P. 1
Pengertian dan Karakteristik Teras Berita

Pengertian dan Karakteristik Teras Berita

|Views: 1,649|Likes:

Berupa gambaran umum seputar pengertian teras berita dan karakteristiknya menurut beberapa ahli

Berupa gambaran umum seputar pengertian teras berita dan karakteristiknya menurut beberapa ahli

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Shinta Bela Dewanti Wiryosuroso on Nov 22, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial
Harga Terdaftar: $9.99 Beli Sekarang

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

09/17/2013

$9.99

USD

pdf

text

original

TERAS BERITA

I.

Pengertian Teras berita atau yang lazim kita kenal dengan sebutan ―lead‖ adalah paragraf

pertama dalam sebuah berita. Romli (2003) menyebutkan, teras berita disebut pula lead, adalah bagian berita yang terletak di alinea atau paragraf pertama. Sedangkan Kusumaningrat, H. dan Kusumaningrat, P. (2007) menyebutkan bahwa, alinea-alinea berikutnya yang memuat rician berita disebut tubuh berita dan kalimat pembuka yang memuat ringkasan berita disebut teras berita. Menyusun lead memberi beberapa keuntungan. Kusumaningrat, H. dan Kusumaningrat, P. (2007) mengungkapkan bahwa, lead ringkasan juga memudahkan pembaca membaca suatu berita, memuaskan perasaan ingin tahu pembaca dengan segera, memudahkan redaktur membuat judul berita, dan memungkinkan petugas bagian pengatur tata letak menyesuaikan panjangnya berita ke dalam kolom-kolom halaman Koran berita dengan memotong berita mulai dari bawah. Seorang wartawan dalam mengembangkan lead harus mampu menyaring unsur-unsur penting dari catatan liputannya. Rudyard Kipling dalam Kusumaningrat, H. dan Kusumaningrat, P. (2007) menyebutkan unur-unsur penting itu dalam sajaknya; I have six honest serving –men1 (They’ve taught me all I knew) Their names are What and Where and When And How and Why and Who Oleh sebab itu pola penulisan lead dikenal dengan 5 W dan 1 H. Sedangkan menurut Assegaf (1983) berpuluh tahun pegangan kelengkapan 5 W dan 1 H dalam teras berita dijadikan pegangan gaya menulis teras berita oleh kantor berita AP. Namun,
1

Aku punya enam orang pelayan yang jujur/(Mereka telah mengajariku semua yang aku ketahui)/Nama-nama mereka adalah Apa dan Dimana dan Kapan dan Bilamana/dan Bagaimana dan Mengapa dan Siapa.

1

Ikuti pegangan untuk menuliskan suatu kelengkapan gagasan dalam satu kalimat. H. Bukalah teras berita dengan kalimat-kalimat yang menonjolkan unsurunsur yang paling kuat di dalam berita tadi. apa. Pendapat Mitchell V. Assegaf (1983) mengungkapkan. Assegaf kemudian menyebutnya sebagai ―summary-lead‖. when. Mitchell V. terutama dengan didukung kemunculan media radio dan televisi. 2. akan tetapi sebaiknya jangan sampai melebihi dari tiga kalimat. menurut Kusumaningrat. dan Kusumaningrat. sebuah lead ―sebaiknya‖ paling panjang terdiri atas 30-45 perkataan. teras berita hanya memuat hal-hal yang penting dari suatu berita. karena itu para wartawan radio dan televisi mulai mengembangkan suatu bentuk teras berita yang lebih singkat. Charnley dalam dalam Assegaf (1983) menyatakan ada dua pegangan utama dalam menulis teras berita. why dan how (siapa. ada 10 pedoman yang dikeluarkan PWI Pusat. Karakteristik Karakteristik sebuah lead yang lengkap. Lebih jelasnya. (2007) diantaranya ialah mengikuti kaidah sebagai berikut. yakni: 1. karakteristik teras berita yang ada di Indonesia dapat mengikuti pedoman yang digagas oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). mengandung unsur 5 W + 1 H. 2. pola 5 W dan 1 H tidak mampu mengimbangi waktu penyiaran berita yang relatif cepat. Teras berita yang menempati alinea pertama harus mencerminkan pokok terpenting berita. II. Romli (2003) menyatakan. bilamana. Alinea pertama dapat terdiri dari lebih satu kalimat. lead disusun dengan menjawab sebanyak mungkin keenam pertanyaan tradisional jurnalistik: who. mengenai penulisan teras berita ini. where. Teras berita jangan mengandung lebih dari 30-45 kata 2 . Sedangkan hal yang tidak penting sebisa mungkin dihilangkan.seiring berkembangnya teknologi dan informasi. sebagai berikut: 1. Chamley tersebut memberikan pengertian bahwa. P. mengapa dan bagaimana). dimana.

oleh para wartawan dan ahli – ahli jurnalistik dikembangkan macam-macam teras berita. bila unsur siapa itu kurang menonjol.3. yakni unsur tempat (where) dan waktu (when). baru waktu. Teras Berita Siapa (Who). 6. 9. Pengembangan ini 3 . menjauhkan kata mubazir. 8. Jenis Teras Berita Assegaf (1983) mengungkapkan. Teras berita lebih baik mengutamakan unsur ―apa‖ (what). susunan bahasanya memenuhi prinsip ekonomi bahasa. umumnya secara gamblang dapat dikatakan bahwa unsur-unsur dari 5 W dan 1 H dapat dijadikan macam gaya penulisan berita. Bila harus memilih dari dua unsur. 4. Adapun contoh gaya penulisan teras berita yang menggunakan unsur 5 W dan 1 H antara lain. yakni bilamana dan mengapa. tulis nama orang itu. Teras Berita Kapan (When). 7. kalimatnya singkat. Tetapi. sehingga mudah ditangkap dan cepat dipahami. tempat. III. 10. hendaknya dimuat dalam badan berita (body). tidak dalam teras berita. Pada alinea berikutnya. diuraikan dalam badan berita. serta waktu dia membuat pernyataan itu. sebaiknya dimuat pada badan berita. berfungsi sebagai pelengkap. sederhana. Teras Berita Mengapa atau Bagaimana (Why dan How). asalkan kutipan itu tidak berupa kalimat panjang. dibolehkan memuat lebih dari satu unsur 5W+1H. Hal yang tidak begitu mendesak. Teras Berita Di Mana (Where). kecuali bila unsur itu punya makna khusus dalam berita itu. Teras berita harus ditulis sebaik-baiknya. satu gagasan dalam satu kalimat. Teras berita jarang menonjolkan unsur ―kapan‖ (when). Unsur lainnya. Teras berita juga dapat dimulai dengan unsure ―siapa‖ (who). disamping macam-macam teras berita yang dikembangkan dari rumus 5 W dan 1 H. maka pilihlah unsur tempat dulu. Teras berita dapat dengan kutipan pernyataan seseorang (quotation lead). Selain itu masih menurut Assegaf (1983). 5. Teras Berita Apa (What).

H. Lead 5W+1H. P. Frasa Preposisional. Menurut Kusumaningrat. P. Teras Berita Apa (What). Kusumaningrat. 2. dan 3. H. Romli (2003) mengkategorikan teras berita dengan unsur 5W+1H sebagai berikut. bukubuku yang menulis tentang lead biasanya menggolongkan lead dalam tiga kelompok: 1. Contrast Lead (Teras berita kontras). Teras Berita Siapa (Who). Kusumaningrat. Lead Retorika (Rhetorical Devices). Teras Berita Kapan (When). dan Kusumaningrat. Tidak jauh berbeda dengan apa yang diutarakan oleh Assegaf. Summary Lead atau Conclusion Lead (teras berita yang menyimpulkan dan dipadatkan) dan Statement Lead (teras berita berupa pernyataan). dan Kusumaningrat. H. Frasa Infinitif. Perbedaannya justru terdapat pada kelompok Lead Retorika dan Lead Stilistik. P. Sedangkan Lead Stilistik dibuat untuk memberi kesan indah. Kusumaningrat. Teras Berita Di mana (Where). Sedikit berbeda dengan pendapat yang disebutkan oleh Assegaf dan Romli. H. diperhidup. bahkan kreatif. H. hidup. Exclamation Lead (Teras berita yang menjerit). tidak berbeda dengan unsur 5W+1H yang sebelumnya juga disebutkan oleh Assegaf dan Romli. (2007) mengungkapkan ada berita berita yang memberi kemungkinan untuk diperlakukan sebagai feature—yaitu diperindah. dan Kusumaningrat. Frasa Partisipial. menyebutnya sebagai konstruksi gramatikal. P. Adapun macam-macam teras berita lain di luar rumus 5 W dan 1 H ialah.bertujuan untuk memberi variasi kepada surat kabar. dan Kusumaningrat. lead retorika digunakan untuk menambah efek dramatik suatu tulisan dengan cara menempatkan dan menyusun berbagai unsur satu kalimat. untuk teras berita yang di variasikan. Sementara. P. pendapat Romli cenderung serupa dengan Assegaf. seperti. Quotation Lead (Teras berita kutipan). (2007) mengungkapkan bahwa. Lead Stilistik (Novelty Devices). akan tetapi ia menambahkan dua jenis teras berita yakni. Kelompok pertama yang disebutkan oleh Kusumaningrat. dan Kusumaningrat. Teras Berita Mengapa (Why) dan Teras Berita Bagaimana (How). bahkan dibuat seperti tulisan-tulisan kreatif yang pada 4 . Anak Kalimat kata benda dan Anak Kalimat Bersyarat. (2007).

Lead Epigram (The Epigram Lead). Lead Menonjok (The Punch Lead). Lead Ledakan (The Explosive Lead). Lead Kepenasaran Kumulatif atau Lead Yang Ditunda (The Cumulative/Susupended Interest Lead). Lead Kutipan (Quotation Lead).tingkatannya yang terbaik merupakan bagian dari kesusastraan hidup kita. Lead Dialog (Dialogue Lead). Lead Kontras (The Contrast Lead). 5 . Leat tersendat-sendat (The Staccato Lead). Lead Sapaan (The Direct Address Lead). Lead Berurutan (The Sequence Lead). Lead Parodi (The Parody Lead). Lead Stilistik dapat dibedakan menjadi. Lead Bertanya (Question Lead). Lead Deskriptif (The Picture/Descriptive Lead).

milik penganut Ahmadiyah. di tengah umat Muslim melantunkan takbir jelang Salat Idul Adha. Teras Berita Apa (What) Contoh: JAKARTA. Teras Berita yang Menggunakan Unsur 5 W dan 1 H 1. Contoh Teras Berita berdasarkan Jenis Berikut ini adalah beberapa contoh-contoh yang saya dapatkan dari media cetak.000-an jemaah dari 48 ormas sosial kemasyarakatan dan keagamaan di Soloraya. Minggu Kliwon. Kamis (27/10). 2. 6 .IV. Sumber: Tribun Jogja ed. (WHAT) Sumber: Tribun Jogja ed. 5 April 2012. Teras Berita Di Mana (Where) Contoh: SOLO (ESPOS)—Sebanyak 10 titk jalan di kawasan Kota Barat Solo (WHERE) bakal dialihkan pada Sabtu (7/4) malam karena akan digelar pengajian akbar yang dihadiri Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD serta mengundang 15. Kamis Wage. 28 Oktober 2012. 3. Teras Berita Siapa (Who) Contoh: JAKARTA. Minggu Kliwon. terkait kasus penganiayaan terhadap pencuri sarang burung walet. 28 Oktober 2012. TRIBUN – Surat keputusan (SK) sanksi yang diterima penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. diduga dipalsukan. TRIBUN – Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin (WHO) menyayangkan aksi oknum anggota Front Pembela Islam (FPI) Bandung Raya yang merusak masjid An-Nashir. Novel Baswedan. Sebelumnya saya mohon maaf karena tidak bisa mendapatkan semua contoh yang relevan untuk masing-masing jenis. Sumber: SOLOPOS ed.

28 Oktober 2012. Agustus 2012. Teras berita Kutipan (Quotation Lead ) 7 . (WHEN) Kegiatan itu akan dimulai sekitar pukul 08. Teras berita yang Menjerit (Exclamation Lead) ―Kim Junsu! Kim Junsu!‖ begitulah teriakan penonton yang memadati XIA The 1st Asia Tour Concert Tallantalegra di JITEC Mangga Dua Square pada 16 Juni 2012. 5. Sumber: Cosmo girl! Indonesia ed. Sumber: SOLOPOS ed. 2. tabur bunga di makam pahlawan. (HOW) Sumber: Warta Jateng ed. Senin Kliwon. Teras Berita Bagaimana (How) Grobgan. Indonesia Dramatic Reading Festival (IDRF) kembali digelar di berbagai kota Event ini merupakan festival pembacaan lakon-lakon berbahasa. 12 November 2012. Teras Berita Kapan (When) Contoh: KARANGASEM (ESPOS)—Kalangan pegiat pariwisata di Kota Solo bakal menggelar resik-resik Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Teras Berita yang Mendapat Variasi 1. Kamis Wage. Minggu (8/4).00 WIB. 5 April 2012. orang memperingati Hari Pahlawan dengan mengheningkan cipta.4. 6. (WHY) Sumber: Tribun Jogja ed. Teras Berita Mengapa (Why) Untuk mengenalkan naskah-naskah lakon berbahasa Indonesia kepada publik yang lebih luas. atau kegiatan lainnya yang berhubungan dengan jasa-jasa para pahlawan yang gugur di medang perang. Minggu Kliwon. WJ Umumnya.

Senin Kliwon. Senin Kliwon. Sumber: Warta Jateng ed. Teras berita yang Menyimpulkan dan dipadatkan (Summary Lead atau Conclusion Lead) Contoh: AKTRIS sinetron Nikita Willy (18) akhirnya muncul di Malposektro Tanahabang. 12 November 2012. WJ Bupati Batang. maka aku nggak bisa jadi pegawai musik. Sumber: Warta Jateng ed. langkah Bupati incumbent. Yoyok Riyo Sudibyo. Musthofa. 12 November 2012. 8 . 4. Sumber: Warta Jateng ed. Nikita menjenguk Diego Michiels (22). Teras berita berupa Pernyataan (Statement Lead) Contoh: Batang. pesepakbola nasional yang juga kekasihnya yang mendekam di sel kantor polisi itu karena kasus penganiayaan. WJ KENDATI didukung penuh oleh DPC PDIP Kudus dan 9 pengurus anak cabang (PAC) se-Kudus. 5. Senin Kliwon. menyatakan rasa kemarahannya di hadapan para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) serta Bendahara Pengeluaran SKPD di karenakan rendahnya penyerapan anggaran tahun 2012. Di Sela kesibukannya syuting sinetron.Contoh: ―Karena terlalu cinta dengan musik. Teras berita Kontras (Contrast Lead) Contoh: Kudus. Minggu (11/11). Minggu Kliwon. 3. Sumber: Tribun Jogja ed.‖ itulah alasan Rachel Saraswati O’Donoghue sehingga ia tidak total menjalankan bisnis yang masih berhubungan dengan dunia tersebut. 28 Oktober 2012. untuk maju ke Pemilihan Bupati (Pilbup) 2013 belum benar-benar mulus. 12 November 2012.

Rambut panjangnya yang berwarna keemasan dibiarkan terurai ke bahunya. 28 Oktober 2012. Minggu Kliwon. Ya. Minggu Kliwon. Solo mengagetkan warga sekitar. Kacamata bulat yang dikenakannya sangat besar. Lead Deskriptif (The Picture/Descriptive Lead) KULIT wajahnya sehalus sutera. 7. kendati menyandang status mahasiswa. Yang Mi-ra cukup ramah menyapa kalangan pers di Kota Gudeg. Kebiasaan buruk salah satu mahasiswa perguruan tinggi negeri di Solo ini ternyata telah memakan banyak korban. Kamis Wage. 28 Oktober 2012. Marengan RT 5 RW 9. Mojosongo. Sumber: Tribun Jogja ed. Lead Ledakan (The Explosive Lead) Contoh: BOOM! Suara Ledakan terdengar dari sebuah rumah di Jalan Lawu Timur IV. Tim Densus 88 Antiteror mengaku terpaksa meledakkan dua bm di rumah Mustabillal alias Mustofa. Sumber: Tribun Jogja ed. tapi tak menutupi aura kecantikannya. ATS seolah tidak malu berurusan dengan polisi karena terlibat tindak kriminal. Lead Parodi (The Parody Lead) Sok Kenal Sok Dekat (SKSD) itulah trik jahat yang diterapkan ATS. 5 April 2012 9 .6. 8. Sabtu (27/10/2012) siang. 18. Jebres. Sumber: Solopos ed.

2007.DAFTAR PUSTAKA Kusumaningrat. Bandung Assegaf. Jurnalistik Praktis: Untuk Pemula Edisi Revisi. Jurnalistik Masa Kini (Pengantar ke Praktek Kewartawanan). H. Ghalia Indonesia: Jakarta Romli. H. dan Kusumaningrat. M. PT Remaja Rosdakarya. A. 1983. S. Jurnalistik: Teori dan Praktik. D. P. 2003. Bandung: PT Remaja Rosda Karya 10 .

Si Disusun Oleh: Shinta Bela Dewanti (D1211075) Komunikasi Transfer kelas A ILMU KOMUNIKASI NON REGULER FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2012 . S.Jurnalistik Media Cetak Dosen Pengampu: Sri Herwindya Baskara. M. Sos.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->