Anda di halaman 1dari 2

Handout kuliah Dr Bahana Sugiri Cairan Tubuh dan Keseimbangan Asam Basa

Cairan tubuh merupakan cairan yang terdapat di dalam tubuh manusia atau hewan yang memiliki fungsi fisiologis tertentu. Contoh cairan tubuh adalah: Darah dan plasma darah, Sitosol, Cairan serebrospinal, Korpus vitreum maupun humor vitreous, Serumen, Humor aqueous, Cairan limfa, Cairan pleura, Cairan amnion Fungsi Air / CairanTubuh : Pelarut universal : Senyawa bergerak lbh cepat dan mudah Berperan dalam reaksi kimia contoh : Glucose larut dalam darah dan masuk ke sel Pengaturan suhu tubuh Mampu menyerap panas dlm jumlah besar Membuang panas dari jaringan yang menghasilkan panas, contoh : Otot-otot selama excercise Pelicin : Mengurangi gesekkan Reaksi-reaksi kimia : Pemecahan karbohidrat & pembentukan protein Pelindung : Cairan Cerebro-spinal, cairan amnion Keseimbangan Cairan Tubuh Cairan tubuh menempati +/- 60 % BB tubuh Wanita dewasa muda : 50 - 55% Berat Badan Pria dewasa muda : 55 - 60% Berat Badan Bayi : 75% Berat Badan Usia lanjut : 45% Berat Badan Air penting untuk berbagai fungsi tubuh dan kadarnya harus tetap dijaga Distribusi Cairan Tubuh Cairan Intracellular (dalam sel) = 40 % Cairan Extracellular (luar sel) = 20 % Cairan Interstitial (diantara & sekeliling sel) = 15 % Plasma Darah = 5 % Plasma darah pada dasarnya adalah larutan air yang mengandung : albumin bahan pembeku darah

immunoglobin (antibodi) hormon berbagai jenis protein berbagai jenis garam

Elektrolit Kations (+) Calcium, Ca++ Magnesium, Mg ++ Potassium, K + Sodium, Na + Anions (-) - Bicarbonate, HCO3- Chloride, Cl- Phosphate, HPO4--

Keseimbangan Cairan Tubuh Asupan (intake) cairan harus seimbang dgn keluaran (out put) cairan Sumber asupan cairan Makanan dan minuman proses metabolisme (karbohidrat) Sumber keluaran cairan Penguapan melalui paru (pernapasan) Penguapan melalui kulit Feces Produksi urin Pengaturan keseimbangan air Produksi urine banyak dan encer jika asupan air meningkat Produksi urine sedikit dan kental jika banyak kehilangan cairan Pengaturan Reabsorpsi Air & Elektrolit Pengaturan utama : hormon-hormon Antidiuretic hormone (ADH) : mencegah peningkatan kehilangan air pada urine Aldosterone : mengatur ion Natrium pada cairan extracellur Dicetuskan oleh mekanisme rennin-angiotensin Pengaturan Keseimbangan Asam-Basa Darah pH Darah : 7.35-7.45 untuk menjaga homeostasis Alkalosis jika pH > 7.45 Acidosis jika pH < 7,45 pH ditentukan oleh ion hidrogen (H+). Ion H+ meningkat, pH menurun (alkalis) Ion H+ menurun, pH meningkat (asidosis) Sebagian besar keseimbangan asam-basa diatur oleh GINJAL Sistem pengaturan lain : Buffers darah & Pernapasan Buffers Darah yaitu : Reaksi kimia utk mencegah perobahan konsentrasi ion hidrogen (H+) : mengikat H+ saat pH turun melepas H+ saat pH meningkat 3 sistem utama buffer kimia : sistem buffer Bicarbonate sistem buffer Phosphate sistem buffer Protein Sistem Buffer Bicarbonate Merupakan senyawa asam carbonic (H2CO3) dan sodium bicarbonate (NaHCO3) Asam kuat bereaksi dgn Ion Bicarbonate (HCO3) agar berubah menjadi asam lemah Basa kuat dipisahkan Asam carbonic menjadi basa lemah dan air Pengaturan sistem Pernapasan thd keseimbangan asam-basa Carbon dioxide pd darah diubah menjadi ion bicarbonate dan dipindahkan oleh plasma Peningkatan konsentrasi ion hydrogen menghasilkan banyak asam carbonic ion hydrogen yang berlebihan dapat diturunkan dengan pelepasan carbon dioxide dari paru Frekuensi pernapasan : meningkat dan menurun tergantung perubahan pH darah Pengaturan Ginjal terhadap keseimbangan asam-basa Ekskresi ion bicarbonate jika dibutuhkan Merobah atau membuat ion bicarbonate jika dibutuhkan pH Urine : 4.5 - 8.0 Cintai Ilmu IKhlaskan Amal

www.berbagi-sehat.com