KATA PENGANTAR
Dalam rangka mewujudkan visi Penempatan Tenaga Kerja Indonesia yang berkualitas dan bermartabat, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia, Deputi Bidang Penempatan senantiasa berusaha menciptakan kegiatan kegiatan yang memiliki dampak yang konstruktif terhadap pembenahan penempatan TKI. Pembenahan ini diawali dari peningkatan kualitas Calon TKI yang berminat bekerja ke luar negeri, untuk itu perlu pemahaman calon TKI tentang segala seluk beluk bekerja keluar negeri. Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini merupakan arah dan panduan yang digunakan oleh penyelenggara dan tenaga penyuluh untuk melaksanakan penyuluhan jabatan TKI di Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Desa. Petunjuk Teknis ini merupakan rangkuman seluruh pandangan dan masukan yang sangat berharga dari para pemangku kepentingan yang di uraikan secara detail dan fokus kepada para penyuluh. Prosedur bekerja ke luar negeri yang benar yang akan disampaikan oleh Tenaga Penyuluh Jabatan TKI baik dari BNP2TKI, BP3TKI, P4TKI maupun Petugas penyelenggara di Daerah, untuk itu perlu dibuat suatu Petunjuk Teknis tentang Penyuluhan Jabatan TKI. Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Penyusun dan semua pihak yang telah memberikan kontribusi pada penyusunan Petunjuk Teknis ini. Apabila ada perubahan kebijakan dan ketentuan perundang undangan, maka Petunjuk Teknis ini dapat disesuaikan dan untuk itu

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

i

kami sangat menghargai dan berterima kasih atas segala masukan, kritik dan saran konstruktif dari berbagai pihak demi kesempurnaan kandungan kualitas Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI. Demikian Petunjuk Teknis ini disusun semoga dapat menjadi panduan dalam pelaksanaan Penyuluhan Jabatan TKI di daerah.

Jakarta, Juni 2010 Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan

Ir. Yunafri, MM NIP. 19570612 198603 1 003

ii

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

BNP2TKI

BADAN NASIONAL PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA
Gedung A Lt II Jl. MT Haryono Kav. 52 Jaksel, Telp. (021) 7918205 PO BOX 4451 JKTM 12770, Website : www.bnp2tki.go.id

DEPUTI BIDANG PENEMPATAN

KEPUTUSAN DEPUTI BIDANG PENEMPATAN NOMOR : KEP. 59 /PEN/VI/2010 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYULUHAN JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA DEPUTI PENEMPATAN BADAN NASIONAL PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA Menimbang : a. bahwa dalam rangka mewujudkan visi Penempatan Tenaga Kerja Indonesia yang berkualitas dan bermartabat, Deputi Bidang Penempatan senantiasa berusaha menciptakan kegiatan yang memiliki dampak konstruktif terhadap pembenahan penempatan TKI untuk itu perlu pemahaman calon TKI tentang segala seluk beluk bekerja ke luar negeri; b. bahwa belum tersedianya peraturan tentang penyuluhan jabatan TKI menyebabkan kurangnya informasi yang diterima oleh pencari kerja dan calon pencari kerja ke luar negeri serta adanya kondisi ketidak sesuaian antara kualifikasi kompetensi tenaga kerja dengan persyaratan kerja, memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan pengguna, masih minimnya informasi tentang dunia kerja maupun informasi pasar kerja yang dapat di akses; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu disusun Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia dengan Keputusan Deputi Bidang Penempatan. Mengingat : 1. 2. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan; Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri; 3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Pemerintahan Daerah; 4. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik; 5. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik; 6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Kewenangan Pemerintah antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota; 7. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2006 tentang Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia; 8. Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 2002 tentang Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 88 mengenai Lembaga Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja; 9. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2006 tentang

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

iii

19530202 19810210 001 iv Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . : Petunjuk teknis penyuluhan jabatan TKI sebagaimana dimaksud pada amar PERTAMA sebagai petunjuk teknis dalam memberikan informasi yang komperensif kepada para calon tenaga kerja Indonesia dan masyarakat. lembaga pendidikan. 14. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-38/KA/IX/2008 tentang Standar Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia oleh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta. : Keputusan Deputi Penempatan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ade Adam Noch NIP. BNP2TKI/III/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Jo Per-53/KA/SU-OKH/XII/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor PER. MEMUTUSKAN Menetapkan PERTAMA : : KEPUTUSAN DEPUTI BIDANG PENEMPATAN TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYULUHAN JABATAN TKI sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ini. : Petunjuk teknis peyuluhan jabatan TKI sebagaimana termaksud pada amar PERTAMA dipergunakan sebagai acuan atau petunjuk teknis bagi BNP2TKI BP3TKI. 11.10. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-13/KA/V/2010 tentang Bursa Kerja Luar Negeri. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-45/KA-BNP2TKI/XI/2008 ten tang Pedoman Penyelenggaraan Kelompok Berlatih Calon Tenaga Kerja Indonesia Berbasis Masyarakat.01/KA. sehingga memahami informasi peluang kerja ke luar negeri. 13. 12. P4TKI dalam melaksanakan penyuluhan jabatan TKI di Pusat. Kabupaten/Kota dan Kecamatan/Desa. Kebijakan Reformasi Sistem Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan Yang Berkeadilan. Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal 11 Juni 2010 DEPUTI PENEMPATAN KEDUA KETIGA KEEMPAT Drs. Provinsi.

.. KEPUTUSAN DEPUTI BIDANG PENEMPATAN NO:KEP................................ Nara Sumber dan Persyaratan .. i iii v BAB I PENDAHULUAN ................... B...... Penyelenggaraan Penyuluhan Jabatan ......... Materi Penyuluhan .................. E................... Mekanisme dan Prosedur........................ E.............. Ruang Lingkup .......... Dasar Hukum ............................... Metode Kegiatan .............................. 40 E....................................... 32 D........................................ 59/PEN/VI/2010 ........ A...................... Sarana dan Prasarana ................... A........ Materi Penyuluhan Jabatan ................................................ DAFTAR ISI .......................................... 28 A................................................................. Maksud.......................................... PENYULUHAN JABATAN TKI .................. 42 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia v .................................................................. Penerima Manfaat Layanan Penyuluhan Jabatan TKI ...........DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ................................................................................. D.. 1 1 4 5 10 11 13 13 15 18 21 24 25 26 BAB II BAB III PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN TKI .............. Peranan Penyuluhan Jabatan TKI .................. Peserta ....... Prinsip-prinsip Penyuluhan Jabatan . C..... 30 C.. Tenaga Penyuluh......... Prosedur Pelaksanaan Penyuluhan Jabatan .... G......... Pengertian ... D.................... F...................................................... 28 B...................................................... B......... Tujuan dan Sasaran ..................... C.. Latar Belakang ..........................

........ A.................. Pelaporan .............. 60 LAMPIRAN .............. 57 BAB VI PENUTUP ................................................................ 55 C........................................ 61 vi Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia ............ Pengajar .... C............. BAB V 47 47 49 50 51 53 MONITORING..........BAB IV PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS PENYULUH JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA .. Metoda dan Penilaian ......................LAMPIRAN ......................... Evaluasi dan Penilaian . Peserta Pelatihan Dan Bimbingan Teknis ............ D......................... EVALUASI DAN PELAPORAN ......................................................... Materi................. Monitoring .............................. E............. B....................................... Penyelenggaraan Pelatihan Dan Bimbingan Teknis .................. 59 DAFTAR PUSTAKA ................. 54 A.............................. 54 B................... Mekanisme dan Prosedur ..........

Program penempatan TKI ke luar negeri telah memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi pengangguran di dalam negeri yang sampai saat ini belum sepenuhnya dapat diselesaikan pemerintah.Lampiran Keputusan Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor : KEP. dan pengelolaan informasi publik merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan masyarakat informasi. minat dan keterampilan.59/PEN/VI/2010 Tanggal : 11 Juni 2010 BAB I PENDAHULUAN A. Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri harus sesuai dengan keahlian. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 1 . bakat. Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri juga perlu dilakukan secara terpadu antara instansi Pemerintah baik Pusat maupun Daerah dan peran serta masyarakat dalam suatu sistem hukum guna melindungi tenaga kerja Indonesia yang di tempatkan di luar negeri. keterbukaan informasi publik merupakan sarana mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara dan Badan Publik lainnya dan segala sesuatu yang berakibat pada kepentingan publik. Informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional. hak memperoleh informasi merupakan hak azasi manusia dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu ciri penting negara demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelengaraan yang baik. LATAR BELAKANG Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam mengurangi pengangguran akibat terbatasnya lapangan kerja di dalam negeri.

Pelayanan yang dimaksud untuk memberikan kepastian hukum dan hubungan antara masyarakat dan penyelenggaraan dalam pelayanan publik yang bertujuan agar terwujudnya batasan hubungan yang jelas tentang hak dan tanggungjawab. serta dapat dipertanggung jawabkan dengan mengetahui alasan kebijakan yang mempengaruhi hajat orang banyak dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan/atau meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi yang berkualitas. Tenaga kerja Indonesia di luar negeri sering dijadikan obyek perdagangan manusia.asas umum pemerintahan dan korporasi yang baik. tepat waktu. kecuali bersifat ketat dan terbatas. dan efisien.undangan dan perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik. dan proses pengambilan keputusan serta alasan pengambilan suatu keputusan publik untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan. terpenuhinya penyelenggaraan pelayanan publik sesuai dengan peraturan perundang . efektif. Azas dan tujuan setiap Informasi Publik bersifat terbuka dan dapat diakses setiap pengguna. dapat pula diperoleh setiap pemohon informasi dengan cepat. program. biaya ringan dan cara sederhana untuk menjamin hak warga negara guna mengetahui rencana pembuatan kebijakan. akuntabel. dan kewenangan seluruh pihak yang terkait dengan penyelenggaraan pelayanan publik. korban kekerasan. kejahatan atas harkat dan martabat manusia serta perlakuan lain 2 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . sistem penyelenggaraan yang layak sesuai dengan asas . mewujudkan penyelenggaraan yang baik yaitu yang transparan. kewajiban. kesewenang-wenangan. meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengambilan kebijakan dan pengelolaan Badan Publik yang baik.

yang melanggar hak asasi manusia. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 3 . masih minimnya informasi tentang dunia kerja maupun informasi pasar kerja yang dapat diakses oleh pencari kerja. Berdasarkan permasalahan tersebut diatas. Oleh karena itu. penyuluhan jabatan tenaga kerja luar negeri yang disampaikan oleh tenaga yang tidak kompeten. angkatan kerja yang memasuki dunia kerja belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai. memerlukan pelayanan secara menyeluruh sejak proses sosialisasi. pemberian informasi pasar kerja. di samping dengan adanya kondisi ketidaksesuaian antara kualifikasi kompetensi tenaga kerja dengan persyaratan kerja. belum tersedianya peraturan tentang penyuluh jabatan menyebabkan kurangnya informasi yang diterima oleh pencari kerja dan calon pencari kerja ke luar negeri. Permasalahan yang dihadapi TKI sampai saat ini masih terjadi disebabkan antara lain oleh belum adanya tenaga Penyuluh Jabatan Tenaga Kerja Luar Negeri. perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan jabatan-jabatan baru dan pada umumnya tenaga kerja yang tersedia belum siap mengisi. peranan kelembagaan penempatan dan lembaga pendukung penempatan lainnya harus menjadi perhatian pemerintah. maka diperlukan Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia agar Penyuluh Jabatan dapat memberikan pembekalan kepada pencari kerja luar negeri tentang dunia kerja dan infomasi yang berkaitan dengan kesempatan kerja yang ada. selanjutnya diharapkan buku ini pada akhirnya dapat memberikan persiapan bagi calon Tenaga Kerja Indonesia memiliki kemampuan untuk bekerja di luar negeri. keadaaan sosial budaya masih kurang untuk mendukung lajunya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

9. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan Yang Berkeadilan. Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. 5. Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 2002 tentang Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 88 mengenai Lembaga Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Pemerintahan Daerah. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.B. 4. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor PER. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2006 tentang Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia.BNP2TKI/III/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Jo Per-53/KA/SUOKH/XII/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. 8. 2. DASAR HUKUM 1. 6. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri. 11. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Kewenangan Pemerintah antara Pemerintah. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2006 tentang Kebijakan Reformasi Sistem Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia.01/Ka. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. 7. 10. 3. 4 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .

C.12. PENGERTIAN 1. 14. 4. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-45/KA-BNP2TKI/XI/ 2008 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kelompok Berlatih Calon Tenaga Kerja Indonesia Berbasis Masyarakat. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan BNP2TKI adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Presiden. 3. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-38/KA/IX/ 2008 tentang Standar Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia oleh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta. Calon Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan CTKI adalah setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pencari kerja yang akan bekerja di luar negeri dan terdaftar di instansi Pemerintah Kabupaten/Kota yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan. 2. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 5 . Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan P4TKI adalah kantor pelayanan di wilayah kerja dan dikoordinasikan oleh BP3TKI yang membawahinya. Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan BP3TKI adalah Unit Pelaksana Teknis di lingkungan BNP2TKI yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala BNP2TKI. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-13/KA/V/2010 tentang Bursa Kerja Luar Negeri. 13.

Jabatan Tenaga Kerja Luar Negeri adalah Jenis-jenis pekerjaan yang diberikan oleh pengguna yang ada di luar negeri yang siap di pangku oleh Calon Tenaga Kerja Indonesia. 7. dan kemampuannya baik untuk sementara waktu maupun tetap. Petugas Penyuluh Jabatan TKI adalah petugas antar kerja yang melaksanakan kegiatan Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Luar Negeri. obyektif. 6. agar mempunyai pemahaman tentang kemampuan dan keterampilan. Angkatan Kerja adalah penduduk dalam usia kerja (18 tahun ke atas) baik yang bekerja maupun yang sedang mencari pekerjaan dan penganggur. Penyuluhan Jabatan TKI adalah suatu proses penyampaian informasi tentang jabatan/pekerjaan dunia kerja secara sistematis. dan dinamis. dan kepribadian. 11. Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan TKI adalah setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pencari kerja yang akan bekerja di luar negeri dalam hubungan kerja untuk jangka waktu tertentu dengan menerima upah. 8. serta pelayanan kepada pemberi kerja untuk memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan.5. Antar Kerja adalah suatu mekanisme pelayanan kepada pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bakat. 6 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . minat. Penyuluhan adalah Proses Penyebarluasan informasi yang dilakukan dengan cara mengembangkan sumber daya manusia yang ada. minat. 10. 9. kepada calon/ pencari kerja agar memiliki gambaran yang obyektif tentang peluang kesempatan kerja sehingga mampu menentukan pilihan pekerjaan yang tepat dan berdayaguna sesuai dengan bakat. dan baik dalam hubungan kerja maupun usaha mandiri.

Informasi Ketenagakerjaan adalah gabungan. 15. 16. 17. terjadi karena perluasan usaha.12. naskah dan dokumen yang mempunyai arti. hak dan kewajiban masing-masing pihak. 13. perubahan teknik produksi atau ada tenaga kerja yang karena sesuatu hal berhenti dari pekerjaannya sehingga harus diisi dengan tenaga kerja baru. nilai dan makna tertentu mengenai ketenagakerjaan. rangkaian dan analisis data yang berbentuk angka yang telah diolah. 20. 14. Kompetensi Kerja adalah kemampuan kerja setiap individu yang mencakup aspek pengetahuan. dan/atau perseorangan di negara tujuan yang memperkerjakan TKI. Informasi Pasar Kerja (IPK) adalah informasi tentang persediaan tenaga kerja dan permintaan tenaga kerja serta informasi lain yang berkaitan dengan penempatan tenaga kerja. Bursa Kerja Luar Negeri adalah suatu Lembaga yang bergerak di bidang jasa pelayanan dan fasilitas TKI ke Luar Negeri bagi yang dikelola pemerintah maupun swasta dalam bentuk badan hukum perseroan maupun yayasan. 18. Visa kerja adalah izin tertulis yang diberikan oleh pejabat yang berwenang pada perwakilan suatu negara yang memuat persetujuan untuk masuk dan melakukan pekerjaan di negara yang bersangkutan. Bursa Kerja adalah lembaga yang berfungsi untuk mempertemukan antara pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja dalam rangka penempatan. Lowongan Pekerjaan adalah pekerjaan yang belum ada atau belum cukup jumlah orang yang melaksanakan. Badan Hukum swasta. 19. Pengguna jasa TKI yang selanjutnya disebut dengan Pengguna adalah instansi Pemerintah. keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 7 . Perjanjian kerja adalah perjanjian tertulis antara TKI dengan pengguna yang memuat syarat-syarat kerja. Badan Hukum Pemerintah.

Pelatihan Kerja adalah keseluruhan kegiatan untuk memberi. meningkatkan serta mengembangkan kompetensi kerja. dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan dan pekerjaan. 28. dan pemberi kerja dapat memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhannya. disiplin. 23.21. tanggungjawab. wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan antar kerja. sikap. 27. 22. produktivitas. Pelaksana Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja adalah instansi pemerintah yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan dan lembaga swasta berbadan hukum. minat dan kemampuannya. sehingga tenaga kerja dapat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bakat. memperoleh. TKI formal adalah Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja pada pengguna berbadan hukum baik itu pemerintah maupun swasta. baik yang dilakukan langsung pemberi kerja maupun melalui pelayanan penempatan tenaga kerja pemerintah maupun swasta melalui sistem antar kerja. 25. Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja adalah kegiatan untuk mempertemukan tenaga kerja dengan pemberi kerja. keterampilan dan sikap kerja sesuai dengan standar yang ditetapkan dan persyaratan di tempat kerja. 26. TKI informal adalah Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja pada pengguna perseorangan. Pengantar Kerja adalah pegawai negeri sipil yang diberi tugas. 24. Kelompok Berlatih calon TKI Berbasis Masyarakat yang selanjutnya disebut KBBM adalah komunitas pelatihan kerja berkedudukan ditingkat desa/kecamatan yang menitik beratkan pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup pengetahuan. Penempatan Tenaga Kerja adalah pengisian lowongan pekerjaan oleh pencari kerja. meliputi 8 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .

32. pelayanan konsultasi. 34. Narasumber adalah orang yang ahli. berdasarkan bidang studi pendidikannya dibedakan SMU dan SMK. Penempatan Pemerintah dengan pihak swasta yang selanjutnya disebut G to P adalah Penempatan TKI ke Luar Negeri oleh Pemerintah yang dilakukan atas dasar perjanjian antara Pemerintah dengan pengguna Berbadan Hukum Negara Tujuan. 31. Penempatan TKI adalah kegiatan pelayanan untuk mempertemukan TKI sesuai dengan bakat minat dan kemampuannya dengan pemberi kerja di luar negeri yang meliputi keseluruhan proses perekrutan. pengurusan dokumen. 33. Lembaga Pendidikan adalah lembaga yang memberikan pelayanan jasa kepada siswa di bidang pendidikan berdasarkan tingkatan studinya dibedakan. persiapan pemberangkatan. perijinan dan informasi instansi pemerintah/swasta serta unit-unit lainya. pendidikan dan pelatihan.29. Penempatan TKI oleh Pemerintah yang selanjutnya di sebut Goverman to Goverman (G to G) adalah Penempatan TKI ke Luar Negeri yang dilakukan oleh pemerintah atas dasar perjanjian secara tertulis antara Pemerintah RI dengan Pemerintah negara tujuan. Petugas Antar Kerja adalah pegawai/petugas pelaksana pelayanan penempatan tenaga kerja yang memiliki keterampilan untuk melakukan kegiatan penempatan tenaga kerja tetapi bukan pejabat fungsional pengantar kerja. penempatan. pemberangkatan sampai ke negara tujuan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 9 . dan pemulangan dari Negara tujuan. 30. penampungan. memiliki pengetahuan dan wawasan yang memadai untuk memberikan arahan dan saran dalam realisasi kegiatan tersebut. Akademi dan pesantren. Universitas.

Badan Hukum Swasta. Sektor Usaha adalah Pengelompokan usaha-usaha Perusahaan berdasarkan atas sektor yang telah ditetapkan oleh BPS dalam (KLUI). MAKSUD. Maksud Maksud disusunnya Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini adalah sebagai berikut : a. Pencari Kerja adalah mereka yang aktif mencari kerja (baik dalam status bekerja atau menganggur) dengan tingkat pendidikan yang bervariasi mulai dari tidak memiliki pendidikan dasar sampai tingkat sarjana. Penempatan yang dilakukan oleh swasta yang selanjutnya disebut P to P adalah Penempatan TKI oleh PPTKIS dengan mitra usaha di Luar Negeri berdasarkan perjanjian kerjasama penempatan yang dilakukan di Negara penempatan.35. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 2. Pengguna jasa TKI yang selanjutnya disebut dengan Pengguna adalah Instansi Pemerintah. Memberikan pedoman bagi petugas tentang pelaksanaan Penyuluhan Jabatan TKI untuk mencapai tujuan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri. Mewujudkan keseragaman dalam perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan penyuluhan jabatan TKI. D. 38. 37. Memberikan informasi yang komprehensif kepada para calon tenaga kerja Indonesia dan masyarakat. dan/atau Perseorangan Negara tujuan yang mempekerjakan TKI. 10 . 36. dewasa sampai usia pensiun. dengan usia mulai dari muda. sehingga memahami informasi peluang kerja ke luar negeri. b. TUJUAN DAN SASARAN 1. Tujuan Tujuan disusunnya Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini adalah : a.

RUANG LINGKUP Ruang lingkup pembahasan Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI diawali dengan Bab I tentang Pendahuluan yang menjelaskan tentang latar belakang. akurat. Penyelenggaraan Penyuluhan Jabatan. Penerima Manfaat Layanan Penyuluhan Jabatan. Materi Penyuluhan Jabatan. b. tujuan. transparan. efisien. Terlaksananya penyuluhan jabatan TKI sebagai salah satu fungsi pelayanan penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia secara optimal. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 11 . tepat. Metode. sasaran dan ruang lingkup penyusunan Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI. maksud. Bab II tentang Penyuluhan Jabatan TKI yang menjelaskan Prinsip Penyuluhan Jabatan. Menyampaikan informasi secara baik. Tenaga Penyuluh. dasar hukum. efektif dan dapat dipertanggung jawabkan kepada pencari kerja dan masyarakat. Mekanisme dan Prosedur.b. c. Terwujudnya kesesuaian antara informasi peluang kerja dan keterampilan/kompetensi kerja bagi pencari kerja ke luar negeri melalui Lembaga Penempatan dan Pendukung Penempatan. E. 3. Terlaksananya kegiatan penyuluhan jabatan yang baku/ standard sesuai Petunjuk Teknis. Sarana dan Prasarana. Peranan Penyuluhan Jabatan. Prosedur Pelaksanaan Penyuluhan Jabatan. Sasaran a. Sedangkan Bab III tentang Pelaksanaan Penyuluhan Jabatan yang menjelaskan tentang Peserta. Materi Penyuluhan Jabatan.

12 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Petugas Penyuluh. dituangkan dalam Bab VI sebagai penutup yang mengarahkan agar semua pihak yang terkait dalam penyuluhan jabatan TKI dapat menggunakan Petunjuk Teknis ini sebagai acuan dan pedoman. yang harus dipahami oleh tenaga penyuluh sebagai bahan materi penyuluhan jabatan. sehingga peran kegiatan penyuluhan jabatan sebagai salah satu fungsi pelayanan penempatan dan perlindungan TKI yang dilaksanakan oleh BNP2TKI dan instansi terkait dapat tercapai secara optimal.Pada Bab IV tentang Pelatihan dan Bimbingan Teknis Penyuluhan Jabatan TKI yang menjelaskan Peserta Pelatihan Penyuluhan Jabatan. Penilaian dan Mekanisme dan Prosedur. Sedangkan di bagian akhir dari penulisan petunjuk pelaksanaan ini. Selanjutnya pada Bab V membahas tentang Monitoring. Evaluasi dan Pelaporan yang menjelaskan aspek aspek dan instrument monitoring dalam rangka penyedian data dan informasi pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI. yang digunakan sebagai bahan evaluasi dan penilaian keberhasilan serta kekurangan dan kelemahan sebagai saran perbaikan program dan kebijakan yang akan datang. Materi Penyuluhan Jabatan. Pada Lampiran akan dilengkapi dengan informasi jenis jabatan pekerjaan yang berlaku secara internasional yang disusun berdasarkan sektor lapangan usaha dan bidang-bidang usaha. Metoda.

yang kemudian berusaha mendapatkan pekerjaan dengan mencari lowongan kerja yang ada di dalam dan luar negeri. Selanjutnya layanan penempatan akan dapat berjalan dengan baik.BAB II PENYULUHAN JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA A. mudah dipahami bila penyuluhan mempunyai keterkaitan erat dan mendukung program lain. b. Penyuluhan jabatan Penyuluhan jabatan pada prinsipnya merupakan suatu langkah awal dalam layanan penempatan tenaga kerja Indonesia dan sekaligus sebagai wujud salah satu fungsi layanan antar kerja. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 13 . Dengan demikian. c. Bursa Kerja Pemerintah yang dilaksanakan oleh Dinas yang membidangi ketenagakerjaan/BP3TKI. PRINSIP-PRINSIP PENYULUHAN JABATAN 1. Pencaker dapat memperoleh informasi lowongan kerja melalui kegiatan yang dilakukan oleh empat penyelenggara bursa kerja yaitu : a. pemagangan. 2. perencanaan tenaga kerja ataupun perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Pencari kerja Pencari kerja (Pencaker) merupakan produk institusi pendidikan dan atau pelatihan. Bursa Kerja Swasta (BKS). bila seluruh layanan yang ada didalamnya juga berjalan dengan baik. Bursa Kerja Luar Negeri (BKLN). Bursa Kerja Khusus (BKK) yang berada didalam lembaga pendidikan /pelatihan. d. produktivitas kerja. seperti latihan kerja.

Penempatan tenaga kerja di luar negeri Penempatan tenaga kerja di luar negeri diselenggarakan oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). dapat dilihat pada Skema Layanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia. merupakan instansi pemerintah yang dibentuk khusus untuk menangani penempatan tenaga kerja Indonesia ke negara penempatan. Penempatan pada perusahaan swasta dilaksanakan oleh PPTKIS (P to P). kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan lowongan pekerjaan di luarnegeri. dalam proses penempatan dibagi dalam 5 (lima) yaitu : a. Prinsip-prinsip penyuluhan jabatan dalam perpektif penempatan tenaga kerja di luar negeri dengan mengkaitkan dengan fungsi antar kerja. Pemerintah dengan Pemerintah (G to G). c. Penempatan perseorangan/mandiri. 14 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . d. Penempatan oleh Perusahaan untuk kepentingan sendiri. 3. Pemerintah dengan Swasta (G to P). Lembaga Pelatihan Berbasis Masyarakat yang dikenal dengan Kelompok Berlatih Calon TKI Berbasis Masyarakat (KBBM).e. Fungsi antar kerja Program penyuluhan jabatan TKLN tersebut pada dasarnya melaksanakan fungsi antar kerja dan dalam pelaksanaannya program tersebut antara lain menyampaikan Informasi pasar kerja yang berfungsi memberikan informasi lowongan kerja sehingga pencaker dan masyarakat dapat memiliki gambaran yang obyektif tentang peluang kesempatan kerja dan menyadari realitas potensi dirinya dan selanjutnya mampu menentukan pilihan yang tepat untuk bekerja ke luar negeri. penyediaan peran berbagai lembaga pelatihan yang menghasilkan potensi. b. dan e. 4.

5. minat maupun karakteristik dan kepribadian seseorang/ individu. Menjelaskan tentang persyaratan kerja yang ditentukan oleh pasar kerja luar negeri. persyaratan kerja. peluang kerja. kelompok sasaran pencari kerja yang dirinci sebagai berikut : 1. inovatif. memilih bidang pekerjaan yang disesuaikan dengan kesempatan kerja di luar negeri yang berprospek dalam persiapan memasuki dunia kerja.B. Disamping peranan-peranan penyuluhan jabatan dalam memberikan informasi peluang kerja ke luar negeri diperlukan adanya peningkatan dan pengembangan tenaga penyuluh jabatan melalui Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 15 . Memberikan informasi tentang dunia kerja yang mencakup kondisi ketenagakerjaan berdasarkan sektor lapangan usaha yang berlaku secara internasional. padat tehnologi dan profesional. 4. sehingga para pencari kerja mampu mempersiapkan diri dan mengembangkan dirinya sesuai persyaratan kerja yang semakin spesifik. Membantu pencaker untuk memilih / mengikuti program latihan kerja. bakat. 3. 2. Memberikan informasi tentang peluang kerja yang tercipta karena adanya perkembangan ekonomi global dan fenomena migrant workers. PERANAN PENYULUHAN JABATAN TKI Secara umum penyuluhan jabatan TKI memiliki peranan yang penting dalam informasi dunia kerja. Membantu lembaga pendidikan dalam mengarahkan siswa dan pelajar untuk memilih jurusan (bidang studi) atau bidang pekerjaan yang tepat sesuai dengan potensi yang dimiliki yang terkait dengan pekerjaan di luar negeri. sekaligus untuk mengenalkan dan memahami kemampuan dasar.

pelatihan penyuluhan jabatan TKI dan bimbingan teknis kepada pegawai yang ditunjuk dalam petugas pelaksana penyuluhan. penyediaan peran berbagai lembaga pelatihan yang menghasilkan potensi. Prinsip dan peran penyuluhan jabatan dalam perpektif penempatan tenaga kerja di luar negeri dengan mengkaitkan dengan fungsi antar kerja. Kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan lowongan pekerjaan di luar negeri. dapat dilihat pada Skema Layanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia. sebagai berikut: 16 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Sehingga peranan penyuluhan jabatan dalam proses penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia dapat dicapai secara optimal.

UPAH/GAJI 17 . PENGANTAR KERJA Dalam Hubungan Kerja : 1. G to G 2. Penerima Kerja 3. KPS 5. G to P 3. PO PENEMPATAN TKLN FORMAL PERSIAPAN PELATIHAN IPK. Majikan/Perorangan 2. Perjanjian Kerja PENEMPATAN TKLN 1. PK INFORMAL Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia LOWONGAN KERJA KE LUAR NEGERI ANTAR KERJA : 1. Pengguna/Pemberi Kerja/BBH 2. ASURANSI. IPK 2.MEKANISME LAYANAN PENEMPATAN TKLN PENDIDIKAN/ LEMBAGA PELATIHAN PENCARI KERJA Diluar Hubungan Kerja : 1. PENYULUHAN JABATAN 3. P to P/PPTKLN/AGENCY 4.

Sesuai dengan usianya siswa SMK/SMU masih dalam proses mencari jati diri untuk mempersiapkan karier dimasa depannya. Dengan pengenalan potensi diri yang tepat mereka akan bisa mengambil keputusan yang terbaik untuk mempersiapkan diri. maka apabila dilihat dari penerima manfaat dalam kegiatan penyuluhan jabatan TKI dibagi dalam dua sub sasaran kegiatan yaitu : 1. sehingga mereka dapat menentukan pilihan dari sebanyak mungkin kemungkinan jabatan yang ada. Siswa Lanjutan tingkat Atas (SMK/SMU). Kelompok sasaran yang dapat memanfaatkan pelayanan penyuluhan jabatan adalah: 1. ditujukan bagi petugas/pelaksana yang akan bertugas melaksanakan penyuluhan kepada pencaker dan masyarakat. Kenyataan menunjukkan bahwa tidak semua tamatan SMK/SMU melanjutkan ke Perguruan Tinggi.C. Siswa merupakan calon angkatan kerja yang nantinya akan memasuki dunia kerja. Penyuluhan Jabatan. mereka perlu dibantu dengan cara memberikan informasi seluas-luasnya tentang dunia kerja baik di dalam maupun di luar negeri. 18 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 2. sesuai dengan kelompok sasaran. Oleh karena itu. Pelatihan/Bimtek. yang ditujukan bagi pencaker dan masyarakat dengan tujuan agar mereka mendapat informasi tentang dunia kerja ke luar negeri. PENERIMA MANFAAT LAYANAN PENYULUHAN JABATAN TKI Dalam rangka mewujudkan tercapainya peranan penyuluhan jabatan dalam proses penempatan dan perlindungan TKI.

Pencari kerja adalah angkatan kerja yang sedang menganggur dan mencari pekerjaan maupun yang sudah bekerja tetapi ingin pindah atau alih pekerjaan dengan mendaftarkan diri ke Dinas Tenaga Kerja setempat dan BKLN dengan tingkat Pendidikan mulai dari SD (bisa baca tulis) sampai tingkat sarjana. Organisasi Pemuda. 4. Mahasiswa Kelompok mahasiswa bisa digolongkan bukan angkatan kerja dan ada yang dapat digolongkan angkatan kerja. Sesuai dengan tingkat pendidikannya mahasiswa sudah lebih terarah pada bidang pekerjaan tertentu. Perusahaan-perusahaan Multi Nasional/yang memperoleh kontrak kerja di luar negeri. Organisasi Kemasyarakatan. Serikat buruh/ serikat pekerja. yang berasal dari kelompok Profesi. sebagai salah satu alternative disamping kesempatan kerja di dalam negeri. Pencari Kerja. Politeknik dan Sekolah Tinggi). Kelompok masyarakat tersebut diharapkan pada posisinya masing-masing dapat memberikan dukungan dan berpengaruh terhadap keberhasilan program penyuluhan jabatan. Pondok Pesantren. Diharapkan pada 3. Organisasi Sosial/LSM. Namun demikian mereka masih sangat memerlukan informasi tentang peluang-peluang kerja di luar negeri. Kelompok masyarakat peduli TKI. Organisasi Keagamaan. Masyarakat Umum. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 19 . dengan usia produktif. pemberian informasi tentang pentingnya program penyuluhan jabatan kepada seluruh target group menjadi sangat penting dan dilakukan secara terus menerus.2. Masyarakat umum adalah kelompok penduduk usia kerja. Oleh karena itu. Mahasiswa sebagai kelompok sasaran Penyuluhan Jabatan yang masih kuliah di Perguruan Tinggi (Universitas. Akademi.

Karyawan Kontrak Kerja Waktu Tertentu (KKWT). Peserta yang berasal dari TKI Purna merupakan kelompok sasaran yang perlu mendapat perhatian. KBBM.Out Sourcing). 5. 7. Peserta yang berasal dari karyawan alih profesi merupakan kelompok sasaran yang cukup strategis dalam rangka turut menyelesaikan dampak dari PHK ditengah krisis global. 20 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . peserta yang berasal dari BLKLN dan KBBM pada dasarnya sudah sesuai dengan jabatan yang dipilih oleh pencari kerja. karena memiliki keahlian dan keterampilan yang dapat disesuaikan dengan informasi pasar kerja yang tersedia di luar negeri. TKI Purna alih profesi dan peningkatan kualifikasi. LPK dan Pendidikan Luar Sekolah.akhirnya dapat membentuk sikap positif untuk mendukung mewujudkan prinsip “the right man on the right job”. sedangkan tenaga kerja out sourcing merupakan kelompok sasaran yang potensial untuk memastikan pekerjaan yang lebih baik sesuai dengan kepastian masa depan. sedangkan peserta dari LPK dan Pendidikan Luar Sekolah masih dapat diarahkan untuk memilih jabatan yang diinginkan. Peserta Pelatihan yang terdaftar di BLKLN/KBBM/LPK dan Pendidikan Luar Sekolah merupakan kelompok sasaran potensial yang dapat diikutsertakan sebagai peserta Penyuluhan Jabatan TKI. Peserta yang berasal dari pegawai perusahaan yang berasal dari KKWT pada dasarnya merupakan kelompok sasaran yang perlu dipertimbangkan. terutama yang 6. Karyawan alih profesi (PHK. 8. Peserta Latihan BLKLN.

Tahapan pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI dibagi dalam 3 (tiga) tahapan sebagai berikut : Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 21 . Dinas Tenaga Kerja setempat. sehingga informasi peluang kerja dan jabatan dapat dipahami secara lebih mudah. BP3TKI/P4TKI dan Dinasnaker Provinsi/ Kabupaten/Kota. Serikat Pekerja Perusahaan /Buruh. LSM. Pondok Pesantren dan lain-lain. LSM menjadi sasaran antara untuk menyampaikan informasi pasar kerja dan jabatan TKI kepada anggotanya. 9. PROSEDUR PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN Kegiatan penyuluhan jabatan dilaksanakan oleh pengantar kerja dan petugas dari instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan seperti BNP2TKI. sekaligus berperan sebagai Bursa Tenaga Kerja dan memfasilitasi proses penempatan kepada instansi BP3TKI. berminat alih profesi untuk peningkatan kualifikasi. Peserta yang berasal dari Lembaga Pendidikan. Lembaga Pendidikan. Keagamaan. sekaligus berperan sebagai pengawas dan pengendali terhadap penempatan dan perlindungan TKI secara bermartabat. Pondok Pesantren menjadi sasaran antara untuk menyampaikan informasi pasar kerja dan jabatan TKI kepada murid dan santrinya. 10. karena pada dasarnya TKI Purna sudah mempunyai pengalaman dan keterampilan bekerja di luar negeri. Serikat Pekerja Perusahaan/Buruh. Keagamaan. Organisasi Lembaga Kepemudaan. D. Peserta yang berasal dari Organisasi Lembaga Kepemudaan.

22 . maka perlu dilakukan koordinasi dengan Instansi/Lembaga yang membawahi untuk memperoleh kesediaan mengatur jadual pelaksanaan penyuluhan jabatan. Booklet. Perlu dilakukan pendekatan Informal sebelum surat resmi dari kantor dinas yang membidangi Ketenagakerjaan. Instansi dan Lembaga yang terkait dengan kelompok sasaran. d. Spanduk dan Prasana Audio Visual. Menyusun jadual acara Penyusunan jadual acara bekerjasama dengan Pimpinan Sekolah. Foster. Apabila sasaran adalah pencari kerja atau pekerja yang datang ke kantor BP3TKI. Menyusun materi penyuluhan Sesuai dengan tingkat pendidikan dan kejuruan sekolah serta koordinasi dengan kepala sekolah atau guru bimbingan disusun materi yang paling dibutuhkan oleh siswa. Menyiapkan Sarana Pendukung Kumpulkan dan persiapkan sarana pendukung antara lain Leaflet. b. Menentukan kelompok sasaran Apabila kelompok sasaran sudah ditentukan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia c. Tahap persiapan a.1. diajukan kesekolah atau dinas pendidikan. P4TKI. Dinas yang membidangi Ketenagakerjaan maka dapat diatur langsung jadual kegiatan penyuluhan jabatan bagi mereka.Sebagai contoh penentuan kelompok sasaran siswa SMK/SMU adalah berkoordinasi dengan Dinas pendidikan setempat dan kepala sekolah untuk memperoleh kesediaan sekolah mengatur pelaksanaan penyuluhan jabatan.

dengan mempersiapkan ruangan yang dapat menampung jumlah peserta. f. hal ini untuk memastikan segala tahapan berjalan sesuai dengan rencana (dibuat daftar check list). Tahap Pelaporan dan Evaluasi Setiap kegiatan penyuluhan jabatan dilaksanakan. penanggung jawab keuangan. maka administrasi pendukung harus di persiapkan antara lain surat penugasan. 2. Laporan kegiatan penyuluhan jabatan berisi : a. Tanggal/Waktu/Tempat kegiatan. harus dibuat laporan sebagai laporan pertanggung jawaban dan bahan evaluasi untuk perbaikan yang akan datang. Menentukan Lokasi Penyuluhan Menentukan lokasi penyuluhan bekerjasama dengan Pimpinan Sekolah. daftar hadir. 3. dll. dimana masingmasing petugas melakukan kewajiban sesuai pembagian tugas yang telah ditentukan. Membuat Check List Persiapan Tahapan persiapan a sampai dengan f perlu dilakukan check list pada H-3 sebelum pelaksanaan kegiatan.e. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 23 . Mempersiapkan Administrasi Untuk tertib administrasi pelaksanaan penyuluhan jabatan. g. Nama kegiatan. b. Tahap Pelaksanaan Apabila persiapan telah dilakukan sebaik baiknya maka penyuluhan jabatan dapat diselenggarakan berpedoman dengan rencana yang telah dibuat. Instansi dan Lembaga yang terkait dengan kelompok sasaran.

Ringkasan Materi. Analisis Jabatan. Statistika dasar. Kualifikasi Jabatan. Berkas yang diperluka untuk pertanggungjawaban. Informasi Pasar Kerja. Notulen tanya jawab. g. Kondisi Ketenagakerjaan. Dasar teori komunikasi. E. disampaikan kepada atasan (Pimpinan) satuan unit kerja dengan tembusan ke Instansi kelompok sasaran kegiatan. b. h. Materi pendukung terdiri dari : a. c. Permasalahan Penempatan dan Perlindungan TKI. Latar Belakang Falsafah. Sistem antar kerja. f. 2. Peserta penyuluhan.c. Peningkatan keterampilan. g. e. Teknik penyuluhan jabatan. d. e. 24 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Tim pelaksana kegiatan. Teknik wawancara. d. Psikologi umum. Peluang Kerja Berdasarkan Sektor Usaha. b. i. d. c. Laporan tersebut disusun dan ditandatangani oleh penanggung jawab kegiatan. e. Informasi Lowongan Kerja (menghindari penipuan). f. Metodologi (Metodik didaktik/Andragogi). Materi pokok terdiri : a. MATERI PENYULUHAN JABATAN Materi yang harus dipahami oleh petugas Penyuluh Jabatan terdiri dari dua materi yaitu materi pokok dan materi pendukung: 1. f. g.

jumlah lulusan lembaga latihan yang dapat ditempatkan. Menyusun rencana pelaksanaan kegiatan. d. PENYELENGGARAAN PENYULUHAN JABATAN Tahapan yang dilaksanakan dalam penyelenggaraan penyuluhan jabatan adalah : 1. jumlah peserta. informasi usaha mandiri/ wiraswasta dan jumlah peluang kerja di luar negeri. Tahap persiapan a. k. Sesuaikan materi/isi penyuluhan dengan waktu.h. tempat. Perkenalkan diri : Nama. Menginventarisasi dan menyiapkan sarana/bahan yang di butuhkan. F. Prosedur dan Persyaratan Bekerja ke Luar Negeri (tehnik wawancara). Beritahukan apa yang akan dibicarakan. 2. Pelaksanaan Dalam melaksanakan penyuluhan perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: a. Unit Kerja. Membentuk tim pelaksana penyuluhan jabatan. Materi pendukung harus dilengkapi dengan data pencaker. Profile Lembaga-lembaga Penempatan dan Perlindungan TKI. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 25 . Terjadinya pengangguran. j. i. c. Mekanisme Pelatihan Tenaga Kerja melalui KBBM. d. Menyusun materi yang akan diberikan kepada peserta. b. b. persyaratan memasuki lembaga latihan Informasi program latihan kerja. c. Ucapkan salam sebagai pembuka.

Apabila ada pertanyaan yang tidak bisa dijawab saat penyuluhan. hendaknya dibuat laporan yang berisi : a. f. i. 26 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . b. Simpulkan materi yang telah disampaikan. jenuh. LCD/infokus. G. j. Selama penyuluhan usahakan agar peserta tidak merasa bosan. Pointers bahan penyuluhan. Sebagai penutup. c. Laptop. Jumlah peserta penyuluhan. Sediakan waktu tanya jawab. mengantuk dengan memberikan contoh yang menarik atau humor yang segar. h. waktu dan tempat pelaksanaan. acuh.e. SARANA DAN PRASARANA Sarana dan prasarana yang diperlukan dalam kegiatan penyuluhan jabatan antara lain : 1. jangan terlalu lama memandang pada layar/ peraga penyuluhan. d. Pertanyaan yang diajukan peserta dan jawaban yang diberikan Laporan merupakan bahan evaluasi kegiatan untuk digunakan sebagai bahan penyempurnaan perencanaan dan penyelenggaraan penyuluhan yang akan datang. Pelaporan Setelah penyuluhan dilaksanakan. 3. Slide. proyektor. Tanggal. Sound sytem dsb). Pandangan mata penyuluh harus menyebar keseluruh peserta. Perangkat elektronik audio-visual (televisi. sampaikan terima kasih kepada peserta. radio. catat dan janjikan akan dijawab kemudian. overhead. g.

lembaga pelatihan. kamus jabatan nasional. klasifikasi jabatan Indonesia. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 27 . lembaga penempatan tenaga kerja swasta. booklet jabatan. Media cetak dalam bentuk leaflet jabatan. poster. 3. Tempat atau ruangan yang memadai sesuai dengan jumlah peserta. daftar nama dan alamat perusahaan penempatan tenaga kerja Indonesia swasta.2. klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia. data dan informasi tentang lembaga bursa kerja. spanduk dsb.

3. Organisasi Keagamaan. Pencari Kerja Peserta yang berasal dari pencari kerja adalah angkatan kerja yang sedang menganggur dan mencari pekerjaan maupun yang sudah bekerja tetapi ingin pindah atau alih pekerjaan dengan mendaftarkan diri ke Dinas Tenaga Kerja setempat dan BKLN. Adapun siswa yang diberikan penyuluhan jabatan TKI terdiri dari. Masyarakat Umum Peserta dari masyarakat umum yang berasal dari kelompok Profesi. Pondok Pesantren.BAB III PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN TKI A. Siswa Kelas III SMK dan Siswa Kelas III SMU. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan dan Umum (SMK/SMU). PESERTA 1. sesuai dengan usianya siswa SMK/ SMU masih dalam proses untuk mempersiapkan karier dimasa depannya. Serikat buruh/serikat pekerja. sebagai salah satu alternatif disamping kesempatan kerja di dalam negeri. Politeknik dan Sekolah Tinggi) sangat memerlukan informasi tentang peluang-peluang kerja di luar negeri. Kelompok masyarakat peduli TKI. Organisasi Sosial/LSM. 2. merupakan calon angkatan kerja yang nantinya akan memasuki dunia kerja. 4. Organisasi Pemuda. Perusahaanperusahaan Multi Nasional/yang memperoleh kontrak kerja di luar negeri. Mahasiswa Mahasiswa sebagai kelompok sasaran Penyuluhan Jabatan yang masih kuliah di Perguruan Tinggi (Universitas. Akademi. Organisasi Kemasyarakatan. 28 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .

Karyawan Kontrak Kerja Waktu Tertentu (KKWT). Sebagai contoh dari jabatan semula General Worker/ Operator menjadi jabatan spesifik/Supervisor dan Peningkatan Kualifikasi (Jenjang Jabatan Kerja yang levelnya lebih tinggi). 7. karena pada dasarnya TKI Purna sudah mempunyai pengalaman dan keterampilan bekerja di luar negeri. sedangkan peserta dari LPK dan Pendidikan Luar Sekolah masih dapat diarahkan untuk memilih jabatan yang diinginkan. Peserta Latihan Peserta Penyuluhan Jabatan TKI yang berasal dari BLKLN/ KBBM/LPK dan Pendidikan Luar Sekolah. Peserta yang berasal dari pegawai perusahaan yang berasal dari KKWT pada dasarnya merupakan kelompok sasaran yang perlu dipertimbangkan. Kepesertaan untuk setiap kelompok sasaran diatas dalam pelaksanaan penyuluhan jabatan. TKI Purna Alih Profesi Peserta yang berasal dari TKI Purna merupakan kelompok sasaran yang perlu mendapat perhatian. peserta yang berasal dari BLKLN dan KBBM pada dasarnya sudah sesuai dengan jabatan yang dipilih oleh pencari kerja. sehingga informasi peluang kerja dan jabatan dapat dipahami secara lebih mudah. Karyawan Alih Profesi (PHK. terutama yang berminat alih profesi untuk peningkatan kualifikasi. Peserta yang berasal dari karyawan alih profesi merupakan kelompok sasaran yang cukup strategis dalam rangka turut menyelesaikan dampak dari PHK ditengah krisis global.5. 8. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 29 . karena memiliki keahlian dan keterampilan yang dapat disesuaikan dengan informasi pasar kerja yang tersedia di luar negeri. harus mempertimbangkan 6.Out Sourcing).

Untuk kondisi tertentu penyuluh pusat dapat ditugaskan melakukan penyuluhan ditingkat Kabupaten/ Kota. TENAGA PENYULUH. Petugas Antar Kerja Petugas Antar Kerja adalah Pegawai Negeri Sipil dan Non PNS yang mengikuti bimbingan teknis antar kerja pada BNP2TKI dan Dinas Provinsi/Kab/Kota yang membidangi Ketenagakerjaan. Tenaga Penyuluh a. Petugas Penyuluh Jabatan dapat berasal dari Penyuluh Pusat dan Penyuluh Daerah.efektifitas pembelajaran dengan kepesertaan antara 50 - 75 orang peserta per kelas. Kecamatan/Desa. b. atau dapat melebihi menyesuaikan dengan kondisi ruangan dan ketersedian tenaga penyuluh serta media penyuluhan yang digunakan B. c. Petugas Penyuluh Jabatan TKI Adalah pengantar kerja dan petugas antar kerja yang melaksanakan kegiatan Penyuluhan Jabatan TKI yang memiliki Sertifikat Bimbingan Teknis Penyuluhan Jabatan TKI yang dikeluarkan oleh BNP2TKI. NARA SUMBER DAN PERSYARATAN 1. Pengantar Kerja Pengantar Kerja adalah Pegawai Negeri Sipil pada BNP2TKI dan Dinas Provinsi / Kab / Kota yang membidangi Ketenagakerjaan yang memiliki keterampilan melakukan kegiatan antar kerja luar negeri dan diangkat dalam jabatan fungsional. 30 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .

Pangkat Golongan/Ruang : minimal Pengatur (II/c). b. Pejabat di lingkungan BP3TKI. 3. Kepala BNP2TKI b. dan III BNP2TKI . Apabila kegiatan dilaksanakan di tingkat kabupaten maupun kecamatan maka nara sumber dari : a. Persyaratan PNS dan/atau Non PNS 1). Memiliki Sertifkat Penyuluhan Jabatan dan/atau Sertifikat Petugas Rekrut/Tutor CTKI. 2). II. Memiliki Pengalaman wawasan dibidang pengantar kerja dan ketenagakerjaan dan/atau Sertifikat Petugas Rekrut/Tutor CTKI. Praktisi dibidang Ketenagakerjaan. Pejabat instansi yang membidangi ketenaga kerjaan di tingkat propinsi. c. Pejabat instansi terkait di tingkat propinsi. c. Nara Sumber Pelaksanaan kegiatan penyuluhan jabatan jika dilaksanakan di tingkat propinsi maka nara sumber dari tingkat pusat : a. Sehat Jasmani dan Rohani.2. Pejabat lain yang dipandang mampu dan tokoh nasional yang di tunjuk. Masa Kerja 4 (empat) Tahun. Para Pejabat Eselon I. PNS Pendidikan minimal D3/ Sederajat. Non PNS Pendidikan Minimal : D3/Sederajat. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 31 .

waktu dan tempat saat komunikasi dilakukan. pengarahan.4. sarana 32 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . reaksi komunikan. wawancara dan lain-lain). 2) Menimbulkan pengaruh pada komunikan berupa perubahan pengetahuan sikap kerja atau perbuatan sesuai yang diharapkan. 4) Sesuaikan situasi. Cara berkomunikasi yang baik Proses penyampaian pesan dari penyampai pesan/ komunikator kepada penerima pesan/komunikasi/audiance. serta waktu. diharapkan dapat dilakukan dengan komunikasi secara sederhana sehingga isi pesan yang disampaikan diterima atau dipahami oleh komunikan: a. 2) Ada umpan balik. b. Komunikasi yang baik dan dapat dikatakan berhasil. Cara berkomunikasi dengan kelompok sasaran : 1) Terjadi dialog antara komunikator dengan komunikan. apabila : 1) Antara komunikan dengan komunikator terjadi kesamaan pengertian dan pemahaman terhadap isi pesan (isi pesan diterima secara utuh). 3) Teknik berkomunikasi yang baik dari komunikator (bentuknya dapat berupa diskusi. tergantung kepada tujuan dan sasaran yang ingin dicapai oleh kegiatan penyuluhan jabatan tersebut yang disesuaikan dengan jenis kelompok penerima manfaat. MATERI PENYULUHAN Materi penyuluhan jabatan yang diberikan. C. tingkat pendidikan/jabatan peserta.

dan prasarana yang tersedia. Dengan mengikuti penyuluhan jabatan seseorang akan memperoleh informasi yang luas tentang jenis jabatan yang ada. memilih pelatihan dan persiapan lain yang diperlukan (kondisi fisik/kesehatan. yang dapat membantunya untuk merencanakan karir. secara umum materi penyuluhan jabatan adalah menyampaikan: 1. Setiap jenis pekerjaan memiliki persyaratan yang berbeda misalnya untuk jabatan pada sektor industri pengolahan kayu diperlukan seseorang yang dapat mengoperasikan mesin press kayu sesuai petunjuk pegoperasian agar kayu dapat tersambung kuat. Contoh jabatan TKI berikutnya dapat dilihat pada lampiran petunjuk teknis ini. Penyuluhan jabatan TKI bertujuan untuk membantu seseorang mengetahui informasi tentang jabatan. finansial. siswa latih perlu diberikan informasi 2. dengan kondisi lingkungan kerja pada tempat yang bersuara berisik sehingga alat kerja dilengkapi alat kerja K3 penutup telinga dan masker. siswa didik. Arti Penting Penyuluhan Jabatan Dalam Dunia Kerja Salah satu faktor pendukung keberhasilan seseorang dalam melaksanakan pekerjaannya adanya kesesuaian/kecocokan antara kondisi diri dan persyaratan jabatan. dimulai dari pendidikan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 33 . Persyaratan jabatan untuk operator mesin press kayu: laki-laki. dan lain-lain). Perbedaan individu baik secara fisik dan psikis merupakan kondisi alami menyebabkan setiap individu memiliki kondisi yang tidak mungkin mampu melaksanakan semua jenis pekerjaan. berpendidikan STM mesin. Persiapan Memasuki Dunia Kerja di Luar Negeri Kepada pencaker.

calon pencaker perlu mengetahui hal-hal yang harus dipersiapkan dalam menghadapi seleksi dan wawancara. f. Dengan mengetahui persediaan tenaga kerja. Data persediaan tenaga kerja luar negeri antara lain meliputi lulusan lembaga pendidikan maupun lembaga pelatihan pencari kerja dan kelompok sasaran penyedia tenaga kerja lainya. Persyaratan jabatan dari lowongan kerja yang tersedia di luar negeri. informasi yang penting diberikan adalah: a.penting sebagai persiapan memasuki dunia kerja. pencaker. Informasi permintaan kerja adalah data dan informasi tentang 34 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . baik secara langsung menghubungi bursa kerja (Pemerintah atau Swasta) atau melalui situs-situs internet yang menyajikan informasi tentang lowongan kerja. c. 3. Tempat-tempat pelatihan keterampilan dan bidang/ jurusan yang tersedia (BLKLN Pemerintah dan Swasta. Cara mendaftar untuk bekerja ke luar negeri di Bursa Kerja Dinas Tenaga Kerja Provinsi/Kab/Kota dan BKLN. Strategi/Kiat menghadapi seleksi dan wawancara. Keterampilan yang harus dimiliki untuk mengisi kesempatan/lowongan pekerjaan/jabatan tersebut. Informasi Pasar Kerja Informasi pasar kerja memuat data dan informasi tentang persediaan. KBBM serta Lembaga Lainnya) e. d. permintaan dan penempatan tenaga kerja luar negeri. Cara memperoleh informasi tentang lowongan kerja. b. seseorang pencari kerja akan mengetahui gambaran nyata atau bersaing dalam memasuki dunia kerja luar negeri.

baik dalam bentuk leafleat (selebaran yang berisi informasi suatu jabatan). daftar informasi jabatan dapat dan diperoleh dari pengolahan data dan informasi yang tersaji dalam sistem KTKLN. hasil market intelligent dari perwakilan RI di luar negeri. 4.lowongan kerja dan persyaratan jabatannya. perusahaan yang mendapat kontrak dari luar negeri dan permintaan tenaga kerja perorangan serta situs lowongan kerja luar negeri. Dengan mempertimbangkan karakteristik permintaan tenaga kerja luar negeri mempunyai limitasi waktu. Permintaan tenaga kerja luar negeri dapat diperoleh melalui permintaan riil sesuai job order dari pengguna di luar negeri. Materi informasi pasar kerja yang disusun dalam bentuk Informasi Pasar Kerja oleh penyuluh jabatan yang memuat kondisi pasar kerja luar negeri sebagai suatu informasi hasil promosi tenaga kerja luar negeri. serta media elektronik audio visual. maka kecepatan untuk pemenuhan jabatan yang tersedia pada informasi pasar kerja perlu terus di update/diperbaharui sesuai dengan perubahan yang terjadi di dalam pasar kerja luar negeri. pelaksanaan job fair. informasi media masa cetak baik lokal maupun internasional. atau booklet (buku panduan jabatan yang berisi beberapa jabatan) yang memuat tentang: Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 35 . informasi jabatan ini disampaikan melalui media cetak. Informasi Jabatan Informasi jabatan dapat disajikan dalam bentuk daftar jabatan-jabatan yang sudah diisi oleh para tenaga kerja Indonesia yang sudah bekerja di luar negeri. yang selanjutnya ditungkan dalam Surat Ijin Pengerahan (SIP). forum forum business meeting.

Uraian Tugas Uraian Tugas mencerminkan informasi tentang jabatan seperti letak jabatan dalam klasifikasi. memberikan identitas atas jabatan. d. b.a. c. Syarat Fisik Yang dimaksud dengan syarat fisik adalah suatu syarat yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan agar dapat melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya. perangkat yang digunakan. Kode Jabatan Kode jabatan dapat menggunakan kode yang berlaku di Indonesia atau ISCO (International Standard Classification and Occupation 88). e. h. g. tingkatan jabatan. f. Kemungkinan Resiko Bahaya Kemungkinan resiko bahaya adalah konsekuensi yang mungkin akan dialami pemegang jabatan sehubungan dengan keberadaannya dalam lingkungan pekerjaan. Letak Jabatan Yang dimaksud dengan letak jabatan adalah tempat dimana jabatan itu berada dalam suatu struktur organisasi perusahaan pengguna luar negeri. Ikhtisar jabatan Ikhtisar Jabatan adalah uraian singkat yang menggambarkan ruang lingkup tugas jabatan dan disusun dalam satu kalimat. bahan yang digunakan. Kondisi lingkungan kerja Yang dimaksud dengan kondisi lingkungan kerja adalah keadaan tempat bekerja yang merupakan konsekuensi keberadaan pemegang jabatan dalam melaksanakan tugas jabatan. hasil kerja dan syarat jabatan yang diperlukan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 36 . Nama Jabatan Nama jabatan adalah sebutan untuk memberi ciri dari gambaran atas isi jabatan.

Pengetahuan Kerja Merupakan pengetahuan yang harus dimiliki oleh pemegang jabatan agar ia dapat melakukan tindakan kerja dengan wajar. Bakat kerja 5. Berkaitan dengan hal diatas. Syarat pelatihan 3. Pada umumnya syarat jabatan terdiri atas : 1. yang jenis jabatan dan uraiannya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi setempat. informasi pada leaflet jabatan. Syarat Jabatan Syarat jabatan dirumuskan sebagai kualifikasi yang harus dimiliki pemegang jabatan agar ia dapat melakukan tindakan kerja dengan wajar. sikap kerja. k. Ketrampilan Kerja/Kompetensi kerja Adalah tingkat kemampuan untuk melakukan suatu pekerjaan dilihat dari pengalaman dan aspek pengetahuan. 37 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Syarat pendidikan.i. pengantar kerja/petugas antar kerja diharapkan dapat membuat leaflet informasi jabatan. j. Namun. dan prospek jabatan tersebut. kondisi lingkungan kerja. kode jabatan. Tata cara pembuatan leaflet jabatan ini agar merujuk pada pedoman pembuatan leaflet jabatan. keterampilan. 2. maka keterangan yang paling penting dimuat adalah : nama jabatan. persyaratan jabatan. yang umumnya disajikan hanya dalam satu lembar. uraian tugas hasil kerja. Pengalaman kerja 4. Minat kerja 6. Temperamen Informasi jabatan yang lengkap adalah yang memuat seluruh keterangan tersebut di atas.

merupakan fenomena migrant workers yang membuka peluang untuk diisi tenaga kerja Indonesia. 6. b. persediaan tenaga kerja yang dibutuhkan di pasar kerja internasional perlu mendapat perhatian Pemerintah dan seluruh komponen masyarakat termasuk lembaga pendidikan dan pelatihan dan pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta. minat. mengurangi angka pengangguran melalui perluasan kesempatan kerja ke luar negeri. Oleh karena itu. 38 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Lembaga Bursa Kerja Luar Negeri Bursa kerja Luar Negeri adalah lembaga profesional yang melakukan fungsi mempertemukan pencari kerja (pencaker) dengan pengguna tenaga kerja luar negeri yang diwakili oleh perusahaan pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS). Pembangunan Ekonomi Global Negara-negara maju yang berdampak pada tersedianya peluang kerja di luar negeri Pembangunan ekonomi global negara-negara maju yang berdampak pada tersedianya peluang kerja di luar negeri. Bursa kerja Luar Negeri berfungsi : a. sesuai dengan kebutuhan perusahaan. dan keterampilannya. Dengan mengetahui peluang kerja luar negeri. memfasilitasi pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaannya sesuai dengan bakat. c.5. membantu perusahaan pengguna tenaga kerja luar negeri untuk menyediakan dan mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas dan profesional. petugas penyuluh jabatan TKI dapat menginformasikan kepada masyarakat tentang hal-hal yang harus dipersiapkan untuk dapat memanfaatkan peluang kerja tersebut.

Dalam dunia kerja. maupun untuk tahun-tahun berikut kesempatan kerja sektor formal/profesi cukup banyak peluangnya. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 39 . pelatihan Bahasa Asing (Korea. Prosedur dan Kesempatan Kerja di Luar Negeri Karena keterbatasan kesempatan kerja di dalam negeri. Prosedur untuk bekerja di luar negeri mengikuti peraturan perundangan yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri. dll). swasta maupunmaupun mandiri. Lembaga Latihan Kerja Luar Negeri Agar dapat memenuhi persyaratan yang diperlukan dalam suatu jabatan. 9. Jepang. baik di negara Asia Afrika. Arab. Adalah negara hukum sehingga dalam setiap aspek kehidupan selalu ada peraturan yang mengatur hal-hal normatif untuk tercapainya kehidupan berbangsa dan bernegara. Mandarin.7. Kantonis. yang aman. tenteram. pemerintah membuka peluang kerja di luar negeri. masyarakat dapat memanfaatkan lembagalembaga latihan yang ada di daerah terdekat. Saat ini peluang terbanyak masih di sektor rumah tangga (non formal). Eropa. untuk meningkatkan keterampilan yang dimilikinya misalnya pelatihan tata laksana rumah tangga. baik kesempatan penempatan melalui pemerintah. dimana banyak yang memiliki kepentingan 8. Lembaga latihan ini selain dikelola swasta juga ada yang dikelola pemerintah misalnya program pelatihan di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) yang dikelola oleh pemerintah dan KBBM. Peraturan Ketenagakerjaan bidang Penempatan dan Perlindungan TKI Indonesia. tertib dan damai. Timur Tengah maupun Amerika.

keberhasilannya 40 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . yang dihasilkan Kementerian/Lembaga terkait sangat berperan dalam mengatur hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat dalam dunia kerja. terutama yang berkait dengan perlindungan tenaga kerja asing serta sosial budaya negara penempatan untuk melakukan adaptasi dalam masyarakat pada umumnya dan dunia kerja/hubungan kerja pada khususnya D. peraturan ketenagakerjaan bidang penempatan dan perlindungan TKI. Adapun kelemahannya adalah peserta cenderung pasif. Cara ini biasanya digunakan untuk materi yang bersifat teori dan diselingi dengan tanya jawab. Disamping memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku di dalam negeri. Peraturan Presiden/Keputusan Menteri dan Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Kelebihan ceramah adalah dalam waktu yang relatif singkat dapat disampaikan berbagai macam informasi dan pengertian yang tercakup dalam pokok bahasan. METODE KEGIATAN Metode penyuluhan jabatan TKI yang dapat dilaksanakan oleh petugas penyuluh pengantar kerja/petugas antar kerja bekerja sama dengan pihak terkait antara lain : 1. Ceramah Penyuluhan Jabatan Yaitu bentuk kegiatan dengan menggunakan komunikasi lisan kepada peserta. kurang sesusai untuk upaya pembentukan keterampilan dan sikap. pencaker luar negeri perlu juga memahami peraturan/hukum yang berlaku di negara tujuan penempatan. Peraturan ketenagakerjaan terdiri dari Undang-Undang.berbeda bahkan bertentangan. Peraturan Pemerintah.

atau guru bimbingan karir (BK) di sekolah. apa usaha yang dilakukan. Pemberi ceramah adalah petugas pengantar kerja. Tempat diselenggarakannya ceramah dapat di Dinas Tenaga Kerja. kelompok masyarakat lain yang membutuhkan. Dinas Tenaga Kerja atau tempat lain sesuai dengan keberadaan penerima manfaat penyuluhan jabatan. Materi ceramah disesuaikan dengan kebutuhan peserta. atau tempat lain yang sesuai. Sekolah. jumlah peserta ceramah tidak terlalu banyak. Tempat ceramah dapat di sekolah. film tentang aktifitas tokoh tersebut dalam pekerjaannya. apa hambatan yang dialami. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 41 . petugas antar kerja. maksimal 75 (tujuh puluh lima). Untuk lebih menarik dapat digunakan media berupa foto. Forom TKI Berhasil Pengantar kerja. 2. Untuk lebih efektif. Waktu yang digunakan kurang lebih 60 menit. dan lain-lain yang dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada peserta untuk merencanakan pilihan karirnya. Ceramah penyuluhan jabatan diberikan kepada pencaker. siswa didik/latih.banyak tergantung pada kemampuan penceramah dalam menyampaikan materi. guru BK atau petugas antar kerja dapat mengundang seorang yang sukses dalam karirnya untuk memaparkan riwayat keberhasilannya. disamping penggunaan prasarana audio visual. bagaimana mengatasi hambatan. Agar peserta dapat lebih tertarik dengan materi ceramah sebaiknya disediakan media cetak yang berhubungan dengan materi ceramah. Kepada peserta diberi kesempatan untuk dialog langsung dengan tokoh TKI berhasil tersebut sehingga dapat mengetahui bagaimana tokoh tersebut mencapai karirnya.

Kegiatan hari karir (career day) untuk kelompok sasaran Mahasiswa Perguruan Tinggi : Bertempat di aula/halaman kampus dibuat stand yang diisi oleh perguruan tinggi dengan pembicara perwakilan/alumni yang sukses bekerja di luar negeri. tetapi dapat juga dimanfaatkan oleh pencaker yang merupakan alumni sekolah yang bersangkutan dan masyarakat luas. adapun mekanisme dan prosedurnya dapat diuraikan sebagai berikut: 42 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . b. a. 4. SMK yang bertaraf internasional. adapun Informasi tentang pameran kesempatan kerja/job fair ini diperoleh melalui BNP2TKI di tingkat pusat dan BP3TKI/P4TKI dan Dinas Tenaga Kerja ditingkat provinsi/kabupaten/kota. MEKANISME DAN PROSEDUR Mekanisme dan prosedur yang harus mendapat perhatian dalam pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI meliputi merencanakan. Kegiatan ini dapat bekerjasama dengan dinas pendidikan setempat serta lembaga pendidikan swasta sebagai penyedia tenaga kerja. Pameran Kesempatan Kerja ( job fair ) Pencaker/siswa didik/latih dapat diajak untuk mengunjungi pameran kesempatan kerja luar negeri yang sedang berlangsung. sehingga mereka dapat lebih dini mengetahui tentang kemungkinan pekerjaan yang akan dipilihnya setelah lulus.3. Pembicara adalah perwakilan dari SMU/SMK. E. Kegiatan hari karir (career day) untuk kelompok sasaran siswa sekolah : Bertempat di aula sekolah/halaman sekolah dibuat stand yang diisi oleh SMU / SMK untuk memamerkan programnya. Hari Karir (Career Day) Bentuk kegiatan ini lebih sesuai untuk siswa didik. melaksanakan dan melakukan evaluasi dan pelaporan dari pelaksanaan kegiatan penyuluhan jabatan.

3). Pengelompokan dan Pengolahan Data jabatan TKI. Penentuan Kelompok Sasaran peserta penyuluhan jabatan TKI. Leaflet. Fotocopy dan surat menyurat. dll). Sewa infocus dan layar infocus 4). 5). b. Dokumentasi 6). Penyediaan sarana sosialisasi (Brosur. Tahap Persiapan : 1). Merencanakan Norma Biaya Norma biaya adalah perhitungan biaya dalam pelaksanaan peyuluhan jabatan yang harus di rencanakan sebelumnya sehingga dalam pelaksanaannya secara keseluruhan tidak melebihi pagu anggaran tersedia. 43 2. 2). c. Penyiapan Materi Penyuluhan Jabatan TKI. Sewa sound system. dll). 2). Pemilihan sumber data resmi jabatan TKI dipilih sesuai kebutuhan.1. Pengadaan materi. Sewa tempat / ruangan. Adapun komponen biaya yang diperhitungkan dalam perhitungan norma biaya sekurang-kurangnya memuat hal-hal sebagai berikut : a. Spanduk. dll). Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Merencanakan Program penyuluhan jabatan TKI a. Umbul-umbul. 4). 3). Tahap Pelaksanaan : 1). Penyusunan rencana kegiatan dan kebutuhan sarana kerja (ATK. Pembentukan Tim. b. Pengumpulan Data Jabatan TKI. komputer Suply. d. e. Media panggung (Banner.

3) Metoda Penyuluhan Jabatan TKI dipilih dan digunakan sesuai kebutuhan. 4) Disiplin penggunaan waktu penyuluhan ditepati. Uang saku peserta. 6) Pembuatan kesimpulan hasil penyuluhan. Pembayaran transport peserta. Konsumsi : . 10). Melakukan Pembuatan Laporan dan Evaluasi Pelaksanaan Penyuluhan jabatan TKI: a. 7). Tahap Akhir : 1). Biaya transport dan akomodasi narasumber pusat. 3). 3. Pengadaan laporan. 44 . Pembayaran honor narasumber. c. 8). d. 5) Penggunaan nama jabatan TKI dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Menyiapkan Ruang tempat Penyuluhan Jabatan TKI. c. 9). 2) Peningkatan kualitas jabatan TKI.Snack .Makan Siang 6). Menyampaikan Materi : 1) Jabatan TKI sesuai permintaan nyata. Membuat laporan pelaksanaan penyuluhan dibuat sesuai pedoman. Biaya transport peserta. b.5). b. Melakukan Penyuluhan Jabatan TKI a. Membuat kesimpulan hasil penyuluhan jabatan TKI. 2). 11). Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 4. Memperkenalkan Petugas Penyuluhan. Pendistribusian laporan. Membuat Susunan Acara Penyuluhan. Evakuasi dan penyusupan laporan. Biaya transport panitia.

d.c. Membuat rekomendasi dan rencana tindaklanjut dari hasil penyuluhan jabatan TKI. Penyampaian laporan ditujukan kepada BNP2TKI/ BP3TKI dan Lembaga Instansi terkait. Untuk memudahkan pemahaman mekanisme dan prosedur penyuluhan jabatan TKI dapat di lihat pada skema berikut ini: Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 45 .

Metode penyuluhan jabatan TKI dipilih digunakan sesuai kebutuhan.Perkenalan petugas dengan peserta dilakukan.Data Jabatan TKI dikelompokkan dan diolah. a.Ruang/tempat penyuluhan jabatan TKI disiapkan. Melakukan Penyuluhan Jabatan TKI 4.SKEMA MEKANISME DAN PROSEDUR PENYULUHAN JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA 1. 4.Laporan disampaikan kepada BNP2TKI / BP3TKI. b. 1. 46 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Data jabatan TKI dikumpulkan. 2.Evaluasi kesimpulan hasil penyuluhan jabatan TKI Melakukan pembuatan laporan dan evaluasi pelaksanaan Penyuluhan Jabatan TKI dilakukan.Susunan acara penyuluhan jabatan TKI dibuat. 3. Jabatan TKI sesuai permintaan nyata.Laporan pelaksanaan penyuluhan dibuat sesuai pedoman. Merencanakan Program Penyuluhan Jabatan TKI Cara berkomunikasi yang baik 2. 2. 3.Sumber data jabatan TKI dipilih sesuai kebutuhan.Materi penyuluhan jabatan TKI disampaikan.Materi penyuluhan jabatan TKI disiapkan. Peningkatan kualitas jabatan TKI. 3. 1. 5.

di Bursa Kerja Khusus/SMK. PESERTA PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS Kegiatan Penyuluhan Jabatan dapat dilaksanakan oleh pejabat fungsional pengantar kerja atau petugas antar kerja di UPTPBP3TKI dan atau Dinas yang membidangi ketenagakerjaan. dengan masa kerja dibidang penempatan dalam negeri dan luar negeri minimal 1 tahun. penyuluh jabatan dapat berasal dari petugas non PNS dan atau swasta. para penyuluh jabatan juga kurang mampu melaksanakan tugas Penyuluhan Jabatan. disamping kurang secara kuantitas. petugas antar kerja di Bursa Kerja Swasta. Memperhatikan bahwa ketersediaan tenaga penyuluh jabatan sangat terbatas dan kurang dan bahkan pada berbagai unit pelaksana penempatan dan perlindungan TKI di Daerah/BP3TKI tidak tersedia tenaga penyuluh jabatan.BAB IV PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS PENYULUH JABATAN TKI Kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Teknis Penyuluh Jabatan TKI pada dasarnya merupakan salah satu tugas dari seorang pengantar kerja pada instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan baik ditingkat provinsi/kabupaten/kota. khususnya yang terkait dengan penempatan tenaga kerja luar negeri. oleh karena itu diperlukan peningkatan pengetahuan. dengan demikian manakala seorang pegawai yang akan ditunjuk sebagai petugas yang akan melaksanakan kegiatan Penyuluhan Jabatan diwajibkan mengikuti pelatihan danatau bimbingan Teknis Penyuluhan jabatan khususnya bidang penempatan tenaga kerja luar negeri. Bursa Kerja Luar Negeri. keterampilan dan sikap yang spesifik. Peserta pelatihan adalah pengantar kerja dan petugas antar kerja pada instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan. A. Sedangkan peserta Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 47 .

c. Memiliki prinsip yang tegas. Pendidikan formal minimal D3/Sarjana Muda. tidak mudah goyah dan larut dalam situasi emosional. dan dapat juga berasal dari petugas pelaksana penempatan TKI dan lembaga pendukung penempatan. 2. juga secara psikologis diharapkan memiliki karakteristik pribadi sebagai berikut: 1. Memiliki kematangan emosi. Berminat menjadi petugas Penyuluh Jabatan. mau menerima kritik dan saran membangun untuk pengembangan diri lebihlanjut. mampu dan terampil dalam melaksanakan penyuluhan jabatan. Pelatihan dan atau Bimtek Penyuluh Jabatan secara umum di maksudkan agar petugas penyuluh jabatan selain memahami substansi dan materi sebagai Penyuluh Jabatan. 4. 3. mampu mengendalikan diri serta mempunyai pembawaan yang matang. d. 48 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .bimtek adalah pegawai BNP2TKI/BP3TKI/P4TKI. f. maka secara umum persyaratan peserta pelatihan/bimtek PBJ antara lain: a. Mempunyai motivasi dan semangat yang kuat untuk selalu meningkatkan diri terutama dalam keterampilan sebagai seorang penyuluh dan pembimbing jabatan sehingga mampu mengikuti perkembangan dan kemajuan iptek serta mengikuti perkembangan migrasi tenaga kerja luar negeri. Diusulkan oleh pimpinan satuan unit kerjanya dan diarahkan untuk menjadi petugas Penyuluh Jabatan. b. Memperhatikan sifat tugas dan peranan petugas Penyuluh Jabatan. bertanggungjawab serta disiplin. Mempunyai kepribadian yang “MATANG”dan BERTANGGUNG JAWAB” e. Memiliki sikap yang terbuka. Sehat jasmani dan rohani. Mempunyai kemauan yang kuat untuk belajar.

9. Memperhatikan kriteria seperti tersebut di atas. praktisi Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 49 . PENGAJAR Tenaga Pengajar penyuluhan jabatan adalah para ahli dibidang penyuluh jabatan. dan sebaiknya menguasai bahasa asing untuk mengembangkan wawasan dengan referensi yang lebih luas. 10. ringan. 7. Memiliki kecerdasan rata-rata. Mampu menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan menarik. Sedangkan terhadap petugas yang akan di ikutkan dalam bimbingan teknis perlu dipertimbangkan aspek aspek penguasaan terhadap program penempatan dan perlindungan TKI dengan segala problema dan permasalahannya serta cerita keberhasilan/sukses story TKI yang telah pulang ke tanah air. pejabat di bidang penempatan tenaga kerja luar negeri. Menyukai pekerjaan sebagai penyuluh dan pembimbing jabatan sebagai bagian dari kehidupannya. Memiliki sikap yang luwes (supel) dalam bergaul secara akrab dan menyenangkan serta senang membantu/mempunyai jiwa sosial. Memiliki pemahaman tentang psikologi pada umumnya. diharapkan kepada pimpinan satuan unit kerja. 6. wawasan dan pengalaman yang luas.5. B. Memiliki komitmen yang kuat untuk merahasiakan data pribadi individu yang ditangani melalui bimbingan jabatan. sejauh mungkin diupayakan yang bersangkutan memiliki aspek kepribadian yang mendekati kriteria tersebut diatas. 8. sehingga pekerjaan yang dilakukan terasa mudah. pengetahuan. antaralain: petugas Penyuluh Jabatan senior. lancar dan tidak membosankan. agar kiranya dalam penentuan petugas Penyuluh Jabatan memberikan perhatian yang mendalam.

Sistem Antar kerja. Informasi Pasar Kerja. Analisis Jabatan. Perbedaannya terletak pada jumlah jam pelajaran dan kedalaman substansi materi. Metodologi (metodik didaktik/andragogi). METODA DAN PENILAIAN Materi Materi penyuluh jabatan. i. Psikologi Umum. 50 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . pengajarnya merupakan tim yang secara bersama-sama berada dikelas. C.penempatan tenaga kerja luar negeri psikolog. mengacu kepada program pelatihan yang disusun oleh pusdiklat pegawai Kemnakertrans dan Biro Organisasi dan Kepegawaian. k. h. Hubungan Industrial dan Jamsos. e. Materi bimbingan teknis Penyuluh Jabatan sama dengan cakupan materi pelatihan tenaga Penyuluh Jabatan di atas. d. f. Statistika Dasar. c. Dasar-dasar Pemeriksaan Psikologis. Teknik Konseling. j. Bahasa Indonesia. l. p. b. Kewirausahaan. 1. m. Teknik Bimbingan Jabatan. ahli pelatihan kerja. Analisis Transaksional Dasar. BNP2TKI serta Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan. Pada mata pelatihan dan bimbingan teknis (inti). o. n. yang materinya mencakup : a. Menggali Potensi Diri. Teknik Penyuluhan Jabatan. ahli antar kerja. MATERI. q. g. Dasar Teori Komunikasi. Teknik Wawancara.

latihan-latihan. mencakup keaktifan siswa dalam kelas. Penilaian Penilaian peserta (evaluasi) dilakukan selama pelatihan. sedang 60 % sisanya merupakan kegiatan yang bersifat terapan (praktek. Praktek dan latihan. Dalam hal sumber pembiayaan pelaksanaan Pelatihan/bimtek Penyuluh Jabatan dapat dilaksanakan dengan menggunakan sumber dana baik dari APBN maupun APBD. dalam hal ini Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan. D. i. e. c. juga dapat dilaksanakan oleh BP3TKI selaku Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) BNP2TKI di tingkat Daerah serta Dinas yang membidangi ketenagakerjaan di tingkat Provinsi. d. Penugasan. Studi Literature. MEKANISME DAN PROSEDUR Penyelenggaraan pelatihan Penyuluhan Jabatan dilaksanakan oleh Biro Organisasi dan Kepegawai bekerjasama dengan Pusdiklat pegawai Kemenakertrans. b. Metoda Penyajian materi di kelas maksimal 40 %. 3. g. Ceramah/kuliah kecil. Tanya-jawab. Konsultasi. praktek dan (bila diperlukan) tes tertulis tentang pemahaman serta penyelesaian masalah. Kunjungan. simulasi. hasil penugasan. Deputi Bidang Penempatan. kunjungan dll): a. diskusi.2. Simulasi (role playing). Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 51 . Diskusi. sedangkan bimbingan teknis Penyuluh Jabatan dilaksanakan selain oleh unit teknis dilingkungan BNP2TKI. h. f.

dilaksanakan berdasarkan surat edaran dari Deputi Bidang Penempatan tentang bimtek tenaga penyuluh jabatan. yang ditujukan kepada Kepala BP3TKI dan Dinas yang menangani bidang ketenagakerjaan. seleksi peserta dilakukan oleh tim provinsi. Selanjutnya hasil seleksi didaerah yang dikirim ke pusat akan dilakukan seleksi tingkat pusat. BNP2TKI) tentang program pelatihan Tenaga Penyuluh Jabatan. diselenggarakan oleh Pusat. Sedangkan Bimtek tenaga Penyuluh Jabatan. dengan tembusan disampaikan kepada Gubernur dan Bupati/walikota. mengajukan usulan calon peserta yang ditujukan kepada sekretaris utama untuk kepersertaan pelatihan Tenaga penyuluhan jabatan dan kepada Deputi Bidang Penempatan Cq Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan untuk bimbingan teknis tenaga penyuluh jabatan. Kepala BP3TKI mengkoordinasikan pengusulan calon peserta dengan yang membidangi ketenagakerjaan provinsi/kabupaten/kota yang berada di wilayah kerjanya. Sedangkan unuk pelaksanaan bimtek diprovinsi.Pelatihan Penyuluh Jabatan dilaksanakan berdasarkan surat edaran dari Pusat (Sekretaris Utama. 52 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Berpedoman kepada surat edaran tersebut diatas. yang ditunjuk kepada Gubernur dan Bupati/walikota dengan tembusan kepala BP3TKI dan Dinas yang membidangi ketenagakerjaan provinsi/kabupaten/kota. dengan mengacu kepada persyaratan yang ditentukan oleh pusat. dengan mengacu kepada persyaratan yang ditentukan oleh penyelenggara. Calon Peserta yang diusulkan ke Pusat oleh Pimpinan satuan Unit kerja adalah calon yang telah dipilih sesuai persyaratan. Seleksi awal dilaksanakan disatuan kerja masing-masing calon peserta.

laporan disampaikan kepada Deputi Bidang Penempatan. BNP2TKI. 2. BNP2TKI. Pelaporan dan Evaluasi Pelaporan pelaksanaan pelatihan dan bimtek Penyuluh Jabatan. 4. Persiapan administrasi dan keuangan b. tembusan kepada Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan. Penetapan kurikulum. Sertifikasi Sertifikasi pelatihan Penyuluh Jabatan ditanda tangani oleh sekretaris utama. Persiapan a. ditandatangani oleh Deputi Bidang Penempatan atau pejabat yang ditunjuk. disusun oleh tim penyelenggara yang mencakup realisasi seluruh pelaksanaan pelatihan dan atau bimtek. PENYELENGGARAAN PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS 1. sedangan Sertifikat Mengikuti Bimbingan Teknis Penyuluh Jabatan yang diselenggarakan oleh Pusat. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 53 . 3. peserta dan pengajar Pelaksanaan Pelaksanaan pelatihan / bimtek Penyuluh Jabatan diselenggarakan dengan mengacu kepada pedoman dan ketentuan yang sudah ditentukan.E. Pembentukan panitia pelaksana c.

2. sebagai berikut : a. Meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap persyaratan dan proses penempatan TKLN. terhadap jabatan-jabatan TKI dan lowongan pekerjaan yang terbuka di luar negeri. 54 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Monitoring meliputi aspek proses pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI dan pengaruh yang terbentuk sebagai berikut : 1. Meningkatnya pemahaman masyarakat umum/pencari kerja. lembaga pendidikan dan kelompok sasaran lainnya terhadap penyuluhan jabatan. c. ialah memonitor apakah aktivitas penyuluhan jabatan yang dilaksanakan telah sesuai dengan strategi dan sasaran program yang telah disusun. Meningkatnya pemahaman masyarakat pencari kerja. EVALUASI DAN PELAPORAN A. kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan dan mengendalikan keserasian pelaksanaan program dengan perencanaan yang telah ditetapkan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program. Proses penyuluhan jabatan TKI. Dalam arti lain. Pengaruh penyuluhan jabatan TKI dimonitor untuk menjawab capaian indikator keberhasilan pelaksanaan penyuluhan jabatan. MONITORING Monitoring dan evaluasi bertujuan agar setiap penanggungjawab dan pengambil keputusan dapat mengetahui keberhasilan maupun permasalahan yang dihadapi sedini mungkin. b. sehingga dapat di tangani secara tepat waktu.BAB V MONITORING. d. Diperolehnya dukungan yang kuat dari berbagai pihak.

jumlah peserta penyuluhan. organisasi kemasyarakatan. mahasiswa. Tersedianya informasi pasar kerja yang akurat. dapat disampaikan dampak langsung maupun tidak langsung dari pelaksanaan penyuluhan jabatan yang telah dilaksanakan.e. B. siswa sekolah lanjutan tingkat atas. waktu dan tempat pelaksanaan. Dalam hal penyampaian laporan. pencari kerja. f. pertanyaan yang diajukan peserta dan jawaban yang diberikan. dampak tidak langsungnya adalah meningkatnya peta potensi CTKI di setiap wilayah kabupaten dan desa. Terlaksananya kerjasama antar lembaga penyedia tenaga kerja dengan lembaga penempatan sehingga tercapai tujuan dan sasaran penyuluhan jabatan. pointer bahan penyuluhan. Dengan diselesaikannya pembuatan laporan juga merupakan bahan evaluasi kegiatan untuk penyempurnaan program dan kebijakan yang akan datang. tenaga kerja. karyawan yang akan purna tugas dan masyarakat umum. 3. tepat dan sesuai dengan latar belakang dan kompetensi pencari kerja. PELAPORAN Setelah penyuluhan jabatan dilaksanakan. Dampak langsung pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI antara lain adalah meningkatnya jumlah CTKI dan terlaksananya program penempatan TKI ke luar negeri. meliputi : siswa sekolah lanjutan pertama. hendaknya selalu dibuat laporan yang berisi : tanggal. pondok pesantren. Adapun kegiatan penyuluhan jabatan TKI perlu dibuatkan laporan pelaksanaan kegiatan yang sekurangkurangnya memuat informasi sebagai berikut : Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 55 . Ruang lingkup kegiatan penyuluhan jabatan TKI yang dapat dilaksanakan sesuai dengan kelompok penerima manfaat/ pengguna.

buku penuntun jabatan. 3. Sound System) dan waktu (reguler time. Apakah tempat sudah sesuai yang diinginkan? c. Ceramah dan tanya jawab Materi Penyuluhan Jabatan TKI : a. b. Media Penyuluhan Jabatan TKI : a. Petugas yang telah diberikan kepercayaan oleh Kepala Kantor untuk melaksanakan penyuluhan jabatan TKI. Materi dan media yang disampaikan sesuai dengan kondisi dan klasifikasi kelompok sasaran d. Waktu. Apakah waktu pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI sesuai jadwal yang telah ditentukan ? b. banner. 56 . Peserta. Radio. f. kamus jabatan. Tempat dan lokasi penyuluhan. Menggunakan perangkat elektronik meliputi. Slide. Apakah penyuluhan jabatan TKI yang dilaksanakan mudah dipahami oleh peserta / CTKI ? e. audio visual ( Televisi. Metode yang digunakan. LCD/Infocus. Distribusi jumlah leaflet. dan prime time). radio mass) yang dilaksanakan sesuai perkembangan lowongan kerja Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 2. segmentasi radio (radio bisnis. Jumlah leaflet. Pemberi Materi. brosur. brosur. Penyuluhan Jabatan TKI : a. g. jabatan kerja luar negeri yang dicetak/dibuat dalam katalog peluang kerja. Overhead Proyektor.1. Sasaran. yang dicetak/ dibuat. Sesuai yang dibutuhkan dan atau tidak terbatas. Materi dan media.

kekuatan dan kelemahan yang ada. Program genre yang tepat (fokus) ke news (Frekuensi). 4. Dalam penyuluhan jabatan TKI unsur-unsur penting yang harus dikuasai antara lain : a. Televisi: Jumlah stasiun televisi. evaluasi dapat membantu menata seperangkat Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 57 . Penggunaan media video/audio visual. Kerjasama penyuluhan jabatan antara lain ceramah penyuluhan jabatan. pameran kesempatan kerja (job fair). Apakah pencapaian tujuan penyuluhan jabatan TKI yang telah dilaksanakan dapat tercapai atau tidak ? Apakah terdapat hambatan dalam penyuluhan jabatan ? Dengan menyediakan informasi yang relevan untuk pembuat kebijakan. EVALUASI DAN PENILAIAN 1. efektivitas biaya dan arah produktif potensial masa depan. dan internet lowongan kerja/pasar kerja luar negeri d. layanan. Sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan penyuluhan jabatan Hasil Kerjasama dalam penyuluhan jabatan.b. b. mendesain evaluasi yang baik dan menganalisis hasilnya dengan tajam. kisah keberhasilan (success story) TKI berhasil. Evaluasi Pada hakekatnya evaluasi diyakini sangat berperan dalam upaya meningkatkan kualitas operasional suatu program dan berkontribusi penting dalam memandu pembuat kebijakan di seluruh strata organisasi. hari karir (career day). C. Dengan menyusun. kegiatan evaluasi dapat memberi gambaran tentang bagaimana kualitas operasional program. c.

2. mengarahkan alokasi sumber dana. sehingga mendapat data-data dan informasi sebagai dasar penilaian untuk mengambil keputusan dan kebijakan perbaikan kedepan. Penilaian Pelaksanaan penilaian dilakukan setelah melalui langkahlangkah monitoring dan evaluasi. 58 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Evaluasi adalah suatu teknik penilaian kualitas program yang dilakukan secara berkala melalui metode yang tepat. memfasilitasi modifikasi dan penajaman struktur program dan aktivitas serta memberi sinyal akan kebijakan penataan ulang personil dan sumber daya yang dimiliki.prioritas. Untuk selanjutnya dapat disimpulkan bahwa evaluasi dapat dimanfaatkan untuk menilai dan meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan serta kebijakan program.

diharapkan akan memberikan pemahaman dan pola tindak yang sama dalam pelaksanaan Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja di Indonesia. terutama pada Petugas Penyuluh Jabatan para Pejabat Fungsional pengantar kerja/petugas antar kerja. akurat dan pencari kerja dapat mempersiapkan diri dan memenuhi persyaratan kerja yang dibutuhkan di Pasar Kerja/kesempatan kerja di luar negeri yang pada gilirannya dapat mewujudkan tujuan Penempatan dan sekaligus Perlindungan yang optimal. DIREKTORAT SOSIALISASI DAN KELEMBAGAAN PENEMPATAN Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 59 . sehingga fungsi Penempatan dan Perlindungan TKI dapat dilaksanakan secara berkesinambungan. atau pegawai yang ditunjuk dalam kegiatan Pelayanan Penyuluhan Jabatan dalam mendukung sasaran yang terwujudnya Pelayanan Penempatan TKI secara optimal.BAB VI PENUTUP Dengan disusunnya Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia ini. Sehingga Tenaga Kerja Indonesia mendapatkan informasi pasar kerja yang tepat. Disamping itu. dengan tersusunnya Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini diharapkan agar dapat bermanfaat bagi BNP2TKI dan semua pihak yang terkait.

60 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Tahun 2001. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri. Deputi Bidang Penempatan. Depnakertrans. 3. Direktorat Penyiapan Pemberangkatan. Depnakertrans dan Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI. Analisis Sistem Informasi Pasar Kerja Nasional. Pedoman Bimbingan Teknis Tutor/Fasilitator Petugas Rekrut Calo TKI. Direktorat Jenderal Pebinaan Penempatan Tenga Kerja Dalam Negeri. Pedoman Penyuluhan dan Bimbingan Jabatan Tahun 2008. Direktorat Analisa dan Bimbingan Jabatan. Tahun 2002. Seri Panduan Penyuluhan. Apa dan Bagaimana Sosialisasi PTKN. 5. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri.DAFTAR PUSTAKA 1. Tahun 2003. Depnakertrans. 4. Depnakertrans. Tahun 2010. 2.

Laboratory Technician of Soil. 12.Mechanic of Heavy Equipment 10.Laboratory Technician of Concrete. Bahasa Inggris 5 1.Concrete Stirring Road Car Operator. 11. Asphalt/Concrete Road Drill Machine Operator.Operator Mesin Perata Tanah. 5.Kepala Pengawas Pekerjaan Jalan/ Jembatan.Tukang Pasang Batu Belah.Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi. 8. 3. 2. 2. 5.Foreman of Hot Asphalt Production 1.Pelaksana Pekerjaan Jalan. 11. 4. 5. 9.Site Manager of Road/ Bridge Construction. 6.Operator Mesin Pengeras Jalan Beton.Mandor Perkerasan jalan.Operator Mesin Penggali Parit.Teknisi Laboratorium Beton 13.Manager of Road/Bridge Contruction. 7. 6.Tukang Pasang Perancah Besi 14. 15.Operator Mobil Pengaduk Beton. 15.Foreman of Road Pavement. Brunai.Soil Leveller Machine Operator. Brunai. 16. 14.Bridge Construction Engineer.Chief Supervisor Engineer of Road/Bridge Construction.Stone Mason.Teknisi Laboratorium Tanah.Concrete Road Assifying Machine Operator.Pelaksana Pekerjaan Jembatan. 4. 3. 10. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 61 .Mills Road Machine Operator.Laboratory Technician of Asphalt.Manajer Pelaksana Pekerjaan Jalan/ Jembatan.Surveying Technician of Road/ Bridges.Operator Mesin Bor Jalan Aspal/Beton. Keterangan Negara Pengguna 6 TimTeng dan Malaysia.Operator Alat Berat/ Mesinmesin Konstruksi Jalan dan Jembatan. 3. 12. 6.Philipina 1 1. 13.Quality Controller of Road Construction. 16. 9. 1.Construction Safety Engineer.Mandor Produksi Campuran Aspal Panas.Manajer Lapangan Pekerjaan Jalan/ Jembatan.Canal Spede Machine Operator. 2. 2. TimTeng dan Malaysia. 4.Kontruksi Transportasi Jalan dan Jembatan. 5. 2.Pengendali Mutu Pekerjaan Jalan.Mekanik Alat-alat Berat.Tehnisi Pengukur Pekerjaan Jalan / Jembatan. 7. Nama Jenis Jabatan/Pekerjaan TKI DI Luar Negeri Bahasa Indonesia 4 1.LAMPIRAN 1 : JENIS JABATAN / PEKERJAAN TKI DI LUAR NEGERI MENURUT SEKTOR / SUBSEKTOR LAPANGAN USAHA / SUB BIDANG JASA No Sektor / Sub Sektor Lapangan Usaha 2 Jasa Konstruksi Bidang / Sub Bidang 3 1. 3. 6.Teknisi Laboratorium Aspal.Road Construction Engineer. 8.Operator Mesin Giling Jalan 4.Scaffolder Stell.

Tukang Cat Bangunan. 16.Aspahlat Mixing Plant Machine Operator.Building Worker. 8.Tukang Cor Beton Bertulang. 25. 10. 6.Worker of Pair Building Glass.Wood Crab Machine Operator 29.Worker of Pair Interior Building 24. 8.Konstruksi Bangunan Gedung. 20. 12.Tukang Pasang Interior Bangunan. 17. 26. 28.Tukang Kayu Kusen. 5.Operator Mesin Penyemprot Aspal. 19.Operator Mesin Pencampur Aspal.Asphalt Paver Machine Operator.Worker of Pair Building Pipe. 21.Mandor Pekerja Bangunan.Spade Machine Operator.Operator Alat 62 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 23.7.Operator Mobil Derek. 8. 3.Worker of Pair Part Partition in Building. 9.Wood Chisel Machine Operator 28. 22.Cushion Wood Carpenter. 14.Tukang Pancang Konstruksi Baja.Tukang Pasang Kudakuda Rangka Kayu Bangunan. 9.Ahli Perencana Tehnik Bangunan.Tukang Pasang Besi Beton. 3.Tukang Pasang Ubin Keramik.Tukang Plaster Dinding. 7.Operator Mesin Gergaji Presisi.Operator Mesin Penggali 7.Tukang Pasang Kaca Bangunan. 2.Basts Wood MachineOperator 1.Pelaksana Pekerjaan Gedung. 27. 8. 13. 1. 17.Worker of Pair Tile Ceramic. 15. 23. 1. 22. 10.Worker of Pair Building Roof (Pensile/Asbestos/ Zinc/Fiber).Building Design Engineer.Tukang Pasang Sekat Bagian Dalam Bangunan.Pekerja Bangunan. 29. TimTeng dan Malaysia.Tukang Pasang Dinding Keramik. 21.Worker of Pair Wall Ceramic. 18.Tower Crane Building Machine Technician.Worker of Pole Steel Construction. 25. 12. 1. 18.Wad Plastecer. 4.Worker of Pair Building Iron Frame Easel.Building Painter.Tukang Pasang Atap Bangunan (Genteng/ Asbes /Seng/Fiber) 26.Teknisi Pengukur Pekerjaan Bangunan.Tukang Pasang Kudakuda Rangka Besi Bangunan. 2.Operator Mesin Penggelar Aspal.Saw Machine Presisi Operator.Laboratory Technician of Building.Tukang Batu/Pasang Bata Dinding Bangunan. 10. 4.Operator Mesin Ketam Kayu.Surveying Technician of Building. 6. 13.Wood Construction Building Carpenter.Building Construction Engineer. 15.Tukang Pasang Pipa Bangunan.Teknisi Mesin Tower Crane Bangunan. 2. 9.Worker of Pair Flame Resistant Brick (Furnace).Foreman of Building Worker.Worker of Pair Building Wood Frame Easel.Tukang Kayu Konstruksi Bangunan. 19.Operator Mesin Pahat Kayu. 27.Mason / Pair of Building Wall Brick 11. 9.Teknisi Laboratorium Bangunan.Tukang Pasang Bata Tahan Api (Tanur). 24. 14. 11.Crane Car Operator. Brunai. 20.Cor Reinforced Concrete Worker..Bitumen Sprayer Machine Operator 10. 7. 4. 16.Operator Mesin Poles Kayu. 5.Worker of Pair Concrete Iron.

6.Señior Juru Area Publik 7.Operator Mesin Derek Pemancang Tiang Beton.Travel Ticket Seller.Soil Dredge Machine Operator. 11. 6.DVD Electric Check Inspector.F & B Outlet Manager.Pengawas Makanan dan Minuman.Hotel Flowerist. 4.Hotel Recepciones.Perakit Radio. 7. 2.Resepsionis Biro Perjalanan 2.Inspektur CD. Brunei. Pariwisata Hotel dan Restoran 1.Perakit CD/VCD/DVD 6.Travel and TourReceptionist 2. 7. 8.Food and Baverage Waiter 11.Bartender Restoran 12.Dredge Winch Machine Operator. 1. Singapura. 5. 13. TV. 15. 4. 15.Televise Assembly.DVD Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 63 .Juru Pembersih Hotel dan Restoran.Operator Mesin Derek Konstruksi Bangungan 6.Perjalanan Wisata.Public Area Attendant 3.CD.Building Construction Crane Machine Operator. 4.Tower Crane Mo.Concrete pile Pole Machine Operator.General Electronica Worker. 10.Pembantu Penyedia Makanan. 8.Front Office Asistan.Commis Pastry.Perakit Televisi.Restorant Hotel Berbintang 1.Kepala Penyediaan Pastri.Publica Area Senior 7.Hotel Concierge.Penyelia Penyedia Makanan 4. 3.Inspektur Casete Electrik Check.Berat/ Mesinmesin Bangunan. Singapura. 3. 5. 5. 1.Pramusaji F & B.Concrete Instalation Operator.Penyedia Pastri.Seanstross 5.Pengurus Makanan dan Minuman.Junior Baker.Penyelia Penyedia Roti.Penjual Tiket Perjalanan. 3. 2.Cook 3.Pelayan Tamu Hotel. Tanah. 4.Audio Visual Divide Assembly 3.Room Attendant Señior. 6.Chief Bartender 14. Malaysia dan Taiwan. 1. 9.Custodion / Cleaner.Pekerja Umum Elektronika. 2.Operator Mesin Derek Menara. 3.VCD. 2.Operator Mesin Keruk Tanah. Hongkong dan UAE.Juru area publik 3. 12.Front Office Supervisor 10.Food and Baverage Supervisor 12.VCD.CD/VCD/DVD Assembly.Pastry Cook.Chief De Partie 4. Malaysia.Penyelia Front Ofice.Operator Mesin Derek Gantung. 5.Room Attendant 2. 1. 2. 2.Bulldozer Machine Operator. 8.Bartender. 9.Radio Assembly. 7.Juru Linen 5.Pembantu Penyedia Roti 5. Brunei. 8. 10.Resepsionis Hotel. Casete dan CD.Senior Linen. 3. 2.Chief Baker. 5. 8. DVD Electric Check. 4. 7.Señior Juru kamar. 11.Penyedia Roti. 11.Chief De Partie-Pastry 10. 7. 1.Pembantu Front Office 9.Baker. Industri Elektrónika Electrónika Mekanika : Radio. 6.Penata Bunga di Hotel 2. 9.Penyedia Makanan 3. 1. 7.VCD. dan UAE.Hotel Berbintang. Hongkong.Perakit Peralatan Audio Visual.Casete Electric Check Inspector. 6.Commis 2.Operator Instalasi Pengaduk Beton.Linen Señior.Kepala Bartender Restoran 14.Operator Mesin Buldozer 4. 1. Malaysia.Pembantu Penyedia Pastri 8. 6.Juru Kamar Hotel.

15.Non SMAW 64 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 2.Alignment Adjustment Video-TV Operator. 17. 11.Safety Check-TV Inspector.Powertrain Technician Junior.Dipping Solder PCB Operator.Kendaraan Ringan Roda 4.Electrical Body Senior. 22. PCB. 3. 21. 14. 4.Teknisi Brake Manual.Power Train Senior.Senior Chassis & Suspension 2. 17.Operator Connecting Assembly.Teknisi Penguji Emisi Gas Buang.Operator Mechanical Measurement.Mekatronik.Teknisi Engine Tune Up Injeksi. 19. Malaysia.Mechanic Engine Senior 3. 5. 4. 1.Operator Packing.Master Mekatronik.Alignment Adjustment Casete Operator.Operator Alignment Adjustment Radio 13. Industri Otomotif 1. 20.Yunior Perawatan dan Perbaikan Kendaraan Ringan 2. 3.Welder Non SMAW Junior. 2. dan Brunai. Industri Jasa Pengelasan. 18. 10.SMAW 2.Stering & Suspension Technician Yunior.Senior Engine Electrik 3.Las Non SMAW Madya.Engine Tune Up Injection Technician. 5. 18.Mechatronic Master. 22. 4. 2. 1. 8. 1. 3.Teknisi Engine Tun Up. 14. 1.Inspektur Safety CheckTV.Senior Powertrain.Enginee Tun Up Technician.Operator Alignment Adjustment Casete. 12.Teknisi Yunior Powertrain. Tim Teng.Electrical Enginee Senior. 3.Las Non SMAW Muda.Packing Operator.Senior Chassis & Powertrain Electrical.Mounting PCB Manual Operator.Teknisi Brake ABS.Welder SMAW Junior. 2.Brake Manual Technician.Senior Mekanik Otomotif.Wheel Alignment Technician.Alignment Adjustment Radio Operator.Operator Touch Up.Examine Emission Gas Over Technician.Connecting Assembly Operator.Enginee 1. 21.In Circuit Test (ICT) PCB Operator. 2.Chassis & Suspension Senior. 1. 5.Welder Non SMAW Senior. 11.Touch Up.Welder SMAW Senior 1. 1. 2.Las SMAW Muda 2. 4. 1. 19.Operator In Circuit Test (ICT) PCB. 2.Teknisi Yunior Stering & Suspension. 12.Radio Electric Check Inspector.8.Chassis 5.Mechanical Measurement Operator.Senior Electrical Otomotif 2. 1. 2. 1.Teknisi Wheel Alignment. 5.Operator Asembly and Solder. 16. 1. 6.Brake ABS Technition. PCB Operator.Senior Bodi Elecrtical.Powertrain Technician Junior 2. 1.Senior Engine Mekanik.Otomotif Electrical Senior. 1.Operator Dipping Solder PCB.Operator Alignment Adjustment Video-TV. 6. 6.Otomoif Mechanic Senior 2. 16.Electrical. 15. 13.Inspektur Radio Electric Check. 10. 20. 2.PCB Maker Operator.Asembly and Solder Operator. Brunai danTaiwan. 5.Visual PCB Inspector.Light Automotive Mechanic Junior Malaysia.Operator Mounting PCB Manual. 4. 9. 3. 4. 5.Chassis & Power Train Electrical Senior 1.Operator PCB Maker.Inspektur Visual PCB. 9.Las SMAW Madya.Teknisi Junior Powertrain.

2. 2.Junior Web . 2.Programer.Programer 3.Net Programer. 3.Help Desk. 3. 3. G5 & G6) 4.Programer Analisyst 1. 4. Industri Minyak dan Gas Bumi.Operator Lantai Perawatan Sumur.Oracle DB.Programer.Java Programer. 1. 4.Basic Office.Product Operation Supervisor Principal. Well Crane Worker Well Rotary Boor Worker.Use Office. 1. 4. 1. G2 & G3). Timur Tengah.Programer Yunior.Practical Office. 4. 1.Programer.Net Programer. 4.Product Operation Junior. 2.Pekerja Derek Sumur.3. 2. 2. 3. 6. 6.Advanted VB.Las Plat Internasional. 8. 5. 3.Programer.Use Office.Advanced DB Programer.Junior Programer 2.Java Web. Well Cable Boor Worker.Pengawas Operasi Produksi.Help Desk. 2. 2.Basic Help Desk.Profesional Office.International Welding Spesialist. 4.Junior DB. 1. Programmer. 2. Programer.International Pipe Welder (Welder G4.AnalisisProgramer 1. 5.Office Profesional. 4. 1.Helper Sumur Produksi.Well Tower Treatment Operator. Programer.Komputer/ Telematika Programer. 3. 7.Las Spesialist International.Las Praktisi International.Prog.Web . 1. 6.Pengawas Utama Operasi Produksi.Data Based Programer 4.DB. 8. Oil Well Cement Worker. 2. 4.Programer.Las Pipa Internasional.Programer. 7.Programer.Advanced Oracle DB. 5. (Las G4. 1.Practical Office.Las Teknologi International 7.Advanted Java Prog.VB.Web. 3.Programer.International welder.Prog.DB. 5. Programer. 3.VB. 3.Net Programer.IMG Hulu / Perawatan Sumur (PS).Java Web.VB. 2. 4.Oracle DB.PHP Web Programer. Programer.Product Operation Supervisor. 3. 7.IMG Hulu/ Pengebor Minyak dan Gas Bumi 3. 1.Well Production Helper.Net.IMG Hulu / Operasi Produksi (OP).Programer Yunior. Programer 7.Programer Yunior. 5.International Welding Tecnologist. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 65 .Programer 3. 2. Industri Teknologi Informatika 1. 5. 4. 1.Advanced DB Programmer. (Las G1.VB.Web.Pekerja Bor Rotary Sumur. 4.Las Fillet Internasional. 5. 2.Operator Menara Perawatan Sumur. 5.Advanced Oracle DB.Penyemen Sumur Minyak.International Fillet Welder (Welder F1 & F2) 2.Master Web Programer. 1. 6.Komputer/ Telematika Operator. G5 & F6) 4. Programer. 6. 1.Advanted VB.International Plate Welder (Welder G1.Programer Master 1.International Welding Engineer.Net.International Welding Practisioner. 3. (Las F1 & F2) 2.Net Programer.Product Operation Senior. 1. 6.Operator Muda Operasi Produksi. 3. 6. 5.ASP. G2 & G3) 3.Basic Office. 6.Operator Madya Operasi Produksi. 2. 6.Web.Advanted Java Prog.Web.Las Engine International 1.ASP. 2.Land Well Treatment Operator 3. 5. 3.Pekerja Bor Kabel Sumur.DB.Basic Help Desk. TimTeng dan Aspac.PHP Web Programer. Timur Tengah.Java Programer. 4.

Textile Dryer Worker.Operator Mesin Pemotong Pola Pakaian Jadi.Cloth Basic Commodity Supplier. 2.Dress Pattern Cutter Machine Operator. 5.Well Treatment Unit Operator. 6.Cloth Cutter Machine Operator.Pelayan Pengerut Tekstil. 11. 9.Field Gas Purification 3. 6.Textile Fiber/Materials Comb Worker. 3.Pekerja Pewarna Tekstil. 1. 2. 5. 3. (Pria-Wanita).Helper Operator FGL 8. 12. 3. 4. 5. Taiwan dan Malaysia. 6. 6. 3.Operator Jahit Muda.LNG Superintendent. 5.FGS Operator Helper.FGL Operator Helper.Textile Color Dyer Machine Operator.IMG Hulu / Pencairan LNG Produksi. 4.Pekerja Pencuci Tekstil. 8.Pekerja Pemutih Tekstil. 9.Operator Planel LNG. 4. Industri Tekstil 1.Penyisir Serat/Bahan Tekstil.LNG Representative Manager.Operator Unit Perawatan Sumur.Textile Fiber Composers Machine Operator. 4. 8. 2. 4. 66 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 2.FGS Operator. 6.FGP Operator.Operator Mesin Penyisir Serat Tekstil.Well Treatment Supervisor. 2. 1. 2.Operator Mesin Penyulam.Textile Fiber Comb Machine Operator 3. 4.FGPR Operator Helper. Taiwan.Pengawas Perawatan Sumur 4. 7.Operator Mesin Penenun Tekstil.Helper Operator FGS 4. 1.Sewing Operator Capable.Operator Mesin Pencuci Kain/Tekstil 4.Operator Jahit Mahir.Textile Weaver Machine Operator.Planer LNG Operator.Well Treatment Controller Engineer.Dress Pattern Maker Machine Operator.Helper Operator FGP 2.FieldGas Scraber 5.Textile Wrinkle Worker. 7.Operator Jahit Produk Pakaian Jadi. 1. 10. 1. 1.Operator.Helper Operator FGPR.Pola Pakaian / Busana Anak dan Dewasa.Operator Penyusun Serat Tekstil 5. 2.Sewing Operator Junior.FGL Operator.Operator Mesin Pembuat Pola Tekstil.LNG Supervisor. 10. 3.4.Operator Jahit Madya.Superintendent LNG 12. 1. 2.Pemutihan dan Pewarnaan Tekstil. 3.Textile Cleaner Worker.Pekerja Pembersih Tekstil.Operator Mesin Pemotong Kain.Operator Field Gas Pemasok Refrigrent 7.Operator. 3.Field Gas Refrigrant Supplier Operator.Textile Dye Worker.Operator mesin Pencelup Warna Kain/Tekstil.FGP Operator Helper. 4. 4. Taiwan.Mills Textile Fiber Machine Operator.Field Gas Liquefaction 9. 3. 1. 2. Industri Pakaian Jadi / Industri Garmen.Supervisor LNG.Textile Whitener Worker.Operator Mesin Tarik Serat Tekstil.Operator.Manajer Representatif LNG 1.Penyedia Bahan Baku Kain. 2. 2. 5. 11.Ahli Pengendali Perawatan Sumur. 7. 4.Textile Cleaner Machine Operator. 1.Pertenunan Tekstil. 6.Sewing Operator Senior. 1. 5.Cloth Embroidery Machine Operator.

Chief of Easter Garment Product Supervisor.Pengemudi Minibus Pribadi.Pengemudi Bus Karyawan. 4. 4.Pengemudi Tangki Air.Pengemudi Box Barang Pribadi. 3. 3.City Bus Driver.Pengemudi Truk Tanah / Sampah.Material Box General/ Rental Driver. 1.Pengemudi Bus Kota 5. 1. 5. 2.Post Garment Product Quality Contrôler.Penyelia Pemotongan dan Penjahitan. 6. 10.Teknisi Peralatan dan Mesin Garmen.Post Garment Product Supervisor. 6. 1. Aspac dan TimTengah.Kepala Penyelia Pasca Produk.Official/Worker Bus Driver. 3. 2. 1. 6.Rental Bus/Mini Bus Driver.Penyeliaan dan Teknisi Jahitan.Penyelia Pasca Produk 4.Pengemudi Jip Pribadi. 3. 1. 1.Basic Commodity and Design Product Supervisor.Pengemudi Bus/Minibus Pariwisata.Design Dress Product. 1. 2. 7. 3.Taxi Driver.Water Tanker Driver. 2.Pengemudi Sedan Sewa.Material Box Person Driver.Jip Person Driver.By Side Truck Driver.Light Truck General/Rental Driver 1. 5.Tourism Bus/Minibus Driver.Sedan V VIP Driver.Truck Person Driver. 2.Pengemudi Bus/Mini Bus Umum Antar Kota.Pengemudi Box Barang Umum/ Sewa.Container Driver. 1.Pengemudi Truk Gandeng 3. 3.Chemistry / Material of High Dangerous Tanker Driver. 2.Pengemudi Bus Way. 6. 8.Rental Jip Driver.Quality Control Pasca Produk Garmen 7.Pengemudi Truk Sembako 5.Penyelia Bahan Baku dan Disain Produk.Mini Bus Person Dirver. 4.Taxi Supervisor.Pengemudi Container. 2. 5. 5..Pengemudi Profesional Bus dan Mini Bus 1. 2. 2. 2. 8. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 67 . 2. 5. 1.General Travel Bus/Mini Bus Driver.Pengemudi Truk Sayuran/ Daging/ Ikan (Cold).Pengemudi Jip Sewa 4. 4. 4.Kepala Penyelia Penjahitan. 3.Sedan Person Driver. 7. 6. 2. 5. 7.Pengemudi Sedan Pribadi. Jasa Pelayanan Transportasi Angkutan Darat 1. 6.Vegetable/ Meal/Fish (Cold) Truck Driver. 6.Pengemudi Truk Hewan/ Ternak. 1. 3.Livestock/Animal Truck Driver.Chief of Sewing Supervisor. 5.Bus Way Driver 7.Oil and Gas Tanker Driver. 2.Truk Tangki. 7. 3.Rental Sedan Dirver. 2.Pengemudi Truk Ringan Umum/Sewa.Cutting and Sewing Supervisor.Pengemudi Tangki Bahan Bakar Minyak dan Gas. 1.Supervisor Taxi.Pengemudi Taxi.Pengemudi Tangki Bahan Kimia / Bahan Berbahaya Tinggi. 3. 2.Land/Rubbish Truck Driver.Pekerja Packing Produk.5. 1.Pengemudi Profesional Angkutan Barang 3.Food Truck Driver.Pengemudi Truk Pribadi. 4.Product Packaging Worker.Pengemudi Sedan V VIP.Pengemudi Bus/Minibus Sewa. 4.Disain Produk Pakaian. 6.Maintenance and Garment Machine Technician.Sedan dan Jip.

Eropa. 4. AS. 4. 8.Juru Mesin Kapal.Juru Oli Kapal. 5. Aspac.Kelasi Pencuci Tangki Minyak dengan Minyak Mentah.ABK/Kelasi Dek Kapal Niaga 1. Eropa. Australia. 10. 6. 5.Entertainment Professional in Tourist Ship. 7. 5.Radar Observer. 4. 11.Juru Fitter Kapal.Perwira Kapal Panumpang 3.Deck Trade Ship Sailor.Deck Tourist Ship Officer.Bartender Kapal Pesiar. Australia. 7. 6. 1.Electician. Aspac. 3. 1. 3.Ship Welder. 2. 5.Pasenger Ship Captain. 1. 2.Pemasakan Makanan dan Minuman di Kapal. 4. Australia. 6.Kapal Niaga.Tourist Guide in Tourist Ship 2. 1. 2. 3.Tourist Ship Sailor.Crude Oil Tanker Washing Sailor. 4. 2.Juru Listrik Kapal.Pelayanan dan Supporting di Kapal Pesiar.ABK/Kelasi Kapal Pesiar.Maintenance and Treatment Ship Electrical Operator.Galeboy.Trade Sail Ship Captain.Kepala Juru Masak Kapal 5. AS. 2.Tourism of Sea Survival Sailor.Pasenger Ship Sailor.Kapten Kapal Penumpag 2. Eropa.ABK/Kelasi Kapal Penumoang.Pemandu Wisata di Kapal Pesiar. 10. 7. AS. Jasa Pelayanan Transportasi Angkutan Laut.Profesi Entertainment di Kapal Pesiar. 1. Eropa. 4. 1.Operator Pemeliharaan dan Perbaikan Elektronika Kapal.Steerman.First ShipCooks 3.Pengamat Radar.Nahkoda Kapal Layar Niaga. Tim Teng. AS.Ship Radio Operator. 5.Pramu SPA Kapal Pesiar. 3.Pendamping Lansia Wisata di Kapal Pesiar.Kelasi Penyelamat Jiwa Turis di Laut.Perwira Dek Kapal Niaga. 6. Australia. 9.Kapal Penumpang. Australia.Maintenance and Treatment Ship Electronic Operator.Pembantu Dapur Kapal.Tourist Caregiver in Tourist Ship. Tim Teng. 1.Juru Masak Kapal 1. Eropa. AS. 4. 2. Aspac. 2. 6. 1.Second Ship Cooks.Ship Logistic Officer. 2. 3. 4.Kapten Kapal Niaga 2. 3. 5. 4.Operator Radio Kapal Laut.Kapten Kapal Tangker. Australia. 3. Tim Teng.Pasenger Ship Officer.Tanker Ship Sailor.Trade Ship Captain. Tim Teng.Deck Trade Ship Officer. 5.Perwira Dek Kapal Pesiar.Juru Las Kapal. 1.1. 1.ABK/Kelasi Kapal Tangker.F&B Waiter in Tourist Ship.Tanker Ship Deck Officer. Tim Teng.Oiler. 7.Operator Pemeliharaan dan Perbaikan elektrik kapal. 3. 4.Tanker Ship Captain. 11.Ship Fitter. Eropa. Aspac.Kapal Pesiar. 11.Perawat Kesehatan di Kapal Pesiar.Perwira Perbekalan.Enginer 8.Perekayasa Kapal Laut Aspac. 3.SPA Waiter in Tourist Ship.Juru Masak Kapal 2. 2. 7. 3. 1. 2.Tanker Safety Sailor Tim Teng. Aspac.Juru Mudi Kapal. 4.Kapal Tangker. 3. AS.Perwira Dek KapalTangker 3. Tim Teng. 3.Maintenance and Treatment Ship Machine Operator. 2. 2. 1.Operator Pemeliharaan dan Perbaikan Mesin Kapal.Kelasi Keselamatan Kapal Tangker 1.Pramusaji Kapal Pesiar.Medical Nurse in Tourist Ship. 68 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Bartender in Tourist Ship.Chief Ship Cooks 5. 9.

5. 5.Pekerja Budidaya Udang. 7. TimTeng.Aeroplan Co Pilot. Aspac. 7.Co Pilot Pesawat Udara. 4.Pesawat Udara Penumpang. 2. 1. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 69 . 2.Fishery Steerman 5.Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Kapal. 7.Purse Net Rating. Perikanan / Perikanan Laut 1.Penyelam/Pengambil Kerang Mutiara. 3. . 3.Long Liner Officer.Gillnet Treatment Fishery Operator.Aviation Mechanic. Bawal. 4. 2.Pengelola Pesawat Penyelamat di Laut. 3. 13.ABK Kapal Jaring Purse 1. 1. 3. 5.Ship Painting 13.Fire and Fighting Sailor. 2. Taiwan dan Aspac.Ocean Fisherman of Hiu / Cucut.ABK Kapal Jaring Gill. Kakap dan ikan hias laut. 3. udang dogol. 1.Aeroplan Pilot. 1.Fishery Engine. udag windu.Fishrey Oiler.Pearl Shellfish Diver/Taker. 13. 3. 2.Juru Mesin Kapal Ikan. 2.Fish Ship Refrigerator Machine Operator.Nelayan Samodra Penangkap Ikan Hiu/ Cucut. Tim Teng. Australia. 3. AS. 12. 4. 4.Pekerja Budidaya Kerang Mutiara.Kelasi Penyelamat Jiwa di Laut. 1.Serang Kapal Ikan. Layang. 1. lobster dan kepiting laut.Fisherman Supervisor.Operator Pemeliharaan Jaring Ikan.Kelasi Pengendalian Sistem Gas Lebam. 2.Aviation Steward.Mekanik Penerbangan.Tukang Cat Kapal.Kelasi Pencegahan Pencemaran di Laut. 3.Survival Craft Operator. 8. 3.Inert Gas System Sailor.Pilot Pesawat Udara 2. 4. Aspac.Gill Net Rating. Layang. Kakap and Sea Beautiful Fish. 4.Jasa Penangkapan Ikan di Laut. 3.Pearl Shellfish Plan Worker.Kapal Penangkap Ikan.Shirmp Plan Worker.Nelayan Samodra Penangkap Ikan Tengiri.Long Linner Rating.Perwira Kapal Ikan.Ship Carpenter. 2. 7. 1. 2. 4.Pollution Preventation Operator.Ship Medical Officer. Taiwan dan Aspac.Juru Minyak Kapal Ikan.12. 1. 6.Ocean Fisherman of Sea Crsustacea sp. 1.Budidaya Perikanan Laut. 1.Kelasi Pemadam dan Penanggulangan Kebakaran kapal di Laut. 2.Seaweed Plan Worker. Jasa Pelayanan Transportasi Angkutan Udara. 4.Firt Aid and Ship Medical Sailor. 3. Bawal. 6.Perwira Kapal Pancing Ikan. 1.Pekerja Budidaya Rumput Laut. 6.Kelasi P3K dan Keselamatan Kerja di Kapal 3.Ocean Fisherman of Tuna / Cakalang. 4.Operator Mesin Pendingin Kapal Ikan. 2.Pramugara Penerbangan 12.Perwira Kesehatan kapal. 5.Juru Mudi Kapal Ikan. 1.Sea Survival Sailor. 2. Taiwan dan Aspac.Ocean Fisherman of Tengiri. Taiwan.Fisherman Officer. Eropa.Nahkoda Kapal Nelayan Penangkap Ikan. 2. 4. 1. 2. 2. 6.Operator Pemeliharaan Pancing Ikan.Nelayan Samodra Penangkap Ikan Tuna / Cakalang.Perekayasa Kapal Ikan.Tukang Kayu Kapal.Long Liner Treatment Fishery Operator.Fishing Boat Captain.ABK Kapal Pancing.Nelayan Samodra Penangkap Crustacea sp Laut (udang putih. 3. 2. 1.

7.Perawat Ahli.Hospital Worker. Malaysia. Tim-Teng. Beautician.Air Traffic Wrlfare Technician.Kebersihan Restoran 1.Tenaga Perumahsakitan.Aviation Instructor. Tim Teng dan lainnya Aspac. 1.Hospital Custodion Junior 2. 1. 7.Pembersih Restoran.Penata Rias Penganten Internasional.Pekerja Seni Tari.Protokol Acara.Perawat Kecantikan. 1.. 4.Teknisi Keamanan Lalu Lintas Udara. 4. 1. 2. 3. 3. Malaysia. 6.Custodion of Tall High Rise Hotel Outdoor. 16. 1.Air Traffic Security Technician.Asisten Penata Rias Penganten Internasional.Artis Pemain Film. 1.Co Pilot Pesawat Udara.Pembersih Bagian Luar Rumah Sakit Bertingkat Tinggi. 4. 3. Hongkong.Perias Wajah Wanita. 1.Perawat Umum. 1.Dokter Umum. 2. 2. Women Make Uper.Dokter Gigi. 3. 14. Radio and TV Publisher.Penyanyi. Jasa Kesehatan 1.Pemangkas Rambut. Model Artist Aspac dan lainnya.Dokter Spesialis. 1. 1.Kebersihan Hotel.Pembersih Bagian Luar Hotel Bertingkat Tinggi.Teknisi Keselamatan Lalu Lintas Udara. 6. 1. 3.Pemain Musik.General Nurse.Artis Peragawan/wati. 5. 3. 4. 3.Pembersih Bagian Luar Gedung Bertingkat Tinggi.Operator Radio Penerbangan.Perekayasa Penerbangan. dan Singapura.Salon Kecantikan. 6.5.Dentist.Kebersihan Gedung Perkantoran.Disk Jockey.Jonitor Senior.Pilot Pesawat Udara. 3. 4.Specialist Docter. 3. Kemasyarakatan.Rias Penganten.Pembersih Bagian Luar Restorant Bertingkat. Hongkong. 4. 3.Chargo Aeroplan Mechanic. 4. 2. 3.Air Traffic Controlling.Hospital Custodion Senior. 3.International Wedding Make Up Assistant. 2. dan Singapura. Malaysia.Pesawat Udara Chargo. 2. Sosial Budaya dan Hiburan. Jasa Kebersihan. 2. Barber. 2. 3. 15.Impresariat dan Intertainment. 1. 2. 3. 3. 2. 2. 5. 5. 3. 4.Mekanik Pesawat Udara.Jonitor of Tall High Rise Building Outdoor 1.Cleaner of High Rise Restaurant Outdoor. 6. Malaysia.Penyiar dan Protokol Acara. 1. dan Singapura.Jonitor Junior 2. 3. 1. 2.Navigator Penerbangan.Hotel Custodion Senior.Pramugari Penerbangan 6.Pengontrol Lalu Lintas Udara. Women Hair Dresser. 4. Taiwan.General Dokter. 6. 1.Instruktur Penerbangan 2. 70 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Junior Pembersih Hotel. 1. Timur Tengah.Chargo Aeroplan Co Pilot. 2. Jasa Perorangan. Dance Worker.Pembersih Rumah Sakit Muda. 2.Jepang dan Belanda..International Wedding Make Upper.Aviation Radio Operator. 2.Senior Pembersih Hotel. 5.Hotel Custodion Junior 2. dan Singapura.Custodion of Tall High Rise Hospital Outdoor Aspac dan lainnya.Penyiar Radio dan TV. 1.Kebersihan Rumah Sakit.Nursing. 4. Master oí Ceremony.Pembersih Gedung Muda 2. 2. Musical Player.Restorant Cleaner. 2. 1. 5.Chargo Aeroplan Pilot. 3. Hongkong. 1. Disk Jockey Film Artist.Pembersih Gedung Madya 3. 2. 4. Aspac. 5.Perias Rambut Wanita.Pembersih Rumah Sakit Madya. 5.Aviation Stewardess. Singer.Kesehatan Manusia / di Rumah Sakit. 6.

1. 5.Troly Boy. 18.Pramuniaga Busana Pria. 2.Sekuriti Madya/Supervisor. Singapura dan Brunai.Jasa Penddikan Menengah.Hyper Store.Sekuriti Madya/Supervisor. 2. 1.Basic Security. 1. 3. 5.Sekuriti Utama /Spesialis. 6. 3.Guru Bidang Studi IPA. 2.Acupunturer. 1.General Salesgirl.Pramuniaga Food Kering. 8. 4.Basic Security. Aspac dan Lainnya. 9.Dosen Pendidikan Pasca Sarjana.Pramuniaga Umum 1. 2. 1.Kebandaraan & Pelabuhan Laut Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 71 .Medical Massager. 7. 4.Security Specialist. 1.Pramuniaga Food Basah. 6. 6.Pramuniaga Spesifik Busana Eksekutif Pria. 2. Lecture of Bechelor.Sekuriti Utama /Spesialis. 3. 2. 3.Children Clothes Salesgirl.Electronic and Computer Salesgirl.General Salesgirl.Sekuriti Pratama/Dasar. 1. 3.Super Market.Accessories Salesgirl.Pramuniaga Busana Pria Dewasa.Troly Boy.Security Specialist. 1. 3. Aspac dan Tim-Teng. 3.Food Salesgirl.Security Specialist.Sekuriti Utama /Spesialis. 2.Security Supervisor. 5.7. 17. 9.Woman Clothes Specific Executive Salesgirl.Shoe. Tas dan Asesoris. 3. 2.Troly Boy.Pramuniaga Sepatu. 3. 3.Dosen Pendidikan Sarjana. 2.Pramuniaga Busana Wanita. 3. 2. 2. 2.Pramuniaga Asesoris 7. 1.Wet Food Salesgirl. 7. 7. Scientist Teacher.Security Supervisor. 2. 6.Casier. 4. 1. 5.Sport and Art Salesgirl.Women Clothes Salesgirl. 4. 1. 1.Pramuniaga Peralatan Rumah Tangga. Matematica Teacher.Akupuntur.Jasa Pendidikan Tinggi 1.Guru Bidang Bahasa. Jasa keamanan / Sekuriti. 1. Jasa Pendidikan 1.Man Clothes Specific Executive Salesgirl. 6.Sekuriti Pratama/Dasar.Pramuniaga Umum 1. 3.Troly Boy. Lecture of Magister.Dry Food Salesgirl. 1. 2. 1. 1. 1. 2.Pramuniaga Barang Elektronik dan Komputer.Security Supervisor. 2.Casier. 3. 4.Super Store. 5.Medical Massage.Perkebunan & Kehutanan Malaysia & Brunai.Pramuniaga Non Food. 4.Household Tolls Salesgirl. 1. 3.Non Food Salesgirl. 5. 3.Mini Market.Kasir. 2.Man Clothes Salesgirl. 2.Pramuniaga Food.Sekuriti Madya/Supervisor. Language Teacher.Hyper Market.Pramuniaga Busana Anakanak. Bag and Accessories Salesgirl. 5. Malaysia. 8.Phsysioterapi. 2.Women Clothes Salesgirl. 4.Pramuniaga Alat Olah Raga dan Kesenian. 1. Kasir.Industrial & Comercial Area 3.Mini Store. 2.Guru Bidang Studi Matematika. 1.Kasir.Man Clothes Salesgirl.Pramuniaga Busana Wanita Dewasa. 4.Kasir. 7.Basic Security. 1. 1. 19.Sekuriti Pratama/Dasar. 3.Casier.Physioterapist. Jasa Perdagangan Umum / Perdagangan Ritail.Casier.Pramuniaga Spesifik Busana Eksekutif Wanita.

1. 2. 2.Flowerist. 2. 3. 7.Basic Security. Industri Pengolahan Hasil Perikanan Laut. 3.Perawatan Lansia. JasaTata Laksana Rumah Tangga Indoor : 1.Tuna Loin Fresh & Frozen Product Operator.Penjaga Titipan Anak.Pengawas Mutu (QC) 1.Pelayanan Umum.Basic Security. 4.Pengawas Mutu (QC) Produk Shasimi. 2.Governess Junior.Operator Produk Tuna Loin Segar & Beku. 1.Pembersih Rumah.Nanny Senior.Perawatan Anak Usia Sekolah 6. 2.Sekuriti Madya/Supervisor. 3. 2. 1.Cleaner.Pembantu Pengasuh Balita 2.Security Supervisor.Basic Security. 2.Supervisor Operator dan Pengemas Tuna Loin Segar & Beku. TimTeng.Sekuriti Madya/Supervisor. 1.Security Specialist. 1.Pekerja Rumah Tangga.Perawatan Bayi.Baby Sitter Senior.House Maid.Penata Laksana Rumah Tangga. 1. 3.Kepala Pekerja Rumah Tangga. 2.Pengemas Produk Shasimi. 6.Shasimi Operator and Pacakaging Supervisor. 3.Personal Asisten. 3. 8.Sekuriti Pratama/Dasar. 2.Perumahan.Pencuci Pakaian.4.Caretaker 2.Security Supervisor.Sekuriti Pratama/Dasar. 3.Nanny Junior. 1.Au Pair.Doby. 3. Aspac dan Tim-Teng. Aspac.Shasimi Product Operator.Tuna Loin Fresh & Frozen Product Packaging. 2. 2.Caregiver 3.Pembantu Penjaga Bayi. 3.Mother Helper. 3.Pencuci & Pelicin Pakaian 4. 2. 4.Education & Sport area 1.Pendamping Lansia. Aspac dan Tim-Teng. 3.Sekuriti Utama /Spesialis. 7 Negara Pengguna Careworker.Shasimi Product Quality Controller 1. 5. 3. 1.Table Manner. 1.Pelayanan Khusus.Security Supervisor.Shasimi.Perkantoran. 2. 4.Security Specialist. 3. 6.House Kepeer.Sekuriti Utama /Spesialis. Industri Pengolahan Ikan Tuna : 1.Pengasuh Muda Balita.Supervisor Operator dan Pengemas Shasimi . 3. 3. 4.Tuna Loin Fresh & Frozen Operator and Packaging Supervisor.Governess Assistant. dan Jepang (Magang) Aspac dan Australia.Nanny Assistant. 1. 72 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Jasa Perorangan Yang Melayani Rumah Tangga. 1.Pengasuh Utama Balita. 5.Penjaga Muda Bayi. 1. 3.Security Specialist.Sekuriti Utama /Spesialis.Cooker. 2.Baby Nursemaid. 2.Security Specialist.Penjaga Lansia.Personal Asistant. 3. Taiwan. 1. 6. Aspac.Sekuriti Utama /Spesialis.Penjaga Madya Bayi.Launder. 2.Pembantu Pendidik Anak. 3.Pengemas Produk Tuna Loin Segar & Beku.Sekuriti Pratama/Dasar. 1.Perawatan Anak Balita.Hotel dan Rumah Sakit 6. 3. 3.Penjaga Titipan Bayi 7.Governess Senior. 4. 2.Shasimi Product Packaging.Pembantu Penjaga Lansia 2.Security Supervisor. 8. 4. 4. 2.Juru Masak Rumah Tangga 5. 20. 2. 4. 1. 2. 2.Butler.Penata Bunga di Rumah.Tuna Loin Segar dan Beku. 1.Baby Sitter Junior. 5.Sekuriti Madya/Supervisor. dan Jepang (Magang) 21. 3. 1. 3.Pendidik Muda Anak 3.Sekuriti Madya/Supervisor. 1. 1.Tuna Loin Fresh & Frozen Taiwan.Elderly / Old Folk Care. 2. 1.Pendidik Madya Anak.Basic Security.Operator Produk Shasimi. 2.Penata Hidang. 1.Sekuriti Pratama/Dasar. 3.

5.Non Syariah.Kepala bagian Akuntansi 6. TimTeng dan Lainnya.Pengemas Produk Tuna Steak Beku. 5.Pekerja Umum Tanaman Product Quality Controller 1.Operator Produk Pengalengan Tuna.Syariah Administration Cassier / Teller.Analis Pembiayaan Syariah.Frozen Tuna Steak Product Packaging.Basic Settlement. 2.Supervisor Operator dan Pengemas Tuna Steak Beku. 1.Account Officer.Kerpala Bagian Operasional Syariah 1. 3. 1. 1.Analis Pembiayaan 4.Frozen Tuna Steak Product Quality Controller Taiwan. 2. 4.Pengawas Mutu (QC) Produk Ikan Tuna Steak Beku.Financing Analyst. 9. 8.Kepala bagian Akuntansi Syariah.Kerpala Bagian Operasional. 2. Bank Umum : a. 2. dan Jepang (Magang) 22. Malaysia dan Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 73 .Basic Treasury Dealer.Kepala Bagian Pembiayaan 7.Advanced Money Broker.Canning Tuna Product Packaging.Food Plan General Worker.Advanced Settlement.Syariah 4.Budidaya 5. 2. 1. 2. 3.Canning Tuna Product Quality Controller Taiwan. 2.Advanced Treasury Dealer.Syariah Account Officer. 4. 2. 1. 1.Tuna Steak Beku.Basic Money Broker.Canning Tuna Product Operator.Financing Superintendent.Intermediate Money Broker 3.Dyariah Financing Superintendent..Audit Internal Syariah.Syariah 3. 3. 9.Supervisor Operator dan Pengemas Produk Tuna dalam Kaleng. 3.Intermediate Settlement.Kasir /Teller 3. 7. 2.Advanced Treasury Dealer. Tim Teng dan Lainnya. 2. 3. 6.Operational Superintendent. 1. 7.Pengawas Mutu (QC) ProdukTuna dalam Kaleng. 4. 2. Aspac dan Lainnya. Aspac.Pengalengan Tuna.Advanced Money Broker. Administration Staff. 2. Custemer Service. 3. 23.Frozen Tuna Steak Product Operator. 1. 1..Costumer Service Syariah 4.Basic Money Broker. 4.Produk Ikan Tuna Beku. 1. 1. 3. 2.Account Superintendent.Account Officer Syariah. 1.Staf Administrasi Syariah.Cassier / Teller.Bank Non Devisa. 8.Syariah Staff.Intermediate Money Broker 3.Syariah Account Superintendent. 2.Intermediate Settlement 3.Staf Administrasi.Advanced Settlement. 1.Frozen Tuna Steak Operator and Packaging Supervisor.Settlement.Audit Internal.Money Broker. 1.Kasir. 3.Kepala Bagian Pembiayaan Syariah. 5.Intermediate Treasury Dealer. b./Teller Syariah.Intermediate Treasury Dealer.Basic Settlement. 8.Bank Devisa. 7.Syariah Operational Superintendent.Bank Syariah. 6. 8. 6.Account Officer. Financing Analyst. 3.Canning Tuna Product Operator and Packaging Supervisor. 1.Operator Produk Tuna Steak Beku. 3. 4.Audit Internal. 3.Syariah Audit Internal. Pertanian.Basic Treasury Dealer. 1. dan Jepang (Magang) 4.Pengemas Produk Pengalengan Tuna. Perantara Keuangan. 2. 2.Treasury Dealer. 1.

Operator Mesin Bubut Kayu.Art Flower Combine and Art DesignFloral Decorator (Special Action) 1. 3. 1.Pertanian.Disain Floral Junior. 3. Peternakan.Mandor Perkebunan Kelapa.Pekerja UmumPerkebunan Kelapa Sawit. 1.Budidaya Kehutanan. 2.Sedling Forest Industry Foreman. 1.Mandor Perkebunan Karet. 2.Asisten Disain Floral 2. 2. 1.Penebang Kayu Hutan. 2.Operator Mobil Derek Balok Kayu Hutan. 8.Wood Press Vener Machine Operator.Seni Merangkai Bunga (SMB). 2.Payloader Driver. 5.Flower Plan General Worker. 1. 1.Operator Mesin Pemotong/ Penggergajian Kayu. 26. 1.Penebang Kayu Hutan dengan Mesin Gergaji Rantai.Senior Perangkai Bunga.Asisten Disaign Floral. 1.Mandor Perkebunan Kelapa Sawit.Flower Combine Asistant. 1.Palm Oil Plantation General Worker.Yunior Perangkai Bunga 3. 2.Pengemudi Kendaraan Pemuat Balok Kayu.Result Harvest Bunch Palm Oil Worker.Asisten Perangkai Bunga 2. 5. 3. 2.Pekerja Umum Kehutanan. 3.Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit. 3.Coconut Result Harvest Worker.Log CraneMobile Operator.Budidaya Ternak Sapi. 8.Mandor Pembibitan Tanaman Hutan Industry.Ruber Plantation General Worker.Wood Sewing Operator.Fruit Plan General Worker. 2.Perawat Kandang Sapi 1.Yunior Disain Floral.Pekerja UmumPerkebunan Kelapa. 2.Pekerja Tanaman Sayuran Lainnya.Foresty General Worker.Log Loader Operator. 3.Driver Pembuat Jalan Areal Tebang Hutan. 1. 2.Coconut Plantation Foreman.Vegetable Plan General Worker.Senior Disain Floral.Seni Disain Floral (SDF).Caw Stable Worker. 2. 2. 3. Malaysia 2. Pangan. 3. Korea Selatan 24. 1. Taiwan dan Korea Selatan 3.Decorator Seni Merangkai Bunga dan Seni Disain Floral (Special Action) 1.Palm Plantation General Worker.Pekerja UmumPerkebunan Karet. Malaysia. 1. 1. Malaysia.Pekerja Umum Peternakan Sapi.Pekerja Panen Hasil Buah Kelapa. 1.Budidaya Perkebunan Kelapa. Perkebunan. Kehutanan. 74 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Flower Combined Junior 3. 2. 4.Playwood Press Machine Operator 5. Flower Combined Senior 4.Pekerja Umum Tanaman Bunga.Pekerja Sadap Karet.Foretry Chain Saw Operator Malaysia. 6. 3.Disain Floral Senior.Wood Lathe Machine Operator. 6.Pekerja Panen Hasil Tandan Buah Sawit.Ruber Plantation Foreman. Malaysia 2. 2. 2. 7.Pekerja Pembibitan Tanaman Hutan Industry 3. 6. 3.Palm Oil Palm Foreman. 7.Pekerja Umum Tanaman Buah. 4.Operator Kayu Pres Vener.Cow Farm Worker. 3. 3. 2. 25. Aspac dan Lainnya. 4. 4. 4.Ruber Tapping-Knife Worker 3.Sedling Forest Industry Worker. 3.Operator Mesin Pres Playwood.Budidaya Perkebunan Karet. 7.

2.Budidaya Ternak Domba. 3.Budidaya Ternak Ayam.

4.Budidaya Ternak Babi.

3.Pemerah Susu Sapi. 4.Operator Mesin Perah Susu Sapi. 1.Pekerja Umum PeternakanDomba 2.Perawat Kandang Domba. 1.Pekerja Umum Peternakan Ayam. 2.Perawat Kandang Ayam. 3.Operator Mesin Tetas Telur. 4.Pekerja Pembuat/Peramu Makanan Ayam 1.Pekerja Umum Peternakan Babi. 2.Perawat Kandang Babi

3.Cow Man Milker. 4.Milks Machine Operator. 1.Sheep Farm General Worker. 2. 1.Chiken Farm General Worker. 2.Chick Stable Worker, 3.Hatch Eg Machine Operator. 4.Chick Food Maker. 1.Pig Farm General Worker. 2.Pig Stable Worker. Taiwan dan Lainnya. TimTeng dan Lainnya. Aspac dan Lainnya.

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

75

LAMPIRAN 2.: FORMAT INFORMASI KAMUS JABATAN TKI.

No
1. 2. 3. 4.

Informasi
Nama Jabatan Kode Jabatan Ringkasan Uraian Tugas. Uraian Tugas. 4.1. 4.2. 4.3. 4.4. 4.5. 4.6. Dst.

Uraian Informasi Jabatan TKI

5.

Syarat Jabatan : a.Pendidikan. b.Pelatihan/Kursus. c.Pengetahuan Kerja d.Syarat Fisik. e.Bakat Kerja. f.Minat Kerja. g.Temparemen Kerja.

76

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

LAMPIRAN 3.: FORMAT DISKRIPSI INFORMASI JABATAN TKI.

No
1. 2. 3. 4. 5.

Diskripsi Jabatan
Nama Jabatan Kode Jabatan Letak jabatan Ikhtisar/Ringkasan (Job Sumary). Uraian Tugas dan Kegiatan

Uraian Diskripsi Informasi Jabatan

5.1.

a. b. c. a. b. c. a. b. a. b. a. b.

5.2.

5.3.

5.4.

5.5.

Dst

6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19.

20.

Bahan kerja. Perangkat Kerja. Hasil Kerja Tanggung Jawab Wewenang Jabatan Korelasi Jabatan Kondisi Lingkungan Kerja Reiko Bahaya Kerja Pengetahuan kerja. Keterampilan Kerja Sikap Kerja. Sifat Jabatan/Pekerjaan Fungsi Pekerja. Syarat Jabatan: a.Pendidikan. b.Pelatihan/Kursus. c.Syarat Fisik. d.Bakat Kerja. e.Minat Kerja. f.Temparemen Kerja. Informasi lain yang terkait.

Jakarta

2010.

Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan Deputi Bidang Penempatan BNP2TKI.

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

77

78

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 79 .

80 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .