KATA PENGANTAR
Dalam rangka mewujudkan visi Penempatan Tenaga Kerja Indonesia yang berkualitas dan bermartabat, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia, Deputi Bidang Penempatan senantiasa berusaha menciptakan kegiatan kegiatan yang memiliki dampak yang konstruktif terhadap pembenahan penempatan TKI. Pembenahan ini diawali dari peningkatan kualitas Calon TKI yang berminat bekerja ke luar negeri, untuk itu perlu pemahaman calon TKI tentang segala seluk beluk bekerja keluar negeri. Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini merupakan arah dan panduan yang digunakan oleh penyelenggara dan tenaga penyuluh untuk melaksanakan penyuluhan jabatan TKI di Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Desa. Petunjuk Teknis ini merupakan rangkuman seluruh pandangan dan masukan yang sangat berharga dari para pemangku kepentingan yang di uraikan secara detail dan fokus kepada para penyuluh. Prosedur bekerja ke luar negeri yang benar yang akan disampaikan oleh Tenaga Penyuluh Jabatan TKI baik dari BNP2TKI, BP3TKI, P4TKI maupun Petugas penyelenggara di Daerah, untuk itu perlu dibuat suatu Petunjuk Teknis tentang Penyuluhan Jabatan TKI. Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Penyusun dan semua pihak yang telah memberikan kontribusi pada penyusunan Petunjuk Teknis ini. Apabila ada perubahan kebijakan dan ketentuan perundang undangan, maka Petunjuk Teknis ini dapat disesuaikan dan untuk itu

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

i

kami sangat menghargai dan berterima kasih atas segala masukan, kritik dan saran konstruktif dari berbagai pihak demi kesempurnaan kandungan kualitas Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI. Demikian Petunjuk Teknis ini disusun semoga dapat menjadi panduan dalam pelaksanaan Penyuluhan Jabatan TKI di daerah.

Jakarta, Juni 2010 Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan

Ir. Yunafri, MM NIP. 19570612 198603 1 003

ii

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

BNP2TKI

BADAN NASIONAL PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA
Gedung A Lt II Jl. MT Haryono Kav. 52 Jaksel, Telp. (021) 7918205 PO BOX 4451 JKTM 12770, Website : www.bnp2tki.go.id

DEPUTI BIDANG PENEMPATAN

KEPUTUSAN DEPUTI BIDANG PENEMPATAN NOMOR : KEP. 59 /PEN/VI/2010 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYULUHAN JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA DEPUTI PENEMPATAN BADAN NASIONAL PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA Menimbang : a. bahwa dalam rangka mewujudkan visi Penempatan Tenaga Kerja Indonesia yang berkualitas dan bermartabat, Deputi Bidang Penempatan senantiasa berusaha menciptakan kegiatan yang memiliki dampak konstruktif terhadap pembenahan penempatan TKI untuk itu perlu pemahaman calon TKI tentang segala seluk beluk bekerja ke luar negeri; b. bahwa belum tersedianya peraturan tentang penyuluhan jabatan TKI menyebabkan kurangnya informasi yang diterima oleh pencari kerja dan calon pencari kerja ke luar negeri serta adanya kondisi ketidak sesuaian antara kualifikasi kompetensi tenaga kerja dengan persyaratan kerja, memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan pengguna, masih minimnya informasi tentang dunia kerja maupun informasi pasar kerja yang dapat di akses; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu disusun Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia dengan Keputusan Deputi Bidang Penempatan. Mengingat : 1. 2. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan; Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri; 3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Pemerintahan Daerah; 4. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik; 5. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik; 6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Kewenangan Pemerintah antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota; 7. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2006 tentang Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia; 8. Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 2002 tentang Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 88 mengenai Lembaga Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja; 9. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2006 tentang

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

iii

Kabupaten/Kota dan Kecamatan/Desa. 19530202 19810210 001 iv Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . sehingga memahami informasi peluang kerja ke luar negeri. Provinsi. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor PER. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan Yang Berkeadilan. MEMUTUSKAN Menetapkan PERTAMA : : KEPUTUSAN DEPUTI BIDANG PENEMPATAN TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYULUHAN JABATAN TKI sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ini. 14. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-38/KA/IX/2008 tentang Standar Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia oleh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta. : Petunjuk teknis peyuluhan jabatan TKI sebagaimana termaksud pada amar PERTAMA dipergunakan sebagai acuan atau petunjuk teknis bagi BNP2TKI BP3TKI.10. lembaga pendidikan. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-45/KA-BNP2TKI/XI/2008 ten tang Pedoman Penyelenggaraan Kelompok Berlatih Calon Tenaga Kerja Indonesia Berbasis Masyarakat. Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal 11 Juni 2010 DEPUTI PENEMPATAN KEDUA KETIGA KEEMPAT Drs. Kebijakan Reformasi Sistem Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. 12. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-13/KA/V/2010 tentang Bursa Kerja Luar Negeri. BNP2TKI/III/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Jo Per-53/KA/SU-OKH/XII/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. P4TKI dalam melaksanakan penyuluhan jabatan TKI di Pusat. 13. Ade Adam Noch NIP. 11.01/KA. : Petunjuk teknis penyuluhan jabatan TKI sebagaimana dimaksud pada amar PERTAMA sebagai petunjuk teknis dalam memberikan informasi yang komperensif kepada para calon tenaga kerja Indonesia dan masyarakat. : Keputusan Deputi Penempatan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

.................................................................................. B..... F........ E... Ruang Lingkup ........................ Peranan Penyuluhan Jabatan TKI ...................................... Tujuan dan Sasaran ....................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .................................................................................................. Pengertian ....... Materi Penyuluhan ..... Materi Penyuluhan Jabatan ...................................................................... PENYULUHAN JABATAN TKI ........ 59/PEN/VI/2010 ......... Mekanisme dan Prosedur........... 40 E..................... Maksud........................................... A............................................................ 42 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia v .............. B.................... 1 1 4 5 10 11 13 13 15 18 21 24 25 26 BAB II BAB III PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN TKI .............................. Penyelenggaraan Penyuluhan Jabatan ......................................................................... E.......... 30 C........ 28 A...................... D.......................... C............... Tenaga Penyuluh......... Prosedur Pelaksanaan Penyuluhan Jabatan . Peserta ....... C.. DAFTAR ISI ..... A.............................. Metode Kegiatan ....................... Dasar Hukum .............. D.. 32 D........................ Nara Sumber dan Persyaratan ............................................................. 28 B.. Sarana dan Prasarana ....... Latar Belakang .................... Prinsip-prinsip Penyuluhan Jabatan ... KEPUTUSAN DEPUTI BIDANG PENEMPATAN NO:KEP........ Penerima Manfaat Layanan Penyuluhan Jabatan TKI .. i iii v BAB I PENDAHULUAN ....................... G............

....................... A.. Pengajar ........LAMPIRAN .............................BAB IV PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS PENYULUH JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA ...................................... 55 C............. C.................... Peserta Pelatihan Dan Bimbingan Teknis .. 61 vi Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .. 60 LAMPIRAN .. Monitoring .......................... 54 B................................. Penyelenggaraan Pelatihan Dan Bimbingan Teknis ................ Materi.............................................. B........................................... E............................................................................................................... BAB V 47 47 49 50 51 53 MONITORING............. Pelaporan .. EVALUASI DAN PELAPORAN ..... Metoda dan Penilaian .... 54 A..... Evaluasi dan Penilaian ........................................ D.. 57 BAB VI PENUTUP ........................... Mekanisme dan Prosedur ................... 59 DAFTAR PUSTAKA ...

Program penempatan TKI ke luar negeri telah memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi pengangguran di dalam negeri yang sampai saat ini belum sepenuhnya dapat diselesaikan pemerintah. Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri harus sesuai dengan keahlian. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 1 . LATAR BELAKANG Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam mengurangi pengangguran akibat terbatasnya lapangan kerja di dalam negeri. bakat. Informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional. Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri juga perlu dilakukan secara terpadu antara instansi Pemerintah baik Pusat maupun Daerah dan peran serta masyarakat dalam suatu sistem hukum guna melindungi tenaga kerja Indonesia yang di tempatkan di luar negeri. hak memperoleh informasi merupakan hak azasi manusia dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu ciri penting negara demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelengaraan yang baik. keterbukaan informasi publik merupakan sarana mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara dan Badan Publik lainnya dan segala sesuatu yang berakibat pada kepentingan publik.Lampiran Keputusan Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor : KEP.59/PEN/VI/2010 Tanggal : 11 Juni 2010 BAB I PENDAHULUAN A. dan pengelolaan informasi publik merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan masyarakat informasi. minat dan keterampilan.

tepat waktu. akuntabel. efektif. meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengambilan kebijakan dan pengelolaan Badan Publik yang baik. serta dapat dipertanggung jawabkan dengan mengetahui alasan kebijakan yang mempengaruhi hajat orang banyak dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan/atau meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi yang berkualitas. terpenuhinya penyelenggaraan pelayanan publik sesuai dengan peraturan perundang . Azas dan tujuan setiap Informasi Publik bersifat terbuka dan dapat diakses setiap pengguna.asas umum pemerintahan dan korporasi yang baik. dapat pula diperoleh setiap pemohon informasi dengan cepat. sistem penyelenggaraan yang layak sesuai dengan asas .undangan dan perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik. kejahatan atas harkat dan martabat manusia serta perlakuan lain 2 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . dan efisien. dan kewenangan seluruh pihak yang terkait dengan penyelenggaraan pelayanan publik. program. dan proses pengambilan keputusan serta alasan pengambilan suatu keputusan publik untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan. kesewenang-wenangan. mewujudkan penyelenggaraan yang baik yaitu yang transparan. kewajiban. korban kekerasan. kecuali bersifat ketat dan terbatas. Tenaga kerja Indonesia di luar negeri sering dijadikan obyek perdagangan manusia. Pelayanan yang dimaksud untuk memberikan kepastian hukum dan hubungan antara masyarakat dan penyelenggaraan dalam pelayanan publik yang bertujuan agar terwujudnya batasan hubungan yang jelas tentang hak dan tanggungjawab. biaya ringan dan cara sederhana untuk menjamin hak warga negara guna mengetahui rencana pembuatan kebijakan.

belum tersedianya peraturan tentang penyuluh jabatan menyebabkan kurangnya informasi yang diterima oleh pencari kerja dan calon pencari kerja ke luar negeri. masih minimnya informasi tentang dunia kerja maupun informasi pasar kerja yang dapat diakses oleh pencari kerja. peranan kelembagaan penempatan dan lembaga pendukung penempatan lainnya harus menjadi perhatian pemerintah. perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan jabatan-jabatan baru dan pada umumnya tenaga kerja yang tersedia belum siap mengisi. Oleh karena itu. Berdasarkan permasalahan tersebut diatas. angkatan kerja yang memasuki dunia kerja belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 3 . maka diperlukan Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia agar Penyuluh Jabatan dapat memberikan pembekalan kepada pencari kerja luar negeri tentang dunia kerja dan infomasi yang berkaitan dengan kesempatan kerja yang ada. di samping dengan adanya kondisi ketidaksesuaian antara kualifikasi kompetensi tenaga kerja dengan persyaratan kerja. selanjutnya diharapkan buku ini pada akhirnya dapat memberikan persiapan bagi calon Tenaga Kerja Indonesia memiliki kemampuan untuk bekerja di luar negeri. keadaaan sosial budaya masih kurang untuk mendukung lajunya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. penyuluhan jabatan tenaga kerja luar negeri yang disampaikan oleh tenaga yang tidak kompeten.yang melanggar hak asasi manusia. pemberian informasi pasar kerja. Permasalahan yang dihadapi TKI sampai saat ini masih terjadi disebabkan antara lain oleh belum adanya tenaga Penyuluh Jabatan Tenaga Kerja Luar Negeri. memerlukan pelayanan secara menyeluruh sejak proses sosialisasi.

6. 4.BNP2TKI/III/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Jo Per-53/KA/SUOKH/XII/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor PER. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Pemerintahan Daerah. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2006 tentang Kebijakan Reformasi Sistem Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. 11. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2006 tentang Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. 9.B. Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan Yang Berkeadilan. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri. 3. 8. 7.01/Ka. 4 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 10. Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 2002 tentang Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 88 mengenai Lembaga Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Kewenangan Pemerintah antara Pemerintah. 5. 2.

14. Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan P4TKI adalah kantor pelayanan di wilayah kerja dan dikoordinasikan oleh BP3TKI yang membawahinya. Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan BP3TKI adalah Unit Pelaksana Teknis di lingkungan BNP2TKI yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala BNP2TKI. 4. 3. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 5 . C. 13. 2. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-45/KA-BNP2TKI/XI/ 2008 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kelompok Berlatih Calon Tenaga Kerja Indonesia Berbasis Masyarakat. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-38/KA/IX/ 2008 tentang Standar Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia oleh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta.12. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan BNP2TKI adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Presiden. Calon Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan CTKI adalah setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pencari kerja yang akan bekerja di luar negeri dan terdaftar di instansi Pemerintah Kabupaten/Kota yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan. PENGERTIAN 1. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-13/KA/V/2010 tentang Bursa Kerja Luar Negeri.

kepada calon/ pencari kerja agar memiliki gambaran yang obyektif tentang peluang kesempatan kerja sehingga mampu menentukan pilihan pekerjaan yang tepat dan berdayaguna sesuai dengan bakat. dan kepribadian. 6 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . minat.5. Penyuluhan Jabatan TKI adalah suatu proses penyampaian informasi tentang jabatan/pekerjaan dunia kerja secara sistematis. Jabatan Tenaga Kerja Luar Negeri adalah Jenis-jenis pekerjaan yang diberikan oleh pengguna yang ada di luar negeri yang siap di pangku oleh Calon Tenaga Kerja Indonesia. serta pelayanan kepada pemberi kerja untuk memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan. 6. 8. dan kemampuannya baik untuk sementara waktu maupun tetap. 10. 9. dan dinamis. 11. agar mempunyai pemahaman tentang kemampuan dan keterampilan. obyektif. minat. Antar Kerja adalah suatu mekanisme pelayanan kepada pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bakat. Angkatan Kerja adalah penduduk dalam usia kerja (18 tahun ke atas) baik yang bekerja maupun yang sedang mencari pekerjaan dan penganggur. dan baik dalam hubungan kerja maupun usaha mandiri. Penyuluhan adalah Proses Penyebarluasan informasi yang dilakukan dengan cara mengembangkan sumber daya manusia yang ada. Petugas Penyuluh Jabatan TKI adalah petugas antar kerja yang melaksanakan kegiatan Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Luar Negeri. 7. Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan TKI adalah setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pencari kerja yang akan bekerja di luar negeri dalam hubungan kerja untuk jangka waktu tertentu dengan menerima upah.

naskah dan dokumen yang mempunyai arti. Kompetensi Kerja adalah kemampuan kerja setiap individu yang mencakup aspek pengetahuan. rangkaian dan analisis data yang berbentuk angka yang telah diolah. terjadi karena perluasan usaha. hak dan kewajiban masing-masing pihak. perubahan teknik produksi atau ada tenaga kerja yang karena sesuatu hal berhenti dari pekerjaannya sehingga harus diisi dengan tenaga kerja baru. keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Visa kerja adalah izin tertulis yang diberikan oleh pejabat yang berwenang pada perwakilan suatu negara yang memuat persetujuan untuk masuk dan melakukan pekerjaan di negara yang bersangkutan. Pengguna jasa TKI yang selanjutnya disebut dengan Pengguna adalah instansi Pemerintah. Bursa Kerja Luar Negeri adalah suatu Lembaga yang bergerak di bidang jasa pelayanan dan fasilitas TKI ke Luar Negeri bagi yang dikelola pemerintah maupun swasta dalam bentuk badan hukum perseroan maupun yayasan. Informasi Ketenagakerjaan adalah gabungan. 15. Informasi Pasar Kerja (IPK) adalah informasi tentang persediaan tenaga kerja dan permintaan tenaga kerja serta informasi lain yang berkaitan dengan penempatan tenaga kerja. Badan Hukum Pemerintah. Lowongan Pekerjaan adalah pekerjaan yang belum ada atau belum cukup jumlah orang yang melaksanakan. 19. 16. Perjanjian kerja adalah perjanjian tertulis antara TKI dengan pengguna yang memuat syarat-syarat kerja. 20.12. Bursa Kerja adalah lembaga yang berfungsi untuk mempertemukan antara pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja dalam rangka penempatan. nilai dan makna tertentu mengenai ketenagakerjaan. 17. dan/atau perseorangan di negara tujuan yang memperkerjakan TKI. 13. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 7 . 14. Badan Hukum swasta. 18.

24. keterampilan dan sikap kerja sesuai dengan standar yang ditetapkan dan persyaratan di tempat kerja. meliputi 8 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . tanggungjawab. Pengantar Kerja adalah pegawai negeri sipil yang diberi tugas. 27. sehingga tenaga kerja dapat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bakat. meningkatkan serta mengembangkan kompetensi kerja. produktivitas. 28. wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan antar kerja. dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan dan pekerjaan. memperoleh. baik yang dilakukan langsung pemberi kerja maupun melalui pelayanan penempatan tenaga kerja pemerintah maupun swasta melalui sistem antar kerja. sikap. 23. Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja adalah kegiatan untuk mempertemukan tenaga kerja dengan pemberi kerja. Pelaksana Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja adalah instansi pemerintah yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan dan lembaga swasta berbadan hukum. Pelatihan Kerja adalah keseluruhan kegiatan untuk memberi. Kelompok Berlatih calon TKI Berbasis Masyarakat yang selanjutnya disebut KBBM adalah komunitas pelatihan kerja berkedudukan ditingkat desa/kecamatan yang menitik beratkan pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup pengetahuan. 26. 25. TKI formal adalah Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja pada pengguna berbadan hukum baik itu pemerintah maupun swasta. disiplin. dan pemberi kerja dapat memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhannya.21. 22. TKI informal adalah Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja pada pengguna perseorangan. minat dan kemampuannya. Penempatan Tenaga Kerja adalah pengisian lowongan pekerjaan oleh pencari kerja.

pemberangkatan sampai ke negara tujuan. 34. Akademi dan pesantren. penampungan. Narasumber adalah orang yang ahli. Petugas Antar Kerja adalah pegawai/petugas pelaksana pelayanan penempatan tenaga kerja yang memiliki keterampilan untuk melakukan kegiatan penempatan tenaga kerja tetapi bukan pejabat fungsional pengantar kerja. Lembaga Pendidikan adalah lembaga yang memberikan pelayanan jasa kepada siswa di bidang pendidikan berdasarkan tingkatan studinya dibedakan. persiapan pemberangkatan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 9 . pengurusan dokumen. pendidikan dan pelatihan. perijinan dan informasi instansi pemerintah/swasta serta unit-unit lainya. memiliki pengetahuan dan wawasan yang memadai untuk memberikan arahan dan saran dalam realisasi kegiatan tersebut. dan pemulangan dari Negara tujuan. pelayanan konsultasi.29. penempatan. Penempatan TKI oleh Pemerintah yang selanjutnya di sebut Goverman to Goverman (G to G) adalah Penempatan TKI ke Luar Negeri yang dilakukan oleh pemerintah atas dasar perjanjian secara tertulis antara Pemerintah RI dengan Pemerintah negara tujuan. 31. Penempatan TKI adalah kegiatan pelayanan untuk mempertemukan TKI sesuai dengan bakat minat dan kemampuannya dengan pemberi kerja di luar negeri yang meliputi keseluruhan proses perekrutan. berdasarkan bidang studi pendidikannya dibedakan SMU dan SMK. Universitas. 30. 32. Penempatan Pemerintah dengan pihak swasta yang selanjutnya disebut G to P adalah Penempatan TKI ke Luar Negeri oleh Pemerintah yang dilakukan atas dasar perjanjian antara Pemerintah dengan pengguna Berbadan Hukum Negara Tujuan. 33.

38. Pencari Kerja adalah mereka yang aktif mencari kerja (baik dalam status bekerja atau menganggur) dengan tingkat pendidikan yang bervariasi mulai dari tidak memiliki pendidikan dasar sampai tingkat sarjana. Memberikan pedoman bagi petugas tentang pelaksanaan Penyuluhan Jabatan TKI untuk mencapai tujuan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri. 37. Pengguna jasa TKI yang selanjutnya disebut dengan Pengguna adalah Instansi Pemerintah. sehingga memahami informasi peluang kerja ke luar negeri. Maksud Maksud disusunnya Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini adalah sebagai berikut : a. Penempatan yang dilakukan oleh swasta yang selanjutnya disebut P to P adalah Penempatan TKI oleh PPTKIS dengan mitra usaha di Luar Negeri berdasarkan perjanjian kerjasama penempatan yang dilakukan di Negara penempatan. Mewujudkan keseragaman dalam perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan penyuluhan jabatan TKI. 36. Badan Hukum Swasta. Sektor Usaha adalah Pengelompokan usaha-usaha Perusahaan berdasarkan atas sektor yang telah ditetapkan oleh BPS dalam (KLUI). Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 2. dewasa sampai usia pensiun. Tujuan Tujuan disusunnya Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini adalah : a. dan/atau Perseorangan Negara tujuan yang mempekerjakan TKI. dengan usia mulai dari muda. 10 . MAKSUD. D. TUJUAN DAN SASARAN 1. b.35. Memberikan informasi yang komprehensif kepada para calon tenaga kerja Indonesia dan masyarakat.

Materi Penyuluhan Jabatan. efisien. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 11 . transparan. Bab II tentang Penyuluhan Jabatan TKI yang menjelaskan Prinsip Penyuluhan Jabatan. Penyelenggaraan Penyuluhan Jabatan. akurat. tujuan. E. dasar hukum. efektif dan dapat dipertanggung jawabkan kepada pencari kerja dan masyarakat. Sasaran a. Terwujudnya kesesuaian antara informasi peluang kerja dan keterampilan/kompetensi kerja bagi pencari kerja ke luar negeri melalui Lembaga Penempatan dan Pendukung Penempatan. maksud. sasaran dan ruang lingkup penyusunan Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI. c. b. Peranan Penyuluhan Jabatan. Mekanisme dan Prosedur. tepat. Tenaga Penyuluh. Metode. Sarana dan Prasarana. Prosedur Pelaksanaan Penyuluhan Jabatan.b. Penerima Manfaat Layanan Penyuluhan Jabatan. RUANG LINGKUP Ruang lingkup pembahasan Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI diawali dengan Bab I tentang Pendahuluan yang menjelaskan tentang latar belakang. Menyampaikan informasi secara baik. 3. Sedangkan Bab III tentang Pelaksanaan Penyuluhan Jabatan yang menjelaskan tentang Peserta. Terlaksananya kegiatan penyuluhan jabatan yang baku/ standard sesuai Petunjuk Teknis. Terlaksananya penyuluhan jabatan TKI sebagai salah satu fungsi pelayanan penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia secara optimal. Materi Penyuluhan Jabatan.

Metoda. 12 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Sedangkan di bagian akhir dari penulisan petunjuk pelaksanaan ini. Petugas Penyuluh. Selanjutnya pada Bab V membahas tentang Monitoring.Pada Bab IV tentang Pelatihan dan Bimbingan Teknis Penyuluhan Jabatan TKI yang menjelaskan Peserta Pelatihan Penyuluhan Jabatan. yang harus dipahami oleh tenaga penyuluh sebagai bahan materi penyuluhan jabatan. sehingga peran kegiatan penyuluhan jabatan sebagai salah satu fungsi pelayanan penempatan dan perlindungan TKI yang dilaksanakan oleh BNP2TKI dan instansi terkait dapat tercapai secara optimal. dituangkan dalam Bab VI sebagai penutup yang mengarahkan agar semua pihak yang terkait dalam penyuluhan jabatan TKI dapat menggunakan Petunjuk Teknis ini sebagai acuan dan pedoman. Pada Lampiran akan dilengkapi dengan informasi jenis jabatan pekerjaan yang berlaku secara internasional yang disusun berdasarkan sektor lapangan usaha dan bidang-bidang usaha. Materi Penyuluhan Jabatan. Penilaian dan Mekanisme dan Prosedur. yang digunakan sebagai bahan evaluasi dan penilaian keberhasilan serta kekurangan dan kelemahan sebagai saran perbaikan program dan kebijakan yang akan datang. Evaluasi dan Pelaporan yang menjelaskan aspek aspek dan instrument monitoring dalam rangka penyedian data dan informasi pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI.

Penyuluhan jabatan Penyuluhan jabatan pada prinsipnya merupakan suatu langkah awal dalam layanan penempatan tenaga kerja Indonesia dan sekaligus sebagai wujud salah satu fungsi layanan antar kerja. 2. Pencaker dapat memperoleh informasi lowongan kerja melalui kegiatan yang dilakukan oleh empat penyelenggara bursa kerja yaitu : a. Dengan demikian. seperti latihan kerja. bila seluruh layanan yang ada didalamnya juga berjalan dengan baik. Selanjutnya layanan penempatan akan dapat berjalan dengan baik. Bursa Kerja Swasta (BKS). d. yang kemudian berusaha mendapatkan pekerjaan dengan mencari lowongan kerja yang ada di dalam dan luar negeri. c. pemagangan.BAB II PENYULUHAN JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA A. mudah dipahami bila penyuluhan mempunyai keterkaitan erat dan mendukung program lain. Bursa Kerja Pemerintah yang dilaksanakan oleh Dinas yang membidangi ketenagakerjaan/BP3TKI. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 13 . perencanaan tenaga kerja ataupun perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Pencari kerja Pencari kerja (Pencaker) merupakan produk institusi pendidikan dan atau pelatihan. b. Bursa Kerja Luar Negeri (BKLN). Bursa Kerja Khusus (BKK) yang berada didalam lembaga pendidikan /pelatihan. produktivitas kerja. PRINSIP-PRINSIP PENYULUHAN JABATAN 1.

Pemerintah dengan Pemerintah (G to G). kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan lowongan pekerjaan di luarnegeri. dalam proses penempatan dibagi dalam 5 (lima) yaitu : a. merupakan instansi pemerintah yang dibentuk khusus untuk menangani penempatan tenaga kerja Indonesia ke negara penempatan. 4. 3. d. penyediaan peran berbagai lembaga pelatihan yang menghasilkan potensi. Prinsip-prinsip penyuluhan jabatan dalam perpektif penempatan tenaga kerja di luar negeri dengan mengkaitkan dengan fungsi antar kerja. 14 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Penempatan oleh Perusahaan untuk kepentingan sendiri. Penempatan perseorangan/mandiri. dapat dilihat pada Skema Layanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia. dan e. Penempatan pada perusahaan swasta dilaksanakan oleh PPTKIS (P to P). Penempatan tenaga kerja di luar negeri Penempatan tenaga kerja di luar negeri diselenggarakan oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). c. Fungsi antar kerja Program penyuluhan jabatan TKLN tersebut pada dasarnya melaksanakan fungsi antar kerja dan dalam pelaksanaannya program tersebut antara lain menyampaikan Informasi pasar kerja yang berfungsi memberikan informasi lowongan kerja sehingga pencaker dan masyarakat dapat memiliki gambaran yang obyektif tentang peluang kesempatan kerja dan menyadari realitas potensi dirinya dan selanjutnya mampu menentukan pilihan yang tepat untuk bekerja ke luar negeri. b. Pemerintah dengan Swasta (G to P).e. Lembaga Pelatihan Berbasis Masyarakat yang dikenal dengan Kelompok Berlatih Calon TKI Berbasis Masyarakat (KBBM).

memilih bidang pekerjaan yang disesuaikan dengan kesempatan kerja di luar negeri yang berprospek dalam persiapan memasuki dunia kerja. Memberikan informasi tentang peluang kerja yang tercipta karena adanya perkembangan ekonomi global dan fenomena migrant workers. bakat. padat tehnologi dan profesional. sehingga para pencari kerja mampu mempersiapkan diri dan mengembangkan dirinya sesuai persyaratan kerja yang semakin spesifik. 3. inovatif. 4. kelompok sasaran pencari kerja yang dirinci sebagai berikut : 1. Memberikan informasi tentang dunia kerja yang mencakup kondisi ketenagakerjaan berdasarkan sektor lapangan usaha yang berlaku secara internasional. Disamping peranan-peranan penyuluhan jabatan dalam memberikan informasi peluang kerja ke luar negeri diperlukan adanya peningkatan dan pengembangan tenaga penyuluh jabatan melalui Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 15 . minat maupun karakteristik dan kepribadian seseorang/ individu. 5. Menjelaskan tentang persyaratan kerja yang ditentukan oleh pasar kerja luar negeri. PERANAN PENYULUHAN JABATAN TKI Secara umum penyuluhan jabatan TKI memiliki peranan yang penting dalam informasi dunia kerja. persyaratan kerja. 2. peluang kerja. Membantu pencaker untuk memilih / mengikuti program latihan kerja.B. sekaligus untuk mengenalkan dan memahami kemampuan dasar. Membantu lembaga pendidikan dalam mengarahkan siswa dan pelajar untuk memilih jurusan (bidang studi) atau bidang pekerjaan yang tepat sesuai dengan potensi yang dimiliki yang terkait dengan pekerjaan di luar negeri.

dapat dilihat pada Skema Layanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia. Kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan lowongan pekerjaan di luar negeri. penyediaan peran berbagai lembaga pelatihan yang menghasilkan potensi.pelatihan penyuluhan jabatan TKI dan bimbingan teknis kepada pegawai yang ditunjuk dalam petugas pelaksana penyuluhan. Prinsip dan peran penyuluhan jabatan dalam perpektif penempatan tenaga kerja di luar negeri dengan mengkaitkan dengan fungsi antar kerja. Sehingga peranan penyuluhan jabatan dalam proses penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia dapat dicapai secara optimal. sebagai berikut: 16 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .

MEKANISME LAYANAN PENEMPATAN TKLN PENDIDIKAN/ LEMBAGA PELATIHAN PENCARI KERJA Diluar Hubungan Kerja : 1. PENGANTAR KERJA Dalam Hubungan Kerja : 1. UPAH/GAJI 17 . IPK 2. ASURANSI. P to P/PPTKLN/AGENCY 4. Perjanjian Kerja PENEMPATAN TKLN 1. KPS 5. Penerima Kerja 3. PENYULUHAN JABATAN 3. PO PENEMPATAN TKLN FORMAL PERSIAPAN PELATIHAN IPK. PK INFORMAL Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia LOWONGAN KERJA KE LUAR NEGERI ANTAR KERJA : 1. Pengguna/Pemberi Kerja/BBH 2. G to P 3. Majikan/Perorangan 2. G to G 2.

18 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . maka apabila dilihat dari penerima manfaat dalam kegiatan penyuluhan jabatan TKI dibagi dalam dua sub sasaran kegiatan yaitu : 1. Penyuluhan Jabatan. mereka perlu dibantu dengan cara memberikan informasi seluas-luasnya tentang dunia kerja baik di dalam maupun di luar negeri. Sesuai dengan usianya siswa SMK/SMU masih dalam proses mencari jati diri untuk mempersiapkan karier dimasa depannya. ditujukan bagi petugas/pelaksana yang akan bertugas melaksanakan penyuluhan kepada pencaker dan masyarakat. Siswa Lanjutan tingkat Atas (SMK/SMU). sesuai dengan kelompok sasaran. Oleh karena itu. yang ditujukan bagi pencaker dan masyarakat dengan tujuan agar mereka mendapat informasi tentang dunia kerja ke luar negeri.C. Kelompok sasaran yang dapat memanfaatkan pelayanan penyuluhan jabatan adalah: 1. Kenyataan menunjukkan bahwa tidak semua tamatan SMK/SMU melanjutkan ke Perguruan Tinggi. 2. PENERIMA MANFAAT LAYANAN PENYULUHAN JABATAN TKI Dalam rangka mewujudkan tercapainya peranan penyuluhan jabatan dalam proses penempatan dan perlindungan TKI. Pelatihan/Bimtek. Dengan pengenalan potensi diri yang tepat mereka akan bisa mengambil keputusan yang terbaik untuk mempersiapkan diri. sehingga mereka dapat menentukan pilihan dari sebanyak mungkin kemungkinan jabatan yang ada. Siswa merupakan calon angkatan kerja yang nantinya akan memasuki dunia kerja.

Organisasi Sosial/LSM. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 19 . pemberian informasi tentang pentingnya program penyuluhan jabatan kepada seluruh target group menjadi sangat penting dan dilakukan secara terus menerus. 4. Politeknik dan Sekolah Tinggi). Mahasiswa Kelompok mahasiswa bisa digolongkan bukan angkatan kerja dan ada yang dapat digolongkan angkatan kerja. Perusahaan-perusahaan Multi Nasional/yang memperoleh kontrak kerja di luar negeri. Diharapkan pada 3. Organisasi Kemasyarakatan. Masyarakat Umum. dengan usia produktif.2. Pondok Pesantren. Pencari Kerja. Organisasi Keagamaan. Namun demikian mereka masih sangat memerlukan informasi tentang peluang-peluang kerja di luar negeri. yang berasal dari kelompok Profesi. Organisasi Pemuda. Akademi. sebagai salah satu alternative disamping kesempatan kerja di dalam negeri. Kelompok masyarakat peduli TKI. Mahasiswa sebagai kelompok sasaran Penyuluhan Jabatan yang masih kuliah di Perguruan Tinggi (Universitas. Sesuai dengan tingkat pendidikannya mahasiswa sudah lebih terarah pada bidang pekerjaan tertentu. Kelompok masyarakat tersebut diharapkan pada posisinya masing-masing dapat memberikan dukungan dan berpengaruh terhadap keberhasilan program penyuluhan jabatan. Masyarakat umum adalah kelompok penduduk usia kerja. Oleh karena itu. Serikat buruh/ serikat pekerja. Pencari kerja adalah angkatan kerja yang sedang menganggur dan mencari pekerjaan maupun yang sudah bekerja tetapi ingin pindah atau alih pekerjaan dengan mendaftarkan diri ke Dinas Tenaga Kerja setempat dan BKLN dengan tingkat Pendidikan mulai dari SD (bisa baca tulis) sampai tingkat sarjana.

Peserta yang berasal dari karyawan alih profesi merupakan kelompok sasaran yang cukup strategis dalam rangka turut menyelesaikan dampak dari PHK ditengah krisis global. Karyawan Kontrak Kerja Waktu Tertentu (KKWT). Peserta Latihan BLKLN. 20 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Karyawan alih profesi (PHK. sedangkan peserta dari LPK dan Pendidikan Luar Sekolah masih dapat diarahkan untuk memilih jabatan yang diinginkan. 5. Peserta Pelatihan yang terdaftar di BLKLN/KBBM/LPK dan Pendidikan Luar Sekolah merupakan kelompok sasaran potensial yang dapat diikutsertakan sebagai peserta Penyuluhan Jabatan TKI. TKI Purna alih profesi dan peningkatan kualifikasi. KBBM. LPK dan Pendidikan Luar Sekolah. 8.akhirnya dapat membentuk sikap positif untuk mendukung mewujudkan prinsip “the right man on the right job”.Out Sourcing). sedangkan tenaga kerja out sourcing merupakan kelompok sasaran yang potensial untuk memastikan pekerjaan yang lebih baik sesuai dengan kepastian masa depan. Peserta yang berasal dari pegawai perusahaan yang berasal dari KKWT pada dasarnya merupakan kelompok sasaran yang perlu dipertimbangkan. 7. peserta yang berasal dari BLKLN dan KBBM pada dasarnya sudah sesuai dengan jabatan yang dipilih oleh pencari kerja. terutama yang 6. karena memiliki keahlian dan keterampilan yang dapat disesuaikan dengan informasi pasar kerja yang tersedia di luar negeri. Peserta yang berasal dari TKI Purna merupakan kelompok sasaran yang perlu mendapat perhatian.

Organisasi Lembaga Kepemudaan. karena pada dasarnya TKI Purna sudah mempunyai pengalaman dan keterampilan bekerja di luar negeri. sekaligus berperan sebagai Bursa Tenaga Kerja dan memfasilitasi proses penempatan kepada instansi BP3TKI. Serikat Pekerja Perusahaan/Buruh. PROSEDUR PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN Kegiatan penyuluhan jabatan dilaksanakan oleh pengantar kerja dan petugas dari instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan seperti BNP2TKI. 10. Peserta yang berasal dari Organisasi Lembaga Kepemudaan. LSM menjadi sasaran antara untuk menyampaikan informasi pasar kerja dan jabatan TKI kepada anggotanya. Keagamaan. Peserta yang berasal dari Lembaga Pendidikan. Pondok Pesantren dan lain-lain. Dinas Tenaga Kerja setempat. sekaligus berperan sebagai pengawas dan pengendali terhadap penempatan dan perlindungan TKI secara bermartabat. D. Serikat Pekerja Perusahaan /Buruh. Tahapan pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI dibagi dalam 3 (tiga) tahapan sebagai berikut : Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 21 . sehingga informasi peluang kerja dan jabatan dapat dipahami secara lebih mudah. berminat alih profesi untuk peningkatan kualifikasi. 9. LSM. Keagamaan. BP3TKI/P4TKI dan Dinasnaker Provinsi/ Kabupaten/Kota. Pondok Pesantren menjadi sasaran antara untuk menyampaikan informasi pasar kerja dan jabatan TKI kepada murid dan santrinya. Lembaga Pendidikan.

maka perlu dilakukan koordinasi dengan Instansi/Lembaga yang membawahi untuk memperoleh kesediaan mengatur jadual pelaksanaan penyuluhan jabatan. 22 . Perlu dilakukan pendekatan Informal sebelum surat resmi dari kantor dinas yang membidangi Ketenagakerjaan.Sebagai contoh penentuan kelompok sasaran siswa SMK/SMU adalah berkoordinasi dengan Dinas pendidikan setempat dan kepala sekolah untuk memperoleh kesediaan sekolah mengatur pelaksanaan penyuluhan jabatan. Dinas yang membidangi Ketenagakerjaan maka dapat diatur langsung jadual kegiatan penyuluhan jabatan bagi mereka. diajukan kesekolah atau dinas pendidikan. Menyiapkan Sarana Pendukung Kumpulkan dan persiapkan sarana pendukung antara lain Leaflet. Booklet. Foster. P4TKI. Tahap persiapan a. Spanduk dan Prasana Audio Visual.1. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia c. Menyusun jadual acara Penyusunan jadual acara bekerjasama dengan Pimpinan Sekolah. Instansi dan Lembaga yang terkait dengan kelompok sasaran. b. Menentukan kelompok sasaran Apabila kelompok sasaran sudah ditentukan. d. Apabila sasaran adalah pencari kerja atau pekerja yang datang ke kantor BP3TKI. Menyusun materi penyuluhan Sesuai dengan tingkat pendidikan dan kejuruan sekolah serta koordinasi dengan kepala sekolah atau guru bimbingan disusun materi yang paling dibutuhkan oleh siswa.

Instansi dan Lembaga yang terkait dengan kelompok sasaran. g. Tahap Pelaksanaan Apabila persiapan telah dilakukan sebaik baiknya maka penyuluhan jabatan dapat diselenggarakan berpedoman dengan rencana yang telah dibuat. 3. 2. Tahap Pelaporan dan Evaluasi Setiap kegiatan penyuluhan jabatan dilaksanakan. b. Menentukan Lokasi Penyuluhan Menentukan lokasi penyuluhan bekerjasama dengan Pimpinan Sekolah. dll. dimana masingmasing petugas melakukan kewajiban sesuai pembagian tugas yang telah ditentukan. Laporan kegiatan penyuluhan jabatan berisi : a. dengan mempersiapkan ruangan yang dapat menampung jumlah peserta. f. harus dibuat laporan sebagai laporan pertanggung jawaban dan bahan evaluasi untuk perbaikan yang akan datang.e. Tanggal/Waktu/Tempat kegiatan. Nama kegiatan. hal ini untuk memastikan segala tahapan berjalan sesuai dengan rencana (dibuat daftar check list). Mempersiapkan Administrasi Untuk tertib administrasi pelaksanaan penyuluhan jabatan. penanggung jawab keuangan. maka administrasi pendukung harus di persiapkan antara lain surat penugasan. Membuat Check List Persiapan Tahapan persiapan a sampai dengan f perlu dilakukan check list pada H-3 sebelum pelaksanaan kegiatan. daftar hadir. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 23 .

Materi pokok terdiri : a. Statistika dasar. h. e. Laporan tersebut disusun dan ditandatangani oleh penanggung jawab kegiatan. d. 24 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . g. Dasar teori komunikasi. Latar Belakang Falsafah. Permasalahan Penempatan dan Perlindungan TKI. Peningkatan keterampilan. c. Kondisi Ketenagakerjaan. b. Analisis Jabatan. Informasi Pasar Kerja. Metodologi (Metodik didaktik/Andragogi). c.c. b. Psikologi umum. disampaikan kepada atasan (Pimpinan) satuan unit kerja dengan tembusan ke Instansi kelompok sasaran kegiatan. d. Kualifikasi Jabatan. MATERI PENYULUHAN JABATAN Materi yang harus dipahami oleh petugas Penyuluh Jabatan terdiri dari dua materi yaitu materi pokok dan materi pendukung: 1. f. Tim pelaksana kegiatan. Informasi Lowongan Kerja (menghindari penipuan). Teknik penyuluhan jabatan. f. Materi pendukung terdiri dari : a. f. i. e. Peserta penyuluhan. E. Peluang Kerja Berdasarkan Sektor Usaha. Notulen tanya jawab. Ringkasan Materi. 2. Sistem antar kerja. d. e. g. Berkas yang diperluka untuk pertanggungjawaban. Teknik wawancara. g.

j. b. 2. Menginventarisasi dan menyiapkan sarana/bahan yang di butuhkan. Menyusun rencana pelaksanaan kegiatan. b. Membentuk tim pelaksana penyuluhan jabatan. informasi usaha mandiri/ wiraswasta dan jumlah peluang kerja di luar negeri. jumlah lulusan lembaga latihan yang dapat ditempatkan. d. d. persyaratan memasuki lembaga latihan Informasi program latihan kerja. Menyusun materi yang akan diberikan kepada peserta. Profile Lembaga-lembaga Penempatan dan Perlindungan TKI. Unit Kerja. c. Terjadinya pengangguran. Prosedur dan Persyaratan Bekerja ke Luar Negeri (tehnik wawancara).h. i. tempat. PENYELENGGARAAN PENYULUHAN JABATAN Tahapan yang dilaksanakan dalam penyelenggaraan penyuluhan jabatan adalah : 1. Materi pendukung harus dilengkapi dengan data pencaker. F. Ucapkan salam sebagai pembuka. Pelaksanaan Dalam melaksanakan penyuluhan perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: a. k. Sesuaikan materi/isi penyuluhan dengan waktu. Tahap persiapan a. Perkenalkan diri : Nama. c. Mekanisme Pelatihan Tenaga Kerja melalui KBBM. Beritahukan apa yang akan dibicarakan. jumlah peserta. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 25 .

Pandangan mata penyuluh harus menyebar keseluruh peserta. Slide. catat dan janjikan akan dijawab kemudian. hendaknya dibuat laporan yang berisi : a. Sediakan waktu tanya jawab. d. Pelaporan Setelah penyuluhan dilaksanakan. Simpulkan materi yang telah disampaikan. 26 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . G. h. acuh. proyektor.e. jenuh. i. Selama penyuluhan usahakan agar peserta tidak merasa bosan. Sound sytem dsb). sampaikan terima kasih kepada peserta. b. mengantuk dengan memberikan contoh yang menarik atau humor yang segar. Apabila ada pertanyaan yang tidak bisa dijawab saat penyuluhan. 3. jangan terlalu lama memandang pada layar/ peraga penyuluhan. Jumlah peserta penyuluhan. Laptop. waktu dan tempat pelaksanaan. SARANA DAN PRASARANA Sarana dan prasarana yang diperlukan dalam kegiatan penyuluhan jabatan antara lain : 1. Tanggal. c. j. Sebagai penutup. Perangkat elektronik audio-visual (televisi. overhead. g. Pertanyaan yang diajukan peserta dan jawaban yang diberikan Laporan merupakan bahan evaluasi kegiatan untuk digunakan sebagai bahan penyempurnaan perencanaan dan penyelenggaraan penyuluhan yang akan datang. LCD/infokus. f. Pointers bahan penyuluhan. radio.

booklet jabatan. poster. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 27 . lembaga penempatan tenaga kerja swasta. Tempat atau ruangan yang memadai sesuai dengan jumlah peserta. 3. data dan informasi tentang lembaga bursa kerja. kamus jabatan nasional.2. spanduk dsb. klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia. daftar nama dan alamat perusahaan penempatan tenaga kerja Indonesia swasta. Media cetak dalam bentuk leaflet jabatan. lembaga pelatihan. klasifikasi jabatan Indonesia.

28 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 4. Perusahaanperusahaan Multi Nasional/yang memperoleh kontrak kerja di luar negeri. Mahasiswa Mahasiswa sebagai kelompok sasaran Penyuluhan Jabatan yang masih kuliah di Perguruan Tinggi (Universitas. Pencari Kerja Peserta yang berasal dari pencari kerja adalah angkatan kerja yang sedang menganggur dan mencari pekerjaan maupun yang sudah bekerja tetapi ingin pindah atau alih pekerjaan dengan mendaftarkan diri ke Dinas Tenaga Kerja setempat dan BKLN. Organisasi Sosial/LSM. PESERTA 1. Siswa Kelas III SMK dan Siswa Kelas III SMU.BAB III PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN TKI A. Masyarakat Umum Peserta dari masyarakat umum yang berasal dari kelompok Profesi. Organisasi Pemuda. Akademi. sesuai dengan usianya siswa SMK/ SMU masih dalam proses untuk mempersiapkan karier dimasa depannya. Serikat buruh/serikat pekerja. Adapun siswa yang diberikan penyuluhan jabatan TKI terdiri dari. Kelompok masyarakat peduli TKI. 3. Organisasi Keagamaan. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan dan Umum (SMK/SMU). 2. Politeknik dan Sekolah Tinggi) sangat memerlukan informasi tentang peluang-peluang kerja di luar negeri. merupakan calon angkatan kerja yang nantinya akan memasuki dunia kerja. Organisasi Kemasyarakatan. sebagai salah satu alternatif disamping kesempatan kerja di dalam negeri. Pondok Pesantren.

Peserta Latihan Peserta Penyuluhan Jabatan TKI yang berasal dari BLKLN/ KBBM/LPK dan Pendidikan Luar Sekolah. 8. harus mempertimbangkan 6. karena memiliki keahlian dan keterampilan yang dapat disesuaikan dengan informasi pasar kerja yang tersedia di luar negeri. Sebagai contoh dari jabatan semula General Worker/ Operator menjadi jabatan spesifik/Supervisor dan Peningkatan Kualifikasi (Jenjang Jabatan Kerja yang levelnya lebih tinggi). sehingga informasi peluang kerja dan jabatan dapat dipahami secara lebih mudah. Peserta yang berasal dari pegawai perusahaan yang berasal dari KKWT pada dasarnya merupakan kelompok sasaran yang perlu dipertimbangkan. karena pada dasarnya TKI Purna sudah mempunyai pengalaman dan keterampilan bekerja di luar negeri. Karyawan Alih Profesi (PHK. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 29 . peserta yang berasal dari BLKLN dan KBBM pada dasarnya sudah sesuai dengan jabatan yang dipilih oleh pencari kerja.Out Sourcing). 7. TKI Purna Alih Profesi Peserta yang berasal dari TKI Purna merupakan kelompok sasaran yang perlu mendapat perhatian. terutama yang berminat alih profesi untuk peningkatan kualifikasi. sedangkan peserta dari LPK dan Pendidikan Luar Sekolah masih dapat diarahkan untuk memilih jabatan yang diinginkan.5. Kepesertaan untuk setiap kelompok sasaran diatas dalam pelaksanaan penyuluhan jabatan. Peserta yang berasal dari karyawan alih profesi merupakan kelompok sasaran yang cukup strategis dalam rangka turut menyelesaikan dampak dari PHK ditengah krisis global. Karyawan Kontrak Kerja Waktu Tertentu (KKWT).

Petugas Penyuluh Jabatan TKI Adalah pengantar kerja dan petugas antar kerja yang melaksanakan kegiatan Penyuluhan Jabatan TKI yang memiliki Sertifikat Bimbingan Teknis Penyuluhan Jabatan TKI yang dikeluarkan oleh BNP2TKI. Pengantar Kerja Pengantar Kerja adalah Pegawai Negeri Sipil pada BNP2TKI dan Dinas Provinsi / Kab / Kota yang membidangi Ketenagakerjaan yang memiliki keterampilan melakukan kegiatan antar kerja luar negeri dan diangkat dalam jabatan fungsional. b. 30 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . atau dapat melebihi menyesuaikan dengan kondisi ruangan dan ketersedian tenaga penyuluh serta media penyuluhan yang digunakan B.efektifitas pembelajaran dengan kepesertaan antara 50 - 75 orang peserta per kelas. Tenaga Penyuluh a. NARA SUMBER DAN PERSYARATAN 1. Kecamatan/Desa. c. TENAGA PENYULUH. Petugas Penyuluh Jabatan dapat berasal dari Penyuluh Pusat dan Penyuluh Daerah. Untuk kondisi tertentu penyuluh pusat dapat ditugaskan melakukan penyuluhan ditingkat Kabupaten/ Kota. Petugas Antar Kerja Petugas Antar Kerja adalah Pegawai Negeri Sipil dan Non PNS yang mengikuti bimbingan teknis antar kerja pada BNP2TKI dan Dinas Provinsi/Kab/Kota yang membidangi Ketenagakerjaan.

Pejabat di lingkungan BP3TKI. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 31 . c. PNS Pendidikan minimal D3/ Sederajat. Memiliki Sertifkat Penyuluhan Jabatan dan/atau Sertifikat Petugas Rekrut/Tutor CTKI. Persyaratan PNS dan/atau Non PNS 1). Pejabat lain yang dipandang mampu dan tokoh nasional yang di tunjuk. Masa Kerja 4 (empat) Tahun. Apabila kegiatan dilaksanakan di tingkat kabupaten maupun kecamatan maka nara sumber dari : a. dan III BNP2TKI . 3. Kepala BNP2TKI b. Praktisi dibidang Ketenagakerjaan. Nara Sumber Pelaksanaan kegiatan penyuluhan jabatan jika dilaksanakan di tingkat propinsi maka nara sumber dari tingkat pusat : a. Pejabat instansi terkait di tingkat propinsi. Non PNS Pendidikan Minimal : D3/Sederajat. Sehat Jasmani dan Rohani. Para Pejabat Eselon I. b. Memiliki Pengalaman wawasan dibidang pengantar kerja dan ketenagakerjaan dan/atau Sertifikat Petugas Rekrut/Tutor CTKI. 2). II. Pejabat instansi yang membidangi ketenaga kerjaan di tingkat propinsi.2. c. Pangkat Golongan/Ruang : minimal Pengatur (II/c).

wawancara dan lain-lain). diharapkan dapat dilakukan dengan komunikasi secara sederhana sehingga isi pesan yang disampaikan diterima atau dipahami oleh komunikan: a. b. Komunikasi yang baik dan dapat dikatakan berhasil. apabila : 1) Antara komunikan dengan komunikator terjadi kesamaan pengertian dan pemahaman terhadap isi pesan (isi pesan diterima secara utuh). sarana 32 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . serta waktu. 2) Ada umpan balik. pengarahan. C. MATERI PENYULUHAN Materi penyuluhan jabatan yang diberikan.4. reaksi komunikan. tergantung kepada tujuan dan sasaran yang ingin dicapai oleh kegiatan penyuluhan jabatan tersebut yang disesuaikan dengan jenis kelompok penerima manfaat. 2) Menimbulkan pengaruh pada komunikan berupa perubahan pengetahuan sikap kerja atau perbuatan sesuai yang diharapkan. Cara berkomunikasi dengan kelompok sasaran : 1) Terjadi dialog antara komunikator dengan komunikan. 4) Sesuaikan situasi. waktu dan tempat saat komunikasi dilakukan. tingkat pendidikan/jabatan peserta. 3) Teknik berkomunikasi yang baik dari komunikator (bentuknya dapat berupa diskusi. Cara berkomunikasi yang baik Proses penyampaian pesan dari penyampai pesan/ komunikator kepada penerima pesan/komunikasi/audiance.

memilih pelatihan dan persiapan lain yang diperlukan (kondisi fisik/kesehatan. yang dapat membantunya untuk merencanakan karir. Arti Penting Penyuluhan Jabatan Dalam Dunia Kerja Salah satu faktor pendukung keberhasilan seseorang dalam melaksanakan pekerjaannya adanya kesesuaian/kecocokan antara kondisi diri dan persyaratan jabatan. dengan kondisi lingkungan kerja pada tempat yang bersuara berisik sehingga alat kerja dilengkapi alat kerja K3 penutup telinga dan masker. Setiap jenis pekerjaan memiliki persyaratan yang berbeda misalnya untuk jabatan pada sektor industri pengolahan kayu diperlukan seseorang yang dapat mengoperasikan mesin press kayu sesuai petunjuk pegoperasian agar kayu dapat tersambung kuat. Penyuluhan jabatan TKI bertujuan untuk membantu seseorang mengetahui informasi tentang jabatan. secara umum materi penyuluhan jabatan adalah menyampaikan: 1. Dengan mengikuti penyuluhan jabatan seseorang akan memperoleh informasi yang luas tentang jenis jabatan yang ada. Persiapan Memasuki Dunia Kerja di Luar Negeri Kepada pencaker. dimulai dari pendidikan. Perbedaan individu baik secara fisik dan psikis merupakan kondisi alami menyebabkan setiap individu memiliki kondisi yang tidak mungkin mampu melaksanakan semua jenis pekerjaan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 33 . dan lain-lain). siswa didik. berpendidikan STM mesin. finansial. siswa latih perlu diberikan informasi 2. Persyaratan jabatan untuk operator mesin press kayu: laki-laki. Contoh jabatan TKI berikutnya dapat dilihat pada lampiran petunjuk teknis ini.dan prasarana yang tersedia.

Tempat-tempat pelatihan keterampilan dan bidang/ jurusan yang tersedia (BLKLN Pemerintah dan Swasta. Informasi permintaan kerja adalah data dan informasi tentang 34 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Dengan mengetahui persediaan tenaga kerja. Informasi Pasar Kerja Informasi pasar kerja memuat data dan informasi tentang persediaan. Data persediaan tenaga kerja luar negeri antara lain meliputi lulusan lembaga pendidikan maupun lembaga pelatihan pencari kerja dan kelompok sasaran penyedia tenaga kerja lainya. b. 3. Cara mendaftar untuk bekerja ke luar negeri di Bursa Kerja Dinas Tenaga Kerja Provinsi/Kab/Kota dan BKLN. seseorang pencari kerja akan mengetahui gambaran nyata atau bersaing dalam memasuki dunia kerja luar negeri. calon pencaker perlu mengetahui hal-hal yang harus dipersiapkan dalam menghadapi seleksi dan wawancara. baik secara langsung menghubungi bursa kerja (Pemerintah atau Swasta) atau melalui situs-situs internet yang menyajikan informasi tentang lowongan kerja. KBBM serta Lembaga Lainnya) e. informasi yang penting diberikan adalah: a. Cara memperoleh informasi tentang lowongan kerja. pencaker. Strategi/Kiat menghadapi seleksi dan wawancara. permintaan dan penempatan tenaga kerja luar negeri. f. c. d. Keterampilan yang harus dimiliki untuk mengisi kesempatan/lowongan pekerjaan/jabatan tersebut. Persyaratan jabatan dari lowongan kerja yang tersedia di luar negeri.penting sebagai persiapan memasuki dunia kerja.

4. hasil market intelligent dari perwakilan RI di luar negeri. baik dalam bentuk leafleat (selebaran yang berisi informasi suatu jabatan). Permintaan tenaga kerja luar negeri dapat diperoleh melalui permintaan riil sesuai job order dari pengguna di luar negeri. atau booklet (buku panduan jabatan yang berisi beberapa jabatan) yang memuat tentang: Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 35 . maka kecepatan untuk pemenuhan jabatan yang tersedia pada informasi pasar kerja perlu terus di update/diperbaharui sesuai dengan perubahan yang terjadi di dalam pasar kerja luar negeri. forum forum business meeting. Informasi Jabatan Informasi jabatan dapat disajikan dalam bentuk daftar jabatan-jabatan yang sudah diisi oleh para tenaga kerja Indonesia yang sudah bekerja di luar negeri. daftar informasi jabatan dapat dan diperoleh dari pengolahan data dan informasi yang tersaji dalam sistem KTKLN. pelaksanaan job fair. yang selanjutnya ditungkan dalam Surat Ijin Pengerahan (SIP). serta media elektronik audio visual. perusahaan yang mendapat kontrak dari luar negeri dan permintaan tenaga kerja perorangan serta situs lowongan kerja luar negeri.lowongan kerja dan persyaratan jabatannya. informasi media masa cetak baik lokal maupun internasional. Dengan mempertimbangkan karakteristik permintaan tenaga kerja luar negeri mempunyai limitasi waktu. informasi jabatan ini disampaikan melalui media cetak. Materi informasi pasar kerja yang disusun dalam bentuk Informasi Pasar Kerja oleh penyuluh jabatan yang memuat kondisi pasar kerja luar negeri sebagai suatu informasi hasil promosi tenaga kerja luar negeri.

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 36 . b. Nama Jabatan Nama jabatan adalah sebutan untuk memberi ciri dari gambaran atas isi jabatan.a. memberikan identitas atas jabatan. tingkatan jabatan. Uraian Tugas Uraian Tugas mencerminkan informasi tentang jabatan seperti letak jabatan dalam klasifikasi. Syarat Fisik Yang dimaksud dengan syarat fisik adalah suatu syarat yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan agar dapat melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya. bahan yang digunakan. Kode Jabatan Kode jabatan dapat menggunakan kode yang berlaku di Indonesia atau ISCO (International Standard Classification and Occupation 88). h. g. Kemungkinan Resiko Bahaya Kemungkinan resiko bahaya adalah konsekuensi yang mungkin akan dialami pemegang jabatan sehubungan dengan keberadaannya dalam lingkungan pekerjaan. Letak Jabatan Yang dimaksud dengan letak jabatan adalah tempat dimana jabatan itu berada dalam suatu struktur organisasi perusahaan pengguna luar negeri. perangkat yang digunakan. f. d. hasil kerja dan syarat jabatan yang diperlukan. c. Ikhtisar jabatan Ikhtisar Jabatan adalah uraian singkat yang menggambarkan ruang lingkup tugas jabatan dan disusun dalam satu kalimat. e. Kondisi lingkungan kerja Yang dimaksud dengan kondisi lingkungan kerja adalah keadaan tempat bekerja yang merupakan konsekuensi keberadaan pemegang jabatan dalam melaksanakan tugas jabatan.

Temperamen Informasi jabatan yang lengkap adalah yang memuat seluruh keterangan tersebut di atas. Bakat kerja 5. Pengalaman kerja 4. yang umumnya disajikan hanya dalam satu lembar. 37 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . yang jenis jabatan dan uraiannya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi setempat. Namun. k. Syarat pendidikan. uraian tugas hasil kerja. Syarat Jabatan Syarat jabatan dirumuskan sebagai kualifikasi yang harus dimiliki pemegang jabatan agar ia dapat melakukan tindakan kerja dengan wajar. kondisi lingkungan kerja. maka keterangan yang paling penting dimuat adalah : nama jabatan. persyaratan jabatan. sikap kerja. Pada umumnya syarat jabatan terdiri atas : 1. Syarat pelatihan 3. pengantar kerja/petugas antar kerja diharapkan dapat membuat leaflet informasi jabatan. kode jabatan.i. j. keterampilan. Minat kerja 6. informasi pada leaflet jabatan. Ketrampilan Kerja/Kompetensi kerja Adalah tingkat kemampuan untuk melakukan suatu pekerjaan dilihat dari pengalaman dan aspek pengetahuan. 2. Berkaitan dengan hal diatas. dan prospek jabatan tersebut. Pengetahuan Kerja Merupakan pengetahuan yang harus dimiliki oleh pemegang jabatan agar ia dapat melakukan tindakan kerja dengan wajar. Tata cara pembuatan leaflet jabatan ini agar merujuk pada pedoman pembuatan leaflet jabatan.

b. 38 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . dan keterampilannya. Oleh karena itu.5. minat. membantu perusahaan pengguna tenaga kerja luar negeri untuk menyediakan dan mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas dan profesional. memfasilitasi pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaannya sesuai dengan bakat. petugas penyuluh jabatan TKI dapat menginformasikan kepada masyarakat tentang hal-hal yang harus dipersiapkan untuk dapat memanfaatkan peluang kerja tersebut. mengurangi angka pengangguran melalui perluasan kesempatan kerja ke luar negeri. sesuai dengan kebutuhan perusahaan. c. Dengan mengetahui peluang kerja luar negeri. Bursa kerja Luar Negeri berfungsi : a. 6. Lembaga Bursa Kerja Luar Negeri Bursa kerja Luar Negeri adalah lembaga profesional yang melakukan fungsi mempertemukan pencari kerja (pencaker) dengan pengguna tenaga kerja luar negeri yang diwakili oleh perusahaan pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS). Pembangunan Ekonomi Global Negara-negara maju yang berdampak pada tersedianya peluang kerja di luar negeri Pembangunan ekonomi global negara-negara maju yang berdampak pada tersedianya peluang kerja di luar negeri. merupakan fenomena migrant workers yang membuka peluang untuk diisi tenaga kerja Indonesia. persediaan tenaga kerja yang dibutuhkan di pasar kerja internasional perlu mendapat perhatian Pemerintah dan seluruh komponen masyarakat termasuk lembaga pendidikan dan pelatihan dan pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta.

Kantonis. Adalah negara hukum sehingga dalam setiap aspek kehidupan selalu ada peraturan yang mengatur hal-hal normatif untuk tercapainya kehidupan berbangsa dan bernegara. baik kesempatan penempatan melalui pemerintah. Lembaga Latihan Kerja Luar Negeri Agar dapat memenuhi persyaratan yang diperlukan dalam suatu jabatan. maupun untuk tahun-tahun berikut kesempatan kerja sektor formal/profesi cukup banyak peluangnya. tenteram. Mandarin. baik di negara Asia Afrika. dimana banyak yang memiliki kepentingan 8. tertib dan damai. swasta maupunmaupun mandiri. Timur Tengah maupun Amerika. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 39 . pemerintah membuka peluang kerja di luar negeri. Lembaga latihan ini selain dikelola swasta juga ada yang dikelola pemerintah misalnya program pelatihan di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) yang dikelola oleh pemerintah dan KBBM. pelatihan Bahasa Asing (Korea. Dalam dunia kerja. Eropa. Prosedur dan Kesempatan Kerja di Luar Negeri Karena keterbatasan kesempatan kerja di dalam negeri. Peraturan Ketenagakerjaan bidang Penempatan dan Perlindungan TKI Indonesia. Jepang. yang aman. dll). masyarakat dapat memanfaatkan lembagalembaga latihan yang ada di daerah terdekat.7. untuk meningkatkan keterampilan yang dimilikinya misalnya pelatihan tata laksana rumah tangga. Arab. Saat ini peluang terbanyak masih di sektor rumah tangga (non formal). 9. Prosedur untuk bekerja di luar negeri mengikuti peraturan perundangan yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri.

Cara ini biasanya digunakan untuk materi yang bersifat teori dan diselingi dengan tanya jawab. Peraturan Pemerintah. peraturan ketenagakerjaan bidang penempatan dan perlindungan TKI. terutama yang berkait dengan perlindungan tenaga kerja asing serta sosial budaya negara penempatan untuk melakukan adaptasi dalam masyarakat pada umumnya dan dunia kerja/hubungan kerja pada khususnya D. METODE KEGIATAN Metode penyuluhan jabatan TKI yang dapat dilaksanakan oleh petugas penyuluh pengantar kerja/petugas antar kerja bekerja sama dengan pihak terkait antara lain : 1. yang dihasilkan Kementerian/Lembaga terkait sangat berperan dalam mengatur hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat dalam dunia kerja.berbeda bahkan bertentangan. keberhasilannya 40 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Kelebihan ceramah adalah dalam waktu yang relatif singkat dapat disampaikan berbagai macam informasi dan pengertian yang tercakup dalam pokok bahasan. Adapun kelemahannya adalah peserta cenderung pasif. pencaker luar negeri perlu juga memahami peraturan/hukum yang berlaku di negara tujuan penempatan. Ceramah Penyuluhan Jabatan Yaitu bentuk kegiatan dengan menggunakan komunikasi lisan kepada peserta. Disamping memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku di dalam negeri. kurang sesusai untuk upaya pembentukan keterampilan dan sikap. Peraturan ketenagakerjaan terdiri dari Undang-Undang. Peraturan Presiden/Keputusan Menteri dan Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

Tempat diselenggarakannya ceramah dapat di Dinas Tenaga Kerja. disamping penggunaan prasarana audio visual. atau guru bimbingan karir (BK) di sekolah. kelompok masyarakat lain yang membutuhkan. Kepada peserta diberi kesempatan untuk dialog langsung dengan tokoh TKI berhasil tersebut sehingga dapat mengetahui bagaimana tokoh tersebut mencapai karirnya. apa hambatan yang dialami. Ceramah penyuluhan jabatan diberikan kepada pencaker. jumlah peserta ceramah tidak terlalu banyak. film tentang aktifitas tokoh tersebut dalam pekerjaannya. Sekolah. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 41 . Pemberi ceramah adalah petugas pengantar kerja. dan lain-lain yang dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada peserta untuk merencanakan pilihan karirnya. Untuk lebih efektif. siswa didik/latih. Dinas Tenaga Kerja atau tempat lain sesuai dengan keberadaan penerima manfaat penyuluhan jabatan. Tempat ceramah dapat di sekolah. Waktu yang digunakan kurang lebih 60 menit. guru BK atau petugas antar kerja dapat mengundang seorang yang sukses dalam karirnya untuk memaparkan riwayat keberhasilannya. atau tempat lain yang sesuai. Materi ceramah disesuaikan dengan kebutuhan peserta. petugas antar kerja. Forom TKI Berhasil Pengantar kerja.banyak tergantung pada kemampuan penceramah dalam menyampaikan materi. maksimal 75 (tujuh puluh lima). 2. bagaimana mengatasi hambatan. Agar peserta dapat lebih tertarik dengan materi ceramah sebaiknya disediakan media cetak yang berhubungan dengan materi ceramah. apa usaha yang dilakukan. Untuk lebih menarik dapat digunakan media berupa foto.

E. Kegiatan ini dapat bekerjasama dengan dinas pendidikan setempat serta lembaga pendidikan swasta sebagai penyedia tenaga kerja. adapun Informasi tentang pameran kesempatan kerja/job fair ini diperoleh melalui BNP2TKI di tingkat pusat dan BP3TKI/P4TKI dan Dinas Tenaga Kerja ditingkat provinsi/kabupaten/kota. SMK yang bertaraf internasional. Hari Karir (Career Day) Bentuk kegiatan ini lebih sesuai untuk siswa didik. tetapi dapat juga dimanfaatkan oleh pencaker yang merupakan alumni sekolah yang bersangkutan dan masyarakat luas. Kegiatan hari karir (career day) untuk kelompok sasaran Mahasiswa Perguruan Tinggi : Bertempat di aula/halaman kampus dibuat stand yang diisi oleh perguruan tinggi dengan pembicara perwakilan/alumni yang sukses bekerja di luar negeri. Pembicara adalah perwakilan dari SMU/SMK. Pameran Kesempatan Kerja ( job fair ) Pencaker/siswa didik/latih dapat diajak untuk mengunjungi pameran kesempatan kerja luar negeri yang sedang berlangsung. b. a. melaksanakan dan melakukan evaluasi dan pelaporan dari pelaksanaan kegiatan penyuluhan jabatan.3. MEKANISME DAN PROSEDUR Mekanisme dan prosedur yang harus mendapat perhatian dalam pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI meliputi merencanakan. sehingga mereka dapat lebih dini mengetahui tentang kemungkinan pekerjaan yang akan dipilihnya setelah lulus. adapun mekanisme dan prosedurnya dapat diuraikan sebagai berikut: 42 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Kegiatan hari karir (career day) untuk kelompok sasaran siswa sekolah : Bertempat di aula sekolah/halaman sekolah dibuat stand yang diisi oleh SMU / SMK untuk memamerkan programnya. 4.

1. Tahap Pelaksanaan : 1). b. e. b. Pembentukan Tim. Tahap Persiapan : 1). d. 43 2. Spanduk. 4). 2). Penyediaan sarana sosialisasi (Brosur. Leaflet. dll). Umbul-umbul. dll). Pemilihan sumber data resmi jabatan TKI dipilih sesuai kebutuhan. 3). Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Pengelompokan dan Pengolahan Data jabatan TKI. Pengumpulan Data Jabatan TKI. 5). Penentuan Kelompok Sasaran peserta penyuluhan jabatan TKI. komputer Suply. dll). Dokumentasi 6). c. Penyiapan Materi Penyuluhan Jabatan TKI. Sewa tempat / ruangan. Penyusunan rencana kegiatan dan kebutuhan sarana kerja (ATK. Fotocopy dan surat menyurat. Sewa infocus dan layar infocus 4). Merencanakan Norma Biaya Norma biaya adalah perhitungan biaya dalam pelaksanaan peyuluhan jabatan yang harus di rencanakan sebelumnya sehingga dalam pelaksanaannya secara keseluruhan tidak melebihi pagu anggaran tersedia. Media panggung (Banner. Merencanakan Program penyuluhan jabatan TKI a. 3). 2). Pengadaan materi. Sewa sound system. Adapun komponen biaya yang diperhitungkan dalam perhitungan norma biaya sekurang-kurangnya memuat hal-hal sebagai berikut : a.

Menyampaikan Materi : 1) Jabatan TKI sesuai permintaan nyata. 8). c. Membuat laporan pelaksanaan penyuluhan dibuat sesuai pedoman. b. 3. 9). Uang saku peserta. Evakuasi dan penyusupan laporan. 2) Peningkatan kualitas jabatan TKI. Konsumsi : . 7). Menyiapkan Ruang tempat Penyuluhan Jabatan TKI.5). 3) Metoda Penyuluhan Jabatan TKI dipilih dan digunakan sesuai kebutuhan. b. d. Pendistribusian laporan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 4. Biaya transport peserta. 5) Penggunaan nama jabatan TKI dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. 6) Pembuatan kesimpulan hasil penyuluhan. 44 . 4) Disiplin penggunaan waktu penyuluhan ditepati. Pembayaran honor narasumber. Biaya transport panitia. Biaya transport dan akomodasi narasumber pusat.Snack . Melakukan Pembuatan Laporan dan Evaluasi Pelaksanaan Penyuluhan jabatan TKI: a. 10). Membuat kesimpulan hasil penyuluhan jabatan TKI. Membuat Susunan Acara Penyuluhan. Pengadaan laporan.Makan Siang 6). Tahap Akhir : 1). 3). c. 11). Melakukan Penyuluhan Jabatan TKI a. 2). Pembayaran transport peserta. Memperkenalkan Petugas Penyuluhan.

Penyampaian laporan ditujukan kepada BNP2TKI/ BP3TKI dan Lembaga Instansi terkait. d. Untuk memudahkan pemahaman mekanisme dan prosedur penyuluhan jabatan TKI dapat di lihat pada skema berikut ini: Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 45 . Membuat rekomendasi dan rencana tindaklanjut dari hasil penyuluhan jabatan TKI.c.

Peningkatan kualitas jabatan TKI. Jabatan TKI sesuai permintaan nyata. 2.Susunan acara penyuluhan jabatan TKI dibuat.Metode penyuluhan jabatan TKI dipilih digunakan sesuai kebutuhan. Melakukan Penyuluhan Jabatan TKI 4. 3. 46 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Merencanakan Program Penyuluhan Jabatan TKI Cara berkomunikasi yang baik 2.Ruang/tempat penyuluhan jabatan TKI disiapkan.Evaluasi kesimpulan hasil penyuluhan jabatan TKI Melakukan pembuatan laporan dan evaluasi pelaksanaan Penyuluhan Jabatan TKI dilakukan.Laporan pelaksanaan penyuluhan dibuat sesuai pedoman.Laporan disampaikan kepada BNP2TKI / BP3TKI. 1. b.Sumber data jabatan TKI dipilih sesuai kebutuhan. 1.Perkenalan petugas dengan peserta dilakukan.Data Jabatan TKI dikelompokkan dan diolah.Data jabatan TKI dikumpulkan.SKEMA MEKANISME DAN PROSEDUR PENYULUHAN JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA 1. 3. 5. 4. 2.Materi penyuluhan jabatan TKI disiapkan.Materi penyuluhan jabatan TKI disampaikan. a. 3.

Peserta pelatihan adalah pengantar kerja dan petugas antar kerja pada instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan. oleh karena itu diperlukan peningkatan pengetahuan. Memperhatikan bahwa ketersediaan tenaga penyuluh jabatan sangat terbatas dan kurang dan bahkan pada berbagai unit pelaksana penempatan dan perlindungan TKI di Daerah/BP3TKI tidak tersedia tenaga penyuluh jabatan. disamping kurang secara kuantitas. A. dengan masa kerja dibidang penempatan dalam negeri dan luar negeri minimal 1 tahun. dengan demikian manakala seorang pegawai yang akan ditunjuk sebagai petugas yang akan melaksanakan kegiatan Penyuluhan Jabatan diwajibkan mengikuti pelatihan danatau bimbingan Teknis Penyuluhan jabatan khususnya bidang penempatan tenaga kerja luar negeri.BAB IV PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS PENYULUH JABATAN TKI Kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Teknis Penyuluh Jabatan TKI pada dasarnya merupakan salah satu tugas dari seorang pengantar kerja pada instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan baik ditingkat provinsi/kabupaten/kota. keterampilan dan sikap yang spesifik. Bursa Kerja Luar Negeri. khususnya yang terkait dengan penempatan tenaga kerja luar negeri. petugas antar kerja di Bursa Kerja Swasta. Sedangkan peserta Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 47 . para penyuluh jabatan juga kurang mampu melaksanakan tugas Penyuluhan Jabatan. PESERTA PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS Kegiatan Penyuluhan Jabatan dapat dilaksanakan oleh pejabat fungsional pengantar kerja atau petugas antar kerja di UPTPBP3TKI dan atau Dinas yang membidangi ketenagakerjaan. di Bursa Kerja Khusus/SMK. penyuluh jabatan dapat berasal dari petugas non PNS dan atau swasta.

4. Pendidikan formal minimal D3/Sarjana Muda. d. mau menerima kritik dan saran membangun untuk pengembangan diri lebihlanjut. Mempunyai motivasi dan semangat yang kuat untuk selalu meningkatkan diri terutama dalam keterampilan sebagai seorang penyuluh dan pembimbing jabatan sehingga mampu mengikuti perkembangan dan kemajuan iptek serta mengikuti perkembangan migrasi tenaga kerja luar negeri. mampu dan terampil dalam melaksanakan penyuluhan jabatan. 3. Memiliki prinsip yang tegas. b. Berminat menjadi petugas Penyuluh Jabatan. Memperhatikan sifat tugas dan peranan petugas Penyuluh Jabatan. mampu mengendalikan diri serta mempunyai pembawaan yang matang. Diusulkan oleh pimpinan satuan unit kerjanya dan diarahkan untuk menjadi petugas Penyuluh Jabatan. Sehat jasmani dan rohani.bimtek adalah pegawai BNP2TKI/BP3TKI/P4TKI. Memiliki sikap yang terbuka. maka secara umum persyaratan peserta pelatihan/bimtek PBJ antara lain: a. 48 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . f. bertanggungjawab serta disiplin. 2. juga secara psikologis diharapkan memiliki karakteristik pribadi sebagai berikut: 1. Mempunyai kepribadian yang “MATANG”dan BERTANGGUNG JAWAB” e. c. tidak mudah goyah dan larut dalam situasi emosional. Mempunyai kemauan yang kuat untuk belajar. dan dapat juga berasal dari petugas pelaksana penempatan TKI dan lembaga pendukung penempatan. Pelatihan dan atau Bimtek Penyuluh Jabatan secara umum di maksudkan agar petugas penyuluh jabatan selain memahami substansi dan materi sebagai Penyuluh Jabatan. Memiliki kematangan emosi.

Memiliki sikap yang luwes (supel) dalam bergaul secara akrab dan menyenangkan serta senang membantu/mempunyai jiwa sosial. wawasan dan pengalaman yang luas. 10. 9. Memiliki pemahaman tentang psikologi pada umumnya. PENGAJAR Tenaga Pengajar penyuluhan jabatan adalah para ahli dibidang penyuluh jabatan. Sedangkan terhadap petugas yang akan di ikutkan dalam bimbingan teknis perlu dipertimbangkan aspek aspek penguasaan terhadap program penempatan dan perlindungan TKI dengan segala problema dan permasalahannya serta cerita keberhasilan/sukses story TKI yang telah pulang ke tanah air. sehingga pekerjaan yang dilakukan terasa mudah. pengetahuan. 6. dan sebaiknya menguasai bahasa asing untuk mengembangkan wawasan dengan referensi yang lebih luas.5. B. agar kiranya dalam penentuan petugas Penyuluh Jabatan memberikan perhatian yang mendalam. lancar dan tidak membosankan. antaralain: petugas Penyuluh Jabatan senior. Memperhatikan kriteria seperti tersebut di atas. Menyukai pekerjaan sebagai penyuluh dan pembimbing jabatan sebagai bagian dari kehidupannya. 7. Mampu menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan menarik. praktisi Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 49 . Memiliki kecerdasan rata-rata. 8. ringan. pejabat di bidang penempatan tenaga kerja luar negeri. diharapkan kepada pimpinan satuan unit kerja. Memiliki komitmen yang kuat untuk merahasiakan data pribadi individu yang ditangani melalui bimbingan jabatan. sejauh mungkin diupayakan yang bersangkutan memiliki aspek kepribadian yang mendekati kriteria tersebut diatas.

yang materinya mencakup : a. pengajarnya merupakan tim yang secara bersama-sama berada dikelas. o. Bahasa Indonesia. Materi bimbingan teknis Penyuluh Jabatan sama dengan cakupan materi pelatihan tenaga Penyuluh Jabatan di atas. Teknik Wawancara. Analisis Transaksional Dasar. p. k. i. Teknik Konseling. ahli pelatihan kerja. METODA DAN PENILAIAN Materi Materi penyuluh jabatan. Pada mata pelatihan dan bimbingan teknis (inti). Perbedaannya terletak pada jumlah jam pelajaran dan kedalaman substansi materi. Sistem Antar kerja. BNP2TKI serta Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan. m. 50 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . h. f. MATERI. d. Teknik Penyuluhan Jabatan. g.penempatan tenaga kerja luar negeri psikolog. Dasar-dasar Pemeriksaan Psikologis. j. Kewirausahaan. C. n. Menggali Potensi Diri. Informasi Pasar Kerja. e. q. Hubungan Industrial dan Jamsos. 1. mengacu kepada program pelatihan yang disusun oleh pusdiklat pegawai Kemnakertrans dan Biro Organisasi dan Kepegawaian. Psikologi Umum. Statistika Dasar. c. Metodologi (metodik didaktik/andragogi). ahli antar kerja. b. Teknik Bimbingan Jabatan. Dasar Teori Komunikasi. Analisis Jabatan. l.

diskusi. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 51 . juga dapat dilaksanakan oleh BP3TKI selaku Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) BNP2TKI di tingkat Daerah serta Dinas yang membidangi ketenagakerjaan di tingkat Provinsi.2. Dalam hal sumber pembiayaan pelaksanaan Pelatihan/bimtek Penyuluh Jabatan dapat dilaksanakan dengan menggunakan sumber dana baik dari APBN maupun APBD. e. Simulasi (role playing). Penugasan. Tanya-jawab. Konsultasi. 3. simulasi. kunjungan dll): a. h. dalam hal ini Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan. praktek dan (bila diperlukan) tes tertulis tentang pemahaman serta penyelesaian masalah. sedangkan bimbingan teknis Penyuluh Jabatan dilaksanakan selain oleh unit teknis dilingkungan BNP2TKI. Deputi Bidang Penempatan. D. Kunjungan. latihan-latihan. Praktek dan latihan. i. b. Ceramah/kuliah kecil. MEKANISME DAN PROSEDUR Penyelenggaraan pelatihan Penyuluhan Jabatan dilaksanakan oleh Biro Organisasi dan Kepegawai bekerjasama dengan Pusdiklat pegawai Kemenakertrans. g. d. mencakup keaktifan siswa dalam kelas. Metoda Penyajian materi di kelas maksimal 40 %. Penilaian Penilaian peserta (evaluasi) dilakukan selama pelatihan. c. hasil penugasan. sedang 60 % sisanya merupakan kegiatan yang bersifat terapan (praktek. Diskusi. Studi Literature. f.

dengan mengacu kepada persyaratan yang ditentukan oleh penyelenggara. dengan mengacu kepada persyaratan yang ditentukan oleh pusat. Seleksi awal dilaksanakan disatuan kerja masing-masing calon peserta. mengajukan usulan calon peserta yang ditujukan kepada sekretaris utama untuk kepersertaan pelatihan Tenaga penyuluhan jabatan dan kepada Deputi Bidang Penempatan Cq Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan untuk bimbingan teknis tenaga penyuluh jabatan. yang ditujukan kepada Kepala BP3TKI dan Dinas yang menangani bidang ketenagakerjaan. BNP2TKI) tentang program pelatihan Tenaga Penyuluh Jabatan. Sedangkan unuk pelaksanaan bimtek diprovinsi.Pelatihan Penyuluh Jabatan dilaksanakan berdasarkan surat edaran dari Pusat (Sekretaris Utama. Berpedoman kepada surat edaran tersebut diatas. diselenggarakan oleh Pusat. Calon Peserta yang diusulkan ke Pusat oleh Pimpinan satuan Unit kerja adalah calon yang telah dipilih sesuai persyaratan. Sedangkan Bimtek tenaga Penyuluh Jabatan. 52 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Kepala BP3TKI mengkoordinasikan pengusulan calon peserta dengan yang membidangi ketenagakerjaan provinsi/kabupaten/kota yang berada di wilayah kerjanya. dilaksanakan berdasarkan surat edaran dari Deputi Bidang Penempatan tentang bimtek tenaga penyuluh jabatan. dengan tembusan disampaikan kepada Gubernur dan Bupati/walikota. Selanjutnya hasil seleksi didaerah yang dikirim ke pusat akan dilakukan seleksi tingkat pusat. yang ditunjuk kepada Gubernur dan Bupati/walikota dengan tembusan kepala BP3TKI dan Dinas yang membidangi ketenagakerjaan provinsi/kabupaten/kota. seleksi peserta dilakukan oleh tim provinsi.

4. Pembentukan panitia pelaksana c. tembusan kepada Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan. Persiapan administrasi dan keuangan b. BNP2TKI. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 53 . sedangan Sertifikat Mengikuti Bimbingan Teknis Penyuluh Jabatan yang diselenggarakan oleh Pusat. laporan disampaikan kepada Deputi Bidang Penempatan. 2. Persiapan a. Penetapan kurikulum. 3. Sertifikasi Sertifikasi pelatihan Penyuluh Jabatan ditanda tangani oleh sekretaris utama. ditandatangani oleh Deputi Bidang Penempatan atau pejabat yang ditunjuk.E. Pelaporan dan Evaluasi Pelaporan pelaksanaan pelatihan dan bimtek Penyuluh Jabatan. BNP2TKI. peserta dan pengajar Pelaksanaan Pelaksanaan pelatihan / bimtek Penyuluh Jabatan diselenggarakan dengan mengacu kepada pedoman dan ketentuan yang sudah ditentukan. PENYELENGGARAAN PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS 1. disusun oleh tim penyelenggara yang mencakup realisasi seluruh pelaksanaan pelatihan dan atau bimtek.

lembaga pendidikan dan kelompok sasaran lainnya terhadap penyuluhan jabatan. Meningkatnya pemahaman masyarakat umum/pencari kerja. Diperolehnya dukungan yang kuat dari berbagai pihak. Monitoring meliputi aspek proses pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI dan pengaruh yang terbentuk sebagai berikut : 1. kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan dan mengendalikan keserasian pelaksanaan program dengan perencanaan yang telah ditetapkan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program. sehingga dapat di tangani secara tepat waktu. Meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap persyaratan dan proses penempatan TKLN. d. 2. b. EVALUASI DAN PELAPORAN A.BAB V MONITORING. Meningkatnya pemahaman masyarakat pencari kerja. Dalam arti lain. Proses penyuluhan jabatan TKI. ialah memonitor apakah aktivitas penyuluhan jabatan yang dilaksanakan telah sesuai dengan strategi dan sasaran program yang telah disusun. sebagai berikut : a. MONITORING Monitoring dan evaluasi bertujuan agar setiap penanggungjawab dan pengambil keputusan dapat mengetahui keberhasilan maupun permasalahan yang dihadapi sedini mungkin. 54 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . terhadap jabatan-jabatan TKI dan lowongan pekerjaan yang terbuka di luar negeri. c. Pengaruh penyuluhan jabatan TKI dimonitor untuk menjawab capaian indikator keberhasilan pelaksanaan penyuluhan jabatan.

Tersedianya informasi pasar kerja yang akurat. meliputi : siswa sekolah lanjutan pertama. pencari kerja. pondok pesantren. organisasi kemasyarakatan. tepat dan sesuai dengan latar belakang dan kompetensi pencari kerja. dapat disampaikan dampak langsung maupun tidak langsung dari pelaksanaan penyuluhan jabatan yang telah dilaksanakan. Ruang lingkup kegiatan penyuluhan jabatan TKI yang dapat dilaksanakan sesuai dengan kelompok penerima manfaat/ pengguna. siswa sekolah lanjutan tingkat atas. Dalam hal penyampaian laporan. jumlah peserta penyuluhan. mahasiswa. dampak tidak langsungnya adalah meningkatnya peta potensi CTKI di setiap wilayah kabupaten dan desa. waktu dan tempat pelaksanaan. tenaga kerja. Adapun kegiatan penyuluhan jabatan TKI perlu dibuatkan laporan pelaksanaan kegiatan yang sekurangkurangnya memuat informasi sebagai berikut : Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 55 . 3. Terlaksananya kerjasama antar lembaga penyedia tenaga kerja dengan lembaga penempatan sehingga tercapai tujuan dan sasaran penyuluhan jabatan.e. B. PELAPORAN Setelah penyuluhan jabatan dilaksanakan. Dampak langsung pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI antara lain adalah meningkatnya jumlah CTKI dan terlaksananya program penempatan TKI ke luar negeri. karyawan yang akan purna tugas dan masyarakat umum. f. pointer bahan penyuluhan. pertanyaan yang diajukan peserta dan jawaban yang diberikan. Dengan diselesaikannya pembuatan laporan juga merupakan bahan evaluasi kegiatan untuk penyempurnaan program dan kebijakan yang akan datang. hendaknya selalu dibuat laporan yang berisi : tanggal.

Distribusi jumlah leaflet. banner. b. Waktu. Apakah penyuluhan jabatan TKI yang dilaksanakan mudah dipahami oleh peserta / CTKI ? e. Ceramah dan tanya jawab Materi Penyuluhan Jabatan TKI : a. kamus jabatan. Jumlah leaflet. Petugas yang telah diberikan kepercayaan oleh Kepala Kantor untuk melaksanakan penyuluhan jabatan TKI. segmentasi radio (radio bisnis. Apakah tempat sudah sesuai yang diinginkan? c.1. Media Penyuluhan Jabatan TKI : a. Materi dan media yang disampaikan sesuai dengan kondisi dan klasifikasi kelompok sasaran d. buku penuntun jabatan. jabatan kerja luar negeri yang dicetak/dibuat dalam katalog peluang kerja. 3. brosur. Sound System) dan waktu (reguler time. Pemberi Materi. brosur. dan prime time). Sesuai yang dibutuhkan dan atau tidak terbatas. Sasaran. 56 . f. Apakah waktu pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI sesuai jadwal yang telah ditentukan ? b. audio visual ( Televisi. Penyuluhan Jabatan TKI : a. radio mass) yang dilaksanakan sesuai perkembangan lowongan kerja Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 2. Tempat dan lokasi penyuluhan. LCD/Infocus. Materi dan media. Peserta. Menggunakan perangkat elektronik meliputi. Overhead Proyektor. Radio. Metode yang digunakan. g. yang dicetak/ dibuat. Slide.

Penggunaan media video/audio visual. c. kekuatan dan kelemahan yang ada. dan internet lowongan kerja/pasar kerja luar negeri d. Program genre yang tepat (fokus) ke news (Frekuensi). Dengan menyusun. Evaluasi Pada hakekatnya evaluasi diyakini sangat berperan dalam upaya meningkatkan kualitas operasional suatu program dan berkontribusi penting dalam memandu pembuat kebijakan di seluruh strata organisasi. Sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan penyuluhan jabatan Hasil Kerjasama dalam penyuluhan jabatan.b. Televisi: Jumlah stasiun televisi. layanan. 4. pameran kesempatan kerja (job fair). EVALUASI DAN PENILAIAN 1. b. mendesain evaluasi yang baik dan menganalisis hasilnya dengan tajam. kisah keberhasilan (success story) TKI berhasil. Kerjasama penyuluhan jabatan antara lain ceramah penyuluhan jabatan. Apakah pencapaian tujuan penyuluhan jabatan TKI yang telah dilaksanakan dapat tercapai atau tidak ? Apakah terdapat hambatan dalam penyuluhan jabatan ? Dengan menyediakan informasi yang relevan untuk pembuat kebijakan. Dalam penyuluhan jabatan TKI unsur-unsur penting yang harus dikuasai antara lain : a. C. kegiatan evaluasi dapat memberi gambaran tentang bagaimana kualitas operasional program. evaluasi dapat membantu menata seperangkat Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 57 . hari karir (career day). efektivitas biaya dan arah produktif potensial masa depan.

Evaluasi adalah suatu teknik penilaian kualitas program yang dilakukan secara berkala melalui metode yang tepat. 58 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .prioritas. Untuk selanjutnya dapat disimpulkan bahwa evaluasi dapat dimanfaatkan untuk menilai dan meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan serta kebijakan program. 2. sehingga mendapat data-data dan informasi sebagai dasar penilaian untuk mengambil keputusan dan kebijakan perbaikan kedepan. mengarahkan alokasi sumber dana. Penilaian Pelaksanaan penilaian dilakukan setelah melalui langkahlangkah monitoring dan evaluasi. memfasilitasi modifikasi dan penajaman struktur program dan aktivitas serta memberi sinyal akan kebijakan penataan ulang personil dan sumber daya yang dimiliki.

BAB VI PENUTUP Dengan disusunnya Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia ini. Sehingga Tenaga Kerja Indonesia mendapatkan informasi pasar kerja yang tepat. dengan tersusunnya Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini diharapkan agar dapat bermanfaat bagi BNP2TKI dan semua pihak yang terkait. Disamping itu. terutama pada Petugas Penyuluh Jabatan para Pejabat Fungsional pengantar kerja/petugas antar kerja. DIREKTORAT SOSIALISASI DAN KELEMBAGAAN PENEMPATAN Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 59 . diharapkan akan memberikan pemahaman dan pola tindak yang sama dalam pelaksanaan Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja di Indonesia. atau pegawai yang ditunjuk dalam kegiatan Pelayanan Penyuluhan Jabatan dalam mendukung sasaran yang terwujudnya Pelayanan Penempatan TKI secara optimal. akurat dan pencari kerja dapat mempersiapkan diri dan memenuhi persyaratan kerja yang dibutuhkan di Pasar Kerja/kesempatan kerja di luar negeri yang pada gilirannya dapat mewujudkan tujuan Penempatan dan sekaligus Perlindungan yang optimal. sehingga fungsi Penempatan dan Perlindungan TKI dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.

Depnakertrans dan Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Deputi Bidang Penempatan. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri. Pedoman Penyuluhan dan Bimbingan Jabatan Tahun 2008. Analisis Sistem Informasi Pasar Kerja Nasional. Depnakertrans. Seri Panduan Penyuluhan. 2. Depnakertrans. 60 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Tahun 2003.DAFTAR PUSTAKA 1. Apa dan Bagaimana Sosialisasi PTKN. Pedoman Bimbingan Teknis Tutor/Fasilitator Petugas Rekrut Calo TKI. 4. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI. Tahun 2001. Tahun 2010. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri. Direktorat Jenderal Pebinaan Penempatan Tenga Kerja Dalam Negeri. Depnakertrans. Tahun 2002. Direktorat Penyiapan Pemberangkatan. Direktorat Analisa dan Bimbingan Jabatan. 5. 3.

Scaffolder Stell.Manajer Lapangan Pekerjaan Jalan/ Jembatan.Chief Supervisor Engineer of Road/Bridge Construction.Mandor Produksi Campuran Aspal Panas. 9. Brunai. 4.Teknisi Laboratorium Aspal. 8. 15.Surveying Technician of Road/ Bridges.Foreman of Road Pavement. Nama Jenis Jabatan/Pekerjaan TKI DI Luar Negeri Bahasa Indonesia 4 1. 14. 16.Operator Mesin Perata Tanah.Mills Road Machine Operator.Manager of Road/Bridge Contruction. 12.Canal Spede Machine Operator. 3.Laboratory Technician of Concrete.Laboratory Technician of Asphalt. TimTeng dan Malaysia.Pengendali Mutu Pekerjaan Jalan.Laboratory Technician of Soil. 6. 5.Teknisi Laboratorium Beton 13.Operator Mesin Pengeras Jalan Beton.Stone Mason. 6.LAMPIRAN 1 : JENIS JABATAN / PEKERJAAN TKI DI LUAR NEGERI MENURUT SEKTOR / SUBSEKTOR LAPANGAN USAHA / SUB BIDANG JASA No Sektor / Sub Sektor Lapangan Usaha 2 Jasa Konstruksi Bidang / Sub Bidang 3 1.Kontruksi Transportasi Jalan dan Jembatan. 10. 3.Concrete Stirring Road Car Operator. 2. 1. Brunai. 9. Keterangan Negara Pengguna 6 TimTeng dan Malaysia. 3. 5.Operator Mesin Giling Jalan 4.Foreman of Hot Asphalt Production 1.Mandor Perkerasan jalan. 11. 3.Road Construction Engineer.Philipina 1 1. 2. 2.Pelaksana Pekerjaan Jalan. Bahasa Inggris 5 1. 12. 2.Operator Mesin Penggali Parit.Operator Mesin Bor Jalan Aspal/Beton.Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.Concrete Road Assifying Machine Operator. 2.Teknisi Laboratorium Tanah. 4.Mechanic of Heavy Equipment 10. 8. 4. 15.Site Manager of Road/ Bridge Construction. 7.Tukang Pasang Perancah Besi 14. 5.Operator Alat Berat/ Mesinmesin Konstruksi Jalan dan Jembatan. 16. 6.Manajer Pelaksana Pekerjaan Jalan/ Jembatan.Pelaksana Pekerjaan Jembatan.Operator Mobil Pengaduk Beton.Kepala Pengawas Pekerjaan Jalan/ Jembatan.Tehnisi Pengukur Pekerjaan Jalan / Jembatan. 11.Mekanik Alat-alat Berat. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 61 . 6.Bridge Construction Engineer.Construction Safety Engineer. 13.Tukang Pasang Batu Belah. 7.Quality Controller of Road Construction.Soil Leveller Machine Operator. 5. Asphalt/Concrete Road Drill Machine Operator.

Worker of Pair Building Iron Frame Easel.Operator Mesin Ketam Kayu. 5.Tukang Pasang Kudakuda Rangka Kayu Bangunan.Wood Chisel Machine Operator 28.Tower Crane Building Machine Technician.Worker of Pair Building Pipe. 16.Operator Mesin Gergaji Presisi.Operator Mesin Penggali 7. 17.Tukang Pancang Konstruksi Baja. 2. 6.Worker of Pair Flame Resistant Brick (Furnace). 15. 9.Tukang Pasang Pipa Bangunan. 12.Aspahlat Mixing Plant Machine Operator.Operator Mobil Derek. 9. 21. 24. 10.Building Painter.Tukang Pasang Bata Tahan Api (Tanur). 3. 26. 8.Tukang Cat Bangunan.Operator Mesin Penggelar Aspal. 23.Foreman of Building Worker. 8. 5.Tukang Batu/Pasang Bata Dinding Bangunan.Tukang Kayu Kusen. TimTeng dan Malaysia.. 4.Worker of Pair Building Glass.Worker of Pair Tile Ceramic.Bitumen Sprayer Machine Operator 10.Tukang Pasang Interior Bangunan.Tukang Pasang Kaca Bangunan.Operator Mesin Poles Kayu. 2. 1.Cor Reinforced Concrete Worker.Tukang Kayu Konstruksi Bangunan. 1. 16.Asphalt Paver Machine Operator.Wood Crab Machine Operator 29. 2. 25.Building Design Engineer.Cushion Wood Carpenter.Tukang Pasang Kudakuda Rangka Besi Bangunan.Worker of Pair Building Wood Frame Easel. 25.Tukang Pasang Ubin Keramik. 22.Ahli Perencana Tehnik Bangunan. 28. 18.Pekerja Bangunan. 14. 11.Saw Machine Presisi Operator.Building Worker.Operator Alat 62 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 13. 12.Tukang Pasang Besi Beton. 6.Mandor Pekerja Bangunan. 27. 4.Laboratory Technician of Building. 8. 19. 21. 17. 20.Building Construction Engineer.Wood Construction Building Carpenter. 22.Teknisi Mesin Tower Crane Bangunan. 7.Crane Car Operator.Worker of Pair Part Partition in Building. 10.Operator Mesin Pencampur Aspal. 19.Worker of Pole Steel Construction. 27. 9.Worker of Pair Concrete Iron. 13.Worker of Pair Wall Ceramic.Worker of Pair Interior Building 24.Spade Machine Operator.Basts Wood MachineOperator 1.Operator Mesin Penyemprot Aspal.Worker of Pair Building Roof (Pensile/Asbestos/ Zinc/Fiber).Wad Plastecer. 14.7. 20. 4. 29. 15.Teknisi Pengukur Pekerjaan Bangunan.Operator Mesin Pahat Kayu.Pelaksana Pekerjaan Gedung.Tukang Plaster Dinding. 7.Teknisi Laboratorium Bangunan. 23.Tukang Cor Beton Bertulang. Brunai.Tukang Pasang Sekat Bagian Dalam Bangunan. 10. 1.Tukang Pasang Atap Bangunan (Genteng/ Asbes /Seng/Fiber) 26.Konstruksi Bangunan Gedung. 3.Surveying Technician of Building. 8. 18. 9.Tukang Pasang Dinding Keramik.Mason / Pair of Building Wall Brick 11.

2.Perakit Peralatan Audio Visual.Señior Juru Area Publik 7.Perjalanan Wisata.Chief De Partie-Pastry 10.Operator Mesin Buldozer 4.Operator Mesin Derek Pemancang Tiang Beton. 6.General Electronica Worker.Juru area publik 3.CD/VCD/DVD Assembly.Food and Baverage Supervisor 12. 12.VCD.Restorant Hotel Berbintang 1. 2. Malaysia.Penata Bunga di Hotel 2. Tanah.Junior Baker.Baker. Pariwisata Hotel dan Restoran 1.Room Attendant 2. 1.Operator Mesin Keruk Tanah.Audio Visual Divide Assembly 3. 10.Linen Señior. Singapura. 3. 7.F & B Outlet Manager.Señior Juru kamar.Penjual Tiket Perjalanan.Inspektur Casete Electrik Check. 6.Chief Baker.Front Office Supervisor 10. 3. 9.Senior Linen. 1.Penyedia Roti.Hotel Berbintang.Seanstross 5.Pengurus Makanan dan Minuman. 7.Operator Mesin Derek Gantung.Tower Crane Mo.Penyedia Pastri. DVD Electric Check. 8. Brunei.Hotel Recepciones.Concrete pile Pole Machine Operator. 6.Penyelia Front Ofice. 7. 10. 7.Cook 3. 5. 1.Perakit Televisi. TV. Brunei. Malaysia. Malaysia dan Taiwan.Pembantu Penyedia Roti 5. 2.Pelayan Tamu Hotel. 11. Casete dan CD.Public Area Attendant 3.DVD Electric Check Inspector.Bartender Restoran 12.Kepala Penyediaan Pastri.Custodion / Cleaner. 5.Food and Baverage Waiter 11. 4.Pastry Cook.Pembantu Penyedia Pastri 8. 4.Soil Dredge Machine Operator.Chief De Partie 4. 1.Building Construction Crane Machine Operator.Operator Mesin Derek Menara.Pembantu Front Office 9. 2.Perakit Radio.Pengawas Makanan dan Minuman. 3. dan UAE. 7.Penyedia Makanan 3.Operator Mesin Derek Konstruksi Bangungan 6.VCD. 1.Juru Linen 5. 5.Commis Pastry.Pramusaji F & B.Berat/ Mesinmesin Bangunan. Singapura.Penyelia Penyedia Makanan 4.Bulldozer Machine Operator. Hongkong dan UAE.Inspektur CD. 13. 1. 9.Televise Assembly.Hotel Flowerist.Juru Pembersih Hotel dan Restoran.Chief Bartender 14. 15. Hongkong. Industri Elektrónika Electrónika Mekanika : Radio. 6.Dredge Winch Machine Operator. 5. 7.Juru Kamar Hotel. 6.Concrete Instalation Operator.Resepsionis Hotel.Front Office Asistan.DVD Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 63 .Operator Instalasi Pengaduk Beton. 2. 8. 3.Publica Area Senior 7. 11. 5. 8. 6. 15. 8.CD.Bartender. 2. 3.Perakit CD/VCD/DVD 6. 11.Radio Assembly.Resepsionis Biro Perjalanan 2. 1. 9.Travel and TourReceptionist 2. 4.Room Attendant Señior. 8.Travel Ticket Seller.Hotel Concierge. 4.Commis 2.VCD.Penyelia Penyedia Roti.Pembantu Penyedia Makanan.Kepala Bartender Restoran 14. 2. 4.Casete Electric Check Inspector.Pekerja Umum Elektronika.

Operator Mechanical Measurement. 17. 1. 21.Inspektur Radio Electric Check.Senior Mekanik Otomotif.Senior Chassis & Suspension 2. Industri Jasa Pengelasan.Operator Packing. 17. 12. 1. 1. 4.Teknisi Yunior Powertrain. 14. 6.Stering & Suspension Technician Yunior.Teknisi Junior Powertrain.Electrical Enginee Senior. 5.Powertrain Technician Junior.Senior Powertrain.Otomotif Electrical Senior.Examine Emission Gas Over Technician. 1. 20. 18.PCB Maker Operator. Malaysia. 16. 21.Welder Non SMAW Senior.In Circuit Test (ICT) PCB Operator.Safety Check-TV Inspector. 1. 2. 2.Light Automotive Mechanic Junior Malaysia.Enginee 1.Senior Electrical Otomotif 2.Teknisi Brake ABS. 8. 11.Dipping Solder PCB Operator.Wheel Alignment Technician.Operator Dipping Solder PCB. 22. 1.Mechanic Engine Senior 3.Powertrain Technician Junior 2. 1. 3.Teknisi Brake Manual.Operator PCB Maker.Otomoif Mechanic Senior 2.Las Non SMAW Madya.Senior Bodi Elecrtical.Touch Up.Visual PCB Inspector.Radio Electric Check Inspector.Operator Mounting PCB Manual.Non SMAW 64 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Mekatronik.Operator In Circuit Test (ICT) PCB. 4. 5. 2. 16.Operator Asembly and Solder.Chassis 5.Welder Non SMAW Junior. 6.Asembly and Solder Operator.Operator Connecting Assembly. 10.Enginee Tun Up Technician. 2. 4.Mechatronic Master.Mounting PCB Manual Operator.Chassis & Power Train Electrical Senior 1.Electrical Body Senior.Alignment Adjustment Video-TV Operator. 1. 4.Las SMAW Muda 2.Teknisi Penguji Emisi Gas Buang.Power Train Senior.Engine Tune Up Injection Technician. 5. 2.Alignment Adjustment Radio Operator. 1.Packing Operator.Connecting Assembly Operator. 14. 1.Chassis & Suspension Senior. PCB.8. 18. 20. dan Brunai.Senior Engine Electrik 3. 2.Las SMAW Madya. PCB Operator. 12. 2. 4.Senior Chassis & Powertrain Electrical.Operator Alignment Adjustment Video-TV. 5. 5. 10.Master Mekatronik.Operator Touch Up.SMAW 2. 11. 9.Teknisi Engine Tune Up Injeksi. 15. 1. 2. 15. 3. 4. Brunai danTaiwan.Kendaraan Ringan Roda 4.Inspektur Visual PCB. 1. 19.Operator Alignment Adjustment Radio 13.Senior Engine Mekanik.Mechanical Measurement Operator. 3. 6. 2. 3. 13.Welder SMAW Senior 1. Industri Otomotif 1.Operator Alignment Adjustment Casete.Teknisi Engine Tun Up.Alignment Adjustment Casete Operator.Inspektur Safety CheckTV. 9.Welder SMAW Junior. 3.Brake Manual Technician. Tim Teng.Electrical.Brake ABS Technition.Teknisi Wheel Alignment.Teknisi Yunior Stering & Suspension. 22. 5.Yunior Perawatan dan Perbaikan Kendaraan Ringan 2. 19.Las Non SMAW Muda.

Well Crane Worker Well Rotary Boor Worker. 2. 4. 1. Programer.Pekerja Bor Kabel Sumur.Advanted Java Prog.Programer.IMG Hulu / Perawatan Sumur (PS).Net Programer.Profesional Office.Programer. 1.Java Programer.Programer Yunior. 6. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 65 . 3. G5 & F6) 4. 7. 3. 1.Practical Office.International welder. Programmer.Programer Master 1.Helper Sumur Produksi. 6. 5. 5.DB. 3.Help Desk.Junior Web .Programer.Programer.Programer 3.Las Praktisi International.Java Programer.Data Based Programer 4. G5 & G6) 4.IMG Hulu/ Pengebor Minyak dan Gas Bumi 3. 2.Operator Muda Operasi Produksi. 7. 2. 5. 4.VB. 2.Basic Help Desk.Las Fillet Internasional.Programer.ASP. 5. 3. Timur Tengah.Net Programer. 6. 4.International Welding Tecnologist. 1. Programer.International Pipe Welder (Welder G4. 2. G2 & G3) 3. 6.Komputer/ Telematika Programer.Advanted Java Prog.International Welding Spesialist.IMG Hulu / Operasi Produksi (OP). 1. 3. 3. 4. 1.3. 2. 5.VB. 2.Junior DB.Web. 3.Net Programer.Programer Analisyst 1.Use Office.Web. 6.Prog. Timur Tengah. Programer.Advanced DB Programer.Office Profesional. 4.Las Plat Internasional. 4.DB.International Fillet Welder (Welder F1 & F2) 2.International Welding Practisioner. 6. 2. 7.Programer. 1.Web. Well Cable Boor Worker. 1. 2.Programer Yunior.Basic Office. 4.Java Web.Web . 8. 6.Java Web.Programer. 1.Oracle DB.Land Well Treatment Operator 3.Pengawas Utama Operasi Produksi.International Plate Welder (Welder G1. 6. 3. 2. 1.Pekerja Bor Rotary Sumur.Product Operation Junior.PHP Web Programer.Product Operation Supervisor Principal. 4. (Las G1. Programer. G2 & G3).Operator Lantai Perawatan Sumur. 8. 3. 1.Las Engine International 1.Pengawas Operasi Produksi.Las Pipa Internasional. 3. 5.Las Teknologi International 7.Oracle DB. 4. 5. 2.Practical Office. 5. 4. 4. 2. 5.International Welding Engineer. Industri Teknologi Informatika 1.Programer 3. Oil Well Cement Worker.Advanced Oracle DB.VB.Advanted VB.Net.Basic Office. 3.VB. Programer.Advanced DB Programmer.Las Spesialist International.Well Production Helper. 2.Basic Help Desk.PHP Web Programer. 3.Product Operation Supervisor.Net Programer. (Las F1 & F2) 2.Programer Yunior.Help Desk.Master Web Programer. 3.Programer. 2. Programer 7.Web. (Las G4.Operator Madya Operasi Produksi.Well Tower Treatment Operator.Use Office.Komputer/ Telematika Operator.Prog.Net.Advanced Oracle DB. TimTeng dan Aspac. 4. 6. Industri Minyak dan Gas Bumi.Operator Menara Perawatan Sumur. 2. 1. 1.Junior Programer 2. 5.Penyemen Sumur Minyak.Advanted VB.ASP.DB.Pekerja Derek Sumur.AnalisisProgramer 1.Product Operation Senior.

3. 2.Operator mesin Pencelup Warna Kain/Tekstil. 10.Operator Jahit Produk Pakaian Jadi. 1. 1.Ahli Pengendali Perawatan Sumur. 6.Operator Mesin Pemotong Kain.Well Treatment Supervisor. 7. 4.Pola Pakaian / Busana Anak dan Dewasa.Textile Wrinkle Worker. 4.Well Treatment Unit Operator. 1.Operator Unit Perawatan Sumur.FGS Operator Helper.Operator Jahit Muda.Textile Dye Worker.Textile Fiber Composers Machine Operator.Manajer Representatif LNG 1. Taiwan. Taiwan.Cloth Embroidery Machine Operator. 4. Industri Tekstil 1. 11.LNG Superintendent. 2. 6.Operator Mesin Penyulam.Textile Cleaner Worker.Pengawas Perawatan Sumur 4. 4.Operator Mesin Pencuci Kain/Tekstil 4.Pelayan Pengerut Tekstil.Operator Mesin Pembuat Pola Tekstil.FGS Operator. 3. 1. Taiwan dan Malaysia. 4.Operator Field Gas Pemasok Refrigrent 7.Textile Color Dyer Machine Operator.Pekerja Pencuci Tekstil.Operator Jahit Mahir.Pekerja Pembersih Tekstil.Pekerja Pewarna Tekstil. 3. 1. 7. 6.Helper Operator FGL 8. 8. (Pria-Wanita). 9.Operator Planel LNG. 5. 3.Sewing Operator Capable.Dress Pattern Cutter Machine Operator.FGP Operator.Cloth Basic Commodity Supplier.Operator. 1. 5.Penyisir Serat/Bahan Tekstil.Field Gas Liquefaction 9.Operator Mesin Penenun Tekstil. 1.LNG Supervisor.Textile Fiber Comb Machine Operator 3. 3. 66 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 2. 2. 1. 11.FGP Operator Helper.Operator Mesin Penyisir Serat Tekstil.Planer LNG Operator.Textile Weaver Machine Operator. 10. 3.FGPR Operator Helper.4. 3.Textile Whitener Worker.Operator Jahit Madya.Sewing Operator Senior. 12.Superintendent LNG 12. 4.Textile Cleaner Machine Operator.Supervisor LNG.Penyedia Bahan Baku Kain.Textile Fiber/Materials Comb Worker. 2. 4. 4.Helper Operator FGS 4. 5. 2.Textile Dryer Worker.Pemutihan dan Pewarnaan Tekstil.IMG Hulu / Pencairan LNG Produksi.Well Treatment Controller Engineer.Operator.Operator Mesin Pemotong Pola Pakaian Jadi.Helper Operator FGPR. 4.Operator. 2. 6.Mills Textile Fiber Machine Operator.Pekerja Pemutih Tekstil. 5. 3.Field Gas Refrigrant Supplier Operator.FGL Operator Helper. 5. 2. 8. 1. 2.Sewing Operator Junior. 7. Industri Pakaian Jadi / Industri Garmen. 2. 5.Helper Operator FGP 2.Cloth Cutter Machine Operator.Dress Pattern Maker Machine Operator.FGL Operator.Field Gas Purification 3. 2. 1.Pertenunan Tekstil.LNG Representative Manager. 6. 6.FieldGas Scraber 5.Operator Mesin Tarik Serat Tekstil. 9.Operator Penyusun Serat Tekstil 5.

7.Rental Jip Driver. 1. 2. 2. 1. 4.Cutting and Sewing Supervisor.Mini Bus Person Dirver.Pengemudi Jip Sewa 4. 1. 7.Penyelia Pasca Produk 4.Pengemudi Truk Sayuran/ Daging/ Ikan (Cold). 6. 6. 3.Pengemudi Bus Way. 3. 4. 1.Penyeliaan dan Teknisi Jahitan. Jasa Pelayanan Transportasi Angkutan Darat 1.Pengemudi Truk Hewan/ Ternak.Pengemudi Truk Ringan Umum/Sewa. 2. 6.Pengemudi Bus/Mini Bus Umum Antar Kota.Vegetable/ Meal/Fish (Cold) Truck Driver.Taxi Driver.Rental Bus/Mini Bus Driver. 5.Pengemudi Box Barang Umum/ Sewa.Basic Commodity and Design Product Supervisor. 3.Container Driver. 6.Pengemudi Profesional Angkutan Barang 3.By Side Truck Driver.Post Garment Product Quality Contrôler. 1. 1.Pengemudi Sedan V VIP. 3. 5. 8.Livestock/Animal Truck Driver. 6. 4.Pekerja Packing Produk. 3.Pengemudi Bus/Minibus Sewa.Official/Worker Bus Driver. 8. 3. 5. 5.Pengemudi Bus Kota 5.Supervisor Taxi.Pengemudi Bus/Minibus Pariwisata. 3.Pengemudi Tangki Air.Pengemudi Truk Gandeng 3.Kepala Penyelia Penjahitan. 1.Rental Sedan Dirver. 1.Material Box General/ Rental Driver. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 67 . 4. 6.Penyelia Bahan Baku dan Disain Produk. 5. 2. 3.Oil and Gas Tanker Driver.Light Truck General/Rental Driver 1.City Bus Driver. 7.Pengemudi Tangki Bahan Kimia / Bahan Berbahaya Tinggi.Post Garment Product Supervisor.5.Design Dress Product. 3.Food Truck Driver.Truck Person Driver.Sedan dan Jip. 1. 6. 4. 2. 6.Taxi Supervisor. 5. 2.Pengemudi Truk Tanah / Sampah. 2.Pengemudi Tangki Bahan Bakar Minyak dan Gas.Disain Produk Pakaian.Product Packaging Worker. 4.Land/Rubbish Truck Driver. Aspac dan TimTengah.Sedan Person Driver. 2.Sedan V VIP Driver. 1. 2. 1. 5.Pengemudi Truk Sembako 5. 2.Pengemudi Sedan Sewa. 3.General Travel Bus/Mini Bus Driver.Chemistry / Material of High Dangerous Tanker Driver.. 2.Truk Tangki.Penyelia Pemotongan dan Penjahitan.Chief of Easter Garment Product Supervisor.Pengemudi Profesional Bus dan Mini Bus 1.Pengemudi Taxi. 10. 2.Kepala Penyelia Pasca Produk.Pengemudi Minibus Pribadi.Chief of Sewing Supervisor.Jip Person Driver.Material Box Person Driver.Pengemudi Truk Pribadi.Quality Control Pasca Produk Garmen 7. 2. 2.Pengemudi Sedan Pribadi. 7.Tourism Bus/Minibus Driver.Pengemudi Box Barang Pribadi.Pengemudi Bus Karyawan. 2.Maintenance and Garment Machine Technician.Pengemudi Jip Pribadi.Bus Way Driver 7.Pengemudi Container.Water Tanker Driver. 1.Teknisi Peralatan dan Mesin Garmen. 4.

4. 3. Tim Teng.Pemasakan Makanan dan Minuman di Kapal. 6. 4. 2. 68 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 2. 1. 9.First ShipCooks 3. Aspac. Tim Teng. 2. 5. 1.Pendamping Lansia Wisata di Kapal Pesiar. 4. 3. Tim Teng.ABK/Kelasi Dek Kapal Niaga 1.Kelasi Keselamatan Kapal Tangker 1. 4.Maintenance and Treatment Ship Machine Operator.Tanker Ship Sailor.Juru Fitter Kapal. 1. 7. Eropa.Profesi Entertainment di Kapal Pesiar.Juru Masak Kapal 2. Tim Teng. AS. 4. 3.Galeboy. 1. 2.Radar Observer.Maintenance and Treatment Ship Electronic Operator.Operator Radio Kapal Laut.Perwira Perbekalan.Perwira Dek Kapal Pesiar. 8.Kapten Kapal Tangker. 5.Perekayasa Kapal Laut Aspac. AS. AS. 9.Juru Oli Kapal. 1.Electician. 7. 4.Operator Pemeliharaan dan Perbaikan Elektronika Kapal. 7.Juru Listrik Kapal. 5. 2.Nahkoda Kapal Layar Niaga.ABK/Kelasi Kapal Pesiar. 11. AS.Perwira Kapal Panumpang 3. 10. 3. 3.Deck Trade Ship Sailor.Pramusaji Kapal Pesiar. 1.Trade Ship Captain. Eropa. Australia.Juru Las Kapal. 3. Aspac.Ship Logistic Officer. 3.Tourist Guide in Tourist Ship 2.Kapal Penumpang.Tourism of Sea Survival Sailor.Pasenger Ship Captain. Eropa. 1.Kelasi Pencuci Tangki Minyak dengan Minyak Mentah. Eropa.ABK/Kelasi Kapal Tangker.SPA Waiter in Tourist Ship. 4. 6.Maintenance and Treatment Ship Electrical Operator. 2. 4.Tanker Ship Captain. 7. Eropa.Juru Mudi Kapal.Bartender Kapal Pesiar.Pasenger Ship Officer.Chief Ship Cooks 5. 2.Kapal Tangker. 3.Kapal Niaga.ABK/Kelasi Kapal Penumoang.Enginer 8. Aspac. 6.Pramu SPA Kapal Pesiar. 2.F&B Waiter in Tourist Ship. Australia.Medical Nurse in Tourist Ship. 4.Ship Radio Operator.1. Eropa. Jasa Pelayanan Transportasi Angkutan Laut.Operator Pemeliharaan dan Perbaikan elektrik kapal.Ship Fitter.Kapten Kapal Penumpag 2.Steerman. 3.Crude Oil Tanker Washing Sailor. 1. 1.Kepala Juru Masak Kapal 5. 3.Perwira Dek Kapal Niaga. 3.Deck Tourist Ship Officer. 4.Perawat Kesehatan di Kapal Pesiar. Tim Teng. 2.Ship Welder. 4.Deck Trade Ship Officer.Perwira Dek KapalTangker 3. Australia.Bartender in Tourist Ship. Tim Teng. 5.Juru Mesin Kapal. 7. Aspac.Kapal Pesiar. 2.Tourist Caregiver in Tourist Ship.Pembantu Dapur Kapal. 11. Australia.Pengamat Radar.Pelayanan dan Supporting di Kapal Pesiar. AS.Tanker Ship Deck Officer.Kelasi Penyelamat Jiwa Turis di Laut. 6. 10. 3. 1. AS.Kapten Kapal Niaga 2. 5.Juru Masak Kapal 1. 11.Tanker Safety Sailor Tim Teng. 6.Operator Pemeliharaan dan Perbaikan Mesin Kapal.Pasenger Ship Sailor. 1.Trade Sail Ship Captain. 5.Tourist Ship Sailor.Entertainment Professional in Tourist Ship. 2. 2. Australia. 5.Pemandu Wisata di Kapal Pesiar.Second Ship Cooks. Aspac. 1.Oiler. Australia.

Fishery Engine. 4.Fisherman Officer.Serang Kapal Ikan.Aeroplan Co Pilot. 3. 2.Kelasi Penyelamat Jiwa di Laut.Pollution Preventation Operator. .Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Kapal.Operator Pemeliharaan Pancing Ikan. 7.ABK Kapal Jaring Purse 1. Aspac.Juru Minyak Kapal Ikan.Jasa Penangkapan Ikan di Laut.12. 3.ABK Kapal Jaring Gill.Ship Medical Officer.Perwira Kapal Ikan.Ocean Fisherman of Sea Crsustacea sp.Long Liner Treatment Fishery Operator.Seaweed Plan Worker.Perwira Kapal Pancing Ikan.Fishery Steerman 5. Eropa. 1.Kelasi P3K dan Keselamatan Kerja di Kapal 3. 3.Pearl Shellfish Plan Worker.Kelasi Pengendalian Sistem Gas Lebam. 1.Nahkoda Kapal Nelayan Penangkap Ikan.ABK Kapal Pancing.Gill Net Rating. 1. lobster dan kepiting laut.Pengelola Pesawat Penyelamat di Laut. Layang. 3.Penyelam/Pengambil Kerang Mutiara.Ocean Fisherman of Tengiri. 2.Aviation Mechanic. 13. 2.Nelayan Samodra Penangkap Ikan Hiu/ Cucut. udag windu. 3. 1. AS. 2.Kapal Penangkap Ikan. Bawal. 2.Tukang Kayu Kapal. Taiwan dan Aspac. 4. Aspac. 6. 4. Perikanan / Perikanan Laut 1. 6. 2. 1.Gillnet Treatment Fishery Operator.Pramugara Penerbangan 12. 1. 3. 1. 2. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 69 . 2.Fishing Boat Captain.Fisherman Supervisor. 5. 2.Sea Survival Sailor. 2.Kelasi Pencegahan Pencemaran di Laut. 4.Juru Mudi Kapal Ikan. 1. 7. 2.Inert Gas System Sailor.Operator Pemeliharaan Jaring Ikan.Long Linner Rating. 1. 4. 2. 1. Taiwan. Taiwan dan Aspac.Pekerja Budidaya Rumput Laut. 3.Fish Ship Refrigerator Machine Operator.Fire and Fighting Sailor.Nelayan Samodra Penangkap Ikan Tengiri. 13.Tukang Cat Kapal. 3. 2. 5.Operator Mesin Pendingin Kapal Ikan.Nelayan Samodra Penangkap Ikan Tuna / Cakalang.Purse Net Rating. 3. Taiwan dan Aspac. udang dogol. 2. 2.Firt Aid and Ship Medical Sailor.Aeroplan Pilot.Nelayan Samodra Penangkap Crustacea sp Laut (udang putih. Kakap and Sea Beautiful Fish. Australia.Ship Carpenter.Shirmp Plan Worker.Ocean Fisherman of Hiu / Cucut.Juru Mesin Kapal Ikan.Budidaya Perikanan Laut. 4. 3.Fishrey Oiler.Long Liner Officer. 6. 2.Co Pilot Pesawat Udara. 7. 5. Kakap dan ikan hias laut.Mekanik Penerbangan.Perekayasa Kapal Ikan. 4. 4. 6.Ship Painting 13. Layang. Tim Teng.Pesawat Udara Penumpang.Pekerja Budidaya Kerang Mutiara.Survival Craft Operator. 8. TimTeng.Perwira Kesehatan kapal.Pearl Shellfish Diver/Taker.Pekerja Budidaya Udang. 1. 12.Kelasi Pemadam dan Penanggulangan Kebakaran kapal di Laut. 3.Pilot Pesawat Udara 2. 3. Bawal. 1. 4. 4. Jasa Pelayanan Transportasi Angkutan Udara.Aviation Steward. 5.Ocean Fisherman of Tuna / Cakalang. 7. 1. 1.

Malaysia. 1. 6.Senior Pembersih Hotel. dan Singapura. 1. 1. 5. 3.Pembersih Gedung Muda 2. 1.Impresariat dan Intertainment. Malaysia.Perias Rambut Wanita. Model Artist Aspac dan lainnya. 5.Salon Kecantikan.Dokter Spesialis.Jonitor of Tall High Rise Building Outdoor 1.Penata Rias Penganten Internasional. 1.Dokter Umum..Operator Radio Penerbangan. 3.Pembersih Rumah Sakit Madya. Aspac.Penyanyi..Custodion of Tall High Rise Hotel Outdoor.Teknisi Keselamatan Lalu Lintas Udara.Pramugari Penerbangan 6.Cleaner of High Rise Restaurant Outdoor. 3. 2.Navigator Penerbangan. 7.Kebersihan Hotel. 14.Jonitor Senior. 4.Pembersih Rumah Sakit Muda. 3. 2.Kesehatan Manusia / di Rumah Sakit. Singer. 3. 1. Hongkong.Artis Pemain Film. 6. 3.Pemain Musik. 2. 2.Hotel Custodion Junior 2.Asisten Penata Rias Penganten Internasional. 2. Women Hair Dresser. 4. Malaysia.International Wedding Make Upper. 1. 15. 6. dan Singapura.Hospital Custodion Senior. Jasa Kesehatan 1. 6. 2.Artis Peragawan/wati.Dokter Gigi. Beautician. 3. 1. 1. 7. 16.Specialist Docter.Air Traffic Security Technician. 5. 3.Pemangkas Rambut. 2. 3.Penyiar Radio dan TV.5. Disk Jockey Film Artist. Dance Worker.Hospital Custodion Junior 2.Nursing. 5. Barber. 6.Teknisi Keamanan Lalu Lintas Udara. 6. 2. 1. 1.General Dokter. Jasa Kebersihan.Dentist. 2.Rias Penganten. Musical Player.Kebersihan Gedung Perkantoran.Pengontrol Lalu Lintas Udara. Taiwan. 2. 2.Hospital Worker.Hotel Custodion Senior. 3. 1.Pilot Pesawat Udara.Aviation Radio Operator. 1. dan Singapura.Perias Wajah Wanita. 1. Radio and TV Publisher.Kebersihan Rumah Sakit. 3.General Nurse.Junior Pembersih Hotel. dan Singapura. 1. Tim Teng dan lainnya Aspac. 3. 3. 2. 4.Custodion of Tall High Rise Hospital Outdoor Aspac dan lainnya. 4. Master oí Ceremony. 2.Protokol Acara. 3. 4.Penyiar dan Protokol Acara. 1.Aviation Stewardess.Chargo Aeroplan Co Pilot. 2.Chargo Aeroplan Pilot.Perekayasa Penerbangan. 4.Pembersih Bagian Luar Gedung Bertingkat Tinggi. Women Make Uper. Timur Tengah. 1.Disk Jockey. Sosial Budaya dan Hiburan. 2.Pembersih Gedung Madya 3. 70 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Perawat Umum. 2. 4.Air Traffic Controlling. 1.Jonitor Junior 2. 5. Hongkong. Tim-Teng.Perawat Ahli. 4. 3.Pekerja Seni Tari.Chargo Aeroplan Mechanic.Co Pilot Pesawat Udara.International Wedding Make Up Assistant.Restorant Cleaner. Kemasyarakatan. 5. 3. 4.Pembersih Bagian Luar Rumah Sakit Bertingkat Tinggi.Pembersih Restoran. Malaysia. 2. 4. 1.Pembersih Bagian Luar Hotel Bertingkat Tinggi.Jepang dan Belanda. 2.Pesawat Udara Chargo. 3.Perawat Kecantikan.Aviation Instructor. 3.Kebersihan Restoran 1.Mekanik Pesawat Udara.Pembersih Bagian Luar Restorant Bertingkat. 4.Tenaga Perumahsakitan. 5.Air Traffic Wrlfare Technician.Instruktur Penerbangan 2. Jasa Perorangan. Hongkong.

1.Dry Food Salesgirl.Basic Security. 8.Pramuniaga Food Kering. 4.Troly Boy. 1. 2. 5.Troly Boy.Women Clothes Salesgirl. 3.Medical Massage. Lecture of Bechelor.Food Salesgirl. 2. 3.Household Tolls Salesgirl.Casier. 9.Casier.Pramuniaga Spesifik Busana Eksekutif Pria.Security Supervisor.Casier. Scientist Teacher. 3. 19.Troly Boy.Sport and Art Salesgirl. 4.Jasa Penddikan Menengah. 2. 7.Non Food Salesgirl. 2. 2. 5.Pramuniaga Peralatan Rumah Tangga. 3.Security Specialist. 2.Pramuniaga Busana Anakanak. 4.Kasir. 7.Sekuriti Pratama/Dasar.Kasir. Malaysia. 2. 4. 3.Sekuriti Utama /Spesialis. 3. 2. 1. 1.7.Guru Bidang Bahasa.General Salesgirl. Aspac dan Lainnya.Sekuriti Madya/Supervisor.Jasa Pendidikan Tinggi 1.Dosen Pendidikan Pasca Sarjana.Basic Security.Kebandaraan & Pelabuhan Laut Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 71 . 5. Jasa keamanan / Sekuriti. 1. 1.Pramuniaga Food Basah. 1. 1.Phsysioterapi.Perkebunan & Kehutanan Malaysia & Brunai. 6. Jasa Perdagangan Umum / Perdagangan Ritail. 1.Man Clothes Specific Executive Salesgirl.Basic Security. 3.Wet Food Salesgirl.Pramuniaga Busana Pria. 2.Sekuriti Pratama/Dasar.Hyper Market. 1. 3. 18. 2.Pramuniaga Busana Pria Dewasa.Pramuniaga Busana Wanita Dewasa.Security Supervisor. Language Teacher.Kasir. 3.Super Market. Singapura dan Brunai.General Salesgirl.Sekuriti Pratama/Dasar.Pramuniaga Barang Elektronik dan Komputer. 5. 4.Pramuniaga Food. 1. 7.Dosen Pendidikan Sarjana.Shoe. 1. 5. 2. 7.Mini Market.Pramuniaga Spesifik Busana Eksekutif Wanita.Security Supervisor.Medical Massager.Security Specialist.Security Specialist. Matematica Teacher. 3. 1. 1. 4. 1. 6. 1. 4. 3. 17.Women Clothes Salesgirl.Hyper Store.Mini Store.Pramuniaga Alat Olah Raga dan Kesenian.Industrial & Comercial Area 3.Acupunturer. 2.Sekuriti Madya/Supervisor.Physioterapist.Troly Boy.Electronic and Computer Salesgirl. 8. 1. 6.Man Clothes Salesgirl. Tas dan Asesoris.Man Clothes Salesgirl. 3. 5. 5. 4. 3. 3. 9.Accessories Salesgirl.Super Store. 3.Woman Clothes Specific Executive Salesgirl. Kasir. 6.Sekuriti Utama /Spesialis.Pramuniaga Asesoris 7. 6.Pramuniaga Busana Wanita. 2.Pramuniaga Umum 1. 2.Pramuniaga Non Food. 2. 1. 3. 2. Aspac dan Tim-Teng. 2. Bag and Accessories Salesgirl. 1.Children Clothes Salesgirl.Guru Bidang Studi IPA. 2.Sekuriti Utama /Spesialis. 1.Sekuriti Madya/Supervisor.Pramuniaga Sepatu.Guru Bidang Studi Matematika. 1. Jasa Pendidikan 1. 2.Pramuniaga Umum 1.Akupuntur. 2. 1. Lecture of Magister.Casier.

3. 3.Pembantu Penjaga Lansia 2. 3. 3.Basic Security.Pembantu Penjaga Bayi. 4. 1. 2.Nanny Assistant.4.Mother Helper.Juru Masak Rumah Tangga 5. 1. 2.Penata Laksana Rumah Tangga.Pembantu Pendidik Anak. 2.Baby Nursemaid. 4.Security Specialist.Sekuriti Utama /Spesialis. 2. 3.Shasimi.Launder. 1. 2.Perkantoran. 2.Pengawas Mutu (QC) 1. 3.Pengawas Mutu (QC) Produk Shasimi.Penjaga Titipan Anak. 3.Pengemas Produk Tuna Loin Segar & Beku.Sekuriti Pratama/Dasar.Doby. 2.Pembantu Pengasuh Balita 2.Baby Sitter Senior.Pencuci Pakaian.Pelayanan Khusus.Caregiver 3.Butler.House Maid. 4. 1. 6.Basic Security.Penjaga Madya Bayi. 3. 2. 1. 3. 2. 5. 1. 3.Security Supervisor.Table Manner. 3. 1. 3.Tuna Loin Fresh & Frozen Product Packaging. 2.Pendidik Muda Anak 3. dan Jepang (Magang) Aspac dan Australia.Supervisor Operator dan Pengemas Shasimi . 1.Sekuriti Pratama/Dasar. 3. 1. 1.Sekuriti Madya/Supervisor. Industri Pengolahan Ikan Tuna : 1.Shasimi Operator and Pacakaging Supervisor. 1. Aspac dan Tim-Teng. 1.Supervisor Operator dan Pengemas Tuna Loin Segar & Beku. 1.Pelayanan Umum. 2. 3.Pengasuh Muda Balita. 8.Pencuci & Pelicin Pakaian 4. 4. 72 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Elderly / Old Folk Care.Sekuriti Madya/Supervisor. 20. 3.Personal Asistant.Pendidik Madya Anak.Tuna Loin Fresh & Frozen Taiwan.Security Specialist.Sekuriti Madya/Supervisor.Baby Sitter Junior. 1.Personal Asisten. 3.Sekuriti Pratama/Dasar.Pembersih Rumah.Pendamping Lansia.Hotel dan Rumah Sakit 6.Education & Sport area 1.Governess Senior. 2. Aspac.Security Specialist. 1.Penata Bunga di Rumah.Security Supervisor. Jasa Perorangan Yang Melayani Rumah Tangga.Perawatan Anak Usia Sekolah 6. 1. 2.Security Supervisor. 1. Aspac. 4.Perawatan Lansia. Industri Pengolahan Hasil Perikanan Laut.Operator Produk Tuna Loin Segar & Beku. 2. 2. 6.House Kepeer. Taiwan.Penjaga Muda Bayi. 7. 5. 2. 3.Penjaga Titipan Bayi 7.Au Pair. 4.Nanny Junior.Basic Security.Pengasuh Utama Balita.Cleaner.Sekuriti Utama /Spesialis. 2.Sekuriti Utama /Spesialis.Governess Assistant. 4. 1.Shasimi Product Quality Controller 1. TimTeng.Pekerja Rumah Tangga.Sekuriti Utama /Spesialis.Operator Produk Shasimi. 2. 3. 2.Sekuriti Madya/Supervisor.Caretaker 2. 3.Security Supervisor. 3. dan Jepang (Magang) 21. 3.Tuna Loin Fresh & Frozen Operator and Packaging Supervisor. 6.Perawatan Bayi. 1. JasaTata Laksana Rumah Tangga Indoor : 1.Governess Junior. 3. 2. Aspac dan Tim-Teng.Pengemas Produk Shasimi.Flowerist.Security Specialist. 1.Cooker.Penata Hidang. 2.Tuna Loin Fresh & Frozen Product Operator. 4. 3. 7 Negara Pengguna Careworker. 8.Tuna Loin Segar dan Beku.Perawatan Anak Balita.Nanny Senior. 5.Kepala Pekerja Rumah Tangga.Sekuriti Pratama/Dasar.Shasimi Product Operator.Shasimi Product Packaging. 2.Penjaga Lansia. 1. 2.Perumahan.Basic Security.

2. 3.Pengawas Mutu (QC) Produk Ikan Tuna Steak Beku.Intermediate Settlement 3.Kepala bagian Akuntansi Syariah. 23. 6.Analis Pembiayaan 4. 1. 1.Syariah Operational Superintendent.Audit Internal.Pengalengan Tuna./Teller Syariah.Syariah Administration Cassier / Teller.Syariah Account Superintendent. 5. 2.Staf Administrasi. 2.Syariah Account Officer.Intermediate Money Broker 3. 5. Financing Analyst.. 6. 2.Intermediate Treasury Dealer.Advanced Settlement.Frozen Tuna Steak Product Quality Controller Taiwan. TimTeng dan Lainnya. 1.Produk Ikan Tuna Beku.Basic Money Broker. 1.Frozen Tuna Steak Product Packaging. 2. 1. 7.Non Syariah.Advanced Treasury Dealer.Account Officer. b.Operator Produk Pengalengan Tuna.Financing Analyst. Malaysia dan Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 73 . 8.Intermediate Settlement. 2.Costumer Service Syariah 4. 3. 2. 2.Bank Syariah.Advanced Money Broker.Kerpala Bagian Operasional Syariah 1.Treasury Dealer.Supervisor Operator dan Pengemas Produk Tuna dalam Kaleng. 2.Basic Treasury Dealer. 8. 4.Kepala Bagian Pembiayaan 7.Audit Internal Syariah. Perantara Keuangan. 1. 1. 4.Syariah 3.Kasir. 3. 2.Syariah Staff.Financing Superintendent.Syariah Audit Internal.Intermediate Money Broker 3.Account Officer Syariah. Custemer Service.Syariah 4.Basic Money Broker.Pengemas Produk Tuna Steak Beku.Operational Superintendent. 3.Pengawas Mutu (QC) ProdukTuna dalam Kaleng. 2.Advanced Settlement. dan Jepang (Magang) 22. 2. 1. 1.Operator Produk Tuna Steak Beku. 4. 2. 4.Pekerja Umum Tanaman Product Quality Controller 1.Kasir /Teller 3.Staf Administrasi Syariah. 5.Account Officer.Budidaya 5. 1. Administration Staff.Analis Pembiayaan Syariah. Tim Teng dan Lainnya. 3. 1. 3.Tuna Steak Beku. 2. 3. 8.Basic Settlement.Account Superintendent. 1. 1.Intermediate Treasury Dealer.Kepala bagian Akuntansi 6.Advanced Treasury Dealer. 3.Bank Non Devisa. 1.Basic Settlement. Aspac dan Lainnya. 4.Kerpala Bagian Operasional.Food Plan General Worker. 9. Bank Umum : a. dan Jepang (Magang) 4. 3. 1.Canning Tuna Product Operator. 3. 1.Frozen Tuna Steak Operator and Packaging Supervisor.Money Broker. 2. Pertanian.Canning Tuna Product Packaging. 2.Dyariah Financing Superintendent.Basic Treasury Dealer.Advanced Money Broker. 7..Supervisor Operator dan Pengemas Tuna Steak Beku. 9.Settlement.Pengemas Produk Pengalengan Tuna.Audit Internal. 8.Canning Tuna Product Operator and Packaging Supervisor. Aspac. 7.Cassier / Teller.Kepala Bagian Pembiayaan Syariah. 3.Canning Tuna Product Quality Controller Taiwan.Frozen Tuna Steak Product Operator.Bank Devisa. 1. 6.

Pertanian. 4.Perawat Kandang Sapi 1. Malaysia 2. 2. 2.Pekerja Pembibitan Tanaman Hutan Industry 3. 6. 3.Wood Sewing Operator. 1. 5. 8. 1. 2. 3.Pekerja Panen Hasil Tandan Buah Sawit.Cow Farm Worker. 1. 3.Disain Floral Junior.Pekerja Umum Tanaman Buah. 74 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 5.Asisten Disaign Floral.Palm Oil Plantation General Worker.Senior Disain Floral.Mandor Perkebunan Kelapa Sawit. 2.Operator Mesin Bubut Kayu.Decorator Seni Merangkai Bunga dan Seni Disain Floral (Special Action) 1.Yunior Disain Floral. Korea Selatan 24. 4. 2. 1. 7. Malaysia.Palm Oil Palm Foreman.Budidaya Ternak Sapi. 2.Ruber Plantation Foreman. Peternakan. Aspac dan Lainnya.Senior Perangkai Bunga.Coconut Plantation Foreman. Malaysia. 2. Kehutanan.Budidaya Perkebunan Kelapa.Sedling Forest Industry Foreman.Seni Merangkai Bunga (SMB).Operator Mesin Pres Playwood. 1.Wood Lathe Machine Operator. 2. 1.Asisten Disain Floral 2.Log Loader Operator. 4.Vegetable Plan General Worker.Foresty General Worker.Driver Pembuat Jalan Areal Tebang Hutan.Mandor Perkebunan Karet.Playwood Press Machine Operator 5. 26.Operator Mesin Pemotong/ Penggergajian Kayu. 6. 7.Flower Combine Asistant. 1. Pangan. 2. 2. 3. Perkebunan. 2. 3. 1.Art Flower Combine and Art DesignFloral Decorator (Special Action) 1. 3. 6. 2.Yunior Perangkai Bunga 3.Pekerja UmumPerkebunan Kelapa Sawit. Flower Combined Senior 4.Pekerja Umum Tanaman Bunga.Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit.Palm Plantation General Worker.Payloader Driver. 2.Pekerja Tanaman Sayuran Lainnya.Coconut Result Harvest Worker. 7.Pekerja UmumPerkebunan Kelapa. 2.Log CraneMobile Operator.Pekerja UmumPerkebunan Karet.Budidaya Perkebunan Karet.Pekerja Sadap Karet. 4.Wood Press Vener Machine Operator.Fruit Plan General Worker. 1. 3. Malaysia 2. 3.Flower Combined Junior 3. 3.Pekerja Panen Hasil Buah Kelapa. 3.Penebang Kayu Hutan dengan Mesin Gergaji Rantai. Taiwan dan Korea Selatan 3.Operator Kayu Pres Vener. 8. 3.Foretry Chain Saw Operator Malaysia. 1.Asisten Perangkai Bunga 2.Mandor Pembibitan Tanaman Hutan Industry.Caw Stable Worker.Ruber Tapping-Knife Worker 3. 25. 4. 3.Pengemudi Kendaraan Pemuat Balok Kayu.Mandor Perkebunan Kelapa.Seni Disain Floral (SDF).Sedling Forest Industry Worker.Result Harvest Bunch Palm Oil Worker. 1.Disain Floral Senior.Pekerja Umum Peternakan Sapi.Penebang Kayu Hutan.Operator Mobil Derek Balok Kayu Hutan. 3.Ruber Plantation General Worker.Pekerja Umum Kehutanan. 1. 1.Flower Plan General Worker. 2. 1. 2.Budidaya Kehutanan.

2.Budidaya Ternak Domba. 3.Budidaya Ternak Ayam.

4.Budidaya Ternak Babi.

3.Pemerah Susu Sapi. 4.Operator Mesin Perah Susu Sapi. 1.Pekerja Umum PeternakanDomba 2.Perawat Kandang Domba. 1.Pekerja Umum Peternakan Ayam. 2.Perawat Kandang Ayam. 3.Operator Mesin Tetas Telur. 4.Pekerja Pembuat/Peramu Makanan Ayam 1.Pekerja Umum Peternakan Babi. 2.Perawat Kandang Babi

3.Cow Man Milker. 4.Milks Machine Operator. 1.Sheep Farm General Worker. 2. 1.Chiken Farm General Worker. 2.Chick Stable Worker, 3.Hatch Eg Machine Operator. 4.Chick Food Maker. 1.Pig Farm General Worker. 2.Pig Stable Worker. Taiwan dan Lainnya. TimTeng dan Lainnya. Aspac dan Lainnya.

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

75

LAMPIRAN 2.: FORMAT INFORMASI KAMUS JABATAN TKI.

No
1. 2. 3. 4.

Informasi
Nama Jabatan Kode Jabatan Ringkasan Uraian Tugas. Uraian Tugas. 4.1. 4.2. 4.3. 4.4. 4.5. 4.6. Dst.

Uraian Informasi Jabatan TKI

5.

Syarat Jabatan : a.Pendidikan. b.Pelatihan/Kursus. c.Pengetahuan Kerja d.Syarat Fisik. e.Bakat Kerja. f.Minat Kerja. g.Temparemen Kerja.

76

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

LAMPIRAN 3.: FORMAT DISKRIPSI INFORMASI JABATAN TKI.

No
1. 2. 3. 4. 5.

Diskripsi Jabatan
Nama Jabatan Kode Jabatan Letak jabatan Ikhtisar/Ringkasan (Job Sumary). Uraian Tugas dan Kegiatan

Uraian Diskripsi Informasi Jabatan

5.1.

a. b. c. a. b. c. a. b. a. b. a. b.

5.2.

5.3.

5.4.

5.5.

Dst

6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19.

20.

Bahan kerja. Perangkat Kerja. Hasil Kerja Tanggung Jawab Wewenang Jabatan Korelasi Jabatan Kondisi Lingkungan Kerja Reiko Bahaya Kerja Pengetahuan kerja. Keterampilan Kerja Sikap Kerja. Sifat Jabatan/Pekerjaan Fungsi Pekerja. Syarat Jabatan: a.Pendidikan. b.Pelatihan/Kursus. c.Syarat Fisik. d.Bakat Kerja. e.Minat Kerja. f.Temparemen Kerja. Informasi lain yang terkait.

Jakarta

2010.

Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan Deputi Bidang Penempatan BNP2TKI.

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

77

78

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 79 .

80 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful