KATA PENGANTAR
Dalam rangka mewujudkan visi Penempatan Tenaga Kerja Indonesia yang berkualitas dan bermartabat, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia, Deputi Bidang Penempatan senantiasa berusaha menciptakan kegiatan kegiatan yang memiliki dampak yang konstruktif terhadap pembenahan penempatan TKI. Pembenahan ini diawali dari peningkatan kualitas Calon TKI yang berminat bekerja ke luar negeri, untuk itu perlu pemahaman calon TKI tentang segala seluk beluk bekerja keluar negeri. Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini merupakan arah dan panduan yang digunakan oleh penyelenggara dan tenaga penyuluh untuk melaksanakan penyuluhan jabatan TKI di Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Desa. Petunjuk Teknis ini merupakan rangkuman seluruh pandangan dan masukan yang sangat berharga dari para pemangku kepentingan yang di uraikan secara detail dan fokus kepada para penyuluh. Prosedur bekerja ke luar negeri yang benar yang akan disampaikan oleh Tenaga Penyuluh Jabatan TKI baik dari BNP2TKI, BP3TKI, P4TKI maupun Petugas penyelenggara di Daerah, untuk itu perlu dibuat suatu Petunjuk Teknis tentang Penyuluhan Jabatan TKI. Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Penyusun dan semua pihak yang telah memberikan kontribusi pada penyusunan Petunjuk Teknis ini. Apabila ada perubahan kebijakan dan ketentuan perundang undangan, maka Petunjuk Teknis ini dapat disesuaikan dan untuk itu

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

i

kami sangat menghargai dan berterima kasih atas segala masukan, kritik dan saran konstruktif dari berbagai pihak demi kesempurnaan kandungan kualitas Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI. Demikian Petunjuk Teknis ini disusun semoga dapat menjadi panduan dalam pelaksanaan Penyuluhan Jabatan TKI di daerah.

Jakarta, Juni 2010 Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan

Ir. Yunafri, MM NIP. 19570612 198603 1 003

ii

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

BNP2TKI

BADAN NASIONAL PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA
Gedung A Lt II Jl. MT Haryono Kav. 52 Jaksel, Telp. (021) 7918205 PO BOX 4451 JKTM 12770, Website : www.bnp2tki.go.id

DEPUTI BIDANG PENEMPATAN

KEPUTUSAN DEPUTI BIDANG PENEMPATAN NOMOR : KEP. 59 /PEN/VI/2010 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYULUHAN JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA DEPUTI PENEMPATAN BADAN NASIONAL PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA Menimbang : a. bahwa dalam rangka mewujudkan visi Penempatan Tenaga Kerja Indonesia yang berkualitas dan bermartabat, Deputi Bidang Penempatan senantiasa berusaha menciptakan kegiatan yang memiliki dampak konstruktif terhadap pembenahan penempatan TKI untuk itu perlu pemahaman calon TKI tentang segala seluk beluk bekerja ke luar negeri; b. bahwa belum tersedianya peraturan tentang penyuluhan jabatan TKI menyebabkan kurangnya informasi yang diterima oleh pencari kerja dan calon pencari kerja ke luar negeri serta adanya kondisi ketidak sesuaian antara kualifikasi kompetensi tenaga kerja dengan persyaratan kerja, memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan pengguna, masih minimnya informasi tentang dunia kerja maupun informasi pasar kerja yang dapat di akses; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu disusun Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia dengan Keputusan Deputi Bidang Penempatan. Mengingat : 1. 2. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan; Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri; 3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Pemerintahan Daerah; 4. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik; 5. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik; 6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Kewenangan Pemerintah antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota; 7. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2006 tentang Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia; 8. Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 2002 tentang Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 88 mengenai Lembaga Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja; 9. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2006 tentang

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

iii

10. lembaga pendidikan. Kabupaten/Kota dan Kecamatan/Desa. : Petunjuk teknis peyuluhan jabatan TKI sebagaimana termaksud pada amar PERTAMA dipergunakan sebagai acuan atau petunjuk teknis bagi BNP2TKI BP3TKI. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan Yang Berkeadilan. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor PER. BNP2TKI/III/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Jo Per-53/KA/SU-OKH/XII/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. 13. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-13/KA/V/2010 tentang Bursa Kerja Luar Negeri. sehingga memahami informasi peluang kerja ke luar negeri. 12. 19530202 19810210 001 iv Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal 11 Juni 2010 DEPUTI PENEMPATAN KEDUA KETIGA KEEMPAT Drs. MEMUTUSKAN Menetapkan PERTAMA : : KEPUTUSAN DEPUTI BIDANG PENEMPATAN TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYULUHAN JABATAN TKI sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ini. 11. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-45/KA-BNP2TKI/XI/2008 ten tang Pedoman Penyelenggaraan Kelompok Berlatih Calon Tenaga Kerja Indonesia Berbasis Masyarakat. : Petunjuk teknis penyuluhan jabatan TKI sebagaimana dimaksud pada amar PERTAMA sebagai petunjuk teknis dalam memberikan informasi yang komperensif kepada para calon tenaga kerja Indonesia dan masyarakat. 14. Kebijakan Reformasi Sistem Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. Ade Adam Noch NIP. : Keputusan Deputi Penempatan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Provinsi. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-38/KA/IX/2008 tentang Standar Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia oleh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta. P4TKI dalam melaksanakan penyuluhan jabatan TKI di Pusat.01/KA.

A.......... 28 B................... 28 A............... Prosedur Pelaksanaan Penyuluhan Jabatan ..... DAFTAR ISI ................. Tenaga Penyuluh....... C............................................................................. Peserta ........ Ruang Lingkup ................. Pengertian . Penerima Manfaat Layanan Penyuluhan Jabatan TKI ................................. D....................... B....... Materi Penyuluhan Jabatan ........................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ........................ 30 C.................. 40 E................................. Penyelenggaraan Penyuluhan Jabatan .................... Materi Penyuluhan ..................................... Peranan Penyuluhan Jabatan TKI ............................................ 32 D............. 59/PEN/VI/2010 ............................ 1 1 4 5 10 11 13 13 15 18 21 24 25 26 BAB II BAB III PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN TKI .... KEPUTUSAN DEPUTI BIDANG PENEMPATAN NO:KEP...... Sarana dan Prasarana .............. E............................................................. E....................................................................... Nara Sumber dan Persyaratan ........... B........................ D.................... PENYULUHAN JABATAN TKI .. Prinsip-prinsip Penyuluhan Jabatan ......................................................................................................................... C............ Tujuan dan Sasaran .. Dasar Hukum ..................................................... Metode Kegiatan .... 42 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia v .............. Maksud............... Mekanisme dan Prosedur. Latar Belakang ............................. F...... i iii v BAB I PENDAHULUAN .... G.............................. A.

..... 61 vi Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia ............................................................................... 60 LAMPIRAN .......................................................... 54 B... Peserta Pelatihan Dan Bimbingan Teknis ..................... 57 BAB VI PENUTUP ....... E........................................... Penyelenggaraan Pelatihan Dan Bimbingan Teknis ... Metoda dan Penilaian ................... 54 A.. B............................ EVALUASI DAN PELAPORAN .. D.BAB IV PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS PENYULUH JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA ............ Pengajar ................................... Pelaporan ................................ Monitoring ............ 55 C.................LAMPIRAN ......................................... 59 DAFTAR PUSTAKA ...... C................................................ Mekanisme dan Prosedur .. BAB V 47 47 49 50 51 53 MONITORING.......... A......................................... Materi... Evaluasi dan Penilaian ....

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 1 . dan pengelolaan informasi publik merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan masyarakat informasi.Lampiran Keputusan Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor : KEP. minat dan keterampilan. Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri harus sesuai dengan keahlian. Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri juga perlu dilakukan secara terpadu antara instansi Pemerintah baik Pusat maupun Daerah dan peran serta masyarakat dalam suatu sistem hukum guna melindungi tenaga kerja Indonesia yang di tempatkan di luar negeri.59/PEN/VI/2010 Tanggal : 11 Juni 2010 BAB I PENDAHULUAN A. hak memperoleh informasi merupakan hak azasi manusia dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu ciri penting negara demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelengaraan yang baik. LATAR BELAKANG Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam mengurangi pengangguran akibat terbatasnya lapangan kerja di dalam negeri. Informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional. Program penempatan TKI ke luar negeri telah memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi pengangguran di dalam negeri yang sampai saat ini belum sepenuhnya dapat diselesaikan pemerintah. bakat. keterbukaan informasi publik merupakan sarana mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara dan Badan Publik lainnya dan segala sesuatu yang berakibat pada kepentingan publik.

program. terpenuhinya penyelenggaraan pelayanan publik sesuai dengan peraturan perundang . dapat pula diperoleh setiap pemohon informasi dengan cepat. meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengambilan kebijakan dan pengelolaan Badan Publik yang baik. Tenaga kerja Indonesia di luar negeri sering dijadikan obyek perdagangan manusia. serta dapat dipertanggung jawabkan dengan mengetahui alasan kebijakan yang mempengaruhi hajat orang banyak dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan/atau meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi yang berkualitas. kecuali bersifat ketat dan terbatas. mewujudkan penyelenggaraan yang baik yaitu yang transparan. kesewenang-wenangan.asas umum pemerintahan dan korporasi yang baik. korban kekerasan. Pelayanan yang dimaksud untuk memberikan kepastian hukum dan hubungan antara masyarakat dan penyelenggaraan dalam pelayanan publik yang bertujuan agar terwujudnya batasan hubungan yang jelas tentang hak dan tanggungjawab. akuntabel. tepat waktu. sistem penyelenggaraan yang layak sesuai dengan asas . biaya ringan dan cara sederhana untuk menjamin hak warga negara guna mengetahui rencana pembuatan kebijakan. dan proses pengambilan keputusan serta alasan pengambilan suatu keputusan publik untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan. efektif. dan efisien. kejahatan atas harkat dan martabat manusia serta perlakuan lain 2 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Azas dan tujuan setiap Informasi Publik bersifat terbuka dan dapat diakses setiap pengguna. kewajiban. dan kewenangan seluruh pihak yang terkait dengan penyelenggaraan pelayanan publik.undangan dan perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

masih minimnya informasi tentang dunia kerja maupun informasi pasar kerja yang dapat diakses oleh pencari kerja. Permasalahan yang dihadapi TKI sampai saat ini masih terjadi disebabkan antara lain oleh belum adanya tenaga Penyuluh Jabatan Tenaga Kerja Luar Negeri. Berdasarkan permasalahan tersebut diatas. angkatan kerja yang memasuki dunia kerja belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 3 . pemberian informasi pasar kerja. maka diperlukan Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia agar Penyuluh Jabatan dapat memberikan pembekalan kepada pencari kerja luar negeri tentang dunia kerja dan infomasi yang berkaitan dengan kesempatan kerja yang ada. memerlukan pelayanan secara menyeluruh sejak proses sosialisasi. perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan jabatan-jabatan baru dan pada umumnya tenaga kerja yang tersedia belum siap mengisi. Oleh karena itu. penyuluhan jabatan tenaga kerja luar negeri yang disampaikan oleh tenaga yang tidak kompeten. peranan kelembagaan penempatan dan lembaga pendukung penempatan lainnya harus menjadi perhatian pemerintah.yang melanggar hak asasi manusia. belum tersedianya peraturan tentang penyuluh jabatan menyebabkan kurangnya informasi yang diterima oleh pencari kerja dan calon pencari kerja ke luar negeri. di samping dengan adanya kondisi ketidaksesuaian antara kualifikasi kompetensi tenaga kerja dengan persyaratan kerja. selanjutnya diharapkan buku ini pada akhirnya dapat memberikan persiapan bagi calon Tenaga Kerja Indonesia memiliki kemampuan untuk bekerja di luar negeri. keadaaan sosial budaya masih kurang untuk mendukung lajunya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

4 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .B.01/Ka. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Pemerintahan Daerah. 4.BNP2TKI/III/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Jo Per-53/KA/SUOKH/XII/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. 5. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan Yang Berkeadilan. 7. DASAR HUKUM 1. 8. 9. Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 2002 tentang Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 88 mengenai Lembaga Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja. 11. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. 3. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2006 tentang Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. 10. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Kewenangan Pemerintah antara Pemerintah. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2006 tentang Kebijakan Reformasi Sistem Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. 2. 6. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor PER. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

3. PENGERTIAN 1. C. Calon Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan CTKI adalah setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pencari kerja yang akan bekerja di luar negeri dan terdaftar di instansi Pemerintah Kabupaten/Kota yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan. 13. Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan BP3TKI adalah Unit Pelaksana Teknis di lingkungan BNP2TKI yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala BNP2TKI. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-38/KA/IX/ 2008 tentang Standar Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia oleh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta. 4. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-45/KA-BNP2TKI/XI/ 2008 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kelompok Berlatih Calon Tenaga Kerja Indonesia Berbasis Masyarakat. 2. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan BNP2TKI adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Presiden. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 5 . Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-13/KA/V/2010 tentang Bursa Kerja Luar Negeri. 14.12. Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan P4TKI adalah kantor pelayanan di wilayah kerja dan dikoordinasikan oleh BP3TKI yang membawahinya.

minat. 6. Angkatan Kerja adalah penduduk dalam usia kerja (18 tahun ke atas) baik yang bekerja maupun yang sedang mencari pekerjaan dan penganggur. dan kepribadian. serta pelayanan kepada pemberi kerja untuk memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan. Antar Kerja adalah suatu mekanisme pelayanan kepada pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bakat. 6 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 8. kepada calon/ pencari kerja agar memiliki gambaran yang obyektif tentang peluang kesempatan kerja sehingga mampu menentukan pilihan pekerjaan yang tepat dan berdayaguna sesuai dengan bakat. 11. dan kemampuannya baik untuk sementara waktu maupun tetap. Penyuluhan adalah Proses Penyebarluasan informasi yang dilakukan dengan cara mengembangkan sumber daya manusia yang ada. dan baik dalam hubungan kerja maupun usaha mandiri. obyektif. Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan TKI adalah setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pencari kerja yang akan bekerja di luar negeri dalam hubungan kerja untuk jangka waktu tertentu dengan menerima upah. Jabatan Tenaga Kerja Luar Negeri adalah Jenis-jenis pekerjaan yang diberikan oleh pengguna yang ada di luar negeri yang siap di pangku oleh Calon Tenaga Kerja Indonesia. minat. Penyuluhan Jabatan TKI adalah suatu proses penyampaian informasi tentang jabatan/pekerjaan dunia kerja secara sistematis. 10. 9. 7. Petugas Penyuluh Jabatan TKI adalah petugas antar kerja yang melaksanakan kegiatan Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Luar Negeri. agar mempunyai pemahaman tentang kemampuan dan keterampilan.5. dan dinamis.

naskah dan dokumen yang mempunyai arti. Badan Hukum Pemerintah. Informasi Ketenagakerjaan adalah gabungan. 14. 20. 18. keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.12. perubahan teknik produksi atau ada tenaga kerja yang karena sesuatu hal berhenti dari pekerjaannya sehingga harus diisi dengan tenaga kerja baru. 15. 17. hak dan kewajiban masing-masing pihak. nilai dan makna tertentu mengenai ketenagakerjaan. Lowongan Pekerjaan adalah pekerjaan yang belum ada atau belum cukup jumlah orang yang melaksanakan. Bursa Kerja adalah lembaga yang berfungsi untuk mempertemukan antara pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja dalam rangka penempatan. Kompetensi Kerja adalah kemampuan kerja setiap individu yang mencakup aspek pengetahuan. Badan Hukum swasta. Visa kerja adalah izin tertulis yang diberikan oleh pejabat yang berwenang pada perwakilan suatu negara yang memuat persetujuan untuk masuk dan melakukan pekerjaan di negara yang bersangkutan. 13. dan/atau perseorangan di negara tujuan yang memperkerjakan TKI. Informasi Pasar Kerja (IPK) adalah informasi tentang persediaan tenaga kerja dan permintaan tenaga kerja serta informasi lain yang berkaitan dengan penempatan tenaga kerja. Perjanjian kerja adalah perjanjian tertulis antara TKI dengan pengguna yang memuat syarat-syarat kerja. rangkaian dan analisis data yang berbentuk angka yang telah diolah. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 7 . terjadi karena perluasan usaha. 16. Pengguna jasa TKI yang selanjutnya disebut dengan Pengguna adalah instansi Pemerintah. Bursa Kerja Luar Negeri adalah suatu Lembaga yang bergerak di bidang jasa pelayanan dan fasilitas TKI ke Luar Negeri bagi yang dikelola pemerintah maupun swasta dalam bentuk badan hukum perseroan maupun yayasan. 19.

Penempatan Tenaga Kerja adalah pengisian lowongan pekerjaan oleh pencari kerja. 26. Kelompok Berlatih calon TKI Berbasis Masyarakat yang selanjutnya disebut KBBM adalah komunitas pelatihan kerja berkedudukan ditingkat desa/kecamatan yang menitik beratkan pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup pengetahuan. meningkatkan serta mengembangkan kompetensi kerja. Pengantar Kerja adalah pegawai negeri sipil yang diberi tugas.21. disiplin. TKI formal adalah Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja pada pengguna berbadan hukum baik itu pemerintah maupun swasta. keterampilan dan sikap kerja sesuai dengan standar yang ditetapkan dan persyaratan di tempat kerja. memperoleh. dan pemberi kerja dapat memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhannya. 27. sehingga tenaga kerja dapat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bakat. tanggungjawab. wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan antar kerja. 28. 24. 23. TKI informal adalah Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja pada pengguna perseorangan. baik yang dilakukan langsung pemberi kerja maupun melalui pelayanan penempatan tenaga kerja pemerintah maupun swasta melalui sistem antar kerja. 22. produktivitas. Pelaksana Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja adalah instansi pemerintah yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan dan lembaga swasta berbadan hukum. dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan dan pekerjaan. Pelatihan Kerja adalah keseluruhan kegiatan untuk memberi. 25. sikap. minat dan kemampuannya. meliputi 8 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja adalah kegiatan untuk mempertemukan tenaga kerja dengan pemberi kerja.

berdasarkan bidang studi pendidikannya dibedakan SMU dan SMK. pendidikan dan pelatihan. pemberangkatan sampai ke negara tujuan. Penempatan TKI oleh Pemerintah yang selanjutnya di sebut Goverman to Goverman (G to G) adalah Penempatan TKI ke Luar Negeri yang dilakukan oleh pemerintah atas dasar perjanjian secara tertulis antara Pemerintah RI dengan Pemerintah negara tujuan. Universitas. persiapan pemberangkatan. Lembaga Pendidikan adalah lembaga yang memberikan pelayanan jasa kepada siswa di bidang pendidikan berdasarkan tingkatan studinya dibedakan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 9 . pengurusan dokumen.29. 32. 31. Akademi dan pesantren. Penempatan TKI adalah kegiatan pelayanan untuk mempertemukan TKI sesuai dengan bakat minat dan kemampuannya dengan pemberi kerja di luar negeri yang meliputi keseluruhan proses perekrutan. penempatan. 33. Petugas Antar Kerja adalah pegawai/petugas pelaksana pelayanan penempatan tenaga kerja yang memiliki keterampilan untuk melakukan kegiatan penempatan tenaga kerja tetapi bukan pejabat fungsional pengantar kerja. pelayanan konsultasi. perijinan dan informasi instansi pemerintah/swasta serta unit-unit lainya. memiliki pengetahuan dan wawasan yang memadai untuk memberikan arahan dan saran dalam realisasi kegiatan tersebut. penampungan. 30. 34. Narasumber adalah orang yang ahli. dan pemulangan dari Negara tujuan. Penempatan Pemerintah dengan pihak swasta yang selanjutnya disebut G to P adalah Penempatan TKI ke Luar Negeri oleh Pemerintah yang dilakukan atas dasar perjanjian antara Pemerintah dengan pengguna Berbadan Hukum Negara Tujuan.

MAKSUD. Tujuan Tujuan disusunnya Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini adalah : a. 36. 37. sehingga memahami informasi peluang kerja ke luar negeri. D. b.35. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 2. Maksud Maksud disusunnya Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini adalah sebagai berikut : a. Mewujudkan keseragaman dalam perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan penyuluhan jabatan TKI. dewasa sampai usia pensiun. Sektor Usaha adalah Pengelompokan usaha-usaha Perusahaan berdasarkan atas sektor yang telah ditetapkan oleh BPS dalam (KLUI). TUJUAN DAN SASARAN 1. Pengguna jasa TKI yang selanjutnya disebut dengan Pengguna adalah Instansi Pemerintah. Badan Hukum Swasta. Pencari Kerja adalah mereka yang aktif mencari kerja (baik dalam status bekerja atau menganggur) dengan tingkat pendidikan yang bervariasi mulai dari tidak memiliki pendidikan dasar sampai tingkat sarjana. dan/atau Perseorangan Negara tujuan yang mempekerjakan TKI. 10 . Memberikan pedoman bagi petugas tentang pelaksanaan Penyuluhan Jabatan TKI untuk mencapai tujuan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri. Memberikan informasi yang komprehensif kepada para calon tenaga kerja Indonesia dan masyarakat. 38. dengan usia mulai dari muda. Penempatan yang dilakukan oleh swasta yang selanjutnya disebut P to P adalah Penempatan TKI oleh PPTKIS dengan mitra usaha di Luar Negeri berdasarkan perjanjian kerjasama penempatan yang dilakukan di Negara penempatan.

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 11 . RUANG LINGKUP Ruang lingkup pembahasan Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI diawali dengan Bab I tentang Pendahuluan yang menjelaskan tentang latar belakang. b. tujuan. Prosedur Pelaksanaan Penyuluhan Jabatan. efisien. Penerima Manfaat Layanan Penyuluhan Jabatan. Menyampaikan informasi secara baik. Peranan Penyuluhan Jabatan. dasar hukum. Sedangkan Bab III tentang Pelaksanaan Penyuluhan Jabatan yang menjelaskan tentang Peserta. Terwujudnya kesesuaian antara informasi peluang kerja dan keterampilan/kompetensi kerja bagi pencari kerja ke luar negeri melalui Lembaga Penempatan dan Pendukung Penempatan. akurat. E. Sarana dan Prasarana. Sasaran a. Materi Penyuluhan Jabatan. Penyelenggaraan Penyuluhan Jabatan. 3. tepat. Materi Penyuluhan Jabatan. efektif dan dapat dipertanggung jawabkan kepada pencari kerja dan masyarakat. sasaran dan ruang lingkup penyusunan Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI. Metode.b. maksud. c. Terlaksananya kegiatan penyuluhan jabatan yang baku/ standard sesuai Petunjuk Teknis. transparan. Tenaga Penyuluh. Terlaksananya penyuluhan jabatan TKI sebagai salah satu fungsi pelayanan penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia secara optimal. Mekanisme dan Prosedur. Bab II tentang Penyuluhan Jabatan TKI yang menjelaskan Prinsip Penyuluhan Jabatan.

Pada Lampiran akan dilengkapi dengan informasi jenis jabatan pekerjaan yang berlaku secara internasional yang disusun berdasarkan sektor lapangan usaha dan bidang-bidang usaha. Sedangkan di bagian akhir dari penulisan petunjuk pelaksanaan ini. yang harus dipahami oleh tenaga penyuluh sebagai bahan materi penyuluhan jabatan. Penilaian dan Mekanisme dan Prosedur. dituangkan dalam Bab VI sebagai penutup yang mengarahkan agar semua pihak yang terkait dalam penyuluhan jabatan TKI dapat menggunakan Petunjuk Teknis ini sebagai acuan dan pedoman. sehingga peran kegiatan penyuluhan jabatan sebagai salah satu fungsi pelayanan penempatan dan perlindungan TKI yang dilaksanakan oleh BNP2TKI dan instansi terkait dapat tercapai secara optimal.Pada Bab IV tentang Pelatihan dan Bimbingan Teknis Penyuluhan Jabatan TKI yang menjelaskan Peserta Pelatihan Penyuluhan Jabatan. Selanjutnya pada Bab V membahas tentang Monitoring. Petugas Penyuluh. yang digunakan sebagai bahan evaluasi dan penilaian keberhasilan serta kekurangan dan kelemahan sebagai saran perbaikan program dan kebijakan yang akan datang. Metoda. 12 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Materi Penyuluhan Jabatan. Evaluasi dan Pelaporan yang menjelaskan aspek aspek dan instrument monitoring dalam rangka penyedian data dan informasi pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI.

yang kemudian berusaha mendapatkan pekerjaan dengan mencari lowongan kerja yang ada di dalam dan luar negeri. Selanjutnya layanan penempatan akan dapat berjalan dengan baik. Bursa Kerja Swasta (BKS). perencanaan tenaga kerja ataupun perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Pencari kerja Pencari kerja (Pencaker) merupakan produk institusi pendidikan dan atau pelatihan. seperti latihan kerja. Bursa Kerja Pemerintah yang dilaksanakan oleh Dinas yang membidangi ketenagakerjaan/BP3TKI. d. mudah dipahami bila penyuluhan mempunyai keterkaitan erat dan mendukung program lain.BAB II PENYULUHAN JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA A. c. Bursa Kerja Luar Negeri (BKLN). 2. Dengan demikian. produktivitas kerja. pemagangan. Penyuluhan jabatan Penyuluhan jabatan pada prinsipnya merupakan suatu langkah awal dalam layanan penempatan tenaga kerja Indonesia dan sekaligus sebagai wujud salah satu fungsi layanan antar kerja. Pencaker dapat memperoleh informasi lowongan kerja melalui kegiatan yang dilakukan oleh empat penyelenggara bursa kerja yaitu : a. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 13 . bila seluruh layanan yang ada didalamnya juga berjalan dengan baik. b. PRINSIP-PRINSIP PENYULUHAN JABATAN 1. Bursa Kerja Khusus (BKK) yang berada didalam lembaga pendidikan /pelatihan.

d. Penempatan perseorangan/mandiri. Pemerintah dengan Pemerintah (G to G). 14 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . dalam proses penempatan dibagi dalam 5 (lima) yaitu : a. kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan lowongan pekerjaan di luarnegeri. 4. b. c. Penempatan tenaga kerja di luar negeri Penempatan tenaga kerja di luar negeri diselenggarakan oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Lembaga Pelatihan Berbasis Masyarakat yang dikenal dengan Kelompok Berlatih Calon TKI Berbasis Masyarakat (KBBM). dapat dilihat pada Skema Layanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia. Pemerintah dengan Swasta (G to P). Penempatan pada perusahaan swasta dilaksanakan oleh PPTKIS (P to P). dan e. Fungsi antar kerja Program penyuluhan jabatan TKLN tersebut pada dasarnya melaksanakan fungsi antar kerja dan dalam pelaksanaannya program tersebut antara lain menyampaikan Informasi pasar kerja yang berfungsi memberikan informasi lowongan kerja sehingga pencaker dan masyarakat dapat memiliki gambaran yang obyektif tentang peluang kesempatan kerja dan menyadari realitas potensi dirinya dan selanjutnya mampu menentukan pilihan yang tepat untuk bekerja ke luar negeri. penyediaan peran berbagai lembaga pelatihan yang menghasilkan potensi.e. 3. merupakan instansi pemerintah yang dibentuk khusus untuk menangani penempatan tenaga kerja Indonesia ke negara penempatan. Penempatan oleh Perusahaan untuk kepentingan sendiri. Prinsip-prinsip penyuluhan jabatan dalam perpektif penempatan tenaga kerja di luar negeri dengan mengkaitkan dengan fungsi antar kerja.

inovatif. kelompok sasaran pencari kerja yang dirinci sebagai berikut : 1. sekaligus untuk mengenalkan dan memahami kemampuan dasar. padat tehnologi dan profesional. 2. memilih bidang pekerjaan yang disesuaikan dengan kesempatan kerja di luar negeri yang berprospek dalam persiapan memasuki dunia kerja. persyaratan kerja. Memberikan informasi tentang peluang kerja yang tercipta karena adanya perkembangan ekonomi global dan fenomena migrant workers.B. sehingga para pencari kerja mampu mempersiapkan diri dan mengembangkan dirinya sesuai persyaratan kerja yang semakin spesifik. Membantu pencaker untuk memilih / mengikuti program latihan kerja. Membantu lembaga pendidikan dalam mengarahkan siswa dan pelajar untuk memilih jurusan (bidang studi) atau bidang pekerjaan yang tepat sesuai dengan potensi yang dimiliki yang terkait dengan pekerjaan di luar negeri. PERANAN PENYULUHAN JABATAN TKI Secara umum penyuluhan jabatan TKI memiliki peranan yang penting dalam informasi dunia kerja. bakat. peluang kerja. Memberikan informasi tentang dunia kerja yang mencakup kondisi ketenagakerjaan berdasarkan sektor lapangan usaha yang berlaku secara internasional. minat maupun karakteristik dan kepribadian seseorang/ individu. 5. 4. 3. Menjelaskan tentang persyaratan kerja yang ditentukan oleh pasar kerja luar negeri. Disamping peranan-peranan penyuluhan jabatan dalam memberikan informasi peluang kerja ke luar negeri diperlukan adanya peningkatan dan pengembangan tenaga penyuluh jabatan melalui Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 15 .

Sehingga peranan penyuluhan jabatan dalam proses penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia dapat dicapai secara optimal. dapat dilihat pada Skema Layanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia. sebagai berikut: 16 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan lowongan pekerjaan di luar negeri. Prinsip dan peran penyuluhan jabatan dalam perpektif penempatan tenaga kerja di luar negeri dengan mengkaitkan dengan fungsi antar kerja.pelatihan penyuluhan jabatan TKI dan bimbingan teknis kepada pegawai yang ditunjuk dalam petugas pelaksana penyuluhan. penyediaan peran berbagai lembaga pelatihan yang menghasilkan potensi.

MEKANISME LAYANAN PENEMPATAN TKLN PENDIDIKAN/ LEMBAGA PELATIHAN PENCARI KERJA Diluar Hubungan Kerja : 1. Majikan/Perorangan 2. PK INFORMAL Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia LOWONGAN KERJA KE LUAR NEGERI ANTAR KERJA : 1. G to P 3. Perjanjian Kerja PENEMPATAN TKLN 1. PENGANTAR KERJA Dalam Hubungan Kerja : 1. ASURANSI. Pengguna/Pemberi Kerja/BBH 2. PENYULUHAN JABATAN 3. P to P/PPTKLN/AGENCY 4. Penerima Kerja 3. IPK 2. PO PENEMPATAN TKLN FORMAL PERSIAPAN PELATIHAN IPK. UPAH/GAJI 17 . G to G 2. KPS 5.

maka apabila dilihat dari penerima manfaat dalam kegiatan penyuluhan jabatan TKI dibagi dalam dua sub sasaran kegiatan yaitu : 1. sesuai dengan kelompok sasaran. Kelompok sasaran yang dapat memanfaatkan pelayanan penyuluhan jabatan adalah: 1. 18 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . sehingga mereka dapat menentukan pilihan dari sebanyak mungkin kemungkinan jabatan yang ada. yang ditujukan bagi pencaker dan masyarakat dengan tujuan agar mereka mendapat informasi tentang dunia kerja ke luar negeri. Penyuluhan Jabatan.C. Oleh karena itu. Siswa Lanjutan tingkat Atas (SMK/SMU). Dengan pengenalan potensi diri yang tepat mereka akan bisa mengambil keputusan yang terbaik untuk mempersiapkan diri. Siswa merupakan calon angkatan kerja yang nantinya akan memasuki dunia kerja. mereka perlu dibantu dengan cara memberikan informasi seluas-luasnya tentang dunia kerja baik di dalam maupun di luar negeri. ditujukan bagi petugas/pelaksana yang akan bertugas melaksanakan penyuluhan kepada pencaker dan masyarakat. Pelatihan/Bimtek. Sesuai dengan usianya siswa SMK/SMU masih dalam proses mencari jati diri untuk mempersiapkan karier dimasa depannya. 2. PENERIMA MANFAAT LAYANAN PENYULUHAN JABATAN TKI Dalam rangka mewujudkan tercapainya peranan penyuluhan jabatan dalam proses penempatan dan perlindungan TKI. Kenyataan menunjukkan bahwa tidak semua tamatan SMK/SMU melanjutkan ke Perguruan Tinggi.

Oleh karena itu. Organisasi Pemuda. Diharapkan pada 3. Mahasiswa Kelompok mahasiswa bisa digolongkan bukan angkatan kerja dan ada yang dapat digolongkan angkatan kerja. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 19 . pemberian informasi tentang pentingnya program penyuluhan jabatan kepada seluruh target group menjadi sangat penting dan dilakukan secara terus menerus. Serikat buruh/ serikat pekerja. Masyarakat Umum. Kelompok masyarakat peduli TKI. Pencari kerja adalah angkatan kerja yang sedang menganggur dan mencari pekerjaan maupun yang sudah bekerja tetapi ingin pindah atau alih pekerjaan dengan mendaftarkan diri ke Dinas Tenaga Kerja setempat dan BKLN dengan tingkat Pendidikan mulai dari SD (bisa baca tulis) sampai tingkat sarjana. dengan usia produktif. yang berasal dari kelompok Profesi. Perusahaan-perusahaan Multi Nasional/yang memperoleh kontrak kerja di luar negeri. Politeknik dan Sekolah Tinggi). Pencari Kerja. Akademi. 4.2. Mahasiswa sebagai kelompok sasaran Penyuluhan Jabatan yang masih kuliah di Perguruan Tinggi (Universitas. Masyarakat umum adalah kelompok penduduk usia kerja. sebagai salah satu alternative disamping kesempatan kerja di dalam negeri. Organisasi Sosial/LSM. Organisasi Kemasyarakatan. Organisasi Keagamaan. Sesuai dengan tingkat pendidikannya mahasiswa sudah lebih terarah pada bidang pekerjaan tertentu. Pondok Pesantren. Kelompok masyarakat tersebut diharapkan pada posisinya masing-masing dapat memberikan dukungan dan berpengaruh terhadap keberhasilan program penyuluhan jabatan. Namun demikian mereka masih sangat memerlukan informasi tentang peluang-peluang kerja di luar negeri.

peserta yang berasal dari BLKLN dan KBBM pada dasarnya sudah sesuai dengan jabatan yang dipilih oleh pencari kerja. 8. 20 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Peserta yang berasal dari pegawai perusahaan yang berasal dari KKWT pada dasarnya merupakan kelompok sasaran yang perlu dipertimbangkan.akhirnya dapat membentuk sikap positif untuk mendukung mewujudkan prinsip “the right man on the right job”. karena memiliki keahlian dan keterampilan yang dapat disesuaikan dengan informasi pasar kerja yang tersedia di luar negeri. Peserta Pelatihan yang terdaftar di BLKLN/KBBM/LPK dan Pendidikan Luar Sekolah merupakan kelompok sasaran potensial yang dapat diikutsertakan sebagai peserta Penyuluhan Jabatan TKI. Peserta Latihan BLKLN. sedangkan tenaga kerja out sourcing merupakan kelompok sasaran yang potensial untuk memastikan pekerjaan yang lebih baik sesuai dengan kepastian masa depan. TKI Purna alih profesi dan peningkatan kualifikasi. terutama yang 6. Peserta yang berasal dari TKI Purna merupakan kelompok sasaran yang perlu mendapat perhatian. Peserta yang berasal dari karyawan alih profesi merupakan kelompok sasaran yang cukup strategis dalam rangka turut menyelesaikan dampak dari PHK ditengah krisis global. 7. LPK dan Pendidikan Luar Sekolah. sedangkan peserta dari LPK dan Pendidikan Luar Sekolah masih dapat diarahkan untuk memilih jabatan yang diinginkan. Karyawan alih profesi (PHK.Out Sourcing). KBBM. Karyawan Kontrak Kerja Waktu Tertentu (KKWT). 5.

D. Serikat Pekerja Perusahaan /Buruh. BP3TKI/P4TKI dan Dinasnaker Provinsi/ Kabupaten/Kota. 9. LSM. 10. PROSEDUR PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN Kegiatan penyuluhan jabatan dilaksanakan oleh pengantar kerja dan petugas dari instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan seperti BNP2TKI. Organisasi Lembaga Kepemudaan. Pondok Pesantren dan lain-lain. sekaligus berperan sebagai Bursa Tenaga Kerja dan memfasilitasi proses penempatan kepada instansi BP3TKI. Peserta yang berasal dari Lembaga Pendidikan. Keagamaan. Dinas Tenaga Kerja setempat. Tahapan pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI dibagi dalam 3 (tiga) tahapan sebagai berikut : Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 21 . sehingga informasi peluang kerja dan jabatan dapat dipahami secara lebih mudah. Pondok Pesantren menjadi sasaran antara untuk menyampaikan informasi pasar kerja dan jabatan TKI kepada murid dan santrinya. karena pada dasarnya TKI Purna sudah mempunyai pengalaman dan keterampilan bekerja di luar negeri. Keagamaan. LSM menjadi sasaran antara untuk menyampaikan informasi pasar kerja dan jabatan TKI kepada anggotanya. Lembaga Pendidikan. berminat alih profesi untuk peningkatan kualifikasi. sekaligus berperan sebagai pengawas dan pengendali terhadap penempatan dan perlindungan TKI secara bermartabat. Serikat Pekerja Perusahaan/Buruh. Peserta yang berasal dari Organisasi Lembaga Kepemudaan.

Menyusun jadual acara Penyusunan jadual acara bekerjasama dengan Pimpinan Sekolah. maka perlu dilakukan koordinasi dengan Instansi/Lembaga yang membawahi untuk memperoleh kesediaan mengatur jadual pelaksanaan penyuluhan jabatan. d. Booklet. Spanduk dan Prasana Audio Visual. Tahap persiapan a. Instansi dan Lembaga yang terkait dengan kelompok sasaran. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia c. b. P4TKI.1.Sebagai contoh penentuan kelompok sasaran siswa SMK/SMU adalah berkoordinasi dengan Dinas pendidikan setempat dan kepala sekolah untuk memperoleh kesediaan sekolah mengatur pelaksanaan penyuluhan jabatan. Perlu dilakukan pendekatan Informal sebelum surat resmi dari kantor dinas yang membidangi Ketenagakerjaan. Apabila sasaran adalah pencari kerja atau pekerja yang datang ke kantor BP3TKI. Foster. diajukan kesekolah atau dinas pendidikan. Menyiapkan Sarana Pendukung Kumpulkan dan persiapkan sarana pendukung antara lain Leaflet. Menyusun materi penyuluhan Sesuai dengan tingkat pendidikan dan kejuruan sekolah serta koordinasi dengan kepala sekolah atau guru bimbingan disusun materi yang paling dibutuhkan oleh siswa. Menentukan kelompok sasaran Apabila kelompok sasaran sudah ditentukan. 22 . Dinas yang membidangi Ketenagakerjaan maka dapat diatur langsung jadual kegiatan penyuluhan jabatan bagi mereka.

Tahap Pelaksanaan Apabila persiapan telah dilakukan sebaik baiknya maka penyuluhan jabatan dapat diselenggarakan berpedoman dengan rencana yang telah dibuat. dengan mempersiapkan ruangan yang dapat menampung jumlah peserta. Menentukan Lokasi Penyuluhan Menentukan lokasi penyuluhan bekerjasama dengan Pimpinan Sekolah. dimana masingmasing petugas melakukan kewajiban sesuai pembagian tugas yang telah ditentukan. hal ini untuk memastikan segala tahapan berjalan sesuai dengan rencana (dibuat daftar check list). Instansi dan Lembaga yang terkait dengan kelompok sasaran. harus dibuat laporan sebagai laporan pertanggung jawaban dan bahan evaluasi untuk perbaikan yang akan datang. 2. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 23 . g. f.e. maka administrasi pendukung harus di persiapkan antara lain surat penugasan. Mempersiapkan Administrasi Untuk tertib administrasi pelaksanaan penyuluhan jabatan. dll. Tanggal/Waktu/Tempat kegiatan. penanggung jawab keuangan. Laporan kegiatan penyuluhan jabatan berisi : a. Nama kegiatan. daftar hadir. 3. b. Tahap Pelaporan dan Evaluasi Setiap kegiatan penyuluhan jabatan dilaksanakan. Membuat Check List Persiapan Tahapan persiapan a sampai dengan f perlu dilakukan check list pada H-3 sebelum pelaksanaan kegiatan.

Informasi Pasar Kerja. h. f. i. Peserta penyuluhan. b. f. b. Tim pelaksana kegiatan. Berkas yang diperluka untuk pertanggungjawaban. Kondisi Ketenagakerjaan. Laporan tersebut disusun dan ditandatangani oleh penanggung jawab kegiatan. d. Permasalahan Penempatan dan Perlindungan TKI. Analisis Jabatan. g. Sistem antar kerja. e. e. Peluang Kerja Berdasarkan Sektor Usaha. Latar Belakang Falsafah. E. c. d. c. Statistika dasar. Psikologi umum. e. 2. disampaikan kepada atasan (Pimpinan) satuan unit kerja dengan tembusan ke Instansi kelompok sasaran kegiatan.c. d. Ringkasan Materi. 24 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Informasi Lowongan Kerja (menghindari penipuan). Teknik penyuluhan jabatan. Notulen tanya jawab. Materi pendukung terdiri dari : a. Metodologi (Metodik didaktik/Andragogi). MATERI PENYULUHAN JABATAN Materi yang harus dipahami oleh petugas Penyuluh Jabatan terdiri dari dua materi yaitu materi pokok dan materi pendukung: 1. Materi pokok terdiri : a. Dasar teori komunikasi. Kualifikasi Jabatan. f. g. Peningkatan keterampilan. Teknik wawancara. g.

Unit Kerja. Beritahukan apa yang akan dibicarakan. b. Prosedur dan Persyaratan Bekerja ke Luar Negeri (tehnik wawancara). Ucapkan salam sebagai pembuka. c. j. persyaratan memasuki lembaga latihan Informasi program latihan kerja. jumlah lulusan lembaga latihan yang dapat ditempatkan. b. d. Menyusun materi yang akan diberikan kepada peserta. 2. Menyusun rencana pelaksanaan kegiatan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 25 . Profile Lembaga-lembaga Penempatan dan Perlindungan TKI. Terjadinya pengangguran. Materi pendukung harus dilengkapi dengan data pencaker. k. Mekanisme Pelatihan Tenaga Kerja melalui KBBM. Membentuk tim pelaksana penyuluhan jabatan. jumlah peserta. Menginventarisasi dan menyiapkan sarana/bahan yang di butuhkan. d. Pelaksanaan Dalam melaksanakan penyuluhan perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: a. F. Sesuaikan materi/isi penyuluhan dengan waktu. Perkenalkan diri : Nama. c. Tahap persiapan a.h. i. PENYELENGGARAAN PENYULUHAN JABATAN Tahapan yang dilaksanakan dalam penyelenggaraan penyuluhan jabatan adalah : 1. informasi usaha mandiri/ wiraswasta dan jumlah peluang kerja di luar negeri. tempat.

acuh. Apabila ada pertanyaan yang tidak bisa dijawab saat penyuluhan. 3. Sediakan waktu tanya jawab. h. overhead. hendaknya dibuat laporan yang berisi : a. radio. SARANA DAN PRASARANA Sarana dan prasarana yang diperlukan dalam kegiatan penyuluhan jabatan antara lain : 1. b. mengantuk dengan memberikan contoh yang menarik atau humor yang segar. Laptop. G. j. Sound sytem dsb). Slide. LCD/infokus. Pointers bahan penyuluhan. proyektor. Selama penyuluhan usahakan agar peserta tidak merasa bosan. 26 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . g. Jumlah peserta penyuluhan. Pertanyaan yang diajukan peserta dan jawaban yang diberikan Laporan merupakan bahan evaluasi kegiatan untuk digunakan sebagai bahan penyempurnaan perencanaan dan penyelenggaraan penyuluhan yang akan datang. catat dan janjikan akan dijawab kemudian.e. Pelaporan Setelah penyuluhan dilaksanakan. Sebagai penutup. Pandangan mata penyuluh harus menyebar keseluruh peserta. sampaikan terima kasih kepada peserta. f. Tanggal. c. waktu dan tempat pelaksanaan. i. jenuh. Perangkat elektronik audio-visual (televisi. Simpulkan materi yang telah disampaikan. jangan terlalu lama memandang pada layar/ peraga penyuluhan. d.

Tempat atau ruangan yang memadai sesuai dengan jumlah peserta. booklet jabatan. 3. lembaga pelatihan. lembaga penempatan tenaga kerja swasta. data dan informasi tentang lembaga bursa kerja. kamus jabatan nasional.2. spanduk dsb. klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 27 . Media cetak dalam bentuk leaflet jabatan. klasifikasi jabatan Indonesia. poster. daftar nama dan alamat perusahaan penempatan tenaga kerja Indonesia swasta.

Perusahaanperusahaan Multi Nasional/yang memperoleh kontrak kerja di luar negeri. Pondok Pesantren. merupakan calon angkatan kerja yang nantinya akan memasuki dunia kerja. sebagai salah satu alternatif disamping kesempatan kerja di dalam negeri. Masyarakat Umum Peserta dari masyarakat umum yang berasal dari kelompok Profesi. Organisasi Sosial/LSM. Serikat buruh/serikat pekerja. sesuai dengan usianya siswa SMK/ SMU masih dalam proses untuk mempersiapkan karier dimasa depannya. 4. Adapun siswa yang diberikan penyuluhan jabatan TKI terdiri dari. 28 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Pencari Kerja Peserta yang berasal dari pencari kerja adalah angkatan kerja yang sedang menganggur dan mencari pekerjaan maupun yang sudah bekerja tetapi ingin pindah atau alih pekerjaan dengan mendaftarkan diri ke Dinas Tenaga Kerja setempat dan BKLN. Organisasi Pemuda. 3.BAB III PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN TKI A. Siswa Kelas III SMK dan Siswa Kelas III SMU. Akademi. Organisasi Kemasyarakatan. 2. Mahasiswa Mahasiswa sebagai kelompok sasaran Penyuluhan Jabatan yang masih kuliah di Perguruan Tinggi (Universitas. Kelompok masyarakat peduli TKI. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan dan Umum (SMK/SMU). Organisasi Keagamaan. PESERTA 1. Politeknik dan Sekolah Tinggi) sangat memerlukan informasi tentang peluang-peluang kerja di luar negeri.

terutama yang berminat alih profesi untuk peningkatan kualifikasi. Karyawan Kontrak Kerja Waktu Tertentu (KKWT). 7. Peserta Latihan Peserta Penyuluhan Jabatan TKI yang berasal dari BLKLN/ KBBM/LPK dan Pendidikan Luar Sekolah.5. TKI Purna Alih Profesi Peserta yang berasal dari TKI Purna merupakan kelompok sasaran yang perlu mendapat perhatian. Sebagai contoh dari jabatan semula General Worker/ Operator menjadi jabatan spesifik/Supervisor dan Peningkatan Kualifikasi (Jenjang Jabatan Kerja yang levelnya lebih tinggi). peserta yang berasal dari BLKLN dan KBBM pada dasarnya sudah sesuai dengan jabatan yang dipilih oleh pencari kerja. sedangkan peserta dari LPK dan Pendidikan Luar Sekolah masih dapat diarahkan untuk memilih jabatan yang diinginkan. Peserta yang berasal dari pegawai perusahaan yang berasal dari KKWT pada dasarnya merupakan kelompok sasaran yang perlu dipertimbangkan. sehingga informasi peluang kerja dan jabatan dapat dipahami secara lebih mudah. karena memiliki keahlian dan keterampilan yang dapat disesuaikan dengan informasi pasar kerja yang tersedia di luar negeri. harus mempertimbangkan 6. Kepesertaan untuk setiap kelompok sasaran diatas dalam pelaksanaan penyuluhan jabatan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 29 . Peserta yang berasal dari karyawan alih profesi merupakan kelompok sasaran yang cukup strategis dalam rangka turut menyelesaikan dampak dari PHK ditengah krisis global.Out Sourcing). 8. Karyawan Alih Profesi (PHK. karena pada dasarnya TKI Purna sudah mempunyai pengalaman dan keterampilan bekerja di luar negeri.

Pengantar Kerja Pengantar Kerja adalah Pegawai Negeri Sipil pada BNP2TKI dan Dinas Provinsi / Kab / Kota yang membidangi Ketenagakerjaan yang memiliki keterampilan melakukan kegiatan antar kerja luar negeri dan diangkat dalam jabatan fungsional. atau dapat melebihi menyesuaikan dengan kondisi ruangan dan ketersedian tenaga penyuluh serta media penyuluhan yang digunakan B. Untuk kondisi tertentu penyuluh pusat dapat ditugaskan melakukan penyuluhan ditingkat Kabupaten/ Kota. Tenaga Penyuluh a. c. 30 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Petugas Penyuluh Jabatan TKI Adalah pengantar kerja dan petugas antar kerja yang melaksanakan kegiatan Penyuluhan Jabatan TKI yang memiliki Sertifikat Bimbingan Teknis Penyuluhan Jabatan TKI yang dikeluarkan oleh BNP2TKI. Petugas Penyuluh Jabatan dapat berasal dari Penyuluh Pusat dan Penyuluh Daerah. Petugas Antar Kerja Petugas Antar Kerja adalah Pegawai Negeri Sipil dan Non PNS yang mengikuti bimbingan teknis antar kerja pada BNP2TKI dan Dinas Provinsi/Kab/Kota yang membidangi Ketenagakerjaan. Kecamatan/Desa. b. TENAGA PENYULUH.efektifitas pembelajaran dengan kepesertaan antara 50 - 75 orang peserta per kelas. NARA SUMBER DAN PERSYARATAN 1.

c. Pejabat instansi terkait di tingkat propinsi. Memiliki Sertifkat Penyuluhan Jabatan dan/atau Sertifikat Petugas Rekrut/Tutor CTKI. c. 3.2. Pejabat instansi yang membidangi ketenaga kerjaan di tingkat propinsi. Masa Kerja 4 (empat) Tahun. PNS Pendidikan minimal D3/ Sederajat. Pejabat di lingkungan BP3TKI. Sehat Jasmani dan Rohani. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 31 . Memiliki Pengalaman wawasan dibidang pengantar kerja dan ketenagakerjaan dan/atau Sertifikat Petugas Rekrut/Tutor CTKI. Para Pejabat Eselon I. Nara Sumber Pelaksanaan kegiatan penyuluhan jabatan jika dilaksanakan di tingkat propinsi maka nara sumber dari tingkat pusat : a. b. Pejabat lain yang dipandang mampu dan tokoh nasional yang di tunjuk. Apabila kegiatan dilaksanakan di tingkat kabupaten maupun kecamatan maka nara sumber dari : a. Kepala BNP2TKI b. dan III BNP2TKI . Pangkat Golongan/Ruang : minimal Pengatur (II/c). 2). Non PNS Pendidikan Minimal : D3/Sederajat. II. Praktisi dibidang Ketenagakerjaan. Persyaratan PNS dan/atau Non PNS 1).

reaksi komunikan. 2) Menimbulkan pengaruh pada komunikan berupa perubahan pengetahuan sikap kerja atau perbuatan sesuai yang diharapkan. MATERI PENYULUHAN Materi penyuluhan jabatan yang diberikan. sarana 32 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . serta waktu. waktu dan tempat saat komunikasi dilakukan. b. Cara berkomunikasi yang baik Proses penyampaian pesan dari penyampai pesan/ komunikator kepada penerima pesan/komunikasi/audiance. Komunikasi yang baik dan dapat dikatakan berhasil. tingkat pendidikan/jabatan peserta. Cara berkomunikasi dengan kelompok sasaran : 1) Terjadi dialog antara komunikator dengan komunikan. 4) Sesuaikan situasi.4. diharapkan dapat dilakukan dengan komunikasi secara sederhana sehingga isi pesan yang disampaikan diterima atau dipahami oleh komunikan: a. apabila : 1) Antara komunikan dengan komunikator terjadi kesamaan pengertian dan pemahaman terhadap isi pesan (isi pesan diterima secara utuh). pengarahan. 2) Ada umpan balik. wawancara dan lain-lain). 3) Teknik berkomunikasi yang baik dari komunikator (bentuknya dapat berupa diskusi. tergantung kepada tujuan dan sasaran yang ingin dicapai oleh kegiatan penyuluhan jabatan tersebut yang disesuaikan dengan jenis kelompok penerima manfaat. C.

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 33 . finansial. secara umum materi penyuluhan jabatan adalah menyampaikan: 1. Perbedaan individu baik secara fisik dan psikis merupakan kondisi alami menyebabkan setiap individu memiliki kondisi yang tidak mungkin mampu melaksanakan semua jenis pekerjaan. Persiapan Memasuki Dunia Kerja di Luar Negeri Kepada pencaker. Dengan mengikuti penyuluhan jabatan seseorang akan memperoleh informasi yang luas tentang jenis jabatan yang ada. Arti Penting Penyuluhan Jabatan Dalam Dunia Kerja Salah satu faktor pendukung keberhasilan seseorang dalam melaksanakan pekerjaannya adanya kesesuaian/kecocokan antara kondisi diri dan persyaratan jabatan. siswa didik. dan lain-lain). memilih pelatihan dan persiapan lain yang diperlukan (kondisi fisik/kesehatan.dan prasarana yang tersedia. dimulai dari pendidikan. berpendidikan STM mesin. siswa latih perlu diberikan informasi 2. Setiap jenis pekerjaan memiliki persyaratan yang berbeda misalnya untuk jabatan pada sektor industri pengolahan kayu diperlukan seseorang yang dapat mengoperasikan mesin press kayu sesuai petunjuk pegoperasian agar kayu dapat tersambung kuat. dengan kondisi lingkungan kerja pada tempat yang bersuara berisik sehingga alat kerja dilengkapi alat kerja K3 penutup telinga dan masker. yang dapat membantunya untuk merencanakan karir. Penyuluhan jabatan TKI bertujuan untuk membantu seseorang mengetahui informasi tentang jabatan. Persyaratan jabatan untuk operator mesin press kayu: laki-laki. Contoh jabatan TKI berikutnya dapat dilihat pada lampiran petunjuk teknis ini.

Tempat-tempat pelatihan keterampilan dan bidang/ jurusan yang tersedia (BLKLN Pemerintah dan Swasta. Data persediaan tenaga kerja luar negeri antara lain meliputi lulusan lembaga pendidikan maupun lembaga pelatihan pencari kerja dan kelompok sasaran penyedia tenaga kerja lainya.penting sebagai persiapan memasuki dunia kerja. KBBM serta Lembaga Lainnya) e. f. Persyaratan jabatan dari lowongan kerja yang tersedia di luar negeri. pencaker. calon pencaker perlu mengetahui hal-hal yang harus dipersiapkan dalam menghadapi seleksi dan wawancara. Informasi permintaan kerja adalah data dan informasi tentang 34 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Cara memperoleh informasi tentang lowongan kerja. informasi yang penting diberikan adalah: a. seseorang pencari kerja akan mengetahui gambaran nyata atau bersaing dalam memasuki dunia kerja luar negeri. Strategi/Kiat menghadapi seleksi dan wawancara. b. 3. Informasi Pasar Kerja Informasi pasar kerja memuat data dan informasi tentang persediaan. baik secara langsung menghubungi bursa kerja (Pemerintah atau Swasta) atau melalui situs-situs internet yang menyajikan informasi tentang lowongan kerja. Dengan mengetahui persediaan tenaga kerja. permintaan dan penempatan tenaga kerja luar negeri. d. Cara mendaftar untuk bekerja ke luar negeri di Bursa Kerja Dinas Tenaga Kerja Provinsi/Kab/Kota dan BKLN. c. Keterampilan yang harus dimiliki untuk mengisi kesempatan/lowongan pekerjaan/jabatan tersebut.

pelaksanaan job fair. forum forum business meeting. hasil market intelligent dari perwakilan RI di luar negeri. 4. perusahaan yang mendapat kontrak dari luar negeri dan permintaan tenaga kerja perorangan serta situs lowongan kerja luar negeri. Materi informasi pasar kerja yang disusun dalam bentuk Informasi Pasar Kerja oleh penyuluh jabatan yang memuat kondisi pasar kerja luar negeri sebagai suatu informasi hasil promosi tenaga kerja luar negeri. Informasi Jabatan Informasi jabatan dapat disajikan dalam bentuk daftar jabatan-jabatan yang sudah diisi oleh para tenaga kerja Indonesia yang sudah bekerja di luar negeri. daftar informasi jabatan dapat dan diperoleh dari pengolahan data dan informasi yang tersaji dalam sistem KTKLN. maka kecepatan untuk pemenuhan jabatan yang tersedia pada informasi pasar kerja perlu terus di update/diperbaharui sesuai dengan perubahan yang terjadi di dalam pasar kerja luar negeri. atau booklet (buku panduan jabatan yang berisi beberapa jabatan) yang memuat tentang: Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 35 . informasi media masa cetak baik lokal maupun internasional.lowongan kerja dan persyaratan jabatannya. Dengan mempertimbangkan karakteristik permintaan tenaga kerja luar negeri mempunyai limitasi waktu. baik dalam bentuk leafleat (selebaran yang berisi informasi suatu jabatan). serta media elektronik audio visual. yang selanjutnya ditungkan dalam Surat Ijin Pengerahan (SIP). Permintaan tenaga kerja luar negeri dapat diperoleh melalui permintaan riil sesuai job order dari pengguna di luar negeri. informasi jabatan ini disampaikan melalui media cetak.

Letak Jabatan Yang dimaksud dengan letak jabatan adalah tempat dimana jabatan itu berada dalam suatu struktur organisasi perusahaan pengguna luar negeri. Uraian Tugas Uraian Tugas mencerminkan informasi tentang jabatan seperti letak jabatan dalam klasifikasi. g. h. hasil kerja dan syarat jabatan yang diperlukan. Ikhtisar jabatan Ikhtisar Jabatan adalah uraian singkat yang menggambarkan ruang lingkup tugas jabatan dan disusun dalam satu kalimat. Syarat Fisik Yang dimaksud dengan syarat fisik adalah suatu syarat yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan agar dapat melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya. perangkat yang digunakan. memberikan identitas atas jabatan. Nama Jabatan Nama jabatan adalah sebutan untuk memberi ciri dari gambaran atas isi jabatan. c.a. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 36 . e. Kemungkinan Resiko Bahaya Kemungkinan resiko bahaya adalah konsekuensi yang mungkin akan dialami pemegang jabatan sehubungan dengan keberadaannya dalam lingkungan pekerjaan. f. b. tingkatan jabatan. Kode Jabatan Kode jabatan dapat menggunakan kode yang berlaku di Indonesia atau ISCO (International Standard Classification and Occupation 88). bahan yang digunakan. Kondisi lingkungan kerja Yang dimaksud dengan kondisi lingkungan kerja adalah keadaan tempat bekerja yang merupakan konsekuensi keberadaan pemegang jabatan dalam melaksanakan tugas jabatan. d.

maka keterangan yang paling penting dimuat adalah : nama jabatan. Pengalaman kerja 4. pengantar kerja/petugas antar kerja diharapkan dapat membuat leaflet informasi jabatan. Syarat pendidikan. Pengetahuan Kerja Merupakan pengetahuan yang harus dimiliki oleh pemegang jabatan agar ia dapat melakukan tindakan kerja dengan wajar. persyaratan jabatan. Berkaitan dengan hal diatas. yang umumnya disajikan hanya dalam satu lembar. 37 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Tata cara pembuatan leaflet jabatan ini agar merujuk pada pedoman pembuatan leaflet jabatan. Bakat kerja 5. Namun. informasi pada leaflet jabatan. uraian tugas hasil kerja. dan prospek jabatan tersebut. kode jabatan.i. sikap kerja. j. kondisi lingkungan kerja. Temperamen Informasi jabatan yang lengkap adalah yang memuat seluruh keterangan tersebut di atas. yang jenis jabatan dan uraiannya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi setempat. Syarat pelatihan 3. Minat kerja 6. Pada umumnya syarat jabatan terdiri atas : 1. 2. Syarat Jabatan Syarat jabatan dirumuskan sebagai kualifikasi yang harus dimiliki pemegang jabatan agar ia dapat melakukan tindakan kerja dengan wajar. k. Ketrampilan Kerja/Kompetensi kerja Adalah tingkat kemampuan untuk melakukan suatu pekerjaan dilihat dari pengalaman dan aspek pengetahuan. keterampilan.

6. merupakan fenomena migrant workers yang membuka peluang untuk diisi tenaga kerja Indonesia.5. Pembangunan Ekonomi Global Negara-negara maju yang berdampak pada tersedianya peluang kerja di luar negeri Pembangunan ekonomi global negara-negara maju yang berdampak pada tersedianya peluang kerja di luar negeri. petugas penyuluh jabatan TKI dapat menginformasikan kepada masyarakat tentang hal-hal yang harus dipersiapkan untuk dapat memanfaatkan peluang kerja tersebut. Bursa kerja Luar Negeri berfungsi : a. 38 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . sesuai dengan kebutuhan perusahaan. mengurangi angka pengangguran melalui perluasan kesempatan kerja ke luar negeri. persediaan tenaga kerja yang dibutuhkan di pasar kerja internasional perlu mendapat perhatian Pemerintah dan seluruh komponen masyarakat termasuk lembaga pendidikan dan pelatihan dan pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta. minat. Lembaga Bursa Kerja Luar Negeri Bursa kerja Luar Negeri adalah lembaga profesional yang melakukan fungsi mempertemukan pencari kerja (pencaker) dengan pengguna tenaga kerja luar negeri yang diwakili oleh perusahaan pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS). c. Oleh karena itu. dan keterampilannya. b. Dengan mengetahui peluang kerja luar negeri. membantu perusahaan pengguna tenaga kerja luar negeri untuk menyediakan dan mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas dan profesional. memfasilitasi pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaannya sesuai dengan bakat.

Adalah negara hukum sehingga dalam setiap aspek kehidupan selalu ada peraturan yang mengatur hal-hal normatif untuk tercapainya kehidupan berbangsa dan bernegara. Saat ini peluang terbanyak masih di sektor rumah tangga (non formal). yang aman. pemerintah membuka peluang kerja di luar negeri. Prosedur dan Kesempatan Kerja di Luar Negeri Karena keterbatasan kesempatan kerja di dalam negeri. Timur Tengah maupun Amerika. Mandarin. Prosedur untuk bekerja di luar negeri mengikuti peraturan perundangan yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri. tertib dan damai. maupun untuk tahun-tahun berikut kesempatan kerja sektor formal/profesi cukup banyak peluangnya. baik di negara Asia Afrika. 9. baik kesempatan penempatan melalui pemerintah. Eropa. dll). Jepang. untuk meningkatkan keterampilan yang dimilikinya misalnya pelatihan tata laksana rumah tangga. Kantonis. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 39 . pelatihan Bahasa Asing (Korea. tenteram. Dalam dunia kerja. Peraturan Ketenagakerjaan bidang Penempatan dan Perlindungan TKI Indonesia.7. dimana banyak yang memiliki kepentingan 8. Arab. Lembaga latihan ini selain dikelola swasta juga ada yang dikelola pemerintah misalnya program pelatihan di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) yang dikelola oleh pemerintah dan KBBM. masyarakat dapat memanfaatkan lembagalembaga latihan yang ada di daerah terdekat. swasta maupunmaupun mandiri. Lembaga Latihan Kerja Luar Negeri Agar dapat memenuhi persyaratan yang diperlukan dalam suatu jabatan.

Kelebihan ceramah adalah dalam waktu yang relatif singkat dapat disampaikan berbagai macam informasi dan pengertian yang tercakup dalam pokok bahasan. terutama yang berkait dengan perlindungan tenaga kerja asing serta sosial budaya negara penempatan untuk melakukan adaptasi dalam masyarakat pada umumnya dan dunia kerja/hubungan kerja pada khususnya D. Ceramah Penyuluhan Jabatan Yaitu bentuk kegiatan dengan menggunakan komunikasi lisan kepada peserta. kurang sesusai untuk upaya pembentukan keterampilan dan sikap. Disamping memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku di dalam negeri.berbeda bahkan bertentangan. Peraturan Pemerintah. yang dihasilkan Kementerian/Lembaga terkait sangat berperan dalam mengatur hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat dalam dunia kerja. Peraturan Presiden/Keputusan Menteri dan Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Cara ini biasanya digunakan untuk materi yang bersifat teori dan diselingi dengan tanya jawab. Adapun kelemahannya adalah peserta cenderung pasif. peraturan ketenagakerjaan bidang penempatan dan perlindungan TKI. METODE KEGIATAN Metode penyuluhan jabatan TKI yang dapat dilaksanakan oleh petugas penyuluh pengantar kerja/petugas antar kerja bekerja sama dengan pihak terkait antara lain : 1. keberhasilannya 40 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Peraturan ketenagakerjaan terdiri dari Undang-Undang. pencaker luar negeri perlu juga memahami peraturan/hukum yang berlaku di negara tujuan penempatan.

guru BK atau petugas antar kerja dapat mengundang seorang yang sukses dalam karirnya untuk memaparkan riwayat keberhasilannya. Sekolah. disamping penggunaan prasarana audio visual.banyak tergantung pada kemampuan penceramah dalam menyampaikan materi. bagaimana mengatasi hambatan. Pemberi ceramah adalah petugas pengantar kerja. Waktu yang digunakan kurang lebih 60 menit. Kepada peserta diberi kesempatan untuk dialog langsung dengan tokoh TKI berhasil tersebut sehingga dapat mengetahui bagaimana tokoh tersebut mencapai karirnya. Forom TKI Berhasil Pengantar kerja. dan lain-lain yang dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada peserta untuk merencanakan pilihan karirnya. maksimal 75 (tujuh puluh lima). film tentang aktifitas tokoh tersebut dalam pekerjaannya. Tempat ceramah dapat di sekolah. Untuk lebih efektif. Ceramah penyuluhan jabatan diberikan kepada pencaker. 2. Agar peserta dapat lebih tertarik dengan materi ceramah sebaiknya disediakan media cetak yang berhubungan dengan materi ceramah. atau tempat lain yang sesuai. apa usaha yang dilakukan. petugas antar kerja. atau guru bimbingan karir (BK) di sekolah. Untuk lebih menarik dapat digunakan media berupa foto. Tempat diselenggarakannya ceramah dapat di Dinas Tenaga Kerja. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 41 . jumlah peserta ceramah tidak terlalu banyak. siswa didik/latih. apa hambatan yang dialami. Materi ceramah disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Dinas Tenaga Kerja atau tempat lain sesuai dengan keberadaan penerima manfaat penyuluhan jabatan. kelompok masyarakat lain yang membutuhkan.

sehingga mereka dapat lebih dini mengetahui tentang kemungkinan pekerjaan yang akan dipilihnya setelah lulus. adapun mekanisme dan prosedurnya dapat diuraikan sebagai berikut: 42 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . adapun Informasi tentang pameran kesempatan kerja/job fair ini diperoleh melalui BNP2TKI di tingkat pusat dan BP3TKI/P4TKI dan Dinas Tenaga Kerja ditingkat provinsi/kabupaten/kota. Pembicara adalah perwakilan dari SMU/SMK. Kegiatan hari karir (career day) untuk kelompok sasaran siswa sekolah : Bertempat di aula sekolah/halaman sekolah dibuat stand yang diisi oleh SMU / SMK untuk memamerkan programnya. Pameran Kesempatan Kerja ( job fair ) Pencaker/siswa didik/latih dapat diajak untuk mengunjungi pameran kesempatan kerja luar negeri yang sedang berlangsung. melaksanakan dan melakukan evaluasi dan pelaporan dari pelaksanaan kegiatan penyuluhan jabatan. 4. Kegiatan hari karir (career day) untuk kelompok sasaran Mahasiswa Perguruan Tinggi : Bertempat di aula/halaman kampus dibuat stand yang diisi oleh perguruan tinggi dengan pembicara perwakilan/alumni yang sukses bekerja di luar negeri.3. tetapi dapat juga dimanfaatkan oleh pencaker yang merupakan alumni sekolah yang bersangkutan dan masyarakat luas. E. a. SMK yang bertaraf internasional. b. MEKANISME DAN PROSEDUR Mekanisme dan prosedur yang harus mendapat perhatian dalam pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI meliputi merencanakan. Kegiatan ini dapat bekerjasama dengan dinas pendidikan setempat serta lembaga pendidikan swasta sebagai penyedia tenaga kerja. Hari Karir (Career Day) Bentuk kegiatan ini lebih sesuai untuk siswa didik.

dll). Umbul-umbul. b. Penyiapan Materi Penyuluhan Jabatan TKI. 43 2. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Sewa infocus dan layar infocus 4). 4). Penyediaan sarana sosialisasi (Brosur. 2). Penyusunan rencana kegiatan dan kebutuhan sarana kerja (ATK. 5). Leaflet. c. Spanduk. Tahap Pelaksanaan : 1). Pembentukan Tim. 3). komputer Suply. dll). dll). Merencanakan Norma Biaya Norma biaya adalah perhitungan biaya dalam pelaksanaan peyuluhan jabatan yang harus di rencanakan sebelumnya sehingga dalam pelaksanaannya secara keseluruhan tidak melebihi pagu anggaran tersedia. Sewa tempat / ruangan. 3). Fotocopy dan surat menyurat. Sewa sound system. Pemilihan sumber data resmi jabatan TKI dipilih sesuai kebutuhan. d. Merencanakan Program penyuluhan jabatan TKI a. Pengadaan materi. e. Dokumentasi 6). Media panggung (Banner. 2). b. Tahap Persiapan : 1). Penentuan Kelompok Sasaran peserta penyuluhan jabatan TKI. Pengumpulan Data Jabatan TKI. Adapun komponen biaya yang diperhitungkan dalam perhitungan norma biaya sekurang-kurangnya memuat hal-hal sebagai berikut : a. Pengelompokan dan Pengolahan Data jabatan TKI.1.

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 4. 3). Pembayaran honor narasumber. 2). 7). Tahap Akhir : 1). 44 . 3. 3) Metoda Penyuluhan Jabatan TKI dipilih dan digunakan sesuai kebutuhan. d.Snack . 6) Pembuatan kesimpulan hasil penyuluhan. 9). Membuat kesimpulan hasil penyuluhan jabatan TKI. Konsumsi : . Pengadaan laporan. 11). 8). Biaya transport dan akomodasi narasumber pusat. Biaya transport panitia. c.5). 4) Disiplin penggunaan waktu penyuluhan ditepati. Memperkenalkan Petugas Penyuluhan. b. Pembayaran transport peserta. Membuat Susunan Acara Penyuluhan. Menyiapkan Ruang tempat Penyuluhan Jabatan TKI. c. Membuat laporan pelaksanaan penyuluhan dibuat sesuai pedoman. 2) Peningkatan kualitas jabatan TKI. Evakuasi dan penyusupan laporan. 10). Uang saku peserta. Biaya transport peserta. Melakukan Penyuluhan Jabatan TKI a. 5) Penggunaan nama jabatan TKI dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. b. Pendistribusian laporan.Makan Siang 6). Menyampaikan Materi : 1) Jabatan TKI sesuai permintaan nyata. Melakukan Pembuatan Laporan dan Evaluasi Pelaksanaan Penyuluhan jabatan TKI: a.

Untuk memudahkan pemahaman mekanisme dan prosedur penyuluhan jabatan TKI dapat di lihat pada skema berikut ini: Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 45 . d. Membuat rekomendasi dan rencana tindaklanjut dari hasil penyuluhan jabatan TKI. Penyampaian laporan ditujukan kepada BNP2TKI/ BP3TKI dan Lembaga Instansi terkait.c.

1.Sumber data jabatan TKI dipilih sesuai kebutuhan. 1. Peningkatan kualitas jabatan TKI. b.SKEMA MEKANISME DAN PROSEDUR PENYULUHAN JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA 1.Ruang/tempat penyuluhan jabatan TKI disiapkan.Laporan pelaksanaan penyuluhan dibuat sesuai pedoman.Evaluasi kesimpulan hasil penyuluhan jabatan TKI Melakukan pembuatan laporan dan evaluasi pelaksanaan Penyuluhan Jabatan TKI dilakukan.Materi penyuluhan jabatan TKI disiapkan.Data Jabatan TKI dikelompokkan dan diolah. 2.Laporan disampaikan kepada BNP2TKI / BP3TKI. 5. Melakukan Penyuluhan Jabatan TKI 4. Merencanakan Program Penyuluhan Jabatan TKI Cara berkomunikasi yang baik 2.Metode penyuluhan jabatan TKI dipilih digunakan sesuai kebutuhan. a. 4. 3. Jabatan TKI sesuai permintaan nyata.Susunan acara penyuluhan jabatan TKI dibuat. 3.Perkenalan petugas dengan peserta dilakukan.Data jabatan TKI dikumpulkan. 46 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Materi penyuluhan jabatan TKI disampaikan. 2. 3.

BAB IV PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS PENYULUH JABATAN TKI Kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Teknis Penyuluh Jabatan TKI pada dasarnya merupakan salah satu tugas dari seorang pengantar kerja pada instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan baik ditingkat provinsi/kabupaten/kota. oleh karena itu diperlukan peningkatan pengetahuan. para penyuluh jabatan juga kurang mampu melaksanakan tugas Penyuluhan Jabatan. dengan demikian manakala seorang pegawai yang akan ditunjuk sebagai petugas yang akan melaksanakan kegiatan Penyuluhan Jabatan diwajibkan mengikuti pelatihan danatau bimbingan Teknis Penyuluhan jabatan khususnya bidang penempatan tenaga kerja luar negeri. khususnya yang terkait dengan penempatan tenaga kerja luar negeri. penyuluh jabatan dapat berasal dari petugas non PNS dan atau swasta. PESERTA PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS Kegiatan Penyuluhan Jabatan dapat dilaksanakan oleh pejabat fungsional pengantar kerja atau petugas antar kerja di UPTPBP3TKI dan atau Dinas yang membidangi ketenagakerjaan. keterampilan dan sikap yang spesifik. petugas antar kerja di Bursa Kerja Swasta. disamping kurang secara kuantitas. Sedangkan peserta Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 47 . di Bursa Kerja Khusus/SMK. dengan masa kerja dibidang penempatan dalam negeri dan luar negeri minimal 1 tahun. Bursa Kerja Luar Negeri. A. Memperhatikan bahwa ketersediaan tenaga penyuluh jabatan sangat terbatas dan kurang dan bahkan pada berbagai unit pelaksana penempatan dan perlindungan TKI di Daerah/BP3TKI tidak tersedia tenaga penyuluh jabatan. Peserta pelatihan adalah pengantar kerja dan petugas antar kerja pada instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan.

dan dapat juga berasal dari petugas pelaksana penempatan TKI dan lembaga pendukung penempatan. Mempunyai motivasi dan semangat yang kuat untuk selalu meningkatkan diri terutama dalam keterampilan sebagai seorang penyuluh dan pembimbing jabatan sehingga mampu mengikuti perkembangan dan kemajuan iptek serta mengikuti perkembangan migrasi tenaga kerja luar negeri. Mempunyai kemauan yang kuat untuk belajar. Memiliki kematangan emosi. mampu dan terampil dalam melaksanakan penyuluhan jabatan. Memiliki prinsip yang tegas. f. b. Pendidikan formal minimal D3/Sarjana Muda. Diusulkan oleh pimpinan satuan unit kerjanya dan diarahkan untuk menjadi petugas Penyuluh Jabatan. maka secara umum persyaratan peserta pelatihan/bimtek PBJ antara lain: a. 48 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .bimtek adalah pegawai BNP2TKI/BP3TKI/P4TKI. 4. 3. Sehat jasmani dan rohani. c. mau menerima kritik dan saran membangun untuk pengembangan diri lebihlanjut. bertanggungjawab serta disiplin. 2. Memiliki sikap yang terbuka. mampu mengendalikan diri serta mempunyai pembawaan yang matang. tidak mudah goyah dan larut dalam situasi emosional. d. Pelatihan dan atau Bimtek Penyuluh Jabatan secara umum di maksudkan agar petugas penyuluh jabatan selain memahami substansi dan materi sebagai Penyuluh Jabatan. Memperhatikan sifat tugas dan peranan petugas Penyuluh Jabatan. juga secara psikologis diharapkan memiliki karakteristik pribadi sebagai berikut: 1. Mempunyai kepribadian yang “MATANG”dan BERTANGGUNG JAWAB” e. Berminat menjadi petugas Penyuluh Jabatan.

Memiliki komitmen yang kuat untuk merahasiakan data pribadi individu yang ditangani melalui bimbingan jabatan. Menyukai pekerjaan sebagai penyuluh dan pembimbing jabatan sebagai bagian dari kehidupannya. 7. B.5. dan sebaiknya menguasai bahasa asing untuk mengembangkan wawasan dengan referensi yang lebih luas. 10. diharapkan kepada pimpinan satuan unit kerja. Sedangkan terhadap petugas yang akan di ikutkan dalam bimbingan teknis perlu dipertimbangkan aspek aspek penguasaan terhadap program penempatan dan perlindungan TKI dengan segala problema dan permasalahannya serta cerita keberhasilan/sukses story TKI yang telah pulang ke tanah air. antaralain: petugas Penyuluh Jabatan senior. lancar dan tidak membosankan. 9. Mampu menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan menarik. pejabat di bidang penempatan tenaga kerja luar negeri. Memperhatikan kriteria seperti tersebut di atas. sejauh mungkin diupayakan yang bersangkutan memiliki aspek kepribadian yang mendekati kriteria tersebut diatas. sehingga pekerjaan yang dilakukan terasa mudah. 6. PENGAJAR Tenaga Pengajar penyuluhan jabatan adalah para ahli dibidang penyuluh jabatan. ringan. praktisi Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 49 . Memiliki kecerdasan rata-rata. wawasan dan pengalaman yang luas. Memiliki pemahaman tentang psikologi pada umumnya. pengetahuan. Memiliki sikap yang luwes (supel) dalam bergaul secara akrab dan menyenangkan serta senang membantu/mempunyai jiwa sosial. agar kiranya dalam penentuan petugas Penyuluh Jabatan memberikan perhatian yang mendalam. 8.

k. MATERI. h. BNP2TKI serta Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan. pengajarnya merupakan tim yang secara bersama-sama berada dikelas. b. 1. Statistika Dasar. Psikologi Umum. n. yang materinya mencakup : a. Dasar-dasar Pemeriksaan Psikologis. mengacu kepada program pelatihan yang disusun oleh pusdiklat pegawai Kemnakertrans dan Biro Organisasi dan Kepegawaian. p. l. o. j. i. ahli pelatihan kerja. d. Pada mata pelatihan dan bimbingan teknis (inti). Analisis Jabatan. ahli antar kerja. Analisis Transaksional Dasar. Sistem Antar kerja. Hubungan Industrial dan Jamsos. e. C. c. Materi bimbingan teknis Penyuluh Jabatan sama dengan cakupan materi pelatihan tenaga Penyuluh Jabatan di atas. Teknik Wawancara. q. m.penempatan tenaga kerja luar negeri psikolog. Dasar Teori Komunikasi. Kewirausahaan. Perbedaannya terletak pada jumlah jam pelajaran dan kedalaman substansi materi. 50 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . f. Teknik Bimbingan Jabatan. Bahasa Indonesia. Teknik Konseling. METODA DAN PENILAIAN Materi Materi penyuluh jabatan. Metodologi (metodik didaktik/andragogi). g. Informasi Pasar Kerja. Menggali Potensi Diri. Teknik Penyuluhan Jabatan.

Simulasi (role playing). sedang 60 % sisanya merupakan kegiatan yang bersifat terapan (praktek. MEKANISME DAN PROSEDUR Penyelenggaraan pelatihan Penyuluhan Jabatan dilaksanakan oleh Biro Organisasi dan Kepegawai bekerjasama dengan Pusdiklat pegawai Kemenakertrans. b. 3. hasil penugasan. c. latihan-latihan. diskusi. Penugasan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 51 . h. mencakup keaktifan siswa dalam kelas. juga dapat dilaksanakan oleh BP3TKI selaku Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) BNP2TKI di tingkat Daerah serta Dinas yang membidangi ketenagakerjaan di tingkat Provinsi. f. g. sedangkan bimbingan teknis Penyuluh Jabatan dilaksanakan selain oleh unit teknis dilingkungan BNP2TKI. Kunjungan. Konsultasi. Deputi Bidang Penempatan. Praktek dan latihan. Dalam hal sumber pembiayaan pelaksanaan Pelatihan/bimtek Penyuluh Jabatan dapat dilaksanakan dengan menggunakan sumber dana baik dari APBN maupun APBD. D.2. Metoda Penyajian materi di kelas maksimal 40 %. dalam hal ini Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan. i. Studi Literature. Ceramah/kuliah kecil. Diskusi. e. kunjungan dll): a. Penilaian Penilaian peserta (evaluasi) dilakukan selama pelatihan. Tanya-jawab. praktek dan (bila diperlukan) tes tertulis tentang pemahaman serta penyelesaian masalah. simulasi. d.

dengan mengacu kepada persyaratan yang ditentukan oleh penyelenggara. mengajukan usulan calon peserta yang ditujukan kepada sekretaris utama untuk kepersertaan pelatihan Tenaga penyuluhan jabatan dan kepada Deputi Bidang Penempatan Cq Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan untuk bimbingan teknis tenaga penyuluh jabatan. dengan tembusan disampaikan kepada Gubernur dan Bupati/walikota.Pelatihan Penyuluh Jabatan dilaksanakan berdasarkan surat edaran dari Pusat (Sekretaris Utama. Selanjutnya hasil seleksi didaerah yang dikirim ke pusat akan dilakukan seleksi tingkat pusat. Seleksi awal dilaksanakan disatuan kerja masing-masing calon peserta. diselenggarakan oleh Pusat. Sedangkan unuk pelaksanaan bimtek diprovinsi. seleksi peserta dilakukan oleh tim provinsi. Kepala BP3TKI mengkoordinasikan pengusulan calon peserta dengan yang membidangi ketenagakerjaan provinsi/kabupaten/kota yang berada di wilayah kerjanya. yang ditujukan kepada Kepala BP3TKI dan Dinas yang menangani bidang ketenagakerjaan. BNP2TKI) tentang program pelatihan Tenaga Penyuluh Jabatan. Sedangkan Bimtek tenaga Penyuluh Jabatan. Berpedoman kepada surat edaran tersebut diatas. Calon Peserta yang diusulkan ke Pusat oleh Pimpinan satuan Unit kerja adalah calon yang telah dipilih sesuai persyaratan. dengan mengacu kepada persyaratan yang ditentukan oleh pusat. yang ditunjuk kepada Gubernur dan Bupati/walikota dengan tembusan kepala BP3TKI dan Dinas yang membidangi ketenagakerjaan provinsi/kabupaten/kota. dilaksanakan berdasarkan surat edaran dari Deputi Bidang Penempatan tentang bimtek tenaga penyuluh jabatan. 52 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .

BNP2TKI. 4. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 53 . Pembentukan panitia pelaksana c. 3. peserta dan pengajar Pelaksanaan Pelaksanaan pelatihan / bimtek Penyuluh Jabatan diselenggarakan dengan mengacu kepada pedoman dan ketentuan yang sudah ditentukan. PENYELENGGARAAN PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS 1. Sertifikasi Sertifikasi pelatihan Penyuluh Jabatan ditanda tangani oleh sekretaris utama. 2. ditandatangani oleh Deputi Bidang Penempatan atau pejabat yang ditunjuk. BNP2TKI. Penetapan kurikulum. sedangan Sertifikat Mengikuti Bimbingan Teknis Penyuluh Jabatan yang diselenggarakan oleh Pusat.E. Persiapan a. tembusan kepada Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan. laporan disampaikan kepada Deputi Bidang Penempatan. Persiapan administrasi dan keuangan b. Pelaporan dan Evaluasi Pelaporan pelaksanaan pelatihan dan bimtek Penyuluh Jabatan. disusun oleh tim penyelenggara yang mencakup realisasi seluruh pelaksanaan pelatihan dan atau bimtek.

kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan dan mengendalikan keserasian pelaksanaan program dengan perencanaan yang telah ditetapkan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program. ialah memonitor apakah aktivitas penyuluhan jabatan yang dilaksanakan telah sesuai dengan strategi dan sasaran program yang telah disusun. b. Meningkatnya pemahaman masyarakat umum/pencari kerja. lembaga pendidikan dan kelompok sasaran lainnya terhadap penyuluhan jabatan. d.BAB V MONITORING. 54 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Diperolehnya dukungan yang kuat dari berbagai pihak. 2. sehingga dapat di tangani secara tepat waktu. Monitoring meliputi aspek proses pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI dan pengaruh yang terbentuk sebagai berikut : 1. MONITORING Monitoring dan evaluasi bertujuan agar setiap penanggungjawab dan pengambil keputusan dapat mengetahui keberhasilan maupun permasalahan yang dihadapi sedini mungkin. Meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap persyaratan dan proses penempatan TKLN. sebagai berikut : a. Dalam arti lain. c. EVALUASI DAN PELAPORAN A. Pengaruh penyuluhan jabatan TKI dimonitor untuk menjawab capaian indikator keberhasilan pelaksanaan penyuluhan jabatan. Proses penyuluhan jabatan TKI. terhadap jabatan-jabatan TKI dan lowongan pekerjaan yang terbuka di luar negeri. Meningkatnya pemahaman masyarakat pencari kerja.

Ruang lingkup kegiatan penyuluhan jabatan TKI yang dapat dilaksanakan sesuai dengan kelompok penerima manfaat/ pengguna. B. 3. tenaga kerja. Adapun kegiatan penyuluhan jabatan TKI perlu dibuatkan laporan pelaksanaan kegiatan yang sekurangkurangnya memuat informasi sebagai berikut : Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 55 . dampak tidak langsungnya adalah meningkatnya peta potensi CTKI di setiap wilayah kabupaten dan desa.e. Dengan diselesaikannya pembuatan laporan juga merupakan bahan evaluasi kegiatan untuk penyempurnaan program dan kebijakan yang akan datang. pertanyaan yang diajukan peserta dan jawaban yang diberikan. tepat dan sesuai dengan latar belakang dan kompetensi pencari kerja. mahasiswa. karyawan yang akan purna tugas dan masyarakat umum. pointer bahan penyuluhan. jumlah peserta penyuluhan. meliputi : siswa sekolah lanjutan pertama. siswa sekolah lanjutan tingkat atas. Dalam hal penyampaian laporan. pondok pesantren. organisasi kemasyarakatan. pencari kerja. Tersedianya informasi pasar kerja yang akurat. dapat disampaikan dampak langsung maupun tidak langsung dari pelaksanaan penyuluhan jabatan yang telah dilaksanakan. hendaknya selalu dibuat laporan yang berisi : tanggal. Dampak langsung pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI antara lain adalah meningkatnya jumlah CTKI dan terlaksananya program penempatan TKI ke luar negeri. f. waktu dan tempat pelaksanaan. Terlaksananya kerjasama antar lembaga penyedia tenaga kerja dengan lembaga penempatan sehingga tercapai tujuan dan sasaran penyuluhan jabatan. PELAPORAN Setelah penyuluhan jabatan dilaksanakan.

Waktu. Metode yang digunakan. Penyuluhan Jabatan TKI : a. Ceramah dan tanya jawab Materi Penyuluhan Jabatan TKI : a. Apakah penyuluhan jabatan TKI yang dilaksanakan mudah dipahami oleh peserta / CTKI ? e. jabatan kerja luar negeri yang dicetak/dibuat dalam katalog peluang kerja. Peserta. Pemberi Materi. brosur. Petugas yang telah diberikan kepercayaan oleh Kepala Kantor untuk melaksanakan penyuluhan jabatan TKI. Slide. segmentasi radio (radio bisnis. Tempat dan lokasi penyuluhan. Sesuai yang dibutuhkan dan atau tidak terbatas. audio visual ( Televisi. 56 . f. Jumlah leaflet. Media Penyuluhan Jabatan TKI : a. b. Radio. Sound System) dan waktu (reguler time. Menggunakan perangkat elektronik meliputi. 3. buku penuntun jabatan. yang dicetak/ dibuat. Distribusi jumlah leaflet. g. Overhead Proyektor. dan prime time). Apakah tempat sudah sesuai yang diinginkan? c. brosur.1. Materi dan media yang disampaikan sesuai dengan kondisi dan klasifikasi kelompok sasaran d. Sasaran. kamus jabatan. radio mass) yang dilaksanakan sesuai perkembangan lowongan kerja Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 2. Apakah waktu pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI sesuai jadwal yang telah ditentukan ? b. Materi dan media. banner. LCD/Infocus.

Program genre yang tepat (fokus) ke news (Frekuensi). kekuatan dan kelemahan yang ada. Televisi: Jumlah stasiun televisi. Evaluasi Pada hakekatnya evaluasi diyakini sangat berperan dalam upaya meningkatkan kualitas operasional suatu program dan berkontribusi penting dalam memandu pembuat kebijakan di seluruh strata organisasi. Kerjasama penyuluhan jabatan antara lain ceramah penyuluhan jabatan. 4. Dalam penyuluhan jabatan TKI unsur-unsur penting yang harus dikuasai antara lain : a. kisah keberhasilan (success story) TKI berhasil. Apakah pencapaian tujuan penyuluhan jabatan TKI yang telah dilaksanakan dapat tercapai atau tidak ? Apakah terdapat hambatan dalam penyuluhan jabatan ? Dengan menyediakan informasi yang relevan untuk pembuat kebijakan. b. EVALUASI DAN PENILAIAN 1. C. hari karir (career day). kegiatan evaluasi dapat memberi gambaran tentang bagaimana kualitas operasional program. Dengan menyusun. Penggunaan media video/audio visual. mendesain evaluasi yang baik dan menganalisis hasilnya dengan tajam. Sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan penyuluhan jabatan Hasil Kerjasama dalam penyuluhan jabatan. c. evaluasi dapat membantu menata seperangkat Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 57 . pameran kesempatan kerja (job fair). efektivitas biaya dan arah produktif potensial masa depan. layanan. dan internet lowongan kerja/pasar kerja luar negeri d.b.

58 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 2. Evaluasi adalah suatu teknik penilaian kualitas program yang dilakukan secara berkala melalui metode yang tepat. memfasilitasi modifikasi dan penajaman struktur program dan aktivitas serta memberi sinyal akan kebijakan penataan ulang personil dan sumber daya yang dimiliki. Untuk selanjutnya dapat disimpulkan bahwa evaluasi dapat dimanfaatkan untuk menilai dan meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan serta kebijakan program. sehingga mendapat data-data dan informasi sebagai dasar penilaian untuk mengambil keputusan dan kebijakan perbaikan kedepan. Penilaian Pelaksanaan penilaian dilakukan setelah melalui langkahlangkah monitoring dan evaluasi. mengarahkan alokasi sumber dana.prioritas.

terutama pada Petugas Penyuluh Jabatan para Pejabat Fungsional pengantar kerja/petugas antar kerja. Sehingga Tenaga Kerja Indonesia mendapatkan informasi pasar kerja yang tepat. diharapkan akan memberikan pemahaman dan pola tindak yang sama dalam pelaksanaan Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja di Indonesia. Disamping itu. sehingga fungsi Penempatan dan Perlindungan TKI dapat dilaksanakan secara berkesinambungan. dengan tersusunnya Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini diharapkan agar dapat bermanfaat bagi BNP2TKI dan semua pihak yang terkait.BAB VI PENUTUP Dengan disusunnya Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia ini. DIREKTORAT SOSIALISASI DAN KELEMBAGAAN PENEMPATAN Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 59 . atau pegawai yang ditunjuk dalam kegiatan Pelayanan Penyuluhan Jabatan dalam mendukung sasaran yang terwujudnya Pelayanan Penempatan TKI secara optimal. akurat dan pencari kerja dapat mempersiapkan diri dan memenuhi persyaratan kerja yang dibutuhkan di Pasar Kerja/kesempatan kerja di luar negeri yang pada gilirannya dapat mewujudkan tujuan Penempatan dan sekaligus Perlindungan yang optimal.

Tahun 2002. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI. 60 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Tahun 2003. Depnakertrans. Pedoman Bimbingan Teknis Tutor/Fasilitator Petugas Rekrut Calo TKI. 3. Analisis Sistem Informasi Pasar Kerja Nasional. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri. Apa dan Bagaimana Sosialisasi PTKN. Direktorat Analisa dan Bimbingan Jabatan. Direktorat Penyiapan Pemberangkatan. Pedoman Penyuluhan dan Bimbingan Jabatan Tahun 2008. Depnakertrans. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri. 4. Seri Panduan Penyuluhan. Deputi Bidang Penempatan.DAFTAR PUSTAKA 1. Depnakertrans dan Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. 5. Tahun 2010. 2. Depnakertrans. Tahun 2001. Direktorat Jenderal Pebinaan Penempatan Tenga Kerja Dalam Negeri.

Concrete Road Assifying Machine Operator.Laboratory Technician of Soil.Operator Alat Berat/ Mesinmesin Konstruksi Jalan dan Jembatan. 1.Pelaksana Pekerjaan Jembatan.Stone Mason. 4.Operator Mesin Giling Jalan 4.LAMPIRAN 1 : JENIS JABATAN / PEKERJAAN TKI DI LUAR NEGERI MENURUT SEKTOR / SUBSEKTOR LAPANGAN USAHA / SUB BIDANG JASA No Sektor / Sub Sektor Lapangan Usaha 2 Jasa Konstruksi Bidang / Sub Bidang 3 1.Foreman of Hot Asphalt Production 1. 6.Tukang Pasang Batu Belah.Construction Safety Engineer. 4.Quality Controller of Road Construction. 6.Mechanic of Heavy Equipment 10. 5.Manager of Road/Bridge Contruction.Tukang Pasang Perancah Besi 14.Scaffolder Stell.Kontruksi Transportasi Jalan dan Jembatan. 8. 14. Keterangan Negara Pengguna 6 TimTeng dan Malaysia. 16. 7.Operator Mesin Pengeras Jalan Beton.Site Manager of Road/ Bridge Construction.Road Construction Engineer. 11. 10. Asphalt/Concrete Road Drill Machine Operator.Laboratory Technician of Concrete. 5.Philipina 1 1.Mills Road Machine Operator.Operator Mesin Perata Tanah. 2.Teknisi Laboratorium Beton 13. 2. 3.Pelaksana Pekerjaan Jalan.Mandor Produksi Campuran Aspal Panas.Teknisi Laboratorium Tanah. 2. 3.Concrete Stirring Road Car Operator. 12.Foreman of Road Pavement. 12. 3. 15. 5. 9. 13.Operator Mobil Pengaduk Beton. Brunai. 16. 9. Brunai. 6.Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi. TimTeng dan Malaysia.Operator Mesin Bor Jalan Aspal/Beton.Teknisi Laboratorium Aspal.Mekanik Alat-alat Berat.Kepala Pengawas Pekerjaan Jalan/ Jembatan.Pengendali Mutu Pekerjaan Jalan. 2.Chief Supervisor Engineer of Road/Bridge Construction.Mandor Perkerasan jalan.Surveying Technician of Road/ Bridges. 15.Tehnisi Pengukur Pekerjaan Jalan / Jembatan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 61 .Operator Mesin Penggali Parit. 4.Soil Leveller Machine Operator. 7.Bridge Construction Engineer. 5. 2. Nama Jenis Jabatan/Pekerjaan TKI DI Luar Negeri Bahasa Indonesia 4 1.Canal Spede Machine Operator.Manajer Pelaksana Pekerjaan Jalan/ Jembatan. 11. Bahasa Inggris 5 1. 8. 3.Laboratory Technician of Asphalt. 6.Manajer Lapangan Pekerjaan Jalan/ Jembatan.

29..Worker of Pair Building Roof (Pensile/Asbestos/ Zinc/Fiber).Operator Mesin Pahat Kayu. 28.Building Worker. 2. 25.Tukang Pasang Interior Bangunan.Tukang Plaster Dinding.Konstruksi Bangunan Gedung. 27.Wood Crab Machine Operator 29. 12.Operator Mesin Pencampur Aspal. 4. 23.Mason / Pair of Building Wall Brick 11. 16.Operator Mesin Penggelar Aspal. 8. 1.Tukang Pasang Kaca Bangunan.Spade Machine Operator. 16. 5.Tukang Pasang Bata Tahan Api (Tanur).Tukang Batu/Pasang Bata Dinding Bangunan. 19.Worker of Pole Steel Construction. 10.7.Tukang Pancang Konstruksi Baja. 13. 22.Teknisi Laboratorium Bangunan. 10. 2. 8. 12.Laboratory Technician of Building.Teknisi Pengukur Pekerjaan Bangunan. 10. 9. 3.Operator Mesin Penggali 7. 18.Tukang Pasang Sekat Bagian Dalam Bangunan.Worker of Pair Wall Ceramic.Tukang Pasang Pipa Bangunan.Worker of Pair Part Partition in Building. 25. 9. 14.Operator Mesin Poles Kayu.Tukang Pasang Kudakuda Rangka Besi Bangunan. 22. 20.Worker of Pair Building Wood Frame Easel.Tukang Pasang Kudakuda Rangka Kayu Bangunan.Operator Mesin Ketam Kayu. TimTeng dan Malaysia.Pelaksana Pekerjaan Gedung. 4.Aspahlat Mixing Plant Machine Operator. 15.Tukang Pasang Atap Bangunan (Genteng/ Asbes /Seng/Fiber) 26.Bitumen Sprayer Machine Operator 10. 17. 3.Tukang Pasang Ubin Keramik.Building Painter.Worker of Pair Interior Building 24.Cor Reinforced Concrete Worker.Asphalt Paver Machine Operator. 2.Wood Construction Building Carpenter. 14.Cushion Wood Carpenter.Tukang Cor Beton Bertulang.Mandor Pekerja Bangunan. 15.Building Design Engineer. 6. 8.Basts Wood MachineOperator 1.Surveying Technician of Building.Pekerja Bangunan. 1. 8.Operator Mesin Penyemprot Aspal.Worker of Pair Tile Ceramic.Crane Car Operator. 18.Ahli Perencana Tehnik Bangunan.Worker of Pair Flame Resistant Brick (Furnace).Wood Chisel Machine Operator 28.Operator Mesin Gergaji Presisi.Teknisi Mesin Tower Crane Bangunan. 13. 7.Worker of Pair Building Glass. 1.Worker of Pair Building Iron Frame Easel. 26.Saw Machine Presisi Operator. 19. 9.Tukang Pasang Dinding Keramik.Tukang Kayu Kusen. 20. 21. 7. 9. 4. 21. 5.Foreman of Building Worker.Operator Mobil Derek.Worker of Pair Building Pipe.Tukang Cat Bangunan.Tower Crane Building Machine Technician.Tukang Kayu Konstruksi Bangunan. 11. 23. 17. 6.Building Construction Engineer.Tukang Pasang Besi Beton.Operator Alat 62 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Wad Plastecer. 27. 24.Worker of Pair Concrete Iron. Brunai.

Pelayan Tamu Hotel. 11.Inspektur CD. 2. 6. 12.Hotel Flowerist. 3.Pembantu Penyedia Makanan.Juru Kamar Hotel. 1.Perakit Radio.Bartender Restoran 12. 9.Room Attendant Señior.Señior Juru kamar. 6.Resepsionis Biro Perjalanan 2.Juru Linen 5. 1.VCD. 2.Tower Crane Mo.CD/VCD/DVD Assembly. 6.Custodion / Cleaner. 3.Juru area publik 3. Casete dan CD.Pembantu Penyedia Roti 5.Perakit Televisi. 4.Chief Baker.Pembantu Penyedia Pastri 8. 5.Soil Dredge Machine Operator. Singapura. 8. 2.Perakit Peralatan Audio Visual.DVD Electric Check Inspector.Hotel Concierge.Pekerja Umum Elektronika. 2.CD.Perakit CD/VCD/DVD 6.Señior Juru Area Publik 7. dan UAE.Operator Mesin Derek Konstruksi Bangungan 6. 8. 7. 11.F & B Outlet Manager.DVD Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 63 .Juru Pembersih Hotel dan Restoran.Penyelia Front Ofice.Room Attendant 2. Tanah. 5.Operator Mesin Keruk Tanah.Televise Assembly. 5.Operator Instalasi Pengaduk Beton. 1. TV. 1.Travel and TourReceptionist 2. 7. 9. Brunei. 8. 3.Penyelia Penyedia Makanan 4.Operator Mesin Derek Pemancang Tiang Beton.Kepala Penyediaan Pastri.Seanstross 5.Concrete Instalation Operator. Hongkong dan UAE.Pembantu Front Office 9. 11. 1. 5.Bulldozer Machine Operator. Malaysia.Chief De Partie 4.Building Construction Crane Machine Operator. 4.General Electronica Worker.Pengawas Makanan dan Minuman.Chief Bartender 14. Malaysia dan Taiwan.Chief De Partie-Pastry 10. 9.Pramusaji F & B. 2. 7. 10. 6.Restorant Hotel Berbintang 1.Operator Mesin Derek Gantung.Commis 2.VCD.Junior Baker.Front Office Asistan.Pengurus Makanan dan Minuman.Commis Pastry.Travel Ticket Seller.Penata Bunga di Hotel 2.Pastry Cook. 15. 7. 4.Penyelia Penyedia Roti.Publica Area Senior 7.Baker. 1.Inspektur Casete Electrik Check. Brunei. 4.VCD. 1. Singapura.Berat/ Mesinmesin Bangunan. Hongkong. 6.Hotel Berbintang.Casete Electric Check Inspector. 4. 7.Audio Visual Divide Assembly 3.Cook 3.Kepala Bartender Restoran 14.Concrete pile Pole Machine Operator. 2.Penyedia Pastri.Perjalanan Wisata. DVD Electric Check. 10.Front Office Supervisor 10.Radio Assembly. 13.Linen Señior. 5.Senior Linen.Public Area Attendant 3.Resepsionis Hotel. 3. Malaysia.Operator Mesin Buldozer 4.Penyedia Makanan 3.Food and Baverage Waiter 11.Hotel Recepciones. 3.Food and Baverage Supervisor 12. Pariwisata Hotel dan Restoran 1. 8. Industri Elektrónika Electrónika Mekanika : Radio. 7.Penyedia Roti.Penjual Tiket Perjalanan.Bartender. 6. 8.Dredge Winch Machine Operator. 2. 15.Operator Mesin Derek Menara.

Electrical. 11. 20. 15. 18.Yunior Perawatan dan Perbaikan Kendaraan Ringan 2. 2.Examine Emission Gas Over Technician.Senior Electrical Otomotif 2. 3.Teknisi Brake ABS.Packing Operator.Las SMAW Madya. 2.Electrical Enginee Senior. 3.Operator PCB Maker. 4.Senior Engine Mekanik. 2.Enginee Tun Up Technician. 1. 1.Chassis & Power Train Electrical Senior 1.Welder SMAW Junior.Alignment Adjustment Video-TV Operator.Engine Tune Up Injection Technician.Otomoif Mechanic Senior 2.Enginee 1.Operator Alignment Adjustment Video-TV. 12.Senior Chassis & Suspension 2. 17. 20. 1.Powertrain Technician Junior 2. 5. 14.Inspektur Safety CheckTV. 5. 6.Operator Packing.Mounting PCB Manual Operator. 6. 5. Industri Jasa Pengelasan.Connecting Assembly Operator.Teknisi Engine Tune Up Injeksi. 1.8.Mechatronic Master.Master Mekatronik. 11. dan Brunai.Radio Electric Check Inspector. 1.Operator Mounting PCB Manual. Tim Teng. 4.Brake ABS Technition.Operator Dipping Solder PCB.Senior Bodi Elecrtical.Touch Up. 19. PCB Operator.Inspektur Radio Electric Check. 2. 3. 16.Visual PCB Inspector. 16. 3.Teknisi Engine Tun Up. 2. Brunai danTaiwan.Operator Touch Up.Alignment Adjustment Casete Operator. 5. 1.Powertrain Technician Junior. 4.Power Train Senior.Teknisi Yunior Stering & Suspension.Kendaraan Ringan Roda 4. 1.Alignment Adjustment Radio Operator.Light Automotive Mechanic Junior Malaysia. 3. 14.Teknisi Brake Manual.Operator Connecting Assembly. 22.Las Non SMAW Madya.Chassis & Suspension Senior.Operator Asembly and Solder.Electrical Body Senior.Senior Mekanik Otomotif. 9. 2.Teknisi Penguji Emisi Gas Buang.Safety Check-TV Inspector. 15. 17. 8. 1. Malaysia. 13.PCB Maker Operator.Teknisi Junior Powertrain.Mechanical Measurement Operator.Mechanic Engine Senior 3.Otomotif Electrical Senior.Mekatronik. PCB. 9. 5.Welder Non SMAW Senior.Inspektur Visual PCB.Welder SMAW Senior 1. 2.Asembly and Solder Operator. Industri Otomotif 1. 10.Operator Alignment Adjustment Radio 13.SMAW 2. 21. 1. 18.Las SMAW Muda 2.Teknisi Yunior Powertrain.Dipping Solder PCB Operator. 2. 4.In Circuit Test (ICT) PCB Operator. 10.Senior Chassis & Powertrain Electrical.Welder Non SMAW Junior.Non SMAW 64 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 2. 1. 19.Las Non SMAW Muda.Operator Mechanical Measurement.Operator Alignment Adjustment Casete. 1.Operator In Circuit Test (ICT) PCB.Brake Manual Technician. 4. 12. 5. 4.Chassis 5.Senior Engine Electrik 3. 1. 21.Senior Powertrain. 22.Stering & Suspension Technician Yunior.Teknisi Wheel Alignment.Wheel Alignment Technician. 6.

2. 3.Java Programer. 2. 2.IMG Hulu / Operasi Produksi (OP). 4. 7. 4.Net Programer.Practical Office.Land Well Treatment Operator 3.ASP.Programer. Programer. 4. 1.Programer.Pekerja Bor Rotary Sumur. 5. 1.PHP Web Programer.Operator Menara Perawatan Sumur. 3.Product Operation Senior. 3. 2.DB.Pengawas Utama Operasi Produksi. 3. 6.Master Web Programer.Las Pipa Internasional.Basic Office.VB.Office Profesional. 2. 1.International Welding Tecnologist. (Las G4. 4. Oil Well Cement Worker.Product Operation Junior.Advanted VB.Use Office.Web.AnalisisProgramer 1. G5 & F6) 4.Programer Master 1. 7.Oracle DB. (Las G1. Programer.Web.International Welding Engineer.Net Programer.Programer 3.Penyemen Sumur Minyak.VB. G2 & G3) 3. 2.International Plate Welder (Welder G1.Las Spesialist International.International welder.DB. 1.3.Programer Yunior. G5 & G6) 4. 2.Programer.Data Based Programer 4. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 65 . 1.Web .IMG Hulu/ Pengebor Minyak dan Gas Bumi 3.Net.Advanced DB Programmer. Industri Teknologi Informatika 1.Product Operation Supervisor Principal.VB. 6.Junior DB. Programer. 1. 3.Programer. 5. 1. 2. 2. Programer. 6. Well Cable Boor Worker.Well Tower Treatment Operator. 8. 3. 6.Advanted Java Prog. 4.Operator Madya Operasi Produksi.Operator Lantai Perawatan Sumur.Basic Help Desk.Java Programer.Las Praktisi International.Junior Programer 2.Practical Office.IMG Hulu / Perawatan Sumur (PS). 2. 3. 2. 6. 5. 5.Prog. 5. 1.Junior Web .Prog. 2. 4.International Welding Practisioner.Las Teknologi International 7. 3.Programer.International Welding Spesialist. 6. 3. Programer.Web. 3. Programmer.DB. 5. (Las F1 & F2) 2.Advanced Oracle DB. 3. TimTeng dan Aspac. 4. 4. 5. 1.Las Plat Internasional.Advanced DB Programer.Basic Office.Helper Sumur Produksi.Advanced Oracle DB.Programer.Oracle DB. 2. 5. 4. 4. 7.Basic Help Desk. 4. 6.ASP.Use Office.PHP Web Programer.Net. 1. 4.Java Web. 2.Komputer/ Telematika Programer.Komputer/ Telematika Operator.Profesional Office.Programer. Programer 7. Timur Tengah.Well Production Helper.International Pipe Welder (Welder G4. 6.Advanted VB. 3. 1. 1. G2 & G3). 8.Programer Analisyst 1.Las Engine International 1. 3.Las Fillet Internasional.Programer Yunior. 6. 5. 1. Industri Minyak dan Gas Bumi. Timur Tengah.Advanted Java Prog.Net Programer.Programer Yunior.International Fillet Welder (Welder F1 & F2) 2.VB. Well Crane Worker Well Rotary Boor Worker.Web.Operator Muda Operasi Produksi. 5.Programer.Pengawas Operasi Produksi.Programer 3.Product Operation Supervisor.Help Desk.Net Programer.Pekerja Derek Sumur.Java Web. 2.Help Desk.Pekerja Bor Kabel Sumur.

2.LNG Representative Manager. 1. 4.Textile Cleaner Machine Operator. Taiwan.FGPR Operator Helper. 6. 6. 3.Operator mesin Pencelup Warna Kain/Tekstil.Sewing Operator Capable.Operator Mesin Penyisir Serat Tekstil.Pekerja Pemutih Tekstil.FieldGas Scraber 5.FGP Operator Helper. 6.Field Gas Liquefaction 9. 4. 11. 10.Cloth Basic Commodity Supplier. 7.Sewing Operator Junior.Operator Field Gas Pemasok Refrigrent 7. 5.FGP Operator.Operator Planel LNG.Textile Color Dyer Machine Operator. 4.Operator Mesin Pemotong Kain. 3. 1. 3. 4.Pekerja Pembersih Tekstil.Operator Penyusun Serat Tekstil 5. 1. 5. 8. 4.FGL Operator.Well Treatment Unit Operator.FGS Operator Helper. 1.Field Gas Purification 3. 1.Pelayan Pengerut Tekstil. 4.Textile Fiber Composers Machine Operator.Textile Cleaner Worker. 2. Taiwan dan Malaysia.Textile Weaver Machine Operator. 1. 2.IMG Hulu / Pencairan LNG Produksi. 66 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Supervisor LNG. 1.Textile Dye Worker. 4.Helper Operator FGP 2.Operator Mesin Tarik Serat Tekstil.Textile Fiber Comb Machine Operator 3. 5.Operator Jahit Muda.Textile Dryer Worker.Manajer Representatif LNG 1.LNG Supervisor.Ahli Pengendali Perawatan Sumur. 5. 1. 6.Pertenunan Tekstil. 2.Well Treatment Controller Engineer.FGS Operator.Pekerja Pewarna Tekstil.Mills Textile Fiber Machine Operator. Industri Pakaian Jadi / Industri Garmen. 2.Planer LNG Operator. 10.Cloth Embroidery Machine Operator.Pola Pakaian / Busana Anak dan Dewasa.Sewing Operator Senior. 4.4. Industri Tekstil 1.Operator Unit Perawatan Sumur. 3. Taiwan. 9.Helper Operator FGPR. 3. 5.Cloth Cutter Machine Operator. 6. 7.LNG Superintendent.Operator Mesin Pemotong Pola Pakaian Jadi.Pemutihan dan Pewarnaan Tekstil. (Pria-Wanita). 8. 9.Operator Jahit Mahir. 2. 2.Dress Pattern Maker Machine Operator. 2. 3.Operator Mesin Penyulam. 3. 2.Helper Operator FGL 8. 1.Pengawas Perawatan Sumur 4. 4.Well Treatment Supervisor.Operator Mesin Pembuat Pola Tekstil. 3.FGL Operator Helper. 11.Textile Fiber/Materials Comb Worker.Operator.Helper Operator FGS 4. 1.Operator Mesin Pencuci Kain/Tekstil 4.Operator Mesin Penenun Tekstil. 7. 2.Operator.Operator Jahit Produk Pakaian Jadi.Textile Whitener Worker.Pekerja Pencuci Tekstil. 6.Operator. 2. 12. 5.Superintendent LNG 12.Field Gas Refrigrant Supplier Operator.Dress Pattern Cutter Machine Operator.Penyisir Serat/Bahan Tekstil.Operator Jahit Madya.Penyedia Bahan Baku Kain.Textile Wrinkle Worker.

Pengemudi Bus Karyawan. 1.Taxi Driver. 6. 2.Mini Bus Person Dirver.Rental Jip Driver. 5. 5. 1. 2. 3. 1.Sedan Person Driver. 6. 1. 1.Official/Worker Bus Driver.Material Box Person Driver. 1.Post Garment Product Supervisor.Light Truck General/Rental Driver 1.Penyelia Pasca Produk 4. 5. 6.5. 1.Pengemudi Tangki Bahan Bakar Minyak dan Gas.Pengemudi Truk Hewan/ Ternak.Chief of Sewing Supervisor. 8.Pengemudi Truk Sayuran/ Daging/ Ikan (Cold).Product Packaging Worker. 4. 2.Chief of Easter Garment Product Supervisor.Pengemudi Truk Sembako 5.Pengemudi Profesional Bus dan Mini Bus 1.Tourism Bus/Minibus Driver. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 67 .Pengemudi Minibus Pribadi.Pengemudi Sedan Pribadi.Pengemudi Truk Gandeng 3. 5.Pengemudi Truk Pribadi.Pengemudi Tangki Bahan Kimia / Bahan Berbahaya Tinggi. 2. 7. 4.Pengemudi Truk Ringan Umum/Sewa. 2.General Travel Bus/Mini Bus Driver.Livestock/Animal Truck Driver.Water Tanker Driver. 7. 6.Truck Person Driver. 2. 4.Design Dress Product. 4.Pengemudi Bus/Mini Bus Umum Antar Kota. 6.Penyeliaan dan Teknisi Jahitan.Pengemudi Sedan V VIP. 3. 3.Pengemudi Container. 3.Rental Bus/Mini Bus Driver.Sedan V VIP Driver. 2. 2.Pengemudi Bus Way.Pengemudi Bus/Minibus Pariwisata.Rental Sedan Dirver.Pengemudi Profesional Angkutan Barang 3. 1. 4.Pengemudi Tangki Air.Pengemudi Sedan Sewa. 10. 5. Jasa Pelayanan Transportasi Angkutan Darat 1.Maintenance and Garment Machine Technician. 2. 3. 3. 6..Post Garment Product Quality Contrôler.Supervisor Taxi. 1. 1.Food Truck Driver. 1. 8.Material Box General/ Rental Driver.Taxi Supervisor.By Side Truck Driver.Container Driver.Basic Commodity and Design Product Supervisor.Sedan dan Jip. 1.Bus Way Driver 7. 3.City Bus Driver.Pengemudi Box Barang Pribadi. 2.Land/Rubbish Truck Driver. 5. Aspac dan TimTengah. 2. 4.Pekerja Packing Produk.Jip Person Driver.Disain Produk Pakaian. 6.Pengemudi Truk Tanah / Sampah.Kepala Penyelia Pasca Produk. 7. 2. 3. 5.Teknisi Peralatan dan Mesin Garmen.Truk Tangki. 7.Penyelia Bahan Baku dan Disain Produk.Pengemudi Bus Kota 5. 3.Chemistry / Material of High Dangerous Tanker Driver. 2.Kepala Penyelia Penjahitan.Pengemudi Box Barang Umum/ Sewa.Pengemudi Jip Pribadi. 6.Pengemudi Taxi.Vegetable/ Meal/Fish (Cold) Truck Driver. 4.Pengemudi Jip Sewa 4. 2.Quality Control Pasca Produk Garmen 7. 2.Cutting and Sewing Supervisor.Pengemudi Bus/Minibus Sewa.Oil and Gas Tanker Driver.Penyelia Pemotongan dan Penjahitan. 3.

Australia. 3.Deck Trade Ship Officer. 7.Pramu SPA Kapal Pesiar.Kapal Niaga. 9.Ship Fitter.Pasenger Ship Captain.Kelasi Penyelamat Jiwa Turis di Laut. 10. 5.Pemandu Wisata di Kapal Pesiar.Profesi Entertainment di Kapal Pesiar.Oiler.Operator Radio Kapal Laut. 7. Tim Teng. Eropa.SPA Waiter in Tourist Ship. 5.Maintenance and Treatment Ship Electrical Operator.ABK/Kelasi Dek Kapal Niaga 1.Perawat Kesehatan di Kapal Pesiar.Ship Logistic Officer. 1. 1. AS. 3. 4.Ship Welder. 6. Tim Teng.Maintenance and Treatment Ship Machine Operator.Tanker Ship Captain. 2. 4. 4. 4. Aspac. 6. Eropa. Tim Teng.Kelasi Keselamatan Kapal Tangker 1.Tanker Ship Sailor.Perwira Dek Kapal Niaga.Juru Las Kapal.Pramusaji Kapal Pesiar. 3. Australia. AS. 5.Deck Tourist Ship Officer. 11. 4. 1. 7. 3.Pelayanan dan Supporting di Kapal Pesiar. 1. 9.Trade Ship Captain. 11. 1.Juru Oli Kapal. 4. 4.Kapal Tangker.1. 5. 6. Australia.Pasenger Ship Officer. Jasa Pelayanan Transportasi Angkutan Laut. 5.Juru Masak Kapal 2. 3. 2. AS.Pendamping Lansia Wisata di Kapal Pesiar. Eropa. 4.Perekayasa Kapal Laut Aspac. 5.Kapten Kapal Niaga 2. Aspac. 3.Electician.Operator Pemeliharaan dan Perbaikan Mesin Kapal.Entertainment Professional in Tourist Ship.Tourist Caregiver in Tourist Ship.Juru Mudi Kapal.Tourist Ship Sailor. 2.Bartender in Tourist Ship.Kepala Juru Masak Kapal 5. 1. 8.Pembantu Dapur Kapal.Kelasi Pencuci Tangki Minyak dengan Minyak Mentah. 3. 2. AS. Eropa.ABK/Kelasi Kapal Tangker.ABK/Kelasi Kapal Pesiar. 2. 4. 7.Juru Mesin Kapal. 3.Ship Radio Operator. 2. 1. 1. 2. 2.Tourist Guide in Tourist Ship 2. Aspac. Australia. Tim Teng. 11. 1. 1. 2.Perwira Dek Kapal Pesiar. 3. 1.Maintenance and Treatment Ship Electronic Operator. 2.Perwira Dek KapalTangker 3.Juru Fitter Kapal.Tourism of Sea Survival Sailor. Tim Teng. 6. Australia.Perwira Perbekalan.F&B Waiter in Tourist Ship.Medical Nurse in Tourist Ship.Trade Sail Ship Captain.Kapal Penumpang.Enginer 8.Steerman. 4. 7.First ShipCooks 3. Aspac. 6.Pengamat Radar.Operator Pemeliharaan dan Perbaikan elektrik kapal. Eropa.Juru Listrik Kapal.Juru Masak Kapal 1.Nahkoda Kapal Layar Niaga.Operator Pemeliharaan dan Perbaikan Elektronika Kapal.Pasenger Ship Sailor. Tim Teng. 10. 68 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . AS. Aspac.Chief Ship Cooks 5.Kapal Pesiar. Eropa.Radar Observer.Kapten Kapal Tangker. 2.ABK/Kelasi Kapal Penumoang. Australia. 2. 3.Kapten Kapal Penumpag 2.Pemasakan Makanan dan Minuman di Kapal. 3.Galeboy.Tanker Safety Sailor Tim Teng.Deck Trade Ship Sailor. 5. 3.Crude Oil Tanker Washing Sailor.Perwira Kapal Panumpang 3. 1.Bartender Kapal Pesiar. AS. 4.Second Ship Cooks.Tanker Ship Deck Officer.

2.Aeroplan Co Pilot. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 69 . 4.Operator Mesin Pendingin Kapal Ikan. 1.Gill Net Rating. 4.Pilot Pesawat Udara 2.Serang Kapal Ikan.Long Linner Rating. 3. .Fishing Boat Captain. Layang.Pearl Shellfish Diver/Taker. 1. 2.Fire and Fighting Sailor. Kakap and Sea Beautiful Fish.Co Pilot Pesawat Udara.Pramugara Penerbangan 12.Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Kapal. 1.12. Aspac.Perwira Kapal Pancing Ikan. 2. 5. 6. 7. Australia.ABK Kapal Jaring Purse 1. 2.Ship Painting 13.Fishery Engine.Perekayasa Kapal Ikan.Nelayan Samodra Penangkap Ikan Tuna / Cakalang.Nelayan Samodra Penangkap Crustacea sp Laut (udang putih.Jasa Penangkapan Ikan di Laut. 4. 4. 3. 1. 13.Juru Mudi Kapal Ikan.Ocean Fisherman of Tuna / Cakalang. 3.Perwira Kapal Ikan.Pollution Preventation Operator. 3. 1.Firt Aid and Ship Medical Sailor. AS. Taiwan.Inert Gas System Sailor. 7. 6. 4. 7. 4. 2. 7.Operator Pemeliharaan Pancing Ikan. 3.Ship Carpenter.Fish Ship Refrigerator Machine Operator. 2.Nahkoda Kapal Nelayan Penangkap Ikan.Nelayan Samodra Penangkap Ikan Tengiri.ABK Kapal Pancing.Aviation Mechanic. 2.Perwira Kesehatan kapal. 1. 4.Pesawat Udara Penumpang. 2. 2.Ocean Fisherman of Hiu / Cucut.Kelasi Pencegahan Pencemaran di Laut.Budidaya Perikanan Laut.Seaweed Plan Worker. udang dogol. 3.Kapal Penangkap Ikan. 3.Sea Survival Sailor.Aviation Steward. 4.Operator Pemeliharaan Jaring Ikan. 3. Taiwan dan Aspac. Perikanan / Perikanan Laut 1.Juru Minyak Kapal Ikan. udag windu.Ship Medical Officer. Jasa Pelayanan Transportasi Angkutan Udara. 2. 2. 3.Mekanik Penerbangan. 1. 5. 5.Aeroplan Pilot.Tukang Cat Kapal.Kelasi Penyelamat Jiwa di Laut. 6.Gillnet Treatment Fishery Operator. 2. 1. lobster dan kepiting laut.Survival Craft Operator.Ocean Fisherman of Tengiri.Fishery Steerman 5. 12. 1.Purse Net Rating. 3. Bawal.Fisherman Officer. Taiwan dan Aspac. 13. 2.Long Liner Officer. 3.Ocean Fisherman of Sea Crsustacea sp. 1. Kakap dan ikan hias laut. 2.Juru Mesin Kapal Ikan. 4.Kelasi P3K dan Keselamatan Kerja di Kapal 3.Long Liner Treatment Fishery Operator.Kelasi Pemadam dan Penanggulangan Kebakaran kapal di Laut.Fisherman Supervisor.ABK Kapal Jaring Gill.Penyelam/Pengambil Kerang Mutiara. 2. 5. Aspac.Pengelola Pesawat Penyelamat di Laut. 8. Bawal. TimTeng.Shirmp Plan Worker. 3. 2.Pekerja Budidaya Udang. Eropa.Nelayan Samodra Penangkap Ikan Hiu/ Cucut.Pearl Shellfish Plan Worker. 4.Tukang Kayu Kapal. 1. 6.Fishrey Oiler. Layang.Pekerja Budidaya Kerang Mutiara. 1. Taiwan dan Aspac. 1.Pekerja Budidaya Rumput Laut. 1.Kelasi Pengendalian Sistem Gas Lebam. Tim Teng.

2. Aspac. 70 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 3. Malaysia. Model Artist Aspac dan lainnya. 3. 3.Jonitor Junior 2.Teknisi Keselamatan Lalu Lintas Udara. Hongkong. 5. Timur Tengah.Air Traffic Wrlfare Technician.Kesehatan Manusia / di Rumah Sakit.Pembersih Rumah Sakit Muda. 2.Penyiar dan Protokol Acara.Nursing.Cleaner of High Rise Restaurant Outdoor.Artis Peragawan/wati.General Nurse. 1. Jasa Kesehatan 1. 3.Co Pilot Pesawat Udara. 4.Pemain Musik. Tim-Teng. 1..Air Traffic Security Technician.Pembersih Bagian Luar Gedung Bertingkat Tinggi. 2.Perawat Ahli.Navigator Penerbangan.Jonitor Senior.Jepang dan Belanda. 4. 5.Pembersih Bagian Luar Hotel Bertingkat Tinggi.International Wedding Make Upper. 6.Hospital Worker. 1. Radio and TV Publisher. 15. 5.Pekerja Seni Tari. 5. 5.Junior Pembersih Hotel. 1. Musical Player. 2.Pembersih Gedung Madya 3.Senior Pembersih Hotel.Jonitor of Tall High Rise Building Outdoor 1.Pembersih Gedung Muda 2. 1. Kemasyarakatan. 1. Women Make Uper. 3.Pemangkas Rambut.Impresariat dan Intertainment. 1.Protokol Acara. 2. 4.Penyiar Radio dan TV.Pramugari Penerbangan 6. Sosial Budaya dan Hiburan.Instruktur Penerbangan 2.Operator Radio Penerbangan. 6. 4. 3.Aviation Instructor. Women Hair Dresser. dan Singapura.Pembersih Restoran. 3. Barber. 1. 16. 2.Asisten Penata Rias Penganten Internasional. 1. 2. Jasa Perorangan.Tenaga Perumahsakitan.General Dokter.Custodion of Tall High Rise Hospital Outdoor Aspac dan lainnya. Hongkong.Teknisi Keamanan Lalu Lintas Udara.Aviation Stewardess. Singer.Air Traffic Controlling. dan Singapura. 3. 3.Perekayasa Penerbangan.Dentist.Kebersihan Gedung Perkantoran. 14. 3. 2. dan Singapura.Perawat Umum.Mekanik Pesawat Udara. 1.Perias Wajah Wanita.Penyanyi. 1. 1. 4.Perawat Kecantikan.Pesawat Udara Chargo. Hongkong. 7. 2.Pengontrol Lalu Lintas Udara.Hotel Custodion Senior. Tim Teng dan lainnya Aspac. 4.Dokter Gigi.Hospital Custodion Senior.Kebersihan Hotel. Malaysia.Chargo Aeroplan Pilot. 3.Kebersihan Rumah Sakit. Jasa Kebersihan. 6. 3. 4. 2. 3. 2.Restorant Cleaner. Disk Jockey Film Artist.Pembersih Bagian Luar Restorant Bertingkat. dan Singapura.5. 2.Artis Pemain Film. Taiwan.Dokter Umum. 2.Chargo Aeroplan Co Pilot. 1.Aviation Radio Operator. 1. 3.Penata Rias Penganten Internasional.Chargo Aeroplan Mechanic.Pembersih Rumah Sakit Madya. 3. Malaysia.Hotel Custodion Junior 2.Pilot Pesawat Udara.Hospital Custodion Junior 2. 3.Rias Penganten. 2. 5. 5. 4. Dance Worker.Salon Kecantikan.Dokter Spesialis. 4.Perias Rambut Wanita. 1. 4. 6.Kebersihan Restoran 1. Master oí Ceremony.Specialist Docter. 6. 2.Pembersih Bagian Luar Rumah Sakit Bertingkat Tinggi. 1. 2. Malaysia. 2. Beautician.Disk Jockey. 4. 1. 2.Custodion of Tall High Rise Hotel Outdoor. 3. 3.International Wedding Make Up Assistant. 1.. 7. 1. 6.

3. 5. 3.Household Tolls Salesgirl.Man Clothes Salesgirl.Pramuniaga Busana Wanita Dewasa. 1.Woman Clothes Specific Executive Salesgirl.Pramuniaga Peralatan Rumah Tangga. 8.Pramuniaga Non Food. 1. 3.Basic Security. 3. Jasa Pendidikan 1.Phsysioterapi. 4.Super Store.Pramuniaga Umum 1.Physioterapist. 5. 1.Sekuriti Madya/Supervisor.Jasa Pendidikan Tinggi 1.Security Supervisor.Mini Store. 2.Kebandaraan & Pelabuhan Laut Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 71 .Dry Food Salesgirl.Basic Security.Sekuriti Madya/Supervisor.Pramuniaga Barang Elektronik dan Komputer. 9. Lecture of Magister.Jasa Penddikan Menengah. 2.Troly Boy. 2. Tas dan Asesoris.Pramuniaga Alat Olah Raga dan Kesenian. 6.Security Supervisor.Kasir.Pramuniaga Food. 7. 2.Casier.Hyper Store. Singapura dan Brunai.Guru Bidang Studi IPA. 1.Sekuriti Madya/Supervisor.Pramuniaga Umum 1. Matematica Teacher. Lecture of Bechelor. 1. Aspac dan Lainnya. 3.Sekuriti Pratama/Dasar. 3. 2. 6. 1. 4. 1.Medical Massager. 1. 17. 8. 7.Sekuriti Utama /Spesialis. 3.Pramuniaga Spesifik Busana Eksekutif Pria.Akupuntur.Pramuniaga Busana Pria.Troly Boy.Super Market. 6. 4. 2.Shoe.Hyper Market. 2. 2.Pramuniaga Asesoris 7.Sekuriti Pratama/Dasar. 5. 1.Casier.Guru Bidang Bahasa.Women Clothes Salesgirl. 2.General Salesgirl.Pramuniaga Busana Anakanak. 2. 3.Pramuniaga Sepatu.General Salesgirl.Sekuriti Utama /Spesialis.Security Specialist. 3.Dosen Pendidikan Pasca Sarjana. Jasa Perdagangan Umum / Perdagangan Ritail.Pramuniaga Spesifik Busana Eksekutif Wanita.Medical Massage. 1. 2. 4.Man Clothes Specific Executive Salesgirl. 5.Industrial & Comercial Area 3.Acupunturer. 4. 2. 2. 2. 1.Pramuniaga Food Basah. 9. 6.Sport and Art Salesgirl. Malaysia. 3.Casier.Pramuniaga Busana Pria Dewasa. 4.Security Specialist. Kasir.Pramuniaga Busana Wanita.Pramuniaga Food Kering. 18.Food Salesgirl.Troly Boy. 5.Basic Security. Aspac dan Tim-Teng. 7. Jasa keamanan / Sekuriti. 19. 1.Wet Food Salesgirl.Man Clothes Salesgirl. 1.Women Clothes Salesgirl.Non Food Salesgirl. 2. 7.Troly Boy.Accessories Salesgirl. 2.Security Supervisor.Dosen Pendidikan Sarjana. 1. 1. 2.Sekuriti Utama /Spesialis.Guru Bidang Studi Matematika.Kasir.7.Security Specialist. 5. Language Teacher. 2. 5.Kasir. 1. 4. 2. 1. 1. 3. 2.Electronic and Computer Salesgirl. 3. 1.Mini Market. Bag and Accessories Salesgirl. 1. 1. 6.Sekuriti Pratama/Dasar. 4.Children Clothes Salesgirl. 3.Casier. 3. 1. 3. 3.Perkebunan & Kehutanan Malaysia & Brunai. Scientist Teacher.

dan Jepang (Magang) 21.4. 2.Sekuriti Utama /Spesialis. 1.Tuna Loin Fresh & Frozen Product Packaging. Jasa Perorangan Yang Melayani Rumah Tangga.Security Supervisor.Pengasuh Muda Balita.Pembantu Penjaga Lansia 2. Aspac dan Tim-Teng. 2. 1.Pembantu Pengasuh Balita 2. 2.Basic Security. Taiwan.Flowerist. 4.Pengemas Produk Shasimi.Personal Asistant.House Maid.Pembantu Penjaga Bayi. 2. Aspac. 2.Sekuriti Madya/Supervisor. 1. 3. 1.Personal Asisten. 2.Shasimi Operator and Pacakaging Supervisor.Pendidik Muda Anak 3.Shasimi.Table Manner. 1. 3. 3.Supervisor Operator dan Pengemas Shasimi .Operator Produk Tuna Loin Segar & Beku.Penjaga Titipan Bayi 7.Sekuriti Madya/Supervisor.Penjaga Madya Bayi. 3.Perkantoran.Penjaga Lansia.Penata Laksana Rumah Tangga.Shasimi Product Packaging.Security Supervisor.Sekuriti Utama /Spesialis.Shasimi Product Operator.Tuna Loin Fresh & Frozen Product Operator.Security Specialist.Pengawas Mutu (QC) Produk Shasimi. 2.Operator Produk Shasimi.Governess Junior.Tuna Loin Fresh & Frozen Taiwan.Baby Sitter Senior.Baby Sitter Junior.Perawatan Bayi.Sekuriti Pratama/Dasar. 2. 2. 3. 72 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 3. 1. 2. 2.Pendamping Lansia. 1.Penata Hidang.Launder.Basic Security. Industri Pengolahan Ikan Tuna : 1. 1. 1.Shasimi Product Quality Controller 1.Mother Helper. Aspac.Caregiver 3.Tuna Loin Fresh & Frozen Operator and Packaging Supervisor. 6.Pencuci Pakaian.Security Specialist. 2. 1.Pendidik Madya Anak. 3. TimTeng. 6. 2. 5.Juru Masak Rumah Tangga 5.Nanny Senior. JasaTata Laksana Rumah Tangga Indoor : 1.Perumahan.Security Specialist.Au Pair.Cleaner. 3. 3. 2. 3. 3. 1.Basic Security. Aspac dan Tim-Teng. 7 Negara Pengguna Careworker. 3.Tuna Loin Segar dan Beku. 3.Sekuriti Pratama/Dasar. 6.Doby.Perawatan Lansia. 2.Supervisor Operator dan Pengemas Tuna Loin Segar & Beku.Governess Assistant. 8. 7.Pembantu Pendidik Anak. 2. 5. 2. 5. 2.Pelayanan Khusus.Sekuriti Madya/Supervisor. 1.Sekuriti Utama /Spesialis.Sekuriti Utama /Spesialis.Pembersih Rumah. 3. 8.Pekerja Rumah Tangga.Perawatan Anak Balita. 1. 1. 3. 2.Security Supervisor. dan Jepang (Magang) Aspac dan Australia.Pelayanan Umum.Nanny Junior.Baby Nursemaid. 3.Nanny Assistant.Sekuriti Pratama/Dasar. 1.Sekuriti Pratama/Dasar.Governess Senior.Kepala Pekerja Rumah Tangga.Butler.Elderly / Old Folk Care. 1.Security Supervisor.Pengawas Mutu (QC) 1. 4.Pengasuh Utama Balita. 4. 4. 3. 1. 3. 1.Security Specialist.House Kepeer.Penjaga Muda Bayi.Hotel dan Rumah Sakit 6. Industri Pengolahan Hasil Perikanan Laut.Education & Sport area 1. 1.Penjaga Titipan Anak. 3.Caretaker 2. 2. 4. 2. 2. 3. 1. 3.Perawatan Anak Usia Sekolah 6. 4.Penata Bunga di Rumah. 2. 4. 3.Pencuci & Pelicin Pakaian 4.Sekuriti Madya/Supervisor.Cooker.Pengemas Produk Tuna Loin Segar & Beku. 20. 3. 1. 4.Basic Security.

Intermediate Settlement. 1. 1. 3. 1.Pengawas Mutu (QC) ProdukTuna dalam Kaleng.Frozen Tuna Steak Product Operator. 2. 3. Perantara Keuangan.Treasury Dealer.Kepala bagian Akuntansi 6.Settlement. 2. 1. 3. 9. 4. 1. 8. 8. Bank Umum : a. 1. 1.Food Plan General Worker.Frozen Tuna Steak Product Packaging. Pertanian.Bank Devisa. 2.Basic Treasury Dealer.Pengemas Produk Pengalengan Tuna.Syariah Operational Superintendent. 2.Financing Superintendent.Analis Pembiayaan 4. 6. 3. b. 1.Account Officer Syariah.Non Syariah. 9.Canning Tuna Product Quality Controller Taiwan.Intermediate Treasury Dealer.Audit Internal.Pengemas Produk Tuna Steak Beku.Account Superintendent. 3. 8.Syariah Account Superintendent.Supervisor Operator dan Pengemas Tuna Steak Beku.Basic Money Broker.Budidaya 5. Financing Analyst. 2. 2.Frozen Tuna Steak Operator and Packaging Supervisor.Canning Tuna Product Packaging. 4. Aspac dan Lainnya. 7. 4.Cassier / Teller. dan Jepang (Magang) 4..Advanced Settlement./Teller Syariah. dan Jepang (Magang) 22.Operator Produk Tuna Steak Beku. 2.Kepala Bagian Pembiayaan Syariah. 6. 5. 5. 3. 1. Malaysia dan Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 73 .Supervisor Operator dan Pengemas Produk Tuna dalam Kaleng.Syariah Audit Internal.Intermediate Treasury Dealer. 1.Tuna Steak Beku. 3.Account Officer.Syariah Account Officer. 1. Custemer Service. 8.Syariah 3.Canning Tuna Product Operator. 7. 2.Intermediate Money Broker 3. 2. 3.Advanced Settlement.Basic Settlement.Bank Non Devisa.Canning Tuna Product Operator and Packaging Supervisor. 1.Kerpala Bagian Operasional.Kasir.Staf Administrasi.Advanced Money Broker.Bank Syariah. 2. Administration Staff. 3. 1.Operator Produk Pengalengan Tuna.Produk Ikan Tuna Beku.Pekerja Umum Tanaman Product Quality Controller 1.Kerpala Bagian Operasional Syariah 1. Tim Teng dan Lainnya. 4.Staf Administrasi Syariah. 3.Kepala bagian Akuntansi Syariah. 2. 1.Basic Money Broker. Aspac. 23. 2.Audit Internal Syariah.Frozen Tuna Steak Product Quality Controller Taiwan.. 7. 2. 2.Financing Analyst.Intermediate Settlement 3.Basic Treasury Dealer.Kasir /Teller 3.Intermediate Money Broker 3.Syariah Administration Cassier / Teller.Pengalengan Tuna.Account Officer.Analis Pembiayaan Syariah. TimTeng dan Lainnya.Dyariah Financing Superintendent. 6. 5. 2.Syariah Staff.Advanced Treasury Dealer.Money Broker.Kepala Bagian Pembiayaan 7.Syariah 4.Advanced Money Broker. 1. 1.Audit Internal. 3.Costumer Service Syariah 4.Basic Settlement.Operational Superintendent. 1. 4. 2.Pengawas Mutu (QC) Produk Ikan Tuna Steak Beku.Advanced Treasury Dealer.

2.Pekerja UmumPerkebunan Kelapa.Flower Combined Junior 3.Payloader Driver.Foretry Chain Saw Operator Malaysia. Taiwan dan Korea Selatan 3. 1. 3.Pekerja UmumPerkebunan Karet.Pekerja Panen Hasil Tandan Buah Sawit.Palm Oil Palm Foreman. 2. 1. 2.Asisten Perangkai Bunga 2. 4.Perawat Kandang Sapi 1. 2.Result Harvest Bunch Palm Oil Worker. 2. Korea Selatan 24.Coconut Result Harvest Worker.Mandor Perkebunan Kelapa. 7. 2. 3. 2.Yunior Perangkai Bunga 3. 2. 1. 6. 4.Operator Mesin Bubut Kayu. 5. Malaysia.Sedling Forest Industry Worker. Malaysia 2.Mandor Perkebunan Karet. 1.Mandor Perkebunan Kelapa Sawit.Pekerja Umum Tanaman Bunga. 3. 3. 7. Flower Combined Senior 4.Pekerja Sadap Karet.Pengemudi Kendaraan Pemuat Balok Kayu. 4.Foresty General Worker.Penebang Kayu Hutan dengan Mesin Gergaji Rantai.Playwood Press Machine Operator 5.Seni Merangkai Bunga (SMB). 1.Pekerja Panen Hasil Buah Kelapa.Yunior Disain Floral. 8. Malaysia 2.Operator Mesin Pres Playwood. 3. 3. 1. 1. 1. 3.Flower Plan General Worker. 2.Senior Disain Floral.Wood Lathe Machine Operator. 1.Decorator Seni Merangkai Bunga dan Seni Disain Floral (Special Action) 1.Seni Disain Floral (SDF).Vegetable Plan General Worker.Ruber Tapping-Knife Worker 3. 5. 4. Kehutanan. 7.Operator Mesin Pemotong/ Penggergajian Kayu. 2.Pekerja Tanaman Sayuran Lainnya.Pekerja Umum Peternakan Sapi. 1. 2. 1.Pekerja Umum Kehutanan. Malaysia.Fruit Plan General Worker.Log Loader Operator. 74 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit.Disain Floral Junior. 1.Asisten Disain Floral 2. 4.Ruber Plantation Foreman.Operator Kayu Pres Vener. 6. 2. Pangan. 2.Pertanian. 3.Budidaya Kehutanan.Wood Sewing Operator. 6.Pekerja Umum Tanaman Buah. Peternakan. 2.Sedling Forest Industry Foreman.Budidaya Perkebunan Kelapa. 3. 3.Budidaya Perkebunan Karet.Asisten Disaign Floral.Pekerja Pembibitan Tanaman Hutan Industry 3.Palm Oil Plantation General Worker.Driver Pembuat Jalan Areal Tebang Hutan.Coconut Plantation Foreman.Wood Press Vener Machine Operator.Log CraneMobile Operator. 3.Pekerja UmumPerkebunan Kelapa Sawit. Aspac dan Lainnya. 3. 1. 25.Palm Plantation General Worker. 2. Perkebunan. 2. 8.Flower Combine Asistant.Disain Floral Senior. 3.Cow Farm Worker.Senior Perangkai Bunga.Operator Mobil Derek Balok Kayu Hutan.Mandor Pembibitan Tanaman Hutan Industry. 1.Ruber Plantation General Worker.Art Flower Combine and Art DesignFloral Decorator (Special Action) 1.Budidaya Ternak Sapi. 26.Caw Stable Worker.Penebang Kayu Hutan.

2.Budidaya Ternak Domba. 3.Budidaya Ternak Ayam.

4.Budidaya Ternak Babi.

3.Pemerah Susu Sapi. 4.Operator Mesin Perah Susu Sapi. 1.Pekerja Umum PeternakanDomba 2.Perawat Kandang Domba. 1.Pekerja Umum Peternakan Ayam. 2.Perawat Kandang Ayam. 3.Operator Mesin Tetas Telur. 4.Pekerja Pembuat/Peramu Makanan Ayam 1.Pekerja Umum Peternakan Babi. 2.Perawat Kandang Babi

3.Cow Man Milker. 4.Milks Machine Operator. 1.Sheep Farm General Worker. 2. 1.Chiken Farm General Worker. 2.Chick Stable Worker, 3.Hatch Eg Machine Operator. 4.Chick Food Maker. 1.Pig Farm General Worker. 2.Pig Stable Worker. Taiwan dan Lainnya. TimTeng dan Lainnya. Aspac dan Lainnya.

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

75

LAMPIRAN 2.: FORMAT INFORMASI KAMUS JABATAN TKI.

No
1. 2. 3. 4.

Informasi
Nama Jabatan Kode Jabatan Ringkasan Uraian Tugas. Uraian Tugas. 4.1. 4.2. 4.3. 4.4. 4.5. 4.6. Dst.

Uraian Informasi Jabatan TKI

5.

Syarat Jabatan : a.Pendidikan. b.Pelatihan/Kursus. c.Pengetahuan Kerja d.Syarat Fisik. e.Bakat Kerja. f.Minat Kerja. g.Temparemen Kerja.

76

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

LAMPIRAN 3.: FORMAT DISKRIPSI INFORMASI JABATAN TKI.

No
1. 2. 3. 4. 5.

Diskripsi Jabatan
Nama Jabatan Kode Jabatan Letak jabatan Ikhtisar/Ringkasan (Job Sumary). Uraian Tugas dan Kegiatan

Uraian Diskripsi Informasi Jabatan

5.1.

a. b. c. a. b. c. a. b. a. b. a. b.

5.2.

5.3.

5.4.

5.5.

Dst

6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19.

20.

Bahan kerja. Perangkat Kerja. Hasil Kerja Tanggung Jawab Wewenang Jabatan Korelasi Jabatan Kondisi Lingkungan Kerja Reiko Bahaya Kerja Pengetahuan kerja. Keterampilan Kerja Sikap Kerja. Sifat Jabatan/Pekerjaan Fungsi Pekerja. Syarat Jabatan: a.Pendidikan. b.Pelatihan/Kursus. c.Syarat Fisik. d.Bakat Kerja. e.Minat Kerja. f.Temparemen Kerja. Informasi lain yang terkait.

Jakarta

2010.

Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan Deputi Bidang Penempatan BNP2TKI.

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

77

78

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 79 .

80 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful