KATA PENGANTAR
Dalam rangka mewujudkan visi Penempatan Tenaga Kerja Indonesia yang berkualitas dan bermartabat, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia, Deputi Bidang Penempatan senantiasa berusaha menciptakan kegiatan kegiatan yang memiliki dampak yang konstruktif terhadap pembenahan penempatan TKI. Pembenahan ini diawali dari peningkatan kualitas Calon TKI yang berminat bekerja ke luar negeri, untuk itu perlu pemahaman calon TKI tentang segala seluk beluk bekerja keluar negeri. Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini merupakan arah dan panduan yang digunakan oleh penyelenggara dan tenaga penyuluh untuk melaksanakan penyuluhan jabatan TKI di Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Desa. Petunjuk Teknis ini merupakan rangkuman seluruh pandangan dan masukan yang sangat berharga dari para pemangku kepentingan yang di uraikan secara detail dan fokus kepada para penyuluh. Prosedur bekerja ke luar negeri yang benar yang akan disampaikan oleh Tenaga Penyuluh Jabatan TKI baik dari BNP2TKI, BP3TKI, P4TKI maupun Petugas penyelenggara di Daerah, untuk itu perlu dibuat suatu Petunjuk Teknis tentang Penyuluhan Jabatan TKI. Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Penyusun dan semua pihak yang telah memberikan kontribusi pada penyusunan Petunjuk Teknis ini. Apabila ada perubahan kebijakan dan ketentuan perundang undangan, maka Petunjuk Teknis ini dapat disesuaikan dan untuk itu

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

i

kami sangat menghargai dan berterima kasih atas segala masukan, kritik dan saran konstruktif dari berbagai pihak demi kesempurnaan kandungan kualitas Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI. Demikian Petunjuk Teknis ini disusun semoga dapat menjadi panduan dalam pelaksanaan Penyuluhan Jabatan TKI di daerah.

Jakarta, Juni 2010 Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan

Ir. Yunafri, MM NIP. 19570612 198603 1 003

ii

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

BNP2TKI

BADAN NASIONAL PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA
Gedung A Lt II Jl. MT Haryono Kav. 52 Jaksel, Telp. (021) 7918205 PO BOX 4451 JKTM 12770, Website : www.bnp2tki.go.id

DEPUTI BIDANG PENEMPATAN

KEPUTUSAN DEPUTI BIDANG PENEMPATAN NOMOR : KEP. 59 /PEN/VI/2010 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYULUHAN JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA DEPUTI PENEMPATAN BADAN NASIONAL PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA Menimbang : a. bahwa dalam rangka mewujudkan visi Penempatan Tenaga Kerja Indonesia yang berkualitas dan bermartabat, Deputi Bidang Penempatan senantiasa berusaha menciptakan kegiatan yang memiliki dampak konstruktif terhadap pembenahan penempatan TKI untuk itu perlu pemahaman calon TKI tentang segala seluk beluk bekerja ke luar negeri; b. bahwa belum tersedianya peraturan tentang penyuluhan jabatan TKI menyebabkan kurangnya informasi yang diterima oleh pencari kerja dan calon pencari kerja ke luar negeri serta adanya kondisi ketidak sesuaian antara kualifikasi kompetensi tenaga kerja dengan persyaratan kerja, memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan pengguna, masih minimnya informasi tentang dunia kerja maupun informasi pasar kerja yang dapat di akses; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu disusun Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia dengan Keputusan Deputi Bidang Penempatan. Mengingat : 1. 2. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan; Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri; 3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Pemerintahan Daerah; 4. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik; 5. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik; 6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Kewenangan Pemerintah antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota; 7. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2006 tentang Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia; 8. Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 2002 tentang Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 88 mengenai Lembaga Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja; 9. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2006 tentang

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

iii

10. lembaga pendidikan. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor PER. Ade Adam Noch NIP. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-13/KA/V/2010 tentang Bursa Kerja Luar Negeri. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-45/KA-BNP2TKI/XI/2008 ten tang Pedoman Penyelenggaraan Kelompok Berlatih Calon Tenaga Kerja Indonesia Berbasis Masyarakat. 19530202 19810210 001 iv Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Kebijakan Reformasi Sistem Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-38/KA/IX/2008 tentang Standar Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia oleh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta. BNP2TKI/III/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Jo Per-53/KA/SU-OKH/XII/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan Yang Berkeadilan. : Petunjuk teknis penyuluhan jabatan TKI sebagaimana dimaksud pada amar PERTAMA sebagai petunjuk teknis dalam memberikan informasi yang komperensif kepada para calon tenaga kerja Indonesia dan masyarakat. : Petunjuk teknis peyuluhan jabatan TKI sebagaimana termaksud pada amar PERTAMA dipergunakan sebagai acuan atau petunjuk teknis bagi BNP2TKI BP3TKI. 13. 14. : Keputusan Deputi Penempatan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Provinsi. Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal 11 Juni 2010 DEPUTI PENEMPATAN KEDUA KETIGA KEEMPAT Drs. 11. sehingga memahami informasi peluang kerja ke luar negeri. 12. Kabupaten/Kota dan Kecamatan/Desa. MEMUTUSKAN Menetapkan PERTAMA : : KEPUTUSAN DEPUTI BIDANG PENEMPATAN TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYULUHAN JABATAN TKI sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ini. P4TKI dalam melaksanakan penyuluhan jabatan TKI di Pusat.01/KA.

.................................. Maksud............... 1 1 4 5 10 11 13 13 15 18 21 24 25 26 BAB II BAB III PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN TKI ............ Prinsip-prinsip Penyuluhan Jabatan ................................ Pengertian .............................. D.......................... Penerima Manfaat Layanan Penyuluhan Jabatan TKI ......................................... Latar Belakang ................................ 42 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia v ............. DAFTAR ISI ............................. E. B......... Prosedur Pelaksanaan Penyuluhan Jabatan ................................................................................. Ruang Lingkup ................. 30 C.............. Tujuan dan Sasaran ..................................... B......... Peranan Penyuluhan Jabatan TKI ................. C......... Metode Kegiatan .......... Dasar Hukum ......... 59/PEN/VI/2010 ....................... Tenaga Penyuluh................... 40 E. D............................................ G....... 28 A. Nara Sumber dan Persyaratan .............................. Sarana dan Prasarana ................................................. C.. A........... Mekanisme dan Prosedur....................... KEPUTUSAN DEPUTI BIDANG PENEMPATAN NO:KEP............... Peserta ..... i iii v BAB I PENDAHULUAN .................................. 28 B.............................................................. Materi Penyuluhan ..................... PENYULUHAN JABATAN TKI .................................................... E... A...................... 32 D..............................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .................. Materi Penyuluhan Jabatan .................... F.............. Penyelenggaraan Penyuluhan Jabatan ..

..... 61 vi Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia ...................... B............................................. Monitoring ...............BAB IV PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS PENYULUH JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA ........................................... 60 LAMPIRAN ............................. Mekanisme dan Prosedur ...... Penyelenggaraan Pelatihan Dan Bimbingan Teknis ......... 54 A............................... 59 DAFTAR PUSTAKA ......................... 54 B......... 55 C............................... 57 BAB VI PENUTUP ....................... Pengajar ............. D... E.............................................. Pelaporan .LAMPIRAN ..... BAB V 47 47 49 50 51 53 MONITORING.... Metoda dan Penilaian .................... Peserta Pelatihan Dan Bimbingan Teknis .... A..................... EVALUASI DAN PELAPORAN .......... Evaluasi dan Penilaian ........... Materi....... C................................................................................................

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 1 . Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri harus sesuai dengan keahlian. hak memperoleh informasi merupakan hak azasi manusia dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu ciri penting negara demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelengaraan yang baik.Lampiran Keputusan Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor : KEP. bakat. Program penempatan TKI ke luar negeri telah memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi pengangguran di dalam negeri yang sampai saat ini belum sepenuhnya dapat diselesaikan pemerintah. Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri juga perlu dilakukan secara terpadu antara instansi Pemerintah baik Pusat maupun Daerah dan peran serta masyarakat dalam suatu sistem hukum guna melindungi tenaga kerja Indonesia yang di tempatkan di luar negeri. LATAR BELAKANG Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam mengurangi pengangguran akibat terbatasnya lapangan kerja di dalam negeri. dan pengelolaan informasi publik merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan masyarakat informasi. Informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional. minat dan keterampilan.59/PEN/VI/2010 Tanggal : 11 Juni 2010 BAB I PENDAHULUAN A. keterbukaan informasi publik merupakan sarana mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara dan Badan Publik lainnya dan segala sesuatu yang berakibat pada kepentingan publik.

asas umum pemerintahan dan korporasi yang baik. korban kekerasan.undangan dan perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Tenaga kerja Indonesia di luar negeri sering dijadikan obyek perdagangan manusia. terpenuhinya penyelenggaraan pelayanan publik sesuai dengan peraturan perundang . Azas dan tujuan setiap Informasi Publik bersifat terbuka dan dapat diakses setiap pengguna. efektif. mewujudkan penyelenggaraan yang baik yaitu yang transparan. dan efisien. dan kewenangan seluruh pihak yang terkait dengan penyelenggaraan pelayanan publik. akuntabel. serta dapat dipertanggung jawabkan dengan mengetahui alasan kebijakan yang mempengaruhi hajat orang banyak dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan/atau meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi yang berkualitas. kecuali bersifat ketat dan terbatas. meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengambilan kebijakan dan pengelolaan Badan Publik yang baik. program. Pelayanan yang dimaksud untuk memberikan kepastian hukum dan hubungan antara masyarakat dan penyelenggaraan dalam pelayanan publik yang bertujuan agar terwujudnya batasan hubungan yang jelas tentang hak dan tanggungjawab. kesewenang-wenangan. kejahatan atas harkat dan martabat manusia serta perlakuan lain 2 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . sistem penyelenggaraan yang layak sesuai dengan asas . tepat waktu. biaya ringan dan cara sederhana untuk menjamin hak warga negara guna mengetahui rencana pembuatan kebijakan. kewajiban. dan proses pengambilan keputusan serta alasan pengambilan suatu keputusan publik untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan. dapat pula diperoleh setiap pemohon informasi dengan cepat.

perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan jabatan-jabatan baru dan pada umumnya tenaga kerja yang tersedia belum siap mengisi.yang melanggar hak asasi manusia. keadaaan sosial budaya masih kurang untuk mendukung lajunya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. angkatan kerja yang memasuki dunia kerja belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 3 . belum tersedianya peraturan tentang penyuluh jabatan menyebabkan kurangnya informasi yang diterima oleh pencari kerja dan calon pencari kerja ke luar negeri. di samping dengan adanya kondisi ketidaksesuaian antara kualifikasi kompetensi tenaga kerja dengan persyaratan kerja. penyuluhan jabatan tenaga kerja luar negeri yang disampaikan oleh tenaga yang tidak kompeten. masih minimnya informasi tentang dunia kerja maupun informasi pasar kerja yang dapat diakses oleh pencari kerja. peranan kelembagaan penempatan dan lembaga pendukung penempatan lainnya harus menjadi perhatian pemerintah. Oleh karena itu. selanjutnya diharapkan buku ini pada akhirnya dapat memberikan persiapan bagi calon Tenaga Kerja Indonesia memiliki kemampuan untuk bekerja di luar negeri. maka diperlukan Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia agar Penyuluh Jabatan dapat memberikan pembekalan kepada pencari kerja luar negeri tentang dunia kerja dan infomasi yang berkaitan dengan kesempatan kerja yang ada. Permasalahan yang dihadapi TKI sampai saat ini masih terjadi disebabkan antara lain oleh belum adanya tenaga Penyuluh Jabatan Tenaga Kerja Luar Negeri. pemberian informasi pasar kerja. Berdasarkan permasalahan tersebut diatas. memerlukan pelayanan secara menyeluruh sejak proses sosialisasi.

10. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2006 tentang Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. 2. 4 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan Yang Berkeadilan. DASAR HUKUM 1. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2006 tentang Kebijakan Reformasi Sistem Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. 5. 9.01/Ka. Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 2002 tentang Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 88 mengenai Lembaga Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. 8. 11.BNP2TKI/III/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Jo Per-53/KA/SUOKH/XII/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri. 6. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Pemerintahan Daerah. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor PER. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Kewenangan Pemerintah antara Pemerintah. 3. 7. 4.B.

PENGERTIAN 1. Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan BP3TKI adalah Unit Pelaksana Teknis di lingkungan BNP2TKI yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala BNP2TKI. Calon Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan CTKI adalah setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pencari kerja yang akan bekerja di luar negeri dan terdaftar di instansi Pemerintah Kabupaten/Kota yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan. 13. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan BNP2TKI adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Presiden. C. Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan P4TKI adalah kantor pelayanan di wilayah kerja dan dikoordinasikan oleh BP3TKI yang membawahinya. 3.12. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-45/KA-BNP2TKI/XI/ 2008 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kelompok Berlatih Calon Tenaga Kerja Indonesia Berbasis Masyarakat. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 5 . Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-38/KA/IX/ 2008 tentang Standar Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia oleh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-13/KA/V/2010 tentang Bursa Kerja Luar Negeri. 4. 14. 2.

9. 11. kepada calon/ pencari kerja agar memiliki gambaran yang obyektif tentang peluang kesempatan kerja sehingga mampu menentukan pilihan pekerjaan yang tepat dan berdayaguna sesuai dengan bakat. dan kemampuannya baik untuk sementara waktu maupun tetap. minat.5. Penyuluhan adalah Proses Penyebarluasan informasi yang dilakukan dengan cara mengembangkan sumber daya manusia yang ada. dan dinamis. 8. Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan TKI adalah setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pencari kerja yang akan bekerja di luar negeri dalam hubungan kerja untuk jangka waktu tertentu dengan menerima upah. 10. agar mempunyai pemahaman tentang kemampuan dan keterampilan. Petugas Penyuluh Jabatan TKI adalah petugas antar kerja yang melaksanakan kegiatan Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Luar Negeri. obyektif. Antar Kerja adalah suatu mekanisme pelayanan kepada pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bakat. Penyuluhan Jabatan TKI adalah suatu proses penyampaian informasi tentang jabatan/pekerjaan dunia kerja secara sistematis. dan baik dalam hubungan kerja maupun usaha mandiri. serta pelayanan kepada pemberi kerja untuk memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan. Angkatan Kerja adalah penduduk dalam usia kerja (18 tahun ke atas) baik yang bekerja maupun yang sedang mencari pekerjaan dan penganggur. minat. 7. Jabatan Tenaga Kerja Luar Negeri adalah Jenis-jenis pekerjaan yang diberikan oleh pengguna yang ada di luar negeri yang siap di pangku oleh Calon Tenaga Kerja Indonesia. 6. dan kepribadian. 6 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .

terjadi karena perluasan usaha. 14. Pengguna jasa TKI yang selanjutnya disebut dengan Pengguna adalah instansi Pemerintah. nilai dan makna tertentu mengenai ketenagakerjaan. 13. Informasi Ketenagakerjaan adalah gabungan. Bursa Kerja Luar Negeri adalah suatu Lembaga yang bergerak di bidang jasa pelayanan dan fasilitas TKI ke Luar Negeri bagi yang dikelola pemerintah maupun swasta dalam bentuk badan hukum perseroan maupun yayasan. keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. 16. perubahan teknik produksi atau ada tenaga kerja yang karena sesuatu hal berhenti dari pekerjaannya sehingga harus diisi dengan tenaga kerja baru. 18. Bursa Kerja adalah lembaga yang berfungsi untuk mempertemukan antara pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja dalam rangka penempatan. Lowongan Pekerjaan adalah pekerjaan yang belum ada atau belum cukup jumlah orang yang melaksanakan. Informasi Pasar Kerja (IPK) adalah informasi tentang persediaan tenaga kerja dan permintaan tenaga kerja serta informasi lain yang berkaitan dengan penempatan tenaga kerja. 17. Perjanjian kerja adalah perjanjian tertulis antara TKI dengan pengguna yang memuat syarat-syarat kerja. rangkaian dan analisis data yang berbentuk angka yang telah diolah. Badan Hukum swasta. dan/atau perseorangan di negara tujuan yang memperkerjakan TKI. 19. hak dan kewajiban masing-masing pihak. Badan Hukum Pemerintah. 20.12. Visa kerja adalah izin tertulis yang diberikan oleh pejabat yang berwenang pada perwakilan suatu negara yang memuat persetujuan untuk masuk dan melakukan pekerjaan di negara yang bersangkutan. Kompetensi Kerja adalah kemampuan kerja setiap individu yang mencakup aspek pengetahuan. naskah dan dokumen yang mempunyai arti. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 7 . 15.

disiplin. keterampilan dan sikap kerja sesuai dengan standar yang ditetapkan dan persyaratan di tempat kerja. sehingga tenaga kerja dapat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bakat. minat dan kemampuannya. dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan dan pekerjaan. 22. 28. sikap. 23. baik yang dilakukan langsung pemberi kerja maupun melalui pelayanan penempatan tenaga kerja pemerintah maupun swasta melalui sistem antar kerja. 24. memperoleh. meningkatkan serta mengembangkan kompetensi kerja. wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan antar kerja. produktivitas. Kelompok Berlatih calon TKI Berbasis Masyarakat yang selanjutnya disebut KBBM adalah komunitas pelatihan kerja berkedudukan ditingkat desa/kecamatan yang menitik beratkan pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup pengetahuan. Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja adalah kegiatan untuk mempertemukan tenaga kerja dengan pemberi kerja. tanggungjawab. dan pemberi kerja dapat memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhannya. 25. Penempatan Tenaga Kerja adalah pengisian lowongan pekerjaan oleh pencari kerja. meliputi 8 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Pengantar Kerja adalah pegawai negeri sipil yang diberi tugas. TKI formal adalah Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja pada pengguna berbadan hukum baik itu pemerintah maupun swasta. Pelatihan Kerja adalah keseluruhan kegiatan untuk memberi. Pelaksana Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja adalah instansi pemerintah yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan dan lembaga swasta berbadan hukum. 27. TKI informal adalah Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja pada pengguna perseorangan.21. 26.

Petugas Antar Kerja adalah pegawai/petugas pelaksana pelayanan penempatan tenaga kerja yang memiliki keterampilan untuk melakukan kegiatan penempatan tenaga kerja tetapi bukan pejabat fungsional pengantar kerja. 33. Narasumber adalah orang yang ahli. persiapan pemberangkatan. pendidikan dan pelatihan. 31. penempatan. 34. Lembaga Pendidikan adalah lembaga yang memberikan pelayanan jasa kepada siswa di bidang pendidikan berdasarkan tingkatan studinya dibedakan. memiliki pengetahuan dan wawasan yang memadai untuk memberikan arahan dan saran dalam realisasi kegiatan tersebut. 30. penampungan. Akademi dan pesantren. dan pemulangan dari Negara tujuan. Penempatan Pemerintah dengan pihak swasta yang selanjutnya disebut G to P adalah Penempatan TKI ke Luar Negeri oleh Pemerintah yang dilakukan atas dasar perjanjian antara Pemerintah dengan pengguna Berbadan Hukum Negara Tujuan. pengurusan dokumen. Penempatan TKI adalah kegiatan pelayanan untuk mempertemukan TKI sesuai dengan bakat minat dan kemampuannya dengan pemberi kerja di luar negeri yang meliputi keseluruhan proses perekrutan. pelayanan konsultasi. perijinan dan informasi instansi pemerintah/swasta serta unit-unit lainya. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 9 . berdasarkan bidang studi pendidikannya dibedakan SMU dan SMK. Penempatan TKI oleh Pemerintah yang selanjutnya di sebut Goverman to Goverman (G to G) adalah Penempatan TKI ke Luar Negeri yang dilakukan oleh pemerintah atas dasar perjanjian secara tertulis antara Pemerintah RI dengan Pemerintah negara tujuan.29. 32. Universitas. pemberangkatan sampai ke negara tujuan.

Penempatan yang dilakukan oleh swasta yang selanjutnya disebut P to P adalah Penempatan TKI oleh PPTKIS dengan mitra usaha di Luar Negeri berdasarkan perjanjian kerjasama penempatan yang dilakukan di Negara penempatan. Maksud Maksud disusunnya Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini adalah sebagai berikut : a. 37. TUJUAN DAN SASARAN 1. Memberikan pedoman bagi petugas tentang pelaksanaan Penyuluhan Jabatan TKI untuk mencapai tujuan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri. Memberikan informasi yang komprehensif kepada para calon tenaga kerja Indonesia dan masyarakat. 36. Badan Hukum Swasta. 38. Sektor Usaha adalah Pengelompokan usaha-usaha Perusahaan berdasarkan atas sektor yang telah ditetapkan oleh BPS dalam (KLUI). sehingga memahami informasi peluang kerja ke luar negeri. MAKSUD. Tujuan Tujuan disusunnya Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini adalah : a. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 2. dewasa sampai usia pensiun. Mewujudkan keseragaman dalam perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan penyuluhan jabatan TKI. Pencari Kerja adalah mereka yang aktif mencari kerja (baik dalam status bekerja atau menganggur) dengan tingkat pendidikan yang bervariasi mulai dari tidak memiliki pendidikan dasar sampai tingkat sarjana. dan/atau Perseorangan Negara tujuan yang mempekerjakan TKI. Pengguna jasa TKI yang selanjutnya disebut dengan Pengguna adalah Instansi Pemerintah.35. 10 . D. b. dengan usia mulai dari muda.

Sasaran a. c. dasar hukum. b.b. efisien. efektif dan dapat dipertanggung jawabkan kepada pencari kerja dan masyarakat. Sedangkan Bab III tentang Pelaksanaan Penyuluhan Jabatan yang menjelaskan tentang Peserta. Metode. sasaran dan ruang lingkup penyusunan Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI. Materi Penyuluhan Jabatan. Terlaksananya kegiatan penyuluhan jabatan yang baku/ standard sesuai Petunjuk Teknis. RUANG LINGKUP Ruang lingkup pembahasan Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI diawali dengan Bab I tentang Pendahuluan yang menjelaskan tentang latar belakang. Penerima Manfaat Layanan Penyuluhan Jabatan. Prosedur Pelaksanaan Penyuluhan Jabatan. Peranan Penyuluhan Jabatan. tepat. Terwujudnya kesesuaian antara informasi peluang kerja dan keterampilan/kompetensi kerja bagi pencari kerja ke luar negeri melalui Lembaga Penempatan dan Pendukung Penempatan. Mekanisme dan Prosedur. maksud. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 11 . Menyampaikan informasi secara baik. akurat. Penyelenggaraan Penyuluhan Jabatan. tujuan. transparan. Terlaksananya penyuluhan jabatan TKI sebagai salah satu fungsi pelayanan penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia secara optimal. Materi Penyuluhan Jabatan. 3. E. Sarana dan Prasarana. Tenaga Penyuluh. Bab II tentang Penyuluhan Jabatan TKI yang menjelaskan Prinsip Penyuluhan Jabatan.

yang digunakan sebagai bahan evaluasi dan penilaian keberhasilan serta kekurangan dan kelemahan sebagai saran perbaikan program dan kebijakan yang akan datang. yang harus dipahami oleh tenaga penyuluh sebagai bahan materi penyuluhan jabatan. Penilaian dan Mekanisme dan Prosedur.Pada Bab IV tentang Pelatihan dan Bimbingan Teknis Penyuluhan Jabatan TKI yang menjelaskan Peserta Pelatihan Penyuluhan Jabatan. Evaluasi dan Pelaporan yang menjelaskan aspek aspek dan instrument monitoring dalam rangka penyedian data dan informasi pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI. dituangkan dalam Bab VI sebagai penutup yang mengarahkan agar semua pihak yang terkait dalam penyuluhan jabatan TKI dapat menggunakan Petunjuk Teknis ini sebagai acuan dan pedoman. Petugas Penyuluh. Pada Lampiran akan dilengkapi dengan informasi jenis jabatan pekerjaan yang berlaku secara internasional yang disusun berdasarkan sektor lapangan usaha dan bidang-bidang usaha. Metoda. sehingga peran kegiatan penyuluhan jabatan sebagai salah satu fungsi pelayanan penempatan dan perlindungan TKI yang dilaksanakan oleh BNP2TKI dan instansi terkait dapat tercapai secara optimal. Selanjutnya pada Bab V membahas tentang Monitoring. 12 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Materi Penyuluhan Jabatan. Sedangkan di bagian akhir dari penulisan petunjuk pelaksanaan ini.

mudah dipahami bila penyuluhan mempunyai keterkaitan erat dan mendukung program lain. yang kemudian berusaha mendapatkan pekerjaan dengan mencari lowongan kerja yang ada di dalam dan luar negeri. perencanaan tenaga kerja ataupun perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Pencari kerja Pencari kerja (Pencaker) merupakan produk institusi pendidikan dan atau pelatihan. Bursa Kerja Pemerintah yang dilaksanakan oleh Dinas yang membidangi ketenagakerjaan/BP3TKI. pemagangan. c. bila seluruh layanan yang ada didalamnya juga berjalan dengan baik. d. produktivitas kerja. Selanjutnya layanan penempatan akan dapat berjalan dengan baik. Dengan demikian. 2. Penyuluhan jabatan Penyuluhan jabatan pada prinsipnya merupakan suatu langkah awal dalam layanan penempatan tenaga kerja Indonesia dan sekaligus sebagai wujud salah satu fungsi layanan antar kerja.BAB II PENYULUHAN JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA A. Bursa Kerja Luar Negeri (BKLN). b. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 13 . Bursa Kerja Swasta (BKS). Bursa Kerja Khusus (BKK) yang berada didalam lembaga pendidikan /pelatihan. Pencaker dapat memperoleh informasi lowongan kerja melalui kegiatan yang dilakukan oleh empat penyelenggara bursa kerja yaitu : a. PRINSIP-PRINSIP PENYULUHAN JABATAN 1. seperti latihan kerja.

Lembaga Pelatihan Berbasis Masyarakat yang dikenal dengan Kelompok Berlatih Calon TKI Berbasis Masyarakat (KBBM). Prinsip-prinsip penyuluhan jabatan dalam perpektif penempatan tenaga kerja di luar negeri dengan mengkaitkan dengan fungsi antar kerja. kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan lowongan pekerjaan di luarnegeri. Penempatan oleh Perusahaan untuk kepentingan sendiri. merupakan instansi pemerintah yang dibentuk khusus untuk menangani penempatan tenaga kerja Indonesia ke negara penempatan. Penempatan perseorangan/mandiri. d. Penempatan tenaga kerja di luar negeri Penempatan tenaga kerja di luar negeri diselenggarakan oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Pemerintah dengan Pemerintah (G to G). 4. c. Penempatan pada perusahaan swasta dilaksanakan oleh PPTKIS (P to P).e. 14 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . dapat dilihat pada Skema Layanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia. dan e. b. penyediaan peran berbagai lembaga pelatihan yang menghasilkan potensi. Pemerintah dengan Swasta (G to P). dalam proses penempatan dibagi dalam 5 (lima) yaitu : a. Fungsi antar kerja Program penyuluhan jabatan TKLN tersebut pada dasarnya melaksanakan fungsi antar kerja dan dalam pelaksanaannya program tersebut antara lain menyampaikan Informasi pasar kerja yang berfungsi memberikan informasi lowongan kerja sehingga pencaker dan masyarakat dapat memiliki gambaran yang obyektif tentang peluang kesempatan kerja dan menyadari realitas potensi dirinya dan selanjutnya mampu menentukan pilihan yang tepat untuk bekerja ke luar negeri. 3.

4. kelompok sasaran pencari kerja yang dirinci sebagai berikut : 1. 5. Menjelaskan tentang persyaratan kerja yang ditentukan oleh pasar kerja luar negeri. Membantu lembaga pendidikan dalam mengarahkan siswa dan pelajar untuk memilih jurusan (bidang studi) atau bidang pekerjaan yang tepat sesuai dengan potensi yang dimiliki yang terkait dengan pekerjaan di luar negeri. bakat. sekaligus untuk mengenalkan dan memahami kemampuan dasar. inovatif. Disamping peranan-peranan penyuluhan jabatan dalam memberikan informasi peluang kerja ke luar negeri diperlukan adanya peningkatan dan pengembangan tenaga penyuluh jabatan melalui Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 15 . sehingga para pencari kerja mampu mempersiapkan diri dan mengembangkan dirinya sesuai persyaratan kerja yang semakin spesifik. minat maupun karakteristik dan kepribadian seseorang/ individu. Membantu pencaker untuk memilih / mengikuti program latihan kerja. 3. 2. memilih bidang pekerjaan yang disesuaikan dengan kesempatan kerja di luar negeri yang berprospek dalam persiapan memasuki dunia kerja. persyaratan kerja. padat tehnologi dan profesional.B. Memberikan informasi tentang peluang kerja yang tercipta karena adanya perkembangan ekonomi global dan fenomena migrant workers. PERANAN PENYULUHAN JABATAN TKI Secara umum penyuluhan jabatan TKI memiliki peranan yang penting dalam informasi dunia kerja. Memberikan informasi tentang dunia kerja yang mencakup kondisi ketenagakerjaan berdasarkan sektor lapangan usaha yang berlaku secara internasional. peluang kerja.

Prinsip dan peran penyuluhan jabatan dalam perpektif penempatan tenaga kerja di luar negeri dengan mengkaitkan dengan fungsi antar kerja. penyediaan peran berbagai lembaga pelatihan yang menghasilkan potensi. sebagai berikut: 16 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Sehingga peranan penyuluhan jabatan dalam proses penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia dapat dicapai secara optimal.pelatihan penyuluhan jabatan TKI dan bimbingan teknis kepada pegawai yang ditunjuk dalam petugas pelaksana penyuluhan. Kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan lowongan pekerjaan di luar negeri. dapat dilihat pada Skema Layanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia.

PO PENEMPATAN TKLN FORMAL PERSIAPAN PELATIHAN IPK. G to G 2. PENYULUHAN JABATAN 3. P to P/PPTKLN/AGENCY 4.MEKANISME LAYANAN PENEMPATAN TKLN PENDIDIKAN/ LEMBAGA PELATIHAN PENCARI KERJA Diluar Hubungan Kerja : 1. G to P 3. Perjanjian Kerja PENEMPATAN TKLN 1. UPAH/GAJI 17 . Majikan/Perorangan 2. PK INFORMAL Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia LOWONGAN KERJA KE LUAR NEGERI ANTAR KERJA : 1. KPS 5. ASURANSI. Penerima Kerja 3. Pengguna/Pemberi Kerja/BBH 2. PENGANTAR KERJA Dalam Hubungan Kerja : 1. IPK 2.

PENERIMA MANFAAT LAYANAN PENYULUHAN JABATAN TKI Dalam rangka mewujudkan tercapainya peranan penyuluhan jabatan dalam proses penempatan dan perlindungan TKI. Sesuai dengan usianya siswa SMK/SMU masih dalam proses mencari jati diri untuk mempersiapkan karier dimasa depannya. Siswa Lanjutan tingkat Atas (SMK/SMU). Penyuluhan Jabatan. Kenyataan menunjukkan bahwa tidak semua tamatan SMK/SMU melanjutkan ke Perguruan Tinggi. sehingga mereka dapat menentukan pilihan dari sebanyak mungkin kemungkinan jabatan yang ada. Siswa merupakan calon angkatan kerja yang nantinya akan memasuki dunia kerja. yang ditujukan bagi pencaker dan masyarakat dengan tujuan agar mereka mendapat informasi tentang dunia kerja ke luar negeri. 18 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Pelatihan/Bimtek. sesuai dengan kelompok sasaran.C. maka apabila dilihat dari penerima manfaat dalam kegiatan penyuluhan jabatan TKI dibagi dalam dua sub sasaran kegiatan yaitu : 1. mereka perlu dibantu dengan cara memberikan informasi seluas-luasnya tentang dunia kerja baik di dalam maupun di luar negeri. Oleh karena itu. Kelompok sasaran yang dapat memanfaatkan pelayanan penyuluhan jabatan adalah: 1. 2. Dengan pengenalan potensi diri yang tepat mereka akan bisa mengambil keputusan yang terbaik untuk mempersiapkan diri. ditujukan bagi petugas/pelaksana yang akan bertugas melaksanakan penyuluhan kepada pencaker dan masyarakat.

2. Masyarakat umum adalah kelompok penduduk usia kerja. Kelompok masyarakat tersebut diharapkan pada posisinya masing-masing dapat memberikan dukungan dan berpengaruh terhadap keberhasilan program penyuluhan jabatan. Perusahaan-perusahaan Multi Nasional/yang memperoleh kontrak kerja di luar negeri. yang berasal dari kelompok Profesi. Pencari kerja adalah angkatan kerja yang sedang menganggur dan mencari pekerjaan maupun yang sudah bekerja tetapi ingin pindah atau alih pekerjaan dengan mendaftarkan diri ke Dinas Tenaga Kerja setempat dan BKLN dengan tingkat Pendidikan mulai dari SD (bisa baca tulis) sampai tingkat sarjana. Pondok Pesantren. 4. Politeknik dan Sekolah Tinggi). Pencari Kerja. Diharapkan pada 3. sebagai salah satu alternative disamping kesempatan kerja di dalam negeri. Serikat buruh/ serikat pekerja. dengan usia produktif. pemberian informasi tentang pentingnya program penyuluhan jabatan kepada seluruh target group menjadi sangat penting dan dilakukan secara terus menerus. Mahasiswa Kelompok mahasiswa bisa digolongkan bukan angkatan kerja dan ada yang dapat digolongkan angkatan kerja. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 19 . Organisasi Sosial/LSM. Organisasi Kemasyarakatan. Organisasi Pemuda. Organisasi Keagamaan. Kelompok masyarakat peduli TKI. Sesuai dengan tingkat pendidikannya mahasiswa sudah lebih terarah pada bidang pekerjaan tertentu. Masyarakat Umum. Akademi. Oleh karena itu. Namun demikian mereka masih sangat memerlukan informasi tentang peluang-peluang kerja di luar negeri. Mahasiswa sebagai kelompok sasaran Penyuluhan Jabatan yang masih kuliah di Perguruan Tinggi (Universitas.

sedangkan peserta dari LPK dan Pendidikan Luar Sekolah masih dapat diarahkan untuk memilih jabatan yang diinginkan. terutama yang 6.Out Sourcing). 5. Peserta yang berasal dari pegawai perusahaan yang berasal dari KKWT pada dasarnya merupakan kelompok sasaran yang perlu dipertimbangkan. Karyawan alih profesi (PHK. Peserta yang berasal dari TKI Purna merupakan kelompok sasaran yang perlu mendapat perhatian.akhirnya dapat membentuk sikap positif untuk mendukung mewujudkan prinsip “the right man on the right job”. TKI Purna alih profesi dan peningkatan kualifikasi. 20 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Peserta yang berasal dari karyawan alih profesi merupakan kelompok sasaran yang cukup strategis dalam rangka turut menyelesaikan dampak dari PHK ditengah krisis global. 7. KBBM. LPK dan Pendidikan Luar Sekolah. Peserta Latihan BLKLN. Peserta Pelatihan yang terdaftar di BLKLN/KBBM/LPK dan Pendidikan Luar Sekolah merupakan kelompok sasaran potensial yang dapat diikutsertakan sebagai peserta Penyuluhan Jabatan TKI. sedangkan tenaga kerja out sourcing merupakan kelompok sasaran yang potensial untuk memastikan pekerjaan yang lebih baik sesuai dengan kepastian masa depan. karena memiliki keahlian dan keterampilan yang dapat disesuaikan dengan informasi pasar kerja yang tersedia di luar negeri. 8. peserta yang berasal dari BLKLN dan KBBM pada dasarnya sudah sesuai dengan jabatan yang dipilih oleh pencari kerja. Karyawan Kontrak Kerja Waktu Tertentu (KKWT).

Peserta yang berasal dari Organisasi Lembaga Kepemudaan. BP3TKI/P4TKI dan Dinasnaker Provinsi/ Kabupaten/Kota. PROSEDUR PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN Kegiatan penyuluhan jabatan dilaksanakan oleh pengantar kerja dan petugas dari instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan seperti BNP2TKI. Pondok Pesantren dan lain-lain. 9. sekaligus berperan sebagai pengawas dan pengendali terhadap penempatan dan perlindungan TKI secara bermartabat. karena pada dasarnya TKI Purna sudah mempunyai pengalaman dan keterampilan bekerja di luar negeri. Lembaga Pendidikan. Tahapan pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI dibagi dalam 3 (tiga) tahapan sebagai berikut : Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 21 . 10. Keagamaan. Dinas Tenaga Kerja setempat. Pondok Pesantren menjadi sasaran antara untuk menyampaikan informasi pasar kerja dan jabatan TKI kepada murid dan santrinya. berminat alih profesi untuk peningkatan kualifikasi. sekaligus berperan sebagai Bursa Tenaga Kerja dan memfasilitasi proses penempatan kepada instansi BP3TKI. Serikat Pekerja Perusahaan/Buruh. Peserta yang berasal dari Lembaga Pendidikan. Keagamaan. D. Serikat Pekerja Perusahaan /Buruh. LSM menjadi sasaran antara untuk menyampaikan informasi pasar kerja dan jabatan TKI kepada anggotanya. LSM. Organisasi Lembaga Kepemudaan. sehingga informasi peluang kerja dan jabatan dapat dipahami secara lebih mudah.

Menentukan kelompok sasaran Apabila kelompok sasaran sudah ditentukan. 22 . maka perlu dilakukan koordinasi dengan Instansi/Lembaga yang membawahi untuk memperoleh kesediaan mengatur jadual pelaksanaan penyuluhan jabatan. Tahap persiapan a. d. Booklet. Menyusun materi penyuluhan Sesuai dengan tingkat pendidikan dan kejuruan sekolah serta koordinasi dengan kepala sekolah atau guru bimbingan disusun materi yang paling dibutuhkan oleh siswa. Perlu dilakukan pendekatan Informal sebelum surat resmi dari kantor dinas yang membidangi Ketenagakerjaan.Sebagai contoh penentuan kelompok sasaran siswa SMK/SMU adalah berkoordinasi dengan Dinas pendidikan setempat dan kepala sekolah untuk memperoleh kesediaan sekolah mengatur pelaksanaan penyuluhan jabatan. Menyusun jadual acara Penyusunan jadual acara bekerjasama dengan Pimpinan Sekolah. Apabila sasaran adalah pencari kerja atau pekerja yang datang ke kantor BP3TKI. Foster. Menyiapkan Sarana Pendukung Kumpulkan dan persiapkan sarana pendukung antara lain Leaflet. Dinas yang membidangi Ketenagakerjaan maka dapat diatur langsung jadual kegiatan penyuluhan jabatan bagi mereka. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia c. P4TKI. Spanduk dan Prasana Audio Visual. b.1. diajukan kesekolah atau dinas pendidikan. Instansi dan Lembaga yang terkait dengan kelompok sasaran.

3. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 23 . g.e. Tahap Pelaksanaan Apabila persiapan telah dilakukan sebaik baiknya maka penyuluhan jabatan dapat diselenggarakan berpedoman dengan rencana yang telah dibuat. 2. b. Nama kegiatan. dengan mempersiapkan ruangan yang dapat menampung jumlah peserta. Tahap Pelaporan dan Evaluasi Setiap kegiatan penyuluhan jabatan dilaksanakan. Tanggal/Waktu/Tempat kegiatan. maka administrasi pendukung harus di persiapkan antara lain surat penugasan. f. daftar hadir. Menentukan Lokasi Penyuluhan Menentukan lokasi penyuluhan bekerjasama dengan Pimpinan Sekolah. penanggung jawab keuangan. harus dibuat laporan sebagai laporan pertanggung jawaban dan bahan evaluasi untuk perbaikan yang akan datang. dimana masingmasing petugas melakukan kewajiban sesuai pembagian tugas yang telah ditentukan. hal ini untuk memastikan segala tahapan berjalan sesuai dengan rencana (dibuat daftar check list). dll. Instansi dan Lembaga yang terkait dengan kelompok sasaran. Mempersiapkan Administrasi Untuk tertib administrasi pelaksanaan penyuluhan jabatan. Membuat Check List Persiapan Tahapan persiapan a sampai dengan f perlu dilakukan check list pada H-3 sebelum pelaksanaan kegiatan. Laporan kegiatan penyuluhan jabatan berisi : a.

Peserta penyuluhan. Materi pokok terdiri : a. disampaikan kepada atasan (Pimpinan) satuan unit kerja dengan tembusan ke Instansi kelompok sasaran kegiatan. d. Tim pelaksana kegiatan. f.c. Notulen tanya jawab. Informasi Pasar Kerja. g. d. Analisis Jabatan. c. h. Metodologi (Metodik didaktik/Andragogi). e. f. b. Kondisi Ketenagakerjaan. 2. i. Sistem antar kerja. Kualifikasi Jabatan. MATERI PENYULUHAN JABATAN Materi yang harus dipahami oleh petugas Penyuluh Jabatan terdiri dari dua materi yaitu materi pokok dan materi pendukung: 1. e. Peluang Kerja Berdasarkan Sektor Usaha. Berkas yang diperluka untuk pertanggungjawaban. Informasi Lowongan Kerja (menghindari penipuan). f. b. d. E. Dasar teori komunikasi. Teknik wawancara. Permasalahan Penempatan dan Perlindungan TKI. Materi pendukung terdiri dari : a. Psikologi umum. Latar Belakang Falsafah. 24 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . g. Statistika dasar. Teknik penyuluhan jabatan. Laporan tersebut disusun dan ditandatangani oleh penanggung jawab kegiatan. Ringkasan Materi. Peningkatan keterampilan. c. g. e.

i. Beritahukan apa yang akan dibicarakan. b. PENYELENGGARAAN PENYULUHAN JABATAN Tahapan yang dilaksanakan dalam penyelenggaraan penyuluhan jabatan adalah : 1. Perkenalkan diri : Nama. Membentuk tim pelaksana penyuluhan jabatan. b. Profile Lembaga-lembaga Penempatan dan Perlindungan TKI. F. c. Menginventarisasi dan menyiapkan sarana/bahan yang di butuhkan. tempat. k. Materi pendukung harus dilengkapi dengan data pencaker. Pelaksanaan Dalam melaksanakan penyuluhan perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: a. Unit Kerja. j.h. d. Sesuaikan materi/isi penyuluhan dengan waktu. Tahap persiapan a. jumlah peserta. Menyusun materi yang akan diberikan kepada peserta. c. Menyusun rencana pelaksanaan kegiatan. jumlah lulusan lembaga latihan yang dapat ditempatkan. Terjadinya pengangguran. persyaratan memasuki lembaga latihan Informasi program latihan kerja. informasi usaha mandiri/ wiraswasta dan jumlah peluang kerja di luar negeri. Ucapkan salam sebagai pembuka. 2. Prosedur dan Persyaratan Bekerja ke Luar Negeri (tehnik wawancara). Mekanisme Pelatihan Tenaga Kerja melalui KBBM. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 25 . d.

26 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Perangkat elektronik audio-visual (televisi. j. Tanggal. Apabila ada pertanyaan yang tidak bisa dijawab saat penyuluhan. LCD/infokus. h. jenuh. sampaikan terima kasih kepada peserta. g. b. 3. Pandangan mata penyuluh harus menyebar keseluruh peserta. Slide. d. SARANA DAN PRASARANA Sarana dan prasarana yang diperlukan dalam kegiatan penyuluhan jabatan antara lain : 1. Pertanyaan yang diajukan peserta dan jawaban yang diberikan Laporan merupakan bahan evaluasi kegiatan untuk digunakan sebagai bahan penyempurnaan perencanaan dan penyelenggaraan penyuluhan yang akan datang. radio. c. Jumlah peserta penyuluhan. i. G. Laptop. Simpulkan materi yang telah disampaikan. Sediakan waktu tanya jawab. mengantuk dengan memberikan contoh yang menarik atau humor yang segar. overhead. hendaknya dibuat laporan yang berisi : a. catat dan janjikan akan dijawab kemudian. Pelaporan Setelah penyuluhan dilaksanakan. Pointers bahan penyuluhan.e. f. proyektor. acuh. Selama penyuluhan usahakan agar peserta tidak merasa bosan. Sebagai penutup. waktu dan tempat pelaksanaan. Sound sytem dsb). jangan terlalu lama memandang pada layar/ peraga penyuluhan.

lembaga penempatan tenaga kerja swasta. Tempat atau ruangan yang memadai sesuai dengan jumlah peserta. daftar nama dan alamat perusahaan penempatan tenaga kerja Indonesia swasta. Media cetak dalam bentuk leaflet jabatan. poster. 3. klasifikasi jabatan Indonesia. lembaga pelatihan. kamus jabatan nasional. klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia. data dan informasi tentang lembaga bursa kerja.2. booklet jabatan. spanduk dsb. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 27 .

Masyarakat Umum Peserta dari masyarakat umum yang berasal dari kelompok Profesi.BAB III PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN TKI A. Serikat buruh/serikat pekerja. Pondok Pesantren. Mahasiswa Mahasiswa sebagai kelompok sasaran Penyuluhan Jabatan yang masih kuliah di Perguruan Tinggi (Universitas. Organisasi Kemasyarakatan. Pencari Kerja Peserta yang berasal dari pencari kerja adalah angkatan kerja yang sedang menganggur dan mencari pekerjaan maupun yang sudah bekerja tetapi ingin pindah atau alih pekerjaan dengan mendaftarkan diri ke Dinas Tenaga Kerja setempat dan BKLN. PESERTA 1. Siswa Kelas III SMK dan Siswa Kelas III SMU. sesuai dengan usianya siswa SMK/ SMU masih dalam proses untuk mempersiapkan karier dimasa depannya. 4. Organisasi Pemuda. Organisasi Keagamaan. 3. sebagai salah satu alternatif disamping kesempatan kerja di dalam negeri. Organisasi Sosial/LSM. Kelompok masyarakat peduli TKI. Adapun siswa yang diberikan penyuluhan jabatan TKI terdiri dari. 2. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan dan Umum (SMK/SMU). 28 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Politeknik dan Sekolah Tinggi) sangat memerlukan informasi tentang peluang-peluang kerja di luar negeri. Akademi. Perusahaanperusahaan Multi Nasional/yang memperoleh kontrak kerja di luar negeri. merupakan calon angkatan kerja yang nantinya akan memasuki dunia kerja.

8.Out Sourcing). Peserta yang berasal dari pegawai perusahaan yang berasal dari KKWT pada dasarnya merupakan kelompok sasaran yang perlu dipertimbangkan.5. karena memiliki keahlian dan keterampilan yang dapat disesuaikan dengan informasi pasar kerja yang tersedia di luar negeri. Karyawan Kontrak Kerja Waktu Tertentu (KKWT). Karyawan Alih Profesi (PHK. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 29 . sehingga informasi peluang kerja dan jabatan dapat dipahami secara lebih mudah. Sebagai contoh dari jabatan semula General Worker/ Operator menjadi jabatan spesifik/Supervisor dan Peningkatan Kualifikasi (Jenjang Jabatan Kerja yang levelnya lebih tinggi). Peserta Latihan Peserta Penyuluhan Jabatan TKI yang berasal dari BLKLN/ KBBM/LPK dan Pendidikan Luar Sekolah. Peserta yang berasal dari karyawan alih profesi merupakan kelompok sasaran yang cukup strategis dalam rangka turut menyelesaikan dampak dari PHK ditengah krisis global. 7. terutama yang berminat alih profesi untuk peningkatan kualifikasi. TKI Purna Alih Profesi Peserta yang berasal dari TKI Purna merupakan kelompok sasaran yang perlu mendapat perhatian. peserta yang berasal dari BLKLN dan KBBM pada dasarnya sudah sesuai dengan jabatan yang dipilih oleh pencari kerja. karena pada dasarnya TKI Purna sudah mempunyai pengalaman dan keterampilan bekerja di luar negeri. harus mempertimbangkan 6. Kepesertaan untuk setiap kelompok sasaran diatas dalam pelaksanaan penyuluhan jabatan. sedangkan peserta dari LPK dan Pendidikan Luar Sekolah masih dapat diarahkan untuk memilih jabatan yang diinginkan.

Tenaga Penyuluh a. Pengantar Kerja Pengantar Kerja adalah Pegawai Negeri Sipil pada BNP2TKI dan Dinas Provinsi / Kab / Kota yang membidangi Ketenagakerjaan yang memiliki keterampilan melakukan kegiatan antar kerja luar negeri dan diangkat dalam jabatan fungsional. Petugas Penyuluh Jabatan dapat berasal dari Penyuluh Pusat dan Penyuluh Daerah.efektifitas pembelajaran dengan kepesertaan antara 50 - 75 orang peserta per kelas. Kecamatan/Desa. b. Untuk kondisi tertentu penyuluh pusat dapat ditugaskan melakukan penyuluhan ditingkat Kabupaten/ Kota. TENAGA PENYULUH. Petugas Penyuluh Jabatan TKI Adalah pengantar kerja dan petugas antar kerja yang melaksanakan kegiatan Penyuluhan Jabatan TKI yang memiliki Sertifikat Bimbingan Teknis Penyuluhan Jabatan TKI yang dikeluarkan oleh BNP2TKI. 30 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Petugas Antar Kerja Petugas Antar Kerja adalah Pegawai Negeri Sipil dan Non PNS yang mengikuti bimbingan teknis antar kerja pada BNP2TKI dan Dinas Provinsi/Kab/Kota yang membidangi Ketenagakerjaan. c. atau dapat melebihi menyesuaikan dengan kondisi ruangan dan ketersedian tenaga penyuluh serta media penyuluhan yang digunakan B. NARA SUMBER DAN PERSYARATAN 1.

b. PNS Pendidikan minimal D3/ Sederajat. Memiliki Sertifkat Penyuluhan Jabatan dan/atau Sertifikat Petugas Rekrut/Tutor CTKI. Pejabat lain yang dipandang mampu dan tokoh nasional yang di tunjuk. Memiliki Pengalaman wawasan dibidang pengantar kerja dan ketenagakerjaan dan/atau Sertifikat Petugas Rekrut/Tutor CTKI. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 31 . Pangkat Golongan/Ruang : minimal Pengatur (II/c). Praktisi dibidang Ketenagakerjaan. Persyaratan PNS dan/atau Non PNS 1). Pejabat instansi yang membidangi ketenaga kerjaan di tingkat propinsi. Kepala BNP2TKI b. Apabila kegiatan dilaksanakan di tingkat kabupaten maupun kecamatan maka nara sumber dari : a. Masa Kerja 4 (empat) Tahun. Pejabat instansi terkait di tingkat propinsi. c. Non PNS Pendidikan Minimal : D3/Sederajat. Pejabat di lingkungan BP3TKI. dan III BNP2TKI . c.2. Para Pejabat Eselon I. 3. II. Sehat Jasmani dan Rohani. Nara Sumber Pelaksanaan kegiatan penyuluhan jabatan jika dilaksanakan di tingkat propinsi maka nara sumber dari tingkat pusat : a. 2).

waktu dan tempat saat komunikasi dilakukan. apabila : 1) Antara komunikan dengan komunikator terjadi kesamaan pengertian dan pemahaman terhadap isi pesan (isi pesan diterima secara utuh). tingkat pendidikan/jabatan peserta. reaksi komunikan. diharapkan dapat dilakukan dengan komunikasi secara sederhana sehingga isi pesan yang disampaikan diterima atau dipahami oleh komunikan: a. MATERI PENYULUHAN Materi penyuluhan jabatan yang diberikan. serta waktu. b. Komunikasi yang baik dan dapat dikatakan berhasil. 2) Ada umpan balik. 3) Teknik berkomunikasi yang baik dari komunikator (bentuknya dapat berupa diskusi. C.4. Cara berkomunikasi dengan kelompok sasaran : 1) Terjadi dialog antara komunikator dengan komunikan. 4) Sesuaikan situasi. sarana 32 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Cara berkomunikasi yang baik Proses penyampaian pesan dari penyampai pesan/ komunikator kepada penerima pesan/komunikasi/audiance. pengarahan. 2) Menimbulkan pengaruh pada komunikan berupa perubahan pengetahuan sikap kerja atau perbuatan sesuai yang diharapkan. tergantung kepada tujuan dan sasaran yang ingin dicapai oleh kegiatan penyuluhan jabatan tersebut yang disesuaikan dengan jenis kelompok penerima manfaat. wawancara dan lain-lain).

Persiapan Memasuki Dunia Kerja di Luar Negeri Kepada pencaker. secara umum materi penyuluhan jabatan adalah menyampaikan: 1. yang dapat membantunya untuk merencanakan karir. Arti Penting Penyuluhan Jabatan Dalam Dunia Kerja Salah satu faktor pendukung keberhasilan seseorang dalam melaksanakan pekerjaannya adanya kesesuaian/kecocokan antara kondisi diri dan persyaratan jabatan. Setiap jenis pekerjaan memiliki persyaratan yang berbeda misalnya untuk jabatan pada sektor industri pengolahan kayu diperlukan seseorang yang dapat mengoperasikan mesin press kayu sesuai petunjuk pegoperasian agar kayu dapat tersambung kuat. dengan kondisi lingkungan kerja pada tempat yang bersuara berisik sehingga alat kerja dilengkapi alat kerja K3 penutup telinga dan masker. dimulai dari pendidikan. memilih pelatihan dan persiapan lain yang diperlukan (kondisi fisik/kesehatan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 33 . dan lain-lain). Penyuluhan jabatan TKI bertujuan untuk membantu seseorang mengetahui informasi tentang jabatan. berpendidikan STM mesin. siswa latih perlu diberikan informasi 2. siswa didik. Perbedaan individu baik secara fisik dan psikis merupakan kondisi alami menyebabkan setiap individu memiliki kondisi yang tidak mungkin mampu melaksanakan semua jenis pekerjaan. Dengan mengikuti penyuluhan jabatan seseorang akan memperoleh informasi yang luas tentang jenis jabatan yang ada. finansial. Contoh jabatan TKI berikutnya dapat dilihat pada lampiran petunjuk teknis ini.dan prasarana yang tersedia. Persyaratan jabatan untuk operator mesin press kayu: laki-laki.

Persyaratan jabatan dari lowongan kerja yang tersedia di luar negeri. b. pencaker. Dengan mengetahui persediaan tenaga kerja. informasi yang penting diberikan adalah: a. permintaan dan penempatan tenaga kerja luar negeri. calon pencaker perlu mengetahui hal-hal yang harus dipersiapkan dalam menghadapi seleksi dan wawancara. KBBM serta Lembaga Lainnya) e.penting sebagai persiapan memasuki dunia kerja. seseorang pencari kerja akan mengetahui gambaran nyata atau bersaing dalam memasuki dunia kerja luar negeri. c. Tempat-tempat pelatihan keterampilan dan bidang/ jurusan yang tersedia (BLKLN Pemerintah dan Swasta. f. Cara memperoleh informasi tentang lowongan kerja. Keterampilan yang harus dimiliki untuk mengisi kesempatan/lowongan pekerjaan/jabatan tersebut. Informasi permintaan kerja adalah data dan informasi tentang 34 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Informasi Pasar Kerja Informasi pasar kerja memuat data dan informasi tentang persediaan. baik secara langsung menghubungi bursa kerja (Pemerintah atau Swasta) atau melalui situs-situs internet yang menyajikan informasi tentang lowongan kerja. Cara mendaftar untuk bekerja ke luar negeri di Bursa Kerja Dinas Tenaga Kerja Provinsi/Kab/Kota dan BKLN. 3. d. Data persediaan tenaga kerja luar negeri antara lain meliputi lulusan lembaga pendidikan maupun lembaga pelatihan pencari kerja dan kelompok sasaran penyedia tenaga kerja lainya. Strategi/Kiat menghadapi seleksi dan wawancara.

yang selanjutnya ditungkan dalam Surat Ijin Pengerahan (SIP). pelaksanaan job fair. Permintaan tenaga kerja luar negeri dapat diperoleh melalui permintaan riil sesuai job order dari pengguna di luar negeri. atau booklet (buku panduan jabatan yang berisi beberapa jabatan) yang memuat tentang: Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 35 . informasi jabatan ini disampaikan melalui media cetak. perusahaan yang mendapat kontrak dari luar negeri dan permintaan tenaga kerja perorangan serta situs lowongan kerja luar negeri. maka kecepatan untuk pemenuhan jabatan yang tersedia pada informasi pasar kerja perlu terus di update/diperbaharui sesuai dengan perubahan yang terjadi di dalam pasar kerja luar negeri. forum forum business meeting.lowongan kerja dan persyaratan jabatannya. Dengan mempertimbangkan karakteristik permintaan tenaga kerja luar negeri mempunyai limitasi waktu. Materi informasi pasar kerja yang disusun dalam bentuk Informasi Pasar Kerja oleh penyuluh jabatan yang memuat kondisi pasar kerja luar negeri sebagai suatu informasi hasil promosi tenaga kerja luar negeri. hasil market intelligent dari perwakilan RI di luar negeri. daftar informasi jabatan dapat dan diperoleh dari pengolahan data dan informasi yang tersaji dalam sistem KTKLN. Informasi Jabatan Informasi jabatan dapat disajikan dalam bentuk daftar jabatan-jabatan yang sudah diisi oleh para tenaga kerja Indonesia yang sudah bekerja di luar negeri. serta media elektronik audio visual. informasi media masa cetak baik lokal maupun internasional. 4. baik dalam bentuk leafleat (selebaran yang berisi informasi suatu jabatan).

g. b. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 36 . memberikan identitas atas jabatan.a. tingkatan jabatan. perangkat yang digunakan. Letak Jabatan Yang dimaksud dengan letak jabatan adalah tempat dimana jabatan itu berada dalam suatu struktur organisasi perusahaan pengguna luar negeri. Nama Jabatan Nama jabatan adalah sebutan untuk memberi ciri dari gambaran atas isi jabatan. e. bahan yang digunakan. Ikhtisar jabatan Ikhtisar Jabatan adalah uraian singkat yang menggambarkan ruang lingkup tugas jabatan dan disusun dalam satu kalimat. Kode Jabatan Kode jabatan dapat menggunakan kode yang berlaku di Indonesia atau ISCO (International Standard Classification and Occupation 88). d. hasil kerja dan syarat jabatan yang diperlukan. f. h. Kemungkinan Resiko Bahaya Kemungkinan resiko bahaya adalah konsekuensi yang mungkin akan dialami pemegang jabatan sehubungan dengan keberadaannya dalam lingkungan pekerjaan. Kondisi lingkungan kerja Yang dimaksud dengan kondisi lingkungan kerja adalah keadaan tempat bekerja yang merupakan konsekuensi keberadaan pemegang jabatan dalam melaksanakan tugas jabatan. Uraian Tugas Uraian Tugas mencerminkan informasi tentang jabatan seperti letak jabatan dalam klasifikasi. c. Syarat Fisik Yang dimaksud dengan syarat fisik adalah suatu syarat yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan agar dapat melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya.

Pengalaman kerja 4. uraian tugas hasil kerja. j. k. keterampilan. sikap kerja. Namun. yang umumnya disajikan hanya dalam satu lembar. Berkaitan dengan hal diatas. Syarat Jabatan Syarat jabatan dirumuskan sebagai kualifikasi yang harus dimiliki pemegang jabatan agar ia dapat melakukan tindakan kerja dengan wajar. Tata cara pembuatan leaflet jabatan ini agar merujuk pada pedoman pembuatan leaflet jabatan. informasi pada leaflet jabatan. yang jenis jabatan dan uraiannya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi setempat. Temperamen Informasi jabatan yang lengkap adalah yang memuat seluruh keterangan tersebut di atas. pengantar kerja/petugas antar kerja diharapkan dapat membuat leaflet informasi jabatan. kode jabatan.i. 37 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Syarat pelatihan 3. persyaratan jabatan. dan prospek jabatan tersebut. Pengetahuan Kerja Merupakan pengetahuan yang harus dimiliki oleh pemegang jabatan agar ia dapat melakukan tindakan kerja dengan wajar. Bakat kerja 5. Pada umumnya syarat jabatan terdiri atas : 1. maka keterangan yang paling penting dimuat adalah : nama jabatan. Syarat pendidikan. 2. Minat kerja 6. Ketrampilan Kerja/Kompetensi kerja Adalah tingkat kemampuan untuk melakukan suatu pekerjaan dilihat dari pengalaman dan aspek pengetahuan. kondisi lingkungan kerja.

merupakan fenomena migrant workers yang membuka peluang untuk diisi tenaga kerja Indonesia. Bursa kerja Luar Negeri berfungsi : a. 38 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . mengurangi angka pengangguran melalui perluasan kesempatan kerja ke luar negeri. Lembaga Bursa Kerja Luar Negeri Bursa kerja Luar Negeri adalah lembaga profesional yang melakukan fungsi mempertemukan pencari kerja (pencaker) dengan pengguna tenaga kerja luar negeri yang diwakili oleh perusahaan pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS). Pembangunan Ekonomi Global Negara-negara maju yang berdampak pada tersedianya peluang kerja di luar negeri Pembangunan ekonomi global negara-negara maju yang berdampak pada tersedianya peluang kerja di luar negeri. b. minat. petugas penyuluh jabatan TKI dapat menginformasikan kepada masyarakat tentang hal-hal yang harus dipersiapkan untuk dapat memanfaatkan peluang kerja tersebut.5. dan keterampilannya. Oleh karena itu. membantu perusahaan pengguna tenaga kerja luar negeri untuk menyediakan dan mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas dan profesional. memfasilitasi pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaannya sesuai dengan bakat. persediaan tenaga kerja yang dibutuhkan di pasar kerja internasional perlu mendapat perhatian Pemerintah dan seluruh komponen masyarakat termasuk lembaga pendidikan dan pelatihan dan pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta. 6. c. sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dengan mengetahui peluang kerja luar negeri.

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 39 . baik di negara Asia Afrika. masyarakat dapat memanfaatkan lembagalembaga latihan yang ada di daerah terdekat. Dalam dunia kerja. Timur Tengah maupun Amerika.7. untuk meningkatkan keterampilan yang dimilikinya misalnya pelatihan tata laksana rumah tangga. dll). pemerintah membuka peluang kerja di luar negeri. Peraturan Ketenagakerjaan bidang Penempatan dan Perlindungan TKI Indonesia. Kantonis. dimana banyak yang memiliki kepentingan 8. maupun untuk tahun-tahun berikut kesempatan kerja sektor formal/profesi cukup banyak peluangnya. Mandarin. Eropa. tenteram. Prosedur untuk bekerja di luar negeri mengikuti peraturan perundangan yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri. baik kesempatan penempatan melalui pemerintah. Arab. Lembaga Latihan Kerja Luar Negeri Agar dapat memenuhi persyaratan yang diperlukan dalam suatu jabatan. Jepang. Saat ini peluang terbanyak masih di sektor rumah tangga (non formal). Prosedur dan Kesempatan Kerja di Luar Negeri Karena keterbatasan kesempatan kerja di dalam negeri. tertib dan damai. Lembaga latihan ini selain dikelola swasta juga ada yang dikelola pemerintah misalnya program pelatihan di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) yang dikelola oleh pemerintah dan KBBM. pelatihan Bahasa Asing (Korea. Adalah negara hukum sehingga dalam setiap aspek kehidupan selalu ada peraturan yang mengatur hal-hal normatif untuk tercapainya kehidupan berbangsa dan bernegara. yang aman. swasta maupunmaupun mandiri. 9.

yang dihasilkan Kementerian/Lembaga terkait sangat berperan dalam mengatur hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat dalam dunia kerja. Adapun kelemahannya adalah peserta cenderung pasif. peraturan ketenagakerjaan bidang penempatan dan perlindungan TKI. kurang sesusai untuk upaya pembentukan keterampilan dan sikap.berbeda bahkan bertentangan. Peraturan Pemerintah. Peraturan Presiden/Keputusan Menteri dan Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Disamping memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku di dalam negeri. keberhasilannya 40 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . terutama yang berkait dengan perlindungan tenaga kerja asing serta sosial budaya negara penempatan untuk melakukan adaptasi dalam masyarakat pada umumnya dan dunia kerja/hubungan kerja pada khususnya D. Peraturan ketenagakerjaan terdiri dari Undang-Undang. pencaker luar negeri perlu juga memahami peraturan/hukum yang berlaku di negara tujuan penempatan. METODE KEGIATAN Metode penyuluhan jabatan TKI yang dapat dilaksanakan oleh petugas penyuluh pengantar kerja/petugas antar kerja bekerja sama dengan pihak terkait antara lain : 1. Ceramah Penyuluhan Jabatan Yaitu bentuk kegiatan dengan menggunakan komunikasi lisan kepada peserta. Kelebihan ceramah adalah dalam waktu yang relatif singkat dapat disampaikan berbagai macam informasi dan pengertian yang tercakup dalam pokok bahasan. Cara ini biasanya digunakan untuk materi yang bersifat teori dan diselingi dengan tanya jawab.

banyak tergantung pada kemampuan penceramah dalam menyampaikan materi. Agar peserta dapat lebih tertarik dengan materi ceramah sebaiknya disediakan media cetak yang berhubungan dengan materi ceramah. Waktu yang digunakan kurang lebih 60 menit. guru BK atau petugas antar kerja dapat mengundang seorang yang sukses dalam karirnya untuk memaparkan riwayat keberhasilannya. bagaimana mengatasi hambatan. Dinas Tenaga Kerja atau tempat lain sesuai dengan keberadaan penerima manfaat penyuluhan jabatan. maksimal 75 (tujuh puluh lima). Tempat diselenggarakannya ceramah dapat di Dinas Tenaga Kerja. petugas antar kerja. kelompok masyarakat lain yang membutuhkan. Pemberi ceramah adalah petugas pengantar kerja. Materi ceramah disesuaikan dengan kebutuhan peserta. disamping penggunaan prasarana audio visual. apa hambatan yang dialami. Forom TKI Berhasil Pengantar kerja. 2. Tempat ceramah dapat di sekolah. dan lain-lain yang dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada peserta untuk merencanakan pilihan karirnya. jumlah peserta ceramah tidak terlalu banyak. Kepada peserta diberi kesempatan untuk dialog langsung dengan tokoh TKI berhasil tersebut sehingga dapat mengetahui bagaimana tokoh tersebut mencapai karirnya. Ceramah penyuluhan jabatan diberikan kepada pencaker. apa usaha yang dilakukan. atau tempat lain yang sesuai. atau guru bimbingan karir (BK) di sekolah. Sekolah. film tentang aktifitas tokoh tersebut dalam pekerjaannya. Untuk lebih efektif. siswa didik/latih. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 41 . Untuk lebih menarik dapat digunakan media berupa foto.

Kegiatan ini dapat bekerjasama dengan dinas pendidikan setempat serta lembaga pendidikan swasta sebagai penyedia tenaga kerja. b. adapun Informasi tentang pameran kesempatan kerja/job fair ini diperoleh melalui BNP2TKI di tingkat pusat dan BP3TKI/P4TKI dan Dinas Tenaga Kerja ditingkat provinsi/kabupaten/kota. Hari Karir (Career Day) Bentuk kegiatan ini lebih sesuai untuk siswa didik. a. MEKANISME DAN PROSEDUR Mekanisme dan prosedur yang harus mendapat perhatian dalam pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI meliputi merencanakan. Kegiatan hari karir (career day) untuk kelompok sasaran siswa sekolah : Bertempat di aula sekolah/halaman sekolah dibuat stand yang diisi oleh SMU / SMK untuk memamerkan programnya. SMK yang bertaraf internasional.3. 4. sehingga mereka dapat lebih dini mengetahui tentang kemungkinan pekerjaan yang akan dipilihnya setelah lulus. melaksanakan dan melakukan evaluasi dan pelaporan dari pelaksanaan kegiatan penyuluhan jabatan. Kegiatan hari karir (career day) untuk kelompok sasaran Mahasiswa Perguruan Tinggi : Bertempat di aula/halaman kampus dibuat stand yang diisi oleh perguruan tinggi dengan pembicara perwakilan/alumni yang sukses bekerja di luar negeri. Pembicara adalah perwakilan dari SMU/SMK. E. tetapi dapat juga dimanfaatkan oleh pencaker yang merupakan alumni sekolah yang bersangkutan dan masyarakat luas. Pameran Kesempatan Kerja ( job fair ) Pencaker/siswa didik/latih dapat diajak untuk mengunjungi pameran kesempatan kerja luar negeri yang sedang berlangsung. adapun mekanisme dan prosedurnya dapat diuraikan sebagai berikut: 42 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .

Media panggung (Banner. Pemilihan sumber data resmi jabatan TKI dipilih sesuai kebutuhan. 43 2. Penentuan Kelompok Sasaran peserta penyuluhan jabatan TKI. Umbul-umbul. 3). Merencanakan Program penyuluhan jabatan TKI a. Spanduk. Tahap Persiapan : 1). Leaflet. Merencanakan Norma Biaya Norma biaya adalah perhitungan biaya dalam pelaksanaan peyuluhan jabatan yang harus di rencanakan sebelumnya sehingga dalam pelaksanaannya secara keseluruhan tidak melebihi pagu anggaran tersedia. 5). 2).1. Pengadaan materi. 4). dll). dll). Sewa infocus dan layar infocus 4). 2). Dokumentasi 6). Pembentukan Tim. Tahap Pelaksanaan : 1). d. Sewa sound system. Pengelompokan dan Pengolahan Data jabatan TKI. Penyediaan sarana sosialisasi (Brosur. dll). Sewa tempat / ruangan. Fotocopy dan surat menyurat. Penyusunan rencana kegiatan dan kebutuhan sarana kerja (ATK. komputer Suply. 3). Penyiapan Materi Penyuluhan Jabatan TKI. Adapun komponen biaya yang diperhitungkan dalam perhitungan norma biaya sekurang-kurangnya memuat hal-hal sebagai berikut : a. e. b. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Pengumpulan Data Jabatan TKI. b. c.

Pendistribusian laporan. Menyiapkan Ruang tempat Penyuluhan Jabatan TKI. Uang saku peserta. 6) Pembuatan kesimpulan hasil penyuluhan. Biaya transport panitia. Melakukan Penyuluhan Jabatan TKI a. Biaya transport dan akomodasi narasumber pusat. Pembayaran transport peserta. 5) Penggunaan nama jabatan TKI dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Membuat laporan pelaksanaan penyuluhan dibuat sesuai pedoman. 7).Makan Siang 6). 4) Disiplin penggunaan waktu penyuluhan ditepati. Tahap Akhir : 1). 11). c. Membuat kesimpulan hasil penyuluhan jabatan TKI. 2). 3). d. c. 10). Memperkenalkan Petugas Penyuluhan. b. b. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 4. Pengadaan laporan. 44 . Evakuasi dan penyusupan laporan. Biaya transport peserta. 2) Peningkatan kualitas jabatan TKI. Membuat Susunan Acara Penyuluhan.Snack . 3.5). 9). Pembayaran honor narasumber. Melakukan Pembuatan Laporan dan Evaluasi Pelaksanaan Penyuluhan jabatan TKI: a. 8). Konsumsi : . 3) Metoda Penyuluhan Jabatan TKI dipilih dan digunakan sesuai kebutuhan. Menyampaikan Materi : 1) Jabatan TKI sesuai permintaan nyata.

d.c. Untuk memudahkan pemahaman mekanisme dan prosedur penyuluhan jabatan TKI dapat di lihat pada skema berikut ini: Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 45 . Membuat rekomendasi dan rencana tindaklanjut dari hasil penyuluhan jabatan TKI. Penyampaian laporan ditujukan kepada BNP2TKI/ BP3TKI dan Lembaga Instansi terkait.

SKEMA MEKANISME DAN PROSEDUR PENYULUHAN JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA 1.Laporan pelaksanaan penyuluhan dibuat sesuai pedoman.Evaluasi kesimpulan hasil penyuluhan jabatan TKI Melakukan pembuatan laporan dan evaluasi pelaksanaan Penyuluhan Jabatan TKI dilakukan.Materi penyuluhan jabatan TKI disiapkan.Ruang/tempat penyuluhan jabatan TKI disiapkan.Data Jabatan TKI dikelompokkan dan diolah. Peningkatan kualitas jabatan TKI. Melakukan Penyuluhan Jabatan TKI 4.Sumber data jabatan TKI dipilih sesuai kebutuhan. 3. 5. 3. 1.Laporan disampaikan kepada BNP2TKI / BP3TKI. 46 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Susunan acara penyuluhan jabatan TKI dibuat.Metode penyuluhan jabatan TKI dipilih digunakan sesuai kebutuhan. 2. b. 2. Merencanakan Program Penyuluhan Jabatan TKI Cara berkomunikasi yang baik 2.Data jabatan TKI dikumpulkan. 4.Perkenalan petugas dengan peserta dilakukan. a.Materi penyuluhan jabatan TKI disampaikan. 1. Jabatan TKI sesuai permintaan nyata. 3.

Peserta pelatihan adalah pengantar kerja dan petugas antar kerja pada instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan. Sedangkan peserta Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 47 . para penyuluh jabatan juga kurang mampu melaksanakan tugas Penyuluhan Jabatan. dengan demikian manakala seorang pegawai yang akan ditunjuk sebagai petugas yang akan melaksanakan kegiatan Penyuluhan Jabatan diwajibkan mengikuti pelatihan danatau bimbingan Teknis Penyuluhan jabatan khususnya bidang penempatan tenaga kerja luar negeri. penyuluh jabatan dapat berasal dari petugas non PNS dan atau swasta.BAB IV PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS PENYULUH JABATAN TKI Kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Teknis Penyuluh Jabatan TKI pada dasarnya merupakan salah satu tugas dari seorang pengantar kerja pada instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan baik ditingkat provinsi/kabupaten/kota. oleh karena itu diperlukan peningkatan pengetahuan. dengan masa kerja dibidang penempatan dalam negeri dan luar negeri minimal 1 tahun. di Bursa Kerja Khusus/SMK. A. Memperhatikan bahwa ketersediaan tenaga penyuluh jabatan sangat terbatas dan kurang dan bahkan pada berbagai unit pelaksana penempatan dan perlindungan TKI di Daerah/BP3TKI tidak tersedia tenaga penyuluh jabatan. disamping kurang secara kuantitas. PESERTA PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS Kegiatan Penyuluhan Jabatan dapat dilaksanakan oleh pejabat fungsional pengantar kerja atau petugas antar kerja di UPTPBP3TKI dan atau Dinas yang membidangi ketenagakerjaan. keterampilan dan sikap yang spesifik. Bursa Kerja Luar Negeri. petugas antar kerja di Bursa Kerja Swasta. khususnya yang terkait dengan penempatan tenaga kerja luar negeri.

b. tidak mudah goyah dan larut dalam situasi emosional.bimtek adalah pegawai BNP2TKI/BP3TKI/P4TKI. c. mau menerima kritik dan saran membangun untuk pengembangan diri lebihlanjut. bertanggungjawab serta disiplin. mampu dan terampil dalam melaksanakan penyuluhan jabatan. Memperhatikan sifat tugas dan peranan petugas Penyuluh Jabatan. Mempunyai motivasi dan semangat yang kuat untuk selalu meningkatkan diri terutama dalam keterampilan sebagai seorang penyuluh dan pembimbing jabatan sehingga mampu mengikuti perkembangan dan kemajuan iptek serta mengikuti perkembangan migrasi tenaga kerja luar negeri. Pendidikan formal minimal D3/Sarjana Muda. Memiliki kematangan emosi. Mempunyai kemauan yang kuat untuk belajar. Memiliki prinsip yang tegas. Sehat jasmani dan rohani. Diusulkan oleh pimpinan satuan unit kerjanya dan diarahkan untuk menjadi petugas Penyuluh Jabatan. 48 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Mempunyai kepribadian yang “MATANG”dan BERTANGGUNG JAWAB” e. Memiliki sikap yang terbuka. dan dapat juga berasal dari petugas pelaksana penempatan TKI dan lembaga pendukung penempatan. f. mampu mengendalikan diri serta mempunyai pembawaan yang matang. Pelatihan dan atau Bimtek Penyuluh Jabatan secara umum di maksudkan agar petugas penyuluh jabatan selain memahami substansi dan materi sebagai Penyuluh Jabatan. d. 3. 4. maka secara umum persyaratan peserta pelatihan/bimtek PBJ antara lain: a. juga secara psikologis diharapkan memiliki karakteristik pribadi sebagai berikut: 1. 2. Berminat menjadi petugas Penyuluh Jabatan.

10. pengetahuan. antaralain: petugas Penyuluh Jabatan senior. Memperhatikan kriteria seperti tersebut di atas. 6. Menyukai pekerjaan sebagai penyuluh dan pembimbing jabatan sebagai bagian dari kehidupannya. sehingga pekerjaan yang dilakukan terasa mudah. 8. sejauh mungkin diupayakan yang bersangkutan memiliki aspek kepribadian yang mendekati kriteria tersebut diatas. 9. agar kiranya dalam penentuan petugas Penyuluh Jabatan memberikan perhatian yang mendalam. diharapkan kepada pimpinan satuan unit kerja. Mampu menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan menarik. PENGAJAR Tenaga Pengajar penyuluhan jabatan adalah para ahli dibidang penyuluh jabatan. pejabat di bidang penempatan tenaga kerja luar negeri. Sedangkan terhadap petugas yang akan di ikutkan dalam bimbingan teknis perlu dipertimbangkan aspek aspek penguasaan terhadap program penempatan dan perlindungan TKI dengan segala problema dan permasalahannya serta cerita keberhasilan/sukses story TKI yang telah pulang ke tanah air. B. Memiliki pemahaman tentang psikologi pada umumnya. praktisi Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 49 . Memiliki kecerdasan rata-rata. Memiliki sikap yang luwes (supel) dalam bergaul secara akrab dan menyenangkan serta senang membantu/mempunyai jiwa sosial. 7. lancar dan tidak membosankan. Memiliki komitmen yang kuat untuk merahasiakan data pribadi individu yang ditangani melalui bimbingan jabatan.5. dan sebaiknya menguasai bahasa asing untuk mengembangkan wawasan dengan referensi yang lebih luas. ringan. wawasan dan pengalaman yang luas.

f. Psikologi Umum. g. Teknik Penyuluhan Jabatan. e. Perbedaannya terletak pada jumlah jam pelajaran dan kedalaman substansi materi. Analisis Transaksional Dasar. MATERI. Sistem Antar kerja.penempatan tenaga kerja luar negeri psikolog. ahli pelatihan kerja. Teknik Bimbingan Jabatan. C. Menggali Potensi Diri. n. Bahasa Indonesia. q. l. BNP2TKI serta Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan. Teknik Konseling. b. METODA DAN PENILAIAN Materi Materi penyuluh jabatan. mengacu kepada program pelatihan yang disusun oleh pusdiklat pegawai Kemnakertrans dan Biro Organisasi dan Kepegawaian. h. Kewirausahaan. ahli antar kerja. pengajarnya merupakan tim yang secara bersama-sama berada dikelas. d. j. Informasi Pasar Kerja. Teknik Wawancara. 1. Statistika Dasar. 50 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . p. yang materinya mencakup : a. Analisis Jabatan. k. Dasar-dasar Pemeriksaan Psikologis. Hubungan Industrial dan Jamsos. Materi bimbingan teknis Penyuluh Jabatan sama dengan cakupan materi pelatihan tenaga Penyuluh Jabatan di atas. Metodologi (metodik didaktik/andragogi). Dasar Teori Komunikasi. o. i. c. m. Pada mata pelatihan dan bimbingan teknis (inti).

Penugasan. Metoda Penyajian materi di kelas maksimal 40 %. Deputi Bidang Penempatan. g. c. dalam hal ini Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan. hasil penugasan. MEKANISME DAN PROSEDUR Penyelenggaraan pelatihan Penyuluhan Jabatan dilaksanakan oleh Biro Organisasi dan Kepegawai bekerjasama dengan Pusdiklat pegawai Kemenakertrans. praktek dan (bila diperlukan) tes tertulis tentang pemahaman serta penyelesaian masalah. kunjungan dll): a. Simulasi (role playing). simulasi. Tanya-jawab. D. e. Konsultasi. h. i. Dalam hal sumber pembiayaan pelaksanaan Pelatihan/bimtek Penyuluh Jabatan dapat dilaksanakan dengan menggunakan sumber dana baik dari APBN maupun APBD. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 51 . juga dapat dilaksanakan oleh BP3TKI selaku Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) BNP2TKI di tingkat Daerah serta Dinas yang membidangi ketenagakerjaan di tingkat Provinsi. latihan-latihan. d. sedangkan bimbingan teknis Penyuluh Jabatan dilaksanakan selain oleh unit teknis dilingkungan BNP2TKI. f. Penilaian Penilaian peserta (evaluasi) dilakukan selama pelatihan. Studi Literature. Diskusi. Praktek dan latihan. sedang 60 % sisanya merupakan kegiatan yang bersifat terapan (praktek. mencakup keaktifan siswa dalam kelas.2. Ceramah/kuliah kecil. diskusi. 3. b. Kunjungan.

mengajukan usulan calon peserta yang ditujukan kepada sekretaris utama untuk kepersertaan pelatihan Tenaga penyuluhan jabatan dan kepada Deputi Bidang Penempatan Cq Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan untuk bimbingan teknis tenaga penyuluh jabatan. seleksi peserta dilakukan oleh tim provinsi. dilaksanakan berdasarkan surat edaran dari Deputi Bidang Penempatan tentang bimtek tenaga penyuluh jabatan. Kepala BP3TKI mengkoordinasikan pengusulan calon peserta dengan yang membidangi ketenagakerjaan provinsi/kabupaten/kota yang berada di wilayah kerjanya. dengan tembusan disampaikan kepada Gubernur dan Bupati/walikota. Seleksi awal dilaksanakan disatuan kerja masing-masing calon peserta. yang ditunjuk kepada Gubernur dan Bupati/walikota dengan tembusan kepala BP3TKI dan Dinas yang membidangi ketenagakerjaan provinsi/kabupaten/kota. Sedangkan unuk pelaksanaan bimtek diprovinsi. Selanjutnya hasil seleksi didaerah yang dikirim ke pusat akan dilakukan seleksi tingkat pusat. Calon Peserta yang diusulkan ke Pusat oleh Pimpinan satuan Unit kerja adalah calon yang telah dipilih sesuai persyaratan. BNP2TKI) tentang program pelatihan Tenaga Penyuluh Jabatan.Pelatihan Penyuluh Jabatan dilaksanakan berdasarkan surat edaran dari Pusat (Sekretaris Utama. dengan mengacu kepada persyaratan yang ditentukan oleh pusat. dengan mengacu kepada persyaratan yang ditentukan oleh penyelenggara. Berpedoman kepada surat edaran tersebut diatas. Sedangkan Bimtek tenaga Penyuluh Jabatan. diselenggarakan oleh Pusat. 52 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . yang ditujukan kepada Kepala BP3TKI dan Dinas yang menangani bidang ketenagakerjaan.

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 53 . PENYELENGGARAAN PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS 1. disusun oleh tim penyelenggara yang mencakup realisasi seluruh pelaksanaan pelatihan dan atau bimtek. sedangan Sertifikat Mengikuti Bimbingan Teknis Penyuluh Jabatan yang diselenggarakan oleh Pusat. Persiapan administrasi dan keuangan b. Sertifikasi Sertifikasi pelatihan Penyuluh Jabatan ditanda tangani oleh sekretaris utama. 3. BNP2TKI. 4. 2. peserta dan pengajar Pelaksanaan Pelaksanaan pelatihan / bimtek Penyuluh Jabatan diselenggarakan dengan mengacu kepada pedoman dan ketentuan yang sudah ditentukan. Persiapan a. BNP2TKI. Pelaporan dan Evaluasi Pelaporan pelaksanaan pelatihan dan bimtek Penyuluh Jabatan. Pembentukan panitia pelaksana c. laporan disampaikan kepada Deputi Bidang Penempatan. Penetapan kurikulum. ditandatangani oleh Deputi Bidang Penempatan atau pejabat yang ditunjuk. tembusan kepada Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan.E.

BAB V MONITORING. c. Meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap persyaratan dan proses penempatan TKLN. terhadap jabatan-jabatan TKI dan lowongan pekerjaan yang terbuka di luar negeri. kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan dan mengendalikan keserasian pelaksanaan program dengan perencanaan yang telah ditetapkan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program. sehingga dapat di tangani secara tepat waktu. b. Proses penyuluhan jabatan TKI. Dalam arti lain. lembaga pendidikan dan kelompok sasaran lainnya terhadap penyuluhan jabatan. MONITORING Monitoring dan evaluasi bertujuan agar setiap penanggungjawab dan pengambil keputusan dapat mengetahui keberhasilan maupun permasalahan yang dihadapi sedini mungkin. d. Pengaruh penyuluhan jabatan TKI dimonitor untuk menjawab capaian indikator keberhasilan pelaksanaan penyuluhan jabatan. Diperolehnya dukungan yang kuat dari berbagai pihak. Meningkatnya pemahaman masyarakat pencari kerja. 2. 54 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . ialah memonitor apakah aktivitas penyuluhan jabatan yang dilaksanakan telah sesuai dengan strategi dan sasaran program yang telah disusun. sebagai berikut : a. Monitoring meliputi aspek proses pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI dan pengaruh yang terbentuk sebagai berikut : 1. EVALUASI DAN PELAPORAN A. Meningkatnya pemahaman masyarakat umum/pencari kerja.

Dalam hal penyampaian laporan. mahasiswa. B. jumlah peserta penyuluhan. karyawan yang akan purna tugas dan masyarakat umum. Terlaksananya kerjasama antar lembaga penyedia tenaga kerja dengan lembaga penempatan sehingga tercapai tujuan dan sasaran penyuluhan jabatan. pointer bahan penyuluhan. pencari kerja. pondok pesantren. Tersedianya informasi pasar kerja yang akurat. dampak tidak langsungnya adalah meningkatnya peta potensi CTKI di setiap wilayah kabupaten dan desa. waktu dan tempat pelaksanaan. tepat dan sesuai dengan latar belakang dan kompetensi pencari kerja.e. Ruang lingkup kegiatan penyuluhan jabatan TKI yang dapat dilaksanakan sesuai dengan kelompok penerima manfaat/ pengguna. f. Adapun kegiatan penyuluhan jabatan TKI perlu dibuatkan laporan pelaksanaan kegiatan yang sekurangkurangnya memuat informasi sebagai berikut : Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 55 . PELAPORAN Setelah penyuluhan jabatan dilaksanakan. dapat disampaikan dampak langsung maupun tidak langsung dari pelaksanaan penyuluhan jabatan yang telah dilaksanakan. tenaga kerja. Dengan diselesaikannya pembuatan laporan juga merupakan bahan evaluasi kegiatan untuk penyempurnaan program dan kebijakan yang akan datang. pertanyaan yang diajukan peserta dan jawaban yang diberikan. siswa sekolah lanjutan tingkat atas. hendaknya selalu dibuat laporan yang berisi : tanggal. 3. meliputi : siswa sekolah lanjutan pertama. organisasi kemasyarakatan. Dampak langsung pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI antara lain adalah meningkatnya jumlah CTKI dan terlaksananya program penempatan TKI ke luar negeri.

Slide. radio mass) yang dilaksanakan sesuai perkembangan lowongan kerja Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 2. yang dicetak/ dibuat. Apakah waktu pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI sesuai jadwal yang telah ditentukan ? b. Menggunakan perangkat elektronik meliputi. b. buku penuntun jabatan. Distribusi jumlah leaflet. Sesuai yang dibutuhkan dan atau tidak terbatas. banner. Jumlah leaflet. Peserta. Metode yang digunakan. Pemberi Materi. brosur. Ceramah dan tanya jawab Materi Penyuluhan Jabatan TKI : a.1. Apakah penyuluhan jabatan TKI yang dilaksanakan mudah dipahami oleh peserta / CTKI ? e. kamus jabatan. g. Petugas yang telah diberikan kepercayaan oleh Kepala Kantor untuk melaksanakan penyuluhan jabatan TKI. f. Penyuluhan Jabatan TKI : a. segmentasi radio (radio bisnis. dan prime time). Sasaran. brosur. Media Penyuluhan Jabatan TKI : a. jabatan kerja luar negeri yang dicetak/dibuat dalam katalog peluang kerja. Sound System) dan waktu (reguler time. Apakah tempat sudah sesuai yang diinginkan? c. Overhead Proyektor. Tempat dan lokasi penyuluhan. 3. Radio. LCD/Infocus. 56 . Materi dan media. Waktu. audio visual ( Televisi. Materi dan media yang disampaikan sesuai dengan kondisi dan klasifikasi kelompok sasaran d.

Dalam penyuluhan jabatan TKI unsur-unsur penting yang harus dikuasai antara lain : a. Dengan menyusun. b. Evaluasi Pada hakekatnya evaluasi diyakini sangat berperan dalam upaya meningkatkan kualitas operasional suatu program dan berkontribusi penting dalam memandu pembuat kebijakan di seluruh strata organisasi.b. 4. Sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan penyuluhan jabatan Hasil Kerjasama dalam penyuluhan jabatan. Kerjasama penyuluhan jabatan antara lain ceramah penyuluhan jabatan. pameran kesempatan kerja (job fair). hari karir (career day). c. C. kisah keberhasilan (success story) TKI berhasil. Televisi: Jumlah stasiun televisi. dan internet lowongan kerja/pasar kerja luar negeri d. Apakah pencapaian tujuan penyuluhan jabatan TKI yang telah dilaksanakan dapat tercapai atau tidak ? Apakah terdapat hambatan dalam penyuluhan jabatan ? Dengan menyediakan informasi yang relevan untuk pembuat kebijakan. efektivitas biaya dan arah produktif potensial masa depan. Penggunaan media video/audio visual. mendesain evaluasi yang baik dan menganalisis hasilnya dengan tajam. layanan. EVALUASI DAN PENILAIAN 1. Program genre yang tepat (fokus) ke news (Frekuensi). evaluasi dapat membantu menata seperangkat Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 57 . kekuatan dan kelemahan yang ada. kegiatan evaluasi dapat memberi gambaran tentang bagaimana kualitas operasional program.

prioritas. Untuk selanjutnya dapat disimpulkan bahwa evaluasi dapat dimanfaatkan untuk menilai dan meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan serta kebijakan program. 58 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . mengarahkan alokasi sumber dana. 2. sehingga mendapat data-data dan informasi sebagai dasar penilaian untuk mengambil keputusan dan kebijakan perbaikan kedepan. Penilaian Pelaksanaan penilaian dilakukan setelah melalui langkahlangkah monitoring dan evaluasi. Evaluasi adalah suatu teknik penilaian kualitas program yang dilakukan secara berkala melalui metode yang tepat. memfasilitasi modifikasi dan penajaman struktur program dan aktivitas serta memberi sinyal akan kebijakan penataan ulang personil dan sumber daya yang dimiliki.

akurat dan pencari kerja dapat mempersiapkan diri dan memenuhi persyaratan kerja yang dibutuhkan di Pasar Kerja/kesempatan kerja di luar negeri yang pada gilirannya dapat mewujudkan tujuan Penempatan dan sekaligus Perlindungan yang optimal. Sehingga Tenaga Kerja Indonesia mendapatkan informasi pasar kerja yang tepat. diharapkan akan memberikan pemahaman dan pola tindak yang sama dalam pelaksanaan Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja di Indonesia. Disamping itu. DIREKTORAT SOSIALISASI DAN KELEMBAGAAN PENEMPATAN Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 59 . atau pegawai yang ditunjuk dalam kegiatan Pelayanan Penyuluhan Jabatan dalam mendukung sasaran yang terwujudnya Pelayanan Penempatan TKI secara optimal. sehingga fungsi Penempatan dan Perlindungan TKI dapat dilaksanakan secara berkesinambungan. dengan tersusunnya Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini diharapkan agar dapat bermanfaat bagi BNP2TKI dan semua pihak yang terkait.BAB VI PENUTUP Dengan disusunnya Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia ini. terutama pada Petugas Penyuluh Jabatan para Pejabat Fungsional pengantar kerja/petugas antar kerja.

Tahun 2002. Tahun 2001. Pedoman Bimbingan Teknis Tutor/Fasilitator Petugas Rekrut Calo TKI. 3. Seri Panduan Penyuluhan. Apa dan Bagaimana Sosialisasi PTKN. Analisis Sistem Informasi Pasar Kerja Nasional. Depnakertrans. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri. Pedoman Penyuluhan dan Bimbingan Jabatan Tahun 2008. 60 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 2. Depnakertrans dan Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.DAFTAR PUSTAKA 1. 5. Direktorat Analisa dan Bimbingan Jabatan. Direktorat Penyiapan Pemberangkatan. 4. Depnakertrans. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI. Tahun 2003. Depnakertrans. Tahun 2010. Deputi Bidang Penempatan. Direktorat Jenderal Pebinaan Penempatan Tenga Kerja Dalam Negeri.

3.Philipina 1 1. 2.Construction Safety Engineer. 2. 5. 14.Mandor Produksi Campuran Aspal Panas. 6.Kontruksi Transportasi Jalan dan Jembatan.Stone Mason.Tehnisi Pengukur Pekerjaan Jalan / Jembatan. 5.Tukang Pasang Perancah Besi 14. 13. 1.Mechanic of Heavy Equipment 10.Manager of Road/Bridge Contruction.Bridge Construction Engineer.Operator Mesin Bor Jalan Aspal/Beton.Chief Supervisor Engineer of Road/Bridge Construction.Laboratory Technician of Concrete.Teknisi Laboratorium Tanah.Manajer Pelaksana Pekerjaan Jalan/ Jembatan. 15.Manajer Lapangan Pekerjaan Jalan/ Jembatan.Laboratory Technician of Asphalt. 3.Operator Mesin Penggali Parit.Pelaksana Pekerjaan Jembatan. 7. 2.Surveying Technician of Road/ Bridges. 9.Laboratory Technician of Soil.Mills Road Machine Operator.Operator Mesin Perata Tanah.Foreman of Hot Asphalt Production 1. 2.Road Construction Engineer. 12.Teknisi Laboratorium Beton 13.Canal Spede Machine Operator.Quality Controller of Road Construction.LAMPIRAN 1 : JENIS JABATAN / PEKERJAAN TKI DI LUAR NEGERI MENURUT SEKTOR / SUBSEKTOR LAPANGAN USAHA / SUB BIDANG JASA No Sektor / Sub Sektor Lapangan Usaha 2 Jasa Konstruksi Bidang / Sub Bidang 3 1.Kepala Pengawas Pekerjaan Jalan/ Jembatan.Concrete Stirring Road Car Operator. 6.Operator Alat Berat/ Mesinmesin Konstruksi Jalan dan Jembatan.Tukang Pasang Batu Belah. 16.Operator Mesin Pengeras Jalan Beton.Foreman of Road Pavement. 15. 12. Nama Jenis Jabatan/Pekerjaan TKI DI Luar Negeri Bahasa Indonesia 4 1. 6. 4. 6.Pengendali Mutu Pekerjaan Jalan.Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi. Brunai.Site Manager of Road/ Bridge Construction. TimTeng dan Malaysia.Teknisi Laboratorium Aspal.Mandor Perkerasan jalan. 8. 9.Soil Leveller Machine Operator. 3. 8. 7. 11. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 61 . Asphalt/Concrete Road Drill Machine Operator. 10. 3. Bahasa Inggris 5 1. 4. 5. Keterangan Negara Pengguna 6 TimTeng dan Malaysia.Pelaksana Pekerjaan Jalan.Operator Mobil Pengaduk Beton. 2. 5.Concrete Road Assifying Machine Operator.Operator Mesin Giling Jalan 4.Mekanik Alat-alat Berat. 16.Scaffolder Stell. 11. Brunai. 4.

Ahli Perencana Tehnik Bangunan. 8. 9.Aspahlat Mixing Plant Machine Operator.Tukang Kayu Konstruksi Bangunan. 23.Asphalt Paver Machine Operator.Mandor Pekerja Bangunan. 19.Worker of Pair Interior Building 24.Building Worker. 7. 18. TimTeng dan Malaysia. 10.Tukang Pasang Sekat Bagian Dalam Bangunan. 22.Building Design Engineer. 9.Operator Mesin Ketam Kayu. 4.Spade Machine Operator. 26. 27. 1.Worker of Pair Flame Resistant Brick (Furnace). 14.Operator Alat 62 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 11.Operator Mesin Pahat Kayu.Teknisi Mesin Tower Crane Bangunan.Tukang Pasang Kudakuda Rangka Kayu Bangunan. Brunai.Surveying Technician of Building.Teknisi Laboratorium Bangunan.Tukang Pasang Ubin Keramik.Tukang Pasang Atap Bangunan (Genteng/ Asbes /Seng/Fiber) 26. 1.Tukang Cat Bangunan. 2. 9.Wood Crab Machine Operator 29.7.Operator Mesin Pencampur Aspal.Worker of Pair Building Glass.Worker of Pair Tile Ceramic. 3.Worker of Pair Part Partition in Building. 13.Crane Car Operator. 18.Tukang Pasang Interior Bangunan.Tukang Pasang Bata Tahan Api (Tanur). 2.Tukang Pasang Dinding Keramik. 10. 17. 8. 22. 20. 25. 8.Worker of Pair Wall Ceramic.Wood Construction Building Carpenter. 8.Tukang Pasang Besi Beton. 5. 28. 19.Operator Mesin Penggali 7.Mason / Pair of Building Wall Brick 11.Tukang Pasang Kaca Bangunan. 1.Teknisi Pengukur Pekerjaan Bangunan.Cor Reinforced Concrete Worker.Tukang Plaster Dinding. 23.Konstruksi Bangunan Gedung.Laboratory Technician of Building.Pekerja Bangunan. 4. 3. 15. 10.Operator Mesin Poles Kayu.Cushion Wood Carpenter. 4.Bitumen Sprayer Machine Operator 10.Operator Mobil Derek.Operator Mesin Penggelar Aspal..Tukang Pasang Pipa Bangunan.Worker of Pair Concrete Iron. 25.Worker of Pair Building Iron Frame Easel.Building Construction Engineer. 12.Worker of Pole Steel Construction.Basts Wood MachineOperator 1. 12. 9.Tukang Kayu Kusen. 2. 6. 16. 21. 20.Worker of Pair Building Wood Frame Easel.Worker of Pair Building Pipe.Tukang Cor Beton Bertulang. 16.Tukang Batu/Pasang Bata Dinding Bangunan. 17. 24. 21.Operator Mesin Gergaji Presisi. 13.Operator Mesin Penyemprot Aspal.Tukang Pasang Kudakuda Rangka Besi Bangunan. 6. 7.Pelaksana Pekerjaan Gedung.Saw Machine Presisi Operator.Foreman of Building Worker. 14.Building Painter.Tukang Pancang Konstruksi Baja. 5.Tower Crane Building Machine Technician. 27.Wad Plastecer. 29.Worker of Pair Building Roof (Pensile/Asbestos/ Zinc/Fiber).Wood Chisel Machine Operator 28. 15.

General Electronica Worker. 4. 11. 3. 1.Penyelia Front Ofice.VCD.Kepala Bartender Restoran 14. 2. Malaysia. 3. 2.Cook 3.Señior Juru kamar. 7. 7.Operator Mesin Derek Pemancang Tiang Beton.Travel and TourReceptionist 2.Juru area publik 3.Pekerja Umum Elektronika. 8. 9. 3. 8.Operator Mesin Derek Gantung. 8. Pariwisata Hotel dan Restoran 1.Pembantu Penyedia Makanan.VCD.Pembantu Front Office 9.Senior Linen.F & B Outlet Manager. 2.Public Area Attendant 3.Commis 2.Inspektur CD.Audio Visual Divide Assembly 3. Tanah.Room Attendant Señior.Resepsionis Biro Perjalanan 2.Custodion / Cleaner. 10.Penyelia Penyedia Makanan 4. 6. Hongkong.Junior Baker. 9. 12.Casete Electric Check Inspector. 11. 2. 4. 4.Inspektur Casete Electrik Check.Pembantu Penyedia Roti 5.Food and Baverage Waiter 11.Hotel Flowerist. Brunei.Hotel Recepciones. 5. 7. Industri Elektrónika Electrónika Mekanika : Radio. 1.Linen Señior. 5.CD/VCD/DVD Assembly.Juru Kamar Hotel.Penyedia Pastri.DVD Electric Check Inspector. Singapura. 6. 11. 2. TV.Pastry Cook.Pembantu Penyedia Pastri 8.Pelayan Tamu Hotel. 5.Juru Pembersih Hotel dan Restoran.Penyelia Penyedia Roti.Perakit Televisi.Restorant Hotel Berbintang 1.Soil Dredge Machine Operator. 15.VCD. Hongkong dan UAE.Publica Area Senior 7.Penyedia Roti. 2. 7.Dredge Winch Machine Operator. 6.Juru Linen 5. 15. 7.Chief De Partie-Pastry 10.DVD Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 63 .Travel Ticket Seller. 10. 3. Singapura. 7.Perakit Peralatan Audio Visual.CD.Bartender.Chief De Partie 4.Berat/ Mesinmesin Bangunan.Perakit CD/VCD/DVD 6.Kepala Penyediaan Pastri. 6.Front Office Asistan.Chief Baker. 13. 9. 1. 8.Radio Assembly.Perjalanan Wisata. DVD Electric Check.Front Office Supervisor 10.Seanstross 5.Pengawas Makanan dan Minuman. 1. 3. dan UAE.Penyedia Makanan 3.Pramusaji F & B. Brunei.Hotel Berbintang.Pengurus Makanan dan Minuman.Bartender Restoran 12.Concrete Instalation Operator. 5.Baker.Building Construction Crane Machine Operator. 6.Televise Assembly.Perakit Radio. 5.Room Attendant 2.Food and Baverage Supervisor 12.Hotel Concierge. Malaysia dan Taiwan.Tower Crane Mo.Operator Mesin Derek Menara. 1. 8.Señior Juru Area Publik 7.Concrete pile Pole Machine Operator. 4.Bulldozer Machine Operator. 4. 1.Commis Pastry. Malaysia.Resepsionis Hotel.Penata Bunga di Hotel 2. 2.Chief Bartender 14.Penjual Tiket Perjalanan.Operator Instalasi Pengaduk Beton. Casete dan CD.Operator Mesin Keruk Tanah.Operator Mesin Buldozer 4.Operator Mesin Derek Konstruksi Bangungan 6. 1. 6.

Power Train Senior.Kendaraan Ringan Roda 4. 2. 3. 1.Otomotif Electrical Senior.Operator Alignment Adjustment Video-TV. dan Brunai. PCB Operator.Examine Emission Gas Over Technician. 20.Alignment Adjustment Casete Operator. Tim Teng. Industri Otomotif 1. 19.Welder SMAW Senior 1. 17.Las SMAW Madya. 8. 1. 14.Chassis & Suspension Senior. 6.Teknisi Yunior Powertrain. 2.Operator Connecting Assembly. 6.Las SMAW Muda 2.Asembly and Solder Operator. 9.Light Automotive Mechanic Junior Malaysia. 3.Electrical Body Senior. 4.Electrical Enginee Senior.Visual PCB Inspector.Senior Chassis & Suspension 2.Powertrain Technician Junior 2. 18. 10. 3. 1. 3.Operator Mounting PCB Manual.Alignment Adjustment Video-TV Operator.Packing Operator.Brake ABS Technition. PCB. 2. 21. 1. 5.Senior Powertrain. 1. 20. Malaysia. 6.Otomoif Mechanic Senior 2. 21.Non SMAW 64 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 11. 12. 2. 4. 4.Touch Up.Senior Engine Mekanik. 5. 1.Teknisi Junior Powertrain.Dipping Solder PCB Operator. 5.Connecting Assembly Operator. 1.Operator Mechanical Measurement. 5.Teknisi Engine Tun Up.Operator Dipping Solder PCB.Welder Non SMAW Junior.Enginee 1. 1.Operator Alignment Adjustment Casete. 3.Inspektur Safety CheckTV.Inspektur Visual PCB. 4. 22.Teknisi Wheel Alignment.Mounting PCB Manual Operator. 17. 13.Master Mekatronik. 12.Teknisi Penguji Emisi Gas Buang. 16.Chassis 5. 14. 2. 4. 15. 11.8. 2.Engine Tune Up Injection Technician. Industri Jasa Pengelasan.Brake Manual Technician.Operator Alignment Adjustment Radio 13. 1.Chassis & Power Train Electrical Senior 1.Mekatronik. 4. 22.Operator PCB Maker.Teknisi Yunior Stering & Suspension. 10.In Circuit Test (ICT) PCB Operator.Las Non SMAW Muda.Enginee Tun Up Technician.Electrical. 2.Mechanical Measurement Operator.Teknisi Brake ABS.Mechatronic Master. 2. 9.Operator Touch Up. 1.Powertrain Technician Junior.Radio Electric Check Inspector. 18.Las Non SMAW Madya.Welder Non SMAW Senior.Wheel Alignment Technician.Senior Electrical Otomotif 2.Stering & Suspension Technician Yunior. 1.Senior Bodi Elecrtical.Alignment Adjustment Radio Operator.Teknisi Engine Tune Up Injeksi.SMAW 2. 19. 5.PCB Maker Operator.Senior Mekanik Otomotif.Mechanic Engine Senior 3.Teknisi Brake Manual. 2.Safety Check-TV Inspector. 15.Senior Engine Electrik 3.Yunior Perawatan dan Perbaikan Kendaraan Ringan 2.Senior Chassis & Powertrain Electrical. 1.Operator In Circuit Test (ICT) PCB. Brunai danTaiwan.Inspektur Radio Electric Check.Welder SMAW Junior.Operator Packing. 16.Operator Asembly and Solder. 5.

2.Data Based Programer 4. 1. 2.ASP.Java Programer.VB. 1. 2. 3. 3.Pekerja Derek Sumur.Web. 2. 1. 1. 4. 6.VB.PHP Web Programer. 4. 3.Net Programer. 2.Programer.Junior Web .Programer. 4. 3. Well Cable Boor Worker.Web. 4. 2.Junior Programer 2.DB. 2.Las Plat Internasional. 4. Programmer. Programer 7.DB. 5.Advanted Java Prog.Las Engine International 1.Advanced Oracle DB. 2. 2.Java Web.Programer 3. 6. (Las G1. G5 & F6) 4.Practical Office.Help Desk.Pengawas Utama Operasi Produksi. 1.Use Office.Basic Help Desk.Programer.IMG Hulu / Operasi Produksi (OP).International Welding Engineer.Programer.VB.Programer. 5. 7. 4. 6. 5.Operator Menara Perawatan Sumur.Net.IMG Hulu / Perawatan Sumur (PS). 5. 4.Well Tower Treatment Operator. Timur Tengah. 3. 2. 5. 2.Web.Komputer/ Telematika Programer.Programer Yunior. 1. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 65 .Operator Lantai Perawatan Sumur. Industri Teknologi Informatika 1. 6.Product Operation Supervisor. (Las G4.Programer.Pekerja Bor Kabel Sumur.Komputer/ Telematika Operator. 3.Advanted VB.Programer Master 1. 6.Use Office.Advanted Java Prog. 6. G5 & G6) 4. 3.Programer 3.Product Operation Senior.Las Fillet Internasional. 2.Programer.Programer Yunior.Web.DB. Programer.Programer Yunior. 1.Well Production Helper.Penyemen Sumur Minyak.Las Teknologi International 7. Oil Well Cement Worker.Help Desk.Oracle DB.Pengawas Operasi Produksi.International Pipe Welder (Welder G4.Master Web Programer. 7.Net Programer.Web . 4.Basic Help Desk.Prog.Advanced DB Programmer.Las Spesialist International. 5.Advanced Oracle DB. Timur Tengah. 4.Oracle DB. 5.Advanced DB Programer.Helper Sumur Produksi. 1. 6.Practical Office. Programer. 1. Programer. Industri Minyak dan Gas Bumi.Las Praktisi International. 3. G2 & G3). 4. 1. Well Crane Worker Well Rotary Boor Worker. 6. 8.Programer.International Welding Spesialist. G2 & G3) 3.Product Operation Supervisor Principal.Office Profesional.Profesional Office. Programer. 3. 6.Land Well Treatment Operator 3.Programer Analisyst 1.Operator Muda Operasi Produksi. TimTeng dan Aspac.Product Operation Junior.ASP. 3.International welder.PHP Web Programer.International Plate Welder (Welder G1.Java Web.Java Programer. 7. (Las F1 & F2) 2. 5.Operator Madya Operasi Produksi.Basic Office.AnalisisProgramer 1.International Fillet Welder (Welder F1 & F2) 2. 1. 3.Junior DB.Net Programer.Basic Office. 3. 2.Net Programer.Pekerja Bor Rotary Sumur. 4.International Welding Practisioner.IMG Hulu/ Pengebor Minyak dan Gas Bumi 3.Las Pipa Internasional.Prog. 5.3. 2. 8. 1.Advanted VB. Programer.International Welding Tecnologist.VB. 2.Net. 4. 5. 1. 3.

5.Helper Operator FGPR.Pemutihan dan Pewarnaan Tekstil. 3.Operator mesin Pencelup Warna Kain/Tekstil. 4. 6. 1. 6. 5. 10. 3.Manajer Representatif LNG 1.Field Gas Refrigrant Supplier Operator. 4.Pola Pakaian / Busana Anak dan Dewasa.LNG Representative Manager. 2.LNG Supervisor. 3. 7. 2. 1. 2. 6.FGL Operator. 2. 1. 3.Mills Textile Fiber Machine Operator.Well Treatment Unit Operator.Operator Mesin Penyulam. 10.FieldGas Scraber 5. Taiwan.Planer LNG Operator. 7.Cloth Cutter Machine Operator.Pekerja Pencuci Tekstil. 4.Penyedia Bahan Baku Kain.Superintendent LNG 12.FGP Operator Helper.Operator Mesin Pencuci Kain/Tekstil 4.Operator Jahit Muda.Helper Operator FGL 8.Textile Dye Worker.Textile Fiber/Materials Comb Worker.Operator Jahit Produk Pakaian Jadi. 7. 8. 8. 1.Sewing Operator Junior. 1. 12.Pelayan Pengerut Tekstil.Operator Mesin Pemotong Pola Pakaian Jadi. 2.Operator. 2.Field Gas Liquefaction 9.LNG Superintendent.Helper Operator FGS 4.FGL Operator Helper. 6.Pekerja Pewarna Tekstil.Textile Fiber Comb Machine Operator 3.Penyisir Serat/Bahan Tekstil. 9. 5.Pekerja Pembersih Tekstil.Operator Mesin Penyisir Serat Tekstil.Cloth Embroidery Machine Operator. 4. 2. 1. 1.Pengawas Perawatan Sumur 4.Operator Jahit Madya. 4. 3.Cloth Basic Commodity Supplier. 5.FGPR Operator Helper. 2.IMG Hulu / Pencairan LNG Produksi. 6. Taiwan. Taiwan dan Malaysia.Sewing Operator Senior. 3. Industri Pakaian Jadi / Industri Garmen.Operator Planel LNG.Operator Mesin Pemotong Kain. 2. 9.Textile Cleaner Machine Operator. 5.FGS Operator Helper.Operator Mesin Tarik Serat Tekstil. 3. 11.Field Gas Purification 3. 2.Textile Fiber Composers Machine Operator.Operator Mesin Penenun Tekstil.Operator Unit Perawatan Sumur.Textile Cleaner Worker. 3.Sewing Operator Capable.Pertenunan Tekstil. 66 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Pekerja Pemutih Tekstil. 4.Operator Field Gas Pemasok Refrigrent 7. Industri Tekstil 1.Textile Color Dyer Machine Operator.FGS Operator. 4. 2.Operator Jahit Mahir.Textile Dryer Worker.Textile Weaver Machine Operator. 5.Supervisor LNG.4.Operator Mesin Pembuat Pola Tekstil.Dress Pattern Cutter Machine Operator.Operator. 6.Ahli Pengendali Perawatan Sumur. 11.Helper Operator FGP 2.Textile Whitener Worker. 4.FGP Operator.Operator Penyusun Serat Tekstil 5. 1. (Pria-Wanita).Operator.Well Treatment Controller Engineer.Dress Pattern Maker Machine Operator.Textile Wrinkle Worker. 1.Well Treatment Supervisor. 4. 1.

Pengemudi Box Barang Pribadi.Pengemudi Sedan Sewa. 4. 5.Rental Jip Driver. 6. 2. 4. 7. 2. 6.Pengemudi Tangki Bahan Bakar Minyak dan Gas. 1.Post Garment Product Quality Contrôler.Pengemudi Truk Hewan/ Ternak. 3. 2. 1.General Travel Bus/Mini Bus Driver. 1.Pengemudi Bus Way.Pengemudi Bus/Mini Bus Umum Antar Kota. 2. 6.Rental Bus/Mini Bus Driver.Penyelia Pasca Produk 4.Product Packaging Worker.Pengemudi Sedan V VIP.Pengemudi Truk Ringan Umum/Sewa. 4. 5.. 6. 2.Quality Control Pasca Produk Garmen 7. 7. 5. 3. 3.Kepala Penyelia Pasca Produk.Food Truck Driver. Jasa Pelayanan Transportasi Angkutan Darat 1.Vegetable/ Meal/Fish (Cold) Truck Driver.Pengemudi Bus/Minibus Pariwisata. 2.Sedan V VIP Driver. 5.Livestock/Animal Truck Driver.By Side Truck Driver. 2. 3.Pengemudi Profesional Angkutan Barang 3.Pengemudi Bus Karyawan. 2.Bus Way Driver 7. 1.Truck Person Driver. 3.Pengemudi Truk Gandeng 3. 5.Rental Sedan Dirver.Basic Commodity and Design Product Supervisor.Design Dress Product.Oil and Gas Tanker Driver. 8. 7. 8.5.Disain Produk Pakaian.Pengemudi Container. 6. 5.Pengemudi Sedan Pribadi. 2.Teknisi Peralatan dan Mesin Garmen. 1.Pengemudi Truk Tanah / Sampah.Taxi Driver. 1.Penyelia Pemotongan dan Penjahitan.Jip Person Driver.Pengemudi Jip Sewa 4. 3. 1. 6.Material Box General/ Rental Driver.Post Garment Product Supervisor.Chief of Easter Garment Product Supervisor.Pengemudi Box Barang Umum/ Sewa. 2.Truk Tangki. 1. 1.Maintenance and Garment Machine Technician. 4. 1.Tourism Bus/Minibus Driver.Chemistry / Material of High Dangerous Tanker Driver. Aspac dan TimTengah.Mini Bus Person Dirver.Land/Rubbish Truck Driver. 1. 4. 1.Official/Worker Bus Driver. 6. 2.Supervisor Taxi.Chief of Sewing Supervisor. 2.Pengemudi Taxi.Kepala Penyelia Penjahitan.Pengemudi Truk Pribadi.Cutting and Sewing Supervisor.Material Box Person Driver. 3.Light Truck General/Rental Driver 1.Pengemudi Truk Sayuran/ Daging/ Ikan (Cold). 4.Pengemudi Bus/Minibus Sewa. 10.Pengemudi Truk Sembako 5.Taxi Supervisor. 3.Pengemudi Tangki Air.Penyeliaan dan Teknisi Jahitan. 2.Penyelia Bahan Baku dan Disain Produk.Pengemudi Tangki Bahan Kimia / Bahan Berbahaya Tinggi.Pengemudi Bus Kota 5.Pengemudi Profesional Bus dan Mini Bus 1.City Bus Driver. 4.Sedan dan Jip. 3.Pekerja Packing Produk. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 67 . 2.Water Tanker Driver. 2. 5.Sedan Person Driver. 3.Pengemudi Jip Pribadi.Pengemudi Minibus Pribadi. 7. 6.Container Driver.

10.Tanker Safety Sailor Tim Teng.Kapal Penumpang. 8. 4.Maintenance and Treatment Ship Electronic Operator.Perwira Perbekalan. Eropa. 1. Aspac. 5. 4. 2. 1. 4. Tim Teng.Juru Oli Kapal.Perwira Dek Kapal Pesiar.Kelasi Keselamatan Kapal Tangker 1. Tim Teng.Operator Radio Kapal Laut.Nahkoda Kapal Layar Niaga. AS.Bartender in Tourist Ship. 1.Ship Fitter. 4. 6. Aspac. 3. AS. AS.Pramusaji Kapal Pesiar.Juru Masak Kapal 1.Pasenger Ship Officer. Australia. 11. 3. 3.Operator Pemeliharaan dan Perbaikan Mesin Kapal. 11. 10.Juru Las Kapal.ABK/Kelasi Kapal Pesiar.Juru Mudi Kapal. 6.First ShipCooks 3. 4.Pengamat Radar.Tanker Ship Sailor.Juru Fitter Kapal. 5.Tourism of Sea Survival Sailor. AS. 7.Juru Mesin Kapal. 7.Perekayasa Kapal Laut Aspac.Tanker Ship Captain.Perwira Dek KapalTangker 3. 1.Pemasakan Makanan dan Minuman di Kapal. 5. 68 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Radar Observer.Trade Sail Ship Captain.Deck Trade Ship Officer. 4. Eropa.Electician.Trade Ship Captain. Australia.Medical Nurse in Tourist Ship.Perwira Dek Kapal Niaga.Perwira Kapal Panumpang 3.ABK/Kelasi Dek Kapal Niaga 1.1. 4.Kapal Niaga. 2.Maintenance and Treatment Ship Machine Operator. Aspac. 3. 3.SPA Waiter in Tourist Ship. 3. 3. 2. 7. Tim Teng.Kapten Kapal Niaga 2.Profesi Entertainment di Kapal Pesiar. 2.Kapten Kapal Tangker. 2.Tourist Caregiver in Tourist Ship.F&B Waiter in Tourist Ship. 2.Operator Pemeliharaan dan Perbaikan elektrik kapal. 1. 2.Kepala Juru Masak Kapal 5. Jasa Pelayanan Transportasi Angkutan Laut. Eropa. 7.Tourist Ship Sailor. 3. 9. 7. Tim Teng.Kelasi Pencuci Tangki Minyak dengan Minyak Mentah. 1.Maintenance and Treatment Ship Electrical Operator. 4. 3.Tanker Ship Deck Officer.Galeboy.Kapal Pesiar.Pelayanan dan Supporting di Kapal Pesiar. 3. 1. 5.Pendamping Lansia Wisata di Kapal Pesiar. 5.Enginer 8.ABK/Kelasi Kapal Tangker.ABK/Kelasi Kapal Penumoang. Eropa. 4. 9. 6.Kapten Kapal Penumpag 2.Ship Logistic Officer.Ship Welder. 2. Aspac. AS.Deck Trade Ship Sailor. 4. 1.Steerman.Bartender Kapal Pesiar. Australia.Pembantu Dapur Kapal. 3. Australia.Pasenger Ship Captain. 2.Pemandu Wisata di Kapal Pesiar.Juru Listrik Kapal. Australia. 1. 6. 1.Pasenger Ship Sailor. Tim Teng.Kapal Tangker. 2.Kelasi Penyelamat Jiwa Turis di Laut. Eropa. 11. Eropa.Operator Pemeliharaan dan Perbaikan Elektronika Kapal. 1.Juru Masak Kapal 2. 2. Australia. 3.Chief Ship Cooks 5. 1. 2.Entertainment Professional in Tourist Ship. Tim Teng.Tourist Guide in Tourist Ship 2.Second Ship Cooks. Aspac. 5.Perawat Kesehatan di Kapal Pesiar. AS. 4.Pramu SPA Kapal Pesiar. 5.Oiler. 6.Crude Oil Tanker Washing Sailor.Ship Radio Operator.Deck Tourist Ship Officer.

Fishery Engine. 13.Ocean Fisherman of Sea Crsustacea sp. 4.Pearl Shellfish Plan Worker.Penyelam/Pengambil Kerang Mutiara. Aspac. 1.Operator Mesin Pendingin Kapal Ikan. 1.Kelasi Pencegahan Pencemaran di Laut. udag windu. 4.ABK Kapal Jaring Purse 1. udang dogol. 4.Aviation Steward.Nelayan Samodra Penangkap Ikan Tengiri. 2. Perikanan / Perikanan Laut 1.Ocean Fisherman of Tuna / Cakalang. 3.Fishrey Oiler. 6. Taiwan dan Aspac.Shirmp Plan Worker. 5.Operator Pemeliharaan Pancing Ikan. Taiwan. 1.ABK Kapal Jaring Gill. 1. 13. 1. Taiwan dan Aspac.Perekayasa Kapal Ikan.Purse Net Rating. 3.Nelayan Samodra Penangkap Crustacea sp Laut (udang putih. AS.Pengelola Pesawat Penyelamat di Laut.Operator Pemeliharaan Jaring Ikan.Fisherman Officer.Fishery Steerman 5. 7.Fishing Boat Captain. Tim Teng. 6.Mekanik Penerbangan. 3. 3. 2. 3.Fisherman Supervisor. 5. Bawal.Ship Painting 13.Perwira Kapal Pancing Ikan. 4. Taiwan dan Aspac. 7.Pekerja Budidaya Udang. 7.Aeroplan Co Pilot.Seaweed Plan Worker. 1. 3. 3. Australia. 2. 2.Nelayan Samodra Penangkap Ikan Tuna / Cakalang. 2.Kapal Penangkap Ikan.Juru Mesin Kapal Ikan.12.Budidaya Perikanan Laut.Tukang Cat Kapal. 6.Pramugara Penerbangan 12. Layang. 1. 12. 4.Pollution Preventation Operator. 3.Tukang Kayu Kapal. 1.Kelasi P3K dan Keselamatan Kerja di Kapal 3. Kakap and Sea Beautiful Fish. .Kelasi Penyelamat Jiwa di Laut. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 69 .Nahkoda Kapal Nelayan Penangkap Ikan. 3.Pilot Pesawat Udara 2. Layang.Fish Ship Refrigerator Machine Operator. 3. 3.Ocean Fisherman of Tengiri.Kelasi Pemadam dan Penanggulangan Kebakaran kapal di Laut. Eropa. 4. 4.Aeroplan Pilot.Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Kapal. 2. 2.Inert Gas System Sailor.Long Linner Rating.Perwira Kapal Ikan. TimTeng.ABK Kapal Pancing. 2.Co Pilot Pesawat Udara. 8. 6. 1.Juru Mudi Kapal Ikan. 1.Ship Carpenter. 4.Gill Net Rating. 3.Serang Kapal Ikan. 4. lobster dan kepiting laut. Jasa Pelayanan Transportasi Angkutan Udara. 2. Aspac.Long Liner Officer.Pearl Shellfish Diver/Taker. 1. 2.Aviation Mechanic. 1. Kakap dan ikan hias laut.Juru Minyak Kapal Ikan.Firt Aid and Ship Medical Sailor.Pekerja Budidaya Rumput Laut.Ship Medical Officer. Bawal. 2. 5. 2.Survival Craft Operator.Ocean Fisherman of Hiu / Cucut. 5.Pesawat Udara Penumpang. 2. 1. 2. 2. 7. 2. 1.Long Liner Treatment Fishery Operator.Jasa Penangkapan Ikan di Laut. 4.Nelayan Samodra Penangkap Ikan Hiu/ Cucut.Sea Survival Sailor.Kelasi Pengendalian Sistem Gas Lebam.Pekerja Budidaya Kerang Mutiara.Gillnet Treatment Fishery Operator.Perwira Kesehatan kapal.Fire and Fighting Sailor.

2. 2.Pembersih Gedung Muda 2. 1.Penyanyi. 6.Salon Kecantikan.Dentist. 5. 1. 5. 3. 1. 6.Kesehatan Manusia / di Rumah Sakit. 2. 5. 6. Timur Tengah.General Dokter.Custodion of Tall High Rise Hospital Outdoor Aspac dan lainnya. 3. 1.Kebersihan Rumah Sakit.Senior Pembersih Hotel. 3. 1.Air Traffic Controlling.Kebersihan Restoran 1.Hospital Custodion Senior. 4. Hongkong. Musical Player. Malaysia.. 2.Perekayasa Penerbangan. Radio and TV Publisher. 3. 1.Kebersihan Gedung Perkantoran.Penyiar dan Protokol Acara.Nursing. 6. 2.Navigator Penerbangan. 3. Tim-Teng.Penyiar Radio dan TV. 3.Pramugari Penerbangan 6. Singer. 1.Chargo Aeroplan Co Pilot.Pekerja Seni Tari.Restorant Cleaner. 2.Penata Rias Penganten Internasional.Chargo Aeroplan Pilot. dan Singapura.Pengontrol Lalu Lintas Udara.Jonitor Senior.Disk Jockey.Pembersih Bagian Luar Hotel Bertingkat Tinggi. Beautician. 2. Malaysia. 4.Hotel Custodion Junior 2.Hospital Custodion Junior 2.Cleaner of High Rise Restaurant Outdoor. Disk Jockey Film Artist.Jepang dan Belanda. 1. Dance Worker. 6. 2.Hospital Worker.Teknisi Keselamatan Lalu Lintas Udara. 1.General Nurse.Custodion of Tall High Rise Hotel Outdoor. 1. 5. 5. 2. 1. Sosial Budaya dan Hiburan.Pembersih Gedung Madya 3.Artis Peragawan/wati.Pilot Pesawat Udara. 2. Taiwan. Hongkong. 2.Pemain Musik. 1. Women Hair Dresser. 4.Hotel Custodion Senior. Master oí Ceremony. 2. 5. 70 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Pesawat Udara Chargo. 2. Model Artist Aspac dan lainnya. Barber.Perawat Ahli. 2.Teknisi Keamanan Lalu Lintas Udara. Women Make Uper.Pembersih Bagian Luar Rumah Sakit Bertingkat Tinggi. 7. 3. 3.Aviation Radio Operator. 3.Pembersih Restoran. 14. 3. 3.Dokter Gigi.Kebersihan Hotel.Perias Wajah Wanita. 1. 1.International Wedding Make Upper. 2. 3.Aviation Stewardess.International Wedding Make Up Assistant.Pembersih Rumah Sakit Madya.Perawat Umum. dan Singapura. 16.Jonitor Junior 2.Dokter Spesialis. dan Singapura. Kemasyarakatan. 2.Instruktur Penerbangan 2. Malaysia.Artis Pemain Film. dan Singapura. 4. 5. Aspac.5. 15. 1.Aviation Instructor. 4.Co Pilot Pesawat Udara. 3. Tim Teng dan lainnya Aspac.Pemangkas Rambut. 4. 4.Specialist Docter.Air Traffic Wrlfare Technician. Malaysia. 7.Pembersih Rumah Sakit Muda.Rias Penganten. 1.Operator Radio Penerbangan.Protokol Acara. Jasa Perorangan. 4. 2. 1. 3. 3.Jonitor of Tall High Rise Building Outdoor 1. 3.Pembersih Bagian Luar Restorant Bertingkat. 4.Perawat Kecantikan. Jasa Kebersihan.Dokter Umum. 3. 3.Pembersih Bagian Luar Gedung Bertingkat Tinggi. Hongkong. 4..Mekanik Pesawat Udara. 2.Air Traffic Security Technician.Tenaga Perumahsakitan. 6.Junior Pembersih Hotel. Jasa Kesehatan 1. 1. 1.Impresariat dan Intertainment. 4.Asisten Penata Rias Penganten Internasional.Perias Rambut Wanita.Chargo Aeroplan Mechanic.

7. 1. 4.Dosen Pendidikan Sarjana. 1.Super Store.Medical Massager. 2. 3.Pramuniaga Food Basah.Women Clothes Salesgirl.Security Specialist. 5. 1.Sekuriti Madya/Supervisor. 3. 7.Kebandaraan & Pelabuhan Laut Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 71 . Lecture of Bechelor. Malaysia.Dosen Pendidikan Pasca Sarjana. 8. 1.Casier. 17. 6.Troly Boy.Mini Market. 1. 3. 6. 1.Man Clothes Salesgirl. 2. 2. 1.Household Tolls Salesgirl.Sekuriti Pratama/Dasar. 2.Security Specialist.Troly Boy. 2.Pramuniaga Sepatu.Phsysioterapi. 3.Medical Massage. 6.Super Market.Man Clothes Specific Executive Salesgirl.Sekuriti Utama /Spesialis.Kasir.Pramuniaga Barang Elektronik dan Komputer.Pramuniaga Asesoris 7. Scientist Teacher. 4. 1. 3.General Salesgirl.Hyper Market. 2. 5.Kasir. 1.Pramuniaga Busana Pria.Guru Bidang Studi IPA. 1. 2.Sekuriti Madya/Supervisor.Children Clothes Salesgirl.7. 1. Jasa keamanan / Sekuriti.Basic Security. 2. Matematica Teacher.Guru Bidang Bahasa. 4.Pramuniaga Alat Olah Raga dan Kesenian. 5. Aspac dan Tim-Teng. 6.Food Salesgirl.Man Clothes Salesgirl.Sport and Art Salesgirl. 3.Shoe. 4. Lecture of Magister.Pramuniaga Peralatan Rumah Tangga.Pramuniaga Non Food. 2. Kasir.Sekuriti Utama /Spesialis. 5. 3. 3. 2.Troly Boy.Sekuriti Utama /Spesialis.Pramuniaga Spesifik Busana Eksekutif Pria. 3. 7. 1.Casier.Sekuriti Madya/Supervisor. 3. 1.Non Food Salesgirl.Electronic and Computer Salesgirl.Mini Store. 2.Pramuniaga Spesifik Busana Eksekutif Wanita. 4. 2. 1.Guru Bidang Studi Matematika. 1.Troly Boy. 4.Basic Security.Akupuntur.General Salesgirl. 9. 4. 1. 5.Hyper Store. 9. 6.Jasa Pendidikan Tinggi 1. Singapura dan Brunai. Language Teacher. 2.Jasa Penddikan Menengah.Pramuniaga Busana Wanita. 1. 1. 1.Casier. 1. 1. 2.Sekuriti Pratama/Dasar.Physioterapist. 3.Security Supervisor. 3.Casier. 19. 3.Basic Security.Pramuniaga Food Kering.Pramuniaga Busana Pria Dewasa.Sekuriti Pratama/Dasar. 2. 18.Security Specialist. 3. Bag and Accessories Salesgirl. 2.Pramuniaga Food.Industrial & Comercial Area 3. 3.Kasir. 2.Perkebunan & Kehutanan Malaysia & Brunai. 5.Woman Clothes Specific Executive Salesgirl. 3.Pramuniaga Umum 1. 7.Dry Food Salesgirl. Jasa Pendidikan 1. 8. 2.Security Supervisor.Pramuniaga Busana Wanita Dewasa.Acupunturer.Security Supervisor.Pramuniaga Busana Anakanak. Aspac dan Lainnya. 4. 2.Women Clothes Salesgirl.Accessories Salesgirl. 2.Pramuniaga Umum 1. Jasa Perdagangan Umum / Perdagangan Ritail. Tas dan Asesoris. 1.Wet Food Salesgirl. 5.

Pembantu Pendidik Anak.Governess Junior. 1. 2. 1. Aspac dan Tim-Teng. 3. Aspac.Pengasuh Muda Balita.Launder.Sekuriti Madya/Supervisor. 6.Perawatan Lansia.Security Specialist. 2.Kepala Pekerja Rumah Tangga.Penjaga Muda Bayi. 2.Sekuriti Pratama/Dasar.Perawatan Anak Balita.4. 1.Penata Laksana Rumah Tangga.House Maid. 3. 3. 1.Shasimi. 2. 6. 3.Tuna Loin Fresh & Frozen Product Packaging. 4. 1. 1.Penjaga Titipan Anak. 4.Governess Senior. TimTeng. 2.Sekuriti Pratama/Dasar. 1.House Kepeer. 1.Baby Sitter Junior. 3.Perkantoran.Table Manner. 1.Perawatan Anak Usia Sekolah 6.Security Supervisor. 4. 1.Shasimi Product Packaging. 1. 2. 1.Elderly / Old Folk Care. 4. dan Jepang (Magang) 21. Jasa Perorangan Yang Melayani Rumah Tangga. 2. 2.Operator Produk Shasimi.Supervisor Operator dan Pengemas Shasimi . 4.Education & Sport area 1.Sekuriti Madya/Supervisor. 3. 3.Security Specialist.Pembantu Pengasuh Balita 2. 3.Basic Security.Doby.Basic Security. 1.Juru Masak Rumah Tangga 5.Sekuriti Utama /Spesialis.Nanny Assistant. 2. 3.Penata Hidang.Penjaga Lansia. 2. 4. dan Jepang (Magang) Aspac dan Australia.Sekuriti Madya/Supervisor.Nanny Junior. 8. 3. JasaTata Laksana Rumah Tangga Indoor : 1. Taiwan. 3. 3. 3. 3. 2. 5. Aspac dan Tim-Teng.Shasimi Product Operator.Sekuriti Utama /Spesialis. 8.Sekuriti Utama /Spesialis.Pengasuh Utama Balita.Security Specialist.Personal Asistant. 4.Baby Sitter Senior.Security Specialist.Pembantu Penjaga Bayi.Security Supervisor.Pengemas Produk Tuna Loin Segar & Beku. 1.Nanny Senior. 1. 3. 72 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 20.Sekuriti Pratama/Dasar. 2.Sekuriti Pratama/Dasar. 7. 3. 6.Pengawas Mutu (QC) Produk Shasimi.Personal Asisten.Pembantu Penjaga Lansia 2.Pendidik Madya Anak.Penjaga Titipan Bayi 7.Pencuci & Pelicin Pakaian 4. 1.Operator Produk Tuna Loin Segar & Beku.Sekuriti Utama /Spesialis.Pekerja Rumah Tangga.Pendidik Muda Anak 3.Pelayanan Umum. 3. Industri Pengolahan Ikan Tuna : 1. 2. 2. 2.Baby Nursemaid. 3.Caretaker 2.Supervisor Operator dan Pengemas Tuna Loin Segar & Beku. 2. 3.Pembersih Rumah. 1.Pencuci Pakaian. 5. 2.Tuna Loin Segar dan Beku. 3.Basic Security.Perawatan Bayi. 4. 1.Flowerist.Perumahan. 2.Security Supervisor.Tuna Loin Fresh & Frozen Product Operator.Au Pair.Penjaga Madya Bayi. 2.Pendamping Lansia.Shasimi Product Quality Controller 1.Sekuriti Madya/Supervisor.Security Supervisor.Mother Helper. 7 Negara Pengguna Careworker.Hotel dan Rumah Sakit 6.Caregiver 3.Cleaner. 1.Governess Assistant. 2. 1. 2. 5.Pengemas Produk Shasimi. 1.Penata Bunga di Rumah.Pelayanan Khusus. 3. 2.Tuna Loin Fresh & Frozen Operator and Packaging Supervisor.Cooker. 3.Butler.Basic Security.Pengawas Mutu (QC) 1.Tuna Loin Fresh & Frozen Taiwan.Shasimi Operator and Pacakaging Supervisor. Industri Pengolahan Hasil Perikanan Laut. Aspac. 3. 2.

Canning Tuna Product Operator and Packaging Supervisor.Pengawas Mutu (QC) ProdukTuna dalam Kaleng.Pengawas Mutu (QC) Produk Ikan Tuna Steak Beku.Frozen Tuna Steak Product Quality Controller Taiwan. 1. 4.Syariah Account Officer.Kepala bagian Akuntansi Syariah.Syariah Operational Superintendent. Perantara Keuangan.Syariah Staff. 1. 2.Tuna Steak Beku. 1. Aspac dan Lainnya.Analis Pembiayaan 4. 6.Pengemas Produk Tuna Steak Beku. 1. 4.Intermediate Settlement 3.Treasury Dealer.Supervisor Operator dan Pengemas Tuna Steak Beku. 2.Advanced Money Broker.Settlement. 6.Audit Internal.Syariah 3. 7. 5.Advanced Settlement. 2. 8. 23. 1.Basic Money Broker. 7. 3.Staf Administrasi.Intermediate Treasury Dealer. TimTeng dan Lainnya.Kepala Bagian Pembiayaan 7. Bank Umum : a.Pengalengan Tuna.Bank Syariah. 9.Supervisor Operator dan Pengemas Produk Tuna dalam Kaleng.Bank Non Devisa.Intermediate Settlement.Basic Settlement.Financing Superintendent.Bank Devisa. 4. 7.. 1.Pengemas Produk Pengalengan Tuna. dan Jepang (Magang) 22. 4.Kepala bagian Akuntansi 6.Intermediate Money Broker 3.Produk Ikan Tuna Beku. 2. 5.Analis Pembiayaan Syariah. 2. 3.Syariah Account Superintendent. 1.Syariah Audit Internal.Operator Produk Pengalengan Tuna. 3. dan Jepang (Magang) 4.Advanced Treasury Dealer.Advanced Money Broker. b. 2. 8.Kerpala Bagian Operasional.Basic Treasury Dealer.Advanced Settlement.Budidaya 5.Account Officer. 1.Basic Treasury Dealer. 1. 4. 2. 2.Canning Tuna Product Quality Controller Taiwan. 3.Frozen Tuna Steak Product Operator.Pekerja Umum Tanaman Product Quality Controller 1. 2. 5. 2. Financing Analyst.Cassier / Teller.Costumer Service Syariah 4.Kepala Bagian Pembiayaan Syariah. 1. 1. Aspac. 3.Account Officer..Audit Internal Syariah.Intermediate Treasury Dealer.Frozen Tuna Steak Operator and Packaging Supervisor.Dyariah Financing Superintendent.Non Syariah. 6. 3.Syariah Administration Cassier / Teller. 8.Account Officer Syariah.Kerpala Bagian Operasional Syariah 1. Administration Staff. 3. 3.Kasir /Teller 3. 2.Canning Tuna Product Packaging.Frozen Tuna Steak Product Packaging.Operational Superintendent.Advanced Treasury Dealer.Canning Tuna Product Operator.Food Plan General Worker. 3.Operator Produk Tuna Steak Beku. 1. Malaysia dan Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 73 ./Teller Syariah.Account Superintendent. 2. 2. 3. Custemer Service.Basic Settlement.Syariah 4. 8. 1. Pertanian.Kasir. Tim Teng dan Lainnya. 1.Basic Money Broker. 1. 1. 9.Intermediate Money Broker 3.Audit Internal. 2. 3. 1. 2.Staf Administrasi Syariah.Financing Analyst. 2.Money Broker.

Malaysia.Operator Mesin Pres Playwood. 1. 3.Operator Mobil Derek Balok Kayu Hutan. 74 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Mandor Pembibitan Tanaman Hutan Industry. 2. Perkebunan.Pekerja UmumPerkebunan Karet. 1. 26.Cow Farm Worker.Pekerja Umum Tanaman Buah.Operator Mesin Bubut Kayu. Peternakan. 2. Malaysia 2. Taiwan dan Korea Selatan 3.Mandor Perkebunan Kelapa Sawit. 2.Senior Disain Floral. 4.Result Harvest Bunch Palm Oil Worker. 2.Ruber Plantation General Worker.Flower Plan General Worker. 2. 6.Pekerja Panen Hasil Buah Kelapa. Aspac dan Lainnya. 3.Pekerja UmumPerkebunan Kelapa.Asisten Perangkai Bunga 2. 3. 1.Pekerja Umum Peternakan Sapi.Penebang Kayu Hutan dengan Mesin Gergaji Rantai.Disain Floral Senior. 1. 1. Malaysia 2. 3. 5. Korea Selatan 24.Budidaya Perkebunan Kelapa. 4. 2. 6. 3. 3.Log CraneMobile Operator. 1.Penebang Kayu Hutan. 3. 1.Wood Sewing Operator.Driver Pembuat Jalan Areal Tebang Hutan. 2.Sedling Forest Industry Worker.Flower Combine Asistant. 2.Pertanian. Flower Combined Senior 4. 2.Vegetable Plan General Worker.Palm Oil Plantation General Worker.Wood Lathe Machine Operator.Sedling Forest Industry Foreman. 1. 1.Seni Disain Floral (SDF).Mandor Perkebunan Karet. 4. Kehutanan.Log Loader Operator. Malaysia.Art Flower Combine and Art DesignFloral Decorator (Special Action) 1. 1.Coconut Result Harvest Worker. 3.Senior Perangkai Bunga.Ruber Tapping-Knife Worker 3. 6. 4.Pekerja Umum Kehutanan.Pekerja Panen Hasil Tandan Buah Sawit.Pekerja Pembibitan Tanaman Hutan Industry 3.Playwood Press Machine Operator 5. Pangan. 3. 1.Flower Combined Junior 3.Disain Floral Junior.Budidaya Kehutanan.Ruber Plantation Foreman. 1.Budidaya Perkebunan Karet. 3.Pekerja Umum Tanaman Bunga.Pekerja Sadap Karet. 2.Palm Plantation General Worker.Pekerja Tanaman Sayuran Lainnya.Decorator Seni Merangkai Bunga dan Seni Disain Floral (Special Action) 1. 8.Operator Kayu Pres Vener. 7.Payloader Driver. 2. 8. 4.Fruit Plan General Worker.Wood Press Vener Machine Operator.Coconut Plantation Foreman.Seni Merangkai Bunga (SMB). 25.Yunior Perangkai Bunga 3.Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit. 2.Budidaya Ternak Sapi. 2.Perawat Kandang Sapi 1. 3.Asisten Disain Floral 2. 5.Palm Oil Palm Foreman. 1. 2.Operator Mesin Pemotong/ Penggergajian Kayu. 3. 2. 1.Pekerja UmumPerkebunan Kelapa Sawit.Foretry Chain Saw Operator Malaysia. 7.Mandor Perkebunan Kelapa. 7.Caw Stable Worker.Yunior Disain Floral.Foresty General Worker. 3.Asisten Disaign Floral.Pengemudi Kendaraan Pemuat Balok Kayu. 2.

2.Budidaya Ternak Domba. 3.Budidaya Ternak Ayam.

4.Budidaya Ternak Babi.

3.Pemerah Susu Sapi. 4.Operator Mesin Perah Susu Sapi. 1.Pekerja Umum PeternakanDomba 2.Perawat Kandang Domba. 1.Pekerja Umum Peternakan Ayam. 2.Perawat Kandang Ayam. 3.Operator Mesin Tetas Telur. 4.Pekerja Pembuat/Peramu Makanan Ayam 1.Pekerja Umum Peternakan Babi. 2.Perawat Kandang Babi

3.Cow Man Milker. 4.Milks Machine Operator. 1.Sheep Farm General Worker. 2. 1.Chiken Farm General Worker. 2.Chick Stable Worker, 3.Hatch Eg Machine Operator. 4.Chick Food Maker. 1.Pig Farm General Worker. 2.Pig Stable Worker. Taiwan dan Lainnya. TimTeng dan Lainnya. Aspac dan Lainnya.

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

75

LAMPIRAN 2.: FORMAT INFORMASI KAMUS JABATAN TKI.

No
1. 2. 3. 4.

Informasi
Nama Jabatan Kode Jabatan Ringkasan Uraian Tugas. Uraian Tugas. 4.1. 4.2. 4.3. 4.4. 4.5. 4.6. Dst.

Uraian Informasi Jabatan TKI

5.

Syarat Jabatan : a.Pendidikan. b.Pelatihan/Kursus. c.Pengetahuan Kerja d.Syarat Fisik. e.Bakat Kerja. f.Minat Kerja. g.Temparemen Kerja.

76

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

LAMPIRAN 3.: FORMAT DISKRIPSI INFORMASI JABATAN TKI.

No
1. 2. 3. 4. 5.

Diskripsi Jabatan
Nama Jabatan Kode Jabatan Letak jabatan Ikhtisar/Ringkasan (Job Sumary). Uraian Tugas dan Kegiatan

Uraian Diskripsi Informasi Jabatan

5.1.

a. b. c. a. b. c. a. b. a. b. a. b.

5.2.

5.3.

5.4.

5.5.

Dst

6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19.

20.

Bahan kerja. Perangkat Kerja. Hasil Kerja Tanggung Jawab Wewenang Jabatan Korelasi Jabatan Kondisi Lingkungan Kerja Reiko Bahaya Kerja Pengetahuan kerja. Keterampilan Kerja Sikap Kerja. Sifat Jabatan/Pekerjaan Fungsi Pekerja. Syarat Jabatan: a.Pendidikan. b.Pelatihan/Kursus. c.Syarat Fisik. d.Bakat Kerja. e.Minat Kerja. f.Temparemen Kerja. Informasi lain yang terkait.

Jakarta

2010.

Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan Deputi Bidang Penempatan BNP2TKI.

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

77

78

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 79 .

80 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful