya adalah Oracle dan Sybase) untuk menawarkan built-in mendukung ATAU. Komentator perhatian khusus pada DataBlades, yang segera menjadi sangat populer: puluhan muncul dalam waktu satu tahun, porting ke arsitektur baru setelah kemitraan dengan ilustrasi. Ini vendor lainnya meninggalkan scrambling, dengan Oracle memperkenalkan "dicangkokkan pada" paket untuk dukungan time-series pada tahun 1997, dan Sybase beralih ke pihak ketiga untuk paket eksternal yang masih merupakan solusi tidak meyakinkan. Meskipun Informix mengambil teknologi memimpin di pasar perangkat lunak database, rilis produk mulai jatuh di belakang jadwal pada tahun 1996 akhir. Terganggu dengan masalah teknis dan pemasaran, pengembangan produk aplikasi baru, Informix-NewEra, segera dibayangi oleh bahasa pemrograman Java muncul. Michael Stonebraker telah berjanji bahwa teknologi ilustrasi akan diintegrasikan dalam waktu satu tahun setelah akuisisi akhir 1995, tetapi karena Gartner Group telah diramalkan, integrasi yang dibutuhkan lebih dari 2 tahun. Tidak senang dengan arah baru dari perusahaan, XPS memimpin Kelley arsitek Gary tibatiba mengundurkan diri dan bergabung dengan arch-rival Oracle Corporation di awal 1997, dengan 11 pengembang dengan dia Informix. Akhirnya digugat Oracle untuk mencegah hilangnya rahasia dagang. Kegagalan dalam pemasaran dan kepemimpinan tidak menguntungkan di misgovernance perusahaan dibayangi keberhasilan teknis Informix's. Pada tanggal 1 April 1997, Informix, mengumumkan bahwa pendapatan kuartal pertama jatuh pendek dari harapan sebesar $ 100 juta. CEO Phillip Putih menyalahkan kekurangan pada hilangnya fokus pada bisnis inti database sementara mengerahkan sumber daya terlalu banyak untuk teknologi objectrelational kerugian operasi besar dan PHK diikuti.. Informix-lain pendapatan kembali dari

tahun 1994 sampai 1996. Sebuah jumlah yang signifikan dari pendapatan dari pertengahan 1990-an penjualan perangkat lunak yang terlibat lisensi kepada mitra yang tidak menjual melalui ke pelanggan pengguna akhir, ini dan lainnya irregularies menyebabkan melebihlebihkan pendapatan dengan lebih dari $ 200 juta. Bahkan setelah keberangkatan White pada bulan Juli 1997, perusahaan terus berjuang dengan praktek akuntansi, kembali menyatakan laba lagi pada awal 1998. Meskipun tuduhan misgovernance terus menghantui Informix, kemampuan Informix Dynamic Server (IDS) mulai menguat. kepemimpinan baru mulai muncul juga. Kutipan dari edisi 1998 22 September dari artikel PC Magazine di 100 perusahaan teratas yang mengubah cara Anda menghitung: ... Oracle Informix sedang berjuang melawan saingan dalam objek / arena relasional dengan memperluas andalannya Informix Dynamic Server dengan Opsi Data Universal. Setelah tahun yang penuh gejolak yang termasuk audit bermasalah, Robert Finnocchio ditunjuk sebagai CEO baru perusahaan California Menlo Park,. Dengan 1997 pendapatan $ 662.300.000, Informix telah mulai memperkuat posisinya di pasar database. Pada bulan November 2002, Phillip Putih, mantan CEO Informix digulingkan pada tahun 1997, didakwa oleh dewan juri federal dan diisi dengan delapan jumlah efek, kawat, dan penipuan mail. Dalam tawar-menawar pembelaan tiga belas bulan kemudian, ia mengaku bersalah hitungan satu pengajuan pernyataan pendaftaran palsu dengan US Securities and Exchange Commission. Pada bulan Mei 2004, Departemen Kehakiman mengumumkan Putih dijatuhi hukuman dua bulan di penjara federal untuk penipuan sekuritas, denda sebesar $ 10.000, bersama dengan periode dua tahun dari rilis diawasi dan 300 jam pelayanan masyarakat. Pengumuman mencatat bahwa jumlah kerugian kepada para pemegang saham dari pelanggaran, tidak bisa wajar diperkirakan di bawah fakta kasus kesepakatan pembelaan sebelumnya White sudah. waktu terbatas penjara tidak lebih dari 12 bulan. warga negara Jerman dan penduduk Walter Knigseder, perusahaan Wakil Presiden yang bertanggung jawab atas operasi di Eropa, juga didakwa oleh juri federal tapi Amerika Serikat telah mampu untuk mengamankan ekstradisi. Pada bulan November 2005, sebuah buku merinci naik dan turun dari Informix Software dan CEO Phil White diterbitkan. Ditulis oleh Informix waktu lama Karyawan, Kisah Nyata

Informix Software dan Phil Putih: Pelajaran dalam Bisnis dan Kepemimpinan untuk tim Eksekutif. Mulai tahun 2000, peristiwa besar dalam sejarah Informix tidak lagi berpusat pada inovasi teknis. Tahun itu, pada bulan Maret, Informix diperoleh Ardent Software, sebuah perusahaan yang memiliki sejarah merger dan akuisisi sendiri. akuisisi itu menambahkan mesin multidimensi alam semesta dan UniData (dikenal secara kolektif sebagai U2) ke dalam daftar sudah-banyak dari mesin database pada saat itu, yang mencakup tidak hanya produk warisan Informix, tapi mesin SQL datawarehouse berorientasi dari Red Brick dan 100% Jawa versi SQL, Cloudscape (yang kemudian dibundel dengan implementasi referensi J2EE). Sebelum pembelian, jajaran produk Informix termasuk: * Informix C-ISAM - versi terbaru dari database asli Marathon * Informix SE - ditawarkan sebagai sistem low-end untuk embedding ke dalam aplikasi * Informix OnLine - sebuah sistem yang kompeten untuk mengelola database ukuran medium * Informix Extended Paralel Server (XPS, V8) - versi high-end dari basis kode V7 untuk digunakan pada mesin didistribusikan besar * Informix Universal Server (V9) - kombinasi dari mesin OnLine V7 dengan pemetaan OR dan dukungan DataBlade dari ilustrasi * Informix-4GL - Sebuah bahasa generasi keempat untuk pemrograman aplikasi * Red Brick Warehouse - produk data warehouse * Cloudscape - sebuah RDBMS ditulis seluruhnya di Jawa yang sesuai ke perangkat mobile di ujung-rendah dan arsitektur J2EE berbasis pada high end. Pada tahun 2004 Cloudscape dirilis oleh IBM sebagai database Open Source yang akan dikelola oleh Apache Software Foundation di bawah nama Derby. * U2 suite, Universe dan UniData - multidimensional database yang menawarkan jaringan, hirarki, array dan format data lain sulit untuk model di SQL

1.1. Pengertian DBMS DBMS adalah perangkat lunak yang didesain untuk membantu dalam hal pemeliharaan dan utilitas kumpulan data dalam jumlah besar. DBMS dapat menjadi alternative penggunaan secara khusus untuk aplikasi, semisal penyimpanan data dalam fiel dan menulis kode aplikasi yang spesifik untuk pengaturannya. 1.2. Komponen Utama DBMS Komponen utama DBMS dapat dibagi menjadi 4 macam : Perangkat Keras Perangkat Lunak Data Pengguna 1.3. Keuntungan Penggunaan DBMS Pengunaan DMBS untuk mengelola data mempunyai beberapa keuntungan, yaitu : Kebebasan data dan akses yang efisien Mereduksi waktu pengembangan aplikasi Integritas dan keamanan data Administrasi keseragaman data Akses bersamaan dan perbaikan dari terjadinya crashes (tabrakan dari proses serentak). 1.4 Kekurangan Penggunaan DBMS 1. Rumit

Karena penetapan fungsi dari DBMS yang baik, menyebabkanDBMS menjadi software yang cukup rumit. Seluruh user harus mengetahui fungsi-fungsi yang ada dengan baik, sehingga dapat memperoleh manfaatnya.

2.

Ukuran

Kerumitan dan banyaknya fungsi yang ada menyebabkan DBMS memerlukan banyak software pendukung yang mengakibatkan penambahan tempat penyimpanan dan memory. 3. Performance

Pada dasarnya DBMS dibuat untuk menyediakan banyak aplikasi, akibatnya mungkin beberapa aplikasi akan berjalan tidak seperti biasanya.

DATA BASE DB2 DB2 adalah keluarga sistem manajemen database relasional (RDBMS) produk dari IBM yang melayani sejumlah sistem operasi yang berbeda platform. Menurut IBM, DB2 memimpin dalam hal pangsa pasar database dan kinerja. Meskipun produk DB2 yang ditawarkan untuk sistem berbasis UNIX dan sistem operasi komputer pribadi, DB2 jejak produk database Oracle dalam sistem berbasis UNIX dan Microsoft Access. 2.2. Keunggulan DB2 Dapat dijalankan pada bermacam-macam platform Menunjang client/server platform, aplikasi multimedia, object oriented Dirancang untuk memperoleh informasi dalam bisnis berskala kecil maupun besar Memiliki alat yang mengizinkan user membuat macammacam aplikasi untuk mengakses dan bekerja dengan data. 2.3. Cara Menginstal DB2 di Windows Berikut adalah langkah-langkah untuk menginstall DB2 9.1 di Windows Server 2003 1. Lakukan cek dengan menjalankan db2prereqcheck. 2. Jika muncul output Instalation Prereq is OK, lanjutkan ke langkah berikut 3. Klik setup.exe. 4. Pilih Install the product, pilih install new 5. Pilih path installation C:\IBM 6. Isi username dan password, untuk domain pilih use local user account

7. Uncheck set up your DB2 server to send notification (jika memiliki SMTP server bisa diisi sesuai configurasi yang ada) 8. Baca kembali summary yang ada, kemudian klik install. 9. Start->Run ketik db2cmd, kemudian db2sampl. 2.4. PENGERTIAN DDL dan DML di db2 DDL (Data Definition Language) : Perintah yang dapat digunakan untuk membuat/ menghapus/ mengubah sebuah object database, seperti database, table, index dll CREATE DATABASE : perintah ini digunakan untuk membuat database contoh : db2 create database deny ALTER DATABASE : perintah ini digunakan untuk mengubah struktur database contoh : db2 drop database deny CREATE TABLE : perintah ini digunakan untuk membuat table contoh : db2 create table mhs(nim char(10),name char(50),fakultas char(50)) ALTER TABLE : perintah ini digunakan untuk mengubah table contoh : db2 alter table mhs add nilai integer DROP TABLE : perintah ini digunakan untuk menghapus table contoh : db2 drop table mhs CREATE INDEX : perintah ini digunakan untuk membuat index contoh : db2 create unique index nim_indx on mhs(nim) DROP INDEX : perintah ini digunakan untuk menghapus index contoh : db2 drop index nim_indx DML (Data Manipulation Language) Perintah yang dapat digunakan untuk memodifikasi isi dari database SELECT : perintah ini digunakan untuk mendapatkan data dari database

contoh db2 select * from staff Berikut screen shoot dari table staff db2 select id, salary from staff where id = 10 db2 select id, salary, 0.1*salary as tax from staff where id = 10 db2 select * from staff fetch first rows onlydb2 select id,dept,sum(salary)as total from staff group by id,dept order by 2 desc fetch first 5 row only Berikut screen shoot dari 4 perintah diatas UPDATE : perintah ini digunakan untuk mengubah data di database contoh : db2 update staff set salary=50000.00 where id=10 DELETE : perintah ini digunakan untuk menghapus data dari database contoh : db2 delete from staff where id=350 INSERT INTO : perintah ini digunakan untuk memasukkan data dari database contoh : db2 insert into staff(id,name,job,dept,salary)values(111,Deny,'Mgr,20,10000) Syntax diatas baru merupakan dasar dari syntax SQL yang ada di DB2. Terlihat syntax SQL yang ada tidak terlalu jauh berbeda dengan syntax SQL di DBMS lainnya.

Kesimpulan...: Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi Basis data adalah suatu gabungan file yang saling berhubungan dan dikordinasi secara terpusat. Pendekatan database memberlakukan data sebagai sumber daya organisasi yang seharusnya dipergunakan serta dikelola oleh seluruh bagian dari organisasi tersebut, bukan hanya suatu departemen atau fungsi tertentu saja. Fokusnya adalah intregasi data dan pembagian data dengan seluruh pemakai yang berhak memakainya.

Penggunaan teknologi database didunia bisnis bermanfaat menghemat waktu dan biaya karena dengan database yang terkomputerisasi kita bisa banyak menyimpan informasi seperti mencetak, memuat, menampilkan data yang akurat, memudahkan pengaksesan data, mengisolasi data untuk di standarisasikan, mengurangi redundasi data dan inkonsistensi. Dan yang menjadi faktor pertimbangan bagi para pelaku bisnis dalam skala besar adalah apabila desain yang dibangun tidak cermat dapat menyebabkan hilangnya data yang di butuhkan, data yang tidak konsisten, proses update yang lambat dan lain-lain. Untuk kemajuan teknologi computer maka diharapkan agar perkembangan computer kedepan mampu mengubah pola fikir dan menjadikan masyarakat Indonesia menjadi manusia yang kreatif dan inovatif. Serta tumbuhnya kratifitas hingga menghasilkan suatu karya yang berguna bagi manusia. Diharapkan dengan adanya teknologi computer dapat dimanfaat sesuai dengan kegunaan sebenarnya yang mampu mempercerdas bangsa bukannya unutk menghancurkan moral moral bangsa. Kemajuan computer dimasa mendatang diharapkan dapat membantu semua jenis pekerjaan manusia sehingga mereka mampu menyelesaikan pekerjaan mereka dengan cepat karena dimasa depan teknologi akan semakin canggih dan semua pekerjaan dikerjakan dengan system komputerisasi.

Daftar pustaka...: http://rivanyvanta.blogspot.com/2012/01/hirarki-data.html http://dooweyjantan.blogspot.com/2010/11/pemrosesan-data.html http://www.ombar.net/2009/09/konsep-dasar-database-pengertian.html http://zafnatpaneyah.blogspot.com/2010/11/struktur-database.html http://blog-arul.blogspot.com/2011/11/manfaat-database-dalam-bidang-bisnis.html http://translator-xp.blogspot.com/2008/07/kegunaan-database.html http://naddiiiaaa.wordpress.com/2012/01/03/dbms-database-management-systems/ http://www.slideshare.net/r35ki/perbandingan-macam-macam-dbms http://corvie7fold.blog.ugm.ac.id/2010/12/05/macam-macam-dbms-database-managemensystem/ http://0lk4.wordpress.com/2010/11/29/makalah-oracle-database/ http://ulfam2.blogspot.com/2011/01/informix.html http://wolesmania.blogspot.com/2011/11/pengertian-dbms-menggunakan-db2.html