Anda di halaman 1dari 12

KEBIJAKAN PATIENT SAFETY

FARID W.HUSAIN

Disampaikan pada Workshop Implementasi Patient Safety dalam Pelayanan Farmasi Ideal di Rumah Sakit", Jakarta 27 Juli 2007

1. BERKEMBANGNYA IPTEK POTENSI KEJADIAN TIDAK DIHARAPKAN ( ADVERSE EVENT ) 2. RATUSAN MACAM OBAT, RATUSAN TES DAN PROSEDUR, MACAM ALAT, JENIS TENAGA DGN PELAYANAN 24 JAM TERUS MENERUS KEJADIAN TIDAK DIHARAPKAN ( ADVERSE EVENT ) 3. DI AMERIKA 1 PER 200 ORG MENGHADAPI RESIKO KESALAHAN PELAYANAN DI RS DIBANDINGKAN RESIKO NAIK PESAWAT TERBANG YG HANYA 1 PER 2000.000, MAKA RESIKO MENDAPATKAN KESALAHAN PELAYANAN DI RS LEBIH TINGGI 4. DI INDONESIA KESALAHAN OBAT TUNTUTAN HUKUM

5 ISU TERKAIT DENGAN KESELAMATAN (SAFETY) DI RS :


- KESELAMATAN PASIEN (PATIENT SAFETY) - KESELAMATAN PETUGAS KESEHATAN - KESELAMATAN BANGUNAN & PERALATAN - KESELAMATAN LINGKUNGAN (GREEN PRODUCTIVITY) - KESELAMATAN BISNIS RS

SUATU SISTEM DIMANA RUMAH SAKIT MEMBUAT ASUHAN PASIEN LEBIH AMAN
SISTEM TSB MELIPUTI : - ASSESSMEN RESIKO - IDENTIFIKASI & PENGELOLAAN HAL YG BERHUB. DGN RESIKO PASIEN - PELAPORAN DAN ANALISIS INSIDEN - KEMAMPUAN BELAJAR DARI INSIDEN & TINDAKLANJUTNYA SERTA IMPLEMENTASI SOSIAL UTK MEMINIMALKAN TIMBULNYA RESIKO

1. TERCIPTANYA BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT 2. MENINGKATNYA AKUNTABILITAS RS THD PASIEN & MASYARAKAT 3. MENURUNNYA KEJADIAN TIDAK DIHARAPKAN ( KTD ) DI RS 4. TERLAKSANANYA PROGRAM-PROGRAM PENCEGAHAN SEHINGGA TDK TERJADI PENGULANGAN KEJADIAN TDK DIHARAPKAN

1. HAK PASIEN 2. MENDIDIK PASIEN DAN KELUARGA 3. KESELAMATAN PASIEN DAN KESINAMBUNGAN PELAYANAN 4. PENGGUNAAN METODA-METODA PENINGKATAN KINERJA UNTUK MELAKUKAN EVALUASI & PROGRAM PENINGKATAN KESELAMATAN PASIEN 5. PERAN KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KESELAMATAN PASIEN 6. MENDIDIK STAF TENTANG KESELAMATAN PASIEN 7. KOMUNIKASI MERUPAKAN KUNCI BAGI STAF UTK MENCAPAI KESELAMATAN PASIEN

1. BANGUN KESADARAN AKAN NILAI KESELAMATAN PASIEN 2. PIMPIN DAN DUKUNG STAF ANDA 3. INTEGRASIKAN AKTIVITAS PENGELOLAAN RESIKO 4. KEMBANGKAN SISTEM PELAPORAN 5. LIBATKAN & BERKOMUNIKASI DNG PASIEN 6. BELAJAR & BERBAGI PENGALAMAN TTG KESELAMATAN PASIEN 7. CEGAH CEDERA MELALUI IMPLEMENTASI SISTEM KESELAMATAN PASIEN

DI RUMAH SAKIT : 1. Bentuk Tim Keselamatan Pasien RS ( Ketua dr, anggota : dr, drg, perawat, farmasi & nakes lain ) 2. Kembangkan sistem informasi pencatatan & pelaporan internal ttg insiden 3. Pelaporan insiden ke KKPRS secara rahasia 4. Memenuhi Standar Keselamatan Pasien RS dan menerapkan 7 langkah menuju keselamatan pasien RS 5. RS Pend. Mengembangkan standar pelayanan medis berdasarkan hasil dari analisis akar masalah & sbg tempat pelatihan standar-standar yg baru dikembangkan

DI PROPINSI/ KAB/ KOTA : 1. Melakukan advokasi program keselamatan pasien ke RS di wilayahnya 2. Melakukan advokasi ke pemda agar tersedianya dukungan anggaran terkait dgn program keselamatan pasien RS 3. Melakukan pembinaan pelaksanaan program keselamatan pasien RS

DI PUSAT : 1. Membentuk KKPRS dibawah PERSI 2. Menyusun panduan nasional ttg Keselamatan pasien rumah sakit 3. Melakukan sosialisasi & advokasi program keselamatan pasien ke Dinkes Prop/Kab/Kota, PERSI daerah & RS Pend. dng jejaring pend. 4. Mengembangkan laboratorium uji coba program keselamatan pasien 5. Instrumen Patient Safety masuk kedalam Instrumen Akreditasi RS 6. Monitoring & Evaluasi Program PS di RS 7. Membuat Website utk memudahkan RS untuk mendapat informasi ttg PS 8. Menyelenggarakan lomba ttg PS

1. RS WAJIB MENERAPKAN SISTEM KESELAMATAN PASIEN 2. RS WAJIB MENERAPKAN 7 LANGKAH KESELAMATAN PASIEN 3. RS WAJIB MENERAPKAN STANDAR KESELAMATAN PASIEN RS 4. PATIENT SAFETY MASUK KE DALAM INSTRUMEN AKREDITASI RS