P. 1
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

|Views: 3,983|Likes:

More info:

Published by: Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas on Nov 21, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/05/2013

pdf

text

original

0 21

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

2011

1 Januari - 30 Juni 2011

Terima kasih kepada: Penulis: Sapto Subagio, Dedy Purnadibrata Editor: Syahrin Noor, Muhammad Ramadhan, Tri Suharsih, Jum'atil Fajar

1

2

Contents
BUPATI SERAHKAN DIPA DAN DPA TAHUN ANGGARAN 2011 PENTINGNYA KERUKUNAN DAN KESEJAHTERAAN MASJID AL IHSAN DIBANTU Rp 50 JUTA PERGANTIAN TAHUN SEBAGAI EVALUASI DAN RENUNGAN HAPIP PIMPIN BKPRMI KAPUAS TANPA KETERANGAN 46 HARI, PNS LANGSUNG DIPECAT BUPATI PEMBINA UPACARA HAB KEMENAG KE-65 BUPATI LANTIK 192 PEJABAT CAPAIAN PROGRAM 2010 DIEVALUASI SKPD HARUS LAPORKAN KEGIATAN SETIAP BULAN KH MUHAMMAD ABDUH ADALAH SEORANG TOKOH CAMAT, LURAH DAN KADES AGAR SERING KELAPANGAN WABUP HADIRI SERAH TERIMA PEJABAT ESELON II DISDIK DIMINTA PETAKAN SDM DAN SARANA PENDIDIKAN DEDIKASI Drs HANS W.J.PAKOE MENJADI CONTOH WARGA ANTUSIAS BACA MAJALAH AMANAH PEMKAB KAPUAS 2011, PENERAPAN KTP ELETRONIK RUAS JALAN LAMUNTI MANTANGAI SUDAH MANTAP PNS SETDA TANDA TANGANI KESANGGUPAN MELAKSANAKAN TUGAS DINKES LAKUKAN PENGOBATAN PENYAKIT KAKI GAJAH HINGGA 2012 BEBERAPA SKPD PAPARKAN PROGRAM PRIORITAS 2011 PANGDAM XII TAJUNGPURA KUNJUNGI KAPUAS 14 15 16 17 18 19 20 21 23 24 25 26 27 28 29 29 30 31 32 32 33 34

3

DISDUKCAPIL SOSIALISASI KTP DAN AK DI SEKOLAH PEMKAB GELAR “SEMINAR MOTIVASI DIRI” JALAN KABUPATEN TEMBUS HURUNG TABENGAN KE TANJUNG KELANIS DISOSIALI... PRAMUKA GELAR RAKERCAB DAN SIDPARCAB PAGU PNPM PEDESAAN CAPAI Rp22 MILIAR LEBIH PERAN PARPOL UNTUK SALURKAN ASPIRASI RAKYAT 2011, PRAMUKA BENTUK BRIGADE PENOLONG DAN PRAMUKA PEDULI IBU MENGEMBAN TUGAS BERAT DAN MULIA MOTIVATOR IPPHO SANTOSA MAMPU HIPNOTIS PNS HASIL SEDEKAH SEMINAR MOTIVASI DIRI DISALURKAN KEBERSIHAN MILIK SEMUA TUNJUKAN KEMAMPUAN DAN JAGA NAMA DAERAH APOTEKER DIHARAPKAN PUTUS MATA RANTAI OBAT PALSU BUPATI TERIMA CALLSIGN KEHORMATAN YC7OAB HIPMI PATNER PEMERINTAH MEMBANGUN EKONOMI KAPUAS SIAP GELAR RAKOR APKASI KERAGAMAN MENJADI MODAL LP2A,BPPKB DAN BKPRMI GELAR BIMTEK PENGAJARAN AL QUR’AN PEMKAB BERIKAN WEBSITE GRATIS KEPADA 31 SKPD KAPUAS PERCONTOHAN PROGRAM SIAK ONLINE BUPATI DUKUNG KEGIATAN KFCP DI KAPUAS LAKIP PERWUJUDAN GOOD GOVERNANCE PRINSIP PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH , EFESIEN DAN TRANSFARANSI

35 36 36 37 38 39 39 40 41 42 43 43 44 45 46 47 47 48 49 50 51 52 53

4

HARI JADI KAPUAS MILIK SEMUA TIM KFCP LIHAT PENAMANAN POHON DI KATUNJUNG TAULADANI SIFAT NABI MUHAMMAD PESERTA PPIK, KATIE MORONEY SUKA KOTA KAPUAS BUPATI BAKAL BUKA PELATIHAN GURU TAHFIDZ SE KALIMANTAN TINGKATKAN PERSATUAN ANTAR ULAMA,UMARA DAN UMAT JAGA KEHARMONISAN DALAM MASYARAKAT BUDAYAKAN GEMAR BERSEDEKAH BNK SOSIALISASIKAN PROGRAM P4GN BNK SOSIALISASIKAN PROGRAM P4GN KODIM BUAT RENCANA PROGRAM KETAHANAN PANGAN RIBUAN UMAT MUSLIM PADATI BUKIT NGALANGKANG RIBUAN UMAT MUSLIM PADATI BUKIT NGALANGKANG KAPUAS JUARA I TARI KOTEMPORER SE KALIMANTAN GEREJA DITUNTUT BERPERAN MEMBANGUN KEHIDUPAN MASYARAKAT MUSRENBANG KECAMATAN MULAI DIBAHAS BUPATI HARI INI GELAR WELCOME FARTY HARI PERS NASIONAL KAMIS , SK CPNS DIBAGIKAN PERS DIHARAPKAN DUKUNG KAPUAS SEBAGAI LUMBUNG PADI NASIONAL BUPATI HM MAWARDI TERIMA PENA EMAS PWI PELABUHAN BATANJUNG MEMPERCEPAT KEMAJUAN PEMBANGUNAN 247 CPNS TERIMA SK

54 54 56 56 57 58 59 59 60 61 62 63 64 65 65 66 67 68 68 70 71 72

5

MUSRENBANG MENGHASILKAN KEGIATAN PRIORITAS MARI HARGAI DAN HORMATI ANTARA SESAMA JANGAN BUANG SAMPAH DI SUNGAI! RAKOR APKASI SEGERA DI GELAR TANAH ADAT MASIH JADI MASALAH DALAM BERINVESTASI PERWAKILAN PEMERINTAH AUSTRALIA BERTEMU BUPATI APKASI SARANA MEMBANGUN DAN KERJASAMA ANTAR DAERAH PKK TINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG PAUD DARI KUNJUNGAN BELAJAR TP PKK DI SURABAYA SAMBIL PROMOSIKAN KERAJIN... DARI KUNJUNGAN BELAJAR TP PKK DI SURABAYA : BAWA OLEH-OLEH 25 BUAH ... WABUP HADIRI RAKORWIL APKASI DI JAKARTA PEMKAB SOSIALISASIKAN PP 53 TAHUN 2010 PEMKAB SOSIALISASIKAN PP 53 TAHUN 2010 PEMKAB SOSIALISASIKAN PP 53 TAHUN 2010 JAGA DAN PELIHARA HASIL PEMBANGUNAN DO’AKAN KELANCARAN PEMBANGUNAN PELABUHAN BATANJUNG GOTONG ROYONG WUJUD KEBERSAMAAN MANFAATKAN WAKTU DENGAN BAIK PKK WUJUDKAN KELUARGA MAJU IBUNDA ROBERT L GERUNG TUTUP USIA TP PKK TURUT MERIAHKAN HUT KOTA KUALA KAPUAS TINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN PESANTREN TINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN PESANTREN

72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95

6

BUPATI INGINKAN APARATNYA TIDAK TERSANGKUT PIDANA BUPATI LETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MASJID AL HIKMAH BUPATI LETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MASJID AL HIKMAH SWASTA DIIMBAU BANTU SENI BUDAYA PIDATO PERTANGGUNGJAWABAN AKHIR TAHUN ANGGARAN 2010 SANGGAR TINGANG MENTENG PAHUNJUNG TARUNG JUARA TARI WABUP TINJAU LOKASI DEMPLOT JAGUNG POL PP HARUS MENGEDEPANKAN “PENATAAN” BUKAN “PENERTIBAN” FORUM SKPD DIGELAR PAMERAN PEMBANGUNAN MERIAHKAN HUT KAPUAS BAND WALI BAKAL GOYANG KAPUAS EKS LOKASI KEBAKARAN PASAR BESAR AKAN DIBUAT LOKASI PARKIR LAHAN KERING KAPUAS POTENSIAL UNTUK TANAMAN JAGUNG PEMKAB BANTU KORBAN KEBAKARAN WABUP TANAM PERDANA JAGUNG HIBRIDA LPTQ GELAR DIKLAT CABANG STQ WALI BAND TAMPIL SATU JAM NON STOP PERENCANAAN TOLAK UKUR PELAYAN PUBLIK HUT KAPUAS, GELAR SHOLAT HAJAT 253 CPNS IKUTI PRA JABATAN MARI BERSAMA-SAMA MEMBANGUN KEHIDUPAN UMAT

96 97 98 98 99 101 102 103 104 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115

7

PEMPROV KALTENG PUJI KEBERHASILAN KAPUAS BUPATI TERLIBAT PERANG LALUHAN, PEJABAT SALING SERANG DIRUT KALTENG POS PUJI KEBERSIHAN KAPUAS PERAN TOKOH AGAMA MEMELIHARA KERUKUAN UMAT PEMKAB GELAR BINTEK ANJAB

116 117 118 119 120

KOPERASI DAN UMKM BERPERAN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI 121 TIGA DAMANG PROTES PUNGLI PT DASA INTIGA JELANG KEMARAU, BUPATI INGATKAN BAHAYA KEBAKARAN BUPATI SERAHKAN SPT TAHUNAN 5 HARI KERJA PNS MULAI DI BERLAKUKAN PAWAI PASKAH JADI AGENDA TAHUNAN PELABUHAN LAUT BATANJUNG MULAI DIBANGUN RENOVASI MASJID AL MUKARRAM TAHAP II SIAP DIMULAI RAKORDAL TRIWULAN I DIGELAR TARGET PAD BELUM MAKSIMAL DEWAN SETUJU RANCANGAN REKOMENDASI LKPJ BUPATI KAPUAS TA 2010 UMAT HINDU DITUNTUT MENGEMBANGKAN POTENSI CINA AKAN BANGUN PABRIK MOBIL DI BATANJUNG MUHAMMADIYAH LAHIRKAN KARYA NYATA HoB MUNCUL UNTUK TEKAN PENURUNAN KUALITAS HUTAN PRAJABATAN GOLONGAN I DAN II RESMI DITUTUP KWARCAB PRAMUKA KAPUAS IKUT SERTA JAMBORE NASIONAL IX 122 123 124 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 133 134 135

8

PKK GELAR SOSIALISASI PAUD KAPUAS MILIKI LOKASI DESA MODEL REDD BUPATI KEMBALI TERIMA PENGHARGAAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN LOMBA KULINER PROMOSIKAN MASAKAN TRADISIONAL PEMKAB SEDIAKAN Rp.3 MILYAR UNTUK PUPUK BERSUBSIDI PORTAL PT DASA INTIGA DIBUKA DENGAN ACARA ADAT DESA MODEL REDD BAKAL DICANANGKAN WARTAWAN PALANGKA POS BIRO KAPUAS TUTUP USIA POLTEKKES KEMENKES LEPAS 40 WISUDA BUPATI LAKUKAN PEMANCANGAN TIANG PELABUHAN BATANJUNG PERINGATAN HARI KARTINI KE – 132 SENI QASIDAH MEDIA DAKWAH TIGA PERINGATAN DIRANGKAI SEKALIGUS BUPATI TERIMA PENGHARGAAN DARI PMII MENPERA KUNJUNGI KAPUAS KEBERAGAMAN PATUT DISYUKURI PEMBANGUNAN JALAN KABUPATEN MENINGKATKAN EKONOMI BKPRMI BERIKAN MOTIVASI MENGKAJI AL QUR’AN BUPATI TERIMA PENGHARGAAN DARI MENTERI HUKUM DAN HAM PERTEMUAN ANGGOTA DPRD KALTENG SEMPAT MEMANAS SOSIALISASI PERSANDIAN CIPTAKAN PELAYANANAN OPTIMAL

136 137 138 138 139 140 141 142 143 144 145 145 146 147 148 148 149 150 151 152 153

9

BUPATI SERAHKAN BONUS BAGI ATLET DAN PELATIH BERPRESTASI KAFILAH STQ KAPUAS DI LEPAS MENAKERTRANS BAKAL TINJAU LOKASI KTM DI LAMUNTI KAFILAH KAPUAS TIBA DI KASONGAN KAFILAH ANDALAN KAPUAS MULAI BERLOMBA FAHMIL QUR’AN MELAJU KE FINAL ISTRI MANTAN WABUP DIMAKAMKAN PUSKESMAS TOLAK UKUR KEBERHASILAN PEMBANGUNAN KESEHATAN QASIDAH KAPUAS PUKAU PENONTON KAFILAH SELESAIKAN SEMUA LOMBA PISAH SAMBUT DANDIM 1011/KLK BERLANGSUNG PENUH KEAKRABAN BUPATI SAMPAIKAN ENAM RAPERDA PADA DPRD DIRJEN P2MKT TINJAU KTM BERIKAN KONTRIBUSI BANTU VISI KAPUAS CUTI BERSAMA, BUPATI KUNKER SEKDA LEPAS PESERTA FBIM KAPUAS MARI BERSAMA-SAMA BANGUN KAPUAS KAPUAS IKUTI PAMERAN KALTENG EXPO MOBIL HIAS LALUHAN MAMPU PUKAU PENONTON SISWA BERPRESTASI DAPAT PENGHARGAAN ENAM RAPERDA MENDAPAT TANGGAPAN POSITIF PEMBANGUNAN TRANSMIGRASI PERLU TERUS DI DORONG PEMBANGUNAN TRANSMIGRASI PERLU TERUS DI DORONG

154 155 155 156 157 158 158 159 160 161 161 162 163 164 165 165 166 167 167 168 169 170 171

10

PAWAI TAARUF MERIAHKAN PEMBUKAAN FASI KAPUAS RAIH JUARA II PUTRA PARIWISATA 2011 BELAJAR REED, DELEGASI PNG KUNJUNGI KAPUAS KECAMATAN KAPUAS MURUNG JUARA UMUM FASI DELEGASI PNG TERKESAN PENGEMBANGAN REED PLUS BUPATI BERIKAN BINGKISAN KEPADA ANAK YATIM BUPATI CANANGKAN BULAN BAKTI GOTONG ROYONG DAN HKG PKK FKUB GELAR DIALOG UMAT BERAGAMA TAHUN DEPAN TAK ADA PERPANJANGAN PENSIUN PNS NILAI-NILAI PANCASILA DISOSIALISASIKAN 10 PROGRAM POKOK PKK DI MONITORING KAPUAS RAIH PIAGAM ADIPURA BAPPEDA GELAR PELATIHAN RENJA DAN PELAPORAN KEGIATAN SKPD PENINGKATAN PELAYANAN JADI DASAR BAGI PEMERINTAH CINA SERIUSI BANGUN PABRIK MOBIL DI BATANJUNG BPK RI NILAI LHP KEUANGAN KAPUAS WDP LINGKUNGAN KANTOR BUPATI KAPUAS DIHIJAUKAN TABLIQ AKBAR UMI DIHADIRI RIBUAN JAMAAH PEREMPUAN PROGRAM KHITAN GRATIS BAKAL DILUNCURKAN KAPUAS DUA KALI BERTURUT-TURUT TERIMA OPINI AUDIT WDP MASYARAKAT NIKMATI PELAYANAN GRATIS MASJID AL MUKARRAM KEBANGGAN UMAT ISLAM KAPUAS

172 173 174 174 175 176 177 178 179 179 180 181 182 182 183 184 185 185 186 187 188 188

11

LAGI, BUPATI DAPAT PENGHARGAAN LENCANA EMAS KTNA APKASI KALTENG TOLAK KAJIAN TIM TERPADU HABIB MUSTAFA CERAMAH DI ANJIR DAN MANTANGAI KONTINGEN PENAS XIII KTNA KAPUAS DILEPAS WARGA DOAKAN BUPATI AGAR DIBERI KESEHATAN MARI BERBUAT LEBIH BAIK TERUSAN CONTOH KECIL BUMI PANCASILA PEMKAB GELAR PENCERAHAN DAN MOTIVASI DIRI BUPATI PANEN PADI DI CEMARA LABAT KONDISI MASJID MEMPRIHATINKAN, DIBANTU Rp85 JUTA IBU JOMPO SENANG DAN TERHARU 6 RAPERDA DIUSULKAN, 5 DISETUJUI JADI PERDA ISRA MI’RAJ MOMEN UNTUK INTROPEKSI DIRI ANDRIE WONGSO BANGKITKAN SEMANGAT PNS PEMKAB KAPUAS BUPATI : WASPADAI KEBAKARAN HUTAN WABUP PIMPIN JUMAT BERSIH JAM KERJA PNS KEMBALI BERUBAH JALAN SEHAT WARNAI PERINGATI HANI BUPATI AJAK DOAKAN KAPUAS AMANAH BUPATI HADIRI RAKERNAS APKASI DI KALBAR BPK DAN PEMKAB KAPUAS TANDATANGANI MoU BUPATI LEPAS KONTINGEN JAMNAS DAN JUMBARA PMR KAPUAS SIAGA SATU KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN PEMKAB SOSIALISASIKAN LPSE SEMUA PIHAK WASPADAI KEBAKARAN HUTAN

189 190 191 192 193 193 194 195 195 196 197 198 199 200 201 202 202 203 204 205 205 206 207 208 209

12

AGUSTUS 2011, KAPUAS TERAPKAN e-KTP PNS WAJIB BUAT URAIAN TUGAS WABUP LANTIK SEKRETARIS KPU

210 211 211

13

BUPATI SERAHKAN DIPA DAN DPA TAHUN ANGGARAN 2011
Saturday, January 01, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi secara resmi menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Kabupaten Kapuas Tahun Anggaran 2011, Jumat (31/12) pagi di Aula Bappeda Kapuas. Penyerahan ini juga dijuga dirangkai dengan penandatangan Surat Pernyataan Kesanggupan Melaksanakan Tugas atas DIPA atau DPA yang diserahkan. Tampak pula menghadiri acara Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung dan Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan. Menurut Bupati penyerahan DIPA dan DPA kali ini sangat membanggakan karena dapat dilaksanakan lebih cepat dibandingkan penyerahan DIPA atau dokumen serupa pada tahun-tahun sebelumnya. Sebab, sebagaimana kita ketahui bersama penyerahan dokumen anggaran seperti ini pada tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan pada awal tahun anggaran, namun untuk tahun 2011 ini dapat dilaksanakan pada akhir tahun anggaran 2010 yakni sebelum tahun anggaran dimulai. “Dengan harapan percepatan penyerahan dokumen ini dapat menunjukkan kuatnya komitmen pemerintah dalam upaya peningkatan pelayanan publik. Dengan adanya penyerahan DIPA tahun anggaran 2011 pada akhir tahun 2010, maka sejak hari kerja pertama tahun anggaran 2011, dana sudah disiapkan oleh Menteri Keuangan, dan seluruh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di seluruh indonesia siap melayani pencairan dana untuk semua satuan kerja (satker) di wilayah kerjanya,” terangnya. Dengan demikian, kantor-kantor pemerintah yang melayani masyarakat dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sejak hari pertama di tahun 2011 dengan dukungan penyediaan dana dari kementerian keuangan. Penyerahan DIPA dan DPA saat ini sangat penting dilaksanakan, mengingat faktor ketepatan waktu, sangat mutlak untuk kita perhatikan, agar tidak ada alasan bagi siapa saja untuk tidak dapat menjalankan program pembangunan, yang telah direncanakan dengan baik dan matang. Kita ingin agar seluruh kegiatan yang telah direncanakan, dapat mulai dilaksanakan sejak awal tahun anggaran, dan dapat diselesaikan secara menyeluruh dan sempurna pada tahun anggaran itu juga. saya menginstruksikan kepada seluruh pengguna dan pengelola anggaran, untuk tidak menunda dan menunggu pelaksanaan anggaran hingga pada bulan-bulan terakhir setiap tahun, seperti yang masih sering terjadi selama ini. tema rencana kerja pemerintah adalah percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan didukung pemantapan tata kelola dan sinergi pusat daerah. “Pelaksanaan anggaran tahun 2011 tidak dapat dilakukan dengan baik tanpa usaha dan

14

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

upaya yang maksimal dari saudara- saudara sekalian. Untuk itu saya minta secara khusus agar setiap unit/satuan kerja dapat melaksanakan semua program/kegiatan dengan penuh rasa tanggung jawab, bersungguh-sungguh dengan senantiasa memegang teguh prinsip kehati-hatian, transparansi dan akuntabilitas,” tukasnya. Sementara itu Sekda Kapuas Nurul Edy dalam laporannya menjelaskan DIPA Kantor Pusat (kp) yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum sebanyak 1 DIPA dengan jumlah dana sebesar Rp. 3.000.000.000,- . Lalu DIPA Tugas Pembantuan untuk SKPD sebanyak 12 DIPA dengan jumlah dana sebesar Rp49.202.192.000,-. Selanjutnya DIPA Urusan Bersama yang dilaksanakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa sebanyak 1 DIPA dengan jumlah dana sebesar Rp 20.743.925.000. Untuk DIPA Dana Alokasi Khusus dan Dana Alokasi Khusus dialokasikan DAU sebesar Rp573.018.630.000,- dan DAK Rp68.344.700.000,Adapun volume APBD tahun 2011 adalah sebesar Rp832.005.638.000 yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp478.589.631.637,- dan belanja langsung sebesar Rp353.416.006.363. Apabila dibandingkan dengan volume apbd tahun 2010 terdapat kenaikan sebesar sekitar Rp121 milyar lebih atau 17,02 persen.

PENTINGNYA KERUKUNAN DAN KESEJAHTERAAN
Saturday, January 01, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mendukung usaha yang menekankan pentingnya kerukunan , menyuburkan kesetiakawanan dan kesejahteraan bersama dalam masyarakat. Hal itu diutarakan HM Mawardi pada perayaan Natal Gabungan PNS, TNI, Polri , DPRD, Organisasi Wanita,BUMN/BUMD, Gapensi, Kadin dan mayarakat Kabupaten Kapuas, Kamis (30/12) malam di GOR Panunjunjung Tarung Kuala Kapuas. Ia katakan, Tuhan menyertai setiap manusia , meskipun diantara mereka terdapat berbagai macam perbedaan, baik dalam hal agama, ras dan golongan. Dengan perayaan Natal gabungan, HM Mawardi mengharapkan tiga pilar utama dalam mewujudkan pemerintahan yang baik , yaitu penyelenggara negara, dunia usaha dan masyarakat dapat berperan dengan baik. Penyelenggaraan negara berbuat keputusan-keputusan politik yang mensejahterakan rakyat, dunia usaha atau pelaku pasar yang adil dan rakyat yang percaya. “ Apabila ketiga peran itu dapat dijalankan, maka kesejahteraan seluruh masyarakat dapat kita wujudkan” , ungkap HM Mawardi. Ia mengajak seluruh komponen masyarakat termasuk umat Kristiani untuk terlibat secara aktif dalam pelaksanaan pembangunan di daerah ini, dengan mendayagunakan potensi dan kemampuan masing-masing, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kapuas yang kita cintai. Pada kesempatan yang sama ketua panitia Ir Krin Prihatin mengatakan, kegiatan yang telah dilaksanakan panitia

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

15

yaitu, kunjungan kasih ke rumah tahanan dan RSUD Kapuas . Bantuan kasih kepada pendeta , pastor, gembala sidang, pimpinan geraaja, janda pendeta, janda PNS, TNI dan janda Polri semuanya berjumlah 107 orang. Perayaan Natal gabungan itu dimeriahkan dengan penampilan penyanyi bintang tamu Trio Golden dari Palangka Raya. Dan persembahan lagu-lagu rohani dari beberapa vokal group, diantara vokal gorup PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kapuas . Perayaan Natal lebih meriah dengan memberian door prize , berupa barang elektronik , diantaranya televisi, kulkas, kipas angin, dispenser dan DVD player. Bupati HM Mawardi menyumbang door prize utama berupa televisi warna 29 inci . Pencabutan nomor undian door prize utama dilakukan langsung HM Mawardi, dan yang beruntung mendapatkan televisi warna 21 inci, yaitu seorang remaja pria bernama Beben, penduduk jalan Setadji Kuala Kapuas. Natal gabungan dihadiri Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung,SE,MM, Unsur Muspida, Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl ATP ST, Sekda Drs H Nurul Edy M.Si, Staf Ahli Bupati , Asisten, Kepala SKPD , PNS, TNI, Polri, anggota DPRD , Organisasi wanita , undangan dan sejumlah warga masyarakat lainnya.

MASJID AL IHSAN DIBANTU Rp 50 JUTA
Saturday, January 01, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi kembali menyerahkan bantuan rumah ibadah pada saat safari Jumat, (31/12) siang. Kali ini yang mendapatkan giliran diberi bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas adalah Masjid Al Ihsan yang terletak di Jalan Melati Kota Kuala kapuas. Besarnya bantuan yang diserahkan senilai Rp 50 juta yang diterima langsung oleh Bendahara Pengurus Masjid Al Ihsan H Sugiman. Tampak pula mendampingi Bupati saat Safari Jumat yakni Sekda H Nurul Edy, Staf Ahli Bupati yakni Suharjono, Made Sumartha dan Ishak Basseri. Kemudian hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama H Mahli serta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kapuas H Kamarudin AK dan Sekretarisnya H Masrani serta jajaran pengurus yangh lain. Lalu tampak pula Ketua STAI H Nafiah Ibnor dan Ketua FKUB H Masyumi Rivai serta sejumlah Kepala SKPD. Kegiatan penyerahan bantuan dilakukan usai Sholat Jumat berjamaah yang dipimpin oleh imam H Masrani. Pimpinan Daerah Muhammadiyah H Kamarudin AK menjelaskan, Masjid ini dibangun sejak tahun 1985 , yang sebagian besar dananya berasal dari swadaya masyarakat. Kemudian dalam perjalannya telah beberapa kali mengalami renovasi. Lalu mulai tahun 2006 dilakukan pembongkaran total Masjid dengan konstruksi beton. Diperkirakan Masjid berlantai dua ini bisa menampung seribu lebih jamaah , dan akan menelan dana sekitar Rp 5 miliar. Kondisi pembangunan Masjid sekarang sudah mencapai 80 persen dan telah menghabiskan dana sekitar Rp4miliar. Berarti masih terdapat kekurangan dana sekitarRp1miliar. SelanjutnyaHKamarudinAK menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas yang dipimpin Bupati HM Mawardi, yang sangat peduli membantu pembangunan Masjid Al Ihsan ini. 16
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi mengajak umat muslim dan muslimat untuk memperbanyak amal ibadah khususnya dalam membantu pembangunan rumah ibadah. “Bagi yang berkelebihan maka alangkah baiknya menyisihkansebagian rezekinya untuk pembangunan rumah ibadah,” harap HM Mawardi. Ia juga menghimbau kepada kaum muslimin dan muslimat “ apabila akan mengeluarkan zakat dapat menyalurkannya dengan membantu pembangunan rumah ibadah , seperti Masjid Al Ihsan ini “ ajaknya.

PERGANTIAN TAHUN SEBAGAI EVALUASI DAN RENUNGAN
Saturday, January 01, 2011
KUALA KAPUAS – Pergantian tahun dapat kita maknai sebagai pengevaluasian dan perenungan , apa saja yang telah kita lakukan pada di tahun ini dan apa yang akan kita lakukan pada tahun mendatang. Demikian disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada malam pisah sambut tahun 2010 – 2011, Jum’at (31/12) di GOR Panunjung Tarung Kuala Kapuas. Selanjutnya HM Mawardi mengatakan, kesiapan, keseriusan serta komitmen semua pihak , baik pemerintah beserta seluruh stake holder (pemangku kepentingan) untuk bersama-sama memajukan perekonomian daerah Kabupaten Kapauas yang kita cintai. Kita akan terus berupaya mewujudkan serta menjadikan Kota Kuala Kapuas , sesuai mottonya Kota AIR (Aman, Indah dan Ramah) dan Kabupaten Kapuas yang Maju dan Sejahtera dalam bingkai budaya dan tradisi yang ada. Apa yang menjadi tekad bersama telah dituangkan didalam tema pergantian tahun yaitu “ Melalui Kebersamaan Dengan Kemajemukan Kita Bangun Kabupaten Kapuas Yang Amanah (Aman, Maju Mandiri , Sejahtera dan Tangguh) “ , ungkap HM Mawardi. Selama tahun 2010 , banyak hal yang telah kita lakukan antara lain, upaya peningkatan infrastruktur , sarana dan prasarana, jalan serta jembatan. Memasuki tahun 2011 , tentunya kita bersama terus melanjutkan pembangunan dalam rangka mencapai Visi dan Misi Kabupaten Kapuas, dengan meningkatkan infrastruktur , sarana dan prasarana , mewujudkan agro industri dan ketahanan pangan berbasis ekonomi kerakyatan , meningkatkan kualitas SDM dengan Indikator Pembangunan Manusia (IPM). Pemerataan ekonomi daerah, pemanfaatan sumber daya alam yang ramah lingkungan , mewujudkan masyarakat sejahtera, bermartabat , mandiri, dengan mewujudkan pemerinrtahan yang bersih dan berwibawa, dan situasi kondisi keamanan yang kondusif, terang HM Mawardi. Pada kesempatan yang sama Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung SE MM menyatakan, kita patut berbangga, karena selama tahun 2010 Kabupaten Kapuas mengalami kemajuan, terutama dibidang infrastruktur bagi pelayanan umum, bidang pendidikan dan kesehatan, “ tentunya kemajuan ini tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat” terangnya. Kemajuan pembangunan yang telah kita capai selama ini, hendaknya dibarengi dengan upaya untuk terus ditingkatkan secara berkesinambungan. Kemajuan pembangunan yang kita capai akan menjadi sia-sia apabila partisipasi masyarakat untuk menjaga , memelihara dan memanfaatkan hasil tersebut tidak

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

17

maksimal. Kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas , Ketua DPRD Robert Gerung memberikan apresiasi yang tinggi, atas segala upaya pembangunan yang telah dilaksanakan, dalam meningkatkan ekonomi masyarakat , demi mencapai masyarakat yang sejahtera. Malam pergantian tahun tersebut , ditandai dengan peniupan tropet oleh Bupati beserta istri Hj Aliyah Mawardi, Ketua DPRD Robert L Gerung beserta istri,Wakil Ketua DPRD Mahmud Iip Syafrudin,S.IP beserta istri, Unsur Muspida , Sekda beserta istri Hj Wiwit Nurul Edy, Kepala SKPD , Tokoh Agama , Tokoh Masyarakat dan sejumlah warga masyarakat lainnya. Acara dimeriahkan dengan hiburan musik lagu-lagu pop , dangdut dan tarian daerah serta di akhiri menari manasai bersama.

HAPIP PIMPIN BKPRMI KAPUAS
Saturday, January 01, 2011
KUALA KAPUAS – Hapip,S.Pdi berhasil terpilih memimpim Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Kapuas periode 2011 – 2014, sebagai Ketua Umum, hasil Musda II BKPRMI, Sabtu (1/1) di Aula Hotel Roos Kuala Kapuas. Personalia Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kapuas lainnya, Wakil Ketua H Kairul Fahmi,S.Pd.i, Khairul Fahmi,SE, H Mardi NB dan Hj.Risnawati,S.Pd.i. Sekeretaris Umum H Nabchan,S.Ag, Sekretaris Sarwani,M.Pd, Azhar,S.Pd.i, Hasanuddin.HK, S.Pd.i dan Dadiyanto,A.Ma. Bendahara Fahriadi,S.Ag dan Wakil Bendahara Aminuddin,S.IP.Kepengurusan dilengkapi dengan beberapa Lembaga Pembinaan dan Pengembangan (LPP). Pengukuhan DPD BKPRMI Kabupaten Kapuas dilakukan langsung oleh Ketua DPW BKPRMI Prov.Kalteng H.Sadiqul Muibin,M.Pdi. Kepada pengurus yang baru, Saidiqul Muibin mengingatkan agar dikembangkan, ditingkatkan dan dimantapkan kembali program-program kerja yang telah disusun dalam Musda. Diingatkannya juga agar kegiatan yang telah di programkan, di koordinasikan dan di komunikasikan dengan baik dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas “ Semoga perjuangan pengurus yang baru dilantik , semakin baik dan semakin berkualitas ditengah masyarakat Kabupaten Kapuas” ungkap Sadiqul Muibin. Pada kesempatan yang sama, Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dalam sambutan terulis dibacakan Staf Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs H Made Sumartha mengatakan, jika BKPRMI Kapuas ingin tetap eksis maka organisasi ini harus mampu melihat peluang dan tantangan dimasa depan. Untuk mencapai tujuan ini BKPRMI hendaknya lebih memprioritaskan pada peningkatan kualitas keberagaman , peningkaan pelaksanaan pengkaderan, pengelolaan organisasi secara profesional .Memantapkan semua bidang untuk mendukung pertisipasi sosial kemayarakatan yang kongkrit dan terpadu. Pengurus BKPRMI harus berpikir bagaimana menanamkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat khsususnya remaja dan pemuda sehingga menjadi landasan etika dan spiritual atas pembangunan bangsa utamanya daerah yang kita cintai Kabupaten Kapuas ini. Harus mampu merumuskan gagasan serta pesan agama Islam dalam konteks 18
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

perkembangan sosial, budaya dan ekonomi, pinta HM Mawardi. Kepengurusan BKPRMI tidak dapat dipisahkan dengan Masjid, merupakan satu kesatuan dengan Masjid. Problema Masjid merupakan problema BKPRMI, karena disinilai BKPRMI merekrut kader-kadernya . Pengurus BKPRMI harus mampu memberi warna terhadap dinamika, dengan berperan aktif dalam upaya memakmurkan Masjid di Kabupaten Kapuas ini, terang Bupati HM Hawardi. Hadir pada kesempatan itu, yang mewakili Kepala Kementeraian Agama Kapuas H Kursani,Sag, jajaran pengurus DPW BKPRMI Prov.Kalteng, unsur pengurus DPD KNPI Kapuas, Alim Ulama dan sejumlah peserta Musda.

TANPA KETERANGAN 46 HARI, PNS LANGSUNG DIPECAT
Monday, January 03, 2011
KUALA KAPUAS – Ini peringatan bagi PNS yang sering mangkir kerja. Sebab bila 46 hari kerja tidak masuk kantor tanpa alasan yang jelas maka dapat diberhentikan dengan tidak hormat alias dipecat. Penegasan ini diungkapkan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi saat menjadi pembina Apel Gabungan PNS Lingkup Pemkab Kapuas di Halaman Kantor Bupati Jalan Pemuda, Senin (3/1) pagi. Apel gabungan tersebut selain dihadiri oleh seluruh staf di SKPD, juga dihadiri oleh pejabat eselon II, III dan IV. Bahkan Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan dan Sekda Kapuas Nurul Edy juga tampak dalam barisan. Dalam sambutanya Bupati menjelaskan berdasarkan Peraturan Pemerintah RI Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS secara tegas disebutkan tentang di kewajiban dan larangan PNS. Diantara 17 kewajiban bagi PNS adalah melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepadanya dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab. Lalu masuk kerja dan mentaati ketentuan jam kerja dan memberikan pelayanan sebaikbaiknya kepada masyarakat. Sementara itu 15 larangan PNS adalah dilarang menyalahgunakan wewenang, menghalangi berjalannya tugas kedinasan. Melakukan suatu tindakan atau tidak melakukan suatu tindakan yang dapat menglangi salah satu pihak yang dilayani sehingga mengakibatkan kerugian bagi yang dilayani. ”Perlu saya tekannya seluruh PNS harus mentaati jam kerja. Apabila tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama lima hari kerja yang dihitung secara komulatif, maka PNS tersebut dapat dijatuhkan hukuman disiplin ringan,” kata Bupati. Penjatuhan hukuman disiplin dilakukan oleh pejabat yang berwenang wajib diberikan bagi PNS yang melakukan disiplin. Apabila pejabat tersebut tidak menjatuhkan sanksi, maka pejabat itu dijatuhi hukuman disiplin oleh atasanya. Hukuman disiplin yang dijatuhkan sama dengan jenis hukuman disiplin yang seharusnya dijatuhjan kepada PNS yang melakukan pelanggaran disiplin yang dalam pelaksanaannya dilakukan secara benjejang. Seperti diketahui bahwa pemerintah telah menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS sebagaimana pengganti PP Nomor 30 Tahun 1980 dan

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

19

pelaksanaannya telah dikeluarkan peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 21 Tahun 2010 tentang ketentuan pelaksanaan PP Nomor 53 Tahun 2010. (*)

BUPATI PEMBINA UPACARA HAB KEMENAG KE-65
Monday, January 03, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM bertindak selaku Pembina Upacara pada peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-65 Kementerian Agama, Senin (3/1) di Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas. Upacara ditandai dengan pengibaran bendara merah putih, dihadiri Unsur Muspida, Sekda Drs H Nurul Edy, M.Si, Kepala Kemenag Drs H Mahli, Asisten III Drs Johansyah,Ketua MUI KH Abdul Muthalib , Ketua FKUB Drs H Masyumi Rifai MAP dan sejumlah undangan lainnya. Juga diikuti Pejabat struktural , fungsional dan Staf dilingkungan Kemenag Kapuas, Dharma Wanita Persatuan (DWP) unit Kemenag, para guru , pelajar Aliyah dan Tsnawiyah Selat Kapuas. Menteri Agama RI Suryadharma Ali dalam sambutan tertulis dibacakan Bupati HM Mawardi mengatakan, peran Kementerian Agama (Kemenag) ke depan semakin penting dan strategis, karena sesuai rekomendasi National Summit 2009 bahwa isu utama pembangunan agama setidaknya mencakup tiga hal, yaitu : pertama, peningkatan wawasan keagamaan yang dinamis. Kedua, penguatan peran serta agama dalam pembentukan karakter dan peradaban bangsa. Ketiga, peningkatan kerukunan umat beragama dalam membangun kerukunan nasional . Terkait dengan wawasan keaagamaan yang dinamis, hasil yang diharapkan adalah optimalisasi fungsi agama sebagai landasan etik atau moral bagi pembangunan, perlunya peningkatan pemahaman dan perilaku keagamaan yang seimbang, moderat dan inklusif, perlunya mewujudkan keshalihan sosial sejalan dengan keshalihan ritual. Perlunya peningkatan motivasi dan partisipasi umat beragama dalam pembangunan nasional, dan perlunya peningkatan ketahanan umat beragama terhadap ekses negatif ideologi-ideologi dan gerakan transnasional. Tentang penguatan peran agama dalam pembetukan karakter dan peradaan bangsa, hasil yang diharapkan adalah peningkatan kualitas pribadi umat beragama, peningkatan harkat dan martabah umat beragama dalam membangun jati diri bangsa. Peningkatan peran umat beragama dalam membangun harmoni antar peradaban, penguatan peran lembaga sosial keagamaan, dan peningkatan peran agama dalam pembangunan naional. Sedangkan mengenai peningkatan kerukunan umat beragama dalam membangun kerukunan nasional , output yang diharapkan adalan peningkatan dialog dan kerjasama antar umat beragama, peningkatan peran Indonesia dalam dialog lintas agama di dunia internasional. Dalam hubungan ini , Menteri Agama Suryadharma Ali meminta agar hal-hal tersebut mendapat perhatian dalam pembinaan kerukunan kehidupan beragama kedepan. HAB Kemenag ke-65 di Kapuas, dimeriahkan dengan berbagai kegiatan antara lain, jalan

20

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

santai, lomba nasyid, baca Al Qur’an dan manasik haji untuk anak-anak, khitanan 60 orang anak , anjang sana ke Panti Asuhan Budi Sejahtera sekaligus pemberian bingkisan , pemberian bingkisan kepada pegawai pensiunan Kemenag Kapuas dan ramah tamah.

BUPATI LANTIK 192 PEJABAT
Friday, January 07, 2011
KUALA KAPUAS – Gerbong kepemimpinan di Lingkungan Pemkab Kapuas kembali bergerak di awal tahun 2011, Kamis (6/1) siang. Tercatat 192 pejabat, baik eselon II, III dan IV direkomendasikan untuk mutasi, rotasi dan promosi jabatan. Untuk rotasi jabatan terdata 112 pejabat dan promosi 80 jabatan. Menariknya jabatan eselon II banyak mengalami pergeseran. Apakah menjadi Kepala Dinas atau Kepala Badan bahkan staf ahli (selengkapnya lihat tabel). Bahkan pada kesempatan itu juga dilakukan pelantikan Direktur Utama dan Direktur Umum Perusahaan Daerah Panunjung Tarung.Disamping ituBupati Kapuas HM Mawardi juga melantik lima camat hasil pemekaran dari 12 kecamatan di Kabupaten Kapuas. Dalam laporannya Sekda Kapuas H Nurul Edy menjelaskan pengisian mutasi, rotasi dan promosi jabatan tersebut berdasarkan usulan dari dinas/badan/unit kerja dan dibahas bersama dengan panitia kecil melalui rapat Baperjakat guna mewujudkan penempatan aparatur yang sesuai kompetensi. “Dalam pembahasan Baperjakat tetap memperhatikan kompetensi dan pengalaman pejabat tersebut dengan indikator dan penilaian terukur sesuai dengan pedoman PP Nomor 13 Tahun 2002 tentang perubahan atas PP Nomor 100 Tahun 2000,” kata Nurul Edy. Kemudian untuk jabatan Direktur pada Perusahaan Daerah Panunjung Tarung telah dilakukan penilaian oleh tim kelayakan dan kepatutan pengangkatan Direktur Utama dan Direktur Umum Perusahaan Panujung Tarung serta Direktur Utama dan Direktur PDAM Kabupaten Kapuas. Sementara itu Bupati Kapuas dalam sambutannya menjelaskan tidak ada jabatan basah atau kering, kedudukan basah atau kering, hal itu hanya interprestasi atau penafsiran yang keliru. Namun yang terpenting adalah bagaimana seseorang pejabat mau dan mampu memikul amanah jabatan itu dan melaksanakannya dengan penuh kesadaran, profesional, ikhlas, dispilin dan bertanggung jawab. Kemudian kepada pejabat Direktur Utama Panunjung Tarung, Bupati berpesan untuk mencapai efektifitas dan efesiensi dalam pelayanan kepada masyarakat. “Lalu kepada camat yang bertugas di kecamatan baru, saudara mempunyai tugas dan tanggungjawab yang semakin berat adalah membangun daerah dari desa menjadi kecamatan, fasilitas umum, kantor dan peralatan pendukung yang diperlukan,” terang Bupati.
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

21

Bahkan pada saat itu Bupati kembali mengingatkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kapuas dengan delapan program prioritas pembangunan Kapuas. Khususnya dalam rangka pelayanan prima denganmotto BMW (biaya transparan, mudah proses pelayanan dan waktu proses pelayanan cepat dan tepat). (*) NAMA PEJABAT YANG DILANTIK NO. NAMA JABATAN LAMA JABATAN BARU 1. FREDERIK TIMBUNG, SH KADIS PENDIDIKAN STAF AHLI BID. HUKUM DAN POLITIK 2. Drs. H. ZAHIRSYAH ROVIEG, S. Hut KEPALA BLH ASISTEN PEREKONOMIAN & PEMBANGUNAN 3. Drs. TERAS KADIS PENDAPATAN DAERAH STAF AHLI BID. KEMASYARAKATAN DAN SDM 4. Ir. GRANIT SUGIARTO ASISTEN PEREKONOMIAN & PEMBANGUNAN STAF AHLI BID. EKONOMI DAN KEUANGAN 5. Ir. AFIADIN HUSNI KADIS PERTANIAN DAN TPH KADIS PENDAPATAN DAERAH 6. Drs. H. I. MADE SUMARTHA STAF AHLI BID. KEMASYARAKATAN & SDM KADIS PENDIDIKAN 7. Ir. ISHAK BASSERI STAF AHLI BID. EKONOMI DAN KEUANGAN KADIS PERTANIAN DAN TPH 8. SUHARDJONO, SH STAF AHLI BID. HUKUM DAN POLITIK KEPALA BKPPD 9. Drs. I DEWA GDE OKA KADIS PERHUBUNGAN DAN KOMINFO STAF AHLI BID. PEMERINTAHAN 10. Ir. ANDARIAS LEMPANG KADIS PERKEBUNAN DAN KEHUTANAN KEPALA BADAN LINGKUNGAN HIDUP

NAMA PEJABAT CAMAT HASIL PEMEKARAN NO. NAMA JABATAN LAMA JABATAN BARU 1. Drs. ASWAN, M.Si KABID PEMDES & KELURAHAN BPMD CAMAT BATAGUH 2. RUKO A. SEBAYANG, AP SEKCAM MANTANGAI CAMAT MANDAU TALAWANG 3. JONI SUSILO, AP, M.Si SEKCAM KAPUAS HILIR CAMAT TAMBAN CATUR 4. AGUS SUDIANA, S.Sos, M.Si SEKCAM KAPUAS BARAT CAMAT PASAK TALAWANG 5. Drs. SEPTEDY, M.Si SEKCAM KAPUAS MURUNG CAMAT DADAHUP

NAMA PEJABAT PERUSAHAAN DAERAH PANUNJUNG TARUNG NO NAMA JABATAN 1. PATURRAHMAN, S.Pd DIREKTUR UTAMA 2. Ir. HALIMANSYAH DIREKTUR UMUM

SUMBER : BKPPD KAABUPATEN KAPUAS

22

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

CAPAIAN PROGRAM 2010 DIEVALUASI
Friday, January 07, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi mengumpulkan seluruh Kepala SKPD dan Camat di Aula Bappeda Kapuas, Jumat (7/1) pagi. Kegiatan ini merupakan agenda pertama kali pada tahun anggaran 2011 guna mengevaluasi capaian kinerja pelaksanaan program/kegiatan skpd terhadap targettarget kinerja yang telah ditetapkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Kapuas tahun 2008-2013. Tampak hadir saat kegiatan berlangsung Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan dan Sekda Kapuas H Nurul Edy. Dalam sambutannya Bupati Kapuas HM Mawardi ketika membuka Acara Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program/Kegiatan Tahun Anggaran 2010 dan Persiapan Pelaksanaan Program/Kegiatan Tahun Anggaran 2011 mengatakan pada triwulan-triwulan sebelumnya agenda rapat pengendalian seperti ini hanya fokus pada capaian realisasi fisik dan keuangan beserta permasalahannya. Akan tetapi pada rapat kali ini akan dievaluasi sejauhmana capaian keluaran dan hasil yang telah direncanakan oleh semua SKPD selama ini. Walaupun hal ini merupakan langkah awal untuk mengevaluasi capaian target kinerja tersebut. Kalau ternyata belum mengarah pada sasaran yang ditetapkan maka perlu dilakukan pengendalian pelaksanaannya. Karena salah satu tahapan penting yang dilaksanakan dalam rangka perencanaan pembangunan adalah pengendalian pelaksanaan rencana pembangunan. ”Kita akan selalu menemui siklus yang berulang dan berkelanjutan mulai dari penyusunan rencana, penetapan rencana, pengendalian pelaksanaan rencana dan evaluasi pelaksanaan rencana setiap tahun,” terangnya. Pengendalian sebagai bagian dari tahapan perencanaan tersebut memiliki nilai strategis karena menjadi bahan evaluasi dan menjamin tercapainya sasaran-sasaran yang telah ditetapkan. Beranjak dari hal tersebut, maka dapat diambil langkah-langkah perbaikan untuk menjamin tercapainya sasaran tahunan hingga lima tahunan. Maka indikator kinerja kunci yang merupakan indikator kinerja utama yang mencerminkan keberhasilan penyelenggaraan suatu urusan pemerintahan yang telah dituangkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah kabupaten kapuas berhasil atau tidaknya pencapaian sasaran-sasaran kinerja yang telah ditetapkan merupakan tanggungjawab seluruh unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Lebih jauh dikatakan pada tahun anggaran 2011 ini Pemerintah Kabupaten Kapuas telah mengalokasikan anggaran bantuan dana tanpa bunga kepada koperasi untuk menyalurkan bantuan pupuk bersubsidi kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani. Oleh karena itu semua persiapan oleh instansi terkait agar dilaksanakan sedini mungkin pada awal tahun anggaran, dalam hal ini dinas pertanian, dinas perindustrian, perdagangan, koperasi dan UMKM serta instansi terkait lainnya harus dikoordinasikan dengan baik sehingga program ini dapat berjalan secara optimal pada tahun anggaran 2011 ini juga. Sementara itu Kepala Bappeda Kapuas Herson B Aden menyebutkan pada kesempatan ini juga SKPD akan memaparkan persiapan pelaksanaan program/kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2011 baik yang bersumber dari dana APBN yaitu tugas pembantuan, urusan bersama dan APBD Kabupaten Kapuas termasuk dana
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

23

alokasi khusus. (*) = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = JADWAL KEGIATAN KOORDINASI, PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN KABUPATEN KAPUAS TAHUN 2011 No. URAIAN JADWAL 1. Penyerahan DIPA dan DPA dari Bupati ke Kepala SKPD 31 Desember 2010 dan Camat 2. Rapat Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan 2010 dan 7 Januari 2011 Persiapan Pelaksanaan Kegiatan/Program Tahun 2011 3. Musrenbang Desa/Kelurahan Paling Lambat Minggu ke-3 Bulan Januari 2011 4. Musrenbang Kecamatan 16-22 Februari 2011 5. Forum Gabungan SKPD Kabupaten Kapuas 7-8 Maret 2011 6. Musrenbang Kabupaten Kapuas Dalam Penyusunan 14-15 Maret 2011 RKPD Tahun 2012 7. Rakordal Triwulan I Tahun Anggaran 2011 5 April 2011 8. Rakor dan Evaluasi Program Kegiatan Penanggulangan 6 Juni 2011 Kemiskinan Pertama TA. 2011 9. Rakordal Triwulan II TA. 2011 5 Juli 2011 10.Rakor dan Evaluasi Program/Kegiatan Penanggulangan 5 September 2011 Kemiskinan Kedua TA. 2011 11.Rakordal Triwulan III TA. 2011 5 Oktober 2011

Sumber : Bappeda Kabupaten Kapuas

SKPD HARUS LAPORKAN KEGIATAN SETIAP BULAN
Saturday, January 08, 2011
KUALA KAPUAS – Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diharuskan melaporkan perkembangan pelaksanaan program/kegiatan, baik yang bersumber dari APBD Kabupaten dan APBN tahun anggaran 2011 secara tepat waktu, tertib dan berkualitas setiap tanggal 5 pada setiap bulan kepada Bupati Kapuas melalui Bappeda Kabupaten Kapuas. Demikian diungkapkan Kepala Bappeda Kabupaten Kapuas, Ir Herson B. Aden, M.Si, Sabtu (8/1) pagi saat menjelaskan rumusan hasil Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program/Kegiatan TA 2010 dan Persiapan Pelaksanaan Program/Kegiatan TA 2011. Bahkan kata Herson semua Kepala SKPD juga wajib membuat surat pemberitahuan kepada seluruh Camat mengenai rencana pelaksanaan program/kegiatan untuk masing-masing kecamatan dengan lokasi Desa/Kelurahan dengan sasaran yang jelas. “Berkaitan dengan itu juga Camat wajib melakukan monitoring dan menyampaikan laporan berkala mengenai realisasi pelaksanaan program/kegiatan SKPD pada masingmasing Kecamatan minimal setiap triwulan,” kata Herson ketika ditemui di ruang

24

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

kerjanya. Disamping itu seluruh tahapan persiapan pelaksanaan program/kegiatan tahun 2011 khusus untuk APBD Kabupaten Kapuas yang meliputi penetapan PPTK, Kuasa Pengguna Anggaran apabila diperlukan, Panitia Lelang, Bendahara Penerimaan, Bendahara Pengeluaran dan Pengelola Barang harus sudah selesai paling lambat pertengahan bulan Januari 2011. Sedangkan yang bersumber dari APBN baik Tugas Pembantuan, Urusan Bersama dan yang lainnya, SKPD Pengelola dalam waktu segera harus melakukan koordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait. “Bahkan untuk tertibnya pelaksanaan penyusunan perencanaan dan penganggaran pada tahun 2011-2013 agar Tim Anggaran Pemerintah Daerah menyusun Peraturan Bupati mengenai standarisasi perencanaan dan penganggaran,” ucapnya mantap. Lebih lanjut dikatakan dalam pelaksanaan program/kegiatan Tahun Anggaran 2011 semua Satuan Kerja Perangkat Daerah harus memperhatikan target realisasi fisik dan keuangan untuk semua kegiatan baik yang dananya bersumber dari APBN maupun dari APBD dan yang terpenting laporan capaian kinerja SKPD pada RPJMD sesuai urusan pemerintahan yang menjadi tugas pokok dan fungsinya. Tak hanya itu hasil rakor juga merumuskan bahwa pengendalian sebagai bagian dari tahapan perencanaan memiliki nilai strategis sebagai sarana untuk melakukan evaluasi dan menjamin tercapainya sasaran-sasaran pembangunan yang ditetapkan dalam dokumen perencanaan dan penganggaran baik jangka menengah (RPJMD, Renstra SKPD) dan jangka pendek (RKPD, Renja SKPD, KUA, PPAS, RKA dan DPA SKPD). Semua SKPD dalam pelaksanaan program/kegiatannya agar fokus pada isu strategis pembangunan daerah dan pencapaian Indikator Kinerja Kunci Rencana Pembangunan Daerah Kabupaten Kapuas Tahun 2008-2013. Bahkan SKPD teknis segera mengumpulkan data base capaian indikator kinerja kunci Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kapuas Tahun 2008-2013 atau Indikator Kinerja Kunci (IKK) yang dikoordinasikan oleh Bappeda dan akan disampaikan setiap triwulan. Untuk laporan capaian kinerja SKPD triwulan I tahun anggaran 2011 akan disampaikan oleh masing-masing SKPD dalam rapat koordinasi pengendalian pada tanggal 5 April 2011 yang akan datang. (*)

KH MUHAMMAD ABDUH ADALAH SEORANG TOKOH
Sunday, January 09, 2011
KUALA KAPUAS – Almarhum KH Muhammad Abduh bin H Abdul Khair , ayah dari KH Masdarul Khair (Buya Masdar) pimpinan Pondok Pesantren Babussalam Kuala Kapuas termasuk tokoh masyarakat kita. Beliau telah menyumbangkan keilmuaan , ini adalah merupakan kegiatan yang sangat membantu pemerintahan. Demikian disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, pada Haul (Memperingati) 8 tahun wafatnya KH Muhammad Abduh bin H Abdul Khair, Sabtu (8/1) di Masjid Babussalam komplek Pondok Pensantren Babussalam Kuala kapuas.

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

25

HM Mawardi merasa bersyukur , KH Masdarul Khair (Buya Masdar) sebagai anak dapat meneruskan kegiatan majelis taklim dan mengembangkan keberadaan Pondok Pesantren Babussalam. Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas, HM Mawardi mengucapkan terima kasih dan penghargaan . Keberadaan majelis taklim di Pondok Pesantren Babussalam agar dapat terus tegak berdiri , dengan memberikan ilmu agama kepada umat untuk keselamatan hidup didunia dan hidup diakhirat, harap HM Mawardi. “Pengajian-pengajian dan majelis taklim itu adalah tamannya surga di dunia, tempat mendapatkan ilmu pengetahuan dan pencerahan” , ungkap HM Mawardi. “ Kita datang ke majelis taklim tentunya dengan niat yang tulus dan ihlas , dengan harapan mendapatkan ketenangan bathin dalam kehidupan “ , jelasnya. Tugas pemerintahan antara lain , bagaimana mencerdaskan masyarakat , tetapi bukan hanya cerdas namun juga harus beriman , terang HM Mawardi. Ia berharap Kabupaten Kapuas terus dalam suasana aman , sejuk , dan semoga Allah SWT senantiasa menurunkan berkah dan rahmatnya, dari langit maupun bumi. “ Mari kita selalu bersilaturrahmi , menjaga persatuan dan kesatuan , persatuan antara umat , ulama dan masyarakat “ ajak HM Mawardi. Sementara itu KH Masdarul Khair (Buya Masdar) pimpinan Pondok Pesantren Babussalam dalam ceramah antara lain mengatakan , ilmu bagaikan penglihatan untuk menjalani hidup dan kehidupan agar selamat di dunia dan di akhirat. Pada kesempatan itu, HM Mawardi secara pribadi memberikan bantuan uang sebesar Rp. 50 juta untuk pengembangan Pondok Pensantren Babussalam , diterima langsung pimpinan Pondok KH Masdarul Khair (Buya Masdar). Dihadiri Wakil Ketua DPRD Kapuas H Asrani,SE, Unsur Muspida, Asisten III Drs.Johansyah , Kepala SKPD, Kepala Kemenag Drs H Mahli, Ketua MUI KH Abdul Muthalib, Alim Ulama, para santri dan santriwati serta sejumlah kaum muslimin dan muslimat yang memenuhi ruangan dan halaman Masjid Babussalam Kuala Kapuas

CAMAT, LURAH DAN KADES AGAR SERING KELAPANGAN
Sunday, January 09, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengingatkan kepada para Camat , Lurah dan Kepala Desa (Kades) agar sering turun kelapangan, bertemu langsung dengan masyarakat, melihat pembangunan sudah berjalan dengan baik atau tidak. Hal itu diingatkan HM Mawardi pada Rapat Koordinasi Pengendalian, Evaluasi dan Workshop Pengelolaan Pemerintahan Desa/Kelurahan se Kabupaten Kapuas, Sabtu (8/1) di Aula Kantor Bupati Kapuas. Selanjutnya HM Mawardi mengatakan, tugas dan kewajiban pemimpin pemerintah adalah langsung melaksanakan pembangunan , agar benar-benar beerhasil . “ Bila ada permasalahan segera diatasi, jangan menghindari atau lari dari permasalah “ , tegas HM Mawardi. Membangun budaya malu. Kepada seluruh aparat baik tingkat Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan sampai Desa untuk dapat mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten Kapuas , yaitu menuju Kabupaten Kapuas yang Amanah ( Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh), ajak HM

26

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Mawardi. Untuk mewujudkan cita-cita mulia tersebut,diperlukan koordinasi dan singkronisasi (sinergi) , “ libatkan dan ajak masyarakat dan para pemangku kepentingan bersama untuk mensukseskannya” ungkap HM Mawardi. Selalu berkreasi, berkreatif dan mencari inovasi Penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Desa/Kelurahan ditujukan untuk meningkatkan tarap hidup masyarakat melalui penetapan kebijakan, program dan kegiatan yang sesuai dengan esensi masalah dan prioritas kebutahan masyarakat setempat yang pada akhirnya merupakan cerminan kesejahteraan masyarakat daerah dalam hal ini Kabupaten Kapuas, terang HM Mawardi. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kapuas Drs Ferly H Sangen,M.Si mengatakan, tujuan kegiatan itu antara lain, meningkatkan pengetahuan , pemahaman , wawasan serta terciptanya harmonisasi dan kesamaan persepsi para pelaku pembanguan di daerah khususnya pedesaan dari aspek pendataan, perencanaan, pelaksanaan, pembiayaan dan pengawasan di Desa/Kelurahan. Nara sumber Bupati Kapuas, Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Inspektorat dan BPMD Kapuas, terang Ferly. Pada kesempatan itu diserahkan Buku Panduan Perencanaan Desa dari Sluices Project kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas, diterima oleh Bupati HM Mawardi.

WABUP HADIRI SERAH TERIMA PEJABAT ESELON II
Monday, January 10, 2011
KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan menghadiri serah terima jabatan dua pejabat eselon II yang baru dilantik Bupati Kapuas HM Mawardi beberapa waktu lalu. Dua pejabat tersebut adalah Kepala Dinas Pertanian dan TPH Kapuas dari pejabat lama Ir Afiadin Husni kepada pejabat baru Ir Ishak Basseri. Kemudian Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kapuas dari pejabat lama Drs H Zahirsyah Rovieq, S. Hut kepada pejabat baru Ir Andareas Lempang. Kegiatan mengambil tempat di Kantor SKPD masing-masing, Senin (10/1) pagi. Kegiatan ini selain dihadiri oleh Wakil Bupati Kapuas juga dihadiri Asisten Adminsitrasi Umum Setda Kapuas Drs Johansyah, Kepala BKKPD Kapuas Suharjono SH serta pejabat eselon III, eselon IV dan staf di lingkup SKPD bersangkutan. Dalam sambutannya Bupati Kapuas HM Mawardi yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan saat serah terima jabatan di Dinas Pertanian dan TPH mengatakan pertanian dalam arti luas merupakan priotitas pembangunan Kapuas. Maka dari itu kepada Kadis yang baru, Bupati berpesan agar menyusun dan merencanakan program kegiatan bidang pertanian tanaman pangan dan holtikultura serta melakukan evaluasi program pencapaian targetnya. ”Kembangkan inovasi dan kreativitas dalam pekerjaan, jangan hanya menunggu perintah pimpinan. Lalu susun estándar operasional prosedur terhadap setiap tugas pokok dan fungsi yang saudara laksanakan,” pintanya. Sementara itu ketika memberikan sambutan di Badan Lingkungan Hidup, Bupati menjelaskan BLH dibentuk untuk melaksanakan kewenangan Pemkab Kapuas dibidang

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

27

lingkungan hidup sebagaimana diatur dalam Perda Nomor 1 Tahun 2008 tentang urusan pemerintahan Kabupaten Kapuas. Penyelanggaraan urusan ini kemudian dijabarkan dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi BLH sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Kapuas Nomor 161 Tahun 2008 tentang tugas dan fungsi BLH. “Susun, rencanakan, laksanakan program dan kegiatan bidang lingkungan hidup serta evaluasi kinerja pelaksanaan program dan pencapain tergetnya dikaitkan pencapaian visi dan misi Pemkab Kapuas periode 2008-2013,” tukasnya. (humas)

DISDIK DIMINTA PETAKAN SDM DAN SARANA PENDIDIKAN
Monday, January 10, 2011
KUALA KAPUAS – Dinas Pendidikan (Disdik) Kapuas diminta untuk menyusun dan memetakan dukungan sumber daya manusia serta sarana dan prasana pendukung pendidikan. Kemudian membuat data base mengenai kualitas dan kuantitas tenaga pengajar, proyeksi kebutuhan guru, standarisasi guru, kualitas dan kuantitas gedung sekolah dan prasana pendkung pendidikan lainnya. Hal ini ditegaskan Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Admistrasi Umum Setda Kapuas Drs Johansyah saat acara serah terima Kepala Dinas Pendidikan dari pejabat lama Frederik Timbung SH kepada Drs H. I. Made Sumartha, Senin (10/1) siang. “Kembangkan program yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kapuas untuk peserta didik tetapi juga untuk tenaga pengajar,” terang Bupati. Sementara itu ditempat terpisah saat serah terima jabatan Kepala Dinas Pendapatan Daerah, Bupati kembali menekankan dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Admistrasi Umum Setda Kapuas Drs Johansyah menjelaskan bahwa pendapatan dan keuangan daerah merupakan salah satu aspek kunci untuk menyokong penyelenggaraan pemerintahan dalam pelayanan pada masyarakat. Ketersediaan dukungan anggaran dan pendapatan daerah yang memadai jelas akan mampu mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas pembangunan di daerah Kabupaten Kapuas. Untuk diketahui serah terima jabatan Kepala Dinas Pendapatan dihadiri oleh pejabat lama Drs Teras Suhin kepada pejabat baru Ir Afiadin Husni. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala BKPPD Suharjono SH serta pejabat eselon III, IV dan staf di lingkup SKPD bersangkutan. (humas)

28

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

DEDIKASI Drs HANS W.J.PAKOE MENJADI CONTOH
Tuesday, January 11, 2011
KUALA KAPUAS –Prestasi, dedikasi dan loyalitas Staf Ahli Bupati Kapuas bidang Pemerintahan Drs Hans Pakoe yang sudah purna tugas dapat dijadikan contoh dan tauladan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang masih aktif. Demikian disampaikan Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy,M.Si pada upacara pelepasan purna tugas Staf Ahli Bupati Kapuas Bidang Pemerintahan Drs Hans W.J Pakoe , Senin (10/1) pagi di Halaman Kantor Bupati Kapuas. Pelepasan itu ditandai dengan peneyerahan cindramata oleh Sekda Nurul Edy kepada Hans W.J.Pakoe, dihadiri Asisten Pemerintahan Umum dan Kesra Drs Lesmiriadi, Asisten Adminstasi Umum Drs Johansyah, Pejabat eselon III, IV dan Staf dilingkungan Setda Kapuas, Kantor Sandi Daerah dan Sekretariat Korpri Kabupatenkapuas. Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas, Pimpinan dan Staf , Sekda Nurul Edy menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas pengabdian dan karya yang telah disumbangkan Drs. Hans W.J Pakoe untuk kemajuan Kabupaten Kapuas. Juga atas nama Pemerintah dan pribadi , Nurul Edy menyampaikan permohonan maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan dan mengiringi doa semoga beliau (Hans W.J.Pakoe) selalu dalam keadaan sehat dan sukses dalam kegiatan kemasyarakatan. “ Para pensiunan PNS dapat bergabung dalam organisasi Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Kapuas” terang Nurul Edy. Kepada peserta upacara Nurul Edy mengingatkan, untuk meningkatkan kualitas pengabdian , disiplin dan dedikasi, baik untuk diri sendiri maupun bagi stafnya. Terapkan disiplin dengan sebaik-baiknya , sesuai jenjang , diantaranya mengikuti apel pagi dan siang . Kepada PNS yang telah menjalankan disiplin , Nurul Edy memberikan apresiasi positif positif Sementara Hans W.J Pakoe mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk mengabdi membangun Kabupaten Kapuas yang kita cintai. Ia juga menyampaian permohonan maaf, , apabila selama bertugas terdapat hal – hal yang kurang berkenan.

WARGA ANTUSIAS BACA MAJALAH AMANAH PEMKAB KAPUAS
Tuesday, January 11, 2011
KUALA KAPUAS – Keberadaan Majalah Amanah tampaknya dinanti-nanti oleh warga Kabupaten Kapuas. Buktinya saat sejumlah staf Bagian Humas dan Protokol Setda Kapuas membagikan majalah tersebut warga saling berebut untuk membacanya. Pemandangan ini terlihat saat Bupati Kapuas HM Mawardi menghadiri Haul (Memperingati) 8 tahun wafatnya KH Muhammad Abduh bin H Abdul Khair, di Masjid Babussalam komplek Pondok Pensantren Babussalam Kuala kapuas beberapa waktu lalu. Hal serupa juga terjadi saat pembagian Majalah Amanah di sejumlah desa atau kecamatan saat kunjungan kerja Kepala Daerah. Tak hanya majalah yang dibagikan
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

29

secara gratis, melainkan kalender 2011 serta ratusan poster yang berisi tentang visi dan misi kepala daerah juga dibagikan. Menurut Kabag Humas dan Protokol Setda Kapuas, Drs M Hafizi pembagian majalan, kalender poster tersebut merupakan upaya dari Pemkab Kapuas untuk menyebarluaskan informasi tentang pembangunan sekaligus menyampaikan realisasi dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati. “Yang pasti setiap kali kunjungan kerja atau hasupa hasundau Bupati dan Wakil Bupati ke daerah, kami mendistribusikan majalah dan poster. Bahkan distribusi secara rutin juga dilakukan hingga ke RT sampai ke masyarakat umum,” kata Hafizi yang kala itu didampingi Redaktur Pelaksana Majalah Amanah, Dedy Purnadibrata, SE. Lebih jauh dikatakan penerbitan Majalah Amanah tidak bersifat profit atau mencari keuantungan materi. Tapi murni sebagai sarana informasi Pemkab Kapuas untuk menyebarluaskan informasi pembangunan yang telah dan akan dilakukan. “Saat ini Majalah Amanah telah terbit sebanyak enam edisi dengan halaman full colour sejak pertengahan tahun 2009. Setiap edisi rata-rata kami mencetak 2.000 majalah. Bahkan perlu kami informasikan sebelumnya selama 57 tahun Pemkab Kapuas berdiri, baru saat ini hadir sebuah majalah,” ungkap Hafizi. Tak hanya majalah yang di terbitkan oleh Pemkab Kapuas, melainkan masih ada sarana lain untuk menyebarkan informasi yakni melalui dunia maya yang dapat diakses melalui situs www.kapuaskab.go.id. Bahkan dalam waktu dekat Bagian Humas dan Protokol juga akan mengaktifkan radio siaran FM Pemkab Kapuas. “Kami juga mengharapkan saran ataupun kritik dari semua pihak, khususnya dalam penerbitan Manajah Amanah, sehingga kedepan majalah ini mampu menjadi acuan masyarakat untuk mencari serta menggali informasi tentang Kabupaten Kapuas,” tukas Hafizi.

2011, PENERAPAN KTP ELETRONIK
Tuesday, January 11, 2011
KUALA KAPUAS – Tahun 2011, Pemerintah Kabupaten Kapuas akan menerapkan pengunaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik bagi seluruh anggota masyarakat wajib KTP di wilayah Kabupaten Kapuas. Penerapan itu sesuai hasil perumusan Rakernas Bupati/Walikota seluruh Indonesia di Batam , 29 November 2010 lalu. Demikian di jelaskan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kapuas Drs H Agus Jamaluddin, Senin (10/1). Saat ini lanjut Agus Jamaluddin, pihaknya tengah mempersiapkan penyelesaian pendataan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan perangkat keras untuk mendukung penerapan KTP elektoronik itu. Untuk mendukung pelaksanaan penerapan KTP elektronik, bulan Pebuari ini , Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) akan melaksanakan sosialisasi NIK dan KTP Elektronik di 12 Kecamatan dan 5 Kecamatan Pemekaran. Tahun 2012, diharapkan Agus Jamaluddin , penerapan penggunaan KTP elektronik tuntas hingga merata keseluruh wilayah Kecamatan di Kabupaten Kapuas . “ Masyarakat dapat membuat KTP eletronik ini secara gratis , pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, jalan Pemuda KM 6 Kuala Kapuas” , jelasnya. Tahun ini , Dinas Dukcapil Kapuas menempatkan 2 orang petugas operator di 30
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

setiap Kecamatan guna mempermudah proses pelayanan yang prima kepada masyarakat. Dengan adanya pemekaran Kecamatan , kata Agus, maka pencetakan NIK mengalami keterlambatan karena perubahan kode wilayah, untuk itu pihaknya akan melaporkan ke Dirjen Adminduk di Jakarta guna memperoleh kode wilayah Kecamatan yang di mekarkan. KTP elektronik merupakan alat indentitas bagi penduduk dengan mencantumkan sidik jari sehingga tidak bisa digandakan maupun dipalsukan. Penggunaan KTP elektronik dapat meningkatkan efektifitas pelayanan kepada masyarakat, juga dapat membantu pendataan penduduk secara akurat guna kepentingan pelaksanaan Pemilu Legislatif, Presiden maupun Pemilu Kepala Daerah. Juga membantu meningkatkan keamanan negara dan mencegah tindak terorisme di Indonesia secara umum. Ditambahkan H Agus Jamaluddin, hingga 31 Desember 2010 sudah mencetak secara gratis Kartu Keluarga (KK) 68.272 lembar, KTP gratis 260.654 lembar , Akta Kelahiran (AK) gratis 25.002 lembar dan Akte Nikah/Perkawinan 23.290 lembar.

RUAS JALAN LAMUNTI MANTANGAI SUDAH MANTAP
Wednesday, January 12, 2011
PALANGKA RAYA – Ruas jalan yang menghubungkan Lamunti ke Mantangai saat ini kondisinya sudah mantap dengan menggunakan konstruksi base B atau agregat B. Bahkan jalan tersebut sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda empat dengan lancar. Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kapuas, Ir Amri Baharuddin saat ditemui disela Rapat Evaluasi Program 2010 dan Persiapan Program 2011 di Aula Bappeda Provinsi Kalteng, Rabu (12/1) siang. Menurutnya memang dulu jalan tersebut sepanjang 12 mengalami kerusakan dari total 24 kilometer. Tapi terhitung 31 Desember 2010 hingga sekarang kondisinya sudah mantap. Perbaikan jalan tersebut menggunakan dana APBN senilai Rp10,24 miliar yang diperoleh dari dana penguatan infrastruktur daerah. Artinya dana tersebut diperoleh dari transfer pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PU ke daerah tanpa membebani APBD kabupaten. “Sekali lagi saya katakan saat ini kondisi jalan Lamunti ke Mantangai sudah mantap,” terangnya. Bahkan pada anggaran tahun 2011, pihaknya kembali kembali mendapatkankan dana dari pemerintah pusat untuk melakukan pengaspalan jalan sepanjang 2 kilometer dari Mantangai menuju Lamunti. Tak hanya itu pihaknya juga akan melakukan penanganan lanjutan untuk perbaikan badan jalan di Kota Mantangai sepanjang 120 meter dengan konstruksi agregat B. Selain itu juga dilakukan pembangunan jembatan sebanyak 3 buah arah Mantangai ke Lamunti. Disamping itu Amry juga menjelaskan rencana gradiing kiri dan kanan jalan dari Lamunti menuju simpang Penda Ketapi. Kemudian perbaikan ruas-ruas jalan sepanjang 21 kilometer arah Lamunti ke simpang Penda Ketapi. ”Untuk seluruh kegiatan diatas Dinas PU Kapuas kembali mendapatkan kucuran dana APBN dengan total anggaran Rp7,5 miliar Dana ini usaha dari Dinas PU Kapuas ke pusat tanpa membebani APBD kabupaten,” tegasnya. Dengan adanya perbaikan jalan dari Lamunti ke arah simpang Penda Ketapi diharapkan pada tahun 2011 sudah fungsional artinya tidak ada hambatan karena sudah dapat

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

31

dilewati kendaraan roda empat, bahkan mobis jenis sedan sekalipun. Rencananya 2012 akan difokuskan ke pengaspalan dengan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia. (*)

PNS SETDA TANDA TANGANI KESANGGUPAN MELAKSANAKAN TUGAS
Thursday, January 13, 2011
KUALA KAPUAS – Sebagai tindak lanjut rapat penyerahan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) oleh Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM , Tanggal 31 Desember 2010 di aula Bappeda Kapuas. Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan kerja Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kapuas tanda tangani Surat Pernyataan Kesanggupan Melaksanakan Tugas. Surat pernyataan itu ditanda tangani mulai dari Sekda, para Asisten, Kepala Bagian , Kepala Sub Bagian sampai Staf Pelaksana Setda Kab.Kapuas Pelaksanaan ini menjadi contoh untuk SKPD lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas, agar dapat diikuti. Demikian dijelaskan Kabag Humas dan Protokol Setda Kapuas Drs M.Hafizi, Rabu (12/1) diruang kerjanya. Dalam isi surat pernyataan itu, tambah M Hafizi , antara lain, sanggup melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Bersedia disiplin melaksaaan tugas, fungsi, hak , kewajiban dan tanggung jawab sesuai kewenangan Melaksanakan tugas pokok dan fungsi untuk mendukung pencapaian Visi dan Misi Pembangunan Daerah sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Pembanguanan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kabupaten Kapuas 2008-2013. Melaksanakan anggran berbasis kinerja yang menitik beratkan pada input, output dan outcome dalam rangka melaksankan seluruh program sesuai dengan Visi dan Misi Pembangunan Daerah. Bersedia melaksanakan semua program/kegiatan yang telah ditetapkan dengan penuh rasa tanggung jawab, bersungguh-sungguh dengan senantiasa memegang teguh prinsip kehati-hatian, transparasi dan akuntabilitas, terang M.Hafizi.

DINKES LAKUKAN PENGOBATAN PENYAKIT KAKI GAJAH HINGGA 2012
Thursday, January 13, 2011
KUALA KAPUAS – Sejak Tahun 2008 sampai 2012 Dinas kesehatan Kabupaten Kapuas melakukan pengobatan massal filariasis (penyakit kaki gajah) ke seluruh wilayah Kabupaten Kapuas. Pengobatan dengan menggunaan kombinasi DEC (Dietthyl carbamazine Citrate) dosis 6 mg/kg BB, Albendazole 400 mg (1 tablet) dan Parasetamol (sesuai takaran) yang diberikan sekali setahun selama 5 tahun. Upaya ini dimaksud untuk membunuh semua microfilaria dalam darah dan cacing dewasa. Dari hasil ditemukan dilapangan jumlah penderita seluruhnya 49 orang, dan sejak tahun 2009 tidak lagi ditemukan penderita baru . Demikian dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten 32
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Kapuas dr Ani Hadaningroem, Kamis (13/1) di ruang kerjanya. Selanjutnya di terangkan dr Ani, penyakit kaki gajah (filariasis ) adalah penyakit menular menahun yang disebabkan oleh cacing filaria yang hidup disaluran dan kelenjar getah bening (limfe) . Dapat menyebabkan gejala klinis akut dan kronis serta ditularkan oleh nyamuk. Penyakit ini masih merupakan maslah kesehatan masyarakat di daerah tropis termasuk Indonesia. Berdasarkan hasil survei cepat, survey darah jari dan survey klinis pada tahun 2003 yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas bersama tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng serta Subdit filariasis dan schistosomiasis Departemen Kesehatan RI , dari jumlah sampel 500 orang ditemukan angka mikrofilaria rete (Mf.rate) > 1% dengan unit pelaksana terkecil adalah Kecamatan . Kegiatan lainnya, tambah dr Ani, selain kegiatan pengobatan massal filariasis juga dilaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi hasil pengobatan massal, yaitu dengan melaksanakan survei darah jari dan survei klinis filariasis di wilayah yang ada penderita kronis filariasis. Wilayah tersebut adalah Puskesmas Mandomai, Mantangai, Palingkau, Pujon, Tamban catur, Pulau Kupang. Kegiatan ini dilakukan tiap tahun di daerah terpilih . “Survei darah jari dilakukan pada malam hari karena cacing filariasis akan muncul di darah tepi pada waktu malam hari “, terang dr Ani (Humas)

BEBERAPA SKPD PAPARKAN PROGRAM PRIORITAS 2011
Friday, January 14, 2011
KUALA KAPUAS – Sesuai surat Sekda Kapuas Nomor 050/56/Adminbang.2011 Tanggal 14 Januari 2011, perihal Pemberitahuan Ulang tentang Jadwal dan Paparan Program Prioritas Triwulan I Tahun Anggaran 2011. Beberapa Kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas akan memaparkan Program Prioritas Triwulan I Tahun Anggaran 2011 , di depan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM , pada tanggal 18 Januari 2011 di aula Kantor Bupati Kapuas. Hal itu dijelaskan Kabag Humas dan Protokol Setda Kapuas Drs M Hafizi, Jum’at (14/1) di ruang kerjanya. Sebagaimana jadwal yang telah disusun , tambah M Hafizi, kepala SKPD/Penanggung Jawab yang akan memberikan paparan adalah : No SKPD/PENANGGUNG JAWAB KEGIATAN 1 2 3 4. 5 6

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

33

7 8 9 10 11 12 Asisten I dan Kabag Adpenum Setda Dinas Perikanan dan Pekerjaan Umum Dinas Pertanian dan Pekerjaan Umum Disporapar dan Budaya Dinas Perindagkop Dinas Perikanan dan Peternakan Dinas Pertanian dan TPH Dinas Pendidikan Dinas Nakersos Dinas Perhubungan Sekda, Asisten Admum dan Bag.Organisasi Bappeda Fasilitasi Penyelesaian Sengeta/Tuntutan Ganti Rugi Pembangunan pasar Ikan dan pertokoan jalan Mawar Evaluasi jalan Pertanian. Evaluasi Pengembangan Pariwisata Evaluasi Pinjaman Modal/Koperasi Evaluasi Bantuan Hewaan dan Ternak Evaluasi Rencana Pengembangan Pertanian Evaluasi Jaminan Pendidikan Daerah Evaluasi Balai Latihan Kerja. Evaluasi Ekspose Alur Sungai Kapuas Evaluasi Kinerja/Scoring SKPD Evaluasi RPJMD

PANGDAM XII TAJUNGPURA KUNJUNGI KAPUAS
Monday, January 17, 2011
KUALA KAPUAS – Untuk kali pertama Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII Tanjungpura , Mayjen TNI Geerhan Lantara beserta istri , mengunjungi Bumi Tinggang Menteng Panunjung Tarung ( Berjuang Untuk Mengangkat Harkat dan Martabat), kemarin Minggu (16/1). Kedatangan Pangdam beserta rombongan disambut dengan upacara adat potong pantan , dipandu oleh tokoh adat Kapuas Angie Rohan BA, dan tarian daerah , dipintu masuk Markas Kondim 1011 Kuala Kapuas. Kemudian Pangdam beserta rombongan mendapat ucapan selamat datang dari Bupati Kapuas diwakili Sekda Drs H Nurul Edy Msi, Ketua DPRD Robert L Gerung SE MM, Ketua Pengadilan Negeri Agustinus Setya WT,SH,Dandim 1011 Kapuas Letkol Inf Wim M Purba, Kapolres Kapuas AKBP Wisnu Putra,SH,SIK, Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama serta jajaran Keluarga Besar TNI. Saat itu Pangdam didampingi Asintel Kolonel Inf Andie Muhammad , Irdam Kolonel Arhannud Kamiso Miran dan Danrem 102 Panjung Kolonel Inf Sukoso Maksum . Pada upacara adat penyambutan, ketika di tanya tokoh adat, Angie Rohan tentang tujuan pokok kunjungannya, Pangdam XII Tajungpura Mayjen TNI Geerhan Lantara mengakatan, kunjungannya dilakukan dalam rangka melihat masyarakat dan kehidupan

34

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

masyarakat serta melihat seluruh prajurit yang bertugas di sini. Setelah melewati jalur darat dari Palangka Raya sampai ke Kuala Kapuas, menurut Pangdam , ada keterbukaan di daerah Kabupaten Kapuas , “ sepanjang jalan ia melihat anak-anak Indonesia yang berasal dari Bali “, ungkap Pangdam Mayjen TNI Geerhan Lantara. “ Pontensi wilayah Kabupaten Kapuas yang begitu luas , apabila dibangun dengan tangantangan yang murni dan jujur , maka hasilnya akan lebih baik “ , jelas Pangdam.

DISDUKCAPIL SOSIALISASI KTP DAN AK DI SEKOLAH
Tuesday, January 18, 2011
KUALA KAPUAS – Dinas Kependudukan dan catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kapuas dalam Program dan Kegiatan 2011, melakukan Sosialisasi Tata Cara Untuk memperoleh Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Akta Kelahiran (AK) di sekolah. Sasaran sosialisasi untuk jenjang pra sekolah (Guru TK) / Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Kapuas, jenjang siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dan guru. Kegiatan dilaksanakan pada setiap hari Sabtu , minggu pertama bulan Januari sampai dengan April 2011. Kepala Disdukcapil melalui Kabid Pengelolaan Informasi Kependudukan Seflihi,SE mengharapkan, setelah mengikuti sosialisasi ini para siswa dan guru nantinya dapat melaporkan peristiwa keoendudukan dan dapat melengkapi dokumen kependudukan. Membantu Pemerintah Daerah dalam rangka menyebarkan informasi kepada para siswa yang belum memiliki Kartu Keluarga (KK) , KTP dan AK. Dapat langsung datang dan mengurus sendiri dokumen kependudukannya ke Disdukcapil Jalan Pemuda KM 6 Kuala Kapuas, dengan melengkapi persyaratan yang telah ditentukan. Materi yang disampaikan, tambah Seflihi adalah, Penjelasan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dan Perangkat Pendukung lainnya dan Tata cara memperoleh KTP dan Akta Kelahiran. Jadwal Kegiatan Sosialisasi : No Tanggal Waktu/Lokasi Kegiatan 1. 15 Januari 2011 Jam.09.00 -10.00 WIB / SMAN - 1 Selat Kuala Kapuas 2. 22 Januari 2011 Jam.09.00 -10.00 WIB / SMAN - 2 Selat Kuala Kapuas 3. 29 Januari 2011 Jam.09.00 -10.00 WIB / SMAN - 3 Selat Kuala Kapuas 4. 5 Pebruari 2011 Jam.09.00 -10.00 WIB / SMKN - 1 Selat Kula Kapuas 5. 12 Pebruari 2011 Jam.09.00 -10.00 WIB / SMKN - 2 Selat Kuala Kapuas 6. 19 Pebruari 2011 Jam.09.00 10.00 WIB / SMA Muhammadiyah Kapuas 7. 26 Pebruari 2011 Jam.09.00 -10.00 WIB / MAN Selat Kuala Kapuas 8. 12 Maret 2011 Jam.09.00 -10.00 WIB / SMAN - 1 Kapuas Hilir 9. 19 Maret 2011 Jam.09.00 -10.00 WIB / MAN Jln,Anggrek 10. 26 Maret 2011 Jam.09.00 -10.00 WIB / SMAN - 1 Pulau Petak 11. 2 April 2011 Jam.09.00 -10.00 WIB / SMAN - 1 Basarang 12. 2 April 2011 Jam.08.00 - 09.00 WIB / TK. Pembina Selat (IGTKI) Kapuas

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

35

PEMKAB GELAR “SEMINAR MOTIVASI DIRI”
Thursday, January 20, 2011
KUALA KAPUAS – Upaya Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk meningkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) terus dilakukan , diantaranya akan menggelar “ Seminar Motivasi Diri “. Seminar mengangkat tema “ Mine set (pola pikir) PNS Dari Mental Yang Minta Dilayani Menjadi Pamong (Yang Melayani) , Professional dan Cerdas Dalam Melaksanakan Tugas Hasil Optimal Baik Untuk Negara maupun Kesejahteraan sebagai PNS “ Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Kapuas Drs M Hafizi , Kamis (20/1) menjelaskan, seminar akan menghadirkan Pakar Pengembangan “Otak Kanan” , Ippho Santosa dari Batam. Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM melalui Kabag Humas dan Protokol M Hafizi mengundang kepada seluruh PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas, BUMD dan BUMN agar dapat mengikuti seminar ini. Dilaksanakan pada hari Selasa 25 Januari 2011, pukul 12.30 sampai dengan 15.30 WIB, bertempat di aula Kantor Bupati Kapuas , jalan Pemuda KM.5,5 No.1 Kuala Kapuas. Ippho Santosa . tambah M Hafizi , seorang motivator , mengubah kelemahan menjadi kekuatan tak terkalahkan. Menemukan kekuatan yang menghasilkan dan membahagiakan. Menanamkan kebiasaan –kebiasaan pemenang . Mengasah otak kanan, Kreativitas , dan Imajinasi. Ia juga penulis buku Megabest seller “ 7 keajaiban rejeki “ dan “ 13 wasiat terlarang “, yang telah beredar sampai Hongkong, Australia dan Timur Tengah Sebagai trainer (pelatih) yang telah melatih puluhan ribu orang dan sebagai entrepreneur ( wirausahawan ) telah mendirikan unit usaha di belasan kota di Indonesia, terang M Hafizi.

JALAN KABUPATEN TEMBUS HURUNG TABENGAN KE TANJUNG KELANIS DISOSIALI...
Sunday, January 23, 2011
KUALA KAPUAS – Tim dari Pemerintah Kabupaten turun ke lapangan guna mensosialisasikan pembangunan jalan kabupaten dari Desa Hurung Tabengan Kecamatan Kapuas Hulu sampai Desa Tanjung Kelanis Kecamatan Mantangai sepanjang 219 kilometer. Lokasi sosialisasi dilaksanakan di Desa Jangkang Kecamatan Pasak Talawang, Dusun Mamput dan Desa Buhut Kecamatan Kapuas Tengah. Desa Batapah, Desa 36
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Petak Putih dan Desa Lawang Kajang KecamatanTimpah serta Desa Tanjung Kelanis Kecamatan Mantangai. Pada saat sosialisasi dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, unsur tripika, damang, tokoh masyarakat serta masyarakat setempat. Kegiatan ini telah dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 13 sampai 15 Januari lalu. Pada kesempatan kunjungan tersebut, tim sekaligus melakukan dialog dengan masyarakat desa dan dusun yang berada di kawasan tersebut sebagai bahan evaluasi pembangunan di kawasan itu. Tim ini sendiri di pimpim oleh Asisten I Setda Kapuas Drs Lesmiriadi. Kemudian didampingi oleh Kepala Dinas PU Ir Amri Bahadrudin, Kepala Bappeda Ir Herson B Aden, Kepala BPN Kapuas. Ditambah dari Dinas Perkebunan dan Kehutanan serta Dinas Pertambangan dan Energi. Lalu Dinas Perhubungan, Kabag Hukum dan Kabag Administasi Pemerintahan Umum. Menurut Kepala Bappeda Kabupaten Kapuas, Ir Herson B Aden, M. Si sosialisasi ini untuk menindaklanjuti Peraturan Bupati Kapuas Nomor 32 Tahun 2009 dan Perjanjian kerjasama bangun guna serah (build, operate, transfer) Nomor 620/03/Huk-2010 dan 006/KTP-DU/1-10 antara Pemkab Kapuas dengan PT Kapuas Tunggal Persada (PT. KTP). “Nilai rencana investasi pembangunan jalan industri tersebut berdasarkan studi kelayakan senilai Rp170 miliar lebih . Dana sepenuhnya ditanggung oleh PT Kapuas Tunggal Persada,” kata Herson, Sabtu (22/1) pagi . Nantinya jalan ini tidak hanya berguna sebagai jalan industri melainkan dapat digunakan oleh masyarakat umum dengan pengaturan secara khusus. Maksudnya tidak hanya bisa digunakan untuk angkutan sumber daya alam tapi bisa juga digunakan oleh masyarakat. Kondisi jalan saat ini sudah mencapai 60 persen dengan lebar jalan 32 meter. Diharapkan pengaturan penggunaan jalan itu akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Dari hasil kunjungan ke lapangan, tim menarik kesimpulan dalam pembangunan jalan tersebut agar pihak terkait termasuk PT KTP agar selalu berkoordinasi dengan unsur tripika, BPD dan tokoh masyarakat, tokoh adat serta pihak lain yang berada di sekitar kawasan jalan tersebut. Disamping itu perlu dilakukan sosialisasi dan melaksanakan pembinaan secara intensif kepada masyarakat terutama yang menjadi objek pembangunan jalan dalam membuka isolasi daerah. Selain itu pelaksana di lapangan diharuskan melakukan koordinasi dengan Dinas PU selalu pengawas/pemantau kegiatan pembangunan jalan tersebut kemudian camat setempat. Nantinya dengan dibuka jalan tersebut maka diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas. Kemudian dapat membuka keterisolasian daerah serta dapat mengembangkan kawasan budidaya dan menumbuhkan kawasan sentra-sentra produksi baru.

PRAMUKA GELAR RAKERCAB DAN SIDPARCAB
Sunday, January 23, 2011
KUALA KAPUAS – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kapuas masa bakti 2010-2015 yang diketuai Sekda , Drs H Nurul Edy Msi , mengelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan Sidang Paripurna Cabang (Sidparcab) Penegak/Pandega , Sabtu (22/1) di aula sanggar Pramuka Kapuas Dalam sambutan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM /Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Kapuas , yang dibacakan Sekda Drs H Nurul Edy MSi mengatakan, gerakan Pramuka dengan

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

37

paradigma baru dalam mengelola organisasi secara inovatif lebih mementingkan kualitas, partisipasi, tekad bersama dan mengoptimalkan peran gugus depan ditiap tingkatan menjadi tugas kita semua. Dalam kurun waktu sejak tahun 2010 hingga lima tahun kedepan masa kepengurusan Kwarcab, akan dihadapkan pada berbagai tantangan yang tidak ringan akibat pesatnya perubahan dan perkembangan pola hidup masyarakat, ungkap HM Mawardi. Fenomena alam yang sulit diperkirakan dan keadaan bangsa secara global berdampak langsung pada anak dan pemuda Indonesia sebagai sasaran pembinaan watak, kepribadian dan karakter bangsa yang kuat, maju dan mandiri. HM Mawardi berkeyakinan , bahwa dengan kerja keras yang dilandasi dengan semangat kebersamaan dari kakak-kakak sekalian, pembentukan anak dan pemuda kita akan semakin baik sehingga dapat mewujudkan Visi Pemerintah Kabupaten Kapuas 2008 -2013 , yaitu , Bersama Membangun Ekonomi Kerakyatan Berbasis Pada Agribisnis dan Agroindustri Menuju Kapuas Yang Amanah (Aman, Maju, Mandiri , Sejahtera dan Tangguh). Pada kesempatan yang sama Wakil Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kapuas, Drs H Zahirsyah Rovieq,S.Hut menjelaskan, Rakercab dan Sidparcab Penegak/Pandega merupakan upaya untuk mempertegas kembali hasil-hasil musyawarah cabang luar biasa , yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Diikuti seluruh Andalan Cabang, Pelatih, Pembina, Majelis Pembimbing, Andalan Ranting , Dewan Kerja cabang dan Ranting, berlangsung satu hari. Bertujuan untuk mensinergikan rencana kerja strategis Kwarcab Gerakan Pramuka Kapuas 2010-2015, diantaranya, bidang organisasi dan hukum . Bidang keuangan dan usaha. Sarana prasarana. Abdi masyarakat dan Humas dan rencana bidang Binamuda dan Binawasa, terang H Zahirsyah Rovieq.

PAGU PNPM PEDESAAN CAPAI Rp22 MILIAR LEBIH
Monday, January 24, 2011
KUALA KAPUAS – Kabupaten Kapuas pada tahun 2011 ini mendapatkan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan dengan jumlah dana sebesar Rp22,950 miliar. Alokasi dana pembangunan ini merupakan alokasi dana terbesar dari seluruh kabupaten/kota di Kalteng. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Kapuas Ir Herson B Aden, M.Si saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (24/1) pagi. Menurutnya dana tersebut berasal dari APBN Rp18,360 miliar ditambah dari APBD kabupaten Rp 4,950 Miliar. Nantinya dana ini akan disebar ke lima kecamatan di Kabupaten Kapuas. Pagu tertinggi sebesar Rp. 3 miliar untuk PNPM Pedesaan di kecamatan Kapuas Barat disusul Kecamatan Kapuas Murung, Kecamatan Kapuas Timur, Kecamatan Mantangai dan Kecamatan Pulau Petak. “Alokasi dana ini dalam rangka percepatan penurunan angka kemiskinan di daerah, maka pemerintah daerah akan mensinergikan program program penanggulangan kemiskinan inisitatif masing masing dengan PNPM mandiri sehingga bisa saling mendukung agar upaya penanggulangan kemiskinan disuatu lokasi dapat diturunkan lebih cepat,” kata Herson. Bahkan dalam program pembangunan kedepan Pemerintah Kabupaten Kapuas akan mereplikasikan PNPM Mandiri sebagai langkah

38

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

awal dalam upaya melanjutkan program sejenis di Kabupaten Kapuas . Lebih lanjut dikatakan dalam pembangunan nasional menganut pendekatan perencanaan yang teknokratis, partisipatif dan politis. Ketiga pendekatan ini sangat berpengaruh dalam proses kegiatan pembangunan di Kabupaten Kapuas. Selama ini PNPM Mandiri pedesaan berkontribusi dalam memperkuat kualitas perencanaan Partisipatif masyarakat, diperlukan integrasi perencanaan pembangunan dengan tiga pendekatan tersebut, sehingga sinergitasnya akan menghasilkan percepatan pencapaian kesejahteraan rakyat. Oleh sebab itu upaya integrasi perencanaan pembangunan harus dimulai dari ketersediaan dokumen perencanaan masyarakat di desa berupa RPJMdes dan RKPdesa yang menjadi input bagi dokumen perencanaan Kabupaten. Diharapkan seluruh aktifitas atau kegiatan proyek atau program pembangunan tidak lagi terpisah pisah atau mengembangkan mekanisme perencanaan sendiri sendiri, inilah yang dimaksud “ Satu Perencanaan Untuk Bersama”. (*)

PERAN PARPOL UNTUK SALURKAN ASPIRASI RAKYAT
Tuesday, January 25, 2011
KUALA KAPUAS - Dalam tatanan ideal demokrasi moderen, partai politik (parpol) merupakan salah satu bentuk institusi yang memiliki peran guna menyalurkan aspirasi dan kepentingan rakyat dalam rangka pengembangan kehidupan demokrasi yang dalam prakteknya didasari oleh nilai-nilai kebebasan, kesetaraan, keadilan, kebersamaan dan kejujuran. Hal ini disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan saat memberikan sambutan pada kegiatan musyawarah daerah salah satu partai politik di Gedung Gandang Garantung, Senin (24/1) sore. Menurut Bupati, dengan semakin meningkatnya peran partai politik baik secara kualitas maupun kuantitas, merupakan cerminan semakin meluasnya kekebasan rakyat untuk berpartisipasi secara langsung yang didasari oleh rasa tanggung jawab dalam membangun bangsa dan negara untuk mencapai masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera. ”Diharapkan pula keberadaan partai politik sebagai institusi yang menjembatani hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Bahkan dapat meningkatkan perannya dalam mendukung berkembangnya kehidupan politik yang demokratis sekaligus memperluas partisipasinya dalam pembangunan di daerah ini,” tukasnya. (*)

2011, PRAMUKA BENTUK BRIGADE PENOLONG DAN PRAMUKA PEDULI
Tuesday, January 25, 2011
KUALA KAPUAS – Rencana Kerja I dalam tahun 2011 Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kapuas, bidang Abdi Masyarakat dan Humas akan membentuk Brigade Penolong dan Pramuka Peduli. Merintis pembentukan Barisan Pemadam Kebakaran Pramuka.. Membangun komunikasi intensif antar seluruh potensi
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

39

kepramukaan : Mabi, Andalan, Pelatih, Pembina dan Peserta Didik dengan Masyarakat. Merekomendasikan kepada Mabicab tentang penggunaan Seragam Pramuka bagi Anggota Muda dan Dewasa Pramuka setiap hari Sabtu dan hari-hari tertentu. Melakukan jumpa pers pada saat-saat tertentu agar masyarakat mengetahui program dan kegiatan yang dilakukan. Demikian salah satu hasil Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan Sidang Paripurna Cabang (Siparcab) Panegak/Pandega 22 Januari 2011, disampaikan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kapuas, Drs.H.Nurul Edy MSi, Senin (24/1). Lebih lanjut Nurul Edy menjelaskan, Rencana Kerja Bidang Pembinaan Anggota Muda (Binawasa) dan Pembinaan Anggota Dewasa (Binawasa) berfokus pada penyelenggaraan kepramukaan di gugusdepan dan kwartir dengan pola penerapan dan pengembangan program kegiatan Pramuka. Antara lain, Pendidikan watak, nilai, disiplin dan Iptek,Pendidikan kebangsaan dan persatuan nasional,Pendidikan lingkungan, dan Pendidikan pembangunan, Sedangkan rencana kerja bidang Organisasi dan Hukum, tambah Nurul Edy , adalah mengembangkan administrasi dan manajemen dalam Gerakan Pramuka yang tanggap terhadap tuntutan perkembangan zaman dan mampu mendayagunakan sumber daya yang tersedia secara efektif dan efisien dengan mendorong Kwartir Cabang untuk mengembangkan kemampuan administrasi dan manejemen, termasuk didalamnya pengembangan data mengenai Gudep, keanggotaan dan Registrasi Gudep. Rencana lainnya yang telah ditetapkan tahun 2011 , bidang bidang usaha dana , program berfokus pada upaya mencapai kemandirian dana yang lebih besar dengan memberdayakan asset yang telah dimiliki Bidang sarana prasarana , peningkatan sarana prasarana kepramukaan sehingga anggota pramuka dapat melaksanakan pendidikan dan latihan dalam rangka mencapai tujuan Gerakan Pramuka, terang Nurul Edy.

IBU MENGEMBAN TUGAS BERAT DAN MULIA
Tuesday, January 25, 2011
KUALA KAPUAS – Ibu mengemban tugas yang sangat berat dan mulia , untuk itu bukan masanya lagi seorang ibu hanya berkutat paka pekerjaan disektor domestik dan tenggelam dalam rutinitas yang menggerogoti kehidupannya. Demikian sambutan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dibacakan Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl ATP ST, pada peringatan Hari Ibu Ke82, Selasa (25/1) di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala Kapauas. Peringatan Hari Ibu Ke-82 yang seyogyanya diperingati setiap Tanggal 22 Desember, namun karena adanya sesuatu dan lain hal, sehingga baru hari ini dapat dilaksanakan, katanya Menurut Bupati HM Mawardi, ibu berhak untuk merasakan indahnya kehidupan dan nyaman serta berwawasan lebih dalam melaksanakan tugas utamanya. Sehingga apa yang menjadi hak dan kewajibannya dapat diperoleh dan dilaksanakan secara profesional tanpa memberikan 40
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

ekstra beban psikologis. Tema peringatan hari Ibu tahun ini adalah “Kesetaraan Perempuan dan Laki-Laki Untuk Membangun Karakter Bangsa Dalam Mewujudkan Masyarakat Yang Sehat dan Bermartabat”. Tema ini diharapkan HM Mawardi, dapat meningkatkan dan menyegarkan aspirasi masyarakat bahwa keterlibatkan perempuan di bumi nusantara mengiringi kebangkitan nasional pada Tahun 1908. Keterbatasan Ibu dalam mengakses informasi serta rendahnya tingkat pendidikan ibu sebagai akibat dikesampingkannya hak perempuan dalam mendapatkan pendidikan, juga berpengaruh atas semakin meningkatnya remaja-remaja yang terperangkap dalam pergaulan bebas, narkoba dan sebagainya. Padahal, jelas HM Mawardi, pembinaan terhadap generasi muda diawali dari rumah, sebagai tempat pertama seorang anak mendapatkan kasih sayang , pendidikan, aturan dan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Hari Ibu di Kuala Kapuas , diisi dengan kegiatan ziarah ke taman makam Pahlawan Kencana Kuala Kapuas dan senam bersama organisasi wanita dan masyarakat di Stadion Panunjung Tarung Kuala Kapuas. Peringatan Hari Ibu tersebut , ditandai dengan mengheningkan cipta dipimpim Wabup Suraria Nahan, pembacaan sejarah singkat Hari Ibu oleh Dra Hj Wiwid Nurul Edy. Pemotongan tumpeng oleh Wabup Suraria Nahan , kemudian tumpeng diserahkan kepada Ny Ramelie Suraria Nahan. Pembagian door prize dan hiburan tarian daerah oleh sanggar tari Tinggang Manteng Pahunjung Tarung. Dihadiri Unsur Muspida, Sekda Drs H Nurul Edy Msi, Kepala SKPD, Organisasi Wanita Dan sejumlah undangan lainnya

MOTIVATOR IPPHO SANTOSA MAMPU HIPNOTIS PNS
Tuesday, January 25, 2011
KUALA KAPUAS – Kehadiran motivator Ippho Santosa mampu menghinotis ribuan PNS yang memadati Aula Kantor Bupati Kapuas, Jalan Pemuda km 5,5, Selasa (25/1) siang. Mereka rela meluangkan waktu untuk mendengarkan seminar motivasi diri yang menghadirkan pakar pengembangan otak kanan ini. Ippho Santosa merupakan motivator asal Batam yang dikenal luas melalui buku megabest seller “ 7 keajaiban rejeki “ dan “ 13 wasiat terlarang “, yang telah beredar sampai Hongkong, Australia dan Timur Tengah. Menurut Ippho kehadirannya di Kota Kuala Kapuas merupakan kehadiran pertama atas undangan Pemkab Kapuas. Bahkan saat ini berbagai bentuk usaha/bisnis Ippho telah menggurita di tanah air dan trainer (pelatih) yang telah melatih puluhan ribu orang. Tema seminar adalah “Mine Set (pola pikir) PNS dari Mental Yang Minta Dilayani Menjadi Pamong (Yang Melayani), Professional dan Cerdas Dalam Melaksanakan Tugas Hasil Optimal Baik Untuk Negara maupun Kesejahteraan sebagai PNS ”Otak kanan merupakan otak yang fleksibel, kreativitas, imnajinasi dan intuisi. Artinya segala yang dipikirkan oleh otak kanan merupakan hal-hal positif yang dinyakini mampu mengubah nasib seseorang,” terang Ippho yang mengaku memiliki istri dari Banjarmasin. Dikisahkan Ippho dirinya berasal dari keluarga miskin di Batam. Namun dengan ketekunan dan keuletan, dia mampu mengubah nasibnya menjadi seorang motivator yang dikenal di Indonesia. Bahkan jadwal menjadi pembicara sangat padat karena sering kali diundang ke luar negeri. ”Orang tua saya baru mampu membeli rumah di usia 50 tahun. Itupun rumah dengan tipe 21. Bahkan saya juga

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

41

sempat berjualan burger untuk menyambung hidup. Hal ini saya lakukan agar saya dapat kuliah dan terus belajar,” terang pria berkacamata ini Pada kesempatan yang sama Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengatakan, seminar dilaksanakan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dalam rangka meningkatkan SDM Pegawai Negeri Sipil / Birokrat di daerahnya “ Seharusnya didalam membangun ini kita memiliki kepercayaan diri dan memilki semangat yang tinggi , sebagaimana filosofi kita Isen Mulang (Pantang Mundur), tegas HM Mawardi. MH Mawardi ingin Birokrat di Kabupaten Kapuas menjadi handal, cerdas dan profesional untuk menjadi contoh dari Kabupaten/Kota se –Kalimantan Tengah. “ Pemkab Kapuas kedepan akan mengundang pakar-pakar motivator lagi untuk datang ke Kuala Kapuas “ ungkap HM Mawardi. Hadir pada kesempatan itu , Unsur Muspida, Sekda Drs H Nurul Edy Msi, Kepala SKPD dan sejumlah PNS, TNI, karyawan/i BUMN dan BUMD.

HASIL SEDEKAH SEMINAR MOTIVASI DIRI DISALURKAN
Thursday, January 27, 2011
KUALA KAPUAS – Pada saat pelaksanaan Seminar Motivasi Diri yang digelar Pemerintah Kabupaten Kapuas, Selasa 25 Januari 2011 , motivator asal Batam , Ippho Santosa mengakhiri paparannya dengan mengajak para peserta seminar untuk bersedekah . Dari sedekah spontan itu , telah berhasil mengumpulkan uang tunai sebesar sebesar Rp.10.410.000,- . Hasil sedekah kemudian di salurkan oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk disumbangkan ke Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Negeri Selat Kuala Kapuas, Yayasan Panti Asuhan Budi Sejahtera Kuala Kapuas dan Pondok Pesantren Babussalam Kuala Kapuas, Kamis (27/1) Di SDLB Negeri Selat Kuala Kapuas dan Yayasan Panti Asuhan Budi Sejahtera Kuala Kapuas bantuan uang diserahkan oleh Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kapuas Drs H Darwis , diterima kepala Sekolahnya Samijan SPd dan Ketua yayasan H Aspihani. Sedangkan di Pondok Pesentren Babussalam Kuala Kapuas , bantuan diserahkan Kepala Bagian Administrasi Kemasyarakatan Setda Kapuas Deni Widanarni SE, yang diterima Pimpinan Pondok Pesantren KH Masdarul Khair (Buya Masdar) . Pada kesempatan itu Kepala SDLB Negeri Selat, Ketua Yayasan Panti Asuhan Budi Sejahtera dan Pimpinan Pondok Pesantren Babussalam Kuala Kapuas menyampikan, ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas selaku penyelenggara Seminar Motivasi Diri , atas bantuan dan kepedualian yang telah diberikan . Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kapuas Drs H Darwis menjelaskan, disamping menyerahkan bantuan , ia beserta rombongan juga ingin bersilaturrahmi . Kepada peserta seminar motivasi diri yang telah memberikan sedekah , H Darwis atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas selaku penyelenggara , mengucapkan terima kasih, teriring doa semoga segala amal ibadahnya diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa. Dan Kabupaten yang kita cintai ini , menjadi Kabupaten Kapuas yang Amanah ( Aman, Maju, Mandiri , Sejahtera dan Tangguh).

42

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

KEBERSIHAN MILIK SEMUA
Friday, January 28, 2011
KUALA KAPUAS – “Yang namanya kebersihan dan keindahan itu bukan merupakan milik satu atau dua orang saja, tetapi milik semua orang “ , demikian diutarakan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM di depan peserta kegiatan Jum’at Bersih, Jum’at (28) di depan pertokoan Sanjaya Kuala Kapuas. Pelaksanaan Jum’at Bersih tidak terasa sudah memasuki tahun ke tiga , untuk itu kita terus berkarya , bagaimana agar Kota Kuala Kapuas tetap terjaga dari kebersihan . Sebagai anggota masyarakat dan keluarga agar kita dapat membudayakan perilaku hidup bersih kepada anak-anak kita , karena kebersihan itu sangat penting. HM Mawardi mengatakan, dari diri kita sendiri untuk memulai , bagaimana yang namanya budaya bersih itu selalu melekat dalam diri. “Paling tidak kita mengetahui kalau membuang sampah di pasar jangan sembarangan, karena di pasar pasti ada tempat-tempat pembuangan sampah yang disediakan Dinas Pekerjaan Umum, begitu juga dirumah, ungkap HM Mawardi. Kita terus menggemakan kegiatan Jum’at Bersih, yang bermakna bahwa untuk terus menggelorakan agar Kota Kuala Kapuas ini menjadi Kota AIR (Aman, Indah dan Ramah) , dengan kebersihannya yang selalu dipertahankan dan ditingkatkan. Kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Kapuas , HM Mawardi menghimbau agar upayakan selama 5 sampai 10 menit setelah apel pagi , sebelum masuk ruangan kerja agar membudayakan memungut sampah dilingkungan kerja masing-masing , sehingga budaya seperti ini menjadi budaya masyarakat Kabupaten Kapuas. Kegiatan Jumat bersih diikuti PNS, anggota TNI, Karyawan/karyawati BUMN dan BUMD, Ormas serta pelaajar. Lokasi yang dibersihkan antara lain, komplek pasar sanjaya, sari mulia, danau mare, pasar blok R, jalan mawar, anggrek, dan melati

TUNJUKAN KEMAMPUAN DAN JAGA NAMA DAERAH
Friday, January 28, 2011
KUALA KAPUAS – Tunjukan kemampuan dan kekuatan dalam bermain , jaga nama baik, harkat dan martabat daerah Kabupaten Kapuas dan diharapkan dapat membawa nama harum daerah yang kita cintai ini. Demikian harapan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM saat melepas Tim Futsal 88 Kapuas yang akan berangkat ke Jakarta , mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Liga Amatir Futsal Indonesia , Jum’at (28/1) di ruang rapat Bupati Kapuas. Kita patut bersyukur, bahwa tim futsal 88 Kapuas bisa berkompetisi di tingkat nasional, maka tunjukan kekuatan dengan bermain
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

43

sebaik-baiknya dan “ jangan pernah ragu , bahwa kitapun sebenarnya bisa sejajar bahkan lebih baik dari tim-tim yang lain, tampil percaya diri , jangan merasa tidak mampu , ini sangat penting” , pesan HM Mawardi. Keikut sertaan tim Futsal 88 Kapuas di ajang Kejurnas Liga Amatir Futsal Indonesia merupakan suatu hal yang sanggat membanggakan bagi kita , sebagai tempat uji kekutan di even tingkat nasional.” Mudahmudahan dapat mengukir prestasi “ harap HM Mawardi. Ia juga berharapkan, kedapan dapat juga mengikuti turnamen lain, sehingga tim futsal di Kuala Kapuas semakin maju dan berprestasi . Kepada tim manejer , ofisial, pelatih dan pemain agar dapat menjaga kesehatan , kekompakan dan disiplin. Khusus kepada H Hendra selaku menejer tim , Bupati HM Mawardi mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas pengorbanan yang diberikan , dengan memfasilitasi kegiatan ini . Sebagai rasa bangga , Bupati HM Mawardi memberikan bantuan uang sebesar Rp.20 juta kepada tim futsal 88 Kapuas . Tim Futsal 88 Kapuas yang berangkat ke Jakarta berkekuatan 20 orang , terdiri dari manejer, ofisial, pelatih dan pemain. Jadwal pertandingan dimulai Tanggal 30 Januari sampai 7 Februari 2011 . Pada kesempatan itu manejer tim H Hendra menyerahkan vandel dan baju kaos, bertulisan Ir HM Mawardi MM pada bagian dada kepada Bupati Kapuas. Acara pelepasan diakhiri dengan foto bersama dan berjabat tangan sambil mengucapkan selamat jalan oleh Bupati HM Mawardi.

APOTEKER DIHARAPKAN PUTUS MATA RANTAI OBAT PALSU
Saturday, January 29, 2011
KUALA KAPUAS – Peran aktif dari para apoteker diharapkan mampu memutus mata rantai peredaran obat palsu. Pengawasan distribusi mulai dari pabrik obat sampai ke apotik dinyakni bisa menimalisasi dampak dari pemakaian obat palsu disarana pelayanan kesehatan. Demikian ditegaskan oleh Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Provinsi Kalteng , Drs Ayonni Rizal, Apt, M.Kes usai mengukuhkan dan melantik Pengurus IAI Cabang Kuala Kapuas dan Pulang Pisau di Aula Dinas Pendidikan, Sabtu (29/1) pagi. Menurutnya saat ini banyak beredar obat palsu di pasaran yang tentunya sangat meresahkan insan kesehatan dan masyarakat. Sebab dapat menimbulkan ketidakpercayaan terhadap obat yang digunakan. Untuk mengetahui suatu obat asli atau palsu tidaklah mudah sebab harus dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk mengujinya. “Maka dari peran apoteker sangat diperlukan untuk melakukan pengawasan,” terangnya. Lebih jauh dikatakan berkaitan denga PP 51 Tahun 2009 tentang pekejaan kefarmasian telah diatur pekerjaan kefarmasian mulai dari pengadaan sediaan farmasi, produski sediaan farmasi, distribusi sampai pelayanan sediaan farmasi. Semua simpul yang terkait rantai alur sediaan farmasi mempunyai standar operasional yang harus diawasi dan dipertanggungjawabkan oleh apoteker. ”Seadainya hal ini betul-betul dijalankan dengan baik, maka peredaran obat palsu pasti tereliminasi dalam pengobatan obat di Indonesia,” ungkapnya. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten I, Drs Lesmeriadi mengatakan IAI adalah salah satu satu organisasi profesi kesehatan merupakan salah satu sarana berkumpulnya para praktisi kesehatan khususnya para apoteker untuk saling bertukar informasi dan pengalaman guna

44

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

memperluas wawasan serta meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sebagai tenaga teknis kesehatan, apoteker hendaknya menjadi agen terdepan dalam kampanye penggunaan obat yang baik, tepat jenis dan tepat dosis sesuai dengan diagnosa dokter. Disamping itu apoteker juga diharapkan menjadi pelopor penggunaan obat generik dan obat murah bagi masyarakat. Selaku Bupati Kapuas, dirinya memberikan apresiasi dan dukungan terhadap pembentukan organisasi propesi tingkat kabupaten ini. Semoga dengan terbentuknya kepengurusan ini dapat dijadikan wadah bagi para apoteker yang mengabdikan dirinya di wilayah Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau. Ditempat yang sama Ketua Panitia Wahyu Hidayat menyebutkan organisasi profesi yang baru pertama kali dibentuk di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau. Saat ini jumlah anggota IAI berjumlah 19 orang. Adapun kepengurusan IAI Cabang Kuala Kapuas massa bakti 2011-2015 dipimpin oleh Ketua Jarlinton Lingga, Sekretaris Amelia Madani dan Bendahara Yusri Kurnia Jauhari. Kemudian kepengurusan ini juga dibantu bidang-bidang seperti bidang organisasi dan organisasi, bidang kesejahteraan sosial dan bidang pelatihan dan pendidikan. (humas)

BUPATI TERIMA CALLSIGN KEHORMATAN YC7OAB
Sunday, January 30, 2011
KUALA KAPUAS – Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Daerah Kalimantan Tengah memberikan Callsign Kehormatan YC7OAB kepada Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dan YC7OAT untuk Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl ATP ST. Pemberian surat tanda callsign kehoramatan itu di serahkan langsung oleh Ketua Orari Daerah Kalteng Radha Krisnadi ,S KL SE (YB7RDH), pada penutupan Musyawarah Lokal (Muslok) IX Orari Kapuas di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala Kapuas, Sabtu (29/1) malam. Radha Krisnadi menyatakan , setalah mendapatkan callsign kehormatan ini , Bupati HM Mawardi tidak hanya sebagai pembina tetapi juga sebagai anggota Orari Kapuas. “ Dari penilaian selama ini , Orari Lokal Kapuas raportnya terbaik se Kalteng” , jelas Radha. Kepada pengurus dan anggota Orari lokal Kapuas , ia berpasan, wujudkan rasa persatuan, kekeluargaan, kebersamaan dan rasa kebersamaan . “ Karena tugas organisasi ini adalah sosial, agar anggotanya bisa membagi waktu , untuk organisasi, keluarga dan untuk tugas pokok sehari-hari”, harapnya. Pada kesempatan yang sama, Bupati HM Mawardi mengharapkan Orari Lokal Kapuas dapat berperan serta dalam penyebaran informasi mengenai kebijakan pembangunan yang telah, sedang dan akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kapuas kepada masyarakat. Kehadiran Orari juga sangat diperlukan dalam rangka mendukung komunikasi melalui perangkat dua meter band, misalnya pada saat terjadi bencana alam, yang setiap waktu perlu langkah antisifatif . Selain itu peran Orari yang tidak kalah pentingnya , kata HM Mawardi adalah dukungan serta partisipasinya dalam setiap hal yang terkait dengan kegiatan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) , baik itu Pemilu Legislatif, Presiden dan Wakil Presiden dan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Kepada pengurus yang baru dikukuhkan , agar mampu meningkatkan kinerja dalam rangka memberikan pembinaan, pelayanan dan bimbingan kepada anggotanya, harap HM Mawardi. Kepengurusan Orari Lokal Kapuas masa bakti

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

45

2011-2016, hasil Muslok IX, Ketua H Aliansyah Noor, Wakil Ketua H Mujiono, Ketua Bidang Organisasi Hj Reitna, Ketua Bidang Operasi dan Tehnik Fauriannoor, Sekretaris Nanang Hartoyo, Wakil Sekretaris Hiryansyah, Bendahara Yuridah, Wakil Bendahara Samino. Kepengurusan juga dilengkapi dengan bagian-bagian. Hadir pada kesempatan itu, Unsur Muspida, Asisten III Drs Johansyah, Kepala SKPD, dan sejumlah anggota Orari daerah Kalteng dan daerah Kalsel.(HUMAS)

HIPMI PATNER PEMERINTAH MEMBANGUN EKONOMI
Monday, January 31, 2011
KUALA KAPUAS – Sebagai organisasi non pemerintah yang bergerak dibidang ekonomi, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) diharapkan dapat menjadi patner Pemerintah Daerah dalam ikut meningkatkn pembangunan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kapuas. Seperti misalnya ikut bersama-sama dengan pemerintah daerah mengembangkan usaha-usaha kecil (mikro) dan menegah, menciptakan peluang-peluang usaha baru yang tidak tergantung dengan anggaran pemerintah . Karena jika usaha kecil dan menegah ini terus tumbuh, lapangan pekerjaan akan terbuka, dan kesejahteran juga meningkat , dan angka kemiskinan juga turun. Demikian sambutan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dibacakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Drs H Zahirsyah Rovieq S Hut pada pelantikan pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC )HIMPI Kabupaten Kapuas masa bakti 2010 – 2013 , di aula Hotel Roos Kuala Kapuas, Senin (31/1) siang. Berbagai catatan tentang hambatanhambatan atau kendala yang dialami dunia usaha, termasuk HIMPI, Pemerintah akan berusaha menjembatani , mislalnya kendala dalam permodalan. Untuk ini Pemerintah Daerah akan mendorong dunia perbankan agar turut membantu pendanaan bagi perkembangan berbagai usaha yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat secara luas. Sebagai organisasi para pengusaha muda, Bupati berharap agar organisasi ini berperan dalam mendorong jiwa kewiraswastaan dikalangan generasi muda di Kabupaten Kapuas, agar mereka menjadi pengusaha yang professional , dan tangguh dalam sektor usaha yang digeluti. Pemerintah daerah juga berharap , agar HIPMI berperan serta dalam usaha-usaha tepat guna, menggali , memanfaatkan sumbersumber daya alam dengan tetap mengupayakan pencegahan timbulkan kerusakan dan pencemaran lingungan hidup. Membina pengembangan sumber manusia dalam proses teknologi menuju pada profesionalisme dan daya cipta , guna menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah ini. Teruslah berjuang, berkarya untuk menjadi pelopor bagi pembangunan ekonomi di Kabupaten Kapuas, menuju masyarakat yang sejahtera. BPC HIPMI Kabupaten Kapuas yang dilantik Ketua Umum BPD HIPMI Prov Kalteng Ir H Eddy Raya Samsuri ,yaitu , Ketua Umum Supenpri S Sos, Sekretaris Umum Rahmadi , Bendahara Umum Rahmad Sugian. Kepengurusan juga dilengkapi dengan beberapa Ketua, Wakil Sekretaris, Wakil Bendahara , beberapa dan Departemen.

46

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

KAPUAS SIAP GELAR RAKOR APKASI
Thursday, February 03, 2011
KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas menyatakan , kesiapannya untuk mengelar Rapat Koordinasi (Rakor) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Wilayah Kalimantan Tengah, pada pertengahan Februari 2011 mendatang, yang diikuti Bupati se Kalteng. Rakor dilaksanakan dalam rangka melaksanakan fungsi APKASI sebagai fasilitator kerjasama regional. Sesuai Visi APKASI “ Terwujudnya Penyelenggaraan Otonomi Daerah Sebagai Pencerminan Kebhinikaan Melalui Kerjasama Daerah Yang Sinergis, Harmonis, dan Saling Menguntungkan Dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Demikian disampaikan Sekda Kabupaten Kapuas Drs H Nurul Edy, Msi , pada rapat pesiapan Rakor , di ruang rapat pimpinan Kantor Bupati Kapuas, Rabu (2/2). Lebih lanjut Nurul Edy menjelasan , berdasarkan Keputusan Dewan Pengurus APKASI Nomor 021/Kpts/DP-APKASI/XII-2010, tanggal 15 Desember 2010 menetapkan bahwa, Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mendapat kepercayaan sebagai Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) APKASI Wilayah Kalimantan Tengah, periode 2010 -2013. APKASI , tambah Nurul Edy, sebagai sebuah lembaga yang menitik beratkan pada pengembangan fasilitasi kerjasama antar daerah untuk meningkatkan keadilan, kedamaian dan kesejahteraan masyarakat melalui peran serta anggotanya. Program kerja APKASI ditingkat Korwil , melakukan berbagai inisiasi program , seperti program pengembangan komunikasi, kapasitas SDM aparatur di daerah dan penyampaian aspirasi anggota (advokasi) dalam wadah NKRI. Dalam Rakor ini kata Nurul Edy, akan membahas ,antara lain, issu-issu aktual dengan berpedoman pada Visi, Misi serta program kerja APKASI 2011. Pembentukan Badan Koordinasi Kerjasama Daerah ( BKKSD) . Upaya strategis dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah masing-masing Kabupaten. Dan singkronisasi beberapa Peraturan dan Kebijakan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi terhadap kebijakan masing-masing daerah . Rencananya Rakor akan dibuka Direktur Eksekutif APKASI Rudy Alfonso,SH , serta diisi pengarahan dan sambutan Gubernur Kalteng A Teras Narang SH dan sambutan Ketua Korwil APKASI Wilayah Kalteng Ir HM Mawardi MM, terang Nurul Edy.

KERAGAMAN MENJADI MODAL
Thursday, February 03, 2011
KUALA KAPUAS - Keragaman itu menjadi modal untuk saling melengkapi, membaur dengan peradaban dimana kita berpijak. setiap masyarakat dari daerah manapun berasal harus membuka diri secara transparan, serta ikut berpartisipasi aktif agar mendapat nilai tambah untuk membangun masyarakat. Demikian sambutan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM , dibacakan Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl ATP ST pada acara Pesta Bona Taon Kerukunan Keluarga Besar Bonapasogit (KKBB) Kuala Kapuas dan sekitarnya, di GOR Panunjung Tarung Kuala Kapuas, Kamis (3/2) pagi. Sebagai warga masyarakat Kabupaten Kapuas, Kerukunan Keluarga Besar Bonapasogit Kuala Kapuas dan sekitarnya adalah merupakan organisasi kerukunan yang di dalamnya ada
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

47

kekerabatan kekeluargaan dan gotong royong di tengah-tengah masyarakat di bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung Kuala Kapuas. Keberadaan etnis - etnis dari berbagai daerah di nusantara, kata Bupati , menjadi satu kesatuan masyarakat Kabupaten Kapuas yang harmonis dan agamis dengan tidak meninggalkan kepribadian dari daerah mana dia berasal. Bupati HM Mawardi mengajak seluruh masyarakat , khususnya keluarga besar bonapasogit yang ada di Kabupaten Kapuas, untuk berpartisipasi dalam membantu Pemerintah Daerah dalam melaksanakan pembangunan. Bupati juga mengapreseasi kepada KKBB , karena pada acara ini juga mengundang mengikutsertakan organisasi paguyuban atau kerukunan etnis yang ada di Kabupaten Kapuas. Hal ini membuktikan komitmen kebersamaan dari warga etnis batak yang ada di Kabupaten Kapuas terhadap sesama saudara dari suku lain. Bahwa komitmen kebersamaan seperti ini dapat mempererat persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Perbedaan suku dan agama bukanlah suatu alasan yang akan membuat kita tidak dapat hidup berdampingan, hal ini karena kita memiliki tekad bersama , sebagaimana falsafah ” Bhineka Tunggal Ika” berbedabeda namun tetap satu, ungkap Bupati HM Mawardi. Jalannya acara bertambah meriah saat dilaksanakan Tor tor bersama Wabup Suraria Nahan, Ketua DPRD Robert L Gerung, Unsur Muspida dan perwakilan paguyuban atau kerukunan etnis yang ada di Kabupaten Kapuas. Juga penampilan Tor tor anak TK , SD dan remaj serta Pagelaran budaya Tor tor oleh Punguan Marga.

LP2A,BPPKB DAN BKPRMI GELAR BIMTEK PENGAJARAN AL QUR’AN
Sunday, February 06, 2011
KUALA KAPUAS - Lembaga Pendidikan dan Pengamalan Agama Islam (LP2A) Kabupaten Kapuas bekerjasama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) dan DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Kapuas menggelar Bimbingan Tehnis (Bimtek) dan Komunikasi Pengajaran Al Qur’an. Bimtek dibuka resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas , diwakili Kasi Mapenda Drs H Subeli, di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, Minggu (6/2) pagi. Pada kesempatan itu, H Subeli atas nama Kementerian Agama Kabupaten Kapuas , menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini, dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran Al Qur’an, karena Al Qur’an merupakan kitab wahyu dari Allah SWT yang pertama kali diterima Rasullulah SAW. Selanjutnya dikatakan H Subeli, kegiatan seperti ini agar selalu diagendakan dan diprogramkan sehingga kualitas tenaga pengajar khususnya guru-guru agama Islam dapat terbantu dalam memberikan pembelajaran Al Qur’an di sekolahnya masing-masing. Kerjasama dalam pengelolaan untuk meningkatkan sumber daya

48

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

manusia oleh LP2A terus dilanjutkan, karena dengan kerjasama akan tercipta hubungan komunikasi yang akrab dan harmonis. “ Terus berusaha agar generasi penerus Islam bisa membaca dan memahami isi kandungan Al Qur’an , untuk membentengi agar tidak terkontiminasi hal-hal yang negatif, ungkap H Subeli. Oleh karena itu ia menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara kegiatan ini , sehingga nantinya diharapkan generasi penerus Islam dapat membaca Al Qur’an dengan baik dan benar, sesuai aturan yang ada. “ Manfaat dari membaca , mempelajari dan mengamalkan isi kandungan Al Qur’an , sangatlah besar untuk kehidupan di dunia dan di akhirat , jelas H Subeli. Sementara itu, menurut ketua panitia Miftahul Aqli,S,Sos.I, kegiatan ini berlangsung satu hari penuh, diikuti 100 orang peserta , terdiri ustad ustadzah TK/TPA Al Qur’an dan lembaga pendidikan Al Qur’an. Guru-guru RA/BA, PAI SD, SLTP dan SLTA. Nara sumber berasal dari pejabat Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin, DPW BKPRMI Prov.Kalteng, BPPKB Kab.Kapuas dan pejabat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas. Pembukaan dihadiri para pejabat dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, nara sumber dan sejumlah peserta .

PEMKAB BERIKAN WEBSITE GRATIS KEPADA 31 SKPD
Sunday, February 06, 2011
KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Bagian Humas dan Protokol Setda membagikan website atau domain dan hosting secara gratis kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemeritah Kapuas. Sebanyak 31 SKPD yang mendapatkan Website secara gratis dengan inisial go.id . Menurut administrator website http://kapuaskab.go.id milik Pemerintah Kapuas , yang juga staf humas dan Protokol Setda Kapuas, Syahrin Noor,SE , pembagian website tersebut kepada SKPD guna meningkatkan pelayanan informasi kepada masyarakat. “Website ber initial go.id kita serahkan secara penuh pengelolaannya kepada operator internet masing-masing SKPD. Dalam hal ini kita cuma membantu secara praktis dan manual dengan cara mengajarkan kepada setiap operator melalui pengajaran secara langsung dengan mendatangi SKPD yang bersangkutan, atau inisiatif operator internet untuk belajar dengan mendatangi bagian humas dan protokol. Selanjutnya nanti akan diadakan pelatihan untuk pengoperasiannya,” agar lebih mengoptimalisasi keahlian para operator tesebut dalam mengelola website SKPD nya masing masing terang Syahrin Noor , Sabtu (5/2) di ruang kerjanya. Dia mengungkapkan, penggunaan website ber initial go.id ini juga sesuai dengan Peraturan Menteri Komuniksi dan Informasi dan Nomor 28/Per/M.Kominfo/9/2006 tentang penggunaan nama domain go.id untuk situs resmi Pemerintah Pusat dan Daerah. Pembangian domain dan hosting go.id ini sesuai dengan aturan Peraturan Menkominfo,” ungkapnya. Syahrin sapaan akrabnya menjelaskan, perkembangan terkhnologi berbasis internet di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas,diharapkan dapat meningkatkan hubungan kerja antar instansi Pemerintah Daerah serta menjadi pintu gerbang informasi secara online bagi daerah, kita. “Dengan demikian siapa pun dan dimana pun jika ingin

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

49

mengetahui tentang perkembangan Kabupaten Kapuas dapat menjadi mudah untuk mendapatkan informasi, website ini juga nantinya akan dapat meningkatkan hubungan kerja antar instansi ,” jelasnya. Pemerintah Kabupaten Kapuas secara bertahap melakukan strategi pengembangan Informasi Teknologi (IT) melalui website resmi http://kapuaskab.go.id sebagai upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan kepemerintahan yang berbasis elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efesien. Hal tersebut, terang Syahrin, mencakup dua aktivitas yang berkaitan, seperti pengelolaan data, pengelolaan informasi, system manajemen, dan proses kerja secara elektronik. Selain itu, pemanfaatan kemajuan teknologi informasi agar pelayanan publik dapat diakses secara mudah dan murah oleh masyarakat terutama di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas. Karena itu, ungkap Syahrin, terwujudnya ide dan keinginan dalam suatu bentuk realitas untuk kemajuan daerah bukanlah suatu pekerjaan mudah. “Tapi bila dilihat dari daerah lain yang telah lama mengembangkan IT, maka bukan menjadi sesuatu yang tidak mungkin untuk menjadikan Kapuas sebagai Kabupaten yang maju dibidang Teknologi Informasi,” ungkapnya.

KAPUAS PERCONTOHAN PROGRAM SIAK ONLINE
Monday, February 07, 2011
KUALA KAPUAS – Program Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) adalah program nasional dan Kabupaten Kapuas sebagai salah satu dari 6 Kabupaten/Kota se Kalteng yang melaksanakan KTP elektronik yang telah ditetapkan sebagai Kabupaten percontohan oleh Provinsi Kalteng dalam program Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) online. Kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terkait dengan program ini agar dapat mempersiapkan diri sekaligus memperkuat kapasitas guna kelancaran kegiatan tersebut. Demikian permintaan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada sosialisasi penerapan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) bagi instansi terkait, Camat dan aparatur Kecamatan tingkat Kabupaten Kapuas, di Aula Bappeda Kapuas, Senin (7/2) pagi. Selanjutnya HM Mawardi mengatakan, sosialisasi merupkan momentum yang penting dan strategis bagi perkembangan penyelenggaraan adminstrasi kependudukan khususnya di Kabupaten Kapuas, mengingat bahwa penduduk bagi suatu Negara adalah asset sehingga harus dikelola, dicatat dan dikembangan dengan baik sehingga setiap penyusunan perancanaan kebijakan pemerintah akan menjadi lebih efektif, tetap jumlah dan sasarannya. Guna melaksanakan dan mensukseskan penyelenggaraan tertib administrasi kependudukan, saat ini pemerintah telah mencanangkan tiga program strategis nasional bidang kependudukan dan pencatatan sipil. Program itu, terang HM Mawardi, guna pemutahiran data kependudukan dan catatan sipil. Penertiban Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan penerapan KTP elekrtonik (e-KTP). “Kegiatan sosialisasi ini terus dilakukan, tidak hanya terbatas kepada instansi pemerintah tetapi juga kepada masyarakat”, pinta HM Mawardi. Dengan terpasangnya perangat keras, perangkat lunak dan jaringan data di Kecamatan, HM Mawardi juga meminta agar dapat dijaga, dipelihara dan dipergunakan sebaik-baiknya, sehingga Kabupaten Kapuas melalui SIAK Online

50

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

dapat menyediakan database kependudukan yang akurat dan dapat diakses untuk kepentingan pembangunan nasional dan daerah serta kepentingan lainnya. Pada kesempatan yag sama Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kapuas Drs H Agus Jamaluddin menjelasan, tujuan kegiatan ini memperkenalkan, meningkatkan pengetahuan apartur tentang e-KTP sehingga nantinya dapat menumbuhkan minat dan kesadaran masyarakat akan pentingnya peristiwa kependudukan dengan mengisi formulir pelayanan secara benar, untuk mewujudkan masyarakat yang tertib adminstrasi. Adapun peserta kegiatan berjumlah 85 orang yang terdiri dari dinas terkait, para camat dan tenaga operator. Sedangkan narasumber dari Ditjen Adminduk Bidang Pendaftaran Penduduk Kementerian Dalam Negeri. ”Materi sosialisasi mencakup pedoman penerapan KTP berbasis NIK nasional, kebijakan penerbitan NIK dan penerapan e-KTP serta kebijakan pemerintah daerah dalam penerapan e-KTP,” tukasnya. Kegiatan sosialisasi ini ditandai dengan penyerahan Nomor Induk Kependudukan (NIK) secara simbolis dari Bupati Kapuas HM Mawardi kepada Camat Kapuas Hilir Dra Hartini sebagai perwakilan Camat se Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung serta unsur Muspida lainnya dan sejumlah Kepala SKPD. (humas)

BUPATI DUKUNG KEGIATAN KFCP DI KAPUAS
Tuesday, February 08, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi mendukung kegiatan Kalimantan Forests and Climate Partnership (KFCP) yang berada di wilayah Kabupaten Kapuas. Dia berharap kegiatan yang dilakukan dapat mencapai sasaran yang diinginkan dan sukses, karena sudah mengeluarkan anggaran yang cukup besar. “Sayang kalau tidak ada hasil dari kegiatan yang sudah disepakati antara pemerintah Australia dan Indonesia, apalagi kegiatan ini telah diperpanjang hingga 2013. Saya berharap setiap dana dikeluarkan betul-betul bermanfaat untuk program konservasi dan pemberdayaan masyarakat”, ungkap Mawardi saat bertatap muka dengan tim KFCP di ruang rapat Bupati, Selasa (8/2) pagi. Bahkan jika pada nantinya kegiatan ini berakhir, maka lokasi yang menjadi kawasan konservasi dapat tetap dilestarikan sebagai kawasan sehingga bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Disamping itu Bupati juga mengharapkan KFCP tidak hanya ikut dalam kegiatan konservasi saja, tetapi pada program-program pemberdayaan masyarakat lainnya, seperti pengembangan perkebunan, peternakan, pertanian, peningkatan pendidikan dan pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) masyarakat. Kemudian Bupati juga berpesan agar KFCP melibatkan masyarakat dalam kegiatan, sehingga mereka merasa memiliki. Kawasan kegiatan KFCP diharapkan menjadi model-model desa konservasi. Ditempat terpisah Ketua Kelompok Kerja KFCP Herson B Aden menjelaskan KFCP merupakan kegiatan percontohan (demonstration activity) REDD di Provinsi Kalteng sebagai salah satu kegiatan kerjasama IndonesiaAustralia tentang karbon hutan di Indonesia. Sebagai salah satu kegiatan percontohan, KFCP di tingkat nasional telah diresmikan oleh Menteri Kehutanan pada tanggal 6 Januari 2010, sedangkan di tingkat provinsi diresmikan oleh Wakil Gubernur Kalteng pada tanggal 20 Maret 2010. KFCP melakukan kegiatan pada seluar 120.000 hektare di

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

51

Kabupaten Kapuas yang berada di Kecamatan Mantangai dan Timpah dengan tujuh desa Mantangai Hulu, Kalumpang, Katimpun, Sungai Ahas, Katunjung, Tumbang Muroi dan Petak Puti. Kegiatan KFCP untuk mendemontrasikan pendekatan kredibel, adil, efektif untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari penggundulan dan perusakan hutan, terutama dari kerusakan lahan gambut. “Adapun lingkup kegiatan KFCP meliputi pelibatan masyarakat, penanaman pohon, monitoring hidrologydan vegetasi. Kemudian rehabilitasi kanal/tatas, pengelolaan kebakaran, pengelolaan insentif serta penilian,” kata Herson saat memimpin pertemuan di Aula Bappeda usai bertemu dengan Bupati Kapuas. (humas)

LAKIP PERWUJUDAN GOOD GOVERNANCE
Tuesday, February 08, 2011
KUALA KAPUAS – Penyusunan Laporan Akutabilitas Kinerja InstansiPemerintah (LAKIP) tahun 2010 Pemerintah Kabupaten Kapuas dapat kita sajikan sebagai perwujudan Good Governance (Pemerintah yang baik) Pemerintah Kabupaten Kapuas. Dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang lebih baik , dengan menyajikan capaian indikator kinerja sasaran sebagai hasil pelaksanaan program dan kegiatan. Demikian sambutan tertulis Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, dibacakan Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl ATP ST pada pembukaan pelaksanaan Asistensi Penyusunan LAKIP Pemerintah Kabupaten Kapuas , di Aula Kantor Bupati Kapuas, Selasa (8/2) pagi. Selanjutnya ditegaskan Bupati , pelaporan LAKIP harus dilaksanakan dan disampaikan sesuai jadwal waktu penyampaian yang telah ditetapkan secara rutin setiap akhir tahun anggaran dan penetapan kinerja pada awal tahun anggaran kepada Presiden melalui Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, selambatlambatnya Tanggal 31 Maret setiap tahun. Pelaksanaan aksistensi ini dimaksud sebagai upaya untuk meningkatkan wawasan pengetahuan dan keterampilan dalam menangani kegiatan penyusunan dan pembuatan LAKIP . Kepada peserta aksistensi penyusunan LKIP , HM Mawardi berharap , agar dapat mengikuti dengan sungguh-sungguh kegiatan ini. Menurut Kabag Organisasi Setda Kapuas Sinday SE MAP, tujuan kegiatan ini untuk mempermudah semua pejabat dan staf yang dalam membuat dan menyusun LAKIP pada unit kerjanya masing-masing. Pelaksanaan berlangsung 3 hari, 8 s/d 10 Februari 2011, diikuti 63 orang peserta berasal dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Tim pengajar/fasilitator berasal dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan, sebanyak 4 orang

52

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

PRINSIP PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH , EFESIEN DAN TRANSFARANSI
Wednesday, February 09, 2011
KUALA KAPUAS – Prinsip-prinsip pengadaan barang/jasa pemerintah ,efesien, efektif, persaingan sehat, keterbukaan, tranfaransi, tidak diskriminasi dan akutabel. Hal itu dijelaskan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dalam sambutan tertulis dibacakan Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl ATP ST , pada pembukaan Sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas, di Aula Kantor Bupati Kapuas, Rabu (9/2) pagi. Selajutnya dikatakan Wabup, agar esensi pengadaan barang dan jasa dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, maka kedua belah pihak yaitu pengguna dan penyedia haruslah selalu berpatokan kepada filosofi pengadaan barang dan jasa. Tunduk kepada etika dan norma pengadaan barang dan jasa yang berlaku, mengikuti prinsip-prinsip , metoda dan proses pengadaan barag dan jasa yang berlaku. Pengadaan barang dan jasa dapat menjadi titik rawan terjadinya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) , oleh karena perlu adanya upaya untuk meningkatkan mutu pelaksana pengadaan barang dan jasa. Upaya tersebut diantaranya, dilakukan dengan melalui penyempurnaan peraturan perundang-undangan yang berkaiatan dengan pengadaan, meningkatkan profesionalisme para pelaku pengadaan , meningkatkan pengawasan serta penegakan hukum. “ Perwujudan peningkatan mutu pelaksanaan pengadaan barang dan jasa tersebut adalah dengan ditetapkannya Perpres Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerinatah” terang Suraria Nahan. Menurut Kepala Inspektorat Kabupaten Kapuas Rianova SH , maskud dan tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan mengenai aturan, metode dan prosudur pengadaan barang/jasa yag baru berdasarkan Perpres Nomor 54 Tahun 2010. Untuk mempersiapkan aparat Pemerintah Kabupaten Kapuas yang akan bertindak sebagai pembeli atau pengguna barang/jasa dalam melaksanakan Perpres Nomor 54 Tahun 2010. Pelaksanaan sosialisasi berlangsung satu hari, diikuti seluruh Satuan Kerja Perangkdat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Sedangkan nara sumber berasal dari Badan Pegawasan Keuangan dan Pembangaunan (BPKP) perwakilan Kalimantan selatan, terang Rianova.

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

53

HARI JADI KAPUAS MILIK SEMUA
Thursday, February 10, 2011
KUALA KAPUAS – Perayaan peringatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas Ke- 205 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kabupaten Kapuas Ke-60 tahun 2011 , diharapkan bukan hanya milik Pemerintah Daerah saja , akan tetapi milik semua lapisan masyarakat Kabupaten Kapuas. Harapan itu disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM melalui Sekda Drs H Nurul Edy Msi, saat memimpin rapat perdana Panitia Hari Jadi Kota Kuala Kapuas Ke- 205 dan HUT Pemerintah Kabupaten Kapuas Ke-60 , di Aula Dinas Pekerjaan Umum Kapuas, Selasa (8/2) siang. “ Semua kegiatan perayaan agar melibatkan seluruh lapisan masyarakat sebanyakbanyaknya, seperti kegiatan hiburan rakyat, olahraga, lomba, acara adat, bakti sosial, ekspo dan yang lainnya “ , harap Nurul Edy. Masyarakat Kabupaten Kapuas dari tingkat Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) , Desa/Kelurahan, Kecamatan dan Ormas dihimbau untuk ikut merayakan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas dan HUT Pemerintah Kabuaten Kapuas , dengan berbagai kegiatan sesuai kemampuan dan keinginan masyarakat. Sesuai rencana panitia, kegiatan perayaan dimulai awal bulan Maret 2011 hingga selesai. Ditambahkan Nurul Edy, pada momen peringatan Hari Jadi Kapuas dan HUT Pemkab Kapuas tersebut , Bupati Kapuas Ir HM Mawardi akan menyampaikan Pidato Pengantar Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Akhir tahun Anggaran 2010, dalam rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Kapuas. Upacara peringatan Tanggal 21 Maret 2011 , di halaman Kantor Bupati Kapuas Jalan Pemuda KM 5 Kuala Kapuas Kepada pantia pelaksana agar dapat melaksanakan tugas yang telah dipercayakan dengan sebaik-baiknnya, saling berkoordinasi , sehingga pelaksanaan dapat berjalan dengan baik dan sukses, pinta Nurul Edy. Hadir pada kesempatan itu, para Asisten Setda kapuas, Ketua Umum Panitia Ir Amry Baharuddin (Kadis PU), Ketua I Rianova SH (Inspektur Kab.Kapuas), Ketua III Ir M Issak Basseri ( Kadis Pertanian) dan sejumlah panitia lainnya.

TIM KFCP LIHAT PENAMANAN POHON DI KATUNJUNG
Friday, February 11, 2011
KUALA KAPUAS – Tim dari Kalimantan Forest and Climate Partership (KFCP) melakukan survei lapangan guna mengetahui sejauh mana kegiatan yang telah dilakukan KFCP di Kabupaten Kapuas, Rabu (9/2). KFCP sendiri merupakan kegiatan percontohan (demonstration activity) REDD di Kalteng sebagai salah satu kegiatan kerjasama Indonesia-Australia tentang hutan karbon. 54
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Dalam kunjungan ini selain tim dari KFCP, tampak pula perwakilan Pemkab Kapuas. Mereka adalah Asisten I Lesmeriadi, Kepala Bappeda Herson B Aden serta Kepala Badan Lingkungan Hidup Andareas Lempang serta dari instansi terkait. Sementara itu dari KFCP tampak Manager Tata Kelola dan Pembayaran KFCP Idham Arsyad, Koordinator KFCF Erwinsyah. Lalu tim penilai indevenden dari Austarila David Barber, Jhon Hudson dan Agus Sari. Kemudian dari IAFCP yakni Tim Jessuf, Wilistra Dani dan dan Neil Scotland. Kunjungan di pusatkan di Kecamatan Mantangai dengan mengunjungi dua desa yakni Desa Mantangai Hulu dan Katunjung. Saat di Desa Mantangai Hulu tim dari KFCP menyempatkan diri melakukan tatap muka dengan warga setempat. Dalam pertemuan ini dilakukan paparan tentang kegiatan yang telah dilakukan. Mulai dari melakukan pembuatan baseline sosial ekonomi dan fasilitas pembuatan perencanaan desa, RPJMDes dan RKPDes. Lalu dipaparan pula peta tematik tentang lokasi bahaya kebakaran dan bencana banjir. Pada pertemuan ini selain dihadiri oleh masyarakat setempat, kegiatan difasilitasi oleh Camat Mantangai Muhammad Nuch selaku kepala daerah setempat. Kegiatan juga diisi dengan tanya jawab dengan masyarakat dan perwakilan Pemkab Kapuas. Usai melakukan pertemuan, perjalanan dilanjutkan dengan mengunjungi Desa Katunjung. Disini tim mendatangi lokasi penanaman pohon di lahan seluas 25 hektar. Lokasi ini proyek uji coba kegiatan KFCP berada di kanal yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Desa Katunjung. Sebanyak 1.112 bibit pohon seperti belangeran, pulai, pantung. Dalam penananaman ini melibatkan lebih 100 tenaga kerja dari kedua desa. Bahkan rencananya tahun 2011 ini direncanakan akan dilakukan penanaman 1000 hektare dengan total kebutuhan bibit 1.223.200 pohon. Bibit akan disediakan masyarakat, sedikitnya 10 jenis tanaman asli gambut dalam. Penamanan, juga akan dilakukan di wilayah desa (Mantangai Hulu, Katunjung dan Sei Ahas). Selain penanaman, juga akan dilakukan pembebasan tanaman yang tumbuh alami seluas 300 hektare di Desa Mantangai Hulu dan Desa Katunjung. Disamping kegiatankegiatan tersebut juga akan dilakukan pemeliharaan tamanan agar dapat tumbuh dengan sempurna yang dilakukan oleh masyarakat. Harapan Pemerintah Daerah melalui Ketua Pokja Herson B Aden agar kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik, sehingga masyarakat selaku pelaksana kegiatan di lapangan akan menerima manfaat bagi perbaikan perekonomian di daerah setempat dan pelestarian lingkungan dapat terjaga. Jangan sampai meninggalkan kesan yang kurang baik. Bahkan dia berharap kegiatan tersebut dapat merupakan model bagi Pemkab Kapuas untuk dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan lain yang melibatkan masyarakat. “Untuk itu Pemkab melalui working group akan melakukan moniting dan evaluasi secara kontinyu sehingga kegiatan sesuai dengan yang diharapkan,” tegas Herson yang juga Kepala Bappeda Kapuas.(*)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

55

TAULADANI SIFAT NABI MUHAMMAD
Saturday, February 12, 2011
KUALA KAPUAS – Kelahiran Nabi Muhammad SAW, merupakan peristiwa bersejarah yang harus diperingati dan dikenang sepanjang masa. Sebab peristiwa kelahiran Nabi Muhammad, dunia yang semula kelabu penuh kemaksiatan dan kebiadaban menjadi terang lantaran cahaya agama Islam. Demikian diutarakan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada peringatan maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Pondok Pesantren Babussalam, Jum’at (11/2) siang. Bahkan pada kesempatan itu Bupati juga mengajak umat Islam untuk meraih kebahagian yang abadi, baik dunia dan akhirat. Oleh karena itu dalam banyak hal, mulai dari nilai-nilai sosial, kemanusian, kepemimpinan dan semua keteladanan yang telah dicontohkan harus diteladani. Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW untuk mengambil pelajaran dan mencontoh segala suri tauladan yang telah ditunjukkannya. Baik, dalam membangun kepribadian, membangun watak dan moral sendiri maupun dalam tata pergaulan dan membangun masyarakat. “Pada hakikatnya kegiatan bersifat keagamaan merupakan tanggung jawab kita bersama selaku umat yang beragama Islam. Maka persatuan itu wajib adanya baik itu dari kalangan Umara, Ulama, dan Umat sendiri sehingga cita-cita yang selama ini kita harapkan akan terwujud,” terangnya. Sementara itu Habib Nauval bin Shaleh bin Abu Bakar Al Idrus dari Jakarta dalam tausiahnya banyak mengupas perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW dalam membawa ajaran agama Islam. Tampak hadir dalam saat kegiatan Pimpinan Ponpes KH Masdarul Khair (Buya Masdar) sejumlah Kepala SKPD, Kepala Kementerian Agama H Mahli dan Ketua MUI KH Abdul Muthalib. Kegiatan ini juga dihadiri oleh ratusan jamaah, baik laki-laki maupun perempuan yang memenuhi ruangan dan halaman masjid Ponpres Babusalam

PESERTA PPIK, KATIE MORONEY SUKA KOTA KAPUAS
Saturday, February 12, 2011
KUALA KAPUAS – Peserta Pertukaran Pemuda Indonesia-Kanada (PPIK) ,Katie Moroney dari Kanada dalam kesannya yang diterjemahkan Ulya Niami Efrina Jamson dari Indonesia (Yogyakarta) mengungkapkan, dia (Katie Moroney) sangat suka dengan Kapuas, Kota AIR (Aman, Indah dan Ramah). Terima kasih atas sambutan dan keramah tamahan dari Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kapuas , katanya. Ungkapan itu disampaikan Katie Moroney pada malam ramah tamah peserta PPIK 56
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

bersama Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM , di Gedung Kesenian Gandang Garatung Kuala Kapuas, Jum’at (11/2) . “ Ia bersama temah-teman pergi ke Kecamatan Kapuas Hilir untuk melihat pembuatan kerajinan getah nyatu, lalu belanja, sangat luar biasa” , kesan Katie Moroney . Mengakhiri kesannya, ia berpatun , sambil melihat catatan “ kalau ada sumur di ladang boleh kita menumpang mandi, kalau ada umur panjang boleh kita berjumpa lagi “ ucap Katie Moroney, yang mendapat applus dari yang hadir saat itu . Pada kesempatan yang sama Bupati HM Mawardi merasa bangga dan bahagia, atas kedatangan peserta PPIK di Kabupaten kapuas. Diutarakan HM Mawardi bahwa, Kabupaten Kapuas ada beberapa obyek wisata, diantaranya, wisata budaya, wisata alam, wisata relegi , wisata alam konservasi orang hutan dan air hitam serta wisata kuliner. Juga disampaikan Bupati HM Mawardi tentang , gambaran umum Kabupaten Kapuas dan kondisi geograsi. Program pembangunan pelabuhan laut di Batanjung Kecamatan Kapuas Kuala dan pembangunan kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lamunti di Kecamatan Mantangai. Menurut Kadispora,Kebudayaan dan pariwisata Kapuas Drs Edy Lukman Hakim MM, tujuan penyelanggaraan PPIK , meningkatkan semangat nasionalisme, kesatuan dan persatuan di kalangan pemuda. Meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya pemuda. Suasana malam ramah tamah berlangsung penuh kearaban dan persaudaraan. Dimeriahkan penampilan tarian daerah Kapuas oleh sanggar Tinggang Menteng Pahunjung Tarung pimpinan Erliansyah Narpan M Apoi. Pertunjukan tari saman yang memukau undangan diperagakan peserta PPIK. Acara diakhiri menari, menyanyi lagu kemesraan dan tari manasai berasama Bupati, Unsur Muspida dan peserta PPIK. Pada kesempatan itu, Bupati HM Mawardi memberikan cinderamata kepada perwakilan peserta PPIK. Sebelumnya, pada pagi hari , peserta PPIK mengikuti senam bersama Bupati Kapuas dan PNS, di halaman Kantor Bupati Kapuas.

BUPATI BAKAL BUKA PELATIHAN GURU TAHFIDZ SE KALIMANTAN
Saturday, February 12, 2011
KUALA KAPUAS – Jika tidak ada aral melintang, Bupati Kapuas HM Mawardi dijadwalkan akan membuka secara resmi Pelatihan Guru Tahfidz se Kalimantan pada hari Minggu (13/2) pagi pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini akan dipusatkan di Hotel Anggrek Dagu Jalan Anggrek Kuala Kapuas. Menurut Kabag Humas Setda Kapuas Drs M Hafizi kepada wartawan, Jumat (11/2) nantinya selain Bupati Kapuas, unsur muspida serta tokoh agama juga akan diundang pada kegiatan dimaksud. Bahkan pada kesempatan itu Bupati Kapuas juga berkenan memberikan bantuan untuk pengembangan Rumah Tahfidz yang ada di Kuala Kapuas. Sementara itu ditempat terpisah Ketua Panitia Ustaz Ahmad Masrul, S.Sos.I menambahkan kegiatan ini sangat cocok diikuti oleh para guru, dosen, mahasiswa dan praktisi pendidikan. “Jumlah peserta yang diperkirakan akan mengikuti pelatihan berjumlah 50 orang,” terang Masrul. Nantinya pembicara pada saat pelatihan akan menghadirkan Ustaz Darmawan yang merupakan General Manager Kampung Quran Darul Quran

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

57

Tangerang serta Ustaz Abdul Rohimo (Rektor Sekolah Tinggi Manajemen Komputer Darul Quran). Selain itu ada pula Ustaz Farid Wajdi MA dari Jakarta. Adapun materi yang akan dipaparkan mencakup The Miracle of Al Quran, Qurani Teacher dan Methode One Day One Ayat, Qurani Parent Membentuk Keluarga dibawah Naungan Al Quran serta Testimoni dan Konsultasi. Selain menggelar pelatihan, pihaknya juga akan membagikan santunan berupa bingkisan kepada 100 anak yatim. Bingkisan ini nantinya akan berisi perlengkapan sekolah ditambah buku dan DVD yang berasal dari produk PPPA Darul Quran. Sekedar diketahui PPPA merupakan Program Pembibitan dan Penghapal Al Quran dibawah pembinaan Ustaz Yusuf Mansur. Saat ini PPPA Darul Quran telah memiliki ratusan Rumah Tanfidz yang tersebar di seluruh Kalimantan. Bahkan di Kota Kuala Kapuas telah ada di Hotel Anggrek Daqu.

TINGKATKAN PERSATUAN ANTAR ULAMA,UMARA DAN UMAT
Sunday, February 13, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengajak , meningkatkan ukhuwah Islamiyah. Persatuan antara ulama , umara dan umat. Bila ada permasalahan agar dimusyawarahkan dengan sebaik-baiknya ,jangan menggunakan kekerasan, sebagaimana yang diajarkan Nabi Besar Muhammad SAW. Harapan itu disampaikan HM Mawardi saat menghadiri undangan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dari pengurus Masjid Jami Al Ikhlas Kelurahan Mandomai , Kecamatan Kapuas Barat, Sabtu (12/2) siang. Setiap tahun umat Islam yang cinta kepada Nabi Besar Muhammad SAW selalu memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW , baik itu di Kota,Kecamatan , Desa, dimana umat Islam berada, karena mencintai seorang manusia yang berakhlak mulia , memberi keteladanan dan kedamaian/rahamatil alamin. Maka sudah sepantasnya kita merasa bersyukur menjadi pengikut Nabi Besar Muhammad SAW. Untuk itulah dalam merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW mari kita tingkatkan keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah SWT, untuk menjalankan apa-apa yang disampaikan Nabi Muhaammad SAW . Mari meneladani junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW didalam kehidupan , yang menebarkan kasih sayang , mencintai kedamaian , keamanan dan terus menjaliin tali silaturrahmi, ajak HM Mawardi. “ Kalau kita terus menjalin tali silaturrahmi, Insya Allah Kabupaten Kapuas selalu dalam lindungan dan berkah dari Allah SWT ,ungkap HM Mawardi. Memperbanyak sedakah juga salah satu tauladan dari Nabi Besar Muhammad SAW yang patut ditiru. Dengan kita bersedakah akan membuka pintu rezeki dari Allah SWT, serta dapat mengentaskan kemiskinan diantara kita . “ Ayo kita sama-sama menjalankan ajaran Nabi Besar Muhammad SAW , diantaranya senang bersedakah dan melaksanakan Sholat lima waktu “ ajak HM Mawardi. Sementara itu KH Zainal Ilmi dari Martapura (Kalsel) dalam ceramahnya menyampaaikan sejarah singkat perjalanan kehidupan Nabi Besar Muhammad SAW. Sedangkan Dadi Aran atas nama pengurus serta jemaah Masjid Al Ikhlas menyampaikan terima kasih kepada Bupati HM Mawardi yang telah hadir memenuhi undangan kami, katanya. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi menyerahkan bantuan uang dari Pemerintah Kabupaten Kapuas sebesar Rp.7 juta dan dari pribadi HM Mawardi Rp.5 juta , untuk Masjid Al Ikhlas , diterima ketuanya

58

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Dadi Aran. Dihadiri Ketua MUI Kapuas KH Abdul Muthalib , Alim Ulama, Asisten III Drs Johansyah, Kepala SKPD Camat Kapuas Barat Drs Hidayatullah dan sejumlah kaum muslimin dan muslimat yang memenuhi ruangan Masjid.

JAGA KEHARMONISAN DALAM MASYARAKAT
Sunday, February 13, 2011
KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP ST mengajak agar tetap menjaga keharmonisan di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran agama yaitu hidup cinta kasih antara sesama dengan tidak mudah terprovokasi oleh issu-issu yang dapat menimbulkan konflik. Ajakan itu disampaikan Suraria Nahan pada acara Kebaktian Penyegaran Iman (KPI) dalam rangka Dies Natalis ke - 79 STT GKE Banjarmasin, di Gereja Shinta Kuala Kapuas, Sabtu (12/2) sore. Selain itu, tambah Suraria Nahan , diharapkan kepada gereja dan lembaga-lembaga keagamaan khususnya lembaga intelektual seperti STT GKE mampu mengembangkan pelayanan lintas budaya maupun lintas agama untuk menjawab tantangan hidup dalam masyarakat khususnya umat beragama. STT GKE Banjarmasin sebagai sebuah lembaga pendidikan yang mencetak dan mendidik tenaga pelayan di lingkup GKE yang saat ini telah berusia 79 tahun, dimana sebagai lembaga pendidikan selalu dituntut untuk mampu meningkatkan mutu pendidikan yang dihasilkan dan memberi kebanggaan bagi warga jemaat GKE. Diharapkan Wabup Suraria Nahan, lulusan STT GKE Banjarmasin adalah siswa – siswi atau calon hamba Tuhan akan mencetak lulusan yang benar-benar terpanggil untuk melayani, sehingga tidak ada lagi kesan bahwa orientasi seseorang memilih belajar dan lulus di STT GKE Banjarmasin hanya sebagai batu loncatan saja. Saya sangat mengapresiasi kegiatan Kebaktian Penyegaran Iman dalam bentuk ibadah kultural yang dilaksanakan pada saat ini, hal tersebut membuktikan bahwa STT GKE Banjarmasin mampu menjawab dan mengakomodir kearifan lokal dalam konteks kalimantan, sehingga melalui ibadah seperti ini budaya lokal diharapkan mampu menjebatani injil, ungkap Suraria Nahan. Wakil Bupati Suraria Nahan atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas mengucapkan selamat hari ulang tahun STT GKE Banjarmasin ke 79 dan terima kasih serta selamat dan sukses atas terselenggaranya Kebaktian Penyegaran Iman dalam bentuk Ibadah Kultural. semoga di dalam perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara dapat berjalan lebih baik di masa yang akan datang guna membangun hari esok yang lebih baik.

BUDAYAKAN GEMAR BERSEDEKAH
Sunday, February 13, 2011
KUALA KAPUAS – Mari kita bersama membudayakan gemar bersedekah untuk menggerakkan dan membangkitkan ekonomi umat . Jika mau sukses , mau dicukupkan rezeki oleh Allah SWT , maka kita harus membantu orang lain dengan bersedekah . Ajakan itu disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM saat membuka Pelatihan Guru Tahfidz se Kalteng dan Kalsel serta Program 100 bingkisan untuk anak yatim Kabupaten
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

59

Kapuas, di Hotel Anggrek Daqu, Minggu (13/2) pagi. Bupati HM Mawardi merasa senang dengan adanya kegiatan yang mendukung arah perbaikan masyarakat Indonesia utamanya di Kabupaten Kapuas ini. ‘’Kami mendukung sepenuhnya kegiatan seperti ini’’, terang HM Mawardi , yang hadir juga dalam lauching Hotel Anggrek Darul Qur’an (Daqu) Kapuas beberapa waktu lalu bersama Ust Yusuf Mansur. Guru Tahfidz sangat berperan dalam mendidik santri terutama dalam menciptakan metode pembelajaran yang dapat membantu santri dalam menghafal Al Qur’an. Harapan besar dari para guru, ulama, tokoh masyarakat dan orang tua wali santri yang telah menitipkan putra putrinya untuk belajar menghafal Al Qur’an. Pemberdayaan guru tahfidz sangat penting , melalui metode pengajaran, sistem dan menajemen rumah tahfidz . “Karena dengan metode one day one ayat kita dapat mendidik anak untuk menghafal Al Qur’an di rumah “ terang HM Mawardi. General Manager Kampung Qur’an Darul Qur’an Tangerang, Ustadz Darmawan Eko Setiadi mengutarakan , adanya dukungan serta sambutan yang baik dari masyarakat menjadikan PPPA Daarul Qur’an harus bersiap diri untuk lebih aktif lagi dalam program – programnya, termasuk program Rumah Tahfidz. Program Rumah Tahfidz sangat disambut antusias oleh masyarakat Indonesia tidak terkecuali masyakat Kalimantan yang nota benenya jauh dari Jakarta dimana PPPA Daqu berada. Menurut Ketua Panitia Ustadz Ahmad Masrul S Sos.I , kegiatan pelatihan berlangsung 2 hari, diikuti 33 orang peserta. “ Seyogyanya peserta dari Kaltim dan Kalbar akan ikut , karena ada kegiatan juga mereka tidak bisa hadir” , jelasnya . Tujuan Pelatihan Guru Tahfidz ini adalah untuk memberikan serta menjembatani bagi masyarakat yang ingin membuka Rumah Tahfidz, dalam hal proses pendirian, kegiatan belajar serta aktifitas yang dilakukan di Rumah Tahfidz. Sebelumnya di Kalimantan Tengah, baru ada satu Rumah Tahfidz yaitu di Hotel Anggrek Daqu Kapuas , dengan adanya kegiatan pelatihan Guru Tahfidz diharapkan akan semakin banyak rumah – rumah Tahfidz hadir di Kalimantan , sekarang ada 10 rumah Tahfidz hadir di Kalimantan Tengah, lanjut Ustadz Masrul. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi menyerahkan secara simbolis bingkisan untuk anak yatim, dan secara pribadi, HM Mawardi memberikan bantuan uang Rp.10 juta untuk Hotel Anggrek Daqu, diterima Koordinator /Direkturnya Ustadz Ahmad Masrul. Dihadiri Kepala Kementerian Agama Kapuas Drs H Mahli, Ketua MUI KH Abdul Mutahlib, Ketua FKUB Drs H Masyumi Rifai MAP, dan sejumlah undangan lainnya.

BNK SOSIALISASIKAN PROGRAM P4GN
Monday, February 14, 2011
KUALA KAPUAS – Membangun remaja bebas yang bebas dari penyalahgunaan narkoba harus didasarkan pada perencanaan terhadap karakteristik pengguna narkoba sekaligus tindakan yang melatarbelakanginya. Menurut sejumlah ahli, penyebab seseorang mengkonsumsi narkoba tidak hanya berasal dari keinginan sendiri tetapi juga berasal dari lingkungan sekitarnya. Demikian disampaikan oleh Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kapuas, Suraria Nahan saat membuka Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Perderan Gelap Narkoba (P4GN) di Kuala Kapuas, Senin (14/2) pagi di Gedung Gandang Garantung. Dikatakan Suran yang kesehariannya menjabat sebagai Wakil Bupati Kapuas bahwa remaja yang 60
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

menyalahgunakan narkoba sudah menjadi generasi yang rusak dan sulit dibenahi. Tubuhnya tidak lagi fit dan fresh untuk belajar dan bekerja membantu orang tua, sementara mentalnya telah dikotori oleh niat-niat burukburuk untuk mencari cara mendapatkan barang yang membuatnya kecanduan. Karekteristik pengguna narkoba biasanya adalah remaja-remaja yang “bermasalah” artinya memiliki beban mental/kejiwaan yang menurut mereka sangat berat dan sulit untuk ditanggung. Misalnya terlalu sering dimarahi orang tua, tidak disukai lingkungan, merasa bersalah karena orang tuanya bercerai, tidak mendapatkan kasih sayang, prestasi belajar jelek, merasa diremehkan teman yang membuat sakit hati, merasa kurang percaya diri dan sebagainya. Keinginan yang dasar ini sedikit banyak dipengaruhi oleh sedikitnya pengetahuan mereka tentang narkoba membuat mereka rapuh dan terjebak dalam lingkungan yang menghancurkan. “Ada tiga langkah penting untuk membangun remaja masa depan yang bebas narkoba. Pertama dalam lingkungan sekolah, kedua dalam lingkungan keluarga dan terakhir dalam lingkungan masyarakat,” terang Suran. Lebih lanjut dikatakan Badan Narkotika Kabupaten Kapuas sebagai pengelola dan penyalahgunaan program P4GN meningkatkan kerjasama dengan aparat terkait untuk penanggulangan, pencegahan dan penindakan yang tegas bagi penyalahgunaan narkoba serta para pengedarnya. (humas)

BNK SOSIALISASIKAN PROGRAM P4GN
Monday, February 14, 2011
KUALA KAPUAS – Membangun remaja bebas yang bebas dari penyalahgunaan narkoba harus didasarkan pada perencanaan terhadap karakteristik pengguna narkoba sekaligus tindakan yang melatarbelakanginya. Menurut sejumlah ahli, penyebab seseorang mengkonsumsi narkoba tidak hanya berasal dari keinginan sendiri tetapi juga berasal dari lingkungan sekitarnya. Demikian disampaikan oleh Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kapuas, Suraria Nahan saat membuka Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Perderan Gelap Narkoba (P4GN) di Kuala Kapuas, Senin (14/2) pagi di Gedung Gandang Garantung. Dikatakan Suran yang kesehariannya menjabat sebagai Wakil Bupati Kapuas bahwa remaja yang menyalahgunakan narkoba sudah menjadi generasi yang rusak dan sulit dibenahi. Tubuhnya tidak lagi fit dan fresh untuk belajar dan bekerja membantu orang tua, sementara mentalnya telah dikotori oleh niat-niat buruk-buruk untuk mencari cara mendapatkan barang yang membuatnya kecanduan. Karekteristik pengguna narkoba biasanya adalah remaja-remaja yang “bermasalah” artinya memiliki beban mental/kejiwaan yang menurut mereka sangat berat dan sulit untuk ditanggung. Misalnya terlalu sering dimarahi orang tua, tidak disukai lingkungan, merasa bersalah karena orang tuanya bercerai, tidak mendapatkan kasih sayang, prestasi belajar jelek, merasa diremehkan teman yang membuat sakit hati, merasa kurang percaya diri dan
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

61

sebagainya. Keinginan yang dasar ini sedikit banyak dipengaruhi oleh sedikitnya pengetahuan mereka tentang narkoba membuat mereka rapuh dan terjebak dalam lingkungan yang menghancurkan. “Ada tiga langkah penting untuk membangun remaja masa depan yang bebas narkoba. Pertama dalam lingkungan sekolah, kedua dalam lingkungan keluarga dan terakhir dalam lingkungan masyarakat,” terang Suran. Lebih lanjut dikatakan Badan Narkotika Kabupaten Kapuas sebagai pengelola dan penyalahgunaan program P4GN meningkatkan kerjasama dengan aparat terkait untuk penanggulangan, pencegahan dan penindakan yang tegas bagi penyalahgunaan narkoba serta para pengedarnya. (humas)

KODIM BUAT RENCANA PROGRAM KETAHANAN PANGAN
Monday, February 14, 2011
KUALA KAPUAS – Jajaran Kodim 1011/Klk pada tahun ini akan membuat program ketahanan pangan yang nantinya akan bekerjasama dengan petani serta investor. Untuk memantapkan program ini jajaran Kodim 1011/Klk menggelar ekspose rencana program dihadapan Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, Senin (14/2) pagi. Selain pejabat dari Pemkab Kapuas, pihak Kodim 1011/Klk juga mengundang pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kapuas, para petani serta tokohtokoh masyarakat. Nantinya dalam menjalankan program ini pihaknya akan bekerjasama dengan PT Cipta Indonesia Indah. Direktur Cipta Indonesia Indah, Ir Sugiato saat melakukan pemaparan menjelaskan nantinya tanaman pangan yang dibudidayakan adalah jagung. Rencana total lahan yang akan dikembangkan mencapai 127 hektare yang tersebar di dua kabupaten yakni Kapuas dan Pulang Pisau. “Untuk Pulang Pisau rencana dikembangkan di lahan seluas 26 hektare di 3 kecamatan dan Kabupaten Kapuas di 7 kecamatan dengan total luas lahan 101 hektare. Adapun jenis tamanan yang dikembangkan jagung hibrida,” terangnya. Ditempat yang sama Komandan Kodim 1011/Klk Letkol Win Mulyadi Purba menjelaskan rencana kegiatan program ketahanan pangan TA 2011 wilayah Kodim 1011/Klk. Tujuan sebagai pedoman bagi prajurit jajaran Kodim 1011/Klk dalam penyelanggaraan program ketahanan pangan. Sasaran yang ingin dicapai meningkatkan produksi pangan di daerah dalam penganekaragaman tanaman pangan dengan menggunakan varietas unggul. Kemudian meningkatkan kesejahteraan petani di daerah yang berdampak kepada ketahanan pangan secara nasional. Lalu meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat guna mendukung tugas pokok TNI AD dan Kodim 1011/Klk secara khusus. Terakhir sasaran yang ingin dicapai yakni tersedianya logistik wilayah yang memadai untuk kepentingan negara di masa perang. “Pelaksanaan program nantinya akan dipusatkan di Desa Batu Nindan Kecamatan Basarang dengan luas areal 10 hektare dan masing-masing Koramil 1011/Klk yang berkoordinasi dengan instansi terkait,” terangnya. Sementara itu Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan menyambut baik kegiatan yang akan dilakukan oleh Kodim 1011/Klk. Apalagi saat ini Kabupaten Kapuas dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Kabupaten Kapuas. Bahkan saat ini luas lahan untuk pertanian masih banyak tersedia, khususnya dilahan eks PLG. “Laksanakan program ini dengan baik agar berjalan sesuai dengan rencana. Ikuti pola tamam serta cara menanam yang baik khususnya dalam

62

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

melakukan budidaya tanaman jagung,” tukasnya. (*)

RIBUAN UMAT MUSLIM PADATI BUKIT NGALANGKANG
Tuesday, February 15, 2011
KUALA KAPUAS - Ribuan umat muslim dari berbagai penjuru Kota Kuala Kapuas memadati Lapangan Bukit Ngalangkang, Senin (14/2) malam. Mereka yang mulai berdatangan selepas Salat Isya guna menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1432 Hijriah. Apalagi panitia pelaksana mendatangkan kiai kondang asal Kalsel KH Bahran Jamil. Kegiatan ini selain dihadiri oleh Bupati Kapuas HM Mawardi juga dihadiri pula oleh tokoh-tokoh agama seperti Ketua MUI KH Abdul Muthalib, sejumlah Unsur Muspida serta Kepala SKPD. Ketua Panitia Pelaksana Aliansyah Noor dalam laporannya menyebutkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan kerjasama dari beberapa organisasi. Organisasi itu adalah Persatuan Keluarga Banjar (PERKEBAN), Paguyuban Sasano Karyo dan Paguyuban Lembut Kuring. Kemudian dari Front Pembela Islam (FPI) serta dukungan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Panitia Hari-Hari Besar Agama Islam (PHBI) serta Pemkab Kapuas. “Tema peringatan Maulid kali ini adalah Dengan Maulid Nabi Muhammad SAW Kita Tingkatkan Silahturahmi Umat Menuju Masyarakat Kapuas Madani,” kata Alianyah yang juga dipercaya sebagai Ketua PERKEBAN Kapuas ini. Bupati Kapuas HM Mawardi saat memberikan sambutan menjelaskan peringatan ini sebagai ungkapan penghormatan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai Rasul Allah yang terakhir dan membawa risalah universal bagi umat manusia. Pada kesempatan itu Bupati juga mengajak umat muslim yang mamadati Lapangan Bukit Ngalangkang untuk selalu bersalawat dan menhaturkan salam untuk junjungan Nabi Muhammad SAW, keluarga dan seluruh pengikut Nabi Muhammad. “Semoga kita yang hadir di lapangan ini mampu secara konsisten dan konsekwen, mempunyai tekad serata komitmen yang sama untuk selalu berupaya secara maksimal untuk menjadi ummat Nabi Muhammad SAW yang patuh lagi setia, hingga akhir hanyat,” terang Mawardi. Sementara itu penceramah KH Bahran Jamil mengungkapkan Nabi Muhammad adalah contoh yang terbaik bagi umat manusia. Makda dari itu dia mengajak kaum muslimin untuk meneladani kehidupan Nabi Muhammad. Bahkan KH Bahran Jamil juga menjelaskan peringatan Maulid Nabi Muhammd SAW merupakan peringatan kelahiran sosok Nabi sekaligus Rasul Terakhir yang membawa rahmat secara universal. Selain itu KH Bahran Jamil juga berpesan kepada umat muslim untuk memperbanyak perbuatan kebajikan. Salah cara dengan memberikan sedekah atau bantuan kepada orang yang memerlukan. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

63

RIBUAN UMAT MUSLIM PADATI BUKIT NGALANGKANG
Tuesday, February 15, 2011
KUALA KAPUAS - Ribuan umat muslim dari berbagai penjuru Kota Kuala Kapuas memadati Lapangan Bukit Ngalangkang, Senin (14/2) malam. Mereka yang mulai berdatangan selepas Salat Isya guna menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1432 Hijriah. Apalagi panitia pelaksana mendatangkan kiai kondang asal Kalsel KH Bahran Jamil. Kegiatan ini selain dihadiri oleh Bupati Kapuas HM Mawardi juga dihadiri pula oleh tokoh-tokoh agama seperti Ketua MUI KH Abdul Muthalib, sejumlah Unsur Muspida serta Kepala SKPD. Ketua Panitia Pelaksana Aliansyah Noor dalam laporannya menyebutkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan kerjasama dari beberapa organisasi. Organisasi itu adalah Persatuan Keluarga Banjar (PERKEBAN), Paguyuban Sasano Karyo dan Paguyuban Lembut Kuring. Kemudian dari Front Pembela Islam (FPI) serta dukungan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Panitia Hari-Hari Besar Agama Islam (PHBI) serta Pemkab Kapuas. “Tema peringatan Maulid kali ini adalah Dengan Maulid Nabi Muhammad SAW Kita Tingkatkan Silahturahmi Umat Menuju Masyarakat Kapuas Madani,” kata Alianyah yang juga dipercaya sebagai Ketua PERKEBAN Kapuas ini. Bupati Kapuas HM Mawardi saat memberikan sambutan menjelaskan peringatan ini sebagai ungkapan penghormatan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai Rasul Allah yang terakhir dan membawa risalah universal bagi umat manusia. Pada kesempatan itu Bupati juga mengajak umat muslim yang mamadati Lapangan Bukit Ngalangkang untuk selalu bersalawat dan menhaturkan salam untuk junjungan Nabi Muhammad SAW, keluarga dan seluruh pengikut Nabi Muhammad. “Semoga kita yang hadir di lapangan ini mampu secara konsisten dan konsekwen, mempunyai tekad serata komitmen yang sama untuk selalu berupaya secara maksimal untuk menjadi ummat Nabi Muhammad SAW yang patuh lagi setia, hingga akhir hanyat,” terang Mawardi. Sementara itu penceramah KH Bahran Jamil mengungkapkan Nabi Muhammad adalah contoh yang terbaik bagi umat manusia. Makda dari itu dia mengajak kaum muslimin untuk meneladani kehidupan Nabi Muhammad. Bahkan KH Bahran Jamil juga menjelaskan peringatan Maulid Nabi Muhammd SAW merupakan peringatan kelahiran sosok Nabi sekaligus Rasul Terakhir yang membawa rahmat secara universal. Selain itu KH Bahran Jamil juga berpesan kepada umat muslim untuk memperbanyak perbuatan kebajikan. Salah cara dengan memberikan sedekah atau bantuan kepada orang yang memerlukan. (humas)

64

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

KAPUAS JUARA I TARI KOTEMPORER SE KALIMANTAN
Tuesday, February 15, 2011
KUALA KAPUAS – Kabupaten Kapuas yang diwakili Sanggar Tari Riak Nyalong berhasil menjadi juara terbaik pertama lomba Tari Kotemporer se Kalimantan dan terbaik penata rias dan busana , di anjang Lanjong Art Festival 2011. Lonjong Art Festival merupakan agenda tahunan , yang telah memasuki tahun kedua, berlangsung Tanggal 5 – 13 Februari 2011 di Gedung Aulia Sport, Kutai Kartanegara Tenggarong , Kalimantan Timur. Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas yang juga pembina Sanggar Tari Riak Nyalong Hj Aliyah Mawardi, menyaksikan serta memberikan dukungan langsung saat Sanggar Tari Riak Nyalong tampil di Kaltim. Dikatakan Hj Aliyah Mawardi, Sanggar Tari Riak Nyalong di pimpinan Ragus Rumbang, S. Pd, M. Pd, penata tari Meironi dan Penata Busana Agus Timbang, SE serta serta dikukung 17 orang anggota yang ikut mewakili Kabupaten Kapuas dalam ajang tahunan ini. Menurut Ragus Rumbang , tari yang ditampilkan saat itu berjudul "Luntung Batuah". Luntung dalam bahasa dayak ngaju sama dengan Lanjong. Batuah artinya berejeki. Luntung terbuat dari rotan dianyam sedemikian rupa dan diberi motif Kalteng. Luntung sangat berarti buat masyarakat Kalteng. Penampilan Sanggar Tari Riak Nyalong mampu memukau ribuan penonton yang hadir saat itu, jelas Ragus Rumbang. Tim Juri pada kegiatan Lanjong Art Festival 2011, Rianto (Jakarta), Natsuki Hayashi (Jepang), Nicole Legette (Chicago Amerika Serikat), serta Fitri Setyaningsih (Jogjakarta). Ragus Rumbang atas nama Sanggar Tari Riak Nyalong mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Ketua TP PKK Kapuas Hj Aliyah Mawardi selaku pembina , dan para dunator yang telah bayak membatu.

GEREJA DITUNTUT BERPERAN MEMBANGUN KEHIDUPAN MASYARAKAT
Thursday, February 17, 2011
KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten Kapuas menyambut baik kegiatan-kegiatan pembinaan rohani yang terus menerus dilaksanakan oleh berbagai gereja di Kabupaten Kapuas. Sehingga diharapkan adanya peningkatan keimanan dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, semoga dimasa yang akan datang akan hadir generasi penerus yang memiliki sumber daya manusia dan sumber daya rohani yang berkualitas. Demikian dikatakan Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan saat
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

65

membuka Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dan seminar yang digelar di Gedung Manggatang Tarung, Rabu (16/2) sore. Bahkan pada kesempatan itu Wabup menghimbau agar seluruh umat Kristiani memberikan kesaksian dalam hidupnya apa yang benar menurut perintah Tuhan dengan cara membangun pribadi yang berkualitas dan bermartabat baik secara rohani maupun secara sosiokultural. Dalam hal ini, gereja dituntut berperan aktif dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik pembinaan iman sangat diperlukan agar masyarakat terhindar dari penyakit sosial seperti narkoba, seks bebas, minuman keras, judi yang tentunya akan merugikan masyarakat itu sendiri. Sehingga tujuan menuju Kapuas yang AMANAH (aman, maju, mandiri, sejahtera dan tangguh) dapat terwujud melalui pembangunan sumber daya manusia dan rohani. Sebagaimana diketahui bersama bahwa dalam bulan ini di tanah air ada peristiwa yang sungguh memprihatinkan. Dimana kerukunan atau toleransi anta umat beragama saat ini terganggu dengan adanya pihak-pihak yang memaksakan kehendaknya dengan melakukan tindakan anarkis. Akibatnya ada sejumlah fasilitas rumah ibadah yang rusak dan bahkan jatuhnya korban jiwa seperti yang terjadi di Pandeglang dan Temanggung. “Sungguh memprihatinkan kejadian itu. Padahal kita tahu semua agama apapun yang diakui di negara ini semuanya mengajarkan tentang hidup damai dan kasih kepada sesama, tidak ada yang mengajarkan kekerasan dan tindakan main hakin sendiri apalagi sampai menganiaya dan bahkan menghilangkan nyama sesamanya,” kata Suran. Untuk itu, sepatutnya kita bersyukur bahwa kehidupan umat beragama di Kabupaten Kapuas, selain menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran agama juga menghargai perbedaan kenyakinan. Hal ini dapat terjaga dengan baik sebagaimana falsafah Bhineka Tunggal Ika yakni berbeda-beda namun tetap satu jua. Dimana nilai-nilai luhur budaya bangsa yang juga sejalan dengan falsafah masyarakat Dayak di Kalteng yakni Huma Betang. Oleh sebab itu seminar dan KKR ini sangatlah bermanfaat dan relevan karena merupakan suatu upaya untuk merefleksi sikat sebagai manusia makluk ciptaan Tuhan yang lemah. Adanya kesadaran sebagian untuk meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan KKR dan seminar ini perlu mendapat perhatian dan dukungan dari seluruh umat Kristiani di Kabupaten Kapuas. Apalah artinya segala kenikmatan yang ditawarkan di dunia ini, bila akhirnya jiwa kita akan binasa sebab kita tidak memperoleh keselamatan di dalam hidup kita sekarang dan akan datang. Oleh sebab itu marilah kita kembali ke nats Alkitab yang berbunyi “Carilah Dulu Kerjaan Allah Maka Segala Sesuatu Akan Ditambahkan Kepadamu”. Dengan mengutamakan kerajaan Allah, maka disanalah akan mendapatkan damai sejahtera, suka cita dan hidup yang kekal. Kegiatan ini menghadirkan pembicara Pendeta Yakobus Karman dan Ev. Fendi (Jakarta) serta tim musik Terang Ministry dari Jakarta. Pendeta Yakobus Karman adalah hamba Tuhan yang pernah mengalami sakit kanker kelenjar getah bening dan di vonis mati olah dokter. Namun karena pertolongan Tuhan, sekarang sembuh dan memiliki karunia pelepasan dan kesembuhan. (humas)

MUSRENBANG KECAMATAN MULAI DIBAHAS
Thursday, February 17, 2011
KUALA KAPUAS – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan se Kabupaten Kapuas mulai dilaksanakan selama enam hari. Sesuai jadwal kegiatan Musrenbang dilaksanakan di 12 kecamatan mulai tanggal 16 hingga 22 Februari 2011. Mulai tanggal 16 hingga 17 Februari 2011 pra musrenbang dan musrenbang dilakukan di Kecamatan Selat, Basarang, Kapuas Hilir dan Timpah. Lalu tanggal 18-19 Feruari 2011 di Kecamatan Pulau Petak, Kapuas Barat, Kapuas Timur dan Kapuas Tengah. Kemudian tanggal 20 hingga 22 Februari 2011 di Kecamatan Kapuas Murung, Mantangai, Kapuas Kuala dan Kapuas Hulu. Sedangkan untuk lima kecamatan 66
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

yang baru dimekarkan, kegiatan musrenbang mengikuti kecamatan induk. Pada saat pembukaan Musrenbang di Kecamatan Basarang , Kamis (17/2) pagi tampak hadir Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP ST, Anggota DPRD Kapuas Dapil IV Algrin G, S.Hut, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Drs I Gde Oka Ariawan dan Kepala SKPD. Sementara di Kecamatan Kapuas Hilir Musrenbang dibuka Asisiten Admistrasi Umum Drs Johansyah , dihadiri Ketua DPRD Robert L Gerung, serta Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Teras Suhin. Selain itu tampak pula sejumlah pejabat setingat eselon III dari SKPD, teknis pelaksana kegiatan. Kemudian tak ketinggalan sejumlah anggota dewan dari Dapil III dan IV turut serta hadir pada saat Musrenbang yang digelar di Kantor Kecamatan Basarang dan Kapuas Hilir. Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Bupati Suraria Nahan menjelaskan sebagaimana diketahui bersama musrenbang kecamatan merupakan forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan desa/kelurahan. Hal ini untuk diintegrasikan dengan prioritas pembangunan kabupaten dan sebagai bagian dari tahapan proses penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) kabupaten yang merupakan rencana tahunan dan bagian dari siklus perencanaan dan penganggaran setiap tahun anggaran. Musrenbang kecamatan nantinya akan menghasilkan dokumen rencana kerja yang akan dibiayai kecamatan yang bersumber dari APBD kabupaten dan sumber lainnya seperti PNPM, patisipasi masyarakat, dunia usaha/swata pada tahun 2012. Kemudian daftar kegiatan prioritas yang akan dilaksanakan melalui SKPD atau gabungan SKPD Kabupaten

BUPATI HARI INI GELAR WELCOME FARTY HARI PERS NASIONAL
Thursday, February 17, 2011
KUALA KAPUAS – Berkaitan dengan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke 65 Tingkat Provinsi Kalteng, maka Bupati Kapuas HM Mawardi, pada hari ini Jumat (18/2) malam akan menggelar welcome farty. Kegiatan ini akan mengambil tempat di Rujab Bupati Kapuas. Menurut Kabag Humas dan Protokol Setda Kapuas Drs Hafizi, disamping kegiatan tersebut diatas, juga akan digelar seminar pada Jumat (18/2) di Aula Bappeda. Nantinya Bupati akan menjadi pembicara dengan menyampaikan paparan tentang Kapuas Menuju Lumbung Padi Nasional. “Kegiatan ini bakal dihadiri Ketua Umum PWI Pusat Margiono yang juga menjadi pembicara pada kegiatan seminar,” terang Hafizi yang sebagai Pimpinan Redaksi Majalah Amanah. Sementara itu untuk kegiatan pada hari Sabtu (19/2) akan dilaksanakan senam bersama dan penanaman pohon. Kegiatan

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

67

bertempat di Kantor PWI Perwakilan Kapuas Jalan Maluku. “Bupati juga akan melihat acara pameran foto hasil para karya jurnalistik dan foto pembangunan Kabupaten Kapuas,” ungkap pria berkacama ini. Acara puncak HPN akan dilaksanakan di Gedung Manggatang Tarung pukul 09.00 WIB. Dirinya optimis rangkaian kegiatan ini akan bias berjalan dengan baik. Sebab, panitia pelaksana dalam hal ini anggota PWI selalu berkoordinasi dengan Pemkab Kapuas dalam hal Bagian Humas dan Protokol Setda Kapuas.

KAMIS , SK CPNS DIBAGIKAN
Friday, February 18, 2011
KUALA KAPUAS – Surat Keputusan (SK) pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Daerah Kabupaten Kapuas formasi Tahun 2010 dari pelamar umum yang telah lulus seleksi dan ditetapkan Nomor Induk Pegawai (NIP) , hari Kamis Tanggal 24 Februari 2011 dibagikan Menurut rencana SK pengangkatan CPNS itu akan diserahkan lansung secara simbolis oleh Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM ,sekaligus memberikan pembekalan/pengarahan Demikian disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Kapuas, Suhardjono, SH, Kamis (17/2) diruang kerjaanya. Sebelum penyerahan SK pengangakatan kepada 247 orang CPNS , juga akan di laksanakan pembekalan/pengarahan selama tiga hari, 21 23 Februari 2011 di Aula Kantor Bupati Kapuas , jalan Pemuda KM 5,5 Kuala Kapuas , dimulai pukul 08.30 WIB. Selanjutnya Suhadjono mengingatkan, kepada para CPNS yang mengikuti pembekalan/pengarahan agar mengenakan pakaian kemeja lengan panjang warna putih dan bawahan (celana/rok) warna hitam serta sepatu warna hitam dan menggunakan dasi warna hitam. Peserta pembekalan agar melaporkan diri kepada panitia pada BKPPD Kabupaten Kapuas jalan Patih Rumbih Kuala Kapuas , hari Sabtu 19 Februari 2011 pukul 08.00 WIB s/d 12.00 WIB dan hari Minggu 20 Ferbruari 2011 pada pukul yang sama, terang Suhardjono. Peserta diwajibkan mengikuti Apel pagi di Halaman Kantor Bupati kapuas pada hari Senin 21 Februari 2011, pukul 06.30 WIB sudah berada di tempat, dengan pakaian sebagaimana yang telah ditentukan tersebut . Selain Bupati HM Mawardi, pemebekalan/pengarahaan juga akan disampaikan oleh Sekda Kapuas, Asisten Administarsi Umum, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala BKPPD , Ketua Korpri, Kepala Badan Kesbang Polinmas, dan Kabag Keuangan Setda Kapuas, jelas Suhardjono.

PERS DIHARAPKAN DUKUNG KAPUAS SEBAGAI LUMBUNG PADI NASIONAL
Saturday, February 19, 2011
KUALA KAPUAS - Untuk mewujudkan Kabupaten Kapuas sebagai lumbung padi nasional , dukungan pers sangat diharapkan termasuk perguruan tinggi/lembaga penelitian khususnya fakultas pertanian , dunia swasta, dan dukungan pemangku 68
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

kepentingan lainnya Pers diharapkan mampu memberikan kontribusi yang positif terhadap pemberitaan disektor pertanian baik melalui media cetak maupun elektronik. Harapan itu disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dalam paparannya sebagai nara sumber pada Seminar Sehari Hari Pers Nasional (HPN) 2011 dan HUT Ke-65 PWI Tingkat Propinsi Kalteng, di Aula Bappeda Kuala Kapuas, Jum’at (18/2) sore. Pada seminar tersebut HM Mawardi menyampaikan paparan tentang “ Kabupaten Kapuas Menuju Lumbung Padi Nasional “. Diutarakan HM Mawardi, Potensi lahan yang tersedia untuk pengembangan pertanian tersebar luas di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas. Selanjutnya dikatakan HM Mawardi, sejak lama Kabupaten Kapauas di kenal sebagai penghasil padi, karena di Kabupaten inilah persawahan pasang surut yang terluas di Proovinsi. Kabupaten Kapuas dalam pelaksanaan pembangunan pertanian tanaman pangan memberikan kontribusi sebesar 52 persen terhadap produksi padi di Kalimantan Tengah, sehingga memiliki peran sebagai lumbung pangan Kalimantan Tengah. Keberhasilan dalam sektor tanaman pangan khususnya padi terlihat dari pencapaian produksi setiap tahun yang terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2009, terang HM Mawardi, realisasi sasaran mencapai 106 persen, yaitu dari sasaran produksi 300 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG) dapat terealisasi 318 ribu ton lebih GKG atau setara dengan 200.455 ton beras. Peningkatan Produksi berhasil dan mengalami surplus , karena mampu memenuhi kebutuhan beras di Kabupaten Kapuas. Peluang kedepan, masih tersedianya potensi untuk pengembangan, Masih belum termanfatkannya lahan secara optimal . Produkstivitas lahan masih memungkinkan untuk ditingkatkan. Upaya-upaya yang telah dan sedang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kapuas , tambah HM Mawardi, antara lain, penataan infrastruktur lahan dan air secara bertahap. Kerjasama dengan perguruan tinggi . Bantuan sarana produksi, alat mesin pertanian dan bantuan peningkatan modal. Seminar diikuti Pengurus PWI Pusat, Cabang dan perwakilan se kalimantan Tengah , Kepala SKPD , pemuda dan tokoh masyarakat. Seminar mengangkat tema “ Peran Pers Dalam Mensinergikan Pembangunan Daerah “ Sementara itu pada acara welcome party di Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Jum’at (18/2) malam, HM Mawardi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PWI Kalteng untuk mengelar peringatan HPN dan HUT PWI Tingkat Prov.Kalteng di Kabupaten Kapuas. “ Terima kasih kepada insan pers atas segala dukungan , kritik dan saran yang konstruktif ,yang telah diberikan untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Kapuas“ , ungkap HM Mawardi. “ Biasanya wartawan lebih dulu mengetahui informasi , seperti saat robohnya salah satu bangunan Sekolah Dasar di Kelurahan Pulau Kupang beberapa waktu yang lalu , saya baru mengetahuinya setelah membaca koran ,inilah salah satu contoh yang membantu saya “ , kata HM Mawardi. Ditambahkannya,peran Pers sungguh sangat membantu dalam memajukan pembangunan dan mencerdaskan masyarakat . Malam wecome party berlangsung penuh keakaraban dan kekeluargaan. Dihadiri Unsur Muspida, kepala SKPD dan sejumlah insan pers dari pusat, cabang dan perwakilan se Kalteng.

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

69

BUPATI HM MAWARDI TERIMA PENA EMAS PWI
Saturday, February 19, 2011
KUALA KAPUAS – Sebagai bentuk penghargaan karena dinilai mempunyai andil terhadap perkembangan Pers di Kalimantan Tengah selama ini, Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM menerima Pena Emas dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Pena emas tersebut disematkan langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat H Margiono , pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT Ke-65 PWI , Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala kapuas, Sabtu (19/2). Kabupaten Kapuas merupakan Kabupaten pertama yang menyelenggarakan peringatan HPN dan HUT PWI tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Tema yang peringatan HPN tahun ini “ Kemerdekaan Pers Dari dan Untuk Rakyat “ Pada kesempatan itu Ketua Umum PWI Pusat Margiono mengutarakan , kalau melihat kondisi georafis dan suasananya , Kuala Kapuas sudah cocok menjadi Kota. “ jalan-jalannya juga sudah bagus, bersih dan enak, jadi kalau NusaTenggara Timur saja bisa menjadi tuan rumah HPN , Kapuas juga pasti bisa dan lebih bagus dari pada disana, ungkap Margiono. Atas nama pengurus PWI pusat dan pantia HPN, Margiono menyampaikan aprersiasi dan penghargaan yang tinggi kepada pimpinan lembaga Pemprov Kalteng , Pemkab Kapuas serta masyarakatnya yang selama ini telah memberikan dukungan bagi perkembangan pers nasional. Pada kesempatan yang sama, Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM menyatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Kapuas telah berusaha untuk selalu terbuka dengan rekan-rekan pers. Hal ini dapat dilihat dari terbukanya pintu birokrasi bagi rekan-rekan pers dalam mencari atau menggalu informasi tentang pembangunan atau kendala yang dihadapi. Perlu diketahui, kata HM Mawardi, Pemerintah Kabupaen Kapuas telah membuka informasi yang berkaitan dengan kegiatan Pemerintah Daerah. Hal itu dapat terlihat dari adanya Majalah Amanah yang diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas. Selain itu Pemerintah kabupaten Kapuas juga telah memiliki website resmi yang dapat diakses melalui situswww.kapuaskab.go.id. Website ini berisi tentang kegiatan –kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Pada peringatan HPN ini , “saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada insan pers atas segala dukungan , kritik , dan saran yang konstruktif , yang telah diberikan kepada saya “ ungkap HM Mawardi. Saya menyimak dengan sungguh-sungguh, kata HM Mawardi, apa yang disajikan oleh pers, terhadap semua langkah kebijakan yang diambil oleh peerintah . Semua itu menjadi bahan pertimbangan bagi saya untuk melakukan koreksi, perbaikan, atau meneruskan langkah-langkah yang saya anggap akan membawa manfaat bagi daerah ini, terang HM Mawardi. Hadir pada kesempatan itu Wakil Gubernur Kalteng Ir H Achmad Diran, Kajati Muhammad Jusuf, SH MH, Kapolda Brigjen Damianus Jackie, Unsur Muspda Kapuas, Kepala SKPD , Pengurus PWI Cabang dan Perwakilan se Kalimantan Tengah serta sejumlah insan pers lainnya.

70

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

PELABUHAN BATANJUNG MEMPERCEPAT KEMAJUAN PEMBANGUNAN
Sunday, February 20, 2011
KUALA KAPUAS – Pembangunan pelabuhan laut di Batanjung Kecamatan Kapuas Kuala akan mempercepat kemajuan pembangunan di Kabupaten Kapuas . Pada tahun 2010 sudah dilakukan pembayaran pembebasan lahan . “ Insya Allah kalau tahun 2013 atau 2014 pembangunan pelabuhan laut Batanjung sudah selesai, maka daerah kita ini semakin bertambah maju” ungkap HM Mawardi. Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengungkapkan itu saat menghadiri undangan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, dilaksanakan Majelis Taklim Al Ma’rifah di Desa Tamban Baru Timur Kecamatan Tamban Catur, Minggu (20/2). Program-program pembangunan yang sudah selasai dibangun, seperti sumur bor , diharapkan HM Mawardi agar masyarakat sama-sama menjaga dan mepeliharanya dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan dengan waktu lebih lama , karena ini merupakan kepentingan kita bersama. Air merupakan kebutuhan penting bagi kehidupan. “Juga untuk program pembangunan di sektor perikanan dan peternakan serta program lainnya” harap HM Mawardi. Disamping menghadiri undangan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ,kata HM Mawardi , ia beserta kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas ingin melihat langsung pembangunan yang telah dan sedang dilaksanakan di Desa ini . HM Mawardi mengajak kepada umat muslim agar terus menjaga persaudaraan , dan kerukunan antara umat bergama serta mendukung Pemerintah dalam melaksanakan pembangunan menuju Kapuas yang Amanah (Aman, Maju Mandiri , Sejahtera dan Tangguh). “ Mari kita meneladani sifat Nabi Besar Muhammad SAW yang berakhlaq mulia “ , ajak HM Mawardi. Pada kesempatan yang sama , penceramah Habib Anwar dari Kaltim mengajak umat muslim agar mendukung program – program pembangunan yang di laksanakan Pemerintah dalam rangka mensejahterakan masyarakat. “ Perilaku kehidupan Nabi Besar Muhammad SAW sebagai suri tauladan bagi umat Islam” terang Habib Anwar. Habib juga menguraikan tentang riwayat kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW. Kedatangan Bupati HM Mawardi di Desa Tamban Baru Timur disambut penuh kekeluargaan oleh Pimpinan Majelis Taklim Al Ma’rifah, KH Asri dan sejumlah kaum muslimin yang hadir saat itu . Selesai menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW , HM Mawardi meninjau pembangunan sumur bor di Desa setempat. Turut mendampingi Bupati , Kasdim 1011/KLK Mayor Inf Cecep WM, Asisten III Drs Johansyah, Ketua MUI KH Abdul Muthalib, Ketua Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) Drs H Masyumi Rifai MAP, para ulama , sejumlah Kepala SKPD , Camat Tamban Catur Joni Susilo AP Msi dan Sekcam Yan Safriansyah S STP MSi.

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

71

247 CPNS TERIMA SK
Monday, February 21, 2011
KUALA KAPUAS – Sebanyak 247 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Daerah Kabupaten Kapuas formasi 2010 menerima Surat Ketutusan (SK) pengangkatan sebagai CPNS. SK pegangkatan CPNS tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM , di Aula Kantor Bupati Kapuas, Senin (21/2), disaksikan Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl ATP ST, Sekda Drs H Nurul Edy Msi, Staf Ahli Bupati, Para Asisten dan sejumlah Kepala SKPD. Dalam pengarahanya HM Mawardi mengingatkan, sebagai CPNS agar benar-benar bersikap selaras, serasi dan seimbang antara hak dan kewajiban, tingkatkan disiplin , bekerjalah dengan cerdas, profesioal dan bertanggung jawab. “ Mengabdilah dan dharma baktikan ilmu pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan yang dimiliki dengan tulus dan ihlas bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kapuas” harap HM Mawardi. Cintailah perkerjaan atau tugas dimana CPNS ditempatkan atau ditugaskan. Sebab dengan mencitai pekerjaa atau tugas, maka semua akan menjadi mudah dan ringan serta tidak akan menjadi beban yang mungkin tidak bisa dilaksanakan. Lebih lanjut HM Mawardi mengatakan, guna pemerataan pelayanan kepada masyarakat di daerahdaerah bagian hulu atau non pasang surut, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan dan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik kualitas, intelektual , keimanan dan moral serta derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, maka keberadaan saudara CPNS sangat diperlukan oleh masyarakat disana. Demikian juga bagi yang bertugas di daerah bagian hilir atau non pasang surut . Oleh karena itu , HM Mawardi menegaskan , tidak diperkenankan untuk pindah atau mutasi tempat tugas dalam waktu sekurang-kurangnya lima tahun setelah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), itupun jika terdapat alasan-alasan yang dapat dipertanggung jawabkan atau memungkinkan dan ada pengantinya. Menurut Sekda Drs H Nurul Edy Msi, dari 247 orang CPNS , untuk golongan III sebanyak 153 orang dan golongan II 94 orang. Dengaan perincian, tenaga pendidikan 111 orang, tenaga kesehatan 74 orang , dan tenaga tehnis 62 orang. Disamping peyerahaan SK pegangkatan CPNS secara simbolis , juga dilaksanaka kegiatan pembekalan/pengarahan selama tiga hari, tanggal 21-s/d 23 Februari 2011.

MUSRENBANG MENGHASILKAN KEGIATAN PRIORITAS
Tuesday, February 22, 2011
KUALA KAPUAS – Hasil kesepakatan yang sudah dibahas secara intensif antara jajaran SKPD terkait dengan unsur Kecamatan, Desa/Kelurahan pada kegiatan Pra Musrenbang Kecamatan dan dilanjutkan pada Musrenbang benar-benar dapat menghasilkan usulan kegiatan prioritas masyarakat. Demikian sambutan tertulis Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dibacakan Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl ATP ST pada pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mantangai, Selasa (22/2). Bupati 72
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

minta kepada SKPD Kabupaten Kapuas terkait , Camat dan seluruh jajaran beserta Kades dan Lurah agar konsisten dan komitmen terhadap yang telah kesepakati yang merupakan bagian dari berita acara Musrenbang serta lampiran usulan kegiatan prioritas Kecamatan sebagai pegangan semua pihak untuk dibahas pada tahap selanjutnya . Karena kalau dilihat dari pendekatan perencanaan atas bawah dan bawah atas maka Musrenbang Kecamatanlah yang merupakan pintu utama untuk membahas dan menyepakati progam prioritas Kecamatan. Pada forum ini keterlibatan pemangku kepentingan di tingkat bawah sangat inten dan berbeda dengan forum gabungan SKPD dan Musrenbang Kabupaten yang hanya dihadiri oleh sebagian kecil perwakilan Kecamatan. Secara khusus HM Mawardi minta dukungan dari semua fasilitator Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Kecamatan untuk mengawal kesepakatan pembiayaan program/kegatan khususnya usulan yang akan dibiayai melalui kegiatan PNPM agar konsisten mengakomodir usulan kegiatan tersebut dalam tahapan dan proses penyusunan rencana program/kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2011 ini. Sehingga dapat terintegrasi dengan baik dalam rencana kerja Kecamatan dan merupakan bagian dari upaya mengatasi isu dan masalah strategis pembangunan Kecamatan.. Lebih lanjut Bupati mengatakan,konsep ekonomi kerakyatan dikembangkan sebagai upaya untuk lebih mengedepankan masyarakat dengan kata lain konsep ekonomi kerakyatan dilakukan sebagai sebuah konsep untuk membangun dengan lebih mengutamakan kesejahteraan. Oleh karena itu Bupati HM Mawardi minta, kepada semua Camat, Kepala Desa dan Lurah untuk secara aktif mendorong dan mengkoordinasikan pengembangan usaha-usaha ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi wilayah masing-masing yang sudah ada dikelola oleh masyarakat serta mengoptimalkan peran usaha mikro , kecil dan menengah atau koperasi. Pada kesempatan yang sama Camat Mantangai Drs Mohamad Nuch menjelaskan , Pra Musrenbang telah menetapkan hasil skala prioritas, yaitu, bidang fisik, sarana prasarana sebanyak 59 usulan kegiatan. Bidang ekonomi 18. Bidang sosial budaya 30 usulan. Bidang UPTD dan SKPD Kecamatan Mantangai 30 usulan. SMA Negeri 1 Mantangai 2 usulan dan melalui PNPM Mandiri Pedesaan 43 usulan kegiatan. Musrenbang itu dipimpin langsung Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan . Diikuti anggota DPRD Kapuas Daerah Pemilihan IV, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Drs Oka Ariawan, Asisten II Drs H Zahirsyah Rofieq S Hut, Kepala SKPD, Unsur Tripika, SKPD Tingkat Kecamatan, Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Tokoh Masyarakat.

MARI HARGAI DAN HORMATI ANTARA SESAMA
Tuesday, February 22, 2011
KUALA KAPUAS – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat menimbulkan rasa kebersamaan, hubungan harmonis antara ulama, umara dan umat. Kemudian saling harga menghargai, hormat menghormati antara sesama. Demikian diungkapkan Bupati Kapuas HM Mawardi saat memberikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Darul Muttaqin Jalan A. Yani, Senin (21/2)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

73

malam. Menurutnya tujuan pokok acara Maulid ini untuk memperkokoh iman dan taqwa, seraya memotivasi untuk senantiasa mentauladani Baginda Rasulullah SAW. “Nabi Muhammad memiliki pribadi dan akhlak paling mulia dari segala aspek kehidupan. Sebagimana terukir dalam sejarah. Bahkan Beliau adalah seorang suami dan Beliau paling baik terhadap isteri, pernah jadi pedagang, pedagang yang jujur dan pernah menjadi pemimpin umat,” kata Mawardi. Sementara itu Ketua Umum Badan Pengelola Masjid Darul Muttaqin, H Taufiqurrahman menjelaskan peringatan ini bekerjasama dengan PHBI Masjid Darul Muttaqin, DPD BPKPRMI dan Muslimat NU Kabupaten Kapuas. “Tema kegiatan yang diangkat adalah Teladani Rasul Hidupkan Sunnah.” terangnya. Kegiatan ini juga menghadirkan Habib Mustafa Abdullah Alaydrus dari Jakarta. Tampak pula hadir sejumlah tokoh agama adalah Ketua MUI KH Abdul Muthalib, Kepala Kemeterian Agama H Mahli, Wakil Ketua DPRD H Asranie serta sejumlah Kepala SKPD lingkup Pemkab Kapuas.

JANGAN BUANG SAMPAH DI SUNGAI!
Wednesday, February 23, 2011
KUALA KAPUAS – Pola hidup bersih dan sehat di lingkungan masyarakat perlu ditingkatkan. Kesadaran warga untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat dinilai masih kurang. Apalagi warga yang tinggal di bantaran sungai. Penekanan ini disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi saat memberikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Langgar Nurul Firdaus Kompleks Pasar Besar Kuala Kapuas Jalan Letjen Soeprato, Selasa (22/2) malam. ”Pada kesempatan yang berbahagia ini saya ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat khususnya yang tinggal di pinggir sungai agar jangan membuang sampai di sungai. Sebab selain bisa menggangu kesehatan juga tidak indah dipandang mata. Ingat kebersihan sebagian dari iman,” kata Mawardi. Menurutnya, saat ini Kabupaten Kapuas sedang giat-giatnya melakukan pembangunan khususnya pembenahan kota dengan membangun taman. Bahkan dalam penilaian adipura, kategori kebersihan menjadi salah satu faktor penilaian. ”Kalo sampai ada tim penilai adipura yang melihat atau menemukan warga yang membuang sampah di pinggir sungai dapat menurunkan penilaian adipura. Mari sekali lagi kita ciptakan Kota Kapuas yang bersih dan indah,” ungkapnya. Pada kesempatan itu Bupati juga berkenan memberikan bantuan untuk perbaikan langgar sebesar Rp25 juta. Dana Rp5 juta bantuan dari Pemkab Kapuas dan pribadi Bupati sebesar Rp20 juta. Sesuai keinginan pengurus langgar dana tersebut akan diperuntukkan untuk pengecetan kubah langgar dan pembangunan WC. Sementara itu penceramah masih menghadirkan Habib Mustafa Abdullah Alydrus dari Jakarta. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh agama seperti Ketua FUI H Masyumi Rifai dan Ketua NU H. Nurani Sarji serta Asisten III Johansyah. (*)

74

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

RAKOR APKASI SEGERA DI GELAR
Wednesday, February 23, 2011
KUALA KAPUAS – Rapat Koordinasi (Rakor) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) wilayah Kalimantan Tengah segera di gelar, tepatnya Senin Tanggal 28 Pebruari 2011 di Kuala Kapuas. Demikian disampaikan Sekda Kabupaten Kapuas Drs. H. Nurul Edy Msi, pada rapat pemantapan terakhir , Senin (21/2). Di tambahkan Nurul Edy, persiapan rakor itu telah dilaksanakan jauh-jauh hari . Undangan kepada Bupati se Kalteng sudah di sampaikan, yang akan didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra masing-masing Kabupaten. ”untuk konfirmasi , kami persilahkan mengubungi ke Sekretariat Apkasi Korwil Kalteng melalui fax : 0513 – 21732 / hp 085249037454 (John Phita Kadang S Sos MSi) , terang Nurul Edy. Rakor Apkasi, tambah Nurul Edy, diarahkan pada upaya menggali issu aktual yang disusun sebagai acuan program kerja Apkasi Kalteng antara lain, meningkatkan kerjasama antara daerah. Pembentukan Badan Koordinasi Kerjasama Daerah (BKKSD). Sinkronisasi dan percepatan penyelesaian masalah Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Kalteng. Upaya strategis dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) masing-masing Kabupaten. Sinkronisasi tentang beberapa peraturan dan kebijakan Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah terhadap pelaksanaan kebijakan daerah. Dan regulasi pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan hidup. Tema yang diangkat pada rakor itu ” Optimalisasi Pengelolaan Sumber Daya Alam Dalam Kerangka Batas Kewenangan Penyelenggaran Otonomi Daerah. Direncanakan menghadirkan nara sumber H Syaifullah Tamliha S Pi, MS (anggota DPR RI Komisi IV ) , judul materi Proses Penyelesaian RTRWP Kalteng di DPR RI. Dr Sadino SH MH (Direktur Eksekutif Biro Kajian Hukum dan Kebijakan Kehutanan) judul materi Perda Kalteng Nomor 8 Tahun 2003 tentang RTRWP Kalteng versus Tata Guna Hutan Kesepakatan (TGHK) Tahun 1982. Pada acara pembukaan akan memberikan sambutan, Sekretaris Umum Apkasi, Gubernur Kalteng dan Bupati Kapuas (Korwil Akpasi Kalteng), terang Nurul Edy

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

75

TANAH ADAT MASIH JADI MASALAH DALAM BERINVESTASI
Wednesday, February 23, 2011
KUALA KAPUAS – Di Kabupaten Kapuas masalah pertanahan sering terjadi antara investor bidang perkebunan dan pertambangan dengan masyarakat sekitar lokasi. Dimana masyarakat menganggap tanah lokasi tersebut merupakan hak adat mereka. “Jika ini dibiarkan berlarut-larut dapat menghambat iklim investasi dan pembangunan di Kabupatenn Kapuas. Untuk itu diperlukan aturan yang tegas agar tercipta kepastian dalam berinvestasi disamping hakhak masyarakat harus diakui,” kata Bupati Kapuas HM Mawardi saat membuka Sosialisasi Peraturan PerudangUndangan, di Aula Bappeda, Rabu (23/2) pagi. Menurutnya dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan nyaman diperlukan pemahaman dan persamaan persepsi antara masyarakat adat dan seluruh lapisan masyarakat terhadap aturan yang berlaku. Salah satu cara mengkaji tentang tanah adat yang ada di Kabupaten Kapuas adalah dengan mengadakan sosialisasi tentang peraturan perudangundangan yang berkaitan dengan tanah adat, sehingga dapat dipahami arti dan definisi tanah adat. Dengan berlakunya UU Nomor 5 Tahun 1960 tentang peraturan pokok-pokok agraria dan ditindaklanjuti dengan Perda Provinsi Kalteng Nomor 16 Tahun 2008 tentang kelembagaan adat Dayak serta Peraturan Gubernur Kalteng Nomor 3 Tahun 2009 tentang tanah adat dan hak-hak atas tanah adat dapat menjadi dasar acuan dalam menyelesaikan masalah tersebut. Sementara itu Kepala Bidang Hukum Kementerian Hukum dan HAM, Iskandar SH MH menjelaskan sosialisasi peraturan perudang-undangan kepada masyarakat, baik itu warga biasa maupun aparatur pemerintahan sangat penting. Tujuannya agar peraturan yang telah ditetapkan diketahui, dipahami dan dilaksanakan. “Tanpa adanya sosialisasi suatu peraturan perundang-undangan kemungkinan hanya diketahui oleh lingkungan institusi sektoral pemrakarsa saja,” jelas Iskandar. Adapun peraturan perundang-undangan adalah alat rekayasa sosial yang dapat dijadikan alat untuk mengubah dan mengarahkan masyarakat menuju tatanan yang lebih baik. Kemudian dapat dipergunakan sebagai pedoman, arah pembangunan menuju masyarakat yang lebih berkeadilan. Ditempat yang sama Kabag Hukum Setda Kapuas, Fitrayanto SH, M. Hum menjelaskan sosialisasi ini dilaksanakan atas kerjasama antara Kantor Kilayah Kementerian Hukum dan HAM dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Bagian Hukum Setda Kabupaten Kapuas yang tujuannya adalah memberikan pemahaman terkait tanah adat di

76

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Kalteng sebagaimana diatur dlm Perda Prov Kalteng No 16 Tahun 2008 dan Peraturan Gubernur Kalteng No 13 Tahun 2009. “Untuk menindaklanjuti perda tersebut akan disusun rancangan peraturan daerah Kabupaten Kapuas, yang saat ini masih dalam tahap proses penyusunan, dan diharapkan perda tersebut ditetapkan pada tahun ini juga,” terangnya. Kegitan ini dihadiri oleh seluruh Camat se Kabupaten Kapuas dan Damang atau Mantir Adat. Kemudian narasumber dari Kementerian Hukum dan HAM Iskandar SH MH, Arsel SH dosen Fakultas Hukum Unpar dan Ruther A Matjan SH yang merupakan praktisi hukum adat di Kalteng. (humas)

PERWAKILAN PEMERINTAH AUSTRALIA BERTEMU BUPATI
Thursday, February 24, 2011
KUALA KAPUAS – Suasana keakraban tampak terlihat saat Bupati Kapuas HM Mawardi menjamu makan malam rombongan perwakilan Pemerintah Asutralia, Rabu (23/2) malam di Café Terapung. Mereka adalah Jacqui De Lacy ( AusAID Indonesia Minister Counsellor ),Jean-Bernard Carrasco (Assistant Director General, UN, Climate Change and Environment Branch, AusAID). Kemudian Sean Batten ( Director, Forests, Adaptation & Biodiversity Section, AusAID ), Gregory Andrews ( Assistant Secretary, Forests Finance and Markets Branch, DCCEE). Lalu Gary Richards (Assistant Secretary, International Forest Monitoring Branch, DCCEE), Thomas Harvey (Policy Officer, International Forest Carbon Section, DCCEE ), Dan Heldon, ( First Secretary Climate Change & Environment AusAID Jakarta) dan Timothy C.Jessup ( Technical Advisor, IAFCP ). Dalam pertemuan tersebut tim dari Pemerintah Australia menjelaskan tujuan mereka ke Kabupaten Kapuas guna melihat secara langsung perkembangan kegiatan Kalimantan Forest and Partnership (KFCP) yang berada di Kecamatan Mantangai. Selain berdiskusi dan melakukan ramah tamah, mereka juga melaporkan kunjungan lapangan ke daerah percontohan ( demonstration activity ) REDD di Kalteng sebagai salah satu kegiatan kerjasama Indonesia-Australia tentang hutan karbon di daerah Katunjung Kecamatan Mantangai. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi menjelaskan Pemkab Kapuas menyambut baik kegiatan yang telah dan akan dilakukan oleh KFCP. Apalagi program tersebut dinyakini mampu memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat setempat. “Kami berharap kawasan tersebut dapat menjadi kawasan desa konservasi atau percontohan untuk kelestarian hutan khususnya kawasan gambut,” ungkap Mawardi. Bahkan Bupati berkeinginan nantinya dibuat sebuah tugu sebagai bentuk penghargaan atas kerjasama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia. “Nanti jika berkenan saat peresmiaan tugu tersebut bisa dihadiri langsung oleh Dubes Australia,” harap Bupati. Tampak saat pertemuan berlangsung sejumlah pejabat Pemkab Kapuas seperti Asisten II Setda Kapuas H Zahirsyah Rovieq, Kadis Perindagkop Agung Lintar dan Kepala Bappeda Kapuas Herson B Aden. Sekedar mengingatkan kegiatan KFCP berada

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

77

di Desa Katunjung di lahan seluas 25 hektar. Lokasi ini proyek uji coba kegiatan KFCP berada di kanal yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Desa Katunjung. Sebanyak 1.112 bibit pohon seperti belangeran, pulai, pantung telah ditanam. Bahkan rencananya tahun 2011 ini direncanakan akan dilakukan penanaman 1000 hektare dengan total kebutuhan bibit 1.223.200 pohon. Bibit akan disediakan masyarakat, sedikitnya 10 jenis tanaman asli gambut dalam. Penamanan, juga akan dilakukan di wilayah desa (Mantangai Hulu, Katunjung dan Sei Ahas). Selain penanaman, juga akan dilakukan pembebasan tanaman yang tumbuh alami seluas 300 hektare di Desa Mantangai Hulu dan Desa Katunjung. Disamping kegiatan-kegiatan tersebut juga akan dilakukan pemeliharaan tamanan agar dapat tumbuh dengan sempurna yang dilakukan oleh masyarakat. Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung hingga tahun 2013 mendatang. (humas)

APKASI SARANA MEMBANGUN DAN KERJASAMA ANTAR DAERAH
Wednesday, March 02, 2011
KUALA KAPUAS – Keberadaan Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) diarahkan sebagai sarana untuk membangun dan mengembangkan kerjasama antar daerah. Sebab, dalam penyelenggaraan urusan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, tidak dapat dipungkiri terdapat interpendensi antara satu daerah dengan daerah lainnya. Penegasan ini disampaikan oleh Ketua APKASI Wilayah Kalteng HM Mawardi saat acara Rakor AKASI Wilayah Kalteng di Café Terapung, Senin (28/2) pagi. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang. Kemudian sejumlah Bupati se Kalteng. Tampak pual Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, seluruh Unsur Muspida Kabupaten Kapuas, anggota DPR RI H Syaifullah Tamliha serta Direktur Eksekutif Biro Kajian Hukum dan Kebijakan Kehutanan Sadino SH MH. Dijelaskan dalam rangka masukan dan rekomendasi kebijakan berkenaan dengan penyelenggaraan oronomi daerah dan kebijakan lain yang berdampak bagi masyarakat dan pemerintah daerah, terdapat beberapa isu akktual yang dihadapi. ”Isu tersebut terutama menyangkut mengenai kebijakan pembangunan dan pemanfaatan ruang untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” kata Bupati Kapuas. Saat ini seluruh Kabupaten di Kalteng sangat terkendala karena belum adanya dasar hukum yang kuat dalam rangka pengambilan kebijakan yang terkait dengan pemanfaatan ruang dan kawasan. Sementara dilain sisi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memacu pertumbuhan ekonomi daerah jelas diperlukan optimalisasi pemanfaatan ruang dan kawasan sesuai dengan peruntukkannya. Disamping itu, isu aktual lainnya adalah mengenai penetapan dan

78

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

penegasan batas wilayah. Sejalan dengan penyelenggaraan otonomi daerah terdapat konsekwensi logis terhadap pelaksanaan urusan dan kewenangan pemerintah daerah. Ditempat yang sama Sekretaris Umum APKASI Wilayah Kalteng, Dr Ir Willy M Yosep MM menjelaskan tujuan rakor daerah memiliki ini untuk menghimpun dan membahas aspirasi, permasalahan dan isu-isu penting yang berkembang di daerah. Kemudian untuk meningkatkan komunikasi dan hubungan kerja yang serasi dengan pemerintah kota dan pemerintah provinsi di wilayah korwil. Lebih jauh dijelaskan salah satu persoalan yang muncul dari kebijakan otonomi daerah kesenjangan antar daerah, persoalan ini akan sulit dihindari. Selain karena kekayaan SDA yang dimiliki tidak merata di setiap daerah, beberapa daerah memiliki infrasturuktur yang sudah lebih baik dibandingkan yang lain. “Sehubungan dengan itu, penting membahas rencana tata ruang dan wilayah guna mengetahui potensi sumber daya alam pada suatu daerah tertentu sehingga diharapkan investasi dapat berjalan dengan baik,” kata Willy yang juga sebagai Bupati Kabupaten Murung Raya ini. Bahkan pada kesempatan itu Willy juag mengatakan dalam rangak peningkatan sumber daya manusia, lembaga, nan unggul Indonesia atau Institute For Indonesia Future Excellence pimpinan Prof Yohanes Surya akan memberikan beasiswa bagi siswa-siswa potensial. Program ini ditujukan bagi lulusan SMA yang cerdas dan berbakat dari masing-masing kabupaten kepada lima pelajar berprestasi untuk melanjutkan pendidikan di universitas terbaik di dunia seperti Jepang, Asutralia, Newe Zealeand dan Belanda. (humas)

PKK TINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG PAUD
Wednesday, March 02, 2011
SURABAYA – Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas terus berupaya meningkatkan pengetahuan dan wawasan kepada anggotanya, diantaranya dengan melaksanakan kunjungan belajar tentang pembinaan Pos Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) jalur pendidikan non formal,ke Kota Surabaya. Dipilihnya Kota Surabaya karena dinilai sudah maju dan berhasil dalam pembinaan Pos PAUD jalur pendidikan non formal tingkat nasional, terang Kasubag Pemberitaan Humas Setda Kapuas, Sapto Subagio, Senin(28/2) di Surabaya. Kedatangan rombongan TP PKK Kabupaten Kapuas yang dipimpin langsung Ketuanya, Hj Aliyah Mawardi disambut hangat penuh keakaraban oleh Ketua TP PKK Kota Surabaya Diyah Katarina Bambang DH, S.Psi beserta jajaran pengurus lainnya, di Panti Keterampilan PKK Kota Surabaya, Senin (28/2). Dikatakan Sapto, dalam pertemuan itu Hj Aliyah Mawardi mengutarakan, TP PKK Kabupaten Kapuas berkomitmen mendukung penyelenggaraan Pos PAUD non

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

79

formal . Untuk mendukung itu diperlukan tambahan pengetahuan , wawasan dan keterampilan bagi penggurus PKK sebagai pembina Pos PAUD hingga tingkat Desa/Kelurahan. “Kami ingin belajar dan melihat langsung penyelenggaraan Pos PAUD non formal yang telah maju di Kota Surabaya ini , ungkap Aliyah Mawardi “Pengetahuan dan wawasan dalam membina Pos PAUD non formal yang kami dapat disini, menjadi bahan pelajaran yang sangat berharga , untuk dapat diterapkan di Kabupaten Kapuas “ harap Aliyah Mawardi. Kepada Ketua TP PKK Kota Surabaya beserta jajarannya, Hj Aliyah Mawardi menyampaikan ucapan terima kasih atas penyambutan dan penerimaannya . Di kesempatan yang sama Ketua TP PKK Kota Surabaya Diyah Katarina Bambang DH menyampaikan gambaran umum Kota Surabaya dan potret perjalanan Pos PAUD Terpadu di Kota Surabaya. Pada kesempatan itu dilaksanakan tukar menukar cindramata antara Ketua Tim Penggerak PKK Kapuas , Hj Aliyah Mawardi dengan Ketua TP PKK Kota Surabaya Diyah Katarina Bambang DH Rombongan kunjungan belajar tersebut terdiri dari, Kelompok Kerja (Pokja) 2 bidang pendidikan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se Kabupaten Kapuas dan beberapa SKPD tehnis terkait.

DARI KUNJUNGAN BELAJAR TP PKK DI SURABAYA SAMBIL PROMOSIKAN KERAJIN...
Wednesday, March 02, 2011
SURABAYA – Perjalanan kunjungan belajar Tim Penggerak PKK Kabupaten beserta Tim Penggerak PKK Kecamatan se Kabupaten mempunyai manfaat ganda . Ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi PKK ini , tidak hanyak fokus untuk menimba ilmu pengetahuan , wawasan dan keterampilan penyelenggaraan Pos Pendidikan Anak usia Dini (PAUD) sebagaimana tujuan utamanya , tetapi juga sambil mempromosikan kerajinan getah nyatu yang diolah masyarakat Kabupaten Kapuas. Pasalnya di setiap mengunjungi Pos PAUD dalam Kota Surabaya , Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas yang juga ketua rombongan Hj Aliyah Mawardi selalu memberikan cinderamata kerajinan getah nyatu sekaligus di jadikan ajang promosi. Kerajinan getah nyatu yang diberikan berbentuk perahu , yang dihiasi ornamen khas dayak yang cukup menarik. Pos PAUD yang dikunjungi rombongan Tim Penggerak PKK ada tiga lokasi, terang Kasubag

80

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Pemberitaan Humas Setda Kapuas Sapto Subagio di Surabaya, Selasa (1/3), yaitu Pos PAUD Ceria, Pelagi dan Puspa Hati. Di Pos PAUD Puspa Hati , di Kelurahan Ngiden Jangkungan Kota Surabaya, rombongan kunjungan belajar Tim Penggerak PKK Kapuas mendapat penjelasan dari ketua penggelolanya yang juga Ketua Paguyuban bunda/guru PAUD Kota Surabaya , Emi Siswanto. Emi mengutarakan pengalamannya , dari awal pendirian Pos PAUD hingga maju dan berhasil . Saya, atas izin suami dan keluarga merelakan membagi ruangan rumah, untuk sebagian digunakan penyelenggraan Pos PAUD, jelas Emi. Usia dini merupakan masa emas perkembangan. “ Mendidik anak usia dini , dari anak bangun tidur sampai dengan tidur kembali”, ungkap Emi. Peserta didik di Pos PAUD adalah anak usia 0 – 6 tahun yang tidak terlayani PAUD lainnnya. Orang tua wajib memperhatikan kegiatan anak selama di Pos PAUD agar dapat melanjutkan di rumah. Di tempatnya kata Emi, guru Taman Kanak-Kanak (TK) menyarankan kepada orang tua murid , sebelum anaknya di masukan ke sekolah TK agar terlebih dahulu dimasukan ke Pos PAUD. Peran orang tua anak yang di didik Pos PAUD sangat mendukung dalam proses belajar mengajar. Mereka membentuk komite , mengadakan arisan untuk pengembangan Pos PAUD. Ketua PKK Kabupaten hingga Desa/Kelurahan merupakan salah satu pembina Pos PAUD ditempatnya masingmasing .Tugasnya , memfasilitasi kegiatan Pos PAUD dan mencarikan sumbersumber dana untuk menunjang kegiatan POS PAUD. Pos PAUD juga dapat di selenggarakan oleh Tim Penggerak PKK.

DARI KUNJUNGAN BELAJAR TP PKK DI SURABAYA : BAWA OLEH-OLEH 25 BUAH ...
Wednesday, March 02, 2011
SURABAYA - Semangat dan keinginan yang tinggi untuk menimba ilmu pengetahuan dan keterampilan pengelolaan Pos Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tampak terlihat dari Ibu-ibu Tim Penggerak PKK Kabupaten dan Kecamatan se Kabupaten Kapuas yang mengikuti kunjungan belajar di Surabaya. Buku-buku paket Pos PAUD sebanyak 25 buah menjadi oleh-oleh utama yang berharga untuk dipelajari ibuibu Tim Penggerak PKK Kabupaten dan Kecamatan di Kabupaten Kapuas. Buku paket tersebut diantaranya, pedoman tehnis penyelenggaraan Pos PAUD, program pembelajaran usia 2-3 tahun , program pembelajaran usia 3-4 tahun. Buku panduan kader Pos PAUD . Buku data pengelolaan dan kader serta buku catatan perkembangan anak. Buku paket yang di jual

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

81

Tim Penggerak PKK Kota Surabaya habis di beli , itupun ada beberapa Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan yang tidak sempat membeli , karena sudah kehabisan. Demikian disampaikan Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Humas Setda Kabupaten Kapuas, Sapto Subagio di Surabaya, Rabu (2/3). Setelah mengunjungi dan melihat langsung di tiga tempat pelayanan Pos PAUD serta mendengar cerita pengalaman penggelola Pos PAUD di Kota Surabaya , menambah motivasi ibu-ibu PKK Kabupaten Kapuas untuk belajar. Apa yang belum ada, dan belum berkembang dalam menggelola Pos PAUD di Kabupaten Kapuas merupakan tantangan bagi ibu-ibu PKK , sedangkan kesempatan menimba ilmu merupakan peluang berharga untuk maju, seperti halnya pengelolaan Pos PAUD di Kota Surabaya. Keberhasilan dan kemajuan pengelolaan Pos PAUD di Kota Surabaya menjadi motivasi dan bahan pelajaran yang berharga , sehingga dapat di jadikan contoh untuk diterapkan oleh Tim Penggerak PKK di Kabupaten Kapuas. Di Kota Surabaya, tingkat partisipasi masyarakat dan kader PKK terhadap penyelenggaraan Pos PAUD cukup tinggi. Mendapat support batuan dana dekon dari Pemerintah Pusat dan dana dari Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Melakukan kerjasama dengan BUMN/BUMD dan swasta , berupa bantuan dana dan peralatan . Adanya forum PAUD Kota Surabaya yang berdiri Tanggal 28 Februari 2009. Mempunyai relawan bunda/guru PAUD yang cukup banyak. Mengadakan berbagai kegiatan , diantaranya, panggung hiburan anak-anak, senam , dan belajar komputer untuk anak. Pos PAUD tidak harus di gedung tersendiri. Tidak ada ruangan , di gang kampung pun jadi dengan menggunakan tenda. Keterbatasan sarana bukan menjadi halangan untuk penyelenggaraan Pos PAUD. Prinsip dasar Pos PAUD , berbasis masyarakat, kesederhanaan, mudah, murah dan bermutu . Pos PAUD dikelola dengan prinsip “ dari, oleh, dan untuk masyarakat. Pos PAUD dibentuk atas kesepakatan masyarakat dan dikelola berdasarkan azas gotong royong, kerelaan, dan kebersamaan.

WABUP HADIRI RAKORWIL APKASI DI JAKARTA
Thursday, March 03, 2011
KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan menghadiri Rapat Penetapan Pelaksanaan Rapat Koordinator Wilayah (Rakorwil) APKASI, di Hotel Sari Pan Pasific Jakarta, Rabu (2/3) siang. Kehadiran Wabup Kapuas berdasarkan undangan dari APKASI (Asosiasi Pemerintan Kabupaten Seluruh Indonesia) Nomor 043/Adm/Dir-APKASI/II/ 2011 Tanggal 22 Februari 2011.

82

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

”Bapak Wakil Bupati Kapuas mewakili Bapak Bupati Kapuas HM Mawardi selaku Koordinator Wilayah APKASI Kalimantan Tengah,” kata Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan Bagian Humas dan Protokol Setda Kapuas, Sapto Subagio, Kamis (3/3). Hadir dalam Rakorwil ini seluruh Bupati Koordinator Wilayah masing-masing daerah dengan Sekrertaris Umum H. Aang Hamid Suganda, S.Sos yang juga Bupati Kuningan sebagai narasumber rapat ini. Agenda rapat, kata Sapto membahas antara lain menerima masukan Korwil APKASI sebagai bahan acuan untuk penyusunan program kerja APKASI Tahun 2011/2012. Kemudian membahas persiapan Rakernas VII termasuk tempat penyelenggaraan Rakernas, dukungan tuan rumah. Selanjutnya Rakorwil membahas tentang revisi AD/ART, penentuan tema, penentuan narasumber, penentuan keynote speaker dan penyatuan Rakernas dengan Munaslub, juga rencana Launching APKASI Law Center guna memberikan dampingan hukum kepada kepala daerah anggota APKASI yang menghadapi persoalan hukum. (humas)

PEMKAB SOSIALISASIKAN PP 53 TAHUN 2010
Thursday, March 03, 2011
KUALA KAPUAS – Sepanjang sejarah di Indonesia, kedudukan PNS sangat penting dan menentukan sebagai aparatur pelaksana pemerintahan dalam mencapai tujuan nasional, menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan untuk kepentingan rakyat. PNS juga dituntut untuk menciptakan kelancaran penyelanggaraan tugas pemerintahan dan pembangunan mencapai tujuan pembangunan nasional yakni mewujudkan masyarakat
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

83

madani yang taat hukum, peradaban moderen, demokratis, adil dan bermoral tinggi. Demikian dikatakan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekda Kapuas H Nurul Edy saat membuka Sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Dispilin PNS dan Sosialisasi Ketaspenan, Kamis (3/3) pagi di Aula Kantor Bupati. Menurutnya PNS saat diangkat telah diwajibkan mengucapkan sumpah/janji antara lain mentaati segala peraturan perundang-undangan yang berlaku dan melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab. Sebagaimana diketahui bersama pada tanggal 6 Juni 2010 telah ditetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 53 tentang disiplin PNS. Kemudian telah dikeluarkan pula peraturan pelaksanaannya melalui Peraturan Kepala BKN Nomor 21 Tahun 2010. Terbitnya PP Nomor 53 Tahun 2010 tersebut guna mewujudkan PNS yang handal, propesional dan bermoral sebagai penyelenggaraan pemerintahan yang menerapkan prinsif-prinsif kepemerintahan yang baik ( good governance ). ”Dalam mengimplementasikan peraturan tersebut maka perlu adanya sosialisasi agar terciptanya pemahaman dan penyelesaian yang sama sebagai pedoman bagi pejabat yang berwenang menghukum serta memberikan kepastian dalam menjatuhkan hukuman dispilin,” terangnya. Hal ini mengingat bahwa peraturan pemerintah tersebut telah mengatur lebih rinci, siapa saja pejabat yang berwenang menghukum, jenis pelanggaran atau kewajiban yang dilakukan dalam kedinasan maupun diluar kedinasan serta sanksi hukuman yang dapat diberikan bagi pelanggarnya. Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Kapuas, Suhardjono menjelaskan tujuan dan sasaran kegiatan untuk mengenal dan memahami pelanggaran displin dan akibatnya. Kemudian untuk menyamakan persepsi dalam penanganan dan penyelesaian oleh pejabat yang berwenang menghukum secara teknis dan implementasinya atas terjadinya pelanggaran disiplin. Lalu untuk lebih memahami hak-hak dan kewajiban pegawai terhadap kesejahteraan pegawai melalui Taspen. “Peserta sosialisasi terdiri dari Kepala SKPD, seluruh Kabag Lingkup Setda Kapuas, Camat, Kepala UPT Dinas Pendidikan dan Kesehatan serta para Lurah,” jelas mantan Kabag Hukum Setda Kapuas ini. Sementara itu narasumber terdiri dari pejabat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Lalu pejabat dari Kantor Regional VII BKN Banjarmasin di Banjarbaru. Terakhir dari pejabat PT Taspen Cabang Utama DKI Jakarta. (humas)

84

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

PEMKAB SOSIALISASIKAN PP 53 TAHUN 2010
Thursday, March 03, 2011
KUALA KAPUAS – Sepanjang sejarah di Indonesia, kedudukan PNS sangat penting dan menentukan sebagai aparatur pelaksana pemerintahan dalam mencapai tujuan nasional, menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan untuk kepentingan rakyat. PNS juga dituntut untuk menciptakan kelancaran penyelanggaraan tugas pemerintahan dan pembangunan mencapai tujuan pembangunan nasional yakni mewujudkan masyarakat madani yang taat hukum, peradaban moderen, demokratis, adil dan bermoral tinggi. Demikian dikatakan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekda Kapuas H Nurul Edy saat membuka Sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Dispilin PNS dan Sosialisasi Ketaspenan, Kamis (3/3) pagi di Aula Kantor Bupati. Menurutnya PNS saat diangkat telah diwajibkan mengucapkan sumpah/janji antara lain mentaati segala peraturan perundang-undangan yang berlaku dan melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab. Sebagaimana diketahui bersama pada tanggal 6 Juni 2010 telah ditetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 53 tentang disiplin PNS. Kemudian telah dikeluarkan pula peraturan pelaksanaannya melalui Peraturan Kepala BKN Nomor 21 Tahun 2010. Terbitnya PP Nomor 53 Tahun 2010 tersebut guna mewujudkan PNS yang handal, propesional dan bermoral sebagai penyelenggaraan pemerintahan yang menerapkan prinsif-prinsif kepemerintahan yang baik ( good governance ). ”Dalam mengimplementasikan peraturan tersebut maka perlu adanya sosialisasi agar terciptanya pemahaman dan penyelesaian yang sama sebagai pedoman bagi pejabat yang berwenang menghukum serta memberikan kepastian dalam menjatuhkan hukuman dispilin,” terangnya. Hal ini mengingat bahwa peraturan pemerintah tersebut telah mengatur lebih rinci, siapa saja pejabat yang berwenang menghukum, jenis pelanggaran atau kewajiban yang dilakukan dalam kedinasan maupun diluar kedinasan serta sanksi hukuman yang dapat diberikan bagi pelanggarnya. Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Kapuas, Suhardjono menjelaskan tujuan dan sasaran kegiatan untuk mengenal dan memahami pelanggaran displin dan akibatnya. Kemudian untuk menyamakan persepsi dalam penanganan dan penyelesaian oleh pejabat yang berwenang menghukum secara teknis dan implementasinya atas terjadinya pelanggaran disiplin. Lalu untuk lebih memahami hak-hak dan kewajiban pegawai terhadap kesejahteraan pegawai melalui Taspen. “Peserta sosialisasi terdiri dari
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

85

Kepala SKPD, seluruh Kabag Lingkup Setda Kapuas, Camat, Kepala UPT Dinas Pendidikan dan Kesehatan serta para Lurah,” jelas mantan Kabag Hukum Setda Kapuas ini. Sementara itu narasumber terdiri dari pejabat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Lalu pejabat dari Kantor Regional VII BKN Banjarmasin di Banjarbaru. Terakhir dari pejabat PT Taspen Cabang Utama DKI Jakarta. (humas)

PEMKAB SOSIALISASIKAN PP 53 TAHUN 2010
Thursday, March 03, 2011
KUALA KAPUAS – Sepanjang sejarah di Indonesia, kedudukan PNS sangat penting dan menentukan sebagai aparatur pelaksana pemerintahan dalam mencapai tujuan nasional, menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan untuk kepentingan rakyat. PNS juga dituntut untuk menciptakan kelancaran penyelanggaraan tugas pemerintahan dan pembangunan mencapai tujuan pembangunan nasional yakni mewujudkan masyarakat madani yang taat hukum, peradaban moderen, demokratis, adil dan bermoral tinggi. Demikian dikatakan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekda Kapuas H Nurul Edy saat membuka Sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Dispilin PNS dan Sosialisasi Ketaspenan, Kamis (3/3) pagi di Aula Kantor Bupati. Menurutnya PNS saat diangkat telah diwajibkan mengucapkan sumpah/janji antara lain mentaati segala peraturan perundang-undangan yang berlaku dan melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab. Sebagaimana diketahui bersama pada tanggal 6 Juni 2010 telah ditetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 53 tentang disiplin PNS. Kemudian telah dikeluarkan pula peraturan pelaksanaannya melalui Peraturan Kepala BKN Nomor 21 Tahun 2010. Terbitnya PP Nomor 53 Tahun 2010 tersebut guna mewujudkan PNS yang handal, propesional dan bermoral sebagai penyelenggaraan pemerintahan yang menerapkan prinsif-prinsif kepemerintahan yang baik ( good governance ). ”Dalam mengimplementasikan peraturan tersebut maka perlu adanya sosialisasi agar terciptanya pemahaman dan penyelesaian yang sama sebagai pedoman bagi pejabat yang berwenang menghukum serta memberikan kepastian dalam menjatuhkan hukuman dispilin,” terangnya. Hal ini mengingat bahwa peraturan pemerintah tersebut telah mengatur lebih rinci, siapa saja pejabat yang berwenang menghukum, jenis pelanggaran atau kewajiban yang dilakukan dalam kedinasan maupun diluar kedinasan serta sanksi hukuman yang dapat diberikan bagi pelanggarnya. Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Kapuas, Suhardjono menjelaskan tujuan dan sasaran kegiatan untuk mengenal dan memahami pelanggaran displin dan akibatnya. Kemudian untuk menyamakan persepsi dalam penanganan dan penyelesaian oleh pejabat yang berwenang menghukum secara teknis dan implementasinya atas terjadinya pelanggaran disiplin. Lalu untuk lebih memahami hak-hak dan kewajiban pegawai 86
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

terhadap kesejahteraan pegawai melalui Taspen. “Peserta sosialisasi terdiri dari Kepala SKPD, seluruh Kabag Lingkup Setda Kapuas, Camat, Kepala UPT Dinas Pendidikan dan Kesehatan serta para Lurah,” jelas mantan Kabag Hukum Setda Kapuas ini. Sementara itu narasumber terdiri dari pejabat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Lalu pejabat dari Kantor Regional VII BKN Banjarmasin di Banjarbaru. Terakhir dari pejabat PT Taspen Cabang Utama DKI Jakarta. (humas)

JAGA DAN PELIHARA HASIL PEMBANGUNAN
Thursday, March 03, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM minta kepada warga masyarakat agar dapat menjaga dan memelihara hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dengan baik. Dengan kita menjaga dan memeliharanya maka bangunan itu dapat dimanfaatkan dengan waktu yang cukup lama oleh masyarakat itu sendiri. Permintaan HM Mawardi tersebut disampaikan pada acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Al Mujahidin Sekunder Bantan Desa Tamban Baru Tengah Kecamatan Tamban Catur , Kamis (3/3). Selanjutnya HM Mawardi mengajak kepada warga masyarakat agar dapat memanfaatkan program sebelas pelayanan dasar gratis dari Pemerintah Kabupaten Kapuas. Sebelas pelayanan kesehatan gratis , meliputi antara lain, paket pelayanan rawat inap dan pertolongan persalinan, dapat dilayani di Puskesmas dan Puskesdes. Kepada para petani setempat agar dapat memanfaatkan permodalan pupuk, untuk meningkatkan produksi padi serta meningkatkan kesejahteraan petani. Sesuai program pembangunan tahun anggaran 2011 ini, jelas HM Mawardi, jalan sekunder bantan di Desa Tamban Baru Tengah akan ditingkatkan menjadi semenisasi. Menyinggung peringatan Maulid, HM Mawardi mengajak kepada yang hadir saat itu untuk bersama-sama meneladani sifat dan perilaku nabi Besar Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Terus meningkatkan uhkuwah Islamiyah, persatuan antar umat bergama , kebersamaan, dan menjaga tali silaturrahmi. Mencontoh pribadi Nabi besar Muhammad SAW, diantaranya, sifat toleransi, ramah, sederhana , cinta damai dan selalu berbuat baik. HM Mawardi juga mengajurkan agar suka bersedakah. “ dengan bersedakah akan membuka pintu rezeki” katanya. Sementara itu penceramah H Marino SAg mengajak kepada umat muslim agar selalu mensucikan diri, baik lahir maupun bathin. “ Orang yang beruntung adalah orang yang beriman, sholatnya khusu dan menjaga perkataan dan ucapan yang sia-sia” terang H Marino. Pada kesempatan itu HM
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

87

Mawardi memimpin langsung pengumpulan dana untuk pengembangan pembangunan Masjid Al Mujahidin. Dana yang diperoleh sebesar Rp.15 juta berasal dari Bupati, Kepala SKPD dan ulama. Ditambah bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas Rp 7 juta. Jumlah dana yang terkumpul saat itu sebesar Rp.22 Juta. Sebelumnya pada hari Rabu (2/3) malam di Masjid Al Mubarak Kelurahan Pulau Kupang Kecamatan Selat , Bupati HM Mawardi melakukan hal yang sama, dana yang terkumpul Rp.17 juta ditambah batuan dari Pemkab Kapuas Rp.7 juta. Selain menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Bupati HM Mawardi juga meninjau pembangunan Puskesdes Tamban Baru Tengah. Hadir pada kesempatan itu, Asisten Administrasi Umum Drs Johansyah, Kepala SKPD, Ketua MUI KH Abdul Muthalib dan Ketua FUI Drs H Masyumi Rifai MAP

DO’AKAN KELANCARAN PEMBANGUNAN PELABUHAN BATANJUNG
Friday, March 04, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM, Ketua MUI KH Abdul Muthalib , para ulama dan pejabat Pemkab Kapuas berdo’a bersama di lokasi pembangunan pelabuhan laut Batanjung Kecamatan Kapuas Kuala, Jum’at (4/3) . Doa memohon kepada Allah SWT agar diberikan keselamatan, kemudahan dan kelancaran pelaksanaan pembangunan pelabuhan laut Batanjung , dipimpin langsung ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kapuas KH Abdul Muthalib. Doa itu disampaikan ketika Bupati HM Mawardi beserta sejumlah kepala SKPD dan ulama meninjau langsung lokasi pembangunan pelabuhan laut Batanjung , usai menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Al Jamiah Desa Batanjung. Pada saat peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tersebut, HM Mawardi menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Desa Batanjung yang telah mendukung penuh pembangunan pelabuhan laut Batanjung. “ Dengan nanti, adanya pelabuhan laut Batanjung , Kota Kuala Kapuas akan lebih maju seperti kota-kota lain yang mempunyai pelabuhan laut, diantaranya, Kota Surabaya ada pelabuhan Tanjung Perak, Jakarta ada pelabuhan Tanjung Priok dan Semarang ada pelabuhan Tanjung Mas, ungkap HM Mawardi. Begitu juga masyarakat Batanjung dapat meningkatkan ekonomi keluarganya dengan membuka usaha atau bekerja. “ Kalau kita terus bersatu, Insya Allah pembangunan pelabuhan laut Batanjung akan terwujud, terang HM Mawardi. Sebagaimana ajaran Nabi Besar Muhammad SAW selalu menjaga persatuan dan kesatuan , kebersamaan , persaudaraan dan ketulusan. “ Mari kita amalkan dan laksanakan ajaran Nabi Besar Muhammad SAW , yang mengajarkan manusia berakhlak mulia” ajak HM Mawardi. Sementara, Guru Makmun dari Kabupaten Barito Kuala (Kalsel)

88

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

dalam cermah agamanya mengajak kepada kaum muslimin setempat agar bersegera menginfaqkan harta dan bendanya di jalan Allah SWT, seperti membantu pembangunan rumah Allah yaitu Masjid/Langgar. Orang yang suka berinfaq termasuk orang yang beriman, katanya. Pada kesempatan itu , seperti di tempat lainnya Bupati HM Mawardi memimpin langsung pengumpulan dana untuk pengembangan pembangunan Masjid Al Jamiah Muara Batanjung. Hasil yang diperoleh dari pengumpulan dana tersebut sebesar Rp, 15,5 juta, berasal dari Bupati dan kepala SKPD, ditambah bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas Rp.7 juta, jadi uang yang terkumpul saat itu berjumlah Rp.18,5. Uang diserahkan langsung oleh Bupati HM Mawardi kepada Ketua pengurus Masjid Al Jamiah, H Farhan. Disaksikan Asisten Administrasi Umum Drs Johansyah, Kepala SKPD , Alim Ulama, Camat Kapuas Kuala Asyari MSi, Unsur Tripika, Kepala Desa dan sejumlah kaum muslimin dan muslimat yang memenuhi Masjid Al Jamiah.

GOTONG ROYONG WUJUD KEBERSAMAAN
Saturday, March 05, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi minta, untuk terus mempertahankan budaya gotong royong sebagai wujud kebersamaan masyarakat. Bergotong royong untuk kepentingan bersama sangat baik dan banyak manfaatnya , seperti memperbaiki jalan handil , beban pekerjaannya akan lebih ringan bila dikerjakan secara bergotong royong . Hal itu disampaikan HM Mawardi pada peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Nurul Huda , Handil Baras Kelurahan Selat Hulu Kecamatan Selat, Jum’at (4/3) malam. “ orang sukses adalah orang yang dalam hidupnya bermanfaat bagi orang lain, selamat hidup di dunia dan di akhirat ”, ungkap HM Mawardi. Sebagaimana yang di contohkan oleh Nabi besar Muhammad SAW ,diantaranya selalau berbuat baik dengan orang lain, saling menyayangi, menjaga persaudaraan dan silaturrahmi. Mari kita meningkatkan kecintaan kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW , dengan selalu mempelajari ajarannya dan menauladani sifat-.sifatnya dalam kehidupan sehari-hari , agar hidup selamat, baik di dunia maupun di akhirat kelak, ajak HM Mawardi. Kepada umat muslim HM Mawardi mohon di doakan, agar Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini selalu damai, aman dan kesejahteraan. Sementara itu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kapuas KH Abdul Muthalib dalam ceramahnya menyampaikan kisah perjalanan hidup Nabi Besar Muhammad SAW. “ Sesungguhnya umat muslim itu bersaudara, bagaikan satu tubuh, apabila ada sebagian tubuh yang sakit, maka akan terasa sakit semua “ ,
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

89

jelasnya. Hak muslim dengan muslim yang lain, kata Guru Thalib panggilan akrab KH Abdul Muthalib, diantarnya, menjawab salam apabila diberi salam umat muslim yang lain, karena salam merupakan doa. “ Jadi apabila memberi dan menjawab salam berarti umat muslim itu saling mendoakan “, terang Guru Thalib. Juga dijelaskan pentingnya ibadah sholat bagi umat muslim, dalam hidup dan kehidupan ini . “ Sholat dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar”, tegas Gurus Thalib. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi menyerahkan bantuan uang dari Pemerintah Kabupaten Kapuas sebesar Rp.7 juta, dan Bupati memberikan bantuan secara pribadi Rp. 5 juta, untuk pengembangan pembangunan Masjid Nurul Huda, diterima ketua pengurus masjid Mahyuni. Dihadiri Camat Selat Drs Yusransyah, para Lurah, alim ulama, dan sejumlah kaum muslimin dan muslimat yang memenuhi ruangan dan teras Masjid Nurul Huda handil baras.

MANFAATKAN WAKTU DENGAN BAIK
Monday, March 07, 2011
KUALA KAPUAS – Ketua Tim Penggerak PKK yang juga Penasehat Gabungan Kelompok Pengajian Al Mar’atusshalehah Kabupaten Kapuas Hj Aliyah Mawardi mengajak kepada ibu-ibu kelompok pengajian agar dapat memanfaatkan waktu yang diberikan Allah SWT dengan sebaik-baiknya. “ Waktu yang telah lewat tidak akan terulang lagi, maka mari manfaatkan waktu sebaik-baiknya dengan melakukan perbuatan yang baik dan berguna untuk kehidupan di dunia dan di akhirat “ ajak Aliyah Mawardi. Ajakan Aliyah Mawardi itu disampaikan pada Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Gabungan Kelompok Pengajian Al Mar’atusshalehah Kabupaten Kapuas di Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Senin (7/3) siang. Dengan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW mari kita mengambil hikmahnya , mempelajari dan menauladani sifaf Nabi dalam kehidupan sehari-hari, ungkap Aliyah Mawardi. Penyelenggaraan Maulid ini juga di harapkan Aliyah Mawardi , dapat meningkatkan tali silaturrahmi antara kelompok pengajian ibu-ibu di Kabupaten Kapuas. Dengan silaturahmi dapat mempeluas rezeki dan memperpanjang umur , seperti yang disabdakan Nabi Besar Muhammad SAW. Aliyah Mawardi mengingatkan kepada ibu-ibu yang hadir pada saat itu agar baik-baik menjaga ucapan , “ yang namanya ucapan ,kalau sudah diutarakan sulit untuk di tarik, maka berhati-hatilah terhadap ucapan kita “, pinta Aliyah Mawardi, Pada kesempatan itu Dra Hj Yulianti dari Martapura (Kalsel) dalam ceramahnya mengajak, agar selalu mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah SWT, , seperti nikmat umur dan nikmat iman. ” Kita bersyukur menjadi umat Nabi Besar 90
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Muhammad SAW” katanya. Semua kebaikan dan kemuliaan di miliki oleh Nabi Besar Muhammad SAW. Hj Yulianti juga menceritakan sejarah kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW, Acara dimeriahkan dengan penampilan group qasidah Al Mar’atussalehah , diantara anggotanya Hj Aliyah Mawardi, istri-istri Unsur Muspida dan ibu-ibu pengajian lainnya, mereka sempat membawa 4 buah lagu Islami. Lagu yang di lantunkan diantaranya, jagalah hati dan sholatun minallah Dihadiri sejumlah ibu-ibu kelompok pengajian yang memenuhi ruangan dan halaman Rumah Jabatan Bupati Kapuas.

PKK WUJUDKAN KELUARGA MAJU
Tuesday, March 08, 2011
KUALA KAPUAS – Seluruh upaya yang dilakukan oleh gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) harus diarahkan pada terwujudnya kehidupan keluarga yang lebih maju, bahagia, sehat dan sejahtera. Hal ini hendaknya tercermin dalam suasana kehidupan keluarga yang saling asih, asah , dan asuh sebagaimana norma dasar terwujudnya keharmonisan kehidupan keluarga yang didukung oleh kehidupan sosial ekonomi yang memadai. Demikian disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM yang juga Ketua Dewan Penyantun PKK, pada pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se Kabupaten Kapuas di Gedung Wanita Lawang Kameloh Kuala Kapuas, Selasa (8/3) pagi. Selanjutnya HM Mawardi mengatakan, pelantikan ini memberikan motivasi dan semangat Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan agar tetap terus giat melaksanakan tugas dan fungsinya , yaitu berusaha memberdayakan dan mensejahterakan keluarga dengan menggerakan kader sampai di pedesaan. Gerakan PKK sebagai wadah aktivitas sosial kemasyarakatan bagi keluarga memiliki sejarah perjalanan yang panjang. Kepada jajaran Tim Penggerak PKK , HM Mawardi mengingatkan, perlu memahami kedudukan , peran dan fungsi berbagai SKPD atau lembaga pemerintah yang mempunyai tugas dan fungsi dalam memberdayakan masyarakat atau pemberdayaan keluarga, agar dapat berkoordinasi dan memadukan gerak langkah progam-program kegiatan pemberdayaan yang dilaksanakan . “ Saya selaku Ketua Dewan Penyantun Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas akan lebih mengoptimalkan dukungan dan fasilitas pelaksanaan 10

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

91

Program PKK, terang HM Mawardi. Pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se Kabupaten Kapuas di lakukan langsung Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas Ny.Hj Aliyah Mawardi. Pelantikan dilakukan karena adanya rotasi dan mutasi Camat, yang tentunya diikuti istrinya sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan. Dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), Kepala SKPD dan para Camat.

IBUNDA ROBERT L GERUNG TUTUP USIA
Tuesday, March 08, 2011
KUALA KAPUAS – Kabar duka datang dari keluarga DPRD Kabupaten Kapuas. Ibunda Robert L Gerung (Ketua DPRD Kabupaten Kapuas) telah berpulang ke pangkauan Tuhan YME pada hari Minggu (6/3) siang. Darsinah Agus Gerung meninggal diusia 81 tahun, setelah sebelumnya sempat dirawat di RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kapuas. Almarhum disemayamkan di rumah duka di Desa Anjir Mambulau seberang Kota Kuala Kapuas. Kediaman almarhum berada tepat ditepi sungai Anjir. Ratusan orang tampak melayat di rumah duka. Bahkan Bupati Kapuas HM Mawardi menyempatkan diri untuk melayat pada hari Selasa (8/3) pagi. Bupati datang bersama dengan Sekda Kapuas H Nurul Edy. Disana Bupati disambut langsung oleh Robert L Gerung beserta istri. Pada kesempatan itu Bupati Kapuas HM Mawardi menyampaikan duka cita atas meninggalnya ibunda Robert L Gerung. ”Saya atas nama pribadi dan masyarakat Kabupaten Kapuas turut berduka. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Bupati. Sementara itu Robert L Gerung menjelaskan ibundanya telah lama sakit. Bahkan sering keluar masuk rumah sakit. Namun demikian sebagai anak ke 8 dari 11 bersaudara ini mengaku telah berupaya membahagiakan ibunya. Salah satunya dengan membawa ke Jerusalem. Pada waktu bersama Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan beserta istri juga datang melayat. Selain melayat Wabup juga menghadiri acara prosesi pemakaman. Sebelum pemakaman, di rumah duka digelar acara kebaktian. Pada saat pemakaman Wabup juga berkenan meletakkan karangan bunga. Ditempat yang sama putra bungsu pasangan Agus Gerung almarhum dan Darsinah Agus Gerung, Agustinus Gerung mengatakan ibunya mulai sakit-sakitan pada bulan September tahun lalu. Bahkan pada bulan Oktober 92
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

2010 sering keluar masuk rumah sakit RSUD Kapuas dan pernah pula dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin. ”Menurut dokter ibu sakit osteoporosis yakni penyempitan tulang pinggang dan paha. Ibu dikebumikan hari ini (kemarin, red) di pemakaman keluarga di Desa Anjir Mambulau,” terang Agutinus. (humas)

TP PKK TURUT MERIAHKAN HUT KOTA KUALA KAPUAS
Wednesday, March 09, 2011
KUALA KAPUAS – Berbagai kegiatan dan lomba digelar TP PKK Kabupaten Kapuas dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke 205, Ulang Tahun Pemkab Kapuas ke 60 serta Hari Kesatuan Gerak PKK ke 39. Salah satunya dengan menggelar lomba cerdas cermat kader posyandu, Rabu (9/3) pagi. Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Lawang Kameloh dengan diikuti peserta dari 13 kecamatan se Kabupaten Kapuas. Meraka adalah peserta dari Kecamatan Kapuas Hilir, Mentangai, Selat, Pasak Talawang dan Pulau Petak. Kemudian dari Kecamatan Kapuas Kuala, Pujon, Bataguh, Basarang, Mandomai, Dadahup dan Tamban Catur. Menurut Ketua Panitia Cerdas Cermat, Ny Sri Sujanarti Bawa Budi Raharja kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan generasi penerus yang cerdas, mandiri dan sehat. Para peserta merupakan kader posyandu, selain petugas kesehatan dan KB. “Materi yang dilombakan tentang kesehatan ibu dan anak, lalu posyandu, PKK, KB dan psikologi anak,” kata Sri yang juga sebagai Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Kapuas ini. Adapun dewan juri melibatkan pengurus TP PKK, dari Dinas Kesehatan dan BKPPD Kabupaten Kapuas. Nantinya para peserta yang berhasil meraih juara akan diberikan hadiah berupa uang tunai serta piagam penghargaan. Sementara itu tema yang diangkat dalam lomba cerdas cermat adalah “Posyandu Wadah Bersama Menuju Masyarakat Sehat dan Berkeadilan”. Sebelumnya pada hari Selasa (7/8) lalu telah digelar lomba paduan suara. Pada lomba ini keluar sebagai juara pertama dari Kecamatan Selat, juara II Kecamatan Kapuas Hilir dan juara III dari Kecamatan Kapuas Barat. Rencananya pada hari ini, Kamis (10/3) juga akan digelar lomba panginan sukup simpan dan lomba mendongeng. Kegiatan ini juga dipusatkan di Gedung Lawang Kameloh dan Gedung Wanita Lawang Kameloh. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

93

TINGKATKAN PESANTREN
Thursday, March 10, 2011

MUTU

PENDIDIKAN

KUALA KAPUAS – Usahan penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas sudah menjadi persyaratan untuk mampu bersaing , diantaranya dengan meningkatkan mutu pendidikan di pondok pesantren. Dalam menjalani kehidupan ini kita harus memiliki ilmu dan iman agar hidup selamat di dunia dan di akhirat, sebagaimana di contohkan oleh Nabi Besar Muhammad SAW. Semoga para santri/santriwati yang belajar di pondok pesantren Fajar Islam, kedepan menjadi ulama dan guru-guru agama yang berkualitas . Demikian disampikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada peringtan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW gabungan MUI, NU Kecamatan Basarang dan Pondok Pesantren Fajar Islam Basarang, Selasa (9/3) malam. Melalui hikmah peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW , mari kita tingkatkan kerukunan warga dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, ajak HM Mawardi. Mencontoh akhlaqul karimah Nabi Besar Muhammad SAW dalam kehidupan kita sehari-hari , sehingga dapat meningkatkan nilai keimanan da ketaqwaan kepada Allah SWT. Tausiyah peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di sampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kapuas KH Abdul Muthalib dan Iis Sholehah , santri pondok pesantren Fajar Islam Basarang kelas satu Madrasyah Tsnawiyah. KH Abdul Muthalib yang akrab di sapa Guru Thalib mengatakan, orang yang paling baik diantaranya adalah , orang yang belajar Al Qur’an kemudian orang itu mengajarkan kepada orang lain. “ Perkataan dan perbuatan Nabi Besar Muhammad SAW selalu di catat oleh para sahabat Nabi ,yang kemudian menjadi ajaran dan contoh bagi kita, ungkap Guru Tahlib. Sementara itu Iis Sholehah dalam tausiyahnya mengutarakan, sesungguhnya dalan diri Nabi Besar Muhammad SAW mempunyai sifat yang terpuji , diantaranya, sidik (jujur) , amanah , dan cerdas . “ Nabi Besar Muhammad SAW di utus ke dunia untuk menyempurnakan akhlaq manausia “, terang Iis Sholehah. Sebagaimana ditempat lain , Bupati HM Mawardi selalu memimpin langsung pengumpulan dana , di pondok pesantren Fajar Islam malam itu , HM Mawardi berhasil mengumpulkan dana dari kepala SKPD dan Dirut PDAM sebesar Rp. 4 juta , dari Bupati pribadi Rp.5 juta dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas Rp, 7 juta , jumlah keseluruhan sebesar Rp.11 juta. Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di meriahkan dengan penampilan group qasidah dari pondok pesantren Fajar Islam. Dihadiri unsur

94

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Forkompimda , kepala SKPD, alim ulama dan sejumlah kaum muslimin dan muslimat

TINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN PESANTREN
Thursday, March 10, 2011
KUALA KAPUAS – Usahan penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas sudah menjadi persyaratan untuk mampu bersaing , diantaranya dengan meningkatkan mutu pendidikan di pondok pesantren. Dalam menjalani kehidupan ini kita harus memiliki ilmu dan iman agar hidup selamat di dunia dan di akhirat, sebagaimana di contohkan oleh Nabi Besar Muhammad SAW. Semoga para santri/santriwati yang belajar di pondok pesantren Fajar Islam, kedepan menjadi ulama dan guru-guru agama yang berkualitas . Demikian disampikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada peringtan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW gabungan MUI, NU Kecamatan Basarang dan Pondok Pesantren Fajar Islam Basarang, Selasa (9/3) malam. Melalui hikmah peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW , mari kita tingkatkan kerukunan warga dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, ajak HM Mawardi. Mencontoh akhlaqul karimah Nabi Besar Muhammad SAW dalam kehidupan kita sehari-hari , sehingga dapat meningkatkan nilai keimanan da ketaqwaan kepada Allah SWT. Tausiyah peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di sampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kapuas KH Abdul Muthalib dan Iis Sholehah , santri pondok pesantren Fajar Islam Basarang kelas satu Madrasyah Tsnawiyah. KH Abdul Muthalib yang akrab di sapa Guru Thalib mengatakan, orang yang paling baik diantaranya adalah , orang yang belajar Al Qur’an kemudian orang itu mengajarkan kepada orang lain. “ Perkataan dan perbuatan Nabi Besar Muhammad SAW selalu di catat oleh para sahabat Nabi ,yang kemudian menjadi ajaran dan contoh bagi kita, ungkap Guru Tahlib. Sementara itu Iis Sholehah dalam tausiyahnya mengutarakan, sesungguhnya dalan diri Nabi Besar Muhammad SAW mempunyai sifat yang terpuji , diantaranya, sidik (jujur) , amanah , dan cerdas . “ Nabi Besar Muhammad SAW di utus ke dunia untuk menyempurnakan akhlaq manausia “, terang Iis Sholehah. Sebagaimana ditempat lain , Bupati HM Mawardi selalu memimpin langsung pengumpulan dana , di pondok pesantren Fajar Islam malam itu , HM Mawardi berhasil mengumpulkan dana dari kepala SKPD dan Dirut PDAM sebesar Rp. 4 juta , dari Bupati pribadi Rp.5 juta dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas Rp, 7 juta , jumlah keseluruhan sebesar

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

95

Rp.11 juta. Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di meriahkan dengan penampilan group qasidah dari pondok pesantren Fajar Islam. Dihadiri unsur Forkompimda , kepala SKPD, alim ulama dan sejumlah kaum muslimin dan muslimat

BUPATI INGINKAN APARATNYA TIDAK TERSANGKUT PIDANA
Thursday, March 10, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM menginginkan kepada para Camat, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), panitia lelang dan bendahara pengeluaran lingkup Pemerintah Kabupaten Kapuas, agar tidak satupun tersangkut sanksi pidana korupsi. Keinginan HM Mawardi itu disampaikan pada sosialisasi peran, tugas dan wewenang Kejaksaan RI bidang perdata dan tata usaha negara, khususnya terhadap eksistensi Pemerintah Daerah , BUMN, BUMD di Kabupaten Kapuas dan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang/jasa Pemerintah berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2010, di Aula Kantor Bupati Kapuas, Rabu (9/3) pagi. Sosialisasi ini, terang HM Mawardi, merupakan tindak lanjut dari piagam kerjasama bidang hukum perdata dan tata usaha negara antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas dengan Kejaksaan Negeri Kuala Kapuas Nomor 130.1/1620/HUK.2010 dan Nomor B -1353/Q.2.12/ES.2/11/2010 Tanggal 4 Nopember 2010. HM Mawardi mengharapkan, dengan sosialisasi ini dapat menciptakan kesepahaman dalam hal ketaatan terhadap aturan hukum sehingga dapat menunjang program pembangunan yang kita cita-citakan untuk perkembangan Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini. Dalam rangka menciptakan iklim pembangunan yang kondusif dan terkontrol maka perlu kiranya para aparatur yang diberi tanggung jawab, baik itu dari BUMN, BUMD dan Pemerintah Daerah yang ada di Kabupaten Kapuas senantiasa mematuhi dan mentaati segala ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku, agar dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan tidak salah dalam pelaksanaannya serta dalam mengambil kebijakan , khususnya untuk para kepala SKPD, pimpinan BUMN dan BUMD. Menurut Kabag Hukum Setda Kapuas Fitrayanto Suriadinata, SH, M. Hum, sosialisasi ini bertujuan untuk menciptakan aparatur BUMN/BUMD dan pemerintah daerah yang mampu memahami fungsi kejaksaan dan juga paham terhadap tindak pidana dalam rangka pengadaan barang/jasa. Peserta berjumlah 350 orang, terdiri dari pimpinan BUMN/BUMD di

96

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Kabupaten Kapuas, pengguna anggaran, pejabat pelaksana teknis kegiatan, panitia lelang, bendahara pengeluaran di lingkungan pemerintah Kabupaten Kapuas. Turut memberikan sambutan pada kesempatan itu Kajati Kalteng M Jusuf SH MH. Pada kesempatan itu dilakukan tukar menukar cinderamata antara Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dengan Kajati Kalteng M Jusuf SH MH Dihadiri unsur Forkompimda, Wabup Suraria nahan Dipl ATP ST, Sekda Drs. H. Nurul Edy, M.Si, Kepala SKPD dan sejumlah undangan lainnya

BUPATI LETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MASJID AL HIKMAH
Thursday, March 10, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al – Hikmah, C-2 Desa Sekata Bangun eks PLG Kecamatan Mantangai, Rabu (9/3) siang. HM Mawardi mengajak kepada umat muslim setempat bersama-sama mengulurkan tangan untuk bersedekah/berinfaq membantu pembangunan rumah Allah yaitu Masjid. “ Mari sisihkan sebagian rezeki untuk beramal di jalan Allah dengan membantu pembangunan Masjid, karena salah satu fungsi Masjid adalah sebagai tempat syiar Islam “ ungkap HM Mawardi. Apabila bersedakah di jalan Allah, Insya Allah, Allah akan membalasnya berlipat ganda, kerana Allah yang memberi rezeki setiap manusia. Kalau umat muslim bersatu, selalu bersama, Insya Allah , kata HM Mawardi , pembangunan Masjid Al Hikmah akan cepat selasai. Kepada warga masyarakat setempat yang tinggal di eks PLG satu juta hetkar, di harapkan HM Mawardi agar mengembangkan usaha pertaniannya , tidak hanya menanam padi tetapi juga berternak atau berkebun. Untuk para orang tua yang mempunyai anak usia sekolah, diingatkan HM Mawardi agar anaknya disekolahkan, karena pendidikan merupakan modal yang sangat berharga untuk masa depan Menurut sekretaris pembangunan Masjid Al Hikmah, Mudakir , Masjid akan dibangun diatas tanah seluas 20.000 meter, dengan ukuran bangunan 12 x 12 meter. Selain Masjid, diatas tanah tersebut rencananya juga akan dibangun sentral pengembangan studi Islam. Sementara itu penceramah , H Mariono SAg mengajak kepada umat muslim setampat untuk berlombalomba membantu pembangunan Masjid , untuk keselamatan di dunia dan di akhirat. Pada kesempatan itu juga HM Mawardi memimpin langsung pengumpulan dana untuk pembangunan Masjid Al Hikmah. Dana yang terkumpul dari kepala SKPD yang hadir Rp.6,5 juta, paguyuban Sasono Karyo Rp.3 juta, Pemkab Kapuas Rp.7 juta, Bupati HM Mawardi secara pribadi Rp.20 juta, jumlah keselurahan dana yang diperoleh sebesar Rp. 36.500.000. Bupati juga memberikan bantuan seperangkat terbang untuk maulid habsy. Bantuan tersebut diterima sekretaris pembangunan Masjid Al Hikmah, Mudakir (Humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

97

BUPATI LETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MASJID AL HIKMAH
Thursday, March 10, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al – Hikmah, C-2 Desa Sekata Bangun eks PLG Kecamatan Mantangai, Rabu (9/3) siang. HM Mawardi mengajak kepada umat muslim setempat bersama-sama mengulurkan tangan untuk bersedekah/berinfaq membantu pembangunan rumah Allah yaitu Masjid. “ Mari sisihkan sebagian rezeki untuk beramal di jalan Allah dengan membantu pembangunan Masjid, karena salah satu fungsi Masjid adalah sebagai tempat syiar Islam “ ungkap HM Mawardi. Apabila bersedakah di jalan Allah, Insya Allah, Allah akan membalasnya berlipat ganda, kerana Allah yang memberi rezeki setiap manusia. Kalau umat muslim bersatu, selalu bersama, Insya Allah , kata HM Mawardi , pembangunan Masjid Al Hikmah akan cepat selasai. Kepada warga masyarakat setempat yang tinggal di eks PLG satu juta hetkar, di harapkan HM Mawardi agar mengembangkan usaha pertaniannya , tidak hanya menanam padi tetapi juga berternak atau berkebun. Untuk para orang tua yang mempunyai anak usia sekolah, diingatkan HM Mawardi agar anaknya disekolahkan, karena pendidikan merupakan modal yang sangat berharga untuk masa depan Menurut sekretaris pembangunan Masjid Al Hikmah, Mudakir , Masjid akan dibangun diatas tanah seluas 20.000 meter, dengan ukuran bangunan 12 x 12 meter. Selain Masjid, diatas tanah tersebut rencananya juga akan dibangun sentral pengembangan studi Islam. Sementara itu penceramah , H Mariono SAg mengajak kepada umat muslim setampat untuk berlombalomba membantu pembangunan Masjid , untuk keselamatan di dunia dan di akhirat. Pada kesempatan itu juga HM Mawardi memimpin langsung pengumpulan dana untuk pembangunan Masjid Al Hikmah. Dana yang terkumpul dari kepala SKPD yang hadir Rp.6,5 juta, paguyuban Sasono Karyo Rp.3 juta, Pemkab Kapuas Rp.7 juta, Bupati HM Mawardi secara pribadi Rp.20 juta, jumlah keselurahan dana yang diperoleh sebesar Rp. 36.500.000. Bupati juga memberikan bantuan seperangkat terbang untuk maulid habsy. Bantuan tersebut diterima sekretaris pembangunan Masjid Al Hikmah, Mudakir (Humas)

SWASTA DIIMBAU BANTU SENI BUDAYA
Thursday, March 10, 2011
KUALA KAPUAS – Kepada para pejabat daerah, BUMN, BUMD , dan pihak swasta di himbau agar dapat membantu pembinaan seni budaya , dengan dukungan sebagian kecil dari finansial yang didapat dari bumi Kapuas ini. Berpijak pada semboyan “ Dimana Bumi Dipijak , Disitu Langsit Di junjung”. Demikian sambutan tertulis Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dibacakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Drs H 98
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Zahirsyah Rofieq S Hut, pada pembukaan Festival Seni Budaya Daerah Isen Mulang Tingang Menteng Panunjung Tarung Kabupaten Kapuas, di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala Kapuas, Rabu (9/3) malam. “ Himbauan ini saya sampaikan , sebab sejauh ini masih minim perhatian dan tanggung jawab kita untuk mendukung seni budaya sendiri “ ungkap HM Mawardi. Seni itu “ mahal “ , dan tidak ternilai dengan “finansial”, sebagai pelaku seni mereka sudah berupaya dengan kerja keras , dengan daya mereka sendiri , untuk itu Bupati HM Mawardi menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kemauan mereka untuk melestarikan seni budaya daerah. Untuk membentengi generasi penerus dari krisis moral dan budaya, salah satu upaya Pemerintah adalah melalui kegiatan festival seni budaya seperti ini, agar meraka siap menjadi manusia modern namun tetap berkepribadian Indonesia , yang cinta terhadap budaya dan bangsanya. Menurut Ketua Panitia Drs Inar M.H, festival seni budaya daerah tingang menteng panunjung tarung digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke205 dan HUT Pemerintah Kabupaten Kapuas Ke-60. Diikuti kelompok tari dan kerungut, berlangsung tanggal 9 – 13 Maret 2011. Materi yang dilombakan, tari tradisional daerah yang terdiri dari tari tradisional , garapan, tari garapan baru, dan karungut putra putri. Pembukaan festival seni budaya daerah itu ditandai dengan pemukulan gong oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Zahirsyah Rofieq. Dihadiri kepala SKPD, tokoh seni budaya dan sejumlah undangan lainnya. (humas)

PIDATO PERTANGGUNGJAWABAN AKHIR TAHUN ANGGARAN 2010
Thursday, March 10, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi secara resmi menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban akhir tahun anggaran 2010 dalam rapat paripurna istimewa DPRD Kapuas, Kamis (10/3) pagi. Kegiatan ini bertepatan dengan acara Peringatan Hari Ulang Tahun Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas sekaligus mengakhiri tahun anggaran 2010, dengan maksud untuk memberikan gambaran tentang hasil penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam kurun waktu satu tahun anggaran. Ada yang menarik dalam prosesi sidang paripurna kali ini. Sebab seluruh pejabat Pemkab Kapuas mengenakan pakaian adat lengkap dengan topinya. Begitu pula anggota dewan Kabupaten Kapuas. Rapat paripurna sendiri dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Robert L Gerung berserta dua wakil DPRD. Kemudian hadir pula Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan serta seluruh unsur Muspida Kabupaten Kapuas.

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

99

Dalam pidato setebal 87 halaman itu, Bupati menjelaskan proses penyusunan LKPJ tahun anggaran 2010 berdasarkan RKPD yang merupakan penjabaran tahunan rencana pembangunan jangka menengah daerah. Tentunya dengan berpedoman pada rencana pembangunan jangka panjang daerah disertai dengan menguraikan arah kebijaksanaan umum pemerintah daerah, pengelolaan keuangan daerah secara makro, termasuk pendapatan dan belanja daerah, penyelenggaraan urusan desentralisasi dan tugas pembantuan serta tugas umum pemerintahan. ”Dalam laporan tersebut, juga memuat visi, misi, strategi, kebijakan dan prioritas pembangunan daerah serta produk unggulan daerah,” kata Mawardi kala itu. Lebih lanjut dikatakan dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah, secara umum telah berupaya untuk berpedoman pada prinsip tata pemerintahan yang baik (good governance), dengan berlandaskan pada Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah. Sampai dengan akhir bulan desember tahun anggaran 2010 realisasi secara keseluruhan pendapatan daerah adalah sebesar Rp735.603.571.524,34,- atau 102,08 persen dari target yang direncanakan sebesar Rp720.581.235.428,04,-. Jika dibandingkan dengan tahun 2009, pendapatan daerah Kabupaten Kapuas pada tahun 2010 mengalami peningkatan sebesar Rp 62.777.269.530,07,- atau 1,09 persen dari tahun 2009. “Keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan selama ini pada dasarnya adalah berkat usaha dan kerja keras segenap unsur pemerintah baik sipil maupun TNI/Polri dan berkat dukungan seluruh lapisan masyarakat, kekuatan sosial politik dan organisasi kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Kapuas,” terangnya. Pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan secara khusus ucapan terima kasih dan penghargaan kepada yang terhormat ketua, wakil-wakil ketua dan anggota DPRD Kabupaten Kapuas, yang telah memberikan dukungan, kerjasama dan saran, yang sangat bermanfaat dalam membangun daerah yang kita cintai ini. “Saya menyadari sebagai manusia kita tidak pernah terlepas dari kelemahan dan kekurangan, bahwa banyak keinginan dan harapan masyarakat kabupaten kapuas yang belum terpenuhi dikarenakan kondisi dan keterbatasan yang kita miliki,” ungkapnya. Walaupun demikian Bupati selalu merasa optimis dan penuh harapan bahwa dengan 100
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

kebersamaan, kedisiplinan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, maka mampu melangkah kearah yang lebih baik lagi pada tahun-tahun yang akan datang. (humas)

SANGGAR TINGANG MENTENG PAHUNJUNG TARUNG JUARA TARI
Saturday, March 12, 2011
KUALA KAPUAS – Sanggar Tingang Menteng Pahunjung Tarung Kuala Kapuas berhasil menyabet juara pertama katagori tari garapan baru repertoir daerah dan tari tradisional garapan, pada festival Budaya daerah Tinggang Menteng Panunjung Tarung Kabupaten Kapuas 2011. Juara II dan III tari garapan baru repertion daerah , sanggar Nyai Endas dan Juking Tanjung (SMPN-4 Kuala Kapuas). Juara II dan III tari tradisional garapan, sanggar Majar Anak Tabela (SMAN-2 Kuala Kapuas) dan Juking Tanjung Lomba Karungut Putra, juara I Fefri (sanggar Riwut Tarung SMAN-1 Kuala Kapuas), juara II Dandi (sanggar Kanderang Tinggang Penyang Hampatung), juara III Hasael (sanggar Majar Anak Tabela SMAN-2 Kuala Kapuas).’ Karungut purtri, juara I Kiki (Sanggar Anak Tabela SMAN-2 Kuala Kapuas), juara II Lola (sanggar Kandarang Tinggang Penyang Hampatung) dan juara III Tiara (Tinggang Menteng Panunjung Tarung). Festival Budaya Daerah tersebut ditutup dengan resmi Bupati Kapuas diwakili Sekda Drs H Nurul Edy MSi, Jum’at (11/3) di Gedung Kesenian Gandang Garatung Kuala Kapuas. Bupati Kapuas HM Mawardi MM dalam sambutan tertulis dibacakan Sekda Nurul Edy menyampaikan ucapan selamat kepada pemenang, ini merupakan hasil ketekunan dan kerja keras dalam latihan. Diingatkan Bupati, keberhasilan tidak membuat tinggi hati dan lupa diri tetapi justru akan membawa rendah hati, dan masih mengemban tanggung jawab untuk menjadi duta-duta seni dan budaya Kabupaten Kapuas pada even festival di tingkat Provinsi atau Nasional. Kepada seluruh masyarakat, Bupati HM Mawardi mengajak bersama mencintai budaya daerah kita dan memberikan apresiasi terhadap seni budaya daerah serta memberikan penghargaan kepada pelaku seni budaya daerah khususnya di Kabupaten Kapuas. Penutupan festival ditandai dengan menyerahan tropy dan uang pembinaan kepada para pemenang .

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

101

WABUP TINJAU LOKASI DEMPLOT JAGUNG
Saturday, March 12, 2011
KUALA KAPUAS – Rencana pengembangan budidaya jagung di Kabupaten Kapuas segera terwujud. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari program ketahanan pangan yang digagas oleh jajaran Kodim 1011/KLK. Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP ST berkesempatan meninjau secara langsung lokasi pengembangan budidaya jagung tersebut, yang berada di G-4 , C-2 dan C-5 di Kecamatan Kapuas Murung dan Mantangai, Jumat (11/3) siang. Saat itu Wabup didampingi Komandan Kodim 1011/KLK Letkol Inf Win Mulyadi Purba, Camat Kapuas Murung Drs Fakhruransi, Camat Mantangai Drs M Nuch serta Dinas tehnis terkait. Pada kesempatan itu dilakukan peninjauan gudang bibit benih di A-1 Mantangai. Saat ini kondisi gudang sudah mengalami kerusakan karena di sambar petir dan angin puting beliung. Bangunan ini merupakan milik Pemprov Kalteng. ”Kami berharap gedung ini dapat diperbaiki sehingga nantinya dapat dipergunakan untuk menampung hasil panen jagung,” kata Dandim Wim M Purba. Sistem penanaman sendiri menggunakan demplot dengan bibit jagung hibrida. Ditempat yang sama Wabup Suraria Nahan menyambut baik program yang dilaksanakan oleh Kodim 1011/KLK. “ Apalagi pengembangan pertanian menjadi salah satu program visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kapuas ”, kata Suran , panggilan akrab Suraria Nahan . Sehingga kedepan diharapkan program ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. ”Pada prinsifnya Pemkab Kapuas sangat mendukung kegiatan ini. “ Saya meminta kepada para petani yang masuk program ini untuk dapat memanfaatkannya dengan baik dan benar,” ungkap Suran. Pada kesempatan itu Wabup Suraia Nahan juga bertatap muka langsung dengan petani dan masyarakat setempat dan sekitarnya.

102

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

POL PP HARUS MENGEDEPANKAN “PENATAAN” BUKAN “PENERTIBAN”
Monday, March 14, 2011
KUALA KAPUAS – Kedepan, Polisi Pamong Praja (Pol PP) dalam melaksanaan tugas pokok dan fungsinya harus mengedepankan “ Penataan “ bukan Penertiban “. Hal ini mengingat apabila melalui “Penataan” terkandung semangat kebersamaan antara masyarakat dengan aparat dalam mewujudkan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, dan di lain pihak apabila melalui “ Penertiban “akan cenderung bertindak represif. Agar harapan tersebut diatas dapat terwujud didalam kehidupan masayarakat, maka sudah seharusnya seluruh jajaran anggota Pol PP dapat menjadi panutan bagi masyarakat Demikian sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri Gumawan Fauzi di bacakan Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy MSi , pada upacara HUT Polisi Pamong Praja ke-61, di Halaman Kantor Bupati Kapuas , Senin (14/3) pagi. Anggota Pol PP, harus mampu menunjukan kinerja yan optimal dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sehingga menghapus kesan negatif bahwa Pol PP berlaku tidak profesional dan tidak proporsional. Kesan ini , memberikan citra yang tidak mengutungkan bagi seluruh jajaran Sapol PP, kata Mendagri.. Sebagai sebuah institusi penyelenggaraa ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta perlindungan masyarakat, Sapol PP harus menampilkan wajah yang tegas namun tetap humanis. Wajah tegas bukan berarti arogan atau mau menang sendiri, tetapi harus tampil semakin kuat dan kokoh dalam menjalankan tugasnya. Selain itu , wajah tegas berarti tidak mengenal kompromi dan tidak terpegaruh oleh berbagai godaan yang melanggar hukum dan sumpahnya, tegas Gumawan Fauzi. Disisi lain , wajah humanis bersikap melindungi dan melayani serta berorientasi pada prestasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kepada seluruh jajaran Sapol PP Mendagri Gumawan Fauzi menegaskan, antara lain, selalu meningkatkan profesionalisme dan disiplin pribadi dalam setiap pelaaksanaan tugas, dengan mengedepankan sikap etis dan humanis namum tegas. Menghindari tindakan kekerasan dalam setiap pelakasanaan tugas serta senantiasa menjunjung tinggi hak azasi manusi. Upacara tersebut dihadiri unsur Muspida, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala SKPD serta diikuti anggota Polri, Sat Pol PP, Anggota Pemadam Kebakaran, Tagana dan sejumlah PNS .

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

103

FORUM SKPD DIGELAR
Monday, March 14, 2011
KUALA KAPUAS - Forum Gabungan SKPD Kabupaten merupakan wahana pembahasan dan konsolidasi program/kegiatan prioritas yang akan dilaksanakan oleh SKPD Kabupaten pada tahun 2012, dengan cara membahas dan mensinergikan antara prioritas pembangunan pada rancangan Renja SKPD Kabupaten dengan Usulan Kecamatan hasil Musrenbang Kabupaten. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekda Kapuas H Nurul Edy, seluruh Kepala SKPD, para Camat serta unsur Ketua DPRD beserta anggota. Kegiatan mengambil tempat di Aula Bappeda Kapuas, Senin (14/3). Tema Pembangunan Daerah Kabupaten Kapuas Tahun 2012 yakni Percepatan Pembangunan Infrastruktur, Peningkatan Kualitas Sumberdaya Manusia Dan Ekonomi Kerakyatan. (humas)

PAMERAN PEMBANGUNAN MERIAHKAN HUT KAPUAS
Monday, March 14, 2011
KUALA KAPUAS - Pameran dan pasar rakyat mewarnai rangkaian Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke 205 dan HUT Pemkab Kapuas ke 60. Acara ini dipusatkan di sekitar Stadion Panujung Tarung. Sesuai jadwal pameran dan pasar rakyat akan berlangsung mulai tanggal 14 hingga 19 Maret 2011. Kegiatan ini dibuka oleh Sekda Kapuas H Nurul Edy , Senin (14/3) sore. Dalam sambutan tertulis Bupati Kapuas HM Mawardi yang dibacakan Sekda Kapuas bahwa penyelenggaraan pameran dan pasar rakyat ini merupakan sarana promosi, informasi bisnis dan dagang. Kemudian sebagai sarana informasi program-program kemajuan hasil pembangunan daerah di Kabupaten Kapuas. “Kami 104
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

berharap kegiatan ini dapat betul-betul bermanfaat bagi masyarakat dan terjalinnya kerjasama bisnis dan perdagangan bagi pelaku usaha,” terangnya. Melihat kondisi perekonomian yang belum stabil saat ini dan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, maka dipandang perlu keseriusan semua pihak. Baik pemerintah maupun pelaku usaha dalam berbagai kegiatan khususnya untuk memacu sektor perekonomian. Tentunya dengan bersama-sama membangun ekonomi kerakyatan berbasis pada agribisnis dan agro industri menuju Kapuas yang AMANAH (aman, maju, mandiri, sejahtera dan tangguh). Bahkan pada kesempatan itu Bupati juga mengimbau selama kegiatan pameran dan pasar rakyat agar para peserta tetap menjalin kebersamaan dan kekompakan serta bersama-sama menjaga kebersihan di lokasi kegiatan. Sementara itu Ketua Panitia Kegiatan Agung Lintar Alfian menjelaskan peserta kegiatan berjumlah 30 SKPD lingkup Pemkab Kapuas. Kemudian dari pedagang otomotif, elektronik, pakaian, kerajinan cenderamata, makanan olahan, tanaman hias dan lain-lain sebanyak 70 peserta. (humas)

BAND WALI BAKAL GOYANG KAPUAS
Tuesday, March 15, 2011
KUALA KAPUAS – Kemeriahan dan kesemarakan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-205 dan HUT Pemerintah Kabupaten Kapuas ke-60 Tahun 2011 ini semakin bertambah, karena Panitia Penyelenggara akan medatangkan grup band Wali dari ibukota Jakarta. Grup band papan atas itu akan tampil untuk menghibur masyarakat secara gratis , pada hari Minggu, 20 Maret 2011, pukul 19.30 WIB di Stadion Olahraga Panunjung Tarung Kuala Kapuas. Demikian di jelaskan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Kapuas Drs M Hafizi yang juga Ketua Seksi Publikasi dan Dokumentasi panitia Hari Jadi Kota Kuala Kapuas dan HUT Pemkab Kapuas, di ruang kerjanya, Selasa (15/3) pagi. Kepada masyarakat Kabupaten Kapuas khususnya dan masyarakat luas pada umumnya, Hafizi mengajak untuk beramai-ramai berhibur diri , menghadiri dan menyaksikan aksi grup band Wali tersebut. Sebelumnya , Tanggal 18 – 19 Maret 2011 juga digelar hiburan gratis menampilkan artis KDI , bertempat di Lapanagan Bukit Ngalangkang Kuala kapauas, pukul 19.00 WIB. Ia menghimbau kepada warga masyarakat yang akan menyaksikan, agar sebelum berangkat terlebih dahulu memeriksa kembali api kompor dan dapur dirumahnya masingmasing , apakah benar-benar telah mati. “Jangan membawa, memakai perhiasan atau barang berharga lainnya yang dapat mengundang kerawanan, agar para penonton aman dan nyaman menikmati hiburan dari band Wali ”, pesan Hafizi.
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

105

Ditambahkannya, untuk upacara peringatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas dan HUT Pemkab Kapuas akan dilaksanakan pada Tanggal 24 Maret 2011, di Halaman Kantor Bupati Kapuas. Menurut rencana, akan bertindak selaku pembina upacara pada peringatan tersebut, Bapak Gubernur Kalteng A Teras Narang SH, terang Hafizi. Sekedar mengingatkan, kehadiran grup band papan atas untuk memeriahakan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas da HUT Pemkab Kapuas bukan hanya tahun ini saja, namun tahuntahun sebelumnya juga pernah di laksanaan. Seperti, Tahun 2008 menghadirkan grup band Letto, 2009 Radja, dan 2010 grup band ST 12. (humas)

EKS LOKASI KEBAKARAN PASAR BESAR AKAN DIBUAT LOKASI PARKIR
Thursday, March 17, 2011
KUALA KAPUAS – Lokasi kebakaran di Jalan Mawar Kompleks Pasar Besar Kuala Kapuas bakal dibangun lokasi parkir. Rencana ini terungkap saat Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan meninjau secara langsung lokasi dimaksud, Kamis (17/3) pagi. Wabup yang saat itu didampingi oleh Asisten II Setda Kapuas H Zahirsyah Rovieq menyempatkan diri berdialog dengan warga setampat. Dalam dialog tersebut warga mengaku siap mengelola lahan tersebut untuk dijadikan lokasi parkir. Nantinya lokasi tersebut akan dibuat sedemikian rupa dengan menggandeng pihak ketiga sehingga penataan parkir di Pasar Besar akan menjadi baik dan tidak semberaut. ”Yang pasti lokasi ini akan dikelola oleh warga sehingga Pemda tidak mengeluarkan biaya dalam pembuatan lokasi parkir,” kata Wabup. Kedepan pengelolaan tersebut akan dilakukan swakelola yang akan dikordinasikan dengan Dinas Perhubungan bersama koperasi dan pengelola parkir. ”Kita berharap dengan pengelolaan ini mampu menyerap pendapatan asli daerah khususnya melalui perparkiran,” ungkap Suran. Usai mengunjungi lokasi eks lokasi kebakaran, Wabup bersama rombongan kemudian berjalan kaki melihat lokasi pedagang penjual buah yang terletak di ujung Jalan A Yani tepat didepan Pelabuhan Danau Mare. Hampir sama, disini Wabup juga sempat berdialog dengan pedagang. Disini Wabup mengungkapkan bahwa lokasi pedagang nanti akan digeser kedalam sehingga tidak lagi berjualan diatas trotoar. ”Kami ingin tempat ini steril dari pedagang,” tuturnya. Pada saat mengunjungi Pasar besar, selain didampingi Asisten II, Wabup juga didampingi oleh Plt Kadis Perhubungan Drs Ahmad Sofian, Kepala Kesbangpol Drs Djumrinson, Kepala SatPol PP Drs Yunabut. Kemudian pejabat eselon III dari Dinas PU, Bappeda, Badan Lingkungan Hidup dan instansi teknis lainnya. Sekedar mengingatkan lokasi kebakaran pasar milik Pemkab Kapuas terjadi tahun 2010 lalu tepatnya hari Jumat 19 Februari 2010. Para pedagang korban kebakaran telah ditempatkan di dalam Blok R sebagai alternatif berdagang. Lokasi relokasi letaknya tidak terlalu jauh dengan lokasi kebaran. Bahkan masih terletak di Pasar Besar. (humas)

106

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

LAHAN KERING KAPUAS POTENSIAL UNTUK TANAMAN JAGUNG
Thursday, March 17, 2011
KUALA KAPUAS – Salah satu tanaman pangan yang sangat potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Kapuas khususnya pada lahan kering adalah tanaman jagung. Tanaman ini merupakan makanan pokok kedua setelah beras yang merupakan komoditas unggulan Kabupaten Kapuas. Jagung juga dapat digunakan sebagai bahan baku pakan ternak maupun bahan olahan lainnya. Demikian disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan pada Acara Pertemuan Penyuluhan Penanaman Jagung dengan Teknologi Hypernano kerjasama PT Cipta Indonesia Indah dan kelompok tani, di Aula Lawang Kameloh, Kamis (17/3) pagi. “Salah satu faktor penghambat yang dirasakan oleh petani kita dalam pengembangan jagung adalah terbatasnya modal dan pemasaran hasil produksi,” terangnya. Oleh sebab itu, pemerintah daerah bersama-sama dengan sektor swasta berusaha mendukung permodalan dan kepastian pasar guna mendukung keberlanjutan usaha tani jagung ini. “Saya atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi inisiatif yang dibangun dalam bentuk kerjasama kemitraan antara PT Citra Indonesia Indah dan beberapa kelompok tani yang berada di daerah ini,” ungkapnya. Kegiatan uji coba penanaman/demplot pengembangan usaha tani jagung ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang produktivitas, produksi, antisipasi terhadap hama dan penyakit serta akan dapat menjadi acuan untuk menilai kelayakan investasi terhadap budidaya jagung. Diharapkan dari kegiatan uji coba ini dapat memberikan motivasi bagi para petani lainnya, yang pada akhirnya dapat diformulasikan dalam bentuk kebijakan konkrit untuk mengembangkan pola pertanian yang berorientasi pasar. Pada kesempatan itu juga diberikan bantuan pupuk dan bibit jagung kepada perwakilan kelompok tani. Selain itu pimpinan PT Citra Indonesia Indah Andri Salim Wijaya berkenan memberikan cendramata kepada Wakil Bupati Kapuas. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

107

PEMKAB BANTU KORBAN KEBAKARAN
Friday, March 18, 2011
KUALA KAPUAS – Untuk meringankan beban masyarakat korban kebakaran yang terjadi di Kelurahan Palingkau Baru Kecamatan Kapuas Murung ,16 Maret lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas telah memberikan bantuan. Bantuan itu di serahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP , di Posko kebakaran Palingkau Baru, Kamis (17/3) siang. Setiap Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran menerima bantuan 30 kg beras, selimut, baju sekolah , daster, senter, handuk, pasta gigi, sikat gigi , sabun , shampo, peralatan dapur , kue gabin, teh, kopi, gula dan air minum meneral. Bantuan lainnya berasal dari investor PT Cipta Indonesia Indah, berupa , makanan siap saji dan dari Dinas Perhubungan ,Komunikasi dan Informasi Kabupaten Kapuas, 20 doz mie instant. Pada kesempatan itu Wabup Suraria Nahan atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabapaten Kapuas mengucapkan turut prihatin yang dalam atas terjadinya musibah kebakaran ini. “ Semoga saudara kita di Palingkau Baru yang terkena musibah kebakaran , diberikan kekuatan dan ketabahan oleh Tuhan Yang Maha Esa “, ungkap Suran , panggilan akrab Wabup Suraria Nahan Kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan masyarakat Kabupaten Kapuas, Suran menghimbau , agar kiranya dapat memberikan bantuan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah kebakaran ini. Sementara itu, Camat Kapuas Murung Drs Fakhruransi dalam laporannya menjelaskan , bangunan rumah masyarakat yang terbakar sebanyak 18 buah , rumah rusak dan terbakar sebagian 4 buah , dengan jumlah 28 KK dan 110 jiwa. Ditambahkan Sekcam Kapuas Murung Drs Simbodoy, sebagai wujud rasa peduli terhadap warganya yang kerkena musibah kebakaran, Tim Penggerak PKK Kecamatan Kapuas Murung yang dipimpin Ketuanya , Ny Neliyana Fakhruransi telah melakukan aksi penggalangan dana di Palingkau , dana yang berhasil di kumpulkan Rp 6.700.000. Di kesempatan yang sama, Kasi Penanggulangan Bencana Alam dan Sosial, Drs T Pandiangan mengatakan, Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kabupaten Kapuas bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah membuat dapur umum untuk memberikan pelayanan kepada warga yang terkena korban kebakaran. Dan membuat Posko bencana kebakaran, terangnya. Pada kesempatan itu Wabup beserta Ny Ramelie Suraria Nahan meninjau lokasi kebakaran , didampingi anggota DPRD Kapuas, Drs Elieser Timbung, Nordin, Rony, HM Noor A Ma, Kasdim 1011/KLK Mayor Inf Cecep WM, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs H Zahirsyah Rofieq S Hut dan sejumlah Kepala Dinas tehnis terkait. 108
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

WABUP TANAM PERDANA JAGUNG HIBRIDA
Saturday, March 19, 2011
KUALA KAPUAS – Penanaman perdana bibit jagung hibrida mulai dilakukan secara serentak di sejumlah lokasi di Kabupaten Kapuas. Titik penanaman di lakukan di Kecamatan Basarang, Kecamatan Kapaus Murung dan Kecamatan Mantangai. Khusus di Kecamatan Mantangai yang berlokasi di C5 Lamunti dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, Jumat (18/3) siang. Pada penanaman ini Wabup didampingi oleh Istri Ramelie Surarai Nahan , Kasdim 1011/KLK Arm Cecap Wira Mulya, Pimpinan PT Citra Indonesia Indah Andri Salim Wijaya, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Raden Ledi Matias, Kepala Kesbangpol Djumrinson. Kemudian pejabat eselon III dan IV dari sejumlah instansi terkait Dari rencana yang ada luas penanaman di lokasi ini mencapai 15 hektare yang mulai tanam 17 Maret 2011 dan diperkirakan panen pada 24 Juni 2011. Penanaman sendiri akan melibatkan kelompok tani di desa tersebut dengan pola terpadu demplot jagung hibrida. Kegiatan ini selain melibatkan kelompok tani, juga melibatkan investor dari PT Citra Indonesia Indah. Diharapkan budidaya tanaman jagung yang digagas oleh jajaran Kodim 1011/KLK ini mampu menjadi salah satu penopang kebutuhan pangan selain padi. “Kami berharap dengan adanya penamanan perdana jagung hibrida ini dapat memberikan manfaat dan hasil yang maksimal dalam meningkatkan produksi. Kemudian pada akhirnya mampu meningkatkan taraf hidup petani,” kata Suraria Nahan. Kegiatan uji coba penanaman/demplot pengembangan usaha tani jagung ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang produktivitas, produksi, antisipasi terhadap hama dan penyakit serta akan dapat menjadi acuan untuk menilai kelayakan investasi terhadap budidaya jagung. Pada kesempatan itu Wabup juga menyempatkan diri melakukan dialog dan tatap muka dengan para petani setempat. Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan gudang yang nantinya untuk menampung hasil produksi jagung. Kemudian Wabup juga melihat persiapan pasar murah di SP3 Kecamatan Kapuas Murung.

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

109

LPTQ GELAR DIKLAT CABANG STQ
Sunday, March 20, 2011
KUALA KAPUAS – Guna mempersiapkan qari dan qariah untuk meraih hasil terbaik di ajang Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) V Tingkat Provinsi Kalteng di Kasongan , Mei mendatang, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kapuas mengelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) cabang-cabang STQ. Diklat dibuka dengan resmi oleh Bupati Kapuas di wakili Sekda Drs H Nurul Edy MSi, di Aula Hotel Roos Kuala Kapuas, Minggu (20/3). Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dalam sambutan terulis dibacakan Sekda Nurul Edy mengatakan, kebersamaan semua penyelenggara dengan ikhlas untuk memuliakan Al Qur’an adalah suatu ibadah dengan mengharapkan ridho Allah SWT. Bekerja maksimal dan menunjukan bobot sehingga mampu memilih mereka yang paling berhak disebut sebagai juara atau pemenang. Dalam perkembangannya STQ semakin bertambah cabang dan golongannya, yang terakhir adalah cabang tafsir bahasa Indonesia. Dalam hal ini diharapkan HM Mawardi, Kabupaten Kapuas juga dapat mengisi cabang musabaaqah yang baru ini , sehingga Kalteng, khususnya Kabupetan Kapuas dapat berbicara di even nasional dengan mengikuti seluruh cabang dan golongan musabaqah yang ada. Kepada peserta Diklat, HM Mawardi menyampaikan terima kasih atas kesiapan untuk belerja keras sehingga dapat menghasilkan bobot-bobot tertentu sebagai keluaran dari STQ Tingkat Kabupaten Kapuas ke tingkat Provinsi Kalteng di Kasongan nanti. Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia penyelenggara H Kursani SAg menjelaskan, Diklat tersebut diikut peserta bidang tilawah 78 orang dan tahfiz 38 orang berlangsung Tanggal 20 s/d 30 Maret 2011. Dengan maksud dan tujuan untuk memperkaya kemampuan seni baca Al Qur’an. Menggali bibit qari, qariah , hafiz, hafizah, muratil, muratilah yang handal. Sebagai wahana untuk duta-duta kafilah STQ Kabuaten Kapuas di tingkat Provsinsi Kalteng. Tenaga pengajar/pelatih adalah praktisi dari Provinsi Kalteng dan Kabupaten Kapuas. Dihadiri Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iip S, SIP, Unsur Muspida, Kepala Kementerian Agama Kapuas Drs H Mahli, Ketua MUI KH Abdul Mutahlib , Pengurus LPTQ, dan sejumlah undangan lainnya

110

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

WALI BAND TAMPIL SATU JAM NON STOP
Monday, March 21, 2011
KUALA KAPUAS – Janji Pemkab Kapuas untuk mendatangkan gruop band Wali menjadi kenyataan. Tepat pada Minggu (20/3) malam empat personil Wali yakni Faank (vokal), Apoy (gitar), Tomi (drum), Ovie ((keyboard & synt), dan Nunu (bass) mengijakkan kaki di Lapangan Panunjung Tarung Kota Kuala Kapuas. Kedatangan mereka dalam rangka turut memeriahkan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke 205 dan HUT Pemkab Kapuas ke 65. Sebelumnya tampil di panggung, seluruh personil Wali dijamu makan malam di Rujab Bupati Kapuas. Saat itu mereka disambut oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, Unsur Muspida serta Sekda Kapuas H Nurul Edy. Artis yang dikenal dengan lagu Orang Bilang dan Bukan Bang Toyib ini mampu memukau ribuan penonton yang memadati lapangan. Tepat pukul 21.00 WIB, vokalis Wali mulai membawakan lagu perdana mereka Kerudung Merah. Dengan penataan cahaya dan sound sistem dari Jorong Enterteiment dan panggung ukuran raksasa, mampu membawa penonton bergoyang sambil mengangkat tangan. Meraka tampil dengan membawakan 11 lagu tanpa berhenti. Ratusan polisi dibantu aparat SatPol PP ikut serta mengamankan kegiatan. Tidak ada insiden yang berarti selama pertunjukan berlangsung. Seluruh penonton tampak tertib menonton Wali Band. Namun demikian ada sejumlah penonton yang terpaksa ditarik oleh petugas karena nyaris pingsan karena berdesakan. Satu unit mobil pemadan kebakaran disiagakan dilokasi untuk menyiram penonton yang berteriak kepanasan. Aksi pemungkas grup band yang terbentuk 31 Oktober 1999 diakhiri dengan lagu Cari Jodoh. Lagu ini menjadi lagu hits mereka, karena hampir seluruh penonton mampu membawakan lagu ini. Kegiatan ditutup dengan pesta kembang api yang menghiasi lokasi kegiatan. Sebelum penampilan Wali, digelar sejumlah acara serimonial. Kegiatan dimulai dengan Laporan Ketua Panitia Ir Amry Baharuddin. Menurutnya penampilan artis ibukota ini sudah menjadi agenda dari Pemkab Kapuas, setelah ditahun-tahun sebelumnya mendatangkan gruop band Radja dan ST 12. Sambutan berikutnya dari Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iif Sarifudin yang mengajak seluruh lapisan masyarakat memaknai peringatan ini sebagai semangat baru untuk bekerja keras dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kapuas. Kemudian tiba saatnya sambutan Bupati Kapuas HM Mawardi yang dibacakan oleh Wakil Bupati Suraria Nahan. Menurutnya peringatan ini harus dimaknai sebagai wahana merenungkan kembali eksistensi, peran, tugas dan tanggung jawab dalam proses pembangunan. “Mari kita bersama-sama menjadikan Kota Kuala Kapuas dan Kabupaten Kapuas yang maju dan sejahtera sesuai dengan visi menuju Kapuas
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

111

yang AMANAH,” terangnya. (humas)

PERENCANAAN TOLAK UKUR PELAYAN PUBLIK
Monday, March 21, 2011
KUALA KAPUAS - Perencanaan pembangunan yang efisien dan efektif menjadi tolak ukur akuntabilitas, profesionalisme dan bobot pelayan publik dewasa ini. Sebab, perencanaan pembangunan yang tidak efesien dan efektif akan menimbulkan pencitraan yang “negatif” terhadap kualitas pelayanan aparatur pemerintah. Disinilah, hakekat dan arti penting dari musrenbang. Demikian disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan saat membuka Musrenbang Kabupaten Kapuas di Aula Bappeda Kabupaten Kapuas, Senin (21/3) pagi. Menurutnya Musrenbang bukan saja sebagai agenda rutin tahunan untuk mengkalkulasikan besar-kecilnya anggaran karena besarkecilnya anggaran bukan tolak ukur suksesnya perencanaan akan tetapi yang lebih penting adalah seberapa besar efek, nilai dan manfaat dari perencanaan tersebut bagi masyarakat. Di sanalah, cerminan kualitas dan integritas diukur. “Dengan memperhatikan dokumen perencanaan jangka menengah baik secara nasional dan provinsi maka prioritas pembangunan pada tahun 2012 masih fokus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan dan memperluas lapangan kerja, mengurangi kemiskinan dan mendukung terciptanya keadaan lingkungan yang lebih baik,” terangnya. Dengan demikian secara substansial prioritas pembangunan tersebut sejalan dengan visi, misi dan prioritas pembangunan jangka menengah daerah dan prioritas pembangunan Kabupaten Kapuas pada tahun 2012. Sementara itu Kepala Bappeda Kapuas Herson B Aden dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kabid Pengendalian dan Statistik Yan Hendri Ale mengatakan tujuan kegiatan ini untuk menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan dengan arak kebijakan pembangunan provinsi. Kemudian untuk mengklarifikasi program yang telah disampaikan masyarakat kepada Pemda Kapuas pada Musrenbang RKPD kabupaten di kecamatan. Selanjutnya mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan prioritas daerah Kabupaten Kapuas. Adapun para narasumber dan peserta

112

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

SKPD Provinsi Kalteng yang terkait. Kemudian dari Kepala SKPD Pemkab Kapuas, para Asisten, Ketua DPRD, Staf Ahli Bupati, Tokoh Masyarakat, LSM dan Ormas serta perguruan tinggi. “Kegiatan juga diisu dengan diskusi dan tanya jawab serta perumusan berita acara Musrenbang RKPD Kabupaten Kapuas Tahun 2012 serta ditutup dengan stressing dari Wakil Bupati Kapuas,” ungkapnya. (humas)

HUT KAPUAS, GELAR SHOLAT HAJAT
Tuesday, March 22, 2011
KUALAKAPUAS – Sebagai ungkapan rasa syukur atas keamanan dan kelancaran yang di berikan Allah SWT dalam membangun Kapuas yang Amanah ( Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh ), akan di gelar Sholat Hajat bersama Bupati Kapuas Ir H Muhammad Mawardi MM , hari Rabu 23 Maret 2011, pukul .17.00 WIB, di Masjid Agung Al Mukarram Kuala Kapuas. Demkian di disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kapuas Drs M Hafizi, diruang kerjanya, Senin (21/3). Sholat Hajat ini di gelar masih dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas Ke-205 dan HUT Pemerintah Kabupaten Kapuas ke-60. “ Kepada kaum Muslimin dan Muslimat yang berada dalam Kota Kuala Kapuas dan sekitarnya diharapkan dapat mengikuti Sholat Hajat tersebut “ , harap Hafizi. Bersama-sama berdoa dan memohon agar Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini , selalu diberikan kerukunan, kedamaian dan kesejahteraan oleh Allah SWT.

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

113

253 CPNS IKUTI PRA JABATAN
Wednesday, March 23, 2011
KUALA KAPUAS – Sebanyak 253 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan I dan II mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) pra jabatan, terdiri dari CPNS eks honorer pengangkatan TMT 1 Januari 2010, 98 orang dan pelamar umum pengangkatan TMT 1 April 2010, 155 orang. Diklat Pra Jabatan dibuka dengan resmi Bupati Kapuas di wakili Sekda Drs H Nurul Edy MSi, ditandai dengan pengalungan tanda peserta secara simbolis oleh Sekda, di GPU Manggatang Tarung Kuala Kapuas, Rabu (23/3) pagi. Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dalam sambutan terulis dibacakan Sekda Nurul Edy mengingatkan, bahwa sebagai CPNS senantiasa harus dapat menempatkan jati diri sebagai pamong praja, terlebih lagi bagi guru-guru, penyuluh dan tenaga medis yang langsung melayani masyarakat. Dituntut tanggap dan peka terhadap dinamika perubahan tuntutan masyarakat yang setiap saat selalu meningkat sejalan dengan tumbuhnya kesabaran masyarakat akan hak-haknya. “Yang lebih penting diperhatikan bahwa tugas yang saudara emban adalah amanah masyarakat, gaji yang diterima bersumber dari masyarakat yang dikelola pemerintah“ tegas HM Mawardi. Pada hakekatnya Pegawai Negeri Sipil adalah abdi negara dan abdi masyarakat atau denga kata lain pelayan masyarakat bukan dilayani masyarakat. “Saya tidak mau medengar bila ada salah satu Calon Pegawai Negeri Sipil yang sudah ditugaskan sebagaimana ditetapkan dalam surat keputusan penempatan atau penugasan ada yang mencoba coba untuk bermohon pindah dengan berbagai alasan” ungkap HM Mawardi. Pada kesempatan yang sama ketua panitia yang juga Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Kapuas Suhardjono, SH menjelaskan bahwa tujuan Diklat Prajabatan meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap untuk melaksanakan tugas jabatan secara professional dengan dilandasi kepribadian dan etika Pegawai Negeri Sipil sesuai dengan kebutuhan instansi. Secara khusus membetuk kader staf yang berkarakter professional dan juga membentuk sikap mental yang baik, perilaku yang jujur, disiplin dan penuh pengabdian untuk melaksanakan tugasnya sebagai staf dalam rangka membantu pimpinan atau atasannya. Waktu pelaksanaan untuk CPNS exs honorer selama 18 hari dan pelamar umum 10 hari. Turut memberikan sambutan pada kesempatan itu Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Kalteng Ir. Agustina P. Dewel. Dihadiri Kepala SKPD Widyaiswara, pengajar dan sejumlah undangan lainnya. (Humas).

114

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

MARI BERSAMA-SAMA MEMBANGUN KEHIDUPAN UMAT
Thursday, March 24, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi mengajak seluruh umat beragama, khususnya para ulama dan pemuka agama untuk bersama-sama pemerintah bahu membahu membangun kehidupan umat. “Kita menyadari bangsa kita masih dalam suasana krisis multidimensional, para ulama dan pemuka agama lainnya mempunyai peranan yang sangat penting dalam membimbing dan memandu umatnya untuk melaksanakan ajaran agama secara benar,” kata Bupati dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekda Kapuas H Nurul Edy saat acara Salat Hajat Berjamaah sebagai rangkaian Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke 205 dam HUT Pemkab Kapuas ke 60 di Masjid Agung Al Mukarram, Rabu (23/3) malam. Dengan salat hajat ini diharapkan agar permasalahan kehidupan kita diberikan jalan keluar dan diluaskan Allah SWT dari segala kesempitan serta diberikanNya kesejahteraan kepada masyarakat Kapuas. Berdasarkan salah satu program prioritas pembangunan Kabupaten Kapuas dalam upaya peningkatan pembangunan keagamaan, sosial budaya yang merupakan landasan dan arah dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing guna mewujudkan masyarakat yang religus dan beraklak mulia, rukun dan dalam dalam melaksanakan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pelaksanaan program tersebut sungguh tidak ringan dan memerlukan komitmen seluruh jajaran Pemkab Kapuas maka dalam memperingati hari jadi ini mari jadikan momentum ini untuk meningkatkan kinerja, transparansi, kejujuran, kerukunan dan pelayanan kepada masyarakat, bangsa dan negara. Sehubungan ini kami mengajak saudara-saudara untuk lebih menghanyati dan mengamalkan dan beriman serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam melaksanakan tugas sehari-hari sehingga diharapkan memiliki integritas diniyah. Pada kesempatan itu juga dilaksanakan salat magrib berjamaah dengan imam KH ahmad Fauzi, kemudian dilanjutkan dengan salat hajat serta salat isya berjamaah. Sementara diwaktu yang bersamaan Panitia Hari-Hari Besar Agama Kristen (PHBK) juga menggelar kebaktian sebagai ucapaka syukur Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke 205 dam HUT Pemkab Kapuas ke 60 . Kegiatan ini dipusatkan di Gereja Sintha di Jalan A. Yani Kuala Kapuas. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

115

PEMPROV KALTENG PUJI KEBERHASILAN KAPUAS
Thursday, March 24, 2011
KUALA KAPUAS – Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam membangun daerah ternyata mendapat apresiasi positif dari Pemerintah Provisi Kalteng. Buktinya pada saat puncak Upacara Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke 205 dan Hari Jadi Pemkab Kapuas ke 60, mendapat pujian dari Pemprov Kalteng. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Kapuas, Kamis (24/3) pagi ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Kalteng H Achmad Diran sebagai inspektur upacara. Disamping itu tampak pula Bupati Kapuas HM Mawardi, Kapolda Kalteng Brigjen Damianus Jakie, para Bupati dan Wakil Bupati se Kalteng. Dalam amanatnya Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Kalteng H Achmad Diran menyebutkan Pemprov Kalteng menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Kabupaten Kapuas sebagai salah satu percontohan kawasan minapolitan tahun 2011 di tanah air. Hal ini menunjukan bahwa Kabupaten Kapuas mampu mengembangkan dan meningkatkan produktifitas ikan. Sampai akhir tahun 2010, produksi perikanan sebanyak 14.287,39 ton dengan kenaikan rata-rata per tahun di atas 10 persen. Sehingga tujuan percontohan kawasan minapolitan budidaya dalam rangka mendorong percepatan pengembangan wilayah dengan kegiatan perikanan sebagai kegiatan utama dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu Gubernur juga memuji keberhasilan Kapuas menjadi lumbung padi di Kalteng, bahkan dari data yang ada produksi pertanian khusus padi selalu meningkat dan tahun 2010 mencapai 340.000 ton. Disamping itu Kabupaten Kapuas juga menjadi salah satu tempat lokasi pembuatan Pelabuhan Batanjung. “Selanjutnya saya juga menyampaikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah, merupakan dua sisi kegiatan yang saling berhubungan satu sama lainm,” katanya. Performa pembangunan di daerah, sesungguhnya merupakan cerminan atas performa penyelenggaraan pemerintahan, begitu sebaliknya. Karena itu, kedepan perlu melakukan langkah-langkah konsolidasi terhadap cara berfikir seperti ini dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan di daerah. “Saya berharap peringatan ini, tidak sekedar seremonial yang hampa makna, tapi justru harus dijadikan momentum untuk melakukan evaluasi dan intropeksi terhadap kinerja pembangunan daerah selama ini,” ungkapnya. Banyak agenda-agenda yang telah berhasil diwujudkan. Jika kita mau berkata jujur disamping adanya berbagai keerhasilan da kemajuan di tahun

116

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

2010, sesungguhnya masih terdapat persoalan–persoalan yang belum sepenuhnya dapat dicarikan solusinya. Semua kendala dan masalah tersebut menjadi catatan semata, tetapi yang paling penting adalah bagaimana agar peringatan ini dapat menjadi momentum untuk lebih dapat memantapkan konsep pembangunan Kabupaten Kapuas ke depan. Tentunya dengan meletakan sendi-sendi yang kokoh dan kuat serta mengeratkan simpul-simpul persatuan, kebersamaan dan kerukunan diantara seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kapuas. Demikian seluruh elemen yang ada dapat duduk bersama guna mencarikan jalan yang terbaik untuk terus melaksanakan pembangunan daerah secara berkesinambungan. Pada puncak upacara juga diisi dengan atraksi tarian daerah yang dibawakan oleh pelajar dan anak-anak sekolah dasar yang ada di Kota Kuala Kapuas. Kemudian juga digelar atraksi drumband Bahana Gita Praja yang merupakan binaan TP PKK Kabupaten Kapuas. Usai kegiatan upacara kemudian diisi dengan syukuran bersama Bupati Kapuas yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati. Disini para undangan dijamu makan siang. “Saya mengajak kepada semua komponen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Kapuas yang Amanah (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh),” kata Bupati Kapuas HM Mawardi saat syukuran tersebut. Bahkan Bupati juga meminta momentum hari jadi ini untuk merefleksikan apa yang sudah dan belum dilaksanakan dalam pembangunan. Sebab tanpa keterlibatan semua pihak mustahil apa yang ingin dicapai dapat terwujud, terlebih kehadiran investor juga diharapkan dapat mendorong investasi dalam pembangunan. Acara syukuran ditandai pemotongan tumpeng oleh Bupati Kapuas beserta Ny Hj Aliyah Mawardi, selanjutnya nasi tumpeng diserahkan kepada Wakil Gubernur Kalteng dan beserta Ny Hj Nani Winarni A Diran. (humas)

BUPATI TERLIBAT PERANG LALUHAN, PEJABAT SALING SERANG
Saturday, March 26, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi bersama Ketua DPRD Robert L Gerung, Kajari Kapuas Saifudin Tagamal terlibat perang laluhan dengan Kapolres Kapuas Wisnu Putra dan Ketua Pegadilan Negeri Wahyu Setia serta Wakil Ketua DPRD Iif Sarifudin, Jumat (25/3) sore. Perang menggunakan batang suli ini berlangsung seru. Apalagi masyarakat juga ikut terlibat di dalam perang luluhan yang digelar setiap peringatan HUT Kota Kuala Kapuas ke 205 dan Pemkab Kapuas ke 60. Kegiatan sendiri mengambil tempat di Pelabuhan Danau Mare Kota Kuala Kapuas. Aturan perang ini dipandu oleh seorang mantir adat yang menjelaskan aturan permainan. Dalam permainan ini rombongan Kapolres Kapuas, Ketua PN, Wakil Ketua DPRD Mahmud dan Kasrem 1011/Klk Mayor Cepep menaiki kapal fery. Sementara itu Bupati beserta rombongan lainnya menunggu ditepi Pelabuhan Danau Mare. Setelah kapal fery berputar sebanyak 3 kali, perang pun mulai ditabuh. Ratusan batang suli melayang ke udara. Sasarannya tentu dari kedua belah pihak yang salaing berhadapan. Menariknya wisata budaya ini mampu menyedot perhatian ribuan pengunjung yang memadati lokasi kegiatan. Perang ini layaknya perang sungguhan, apalagi masingmasing peserta mengenakan baju adat langkap dengan topi laung di kepala. Perang

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

117

Lalaluhan, begitulah warga setempat menyebut kegiatan tersebut. Perang lalaluhan memang layaknya perang sungguhan, tetapi senjata yang dipergunakan bukan senjata sungguhan, akan tetapi senjata yang dipergunakan yakni batang suli yang pada bagian ujungnya sudah ditumpulkan dan batang suli itu dijadikan sebagai tombak. Setelah bertempur sekitar 10 menit akhirnya perang dihentikan. ”Berhenti-behenti, perang telah usai,” kata pemandu kegiatan Athir Menteng yang dalam kesehariannya dipercaya sebagai Kasubag Protokol Setda Kapuas ini. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi mengaku puas dengan kegiatan yang digelar ini. Didampingi istri tercinta Ny aHj Aliyah dirinya mengucapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian Hari Jadi Kota Kuala Kapuas dan Pemkab Kapuas berjalan dengan lancar dan aman. (humas)

DIRUT KALTENG POS PUJI KEBERSIHAN KAPUAS
Sunday, March 27, 2011
KUALA KAPUAS – Direktur Utama (Dirut) PT Kalteng Pos Press Zainal Muttaqin memuji kebersihan dan keindahan Kota Kuala Kapuas. “ Tanda Kota modern adalah bersih indah, dan enak di pandang mata “ , ungkap Muttaqin. Ia mengajak kepada warga masyarakat Kabupaten Kapuas untuk terus mendukung progam Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM , diantaranya bersama-sama menjaga kebersihan, keindahan dan kerapian Kota Kuala Kapuas, dan program pembangunan lainnya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Zainal Muttaqin menyampaikan hal tersebut pada kegiatan jalan Sehat bersama Bupati Kapuas , di Lapangan Bukit Ngalangkang Kuala Kapuas, Minggu (27/3) pagi. Jalan sehat di gelar PT Kalteng Pos Press , Pemkab Kapuas dan Kadin dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Jadi Ke-205 Kota Kuala Kapuas dan HUT Ke-60 Pemerintah Kabupaten Kapuas. Pada kesempatan yang sama Bupati HM Mawardi mengajak warga Kota Kuala Kapuas khususnya dan Kabupaten Kapuas pada umumnya , agar tetap selalu menjaga kebersihan, keindahan dan kerapian. “ Tidak membuang sampah sembarangan , buanglah sampah di tempat yang telah disediakan , selalu memperhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggalnya masing-masing “, pinta HM Mawardi. Pelaksanaan jalan sehat yang di mulai pukul 06.30 WIB berlangsung meriah, dilepas dengan resmi Bupati HM Mawardi di tandai dengan pengibaran bendera. Bupati HM Mawardi berbaur dengan ribuan peserta untuk bersama-sama mengikuti jalan sehat. 118
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Peserta jalan sehat melintasi jalan RA Kartini, DI Panjaitan , Jend. A Yani dan jalan Suprapto. Sebelum dilaksanakan jalan sehat , di dahului dengan senam bersama , di Lapangan Bukit Ngalangkang Kuala Kapuas. Jalan sehat bersama Bupati Kapuas HM Mawardi , menyediakan berbagai hadiah seperti 3 buah sepeda motor metic, lemari es, televisi, sepeda dan berbagai hadiah menarik lainnya. Kegiatan tersebut juga diikuti Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iip Syafrudin SIP, Kapolres Kapuas AKBP Wisnu Putra SH SIK, Kasdim 1011 Kapuas Mayor Arm Cecep WM, Kepala SKPD, pimpinan BUMN/BUMD dan jajaran menajemen PT Kalteng Pos Press .

PERAN TOKOH AGAMA MEMELIHARA KERUKUAN UMAT
Monday, March 28, 2011
KUALA KAPUAS – Peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam rangka pemeliharaan kerukuan umat beragama sangat dibutuhkan terutama dalam pencerahan mentradisikan sikap terbuka dan jujur dalam relasi antar umat beragama. Demikian disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada Sosialisasi Kerukunan Antar Umat Beragama Dalam Rangka Menjaga dan Memelihara Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Kapuas, di Aula Kantor Bupati Kapuas, Senin (28/3) pagi. Kerukunan umat beragama adalah hubungan sesama umat beragama yang dilandasi toleransi, saling pengertian, saling menghormati, menghargai kesetaraan dalam pengamalan ajaran agamanya, ungkap HM Mawardi. Kerjasama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Meskipun sampai sejauh ini Kabupaten Kapuas belum ditemui adanya konflik atau pertentangan antar umat beragama , akan tetapi perlu bagi kita untuk waspada dan meningkatkan kedinamisan antara sesama , menjaga , memelihara kerukunan umat beragama , serta saling bekerjasama dalam pembangunan daerah, bangsa dan Negara. Persoalan kerukunan umat beragama senantiasa perlu terus menerus disosialisasikan, karena kata HM Mawardi, tidak dapat dipungkiri bahwa konflik antar dan intern umat beragama masih saja terus berlangsung. “ Kerukunan umat beragama sangat diperlukan agar kita bisa menjalani kehidupan dan bermasyarakat dengan damai, sejahtera dan jauh dari kecurigaan kepada kelompokPemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

119

kelompok lain, terang HM Mawardi. Pada kesempatan yang sama Kepala Badan Kesbang,Politik dan Linmas Kab.Kapuas Drs Djumrinson MPd menjelaskan, sosialisasi berlangsung satu hari , diikuti 100 orang peserta, terdiri dari pimpinan lembaga agama/pemuka agama, tokoh masyarakat/adapt, pempinan paguyuban/Ormas, Pemuda, Mahasiswa , Pengurus dan anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kapuas. Dihadiri Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung SE MM, Unsur Forkompimda , Sekda Drs H Nurul Edy MSi, Kepala SKPD dan sejumlah undangan lainya

PEMKAB GELAR BINTEK ANJAB
Monday, March 28, 2011
KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Bagian Organisasi Setda Kapuas menggelar Sosialisasi Bimbingan Teknis Analisis Jabatan (Anjab) dan Beban Kerja Di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas. Sosialisasi itu dibuka dengan resmi oleh Bupati Kapuas diwakili Asisten Adiministrasi Umum Drs Johansyah, di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala Kapuas, Senin (28/3) pagi. Bupati Kapuas Ir. HM Mawardi , MM dalam sambutan tertulis dibacakan Drs Johansyah mengatakan, sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk dari pembinaan dan fasilitasi yang telah dilakukan oleh pemerintah pusat atas perubahan organisasi perangkat daerah yang juga bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada para pejabat dan staf pelaksana yang dicalonkan menjadi tenaga analisis jabatan dan beban kerja di lingkungan pemerintah Kabupaten Kapuas. HM Mawardi mengharapkan, agar pada saat mengikuti kegiatan ini dapat dengan sungguh - sungguh dan dengan penuh perhatian sehingga dapat menjadi tenaga analisis pada instansi masing - masing. Acara sosialisasi ini dimaksudkan sebagai upaya mengembangakan diri untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan suatu gambaran yang nyata akan situasi, kondisi dan potensi yang dimiliki oleh setiap jabatan struktural dan staf pelaksana sehingga mudah dalam mengambil keputusan terutama saat di laksanakannya mutasi dan promosi jabatan pada unit kerja masing – masing, ungkap HM Mawardi. Pada kesempatan yang sama Kabag Organisasi Setda Kapuas Sinday, SE. M. Ap menjelaskan bahwa maksud dan tujuan diadakannya

120

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

sosialisasi bimbingan teknis analisis jabatan dan beban kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas sebagai upaya didalam menganalisis suatu jabatan dan beban kerja untuk dijadikan pedoman dan acuan dan untuk membantu dan mempermudah pemerintah daerah melaksanakan analisis jabatan dan beban kerja dalam melakukan penataan kepegawaian. Sosialisasi berlngsung dua hari, di ikuti oleh 200 orang peserta, terdiri dari 13 SKPD. Tim Pengajar/ Fasilitator terdiri dari 2 (dua) orang, satu dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan satu dari Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia, terang Sinday

KOPERASI DAN UMKM BERPERAN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI
Tuesday, March 29, 2011
KUALA KAPUAS – Perkembangan perkoperasian, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan taraf hidup rakyat. Hal ini ditunjukkan oleh kontribusi dalam produksi, jumlah unit usaha serta penyerapan tenaga kerja. Demikian diungkapkan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Pemberdayaan Koperasi dan UMKM dengan dinas instansi yang membidangi KUMKM kabupaten/kota se Kalteng di Aula Bappeda Kabupaten Kapuas, Senin (28/3) pagi. Dijelaskan Bupati dalam skala nasional kontribusi koperasi dan UMKM dalam pendapatan domistik bruto mencapai 56,7 persen. Dengan unit usaha mencapai 99,5 persen dari unit usaha keseluruhan serta koperasi KUMKM mampu menyerap tenaga kerja lebih dari 95,5 persen lapangan kerja. Keadaan ini menggambarkan besarnya peran koperasi dan UMKM dalam memberikan kontribusi dalam pembangunan ekonomi. Namun demikian peran koperasi dan UMKM saat ini masih dihadapkan beberapa permasalahan. Diantaranya perkembangan meningkatnya jumlah koperasi dan UMKM belum diimbangi dengan peningkatan kualitas produksi khususnya yang bergerak di usaha mikro termasuk PKL. Kemudian masih
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

121

terbatasnya akses koperasi dan UMKM terhadap sumber daya yang produktif, terutama di bidang permodalan, teknologi, informasi dan pasar. Hal ini disebabkan produk jasa keuangan masih beroreintasi pada kredit modal kerja sedangkan kredit investasi masih rendah. Masih rendahnya kualitas kelembagaan organisasi koperasi, secara nasional jumlah koperasi 17.500 unit yang aktif mencapai 71 persen. Sedangkan di Kabupaten Kapuas 305 unit dengan 202 koperasi koperasi aktif atau 67 persen dengan jumlah anggota 9.418 orang. “Dengan memperhatikan keadaan tersebut diatas maka perlu adanya sasaran dalam pengembangan dan pemberdayaan koperasi dan UMKM yang perlu dibahas dalam forum ini,” pinta Bupati saat membuka kegiatan. Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng Dra Hj Jamilah Yakob menjelaskan rakornis ini baru pertama kali diadakan di daerah, sebab sebelumnya selalu diadalah di ibukota provinsi yakni Kota Palangka Raya. “Saya berharap rakornis ini dapat membawa warna baru bagi perkembangan koperasi dan UMKM di Provinsi Kalteng apalagi kegiatan ini dihadiri langsung ole Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM,” kata Jamilah. Ditempat yang sama Ketua panitia kegiatan, Agung Lintar Alfian mengatakan tujuan kegiatan agar terjadi sinkronisasi dan harmonisasi program koperasi dan UMKM, baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota. “Peserta kegiatan berasal dari kepala dinas yang membidangi koperasi dan UMKM kabupaten/kota se Kalteng. Kemudian narasumber dari Kementerian Koperasi dan UKM serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng,” terang Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Kapuas ini. Kegiatan pembukaan rakornis ini juga dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung, unsur muspida Kabupaten Kapuas serta sejumlah Kepala SKPD Pemkab Kapuas. (humas)

TIGA DAMANG PROTES PUNGLI PT DASA INTIGA
Tuesday, March 29, 2011
KUALA KAPUAS – Tiga damang atau Kepala Adat di tiga kecamatan Timpah, Kapuas Tengah dan Mantangai memprotes tindakan PT Dasa Intiga yang dinilai merugikan masyarakat setempat. Mereka menuding PT Dasa Intiga telah melakukan pungutan liar (pungli) saat masyarakat melintasi jalan HPH dengan memasang portal. Akibatnya masyarakat harus mengeluarkan uang untuk dapat melintasi jalan tersebut. Peryataan sikap tiga damang ini disampaikan langsung kepada Bupati Kapuas HM Mawardi, Senin (28/3) sore di Kantor Bupati. Mereka adalah Kepala Adat Desa Timpah Punding W Daron, Kepala Adat Desa Pujon Hasley M Magat dan Kepala Adat Mantangai Hilir Musi Jamain. Terdapat delapan pernyataan sikapnya yang disampaikan kepada Bupati Kapuas HM Mawardi yang saat itu didampingi jajarannya seperti Sekda Kapuas Nurul Edy, Asisten I Lesmeriadi, Asisten III Johansyah, Plt Kadis Kehutanan dan Perkebunan Herry Palangka Jaya, Kepala Bappeda Herson B Aden serta Kabag Hukum Fitrayanto. Diantaranya mengadili dan menyelesaikan setiap investor yang berani bertindak semena-mena dengan merampas hak-hak adat Dayak dengan memasang portal dan memungut dana bagi masyarakat yang menggunakan jalan. Bukti pungutan tersebut terlihat dari kwitansi tanda terima yang ditandatangani oleh petugas pemungut dari PT Dasa Intiga. Bahkan pihak perusahaan dalam surat pemberitahuan

122

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

yang ditandatangani oleh Manager Base Camp PT Dasa Intiga HM Tosim. Dalam pemberitahuan bernomor 003/INT-HYG/I/2011 ini disebutkan untuk mobil masyarakat jenis strada dikenakan Rp50 ribu, kemudian mobil jenis strada tambang Rp200 ribu serta truk Rp500 ribu. Pungutan ini mulai diberlakukan terhitung tanggal 2 Februari 2011. ”Kami juga meminta pihak PT Dasa Intiga untuk membuat laporan tertulis hasil-hasil dari pungutan tersebut dan menggunakan lagi untuk kepentingan sosial,” kata meraka dalam pernyataan sikapnya. Disamping itu mereka juga meminta pihak perusahaan untuk membongkar portal dalam kurun waktu tujuh hari terhitung sejak tanggal pernyataan sikap ini dikeluarkan dan mengenakan denda kepada PT Dasa Intiga. Bahkan mereka mengancam akan jika pernyataan sikap ini tidak diindahkan, maka masyarakat setempat akan melakukan tindakan pembongkaran paksa dan pihak PT Dasa Intiga akan dikenakan denda adat karena sudah dianggap melecehkan masyarakat Dayak. Selain itu dalam pernyatan sikapnya mereka juga mendukung setiap program pemerintah terutama jalan dari Dusun Tanjung Kalanis sampai Hurung Tabengan dengan Kecamatan Kapuas Hulu. Dengan harapan semua hasil bumi dapat dimanfaatkan dijalan tersebut sehingga terbukanya akses desa-desa yang terisolir. Menanggapi hal tersebut tersebut Bupati Kapuas HM Mawardi berjanji akan menindaklanjuti keluhan dari masyarakat tersebut. ”Kami akan mendengarkan penyataan sikap ini dan menindaklanjutinya,” kata Bupati saat itu. Sementara itu Kepala Bappeda Kapuas Herson B Aden menilai tindakan dari PT Dasa Intiga tersebut sudah tidak lagi berpihak kepada masyarakat setempat. Sebab akses jalan yang tadinya dapat dimanfaatkan masyarakat kini telah beralih fungsi karena ada pemortalan yang berimbas terjadinya pungutan. ”Harusnya perusahaan yang beroperasi di suatu wilayah bisa memperhatikan kesejahteraan warga sekitar. Jangan sampai terjadi pungutan hanya karena masyarakat melintasi jalan tersebut,” ungkap Herson. (humas)

JELANG KEMARAU, BUPATI INGATKAN BAHAYA KEBAKARAN
Wednesday, March 30, 2011
KUALA KAPUAS – Memasuki musim kemarau, Bupati Kapuas HM Mawardi mengingatkan akan bahaya kebakaran, baik itu kebakaran hutan, lahan maupun pemukiman. Maka dari itu diperlukan kesadaran semua pihak untuk dapat mengantisifasinya. Penegasan ini disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi saat membuka Kegiatan Koordinasi dan Pelatihan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Aula Kantor KesbangPol dan Linmas, Rabu (30/3) pagi. Bupati menilai saat ini, perhatian masyarakat selama ini terhadap penanganan kebakaran pada lingkungan strategis (pasar), pertokoan atau perumahan sudah berjalan dengan baik dan maksimal. Namun terhadap kebakaran hutan dan lahan sangat kurang, karena itu melalui koordinasi dan pelatihan ini dapat meningkatkan peran aktif peserta dalam upaya pencegahan dan penangulangan bencana kebakaran hutan dan lahan yang mampu menyebarkannya kepada masyarakat. “Kepada para pengurus dan jajaran anggota pemadam kebakaran agar dapat menjaga, memelihara sarana pemadam kebakaran yang di bantu oleh pemerintah daerah,” kata Mawardi. Disamping itu anggota pemadan kebakaran juga diharapkan dapat memamfaatkan peralatan yang dimiliki untuk

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

123

membantu masyarakat dalam upaya menanggulangi bahaya kebakaran, baik itu kebakaran lingkungan perumahan, lahan maupun kebakaran hutan. Pada kesempatan yang sama Kepala Badan Kesbang Politik dan Linmas Kabupaten Kapuas Drs Djumrinson M.Pd menjelaskan bahwa maksud dan tujuan diadakannya kegiatan koordinasi dan pelatihan pengendalian kebakaran hutan dan lahan Kabupaten Kapuas untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kapuas agar dalam menjalankan tugas - tugas di lapangan terampil profesional, loyal, berhasil guna dan berdaya guna. Pelatihan pengendalian kebakaran hutan dan lahan Kabupaten Kapuas di ikuti oleh 50 orang peserta dari Dinas/ Badan/ Instansi/ Lembaga dan BPK. “Pada pelatihan ini, para pemateri berasal dari Badan Lingkungan Hidup, Dinas Perkebunan dan Kehutanan, TNI/Polri serta dari KesbangPol Linmas,” tukasnya

BUPATI SERAHKAN SPT TAHUNAN
Wednesday, March 30, 2011
KUALA KAPUAS – Ketaatan Bupati Kapuas HM Mawardi dalam melaporkan pajak patut di contoh. Buktinya sebelum tanggal 31 Maret Bupati telah menyerahkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan untuk Orang Pribadi. Penyerahan SPT Tahunan Orang Pribadi diserahkan langsung oleh Bupati Kapuas kepada Kepala Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Kapuas Kartini, HS.BBA di ruang kerja Bupati, Rabu (30/3) pagi. Pada saat penyerahan tersebut Bupati Kapuas didampingi oleh Kabag Keuangan Setda Kapuas Syafiri, SE. Menurut Kabag Humas dan Protokol Setda Kapuas Drs M Hafizi keteladanan Bupati Kapuas patut di tiru. Khususnya untuk pejabat dan para PNS di lingkungan Pemkab Kapuas. Sementara itu Kepala Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Kapuas Kartini, HS.BBA menjelaskan ada tiga jenis SPT Tahunan. Pertama formulir SPT Tahunan 1770 diisi oleh Orang Pribadi yang memiliki sumber penghasilan dari usaha dan/atau pekerjaan bebas. Kedua formulir SPT Tahunan 1770 S diisi oleh Orang Pribadi yang memiliki sumber penghasilan dari satu pemberi kerja (sebagai karyawan) atau lebih dan/atau penghasilan lainnya yang bukan dari usaha pekerjaan bebas. Ketiga formulir SPT Tahunan 1770 SS diisi oleh Orang Pribadi yang memiliki sumber penghasilan hanya dari satu pemberi kerja yang jumlah bruto penghasilan setahun tidak melebihi Rp 60.000.000, dan tidak mempunyai penghasilan lainnya kecuali dari bunga bank dan bunga koperasi. “Untuk mendapatkan formulir SPT Tahunan ataupun cara pengisian dapat menghubungi kantor KP2KP terdekat atau dapat di di download (unduh) di website www.pajak.go.id “ , kata Kartini

5 HARI KERJA PNS MULAI DI BERLAKUKAN
Thursday, March 31, 2011
KUALA KAPUAS – Lima hari kerja di lingkungan Pemkab Kapuas mulai di berlakukan sejak 1 April 2011. Pelaksanaan lima hari kerja ini telah di atur dalam surat edaran bupati Kapuas Nomor : 061.2/586/0rg.2011. tanggal 30 Maret 2011. Dalam edaran tersebut di jelaskan pengaturan hari kerja. Untuk hari Senin hingga Kamis jam masuk mulai pukul 124
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

07.00 WIB – 16.25 WIB dengan jam istirahat pukul 12.00 WIB – 13.00 WIB. Kemudian untuk hari Jumat masuk mulai pukul 06.30 WIB – 11.00 WIB. Pada hari tersebut olah raga di mulai pukul 06.30 WIB – 07.30 WIB. Menurut Sekda Kabupaten Kapuas Drs H Nurul Edy MSi, total jam kerja PNS selama lima hari sebanyak 37,5 jam. ”Penjabaran surat edaran tersebut sesuai dengan peraturan Bupati Kapuas Nomor 2 Tahun 2011 tentang pelaksanaan lima hari kerja di lingkungan SKPD Kabupaten Kapuas, “ kata Nurul Edy , Kamis (31/3) pagi. Pada kesempatan itu Sekda juga menjelaskan tentang pakaian yg dikenakan pada lima hari kerja tersebut, sesuai surat edaran Bupati Kapuas Nomor : 061.1/588/Org.2011. Untuk hari Senin pakaian seragam LINMAS. Hari Selasa dan Rabu Pakaian Dinas Harian (PDH). Hari Kamis Bupati/Wakil Bupati dan semua Pejabat Eselon II dan III menggunakan baju lengan panjang (warna terang) memakai dasi dan celana/rok warna gelap, Sedangkan untuk Pejabat eselon IV dan Pelaksana menggunakan PDH. Selanjutnya khusus hari Jumat pukul 06.30 WIB – 07.30 WIB memakai baju olah raga, dan pada pukul 07.30 WIB – 11.00 WIB memakai batik dan lawung. Sebagai upaya meningkatkan disiplin, rencana ke depan di terapkan absensi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan menggunakan sistem sidik jari, sebagai percontohan pelaksanaannya (pilot project) di lakukan di lingkungan kerja Setda Kapuas. (Humas)

PAWAI PASKAH JADI AGENDA TAHUNAN
Friday, April 01, 2011
KUALA KAPUAS – Pawai atau karnaval Paskah akan menjadi agenda tahunan. Ini setelah Panitia Hari Besar Kristen (PHBK) Kabupaten Kapuas melakukan rapat besar yang dihadiri oleh seluruh ketua, pimpinan organisasi Gereja. Rapat digelar di Rujab Wabup Kapuas, Jumat (1/4) siang. Hal ini dimaksudkan bahwa didalam pelaksanaan pawai paskah tersebut pada intinya seluruh umat kristiani bukan untuk unjuk kekuatan namun sebagai ungkapan suka cita dimana dengan adanya pawai tersebut dapat kembali mengingatkan kepada generasi muda Kristen untuk dapat lebih mengetahui akan bagaimana kisah perjalanan tuhan yesus kristus, sehingga dapat lebih memahami dan takut akan perbuatan yang melanggar laranganya. Seperti yang diungkapkan oleh Pdt Yoseph Dbs selaku ketua periang atau perkumpulan seluruh gereja-gereja di Kabupaten Kapuas, menurutnya didalam pelaksanaan pawai itu nanti seluruh peserta yang terdiri dari perwakilan gereja-gereja mereka akan membawakan sebuah alur cerita akan perjalanan hidup Yesus Kristus sampai dengan kematianya seperti yang tertuang didalam sengasara 1-5. Sedangkan untuk Tema paskah tahun ini yang jatuh pada tanggal 24 April 2011 nanti adalah “ Kebangkitan Kristus memulihkan Wajah Kemanusiaan” tentunya patut renungkan bersama , walau bagaimanapun keteladanan akan ajaran yang diberikan oleh Yesus Kristus patutlah menjadi panduan kita umat kristiani untuk menerapkanya dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu menurut Wakil
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

125

Bupati Kapuas Suraria Nahan selaku penasehat dari PHBK kala memberikan sambutan saat membuka acara ini mengatakan bahwa panitia dalam hal ini Periang harus konsisten dengan acara yang dilakukan. “Panitia harus konsisten dan jangan takut akan dalam melaksanakan kegiatan pawai paskah, karena ini tujuanya untuk memuliakan tuhan bukan untuk unjuk kekuatan” kata Suran. Hal senada juga dilontarkan oleh Dandim 1011 KLK/Kps Letkol Inf Wim Purba kala memberikan arahan kepada seluruh peserta rapat pada saat itu, dikatakan Dandim bahwa didalam pelaksanaanya nanti diharapkan seluruh peserta atau umat Kristiani dapat menjaga ketertiban dan ketentraman, “Jagalah dan terus tingkatkan kerukunan umat beragama yang selama ini terbina dengan baik di bumi Tambun Bungai terutama di bumi Panunjung Tarung Kapuas yang kita cintai ini, ” ungkap Dandim Rencananya kegiatan pawai paskah ini sesuai jadwal ditetapkan pada tanggal 23 April 2011 nanti dan seluruh peserta yang sudah mendaftarkan diri ada 23 Gereja dan beberapa organisasi Kristen yang ada di Kabupaten Kapuas. (humas)

PELABUHAN LAUT BATANJUNG MULAI DIBANGUN
Monday, April 04, 2011
KUALA KAPUAS – Keinginan Pemkab Kapuas untuk memiliki sebuah pelabuhan laut akan segera terwujud. Ini setelah digelar rapat percepatan pembangunan Pelabuhan Laut Batanjung yang dilaksanakan di Aula Bappeda Kapuas, Senin (4/4) pagi. Rapat ini diikuti oleh instansi teknis seperti Adpel Pulang Pisau, Biro Administrasi Ekonomi dan SDA Setda Provinsi Kalteng, Dinas Perhubungan Kalteng, Badan Pengelolaan DAS Kakab Kalteng. Kemudian dari Dinas Perhubungan Kapuas, Dinas PU Kapuas, Bappeda Kapuas, Dinas Pertambangan dan Energi Kapuas serta Kantor BPN Kapuas. Kemudian tampak pula Asisten II Setda Kapuas Zahirsyah Ravieq yang mewakili Bupati Kapuas. Saat melakukan paparan, Aprianus Hengki dari Adpel Pulang Pisau menjelaskan secara teknis pihaknya telah melakukan survey dan studi kelayakan pelabuhan laut Batanjung. Bahkan pada tahun 2011, pihaknya bersama kontraktor akan segera melakukan pemancangan tiang pelabuhan. Rencananya pemancangan tiang pancang sebanyak 120 titik. “Dalam sembilan bulan kedepan proses pemancangan tiang dapat diselesaikan. Bahkan kami berharap fasilitas pendukung lainnya dapat juga diselesaikan pada tahun 2012,” terang Aprianus. Namun demikian pihaknya meminta kepada Pemkab Kapuas untuk dapat memberikan hibah tanah kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan. Hal ini dilakukan agar ada kejelasan pembangunan lanjutan pelabuhan. Namun untuk luas tanah yang diminta dihibahkan akan dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan. Sementara itu Plt Kepala Dinas Perhubungan, Telekomunikasi dan Informasi Kapuas Ahmad Sopian memaparkan saat ini pembangunan jalan tembus dari simpang Basarang menuju pelabuhan Batanjung sepanjang 54 km mulai dibangun. “Dari nilai ekonomis pelabuhan ini lebih strategis dibandingkan dengan Pelabuhan Tri Sakti di Banjarmasin, sebab dekat dengan laut dan tidak berpengaruh pada pasang surut air,” kata Sopian. Bahkan lokasi pelabuhan Batanjung tidak termasuk dalam lokasi kawasan hutan produksi dalam RTRWP. Selain itu pembangunan pelabuhan Bantanjung sudah masuk dalam program pembangunan infrastruktur Asia 2010 dan telah ditetapkan oleh Presiden RI. Ditempat

126

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

yang sama Wakil Ketua Badan Pengelola DAS Kakab Kalteng Tagah Pahoe menilai pembangunan pelabuhan Bantanjung sebagai upaya mendorong percepatan pembangunan ekonomi di Provinsi Kalteng. “Hal ini sebagai penunjang berkembangnya investasi swasta dan mengatasi minimnya infrastruktur Provinsi Kalteng khususnya Kabupaten Kapuas,” kata Tagah yang didampingi Direktur Umum Pengembangan Usaha, DAS Kakab, Titik Sundari. Sementara itu Kepala Bappeda Kapuas Herson B Aden berharap adanya sinergisitas dan koordinasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pusat dalam perencanaan, pelaksanaan dan pendanaan sehingga target penyelesaian pembangunan pelabuhan ini dapat dilaksanakan sesuai target yang direncanakan. “Kita juga berharap adanya sinergisitas antara pembangunan fisik pelabuhan dengan penyiapan infrastruktur jalan darat dari simpang Basarang menuju pelabuhan dengan mengubah status jalan menjadi jalan strategis nasional,” ungkapnya. (humas)

RENOVASI MASJID AL MUKARRAM TAHAP II SIAP DIMULAI
Wednesday, April 06, 2011
KUALA KAPUAS – Setelah selesai pembangunan tahap pertama, kini pembangunan Masjid Agung Al Mukarram Jalan Tambun Bungai kembali siap dilakukan. Bahkan rencananya masjid terbesar di Kabupaten Kapuas ini, jika selesai dibangun mampu menampung sekitar 6 ribu jamaah. Ekspos pembangunan tahap dua dilakukan oleh konsultan perencana CV Citra Multi Consultan Palangka Raya. Kemudian pelaksana/kontraktor yakni PT Wakita Karya Cabang Banjarmasin. Kegiatan mengambil tempat di Masjid Al Mukarram, Selasa (5/4) malam. Tampak Bupati Kapuas HM Mawardi, Kepala Kemenag Kapuas H Mahli, Ketua FKUB Masyumi Rivai, pengurus masjid H Abdul Munir serta undangan lainnya. Ekspos dilakukan dihadapan ratusan jamaah. Untuk tahap pertama di tahun 2010 total dana yang sudah dikeluarkan berjumlah Rp9 miliar dengan pekerjaan pendahuluan, pekerjaan tanah, pondasi dan struktur beton. Kemudian untuk tahap II diprediksi akan menelan dana Rp14,85 miliar. Kegiatan meliputi pekerjaan tanah, pondasi struktur beton, struktur atap dan penutup atap. Kemudian pembuatan interior masjid serta desaian taman dan lingkungan. Selain itu ruang wudhu akan dibuat sedemikian rupa akan memudahkan jamaah mengambil air wudhu. “Nantinya masjid ini akan dilengkapi dengan sebuah menara dengan ketinggian 40 meter, Bahkan sesuai rencana akan dilengkapi fasilitas lift. Kami memperkirakan total dana yang dibutuhkan hingga pembuatan taman sekitar Rp51 miliar,” kata Pitoyono, Kepala Studio CV Cityra Multi Konsultan. Bangunan sendiri terdiri II lantai dengan dan halaman sebagai ruang cadangan salat lengkap dengan kolam air dan taman guna melengkapi kenyamanan, keteduhan dan kemudahan salat. Disamping itu lokasi majid yang sangat strategis karena memiliki potensi untuk pengembangan Islamic Center. Usai mendengarkan ekspos dari konsultan perencana, Bupati Kapuas HM Mawardi berharap agar pengerjaan bangunan masjid sesuai dengan desain yang direncanakan. “Saya tidak ingin realisasi kegiatan tidak sesuai dengan gambar yang dibuat. Apalagi kita berharap bangunan ini selesai tahun 2012,” ungkap Mawardi. Kemudian Bupati juga meminta kepada konsultan untuk melakukan perhitungan ulang

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

127

biaya yang akan dikeluarkan untuk pembangunan masjid. Selain itu pembuatan desaian menara juga dapat segera diselesaikan. “Nantinya menara masjid setinggi 40 meter ini dapar dijadikan tempat wisata atau rekreasi bagi warga masyarakat. Sebab kita dapat melihat pemandangan Kota Kuala Kapuas dari atas,” ungkapnya. Selain itu Bupati juga meminta agar para jamaah memaklumi renovasi masjid sebab kegiatan peribadatan akan sedikit terganggu. Apalagi rencananya mulai tahun ini pembongkaran masjid akan mulai dilakukan sehingga tempat jamaah beribadah menjadi menyempit. (humas)

RAKORDAL TRIWULAN I DIGELAR
Wednesday, April 06, 2011
KUALA KAPUAS - Rapat Koordinasi dan Pengendalian (Rakordal) merupakan salah satu kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dari pelaksanaan kegiatan pembangunan, yang diselenggarakan dari tahun ke tahun dalam manajemen pemerintahan dan pembangunan. Kegiatan seperti ini bukan hanya sebagai sesuatu yang normatif atau rutinitas saja yang berkaitan dengan pelaporan capaian target rencana pembangunan, koordinasi maupun pengendalian adalah fungsi manajemen yang harus dilaksanakan agar tujuan yang telah ditetapkan tercapai sesuai sasaran dan jadwal pelaksanaan kegiatan dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Demikian ditegaskan Bupati Kapuas HM Mawardi saat membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Rencana Pembangunan Triwulan I Kabupaten Kapuas Tahun Anggaran 2011, di Aula Bappeda Kabupaten Kapuas, Rabu (6./4) pagi. Bahkan sebelum Rakordal ini digelar telah dilaksanakan pra rakordal yang telah dilaksanakan pada tanggal 5 April 2011. dengan mengundang pejabat eselon III dan IV SKPD untuk mengetahui realisasi fisik dan keuangan sampai dengan triwulan I TA 2011 beserta permasalahannya. Baik yang bersumber dari APBN Kabupaten Kapuas, dana alokasi khusus, tugas pembantuan, dana penguatan infrastruktur daerah, dana urusan bersama, kantor pusat atau pnpm infrastktur perdesaan. “Saya berharap penyampaian laporan secara berkala dan berjenjang merupakan salah satu indikator kinerja kita bersama sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. Hal ini sangat penting karena dari pelaporan tersebut akan dapat dinilai kinerja kita yang sesungguhnya secara akurat tentang pelaksanaan tugas kita,” kata Bupati. Bahkan Bupati mengingatkan SKPD kabupaten harus secara terus menerus secara fungsional melakukan komunikasi dan koordinasi dengan SKPD provinsi mitra kerjanya, khusus yang menyangkut rencana program/kegiatan TA 2011 dan TA 2012 yang dikelola oleh SKPD provinsi yang bersumber dari dana dekonsentrasi, tugas pembantuan dan APBD provinsi sehingga diharapkan sinergisitas, harmonisasi dan sinkronisasi program/kegiatan tidak hanya dilakukan pada rapat-rapat formal saja akan tetapi dapat dilakukan setiap saat sesuai dengan kebutuhan agar dapat memberikan manfaat secara optimal sesuai harapan masyarakat. Mengingat dokumen perencanaan merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah maka dalam tahapan dan proses penyusunannya agar jadwal penyusunan dan kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi oleh SKPD kabupaten agar diperhatikan secara sungguh-sungguh oleh Kepala SKPD. Sementara itu Kepala Bappeda Kapuas Herson B Aden menjelaskan dalam rakordal sejumlah Kepala SKPD. Diantaranya paparan Kadis Pendapatan Daerah tentang realisasi pendapatan daerah sampai dengan triwulan I TA 2011.. Kemudian paparan 128
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

realisasi pencairan pembayaran dana APBD Kabupaten Kapuas sampai dengan triwulan I TA 2011 baik belanja tidak langsung dan belanja langsung beserta permasalahan penataan keuangan daerah. Lalu paparan Kepala BPS Kabupaten Kapuas mengenai perkembangan indikator sosial ekonomi sampai dengan tahun terakhir dan rencana kerja BPS pada tahun 2011. Paparan realisasi pelaksanaan kegiatan pnpm mandiri perdesaan sampai dengan triwulan I TA 2011. Terkhir paparan koordinator KFCP Kalimantan Tengah mengenai kemajuan pelaksanaan kegiatan percontohan redd pada program KFCP di Kabupaten Kapuas sampai dengan tahun 2011. (humas)

TARGET PAD BELUM MAKSIMAL
Thursday, April 07, 2011
KUALA KAPUAS – Perkembangan pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Kapuas belum mencapai target yang ditetapkan. Misalnya pada tahun 2010 dari target mencapai Rp25 miliar lebih tapi terealisasi hanya Rp18 miliar lebih atau 72,09 persen. Hal ini mengalami penurunan sebesar Rp998 juta atau 5,14 persen, dibandingkan dengan PAD tahun 2009 sebesar Rp19 miliar. Penurunan ini terjadi karena adanya peraturan daerah yang tidak relevan untuk dilaksanakan dan penerimaan sektor pajak serta retribusi daerah yang belum optimal. Hal ini di sampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi ketika membuka Rapat Teknis dan Koordinasi Optimalisasi (Rakornis) PAD serta Evaluasi PAD triwulan I tahun 2011, Kamis (7/4) pagi. Kegiatan ini juga di hadiri oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, Ketua Komisi I DPRD Kapuas Eliser Timbung kemudian sejumlah Kepala SKPD, seluruh Camat. Lebih jauh dikatakan realisasi penerimaan di daerah pada Maret 2011 mencapai Rp132 miliar atau 16,53 persen dari target Rp800 miliar. Untuk pendapatan asli daerah terealisasi sebesar Rp3 Miliar atau 14,9 persen bila di bandingkan pada tahun 2010 terdapat kenaikan mencapai Rp0,98 miliar atau 4,1 persen. Dana perimbangan sebesar Rp122 miliar atau 17,6 persen yang mengalami penurunan sebesar Rp69 miliar di bandingkan dengan tahun 2010 sebesar Rp191 miliar yang terealisasi Rp6 miliar atau 7,6 persen. “Namun saya optimis sektor pajak daerah akan terjadi peningkatan walaupun pajak bumi dan bangunan sektor perkotaan dan pedesaan masih kita persiapkan pengelolaannya,” terangnya. Maka dari itu dalam rangka optimalisasi pengelolaan dan penerimaan sumber pemdapatan daerah, maka perlu dibuat kebijakan umum sebagai implementasi dari pelaksanaan program kerja. Yang secara garis besar berupa kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi atau subjek dan objek sumber-sumber penerimaan daerah. Potesi PAD dapat ditingkatkan dari sector pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, burung wallet dan BPHTB serta jenis reribusi IMB, Izin HO dan retribusi lainnya. Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kapuas Afiadin Husni mengatakan tujuan rapat antara lain koordinasi teknis dalam upaya optimalisasi pendapatan asli daerah di Kabupaten Kapuas dan mengevaluasi pelaksanaan penerimaan PAD triwulan I serta menyusun program kerja percepatan pendapatan tahun 2011 dengan dinas terkait Camat dan Lurah sekabupaten serta Kepala Desa sekecamatan selat. Rapat Teknis dan Koordinasi Optimalisasi (Rakornis) PAD serta Evaluasi PAD triwulan I diikuti oleh Dinas/ Badan Instansi Kabupaten Kapuas, Camat Kabupaten Kapuas dan Lurah serta Kepala Desa Kecamatan Selat. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

129

DEWAN SETUJU RANCANGAN REKOMENDASI LKPJ BUPATI KAPUAS TA 2010
Friday, April 08, 2011
KUALA KAPUAS – Seluruh anggota DPRD Kabupaten Kapuas menyetujui rancangan tentang rekomendasi LKPJ Bupati Kapuas Tahun 2010 untuk ditetapkan menjadi keputusan dewan. Demikian hasil acara Rapat Paripurna Istimewa Masa Persidangan I Tahun Sidang 2011, setelah salah satu Wakil Ketua DPRD Mahmud Iif Saifudin membacakan rancangan rekomendasi dimaksud, pada Jumat (8/4) pagi. Rapat paripurna sendiri dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kapuas Robert L Lengkap dengan dua Wakil Ketua, Mahmud dan H Asrani. Kemudian dari eksekutif dihadiri oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan. Kemudian tampak pula para undangan dari sejumlah Kepala SKPD dan Unsur Muspida, para Asisten dan Staf Ahli Bupati. Dalam sambutannya Bupati Kapuas HM Mawardi yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan menjelaskan pada tanggal 10 Maret 2011 yang lalu telah disampaikan pidato pengantar laporan keterangan pertanggungjawaban akhir tahun anggaran 2010. Rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Kapuas, yang tidak lain adalah merupakan pengantar dari laporan keterangan pertanggungjawaban atas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat selama kurun waktu tahun anggaran 2010. “Selanjutnya sesuai agenda rapat paripurna istimewa DPRD pada hari ini, beberapa saat yang lalu telah kita ikuti bersama-sama, yaitu penyampaian rekomendasi dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten kapuas atas LKPJ TA 2010,” kata Bupati. Seperti kita ketahui bersama pula bahwa segenap anggota dewan yang terhormat melalui fraksifraksi pendukung dewan dengan segala perhatian, tenaga dan pikiran yang disadari oleh tekad dan semangat pengabdian yang tinggi telah mempelajari, membahas dan memahami laporan keterangan pertanggungjawaban yang telah di sampaikan. Demikian juga telah kita ikuti bersama penetapan keputusan DPRD Kabupaten Kapuas tentang rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Kapuas akhir tahun anggaran 2010, berarti bahwa segenap anggota dewan yang terhormat telah mempelajari dan memahami secara seksama isi dan materi laporan dimaksud. “Hal tersebut juga tergambar dalam pendapat dewan perwakilan rakyat daerah, sehingga apa yang kita rencanakan, upaya yang kita laksanakan dalam membangun Kabupaten Kapuas pada tahun anggaran 2010 dapat berjalan dengan baik dan lancer,” ungkapnya. Kendatipun disadari pula bahwa tentu ada hal-hal yang belum sepenuhnya dapat diwujudkan, sebab manusia punya rencana dan upaya-upaya telah kita lakukan tapi tuhanlah yang sangat menentukan. Semua itu tidak terlepas dari kodrat manusia sebagai makhluk ciptaan tuhan dengan segala kelebihan dan keterbatasannya. Oleh karena itu melalui beberapa catatan penting yang direkomendasikan untuk mendapat perbaikan dan menjadi perhatian oleh kepala satuan kerja perangkat daerah kabupaten sebagai unsur pembantu bupati dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah yang terdiri dari Sekda, Sekretaris DPRD, dinas daerah, lembaga teknis daerah, kecamatan dan kelurahan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing untuk mengambil langkah kongkrit dan menindaklanjutinya sesuai dengan catatan saran, masukan dan/atau koreksi serta kritik 130
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

dan harapan dari DPRD yang merupakan bahan masukan dan menjadi perhatian guna perbaikan, peningkatan dan penyempurnaan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten Kapuas di masa yang akan datang. (humas)

UMAT HINDU DITUNTUT MENGEMBANGKAN POTENSI
Friday, April 08, 2011
KUALA KAPUAS – Umat Hindu adalah merupakan bagian integral dari bangsa Indonesia mempunyai tanggung jawab yang sama serta bersama-sama dengan umat beragama lainnya senantiasa dituntut untuk mengembangkan potensi diri guna menyukseskan pembangunan bangsa. Demikian sambutan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dibacakan Sekda Drs H Nurul Edy MSi pada acara Dharma Santi Nyepi Caka 1933 dan Pembukaan Utsawa Dharma Gita VIII Tingkat Kabupaten Kapuas, di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala Kapuas, Jum’at (8/4) malam. Selanjutnya dikatakan, pembangunan agama sebagai bagian dari pembangunan nasional diarahkan agar terciptanya tiga kondisi ideal kehidupan beragama , semakin meningkatnya wawasan kualitas kadar keimanan masyarakat terhadap agama yang diyakini. Hal ini sangatlah penting, terang HM Mawardi, guna mengantisipasi laju pertumbuhan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih, sehingga akan muncul pergeseran nilai-nilai dalam kehidupan bermasyarakat. Semakin meningkatnya penghayatan dan pengamalan keagamaan secara utuh dan segar, yang mampu mendorong semangat membangun untuk menyonsong hari esok yang lebih baik. Serta semakin kokoh mantaapnya tri kerukunan hidup beragama yang merupakan tiang penyangga utama dalam menjaga stabilitas nasional yang sehat dan dinamis. HM Mawardi menyambut baik dan gembira dengan dilaksanakannya Utsawa Dharma Gita ini. Semoga pelaksanaan dimasa yang akan datang semakin lebih meningkat lagi baik kualitas maupun kuantitas, harapnya. Pada kesempatan yang sama Ketua Panitia I Wayan Arnatha SH menjelaskan, pelaksanaan Utsawa Dharma Gita atau Seni Membaca Weda berlangsung 3 hari, 8 s/d 10 April 2011, diikuti 285 orang peserta . Jenis kegiatan/lomba, utsawa pembacaan mantra/sloka, pembacaan palawaknya, dharma wacana (penceramah agama), dharma widya (cerdas cermat), utsawa hapalan sloka dan eksibisi lagu-lagu daerah Kalteng. Acara Dharma Santi Nyepi Caka 1933 dan Pembukaan Utsawa Dharma Gita VIII Tingkat Kabupaten Kapuas, ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekda Nurul Edy. Dihadiri Wakil Bupati Karang Asem Bali I Made Sukerana SH, Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung SE MM, Unsur Muspida , Ketua PHDI Kalteng , Kepala SKPD, dan sejumlah undangan lainnya

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

131

CINA AKAN BANGUN PABRIK MOBIL DI BATANJUNG
Sunday, April 10, 2011
KUALA KAPUAS – Dengan dimulainya pembangunan pelabuhan laut Batanjung dI Kecamatan Kapuas Kuala tahun ini , menjadikan daya tarik tersendiri bagi investor asing yang akan mengembangkan usahanya di tempat tersebut. Terbukti tim pendahuluan investor dari negara Cina yang bergerak dalam bidang industri mobil Hyundai telah melakukan peninjauan lapangan di sekitar pembangunan pelabuhan laut Batanjung, Sabtu (9/4). Tim dari Cina itu adalah Mr Wang Xuebing Eksekutif Direktur Ever Rise Internasional Investment Corporaton Limed, Mr Cris Liu dan Mr Liu Yong Wei , mereka didampingi Kepala Bappeda Kalteng Ir Syahrin Daulay M Eng Sc, Kepala Bappeda Kapuas Ir Herson B Aden MSi, Plt Kadishubkominfo Drs Ahmad Sofian, Kadis Pertambangan Ir Krin Prihatin dan sejumlah pejabat tehnis lainnya. Mr Wang Xuebing menjelaskan, rencana pembangunan industri pabrik mobil di Batanjung sebagai langkah antisipasi paket Asean dari Bejing otomotif. Perusahaan mobil Hyundai sebagian sahamnya ada di Cina . Langkah selanjutnya, kata Mr Wang Xuebing, dari Bejing otomotif group akan mempimpin langsung untuk datang ke Kalteng , guna pembicaraan lebih mendalam rencana pembangunan pabrik mobil hyundai di Batanjung dan meninjau lokasi pembangunan. Kawasan pabrik industri mobil hyundai di Batanjung nantinya dapat dijadikan kawasan industri terpadu, disamping itu untuk mengantisipasi pasar industri otomotif di negara Asean sampai ke negara Amerika Latin, karena Desa Batanjung ini letaknya sangat strategis dan menguntungkan , yaitu di tengah-tengah, “ lebih baik kita mengambil untuk mengantisipasi pasar ke negara New Zealand, Australia maupun negara di Asia Pasifik “, ungkap Wang Xuebing. Dipilihnya Kalteng karena dinilai Wang Xuebing, Bapak Gubernur Kalteng memberikan beberapa kemudahan , “ disisi lain kita ingin membantu warga Kalteng dalam rangka menciptakan tenaga kerja yang terampil, jelasnya. Pada kesempatan yang sama Kepala Bappeda Kalteng Syahrin Daulay menjelaskan , pembangunan pelabuhan laut batanjung sangat strategis dalam rangka mendukung pengembangan wilayah di Provinsi Kalteng, khususnya di daerah wilayah Kalteng bagian timur dan selatan. “ Dan sekitar pertengahan bulan Mei nanti , akan datang lagi ke Kalteng rombongan investor yang lebih besar didampingi pejabat negara Cina ”, jelas Syahrin Daulay. Sementara itu Kepala Bappeda Kapuas Herson B Aden yang juga Ketua percepatan pembangunan pelabuhan Batanjung mengungkapkan, pembangunan pelabuhan laut Batanjung bukan hanya mimpi lagi, tetapi sudah menjadi kenyataan. “ Pembangunan sudah dimulai , saat ini telah datangnya tiang-tiang pancang di lokasi pembangunan, ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua “, jelas Herson. Pelabuhan Batanjung yang didukung dengan kawasan industri diharapkan mitramitra dari negara-negara lain dapat mengembangkan usahanya disini, seperti Cina akan mengembangkan industri otomotif, katanya (Humas).

132

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

MUHAMMADIYAH LAHIRKAN KARYA NYATA
Sunday, April 10, 2011
KUALA KAPUAS – Muhammadiyah diakui sebagai gerakan Islam yang dinamis banyak melahirkan karya nyata dibidang sosial keagamaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, politik, dan budaya. Ini bisa kita lihat dan dirasakan oleh masyarakat Indonesia, termasuk di Kabupaten Kapuas, saya yakin Muhammadiyah tetap eksis sehingga mampu bertahan dan terus maju dalam gelanggang kehidupan nyata. Demikian diutarakan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) VI Muhammadiyah, Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Asyiyah dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Kapuas , di Masjid Jami Mambulau , Sabtu (9/4). Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar, selalu menyuarakan kebenaran dan keadilan, ungkap HM Mawardi. Rumuskan programprogram kerja yang dapat memberikan manfaat , baik bagi organisasi Muhammadiyah dan masyarakat pada umumnya. Memperkuat rasa persatuan dan kesatuan sesama warganya , sesama umat islam, sesama warga negara dan sesama umat manusia, harap HM Mawardi. Organisasi adalah sarana untuk berdakwah dan bekerja, “ hidupilah organisasi , jangan mencari hidup dalam organisasi, katanya. HM Mawardi mengajak , mari kita bersama-sama saling bergandengan tangan untuk mensejahterakan rakyat Kabupaten Kapuas yang Amanah ( Aman, Maju, Mandiri, Sejahteram dan Tangguh). Sementara itu Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kapuas H Kamaruddin AK mengutip ungkapan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof DR Din Syamsudin , kalau Muhammadiyah ibarat matahari bersinar, negara ibarat bumi yang subur. Bumi diciptakan karena ada matahari , dan matahari diciptakan karena ada bumi, maka matahari takkan pernah berhenti menyinari walaupun terjadi tsunami di muka bumi. Itulah Muhammadiyah selama ini bagaikan ungkapan sang surya menyinari bumi dan memberikan manfaat bagi kehidupan bersama. Musda tersebut dibuka dengan resmi oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalteng Drs H Ahmad Syar’i MPd. Dihadiri Wakil Ketua DPRD Kapuas Mahmud Iip Syafrudin SIP, Unsur Muspida, Sekda Drs H Nurul Edy MSi, kepala SKPD dan sejumlah peserta Musda. Sebelumnya dilaksanakan Pawai Ta’aruf yang dilepas Sekda Nurul Edy , diikuti seluruh peserta Musda pelajar Muhammadiyah dan dimeriahkan penampilan drum band Muhammadiyah Banjarmasin (Humas).

HoB MUNCUL UNTUK TEKAN PENURUNAN KUALITAS HUTAN
Monday, April 11, 2011
KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kapuas melakukan seminar dan diskusi rekomendasi semiloka dengan Pokja Heart of Borneo (HoB) Kabupaten, di Aula Bappeda Kapuas, Senin (11/4) pagi. Seminar ini juga mendiskusikan rumusan hasil semiloka optimalisasi peran masyarakat sipil dan
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

133

pemerintah Kalteng menuju provinsi hijau dan pembangunan melalui inisiatif HoB. Kegiatan ini dibuka oleh Sekda Kapuas H Nurul Edy, kemudian dihadiri pula oleh Kepala BLH Provinsi Kalteng Rian Tangkudung, Asisten II Setda Kapuas Zahirsyah Ravieq. Kemudian tampak pula sejumlah Kepala SKPD dan pejabat eselon III terkait. Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekda Kapuas H Nurul Edy menyebutkan inisiatif HoB dilatar belakangi kepedulian tiga negara, Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam terhadap penurunan kualitas lingkungan terutama kualitas hutan di pulau Borneo yang ditunjukkan dengan makin rendahnya produktifitas hutan, hilangnya potensi keanekaragaman hayati serta fragmentasi hutan dari satu kesatuan yang utuh dan saling terhubung. Lebih lanjut diungkapkan Bupati menjelaskan manajemen wilayah HoB perlu dilakukan secara terpadu mengingat HoB memiliki fungsi penting sebagai sumber keanekaragaman hayati maupun sebagai menara air bagi seluruh wilayah pulau borneo, yaitu merupakan sumber air bagian hulu bagi 14 dari 20 sungai utama di pulau borneo antara lain, sungai Kapuas, Katingan dan Mahakam. “Hal ini menunjukkan pentingnya keberadaan wilayah HoB dalam perlindungan hulu sungai yang menjadi sumber air bagi anak-anak sungai di hampir seluruh pulau Kalimantan,” terangnya. Selain itu juga keberadaan HoB berfungsi sebagai daerah resapan yang akan menjamin ketersediaan cadangan air dan peningkatan kualitas air di pulau borneo. Instrument yang sangat penting dalam manajemen kawasan HoB adalah rencana tata ruang di kawasan tersebut. Konsep pengelolaan HoB dalam suatu ekosistem terpadu terakomodasi dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) secara umum, Rencana Tata Ruang Wilayah Propinsi (RTRWP) terkait dan khususnya rencana induk (master plane) HoB menjadi suatu elemen penting dan dijadikan sebagai acuan bagi pelaksanaan pengelolaan kawasan HoB kedepan. “Melalui kegiatan seminar dan diskusi rekomendasi hasil semiloka dengan pokja HoB akan muncul usulan dan saran sehingga dapat dirumuskan rencana aksi program dan kegiatan demi mewujudkan stabilitas Kualitas lingkungan terutama kualitas hutan di pulau borneo,” tukasnya. (humas)

PRAJABATAN GOLONGAN I DAN II RESMI DITUTUP
Monday, April 11, 2011
KUALA KAPUAS – Sebanyak 98 CPNS golongan I dan II dari honorer telah selesai mengikuti Prajabatan yang dilaksanakan oleh Pemkab Kapuas. Mereka telah menempuh pendidikan selama 17 hari mulai tanggal 23 Maret hingga 11 April 2011. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Sohardjono sesuai rencana prajabatan sendiri berlangsung selama 18 hari, namun karena ada sejumlah materi yang disampaikan widyaisuara pada malam hari, makanya

134

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

penutupan dimajukan satu hari. “Diklat prajabatan berjalan lancar, semua materi dalam kurikulum diklat telah selesai diberikan oleh para widyaiswara kepada peserta. Namun untuk saat ini pengumuman kelulusan belum dapat disampaikan karena nilai hasil evaluasi sebagian belum disampaikan ke panitia,” terang Suhardjono saat penutupan kegiatan di Hotel Roos, Senin (11/4) pagi. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten III Setda Kapuas Johansyah mengatakan sebagai Aparatur Negara, abdi negara dan abdi masyarakat PNS dituntut untuk memberikan pelayanan yang sebaik mungkin kepada masyarakat, lebih-lebih dalam hal pelayanan langsung kepada masyarakat. Pada kesempatan itu Bupati juga meminta CPNS hendaknya dapat meningkatkan kinerja dan profesionalitas dalam melaksanakan tugas pada satuan kerja masing-masing. Bukan hanya sekedar formalitas untuk melengkapi persyaratan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil menjadi Pegawai Negeri Sipil semata akan tetapi sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya aparatur pemerintah dan sebagai langkah awal dalam pembentukan kader staf yag handal dan terampil. Salah satu tuntutannya adalah peningkatan kompetensi bagi CPNS yakni dengan pemberian bekal pengetahuan, wawasan dan keterampilan dasar serta kemampuan dan memahami dasar-dasar administrasi pemerintahan dan pembangunan, prinsip-prinsip manajemen, sikap mental dan prilaku jujur , kesamaptaan fisik serta meningkatkan disiplin kerja sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil. “Aspek-aspek yang berkaitan dengan pelayanan publik, antara lain harus memiliki komitmen tinggi, jujur dan adil serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diemban. Hal ini dapat meningkatkan jati diri Pegawai Negeri Sipill sehingga akhirnya akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan,” terangnya. Perlu diingat juga tujuan diklat prajabatan ini agar CPNS dalam melaksanakan tugas jangan hanya menunggu perintah baru bekerja, akan tetapi harus kreatif serta harus memiliki kepekaan terhadap dinamika perubahan yang terjadi dalam proses penyelenggaraan tugas-tugas sebagai aparatur pemerintah, karena sudah semestinya Pegawai Negeri Sipil lebih tanggap dan profesional dalam rangka mewujudkan kepemerintahan yang baik (Good Governance). Perlu disadari bahwa kita semua memiliki sifat ketergantungan dan keterkaitan antara yang satu dengan yang lain, seseorang aparatur dikatakan profesional apabila dalam dirinya telah melekat nilai-nilai setidaknya ada 3 (tiga) hal yakni, memiliki prestasi, dedikasi dan disiplin yang tinggi untuk mengabdi kepada Negara, Pemerintah dan Masyarakat. (humas)

KWARCAB PRAMUKA KAPUAS IKUT SERTA JAMBORE NASIONAL IX
Tuesday, April 12, 2011
KUALA KAPUAS – Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kapuas akan mengikuti Jambore Nasional IX. Rencananya Jambore Nasional tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 2 – 9 Juli 2011 di Bumi Perkemahan Teluk Gelam Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan dan Bumi Perkemahan Cadika Palembang. Hal itu terungkap saat Rapat Kerja Cabang Gerakan Pramuka yang dibuka oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kapuas Drs. H Nurul Edy, MSi di Sanggar Pramuka jalan Keruing, Selasa (12/3) pagi. Kegiatan ini juga dihadiri juga oleh

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

135

Asisten II Setda Kapuas Zahirsyah Ravieq. Menurut Nurul Edy, berdasarkan kuota yang ditetapkan oleh panitia bahwa Kwartir Kapuas berhak mengirim Jamnas IX sebanyak 32 Penggalang yang terdiri dari 2 Regu Putra dan 2 Regu Putri, masing – masing Regu beranggotakan 8 Orang. Kontingen Kapuas terdiri atas Pimpinan Kontingen, Pembina Pendamping Putra dan Pembina Pendamping Putri serta 16 Penggalang Putra dan 16 Penggalang Putri. “Kwartir Kapuas juga akan mengundang 17 Kwartir Ranting yang akan di seleksi oleh Tim Seleksi Jambore Nasional,” terang Sekda Kapuas ini. Bahkan Kwartir Cabang berencana mengkolaborasikan sistem penilaian peserta seleksi sehingga akan menghasilkan minimal satu Penggalang Putra atau Putri untuk setiap Kwartir Ranting. Sementra itu Pembina Pendamping akan memantau seluruh Pembina Penggalang yang berpotensi. Jambore Nasional (JAMNAS) IX mungkin adakan Peninjau yaitu Pembina Pramuka yang berminat secara swadana berangkat menuju JAMNAS IX untuk melihat langsung kegiatan tersebut. Peninjau ini bertugas sebagai fasilitator kepentingan Peninjau dengan Kwartir dan Panitia Nasional. Sementara itu ditempat yang sama sebelum rapat dilaksanakan, dilakukan Pengukuhan Pengurus Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka Tingkat Cabang Masa Bakti 2011 – 2016. Di percaya sebagai Kepala Gusti Hermansyah, Wakil Kepala Joko Susilo dan Sekretaris Husin Kaderi. Sedangkan untuk Urusan Tata usaha dan Keuangan Yuliani Asi, Urusan Sarana dan Prasana Samsu Rahman, Urusan Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Wayan Sindra serta Urusan Pendidikan Pelatihan Kesakaan Bakti. (humus)

PKK GELAR SOSIALISASI PAUD
Wednesday, April 13, 2011
KUALA KAPUAS – Sebagai tindak lanjut realisasi hasil kunjungan belajar tentang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kapuas ke Surabaya beberapa waktu yang lalu. TP-PKK Kabupaten Kapuas bekerjasama dengan Dinas/Instansi terkait melakukan Sosialisasi PAUD sekaligus Monitoring kegiatan PKK di Kecamatan Kapuas Tengah dan Kecamatan Timpah, selama dua hari Tanggal 11 – 12 April 2011. Kegiatan Sosialisasi dan Monitoring itu ditandai dengan penyerahan dana pendirian PAUD , buku PAUD , bantuan dana untuk TP-PKK Kecamatan dan Desa serta seragam kader PAUD oleh Ketua TPPKK Kabupaten Kapuas Hj Aliyah Mawardi. Pada kesempatan itu Hj Aliyah Mawardi mengatakan, program pendirian PAUD di beberapa Desa seluruh Kecamatan di Kabupaten Kapuas sesuai dengan usulan masing-masing TP-PKK Kecamatan. Pendirian PAUD terang Aliyah , untuk dapat membina dan didalamnya dipersiapkan dan dibentuk generasi yang cerdas dan beriman. Pendirian PAUD disesuaikan dengan keadaan yang ada. Mulai dengan apa yang ada, memanfaatkan segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan serta bantuan dari Pemerintah. Aliyah Mawardi berharap, program pendirian Pos PAUD ini dapat berjalan dengan baik, mulai dari niat yang baik , keseriusan , dan tekad dari ibu-ibu Ketua TP-PKK Kecamatan dan Desa. Bantuan dana yang diberikan, diharapkan agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya dalam usaha memajukan dan meningkatkan mutu Pos PAUD, meningkatan pelaksanaan 10 program PKK di tingkat Kecamatan mapun Desa , harap Aliyah . Kepada Camat dan Kepala Desa selaku Dewan Penyantun Tim Penggerak PKK di wilayahnya, diharapkan dukungannya guna mensukseskan kegiatan PKK. Sedangkan kegiatan monitoring untuk mengevaluiasi dan memantau sejauh mana pelaksanaan 10 program PKK di Kecamatan dan Desa serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya, terang Aliyah Mawardi. Sosialisasi tersebut diikuti Ketua Tim Penggerak PKK Desa dan Kecamatan Timpah, Kapuas Tengah serta Kecamatan Pasak Talawang. Dihadiri beberapa pengurus dan anggota PKK Kabupaten Kapuas, pejabat Dinas Pendidikan, Kesehatan dan Bappeda 136
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Kapuas (Humas).

KAPUAS MILIKI LOKASI DESA MODEL REDD
Thursday, April 14, 2011
PALANGKA RAYA – Kabupaten Kapuas memiliki lokasi percontohan uji coba lokasi desa model Reducing Emission Deforestation and Forest Degradation (REDD) yang berada di Kecamatan Mantangai. Lokasi program percontohan uji coba pelaksanaan REDD dilaksanakan melalui program Kalimantan Forest and Climate Partnership (KFCP) di Kalteng. Hal ini sebagai bagian dari program prioritas pemerintah dalam komitmen mengurangi emisi maka melalui KFCP akan dilakukan kegiatan-kegiatan untuk merestorasi dan memperbaiki ekosistem hutan gambut yang pernah rusak akibat PLG. Demikian dikatakan Bupati Kapuas HM Mawardi saat menjadi pembicara pada acara Rakor Implementasi Kegiatan Percontohan REDD di Kapuas dan Lokakarya Konsolidasi Pokja KFCP yang digelar di Hotel Luwansa Kota Palangka Raya, Kamis (14/4) pagi. Bahkan pada kesempatan itu Bupati juga menawarkan lokasi percontohan uji coba pelaksanaan REDD – lokasi desa model REDD, menjadi salah satu objek kunjungan atau peninjauan lapangan dalam pertemuan Gubernur se-dunia yang akan dilaksanakan di Palangka Raya pada bulan September 2011. Lebih jauh dijelaskan dikatakan konsep pembangunan berkelanjutan berkembang karena timbulnya kesadaran yang telah menjadi komitmen internasional termasuk indonesia bahwa pembangunan ekonomi dan sosial tidak terlepas dari kondisi lingkungan hidup. “Pembangunan berkelanjutan dirumuskan sebagai pembangunan yang memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan hak pemenuhan kebutuhan generasi mendatang,“ kata Bupati. Oleh karena itu kehadiran KFCP hendaknya tidak hanya melakukan penelitian tapi juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mensejahterakan masyarakatnya. Keterlibatan masyarakat dalam program KFCP sekaligus menjadi salah satu bagian untuk meningkatkan keberdayaan dan kemandirian ekonomi serta mendorong masyarakat untuk mengelola lahan gambut dan hutan secara bijak dengan memberi penyadaran agar mau mengubah tabiat masa lalu yang bertumpu pada ekonomi tidak berkelanjutan. Dalam pertemuan itu tampak hadir sejumlah pejabat Pemkab Kapuas seperti Asisten II Zahirsyah Rovieq, Kadis Pertanian Isak Basseri, Kadis Perindagkop Alfian Lintar, Kepala BLH Andarias Lempang, Kepala BPMDes Ferly Sangen serta Plt Kepala Disbunhut Herry Palangka Jaya. Sementara itu dari Pemrov Kalteng, diwakili oleh Kepala BLH Provinsi Kalteng Riang Tangkudung, kemudian tampak pula perwakilan KFCP yang merupakan program Kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan Australia. Kemudian pada saat sesi paparan tampak hadir 4 anggota DPD RI yakni Permana Sari, Hamdani, Said Fauzi dan Rogas Binti. Sementara itu Kepala Bappeda Kapuas Herson B Aden menjelaskan peserta rapat koordinasi adalah pemangku kepentingan pelaksanaan program REDD baik ditingkat pusat, provinsi, dan kabupaten. IAFCP, Ketua Pokja REDD, Bappeda, BLH, Dinas Kehutanan, Biro Ekonomi dan perwakilan masyarakat di wilayah kerja KFCP. “Penyelenggaraan rapat koordinasi dan lokakarya ini dilaksanakan pada tanggal 14 s/d 16 april 2011 di Hotel Luwansa, Jalan G Obos Palangka Raya,” tukasnya. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

137

BUPATI KEMBALI TERIMA PENGHARGAAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN
Thursday, April 14, 2011
PALANGKA RAYA – Bupati Kapuas HM Mawardi kembali menerima penghargaan dari pemerintah pusat atas prestasinya mampu mempertahankan produksi pertanian khususnya padi diatas 5 persen setiap tahun. Sebelumnya penghargaan serupa telah diterima Bupati atas prestasi serupa tahun 2008 dan 2009 yang diserahkan langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta. Kali ini piagam penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang. Penghargaan ini diberikan karena Kabupaten Kapuas mampu meningkatkan produksi padi diatas 5 persen pada tahun 2010. Penyerahan piagam penghargaan dilakukan bertepatan dengan Acara Rakordal Pembangunan Triwulan I Tahun Anggaran 2011 di Aula Bappeda Provinsi Kalteng di Palangka Raya, Rabu (13/4) pagi. Pada saat itu selain Bupati Kapuas, ada pula tiga Bupati yang menerima penghargaan serupa yakni Bupati Katingan, Bupati Barito Timur dan Bupati Lamandau. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas Ir M Ishak Basseri yang ditemui disela kegiatan Implementasi Kegiatan Percontohan REDD di Hotel Luwansa Kota Palangka Raya, Kamis (14/4) pagi menjelaskan produksi padi di Kabupaten Kapuas terus meningkat setiap tahun. Mantan Kepala Kantor Ketahanan Pangan ini menyebutkan untuk tahun 2008 produktivitas padi mencapai 27,99 ton/hektare dengan produksi 272,279 ton, Kemudian tahun 2009 produktivitas meningkat menjadi 30,12 ton/hektare dengan produksi padi 318.122 ton. Lalu pada tahun 2010 produktivitas pada 28,73 ton/hektare dengan produksi mencapai 322,303 ton. “Walaupun produktivitas menurun tapi produksi padi tetap meningkat sebab luas tanam bertambah karena petani menggunakan varietas unggul. Artinya dalam setahun bisa dua kali tanam,” terang Ishak. Bahkan pada tahun 2011 ini pihaknya menargetkan produktivitas 32,50 ton/hektare dengan jumlah produksi 400.000 ton. Pihaknya sendiri optimis target ini bisa dipenuhi. Saat ini Kabupaten Kapuas dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Kalteng. Adapun lokasi sentra produksi padi tersebar di sejumlah kecamatan seperti Kecamatan Mantangai, Kapuas Murung, Selat, Kapuas Timur dan Pulau Petak. (humas)

LOMBA KULINER PROMOSIKAN MASAKAN TRADISIONAL
Thursday, April 14, 2011
KUALA KAPUAS – Lomba wisata kuliner untuk menggali potensi dan kreativitas peserta sekaligus memasyarakatkan dan mempromosikan masakan tradisional dan kudapan tradisonal khas Kalimantan Tengah menjadi masakan unggulan nasional dan internasional. Demkian disampaikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kapuas Hj Aliyah Mawardi pada pembukaan Lomba Wisata Kuliner, di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala 138
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Kapuas, Kamis (14/4). Selanjutnya Aliyah Mawardi mengatakan, potensi serta kreativitas kaum ibu-ibu kalau memang benar-benar dikembangkan maka keterampilan memasak khas daerah pun akan mampu membuka peluang kerja bagi yang membutuhkannya. Namun hal yang tidak kalah pentingnya seiring dengan adanya kreativitas peserta lomba adalah menghasilkan cita rasa yang dapat diterima ditingkat nasional dan internasional. Lomba ini bermanfaat untuk membuka pola pemikiran lama menjadi pola pemikiran baru untuk menyikapi arus globalisasi yang semakin berkembang saat ini. Dimana setiap orang diwajibkan untuk terus mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan tidak lupa juga untuk pengembangan moralitas keagamaan kearah yang lebih baik, ungkap Aliyah Mawardi. Lomba ini juga akan memberikan motivasi atau dorongan kepada kita untuk dapat diaplikasikan bukan hanya pada kecintaan kita pada makanan khas daerah saja, tetapi juga dapat memberikan peluang untuk kita memikirkan kegiatan lain yang mungkin juga banyak manfaatnya. Tim penggerak PKK yang diakui sebagai mitra pemerintah untuk pembangunan diberbagai sektor kehidupan akan senantiasa siap dan mampu menjembatani pelaksanaan program pemerintah dengan kebutuhan masyarakat. Jajaran PKK dapat menjadi pelopor peningkatan partisipasi masyarakat dalam peningkatan kesejahteraan keluarga, jelas Aliyah. Potensi serta kreativitas kaum ibu-ibu kalau memang benar-benar dikembangkan maka keterampilan memasak khas daerah pun akan mampu membuka peluang kerja bagi yang membutuhkannya. Namun hal yang tidak kalah pentingnya seiring dengan adanya kreativitas peserta lomba adalah menghasilkan cita rasa yang dapat diterima ditingkat nasional dan internasional. Pada kesempatan yang sama Ketua Panitia I Wayan Arnatha SH menjeskan, lomba wisata kuliner digelar dalam rangka memeriahkan Hari Kartini ke-132. Bertujuan memberikan kesempatan kepada ibu-ibu untuk berinisiatif, berkreasi memunculkan makanan khas dan kudapan tradiosioanal Kalteng agar tetap eksis. Peserta lomba berjumlah 19 kelompok , berasal dari SKPD, Dharma Wanita Persatuan, PKK dan sejumlah organisasi wanita.. Tema lomba kuliner tahun ini adalah ” Mengangkat Unggulan Makanan Lokal Untuk Wisata Boga Kalimantan Tengah, dengan sub tema ”Melalui Lomba Wisata Kuliner Kita Tingkatkan Kecintaan Terhadap Makanan lokal Kabupaten Kapuas”, jelan Wayan.

PEMKAB SEDIAKAN Rp.3 MILYAR UNTUK PUPUK BERSUBSIDI
Thursday, April 14, 2011
KUALA KAPUAS – Untuk tahap pertama ini Pemerintah Kabupaten Kapuas menyediakan dana melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kapuas Tahun 2011 sebesar tiga Milyar rupiah yang dialokasikan dalam rangka pembiayaan kegiatan pelaksanaan pinjaman daerah , berupa pinjaman dana bergulir untuk pengadaan pupuk bersubsidi. Dana tersebut dipinjamkan kepada koperasi untuk dikelola kemudian disalurkan oleh koperasi atau kios pengecer pupuk. Disamping itu pemerintah daerah juga memberikan subsidi angkutan pupuk kepada petani atau kelompok tani guna meringankan ongkos angkut yang selama ini ditanggung petani.

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

139

Demikian disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada Penandatanganan Nota Kesepahaman (MuO) dan Perjanjian Penyaluran Pinjaman , di Aula Kantor Bupati Kapuas, Kamis ((14/4) siang. Nota Kesepahaman (MoU) dan perjanjian penyaluran pinjaman antara Pemerintah Kabupaten Kapuas dan Koperasi di Kabupaten Kapuas adalah merupakan program Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam rangka peningkatan kapasitas Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi, peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah, terang HM Mawardi. Pembiayaan untuk modal kerja koperasi yang berusaha dibidang pertanian, memberikan kemudahan bagi petani untuk mendapatkan pupuk, mendorong peningkatan produksi dan produktivitas hasil pertanian, pengadaan sarana produksi, mendukung upaya peningkatan ketahanan pangan sekaligus menjadikan Kabupaten Kapuas sebagai lumbung padi Kalimantan Tengah. “ Dan tidak kalah pentingnya kita berupaya memutus jalur para tengkulak yang selama ini telah berkembang, khususnya di masyarakat petani Kabupaten Kapuas” , tegas HM Mawardi. Kepada para pengurus koperasi, HM Mawardi mengharapkan agar memanfaatkan peluang ini dengan baik sekaligus mengelola dana secara profesional, baik dari sisi pengelolaan organisasi, keuangan, dan manajemen usaha koperasi. Pemerintah Kabupaten Kapuas bersama seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) . Legislatif, lembaga non Pemerintah dan seluruh komponen masyarakat akan terus berupaya membina dan mengembangkan usaha mikro ,kecil, menengah di semua sektor dan koperasi melalui program kegiatan yang dibutuhkan masyarakat. Kepada tim pembinaan dan pegawasan penyaluran, distribusi trasposrtasi dan penagihan penyaluran pupuk bersubsidi , secara kontinyu terus melakukan pembinaan,pengawasan, pemantauan dan monitoring terhadap kegiatan koperasi dan para petani , baik pada saat penyaluran pupuk pada musim tanam dan saat panen. Pada kesempatan yang sama Kadis Perindagkop UMKM Kapuas Ir Agung Lintar Alfian MS Tr menerangkan, pinjaman bergulir untuk pengadaan pupuk bersubsidi bertujuan agar koperasi unit desa dapat segera melakukan pembelian dan menyalurkan pupuk kepada petani pada musim tanam April-September 2011. Koperasi yang memperoleh pinjaman dana untuk disalurkan kepada petani dalam bentuk pupuk , sebanyak 5 Koperasi, yaitu Kopersi Karya Bersama Kecamatan Kapuas Kuala, Mulya Bersama Kecamatan Bataguh, Berkat Mahligai Kecamatan Kapuas Timur, Lumbung Makmur Basarang dan Koperasi Tani Bangun Kecamatan Bataguh. Penandatangan MoU dan Perjanjian Pelanyaluran Pinjaman itu disaksikan Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Sekda Drs H Nurul Edy MSi, Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, Pimpinan BUMN/BUMD, Camat , dan sejumlah undangan lainnya (Humas).

PORTAL PT DASA INTIGA DIBUKA DENGAN ACARA ADAT
Sunday, April 17, 2011
KUALA KAPUAS – Setelah melalui musyawarah dan perdamaian dengan masyarakat adat , yang kebiasaan berlaku bagi masyarakat adat yang ada di wilayah hukum Kabupaten Kapuas , akhirnya PT Dasa Intiga (PT DI) bersedia membuka portal jalan koridor di Sungai Berasau Desa Batapah Kecamatan Timpah, Sabtu (16/4) siang.

140

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Sebagaimana diketahui sebelumnya , pada Tanggal 28 Maret 2011 , Demang Kepala Adat, Mantir Adat dan Perwakilan Masyarakat adat di wilayah kedemangan Kecamatan Mantangai, Timpah dan Kapuas Tengah menyampaikan pernyataan sikap atas terjadinya pemasangan portal dan pungutan kepada masyarakat di jalan koridor PT DI. Selesai acara adat pembukaan portal jalan , dilanjutkan dengan acara perjanjian perdamaian adat berlangsung di halaman Balai Desa Batapah. Dalam surat perjanjian perdamaian adat yang ditanda tangani Manajer Oparasional PT DI Trieyanto Kontjoro, bertindak untuk dan atas nama PT DI sebagaai pihak kedua , berjanji, pihak kedua (PT DI) mengaku dan menyadari bahwa apa yang telah dilakukan adalah melanggar ketentuan-ketentuan adat dan memohon maaf kepada masyarakat adat bagian hulu. Bersedia membayar tuntutan adat dan membongkar portal-portal yang ada di jalan koridor PT DI, di bongkar habis. PT DI berjanji tidak lagi melakukan perbuatan yang sama dan selalu menghormati dan menjunjung tinggi falsafah dayak huma betang dan belum bahadat (hidup beradat).Berjanji melindungi hak-hak adat . Kepala Desa Longkuh Layang , Supriadinata dan Mantir Adat, Uhing S.T Untung bertindak untuk atas nama masyarakat Kecamatan Mantangai, Timpah dan Kapuas Tengah dalam hal ini disebut sebagai pihak pertama, berjanji , tidak akan menuntut secara hukum atas tindakan pihak kedua (PT DI) tersebut. Pihak pertama menerima dengan tulus permoohonan maaf pihak kedua (PT DI). Pihak pertama berjanji akan menjalin hubungan baik penuh kekeluargaan , apabila terjadi hal-hal yang berkaitan dengan masyarakat sesuai dengan hukum-hukum adat dayak. Pada kesempatan itu Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy MSi , atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pihak pertama dan kedua , yang telah menyelesaikan permasalahan dengan perdamaian , secara musyawarah dan mufakat dengan arif dan bijaksana. Kepada masyarakat setampat dan investor , Nurul Edy mengajak, mengormati masyarakat adat dayak dan lakukan komunikasi awal. Mengangkat harkat dan martabat masyarakat Kalteng. “ Kedepan, mari kita terus meningkatkan kebersamaan untuk menatap hari esok yang lebih baik”, ajak Nurul Edy. Perjanjian perdamaian adat tersebut diketahui/dibenarkan, ditandataangani oleh Demang Timpah Punding D Darung dan Demang Kapuas Tengah Halsy M Magat Dihadiri Sekda Kapuas Nurul Edy , Staf Ahli Bupati Kapuas Fredrik Timbung SH, Asisten Pemerintahan Umum dan Kesra Drs Lesmiriandi, Kepala SKPD terkait, Camat Timpah Hartimes BA, Unsur Tripika, dan sejumlah masyarakat setempat.

DESA MODEL REDD BAKAL DICANANGKAN
Tuesday, April 19, 2011
PALANGKA RAYA – Kabupaten Kapuas berencana akan mencanangkan wilayah atau areal program percontohan uji coba pelaksanaan REDD+ melalui program KFCP di Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah, sebagai “desa model REDD+”. Aktivitas yang diharapkan dari desa model REDD+ ini meliputi : eco and culture tourism, laboratorium riset lapangan, jasa lingkungan lainnya - dengan ikon : air hitam gambut, anggrek mantangai, madu lebah hutan,ekosistem gambut dan lain – lain. Demikian salah satu poin butir – butir kesepakatan hasil Hasil Rapat Koordinasi Kemajuan Pelaksanaan Kegiatan Percontohan REDD pada Program KFCP di Kabupaten Kapuas dan Lokakarya
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

141

Konsolidasi Kelompok Kerja KFCP untuk Membangun Rencana Strategi Komunikasi Penyadar-tahuan Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Kapuas yang digelar selama tiga hari mulai tanggal 14 hingga 16 April 2011 di Hotel Luwansa Palangka Raya. Tercatat 15 kesepakatan yang dibacakan oleh Damang Selat Simpei Ilon dihadapan para peserta kegiatan. Kegiatan ini ditutup oleh Asiste II Setda Kapuas Zahirsyah Rovieq mewakili Bupati Kapuas HM Mawardi. Keterlibatan masyarakat dalam program KFCP sekaligus menjadi salah satu bagian untuk meningkatkan keberdayaan dan kemandirian ekonomi serta mendorong masyarakat untuk mengelola lahan gambut dan hutan secara bijak. Indikator keberhasilan tidak hanya dinilai semata-mata dari indikator keberhasilan pengurangan emisi karbon melainkan juga keberhasilan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitarnya sehingga mengurangi tekanan terhadap hutan. Melalui program KFCP ini, diharapkan ada transfer pengetahuan, ketrampilan dan pembelajaran bagi masyarakat dan aparatur pemerintah daerah; serta penyiapan atau pembentukan kelembagaan yang akan menangani berbagai aktivitas seperti tersebut termasuk transfer data dan informasi yang akan sangat berguna bagi Kabupaten Kapuas dalam pengukuran karbon hutan dan perencanaan pembangunan daerah. Dengan telah dicanangkannya Provinsi Kalimantan Tengah sebagai green province sekaligus sebagaiProvinsi percontohan penerapan program REDD+, maka diharapkan dukungan dan kerjasama dari satuan kerja perangkat daerah provinsi sesuai kewenangan provinsi untuk mendukung kelancaran program kerja KFCP. perlu melakukan langkah-langkah koordinasi melalui working group yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah “Kabupaten Kapuas akan membentuk KPH, Program KFCP diharapkan menjadi model pengukuran karbon dan model KPH lindung, sehingga kawasan 120.000 ha ini dapat menjadi kawasan Model Desa REDD,” kata Simpei. Kabupaten Kapuas juga ingin go internasional dalam aktivitas pengurangan emisi, pembuatan website akan mendapatkan apresiasi dunia internasional. Lalu Memperkuat kelembagaan dan masyarakatnya melalui pembentukan forum antar desa dll, untuk meningkatkan daya tawar dalam perdagangan karbon dan mekanisme pembayarannya serta organisasi kemasyarakatan yang dapat mengembangkan peran serta masyarakat sebagai penerus kegiatan. (humas)

WARTAWAN PALANGKA POS BIRO KAPUAS TUTUP USIA
Tuesday, April 19, 2011
KUALA KAPUAS – Insan pers di Kabupaten Kapuas berduka. Salah seorang jurnalis terbaiknya tutup usia, Selasa (19/4). Dia adalah Rino Cahyono yang tercatat sebagai salah satu wartawan Palangka Pos Biro Kapuas. Pria yang lahir di Sampit 33 tahun ini meninggal karena sakit. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, pada Selasa pagi sempat dibawa ke RSUD Kapuas untuk mendapat perawatan, namun yang Kuasa berkata lain nyawanya tidak tertolong. Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Ria Rahayu dengan tiga orang anak Zasmin Aulia Cheryra (5), Nagelina Aura (2,5) dan Mizra Samara Fatah (1,8). Sebelum dibawa ke Palangak Raya untuk dimakamkan,

142

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

jenazah dibawa ke rumah dua di Kompleks Berkat Ikhlas Jalan Tjilik Riwut Kuala Kapuas. Puluhan rekan-rekan almarhum tampak melayat ke rumah duka. Apalagi Almarhum tercatat sebagai Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalteng Perwakilan Kapuas. Tampak saat di rumah duka Ketua PWI Kapuas Zaitul Iklas. Kemudian Dandim 1011/Klk Letkol Wim Purba, Wakil Ketua DPRD Kapuas H Asrani, Asisten I Setda Kapuas Lesmeriadi. Kemudian Kepala Distamben Krin Prihatin serta Sekretaris DPRD Tatang Lesmana serta mantan Wabup Pulang Pisau Darius Dupa. Menurut Kabag Humas dan Protokol Kapuas M Hafizi selama ini almarhum dikenal dekat dengan humas. Apalagi almarhum merupakan seorang jurnalis yang ikut memberikan pemikiran dan masukan untuk kemajuan dan pembangunan di daerah melalui tulisannya. ”Selama ini saya menilai almarhum memiliki sifat santun dan supel dalam bergaul. Yang jelas kami merasa kehilangan. Apalagi sebelum meninggal almarhum sering berkoordinasi terkait rencana kedatangan PWI Balikpapan ke Kapuas,” terang Hafizi yang ikut mengantarkan jenazah ke Palangka Raya. Sementara itu sebelum dibawa ke Palangka Raya, jenazah dibawa ke Kantor PWI di Jalan Maluku sebagai tanda penghormatan terakhir kepada almarhum. Disini sempat dilakukan acara serimonial sesaat. Kala itu Asisten III Setda Kapuas Johansyah yang didampingi Kabag Keuangan Setda Kapuas Syafiri menyerahkan bantuan kepada istri almarhum. ”Saya mewakili Bapak Bupati Kapuas dan Pemerintah Kabupaten Kapuas turut berduka atas kepergian almarhum. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT,” terang Johansyah. (humas)

POLTEKKES KEMENKES LEPAS 40 WISUDA
Wednesday, April 20, 2011
KUALA KAPUAS – Sedikitnya 40 orang di wisuda pada Poltekkes Kemenkes Palangka Raya Kelas Kapuas, Rabu (20/4) pagi. Kegiatan mengambil tempat di Gedung Manggatang Tarung Kota Kuala Kapuas. Dari jumlah tersebut tercatat 2 orang lulusan Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Kapuas dan 38 (tiga puluh delapan) orang lulusan Diploma III Kebidanan dan ini merupakan terobosan percepatan jenjang pendidikan yang sesuai kompetensinya. ”Jika kita bicara mengenai kesehatan ibu dan anak, maka tidak terpisahkan dari peranan Bidan yang dominan melakukan pembinaannya,” kata Bupati Kapuas saat menyampaikan sambutan pada acara tersebut. Berkaitan dengan itu perlu ditingkatkan kualitas yang sesuai dengan visi pendidikan yang berkelanjutan agar pelayanan Bidan dapat sesuai dengan standart praktik bidan internasional dengan pendidikan dasar minimal Diploma III. Pelayanan kebidanan berada dimana-mana dan kapan saja selama masih ada proses reproduksi manusia. Mawardi berharap nantinya bidan mampu melakukan deteksi dini terhadap proses melahirkan yang memiliki resiko tinggi serta mampu memberikan pelayanan gawat darurat yang mampu merujuk pasien bila penanganannya diluar batas
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

143

kewenangannya serta bekerja dengan tetap berpegang pada kode etik bidan yang berpegang pada standart profesi kebidanan. Pada kesempatan itu juga dilakukan pengukuhan serta penyerahan bingkisan kepada wisudawan terbaik yang berhasil lulus dengan prestasi memuaskan. Penyerahan bingkisan dilakukan langsung oleh Bupati Kapuas. (humas)

BUPATI LAKUKAN PEMANCANGAN TIANG PELABUHAN BATANJUNG
Thursday, April 21, 2011
KUALA KAPUAS – Proyek pembangunan Pelabuhan Laut Batanjung di Kecamatan Kapuas Kuala mulai dilakukan, Kamis (21/4) pagi. Hal ini ditandai dengan penarikan tali oleh Bupati Kapuas HM Mawardi sebagai tanda dimulainya pemancangan tiang pelabuhan. Sebelumnya dilakukan pemancangan, tokoh adat melakukan sejumlah ritual pra menyanggar agar pelaksanaan pembangunan pelabuhan berjalan lancar dan aman. Selain acara adat juga dilakukan doa yang dipimpin oleh KH Abdul Muthalib (Ketua MUI Kapuas). Pemancangan ini disaksikan sejumlah undangan, baik dari unsur muspida, sejumlah Kepala SKPD Kapuas serta tokoh masyarakat setempat. Bahkan tampak pula petugas dari Adpel Pulang Pisau selaku kepanjangan tangan dari Kementerian Perhubungan RI. Pada kesempatan itu Aprianus Hangki dari Adpel Pulang Pisau menjelaskan pembangunan pelabuhan mulai dilakukan dengan menggunakan alokasi dana APBN Tahun 2011 senilai Rp50 miliar. Terdapat 354 tiang pancang dengan pancang 12 hingga 18 meter yang siap dipancang. “Rencananya pemancangan dilakukan di 120 titik untuk rencana luas pelabuhan 1.900 m2. Kami selaku Adpel Pulang Pisau siap bekerjasama dengan Pemprov Kalteng dan Pemkab Kapuas untuk berkoordinasi pembangunan ini,” kata Aprianus. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi menjelaskan pembangunan pelabuhan laut ini merupakan kebijakan akan penyediaan infrastruktur yang refresentatif sebagai upaya Pemkab Kapuas untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Nantinya pembangunan ini akan dilakukan dengan tiga tahap. Tahap pertama (2010-2015) akan dibangun presto dan dermaga, gudang dan lapangan parker, jalan lingkungan pelabuhan, jaringan listrik, alur pelayaran dan kegiatan-kegiatan fisik lainnya. Lalu tahap dua (2016-2020) akan dibangun fasilitas pokok dan fasilitas pendukung pelabuhan penumpang dan tahap tiga (2021-2026) akan dibangun fasilitas pokok dan fasilitas pendukung pelabuhan untuk kebutuhan batu bara dan CPO. “Pemancangan hari ini bertepatan dengan Hari Kartini, dimana yang dikenal dengan habis gelap terbitlah terang. Maka jika dulu perekonomian dinikmati oleh Provinsi Kalsel, maka dengan hadirnya pelabuhan Batanjung maka mampu membuat ledakan ekonomi di daerah ini,” kata Mawardi. Bahkan Bupati juga mengakui saat ini telah ada investor dari Cina yang juga berminat menanamkan investasinya. Meraka ingin membuat dan membangun pabrik mobil, pabrik CPO, pabrik baja. Pemilihan lokasi ini dinilai karena pelabuhan Batanjung memiliki bentang center Asia Fasifik artinya dekat dengan negara-negara tetangga Indonesia. “Saya juga berharap dukungan semua pihak agar pembangunan pelabuhan ini dapat berjalan dengan lancar khususnya bagi masyarakat setempat diminta ikut mendukung proyek ini,” harap Bupati. Usai melakukan pemancangan rombongan Bupati Kapuas mengunjungi

144

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

pembangunan pelabuhan ikan yang dikerjakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kapuas. Pelabuhan ini nantinya akan menjadi sentra keluar masuknya ikan hasil tangkapan nelayan. (humas)

PERINGATAN HARI KARTINI KE – 132
Thursday, April 21, 2011
KUALA KAPUAS – Saat ini emansipasi perempuan dimaknai sebagai momentum untuk meningkatkan motivasi dan semangat kaum perempuan untuk lebih mencerdaskan kehidupa bangsa. Pada tanggal 21 April 1879 di Jepara lahir seorang bayi perempuan yang diberi nama Raden Ajeng Kartini. Semasa hidupnya ia berjuang untuk kaum perempuan, oleh sebab itu kita memperingati Hari Kartini setiap tanggal 21 April yang dimaknai sebagai hari emansipasi perempuan. Hal tersebut di sampaikan oleh Bupati Kapuas yang diwakili oleh Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl ATP ST dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-132 di Gandang Garantung, Kamis (21/04) pagi. Peringatan Hari Ulang Tahun Raden Ajeng Kartini yang ke 132 dengan tema “Dengan semangat Hari Kartini kita tingkatkan peranan perempuan sebagai mitra sejajar laki-laki dalam Pembangunan Bangsa dan Negara ”. Tema tersebut sejalan dengan harapan luhur Raden Ajeng Kartini agar perempuan Indonesia bisa maju sejajar dengan laki-laki baik dalam kedudukan dan aspek pembangunan. Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan Dipl ATP ST mengharapkan agar kiranya kaum perempuan perlu terus menggali potensi dengan terus belajar, karena tantangan kedepan semakin berat dan peran perempuan sangat dibutuhkan untuk mendukung proses Pembangunan Bangsa. Peringatan Hari Kartini ini membawa misi yang luas bagi kaum perempuan agar Pemberdayaan kaum wanita sesuai dengan yang di cita-citakan Kartini. Peran perempuan sudah tidk lagi marginal bahkan dapat dikatakan telah memasuki wilayah sentral dalam pengambilan kebijakan. Pada kesempatan yang sama Penasehat GOW Kabupaten Kapuas H Aliyah Mawardi menyampaikan agar kaum perempuan dapat mengembangkan kemampuan berpikir dan bertindak secara rasional selaku mitra yang handal, diakui dan sejajar dengan laki-laki tapi tetap mengemban keluhuran kodratnya yaitu hamil, melahirkan, dan menyusui. Sudah semestinya kita perlu mengenang kembali pejuangan Kartini bagaimana gigihnya beliau memperjuangkan kaumnya dari ketidakberdayaan karena kungkungan adat yang sangat kuat dan mengikat oleh sebab itu perempuan perlu berlatih memahami diri pribadinya untuk kemudian menyusun dan memanfaatkan kehendak untuk meningkatkan kekuatan dan kelebihannya serta meminimalkan kelemahan dan kekurangannya.(Humas)

SENI QASIDAH MEDIA DAKWAH
Friday, April 22, 2011
KUALA KAPUAS – Seni qasidah dapat meningkatkan pengabdian kepada ALLAH SWT, karena seni qasidah mempunyai peranan penting dalam kehidupan era modern untuk syi’ar agama atau media dakwah. Seni qasidah seni untuk memperhalus/ memperluhur budi pekerti yang tergambar pada nilai – nilai ketimuran pada kesenian daerah dan
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

145

bangsa kita , seni untuk alat pemersatu, serta sebagai sesuatu yang mampu memberikan kesenangan jiwa. Demikian Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dalam sambutan terulis dibacakan Asisten Administrasi Umum Drs Johansyah pada pemembukaan Rapat Konsultasi Pengurus Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) di Aula Hotel Roos, Kamis (21/4) siang. Selanjutnya dikatakan, seperti yang kita ketahui perkembangan kesenian zaman sekarang sangat beraneka ragam. Salah satunya adalah seni Qasidah, seni ini merupakan seni yang mempengaruhi jiwa manusia dan dapat memperhalus perasaan, memperluhur budi pekerti, memperindah ungkapan hati, memberi variasi yang segar dan nyaman serta dapat mengenal ALLAH lebih dekat. .“Saya mengharapkan kepada pengurus Lasqi agar kegiatan ini tidak hanya terbatas pada seni qasidah saja , namun dapat diperluas dengan seni Maulid Al Habsy, Burdah dan Haderah, “ harap HM Mawardi. Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD Lasqi Kabupaten Kapuas Drs H Nurani Sarji M Pd menjelaskan, tujuan rapat konsultasi dalam rangka menyamakan persepsi dan pembinaan pengurus Laqsi di Tingkat Kabupaten maupun di Kecamatan . Mampu menjalankan funsi organisasi dan fungsi manajemen , sehingga Lasqi berjalan terarah sesuai visi dan misi yang di emban. Sementara itu menurut Ketua Pantia Sriyadi M Pd , Rakor berlangsung dua hari ,21 s/d 22 April 2011, diikuti utusan DPC Lasqi Kecamatan dan DPD Lasqi Kabupaten Kapuas (Humas).

TIGA PERINGATAN DIRANGKAI SEKALIGUS
Monday, April 25, 2011
KUALA KAPUAS – Tiga peringatan dirangkai sekaligus ini dilaksanakan di halaman kantor Bupati Kapuas, Senin (25/4) pagi. Peringatan yang dirangkai menjadi satu tersebut adalah Peringatan Hari Ulang Tahun Otonomi Daerah ke XV dan Hari Ulang Tahun Satuan Perlindungan Masyarakat ke – 49 serta Hari Malaria Sedunia. Upacara bendera dipimpin Setda Kapuas Drs H Nurul Edy MSi selaku inspektur upacara. Kemudian peserta upacara berasal dari PNS lingkup SKPD Kapuas, TNI/ Polri, Pegawai PDAM, Pegawai Rumah Tahanan Kapuas. Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Setda Kapuas Drs H Nurul Edy MSi menjelaskan amanat Menteri Dalam Negeri Ri pada acara Peringatan Hari Ulang Tahun Otonomi Daerah ke XV. Dengan Tema “Dengan Semangat Otonomi Daerah Kita Tingkatkan Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Dengan Pelayanan Publik Dan Inovasi Daerah.” “Yang mana otonomi daerah telah memberikan solusi untuk mendorong kemajuan pembangunan daerah dengan memberikan kesempatan kepada masing – masing daerah untuk mengembangkan kreativitas dan inovasinya,” kata Bupati Kapuas. Sementara itu untuk Tema Hari Ulang Tahun Satuan Perlindungan Masyarakat ke - 49 “Satuan Perlindungan Masyarakat Siap Mengemban Tugas Dalam Membantu Memelihara Kamramtibmas Serta Mensukseskan Pemilukada.” Tema tersebut terang Bupati dipilih karena berkaitan dengan eksistensi Satuan Perlindungan Masyarakat yang 146
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

berperan penting dalam penanganan dan penanggulangan bencana serta pengamanan langsung Pemilukada yang merupakan bagian dari Kelompok Pemilihan Umum Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS). Dia menjelaskan, Tema Hari Malaria Sedunia adalah “Bebas Malaria Investasi Bangsa.” Dari tema tersebut mengambil tekat untuk mewujudkan eliminasi malaria di tanah air sehingga masyarakat terbebas dari penyakit malaria. “Dengan demikian menciptakan masyarakat Indonesia lebih sehat dan produktif karena kesehatan merupakan hak asasi sekaligus investasi “Health Is Not Everything But Without Health Everything Is Nothing,” pungkasnya. (Humas)

BUPATI TERIMA PENGHARGAAN DARI PMII
Monday, April 25, 2011
KUALA KAPUAS – Atas peran dan sumbangsihnya terhadap dinamika perkembangan/ pergerakan organisasi kepemudaan dan organisasi kemahasiswaan, Bupati Kapuas Ir HM Mawardi, MM menerima penghargaan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). HM Mawardi juga dinilai telah memberikan inisiatif dan motivasi terhadap gerakan generasi muda serta penguatan organisasi kepemudaan. Penghargaan diserahkan langsung oleh Pimpinan Koordinator Cabang (PKC) PMII Kalimantan Tengah Sasongko Yuwono S.Hut , pada pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab)) V PMII Kabupaten Kapuas , di Aula Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, Senin (25/4) pagi. Dalam sambutannya Bupati HM Mawardi menuturkan, PMII merupakan salah satu elemen mahasiswa yang terus bercita – cita mewujudkan Indonesia menjadi lebih baik. Peran PMII pada dasarnya adalah menumbuh kembangkan kebebasan, kesetaraan dan kebersamaan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, bangsa dan Negara guna kesejahteraan bersama. HM Mawardi mengharapkan agar semua warga Kabupaten Kapuas termasuk mahasiswa PMII untuk bersama - sama mengabdikan diri mempercepat proses pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Sebagaimana dikertahui bahwa tekad dan semangat untuk membangun Daerah Kabupaten Kapuas dengan Visi dan Misi “Bersama Membangun Ekonomi Kerakyatan Berbasis Pada Agribisnis dan Agroindustri Menuju Kapuas Yang Amanah (Aman, Maju, Sejahtera, Mandiri, Dan Tangguh).”, terang HM Mawardi. Sementara itu Majelis Pembina Cabang PMII Kapuas H Juanaidi SE SKM berpesan, jadikan PMII sebagai organisasi yanag bermanfaat bagi anggotanya dan masyarakat pada umumnya. Untuk menciptakan organisasi yang solid, perlu dijalin kebersamaan. Ciptakan komunikasi antar sesama pengurus dan anggota, tutur H Juanaidi. Konfercab V PMII berlansung satu hari, diikuti Pengurus Cabang dan anggota PMII Kabupaten Kapuas , PKC Kalteng serta Mabincab PMII Kapuas. Dihadiri Unsur Muspida, Kepala SKPD, Kepala Kemenag Drs H Mahli, Ketua MUI KH Abdul Muthalib dan sejumlah undangan lainnya. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

147

MENPERA KUNJUNGI KAPUAS
Monday, April 25, 2011
KUALA KAPUAS - Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Republik Indonesia H Soharso Manoarfa , Minggu (24/4), melakukan kunjungan ke Kuala Kapuas. Kedatangan Menpera disambut dengan acara adat pembukaan pantan bahalai (kain panjang) dan tarian daerah oleh sanggar riak nyalong Kuala Kapuas di halaman rumah Jabatan Bupati Kapuas. Di Kuala Kapuas , Menpera didampingi Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM berkesempatan meninjau lokasi bantuan perumahan di Handil Baras jalan Trans Kalimantan. Dana bantuan perumahan tersebut di kucurkan oleh Pemerintah Pusat dari APBN melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kapuas, untuk warga masyarakat. Bantuan perumahan di Handil Baras sebanyak 33 buah rumah , dengan nilai dana Rp. 4 juta / rumah pada tahun anggaran 2010, selain bantuan rumah juga diberikan bantuan untuk MCK . Menurut Menpera Soharso Manoarfa,” Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Pemukiman, dapat memapukan daya beli terhadap masyarakat dengan daya beli yang murah dan dana yang murah,” katanya. “ Masyarakat boleh membeli rumah dengan pembayaran dilakukan secara cicilan, dan program ini kendati suku bunga naik, namun untuk program Nasioanal Pemberdayaan Masyarakat tidak dikenakan kenaikan suku bunga.” terang Soharso Manoafra. Pemerintah Pusat memberikasn intensif kepada daerah, dalam bentuk berbagai macam program antara lain program perumahan, secara perlahan nanti akan di anggarkan untuk daerah melaui Dana Alokasi Khusus (DAK). Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah membuat kesepakatan, sehingga penerima bantuan perumahan warga atau masyarakat tepat sasaran. Pada kesempatan yang sama Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM menuturkan,” sebagai mana telah disampaikan Menpera, bahwa kemampuan daerah dalam membantu perumahan masyarakat masih terbatas,” jelas HM Mawardi. “ Pemerintah Kabupaten Kapuas melakukan program perumahan bukan hanya untuk masyarakat yang tergolong tidak mampu, namun juga untuk perumahan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) ,” ungkap HM Mawardi. Saat ini melalui hibah dari Pemerintah Pusat hanya memberikan kepada masyarakat yang memiliki rumah yang di anggap kurang layak. Pemerintah Daerah sudah mempersiapkan lahan atau tanah untuk pembangunan perumahan, program kedepan di harapkan dapat bekerja sama melalui Kemenpera, hal tersebut sudah di sampaikan ke Menpera, jelas HM Mawardi. Jika masyarakat belum mempunyai rumah, Pemerintah dapat memberikan subsidi , yaitu untuk pembelian tanah di subsidi oleh Pemerintah Daerah, sedang untuk pembangunan rumah di bantu oleh Pemerintah Pusat , ” masyarakat dapat memilikinya dengan cara mencicil” , tutur HM Mawardi.

KEBERAGAMAN PATUT DISYUKURI
Friday, April 29, 2011
KUALA KAPUAS – Keberagaman yang ditemui dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara seperti kedudukan, agama, suku, bangsa, warna kulit, bahasa, adat dan budaya merupakan kekayaan yang patut disyukuri. Hendaknya keberagaman tersebut 148
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

bukan menjadi penghalang dalam membangun daerah, melainkan menjadi pendorong untuk semakin meningkatkan rasa solidaritas sehingga dapat terbina keakraban dalam hidup bersama. Harapan itu disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekda Kapuas H Nurul Edy saat membuka Acara Sosialisasi Peningkatan Rasa Solidaritas di Kalangan Masyarakat Terkait Peraturan Mendagri Nomor 44 Tahun 2009 di Aula Kantor Bappeda, Kamis (28/4) pagi. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Asisten II Setda Kapuas H Zahirsyah Rovieq, anggota DPRD Kapuas Timotius Mahar, Kepala Kesbangpol Linmas Kapuas Jumrindson serta sejumlah Kepala SKPD Lingkup Pemkab Kapuas. Menurut Bupati, peningkatan rasa solidaritas tidak hanya terbatas ditumbu kembangkan pada peningkatan antar umat beragama saja. Tetapi juga harus terarah pada keperdulian bersama terhadap lingkungan yang lebih luas. Sebab solidaritas adalah satu-satunya kekuatan yang dapat menyatakan dan menjadi perekat bagi simpul-simpul berbangsa di negeri tercinta ini, ditengah dirobek-robeknya dan dikoyak-kotyak keberadaannya. “Tanpa rasa solidaritas ditengah proses pembangunan bangsa ini adalah bentuk kegagalan memahami keragaman yang ada, serta tidak adanya koordinasi dan kerjasama yang baik disetiap sektor, jenjang dan komponen masyarakat serta pemerintah,” terangnya. Untuk itu lah Bupati mengajak semua pihak untuk meningkatkan rasa solidaritas yang merupakan kekompakan dari seluruh lembaga pemerintah dan lembaga non pemerintah serta seluruh komponen untuk mencapai tujuan nasional secara khusus tujuan pembangunan daerah Kabupaten Kapuas. Sebagaimana dipahami bahwa peningkatan rasa solidaritas di tengah masyarakat yang majemuk bidang dan jenjang yang berada haruslah dilandasi toleransi, mutual understanding, saling menghormati, menghargai kesetaraan dalam ajaran agamanya dan kerjasama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara didalam wilayah NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Sementara itu Ketua Panitia Kegiatan Katanggar menjelaskan tujuan kegiatan untuk menyamakan persepsi didalam membangun daerah yang lebih baik serta dalam upaya menjadikan kesatuan bangsa dan politik. Kegiatan ini jelasnya diselanggarakan oleh Badan Kesbangpol Linmas Kabupaten Kapuas bekerjasama dengan Ditjen KesbangPol Depdagri serta Kebangpol Provinsi Kalteng. “Para peserta sosialisasi berjumlah 100 orang yang berasal dari tokok agama, ketua/pimpinan ormas pemuda, pelajar, mahasiswa serta nirlaba lainnya,” pungkasnya. (humas)

PEMBANGUNAN JALAN KABUPATEN MENINGKATKAN EKONOMI
Sunday, May 01, 2011
KUALA KAPUAS – Trisno A , warga Desa Batapah Kecamatan Timpah menyatakan sangat menyambut baik pembangunan ruas jalan Kabupaten dari Tanjung Kelanis sampai Hurung Tabengan , “ karena ada banyak hal yang menguntungkan masyarakat, diantaranya ekonomi masyarakat meningkat “, katanya. “ Warga Desa Batapah mendukung sepenuhnya pembangunan ruas jalan kabupaten tersebut, karena sangat penting untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Batapah khususnya dan pengguna jalan pada umumnya” tutur Trisno. Hal yang sama juga diutarakan Kepala

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

149

Desa Lungkuh Layang Supriadinata, bahwa pembangunan jalan kabupaten dari Hurung Tabengan sampai Tanjung Kelanis memberikan keuntungan bagi warganya. Demikian diantaranya yang disampaikan warga masyarakat Kecamatan Timpah pada acara Hasupa Hasundau (pertemuan) dengan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM di halaman Kantor Camat Timpah, Jum’at (29/4) siang. Selain Hasupa Hasundau, Bupati HM Mawardi juga meninjau pelaksanaan sunatan massal , pengobatan dan pemasangan inflan gratis, safari Jum’at di Masjid Nurul Yaqin Timpah serta peninjau ruas jalan Kabupaten , Hurung Tabengan – Tanjung Kelanis. Juga ingin langsung menyerap aspirasi masyarakat , melihat pembangunan yang telah dan sedang dilaksanakan serta menyampaikan informasi pembangunan. Saat itu Bupati didampingi Ketua DPRD Robert L Gerung SE MM, Kapolres Kapuas AKBP Wisnu Putra SH SIK, , Ketua Komisi I DPRD Kapuas Drs Eliser Timbung, Sekda Drs H Nurul Edy MSi, Kepala SKPD , Ketua MUI KH Abdul Muthalib dan Ketua Dewan Adat Dayak Kapuas Angie Rohan BA Pada hasupa hasundau, HM Mawardi menegaskan, investasi harus bermanfaat bagi masyarakat, “ misalnya investor membangun jalan, maka jalan itu harus bisa di manfaatkan oleh masyarakat”, tutur HM Mawardi. Pemerintah Kabupaten Kapuas, baik eksekutif maupun legislatif selalu ingin bagaimana kedepan membangun Kabupaten Kapuas lebih maju. Pemerintah Kabupaten Kapuas tidak pernah membedakan Kecamatan di hilir maupun di hulu , semua adalah sama, terang HM Mawardi. “ Saya bersama Wakil Bupati Suraria Nahan , berkomitmen jalan darat Timpah – Pujon – Sei Hanyo selama pemerintahannya harus fungsional, dengan sistem multiyears kontrak (setiap tahun di anggarkan) “, jelas HM Mawardi. Kepada masyarakat HM Mawardi mengharapkan agar menjaga dan membina kerukunan, kebersamaan, kekeluargaan, saling menyayangi dan saling mengingatkan satu sama lain untuk kemajuan pembangunan. Menjaga persatuan dan kesatuan diantara kita sebagai modal yang kuat, sehingga bisa membangun Kabupaten Kapuas yang lebih maju, bermartabat dan menjadikan masyarakat yang sejahtera, ungkap HM Mawardi. Menurut Kepala Bappeda Ir Herson B Aden MSi, peningkatan jalan Kabupaten , Timpah – Pujon sepanjang 54 Km, Pujon – Sei Hanyo 60 Km, total dana Rp.44 milyar lebih. Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung mengingatkan kepada masyarakat agar jangan mudah terprovokasi yang sifatnya akan memecah belah kita. “Bila ada permasalahan selesaikan dengan kepala dingin, menurut mekanismenya” katanya. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi menyerahkan beberapa bantuan diantaranya, bantuan untuk rumah ibadah, ternak itik, penyemprot tanaman dan benih buah-buahan

BKPRMI BERIKAN MOTIVASI MENGKAJI AL QUR’AN
Sunday, May 01, 2011
KUALA KAPUAS – DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Kapuas telah banyak memberikan motivasi umat Islam untuk mengkaji Al Qur’an baik di lingkungan keluarga , pendidikan formal dan non formal serta lingkungan masyarakat. Hal itu diutarakan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada pembukaan Penataran Metode “Iqra” Guru Taman Kanak-Kanak Al Qur’an (TKA) dan

150

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) , di Aula Kantor Kementerian Agama Kapuas, Sabtu (30/4) pagi. Selanjutnya di katakan HM Mawardi, upaya BKPRMI tersebut dilakukan dalam rangka menunjang dan mensukseskan pembangunan daerah maupun pembangunan nasional secara umum, sehingga diharapkan terwujudnya sumber daya insani yang berkualitas melalui penjabaran nilai-nilai yang terkandung dalam Al Qur’an. Kepada peserta penataran HM Mawardi mengharapkan, belajarlah dengan sungguh-sungguh, simaklah dengan baik materi yang diberikan penatar, sehingga hasilnya nanti dapat meningkatkan kiprah ustadz-ustadzah dalam mengelola TKA di tempat masing-masing. Ustadz-ustadzah dapat meningkatkan fungsi dan perannya sehingga keberadaannya lebih berakar ke bawah dan berpuncak ke atas serta lebih dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat terutama dalam mengisi pembangunan dibidang spiriitual. Sementara itu Kepala Kementerian Agama Kab Kapuas Drs H Mahli mengatakan, ustadz-ustadzah adalah merupakan aktor utama, disamping orang tua dan elemen lainnya dalam mencapai keberhasilan/kesuksesan pemberatasan buta aksara Al Qur’an. “ Secanggih apapun metode yang diterapkan ataupun kekuaan finansial, sepanjang ustadz-ustadzahnya pasif, tidak kretif dan inovatif , stagnan, maka hasil yang kita harapkan tidak maksimal “, tutur H Mahli. Sebaliknya , selemah dan sejelek apapun metode, dan kekuatan finansial , jika ustdaz-ustadzahnya inovatif, progresif dan produktif, maka dapat dipastikan akan memperoleh hasil yang makasimal sesuai dengan harapan kita semua. Menurut Ketua Panitia Miftahul Aqli S Sos I, penataran diikuti 100 orang peserta berasal dari 10 Kecamatan, berlangsung selama dua hari. Dengan tujuan memberikan pengetahuan dan menambah keterampilan , kemampuan mengajar ustadz-ustadzah TKA TPA dalam upaya maksimal dan efektif pemberantasan buta huruf Al Qur’an khususnya di Kabupaten Kapuas. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi memberikan bantuan kitab suci Al Qur’an kepada BKPRMI Kapuas. Dihadiri Unsur FKPD, Dirut PDAM Ir Sri Harjito MSi, Ketua MUI KH Abdul Muthalib dan sejumlah pejabat Kementerian Agama Kabupaten Kapuas

BUPATI TERIMA PENGHARGAAN DARI MENTERI HUKUM DAN HAM
Monday, May 02, 2011
PALANGKA RAYA – Sejumlah prestasi kembali ditorehkan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi. Jika sebelumnya mendapatkan penghargaan atas prestasi meningkatkan produksi padi, kini penghargaan “Anubhawa Sasana Kelurahan” berhasil diraih. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Patrialis Akbar SH MH kepada Bupati Kapuas HM Mawardi disaksikan oleh Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang dan Wakil Gubernur Kalteng H Achmad Diran. Penyerahan piagam penghargaan ini merupakan rangkaian

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

151

acara Peresmian Law Canter Sebagai Pusat Pelayanan Informasi Hukum dan HAM dan Peresmian Kelurahan/Desa Sadar Hukum serta MoU Dilkumjakpol, Pemda Provinsi/Kota dan Perguruan Tinggi di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Senin (2/5) pagi. Penghargaan serupa juga diberikan kepada Lurah Selat Dalam, Sugiarto SE yang mendapatkan penghargaan berupa medali dan hadiah Toa Megaphone dari Menteri Hukum dan HAM. Kemudian Camat Selat Drs Yusransyah MD Atuk juga menerima penghargaan berupa medali dari Menteri Hukum dan HAM. Ditempat yang sama Kabag Hukum Setda Kapuas Fitrayanto Suriadinata, SH M.Hum menjelaskan tercatat 13 kelurahan dan 13 Camat di Provinsi Kalteng yang menerima penghargaan. Sedangkan untuk kepala daerah tercatat 8 Bupati/Walikota yang juga menerima penghargaan termasuk Gubernur Kalteng. Kriteria penilaian untuk mendapatkan penghargaan meliputi tidak terjadi pelanggaran mengenai UU No 1 Tahun 1974 tentang perkawinan. Lalu tidak ada pelanggaran tentang narkotika sesuai UU No 35 Tahun 2009. Kemudian tidak ada pelanggaran UU No 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga. Dan yang terakhir penilaian dari kriteria pembayaran pajak bumi dan bangunan sesuai data dari Dispenda. ”Dari kriteria tersebut maka ditetapkan Kelurahan Selat Dalam Kecamatan Selat sebagai kelurahan sadar hukum. Kemudian penghargaan juga diberikan kepada Pak Camat Selat selaku kepala wilayah Kecamatan Selat dan Pak Bupati selaku pimpinan Kabupaten Kapuas,” terangnya. Sementara itu Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar menjelaskan kelurahan dan desa sadar hukum ini merupakan cikal bakal dari terbentuknya masyarakat sadar hukum. Artinya penilaian sadar hukum ini diberikan kepada desa/kelurahan yang sadar membayar PBB, kemudian di daerah tersebut tidak ada perkawinan di bawah umur, tingkat kriminal sangat rendah serta tidak ada indikasi penyalahgunaan narkotika. “Jika semua daerah di Indonesia seperti ini saya nyakin negara Indonesia akan aman dan tentram. Disamping itu tugas polisi, jaksa atau hakim tentunya akan menjadi ringan, sebab tidak ada lagi masyarakat yang berurusan dengan hukum,” terangnya. (humas)

PERTEMUAN ANGGOTA DPRD KALTENG SEMPAT MEMANAS
Wednesday, May 04, 2011
KUALA KAPUAS – Reses anggota DPRD Provinsi Kalteng di Kabupaten Kapuas sempat memanas. Ini setelah anggota DPRD Dapil V (Kapuas dan Pulang Pisau) ini melakukan tatap muka dengan Pemkab Kapuas, anggota DPRD Kapuas, tokoh masyarakat, ormas serta LSM yang ada di Kabupaten Kapuas. Pertemuan ini berlangsung di Aula Bappeda Kapuas, Senin (2/5) dari siang hingga sore hari dipimpin oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan. Memanasnya pertemuan tersebut setelah dilakukan sesi tanya jawab antara peserta yang hadir dengan anggota DPRD Kalteng. Sejumlah pertanyaan bermunculan dari sejumlah peserta yang menuding oknum anggota DPRD Kalteng selalu melontarkan pernyataan pedas di salah satu media harian yang terbit di Kota Palangka Raya. Mereka mempertanyakan hal tersebut. Nordiansyah dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indoensia (PMII) Kabupaten Kapuas yang mempertanyakan pernyataan anggota DPRD Kalteng Punding LH Bangkan terkait dengan statemen yang mengatakan Kabupaten Kapuas khususnya di daerah hulu

152

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

mengalami kemunduran. Bahkan terkesan tidak diurus Pemkab Kapuas. “Kami yang hadir disini ingin tahu mengapa dikatakan kemunduran, apa indikator-indikatornya?,” ucap Nordiansyah. Kemudian dikatakan pula ada anggota DPRD Kapuas yang melakukan reses fiktif ke wilayah Kecamatan Pujon dan Sei Hanyo. “Mohon ini dijelaskan pula,” ungkap Nordiansyah. Ditempat yang sama Manli SH dari LSM Patriot Bangsa juga menilai tanggapan oknum anggota DPRD Kalteng selalu menyudutkan Pemkab Kapuas. Dalam berita tersebut juga menyatakan, investor yang masuk di Kapuas ini bisa menyengsarakan masyarakat. “Saya selaku masyarakat dan saya sudah beberapa kali ke Pujon ataupun ke Sei Hanyo, saya mendengar masyarakat bangga, merasa bahagia karena ada pekerjaan. Bagaimana bisa menyenggsarakan?,” kata Manli penuh tanda tanya. Sementara itu anggota DPRD Kapuas Yulius Nou mengaku keberatan dengan pernyataan oknum anggota DPRD Kalteng, bahwa anggota DPRD Kapuas ke Pujon dan Se Hanyo melakukan kunjungan kerja fiktif. “Saya selaku mantan birokrat, tidak senang yang namanya fiktif “ tegas Yulius. Dia minta hal seperti ini tidak terulang, mari kita kerjasama yang baik. “ Bapak-bapak kan terpilih dari Kabupaten Kapuas , masa Kapuas di obok-obok,” tutur Yulius. Kemudian Hasanudin Rusman SH dari ormas Islam meminta kedepan, kepada anggota DPRD Kalteng Dapil V supaya jangan berpolimik di koran. “Mari kita sama-sama membangun Kabupaten Kapuas ini” , katanya. Menanggapi hal tersebut anggota DPRD Kalteng Punding LH Bangkan membantah pernyataannya di salah satu media harian yang terbit di Kota Palangka Raya tentang fiktif tim reses DPRD kapuas yang pernah mendapat Surat Perintah Jalan (SPJ) ke Kecamatan Kapuas Hulu dan Kapuas Tengah . “Ini adalah pernyataan dari koran sendiri, saya akan klarifikasi ke media tersebut, “ tegas Punding. Kemudian terkait dengan kemunduran di daerah hulu, dia menyebutkan hal itu berdasarkan hasil kunjungan ke lapangan. Menurut sejumlah warga selama ini daerah hulu jarang tersentuh pembangunan. “Kami ini wakil rakyat yang menjadi corong masyarakat untuk menyampaikan aspirasi,” tegas Punding. Sekadar diketahui tim reses Dapil V yang hadir di Kabupaten Kapuas berjumlah delapan orang. Drs Punding LH Bangkan (Ketua Tim), Ade Supriadi SP (Sekretaris). Kemudian anggota terdiri dari Iber H Iber Nahason, Said Ismail, H Syahrani Umbran SH, Kamsiah A Mamat, H Iwan Kuniawan dan Saidah, S.Hut. (humas)

SOSIALISASI PERSANDIAN CIPTAKAN PELAYANANAN OPTIMAL
Wednesday, May 04, 2011
KUALA KAPUAS – Dengan Sosialisasi Persandian akan tercipta suasana pelayanan yang optimal dibidang persandian serta Sumber Daya Manusia (SDM) dengan kinerja tinggi. Sosialisasi persandian akan dapat terciptanya tujuan umum bangsa dan negara dibidang persandian. Demikian sambutan tertulis Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dibacakan Sekda Drs H Nurul Edy MSi, pada pembukaan Sosialisasi Persandian se Kalimanatan Tengah di Aula Hotel Raudah Kuala Kapuas, Rabu (4/5) pagi. Lebih lanjut dikatakan, kegiatan sosialisasi semacam ini dipandang perlu dilakukan untuk memperoleh manfaat yang berarti bagi Pemerintah Daerah. Diharapkan Bupati, dengan adanya kegiatan ini dapat mempertajam wawasan bagi petugas sandi yang ada di Kabupaten/Kota seluruh Indonesia dan Kabupaten

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

153

Kapuas pada khususnya. Kepada peserta sosialisasi Bupati HM Mawardi berpesan, teruslah berupaya mengembangkan dan meningkatkan mutu pengetahuan, mengatasi segala hambatan dan rintangan dalam melaksanakan persandian khususnya di lingkungan pemerintah Kabupaten Kapuas, dan satukan pendapat demi memperoleh suatu kepahaman tentang pengembangan persandian di Kabupaten Kapuas. Pada kesempatan yang sama Deputi Bidang Pembinaan dan Pengendalian Persandian dalam sambutan tertulis dibacakan Arifin Hartono S. Sos mengatakan persandian merupakan hal yang wajib diselenggarakan oleh setiap instansi pemerintah baik pusat maupun daerah. Penyelenggarakan Persandian Negara (SISDINA) yang mencakup Aspek Pembinaan dan Operasional Persandian terhadap Sumber Daya Persandian yang meliputi SDM Sandi, Perangkat Keras, dan Perangkat Lunak. Narasumber berasal dari Pejabat Direktorat Pembinaan Persandian Deputi I Lemsaneg Kepala Bidang Santel Pusdatin Komtel Kemendagri Pembukaan sosialisasi tersebut ditandai dengan tukar menukar cenderamata antara Sekda Nurul Edy dengan Arifin Hartono. (Humas)

BUPATI SERAHKAN BONUS BAGI ATLET DAN PELATIH BERPRESTASI
Wednesday, May 04, 2011
KUALA KAPUAS - Pengembangan bakat calon atlet andalan nasional ditujukan kepada olahragawan potensial yang memiliki prospek mencapai prestasi puncak melalui pembinaan berjenjang yang didasarkan pada prinsip pembinaan olahragawan jangka panjang. Hal ini disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi pada acara Pembubaran Panitia Kontingen Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) IX Kalimantan Tengah, Rabu (4/5) pagi. Dalam sejarah penyelenggaraan pekan olahraga telah terbukti bahwa olahraga merupakan media perjuangan untuk menunjukan kepada dunia tentang eksistensi bangsa sebagai sebuah negara yang berdaulat demi memperkokoh persaudaraan dan persatuan dalam kebersamaan. Bupati HM Mawardi mengharapkan agar segenap lembaga pemerintahan dan pemerintah daerah untuk mewujudkan pengarusutamaan olahraga dalam setiap kebijakan dan terus meningkatkan jumlah dan prasarana olahraga untuk mengembangkan olahraga sehingga diperoleh prestasi yang mampu mengangkat harkat dan martabat bangsa. Pada kesempatan yang sama Panitia PORPROV Kabupaten Kapuas dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sukiran mengatakan bahwa tujuan diselenggarakan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) IX Kalimantan Tengah 2010 adalah meningkatkan prestasi olahraga, menjaring bibit olahragawan yang potensial, serta mengembangkan minat , bakat dan prestasi dibidang olahraga. Kontingen Kabupaten Kapuas berjumlah 212 orang yang terdiri dari 146 orang atlet, 21 orang official, 18 orang pelatih dan 27 orang panitia/pendamping. (Humas)

154

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

KAFILAH STQ KAPUAS DI LEPAS
Thursday, May 05, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas diwakili Sekda Drs H Nurul Edy MSi melepas dengan resmi Kafilah peserta Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke 18 Tingkat Provinsi Kalteng di Kasongan Kabupaten Katingan . Pelepasan ditandai dengan penyerahan bendara kontingen oleh Sekda Nurul Edy kepada ketua harian LPTQ Drs H Manli, di Aula Hotel Ross, Kamis (5/5). Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dalam sambutan tertulis dibacakan Sekda Nurul Edy menyatakan menyambut baik dan bangga karena dengan kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke XVIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah ini akan dapat mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah. HM. Mawardi berharap kepada saudara-saudara yang berhasil meraih kemenangan pada Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ini agar dapat terus-menerus meningkatkan mutu seni baca al-Qur’an dan pertajamlah prestasi sehingga dapat berhasil pada Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) yang akan datang. Selanjutnya dinformasikan Nurul Edy, sesuai Surat Keputusan Gubernur Kalteng Tanggal 4 Mei 2011 bahwa Kabupaten Kapuas ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2012. Menurut Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kapuas Drs H Mahli, cabang-cabang yang diikuti meliputi, cabang Tilawah, Tahfizh, Fahmi Qur’an, Syarhil Qur’an, Tafsir Bahasa Arab dan Khattil Qur’an. Dan Festival Qasidah Rabaana. Jumlah keseluruhan kafilah termasuk offical, pembina/pelatih sebanyak 77 orang. di selenggarakan Tanggal 5 s/d 13 Mei 2011 Atas nama pengurus LPTQ H Mahli menyampaikan terima kasih dan penghargaan Kepada Bapak Bupati Kapuas yang telah memberikan perhatian yang tinggi , baik moril maupun materil bantuan dana. Dihadiri Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Asisten II Drs H Zahirsyah Rovieq S Hut, Asisten, Asisten III Drs Johansyah, Kepala SKPD, sejumlah undangan lainnya (Humas).

MENAKERTRANS BAKAL TINJAU LOKASI KTM DI LAMUNTI
Thursday, May 05, 2011
KUALA KAPUAS – Persiapan untuk menyambut kedatangan Menteri Tenaga Kerja dan Tenaga Kerja RI (Menakertrnas) Muhaimin Iskandar ke Kabupaten Kapuas terus dimatangkan. Bahkan rencananya rombongan Menakertrans akan meninjau secara langsung lokasi Kota Terpadu Mandiri (KTM) yang berada di Lamunti Kecamatan Mantangai. Rencananya Menakertrans akan berada di Kapuas selama dua hari yakni tanggal 12 hingga 13 Mei 2011. Guna mengecek hal tersebut
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

155

maka Bupati Kapuas HM Mawardi beserta rombongan melakukan pengecekan ke lokasi yang akan di kunjungi menteri. Lokasi pertama yang ditinjau adalah tugu KTM yang berada di tepi Sungai Kapuas. Tampak mendampingi Bupati Kapuas diantaranya Kepala Dinas Transmigrasi Dra Mariani, Kadis Pertanian Ishak Basseri, Kadis PU Amry Baharuddin, Kadis Nakersos Rahmadi Muan, Kadis Kesehatan Ani Handaningrum, Kepala Bappeda Herson B Aden serta Plt Kadis Perhubungan Ahmad Sopian. Usai melihat tugu KTM, rombongan kembali melihat pembangunan pematangan lahan dan pasar yang berdekatan dengan tugu KTM. Kemudian melihat pembangunan Kantor KTM yang pembangunannya telah memasuki dua tahap. Bangunan ini nantinya sebagai pusat perkantoran KTM. Setelah itu rombongan kembali melanjutkan perjalanan melihat lokasi penanaman lahan sawit pola plasma bersama PT Globalindo Agung Lestari (GAL). Rencana disini Menakertrans bersama masyarakat akan melakukan penanaman bibit sawit. Terakhir kunjungan dilakukan ke Base Camp PT GAL. Pada pertemuan disini Bupati Kapuas meminta manajemen PT GAL menjelaskan kegiatan yang telah dilakukan. Menjawab hal tersebut manajemen PT GAL yang diwakili oleh Manager Lapangan PT GAL Surianto menuturkan jumlah lahan PT GAL seluas24 ribu hektare yang tersebar di tiga kecamatan yakni Mantangai, Kapuas Murung dan Dadahup. “Jumlah tenaga kerja yang bekerja disini mencapai 3.500 orang yang sekitar 90 persen adalah penduduk lokal. Adapun pola plasma ditargetkan 6 ribu hectare dan yang telah tanam 3.500 hektare. Rencananya pada tahun 2012 sudah bisa panen. Kami juga berencana pada tahun 2012 akan membangun pabrik CPO,” tutur Surianto. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi mengatakan pihaknya terus melakukan pematangan penyambutan Menakertrans. “Pada prinsifnya kami dari Pemerintah Daerah siap menyambut kedatangan Pak Menteri bersama rombongan,” ucapnya singkat. Sekedar diketahui sesuai jadwal rencana Menakertrans akan tiba di Kota Kuala Kapuas pada tanggal 12 Mei 2011 dari Palangka Raya. Pada siang hari ketika tiba di Kuala Kapuas, Menakertrans akan melihat BLK Kapuas dan malam harinya ada jamuan makan malam. Keesokan harinya pada tanggal 13 Mei 2011, pagi hari menuju kawasan KTM, lalu penanaman kelapa sawit di lahan plasma dan acara di base camp PT GAL. Siang harinya Menakertrans akan menuju Banjarbaru meninjau BLK disana. (humas)

KAFILAH KAPUAS TIBA DI KASONGAN
Friday, May 06, 2011
KASONGAN – Setalah menempuh perjalan darat relatif panjang , memakan waktu sekitar 5 jam, akhirnya kafilah Kabupaten Kapuas yang akan berlaga di arena Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XVIII Tingkat Provinsi Kalteng di Kasongan Kabupaten Katingan tiba dengan selamat. Kasubag Pemberitaan Humas Setda Kapuas Sapto Subagio yang juga Wakil Ketua Bidang Publikasi dan Dokumentasi LPTQ , di Kasongan Jum’at (6/5) pagi menuturkan, rombongan kafilah Kapuas menggunakan 7 buah mobil , di kawal mobil sedan Sat Lantas Polres Kapuas. Begitu menginjakan kakinya di bumi Penyang Hinje Simpei (Hidup Rukun dan Damai Untuk Kesejahteraan Bersama ), di depan rumah akomodasi , rombongan kafilah Kabupaten Kapuas disambut penuh keakraban dan kekeluargaan oleh Panitia Pelaksana STQ , yang ditandai dengan pengalungan bunga kepada Sekretaris Umum LPTQ Kapuas H Marino, S.Pd I. Panitia 156
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

STQ telah menyiapkan akomodasi untuk Kafilah Kapuas di rumah Bapak Sunardi NTL, di Jalan Kasongan – Palangka Raya KM.1,5 , , letaknya cukup strategis , 50 meter dari sekretariat dan tidak jauh dari arena utama STQ , terang Sapto. Menurut Sekretaris Umum LPTQ Kapuas H Marino, fasilitas akomodasi Kafilah Kabupaten Kapuas di nilai cukup memuskan. “ Insya Allah kafilah kami bisa beristirahat dengan baik dan nyaman , begiitu juga dalam hal pelayanan kosumsi, cukup memuaskan “ , terang H Marino. Termasuk pelayanan on line internet dan seperangkat komputer disediakan di rumah ini, tambahnya. “ Kafilah Kabupaten Kapuas merasa bangga dan terhormat , serta tidak lupa menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Panitia Pelaksana STQ XVIII Tingkat Prov.Kalteng di Kasongan “ ungkap H Marino. “Alhamdulilah kondisi kafilah sampai saat ini, Jum’at (6/5) dalam keadaan sehat “ , jelasnya. Selanjutnya atas nama Pengurus LPTQ Kapuas , H Marino mohon doa dan dukungan kepada masyarakat Kabupaten Kapuas , semoga kafilah sebagai duta Kapuas dapat meraih prestasi terbaik , sehingga dapat membawa nama harum Kabupaten Kapuas yang kita cintai, tuturnya. Sesuai jadwal yang ditetapkan Panitia , agenda Jum’at (6/6) , pelantikan Dewan Hakim dan Juri oleh Gubernur Kalteng dan orientasi Dewan Hakim STQ dan Juri Festival. (Humas).

KAFILAH ANDALAN KAPUAS MULAI BERLOMBA
Sunday, May 08, 2011
KASONGAN – Meskipun Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XVIII Tingkat Provinsi Kalteng di Kasongan Kabupaten Katingan belum dibuka secara resmi , namun berbagai cabang lomba sudah mulai digelar. Aroma persaingan untuk menunjukan prestasi terbaik dari kafllah Kabupaten/Kota se Kalteng di arena STQ sudah tampak terlihat , tidak terkecuali Kafilah dari bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung , Kabupaten Kapuas Kasubag Pemberitaan Humas Setda Kapuas Sapto Subagio, yang juga Wakil Ketua Bidang Publikasi dan Dokumentasi LPTQ , Minggu (8/5) di Kasongan menuturkan, kafilah andalah Kabupaten Kapuas atas nama Halim pada cabang lomba Hifzhil (hafalan ) Qur’an 1 juz putra , Ma’aruf Amin cabang Tilawah anak-anak remaja putra dan Muhammad Nor Azmi cabang Tartil ( bacaan), sudah tampil, Minggu (8/5) siang Lebih lanjut Sapto menjeleskan, kafilah Kapuas lainnya yang tampil pada hari yang sama , Ni’mah Wardani pada cabang lomba Tilawah anakanak putri dan Astina cabang Tilawah remaja putri. Muhammad Anshari cabang Hifzhil Qur’an putra 20 juz, Muhammad Riyadi dan Siti Shalikhatun cabang lomba Hifzhil Qur’an 30 juz putra dan putri. Mahyuni dan Salmia’ah Irma cabang Khat (kaligrafi) Naskah putra dan putri . Mahyuni, Ahyani, dan Nor Ifansyah cabang lomba Fahmil (cerdas cermat ) Qur’an. Sebelumnya, Sabtu (7/5) siang Kafilah Kabupaten Kapuas telah mengikuti Pawai Ta’aruf dan Lomba Mobil Hias, disaksikan Bupati Kapuas diwakili Sekda Drs H Nurul Edy MSi dan Ketua Harian LPTQ Drs H Mahli. Kapuas juga mengikuti pameran, yang di gelar diarena utama STQ. Sedangkan pada malam harinya kafilah Kapuas menghadiri malam ramah tamah, di Gedung Serba Guna Kasongan, pada malam itu Bupati Katingan Drs Duwel Rawing menyerahkan cindramata kepada kafilah Kabupaten Kapuas , di terima Ketua Harian LPTQ Drs H Mahli, juga kepada kafilah lainnya. Di pemondokan , jelas

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

157

Sapto, tampak para kafilah Kapuas selesai sholat subuh mendalami materi cabang lombanya masing-masing ,” begitu bersemangat dan hampir tidak mengenal lelah , terlihat dari raut wajah meraka, ungkapnya (Humas).

FAHMIL QUR’AN MELAJU KE FINAL
Monday, May 09, 2011
KASONGAN – Setelah melalui persaingan perolehan nilai yang cukup ketat, akhirnya regu Fahmil (Cerdas Cermat) Al Qur’an Kafilah Kabupaten Kapuas yang berlaga di ajang STQ XVIII Tingkat Prov Kalteng di Kasongan berhasil melaju ke babak final. Sebelum melaju ke babak final, regu Fahmi Qur’an Kafilah Kapuas berhasil mengungguli lawannya dari regu Fahmil Qur’an Barito Timur, Barito Selatan dan Kotawaringin Timur , dengan perolehan nilai terakhir !.115. Regu Fahmil Qur’an Kafilah Kapuas yang di perkuat Subehan, Mahyuni dan Ahyani, tampil cukup meyakinkan. Pertanyaan-pertanyaan rebutan yang di sampaikan juri berhasil mereka jawab, sehingga tidak memberikan kesempatan regu lain untuk menambah nilai. Begitu juga pertanyaan paket, hampir semua mereka jawab dengan betul . Hadirnya para pendukung yang cukup banyak memberikan semangat tersendiri bagi perjuangan regu Fahmil Qur’an Kapuas . Demikian Kasubag Pemberitaan Humas Setda Kapuas Sapto Subagio yang juga Wakil Ketua Bidang Publikasi dan Dokumentasi LPTQ, Senin (9/5) di Kasongan. Regu Fahmil Qur’an Kapuas tampil di babak final , Selasa (10/5) di Aulla Bappeda Katingan. Lebih lanjut Sapto menuturkan, para kafilah sebagai duta Kabupaten Kapuas , Senin (9/5) kembali akan tampil di beberapa cabang lomba. Muyassarah tampil di cabang lomba Murattil, Abdul Majid cabang tilawah remaja putra, Asti, M Jamani cabang tilawah dewasa putra. Muhammad Azhari dan Nor Halimah tampil di cabang Hifzhil Qur’an 5 juz putra dan putri . Mukhlis dan Isnawati cabang Hifzhil Qur’an putra dan putri dan Nurul Wafa tampil di cabang lomba Khat (kaligrafi) Hiasan Putri. Di tambahkan Sapto, untuk fastival rebana , kafilah Kabupaten Kapuas unjuk kebolehan pada Senin (9/5) siang di Gedung Serba Guna Pemkab Katingan.. Sekedar di ketahui, salah satu juri festival qasidah pada STQ XVIII Prov Kalteng di Kasongan tahun ini adalah Drs M Hafizi Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kapuas. “ Hafizi terpilih berdasarkan hasil keputusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Prov.Kalteng” , terang Sapto (Humas).

ISTRI MANTAN WABUP DIMAKAMKAN
Monday, May 09, 2011
KUALA KAPUAS – Setelah disemayamkan selama tiga hari sejak hari Jum’at (6/5) di rumah duka di Jalan Seth Adji akhirnya jenazah Ny. Punarlin T.E. Toepak (74) dimakamkan di kompleks pemakaman Kristen di Jalan Jawa pada Senin (9/5) siang. Sebelum dimakamkan jenazah istri mantan Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Talinting E. Toepak dibawa ke Gereja Sinta di Jalan A. Yani untuk di lakukan ibadah penghormatan dari pengurus gereja sebab almarhum tercatat sebagai pengurus digereja tersebut. Saat pemakaman berlangsung tampak hadir sejumlah pejabat seperti Wakil Bupati Kapuas 158
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Suraria Nahan, Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung, sejumlah Kepala SKPD. Kemudian dari Pemprov Kalteng mewakili Gubernur tampak Kadis PU Kalteng Ben Brahim. Proses pemakaman berlangsung lancar dengan dipandu seorang pendeta. Bahkan puluhan karangan bunga tampak memadati lokasi pemakaman. Ny Punarlin meninggal karena sakit. Perempuan yang selama ini dikenal lembut dan bersahaja itu meninggal Jumat (6/5/2011) sekitar pukul 01.05 Wita di RS Sari Mulia Banjarmasin. "Terakhir hati ibu dinyatakan dokter tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga racun tubuh menyebar," ujar putra almarhumah Rianova. Sebelum meninggal, Ny Punarlin sempat beberapa kali menjalani perawatan di rumah sakit. Sebelumnya, awal Februari menjalani operasi karena penyumbatan saluran empedu. Tapi diduga telah terjadi komplikasi, mendiang juga mengalami kerusakan fungsi hati. Akibatnya, dia kembali harus menjalani perawatan di RS Sari Mulia Banjarmasin sejak 2 Mei. TE Toepak merupakan mantan wakil bupati Kapuas periode 2003-2008 mendampingi bupati H Burhanuddin Ali. Sedangkan sang istri, dikenal aktif di berbagai kegiatan sosial. (humas)

PUSKESMAS TOLAK UKUR KEBERHASILAN PEMBANGUNAN KESEHATAN
Tuesday, May 10, 2011
KUALA KAPUAS - Seperti diketahui bersama kesehatan adalah program yang sangat penting dan merupakan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Kapuas. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan di puskesmas adalah keberhasilan pembangunan kesehatan, dengan kata lain puskesmas dan jaringannya termasuk upaya kesehatan berbasis masyarakat terdepan pembangunan kesehatan di Kabupaten Kapuas. Hal ini disampaikan Bupati Ir HM Mawardi Kapuas dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Suraria Nahan Dipl ATP ST dalam Acara Pembukaan Rapat Kerja Teknis Kepala UPTD Puskesmas se Kabupaten Kapuas di Aula Bappeda, Selasa (10/5) pagi. Dalam sambutannya Bupati Kapuas mengharapkan agar kesehatan ibu dan anak penting untuk diperhatikan karena dampaknya terhadap sosial ekonomi dan masa depan bangsa. Pendidikan dan kesehatan adalah kesatuan yang penting karena pendidikan tidak akan berhasil tanpa kesehatan dan kesehatan sangat memerlukan pendidikan agar program – program bidang kesehatan dapat sampai dan dipahami oleh masyarakat. “Saya menginginkan agar Kepala Puskesmas dapat bekerja sama dengan baik dan profesional serta mengedepankan rasa kemanusiaan dalam menolong sesama yang berada dalam kesulitan,” ungkapnya. Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan dr Ani Handaningroem dalam kegiatan ini mengharapkan agar evaluasi pengelolaan keuangan di puskesmas dan pelaksanaan program yang telah dijalankan dapat terlaksana dengan

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

159

baik. Bahkan dia meminta kegiatan rakernis ini dapat menambah wawasan, semangat kerja serta motivasi dan inovasi bagi seluruh peserta guna kemajuan bidang kesehatan. Khususnya bagi para peserta sebagai sarana bertukar pengalaman dari masing–masing puskesmas yang ditempatinya. Lebih jauh, Ani menjelaskan jumlah posyandu yang ada di wilayah Kabupaten Kapuas sebanyak 334 posyandu. Dengan kriteria seperti Posyandu Pratama berjumlah 268 posyandu, Madya berjumlah 55 posyandu, Puranama berjumlah 9 posyandu dan Mandiri berjumlah 2 posyandu. “Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi – tingginya dapat terwujud,” ungkapnya. Salah satu cara pencapaian sasaran pembangunan kesehatan adalah Bantuan Operasional Kesehatan (BOK). Diharapkan BOK dapat berkontribusi meningkatkan akses dan pemerataan pelayanan kesehatan masyarakat melalui kegiatan promotif dan preventif, sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan dengan fokus pencapaian Millennium Development Goals (MDGs) tahun 2015. (humas)

QASIDAH KAPUAS PUKAU PENONTON
Wednesday, May 11, 2011
KASONGAN – Penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XVIII Tingkat Provinsi Kalteng di Kasongan Kabupaten Katingan, tidak hanya mengelar cabang lomba Musabaqah saja , namun juga di gelar lomba Qasidah Rebana dan Kolaborasi. Qasidah rebana Kafilah Kabupaten Kapuas tampil, Senin (9/5) sore , sempat menarik perhatian dan memukau para penonton yang hadir di Gedung Serba Guna Pemkab Katingan. Dengan menggunakan baju muslimah yang indah dan menarik , berwarna merah tua di kombinasi warna hijau lumut, grup qasidah rebana Kapuas tampil penuh percaya diri, Warna vokal, artikulasi , pernafasan dan penghayatan yang cukup bagus dari Siti Khairiah sebagai sulis (penyanyi), serta didukung variasi tabuhan terbang yang harmonis, membuat penampilan group qasidah rebana Kapuas diperhitungkan oleh Kabupaten/Kota lainnya. Mereka melantukan dua buah lagu, satu lagu wajib berjudul khusnul qalby dan lagu pilihan bersujud. Demikian disampaikan Kasubag Pemberitaan Humas Setda Kapuas Sapto Subagio yang juga Wakil Ketua Bidang Publikasi dan Dokumentasi LPTQ, Selasa (10/5) di Kasongan. Lebih lanjut dijelaskan Sapto, cabang lomba Hifzhil (hafalan) Qur’an 10 juz, kafilah Kapuas Mukhlis tampil dengan pengusaan hafalan sangat baik, tajwid (membaca Al; Qur’an baik dan benar) dan fashahah ( kepasihan dalam menyebutkan huruf Al Qur’an). Begitu juga cabang tilawah remaja putra dan dewasa putra atas nama Abdul Majid dan M Jamani, mereka berdua tampil cukup bagus , mampu mengusai tajuid , fashahah, suara dan lagu. Keduanya tampil di Masjid Nurul Iman dan Arena Utama STQ Kasongan, Senin (9/5) sore dan malam,terang Sapto. Pada kesempatan yang sama Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Kabupaten Kapuas Drs H Nurani Sarji MPd menjelaskan, prestasi grup qasidah rebana Kabupaten Kapuas di ajang STQ maupun MTQ Tingkat Prov.Kalteng , cukup baik, diantaranya tahun 1997 juara pertama pada MTQ Prov Kalteng di Kuala Kapuas dan 2010, juara kedua kalaborasi pada MTQ Prov Kalteng di Buntok (Humas).

160

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

KAFILAH SELESAIKAN SEMUA LOMBA
Wednesday, May 11, 2011
KASONGAN – Kafilah Kabupaten Kapuas yang berlaga di ajang Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XVIII Tingkat Prov Kalteng di Kasongan Kabupaten Katingan telah selesai melaksanakan tugasnya mengikuti semua cabang yang diperlombakan. Wakil Ketua Bidang Publikasi dan Dokumentasi LPTQ Kapuas Sapto Subagio yang juga Kasubag Pemberitaan Humas Setda Kapuas, Rabu (11/5) di Kasongan mengatakan, Kafilah Kabupaten Kapuas mengikuti semua cabang yang diperlombakan pada STQ di Kasongan. Cabang lomba yang diikuti kafilah Kapuas menjelang hari penutupan STQ, Selasa (10/4) sore hingga malam hari , meliputi Rebana Kalaborasi, Khat (kaligrafi) dekorasi putra dan putri atas nama Sam’ani dan Munirah, serta Tilawawah remaja putri Noor Izzati. Kondisi kafilah Kabupaten sampai saat ini , Rabu (11/5) siang, secara umum dalam keadaan baik dan sehat, hanya beberapa orang kafilah yang sakit ringan dikarenakan kelelahan , seperti pilek dan pusing-pusing, sehingga petugas kesehatan , H Ismail Mustafa yang dibawa dari Kuala kapuas tidak terlalu disibukan, Sapto Lebih lanjut dikatakannya , untuk kegiatan penunjang seperti Pameran dan pasar rakyat yang berlokasi di sekitar arena utama STQ , penyelenggaraannya masih berlangsung hingga STQ ditutup dengan resmi, Senin (11/5) malam. Stand Pemerintah Kabupaten Kapuas pada STQ di Kasongan tahun ini memamerkan dan menjual produk-produk andalan kerajinan khas masyarakat Kabupaten Kapuas , diantaranya aneka kerajinan yang terbuat dari bahan getah nyatu. Disamping itu juga di pamerkan dan dijual batik khas Kabupaten Kapuas, lawung (penutup kepala ), obat-obat tradisional, busana muslim dan kelengkapan sholat. Sesuai agenda yang telah ditetapkan panitia penyelenggara STQ, pada hari ini, Rabu (11/5) pagi, dilaksanakan kegiatan wisata ke Bukit Batu , sekitar 6 KM dari Kasongan, yang diikuti seluruh kafilah STQ. Kafilah Kabupaten Kapuas tampak terlihat bersantai dan bergembira mengikuti kegiatan tersebut, sambil menghilangkan rasa penat dan lelah usai mengikuti berbagai cabang lomba, tutur Sapto.(Humas).

PISAH SAMBUT DANDIM 1011/KLK BERLANGSUNG PENUH KEAKRABAN
Thursday, May 12, 2011
KUALAKAPUAS – Suasana keakraban tampak terasa saat pisah sambut pucuk pimpinan tertinggi Komandan Kodim (Dandim) 1011/Klk yang digelar di Gedung Gandang Garantung, Rabu (11/5) malam. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, kemudian Kapolres Kapuas, Kepala Kejaksaan Negeri serta Kepala Pengadilan Negeri Kuala Kapuas.
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

161

Mereka didampingi istri masing-masing. Kemudian tampak pula tokoh agama dan masyarakat serta sejumlah Kepala SKPD turut hadir dalam pisah sambut tersebut. Mantan Dandim 1011/Klk Letkol Inf Wim Mulyadi Purba mengaku selama bertugas di Kapuas banyak kesan yang dirasakan. Apalagi dia mengaku dipercaya sebagai Dandim selama 3 tahun 6 bulan 10 hari. Waktu itu dirasa sangat memiliki arti tersendiri. “Saya sudah merasa menjadi bagian dari warga di Kabupaten Kapuas,” ucap wim Purba. Sementara itu Dandim yang baru Letkol Arm Mochammad Erwansyah berharap dukungan seluruh lapisan masyarakat dan Pemkab Kapuas untuk ikut bersama membangun Kabupaten Kapuas. “Saya baru pertama kali ini bertugas di Provinsi Kalteng,” terangnya. Ditempat yang sama wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan mengucapkan selamat jalan kepada Wim Purba dan semoga sukses di tempat tugas yang baru. “Kemudian kepada Dandim yang baru saya mengucapkan selamat datang dan bertugas di Kabupaten Kapuas,” ungkap Suran. Usai acara sambutan-sambutan dilanjutkan dengan penyerahan cendaramata kepada mantan Dandim Kapuas Wim Purba. Kemudian acara dilanjutkan dengan acara hiburan yang diselingi dengan iringan musik. Sekedar diketahui sebelumnya di Makorem 102/Panju Panjung Palangka Raya telah dilaksanakan serah terima jabatan Komandan Korem 102 Panju Panjung Kolonel Sukoso Maksum, Selasa (10/5). Jika sebelumnya pejabat Dandim 1011/Klk diisi perwira menengah dari infanteri, kali ini pejabat baru dari Artileri Medan (Armed). Dia adalah Letkol Arm Mochammad Erwansyah yang sebelumnya menjabat Komandan Batalyon Armed 16/Kalbar. Sedangkan pejabat Dandim terdahulu, Letkol Inf Wim Mulyadi Purba akan menempati posisi baru sebagai Kabaglak Rindam 12/Tanjungpura di Kalbar. (humas)

BUPATI SAMPAIKAN ENAM RAPERDA PADA DPRD
Saturday, May 14, 2011
KUALA KAPUAS – Sedikitnya enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Kapuas disampaikan kepada DPRD pada saat Rapat Paripurna ke 3 Masa Persidangan I Tahun 2011, Jumat (13/5) pagi. Demikian disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi saat menyampaikan enam Raperda dimaksud dihadapan pimpinan siding Ketua DPRD Robert L Gerung, Wakil Ketua DPRD Mahmud Iif Sarifudin dan H Asrani. Raperda ini meliputi Raperda tentang penerimaan sumbangan pihak ketiga kepada daerah Kabupaten Kapuas, Raperda tentang ketertiban umum, kebersihan dan pertamanan, Raperda tentang periizinan usaha perkebunan di wilayah Kabupaten Kapuas. Kemudian Raperda tentang pengembangan ternak pemerintah di Kabupaten Kapuas, Raperda tentang perubahan atas peraturan daerah No. 15 tahun 1990 tentang pendirian PDAM Kabupaten Tingakat II Kapuas serta Raperda tentang penambahan penyertaan modal Pemkab Kapuas pada PT Bank Pembangunan Kalteng. Lebih jauh dijelaskan tentang Raperda ketertiban umum, kebersihan dan pertamanan. Materi pokok yang diatur dalam raperda ini adalah untuk menciptakan kondisi Kapuas yang aman, indah dan rapi diperlukan upaya-upaya untuk menjaga keamanan, keindahan dan kerapian yang melibatkan seluruh komponen masyarakat. Kemudian untuk menjaga keamanan, keindahan dan kerapian kota kuala

162

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

kapuas perlu ada kepastian hukum, kejelasan dan tanggung jawab pemerintah daerah dan peran serta masyarakat agar upaya-upaya menjaga keamanan, keindahan dan kerapian dapat berjalan secara profesional, efektif dan efisien. Selanjutnya untuk Raperda tentang perubahan atas Perda No. 15 tahun 1990 tentang pendirian PDAM. “Materi pokok yang diatur dalam raperda ini adalah dengan ditetapkannya peraturan Mendagri Nomor 2 tahun 2007 tentang organ dan kepegawaian perusahaan air minum,” terangnya. Maka Perda Nomor 15 tahun 1990 tentang pendirian PDAM Kabupaten Daerah Tingkat II Kapuas perlu penyesuaian. Terakhir untuk Raperda keenam tentang penambahan penyertaan modal Pemkab Kapuas pada PT Bank Pembangunan Kalteng. Materi pokok yang diatur dalam raperda ini adalah bahwa Pemerintah Kabupaten sebagai salah satu pemegang saham pada PT Bank Pembangunan Kalteng telah sepakat menambah penyertaan modal pada rapat umum pemegang saham luar biasa tanggal 28 Juni 2009 dan tanggal 27 Juni 2009. Tujuan dari penambahan penyertaan modal pemerintah daerah adalah untuk meningkatkan daya saing serta guna mengatisipasi perkembangan ekonomi lokal, regional, nasional dan global. Lalu mendukung upaya perluasan wilayah usaha dan pengembangan produk dan meningkatkan kemampuan fleksibilitas dalam rangka turut membantu dan mendorong pertumbuhan perekonomian dan pemerataan pembangunan daerah. Kemudian untuk memenuhi kriteria sebagai bank sehat serta peningkatan kemampuan untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Pada Sidang Paripurna itu juga disampaikan hasil reses luar daerah ke Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Badung. Kemudian penyampaian laporan kegiatan DPRD Kabupaten Kapuas masa persidangan I Tahun sidang 2011. Lalu tutup masa persidangan I Tahun Sidang 2011 sekaligus membuka masa persidangan II Tahun Sidang 2011. (humas)

DIRJEN P2MKT TINJAU KTM
Saturday, May 14, 2011
KUALA KAPUAS –Direktur Jendral Penempatan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi RI (P2MKT) Djoko Sidik Pramono beserta rombongan meninjau secara langsung lokasi pembangunnan Kota Terpadu Mandiri (KTM) yang berada di Lamunti , Kecamatan Mantangai, Jum’at (13/5). Usai melihat lokasi KTM Lamunti, Dirjen beserta rombongan mengunjungi PT Globalindo Agung Lestari (GAL). Kemudian meninjau stand pameran dan melakukan Sholat Jumat. Dirjen P2MKT beserta rombongan , Kadis Nakertrans Kalteng, Sekda Drs H Nurul Edy MSi, kepala SKPD bersama masyarakat , juga berkesempatan melakukan penanaman bibit kelapa sawit plasma di Lamunti A1. Pada pertemuan di base camp PT GAL , Gubernur Kalimantan Tengah dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Nakertrans Provinsi Kalteng Herry S.M mengatakan, dengan berkembangnya KTM diharapkan mampu memberikan sumbangan dalam bidang pendidikan terhadap percepatan ekonomi daerah yang berkualitas dan mampu mengurangi angka kemiskinan Sementara itu Manajemen PT GAL yang diwakili oleh Senior Estate Manager Suparman menuturkan , jumlah lahan PT GAL seluas 11.672 Ha, arealnya tersebar di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Mantangai, Kapuas Murung dan Dadahup. Penyerapan tenaga kerja lokal mencapai 4.000 Karyawan Harian Lepas (KHL),” banyak juga penduduk yang menduduki posisi staf dan managerial, terangnya “ Adapun pola plasma
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

163

ditargetkan 6.000 hektar dan yang telah dtanam 3.500 hektar., dan pada tahun ini selesai digarap,” tutur Suparman. Sementara itu Dirjen P2MKT Djoko Sidik Pramono mengharapkan untuk bisa menerima plasma yang sudah ada, dan petani yang mempunyai lahan agar dapat menerima plasma untuk dikembangkan menjadi kebun kelapa sawit. Pada pertemuan ini Kepala Desa Tunggal Jaya Supargi mengusulkan pengadaan mesin ketik dan komputer. Menjawab hal tersebut Dirjen P2MKT Djoko Sidik Pramono mengatakan , “pengadaan fasilitas mesin ketik dan komputer akan dipertimbangkan asal kantornya dibalai desa, bukan kantor dirumah”, katanya.( Humas).

BERIKAN KONTRIBUSI BANTU VISI KAPUAS
Sunday, May 15, 2011
KUALA KAPUAS – Melalui sosialisasi diharapkan akan semakin tumbuh kesadaran kita semua untuk memberikan kontribusi dalam rangka turut serta dalam membantu terwujudnya Visi Pemerintah Kabupaten Kapuas, yakni Bersama Membangun Ekonomi Kerakyatan Berbasis Pada Agrobisnis dan Agroindustri Menuju Kapuas Yang Amanah (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh). Demikian Harapan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada Sosialisasi Nasional Demokrat , di Gedung Kesenian Gandang Garantung Kuala Kapuas, Minggu (15/5) pagi. HM Mawardi menyambut baik dilaksanakannya sosialisasi Nasional Demokrat di Kabupaten Kapuas, sebagai sebuah organisasi kemasyarakatan (Ormas). Ormas pada dasarnya merupakan ungkapan dari dinamika masyarakat untuk mengembangkan keswadayaan dalam memberikaan sumbangsih dalam pelaksanaan pembangunan. Oleh karena itu, Ormas ini merupakan penggerak dinamika lingkungan, terang HM Mawardi, Perkembangan dimasa mendatang kiranya memerlukan kekutan-kekuatan kemasyarakatan sebagai “motor” yang menghidupi dan menggerakkan jalannya kehidupan bangsa dan negara Indonesia, tutur HM Mawardi. Dengan kata lain, proses politik akan mempersiapkan masyarakat untuk secara sadar berpartisipasi aktif dalam menciptakan suasana yang kondusif untuk mewujudkan pemerintahan yang demokrasi. Pada kesempatan yang sama Ketua Pengurus Wilayah Nasional Demokrat Kalteng Faridawaty D Atjeh menjelaskan, Visi Nasional Demokrat , Restorasi Indonesia Menuju Kemerdekaan Indonesia Yang Utuh. Dengan misi antara lain, Membangun Politik Solidaritas, berarti menata kembali demokrasi melalui partisipasi rakyat dari tingkat lokal hingga terbentuknya solidaritas nasional melalui jalur partai politik dan non partai politik . Memantapkan reformasi birokrasi sebagai pelayan rakyat dan bukan alat kekuasaan negara-bangsa dan negara konstitusional yang kuat. Sifat dan indentitas organisasi , terbuka , multikultur, kolektif, dialogis, dan mengakar berbasiskan partisipasi dan emansipasi rakyat. Sosialisasi tersebut diikuti, para birokrat, anggota Partai Politik, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan mahasiswa (Humas).

164

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

CUTI BERSAMA, BUPATI KUNKER
Tuesday, May 17, 2011
KUALA KAPUAS – Meskipun Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) menetapkan, Senin (16/5) sebagai hari cuti bersama, Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM tetap melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Tujuan Kunker HM Mawardi pada hari cuti bersama tersebut untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat , melihat pembangunan yang telah dan sedang dilaksanakan di Kecamatan pemekaran , Bataguh dan Tamban Catur. Tampak suasana penuh keakraban dan kekeluargaa, saat HM Mawardi menghampiri warganya yang berprofesi sebagai petani , sembari berdialog menanyakan keadaan tanaman padi yang sedang dikerjakan dan kendala yang dihadapi. Begitu juga saat meninjau Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Tamban Luar, HM Mawardi menanyakan kepada pegawai Poskesdes berkaitan dengan penyakit yang sering di derita masyarakat setempat, dan keperluan yang diinginkan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Selain itu HM Mawardi meninjau pelaksanaan pembangunan jalan darat yang menghubungkan Kecamatan Kapuas Timur – Bataguh dan Tamban Luar. Meninjau bangunan gedung sekolah Taman Kanak Kanak , lokasi pembangunan Kantor Camat Tamban Catur , tempat pembangunan Pelabuhan Desa Tamban Baru Tengah dan meninjau bagunan Kantor Desanya. Di Desa Tamban Baru Mekar , Bupati HM Mawardi berkesempatan menyaksikan pengobatan gratis dan sunatan masal gratis diikuti 75 orang anak , yang di gelar Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas . Di tempat yang sama HM Mawardi menghadiri undangan pengajian dalam rangka peringatan tiga tahun berdirinya Perasatuan Rukun Kematian (PRK) Desa Tamban Baru Mekar dan Tamban baru Tengah di Masjid Baiturahman Tamban Baru Mekar, dengan penceramah KH Aseri (Guru Aseri) HM Mawardi menyatakan, menyambut baik memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Dia juga merasa bangga dan memuji , “ warga masyarakat disini sangat memperhatikan , pentingnya memberikan bantuan kepada orang yang telah meninggal dunia “ ungkap HM Mawardi. Kepada masyarakat setempat , HM Mawardi mengingatkan agar memanfaatkan dengan baik program yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten Kapuas, diantaranya pelayanan Kartu Tanda Penduduk (KTP) gratis dan 11 pelayanan kesehatan dasar gratis. Pada kesempatan tersebut Bupati HM Mawardi secara pribadi memberikan bantuan uang kepada Persatuan Rukun Kematian dan Masjid Baiturrahman , masing-masing Rp.5 juta. Dihadiri Dandim 1011/KLK Letkol Arm Moch Erwansyah SIP, Asisten III Drs Johansyah, dan sejumlah Kepala SKPD teknis terkait.(Humas).

SEKDA LEPAS PESERTA FBIM KAPUAS
Wednesday, May 18, 2011
KUALA KAPUAS – Sebanyak 86 orang peserta Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tingkat Provinsi Kalteng dilepas secara resmi oleh Sekda Kapuas H Nurul Edy, Rabu (18/5) pagi. Pelepasan peserta dilakukan di Halaman Kantor Bupati Kapuas dengan dihadiri oleh para Asisten, Staf Ahli Bupati serta seluruh Kabag lingkup Sekda Kapuas.
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

165

Mereka nantinya akan mengikuti sejumlah kegiatan. Diantaranya Pemilihan Putra Putri Pariwisata, pawai budaya, lomba memasak tradisional khas Kalteng, karungut, pop daerah, dayung tradisional, menetek kayu, balogo, besei kambe, tari pesisir dan pedalaman serta pameran Expo Kalteng. Menurut Kepala Dinas Pemuda, Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Edy Lukman Hakim mengatakan kegiatan FBIM ini merupakan ajang pertemuan masyarakat Kalteng untuk lebih mengenalkan budaya khas Kalteng. Festival itu rencananya akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang yang akan diawali dengan Pawai Budaya dan akan diakhiri dengan Pemilihan Putra Putri Pariwisata. Sesuai jadwal akan dimulai tanggal 19 Mei sampai 23 Mei 2011 di Kota Palangka Raya. Kegiatan ini merupakan suatu kegiatan rutin yang selalu dilakukan setiap tahunnya serta merupakan agenda Pemerintah Daerah untuk memperkenalkan beraneka ragam budaya yang ada di Kalteng. "Festival Budaya Isen Mulang digelar sebagai rangkaian acara Hari Ulang Tahun Provinsi Kalteng ke-54 yang diperingati setiap tanggal 23 Mei," kata Edy Sementara itu ditempat yang sama Sekda Kapuas H Nurul Edy mengharapkan dengan adanya kegiatan ini generasi penerus akan memahami serta makin mengetahui budayabudaya yang ada di Kalteng. ”Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti semua rangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan panitia secara optimal. Jaga nama baik daerah serta kondisi kesehatan selama mengikuti kegiatan,” ungkap Edy. (humas)

MARI BERSAMA-SAMA BANGUN KAPUAS
Thursday, May 19, 2011
KUALAKAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Kapuas. Sebab tanpa adanya kebersamaan tidak akan mungkin Kabupaten Kapuas lebih maju. Harapan ini disampaian oleh HM Mawardi usai pelaksanaan sholat hajat bersama di Rumah Jabatan Dandim Kapuas Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (18/5) malam. Kegiatan ini sebagai ungkapan rasa syukur dari Dandim karena menempati rumah jabatan. “Mari kita bersama-sama membangun daerah ini. Jika kita ingin maju maka mulailah dari diri sendiri. Apalagi Kapuas dikenal sebagai salah satu lumbung padi serta memiliki potensi perkebunan dan pertambangan,” kata Mawardi. Bahkan pada kesempatan itu Bupati juga mengucapkan selamat bertugas kepada Dandim baru. Menurutnya tugas sebagai Dandim tidaklah mudah. Apalagi Dandim Kapuas membawahi dua kabupaten lain yakni Pulang Pisau dan Gunung Mas. ”Ada yang berbeda antara Dandim dan pimpinan daerah lainnya, sebab Dandim Kapuas memiliki wilayah di tiga Kabupaten. Apalagi dalam pembinaan teritorial. Kondisi infrastruktur daerah yang cukup jauh dan masih sulit juga menjadi salah satu kendala saat ini,” terangnya. Sementara itu Dandim 1011/Klk Letkol Arm Mochammad Erwansyah meminta kepada lapisan masyarakat untuk dapat menerimnya sebagai pimpinan Dandim disini. ”Saya juga 166
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

meminta dukungan Bapak Bupati dalam menjalankan tugas. Bahkan saya juga berharap dapat diterima sebagai warga Kapuas,” terang mantan Komandan Batalyon Armed 16/Kalbar. Pada pelaksanaan shalat hajat dipimpin oleh imam Ketua MUI Kapuas KH Abdul Muthalib. Selain itu hadir pula Kapolres Kapuas, Kajari Kapuas, Ketua Pengadilan Negeri serta Kepala Kementerian Agama Kapuas. Sedangkan iman salat Magrib dan Isya oleh KH Ahmad Fauzi. (humas)

KAPUAS IKUTI PAMERAN KALTENG EXPO
Thursday, May 19, 2011
PALANGKA RAYA – Kabupaten Kapuas ikut berpartisipasi saat pelaksanaan pameran Kalteng Expo Tahun 2011 yang digelar di Kota Palangka Raya. Sejumlah SKPD Pemkab Kapuas ikut serta memeriahkan even yang digelar setiap tahun ini. Tercatat enam SKPD ikut serta yakni Disperindagkop, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan Kelautan, Distamben, Kantor Ketahanan Pangan serta Dinas Peternakan. Kemudian ikut serta pula dari TP-PKK, PD Panujung Tarung, PDAM, Bagian Humas dan Protokol serta Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kapuas. Disamping itu tampak pula sejumlah pengrajin lokal yang menjual pernak pernik dari getah nyatu maupun rotan. Menariknya pada saat pembukaan Kalteng Expo, Sekda Kapuas H Nurul Edy, Asisten II H Zahirsyah Rovieq, Kepala Disperindag, Kadis Pertanian, Kepala Kantor Ketahanan Pangan danKadis Disporabudpar. Saat mengunjungi stan rombongan Sekda menyempatkan diri mencicipi sejumlah produk khas Kapuas yang nantinya dijual kepada masyarakat umum seperti tapai maupun krupuk. Selain itu Sekda juga melihat-lihat berbagai produk yang dipamerkan di stan Kabupaten Kapuas. Ditempat yang sama Kabag Humas dan Protokol Setda Kapuas, M Hafizi mengatakan pada pameran tersebut, stand Kabupaten Kapuas juga menyediakan sejumlah hadiah doorprize kepada para pengunjung. Hadiah yang nantinya akan diberikan berupa dua unit sepda gunung ditambah berbagai macam hadiah lainnya seperti dispenser serta peralatan rumah tangga. “Kabupaten Kapuas dalam kegiatan Kalteng Expo selalu berpantisipasi ikut serta setiap tahun. Bahkan tahun ini Bagian Humas dan Protokol juga menampilkan slide berupa website resmi pemda,” kata Hafizi. Tampilan website ini dapat diakses melalui www.kapuaskab.go.id. Selain itu pihaknya juga membagikan Majalah Amanah secara gratis kepada para pengunjung. Hal ini dilakukan agar lebih mengenalkan Kabupaten Kapuas kepada masyarakat luas. (humas)

MOBIL HIAS LALUHAN MAMPU PUKAU PENONTON
Friday, May 20, 2011
PALANGKA RAYA – Mobil hias milik Pemkab Kapuas mampu memukau penonton yang hadir saat pembukaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2011 di Lapangan Sanaman Mantikei, Kamis (19/5) sore. Kegiatan pawai budaya ini dibuka secara langsung oleh Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang didampingi Wakil Gubernur H
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

167

Achmad Diran. Tampak pula Sekda Kapuas H Nurul Edy yang mewakili Bupati Kapuas HM Mawardi. Kondisi mobil hias tersebut di desain mirip perahu yang dilengkapi dengan ornamen khas Kalteng. Selain itu batang suli yang pada bagian ujungnya sudah ditumpulkan juga turut dibawa. Kemudian itu hadir pula satu mobil yang juga ikut memeriahkan pawai budaya. Didalam mobil ini diisi beragam jenis tumbuhan yang menandakan Kabupaten Kapuas ikut peduli dengan penghijauan. Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Edy Lukman Hakim menjelaskan pada tahun lalu Kabupaten Kapuas mampu meraih juara III pada lomba mobil hias pawai budaya. “Untuk tahun ini kami menampilkan yang berbeda dengan membuat mobil hias berupa perahu yang biasa digunakan untuk perang laluhan. Biasanya kegiatan ini selalu diadakan pada peringatan HUT Kabupaten Kapuas,” terang Edy. Dijelaskan lebih jauh tak hanya mobil laluhan yang ditampilkan. Pada kegiatan kali ini pihaknya juga membuat desain mobil tentang alam. Artinya mobil tersebut mengambarkan kondisi hutan yang asri dan teduh. ”Yang pasti Kabupaten Kapuas sangat peduli dan konsen dengan kondisi lingkungan dengan mereboisasi hutan melalui program REED. Apalagi diketahui bersama Kabupaten Kapuas telah memiliki desa percontohan REED,” tambahnya. Disamping itu Edy juga menjelaskan pada FBIM tahun lalu, Kabupaten Kapuas mampu meraih juara umum ke tiga. Dia optimis pada tahun ini mampu meningkatkan prestasi dengan melakukan persiapan sebelum kegiatan FBIM dimulai. Diantara target juara yang diharapkan seperti tarian pesisir dan tarian tradisional. Kemudian pemilihan putra putri pariwisata, lalu lomba makanan tradisional, dayung tradisional serta besei kambe. Disamping itu lomba vokal solo lagu daerah dan lagu karungut juga menjadi andalan dari tim Kabupaten Kapuas. ”Jumlah kontingen yang ikut serta sebanyak 86 orang yang terdiri dari peserta lomba, pendamping dan official,” tukasnya. (humas)

SISWA BERPRESTASI DAPAT PENGHARGAAN
Friday, May 20, 2011
KUALA KAPUAS – Dalam perjalanan sejarah nasional Indonesia, nasionalisme pada zaman penjajahan baru pada taraf ingin mempunyai Negara yang bebas merdeka. Kebangkitan Nasional Indonesia merupakan cara berpikir Nasional dalam membangun Indonesia baru. Hal ini disampaikan Bupati Kapuas H.Muhammad Mawardi pada peingatan Hari Pendidikan dan Hari Kebangkitan Nasional (Hardikkitnas) di halaman Kantor Bupati, Jumat (20/5) pagi. Dalam sambutannya Mawardi mengharapkan agar nilai kebangsaan, nilai persatuan dan kesatuan dapat dijadikan energi bagi langkahlangkah perjuangan kedepan dan sekaligus sebagai renungan dan evaluasi semangat nasionalisme. Terselenggaranya peringatan Hari Pendidikan Nasional 2

168

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Mei 2011 yang bersamaan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2011 ke 103, Kementerian Pendidikan Nasional akan mengadakan puncak Pencanangan gerakan pendidikan karakter yang akan dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia. “Melalui sambutan Menteri Pendidikan Nasional dan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI dapat menjadi pedoman untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab kita masing-masing dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kapuas,” ungkap Mawardi. Dengan memahami dan menyadari tantangan global dan internal yang dihadapi untuk itu harus lebih diperkuat jati diri identitas dan karakter sebagai bangsa Indonesia. Pada kesempatan yang sama Bupati Kapuas mencanangkan Pendidikan Karakter Bangsa dan menyerahkan penghargaan hasil lomba atau kejuaraan bagi guru dan siswa se-Kabupaten Kapuas. Juara pertama lomba Penelitian Tindak Kelas diraih oleh M. Esti M,SPd dari SMPN 1 Selat Kuala Kapuas, lomba Keterampilan Siswa SMK diraih oleh Reinaldo Stanza dari SMKN 3 Kuala Kapuas dan Juara I Nilai tertinggi Ujian Nasional SMA diraih oleh Pranitha Septiana Budi dari SMAN 1 Kuala Kapuas yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kapuas. “Agar pendidikan berbasis karakter dengan segala dimensi dan variasinya menjadi penting dan mutlak untuk membangun karakter kemuliaan sebagai bangsa dan mampu menumbuhkan kepenasaranan untuk membangun sebagai modal kreativitas dan inovasi,” tungkas Mawardi. (humas)

ENAM RAPERDA MENDAPAT TANGGAPAN POSITIF
Friday, May 20, 2011
KUALA KAPUAS – Usulan enam buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pemkab Kapuas mendapat tanggapan positif dari pihak legislatif. Raperda tersebut adalah Raperda tentang penerimaan sumbangan pihak ke tiga kepada Daerah Kabupaten Kapuas, Raperda tentang ketertiban umum kebersihan dan pertamanan, Raperda tentang perijinan usaha perkebunan di wilayah Kabupaten Kapuas. Raperda tentang pengembangan ternak Pemerintah di Kabupaten Kapuas, Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah No 15 Tahun 1990 tentang Pendirian PDAM Kabupaten Daerah Tingkat II Kapuas dan yang terakhir Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Kapuas pada PT Bank Kalteng. Menurut Bupati Kapuas HM Mawardi saat menyampaikan jawaban eksekutif terkait pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Kapuas , Jumat (20/5) pagi bahwa pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada fraksifraksi atas tanggapan positif terhadap pengajuan 6 Raperda dimaksud. “Kita senantiasa mengutamakan kerjasama dan menempuh upaya musyawarah untuk mufakat sesuai jiwa dan semangat pancasila yang senantiasa menjadi landasan gerak langkah kita dalam menghadapi dan memecahkan setiap masalah yang dihadapi daerah ini,” ungkap Mawardi. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

169

PEMBANGUNAN TRANSMIGRASI PERLU TERUS DI DORONG
Monday, May 23, 2011
KUALA KAPUAS – Pembangunan di bidang transmigrasi sebagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional dan dilaksanakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun dunia usaha. Artinya bahwa pembangunan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dan pemerintah melaksanakan fungsi dan peranan sebagai pengarah fasilitator serta regulator sebagaimana yang diatur dalam UU Nomor 15 Tahun 1997. Demikian dikatakan Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten I Sekda Kapuas Lesmeriadi saat membuka Acara Sosialisasi Pengembangan dan Peningkatan SDM di Kawasan Transmigrasi, Senin (23/5) pagi di Hotel Roos Kuala Kapuas. Menurutnya dalam UU Nomor 15 tersebut dijabarkan memberikan seluas-luasnya kepada masyarakat dalam melaksanakan pembangunan. Maka dari itu peran serta masyarakat, baik perorangan, kelompok masyarakat maupun badan usaha masyarakat dalam pelaksanaan transmigrasi perlu terus didorong. “Pemerintah daerah memberikan fasilitas dan kemudahan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program transmigrasi,” jelasnya. Lebih jauh dijelaskan kegiatan sosialisasi ini sebagai pelaksanaan visi Kabupaten Kapuas yakni bersama membangun ekonomi kerakyaatan berbasis pada agribisnis dan agroindustri menuju Kapuas yang Amanah. Kemudian untuk menjadi acuan meningkatkan pelayanan pembangunan di kawasan transmigrasi guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan perlu pengembangan masyarakat transmigrasi dan kawasan transmigrasi. Lalu pengembangan tersebut dilaksanakan oleh pemerintah daerah dan atau badan usaha dengen jenis transmigrasi dan pola usaha pokoknya. Pengembangan itu juga didasarkan pada potensi SDA, SDM dan sumber daya lainnya secara terpadu dengen berbagai pembangunan yang berwawasan lingkungan. Kegiatan sosialisasi ini diisi oleh narasumber dari Dinas Transmigrasi Kabupaten Kapuas/Bidang Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi Desa. Kemudian Bidang Pemanfaatan SDA dan Teknologi Tepat Guna pada BPMDes Kapuas. “Tujuannya agar kita mendapatkan arahan pandangan dan penerapan di masyarakat, terutama dalam bidang tugas kita masing-masing,” tukasnya. Sementara itu Kabag Administrasi Kesra Setda Kapuas H Darwis menjelaskan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang berasal dari tiga kecamatan yakni Mantangai, Kapuas Murung dan Dadahup. Mereka terdiri dari kepala desa persiapan, perangkat desa, tokoh masyarakat, penyuluh pertanian yang berada di kawasan transmigrasi Kabupaten Kapuas. “Adapun materi meliputi UU Ketransmigrasian, pembinaan dan pemberdayaan pembangunan desa. Lalu pengembangan sosial, ekonomi budaya, pengembangan desa dan masyarakat serta pengembangan wilayah transmigrasi,” tukasnya. (humas)

170

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

PEMBANGUNAN TRANSMIGRASI PERLU TERUS DI DORONG
Monday, May 23, 2011
KUALA KAPUAS – Pembangunan di bidang transmigrasi sebagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional dan dilaksanakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun dunia usaha. Artinya bahwa pembangunan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dan pemerintah melaksanakan fungsi dan peranan sebagai pengarah fasilitator serta regulator sebagaimana yang diatur dalam UU Nomor 15 Tahun 1997. Demikian dikatakan Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten I Sekda Kapuas Lesmeriadi saat membuka Acara Sosialisasi Pengembangan dan Peningkatan SDM di Kawasan Transmigrasi, Senin (23/5) pagi di Hotel Roos Kuala Kapuas. Menurutnya dalam UU Nomor 15 tersebut dijabarkan memberikan seluas-luasnya kepada masyarakat dalam melaksanakan pembangunan. Maka dari itu peran serta masyarakat, baik perorangan, kelompok masyarakat maupun badan usaha masyarakat dalam pelaksanaan transmigrasi perlu terus didorong. “Pemerintah daerah memberikan fasilitas dan kemudahan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program transmigrasi,” jelasnya. Lebih jauh dijelaskan kegiatan sosialisasi ini sebagai pelaksanaan visi Kabupaten Kapuas yakni bersama membangun ekonomi kerakyaatan berbasis pada agribisnis dan agroindustri menuju Kapuas yang Amanah. Kemudian untuk menjadi acuan meningkatkan pelayanan pembangunan di kawasan transmigrasi guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan perlu pengembangan masyarakat transmigrasi dan kawasan transmigrasi. Lalu pengembangan tersebut dilaksanakan oleh pemerintah daerah dan atau badan usaha dengen jenis transmigrasi dan pola usaha pokoknya. Pengembangan itu juga didasarkan pada potensi SDA, SDM dan sumber daya lainnya secara terpadu dengen berbagai pembangunan yang berwawasan lingkungan. Kegiatan sosialisasi ini diisi oleh narasumber dari Dinas Transmigrasi Kabupaten Kapuas/Bidang Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi Desa. Kemudian Bidang Pemanfaatan SDA dan Teknologi Tepat Guna pada BPMDes Kapuas. “Tujuannya agar kita mendapatkan arahan pandangan dan penerapan di masyarakat, terutama dalam bidang tugas kita masing-masing,” tukasnya. Sementara itu Kabag Administrasi Kesra Setda Kapuas H Darwis menjelaskan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang berasal dari tiga kecamatan yakni Mantangai, Kapuas Murung dan Dadahup. Mereka terdiri dari kepala desa persiapan, perangkat desa, tokoh masyarakat, penyuluh pertanian yang berada di kawasan transmigrasi Kabupaten Kapuas. “Adapun materi meliputi UU Ketransmigrasian, pembinaan dan pemberdayaan pembangunan desa. Lalu pengembangan sosial, ekonomi budaya, pengembangan desa dan masyarakat serta pengembangan wilayah transmigrasi,” tukasnya. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

171

PAWAI TAARUF MERIAHKAN PEMBUKAAN FASI
Tuesday, May 24, 2011
KUALA KAPUAS – Pembukaan lomba Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) ke VIII Tingkat Kabupaten Kapuas tahun 2011dimeriahkan dengan pawai taaruf. Star kegiatan dimulai di Masjid Darul Muttaqin Jalan A Yani dengan finis di Lapangan Bukit Ngalangkang. Menurut Ketua Panitia Hajjah Aliyah Mawardi total peserta sebanyak 474 orang. Meraka berasal dari 14 kecamatan ikut serta lomba FASI yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari dari tanggal 24 sampai dengan 26 Mei 2011. 14Kecamatan dimaksud diantaranya Kecamatan Selat, Basarang, Kapuas Hilir, Kapuas Timur, Kapuas Murung, Kapuas Kuala, Mantangai, Kapuas Tengah, Kapuas Barat, Pulau Petak, Timpah, Bataguh, Tamban Catur dan Dadahup. Menurut istri orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini nantinya para peserta akan mengikuti tiga kategori. Pertama TKA terdiri dari lomba MTQ Tartil, Adzan Dan Iqamah, Nasyid Islami, Ikrar dan Puitisasi, Cerdas Cermat Al Qur’an, mewarnai, pidato Bahasa Indonesia. Lalu tingkat TPA terdiri dari lomba MTQ Tartil, Adzan Dan Iqamah, Nasyid Islami, Ikrar Dan Puitisasi, Cerdas Cermat Al Qur’an, Menggambar, Pidato Bahasa Indonesia. Sedangkan untuk tingkat TQA memperlombakan MTQ Tilawah, Hafalan Juz ‘Amma, Terjemah Lafdziyah, Cerita Islami, Kaligrafi, Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Inggris. ”Adapun tempat pelaksaan lomba di panggung utama Halaman Bukit Ngalangkang, Aula Kantor Kementerian Agama Kapuas, Masjid Darul Muttaqin serta Masjid Riyadhul Jannah Kuala Kapuas. Khusus untuk pawai baru tahun ini dilaksanakan,” kata Aliyah. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya menjelaskan pendidikan Al Qur’an merupakan kewajiban kolektif oleh kaum muslimin, dalam upaya mengenalkan, mengajarkan, memahami, mengahayati, dan mengamalkan kitab suci Al Qur’an sebagai pedoman dan tuntunan kebahgian hidup di dunia dan akhirat. ”Kegiatan FASI ini merupakan kegiatan yang memiliki makna penting bagi kita semua, khususnya bagi anak-anak generasi muslim, sebagai ajang prestasi, kreasi dan evaluasi keberhasilan pemberantasan buta baca tulis Al Qur’an,” terang Bupati. Terlebih lagi ditengah-tengah era globalisasi dan derasnya arus informasi yang semakin canggih, sehingga tantangan orang tua dalam menanamkan rasa cinta Al Qur’an kepada anak-anak menjadi tantangan tersendiri. ”Kami yakin kegiatan festival anak shaleh ini merupakan upaya efektif terhadap generasi muslim kita, dalam penyamaian nilai-nilai cinta Islam, cinta Al Qur’an yang berbudi luhur dan berakhlak mulia,” uangkapnya. Sekaligus memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada pelatih, pembina dan ustadz / ustadzah pengajar Al Qur’an yang telah sukses mendidik santrinya, dan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan anak- anak santri TKA, TPA dan TQA Al Qur’an telah pandai baca tulis dan hafalan Al Qur’an stándar yang dapat dibanggakan. ”Saya selaku kepala Pemkab Kapuas dalam hal ini menyambut baik terselenggaranya FASI VIII Tingkat Kabupaten Kapuas tahun 2011 ini. Kami selalu berupaya memberikan dukungan dan meningkatkan perhatiannya terhadap pengembangan dan pendidikan Al Qur’an, khususnya di tahuntahun yang akan datang,” tukasnya. Ditempat yang sama Ketua Umum DPW BKPRMI Provinsi Kalteng Shodiqul Mubin mengatakan sesuai rencana FASI Tingkat Provinsi Kalteng akan dipusatkan di Kabupaten Seruyan pada bulan pertama September. ”Untuk

172

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

tingkat pusat FASI dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 27 hingga 30 September 2011,” terangnya. Usai pembukaan dilakukan penyerahan tropi piala bergilir piala FASI dari juara umum tahun lalu Kecamatan Selat kepada Bupati. Selanjutnya piala diserahkan kepada Ketua Umum Hj aliyah Mawardi. (humas)

KAPUAS RAIH JUARA II PUTRA PARIWISATA 2011
Wednesday, May 25, 2011
PALANGKA RAYA – Sedikitnya tujuh kategori lomba berhasil dimenangkan oleh kontingen Kabupaten Kapuas pada Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2011. Hal ini tergambar saat pengumuman pemenang yang digelar di stadion Lapangan Mantikei Kota Palangka Raya, Selasa (24/5) malam. Kegiatan FBIM sendiri telah berlangsung sejak tanggal 19 hingga 24 Mei 2011. Kategori lomba yang berhasil menjadi juara adalah pawai budaya mobil hias juara II, lalu lomba mangaruhi putri juara I, lomba besei kambe putri juara I, lomba besei kambe putra juara II dan karungut juara harapan. Kemudian untuk pemilihan putra putri pariwisata asal Kabupaten Kapuas pasangan Muhammad Rajib Syahputra dan Risma Mutia Taat berhasil juara di dua kategori pemilihan. Untuk Muhammad Rajib Syahputra berhasil menjadi juara ke II putra putri pariwisata untuk kategori putra, sedangkan Risma Mutia Taat dinobatkan sebagai putri berbakat tahun 2011. Menariknya pada saat puncak pemilihan putra putri pariwisata, istri Bupati Kapuas Hj Aliyah Mawardi turut hadir untuk memberikan support kepada duta putra putri pariwisata asal Kabupaten Kapuas. Bahkan pada kesempatan itu Hj Aliyah Mawardi juga berkenan menyematkan selempang pemenang busana terbaik pada pemilihan putra putri pariwisata yang diraih Kabupaten Gunung Mas (putra) dan Kotim (putri). Sementara itu pada saat tampil dua wisata asal Kapuas berhasil masuk lima besar pemilihan putra putri pariwisata. Meraka tampil menawan dengan baju warna ungu benang bintik dengan motif anyaman tikar. Tak hanya itu dua finalis asal Kapuas ini juga tampak fasih berbahasa Inggris saat memperkenalkan diri. Untuk lolos lima besar mereka harus menjawab sejumlah pertanyaan yang telah disiapkan oleh panitia. Ditempat yang sama Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Edy Lukman Hakim menjelaskan pihaknya telah berusaha maksimal dalam FBIM. “Yang pasti sejumlah target juara telah berhasil diraih, seperti lomba mobil hias dan besei kambe. Kita berharap hasil ini dapat menjadi acuan kita untuk kegiatan serupa di tahun mendatang,” terang Edy. Sekedar diketahui penutupan FBIM ini dilakukan oleh Wakil Gubernur Kalteng H Achmad Diran dengan dihadiri sejumlah pejabat. Seperti Bupati Murung Raya, Wakil Walikota Palangka Raya serta Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Provinsi Kalteng. (humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

173

BELAJAR REED, DELEGASI PNG KUNJUNGI KAPUAS
Thursday, May 26, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas H.M. Mawardi mendapat kunjungan dari Delegasi PNG (Papua New Guinea) di Rumah Jabatan, Rabu (25/5) pagi. PNG mengirimkan 10 delegasinya ke Indonesia antara lain Mr Joe Pokana,Mr Martin Barl,Mr Danny Nekitel, Ms Rensie Panda,Prof Simon Saulei, Mr Gewa Gamoga,Mr Ian Onaga, Mr Fredick Ohmana, Ms Peta Mills, Mr Peter Moore. Kegiatan Reducing Emissions fromDeforestation and Forest Degradation (REDD) ini dilakukan dalam rangka PNG ingin berbagi pengalaman tentang apa yang telah dilakukan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di Indonesia khususnya di Kabupaten Kapuas sebagai daerah percontohan. Tampak yang mendampingi Bupati Kapuas diantaranya Sekda Kapuas H Nurul Edy ,Asisten II H Zahirsyah Rovieq, Asisten III Johansyah, Kepala Bappeda Herson B Aden serta Kepala Kesbangpol Linmas Djumrinson. Menurut Asisten II Zahirsyah pelaksanaan REDD dilakukan untuk mengurangi, menyeimbangkan dan menyelaraskan pembangunan ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan serta upaya menurunkan emisi gas rumah kaca. Kemudian acara diskusi dilanjutkan di Aula Kantor Bapedda sekaligus melepas delegasi PNG ke Mantangai untuk kegiatan implementasi ke lapangan. (humas)

KECAMATAN KAPUAS MURUNG JUARA UMUM FASI
Thursday, May 26, 2011
KUALA KAPUAS – Setelah berlomba selama tiga hari sejak tanggal 24 sampai 26 Mei 2011 akhirnya Kecamatan Kapuas Murung berhasil menjadi juara umum pada Festival Anak Salah Indonesia (FASI) Tingkat Kabupaten Kapuas. Kecamatan ini mampu menyisihkan 13 kecamatan lainnya ikut serta dalam lomba yang digelar setiap tahun ini. Dari data yang diperoleh Kecamatan Kapuas Murung hampir mendomonasi seluruh juara dalam kegiatan tersebut.. Sementara itu untuk lomba pawai taaruf kategori kafilah berhasil diunguli oleh Kecamatan Selat, disusul juara kedua Kecamatan Kapuas Murung dan juara tiga Kecamatan Kapuas Timur. Lalu untuk kategori pawai taaruf unit TKA, TPA dan TQA diraih dari unit Darul Muttaqin, disusul Raudhatul Anwar dan unit 021/ Al Hidayah. Ketua Umum FASI, Hj Aliyah Mawardi saat penutupan kegiatan di Lapangan Bukit Ngalangkang, Kamis (26/5) pagi menjelaskan perjuangan ini belum selesai sebab aakan dilanjutkan denganFASI Tingkat Provinsi Kalteng yang akan digelar Kabupaten Seruyan. “Adalah cita-cita bersama kta semua untuk memenangkan 174
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

dan mengharumkan Kabupaten Kapuas. JIka pada FASI tingkat provinsi tahun lalu, kita berada diposisi ketiga, kita berharap kalau bisa tahun ini menjadi juara umum,” terangnya. Namun demikian tidak mudah untuk mencapai hal tersebut, namun dengan niatan yang tulus sambil merapatkan barisan dan meluruskan shaf kemenangan anak didik TQA, TPA, TQA dapat terwujud. “Al Quran yang sudah kita semaikan kepada 474 peserta di 14 kecamatan ini mudah-mudahan benih-benih ini akan tumbuh subur berdaun dan berbuah. Selamat kepada para juara, teruslah pacu prestasimu,” ungkapnya. Ditempat yang sama Sekda Kapuas H Nurul Edy saat membacakan sambutan Bupati Kapuas HM Mawardi saat menutup kegiatan menjelaskan sangat bersyukur dan berbangga karena di daerah Kabupaten Kapuas. Sebab kita memiliki generasi Qur’ani yang begitu besar, ini terbukti dari banyak dan suksesnya kegiatan FASI ini. Oleh karenanya tolak ukur kesuksesan kegiatan bukan saja terletak pada banyaknya mendapat kejuaraan, akan tetapi sejauhmana dimasing-masing kecamatan mampu menggairahkan, memaksimalkan dan meningkatkan pemberantasan buta huruf Al Qur’an sejak usia dini. Pada kesempatan itu Bupati juga mengingatkan kepada anakanakku tercinta santri TKA / TPA dan TQA bagi yang belum memperoleh juara hendaklah bersabar dan jangan berkecil hati, anggaplah itu sebuah pengalaman berharga dan keberhasilan yang tertunda, percaya dikesempatan yang akan datang kalian bisa berperistasi lebih baik lagi. (humas) ========================== HASIL LOMBA FASI TINGKAT KABUPATEN KAPUAS Juara Umum FASI Tingkat Kabupaten Kapuas Kecamatan Kapuas Murung Peringkat 10 Besar FASI : 1. Kecamatan Selat Peringkat I 2. Kecamatan Basarang Peringkat II 3. Kecamatan Tamban Catur Peringkat III 4. Kecamatan Mantangai Peringkat IV 5. Kecamatan Kapuas Tengah Peringkat V 6. Kecamatan Pulau Petak Peringkat VI 7. Kecamatan Kapuas Timur Peringkat VII 8. Kecamatan Dadahup Peringkat VIII 9. Kecamatan Bataguh Peringkat IX 10. Kecamatan Kapuas Hilir Peringkat X

DELEGASI PNG TERKESAN PENGEMBANGAN REED PLUS
Friday, May 27, 2011
KUALA KAPUAS – Delegasi dari Negara Papau New Guinea (PNG) mengaku terkesan dengan pengembangan Reducing Emission From Deforetration and Degradation (REDD) yang dilaksanakan oleh Pemkab Kapuas Kapuas. Bahkan rencananya mereka akan mencontoh pelaksanaan REDD atau perbaikan lingkungan dan kerusakan hutan di daerah PNG. Demikian dikatakan oleh Joe Pokana, Ketua Delegasi PNG saat melakukan pertemuan dengan Bupati Kapuas HM Mawardi, Jumat (27/5) pagi. Menariknya tak hanya dari delegasi PNG yang hadir dalam pertemuan, melainkan dari perwakilan Pemerintah Australia, Kementerian Kehutanan serta KFCP selaku pelaksana program REDD di Kabupaten Kapuas. Menurut Joe Pokana pihaknya saat ini sedang melakukan studi banding untuk program perbaikan

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

175

lingkungan dan hutan. Apalagi daerah PNG memiliki kultur alam yang hampir sama dengan Kabupaten Kapuas. “Yang pasti kami juga meminta dukungan kerjasama dengan Pemerintah Australia untuk mengembangkan kegiatan serupa di daerah kami,” kata Joe. Pada saat itu pihaknya juga mengaku telah melakukan kunjungan ke daerah desa model REDD, dimana di Kabupaten Kapuas telah dicanangkan 7 desa REDD di Kecamatan Mantangai. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat dari dekat keterlibatan masyarakat dalam ikut mendukung program tersebut. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi mengaku REDD yang dikembangkan KFCP bersama Pemkab Kapuas menjadi bagian untuk meningkatkan keberdayaan dan kemandirian ekonomi serta mendorong masyarakat untuk mengelola lahan gambut dan hutan secara bijak. “Kami juga berencana untuk mencanangkan desa model REDD yang nantinya aktivitasnya meliputi eco and culture tourism, sebagai laboratorium riset lapangan dan jasa lingkungan alam. Dengan ikon air hitan gambut, madu lebah hutan dan lainnya,” terang Bupati. Sesuai rencana REDD di 7 desa (Mantangai Hulu, Kalumpang, Katimpung, Sei Ahas, Katunjung, Taburu dan Patuk Puti) tersebut seluas 120.000 hektare. Nantinya akan disinergikan dengan Kesatuan Pemangkuan Hutan Lindung (KPHL) Model Kapuas 105.372 hektare sesuai Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 247/Menhut-II/2011. Lebih jauh dijelaskan desa model REDD adalah upaya pemberdayaan masyarakat di lokasi REDD, dimana praktek-praktek kehidupan social dan ekonomi masyarakatnya selaras dengan upaya pelestarian lingkungan termasuk kontribusi terhadap upaya pengurangan emisi. “Desa model red juga memiliki potensi SDA yang dikelola secara lestari dan dapat mengurangi emisi. Disamping itu masyarakatnya mempunyai aturan dan kelembagaan dalam pengelolaan SDA secara bijak,” imbuhnya. Usai pertemuan Bupati berkenan menyerahkan cendera mata kepada perwakilan PNG, Pemerintah Australia serta dari Kementerian Kehutanan. Pada pertemuan singkat tersebut tampak hadir Asisten II Zahirsyah Rovieq, Asisten I Lesmeriadi serta sejumlah Kepala SKPD lingkup Pemkab Kapuas. (humas)

BUPATI BERIKAN BINGKISAN KEPADA ANAK YATIM
Friday, May 27, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM secara pribadi memberikan bingkisan kepada anak yatim , janda misikin dan orang tua laki-laki miskin , masingmasing tiga orang. Pemberian dilaksanakan saat Bupati HM Mawardi melaksanakan Safari Jum’at di Masjid Darul Aman Kelurahan Mambulau Kecamatan Kapuas Hilir, Jum’at (27/5). Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kapuas memberikan bantuan uang sebesar Rp 7 juta , Bupati HM Mawardi pribadi Rp. 5 Juta , dari Sekda dan beberapa kepala SKPD Rp. 8 juta, untuk pembangunan Masjid Darul Aman Mambulau. Selain Masjid Darul Aman , rumah ibadah di Kecamatan Kapuas Hilir yang menerima bantuan pada saat itu adalah Langgar Nurus Shodiqin, Darussadah, Babul Rahman dan Babul Yaqin, masing-masing sebesar Rp.5 juta. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi mengajak kepada para dermawan agar dapat menyisihkan rezekinya untuk di sumbangkan pada pembangunan rumah-rumah ibadah, sebagai amal zariah. Kepada para jemaah yang memenuhi Masjid Darul Aman hingga ke halaman , HM Mawardi mengajak untuk tetap menjaga ukhuwah Islamiyah, saling berkasih sayang dan mempererat tali silaturahmi. “ Menjaga dan meningkatkan pesatuan antara ummat, ummarah dan ulama, ajak HM Mawardi “. Kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya program yang telah di luncurkan Pemerintah Kabupaten Kapuas ,diantaranya pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) gratis , dan sebelas pelayanan

176

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

dasar kesehatan gratis. Program lainnya, pinjaman bergulir pembelian pupuk untuk para petani melalui Koperasi yang telah ditentukan, terang HM Mawardi. Turut bersama rombongan Safari Jum’at Bupati , Wakil Ketua DPRD Mahmud Iip Safrudin SIP, Dandim 1011/KLK Letkol Arm Mochammad Erwansyah SIP, Sekda Drs H Nurul Edy MSI, Asisten II Drs H Zahirsyah Rofieq S Hut, Asisten III Drs Johansyah, beberpa kepala SKPD, Ketua MUI KH Abdul Muthalib dan sejumlah ulama lainnya (Humas) Daftar Kepala SKPD Yang Menyumbang : 1. Sekda Kapuas 2. Kepala Dinas PU 3. Kadis Hubkominfo 4. Dirut PDAM 5. Kadis Pertanian 6. Kadis Perikanan dan Kelautan 7. Kadis Pendidikan 8. Kadis Dukcapil 9. Kadis Perindagkop 10. Kepala BKPPD Kapuas.

BUPATI CANANGKAN BULAN BAKTI GOTONG ROYONG DAN HKG PKK
Monday, May 30, 2011
KUALA KAPUAS – Budaya gotong royong sejatinya adalah ciri khas budaya bangsa kita yang harus dipertahankan dan dilestarikan. Tentunya ditataran konsep, bahwa bila karakter bangsa tersebut dimamfaatkan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan, diyakini outcomesnya akan berdampak positif. Hal ini di sampaikan Bupati Kapuas HM Mawardi pada Acara Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke 39 dan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat VIII Tingkat Kabupaten Kapuas Tahun 2011 di Halaman Kantor Desa Lunuk Ramba, Senin (30/5) pagi. Sejalan dengan itu maka sangat tepat bila momentum ini dijadikan sebagai gerakan bersama dalam rangka meningkatkan peranan PKK dalam pembangunan, sehingga dapat mewujudkan keluarga bahagia, sejahtera, maju dan mandiri. “Semangat gotong royong masyarakat yang dipadukan dengan gerakan pemberdayaan kesejahteraan keluarga agar dapat dilasanakan terus menerus.” ungkap Mawardi. Pada kesempatan itu Bupati juga mengingatkan bahaya saat memasuki musim kemarau. Dia berharap aparat setempat memberikan arahan dan penjelasan kepada masyarakat untuk menghindari bencana kebakaran hutan dan lahan. Kemudian terkait dengan Permendagri Nomor 27 Tahun 2006 dalam rangka memberikan kepastian hokum terhadap batas desa, ditekankan agar para camat proaktif mengajukan pembentukan tim penetapan dan penegasan batas desa di wilayahnya masing-masing melalui koordinasi dengan tim penegasan batas daerah Kabupaten Kapuas. Selain itu kepada TP PKK juga diharapkan perannya dalam berbagai program PKK, hendaknya didukung dan difasilitasi oleh semua SKPD termasuk camat, lurah dan kades. Hal ini dimaksudkan agar lebih berdaya khususnya dalam menunjang pembinaan kesejahteraan keluarga guna mewujudkan keluarga harmonis dan sejahtera. Pada kesempatan yang sama Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ferly H Sangen mengatakan tujuan dari

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

177

kegiatan ini adalah sebagai upaya untuk medorong dan member motivasi kepada masyarakat untuk melestarikan budaya gotong royong dan menggelorakan gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Adapun sub tema yang diangkat kali iniadalah melalui semangat Hari Kesatuan Gerak PKK dan Budaya Gotong Royong Kita Berdayakan Masyarakat Untuk Mewujudkan Kabupaten Kapuas Yang Aman, Maju Mandiri, Sejahtera dan Tangguh. Kegiatan ini juga dihadiri oleh unsure Muspida, sejumlah Kepala SKPD serta para Camat Se Kabupaten Kapuas. Acara ini juga diisi dengan temu wicara serta penyerahan bantuan kepada masyarakat setempat. (humas)

FKUB GELAR DIALOG UMAT BERAGAMA
Tuesday, May 31, 2011
KUALA KAPUAS – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kapuas Mengelar Dialog Umat Beragama sehari di Aula Bappeda Kabupaten Kapuas , Selasa (31/5). Dialog dibuka dengan resmi Bupati Kapuas, diwakili Sekda Drs H Nurul Edy MSi Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Nurul Edy, Bupati HM Mawardi mengharapkan FKUB dapat lebih meningkatkan perannya untuk menciptakan suasana yang aman, tentram dan kondusif di masyarakat serta peka terhadap permasalahan-permasalahan yang timbul baik di lingkungan intern lembaga maupun masyarakat. Pemerintah telah berupaya untuk menciptakan situasi yang kondisif dengan melaksanakan berbagai prorgam strategis pembangunan, salah satunya adalah terwujudnya penerapan nilai-nilai agama dalam prilaku bernegara. Meningkatkan kesadaran kolektif umat beragama, dengan kerukunan hidup , solidaritas dan rasa kebersamaan antar umat beragama, meningkatkan peran dan fungsi lembaga keagamaan dalam mengatasi dampak negatif perubahan sosial, terang HM Mawardi. Meningkatkan peran pemuka agama, ulama, pemuda, perempuan dan tokoh masyarakat, sehingga terciptanya suasana peran masing-masing pihak dalam pembangunan. Sementara itu Ketua FKUB Kapuas Drs H Masyumi Rifai MAP mengharapkan, melalui dialog ini bisa menciptakan hubungan yang lebih jujur, terbuka dan dapat memberi harapan untuk tetap menjaga dan melestarikan hubungan yang harmonis dan damai dimasa kini dan masa yang akan datang, baik hubungan antar umat bergama, intern umat beragama dan hubungan antar umat beragama dengan pemerintah. Menurut Ketua panitia, Drs H Nurani Sarji M Pd, diolog diikuti 70 orang peserta, terdiri dari ulama/tokoh agama, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan, Sekcam, Lurah/Kades dan pengurus FKUB. Nara sumber, Bupati Kapuas, judul materi Kerukunan Umat Beragama Sebagai Modal Dasar Pembangunan Daerah Kabupaten Kapuas. Dandim 1011/KLK, materi tentang NKRI dan Kerukunan Umat Beragama Harga Mati. Kapolres Kapuas, tentang Pengaruh Kerukunan Umat Beragama Terhadap Kamtibmas. Kajari Kapuas, tantang Peran Pakem Dalam Menangani Ahmadiyah dan Aliran Sesat di Kabupaten Kapuas. Kepala Kementerian Agama, materi tentang Antisipasi Timbulnya Permusuhan Intern dan Antar Umat Beragama Dalam Perbedaan Pemahaman Agama, jelas Nurani Sarji (Humas

178

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

TAHUN DEPAN TAK ADA PERPANJANGAN PENSIUN PNS
Tuesday, June 07, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi menegaskan tahun depan dirinya tidak akan melakukan perpanjangan masa pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal ini dilakukan agar terjadi pengembangan karier PNS di lingkungan Pemkab Kapuas. “Saya mohon maaf sebelumnya karena mulai tahun depan tidak ada lagi perpanjangan masa pensiun bagi PNS di lingkungan Pemkab Kapuas. Walaupun ada yang menghiba-hiba saya tetap tidak akan melakukan hal tersebut,” kata Bupati saat menjadi pembina apel di Halaman Kantor Bupati Kapuas, Senin (6/6) pagi. Bahkan dihadapan ratusan PNS yang memadati halaman Kantor Bupati tersebut, Mawardi juga menekankan peningkatan kinerja bagi para PNS. Peningkatan kinerja ini sebagai upaya untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Disamping itu Bupati mengingatkan penyerapan anggaran pembangunan untuk triwulan II agar dapat dilaksanakan secara maksimal. Apabila dalam perjalanannya menemui kendala agar melakukan koordinasi secara berjenjang agar masalah tersebut dapat diselesaikan. “Jika tahun lalu hasil penilaian BPK, laporan keuangan wajar dengan pengecualian, maka saya ingin ini bisa ditingkatkan menjadi wajar tanpa pengecualian,” tegasnya. Pada bagian lain Bupati juga meminta agar PNS menjaga kebersihan lingkungan. Sebab Kabupaten Kapuas menjadi salah satu daerah percontohan REED. Dimana perbaikan lingkungan dan kerusakan hutan menjadi salah satu program tersebut. “Saya juga ingin di lingkungan Setda ini diberikan tanaman penghijaun yang lebih banyak agar memberikan kesan teduh dan asri. Apalagi Kantor Bupati ini menjadi tolak ukur bagi SKPD lain,” terangnya. Menariknya pada kesempatan ini, para PNS di lingkungan Setda Kapuas juga menberikan kejutan kepada Bupati Kapuas. Pasalnya saat itu usia Bupati genap 49 tahun. Para PNS secara serentak menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Bahkan Bupati juga berkesempatan meniup lilin diatas kue tar. Kemudian kue tersebut dibagikan kepada Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan serta Setda Kapuas H Nurul Edy. Tak hanya itu salah satu perwakilan Kabag juga menerima kue dari Bupati. Pada kesempatan itu Bupati juga memberikan cenderamata kepada salah satu PNS lingkup Setda yang memasuki masa pensiun. Dia adalah Yoyo Suryawan yang saat memasuki masa pensiun menjabat Kasubag Pemeliharaan dan Penyimpanan Bagian Perlengkapan dan Aset. Pada apel saat itu tampak seluruh Asisten, para Staf ahli Bupati, para Kabag dan Kasubag. Apel sendiri dipimpin oleh Asisten III Johansyah. (humas)

NILAI-NILAI PANCASILA DISOSIALISASIKAN
Tuesday, June 07, 2011
KUALA KAPUAS – Pancasila akhir – akhir ini menjadi satu kosa kata yang sangat mahal. Dahulu pancasila pernah dianggap sebagai falsafah hidup “The Way Of Life” atau Guidance untuk kehidupan kita sebagai bangsa. Hal ini disampaikan Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Suraria Nahan pada
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

179

Acara Sosialisasi Aktualisasi Nilai – Nilai Pancasila di Aula Kantor Camat Selat, Senin (6/6) pagi. Konsep tentang pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini semakin terasa jauh dari pembicaraan dan wacana. HM Mawardi mengharapkan agar dalam menjalankan perannya sebagai partner, pemerintah dituntut untuk selalu mengambil sikap arif dan bijaksana serta selalu mengambil keputusan dengan tidak tergesa – gesa. “Saya yakin kita memiliki perhatian yang sama bahwa kita sangat perlu mengembalikan pancasila pada realitas kehidupan yang seharusnya kita lukukan sehingga melalui sosialisasi ini diharapkan pancasila menjadi pedoman dalam kehidupan kita dalam bermasyarakat dan bernegara di Indonesia ini. “ kata Mawardi Pada kesempatan yang sama Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Persatuan Bangsa Kesbang Linmas Drs Katanggar menyampaikan tujuan dari kegiatan tersebut yakni : untuk memberikan pemahaman dan penghayatan kepada seluruh komponen bangsa dan masyarakat dan agar setiap warga RI dan anggota masyarakat memiliki kepedulian, pemahaman, serta kesadaran nilai – nilai pancasila dapat dihayati dan diamalkan. Sosialisasi ini direncanakan 80 0rang yang terdiri dari : Sekretaris kecamatan selat, Lurah/ Kepala Desa, Ketua RT, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Pimpinan Lembaga Agama/ Pemuka Agama seKecamatan Selat. “Untuk menyelesaikan masalah dan tantangan yang dihadapi bangsa pada masa kini dan masa depan akan terletak pada bagaimana pancasila dapat dikembangkan untuk menjawab masalah actual yang sedang dan akan dihadapi.” Ungkap Katanggar. (humas)

10 PROGRAM POKOK PKK DI MONITORING
Tuesday, June 07, 2011
KUALA KAPUAS – Kegiatan monitoring 10 program pokok PKK merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan. Pada dasarnya kegiatan monitoring ini sekaligus evaluasi untuk kegiatan tim penggerak PKK Kecamatan dan tim penggerak PKK desa serta untuk memantau sejauh mana pelaksanaan 10 program pokok PKK di Kecamatan dan desa serta setiap kendala yang dihadapi dalam melaksanakannya. Hal ini disampaikan oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Kapuas Aliyah Mawardi pada Acara Monitoring TP-PKK Kabupaten Kapuas dan Kegiatan Sosialisasi Pendirian Pos Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Aula Gedung Bulu Tangkis di Dadahup, Senin (6/6) pagi. Kesepuluh program pokok PKK tersebut adalah Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, Gotong Royong, Pangan, Sandang, Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga, Pendidikan dan Ketrampilan. Kemudian Kesehatan, Pengembangan Kehidupan Berkoperasi, Kelestarian Lingkungan Hidup serta Perencanaan Sehat. Aliyah Mawardi mengharapkan niat baik dan tekad dan niat baik dari ibu-ibu ketua tim penggerak PKK Kecamatan untuk program pendirian pos PAUD ini untuk dapat serius, cermat dalam menggunaan dan manfaatkan bantuan dana yang akan diberikan nantinya, untuk 180
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

memajukan serta meningkatkan mutu pos PAUD-nya masing-masing. ”Saya berpesan, mulai dengan hal terkecil dahulu untuk tingkat kecamatan dan berlanjut ke tingkat desa, bersama-sama bekerja secara sukarela untuk kesejahteraan keluarga dan juga masyarakat,” kata Aliyah Mawardi TP PKK memberikan bantuan kepada tim penggerak pkk kecamatan dan juga desa, agar dapat dipergunakan sebaik mungkin untuk pelaksanaan 10 program pokok PKK di tingkat Kecamatan dan juga di tingkat desa. “Peran aktif tim penggerak PKK tingkat kecamatan yaitu sebagai penyelenggara dan pembinaan program tingkat desa, dengan cara sosialisasi kegiatan PKK dan pos paud kepada masyarakat di tingkat desa,” harap Aliyah Pendidikan anak di usia dini, sangatlah penting guna penunjang kehidupannya di masa yang akan datang. Di dalamnya anak didik dipersiapkan untuk menjadi anak yang berahlak dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Aliyah mengimbau untuk ketua tim penggerak PKK yang baru, walaupun baru menjadi ketua tim penggerak PKK di tingkat Kecamatan Dadahup, untuk dapat lebih mengerti kegiatan PKK dan juga dalam pendirian pos PAUD ini. “Kegiatan monitoring ini kelihatannya memang sangat sederhana, akan tetapi jika tidak ditekuni dengan baik, maka juga tidak akan mendapatkan hasil yang baik pula oleh sebab itu dukungan dari Bapak Camat selaku ketua dewan penyantun tim penggerak PKK Kecamatan dan juga bapak-bapak Kepala Desa untuk tingkat TP-PKK di desa guna pemantauan dan pembinaan berjalannya.” tungkas Aliyah (humas)

KAPUAS RAIH PIAGAM ADIPURA
Wednesday, June 08, 2011
JAKARTA – Kota Kuala Kapuas berhasil meraih penghargaan Piagam Adipura, untuk katagori Kota Kecil bersih dan hijau. Piagam Adipura diterima lansung Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dari Menteri Negara Lingkungan Hidup RI Prof Dr Ir Gusti Muhammad Hatta MS, di Balai Kartini Jakarta, Selasa (7/6) malam. Demikian disampaikan Kasubag Pengumpulan Informasi dan Pemberitaan, Humas dan Protokol Setda Kabupaten Kapuas, Sapto Subagio , di Jakarta, Selasa (7/6) malam. Dijelaskan Sapto , keberhasilan Pemerintah Kabupaten Kapuas meraih penghargaan Piagam Adipura karena adanya dukungan dan peran serta masyarakat Kota Kuala Kapuas khususnya , dan Kabupaten Kapuas umumnya serta petugas kebersihan dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup yang bersih dan hijau. Dikatakan Sapto, Bupati HM Mawardi atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada masyarakat , petugas kebersihan dan semua pihak, atas dukungan dan peran sertanya dalam pengelolaan lingkungan kota yang bersih dan hijau. Ini merupakan keberhasilan kita semua , katanya. Lebih lanjut Sapto menuturkan, aspek lingkungan pada program penilaian Adipura mulai tahun ini diperluas , dari 2 aspek menjadi 4 aspek , yaitu pengelolaan kebersihan , ruang terbuka hijau, pengendalian pencemaran air dan pengendalian pencemaran udara. Dengan diperluasnya aspek fokus penilaian tersebut , maka program Adipura lebih kompetitif dan menuju pencapaian standar kualitas lingkungan yang sesuai dengan persepsi masyarakat. “ Dengan begitu peraih penghargaan Adipura tahun ini tidak sebanyak periode sebelumnya “, terang Sapto. Kota Kuala Kapuas baru pertama kali ini memperoleh penghargaan Piagam Adipura. Sebelum menerima Piagam Adipura, berbagai upaya telah dilakukan, antara
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

181

lain pertengahan tahun 2008 Bupati Kapuas HM Mawardi mencanangkan gerakan Jum’at Bersih, melaksanakan berbagai kegiatan penanaman pohon penghijauan, menambah petugas kebersihan dan membangun beberapa taman kota yang hijau dan indah , jelas Sapto. Penghargaan lainnya yang pernah di terima Pemerintah Kabupaten Kapuas selama di pimpin Bupati HM Mawardi , antara lain tiga tahun berturut-turut menerima penghargaan Produksi Beras Nasional dan Ketahanan Pangan, Penghargaan Akta Kelahiran Bebas Bea/Gratis, Penghargaan Citra Pelayanan Prima Tingkat Madya, dan penobatan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Pelayanan Publik Terbaik Keempat se Indonesia , ungkap Sapto. (Humas).

BAPPEDA GELAR PELATIHAN RENJA DAN PELAPORAN KEGIATAN SKPD
Wednesday, June 08, 2011
KUALA KAPUAS – Guna meningkatkan sumber daya manusia di SKPD Pemkab Kapuas maka Bappeda Kabupaten Kapuas menggelar Pelatihan Rencana Kerja dan Pelaporan SKPD Tahun 2011. Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Bappeda ini dimulai sejak tanggal 8 hingga 9 Juni 2011 dengan diikuti sekitar 85 orang PNS. Menurut Kepala Bappeda Kapuas Herson B Aden pelatihan ini merupakan system pelatihan online yang dapat diakses dari manapun. Bahkan pihaknya telah menggandeng pihak ketiga sebagai narasumber yakni dari PT Global Inter Media. Mereka nantinya akan membantu dan mendampingi SKPD dalam menyusun renja dan pelaporan. “Kita harapkan pelatihan ini mampu meningkatkan kemampuan PNS dalam penyusunan renja dan pelaporan kegiatan. Bahkan rencananya para peserta yang ikut kegiatan ini nantinya akan dibuatkan SK Bupati Kapuas,” kata Herson. Lebih lanjut dikatakan setiap SKPD mengirimkan empat orang staf yang bertugas membuat renja dan pelaporan dimaksud. Sebanyak dua staf bertugas membuat renja dan dua staf lainya membuat pelaporan kegiatan. (humas)

PENINGKATAN PELAYANAN JADI DASAR BAGI PEMERINTAH
Thursday, June 09, 2011
KUALA KAPUAS – Tolak ukur keberhasilan perusahaan daerah Kabupaten Kapuas untuk pengembangan dan peningkatan pelayanan juga menjadi dasar bagi pemerintah Kabupaten Kapuas dalam menilai tingkat keberhasilan kinerja direksi. Hal ini disampaikan oleh Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Suraria Nahan pada Acara Pelantikan Direktur Anggota Badan Pengawas Perusahaan Daerah Panunjung Tarung, di Aula Dinas Pendidikan Kapuas, Kamis (9/6) siang. “Kami mengharapkan agar saudara segera melaksanakan serah terima jabatan dan segera melaksanakan tugas ditempat yang baru, karena perlu dipahami bahwa kegiatan mutasi, rotasi dan promosi dalam jabatan adalah hal yang biasa dilakukan 182
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

karena memang demikian dan sebagai salah satu bentuk perhatian pemerintah atas prestasi, dedikasi dan pengabdian seorang PNS,” kata Mawardi. Sumpah/ janji adalah suatu kesanggupan untuk mentaati keharusan atau untuk tidak melakukan larangan yang ditentukan, yang diikrarkan dihadapan pejabat yang berwenang menurut agamanya. Karena itu, maka pada hakekatnya sumpah/ janj itu bukan saja merupakan kesanggupan terhadap atasan yang berwenang, tetapi juga merupakan kesanggupan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, bahwa yang bersumpah/ berjanji akan mentaati segala keharusaan dan tidak melakukan segala larangan yang telah ditentukan. “Agar perusahaan dapat mencapai tujuan secara optimal, maka pengelola perusahaan harus dilaksanakan secara professional melalui prinsip – prinsip ekonomi perusahaan yang sehat, pengelolaan perusahaan yang baik memiliki perencanaan yang baik dan terarah, terpadu, menyeluruh yang disusun dengan memperhatikan faktor – faktor internal dan eksternal serta memperhatikan kemajuan pengembangan daerah,” ungkap orang nomor satu di Kapuas. Di tempat yang sama Sekretaris Daerah H Nurul Edy mengatakan dalam pengangkatan jabatan direktur pada perusahaan daerah panunjung tarung Kabupaten Kapuas di lakukan penilaian oleh tim uji kelayakan dan kepatutan pengangkatan direktur utama dan direktur perusahaan daerah panunjung serta direktur utama dan direktur perusahaan daerah air minum Kabupaten Kapuas. Mereka yang dilantik dan diambil sumpahnya oleh Wakil Bupati Suraria Nahan , yaitu HM Rasidi sebagai Direktur Umum, Supenpri sebagai Direktur Pemasaran, Kuderah Maslan sebagai Anggota Badan Pengawasan Perusahaan Daerah Pununjung Tarung Kabupaten Kapuas , dan Drs Irawan sebagai Sekretaris Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kapuas (humas)

CINA SERIUSI BANGUN PABRIK MOBIL DI BATANJUNG
Friday, June 10, 2011
KUALA KAPUAS – Setelah pada bulan September 2010 lalu, tim pendahulu dari Cina meninjau kawasan pelabuhan laut Batanjung, Kecamatan Kapuas Kuala, guna menjejaki rencana pembangunan pabrik industri mobil Kini sebagai bukti keseriusannya, Kamis (9/6), rombongan tim Bejing Automotive Industries Company berjumlah 14 orang kembali melakukan peninjauan kawasan pelabuhan laut Batanjung. Pada peninjauan itu rombongan didamping Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan, Kepala Bappeda Herson B Aden, Plt Kadishubkominfo Ahmad Sofian Camat Kapuas Kuala Asy’ari dan sejumlah pejabat lainnya. Selesai peninjauan, Xu He Yi selaku Ketua Dewan Komisaris Bejing Automotive Industries Company , melalui juru bicaranya menyatakan, sangat tertarik bagi kami untuk berinvestasi , terutama dengan adanya pembangunan pelabuhan laut batanjung dengan kawasan industri disekitarnya dan jalan

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

183

yang akan dibangun. “ Di kawasan industri sekitar pelabuhan laut Batanjung rencana kami akan membangun pabrik pembuatan mobil yang komplit “ ungkap Xu He Yi. Apabila rencana Bejing Automotive Industries pembangun pabrik mobil di kawasan tersebut berjalan dengan sukes , maka akan mendorong perkembangan bidang lainnya yang sangat luas. Antara lain mendorong perkembangan ekonomi di daerah ini , juga menciptakan perluasan lapangan kerja , sekitar 3.000 orang , terang Xu He Yi. Kami sangat bersemangat setelah mendengarkan penjelasan dari pihak Pemerintah Kabupaten Kapuas, terutama proyek kawasan industri di sekitar pelabuhan Batanjung, jalan yang akan dibangun , sangat menarik bagi kami, ungkap Xu He Yi. Proyek pembangunan pelabuhan laut Batanjung yang sudah mulai dibangun maupun proyek pembangunan lainnya yang masih dalam rencana , kalu di tinjau dari waktu prosesnya, sangat sesuai dengan perencanaan kami. Langkah selajutnya kata Xu He Yi , dari pihak kami pasti akan kembali melakukan pengkajian lebih kongkrit di kawasan ini , untuk itu kami mohon bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas. Sebelumnya, Wakil Bupati Suraria Nahan, telah memaparkan potensi kawasan pelabuhan laut Batanjung, diantaranya peta posisi pelabuhan, luas areal pelabuhan dan akses jalan menuju pelabuhan. Pelabuhan ini dapat melayani kapal dengan bobot mati 40.000 DWT , dengan rencana 2 kapal dapat sandar/bongkar muat. Pemerintah Kabupaten Kapuas menawarkan kawasan industri untuk Bejing Automotive berada pada sisi kiri pelabuhan, karena sisi kanan pelabuhan digunakan sebagai power plant dan stockpile batubara serta pengembangan kawasan pariwisata bibir pantai, terang Wakil Bupati Suraria Nahan.

BPK RI NILAI LHP KEUANGAN KAPUAS WDP
Friday, June 10, 2011
PALANGKA RAYA – Kabupaten Kapuas patut dicontoh dalam hal penyampaian laporan keuangan. Sebab Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalteng telah menyerahkan hasil auditnya kepada Pemkab Kapuas, Kamis (9/6) siang berupa Laporan Hasil Pemeriksanaan (LHP) Keuangan . Hasilnya laporan keuangan yang disajikan Pemkab Kapuas Tahun Anggaran 2010 dinilai Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Penilaian ini sama seperti tahun lalu yakni WDP Penyerahan LHP Tahun Anggaran 2010 dilakukan langsung oleh Ketua BPK RI Perwakilan Kalteng Maman Abdulrachman, SE, MM kepada Ketua DPRD Robert L Gerung dan Bupati Kapuas HM Mawardi. Kegiatan mengambil tempat di Kantor BPK RI di Gedung Batang Garing Lantai II Kota Palangka Raya. Pada saat penyerahan tersebut juga tampak Kepala Inpektorat Kapuas Rianova, Sekwan DPRD Kapuas Tatang Lesmana, Kabag Keuangan Sekda Kapuas Syafiri serta Kabag Humas dan Protokol M Hafizi. Menurut Ketua BPK RI Perwakilan Kalteng Maman Abdulrachman laporan yang diserahkan tersebut berupa laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan, laporan hasil pemeriksaan atas sistem pengendalian intern serta laporan atas pemeriksaan atas kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Dijelaskan Maman, Kabupaten Kapuas dinilai patut menjadi pilot project bagi kabupaten lain dalam hal penyampaian laporan keuangan. Pasalnya penyerahan hasil LHP keuangan baru pertama kali diserahkan di Kalteng. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi menjelaskan pihaknya mempuyai komitmen dalam peningkatan sumber daya manusia. Caranya dengan terus 184
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

membuka formasi penerimaan pegawai untuk mengisi tenaga akuntansi. “Kami terus berupaya untuk dapat menyajikan laporan keuangan yang baik. Bahkan kami bertekad untuk bisa mencapai opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” terang Mawardi seraya mengatakan dalam menjalankan tugas tetap berpegang dengan ketentuan perundangundangan yang berlaku. Selain itu Bupati menambahkan Pemkab Kapuas terus berupaya untuk menyampaikan laporan keuangan secara tepat waktu. Sebab berdasarkan perudang-undangan laporan keuangan disampaikan ke BPK RI tiga bulan setelah berakhirnya masa anggaran. Bahkan dalam penyampaian laporan keuangan sesuai dengan Standar akuntansi Pemerintahan (SAP). Penyerahan LHP juga dilakukan Ketua BPK RI kepada Ketua DPRD Kapuas dan Kepala Inspektorat Kapuas. (humas)

LINGKUNGAN KANTOR BUPATI KAPUAS DIHIJAUKAN
Friday, June 10, 2011
KUALA KAPUAS – Dalam rangka ikut serta memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, maka PNS di lingkungan Setda Kapuas menggelar penanaman pohon. Kegiatan dilakukan usai pelaksanaan senam bersama, Jumat (10/6) pagi. Sedikitnya 60 bibit pohon jenis angsana di tanam di sekitar Kantor Bupati Kapuas Jalan Pemuda Km, 5, 5 Kuala Kapuas. Acara penanaman ini dilakukan oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan. Kemudian dilanjutkan dengan Sekda Kapuas H Nurul Edy. Bahkan seluruh Kabag Lingkup Setda Kapuas, para Kasubag juga ikut menanam pohon yang nantinya akan lebih menghijaukan lingkungan Kantor Bupati. Diharapkan kegiatan ini penanaman pohon menjadi tanggung jawab dari masing-masing pejabat yang menanamnya sehingga pohon tersebut dapat tumbuh dengan baik dan subur. (humas)

TABLIQ AKBAR UMI DIHADIRI RIBUAN JAMAAH PEREMPUAN
Sunday, June 12, 2011
KUALA KAPUAS – Luar biasa. Itulah yang tergambar saat ustazah Umi Qurrata’ayuni hadir di Kota Kuala Kapuas, Sabtu (11/6) malam. Ribuan jamaah yang didominasi kaum perempuan ini tumpah ruah memadati Lapangan Bukit Ngalangkang. Mereka rela berdesak-desakan untuk menyaksikan tabliq akbar yang digagas oleh Pengajian Al Maratus Sholehah ini. Ustazah yang dikenal karena tausiahnya di salah satu stasiun televisi swasta ini tampil dengan mengenakan baju merah lengkap dengan kerudungnya. Bahkan diusia 45 tahun, Umi mengaku selalu tampil maksimal
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

185

meski kelelahan usai mengisi kegiatan tausiah dibeberapa daerah. Saat tampil dia didampingi ustad Ali Liman. Dengan gaya kocaknya, Umi mampu mengocok perut para jamaah. Bahkan sesekali diiringi nyanyian yang sesuai dengan tema tausiah yang dibawakanya. Tak hanya para jamaah yang tertawa, Bupati Kapuas HM Mawardi beserta istri Hj Aliyah juga ikut tersenyum dan tertawa ketika Umi menggunakan kata ulun dan pian saat menyapa para jamaah. Selain Bupati, sejumlah unsur Muspida, para pejabat Lingkup Pemkab Kapuas juga hadir pada acara tersebut. Dalam tausiahnya Umi lebih menekankan peran perampuan dalam membantu tugas suami sehari-hari. Menurutnya keberhasilan suami tidak terlepas dari peran seorang istri. ”Ada empat perkara bagi seorang istri penghuni surga. Pertama menjalankan sholat lima waktu, kedua menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, ketiga menjaga kehormatannya serta yang terakhir taat kepada suami,” ungkap Umi. Disela tausiahnya Umi juga memberikan kesempatan kepada para jamaah untuk bertanya. Saat itu sedikitnya lima jamaah bertanya kepada Umi. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutannya mengajak seluruh umat muslim untuk dapat mencontoh tauladan Rasulullah SAW, untuk tetap menjaga ukhuwah Islamiyah sesama umat beragama. Kemudian tetap sabar dalam menghadapi cobaan dari Allah SWT. ”Marilah bersama-sama kita ciptakan suasana yang aman, tertib tenteram dan damai,” ungkapnya. Telaksananya kegiatan ini adalah berkat kerjasama antara umara, ulama dan umat. Kesemua komponen ini ini dengan hidayah Allah SWT, selalu seiring sejalan dalam melaksanakan syiar Islam khususnya di Kota Kuala Kapuas dan sekitarnya. Ditempat yang sama Ketua Panitia Kegiatan Hj Bainah Mahli maksud dan tujuan acara ini untuk memperkokoh keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Kemudian untuk meningkatkan silahturahmi dan ukuwah islamiyah. Adapun tema peringatan Isro Miraj Nabi Muhammad SAW tahun 1432 hijriah /2011 masehi kali ini adalah kokohkan aqidah dan eratkan ukhuwah. ”Pada kesempatan ini kami juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini,” terang Bainah. (humas)

PROGRAM KHITAN GRATIS BAKAL DILUNCURKAN
Sunday, June 12, 2011
KUALA KAPUAS – Tidak hanya program pelayanan KTP, Kartu Keluarga dan Akte Kelahiran gratis serta 11 pelayanan dasar kesehatan gratis yang sudah dirasakan masyarakat. Bahkan khitan atau sunat gratis juga akan dirasakan masyarakat dan programnya bakal diluncurkan oleh Pemkab Kapuas. “Kedepan,kami merencanakan program pelayanan khitan gratis kepada masyarakat,” terang Ir HM Mawardi MM Ide briliant HM Mawardi itu disampaiakn pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW di halaman Langgar Jamiatul Ihwan Desa Tamban Lupak , Kecamatan Kapuas Kuala, Sabtu (11/6) siang. Disela kegiatan tersebut juga dilaksanakan khitanan massal gratis , yang diikuti 120 orang , diselenggarakan Dinas Kesehatan Kapuas . Saat itu masyarakat yang memiliki anak tampak antusias mengikuti khitanan gratis tersebut. “ Saya ingin memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kabupaten Kapuas” ungkap HM Mawardi. Pada kesempatan itu Bupati juga berharap kepada masyarakat agar dapat menjaga dan memelihara hasil-hasil pembangunan yang

186

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

ada di tempatnya masing-masing. Dengan di jaga dan dipelihara dengan baik, maka hasil pembangunan tersebut dapat dimanfaatkan dengan waktu yang cukup lama, guna kepentingan bersama. Bupati juga menyampaikan beberapa program pembangunan untuk masyakarat diantaranya, perbaikan rumah /bedah rumah yang tidak layak huni. Kegiatan ini dilaksanakan Pemkab Kapuas bekerjasama dengan Kementerian Perumahan Rakyat. Lebih lanjut HM Mawardi mengatakan, wilayah Kecamatan Kapuas Kuala khususnya dan Kabupaten Kapuas umumnya akan lebih maju , apabila pembangunan pelabuhan laut Batanjung yang telah mulai dikerjakan sudah selasai. “ Untuk itu diharapkan kepada masyarakat agar mendukung penuh pelaksanaan pembangunan pelabuhan laut Batanjung” harap HM Mawardi. Ia juga mengajak, agar gemar berinfaq untuk pembangunan rumah-rumah ibadah dan membantu sesama ummat. Pada kesempatan itu Bupati menyerahkan bantuan dari Pemkab Kapuas untuk 6 buah Langgar dan 1 buah Masjid di wilayah Kecamatan Kapuas Kuala. Kemudian secara pribadi Bupati HM Mawardi memberikan santunan kepada para jompo dan anak yatim. Penceramah Uraian hikmah Isra Miraj saat itu disampaikan Ketua MUI Kapuas KH Abul Muthalib. Dihadiri Dandim 1011 Kapuas Letkol Arm Moch Erfansyah, Unsur Muspida, Sekda Drs H Nurul Edy MSi,Kemenag Drs H Mahli, Kepala SKPD dan sejumlah Jemaah yang memenuhi halaman Langgar Jamiatul Ihwan. Selesai menghadiri Isra Miraj, Bupati HM Mawardi berkesempatan meninjau pekerjaan pembangunan pelabuhan laut Batanjung. (humas)

KAPUAS DUA KALI BERTURUT-TURUT TERIMA OPINI AUDIT WDP
Monday, June 13, 2011
KUALA KAPUAS – Pemkab Kapuas dalam dua tahun terakhir telah dua kali menerima penilaian opini audit Wajar Dengan Pengecualian (WDP) yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalteng. Penilaian pertama untuk tahun anggaran pada tahun 2009 dan tahun 2010. Menurut Kabag Humas dan Protokol Setda Kapuas M Hafizi hal ini menunjukkan bahwa Pemkab Kapuas berkomitmen untuk dapat terus berupaya memberikan pelaporan keuangan yang baik. ”Penjelasan ini perlu kami sampaikan kembali agar publik mengetahui dengan benar. Bahwa hasil kerja selama ini khususnya di Bagian Keuangan dan instansi terkait menunjukkan hasil yang signifikan,” terang Hafizi, Senin (13/6). Diungkapnya pada pertemuan di Kantor BPK RI pada hari Kamis (9/6), pihak BPK dalam hal ini Ketua BPK RI Perwakilan Kalteng Maman Abdulrachman telah menyerahkan laporan hasil pemeriksaan keuangan tahun keuangan 2010 kepada Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung. Penyerahan ini juga disampaikan kepada Bupati Kapuas HM Mawardi serta Kepala Inspektorat Kapuas Rianova. Ditambahkan Hafizi, pada saat penyerahan tersebut, Kabupaten Kapuas dinilai tepat waktu dalam penyampaian laporan keuangan. Bahkan saat itu telah dilakukan penyerahan hasil audit yang pertama kali dilakukan untuk kabupaten/kota di Kalteng. Dijelaskan lebih lanjut, kedepan komitmen untuk bisa mencapai penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) akan dilakukan. Caranya dengan melakukan pembenahan kelemahan-kelemahan yang ada sesuai dengan aturan perundangan yang yang berlaku. Bahkan, saat ini menurut Kabag Humas dan Protokol Pemkab Kapuas mempunyai aparatur keuangan dan kinerja yang lebih baik dibanding dengan daerah lain. ”Buktinya saat ini kami telah menerima penilaian laporan keuangan dari BPK RI," kata Hafizi.(humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

187

MASYARAKAT NIKMATI PELAYANAN GRATIS
Monday, June 13, 2011
KUALA KAPUAS - Masyarakat Handil Baru Muara, Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak mengatakan, bahwa meraka telah menikmati / merasakan program pelayanan gratis yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Pernyataan mereka itu disampakan ketika Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM menanyakan langsung tentang program pelayan gratis , pada peringatan Isra Mi’arj Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Mujahidin Desa Narahan, Kecamatan Pulau Petak, Senin (13/6) pagi. “ Saya merasa bersyukur bila masyarakat di sini sudah merasakan pelayanan gratis tersebut “, ungkap HM Mawardi. Sebegaimana di ketahui bersama program pelayanan gratis untuk masyarakat yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten kapuas , yaitu pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan pembuatan Akta Kelahiran (AK) serta 11 pelayanan kesehatan dasar gratis. HM Mawardi minta, agar program Pemerintah Kabupaten Kapuas yang bagus tersebut , benar-benar memanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat Kabupaten Kapuas. Kepada Masyarakat setempat HM Mawardi mengharapkan , agar terus giat dan bersemangat mengelola lahan pertaniannya dan usaha lainnya, untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Lebih lanjut Bupati menyampaikan beberapa program pembangunan yang di laksanakan Pemerintah Kabupaten Kapuas saat ini , antara lain bantuan bergulir untuk pembelian pupuk bagi petani melalui Koperasi yang sehat. Pembangunan Masjid Agung Al Mukarram yang cukup megah , dan pembangunan pelabuhan laut Batanjung . Semua pembangunan yang dilaksanakan itu , untuk menuju Kapuas yang Amanah ( Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh) , terang HM Mawardi. Sementara itu Ketua MUI Kapuas KH Abdul Mutahlib dalam ceramah Isra Miraj , mengajak kepada ummat agar dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya sebagai modal untuk kehidupan didunia dan di akhirat. Menjauhi sifat berprasangka negatif kepada sesama ummat , hidup saling berkasih sayang dan bersifat sabar. Sebagaimana biasa, pada kesempatan itu Bupati menyerahkan bantuan rumah ibadah dari Pemerintah Kabupaten kapuas untuk 6 buah Masjid di Kecamatan Pulau Petak. Selanjutnya secara pribadi Bupati HM Mawardi memberikan santunan kepada para jompo dan anak yatim Hadir pada kesempatan itu Dandim 1011/KLK Letkol Arm Moch Erwansyah, Kepala SKPD, Kepala Kemenag Drs H Mahli, dan Ketua Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) Kapuas Drs H Masyumi Rifai MAP ( Humas).

MASJID AL MUKARRAM KEBANGGAN UMAT ISLAM KAPUAS
Tuesday, June 14, 2011
KUALA KAPUAS - Pembangunan Masjid Agung Al Mukarram Kuala Kapuas yang sedang dilaksanakan saat ini oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas , diharapkan menjadi kebanggan bagi umat Islam di Kabupaten Kapuas. “ Saya mohon doa restu dan dukungan , mudah-mudahan tahun 2012 pembangunan Masjid Agung Al Mukarram 188
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

sudah selesai “ , ungkap HM Mawardi. Hal itu disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Al Muhajirin, Desa Naning , Kecamatan Basarang, Senin (13/6) malam. Kepada umat Islam setempat, HM Mawardi mengajak mari bersama-sama bergotong royong untuk penyelesaian rehab pembangunan Masjid Al Muhajirin ini. Karena ini inti dari kehidupan ini adalah kita banyak-banyak berbuat kebaikan untuk menambah amal . Dia juga mengajak , didalam kehidupan ini agar selalu bersemangat , bekerja keras . “ Tanpa semangat dan kerja keras , maka tidak mungkin kita mencapai kehidupan yang kita cita-citakan” terang HM Mawardi. Di Kabupaten Kapuas ini, menurut Mawardi , tampak terlihat umat mulim cukup bersemangat untuk melaksanakan kegiatan peringatan hari-hari besar Islam, seperti Isra Mi’raj dan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, ini menunjukan bahwa kita sangat mencintaan Nabi Besar Muhammad SAW. Juga menunjukan kebersamaan, dengan kebersamaan , persatuan dan kesatuan membawa Kabupaten Kapuas yang Amanah (Aman, Maju, Mandiri Sejahtera dan Tangguh). Orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini juga menyampaikan beberapa program pelayanan gratis untuk membantu langsung masyarkat , dan program pembangunan lainnya. Pada bagian lain dia mengutarakan , “ saya, Insya Allah bersama keluarga , tanggal 30 Juni 2011 , akan melaksanakan Ibadah Umroh , mohon doa restunya “, harap Mawardi. Di Tanah Suci Mekkah nanti , Insya Allah, saya akan berdoa untuk keselamatan, kedamaian , keamanan , kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kapuas, tutur Mawardi. Kedatangan Bupati HM Mawardi di Desa Naning disambut penuh antusiah oleh warga masyarakat yang memenuhi ruangan dan halaman Masjid Al Muhajirin. “ Kami merasa berbahagia dan bangga atas kehadiran bapak Bupati HM Mawardi di sini ”, ungkap ketua pantia Sutarmin. Pada kesempatan itu Bupati menyerahkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk 6 buah rumah ibaadah di Kecamatan Basarang. Kemudian secara pribadi HM Mawardi memberikan santunan kepada para jompo dan anak yatim di Desa Naning, dan untuk Desa Tamban Catur, pada hari yang sama, santunan di serahkan Asisten Administarsi Umum Setda Kapuas, Drs Johansyah. Penceramah uraian hikmah Isra Mi’raj saat itu disampaiakan Habib Mustafa Al Idris dari Jakarta ( Humas)

LAGI, BUPATI DAPAT PENGHARGAAN LENCANA EMAS KTNA
Wednesday, June 15, 2011
TENGGARONG – Kembali Bupati Kapuas HM Mawardi menerima penghargaan tingkat nasional. Jika sebelumnya menerima piagam Adipura, kini Bupati Kapuas menerima Lencana Emas Adi Bakti Tani Nelayan Tingkat Madya. Penyematan dilakukan secara langsung oleh Ketua Kelompok KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) Nasional Ir H Winarno Tohir disaksikan Gubernur Kaltim H Awang Farouk di Gedung Puteri Karang Melenuh Kota Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kaltim, Rabu (15/6) siang. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan Rembug Utama Pekan Nasional (Penas) XIII Petani-Nelayan Tahun 2011 yang dihadiri oleh ribuan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia. Selain itu para peserta juga berasal dari Ketua KTNA

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

189

provinsi/kabupaten/kota se Indonesia. Menurut Ketua KTNA Nasional Winarno Tohir penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah yang dinilai peduli dengan para petani dan nelayan. Penghargaan ini juga diberikan kepada para pakar, peneliti dan pihak swasta yang juga peduli dengan petani dan nelayan. “Kegiatan Penas tahun ini merupakan Penas termegah selama kegiatan ini digelar. Bahkan nantinya jumlah peserta diperkirakan mencapai 30 ribu orang dari seluruh Indonesia,” kata Winarno. Rencananya kegiatan Penas akan dibuka secara langsung oleh Wakil Presiden RI pada tanggal 18 Juni 2011, sedangkan puncak acara oleh Presiden RI dan penutupan tanggal 23 Juni 2011. Ditempat yang sama Kadis Pertanian dan TPH Kabupaten Kapuas Ir Ishak Basseri menjelaskan lencana emas KTNA ini diberikan kepada Bupati Kapuas yang dinilai punya keperdulian tinggi terhadap pertanian dalam arti luas. Caranya dengan memperhatikan nasib para petani dan nelayan. Kemudian mendukung kegiatan KTNA yang ada di wilayahnya. “Perlu diketahui saat ini keperdulian Bapak Bupati terhadap para petani sangat tinggi. Misalnya dengan memberikan bantuan pupuk dan bibit pertanian. Selain itu peningkatan infrastruktur jalan desa ke sentra-sentra produksi pertanian,” terang Ishak. Lebih jauh dijelaskan tak hanya para petani yang diberi perhatian, melainkan para nelayan juga mendapatkan perlakuan serupa. Salah satunya dengan memberikan bibit ikan dan pakan ikan secara cuma-cuma dan telah membangun pelabuhan pendaratan ikan dan pasar ikan grosir di Kota Kuala Kapuas. Selain itu Kabupaten Kapuas menjadi percontohan kawasan minapolitan budidaya di Provinsi Kalteng. (humas)

APKASI KALTENG TOLAK KAJIAN TIM TERPADU
Thursday, June 16, 2011
KUALA KAPUAS – Terkait rencana Kementerian Kehutanan RI yang akan menyetujui dan menyerahkan peta Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Provinsi Kalteng mendapat tanggapan dari Ketua Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Kalteng HM Mawardi. Menurut Mawardi jika nanti hasil peta RTRWP tersebut mengacu/mengakomodir Perda No 8 Tahun 2003 tentang RTRWP Provinsi Kalteng maka selaku koordinasi APKASI pihaknya akan mendukung. “Namun jika hasil tim terpadu dipaksanakan untuk dijadikan dasar RTRWP Provinsi Kalteng, maka sudah barang tentu tidak sesuai dengan harapan seluruh Bupati dan Walikota yang bersepakat tentang acuan Perda RTRWP No 8/2003,” kata Mawardi yang juga menjabat sebagai Bupati Kapuas ini. Diungkapnya saat ini perkembangan di

190

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

lapangan pembangunan sudah berjalan dan ini hendaknya harus diakomodir dalam perubahan RTRWP Provinsi Kalteng. “Secara tegas saya katakan APKASI Kalteng tidak setuju jika dalam penetapan RTRWP mengacu pada hasil tim terhadu. Sebab yang diakomodir non kawasan hutan hanya 1,4 juta hektare. Sementara Perda 8/2003 non kehutanannya adalah 5 juta hektare. Ini kan namanya kemunduran, bukan kemajuan yang dicapai,” tegas Mawardi. Bahkan penolakan tersebut telah kami sampaikan beberapa waktu yang lalu sebelum dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IV DPR RI yang dipimpin Gubernur Kalteng bersama Bupati dan Walikota se Kalteng pada tahun 2010 lalu. Dijelasknnya kajian tim terpadu dari pemerintah pusat menetapkan kawasan non kehutanan 1,4 juta hektare saja. Semantara RTRWP Provinsi Kalteng seluas 5 juta hektare. Padahal didaerah. tersebut sudah terjadi pembangunan. Disamping itu Perda No 8 Tahhun 2003 adalah sah menurut fatwa Jaksa Agung. Perda adalah hukum yang hidup didaerah yang mengikat masyarakatnya. Termasuk juga putusan Pengadilan Negeri di Barito Utara, bahwa Perda tersebut juga diakui di lapangan. Lebih jauh dikatakan jangan sampai apa yang ditetapkan dalam peta RTRWP tersebut akan berdampak luas dari berbagai aspek. Seperti kepastian dalam pengelolaan pembangunan terkait kawasan ataupun kenyamanan dalam dunia usaha serta kepastian hukum dalam berinvestasi, termasuk penghormatan terhadap proverti right atas asetaset pembangunan pemerintah, maupun masyarakat atau pihak swasta. Saat ini pemanfaatan ruang mengacu pada Perda sehingga diharapkan nantinya peta RTRWP yang akan disetujui tetap dimulai ataupun mengakomodir Perda yang telah ada sesuai kesepatan Bupati dan Walikota yang tergabung dalam APKASI se Kalteng. (humas)

HABIB MUSTAFA CERAMAH DI ANJIR DAN MANTANGAI
Friday, June 17, 2011
KUALA KAPUAS – Habib Mustafa Abdullah Al Idrus dari Jakarta memberikan ceramah agama pada peringatan Isra Mi’Raj Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Al Wusta Desa Anjir Serapat Timur , Kecamatan Kapuas timur, dan di Masjid Nurul Islam Desa Mantangai Hilir, Kecamatan Mantangai, Rabu (15/6) pagi dan siang. Dalam ceramahnya Habib Mustafa mengatakan peringatan Isra Miraj pada bulan Rajab ini, semestinya dijadikan evaluasi bagi setiap muslim dalam melaksanakan perintah sholat. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa peristiwa ini tidak akan dilupakan kaum muslimin, karena perintah sholat lima waktu dalam sehari semalam , diberikan oleh Allah SWT pada saat Isra dan Miraj. Sholat sebagai tiang agama tidak akan lepas dari peristiwa Isra dan Miraj Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam Habib juga mengingatkan umat muslim agar tidak lupa untuk melaksanakan sholat lima waktu. Pada kesempatan yang sama, Asisten Administarasi Umum Setda Kabupaten Kapuas Drs Johansyah menyampaikan beberapa program Pemerintah Kabupaten Kapuas. Program dimaksud diantaranya pelayanan gratis Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan Akta Kelahiran serta sebelas pelayanan dasar kesehatan gratis bagi masyarakat. Program pelayanan gratis tersebut hendaknya dapat dimamfaatkan dengan baik oleh

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

191

masyarakat Kabupaten Kapuas, harap Johansyah. Pada kesempatan itu diserahkan bantuan pribadi dari Bupati HM Mawardi berupa santunan untuk para jompo dan anak yatim. Peringatan Isra Miraj tersebut dihadiri beberapa kepala SKPD, Ketua MUI Kabupaten Kapuas, KH Abdul Muthalib, Camat setempat dan sejumlah kaum muslimin dan muslimat. (humas)

KONTINGEN PENAS XIII KTNA KAPUAS DILEPAS
Friday, June 17, 2011
KUALA KAPUAS – Sebanyak 90 peserta dan peninjau kontingen Pekan Nasional (PENAS) XIII Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) asal Kabupaten Kapuas dilepas keberangkatannya oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan I Dewa Gede Oka di Aula Kantor Bupati, Kamis (16/6) sore. Pelepasan kontingen asal Kabupaten Kapuas ini dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pertanian dan TPH Kapuas Ir Ishak Basseri, Kabag Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kapuas Drs Ibak. Pada kesempatan itu Oka yang mewakili Bupati Kapuas HM Mawardi meminta kepada peserta asal Kapuas untuk selalu menjaga kesehatan selama mengikuti kegiatan ini. Dia mengharapkan dengan diadakannya PENAS XIII KTNA dapat terjalin kekompakan kontingen dan dapat bersilaturahmi dengan kelompok yang lainnya. Pekan Nasional (PENAS XIII) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) akan dilaksanakan di Kabupaten Kutai Kertanegara Kalimantan Timur pada tanggal 18 s/d 23 Juni 2011. “Jadikanlah kesempatan ini untuk bertukar pikiran dan pendapat sesame peserta PENAS. Saya juga meminta kepada para pendamping untuk memperhatikan kondisi peserta sebab perjalanan cukup jauh, jangan sampai ada yang sakit,” kata mantan Kepala Dinas Perhubungan Kapuas ini. Lebih lanjut dijelaskan PENAS XIII KTNA merupakan salah satu metode penyuluhan pertanian yang dapat membangkitkan semangat dan tanggung jawab serta kemandirian para petani, nelayan dalam meningkatkan pembangunan pertanian, yang bertujuan mempercepat terwujudnya pertanian yang tangguh. “Saya mendukung kegiatan ini dan tolong buktikan bahwa Kontingen Kabupaten Kapuas tidak kalah dan mampu bersaing dengan kontingen lainnya,” kata Oka. Keikutsertaan Kontingen Kabupaten Kapuas pada PENAS XIII di Desa Parjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kertanegara (KUKAR) dapat berjalan lancar dan berhasil baik. Kontingen PENAS XIII KTNA ini berasal dari Dinas Pertanian, Perkebunan, Perternakan kemudian Perikanan serta Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Kapuas. Kemudian para peserta juga berasal dari anggota dan pengurus KTNA Kabupaten Kapuas.(humas)

192

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

WARGA DOAKAN BUPATI AGAR DIBERI KESEHATAN
Friday, June 17, 2011
KUALA KAPUAS – Warga masyarakat yang berada di Desa Pangkalan Sari Kecamatan Basarang mendoakan Bupati Kapuas HM Mawardi agar diberi kesehatan dalam memimpin Kabupaten Kapuas. Bahkan mereka berkeinginan agar Bupati dapat terus melakukan pembangunan agar Kapuas menjadi daerah yang maju dari daerah lain. Hal ini disampaikan oleh Muliadi salah satu warga desa setempat saat memberikan sambutan pada kegiatan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di Masjid Noorhidayah Desa Pangkalan Sari Kecamatan Basarang, Jumat (17/6) siang. “Mewakili warga dan pengurus masjid saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bapak Bupati beserta rombongan hadir di tempat ini. Pada kesempatan ini kami juga memohon maaf jika dalam penyelenggaraan kegiatan ini banyak mengalami kekurangan. Maklum kami orang desa,” kata Muliadi yang juga dipercaya sebagai ketua panitia kegiatan. Sementara itu Bupati Kapuas HM Mawardi mengucapkan terima kasih atas penyambutan dan perhatian yang diberikan oleh warga Desa Pangkalan Sari. Bahkan orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini juga mengajak masyarakat untuk ikut bersama-sama membangun daerah ini. “Sebenarnya tidak ada beda antara orang desa dan kota. Jika kita bersama-sama bekerja keras maka harapan kita agar Kapuas menjadi Amanah (aman, maju, sejahtera, madindiri dan tangguh),” terang Mawardi. Bahkan pada kesempatan Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus menerus menjaga kerukunan bersama. Apakah antara umat beragama, dengan pemerintah dan sesama manusia. Pada kesempatan itu Bupati juga menyerahkan bantuan keagamaan untuk membantu langgar yang ada di daerah setempat. Tercatat tiga langgar yang mendapat bantuan. Langgar itu adalah Langgar Al Hikmah, Langgar Miftahussalam dan Langgar Nrul Yaqin yang masing-masing dibantu Rp5 juta. Selain itu, Mawardi juga berkenan memberikan bingkisan kepada kepada anak yatim piatu dan para janda-janda tua. Sementara itu tausiah peringatan Isra Miraj diisi oleh Ketua MUI Kapuas HK Abdul Muthalib. Pada saat kegiatan tampak pula Kapolres, Kajari serta sejumlah pejabat eselon II, III dan IV. (humas)

MARI BERBUAT LEBIH BAIK
Sunday, June 19, 2011
KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM dalam sambutan tertulis dibacakan Sekda Drs H Nurul Edy MSi , mengajak mari kita buka pandangan pada cakrawala yang lebih luas, bahwa kita masih punya peluang untuk berbuat lebih baik lagi dan dapat bekerjasama. Ajakan itu disampaikan pada peringatan pada hari ulang tahun Fardhu Kifayah Al Istiqomah di Musholla Jamiatul Islamiyah, Tamban Baru Selatan Kecamatan Tamban Catur, Sabtu (18/6). Bupati HM Mawardi menyampaikan ucapan selamat kepada Fardhu Kifayah Al Istiqomah , yang melayani masyarakat, sebagai rukun kematian. Kita berharap mampu berkiprah guna mewarnai perkembangan masyarakat
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

193

Kapuas dalam arti yang positif. Dengan langkah , berupaya memahami anggotanya. Menyelaraskan masalah pada kegiatan yang rasional dan aplikatif sesuai dengan tujuan kerukunan. Dikatakan Bupati, Fardhu Kipayah dibentuk sesuai dengan kebiasaan masyarakat daerah kita. Sesuai dengan ajaran Islam , bahkan bersinergi positif dengan budaya masyarakat. Kepada masyarakat setempat , Sekda Nurul Edy menghimbau agar menjaga dan memelihara fasilitas infrastrukur yang telah ada. “ Pembangunan yang telah berjalan saat ini, sesuai dengan visi dan misi kepala daerah , yaitu membangun ekonomi kerakyatan, terang Nurul Edy. Situasi yang kondusif selama ini agar tetap dijaga dan ditingkatkan , agar pembangunan terus berjalan dengan lancar, pinta Nurul Edy. Kegiatan tersebut diisi dengan zikir dipimpin KH Asri , diikuti jemaah yang memenuhi ruangan dan halaman Musollah Jamiatul Islamiyah. Dalam tausiyahnya KH Asri mengatakan, zikir merupakan upaya untuk mendekatkan diri kita kepada Allah SWT, “ Dengan berzikir kita akan selalu ingat kepada Allah SWT , hal tersebut dapat mencegah diri dari perbuatan yang dilarang oleh ajaran agama “, tutur KH Asri. Pada kesempatan itu , Sekda Nurul Edy menyerahkan bantuan uang Rp 5 juta , dari Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk pembangunan Musolla Jamiatul Islamiyah Desa Tamban Baru Selatan (Humas)

TERUSAN CONTOH KECIL BUMI PANCASILA
Monday, June 20, 2011
KUALA KAPUAS - Propinsi Kalimantan tengah telah terpilih sebagai tempat penganugerahan pemimpin Pancasila yang dibarengi dengan ikrar dari Bumi Tambun Bungai dideklarasikan menjadi Bumi Pancasila. Dengan Ikrar tersebut kita Implementasikan nilai-nilai pancasila didalam kehidupan sehari-hari. Saya yakin bahwa bahwa di Terusan Tengah ini adalah contoh kecil dari bumi pancasila sehingga tempat yang baik bagi syiar islam yang Lil Al Amin yang kita anut sehingga bebas dapat melaksanakan kegiatan beribadah. Demikian disampaikan Bupati Kapuas HM. Mawardi dalam sambutan tertulis dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kapuas Drs Johansyah pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid AlHidayah, Desa Terusan Karya Kecamatan Bataguh, Minggu (19/6) malam. Waktu dengan cepat berlalu dan janganlah terlena dengan urusan duniawi namun jangan melupakan masalah ukhrawi sebab keduanya bersatu, bergandengan tangan laksana dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan, ungkap Mawardi. Sehubungan dengan hal tersebut peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW adalah berkat kerjasama antara umara, ulama, dan umat. Semua komponen ini selalu seiring sejalan dalam melaksanakan Syiar Islam khususnya di kota air dan sekitarnya. Mawardi mengharapkan kita selalu sadar bahwa perkembangan dan kemajuan ilmu tekhnologi tidak semuanya bersifat positif bagi kehidupan manusia namun terdapat nilai negatif bila para pelakunya 194
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

belum siap menghadapinya. Maka bagi kita umat muslim baik yang berkedudukan eksekutif, legislatif dan para alim ulama selalu saling mengingatkan apa yang harus kita kerjakan untuk kemaslahatan dan apa yang harus kita cegah dari berbagai bentuk kemungkaran. Pada kesempatan yang sama H. Marino dalam tausiahnya mengajak kepada semua untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Pada kesempatan itu Asisten Administrasi Umum Drs Johansyah menyerahkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk pembangunan masjid Al Hidayah Desa Terusan Karya sebesar Rp 7juta. Kemudian penyerahan santunan dari Bupati HM Mawardi pribadi untuk para jompo dan anak yatim. Dihadiri beberapa kepala SKPD, Ketua MUI Kapuas, KH Abdul Muthalib, Camat Bataguh Drs Aswan MSi dan sejumlah jemaah Masjid Al Hidayah. (humas)

PEMKAB GELAR PENCERAHAN DAN MOTIVASI DIRI
Monday, June 20, 2011
KUALA KAPUAS – Setelah sukses menghadirkan sang motivator Ippho Santosa, akhir bulan Januari 2011 lalu. Pemerintah Kabupaten Kapuas kembali akan mengelar Pencerahan dan Motivasi Diri , menghadirkan The Best Motivator (motivator No 1 ) Adrie Wongso. Kegiatan itu di gelar pada hari Rabu, 22 Juni 2011, pukul 08.30 Wib , di Aula Kantor Bupati Kapuas. Pencerahan dan Motivasi diri tersebut di gelar sebagaimana janji Bapak Bupati Kapuas HM Mawardi, pada seminar Motivasi oleh Ippho Santosa , bahwa beliau ( Bapak Bupati) akan menghadirkan lagi motivator lain , di waktu yang akan datang. Demikian disampaikan Sekda Kapuas Drs H Nurul Edy Msi, di ruang kerjanya, Senin (20/6) pagi. Ditambahkan Sekda , pada kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas didukung oleh pihak swasta, PT Telen Orbit Prima (TOP), sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap peningkatan sumber daya manusia. Bertujuan untuk meningkatkan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai/Karyawan swasta, dan GuruGuru di Kabupaten Kapuas, sehingga dapat bekerja secara profesional , membentuk sikap mental positif, dispilin, bertanggung jawab, pantang menyerah dan ulet, ungkap Nurul Edy. Sekda Nurul Edy mengharapkan, kepada seluruh PNS , Pegawai/Karyawan swasta , dan Guru-Guru untuk hadir pada kegiatan tersebut. “ Kesempatan berharga ini agar jangan disia-siakan, untuk menambah dan memperluas wawasan meraih kesuksesan ”, terang Nurul Edy.

BUPATI PANEN PADI DI CEMARA LABAT
Monday, June 20, 2011
KUALA KAPUAS - Ribuan hektare hamparan padi di Desa Cemara Labat Kecamatan Kapuas Kuala siap panen. Menariknya panen perdana dilakukan langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi, Senin (20/6) pagi. Bahkan saat melakukan panen Bupati didampingi oleh Wakil Bupati Kapuas, Wakil Ketua DPRD Mahmud Iif Saifuddin serta sejumlah unsur Muspida lainnya. Jumlah total luas panen mencapai 2 ribu hektare yang terbagi di dua desa yakni Desa Cemara Labat (1.500 ha) dan Desa Pematang (500 ha). Setiap hekate mampu menghasilkan 4,20 ton
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

195

gabah kering giling. Bupati Kapuas HM Mawardi saat memberikan sambutan dihadapan ratusan warga menjelaskan Kabupaten Kapuas merupakan daerah sentra produksi padi di Kalteng. Setiap tahun lebih dari 93 ribu hektare lahan di tanami padi, baik sekali tanam maupun dua kali tanam setahun. "Ini menjadi kita dikenal di Kalteng sebagi lumbung padi, karena sekitar 54 persen padi berasal dari daerah kita," jelasnya. Bahkan Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada para petani di Desa Cemara Labat atas dukungannya terhadap pembangunan pertanian di Kapuas. Selain itu melalui visi misi Kabupaten Kapuas yang ditikberatkan pada sektor pertanian telah dilaksanakan program peningkatan produksi padi sebesar 50.000 ton gabah kering giling per tahun. Memperhatikan realisasi yang sudah dicapai, maka kita harus optimis terhadap keberhasilan yang akan diraih melalui langkah strategis yang dilakukan. Lebih jauh dijelaskan Desa Cemara Labat memiliki lahan persawahan yang cukup luas. Tentunya memiliki peluang untuk dikembangkan secara baik sehingga lebih memberikan manfaat untuk peningkatan kesejahteraan khususnya bagi warga masyarakat di daerah ini dan sekitarnya. "Mari kita bersama-sama melakukan perubahan yaitu dengan mengoptimalkan lahan dari satu kali tanam menjadi dua kali taman," ungkapnya. Selain padi sebagai komuditas utama, paliwija yaitu ubi jalar dan ubi kayu yang sudah dikembangkan di daerah ini dan berpotensi untuk dikembangkan. Demikian pula komuditi holtikultura sayuran yang mempunyai nilai ekonomi dan bisa memberikan kontribusi terhadap pertanian keluarga, tidak menutup kemungkinan juga untuk dikembangkan. Ditampat yang sama Camat Kapuas Kuala Asy'ari menjelaskan wilayah Cemara Labat merupakan daerah yang luar biasa. Sebab selain memiliki potensi pertanian, daerah ini juga menjadi salah satu daerah penghasil perikanan sebab telah banyak warga yang mengelola tambak ikan. Bahkan nantinya daerah ini akan maju karena tak jauh dengan desa ini telah dibangun Pelabuhan Laut Batanjung. "Pada kesempatan yang berbahagia ini saya juga menyampaikan keinginan warga untuk dapat dilakukan perbaikan jalan khusunya jalan Batanjung menuju Cemara Labat," ungkapnya. Pada kesempatan itu juga dilakukan dialog dengan warga setempat. Dialog tak hanya mencakup melainkan masalah kredit lunak usaha serta tentang pemberian layanan kesehatan gratis di tingkat puskesmas. Disela kegiatan Bupati berkenan memberikan bantuan alat-alat pertanian yang diterima oleh perwakilan warga setempat. (humas)

KONDISI MASJID MEMPRIHATINKAN, DIBANTU Rp85 JUTA
Monday, June 20, 2011
KUALA KAPUAS – Kondisi masjid yang memprihatinkan di Desa Cemara Labat Kecamatan Kapuas Kuala menjadi perhatian Bupati Kapuas HM Mawardi. Disaat menggelar kegiatan di desa tersebut, Senin (20/6), Bupati dan Wakil Bupati Suraria

196

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Nahan menyempatkan diri melihat langsung kondisi masjid dimaksud didampingi pengurus masjid. Masjid Al Qamar saat ini kondisinya sungguh jauh dari layak untuk digunakan sebagai sarana ibadah. Melihat kondisi tersebut, Bupati secara spontan meminta kepada Kepala SKPD yang ikut serta mendampingi saat melakukan panen padi di desa tersebut untuk ikut membantu penyelesaian pembangunan masjid. “Tolong nanti Kepala SKPD bantu masjid ini agar cepat selesai diperbaiki. Apalagi kita lihat sendiri kondisi masjid sudah mengalami kerusakan karena termakan usia,” kata Mawardi. Menurut pengurus Masjid Al Qamar, H Taufik, saat ini kondisi masjid yang belum selesai diperbaiki tersebut terlihat banyak kerusakan. Bahkan atap masjid banyak bolong sehingga jika hujan datang maka masjid akan kebanjiran. “Masjid ini dibangun tahun 1960 dengan luas 12X12 meter. Saat ini kami akan memperluas bangunan masjid menjadi 20X20 meter. Tapi kami saat ini hanya mampu membuat tiang masjid dari cor beton,” kata Taufik. Untuk merampungkan bangunan masjid ini, pihaknya memperkirakan akan memerlukan dana sekitar Rp200 juta lebih dan nantinya diharapkan mampu menampung seribu jamaah. “Jumlah penduduk di desa ini mencapai 800 kepala keluarga,” tambahnya. Menariknya dana dari kunjungan Bupati Kapuas tersebut berhasil dikumpulkan dana secara spontan mencapai Rp85 juta. Dana ini berasal Bupati dan Wakil Bupati Rp25 juta, Dinas Transmigrasi Rp10 juta, Dinas PU Rp10 juta, Dinas Pertanian Rp5 juta, Dinas Kelautan dan Perikanan Rp5 juta. Kemudian dari Dinas Perkebunan dan Kehutanan Rp5 Juta, PDAM Rp5 juta, Dispenda Rp2,5 juta, Bappeda Rp2,5 juta, Dinas Kesehatan Rp2,5 juta, RSUD Rp2,5 juta dan Disnaker rp2,5 juta. Lalu dari Bank Pembangunan Kalteng, Bank Mandiri, BRI masing Rp1 juta. (humas)

IBU JOMPO SENANG DAN TERHARU
Tuesday, June 21, 2011
KUALA KAPUAS – Tampak dari raut wajah seorang ibu jompo bernama Niah begitu senang dan terharu, sembari spontan mengucapkan terima kasih, begitu Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM menyerahkan santunan kepadanya. Pemandangan itu terlihat saat Bupati HM Mawardi secara pribadi memberikan santunan kepada para jompo dan anak yatim , pada peringatan Isra Mi’ raj Nabi Muhammad SAW di Handil Cempaka Desa Anjir Serapat Timur, Kecamatan Kapuas Timur, Senin (20/6) sore. Santunan yang diberikan sebagai wujud rasa simpati dan kepedulian HM Marwardi. Pada kesempatan itu Bupati HM Mawardi mengajak masyakat untuk bersama-sama berdoa, agar Kabupaten Kapuas yang kita cintai ini menjadi Amanah ( Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh), sehingga rakyatnya sejahtera, makmur, aman dan damai. “ Mari kita terus bekerja dengan penuh semangat dan ulet dalam
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

197

mengolah lahan pertanian dan usaha lainnya, untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, ajak HM Mawardi. Tahun depan, terang orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini menyatakan , Pemerintah Kabupaten Kapuas memprogram khitan/sunat gratis, disamping program-program pelayanan gratis yang telah ada, diantaranya sebelas pelayanan dasar gratis. Program pelayanan gratis itu bertujuan untuk melayani dan membantu masyarakat menjaga kesehatan , untuk itu agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, harap HM Mawardi. “ Kalau kesehatan terjaga , maka kita dapat melaksanakan aktifitas dengan baik “, katanya. Sementara itu , H Marino S.Ag dalam tausiyahnya menegaskan, tidak ada alasan untuk kita malas beribadah , karena kita sudah banyak diberikan kenikmatan oleh Allah SWT, seperti nikmat hidup, nikmat sehat dan nikmmat lainnya. Pada kesempatan itu, Bupati HM Mawardi menyerahkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk Masjid Darussalam dan Masjid Baitul Abrar. Juga di gelar khitanan gratis (Humas).

6 RAPERDA DIUSULKAN, 5 DISETUJUI JADI PERDA
Tuesday, June 21, 2011
KUALA KAPUAS – Setelah melalui proses pembahasan antara pihak eksekutif dan legislatif, akhirnya lima buah Rancangan Peraturan Daerah (Raparda) akhirnya disetujui oleh DPRD Kabupaten Kapuas untuk dijadikan Perda. Hal ini tergambar pada saat Rapat Paripurna Ke – 3 Masa Persidangan IITahun Sidang 2011 DPRD dengan Acara Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi Pendukung Dewan dan Penandatanganan Persetujuan Bersama Tentang 5 Buah Raperda, Selasa (21/6) pagi. Pada saat itu juga dilakukan penandatangan persetujuan bersama antara unsur Ketua DPRD dengan Bupati Kapuas HM Mawardi disaksikan Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan. Kemudian dilakukan pula penyerahan naskah raperda oleh Ketua DPRD Robert L Gerung dan Bupati Kapuas. Bupati Kapuas HM Mawardi saat menyampaikan sambutan mengatakan sebanyak lima buah Raperda tersebut selanjutnya ditetapkan menjadi Perda Kabupaten Kapuas. ”Dengan disetujuinya hal tersebut dengan demikian Pemkab Kapuas memiliki produk hukum daerah yang menjadi dasar bagi kita untuk melaksanakan dan mewujudkan otonomi daerah secara benar dan bertanggung jawab,” terangnya. Di sisi lain dengan terbentuknya perda ini diharapkan dapat menciptakan kondisi Kapuas yang aman indah dan ramah diperlukan upaya-upaya untuk menjaga keamanan, keindahan dan kerapian yang melibatkan seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Kapuas serta meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Kemudian untuk meningkatkan populasi dan produksi ternak dalam membentuk kawasan pengembangan ternak menuju swasembada daging dan sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan peternak di kabupaten kapuas yang kesemuanya ini pada gilirannya akan dapat menjawab semua tantangan yang kita hadapi khususnya di bidang pendanaan.

198

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Sebagaimana diketahui bersama bahwa yang telah saya ajukan dari enam buah Raperda yaitu Raperda tentang penerimaan sumbangan pihak ketiga kepada daerah kabupaten kapuas. Raperda tentang ketertiban umum, kebersihan dan pertamanan. Raperda tentang perizinan usaha perkebunan di wilayah Kabupaten Kapuas, Raperda tentang pengembangan ternak, Raperda tentang perubahan atas Perda No. 15 Tahun 1990 tentang PDAM serta Raperda tentang penambahan penyertaan modal Pemkab Kapuas pada PT BPK. Dari enam buah Raperda telah disetujui lima buah Raperda telah ditetapkan menjadi Perda Kabupaten Kapuas, sedangkan Raperda tentang perizinan usaha perkebunan di wilayah Kapuas, DPRD menganggap perlu untuk mendalami dan mengkaji Raperda tersebut dan akan dibahas lebih lanjut yang akan dijadwalkan kemudian. Peraturan daerah kabupaten kapuas tentang perizinan usaha perkebunan di wilayah kabupaten kapuas dilakukan penundaan penetapannya dan segera dijadwalkan melalui rapat badan musyawarah (banmus) DPRD Kabupaten Kapuas yang akan datang, untuk dibahas dan mendapat pengkajian secara komperhensif bersama guna tersedianya payung hukum dan keberlanjutan izin investasi yang telah ada, dan sedang berjalan selama ini untuk menghindari terjadinya stagnan operasionalnya di lapangan. Lebih lanjut dijelaskan disadari atau tidak bahwa di era reformasi ini ada kecenderungan menguatnya tuntutan demokrasi dan otonomi daerah, tuntutan tersebut membawa konsekuensinya yang sangat luas dalam berbagai bidang terutama pentingnya pemaknaan dan pemahaman yang lengkap, sistimatis dan komprehensif terhadap esensi otonomi daerah itu sendiri. Mengingat otonomi membutuhkan persiapan dan kemampuan masing-masing daerah untuk mengatur dan mengurus pemerintahannya secara benar, dengan mengedepankan prisip-prisip atau asas-asas pemerintahan yang baik (good government) serta tata pemerintahan yang baik (good governance). Untuk mewujudkan hal tersebut perlu di perkuat dengan suatu produk hukum daerah yang responsif, berkeadilan yang dapat mengakomodir kepentingan masyarakat sebagai perwujudan otonomi daerah yang berhak mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri, urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (humas)

ISRA MI’RAJ MOMEN UNTUK INTROPEKSI DIRI
Wednesday, June 22, 2011
KUALA KAPUAS – Isra Miraj merupakan momen yang baik untuk mengingatkan kita agar selalu melakukan Instropeksi dan perbaikan diri dalam hal beribadah kepada Allah SWT. Sebab , saat Isra Miraj itulah umat Islam diberikan perintah untuk melaksanakan salat lima waktu dalam sehari semalam sebagai bentuk ketaqwaan. Hal ini dikatakan oleh oleh peceramah KH Ahmad Fauzi saat memberikan siraman rohani di Masjid Sua’da Kelurahan Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung, Selasa (21/6) siang. Peceramah asal Anjir km 11 ini menuturkan perjalanan Isra Mi’raj merupakan sebuah keistimewaan Nabi Besar Muhammad SAW yang tidak diberikan kepada nabi-nabi yang lain. Dalam perjalanan tersebut Rasulullah menerima perintah untuk melaksanakan salat lima waktu dalam sehari semalam. “Salat merupakan wujud ketaqwaan seorang muslim terhadap Rabb - Nya dan amalan yang

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

199

paling dicintai oleh Allah SWT adalah salat tepat pada waktunya,” ungkapnya. Ditempat yang sama Asisten III Setda Kapuas Drs Johansyah yang saat itu mewakili Bupati Kapuas menjelaskan bahwa mengatakan kita patut bersyukur karena Bumi Tambun Bungai diberi anugerah yang melimpah dari Allah SWT. “Mari kita bersama-sama mewujudnyatakan kesejahteraan masyarakat, mengangkat harkat dan martabat secara berkelanjutan, seluruh komponen masyarakat Kabupaten Kapuas,” terangnya. Selain doa dan ibadah kerja keras juga diperlukan sebagai upaya untuk mencapai cita-cita menuju Kapuas yang Amanah (Aman, Maju, Mandiri dan Tangguh), karena berkat kerja keras tersebut Kabupaten Kapuas menerima penghargaan baik dari bidang lingkungan hidup, bidang kesehatan, bidang pendidikan, bidang pertanian/perikanan dan bidangbidang lainnya. (humas)

ANDRIE WONGSO BANGKITKAN SEMANGAT PNS PEMKAB KAPUAS
Wednesday, June 22, 2011
KUALA KAPUAS – Luar biasa. Itulah yang tergambar saat motivator Adrie Wongso saat memberikan pencerahan semangat di hadapan ratusan PNS Pemkab Kapuas yang memadati Aula Kantor Bupati Kapuas, Rabu (22/6) pagi. Acara yang didukung oleh PT Telen Orbit Prima (TOP) ini dihadiri langsung oleh Bupati Kapuas HM Mawardi, Wakil Bupati Suraria Nahan, Sekda Nurul Edy serta pejabat esolon II, III dan IV serta staf lingkup Pemkab Kapuas. Menariknya motivasi dari pria kelahiran Malang 57 tahun yang lalu ini mampu membangkitkan semangat para abdi negara. Salah satunya dengan ucapan ”Luar Biasa”. Artinya kata-kata ini dapat membakar semangat dan motivasi dalam berkarya. Diceritakan Andri, dirinya bukan berasal keluarga kaya raya. Melainkan berasal dari keluarga miskin. Bahkan Andrie mengaku hanya bersekolah sampai tingkat sekolah dasar dan itupun tidak selesai. ”Jangan sampai penyakit miskin mental seperti kalut, defresi, pesimis, stres dan bimbang menghinggapi kita. Lawan itu semua dengan sikap mental dengan mengatakan luar biasa karena mampu menumbuhkan sprit dan semangat,” kata pembuat kartu ucapan Herves ini. Bahkan disela kesempatan itu, Andrie juga membakar semangat pada undangan yang hadir dengan Lagu Ibu Pertiwi dan Lagu Berita Buat Kawan yang diciptakan Ebiet G Ade. Dalam memberikan motivator ini sesekali Andrie menulis di kertas serta dipandu oleh slade yang terpasang di Aula Kantor Bupati. ”Saya nyakin dan percaya Kabupaten Kapuas tiga tahun yang akan datang akan lebih baju dari sekarang. Bahkan saya terkesan dengan pertemuan yang digelar secara lesehan ini karena terus terang baru pertama kali ini saya rasakan. Nanti ini saya akan tulis di website saya,” ungkap pria yang pernah jadi bintang film kungfu ini. Bupati Kapuas HM Mawardi ketika memberikan sambutan menjelaskan semangat kebersamaan sangat diperlukan dalam membangun Kabupaten Kapuas. Bahkan dia berharap kalangan birokrasi mampu menciptakan hal-hal positif untuk membangun Kapuas yang AMANAH (aman, maju, mandiri, sejahtera dan tangguh). ”Salah wujud keberhasilan kita adalah dengan diraihnya penghargaan Adipura dan penghargaan peningkatan produksi padi selama tiga tahun berturut-turut,” jelas Mawardi. Sementara itu Deputi Direksi Operasional PT TOP, Prasetyo menuturkan pihaknya mempunyai komitmen untuk ikut serta membangun Kabupaten Kapuas. Caranya dengan mendukung Pemkab Kapuas

200

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

dalam pengembangan sumber daya manusia. ”Salah satunya kami mendatangkan motivator Andrie Wongso,” ucap Prasetyo. Usai kegiatan Bupati berkenan memberikan cenderamata dan dilanjutkan dengan pemberian buku dan majalah motivasi oleh Andrie Wongso yang diciptakan khusus bagi masyarakat Indonesia. Sedangkan tema yang diangkat dalam motivator kali ini adalah ”Raih Kunci Sukses Dengan Disiplin, Tanggung Jawab, Pantang Menyerah dan Ulet. Sebelumnya Pemkab Kapuas juga pernah mendatangkan motivator Ippo Santosa. (humas)

BUPATI : WASPADAI KEBAKARAN HUTAN
Thursday, June 23, 2011
KUALA KAPUAS – Memasuki musim kemarau , Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengingatkan warga masyarakat untuk mewaspadai kebakaran hutan dan lahan. Caranya dengan tidak membersihan lahan pertanian dan membuka lahan pertanian baru dengan cara membakar. Hal itu diingatkan HM Mawardi saat peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Baiturrahman Dadahup II A4 Desa Harapan Baru dan Masjid Al Kautsar Desa Sumber Alaska G1 Kecamatan Dadahup, Rabu (22) siang. Orang nomor satu di Kabupaten Kapuas itu mengatakan, untuk pengendalian kebakaran hutan, lahan dan pekarangan memasuki musim kemarau 2011, diperlukan kesiapsiagaan semua pihak dengan mensosialisasikan larangan membakar lahan dalam pembukaan lahan persawahan dan perkebunan sesuai aturan yang berlaku. “Saya minta masyarakat untuk tidak membakar lahan dan hutan agar asap yang ditimbulkan tidak mengganggu kesehatan. Perlu juga saya ingatkan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan,” kata Mawardi. Bagi warga yang ingin membakar lahan untuk pertanian agar luasnya dibatasi dan cara membakarnya pun harus diatur atau bergantian , secara bertahap , dan harus di jaga , agar api tidak mudah merambat ke lahan lain atau hutan. Pada bagian lain Mawardi mengharapkan agar masyarakat terus bersemangat, bekerja keras dan ulet , untuk meraih apa yang dicita-citakan , kemudian jangan lupa berdoa kepada Allah SWT . “ Mari kita bekerja dengan penuh semangat untuk membangun Kapuas yang Amanah (Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh),” ajak Mawardi. Terus bersemangat menimba ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu pengetahuan umum , sampai akhir hayat , untuk keselamatan di dunia dan di akhirat , pintanya. Sementara itu Ketua MUI Kapuas KH Abdul Mutahlib dalam tausiyahnya mengajak umat untuk bekerja dengan giat dan beribadah kepada Allah SWT . Beramal zariah sesuai kemampuannya masing-masing untuk pembangunan Masjid/Langgar dan selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Pada kesempatan itu Bupati menyerahkan batuan secara simbolis kepada pengurus Masjid Baiturahman dengan total bantuan Rp25 juta. Dana tersebut berasal dari Pemkab Kapuas Rp7 juta, dari Bupati pribadi Rp5 Juta dan kepala SKPD yang hadir serta Dirut PDAM sebesar Rp13 juta. Ditempat terpisah Bupati juga menyerahkan bantuan untuk Masjid Al Kautsar sebesar Rp7 juta , kemudian di dua Desa tersebut, Bupati HM Mawardi secara pribadi menyerahkan santunan untuk para jompo dan anak yatim.(humas)

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

201

WABUP PIMPIN JUMAT BERSIH
Friday, June 24, 2011
KUALA KAPUAS – Kegiatan gotong royong Jumat Bersih yang diprakarsai Bupati Kapuas HM Mawardi kembali digelar, Jumat (24/6) pagi. Kegiatan yang berpusat di Pasar Besar Kota Kuala Kapuas dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan. Hadir juga Sekda Nurul Edy, Asisten II Setda Kapuas Zahirsyah Rovieq, sejumlah Kepala SKPD dan unsur-unsur terkait lainnya. Sebelum kegiatan bersihbersih lingkungan pasar ini dilakukan Suraria Nahan menyampaikan bahwa program Jumat Bersih merupakan wujud kepedulian Pemkab Kapuas terhadap kebersihan lingkungan. Menurutnya program ini mulai telah membuahkan hasil. Sebab Kabupaten Kapuas telah dinobatkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup sebagai penerima piagam Adipura yang pertama kali diterima. ”Saya berharap budaya bersih ini terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ucap Suran. Disela-sela kegiatan Jumat Bersih itu Wabup menyempatkan diri meninjau kondisi pasar ikan yang berada di pinggir pelabuhan sampai menuju pasar besar. Bahkan Wabup juga sempat berbicara dengan penjual ikan yang ada dipelabuhan tersebut dan kemudian kembali lagi ke komplek Pasar Danau Mare. Sekedar diketahui masing-masing SKPD mengirimkan 6 orang stafnya untuk mengikuti kegiatan tersebut. Selain itu tampak pula dari TNI/Polri, pegawai bank dan organisasi masyarakat lainnya. (humas)

JAM KERJA PNS KEMBALI BERUBAH
Sunday, June 26, 2011
KUALA KAPUAS – Terhitung mulai 1 Juli 2011, jam kerja PNS di lingkungan Pemkab Kapuas akan mengalami perubahan. Jika pada 1 April 2011 lalu, jam kerja selama lima hari dimulai 07.00 sampai 16.30 WIB kini jam pulang kerja akan dimajukan. Hal ini berdasarkan Peraturan Bupati Kapuas Nomor 26 Tahun 2011 tentang perubahan atas Peraturan Bupati Nomor 2 Tahun 2011 tentang pelaksanaan lima hari kerja. Menurut Kabag Humas dan Protokol Setda Kapuas M Hafizi jam kerja yang mengalami perubahan pada hari Jumat. Sebelumnya PNS sudah pulang pukul 11.00 WIB, kini diperpanjang sampai sore. Dijelaskan Hafizi untuk jam kerja hari Senin sampai Kamis dimulai pukul 07.00 – 15.30 WIB dengan jam istirahat 12.00-13.00 WIB. Sementara itu pada hari Jumat dimulai pukul 06.30-07.30 yang dimulai dengan kegiatan olah raga dan dilanjutkan sampai 15.30 WIB. Sedangkan jam istirahat untuk hari Jumat mulai 11.00 sampai 12.30 WIB. “Setelah dilakukan evaluasi selama tiga bulan maka diperlukan adanya penyesuain jam 202
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

kerja. Tetapi tetap pada program lima hari kerja. Diharapkan efektivitas dan kinerja dapat ditingkatkan,” kata Hafizi. Lebih jauh Hafizi menambahkan Bupati Kapuas juga telah mengeluarkan surat edaran Nomor 061.2/1107/Org.2011 tentang pemakaian pakaian dinas di lingkungan Pemkab Kapuas yang ditujukan kepada semua Kepala SKPD. Dalam edaran tersebut dijelaskan pada hari Senin, PNS menggunakan pakaian Linmas. Kemudian hari Selasa dan Rabu menggunakan PDH warna khaki. Untuk hari Kamis semua pejabat eselon III, Bupati/Wakil Bupati menggunakan dasi dan celana/rok warna gelap. Sementara itu untuk eselon IV dan staf pelaksana pada hari Kamis tetap menggunakan pakaian PDH warna khaki. Sedangkan untuk hari Jumat pada pukul 06.30-07.30 WIB menggunakan pakaian olahraga. Lalu jam 07.30-15.30 menggunakan batik khas Kalteng plus lawung/sumping. (humas)

JALAN SEHAT WARNAI PERINGATI HANI
Sunday, June 26, 2011
KUALA KAPUAS – Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) dilaksanakan di Lapangan Bukit Ngalangkang, Minggu (26/6) pagi. Dalam peringatan HANI tersebut turut hadir, Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan selaku Ketua Badan Narkotika Kabupaten Kapuas beserta Unsur Muspida, Asisten I Drs. Lesmiriadi, Asisten II Drs. Zahirsyah Rovieq, Kepala Badan Lingkungan Hidup Andarias Lempang, Kadis Disporabudpar Edy Lukman, Kasat Narkoba Kapuas AKP Amri, serta Kejaksaan Negeri Kapuas Syaifudin Tagamal. Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan dalam sambutannya menghimbau seluruh masyarakat, marilah kita budayakan hidup sehat tanpa narkoba. Acara ini dibuka dengan kegiatan apel bersama yang kemudian dilanjutkan dengan jalan sehat dan memungut sampah dengan rute Lapangan Bukit Ngalangkang – Jl. Ahmad Yani – Jl. Anggrek – Jl. Melati – Jl. Teratai – Jl. DI Panjaitan– Jl. Seth Adji - Jl. RA Kartini – Lapangan Bukit Ngalangkang. Dengan Tema yang dicanangkan “Hutan Penyangga Kehidupan (Forest : Nature At Your Service). Dan Subtema “Mari Selamatkan Lingkungan Hidup Untuk Masa Depan Yang Lebih Baik. BNK dan Polri tidak pernah mundur dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba serta melakukan berbagai macam sosialisasi pada masyarakat maupun penegak hukum guna menyongsong Indonesia bebas narkoba tahun 2015. Oleh karena itu masalah kampanye Anti Narkoba yang terdiri dari anggota keluarga kerabat, kawan, tetangga, guru, pekerja sosial, wartawan, politisi, dan lembaga swadaya masyarakat harus mengawasi dan menjauhi narkoba yang dapat merusak kehidupan bangsa dan negara. Pada kesempatan yang sama, Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Prof Dr Ir Gusti Muhammad Hatta dalam sambutan tertulis dibacakan Wakil Bupati Suraria Nahan mengatakan hutan merupakan komponen penting bagi bumi dalam perannnya untuk menjaga keseimbanganekosistem. Oleh karena itu saya mengajak bersama-sama untuk melindungi dan mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan perlu selalu dikomunikasikan kepada masyarakat luas. Dengan maksud itu maka setiap tanggal 5 Juni diperingati hari Lingkungan Hidup
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

203

Sedunia. “Kita perlu memperhatikan dengan serius kerusakan hutan dan perubahan fungsi lahan karena memberikan kontribusi besar bagi memburuknya perubahan iklim di Indonesia,” ungkap Gusti. Ancaman kelestarian hutan perlu diantisipasi secara optimal dimana seluruh aktivitas pembangunan khususnya yang terkait dengan hutan harus berwawasan lingkungan dan mengacu ada daya dukung dan daya tampungnya. Kemudian tidak kalah menariknya, pada acara Peringatan HANI ini disemarakkan dengan Door Prize undian jalan santai. (humas)

BUPATI AJAK DOAKAN KAPUAS AMANAH
Sunday, June 26, 2011
KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM mengajak umat untuk bekerja keras, bersemangat dan mendoakan pembangunan Kapuas yang Amanah ( Aman, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Tangguh) . Ajakan itu dismpaikan HM Mawardi pada Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Mubarak Desa Anjir Serapat Tengah, Kecamatan Kapuas Timur, Minggu (26/6). “ Dengan bekerja keras , bersemangat dan berdoa kepada Allah SWT, Insya Allah segala usaha kita , seperti bertani , berdagang dan yang lainnya akan berhasil “ tutur HM Mawardi. Diharapkannya, semoga panen padi tahun ini baik dan berhasil, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para petani beserta keluarga. HM Mawardi minta doa dan dukungannya , semoga pembangunan Masjid Agung Al Mukarram sebagai Masjid kebanggaan umat Islam di Kabupaten Kapuas dapat selesai pada tahun 2012 , sebagaimana yang telah direncanakan. Kepada umat muslim agar terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT , meningkatan ukhuwah Islamiyah, persatuan antar umat beragama , ulama dan pemerintah. Orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini juga menyampaikan program-prongam pembangunan yang di laksanakan Pemerintah Kabupaten Kapuas, diantaranya pembangunan pelabuhan laut di Batanjung Kecamatan Kapuas Kuala. Pada kesempatan yang sama Habib Iderus Al Aedrus dari Martapura (Kalsel) dalam tausiyahnya mengajak umat Islam untuk pemberbanyak berbuat kebaikan dan ibadah di bulan Rajab ini, diantaranya berpuasa , bersedaqah serta amalan-amalan lainnya. Bersifat jujur, istiqamah dan menjaga lisan serta anggota tubuh lainnya untuk kebaikan. Pada kesempatan itu Bupati Kapuas menyerahkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk peningkatan pembangunan Masjid Al Mubarak sebesar Rp.7 juta. Dilanjutkan penyerahan santunan dari pribadi Bupati HM Mawardi kepada para jompo dan anak yatim. Disaksikan Ketua MUI Kapuas KH Abdul Muthalib, Ketua NU Drs H Nurani Sarji MPd, kepala SKPD dan sejumlah jemaah yang memenuhi Masjid Al Mubarak. Pada saat itu juga, di laksanakan sunatan gratis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, diikuti 49 orang peserta ( Humas)

204

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

BUPATI HADIRI RAKERNAS APKASI DI KALBAR
Monday, June 27, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi menghadiri kegiatan Rakernas/Munaslub Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalbar tanggal 24 Juni 2011. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Menurut John Phita Kadang,S.Sos.M.Si. selaku Koordinator Bidang Seminar dan Diklat Sekretariat APKASI Wilayah Kalteng menjelaskan ada beberapa materi yang disampaikan pada kegiatan yang dihadiri oleh ratusan bupati se Indonesia. Materi dimaksud adalah Meramu Kebijakan Pendukung dan Penguatan Kapasitas Daerah oleh Prof.Dr. Djohermamnsyah Djohan,MA selaku Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri RI. Kemudian dari Dirjen Kementerian Kehutanan, Sayfullah Tamliha,SP.MS (Anggota Komisi IV DPR RI), Firman Soebagyo,SE,MH (Politisi/Anggota DPR RI), Bustanul Arifin,P.Hd. (Pakar Ekonomi Pertanian) yang berbicara tentang Ketahanan Pangan dan Kebijakan kehutanan. Lalu Peran Otonomi Daerah Menuju Kemandirian Daerah dengan narasumber H.Chairuman Harahap,SH.MH (Ketua Komisi II DPR RI), Prof. Ramlan Surbakti,MA.Ph.D (Pakar Politik) dan Pengurus APKASI. Dijelaskan Jhon pada saat sesi tanya jawab Bupati Kapuas yang juga sebagai Ketua APKASI Kalteng ini sempat menyampaikan masalah RTRWP di Kalteng yang hingga kini masih belum selesai. Bahkan Bupati menilai ada beberapa hal terkait persoalan yang ada di Kalteng Khususnya hasil kajian tim terpadu terkait RTRWP Provinsi Kalteng. Yakni tentang perubahan peruntukan kawasan hutan di Provinsi Kalteng yang menurut Bupati Kapuas bahwa Tim Terpadu dalam melakukan kajian tidak memperhatikan keadaan sesungguhnya yang terjadi di daerah dan pengambilan sampling yang tidak menyeluruh. Padahal untuk memberikan kepastian hukum Tim Terpadu dan Kementerian Kehutanan seharusnya terlebih dahulu melakukan sinkronisasi data dengan mengingat ketidaksinkronan data yang ditampilkan bersifat sepihak dan tidak memperhatikan perkembangan dinamika dinamika masyarakat di Kalteng. Adapun tema dalam pertemuan tersebut adalah “Mengejar kemandirian daerah menuju kejayaan bangsa”. (humas)

BPK DAN PEMKAB KAPUAS TANDATANGANI MoU
Monday, June 27, 2011
PALANGKA RAYA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI bersama dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang eAudit (pemeriksaan berbasis elektronik) Penandatanganan Nota kesepahaman dilakukan langsung Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM bersama Kepala BPK RI Perwakilan Prov Kalteng Maman Abdulrachman SE MM, di Aula Jayang Tingang Palangka Raya, Senin (27/6) pagi. Disaksikan Ketua BPK RI Drs. Hadi Poernomo, Ak, Gubernur Kalteng A
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

205

Teras Narang SH, Ketua DPRD Kalteng R Atu Narang SE, Wagub Ir Achmad Diran, Ketua DPRD Kapuas Robert L Gerung SE MM, Sekda DrsH Nurul Edy MSi,dan Inspektur Kapuas Rianova SH. Bapak Bupati HM Mawardi menyambut baik kerjasama ini, untuk memudahkan akses data dalam rangka pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara/daerah , terang Kasubag Pemberitaan Humas Setda Kapuas Sapto Subagio, di Palangka Raya , Senin (27/6). Beliau (Bapak Bupati) mengungkapkan , kata Sapto, upaya yang dilakukan BPK ini dapat mewujudkan ketertiban pemerintahan dalam pembukuan dan pelaporan keuangan. Selain itu akan membentuk transparansi dan akuntabilitas data. MoU ini memiliki manfaat yang sangat strategis serta menunjukkan pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan negara di daerah, tutur Mawardi. Kerjasama ini diharapkan HM Mawardi , akan menaikan penilaian opini audit , dari Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI , terhadap laporan hasil pemeriksaan keuangan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Sementara itu Ketua BPK RI Hadi Poernomo mengatakan, dalam sinergi data tersebut, BPK akan menjalin kerjasama pembentukan pusat data yang secara elektronik dengan audit. Nantinya dengan data elektronik yang dimiliki, BPK dapat melakukan perekaman, pengolahan, pemanfaatan, dan monitoring data yang bersumber dari berbagai pihak dalam rangka pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Hadi Poernomo mengharapkan, dengan pemanfaatan kemajuan teknologi informasi ini pemeriksaan akan berjalan dengan lebih cepat , cakupan pemeriksaan lebih luas, biaya pemeriksaan lebih hemat, dan penyelesaian laporan pemeriksaan akan lebih cepat. Konsep seperti ini, disebut dengan “BPK Sinergi”. Ketua BPK mengharapkan melalui BPK sinergi tersebut akan memberikan manfaat yaitu : mengurangi KKN secara sistemik, mendukung optimalisasi penerimaan negara, dan mendukung efesiensi dan efektifitas pengeluaran negara, terang Hadi Poernomo. Pada kesempatan itu Gubernur Kalteng A Teras Narang SH bersama Bupati/Walikota di Kalteng lainnya , juga menandatangani MoU yang sama (Humas).

BUPATI LEPAS KONTINGEN JAMNAS DAN JUMBARA PMR
Tuesday, June 28, 2011
KUALA KAPUAS – Kabupaten Kapuas secara resmi mengirimkankontingen Cabang Gerakan Pramuka Kapuas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) ke IX Tahun 2011 di Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan dan kontingen Jumbara Nasional Palang Merah Remaja VII di Gorontalo. Pelepasan kontingen ini merupakan rangkaian kegiatan dari Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan yang

206

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

digelar di Stadion Olahraga Panunjung Tarung, Selasa (28/6) pagi. Pada kesempatan itu, Bupati menyerahkan bendera kontingen pramuka dan PMR serta menyematkan selayer. Kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur muspida dan sejumlah Kepala SKPD. Dalam sambutannya, Bupati Kapuas HM Mawardi mengatakan Jambore Nasional (Jamnas) merupakan kegiatan rekreasi edukatif di alam terbuka dalam bentuk perkemahan besar pramuka penggalang se indonesia serta beberapa negara tetangga sebagai salah satu sarana pembinaan pramuka penggalang yang menitikberatkan pada pengembangan diri peserta jambore antara lain bidang mental, fisik, intelektual, spiritual dan sosial baik sebagai individu maupun anggota masyarakat. ”Dengan ketaatan anggota pramuka pada kode kehormatan Satya dan Darma Pramuka dan Tri Bakti PMR serta tujuh prinsip dasar kepalang-merahan yang selalu di praktekan dalam kehidupan sehari-hari, akan mampu menghindari kehancuran bangsa kita,” kata Mawardi. Terkait dengan acara pelepasan kontingen ini, perlu diketahui bersama bahwa perjalanan panjang Gerakan Pramuka sejak keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 Tahun 1961, yang intinya menyatukan dan menyerasikan gerak langkah kepanduan dengan beraneka ragam ketika itu menjadi satu dalam gerakan praja muda karana, hingga kini menjelang tahun emas 50 tahun gerakan pramuka berada dalam babak baru. Dimana pemerintah telah mengundangkannya Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 tentang gerakan pramuka. pada pasal 4 undang-undang tersebut menyatakan bahwa gerakan pramuka bertujuan untuk membentuk setiap pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa. Memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup. ”Hal inilah yang merupakan tantangan kita semua untuk mewujudkan gerakan pramuka dan palang merah remaja menjadi pilihan pertama dan semakin diminati oleh generasi muda sehingga secara cerdas dapat menangkal berbagai masalah yang dihadapi kaum muda saat ini maupun masa mendatang,” ucapnya. Khusus kepada pimpinan kontingen, pembina pendamping, dan tim pendukung agar menjalankan tugas dan tanggungjawab secara maksimal karena kakak-kakak sekalian mendapat amanah dari Pemkab Kapuas, dan orang tua peserta untuk mendampingi, membimbing dan mengantarkan kaum muda pramuka penggalang dan palang merah remaja dalam mencapai tujuan sebagaimana yang diharapkan. (humas)

KAPUAS SIAGA SATU KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN
Tuesday, June 28, 2011
KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas HM Mawardi menetapkan Kabupaten Kapuas siaga I terhadap bahaya kebakaran hutan, lahan dan perkarangan.Pasalnya berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) disebutkan bahwa awal musim kemarau tahun 2011 ini. Untuk sebagian besar wilayah kabupaten kapuas akan dimulai pada minggu ke iii bulan juni dan berdasarkan informasi data dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalteng untuk wilayah Kabupaten Kapuas berdasarkan satelit NOAA saat ini terdapat 43

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

207

titik panas (hot spot). Hal ini ditegaskan saat pada Acara Apel Siaga Antisipasi Penanggulangan Kebakaran Hutan, Lahan Dan Pekarangan Dalam Wilayah Kabupaten Kapuas Tahun 2011, di Stadion Olahraga Pananjung Tarung, Selasa (28/6) pagi. Menurut Bupati, Kebakaran hutan lahan dan kebun setiap musim kemarau berulang kali terjadi, dan kebakaran tersebut secara nyata telah menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan dan perikehidupan manusia di sektor kesehatan, sosial dan ekonomi, mengingat kerugian yang diakibatkan oleh kebakaran berdampak sangat besar, maka kejadian ini harus dicegah dan ditekan seminimal mungkin. ”Berkenaan dengan solusi terhadap kebiasaan masyarakat yang membuka lahan dan pekarangan dengan cara membakar yang dikhawatirkan dapat menimbulkan terjadinya kebakaran hutan, lahan dan pekarangan, maka perlu dilakukan upaya pencegahan melalui kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku,” kata Mawardi. Khusus untuk para pengusaha yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit dan perusahaan pertambangan, saya ingatkan kembali untuk tidak membuka lahan dengan cara pembakaran tanpa dalih apapun. kepada instansi terkait dan instansi teknis yang membidangi perkebunan di tingkat kabupaten agar mengawasi secara ketat setiap perusahaan perkebunan yang akan dan atau sedang melakukan pembukaan lahan (land clearing). Apabila ada perusahaan perkebunan kelapa sawit ataupun perusahaan tambang yang melakukan pembakaran lahan, agar segera tindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menyadari hal tersebut, pemerintah kabupaten kapuas telah membentuk pos simpul komando (posko) terpadu pengendalian kebakaran hutan, lahan dan pekarangan Kabupaten Kapuas tahun 2011, sebagai tindaklanjut dari surat Gubernur Kalteng Nomor: 364.1/378/v/2011 Tanggal 18 Mei 2011 perihal pembentukan pos simpul komando (posko) terpadu pengendalian kebakaran hutan, lahan dan pekarangan. Diharapkan dengan terbentuknya posko ini, maka koordinasi tiap instansi akan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing, apalagi posko yang dibentuk ini selain melibatkan dinas / instansi di lingkungan pemerintah Kabupaten Kapuas dan lembaga vertikal seperti Tni/Polri, kejaksaan, pengadilan negeri, juga melibatkan lembaga kemasyarakatan khususnya pemadam kebakaran mandiri swasta dan ormas profesi. Pada kesempatan itu Bupati juga berkenan menyerahkan bantuan 10 unit sepeda motor roda tiga kepada masyarakat yang turut andil dalam mencegah kebakaran hutan, lahan dan pekarangan. Sebelumnya Bupati juga melakukan pengecekan pasukan apel siaga yang terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP, barisan pemadam kebakaran serta para PNS. Usai kegiatan upacara digelar simulasi pemadaman kebakaran yang dilakukan oleh barisan pemadam kebakaran. Simulasi berupa satu buah gubuk yang terbakar kemudian dipadamkan oleh pasukan pemadam kebakaran. (humas)

PEMKAB SOSIALISASIKAN LPSE
Tuesday, June 28, 2011
KUALA KAPUAS – Pemkab Kapuas mulai tahun 2011 akan membangun Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) yang bertujuan untuk memperbaiki transparansi dan akuntabilitas, meningkatkan akses pasar dan persaingan usaha yang sehat. Kemudian memperbaiki tingkat efisiensi proses pengadaan serta mendukung proses monitoring dan audit. Demikian disampaikan oleh Bupati Kapuas HM 208
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

Mawardi dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekda Kapuas H Nurul Edy ketika membuka Sosialisasi LPSE di Lingkungan Pemkab Kapuas, Selasa (28/6) pagi di Aula Kantor Bupati Kapuas. Menurutnya pembangunan LPSE ini dilaksanakan secara bertahap dan disesuaikan dengan perkembangan teknologi. Diharapkan dengan adanya pembangunan LPSE ini dapat memacu pertumbuhan di seluruh sektor pembanguan (ekonomi, pendidikan, kebudayaan, pertanian, perikanan, kehutanan dll) di Kabupaten Kapuas dan Kalteng pada umumnya. “Dengan demikian pembangunan layanan pengadaan secara elektronik ini semata – mata hanya untuk kepentingan pelayanan kepada masyarakat, baik pelayanan yang bersifat administratif, fasilitatif maupun pelayanan yang bersifat konstruktif, demi terciptanya pelayanan yang optimal atas jenisjenis pelayanan yang beranekaragam dan dalam jumlah yang banyak,” terangnya. Lebih lanjut dijelaskan fokus utama dari LPSE adalah pada masalah pemerintahan dan bukan masalah elektronika dan teknologinya . E-proc (lelang elektronik) dapat berfungsi sebagai alat bantu dalam penyelenggaraan pemerintahan yang memungkinkan banyak hal berubah dalam pemerintahan e-procurement tidak hanya akan membantu stakeholder, namun juga para pengusaha. Selain itu, pengusaha tidak akan rugi dan apabila dalam proses pelelangan ada pengusaha yang kalah, tidak akan terjadi keributan yang disebabkan oleh rasa saling curiga. E-proc juga dapat dikatakan sebagai alat bantu yang dapat digunakan untuk merubah kelembagaan, pegawai, cara kerja pemerintah, serta cara masyarakat dan kalangan bisnis berinteraksi dengan pemerintah untuk mencapai good governance. Proses penilaian terhadap implementasi e-proc di pemerintah haruslah berdasarkan kepada misi dari e-gov itu sendiri yaitu penyelenggaraan pemerintahan yang berbasis elektronik (teknologi informasi) untuk meningkatkan kinerja pemerintah dalam hubungannya dengan masyarakat, komunitas bisnis dan kelompok terkait lainnya menuju good governance. “Saya menyadari bahwa dalam pelaksanaan / implementasi e-proc di lingkungan pemerintah kabupaten kapuas tentunya akan banyak mengalami hambatan, diantaranya adalah masalah infrastruktur baik perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software) , sumber daya manusia yang pada akhirnya berkaitan dengan biaya, dimana hal ini akan sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan tugas. Hambatan-hambatan itu merupakan tantangan yang harus dihadapi dan dicari solusinya,” ungkapnya. Oleh sebab itu dalam kaitannya dengan pembangunan layanan pengadaan secara elektronik ini Bupati berpesan dan mengajak seluruh peserta yang hadir berupayalah untuk selalu mengembangkan dan meningkatkan mutu pengetahuan, wawasan di bidang teknologi informasi agar diperoleh hasil kerja yang bermutu/berkualitas. Kemudian berupayalah untuk mengatasi segala hambatan dan rintangan dalam mengimplementasikan e-proc di Lingkup Pemkab Kapuas dengan mencari solusi/pemecahan terbaik demi keberhasilan pelaksanaan tugas tersebut. Untuk itu kerjasama yang baik antar pengelola layanan pengadaan secara elektronik di Lingkungan Pemkab Kapuas sangat diharapkan guna mempercepat pembangunan di bidang teknologi informasi. ((humas)

SEMUA PIHAK WASPADAI KEBAKARAN HUTAN
Thursday, June 30, 2011
KUALA KAPUAS - Memasuki musim kemarau tahun ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas berupaya mengoptimalkan antisipasi kebakaran hutan, lahan dan pekaranganan , dengan mengajak semua pihak untuk mewaspadainya . Kepada Dinas/Instansi , lembaga terkait, Camat, Lurah/Kepala Desa , Ormas dan warga masyarakat diminta untuk mewaspadai bencana kebakaran hutan, lahan dan pekarangan. Perimintaan itu

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

209

disampaikan Bupati Kapuas Ir HM Mawardi MM pada Rapat Koordinasi ( Rakor) Antisipasi Kebakaran Hutan, Lahan dan Pekarangan, di Aula Kantor Bupati Kapuas, Selasa (28/6) siang. “ Camat agar melaporkan situasi dan kondisi di wilayahnya masing-masing dan melaporkan hal-hal apa saja yang dilakukan mengantisipasi kebakaran hutan, lahan dan pekarangan, “ pinta Mawardi. Terus melakukan sosialisasi dan himbauan, baik kepada Perkebunan Besar Swasta (PBS) , perkebunan rakyat dan kepada masyarakat agar tidak membakar hutan, lahan dan pekarangan. Pemkab Kapuas segera membentuk Pos Simpul Komando (Posko) Terpadu Pengendalian Kebakaran Hutan, Lahan dan Pekarangan, serta didukung dengan Posko oparsional yang berada di lapangan, terang HM Mawardi. Posko operasional diharapkannya, mempersiapkan dan mengoptimalkan sarana dan prasarana (peralatan) dilapangan dan sumber air yang ada di lokasi rawan bencana kebakaran hutan, lahan dan pekarangan. Pada rakor tersebut disampaikan laporan persiapan antisipasi kebakaran hutan, lahan dan pekarangan dari Badan Kesbang Polinmas, Badan Lingkungan Hidup, Manggala Agni dan camat. Dihadiri Unsur Muspida, Sekda Drs H Nurul Edy, Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Lesmiriadi, SKPD terkait, para camat, ketua regu pemadam kebakaran Pemkab Kapuas dan pemadam kebakaran mandiri swasta (Humas).

AGUSTUS 2011, KAPUAS TERAPKAN e-KTP
Thursday, June 30, 2011
Kuala Kapuas - Agustus 2011 mendatang , Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kapuas menerapkan Elektronik Kartu Tanda Penduduk ( e-KTP). Program e-KTP gratis dari Pemerintah Pusat tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Kapuas, peningkatan pelayanan publik, dengan pembebesan biaya/gratis pembuatan KTP, Kartu Keluarga, sejak 2008 lalu. Sebagai persiapan peluncuran e-KTP , dari Dinas Dukcapil telah melalukan kegiatan sosialisasi pada 12 Kecamatan di wilayah Kabupaten Kapuas, terang Kadis Dukcapil Kapuas Drs H Agus Jamaluddin, Kamis (30/6). Kepada warga masyarakat, melalui Ketua Rukun Tetangga (RT), apabila ada warganya yang belum masuk dalam data base kependudukan agar segera melengkapi dan menyampaikan datanya sebelum Agustus 2011, pinta Agus Jamaluddin. Ditambahkan Agus, bahwa dalam penerapkan KTP elektronik ini tidak dikenakan biaya apapun , namun dia berharap warga masyarakat dapat mensukseskannya. Dengan cara bagi warga yang wajib memiliki KTP dihimbau mendatangi tempat perekaman data yang yang ada disetiap Kecamatan , dengan cara swadaya, karena Pemerintah tidak menyediakan dana mobilitas penduduk dari tempat asal ke Kecamatan . “ Suksesnya penerapan e KTP merupakan tanggung jawab kita bersama , “ tutur H Agus Jamalludin. (Humas)

210

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

PNS WAJIB BUAT URAIAN TUGAS
Thursday, June 30, 2011
KUALA KAPUAS – Pegawai Negeri Sipil (PNS) baik di tingkat eselon II, III, IV sampai ke tingkat staf wajib membuat uraian tugas, sebab dengan uraian tugas tersebut para PNS dapat mengetahui secara jelas tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Hal ini dikatakan oleh Asisten III Setda Kapuas Johansyah saat Sosialisasi PP 53 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kecamatan Pujon Kapuas Tengah, Selasa (27/6) sore dan Kecamatan Timpah, Rabu (28/6) pagi. Menurutnya peraturan yang mengatur tentang Disiplin PNS dapat menjamin terpeliharanya tata tertib dan kelancaran pelaksanaan tugas serta dapat mendorong PNS untuk lebih produktif berdasarkan sistem karier dan sistem prestasi kerja. Lebih lanjut dikatakan dalam rangka mewujudkan PNS yang handal, profesional, dan bermoral sebagai penyelenggara pemerintahan yang menerapkan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik (good governance), maka PNS sebagai unsur aparatur negara dituntut untuk setia kepada Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, bersikap disiplin, jujur, adil, transparan, dan akuntabel dalam melaksanakan tugas. Pada kesempatan itu dijelaskan bahwa Peraturan Pemerintah No 53 mengatur tentang kewajiban larangan, dan hukuman disiplin yang dapat dijatuhkan kepada PNS yang telah terbukti melakukan pelanggaran. Penjatuhan hukuman disiplin baik itu tingkat ringan, sedang maupun berat dimaksudkan untuk membina PNS yang telah melakukan pelanggaran, agar yang bersangkutan mempunyai sikap menyesal dan berusaha tidak mengulangi serta dapat memperbaiki diri pada masa yang akan datang. “Jika ada PNS yang tidak hadir tanpa keterangan selama 46 hari berturut-turut maka PNS tersebut dapat dijatuhkan hukuman displin berupa pemberhentian sebagai PNS sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku”, tegas Johansyah. Tidak lupa juga Johansyah menjelaskan tentang program-program pemerintah yang secara langsung menyentuh kepentingan masyarakat yang diantaranya yaitu pembuatan KTP, KK dan Akta Kelahiran gratis dan 11 Pelayanan Kesehatan gratis termasuk persalinan gratis bagi masyarakat miskin. Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Drs. H. I Made Sumartha mengajak semua peserta yang hadir untuk menanamkan sikap disiplin dalam diri masing-masing, karena dengan sikap disiplin akan dapat lebih memudahkan kita dalam melaksanakan tugas keseharian. (humas)

WABUP LANTIK SEKRETARIS KPU
Thursday, June 30, 2011
KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas Suraria Nahan secara resmi melantikSekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hatta Setiawan menggantikan Drs Irawan, yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Kamis (30/6) pagi. Bupati Kapuas HM Mawardi dalam sambutan tertulis dibacakan Wakil Bupati Suraria Nahan mengatakan dalam dinamika global yang syarat dengan tantangan, persaingan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta untuk mencapai efektivitas dan efisiensi dalam penyelenggaraan tugas pemerintah. Yang diperlukan adalah peningkatan
Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

211

kualitas profesionalisme, disiplin dan loyalitas yang tinggi dari PNS yang memiliki keunggulan kompetetif dan memegang teguh etika birokrasi dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan tingkat kepuasaan dan keinginan masyarakat. “Kami mengharapkan agar saudara segera melaksanakan tugas ditempat yang baru, karena perlu dipahami bahwa kegiatan mutasi atau rotasi dalam jabatan adalah hal yang biasa dilakukan karena memang demikian dan sebagai salah satu bentuk perhatian pemerintah atas prestasi, dedikasi dan pengabdian seorang PNS,” katanya. Janji adalah suatu kesanggupan untuk menaati keharusan atau untuk tidak melakukan larangan yang ditentukan, yang diikrarkan dihadapan pejabat yang berwenang menurut agamanya. Karena itu, maka pada hakekatnya janji itu bukan saja merupakan kesanggupan terhadap Tuhan YME bahwa yang berjanji akan menaati segala keharusan dan tidak melakukan segala larangan yang telah ditentukan. “Saya harapkan agar sungguhsungguh memahami tugas dan tanggung jawab sebagai sekretaris KPU Kabupaten Kapuas,” terangnya. Sekda Kapuas Nurul Edy yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Johansyah mengatakan pelantikan pejabat struktural eselon III adalah dalam Rangka Pengisian Jabatan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas provinsi Kalteng yang lowong karena mutasi atau rotasi. Sebagai dasar pelantikan Sekretaris KPU Kabupaten Kapuas berdasarkan keputusan Sekretaris jendral KPU nomor 379/KPTS/Setjen/ Tahun 2011 tentang pemberhentian dan pengangkatan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah dan surat sekretaris jendral KPU nomor 775 / SJ/VI/2011 tanggal 20 Juni 2011 perihal pendelegasian pelantikan sekretaris KPU Kabupaten Kapuas. Dalam pengangkatan PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas menjadi sekretaris KPU telah melalui proses. (humas)

212

Pemerintah Kabupaten Kapuas (Jilid 1)

213

0101319571

Non-customer created content © SharedBook and its licensors. All rights reserved by their respective parties. Patents pending for the SharedBook technology. NOT FOR RESALE. For personal, noncommercial use only. LIABILITY LIMITED TO COST OF PRODUCT.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->