P. 1
Isi Junkis

Isi Junkis

|Views: 117|Likes:
Dipublikasikan oleh Mega Victoria

More info:

Published by: Mega Victoria on Nov 23, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/13/2014

pdf

text

original

Sections

  • BAB I PENDAHULUAN
  • A. LATAR BELAKANG
  • B. DASAR HUKUM
  • C. PENGERTIAN
  • D. MAKSUD, TUJUAN DAN SASARAN
  • E. RUANG LINGKUP
  • A. PRINSIP-PRINSIP PENYULUHAN JABATAN
  • B. PERANAN PENYULUHAN JABATAN TKI
  • D. PROSEDUR PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN
  • E. MATERI PENYULUHAN JABATAN
  • F. PENYELENGGARAAN PENYULUHAN JABATAN
  • G. SARANA DAN PRASARANA
  • BAB III PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN TKI
  • A. PESERTA
  • B. TENAGA PENYULUH, NARA SUMBER DAN PERSYARATAN
  • C. MATERI PENYULUHAN
  • D. METODE KEGIATAN
  • E. MEKANISME DAN PROSEDUR
  • A. PESERTA PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS
  • B. PENGAJAR
  • C. MATERI, METODA DAN PENILAIAN
  • D. MEKANISME DAN PROSEDUR
  • E. PENYELENGGARAAN PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS
  • BAB V MONITORING, EVALUASI DAN PELAPORAN
  • A. MONITORING
  • B. PELAPORAN
  • C. EVALUASI DAN PENILAIAN
  • BAB VI PENUTUP
  • DAFTAR PUSTAKA

KATA PENGANTAR
Dalam rangka mewujudkan visi Penempatan Tenaga Kerja Indonesia yang berkualitas dan bermartabat, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia, Deputi Bidang Penempatan senantiasa berusaha menciptakan kegiatan kegiatan yang memiliki dampak yang konstruktif terhadap pembenahan penempatan TKI. Pembenahan ini diawali dari peningkatan kualitas Calon TKI yang berminat bekerja ke luar negeri, untuk itu perlu pemahaman calon TKI tentang segala seluk beluk bekerja keluar negeri. Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini merupakan arah dan panduan yang digunakan oleh penyelenggara dan tenaga penyuluh untuk melaksanakan penyuluhan jabatan TKI di Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Desa. Petunjuk Teknis ini merupakan rangkuman seluruh pandangan dan masukan yang sangat berharga dari para pemangku kepentingan yang di uraikan secara detail dan fokus kepada para penyuluh. Prosedur bekerja ke luar negeri yang benar yang akan disampaikan oleh Tenaga Penyuluh Jabatan TKI baik dari BNP2TKI, BP3TKI, P4TKI maupun Petugas penyelenggara di Daerah, untuk itu perlu dibuat suatu Petunjuk Teknis tentang Penyuluhan Jabatan TKI. Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Penyusun dan semua pihak yang telah memberikan kontribusi pada penyusunan Petunjuk Teknis ini. Apabila ada perubahan kebijakan dan ketentuan perundang undangan, maka Petunjuk Teknis ini dapat disesuaikan dan untuk itu

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

i

kami sangat menghargai dan berterima kasih atas segala masukan, kritik dan saran konstruktif dari berbagai pihak demi kesempurnaan kandungan kualitas Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI. Demikian Petunjuk Teknis ini disusun semoga dapat menjadi panduan dalam pelaksanaan Penyuluhan Jabatan TKI di daerah.

Jakarta, Juni 2010 Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan

Ir. Yunafri, MM NIP. 19570612 198603 1 003

ii

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

BNP2TKI

BADAN NASIONAL PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA
Gedung A Lt II Jl. MT Haryono Kav. 52 Jaksel, Telp. (021) 7918205 PO BOX 4451 JKTM 12770, Website : www.bnp2tki.go.id

DEPUTI BIDANG PENEMPATAN

KEPUTUSAN DEPUTI BIDANG PENEMPATAN NOMOR : KEP. 59 /PEN/VI/2010 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYULUHAN JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA DEPUTI PENEMPATAN BADAN NASIONAL PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA Menimbang : a. bahwa dalam rangka mewujudkan visi Penempatan Tenaga Kerja Indonesia yang berkualitas dan bermartabat, Deputi Bidang Penempatan senantiasa berusaha menciptakan kegiatan yang memiliki dampak konstruktif terhadap pembenahan penempatan TKI untuk itu perlu pemahaman calon TKI tentang segala seluk beluk bekerja ke luar negeri; b. bahwa belum tersedianya peraturan tentang penyuluhan jabatan TKI menyebabkan kurangnya informasi yang diterima oleh pencari kerja dan calon pencari kerja ke luar negeri serta adanya kondisi ketidak sesuaian antara kualifikasi kompetensi tenaga kerja dengan persyaratan kerja, memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan pengguna, masih minimnya informasi tentang dunia kerja maupun informasi pasar kerja yang dapat di akses; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu disusun Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia dengan Keputusan Deputi Bidang Penempatan. Mengingat : 1. 2. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan; Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri; 3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Pemerintahan Daerah; 4. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik; 5. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik; 6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Kewenangan Pemerintah antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota; 7. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2006 tentang Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia; 8. Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 2002 tentang Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 88 mengenai Lembaga Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja; 9. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2006 tentang

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

iii

Kabupaten/Kota dan Kecamatan/Desa. 14. 13.10. BNP2TKI/III/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Jo Per-53/KA/SU-OKH/XII/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-45/KA-BNP2TKI/XI/2008 ten tang Pedoman Penyelenggaraan Kelompok Berlatih Calon Tenaga Kerja Indonesia Berbasis Masyarakat. Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal 11 Juni 2010 DEPUTI PENEMPATAN KEDUA KETIGA KEEMPAT Drs. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan Yang Berkeadilan. : Petunjuk teknis penyuluhan jabatan TKI sebagaimana dimaksud pada amar PERTAMA sebagai petunjuk teknis dalam memberikan informasi yang komperensif kepada para calon tenaga kerja Indonesia dan masyarakat. 19530202 19810210 001 iv Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Ade Adam Noch NIP. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-38/KA/IX/2008 tentang Standar Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia oleh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta. : Keputusan Deputi Penempatan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. 12. P4TKI dalam melaksanakan penyuluhan jabatan TKI di Pusat. sehingga memahami informasi peluang kerja ke luar negeri. 11. Provinsi. Kebijakan Reformasi Sistem Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. MEMUTUSKAN Menetapkan PERTAMA : : KEPUTUSAN DEPUTI BIDANG PENEMPATAN TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYULUHAN JABATAN TKI sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ini. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor PER. lembaga pendidikan.01/KA. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-13/KA/V/2010 tentang Bursa Kerja Luar Negeri. : Petunjuk teknis peyuluhan jabatan TKI sebagaimana termaksud pada amar PERTAMA dipergunakan sebagai acuan atau petunjuk teknis bagi BNP2TKI BP3TKI.

.................. 28 A..................................................................... B....... Prinsip-prinsip Penyuluhan Jabatan . E... i iii v BAB I PENDAHULUAN ............................ Sarana dan Prasarana ...................... G...................... 28 B.............................. Materi Penyuluhan Jabatan ........ D........................................................ Penyelenggaraan Penyuluhan Jabatan ...... Prosedur Pelaksanaan Penyuluhan Jabatan ............... 42 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia v ............................................................................. Dasar Hukum .... KEPUTUSAN DEPUTI BIDANG PENEMPATAN NO:KEP................. Metode Kegiatan ................. B.................... C............... PENYULUHAN JABATAN TKI ............. Mekanisme dan Prosedur................... Tenaga Penyuluh.............. 1 1 4 5 10 11 13 13 15 18 21 24 25 26 BAB II BAB III PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN TKI ......................... 32 D......DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ....................... C.................................... Nara Sumber dan Persyaratan ........... Materi Penyuluhan ... F............................. Tujuan dan Sasaran .................... Penerima Manfaat Layanan Penyuluhan Jabatan TKI .................. E.... DAFTAR ISI ..................... 40 E................. A...................... Peserta .. 30 C................... D............ Latar Belakang ....................................... Pengertian .............. 59/PEN/VI/2010 .............. Ruang Lingkup .............................................................................. Peranan Penyuluhan Jabatan TKI ...................................................... Maksud............. A........................

..................................... C........ Penyelenggaraan Pelatihan Dan Bimbingan Teknis ............................. 57 BAB VI PENUTUP .... Evaluasi dan Penilaian .. Metoda dan Penilaian ........................................ 55 C. Peserta Pelatihan Dan Bimbingan Teknis ......................................... 59 DAFTAR PUSTAKA ............................ Mekanisme dan Prosedur ............ Pengajar ..... Pelaporan .................................... A....... D.........LAMPIRAN . B........... Monitoring ............ 61 vi Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia ... 54 A......BAB IV PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS PENYULUH JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA ................. 60 LAMPIRAN .............................. BAB V 47 47 49 50 51 53 MONITORING............................ Materi...... 54 B........................... E............................................................................................................................... EVALUASI DAN PELAPORAN .......

minat dan keterampilan. Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri harus sesuai dengan keahlian. dan pengelolaan informasi publik merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan masyarakat informasi.Lampiran Keputusan Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor : KEP. hak memperoleh informasi merupakan hak azasi manusia dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu ciri penting negara demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelengaraan yang baik. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 1 . Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri juga perlu dilakukan secara terpadu antara instansi Pemerintah baik Pusat maupun Daerah dan peran serta masyarakat dalam suatu sistem hukum guna melindungi tenaga kerja Indonesia yang di tempatkan di luar negeri. Program penempatan TKI ke luar negeri telah memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi pengangguran di dalam negeri yang sampai saat ini belum sepenuhnya dapat diselesaikan pemerintah. bakat. keterbukaan informasi publik merupakan sarana mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara dan Badan Publik lainnya dan segala sesuatu yang berakibat pada kepentingan publik. LATAR BELAKANG Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam mengurangi pengangguran akibat terbatasnya lapangan kerja di dalam negeri. Informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional.59/PEN/VI/2010 Tanggal : 11 Juni 2010 BAB I PENDAHULUAN A.

asas umum pemerintahan dan korporasi yang baik. program. efektif. kejahatan atas harkat dan martabat manusia serta perlakuan lain 2 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . tepat waktu. dan efisien. kecuali bersifat ketat dan terbatas. terpenuhinya penyelenggaraan pelayanan publik sesuai dengan peraturan perundang . korban kekerasan. kewajiban. Azas dan tujuan setiap Informasi Publik bersifat terbuka dan dapat diakses setiap pengguna. biaya ringan dan cara sederhana untuk menjamin hak warga negara guna mengetahui rencana pembuatan kebijakan. sistem penyelenggaraan yang layak sesuai dengan asas . akuntabel. mewujudkan penyelenggaraan yang baik yaitu yang transparan. dapat pula diperoleh setiap pemohon informasi dengan cepat. kesewenang-wenangan. dan kewenangan seluruh pihak yang terkait dengan penyelenggaraan pelayanan publik. serta dapat dipertanggung jawabkan dengan mengetahui alasan kebijakan yang mempengaruhi hajat orang banyak dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan/atau meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi yang berkualitas. Tenaga kerja Indonesia di luar negeri sering dijadikan obyek perdagangan manusia. Pelayanan yang dimaksud untuk memberikan kepastian hukum dan hubungan antara masyarakat dan penyelenggaraan dalam pelayanan publik yang bertujuan agar terwujudnya batasan hubungan yang jelas tentang hak dan tanggungjawab. dan proses pengambilan keputusan serta alasan pengambilan suatu keputusan publik untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan. meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengambilan kebijakan dan pengelolaan Badan Publik yang baik.undangan dan perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

keadaaan sosial budaya masih kurang untuk mendukung lajunya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. masih minimnya informasi tentang dunia kerja maupun informasi pasar kerja yang dapat diakses oleh pencari kerja. selanjutnya diharapkan buku ini pada akhirnya dapat memberikan persiapan bagi calon Tenaga Kerja Indonesia memiliki kemampuan untuk bekerja di luar negeri. angkatan kerja yang memasuki dunia kerja belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Berdasarkan permasalahan tersebut diatas. maka diperlukan Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia agar Penyuluh Jabatan dapat memberikan pembekalan kepada pencari kerja luar negeri tentang dunia kerja dan infomasi yang berkaitan dengan kesempatan kerja yang ada. perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan jabatan-jabatan baru dan pada umumnya tenaga kerja yang tersedia belum siap mengisi. memerlukan pelayanan secara menyeluruh sejak proses sosialisasi.yang melanggar hak asasi manusia. di samping dengan adanya kondisi ketidaksesuaian antara kualifikasi kompetensi tenaga kerja dengan persyaratan kerja. Oleh karena itu. belum tersedianya peraturan tentang penyuluh jabatan menyebabkan kurangnya informasi yang diterima oleh pencari kerja dan calon pencari kerja ke luar negeri. Permasalahan yang dihadapi TKI sampai saat ini masih terjadi disebabkan antara lain oleh belum adanya tenaga Penyuluh Jabatan Tenaga Kerja Luar Negeri. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 3 . peranan kelembagaan penempatan dan lembaga pendukung penempatan lainnya harus menjadi perhatian pemerintah. pemberian informasi pasar kerja. penyuluhan jabatan tenaga kerja luar negeri yang disampaikan oleh tenaga yang tidak kompeten.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. 9. 11. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri. 2. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2006 tentang Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. 5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Kewenangan Pemerintah antara Pemerintah. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor PER. DASAR HUKUM 1. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan Yang Berkeadilan. 7.BNP2TKI/III/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Jo Per-53/KA/SUOKH/XII/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia.01/Ka. Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 2002 tentang Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 88 mengenai Lembaga Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja. 4 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. 4. 10. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2006 tentang Kebijakan Reformasi Sistem Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.B. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Pemerintahan Daerah. Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. 3. 8. 6.

Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan BP3TKI adalah Unit Pelaksana Teknis di lingkungan BNP2TKI yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala BNP2TKI. 4. Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan P4TKI adalah kantor pelayanan di wilayah kerja dan dikoordinasikan oleh BP3TKI yang membawahinya. 3. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan BNP2TKI adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Presiden. C. Calon Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan CTKI adalah setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pencari kerja yang akan bekerja di luar negeri dan terdaftar di instansi Pemerintah Kabupaten/Kota yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan. 2.12. 13. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-13/KA/V/2010 tentang Bursa Kerja Luar Negeri. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-45/KA-BNP2TKI/XI/ 2008 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kelompok Berlatih Calon Tenaga Kerja Indonesia Berbasis Masyarakat. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-38/KA/IX/ 2008 tentang Standar Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia oleh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 5 . 14. PENGERTIAN 1.

dan kepribadian. agar mempunyai pemahaman tentang kemampuan dan keterampilan. minat. 7. 6 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . minat.5. Petugas Penyuluh Jabatan TKI adalah petugas antar kerja yang melaksanakan kegiatan Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Luar Negeri. 10. Penyuluhan Jabatan TKI adalah suatu proses penyampaian informasi tentang jabatan/pekerjaan dunia kerja secara sistematis. 9. Angkatan Kerja adalah penduduk dalam usia kerja (18 tahun ke atas) baik yang bekerja maupun yang sedang mencari pekerjaan dan penganggur. Jabatan Tenaga Kerja Luar Negeri adalah Jenis-jenis pekerjaan yang diberikan oleh pengguna yang ada di luar negeri yang siap di pangku oleh Calon Tenaga Kerja Indonesia. 6. 8. Antar Kerja adalah suatu mekanisme pelayanan kepada pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bakat. Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan TKI adalah setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pencari kerja yang akan bekerja di luar negeri dalam hubungan kerja untuk jangka waktu tertentu dengan menerima upah. 11. dan kemampuannya baik untuk sementara waktu maupun tetap. Penyuluhan adalah Proses Penyebarluasan informasi yang dilakukan dengan cara mengembangkan sumber daya manusia yang ada. dan dinamis. dan baik dalam hubungan kerja maupun usaha mandiri. kepada calon/ pencari kerja agar memiliki gambaran yang obyektif tentang peluang kesempatan kerja sehingga mampu menentukan pilihan pekerjaan yang tepat dan berdayaguna sesuai dengan bakat. serta pelayanan kepada pemberi kerja untuk memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan. obyektif.

17. naskah dan dokumen yang mempunyai arti. Bursa Kerja adalah lembaga yang berfungsi untuk mempertemukan antara pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja dalam rangka penempatan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 7 . Visa kerja adalah izin tertulis yang diberikan oleh pejabat yang berwenang pada perwakilan suatu negara yang memuat persetujuan untuk masuk dan melakukan pekerjaan di negara yang bersangkutan. 13. Pengguna jasa TKI yang selanjutnya disebut dengan Pengguna adalah instansi Pemerintah. 16. dan/atau perseorangan di negara tujuan yang memperkerjakan TKI. Informasi Pasar Kerja (IPK) adalah informasi tentang persediaan tenaga kerja dan permintaan tenaga kerja serta informasi lain yang berkaitan dengan penempatan tenaga kerja. 20. 18. nilai dan makna tertentu mengenai ketenagakerjaan. rangkaian dan analisis data yang berbentuk angka yang telah diolah. Bursa Kerja Luar Negeri adalah suatu Lembaga yang bergerak di bidang jasa pelayanan dan fasilitas TKI ke Luar Negeri bagi yang dikelola pemerintah maupun swasta dalam bentuk badan hukum perseroan maupun yayasan. Perjanjian kerja adalah perjanjian tertulis antara TKI dengan pengguna yang memuat syarat-syarat kerja. 14. terjadi karena perluasan usaha. keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Lowongan Pekerjaan adalah pekerjaan yang belum ada atau belum cukup jumlah orang yang melaksanakan. Kompetensi Kerja adalah kemampuan kerja setiap individu yang mencakup aspek pengetahuan. Badan Hukum swasta.12. perubahan teknik produksi atau ada tenaga kerja yang karena sesuatu hal berhenti dari pekerjaannya sehingga harus diisi dengan tenaga kerja baru. Badan Hukum Pemerintah. hak dan kewajiban masing-masing pihak. Informasi Ketenagakerjaan adalah gabungan. 15. 19.

21. 22. sikap. produktivitas. TKI formal adalah Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja pada pengguna berbadan hukum baik itu pemerintah maupun swasta. 26. sehingga tenaga kerja dapat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bakat. dan pemberi kerja dapat memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhannya. meliputi 8 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . memperoleh. baik yang dilakukan langsung pemberi kerja maupun melalui pelayanan penempatan tenaga kerja pemerintah maupun swasta melalui sistem antar kerja. Pelaksana Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja adalah instansi pemerintah yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan dan lembaga swasta berbadan hukum. Pelatihan Kerja adalah keseluruhan kegiatan untuk memberi. tanggungjawab. keterampilan dan sikap kerja sesuai dengan standar yang ditetapkan dan persyaratan di tempat kerja. TKI informal adalah Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja pada pengguna perseorangan. Kelompok Berlatih calon TKI Berbasis Masyarakat yang selanjutnya disebut KBBM adalah komunitas pelatihan kerja berkedudukan ditingkat desa/kecamatan yang menitik beratkan pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup pengetahuan. 23. 25. 27. 28. wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan antar kerja. Penempatan Tenaga Kerja adalah pengisian lowongan pekerjaan oleh pencari kerja. Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja adalah kegiatan untuk mempertemukan tenaga kerja dengan pemberi kerja. Pengantar Kerja adalah pegawai negeri sipil yang diberi tugas. dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan dan pekerjaan. meningkatkan serta mengembangkan kompetensi kerja. minat dan kemampuannya. 24. disiplin.

Narasumber adalah orang yang ahli. 32. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 9 . 30. Penempatan Pemerintah dengan pihak swasta yang selanjutnya disebut G to P adalah Penempatan TKI ke Luar Negeri oleh Pemerintah yang dilakukan atas dasar perjanjian antara Pemerintah dengan pengguna Berbadan Hukum Negara Tujuan.29. perijinan dan informasi instansi pemerintah/swasta serta unit-unit lainya. Petugas Antar Kerja adalah pegawai/petugas pelaksana pelayanan penempatan tenaga kerja yang memiliki keterampilan untuk melakukan kegiatan penempatan tenaga kerja tetapi bukan pejabat fungsional pengantar kerja. persiapan pemberangkatan. berdasarkan bidang studi pendidikannya dibedakan SMU dan SMK. penampungan. 34. pelayanan konsultasi. Universitas. penempatan. Akademi dan pesantren. pemberangkatan sampai ke negara tujuan. Penempatan TKI oleh Pemerintah yang selanjutnya di sebut Goverman to Goverman (G to G) adalah Penempatan TKI ke Luar Negeri yang dilakukan oleh pemerintah atas dasar perjanjian secara tertulis antara Pemerintah RI dengan Pemerintah negara tujuan. memiliki pengetahuan dan wawasan yang memadai untuk memberikan arahan dan saran dalam realisasi kegiatan tersebut. Lembaga Pendidikan adalah lembaga yang memberikan pelayanan jasa kepada siswa di bidang pendidikan berdasarkan tingkatan studinya dibedakan. pengurusan dokumen. dan pemulangan dari Negara tujuan. Penempatan TKI adalah kegiatan pelayanan untuk mempertemukan TKI sesuai dengan bakat minat dan kemampuannya dengan pemberi kerja di luar negeri yang meliputi keseluruhan proses perekrutan. 33. 31. pendidikan dan pelatihan.

Sektor Usaha adalah Pengelompokan usaha-usaha Perusahaan berdasarkan atas sektor yang telah ditetapkan oleh BPS dalam (KLUI).35. Memberikan informasi yang komprehensif kepada para calon tenaga kerja Indonesia dan masyarakat. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 2. dan/atau Perseorangan Negara tujuan yang mempekerjakan TKI. D. 38. Memberikan pedoman bagi petugas tentang pelaksanaan Penyuluhan Jabatan TKI untuk mencapai tujuan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri. b. Penempatan yang dilakukan oleh swasta yang selanjutnya disebut P to P adalah Penempatan TKI oleh PPTKIS dengan mitra usaha di Luar Negeri berdasarkan perjanjian kerjasama penempatan yang dilakukan di Negara penempatan. 36. MAKSUD. Badan Hukum Swasta. Pengguna jasa TKI yang selanjutnya disebut dengan Pengguna adalah Instansi Pemerintah. Maksud Maksud disusunnya Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini adalah sebagai berikut : a. Mewujudkan keseragaman dalam perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan penyuluhan jabatan TKI. 37. dengan usia mulai dari muda. Pencari Kerja adalah mereka yang aktif mencari kerja (baik dalam status bekerja atau menganggur) dengan tingkat pendidikan yang bervariasi mulai dari tidak memiliki pendidikan dasar sampai tingkat sarjana. Tujuan Tujuan disusunnya Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini adalah : a. 10 . sehingga memahami informasi peluang kerja ke luar negeri. dewasa sampai usia pensiun. TUJUAN DAN SASARAN 1.

Sasaran a. tujuan. Metode. b. sasaran dan ruang lingkup penyusunan Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI. Terlaksananya penyuluhan jabatan TKI sebagai salah satu fungsi pelayanan penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia secara optimal.b. Sedangkan Bab III tentang Pelaksanaan Penyuluhan Jabatan yang menjelaskan tentang Peserta. E. transparan. Prosedur Pelaksanaan Penyuluhan Jabatan. Sarana dan Prasarana. Peranan Penyuluhan Jabatan. RUANG LINGKUP Ruang lingkup pembahasan Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI diawali dengan Bab I tentang Pendahuluan yang menjelaskan tentang latar belakang. efisien. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 11 . Terlaksananya kegiatan penyuluhan jabatan yang baku/ standard sesuai Petunjuk Teknis. dasar hukum. Menyampaikan informasi secara baik. Bab II tentang Penyuluhan Jabatan TKI yang menjelaskan Prinsip Penyuluhan Jabatan. akurat. Mekanisme dan Prosedur. Penerima Manfaat Layanan Penyuluhan Jabatan. Penyelenggaraan Penyuluhan Jabatan. Terwujudnya kesesuaian antara informasi peluang kerja dan keterampilan/kompetensi kerja bagi pencari kerja ke luar negeri melalui Lembaga Penempatan dan Pendukung Penempatan. efektif dan dapat dipertanggung jawabkan kepada pencari kerja dan masyarakat. Tenaga Penyuluh. Materi Penyuluhan Jabatan. maksud. 3. tepat. c. Materi Penyuluhan Jabatan.

Metoda. sehingga peran kegiatan penyuluhan jabatan sebagai salah satu fungsi pelayanan penempatan dan perlindungan TKI yang dilaksanakan oleh BNP2TKI dan instansi terkait dapat tercapai secara optimal. Penilaian dan Mekanisme dan Prosedur. 12 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Materi Penyuluhan Jabatan. yang harus dipahami oleh tenaga penyuluh sebagai bahan materi penyuluhan jabatan. Evaluasi dan Pelaporan yang menjelaskan aspek aspek dan instrument monitoring dalam rangka penyedian data dan informasi pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI. Pada Lampiran akan dilengkapi dengan informasi jenis jabatan pekerjaan yang berlaku secara internasional yang disusun berdasarkan sektor lapangan usaha dan bidang-bidang usaha. yang digunakan sebagai bahan evaluasi dan penilaian keberhasilan serta kekurangan dan kelemahan sebagai saran perbaikan program dan kebijakan yang akan datang. Petugas Penyuluh. dituangkan dalam Bab VI sebagai penutup yang mengarahkan agar semua pihak yang terkait dalam penyuluhan jabatan TKI dapat menggunakan Petunjuk Teknis ini sebagai acuan dan pedoman. Selanjutnya pada Bab V membahas tentang Monitoring.Pada Bab IV tentang Pelatihan dan Bimbingan Teknis Penyuluhan Jabatan TKI yang menjelaskan Peserta Pelatihan Penyuluhan Jabatan. Sedangkan di bagian akhir dari penulisan petunjuk pelaksanaan ini.

pemagangan. Bursa Kerja Luar Negeri (BKLN). b. c. Pencaker dapat memperoleh informasi lowongan kerja melalui kegiatan yang dilakukan oleh empat penyelenggara bursa kerja yaitu : a. Bursa Kerja Khusus (BKK) yang berada didalam lembaga pendidikan /pelatihan. PRINSIP-PRINSIP PENYULUHAN JABATAN 1. produktivitas kerja. mudah dipahami bila penyuluhan mempunyai keterkaitan erat dan mendukung program lain. Selanjutnya layanan penempatan akan dapat berjalan dengan baik. perencanaan tenaga kerja ataupun perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Pencari kerja Pencari kerja (Pencaker) merupakan produk institusi pendidikan dan atau pelatihan. yang kemudian berusaha mendapatkan pekerjaan dengan mencari lowongan kerja yang ada di dalam dan luar negeri. Dengan demikian. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 13 .BAB II PENYULUHAN JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA A. Bursa Kerja Swasta (BKS). d. 2. Penyuluhan jabatan Penyuluhan jabatan pada prinsipnya merupakan suatu langkah awal dalam layanan penempatan tenaga kerja Indonesia dan sekaligus sebagai wujud salah satu fungsi layanan antar kerja. bila seluruh layanan yang ada didalamnya juga berjalan dengan baik. Bursa Kerja Pemerintah yang dilaksanakan oleh Dinas yang membidangi ketenagakerjaan/BP3TKI. seperti latihan kerja.

dapat dilihat pada Skema Layanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia. Prinsip-prinsip penyuluhan jabatan dalam perpektif penempatan tenaga kerja di luar negeri dengan mengkaitkan dengan fungsi antar kerja. Pemerintah dengan Pemerintah (G to G). kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan lowongan pekerjaan di luarnegeri. Fungsi antar kerja Program penyuluhan jabatan TKLN tersebut pada dasarnya melaksanakan fungsi antar kerja dan dalam pelaksanaannya program tersebut antara lain menyampaikan Informasi pasar kerja yang berfungsi memberikan informasi lowongan kerja sehingga pencaker dan masyarakat dapat memiliki gambaran yang obyektif tentang peluang kesempatan kerja dan menyadari realitas potensi dirinya dan selanjutnya mampu menentukan pilihan yang tepat untuk bekerja ke luar negeri. c. b. Lembaga Pelatihan Berbasis Masyarakat yang dikenal dengan Kelompok Berlatih Calon TKI Berbasis Masyarakat (KBBM). Penempatan pada perusahaan swasta dilaksanakan oleh PPTKIS (P to P). Penempatan perseorangan/mandiri. 14 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . merupakan instansi pemerintah yang dibentuk khusus untuk menangani penempatan tenaga kerja Indonesia ke negara penempatan. Penempatan oleh Perusahaan untuk kepentingan sendiri. dan e. d. dalam proses penempatan dibagi dalam 5 (lima) yaitu : a. Pemerintah dengan Swasta (G to P). 4. 3. penyediaan peran berbagai lembaga pelatihan yang menghasilkan potensi.e. Penempatan tenaga kerja di luar negeri Penempatan tenaga kerja di luar negeri diselenggarakan oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

2. bakat. 3. minat maupun karakteristik dan kepribadian seseorang/ individu. persyaratan kerja. kelompok sasaran pencari kerja yang dirinci sebagai berikut : 1. sekaligus untuk mengenalkan dan memahami kemampuan dasar. Menjelaskan tentang persyaratan kerja yang ditentukan oleh pasar kerja luar negeri. sehingga para pencari kerja mampu mempersiapkan diri dan mengembangkan dirinya sesuai persyaratan kerja yang semakin spesifik. PERANAN PENYULUHAN JABATAN TKI Secara umum penyuluhan jabatan TKI memiliki peranan yang penting dalam informasi dunia kerja. Membantu pencaker untuk memilih / mengikuti program latihan kerja. memilih bidang pekerjaan yang disesuaikan dengan kesempatan kerja di luar negeri yang berprospek dalam persiapan memasuki dunia kerja. Memberikan informasi tentang dunia kerja yang mencakup kondisi ketenagakerjaan berdasarkan sektor lapangan usaha yang berlaku secara internasional. padat tehnologi dan profesional. Membantu lembaga pendidikan dalam mengarahkan siswa dan pelajar untuk memilih jurusan (bidang studi) atau bidang pekerjaan yang tepat sesuai dengan potensi yang dimiliki yang terkait dengan pekerjaan di luar negeri. inovatif. 4. Disamping peranan-peranan penyuluhan jabatan dalam memberikan informasi peluang kerja ke luar negeri diperlukan adanya peningkatan dan pengembangan tenaga penyuluh jabatan melalui Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 15 . 5.B. peluang kerja. Memberikan informasi tentang peluang kerja yang tercipta karena adanya perkembangan ekonomi global dan fenomena migrant workers.

penyediaan peran berbagai lembaga pelatihan yang menghasilkan potensi. dapat dilihat pada Skema Layanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia. Kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan lowongan pekerjaan di luar negeri. Prinsip dan peran penyuluhan jabatan dalam perpektif penempatan tenaga kerja di luar negeri dengan mengkaitkan dengan fungsi antar kerja. Sehingga peranan penyuluhan jabatan dalam proses penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia dapat dicapai secara optimal. sebagai berikut: 16 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .pelatihan penyuluhan jabatan TKI dan bimbingan teknis kepada pegawai yang ditunjuk dalam petugas pelaksana penyuluhan.

PO PENEMPATAN TKLN FORMAL PERSIAPAN PELATIHAN IPK. Pengguna/Pemberi Kerja/BBH 2. Perjanjian Kerja PENEMPATAN TKLN 1. G to P 3. PK INFORMAL Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia LOWONGAN KERJA KE LUAR NEGERI ANTAR KERJA : 1. P to P/PPTKLN/AGENCY 4.MEKANISME LAYANAN PENEMPATAN TKLN PENDIDIKAN/ LEMBAGA PELATIHAN PENCARI KERJA Diluar Hubungan Kerja : 1. Penerima Kerja 3. PENYULUHAN JABATAN 3. IPK 2. G to G 2. UPAH/GAJI 17 . Majikan/Perorangan 2. PENGANTAR KERJA Dalam Hubungan Kerja : 1. ASURANSI. KPS 5.

Sesuai dengan usianya siswa SMK/SMU masih dalam proses mencari jati diri untuk mempersiapkan karier dimasa depannya. ditujukan bagi petugas/pelaksana yang akan bertugas melaksanakan penyuluhan kepada pencaker dan masyarakat. sehingga mereka dapat menentukan pilihan dari sebanyak mungkin kemungkinan jabatan yang ada. 2. yang ditujukan bagi pencaker dan masyarakat dengan tujuan agar mereka mendapat informasi tentang dunia kerja ke luar negeri. Penyuluhan Jabatan. Oleh karena itu. mereka perlu dibantu dengan cara memberikan informasi seluas-luasnya tentang dunia kerja baik di dalam maupun di luar negeri. Dengan pengenalan potensi diri yang tepat mereka akan bisa mengambil keputusan yang terbaik untuk mempersiapkan diri. Siswa merupakan calon angkatan kerja yang nantinya akan memasuki dunia kerja.C. PENERIMA MANFAAT LAYANAN PENYULUHAN JABATAN TKI Dalam rangka mewujudkan tercapainya peranan penyuluhan jabatan dalam proses penempatan dan perlindungan TKI. Siswa Lanjutan tingkat Atas (SMK/SMU). sesuai dengan kelompok sasaran. maka apabila dilihat dari penerima manfaat dalam kegiatan penyuluhan jabatan TKI dibagi dalam dua sub sasaran kegiatan yaitu : 1. Pelatihan/Bimtek. 18 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Kelompok sasaran yang dapat memanfaatkan pelayanan penyuluhan jabatan adalah: 1. Kenyataan menunjukkan bahwa tidak semua tamatan SMK/SMU melanjutkan ke Perguruan Tinggi.

Pencari Kerja. Pondok Pesantren. Sesuai dengan tingkat pendidikannya mahasiswa sudah lebih terarah pada bidang pekerjaan tertentu. 4. yang berasal dari kelompok Profesi. Mahasiswa sebagai kelompok sasaran Penyuluhan Jabatan yang masih kuliah di Perguruan Tinggi (Universitas. Masyarakat umum adalah kelompok penduduk usia kerja. dengan usia produktif. Serikat buruh/ serikat pekerja. Organisasi Keagamaan. Kelompok masyarakat tersebut diharapkan pada posisinya masing-masing dapat memberikan dukungan dan berpengaruh terhadap keberhasilan program penyuluhan jabatan. Organisasi Sosial/LSM. Diharapkan pada 3. Mahasiswa Kelompok mahasiswa bisa digolongkan bukan angkatan kerja dan ada yang dapat digolongkan angkatan kerja. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 19 . Perusahaan-perusahaan Multi Nasional/yang memperoleh kontrak kerja di luar negeri. pemberian informasi tentang pentingnya program penyuluhan jabatan kepada seluruh target group menjadi sangat penting dan dilakukan secara terus menerus. Politeknik dan Sekolah Tinggi). Organisasi Pemuda. Namun demikian mereka masih sangat memerlukan informasi tentang peluang-peluang kerja di luar negeri. Oleh karena itu. Organisasi Kemasyarakatan. Akademi. sebagai salah satu alternative disamping kesempatan kerja di dalam negeri. Pencari kerja adalah angkatan kerja yang sedang menganggur dan mencari pekerjaan maupun yang sudah bekerja tetapi ingin pindah atau alih pekerjaan dengan mendaftarkan diri ke Dinas Tenaga Kerja setempat dan BKLN dengan tingkat Pendidikan mulai dari SD (bisa baca tulis) sampai tingkat sarjana.2. Masyarakat Umum. Kelompok masyarakat peduli TKI.

sedangkan tenaga kerja out sourcing merupakan kelompok sasaran yang potensial untuk memastikan pekerjaan yang lebih baik sesuai dengan kepastian masa depan. Peserta Pelatihan yang terdaftar di BLKLN/KBBM/LPK dan Pendidikan Luar Sekolah merupakan kelompok sasaran potensial yang dapat diikutsertakan sebagai peserta Penyuluhan Jabatan TKI.Out Sourcing). 5. Peserta yang berasal dari karyawan alih profesi merupakan kelompok sasaran yang cukup strategis dalam rangka turut menyelesaikan dampak dari PHK ditengah krisis global. Karyawan Kontrak Kerja Waktu Tertentu (KKWT). Peserta yang berasal dari pegawai perusahaan yang berasal dari KKWT pada dasarnya merupakan kelompok sasaran yang perlu dipertimbangkan. TKI Purna alih profesi dan peningkatan kualifikasi. 7. terutama yang 6. Peserta Latihan BLKLN. LPK dan Pendidikan Luar Sekolah. 20 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . karena memiliki keahlian dan keterampilan yang dapat disesuaikan dengan informasi pasar kerja yang tersedia di luar negeri. 8. Karyawan alih profesi (PHK. KBBM. peserta yang berasal dari BLKLN dan KBBM pada dasarnya sudah sesuai dengan jabatan yang dipilih oleh pencari kerja. sedangkan peserta dari LPK dan Pendidikan Luar Sekolah masih dapat diarahkan untuk memilih jabatan yang diinginkan.akhirnya dapat membentuk sikap positif untuk mendukung mewujudkan prinsip “the right man on the right job”. Peserta yang berasal dari TKI Purna merupakan kelompok sasaran yang perlu mendapat perhatian.

karena pada dasarnya TKI Purna sudah mempunyai pengalaman dan keterampilan bekerja di luar negeri. Serikat Pekerja Perusahaan /Buruh. Serikat Pekerja Perusahaan/Buruh. BP3TKI/P4TKI dan Dinasnaker Provinsi/ Kabupaten/Kota. Dinas Tenaga Kerja setempat. sekaligus berperan sebagai pengawas dan pengendali terhadap penempatan dan perlindungan TKI secara bermartabat. sekaligus berperan sebagai Bursa Tenaga Kerja dan memfasilitasi proses penempatan kepada instansi BP3TKI. 10. Keagamaan. Pondok Pesantren menjadi sasaran antara untuk menyampaikan informasi pasar kerja dan jabatan TKI kepada murid dan santrinya. Lembaga Pendidikan. sehingga informasi peluang kerja dan jabatan dapat dipahami secara lebih mudah. berminat alih profesi untuk peningkatan kualifikasi. Keagamaan. LSM. 9. Peserta yang berasal dari Lembaga Pendidikan. Peserta yang berasal dari Organisasi Lembaga Kepemudaan. LSM menjadi sasaran antara untuk menyampaikan informasi pasar kerja dan jabatan TKI kepada anggotanya. D. Pondok Pesantren dan lain-lain. Tahapan pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI dibagi dalam 3 (tiga) tahapan sebagai berikut : Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 21 . Organisasi Lembaga Kepemudaan. PROSEDUR PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN Kegiatan penyuluhan jabatan dilaksanakan oleh pengantar kerja dan petugas dari instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan seperti BNP2TKI.

Perlu dilakukan pendekatan Informal sebelum surat resmi dari kantor dinas yang membidangi Ketenagakerjaan. Tahap persiapan a.1. Foster. Menyusun jadual acara Penyusunan jadual acara bekerjasama dengan Pimpinan Sekolah. Apabila sasaran adalah pencari kerja atau pekerja yang datang ke kantor BP3TKI. d. Dinas yang membidangi Ketenagakerjaan maka dapat diatur langsung jadual kegiatan penyuluhan jabatan bagi mereka. b. Spanduk dan Prasana Audio Visual.Sebagai contoh penentuan kelompok sasaran siswa SMK/SMU adalah berkoordinasi dengan Dinas pendidikan setempat dan kepala sekolah untuk memperoleh kesediaan sekolah mengatur pelaksanaan penyuluhan jabatan. P4TKI. maka perlu dilakukan koordinasi dengan Instansi/Lembaga yang membawahi untuk memperoleh kesediaan mengatur jadual pelaksanaan penyuluhan jabatan. Menentukan kelompok sasaran Apabila kelompok sasaran sudah ditentukan. Menyusun materi penyuluhan Sesuai dengan tingkat pendidikan dan kejuruan sekolah serta koordinasi dengan kepala sekolah atau guru bimbingan disusun materi yang paling dibutuhkan oleh siswa. Instansi dan Lembaga yang terkait dengan kelompok sasaran. Booklet. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia c. 22 . Menyiapkan Sarana Pendukung Kumpulkan dan persiapkan sarana pendukung antara lain Leaflet. diajukan kesekolah atau dinas pendidikan.

daftar hadir. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 23 . hal ini untuk memastikan segala tahapan berjalan sesuai dengan rencana (dibuat daftar check list). Nama kegiatan. maka administrasi pendukung harus di persiapkan antara lain surat penugasan. penanggung jawab keuangan. dll. f. 3. harus dibuat laporan sebagai laporan pertanggung jawaban dan bahan evaluasi untuk perbaikan yang akan datang. Menentukan Lokasi Penyuluhan Menentukan lokasi penyuluhan bekerjasama dengan Pimpinan Sekolah. g. Tanggal/Waktu/Tempat kegiatan. Tahap Pelaksanaan Apabila persiapan telah dilakukan sebaik baiknya maka penyuluhan jabatan dapat diselenggarakan berpedoman dengan rencana yang telah dibuat. Membuat Check List Persiapan Tahapan persiapan a sampai dengan f perlu dilakukan check list pada H-3 sebelum pelaksanaan kegiatan. b. Laporan kegiatan penyuluhan jabatan berisi : a. Mempersiapkan Administrasi Untuk tertib administrasi pelaksanaan penyuluhan jabatan. Tahap Pelaporan dan Evaluasi Setiap kegiatan penyuluhan jabatan dilaksanakan. dengan mempersiapkan ruangan yang dapat menampung jumlah peserta. Instansi dan Lembaga yang terkait dengan kelompok sasaran.e. 2. dimana masingmasing petugas melakukan kewajiban sesuai pembagian tugas yang telah ditentukan.

Teknik wawancara. disampaikan kepada atasan (Pimpinan) satuan unit kerja dengan tembusan ke Instansi kelompok sasaran kegiatan. Berkas yang diperluka untuk pertanggungjawaban. Peningkatan keterampilan. i. Informasi Lowongan Kerja (menghindari penipuan). Peserta penyuluhan. 24 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . e. c. Ringkasan Materi. Kualifikasi Jabatan. g. d. Permasalahan Penempatan dan Perlindungan TKI. Dasar teori komunikasi. b. Materi pokok terdiri : a. Latar Belakang Falsafah. g. Laporan tersebut disusun dan ditandatangani oleh penanggung jawab kegiatan. Analisis Jabatan. f. h. c. Kondisi Ketenagakerjaan. Notulen tanya jawab. E. Metodologi (Metodik didaktik/Andragogi). g. Psikologi umum. Materi pendukung terdiri dari : a. Peluang Kerja Berdasarkan Sektor Usaha. d. b. Teknik penyuluhan jabatan.c. Informasi Pasar Kerja. f. f. 2. Sistem antar kerja. MATERI PENYULUHAN JABATAN Materi yang harus dipahami oleh petugas Penyuluh Jabatan terdiri dari dua materi yaitu materi pokok dan materi pendukung: 1. e. d. Statistika dasar. Tim pelaksana kegiatan. e.

k. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 25 . Menyusun rencana pelaksanaan kegiatan. Terjadinya pengangguran. i. Mekanisme Pelatihan Tenaga Kerja melalui KBBM. tempat. Tahap persiapan a. b. informasi usaha mandiri/ wiraswasta dan jumlah peluang kerja di luar negeri. Beritahukan apa yang akan dibicarakan. b. Ucapkan salam sebagai pembuka. Sesuaikan materi/isi penyuluhan dengan waktu. c. PENYELENGGARAAN PENYULUHAN JABATAN Tahapan yang dilaksanakan dalam penyelenggaraan penyuluhan jabatan adalah : 1. Materi pendukung harus dilengkapi dengan data pencaker. jumlah lulusan lembaga latihan yang dapat ditempatkan. Unit Kerja. 2. Membentuk tim pelaksana penyuluhan jabatan.h. c. j. Menginventarisasi dan menyiapkan sarana/bahan yang di butuhkan. Prosedur dan Persyaratan Bekerja ke Luar Negeri (tehnik wawancara). F. Perkenalkan diri : Nama. d. jumlah peserta. persyaratan memasuki lembaga latihan Informasi program latihan kerja. Profile Lembaga-lembaga Penempatan dan Perlindungan TKI. Menyusun materi yang akan diberikan kepada peserta. Pelaksanaan Dalam melaksanakan penyuluhan perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: a. d.

Slide. Pandangan mata penyuluh harus menyebar keseluruh peserta. Pelaporan Setelah penyuluhan dilaksanakan. 3. Pointers bahan penyuluhan. g. sampaikan terima kasih kepada peserta. waktu dan tempat pelaksanaan. f. Tanggal. G. jangan terlalu lama memandang pada layar/ peraga penyuluhan.e. c. Sediakan waktu tanya jawab. proyektor. LCD/infokus. 26 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Perangkat elektronik audio-visual (televisi. radio. Pertanyaan yang diajukan peserta dan jawaban yang diberikan Laporan merupakan bahan evaluasi kegiatan untuk digunakan sebagai bahan penyempurnaan perencanaan dan penyelenggaraan penyuluhan yang akan datang. i. jenuh. Jumlah peserta penyuluhan. Simpulkan materi yang telah disampaikan. hendaknya dibuat laporan yang berisi : a. overhead. Selama penyuluhan usahakan agar peserta tidak merasa bosan. SARANA DAN PRASARANA Sarana dan prasarana yang diperlukan dalam kegiatan penyuluhan jabatan antara lain : 1. mengantuk dengan memberikan contoh yang menarik atau humor yang segar. Laptop. Sebagai penutup. b. h. d. acuh. Sound sytem dsb). Apabila ada pertanyaan yang tidak bisa dijawab saat penyuluhan. j. catat dan janjikan akan dijawab kemudian.

Media cetak dalam bentuk leaflet jabatan. data dan informasi tentang lembaga bursa kerja. kamus jabatan nasional. spanduk dsb. lembaga penempatan tenaga kerja swasta.2. booklet jabatan. daftar nama dan alamat perusahaan penempatan tenaga kerja Indonesia swasta. klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 27 . poster. 3. Tempat atau ruangan yang memadai sesuai dengan jumlah peserta. lembaga pelatihan. klasifikasi jabatan Indonesia.

Politeknik dan Sekolah Tinggi) sangat memerlukan informasi tentang peluang-peluang kerja di luar negeri. 2. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan dan Umum (SMK/SMU). Perusahaanperusahaan Multi Nasional/yang memperoleh kontrak kerja di luar negeri. merupakan calon angkatan kerja yang nantinya akan memasuki dunia kerja. Siswa Kelas III SMK dan Siswa Kelas III SMU. Organisasi Pemuda. Mahasiswa Mahasiswa sebagai kelompok sasaran Penyuluhan Jabatan yang masih kuliah di Perguruan Tinggi (Universitas. Pondok Pesantren. Adapun siswa yang diberikan penyuluhan jabatan TKI terdiri dari. 4. sebagai salah satu alternatif disamping kesempatan kerja di dalam negeri. Organisasi Kemasyarakatan. Serikat buruh/serikat pekerja. sesuai dengan usianya siswa SMK/ SMU masih dalam proses untuk mempersiapkan karier dimasa depannya. 3. Organisasi Keagamaan.BAB III PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN TKI A. Akademi. Pencari Kerja Peserta yang berasal dari pencari kerja adalah angkatan kerja yang sedang menganggur dan mencari pekerjaan maupun yang sudah bekerja tetapi ingin pindah atau alih pekerjaan dengan mendaftarkan diri ke Dinas Tenaga Kerja setempat dan BKLN. 28 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Kelompok masyarakat peduli TKI. Masyarakat Umum Peserta dari masyarakat umum yang berasal dari kelompok Profesi. Organisasi Sosial/LSM. PESERTA 1.

Peserta yang berasal dari karyawan alih profesi merupakan kelompok sasaran yang cukup strategis dalam rangka turut menyelesaikan dampak dari PHK ditengah krisis global. sehingga informasi peluang kerja dan jabatan dapat dipahami secara lebih mudah. terutama yang berminat alih profesi untuk peningkatan kualifikasi. sedangkan peserta dari LPK dan Pendidikan Luar Sekolah masih dapat diarahkan untuk memilih jabatan yang diinginkan. 8. 7. Karyawan Alih Profesi (PHK. Sebagai contoh dari jabatan semula General Worker/ Operator menjadi jabatan spesifik/Supervisor dan Peningkatan Kualifikasi (Jenjang Jabatan Kerja yang levelnya lebih tinggi). Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 29 . TKI Purna Alih Profesi Peserta yang berasal dari TKI Purna merupakan kelompok sasaran yang perlu mendapat perhatian. harus mempertimbangkan 6. peserta yang berasal dari BLKLN dan KBBM pada dasarnya sudah sesuai dengan jabatan yang dipilih oleh pencari kerja.5. Kepesertaan untuk setiap kelompok sasaran diatas dalam pelaksanaan penyuluhan jabatan. karena memiliki keahlian dan keterampilan yang dapat disesuaikan dengan informasi pasar kerja yang tersedia di luar negeri. karena pada dasarnya TKI Purna sudah mempunyai pengalaman dan keterampilan bekerja di luar negeri. Peserta Latihan Peserta Penyuluhan Jabatan TKI yang berasal dari BLKLN/ KBBM/LPK dan Pendidikan Luar Sekolah. Karyawan Kontrak Kerja Waktu Tertentu (KKWT).Out Sourcing). Peserta yang berasal dari pegawai perusahaan yang berasal dari KKWT pada dasarnya merupakan kelompok sasaran yang perlu dipertimbangkan.

Tenaga Penyuluh a. TENAGA PENYULUH. b. atau dapat melebihi menyesuaikan dengan kondisi ruangan dan ketersedian tenaga penyuluh serta media penyuluhan yang digunakan B. 30 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Kecamatan/Desa. Untuk kondisi tertentu penyuluh pusat dapat ditugaskan melakukan penyuluhan ditingkat Kabupaten/ Kota. c. Pengantar Kerja Pengantar Kerja adalah Pegawai Negeri Sipil pada BNP2TKI dan Dinas Provinsi / Kab / Kota yang membidangi Ketenagakerjaan yang memiliki keterampilan melakukan kegiatan antar kerja luar negeri dan diangkat dalam jabatan fungsional. Petugas Penyuluh Jabatan TKI Adalah pengantar kerja dan petugas antar kerja yang melaksanakan kegiatan Penyuluhan Jabatan TKI yang memiliki Sertifikat Bimbingan Teknis Penyuluhan Jabatan TKI yang dikeluarkan oleh BNP2TKI. NARA SUMBER DAN PERSYARATAN 1. Petugas Antar Kerja Petugas Antar Kerja adalah Pegawai Negeri Sipil dan Non PNS yang mengikuti bimbingan teknis antar kerja pada BNP2TKI dan Dinas Provinsi/Kab/Kota yang membidangi Ketenagakerjaan.efektifitas pembelajaran dengan kepesertaan antara 50 - 75 orang peserta per kelas. Petugas Penyuluh Jabatan dapat berasal dari Penyuluh Pusat dan Penyuluh Daerah.

b. Memiliki Sertifkat Penyuluhan Jabatan dan/atau Sertifikat Petugas Rekrut/Tutor CTKI. Apabila kegiatan dilaksanakan di tingkat kabupaten maupun kecamatan maka nara sumber dari : a. Kepala BNP2TKI b. Persyaratan PNS dan/atau Non PNS 1). PNS Pendidikan minimal D3/ Sederajat. 3. Masa Kerja 4 (empat) Tahun. Praktisi dibidang Ketenagakerjaan. Sehat Jasmani dan Rohani.2. Pejabat di lingkungan BP3TKI. Pangkat Golongan/Ruang : minimal Pengatur (II/c). c. c. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 31 . Pejabat instansi yang membidangi ketenaga kerjaan di tingkat propinsi. Nara Sumber Pelaksanaan kegiatan penyuluhan jabatan jika dilaksanakan di tingkat propinsi maka nara sumber dari tingkat pusat : a. Para Pejabat Eselon I. Pejabat instansi terkait di tingkat propinsi. 2). II. Pejabat lain yang dipandang mampu dan tokoh nasional yang di tunjuk. Non PNS Pendidikan Minimal : D3/Sederajat. Memiliki Pengalaman wawasan dibidang pengantar kerja dan ketenagakerjaan dan/atau Sertifikat Petugas Rekrut/Tutor CTKI. dan III BNP2TKI .

MATERI PENYULUHAN Materi penyuluhan jabatan yang diberikan. tergantung kepada tujuan dan sasaran yang ingin dicapai oleh kegiatan penyuluhan jabatan tersebut yang disesuaikan dengan jenis kelompok penerima manfaat. C. pengarahan. Komunikasi yang baik dan dapat dikatakan berhasil. waktu dan tempat saat komunikasi dilakukan.4. Cara berkomunikasi dengan kelompok sasaran : 1) Terjadi dialog antara komunikator dengan komunikan. 4) Sesuaikan situasi. apabila : 1) Antara komunikan dengan komunikator terjadi kesamaan pengertian dan pemahaman terhadap isi pesan (isi pesan diterima secara utuh). wawancara dan lain-lain). b. tingkat pendidikan/jabatan peserta. sarana 32 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . reaksi komunikan. diharapkan dapat dilakukan dengan komunikasi secara sederhana sehingga isi pesan yang disampaikan diterima atau dipahami oleh komunikan: a. 3) Teknik berkomunikasi yang baik dari komunikator (bentuknya dapat berupa diskusi. 2) Ada umpan balik. Cara berkomunikasi yang baik Proses penyampaian pesan dari penyampai pesan/ komunikator kepada penerima pesan/komunikasi/audiance. 2) Menimbulkan pengaruh pada komunikan berupa perubahan pengetahuan sikap kerja atau perbuatan sesuai yang diharapkan. serta waktu.

memilih pelatihan dan persiapan lain yang diperlukan (kondisi fisik/kesehatan. finansial. siswa didik. dimulai dari pendidikan. Penyuluhan jabatan TKI bertujuan untuk membantu seseorang mengetahui informasi tentang jabatan. Arti Penting Penyuluhan Jabatan Dalam Dunia Kerja Salah satu faktor pendukung keberhasilan seseorang dalam melaksanakan pekerjaannya adanya kesesuaian/kecocokan antara kondisi diri dan persyaratan jabatan. dan lain-lain). siswa latih perlu diberikan informasi 2. berpendidikan STM mesin. Persyaratan jabatan untuk operator mesin press kayu: laki-laki.dan prasarana yang tersedia. Perbedaan individu baik secara fisik dan psikis merupakan kondisi alami menyebabkan setiap individu memiliki kondisi yang tidak mungkin mampu melaksanakan semua jenis pekerjaan. Persiapan Memasuki Dunia Kerja di Luar Negeri Kepada pencaker. Contoh jabatan TKI berikutnya dapat dilihat pada lampiran petunjuk teknis ini. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 33 . Setiap jenis pekerjaan memiliki persyaratan yang berbeda misalnya untuk jabatan pada sektor industri pengolahan kayu diperlukan seseorang yang dapat mengoperasikan mesin press kayu sesuai petunjuk pegoperasian agar kayu dapat tersambung kuat. secara umum materi penyuluhan jabatan adalah menyampaikan: 1. yang dapat membantunya untuk merencanakan karir. Dengan mengikuti penyuluhan jabatan seseorang akan memperoleh informasi yang luas tentang jenis jabatan yang ada. dengan kondisi lingkungan kerja pada tempat yang bersuara berisik sehingga alat kerja dilengkapi alat kerja K3 penutup telinga dan masker.

Data persediaan tenaga kerja luar negeri antara lain meliputi lulusan lembaga pendidikan maupun lembaga pelatihan pencari kerja dan kelompok sasaran penyedia tenaga kerja lainya. informasi yang penting diberikan adalah: a. Cara memperoleh informasi tentang lowongan kerja. Dengan mengetahui persediaan tenaga kerja. Strategi/Kiat menghadapi seleksi dan wawancara. f. c. Cara mendaftar untuk bekerja ke luar negeri di Bursa Kerja Dinas Tenaga Kerja Provinsi/Kab/Kota dan BKLN. permintaan dan penempatan tenaga kerja luar negeri. Keterampilan yang harus dimiliki untuk mengisi kesempatan/lowongan pekerjaan/jabatan tersebut. Persyaratan jabatan dari lowongan kerja yang tersedia di luar negeri.penting sebagai persiapan memasuki dunia kerja. seseorang pencari kerja akan mengetahui gambaran nyata atau bersaing dalam memasuki dunia kerja luar negeri. Informasi permintaan kerja adalah data dan informasi tentang 34 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . calon pencaker perlu mengetahui hal-hal yang harus dipersiapkan dalam menghadapi seleksi dan wawancara. d. baik secara langsung menghubungi bursa kerja (Pemerintah atau Swasta) atau melalui situs-situs internet yang menyajikan informasi tentang lowongan kerja. Informasi Pasar Kerja Informasi pasar kerja memuat data dan informasi tentang persediaan. 3. KBBM serta Lembaga Lainnya) e. pencaker. b. Tempat-tempat pelatihan keterampilan dan bidang/ jurusan yang tersedia (BLKLN Pemerintah dan Swasta.

yang selanjutnya ditungkan dalam Surat Ijin Pengerahan (SIP). serta media elektronik audio visual. perusahaan yang mendapat kontrak dari luar negeri dan permintaan tenaga kerja perorangan serta situs lowongan kerja luar negeri. Dengan mempertimbangkan karakteristik permintaan tenaga kerja luar negeri mempunyai limitasi waktu. Materi informasi pasar kerja yang disusun dalam bentuk Informasi Pasar Kerja oleh penyuluh jabatan yang memuat kondisi pasar kerja luar negeri sebagai suatu informasi hasil promosi tenaga kerja luar negeri. atau booklet (buku panduan jabatan yang berisi beberapa jabatan) yang memuat tentang: Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 35 . hasil market intelligent dari perwakilan RI di luar negeri. informasi jabatan ini disampaikan melalui media cetak. forum forum business meeting. Informasi Jabatan Informasi jabatan dapat disajikan dalam bentuk daftar jabatan-jabatan yang sudah diisi oleh para tenaga kerja Indonesia yang sudah bekerja di luar negeri. pelaksanaan job fair. informasi media masa cetak baik lokal maupun internasional. baik dalam bentuk leafleat (selebaran yang berisi informasi suatu jabatan). daftar informasi jabatan dapat dan diperoleh dari pengolahan data dan informasi yang tersaji dalam sistem KTKLN. maka kecepatan untuk pemenuhan jabatan yang tersedia pada informasi pasar kerja perlu terus di update/diperbaharui sesuai dengan perubahan yang terjadi di dalam pasar kerja luar negeri.lowongan kerja dan persyaratan jabatannya. 4. Permintaan tenaga kerja luar negeri dapat diperoleh melalui permintaan riil sesuai job order dari pengguna di luar negeri.

Uraian Tugas Uraian Tugas mencerminkan informasi tentang jabatan seperti letak jabatan dalam klasifikasi. perangkat yang digunakan. f. bahan yang digunakan. tingkatan jabatan. Syarat Fisik Yang dimaksud dengan syarat fisik adalah suatu syarat yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan agar dapat melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya. Nama Jabatan Nama jabatan adalah sebutan untuk memberi ciri dari gambaran atas isi jabatan. hasil kerja dan syarat jabatan yang diperlukan. b.a. c. Kode Jabatan Kode jabatan dapat menggunakan kode yang berlaku di Indonesia atau ISCO (International Standard Classification and Occupation 88). Kemungkinan Resiko Bahaya Kemungkinan resiko bahaya adalah konsekuensi yang mungkin akan dialami pemegang jabatan sehubungan dengan keberadaannya dalam lingkungan pekerjaan. Ikhtisar jabatan Ikhtisar Jabatan adalah uraian singkat yang menggambarkan ruang lingkup tugas jabatan dan disusun dalam satu kalimat. Kondisi lingkungan kerja Yang dimaksud dengan kondisi lingkungan kerja adalah keadaan tempat bekerja yang merupakan konsekuensi keberadaan pemegang jabatan dalam melaksanakan tugas jabatan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 36 . g. memberikan identitas atas jabatan. Letak Jabatan Yang dimaksud dengan letak jabatan adalah tempat dimana jabatan itu berada dalam suatu struktur organisasi perusahaan pengguna luar negeri. e. h. d.

Syarat pelatihan 3. Syarat pendidikan.i. Pengalaman kerja 4. Bakat kerja 5. yang jenis jabatan dan uraiannya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi setempat. Berkaitan dengan hal diatas. pengantar kerja/petugas antar kerja diharapkan dapat membuat leaflet informasi jabatan. 37 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . informasi pada leaflet jabatan. Tata cara pembuatan leaflet jabatan ini agar merujuk pada pedoman pembuatan leaflet jabatan. kode jabatan. Pada umumnya syarat jabatan terdiri atas : 1. Pengetahuan Kerja Merupakan pengetahuan yang harus dimiliki oleh pemegang jabatan agar ia dapat melakukan tindakan kerja dengan wajar. j. persyaratan jabatan. sikap kerja. dan prospek jabatan tersebut. maka keterangan yang paling penting dimuat adalah : nama jabatan. Namun. uraian tugas hasil kerja. keterampilan. k. Minat kerja 6. yang umumnya disajikan hanya dalam satu lembar. Ketrampilan Kerja/Kompetensi kerja Adalah tingkat kemampuan untuk melakukan suatu pekerjaan dilihat dari pengalaman dan aspek pengetahuan. 2. Temperamen Informasi jabatan yang lengkap adalah yang memuat seluruh keterangan tersebut di atas. Syarat Jabatan Syarat jabatan dirumuskan sebagai kualifikasi yang harus dimiliki pemegang jabatan agar ia dapat melakukan tindakan kerja dengan wajar. kondisi lingkungan kerja.

petugas penyuluh jabatan TKI dapat menginformasikan kepada masyarakat tentang hal-hal yang harus dipersiapkan untuk dapat memanfaatkan peluang kerja tersebut. Oleh karena itu. dan keterampilannya. mengurangi angka pengangguran melalui perluasan kesempatan kerja ke luar negeri.5. Lembaga Bursa Kerja Luar Negeri Bursa kerja Luar Negeri adalah lembaga profesional yang melakukan fungsi mempertemukan pencari kerja (pencaker) dengan pengguna tenaga kerja luar negeri yang diwakili oleh perusahaan pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS). 38 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Pembangunan Ekonomi Global Negara-negara maju yang berdampak pada tersedianya peluang kerja di luar negeri Pembangunan ekonomi global negara-negara maju yang berdampak pada tersedianya peluang kerja di luar negeri. c. membantu perusahaan pengguna tenaga kerja luar negeri untuk menyediakan dan mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas dan profesional. Bursa kerja Luar Negeri berfungsi : a. 6. Dengan mengetahui peluang kerja luar negeri. sesuai dengan kebutuhan perusahaan. memfasilitasi pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaannya sesuai dengan bakat. b. merupakan fenomena migrant workers yang membuka peluang untuk diisi tenaga kerja Indonesia. persediaan tenaga kerja yang dibutuhkan di pasar kerja internasional perlu mendapat perhatian Pemerintah dan seluruh komponen masyarakat termasuk lembaga pendidikan dan pelatihan dan pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta. minat.

7. Eropa. Saat ini peluang terbanyak masih di sektor rumah tangga (non formal). Adalah negara hukum sehingga dalam setiap aspek kehidupan selalu ada peraturan yang mengatur hal-hal normatif untuk tercapainya kehidupan berbangsa dan bernegara. Jepang. Mandarin. tertib dan damai. swasta maupunmaupun mandiri. Peraturan Ketenagakerjaan bidang Penempatan dan Perlindungan TKI Indonesia. Arab. Lembaga Latihan Kerja Luar Negeri Agar dapat memenuhi persyaratan yang diperlukan dalam suatu jabatan. dll). Prosedur untuk bekerja di luar negeri mengikuti peraturan perundangan yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri. tenteram. 9. untuk meningkatkan keterampilan yang dimilikinya misalnya pelatihan tata laksana rumah tangga. baik kesempatan penempatan melalui pemerintah. Lembaga latihan ini selain dikelola swasta juga ada yang dikelola pemerintah misalnya program pelatihan di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) yang dikelola oleh pemerintah dan KBBM. Kantonis. masyarakat dapat memanfaatkan lembagalembaga latihan yang ada di daerah terdekat. Prosedur dan Kesempatan Kerja di Luar Negeri Karena keterbatasan kesempatan kerja di dalam negeri. pemerintah membuka peluang kerja di luar negeri. yang aman. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 39 . baik di negara Asia Afrika. maupun untuk tahun-tahun berikut kesempatan kerja sektor formal/profesi cukup banyak peluangnya. pelatihan Bahasa Asing (Korea. dimana banyak yang memiliki kepentingan 8. Dalam dunia kerja. Timur Tengah maupun Amerika.

Cara ini biasanya digunakan untuk materi yang bersifat teori dan diselingi dengan tanya jawab.berbeda bahkan bertentangan. peraturan ketenagakerjaan bidang penempatan dan perlindungan TKI. Ceramah Penyuluhan Jabatan Yaitu bentuk kegiatan dengan menggunakan komunikasi lisan kepada peserta. keberhasilannya 40 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Kelebihan ceramah adalah dalam waktu yang relatif singkat dapat disampaikan berbagai macam informasi dan pengertian yang tercakup dalam pokok bahasan. Adapun kelemahannya adalah peserta cenderung pasif. pencaker luar negeri perlu juga memahami peraturan/hukum yang berlaku di negara tujuan penempatan. Peraturan Pemerintah. yang dihasilkan Kementerian/Lembaga terkait sangat berperan dalam mengatur hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat dalam dunia kerja. kurang sesusai untuk upaya pembentukan keterampilan dan sikap. Peraturan Presiden/Keputusan Menteri dan Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Disamping memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku di dalam negeri. METODE KEGIATAN Metode penyuluhan jabatan TKI yang dapat dilaksanakan oleh petugas penyuluh pengantar kerja/petugas antar kerja bekerja sama dengan pihak terkait antara lain : 1. Peraturan ketenagakerjaan terdiri dari Undang-Undang. terutama yang berkait dengan perlindungan tenaga kerja asing serta sosial budaya negara penempatan untuk melakukan adaptasi dalam masyarakat pada umumnya dan dunia kerja/hubungan kerja pada khususnya D.

Kepada peserta diberi kesempatan untuk dialog langsung dengan tokoh TKI berhasil tersebut sehingga dapat mengetahui bagaimana tokoh tersebut mencapai karirnya. Untuk lebih efektif. apa hambatan yang dialami. siswa didik/latih. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 41 . atau tempat lain yang sesuai. Ceramah penyuluhan jabatan diberikan kepada pencaker. apa usaha yang dilakukan. atau guru bimbingan karir (BK) di sekolah. Untuk lebih menarik dapat digunakan media berupa foto. Dinas Tenaga Kerja atau tempat lain sesuai dengan keberadaan penerima manfaat penyuluhan jabatan. Forom TKI Berhasil Pengantar kerja. petugas antar kerja. disamping penggunaan prasarana audio visual. bagaimana mengatasi hambatan. Tempat diselenggarakannya ceramah dapat di Dinas Tenaga Kerja. Materi ceramah disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Sekolah. kelompok masyarakat lain yang membutuhkan. Agar peserta dapat lebih tertarik dengan materi ceramah sebaiknya disediakan media cetak yang berhubungan dengan materi ceramah. jumlah peserta ceramah tidak terlalu banyak.banyak tergantung pada kemampuan penceramah dalam menyampaikan materi. maksimal 75 (tujuh puluh lima). guru BK atau petugas antar kerja dapat mengundang seorang yang sukses dalam karirnya untuk memaparkan riwayat keberhasilannya. 2. Waktu yang digunakan kurang lebih 60 menit. Tempat ceramah dapat di sekolah. dan lain-lain yang dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada peserta untuk merencanakan pilihan karirnya. film tentang aktifitas tokoh tersebut dalam pekerjaannya. Pemberi ceramah adalah petugas pengantar kerja.

adapun mekanisme dan prosedurnya dapat diuraikan sebagai berikut: 42 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Hari Karir (Career Day) Bentuk kegiatan ini lebih sesuai untuk siswa didik. SMK yang bertaraf internasional. a. E. b. MEKANISME DAN PROSEDUR Mekanisme dan prosedur yang harus mendapat perhatian dalam pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI meliputi merencanakan. 4. Kegiatan hari karir (career day) untuk kelompok sasaran Mahasiswa Perguruan Tinggi : Bertempat di aula/halaman kampus dibuat stand yang diisi oleh perguruan tinggi dengan pembicara perwakilan/alumni yang sukses bekerja di luar negeri. Kegiatan ini dapat bekerjasama dengan dinas pendidikan setempat serta lembaga pendidikan swasta sebagai penyedia tenaga kerja. Kegiatan hari karir (career day) untuk kelompok sasaran siswa sekolah : Bertempat di aula sekolah/halaman sekolah dibuat stand yang diisi oleh SMU / SMK untuk memamerkan programnya. adapun Informasi tentang pameran kesempatan kerja/job fair ini diperoleh melalui BNP2TKI di tingkat pusat dan BP3TKI/P4TKI dan Dinas Tenaga Kerja ditingkat provinsi/kabupaten/kota.3. melaksanakan dan melakukan evaluasi dan pelaporan dari pelaksanaan kegiatan penyuluhan jabatan. sehingga mereka dapat lebih dini mengetahui tentang kemungkinan pekerjaan yang akan dipilihnya setelah lulus. tetapi dapat juga dimanfaatkan oleh pencaker yang merupakan alumni sekolah yang bersangkutan dan masyarakat luas. Pameran Kesempatan Kerja ( job fair ) Pencaker/siswa didik/latih dapat diajak untuk mengunjungi pameran kesempatan kerja luar negeri yang sedang berlangsung. Pembicara adalah perwakilan dari SMU/SMK.

dll). c. Tahap Persiapan : 1). dll). Penyusunan rencana kegiatan dan kebutuhan sarana kerja (ATK. Penyiapan Materi Penyuluhan Jabatan TKI. Dokumentasi 6). Sewa infocus dan layar infocus 4). dll). Pemilihan sumber data resmi jabatan TKI dipilih sesuai kebutuhan. Sewa sound system. Fotocopy dan surat menyurat. Penyediaan sarana sosialisasi (Brosur.1. 5). Pembentukan Tim. e. Media panggung (Banner. Sewa tempat / ruangan. Spanduk. d. b. 3). Adapun komponen biaya yang diperhitungkan dalam perhitungan norma biaya sekurang-kurangnya memuat hal-hal sebagai berikut : a. Tahap Pelaksanaan : 1). b. Merencanakan Program penyuluhan jabatan TKI a. 3). Pengelompokan dan Pengolahan Data jabatan TKI. Merencanakan Norma Biaya Norma biaya adalah perhitungan biaya dalam pelaksanaan peyuluhan jabatan yang harus di rencanakan sebelumnya sehingga dalam pelaksanaannya secara keseluruhan tidak melebihi pagu anggaran tersedia. Umbul-umbul. 43 2. Penentuan Kelompok Sasaran peserta penyuluhan jabatan TKI. 2). 4). Pengumpulan Data Jabatan TKI. 2). Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Pengadaan materi. Leaflet. komputer Suply.

Snack . 8). Melakukan Pembuatan Laporan dan Evaluasi Pelaksanaan Penyuluhan jabatan TKI: a. Pembayaran transport peserta. Pengadaan laporan. 10). Membuat laporan pelaksanaan penyuluhan dibuat sesuai pedoman. 3) Metoda Penyuluhan Jabatan TKI dipilih dan digunakan sesuai kebutuhan. Pendistribusian laporan. 3). Tahap Akhir : 1). Uang saku peserta. Biaya transport panitia. Membuat Susunan Acara Penyuluhan. Pembayaran honor narasumber. Melakukan Penyuluhan Jabatan TKI a. d.Makan Siang 6). c. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 4. Biaya transport peserta. Membuat kesimpulan hasil penyuluhan jabatan TKI. Evakuasi dan penyusupan laporan. Memperkenalkan Petugas Penyuluhan. 44 . 5) Penggunaan nama jabatan TKI dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. 2). b. 3. 7). 2) Peningkatan kualitas jabatan TKI. Konsumsi : . 9). Menyiapkan Ruang tempat Penyuluhan Jabatan TKI. c. 11). 4) Disiplin penggunaan waktu penyuluhan ditepati. 6) Pembuatan kesimpulan hasil penyuluhan. Biaya transport dan akomodasi narasumber pusat.5). Menyampaikan Materi : 1) Jabatan TKI sesuai permintaan nyata. b.

Penyampaian laporan ditujukan kepada BNP2TKI/ BP3TKI dan Lembaga Instansi terkait.c. Membuat rekomendasi dan rencana tindaklanjut dari hasil penyuluhan jabatan TKI. Untuk memudahkan pemahaman mekanisme dan prosedur penyuluhan jabatan TKI dapat di lihat pada skema berikut ini: Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 45 . d.

SKEMA MEKANISME DAN PROSEDUR PENYULUHAN JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA 1.Evaluasi kesimpulan hasil penyuluhan jabatan TKI Melakukan pembuatan laporan dan evaluasi pelaksanaan Penyuluhan Jabatan TKI dilakukan. 3.Laporan disampaikan kepada BNP2TKI / BP3TKI.Materi penyuluhan jabatan TKI disiapkan. Peningkatan kualitas jabatan TKI.Metode penyuluhan jabatan TKI dipilih digunakan sesuai kebutuhan. 4. 1. 3. 2. 46 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . b.Materi penyuluhan jabatan TKI disampaikan.Susunan acara penyuluhan jabatan TKI dibuat. 3. a.Laporan pelaksanaan penyuluhan dibuat sesuai pedoman. Merencanakan Program Penyuluhan Jabatan TKI Cara berkomunikasi yang baik 2. Jabatan TKI sesuai permintaan nyata. 2.Sumber data jabatan TKI dipilih sesuai kebutuhan.Ruang/tempat penyuluhan jabatan TKI disiapkan.Data Jabatan TKI dikelompokkan dan diolah. 5.Perkenalan petugas dengan peserta dilakukan. 1.Data jabatan TKI dikumpulkan. Melakukan Penyuluhan Jabatan TKI 4.

penyuluh jabatan dapat berasal dari petugas non PNS dan atau swasta. Memperhatikan bahwa ketersediaan tenaga penyuluh jabatan sangat terbatas dan kurang dan bahkan pada berbagai unit pelaksana penempatan dan perlindungan TKI di Daerah/BP3TKI tidak tersedia tenaga penyuluh jabatan.BAB IV PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS PENYULUH JABATAN TKI Kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Teknis Penyuluh Jabatan TKI pada dasarnya merupakan salah satu tugas dari seorang pengantar kerja pada instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan baik ditingkat provinsi/kabupaten/kota. dengan demikian manakala seorang pegawai yang akan ditunjuk sebagai petugas yang akan melaksanakan kegiatan Penyuluhan Jabatan diwajibkan mengikuti pelatihan danatau bimbingan Teknis Penyuluhan jabatan khususnya bidang penempatan tenaga kerja luar negeri. disamping kurang secara kuantitas. Bursa Kerja Luar Negeri. khususnya yang terkait dengan penempatan tenaga kerja luar negeri. PESERTA PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS Kegiatan Penyuluhan Jabatan dapat dilaksanakan oleh pejabat fungsional pengantar kerja atau petugas antar kerja di UPTPBP3TKI dan atau Dinas yang membidangi ketenagakerjaan. oleh karena itu diperlukan peningkatan pengetahuan. A. dengan masa kerja dibidang penempatan dalam negeri dan luar negeri minimal 1 tahun. keterampilan dan sikap yang spesifik. Sedangkan peserta Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 47 . para penyuluh jabatan juga kurang mampu melaksanakan tugas Penyuluhan Jabatan. petugas antar kerja di Bursa Kerja Swasta. Peserta pelatihan adalah pengantar kerja dan petugas antar kerja pada instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan. di Bursa Kerja Khusus/SMK.

Mempunyai kemauan yang kuat untuk belajar. Memiliki prinsip yang tegas. Pelatihan dan atau Bimtek Penyuluh Jabatan secara umum di maksudkan agar petugas penyuluh jabatan selain memahami substansi dan materi sebagai Penyuluh Jabatan.bimtek adalah pegawai BNP2TKI/BP3TKI/P4TKI. mampu mengendalikan diri serta mempunyai pembawaan yang matang. Berminat menjadi petugas Penyuluh Jabatan. Diusulkan oleh pimpinan satuan unit kerjanya dan diarahkan untuk menjadi petugas Penyuluh Jabatan. Mempunyai kepribadian yang “MATANG”dan BERTANGGUNG JAWAB” e. Pendidikan formal minimal D3/Sarjana Muda. Sehat jasmani dan rohani. 2. Memiliki sikap yang terbuka. 4. Memperhatikan sifat tugas dan peranan petugas Penyuluh Jabatan. Memiliki kematangan emosi. tidak mudah goyah dan larut dalam situasi emosional. d. c. mau menerima kritik dan saran membangun untuk pengembangan diri lebihlanjut. 48 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . maka secara umum persyaratan peserta pelatihan/bimtek PBJ antara lain: a. mampu dan terampil dalam melaksanakan penyuluhan jabatan. dan dapat juga berasal dari petugas pelaksana penempatan TKI dan lembaga pendukung penempatan. Mempunyai motivasi dan semangat yang kuat untuk selalu meningkatkan diri terutama dalam keterampilan sebagai seorang penyuluh dan pembimbing jabatan sehingga mampu mengikuti perkembangan dan kemajuan iptek serta mengikuti perkembangan migrasi tenaga kerja luar negeri. b. f. juga secara psikologis diharapkan memiliki karakteristik pribadi sebagai berikut: 1. bertanggungjawab serta disiplin. 3.

Mampu menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan menarik. B. PENGAJAR Tenaga Pengajar penyuluhan jabatan adalah para ahli dibidang penyuluh jabatan. dan sebaiknya menguasai bahasa asing untuk mengembangkan wawasan dengan referensi yang lebih luas. Memperhatikan kriteria seperti tersebut di atas. Memiliki komitmen yang kuat untuk merahasiakan data pribadi individu yang ditangani melalui bimbingan jabatan. lancar dan tidak membosankan. 6. 10. Memiliki sikap yang luwes (supel) dalam bergaul secara akrab dan menyenangkan serta senang membantu/mempunyai jiwa sosial. Sedangkan terhadap petugas yang akan di ikutkan dalam bimbingan teknis perlu dipertimbangkan aspek aspek penguasaan terhadap program penempatan dan perlindungan TKI dengan segala problema dan permasalahannya serta cerita keberhasilan/sukses story TKI yang telah pulang ke tanah air. sejauh mungkin diupayakan yang bersangkutan memiliki aspek kepribadian yang mendekati kriteria tersebut diatas. diharapkan kepada pimpinan satuan unit kerja. wawasan dan pengalaman yang luas. pejabat di bidang penempatan tenaga kerja luar negeri. 9. sehingga pekerjaan yang dilakukan terasa mudah. praktisi Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 49 .5. agar kiranya dalam penentuan petugas Penyuluh Jabatan memberikan perhatian yang mendalam. ringan. 8. 7. Memiliki pemahaman tentang psikologi pada umumnya. Memiliki kecerdasan rata-rata. pengetahuan. antaralain: petugas Penyuluh Jabatan senior. Menyukai pekerjaan sebagai penyuluh dan pembimbing jabatan sebagai bagian dari kehidupannya.

d. Teknik Bimbingan Jabatan. f. yang materinya mencakup : a. n. Materi bimbingan teknis Penyuluh Jabatan sama dengan cakupan materi pelatihan tenaga Penyuluh Jabatan di atas. Dasar-dasar Pemeriksaan Psikologis. Teknik Wawancara. e. Teknik Penyuluhan Jabatan. mengacu kepada program pelatihan yang disusun oleh pusdiklat pegawai Kemnakertrans dan Biro Organisasi dan Kepegawaian. Sistem Antar kerja. Analisis Jabatan. h. i. Menggali Potensi Diri. Psikologi Umum. Analisis Transaksional Dasar. Dasar Teori Komunikasi. m. c. METODA DAN PENILAIAN Materi Materi penyuluh jabatan. pengajarnya merupakan tim yang secara bersama-sama berada dikelas. p.penempatan tenaga kerja luar negeri psikolog. g. Hubungan Industrial dan Jamsos. Perbedaannya terletak pada jumlah jam pelajaran dan kedalaman substansi materi. j. Statistika Dasar. Bahasa Indonesia. k. 50 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . MATERI. Teknik Konseling. ahli pelatihan kerja. Pada mata pelatihan dan bimbingan teknis (inti). C. Kewirausahaan. Informasi Pasar Kerja. ahli antar kerja. q. Metodologi (metodik didaktik/andragogi). l. BNP2TKI serta Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan. o. b. 1.

kunjungan dll): a. Diskusi. hasil penugasan. juga dapat dilaksanakan oleh BP3TKI selaku Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) BNP2TKI di tingkat Daerah serta Dinas yang membidangi ketenagakerjaan di tingkat Provinsi. e. Studi Literature. Dalam hal sumber pembiayaan pelaksanaan Pelatihan/bimtek Penyuluh Jabatan dapat dilaksanakan dengan menggunakan sumber dana baik dari APBN maupun APBD. Metoda Penyajian materi di kelas maksimal 40 %. Penilaian Penilaian peserta (evaluasi) dilakukan selama pelatihan. d. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 51 . h. c. Praktek dan latihan. praktek dan (bila diperlukan) tes tertulis tentang pemahaman serta penyelesaian masalah. Kunjungan. Tanya-jawab. 3. b. MEKANISME DAN PROSEDUR Penyelenggaraan pelatihan Penyuluhan Jabatan dilaksanakan oleh Biro Organisasi dan Kepegawai bekerjasama dengan Pusdiklat pegawai Kemenakertrans. simulasi. Deputi Bidang Penempatan. diskusi. f. latihan-latihan. Ceramah/kuliah kecil. dalam hal ini Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan. sedangkan bimbingan teknis Penyuluh Jabatan dilaksanakan selain oleh unit teknis dilingkungan BNP2TKI. Simulasi (role playing).2. D. Penugasan. Konsultasi. i. sedang 60 % sisanya merupakan kegiatan yang bersifat terapan (praktek. mencakup keaktifan siswa dalam kelas. g.

diselenggarakan oleh Pusat. 52 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Selanjutnya hasil seleksi didaerah yang dikirim ke pusat akan dilakukan seleksi tingkat pusat. Sedangkan unuk pelaksanaan bimtek diprovinsi. Berpedoman kepada surat edaran tersebut diatas. yang ditunjuk kepada Gubernur dan Bupati/walikota dengan tembusan kepala BP3TKI dan Dinas yang membidangi ketenagakerjaan provinsi/kabupaten/kota. BNP2TKI) tentang program pelatihan Tenaga Penyuluh Jabatan. Sedangkan Bimtek tenaga Penyuluh Jabatan. mengajukan usulan calon peserta yang ditujukan kepada sekretaris utama untuk kepersertaan pelatihan Tenaga penyuluhan jabatan dan kepada Deputi Bidang Penempatan Cq Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan untuk bimbingan teknis tenaga penyuluh jabatan. dilaksanakan berdasarkan surat edaran dari Deputi Bidang Penempatan tentang bimtek tenaga penyuluh jabatan. seleksi peserta dilakukan oleh tim provinsi. dengan mengacu kepada persyaratan yang ditentukan oleh penyelenggara. dengan mengacu kepada persyaratan yang ditentukan oleh pusat. Seleksi awal dilaksanakan disatuan kerja masing-masing calon peserta. Kepala BP3TKI mengkoordinasikan pengusulan calon peserta dengan yang membidangi ketenagakerjaan provinsi/kabupaten/kota yang berada di wilayah kerjanya. yang ditujukan kepada Kepala BP3TKI dan Dinas yang menangani bidang ketenagakerjaan. Calon Peserta yang diusulkan ke Pusat oleh Pimpinan satuan Unit kerja adalah calon yang telah dipilih sesuai persyaratan. dengan tembusan disampaikan kepada Gubernur dan Bupati/walikota.Pelatihan Penyuluh Jabatan dilaksanakan berdasarkan surat edaran dari Pusat (Sekretaris Utama.

PENYELENGGARAAN PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS 1. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 53 . BNP2TKI. laporan disampaikan kepada Deputi Bidang Penempatan. 4. ditandatangani oleh Deputi Bidang Penempatan atau pejabat yang ditunjuk. Pelaporan dan Evaluasi Pelaporan pelaksanaan pelatihan dan bimtek Penyuluh Jabatan.E. peserta dan pengajar Pelaksanaan Pelaksanaan pelatihan / bimtek Penyuluh Jabatan diselenggarakan dengan mengacu kepada pedoman dan ketentuan yang sudah ditentukan. tembusan kepada Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan. sedangan Sertifikat Mengikuti Bimbingan Teknis Penyuluh Jabatan yang diselenggarakan oleh Pusat. 2. BNP2TKI. 3. Persiapan administrasi dan keuangan b. disusun oleh tim penyelenggara yang mencakup realisasi seluruh pelaksanaan pelatihan dan atau bimtek. Persiapan a. Sertifikasi Sertifikasi pelatihan Penyuluh Jabatan ditanda tangani oleh sekretaris utama. Penetapan kurikulum. Pembentukan panitia pelaksana c.

kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan dan mengendalikan keserasian pelaksanaan program dengan perencanaan yang telah ditetapkan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program. Proses penyuluhan jabatan TKI. Dalam arti lain. Meningkatnya pemahaman masyarakat umum/pencari kerja. ialah memonitor apakah aktivitas penyuluhan jabatan yang dilaksanakan telah sesuai dengan strategi dan sasaran program yang telah disusun. c. sebagai berikut : a. Meningkatnya pemahaman masyarakat pencari kerja. Monitoring meliputi aspek proses pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI dan pengaruh yang terbentuk sebagai berikut : 1. lembaga pendidikan dan kelompok sasaran lainnya terhadap penyuluhan jabatan. Meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap persyaratan dan proses penempatan TKLN. 2.BAB V MONITORING. sehingga dapat di tangani secara tepat waktu. Pengaruh penyuluhan jabatan TKI dimonitor untuk menjawab capaian indikator keberhasilan pelaksanaan penyuluhan jabatan. EVALUASI DAN PELAPORAN A. Diperolehnya dukungan yang kuat dari berbagai pihak. 54 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . terhadap jabatan-jabatan TKI dan lowongan pekerjaan yang terbuka di luar negeri. MONITORING Monitoring dan evaluasi bertujuan agar setiap penanggungjawab dan pengambil keputusan dapat mengetahui keberhasilan maupun permasalahan yang dihadapi sedini mungkin. b. d.

f. jumlah peserta penyuluhan. dapat disampaikan dampak langsung maupun tidak langsung dari pelaksanaan penyuluhan jabatan yang telah dilaksanakan. dampak tidak langsungnya adalah meningkatnya peta potensi CTKI di setiap wilayah kabupaten dan desa. tepat dan sesuai dengan latar belakang dan kompetensi pencari kerja. Ruang lingkup kegiatan penyuluhan jabatan TKI yang dapat dilaksanakan sesuai dengan kelompok penerima manfaat/ pengguna.e. Tersedianya informasi pasar kerja yang akurat. waktu dan tempat pelaksanaan. pondok pesantren. Dengan diselesaikannya pembuatan laporan juga merupakan bahan evaluasi kegiatan untuk penyempurnaan program dan kebijakan yang akan datang. pencari kerja. siswa sekolah lanjutan tingkat atas. karyawan yang akan purna tugas dan masyarakat umum. hendaknya selalu dibuat laporan yang berisi : tanggal. tenaga kerja. Terlaksananya kerjasama antar lembaga penyedia tenaga kerja dengan lembaga penempatan sehingga tercapai tujuan dan sasaran penyuluhan jabatan. pertanyaan yang diajukan peserta dan jawaban yang diberikan. Adapun kegiatan penyuluhan jabatan TKI perlu dibuatkan laporan pelaksanaan kegiatan yang sekurangkurangnya memuat informasi sebagai berikut : Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 55 . Dampak langsung pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI antara lain adalah meningkatnya jumlah CTKI dan terlaksananya program penempatan TKI ke luar negeri. organisasi kemasyarakatan. B. meliputi : siswa sekolah lanjutan pertama. 3. PELAPORAN Setelah penyuluhan jabatan dilaksanakan. mahasiswa. pointer bahan penyuluhan. Dalam hal penyampaian laporan.

Peserta. Sound System) dan waktu (reguler time. Waktu. Slide. LCD/Infocus. jabatan kerja luar negeri yang dicetak/dibuat dalam katalog peluang kerja. Tempat dan lokasi penyuluhan. 3. yang dicetak/ dibuat. Penyuluhan Jabatan TKI : a. audio visual ( Televisi. Sesuai yang dibutuhkan dan atau tidak terbatas. kamus jabatan. Petugas yang telah diberikan kepercayaan oleh Kepala Kantor untuk melaksanakan penyuluhan jabatan TKI. Radio. Media Penyuluhan Jabatan TKI : a. brosur.1. brosur. buku penuntun jabatan. f. Materi dan media. 56 . Metode yang digunakan. segmentasi radio (radio bisnis. Jumlah leaflet. Apakah tempat sudah sesuai yang diinginkan? c. b. Sasaran. Ceramah dan tanya jawab Materi Penyuluhan Jabatan TKI : a. Distribusi jumlah leaflet. banner. Materi dan media yang disampaikan sesuai dengan kondisi dan klasifikasi kelompok sasaran d. radio mass) yang dilaksanakan sesuai perkembangan lowongan kerja Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 2. g. dan prime time). Apakah waktu pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI sesuai jadwal yang telah ditentukan ? b. Apakah penyuluhan jabatan TKI yang dilaksanakan mudah dipahami oleh peserta / CTKI ? e. Menggunakan perangkat elektronik meliputi. Pemberi Materi. Overhead Proyektor.

b. Dengan menyusun. Apakah pencapaian tujuan penyuluhan jabatan TKI yang telah dilaksanakan dapat tercapai atau tidak ? Apakah terdapat hambatan dalam penyuluhan jabatan ? Dengan menyediakan informasi yang relevan untuk pembuat kebijakan. Sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan penyuluhan jabatan Hasil Kerjasama dalam penyuluhan jabatan. C. Dalam penyuluhan jabatan TKI unsur-unsur penting yang harus dikuasai antara lain : a. kekuatan dan kelemahan yang ada. hari karir (career day). pameran kesempatan kerja (job fair). efektivitas biaya dan arah produktif potensial masa depan. Kerjasama penyuluhan jabatan antara lain ceramah penyuluhan jabatan. kegiatan evaluasi dapat memberi gambaran tentang bagaimana kualitas operasional program. mendesain evaluasi yang baik dan menganalisis hasilnya dengan tajam. evaluasi dapat membantu menata seperangkat Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 57 . layanan. 4. Televisi: Jumlah stasiun televisi. Program genre yang tepat (fokus) ke news (Frekuensi). Evaluasi Pada hakekatnya evaluasi diyakini sangat berperan dalam upaya meningkatkan kualitas operasional suatu program dan berkontribusi penting dalam memandu pembuat kebijakan di seluruh strata organisasi. EVALUASI DAN PENILAIAN 1. b. Penggunaan media video/audio visual. c. dan internet lowongan kerja/pasar kerja luar negeri d. kisah keberhasilan (success story) TKI berhasil.

prioritas. 58 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . sehingga mendapat data-data dan informasi sebagai dasar penilaian untuk mengambil keputusan dan kebijakan perbaikan kedepan. Penilaian Pelaksanaan penilaian dilakukan setelah melalui langkahlangkah monitoring dan evaluasi. Untuk selanjutnya dapat disimpulkan bahwa evaluasi dapat dimanfaatkan untuk menilai dan meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan serta kebijakan program. 2. memfasilitasi modifikasi dan penajaman struktur program dan aktivitas serta memberi sinyal akan kebijakan penataan ulang personil dan sumber daya yang dimiliki. Evaluasi adalah suatu teknik penilaian kualitas program yang dilakukan secara berkala melalui metode yang tepat. mengarahkan alokasi sumber dana.

Disamping itu. dengan tersusunnya Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini diharapkan agar dapat bermanfaat bagi BNP2TKI dan semua pihak yang terkait. sehingga fungsi Penempatan dan Perlindungan TKI dapat dilaksanakan secara berkesinambungan. akurat dan pencari kerja dapat mempersiapkan diri dan memenuhi persyaratan kerja yang dibutuhkan di Pasar Kerja/kesempatan kerja di luar negeri yang pada gilirannya dapat mewujudkan tujuan Penempatan dan sekaligus Perlindungan yang optimal. diharapkan akan memberikan pemahaman dan pola tindak yang sama dalam pelaksanaan Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja di Indonesia.BAB VI PENUTUP Dengan disusunnya Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia ini. DIREKTORAT SOSIALISASI DAN KELEMBAGAAN PENEMPATAN Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 59 . atau pegawai yang ditunjuk dalam kegiatan Pelayanan Penyuluhan Jabatan dalam mendukung sasaran yang terwujudnya Pelayanan Penempatan TKI secara optimal. terutama pada Petugas Penyuluh Jabatan para Pejabat Fungsional pengantar kerja/petugas antar kerja. Sehingga Tenaga Kerja Indonesia mendapatkan informasi pasar kerja yang tepat.

Analisis Sistem Informasi Pasar Kerja Nasional. Depnakertrans. Depnakertrans dan Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. 60 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Tahun 2003. 3. Deputi Bidang Penempatan. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI. 2. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri. Pedoman Bimbingan Teknis Tutor/Fasilitator Petugas Rekrut Calo TKI. Seri Panduan Penyuluhan. 4. Pedoman Penyuluhan dan Bimbingan Jabatan Tahun 2008. Direktorat Penyiapan Pemberangkatan. Depnakertrans. 5. Depnakertrans. Tahun 2010.DAFTAR PUSTAKA 1. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri. Tahun 2001. Direktorat Analisa dan Bimbingan Jabatan. Apa dan Bagaimana Sosialisasi PTKN. Direktorat Jenderal Pebinaan Penempatan Tenga Kerja Dalam Negeri. Tahun 2002.

16.Operator Mesin Perata Tanah.Pengendali Mutu Pekerjaan Jalan. 7. Bahasa Inggris 5 1.Quality Controller of Road Construction.Teknisi Laboratorium Beton 13.Site Manager of Road/ Bridge Construction.Operator Mesin Pengeras Jalan Beton. 15.Mills Road Machine Operator. Brunai. 3. 11. 4. 3. Nama Jenis Jabatan/Pekerjaan TKI DI Luar Negeri Bahasa Indonesia 4 1.Tehnisi Pengukur Pekerjaan Jalan / Jembatan.Surveying Technician of Road/ Bridges.Mandor Produksi Campuran Aspal Panas. 16. 2.Laboratory Technician of Asphalt.Road Construction Engineer.Tukang Pasang Batu Belah. 6.Canal Spede Machine Operator. 2. 4. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 61 . Keterangan Negara Pengguna 6 TimTeng dan Malaysia.Manajer Pelaksana Pekerjaan Jalan/ Jembatan.Concrete Road Assifying Machine Operator.Concrete Stirring Road Car Operator.Manager of Road/Bridge Contruction.Mekanik Alat-alat Berat.Bridge Construction Engineer. 15.Foreman of Hot Asphalt Production 1. 14. 13. TimTeng dan Malaysia. 5.Teknisi Laboratorium Tanah.Philipina 1 1.Operator Mesin Penggali Parit.Kepala Pengawas Pekerjaan Jalan/ Jembatan. 2.Operator Mesin Giling Jalan 4. 5. 6.Operator Alat Berat/ Mesinmesin Konstruksi Jalan dan Jembatan.Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.Stone Mason.Scaffolder Stell. 5. 4. 12.Operator Mesin Bor Jalan Aspal/Beton. Brunai.LAMPIRAN 1 : JENIS JABATAN / PEKERJAAN TKI DI LUAR NEGERI MENURUT SEKTOR / SUBSEKTOR LAPANGAN USAHA / SUB BIDANG JASA No Sektor / Sub Sektor Lapangan Usaha 2 Jasa Konstruksi Bidang / Sub Bidang 3 1. 6. 8.Mechanic of Heavy Equipment 10.Construction Safety Engineer. 5. 10.Kontruksi Transportasi Jalan dan Jembatan.Tukang Pasang Perancah Besi 14. 9.Laboratory Technician of Concrete. 9.Laboratory Technician of Soil. 3.Manajer Lapangan Pekerjaan Jalan/ Jembatan. 8. 3. 2. 6.Teknisi Laboratorium Aspal.Chief Supervisor Engineer of Road/Bridge Construction. 2. 12.Soil Leveller Machine Operator. Asphalt/Concrete Road Drill Machine Operator.Pelaksana Pekerjaan Jembatan. 1.Foreman of Road Pavement. 7.Pelaksana Pekerjaan Jalan.Operator Mobil Pengaduk Beton. 11.Mandor Perkerasan jalan.

Operator Mesin Penggali 7. 1. 26. 4.Cor Reinforced Concrete Worker.Aspahlat Mixing Plant Machine Operator. 5. 8.Teknisi Mesin Tower Crane Bangunan.Mandor Pekerja Bangunan. TimTeng dan Malaysia.Worker of Pair Part Partition in Building.Asphalt Paver Machine Operator. 3.Tukang Pancang Konstruksi Baja. 25. 16.Tukang Pasang Sekat Bagian Dalam Bangunan.Worker of Pair Tile Ceramic.Tukang Pasang Kaca Bangunan. 15. 16. 8. 23.Building Construction Engineer. 4. 17. 14. 27. 12.Worker of Pair Wall Ceramic. 4. 13.Ahli Perencana Tehnik Bangunan. 20.Building Painter. 19.Worker of Pair Interior Building 24.Operator Mesin Ketam Kayu. 21. 7.Tukang Pasang Kudakuda Rangka Besi Bangunan. 2. 6. 24. 9.Cushion Wood Carpenter. 18.Saw Machine Presisi Operator.Tukang Pasang Kudakuda Rangka Kayu Bangunan.Building Design Engineer.Operator Mesin Gergaji Presisi.Tukang Pasang Pipa Bangunan.Tukang Kayu Konstruksi Bangunan.Operator Mesin Pencampur Aspal. 20.Operator Mobil Derek.Tower Crane Building Machine Technician.7. 17. 18.Tukang Pasang Bata Tahan Api (Tanur).Wood Chisel Machine Operator 28. 9.Worker of Pair Building Glass. Brunai.Konstruksi Bangunan Gedung. 23. 1. 10. 1.Worker of Pair Building Wood Frame Easel. 9. 25.Spade Machine Operator. 10.Pelaksana Pekerjaan Gedung. 14.Wood Construction Building Carpenter.Teknisi Pengukur Pekerjaan Bangunan.Tukang Pasang Besi Beton. 15.Tukang Plaster Dinding.Mason / Pair of Building Wall Brick 11.Tukang Cat Bangunan.Building Worker.Operator Mesin Poles Kayu.Tukang Kayu Kusen.Tukang Pasang Dinding Keramik.Surveying Technician of Building. 12.Worker of Pair Building Pipe.Tukang Pasang Ubin Keramik. 22.Foreman of Building Worker.Teknisi Laboratorium Bangunan. 2.Operator Alat 62 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Worker of Pair Building Iron Frame Easel.Tukang Cor Beton Bertulang.Wood Crab Machine Operator 29.Operator Mesin Penggelar Aspal. 27. 9.Worker of Pair Building Roof (Pensile/Asbestos/ Zinc/Fiber). 3. 5.Bitumen Sprayer Machine Operator 10. 21. 2.Basts Wood MachineOperator 1.Crane Car Operator. 10. 19.Wad Plastecer. 6.Worker of Pair Concrete Iron. 28. 8.Pekerja Bangunan. 11.Worker of Pair Flame Resistant Brick (Furnace). 13.Tukang Batu/Pasang Bata Dinding Bangunan.Tukang Pasang Interior Bangunan.Tukang Pasang Atap Bangunan (Genteng/ Asbes /Seng/Fiber) 26. 29.Laboratory Technician of Building.. 7.Worker of Pole Steel Construction. 22. 8.Operator Mesin Pahat Kayu.Operator Mesin Penyemprot Aspal.

Brunei.Public Area Attendant 3. dan UAE.Inspektur CD. 4.Penyedia Makanan 3.CD.Hotel Concierge.VCD.Operator Mesin Derek Pemancang Tiang Beton.Pembantu Penyedia Roti 5. TV.Berat/ Mesinmesin Bangunan. Singapura. 5.Pekerja Umum Elektronika.Casete Electric Check Inspector. Malaysia.Bartender Restoran 12. 1.Kepala Penyediaan Pastri.Front Office Supervisor 10. 1.Baker. 9. Malaysia dan Taiwan. 4. 6. Industri Elektrónika Electrónika Mekanika : Radio.Perakit Peralatan Audio Visual.VCD.Chief De Partie 4. 15. 3.Inspektur Casete Electrik Check. 7.F & B Outlet Manager. 2.Pramusaji F & B.Soil Dredge Machine Operator. Tanah. 6.Cook 3. 9. 6. 13.Juru Kamar Hotel.Bartender. 5.Hotel Berbintang.Perakit Televisi. 2.Concrete pile Pole Machine Operator. 1.Penyelia Penyedia Makanan 4.Señior Juru kamar.Hotel Recepciones. 2.Audio Visual Divide Assembly 3.Chief De Partie-Pastry 10. 2.Perjalanan Wisata.Custodion / Cleaner. Malaysia.Juru area publik 3.Perakit CD/VCD/DVD 6.Front Office Asistan. 3.Pembantu Front Office 9. Pariwisata Hotel dan Restoran 1. 2. 7.Penjual Tiket Perjalanan. 3.Bulldozer Machine Operator.Penyedia Pastri.Penyedia Roti. Singapura.Pelayan Tamu Hotel.Operator Mesin Derek Konstruksi Bangungan 6. 7. 3.CD/VCD/DVD Assembly.Building Construction Crane Machine Operator.Seanstross 5.Hotel Flowerist. 11.VCD. 5.Señior Juru Area Publik 7.Televise Assembly.Perakit Radio. 4. 1.Travel and TourReceptionist 2. 5. 10. 11. 8. 4.Operator Mesin Buldozer 4.Room Attendant 2.Room Attendant Señior. 1. Casete dan CD.Travel Ticket Seller. Hongkong dan UAE. 5. 2.Radio Assembly.Commis 2.Linen Señior.Pengurus Makanan dan Minuman.Resepsionis Hotel.Pembantu Penyedia Makanan.Publica Area Senior 7. 1. 2.Juru Linen 5.Restorant Hotel Berbintang 1.Chief Bartender 14. 6. DVD Electric Check. Hongkong.Pengawas Makanan dan Minuman.Operator Instalasi Pengaduk Beton.General Electronica Worker.Penyelia Penyedia Roti. 1.Operator Mesin Keruk Tanah.Kepala Bartender Restoran 14. 7. 12.Senior Linen.Food and Baverage Supervisor 12.Concrete Instalation Operator. 6. Brunei. 8. 4.Penata Bunga di Hotel 2.Food and Baverage Waiter 11. 7.Pastry Cook.Operator Mesin Derek Gantung. 10. 8.Dredge Winch Machine Operator.Tower Crane Mo. 8.Commis Pastry. 11.Penyelia Front Ofice.Junior Baker. 3.Operator Mesin Derek Menara.Resepsionis Biro Perjalanan 2.Chief Baker. 9.Pembantu Penyedia Pastri 8.DVD Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 63 . 8. 6. 15. 7.DVD Electric Check Inspector.Juru Pembersih Hotel dan Restoran.

Malaysia.Brake Manual Technician. 4. PCB.Otomotif Electrical Senior. 6.Operator PCB Maker.Welder SMAW Junior.Alignment Adjustment Casete Operator.Operator Alignment Adjustment Casete.Operator In Circuit Test (ICT) PCB.Las Non SMAW Muda. 20.Powertrain Technician Junior 2. 11. 5. 1. 9. 4. 2.Engine Tune Up Injection Technician.Alignment Adjustment Radio Operator. 4.Las SMAW Muda 2.Teknisi Yunior Powertrain.Visual PCB Inspector. 12. 22.Asembly and Solder Operator. 2. 14.Master Mekatronik.Chassis & Suspension Senior.Las Non SMAW Madya.Chassis & Power Train Electrical Senior 1. 1.Teknisi Yunior Stering & Suspension. 2.Mechanical Measurement Operator. 5. 1.Inspektur Safety CheckTV.Teknisi Engine Tun Up. 1. 9. 2.Mechanic Engine Senior 3. 18. 14.Operator Mounting PCB Manual. 15. 19.PCB Maker Operator. 2. 20.Wheel Alignment Technician. PCB Operator. 2. 15. 16.Operator Asembly and Solder.Teknisi Junior Powertrain.Examine Emission Gas Over Technician.In Circuit Test (ICT) PCB Operator.Mechatronic Master.Operator Mechanical Measurement. 21.Non SMAW 64 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Senior Chassis & Powertrain Electrical. 13. 3. 1. 2. 11.Stering & Suspension Technician Yunior. 2. Tim Teng.Inspektur Visual PCB.Dipping Solder PCB Operator. 19.Alignment Adjustment Video-TV Operator.Teknisi Wheel Alignment.Welder Non SMAW Senior.Senior Powertrain.Welder Non SMAW Junior. 16. 10. 4.Electrical Body Senior.Safety Check-TV Inspector.Teknisi Brake ABS.Senior Engine Mekanik. 1.Mekatronik. 12.Operator Alignment Adjustment Video-TV.Operator Packing. 4.Touch Up.8. Industri Jasa Pengelasan. 5.Teknisi Brake Manual. 17. 10.Packing Operator. 1.Yunior Perawatan dan Perbaikan Kendaraan Ringan 2. 1. dan Brunai.Light Automotive Mechanic Junior Malaysia.Senior Electrical Otomotif 2.SMAW 2. 8. Brunai danTaiwan.Teknisi Engine Tune Up Injeksi. 18. 6. 4.Brake ABS Technition. 3.Electrical. 1. 22.Enginee 1.Welder SMAW Senior 1.Operator Connecting Assembly. 17. 1. 1.Senior Mekanik Otomotif.Inspektur Radio Electric Check.Powertrain Technician Junior.Kendaraan Ringan Roda 4. 5.Mounting PCB Manual Operator.Electrical Enginee Senior.Chassis 5.Operator Dipping Solder PCB.Radio Electric Check Inspector.Operator Touch Up.Enginee Tun Up Technician.Connecting Assembly Operator.Otomoif Mechanic Senior 2.Power Train Senior.Operator Alignment Adjustment Radio 13. 5. 5.Las SMAW Madya.Senior Bodi Elecrtical.Teknisi Penguji Emisi Gas Buang.Senior Engine Electrik 3.Senior Chassis & Suspension 2. 1. 6. 21. 3. 2. 3. 3. Industri Otomotif 1.

ASP.Operator Lantai Perawatan Sumur. G2 & G3).Junior DB.IMG Hulu/ Pengebor Minyak dan Gas Bumi 3. 5. 3.Komputer/ Telematika Operator. 6.Operator Menara Perawatan Sumur. 8. Oil Well Cement Worker. 1. 3.Oracle DB.Programer. 6.Web.Advanced DB Programer. 2. 4. Industri Minyak dan Gas Bumi.Profesional Office.Well Tower Treatment Operator.Programer Yunior. 3.Basic Office.Net Programer. 2.Net.ASP. 2.Programer. 7.Programer. Programer. 5.Junior Web .Pekerja Bor Kabel Sumur. 3. 1.Java Programer. 6.Help Desk.Product Operation Supervisor. 5.Programer. Programmer. 6. 4.Advanced Oracle DB.Penyemen Sumur Minyak.Las Fillet Internasional.International Welding Tecnologist.VB.Use Office.IMG Hulu / Operasi Produksi (OP).Net Programer. 2. 2.Advanced DB Programmer.Practical Office.Pekerja Derek Sumur. (Las G4.Oracle DB. Programer. 1.Help Desk.Las Spesialist International.Helper Sumur Produksi. 3. 3.Office Profesional.Las Engine International 1. 2.Programer Yunior.Data Based Programer 4. 1. 4.International Welding Engineer.Net Programer.Programer 3.Programer.Land Well Treatment Operator 3. 4. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 65 . Programer 7. 2.Advanted Java Prog. 2. 4.International Welding Practisioner. Well Crane Worker Well Rotary Boor Worker.Use Office.Net. 4. 3. 7. 1.Web.Advanted VB.Practical Office.VB.Master Web Programer. 4. 5.International Pipe Welder (Welder G4.VB. 5.Las Pipa Internasional. Programer. 3.Java Programer.Prog. 2. 1. 6.Las Teknologi International 7.Advanted Java Prog. (Las G1.VB. 5.International welder.Java Web. 3. 3. 5.Product Operation Junior. 4.Programer Yunior.Java Web. G2 & G3) 3. Programer. 3. G5 & F6) 4.Programer 3. Well Cable Boor Worker.Prog. 3. 1.Well Production Helper. 5. 5.Pekerja Bor Rotary Sumur.Basic Office. 6. 1. TimTeng dan Aspac.Advanced Oracle DB.Product Operation Senior.Junior Programer 2.PHP Web Programer. 6. Timur Tengah. 2. G5 & G6) 4.AnalisisProgramer 1.Programer.Las Praktisi International. 1. 4.International Plate Welder (Welder G1.Operator Madya Operasi Produksi. 2. Industri Teknologi Informatika 1.International Welding Spesialist.Net Programer. 1.International Fillet Welder (Welder F1 & F2) 2.Programer.Basic Help Desk.Basic Help Desk.DB.Web. 4.Operator Muda Operasi Produksi. 2. 4.Product Operation Supervisor Principal.3.DB.Web .Programer Analisyst 1. 4. 6. 5.PHP Web Programer. 1.Las Plat Internasional. 2. Timur Tengah.Advanted VB.IMG Hulu / Perawatan Sumur (PS). Programer.Pengawas Operasi Produksi. 1.Programer Master 1. 3. 7. 2.DB. 6. 8.Web.Komputer/ Telematika Programer. (Las F1 & F2) 2. 2.Pengawas Utama Operasi Produksi.Programer. 1.

7. 2.Well Treatment Supervisor. 2. 1. 4.FGP Operator. 1.Field Gas Refrigrant Supplier Operator.LNG Superintendent.IMG Hulu / Pencairan LNG Produksi.Pelayan Pengerut Tekstil.Mills Textile Fiber Machine Operator. Taiwan dan Malaysia. 2.Cloth Cutter Machine Operator. 8.Textile Whitener Worker. 5. 4.FGS Operator Helper. 3. 6. Taiwan. 9. 1.Textile Cleaner Worker. 5. 9.Pekerja Pembersih Tekstil.Operator.Operator Unit Perawatan Sumur.Textile Wrinkle Worker. 3.FieldGas Scraber 5.Sewing Operator Junior.Ahli Pengendali Perawatan Sumur. 11. 4.Pola Pakaian / Busana Anak dan Dewasa.Supervisor LNG.Textile Fiber Composers Machine Operator. 2. 6. 2.Sewing Operator Senior.Sewing Operator Capable. 3.Operator Mesin Pemotong Kain.Operator Field Gas Pemasok Refrigrent 7. 1.Field Gas Purification 3.Superintendent LNG 12. 66 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Textile Fiber/Materials Comb Worker.Operator Mesin Pemotong Pola Pakaian Jadi. 2.FGL Operator.FGS Operator. 6. 3. Taiwan. 3. 7. 2.Manajer Representatif LNG 1. 12. 1. 1.Operator Penyusun Serat Tekstil 5.Penyedia Bahan Baku Kain. 5.Operator Planel LNG.Field Gas Liquefaction 9. 1.Helper Operator FGP 2. 10.FGPR Operator Helper. 4.Textile Dryer Worker.Pemutihan dan Pewarnaan Tekstil. 2.Operator Jahit Produk Pakaian Jadi.Operator.Operator Jahit Madya.Cloth Basic Commodity Supplier.Well Treatment Controller Engineer.Pekerja Pewarna Tekstil. 2. 1. 4. 7. 5. 4.FGP Operator Helper. 8.Operator. 5. Industri Pakaian Jadi / Industri Garmen.Operator mesin Pencelup Warna Kain/Tekstil.Helper Operator FGL 8.LNG Representative Manager.Textile Dye Worker.Operator Mesin Pembuat Pola Tekstil. 2. 3. 5.Cloth Embroidery Machine Operator. 1.Textile Fiber Comb Machine Operator 3.LNG Supervisor.4. 2.Operator Mesin Penenun Tekstil.FGL Operator Helper. 4.Operator Mesin Penyulam. 11. 4. 10.Pengawas Perawatan Sumur 4.Textile Cleaner Machine Operator.Operator Mesin Tarik Serat Tekstil.Operator Jahit Mahir. 1.Helper Operator FGS 4.Penyisir Serat/Bahan Tekstil. 3.Textile Weaver Machine Operator. 4.Pertenunan Tekstil.Operator Mesin Pencuci Kain/Tekstil 4. 6.Operator Jahit Muda.Planer LNG Operator.Dress Pattern Cutter Machine Operator. 6.Dress Pattern Maker Machine Operator. Industri Tekstil 1.Pekerja Pemutih Tekstil. 3.Well Treatment Unit Operator.Pekerja Pencuci Tekstil. 6.Helper Operator FGPR. (Pria-Wanita).Operator Mesin Penyisir Serat Tekstil.Textile Color Dyer Machine Operator.

Cutting and Sewing Supervisor. 2.Penyelia Pasca Produk 4.Pengemudi Minibus Pribadi.. 8.Bus Way Driver 7. 2.Kepala Penyelia Penjahitan. 4.Rental Jip Driver.Pengemudi Tangki Bahan Bakar Minyak dan Gas. 6. 6.Taxi Supervisor.Pengemudi Tangki Bahan Kimia / Bahan Berbahaya Tinggi. 3. 2.Rental Sedan Dirver. 1.Pengemudi Bus/Minibus Sewa.Land/Rubbish Truck Driver.Pengemudi Container. 5.Penyelia Pemotongan dan Penjahitan.Disain Produk Pakaian.Maintenance and Garment Machine Technician.Penyelia Bahan Baku dan Disain Produk. 2.Rental Bus/Mini Bus Driver.Pengemudi Profesional Bus dan Mini Bus 1. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 67 . 7.Material Box General/ Rental Driver. 2.Pengemudi Truk Tanah / Sampah. 5.Kepala Penyelia Pasca Produk.Truck Person Driver. 7.Pengemudi Sedan V VIP.Pengemudi Box Barang Umum/ Sewa. 3. 7.Chemistry / Material of High Dangerous Tanker Driver.Official/Worker Bus Driver.Pengemudi Sedan Pribadi.Chief of Sewing Supervisor. 2. 3. 2.Livestock/Animal Truck Driver. 3. 4.5. 5. 4. 2. 1.Pengemudi Truk Gandeng 3.Sedan Person Driver. 1.Pengemudi Profesional Angkutan Barang 3. 6.Pengemudi Bus Kota 5.Sedan dan Jip. Jasa Pelayanan Transportasi Angkutan Darat 1. 2. 1. 10. 2. 5. 2. 3.Food Truck Driver.Container Driver.Jip Person Driver.Pengemudi Truk Sembako 5.Quality Control Pasca Produk Garmen 7. 1. 1.Basic Commodity and Design Product Supervisor.Pengemudi Bus Way.Oil and Gas Tanker Driver. 1. 7. 3.Water Tanker Driver.Pengemudi Sedan Sewa.Pengemudi Taxi.Pengemudi Truk Pribadi. 3.Pengemudi Truk Sayuran/ Daging/ Ikan (Cold). 1. 2.Light Truck General/Rental Driver 1.Pengemudi Truk Ringan Umum/Sewa.Mini Bus Person Dirver. 5.Pengemudi Bus/Mini Bus Umum Antar Kota. 5.Supervisor Taxi. 5.Pengemudi Bus/Minibus Pariwisata. Aspac dan TimTengah.Pengemudi Box Barang Pribadi.Taxi Driver. 1. 4.Vegetable/ Meal/Fish (Cold) Truck Driver.Pengemudi Jip Sewa 4.Material Box Person Driver. 6. 4.General Travel Bus/Mini Bus Driver. 1.Post Garment Product Quality Contrôler.By Side Truck Driver.Design Dress Product.Teknisi Peralatan dan Mesin Garmen. 3.Product Packaging Worker. 2. 1.Pekerja Packing Produk. 2.Chief of Easter Garment Product Supervisor.City Bus Driver.Penyeliaan dan Teknisi Jahitan. 6. 3. 6. 1.Pengemudi Tangki Air.Sedan V VIP Driver. 4.Truk Tangki.Pengemudi Bus Karyawan. 2.Pengemudi Truk Hewan/ Ternak.Post Garment Product Supervisor.Tourism Bus/Minibus Driver. 4.Pengemudi Jip Pribadi. 6. 8. 6. 3.

ABK/Kelasi Dek Kapal Niaga 1. 3.Radar Observer. 7.Juru Masak Kapal 1. 2.Pemandu Wisata di Kapal Pesiar.Operator Pemeliharaan dan Perbaikan Mesin Kapal. Aspac.Kepala Juru Masak Kapal 5. 1. 2. 11. 9. 4. 2.Juru Mesin Kapal. 2.Tourist Caregiver in Tourist Ship.Tourist Guide in Tourist Ship 2. 5.Bartender Kapal Pesiar.Tanker Safety Sailor Tim Teng.Pasenger Ship Officer. Australia. 2.Kelasi Pencuci Tangki Minyak dengan Minyak Mentah. 6. 2. 4. 1. 4.Pemasakan Makanan dan Minuman di Kapal. 4.Kapal Tangker. 6.Juru Listrik Kapal. 4. Eropa. 2.Kapal Penumpang.ABK/Kelasi Kapal Tangker.Trade Ship Captain.Ship Welder.F&B Waiter in Tourist Ship. Eropa. AS. Tim Teng. 11. 5. 5.Pendamping Lansia Wisata di Kapal Pesiar.Deck Trade Ship Officer. 10.Juru Oli Kapal.Perwira Dek Kapal Pesiar. Aspac.Tourism of Sea Survival Sailor. 6. 3.Operator Pemeliharaan dan Perbaikan Elektronika Kapal. Australia.Maintenance and Treatment Ship Electrical Operator. 1. 3.Entertainment Professional in Tourist Ship.Kapten Kapal Niaga 2.1.Pramu SPA Kapal Pesiar.Kapal Niaga.ABK/Kelasi Kapal Penumoang. Tim Teng. 2. 10. Eropa.Galeboy.Deck Tourist Ship Officer. Tim Teng. Tim Teng. Eropa. AS.Maintenance and Treatment Ship Electronic Operator. 4.Kapten Kapal Tangker. AS.Deck Trade Ship Sailor. 7.Medical Nurse in Tourist Ship. 4.Juru Mudi Kapal.Perwira Dek Kapal Niaga. Tim Teng. 1.Juru Masak Kapal 2. 3.Bartender in Tourist Ship. Aspac. Jasa Pelayanan Transportasi Angkutan Laut.Trade Sail Ship Captain. 7.Pengamat Radar. AS.Electician.Tanker Ship Captain. Tim Teng.Tourist Ship Sailor.Enginer 8. 5.Operator Pemeliharaan dan Perbaikan elektrik kapal. 1. 2. 6. 1. AS. 1.Pelayanan dan Supporting di Kapal Pesiar. 9. 4.Tanker Ship Deck Officer.Perwira Dek KapalTangker 3.ABK/Kelasi Kapal Pesiar.Ship Fitter.Ship Radio Operator. 3. 11. 3. Australia. Australia. 4. 1. 8. 1.Perawat Kesehatan di Kapal Pesiar.Perekayasa Kapal Laut Aspac. 3.Kelasi Penyelamat Jiwa Turis di Laut.Chief Ship Cooks 5. 3. Eropa.Pasenger Ship Captain. Aspac.Crude Oil Tanker Washing Sailor.Maintenance and Treatment Ship Machine Operator. 2. 7.Kapal Pesiar. AS. 3.First ShipCooks 3. 4. 5. 5. 7.Pramusaji Kapal Pesiar.SPA Waiter in Tourist Ship.Profesi Entertainment di Kapal Pesiar. 1.Kapten Kapal Penumpag 2. 3.Perwira Kapal Panumpang 3.Pasenger Ship Sailor.Operator Radio Kapal Laut. 3.Juru Fitter Kapal. Australia. 1.Steerman. 2. 5.Perwira Perbekalan.Second Ship Cooks. 6.Pembantu Dapur Kapal. 2.Oiler. 4. 3. Australia.Juru Las Kapal.Kelasi Keselamatan Kapal Tangker 1. 1. Aspac.Tanker Ship Sailor.Ship Logistic Officer. 68 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Nahkoda Kapal Layar Niaga. Eropa.

7.Perwira Kapal Ikan. Aspac.Perekayasa Kapal Ikan. 1.Pearl Shellfish Diver/Taker.Pollution Preventation Operator.Pekerja Budidaya Udang.Aeroplan Co Pilot. 7.Perwira Kapal Pancing Ikan.Inert Gas System Sailor.Juru Minyak Kapal Ikan. 3. TimTeng. Aspac. AS. 13.Mekanik Penerbangan. 1.Pilot Pesawat Udara 2. 2. 4. 1. 5. 1. 2. 2. 4. 4. 8.Survival Craft Operator.Jasa Penangkapan Ikan di Laut.Fishrey Oiler.ABK Kapal Pancing. 13.Budidaya Perikanan Laut. 4.Fishery Engine.Ocean Fisherman of Hiu / Cucut.Fishery Steerman 5.Sea Survival Sailor.Firt Aid and Ship Medical Sailor. Taiwan.12. 6. 1. 2.Kelasi Penyelamat Jiwa di Laut.Pengelola Pesawat Penyelamat di Laut. 2.Seaweed Plan Worker. Australia. Taiwan dan Aspac. 3.Fisherman Supervisor. 4.Ocean Fisherman of Tengiri.Purse Net Rating. 2. Kakap and Sea Beautiful Fish. 1.Nahkoda Kapal Nelayan Penangkap Ikan. lobster dan kepiting laut.Perwira Kesehatan kapal.Operator Mesin Pendingin Kapal Ikan.Gillnet Treatment Fishery Operator. 2.Pearl Shellfish Plan Worker.Operator Pemeliharaan Jaring Ikan. 2.Ocean Fisherman of Tuna / Cakalang.Ocean Fisherman of Sea Crsustacea sp.Aviation Mechanic. 3.Kapal Penangkap Ikan.Tukang Kayu Kapal. 1. 4.ABK Kapal Jaring Gill.Juru Mudi Kapal Ikan. 3. 2. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 69 .Juru Mesin Kapal Ikan.Pramugara Penerbangan 12. Taiwan dan Aspac.Co Pilot Pesawat Udara. 5.Fire and Fighting Sailor. 3.Penyelam/Pengambil Kerang Mutiara. 7.Nelayan Samodra Penangkap Crustacea sp Laut (udang putih.Ship Painting 13. 3. 2.Gill Net Rating.Ship Carpenter. Bawal. Taiwan dan Aspac. 1. 1. 4. 1. 1.Fisherman Officer. Bawal. 5. 7. 1. 4.Long Liner Treatment Fishery Operator. udang dogol. 6.Operator Pemeliharaan Pancing Ikan.Aeroplan Pilot. 2. udag windu.Pekerja Budidaya Kerang Mutiara. 2.Kelasi Pencegahan Pencemaran di Laut.Long Linner Rating.Fishing Boat Captain.Fish Ship Refrigerator Machine Operator. 3. 6. 4.Pesawat Udara Penumpang.Kelasi Pemadam dan Penanggulangan Kebakaran kapal di Laut.Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Kapal. 4. 3. .Long Liner Officer.Aviation Steward. Jasa Pelayanan Transportasi Angkutan Udara. 2. 3. 2. 2. Layang.Nelayan Samodra Penangkap Ikan Hiu/ Cucut. 1. Kakap dan ikan hias laut.Kelasi Pengendalian Sistem Gas Lebam.Nelayan Samodra Penangkap Ikan Tuna / Cakalang.Ship Medical Officer.Shirmp Plan Worker. Layang.Pekerja Budidaya Rumput Laut. 2. 12.ABK Kapal Jaring Purse 1. 3. 1. 6. Perikanan / Perikanan Laut 1.Tukang Cat Kapal. 5. 3. Eropa. 3. Tim Teng.Serang Kapal Ikan.Nelayan Samodra Penangkap Ikan Tengiri.Kelasi P3K dan Keselamatan Kerja di Kapal 3.

Penata Rias Penganten Internasional. 5. Timur Tengah.Specialist Docter.Operator Radio Penerbangan. 6. 1.Perawat Ahli.Pembersih Rumah Sakit Madya. 5.Senior Pembersih Hotel. 4.Asisten Penata Rias Penganten Internasional.Aviation Stewardess. 7.Air Traffic Security Technician. 2. 2.Dokter Spesialis. 3.Tenaga Perumahsakitan. 2. 14. 1. Hongkong.Perias Wajah Wanita. 4.Aviation Radio Operator. 3.Restorant Cleaner. 2. 2. 2.Dokter Umum. dan Singapura.Aviation Instructor. 6.Perawat Umum. 2. 4. 16.Hotel Custodion Senior.Chargo Aeroplan Pilot. 3. 2. Tim-Teng. 1.Hospital Custodion Junior 2. 1.Instruktur Penerbangan 2. dan Singapura.Hotel Custodion Junior 2. 70 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Dokter Gigi.Custodion of Tall High Rise Hospital Outdoor Aspac dan lainnya. 1.Pemain Musik. 1. 3. 3. 2.Kebersihan Hotel.Kebersihan Restoran 1. Jasa Kesehatan 1.General Dokter. 2. 3. 6. 4.Disk Jockey. 6. 5. 1.Penyanyi.Pembersih Restoran. 2. 5. 1.Pembersih Bagian Luar Restorant Bertingkat. 1.Nursing.Perekayasa Penerbangan. 2.Protokol Acara. 2.Impresariat dan Intertainment. Malaysia. Radio and TV Publisher. Malaysia.Penyiar dan Protokol Acara. Jasa Perorangan.Pesawat Udara Chargo. Beautician. 6. 1.Pemangkas Rambut. Women Make Uper.Cleaner of High Rise Restaurant Outdoor. 3. 3. 3.Air Traffic Wrlfare Technician. dan Singapura.Mekanik Pesawat Udara. 4.Jonitor of Tall High Rise Building Outdoor 1. 1.Chargo Aeroplan Co Pilot.Pembersih Bagian Luar Rumah Sakit Bertingkat Tinggi.Pekerja Seni Tari. 1. 1.Kebersihan Gedung Perkantoran. 4.Salon Kecantikan. 4. Singer. 2. Hongkong.Kesehatan Manusia / di Rumah Sakit. 4.Pembersih Bagian Luar Hotel Bertingkat Tinggi.Jonitor Senior. Jasa Kebersihan. 1.Pembersih Gedung Madya 3. Sosial Budaya dan Hiburan. 2.Pramugari Penerbangan 6. 5.Hospital Custodion Senior. 2. Kemasyarakatan. 1.Jepang dan Belanda.Perias Rambut Wanita.Rias Penganten. 3.Pilot Pesawat Udara. Aspac.Custodion of Tall High Rise Hotel Outdoor. 3. Barber. Tim Teng dan lainnya Aspac.Pengontrol Lalu Lintas Udara.Jonitor Junior 2. 1.International Wedding Make Up Assistant.Navigator Penerbangan.Hospital Worker.Pembersih Bagian Luar Gedung Bertingkat Tinggi.Teknisi Keamanan Lalu Lintas Udara. 2. 1.Pembersih Gedung Muda 2. 3.Chargo Aeroplan Mechanic. Malaysia. Master oí Ceremony. 3.. 3. 5.Junior Pembersih Hotel.Perawat Kecantikan. 5. Hongkong. 3.Artis Pemain Film.Teknisi Keselamatan Lalu Lintas Udara.Dentist. 2. 15. Women Hair Dresser.Artis Peragawan/wati. dan Singapura. 3. Model Artist Aspac dan lainnya. Disk Jockey Film Artist. Dance Worker. 4. Taiwan. 4. 7. 1.International Wedding Make Upper. 4. Musical Player.Pembersih Rumah Sakit Muda. 3.Kebersihan Rumah Sakit.Air Traffic Controlling. 1. Malaysia.Co Pilot Pesawat Udara.General Nurse.. 6. 3.Penyiar Radio dan TV.5.

1.Mini Market. 2. 2.Sekuriti Pratama/Dasar. 4. 5. 5.Pramuniaga Barang Elektronik dan Komputer. 5. 7. 1.Guru Bidang Studi IPA. 2. 2.Hyper Market.Kasir.Pramuniaga Busana Wanita Dewasa. Bag and Accessories Salesgirl.Security Supervisor. 3.Basic Security.Casier. 2.General Salesgirl. Malaysia. 3. 8. 7.Jasa Penddikan Menengah. 4. 2. 6. 4. 2. 1. 3. 1. 3.Pramuniaga Food. Aspac dan Tim-Teng.Shoe. 9. 3.7.Sekuriti Pratama/Dasar. 1.Food Salesgirl. 6.Man Clothes Salesgirl. Matematica Teacher.Kasir.Casier.Super Market. 6.Kebandaraan & Pelabuhan Laut Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 71 .Dry Food Salesgirl.Mini Store. 19.Pramuniaga Non Food. 5.Guru Bidang Bahasa. 4.Non Food Salesgirl. 3. 2.Pramuniaga Asesoris 7. 3.Basic Security.Troly Boy. 9. 4. 2. Jasa Perdagangan Umum / Perdagangan Ritail.Perkebunan & Kehutanan Malaysia & Brunai. 1. 2. 3. 6. 3.Pramuniaga Food Kering.Security Specialist. Scientist Teacher.Pramuniaga Sepatu. 3.Pramuniaga Busana Pria. 2. Jasa Pendidikan 1. 1. 3. 1. 5. 1.Jasa Pendidikan Tinggi 1.Pramuniaga Spesifik Busana Eksekutif Wanita. 2.Industrial & Comercial Area 3.Dosen Pendidikan Pasca Sarjana.Sekuriti Madya/Supervisor.Sekuriti Utama /Spesialis. 3.Physioterapist. Jasa keamanan / Sekuriti.Security Specialist.Pramuniaga Peralatan Rumah Tangga.Accessories Salesgirl.Sekuriti Madya/Supervisor.Basic Security.Pramuniaga Alat Olah Raga dan Kesenian. 4. 3. Aspac dan Lainnya.Man Clothes Salesgirl. 1. 2.Pramuniaga Busana Wanita. 5. 1.Troly Boy.Akupuntur. 2. Singapura dan Brunai.Security Specialist.Children Clothes Salesgirl.Troly Boy. Tas dan Asesoris. 4. Language Teacher.Women Clothes Salesgirl. 1. 8.Security Supervisor. 1. Lecture of Bechelor. 1. 1. 1. 1. 2. Lecture of Magister.Troly Boy.Pramuniaga Busana Pria Dewasa.Woman Clothes Specific Executive Salesgirl. 1. 7.Medical Massager. 5. 1.Sport and Art Salesgirl. 3.Kasir.Security Supervisor.Pramuniaga Umum 1.Wet Food Salesgirl.Phsysioterapi.Casier.Sekuriti Utama /Spesialis.Electronic and Computer Salesgirl. 2. 1.Medical Massage. 3. 6. 18. 2. 2.Sekuriti Madya/Supervisor.Women Clothes Salesgirl.Casier. Kasir.Hyper Store.General Salesgirl.Pramuniaga Umum 1.Pramuniaga Spesifik Busana Eksekutif Pria.Man Clothes Specific Executive Salesgirl. 3. 4. 1. 17.Guru Bidang Studi Matematika.Pramuniaga Busana Anakanak.Sekuriti Pratama/Dasar.Dosen Pendidikan Sarjana. 2. 2.Acupunturer.Household Tolls Salesgirl. 7. 1.Sekuriti Utama /Spesialis.Pramuniaga Food Basah.Super Store.

6.Supervisor Operator dan Pengemas Shasimi .Tuna Loin Fresh & Frozen Product Packaging.Baby Nursemaid.Hotel dan Rumah Sakit 6. 1.Sekuriti Madya/Supervisor. 1. 5.Pengasuh Muda Balita. Industri Pengolahan Ikan Tuna : 1.Pelayanan Khusus. 3. 3. 4. 1.Pembantu Pengasuh Balita 2. 2. Industri Pengolahan Hasil Perikanan Laut. 2.Shasimi Product Packaging.Penata Bunga di Rumah. 2.Pembantu Penjaga Bayi.Pekerja Rumah Tangga.Penjaga Lansia. 3. 2.Pembersih Rumah. 3.Basic Security.Launder. 3.Security Specialist. 1.Mother Helper.Basic Security. 1.Shasimi Product Quality Controller 1. 3.House Maid.Table Manner.Flowerist.Sekuriti Pratama/Dasar.Sekuriti Pratama/Dasar.Security Supervisor. 7 Negara Pengguna Careworker.Supervisor Operator dan Pengemas Tuna Loin Segar & Beku.Perumahan.Pendidik Madya Anak. 1. 4. 3. 3. 2. 2.Perawatan Anak Balita. 1. 2. 1. 4. 72 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . dan Jepang (Magang) Aspac dan Australia. 4.Tuna Loin Segar dan Beku.Pelayanan Umum. 3.Security Specialist. dan Jepang (Magang) 21.Pengemas Produk Shasimi.Penjaga Titipan Bayi 7.Penjaga Muda Bayi. Taiwan.Tuna Loin Fresh & Frozen Taiwan.Sekuriti Utama /Spesialis. 1.Security Specialist.Nanny Junior.Governess Senior. 3.Penata Laksana Rumah Tangga. 1. 2. 3. 1. 2. 20. 2.Cooker.Sekuriti Pratama/Dasar. Jasa Perorangan Yang Melayani Rumah Tangga.Security Supervisor. 8.Baby Sitter Senior.Pencuci & Pelicin Pakaian 4.Caregiver 3. TimTeng.Pengasuh Utama Balita.Operator Produk Shasimi. 1.Operator Produk Tuna Loin Segar & Beku.Pengawas Mutu (QC) Produk Shasimi. 1.Juru Masak Rumah Tangga 5.Perawatan Lansia. 3. 4.Tuna Loin Fresh & Frozen Product Operator.Sekuriti Madya/Supervisor.Governess Assistant. 1.Sekuriti Utama /Spesialis.Pembantu Penjaga Lansia 2. 2. 1. 2.Pembantu Pendidik Anak. 6. 3. 3.4. 3.Doby.Penjaga Madya Bayi.Pengemas Produk Tuna Loin Segar & Beku.Pencuci Pakaian.Nanny Senior.Personal Asisten. Aspac dan Tim-Teng. 2.Penata Hidang. 2. 8. 5.Shasimi Operator and Pacakaging Supervisor.Sekuriti Utama /Spesialis.Perkantoran. 3.Sekuriti Madya/Supervisor. Aspac.Elderly / Old Folk Care. 2.Shasimi.Au Pair.Nanny Assistant. Aspac. 2.Shasimi Product Operator.Education & Sport area 1.House Kepeer.Sekuriti Madya/Supervisor. 2. 3. 7.Sekuriti Pratama/Dasar.Penjaga Titipan Anak. 3. 4.Personal Asistant.Cleaner. 3. 1.Butler.Pendidik Muda Anak 3.Kepala Pekerja Rumah Tangga. 2.Perawatan Bayi.Pendamping Lansia.Perawatan Anak Usia Sekolah 6.Security Specialist.Pengawas Mutu (QC) 1. Aspac dan Tim-Teng. 2. 2. 4. 1. 1. 4.Basic Security. 1.Basic Security. JasaTata Laksana Rumah Tangga Indoor : 1.Caretaker 2. 2. 2. 5. 3. 1. 2.Sekuriti Utama /Spesialis.Tuna Loin Fresh & Frozen Operator and Packaging Supervisor. 3. 3. 1.Baby Sitter Junior.Governess Junior. 3.Security Supervisor.Security Supervisor. 6.

Account Officer. 1. Administration Staff. 3.Basic Settlement. dan Jepang (Magang) 4. Aspac.Basic Treasury Dealer.Supervisor Operator dan Pengemas Produk Tuna dalam Kaleng. 5.Non Syariah. 2.Frozen Tuna Steak Operator and Packaging Supervisor. 2.Intermediate Treasury Dealer.Advanced Money Broker.Intermediate Settlement 3.Kerpala Bagian Operasional.Pengemas Produk Tuna Steak Beku. TimTeng dan Lainnya.Basic Money Broker.Intermediate Treasury Dealer. 3.Pengawas Mutu (QC) Produk Ikan Tuna Steak Beku. 1. 7.Food Plan General Worker.Bank Syariah.Tuna Steak Beku.Audit Internal. Tim Teng dan Lainnya. 2. 8.Analis Pembiayaan Syariah. 4. 1. 1. 2.Basic Money Broker. Bank Umum : a.Staf Administrasi Syariah..Kerpala Bagian Operasional Syariah 1. 2. 2.Canning Tuna Product Operator and Packaging Supervisor.Pengalengan Tuna. 2.Intermediate Money Broker 3. 23.Frozen Tuna Steak Product Quality Controller Taiwan.Kepala Bagian Pembiayaan Syariah. 3. 5. 2. 3.Audit Internal Syariah. 2. 3. 2. 6.Syariah Operational Superintendent.Settlement. 3.Pengemas Produk Pengalengan Tuna.Advanced Treasury Dealer. 8. 1. 1. 3.Kepala bagian Akuntansi Syariah.Frozen Tuna Steak Product Operator.Budidaya 5.Canning Tuna Product Packaging.Intermediate Settlement. 3. 7. 1. 2. Aspac dan Lainnya.Basic Settlement.Advanced Money Broker.Canning Tuna Product Operator. 1.Syariah Administration Cassier / Teller..Cassier / Teller.Pekerja Umum Tanaman Product Quality Controller 1.Audit Internal.Account Officer. 2. b.Costumer Service Syariah 4.Kepala bagian Akuntansi 6.Syariah 3.Syariah Audit Internal. 1. 1. 2.Syariah Account Superintendent.Financing Superintendent. Malaysia dan Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 73 . 3. Perantara Keuangan.Operator Produk Tuna Steak Beku. 4. 5. 1. 1. 8.Kepala Bagian Pembiayaan 7.Intermediate Money Broker 3.Syariah Staff.Money Broker.Advanced Settlement.Kasir /Teller 3. 4. 2.Account Officer Syariah. 9. 1. 9.Dyariah Financing Superintendent.Advanced Settlement.Operator Produk Pengalengan Tuna. dan Jepang (Magang) 22. 1. 6.Canning Tuna Product Quality Controller Taiwan.Advanced Treasury Dealer.Syariah Account Officer.Pengawas Mutu (QC) ProdukTuna dalam Kaleng. Custemer Service. 1.Frozen Tuna Steak Product Packaging. 7.Operational Superintendent. 2. 4.Bank Non Devisa.Account Superintendent.Financing Analyst. 1.Supervisor Operator dan Pengemas Tuna Steak Beku. 8.Produk Ikan Tuna Beku.Basic Treasury Dealer.Bank Devisa.Treasury Dealer. 2. Financing Analyst.Syariah 4.Kasir. 3. 1.Analis Pembiayaan 4. 6. 3. 4./Teller Syariah.Staf Administrasi. Pertanian.

Mandor Perkebunan Karet.Asisten Disain Floral 2.Pekerja Tanaman Sayuran Lainnya.Palm Plantation General Worker.Pekerja UmumPerkebunan Kelapa Sawit.Yunior Disain Floral. 2.Yunior Perangkai Bunga 3.Pekerja Pembibitan Tanaman Hutan Industry 3. Korea Selatan 24. 2. 4. 6. 1.Budidaya Perkebunan Karet. 2. 2. 2. Malaysia. 3. 7.Wood Press Vener Machine Operator. 3. 2.Asisten Disaign Floral. 4.Pekerja Umum Peternakan Sapi.Pekerja Panen Hasil Tandan Buah Sawit. 3. Perkebunan. Taiwan dan Korea Selatan 3.Operator Mobil Derek Balok Kayu Hutan. 2.Log Loader Operator. 1.Result Harvest Bunch Palm Oil Worker. Pangan. 3. 8.Budidaya Perkebunan Kelapa. 1.Ruber Plantation Foreman.Mandor Perkebunan Kelapa. 3. 8. 1.Pekerja UmumPerkebunan Karet. 26.Wood Sewing Operator.Budidaya Kehutanan.Payloader Driver. 4.Caw Stable Worker. 7. 5. 1.Operator Mesin Bubut Kayu. 3.Penebang Kayu Hutan dengan Mesin Gergaji Rantai. 74 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Palm Oil Palm Foreman. 3. 6.Operator Kayu Pres Vener.Pertanian. 1.Seni Disain Floral (SDF). 3.Playwood Press Machine Operator 5.Coconut Result Harvest Worker. Aspac dan Lainnya. 4. Malaysia 2.Log CraneMobile Operator.Ruber Plantation General Worker.Perawat Kandang Sapi 1. 1. Malaysia. 2.Pekerja Umum Tanaman Buah. 3. 6.Senior Disain Floral. Kehutanan.Disain Floral Junior. 5.Flower Combine Asistant.Operator Mesin Pres Playwood.Fruit Plan General Worker.Coconut Plantation Foreman.Vegetable Plan General Worker.Mandor Pembibitan Tanaman Hutan Industry.Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit.Art Flower Combine and Art DesignFloral Decorator (Special Action) 1.Operator Mesin Pemotong/ Penggergajian Kayu. 2.Sedling Forest Industry Worker.Foretry Chain Saw Operator Malaysia.Pekerja Umum Kehutanan.Foresty General Worker.Flower Plan General Worker.Ruber Tapping-Knife Worker 3.Wood Lathe Machine Operator.Cow Farm Worker. 1. Peternakan. Malaysia 2.Pengemudi Kendaraan Pemuat Balok Kayu.Asisten Perangkai Bunga 2.Decorator Seni Merangkai Bunga dan Seni Disain Floral (Special Action) 1. 25.Pekerja UmumPerkebunan Kelapa.Palm Oil Plantation General Worker.Disain Floral Senior. 1. 1.Flower Combined Junior 3.Penebang Kayu Hutan. 2. 3. 1. 2. 7. 2. 1. 1. 2.Pekerja Sadap Karet. 2.Driver Pembuat Jalan Areal Tebang Hutan. 2.Sedling Forest Industry Foreman. 3.Mandor Perkebunan Kelapa Sawit.Pekerja Panen Hasil Buah Kelapa.Seni Merangkai Bunga (SMB). 3. 4. 3. 2. 1.Senior Perangkai Bunga.Budidaya Ternak Sapi.Pekerja Umum Tanaman Bunga. Flower Combined Senior 4.

2.Budidaya Ternak Domba. 3.Budidaya Ternak Ayam.

4.Budidaya Ternak Babi.

3.Pemerah Susu Sapi. 4.Operator Mesin Perah Susu Sapi. 1.Pekerja Umum PeternakanDomba 2.Perawat Kandang Domba. 1.Pekerja Umum Peternakan Ayam. 2.Perawat Kandang Ayam. 3.Operator Mesin Tetas Telur. 4.Pekerja Pembuat/Peramu Makanan Ayam 1.Pekerja Umum Peternakan Babi. 2.Perawat Kandang Babi

3.Cow Man Milker. 4.Milks Machine Operator. 1.Sheep Farm General Worker. 2. 1.Chiken Farm General Worker. 2.Chick Stable Worker, 3.Hatch Eg Machine Operator. 4.Chick Food Maker. 1.Pig Farm General Worker. 2.Pig Stable Worker. Taiwan dan Lainnya. TimTeng dan Lainnya. Aspac dan Lainnya.

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

75

LAMPIRAN 2.: FORMAT INFORMASI KAMUS JABATAN TKI.

No
1. 2. 3. 4.

Informasi
Nama Jabatan Kode Jabatan Ringkasan Uraian Tugas. Uraian Tugas. 4.1. 4.2. 4.3. 4.4. 4.5. 4.6. Dst.

Uraian Informasi Jabatan TKI

5.

Syarat Jabatan : a.Pendidikan. b.Pelatihan/Kursus. c.Pengetahuan Kerja d.Syarat Fisik. e.Bakat Kerja. f.Minat Kerja. g.Temparemen Kerja.

76

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

LAMPIRAN 3.: FORMAT DISKRIPSI INFORMASI JABATAN TKI.

No
1. 2. 3. 4. 5.

Diskripsi Jabatan
Nama Jabatan Kode Jabatan Letak jabatan Ikhtisar/Ringkasan (Job Sumary). Uraian Tugas dan Kegiatan

Uraian Diskripsi Informasi Jabatan

5.1.

a. b. c. a. b. c. a. b. a. b. a. b.

5.2.

5.3.

5.4.

5.5.

Dst

6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19.

20.

Bahan kerja. Perangkat Kerja. Hasil Kerja Tanggung Jawab Wewenang Jabatan Korelasi Jabatan Kondisi Lingkungan Kerja Reiko Bahaya Kerja Pengetahuan kerja. Keterampilan Kerja Sikap Kerja. Sifat Jabatan/Pekerjaan Fungsi Pekerja. Syarat Jabatan: a.Pendidikan. b.Pelatihan/Kursus. c.Syarat Fisik. d.Bakat Kerja. e.Minat Kerja. f.Temparemen Kerja. Informasi lain yang terkait.

Jakarta

2010.

Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan Deputi Bidang Penempatan BNP2TKI.

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

77

78

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 79 .

80 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->