KATA PENGANTAR
Dalam rangka mewujudkan visi Penempatan Tenaga Kerja Indonesia yang berkualitas dan bermartabat, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia, Deputi Bidang Penempatan senantiasa berusaha menciptakan kegiatan kegiatan yang memiliki dampak yang konstruktif terhadap pembenahan penempatan TKI. Pembenahan ini diawali dari peningkatan kualitas Calon TKI yang berminat bekerja ke luar negeri, untuk itu perlu pemahaman calon TKI tentang segala seluk beluk bekerja keluar negeri. Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini merupakan arah dan panduan yang digunakan oleh penyelenggara dan tenaga penyuluh untuk melaksanakan penyuluhan jabatan TKI di Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Desa. Petunjuk Teknis ini merupakan rangkuman seluruh pandangan dan masukan yang sangat berharga dari para pemangku kepentingan yang di uraikan secara detail dan fokus kepada para penyuluh. Prosedur bekerja ke luar negeri yang benar yang akan disampaikan oleh Tenaga Penyuluh Jabatan TKI baik dari BNP2TKI, BP3TKI, P4TKI maupun Petugas penyelenggara di Daerah, untuk itu perlu dibuat suatu Petunjuk Teknis tentang Penyuluhan Jabatan TKI. Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Penyusun dan semua pihak yang telah memberikan kontribusi pada penyusunan Petunjuk Teknis ini. Apabila ada perubahan kebijakan dan ketentuan perundang undangan, maka Petunjuk Teknis ini dapat disesuaikan dan untuk itu

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

i

kami sangat menghargai dan berterima kasih atas segala masukan, kritik dan saran konstruktif dari berbagai pihak demi kesempurnaan kandungan kualitas Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI. Demikian Petunjuk Teknis ini disusun semoga dapat menjadi panduan dalam pelaksanaan Penyuluhan Jabatan TKI di daerah.

Jakarta, Juni 2010 Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan

Ir. Yunafri, MM NIP. 19570612 198603 1 003

ii

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

BNP2TKI

BADAN NASIONAL PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA
Gedung A Lt II Jl. MT Haryono Kav. 52 Jaksel, Telp. (021) 7918205 PO BOX 4451 JKTM 12770, Website : www.bnp2tki.go.id

DEPUTI BIDANG PENEMPATAN

KEPUTUSAN DEPUTI BIDANG PENEMPATAN NOMOR : KEP. 59 /PEN/VI/2010 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYULUHAN JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA DEPUTI PENEMPATAN BADAN NASIONAL PENEMPATAN DAN PERLINDUNGAN TENAGA KERJA INDONESIA Menimbang : a. bahwa dalam rangka mewujudkan visi Penempatan Tenaga Kerja Indonesia yang berkualitas dan bermartabat, Deputi Bidang Penempatan senantiasa berusaha menciptakan kegiatan yang memiliki dampak konstruktif terhadap pembenahan penempatan TKI untuk itu perlu pemahaman calon TKI tentang segala seluk beluk bekerja ke luar negeri; b. bahwa belum tersedianya peraturan tentang penyuluhan jabatan TKI menyebabkan kurangnya informasi yang diterima oleh pencari kerja dan calon pencari kerja ke luar negeri serta adanya kondisi ketidak sesuaian antara kualifikasi kompetensi tenaga kerja dengan persyaratan kerja, memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan pengguna, masih minimnya informasi tentang dunia kerja maupun informasi pasar kerja yang dapat di akses; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu disusun Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia dengan Keputusan Deputi Bidang Penempatan. Mengingat : 1. 2. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan; Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri; 3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Pemerintahan Daerah; 4. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik; 5. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik; 6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Kewenangan Pemerintah antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota; 7. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2006 tentang Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia; 8. Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 2002 tentang Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 88 mengenai Lembaga Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja; 9. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2006 tentang

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

iii

12. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-45/KA-BNP2TKI/XI/2008 ten tang Pedoman Penyelenggaraan Kelompok Berlatih Calon Tenaga Kerja Indonesia Berbasis Masyarakat. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan Yang Berkeadilan. 14. 11. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-13/KA/V/2010 tentang Bursa Kerja Luar Negeri. 13. lembaga pendidikan.01/KA. Ade Adam Noch NIP. Provinsi. Kebijakan Reformasi Sistem Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. MEMUTUSKAN Menetapkan PERTAMA : : KEPUTUSAN DEPUTI BIDANG PENEMPATAN TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYULUHAN JABATAN TKI sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ini.10. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-38/KA/IX/2008 tentang Standar Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia oleh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta. : Petunjuk teknis peyuluhan jabatan TKI sebagaimana termaksud pada amar PERTAMA dipergunakan sebagai acuan atau petunjuk teknis bagi BNP2TKI BP3TKI. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor PER. Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal 11 Juni 2010 DEPUTI PENEMPATAN KEDUA KETIGA KEEMPAT Drs. 19530202 19810210 001 iv Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . P4TKI dalam melaksanakan penyuluhan jabatan TKI di Pusat. sehingga memahami informasi peluang kerja ke luar negeri. BNP2TKI/III/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Jo Per-53/KA/SU-OKH/XII/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. Kabupaten/Kota dan Kecamatan/Desa. : Keputusan Deputi Penempatan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. : Petunjuk teknis penyuluhan jabatan TKI sebagaimana dimaksud pada amar PERTAMA sebagai petunjuk teknis dalam memberikan informasi yang komperensif kepada para calon tenaga kerja Indonesia dan masyarakat.

.. Ruang Lingkup . Materi Penyuluhan ............. B.......................................................................... i iii v BAB I PENDAHULUAN .................. Nara Sumber dan Persyaratan ...................................................... C............. Mekanisme dan Prosedur............ D..................... 59/PEN/VI/2010 ..................... Prosedur Pelaksanaan Penyuluhan Jabatan .......... Tenaga Penyuluh.............. 32 D.... 1 1 4 5 10 11 13 13 15 18 21 24 25 26 BAB II BAB III PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN TKI .................................... Penerima Manfaat Layanan Penyuluhan Jabatan TKI ..... Peserta .................... Penyelenggaraan Penyuluhan Jabatan .................................... Latar Belakang ..... Peranan Penyuluhan Jabatan TKI .. B.......................... D..... Metode Kegiatan . G....... Maksud............................. Materi Penyuluhan Jabatan .. KEPUTUSAN DEPUTI BIDANG PENEMPATAN NO:KEP..... E................ 42 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia v .............................. 40 E........... 28 B.. Sarana dan Prasarana ................................... Prinsip-prinsip Penyuluhan Jabatan ................... DAFTAR ISI ............................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ................................... Pengertian ......................... PENYULUHAN JABATAN TKI ............... F......................................................................................... E............................................. 28 A........ 30 C... Tujuan dan Sasaran ................. C..................................... A..................................................................... Dasar Hukum ............................... A..................

............................................................................... BAB V 47 47 49 50 51 53 MONITORING.......... 54 A....... Peserta Pelatihan Dan Bimbingan Teknis .................................................. 59 DAFTAR PUSTAKA ...... D............................. Metoda dan Penilaian ................... Penyelenggaraan Pelatihan Dan Bimbingan Teknis .............. 55 C.... EVALUASI DAN PELAPORAN ........ Pelaporan ....................................................... Pengajar ... 60 LAMPIRAN ............................................BAB IV PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS PENYULUH JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA ........... C............. E..................... B..... Evaluasi dan Penilaian ................................ A........................................ Materi.............. Monitoring ......LAMPIRAN .......................... Mekanisme dan Prosedur ......................... 54 B... 61 vi Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia ......... 57 BAB VI PENUTUP .

keterbukaan informasi publik merupakan sarana mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara dan Badan Publik lainnya dan segala sesuatu yang berakibat pada kepentingan publik.Lampiran Keputusan Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor : KEP. hak memperoleh informasi merupakan hak azasi manusia dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu ciri penting negara demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelengaraan yang baik. Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri harus sesuai dengan keahlian. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 1 . Informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional. minat dan keterampilan. dan pengelolaan informasi publik merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan masyarakat informasi. bakat. Program penempatan TKI ke luar negeri telah memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi pengangguran di dalam negeri yang sampai saat ini belum sepenuhnya dapat diselesaikan pemerintah. LATAR BELAKANG Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam mengurangi pengangguran akibat terbatasnya lapangan kerja di dalam negeri. Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri juga perlu dilakukan secara terpadu antara instansi Pemerintah baik Pusat maupun Daerah dan peran serta masyarakat dalam suatu sistem hukum guna melindungi tenaga kerja Indonesia yang di tempatkan di luar negeri.59/PEN/VI/2010 Tanggal : 11 Juni 2010 BAB I PENDAHULUAN A.

dan kewenangan seluruh pihak yang terkait dengan penyelenggaraan pelayanan publik. Pelayanan yang dimaksud untuk memberikan kepastian hukum dan hubungan antara masyarakat dan penyelenggaraan dalam pelayanan publik yang bertujuan agar terwujudnya batasan hubungan yang jelas tentang hak dan tanggungjawab.undangan dan perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik. sistem penyelenggaraan yang layak sesuai dengan asas . Tenaga kerja Indonesia di luar negeri sering dijadikan obyek perdagangan manusia. dan proses pengambilan keputusan serta alasan pengambilan suatu keputusan publik untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan. tepat waktu. serta dapat dipertanggung jawabkan dengan mengetahui alasan kebijakan yang mempengaruhi hajat orang banyak dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan/atau meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi yang berkualitas. Azas dan tujuan setiap Informasi Publik bersifat terbuka dan dapat diakses setiap pengguna.asas umum pemerintahan dan korporasi yang baik. dan efisien. program. dapat pula diperoleh setiap pemohon informasi dengan cepat. kejahatan atas harkat dan martabat manusia serta perlakuan lain 2 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . mewujudkan penyelenggaraan yang baik yaitu yang transparan. akuntabel. kesewenang-wenangan. efektif. kecuali bersifat ketat dan terbatas. kewajiban. korban kekerasan. meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengambilan kebijakan dan pengelolaan Badan Publik yang baik. biaya ringan dan cara sederhana untuk menjamin hak warga negara guna mengetahui rencana pembuatan kebijakan. terpenuhinya penyelenggaraan pelayanan publik sesuai dengan peraturan perundang .

maka diperlukan Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia agar Penyuluh Jabatan dapat memberikan pembekalan kepada pencari kerja luar negeri tentang dunia kerja dan infomasi yang berkaitan dengan kesempatan kerja yang ada. pemberian informasi pasar kerja. Oleh karena itu. memerlukan pelayanan secara menyeluruh sejak proses sosialisasi. keadaaan sosial budaya masih kurang untuk mendukung lajunya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. peranan kelembagaan penempatan dan lembaga pendukung penempatan lainnya harus menjadi perhatian pemerintah. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 3 .yang melanggar hak asasi manusia. Permasalahan yang dihadapi TKI sampai saat ini masih terjadi disebabkan antara lain oleh belum adanya tenaga Penyuluh Jabatan Tenaga Kerja Luar Negeri. perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan jabatan-jabatan baru dan pada umumnya tenaga kerja yang tersedia belum siap mengisi. di samping dengan adanya kondisi ketidaksesuaian antara kualifikasi kompetensi tenaga kerja dengan persyaratan kerja. penyuluhan jabatan tenaga kerja luar negeri yang disampaikan oleh tenaga yang tidak kompeten. angkatan kerja yang memasuki dunia kerja belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai. belum tersedianya peraturan tentang penyuluh jabatan menyebabkan kurangnya informasi yang diterima oleh pencari kerja dan calon pencari kerja ke luar negeri. masih minimnya informasi tentang dunia kerja maupun informasi pasar kerja yang dapat diakses oleh pencari kerja. selanjutnya diharapkan buku ini pada akhirnya dapat memberikan persiapan bagi calon Tenaga Kerja Indonesia memiliki kemampuan untuk bekerja di luar negeri. Berdasarkan permasalahan tersebut diatas.

4 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 5. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. 7. 8. 4. 6. 2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri. 11. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2010 tentang Program Pembangunan Yang Berkeadilan. Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Pemerintahan Daerah. Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 2002 tentang Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 88 mengenai Lembaga Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2006 tentang Kebijakan Reformasi Sistem Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. 9. 3. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2006 tentang Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor PER. 10.01/Ka. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.BNP2TKI/III/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Jo Per-53/KA/SUOKH/XII/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia.B. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Kewenangan Pemerintah antara Pemerintah.

PENGERTIAN 1. 3. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-13/KA/V/2010 tentang Bursa Kerja Luar Negeri. 14. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-38/KA/IX/ 2008 tentang Standar Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia oleh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta. C. Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan BP3TKI adalah Unit Pelaksana Teknis di lingkungan BNP2TKI yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala BNP2TKI.12. Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nomor Per-45/KA-BNP2TKI/XI/ 2008 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kelompok Berlatih Calon Tenaga Kerja Indonesia Berbasis Masyarakat. 2. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 5 . Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan BNP2TKI adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Presiden. 13. Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan P4TKI adalah kantor pelayanan di wilayah kerja dan dikoordinasikan oleh BP3TKI yang membawahinya. 4. Calon Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan CTKI adalah setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pencari kerja yang akan bekerja di luar negeri dan terdaftar di instansi Pemerintah Kabupaten/Kota yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan.

8. minat. Antar Kerja adalah suatu mekanisme pelayanan kepada pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bakat. dan kepribadian. dan dinamis. Angkatan Kerja adalah penduduk dalam usia kerja (18 tahun ke atas) baik yang bekerja maupun yang sedang mencari pekerjaan dan penganggur. minat. 6. 7. agar mempunyai pemahaman tentang kemampuan dan keterampilan. 9. kepada calon/ pencari kerja agar memiliki gambaran yang obyektif tentang peluang kesempatan kerja sehingga mampu menentukan pilihan pekerjaan yang tepat dan berdayaguna sesuai dengan bakat. Tenaga Kerja Indonesia yang selanjutnya disebut dengan TKI adalah setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pencari kerja yang akan bekerja di luar negeri dalam hubungan kerja untuk jangka waktu tertentu dengan menerima upah. Penyuluhan Jabatan TKI adalah suatu proses penyampaian informasi tentang jabatan/pekerjaan dunia kerja secara sistematis. Jabatan Tenaga Kerja Luar Negeri adalah Jenis-jenis pekerjaan yang diberikan oleh pengguna yang ada di luar negeri yang siap di pangku oleh Calon Tenaga Kerja Indonesia. serta pelayanan kepada pemberi kerja untuk memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan. dan kemampuannya baik untuk sementara waktu maupun tetap. dan baik dalam hubungan kerja maupun usaha mandiri. 10.5. Penyuluhan adalah Proses Penyebarluasan informasi yang dilakukan dengan cara mengembangkan sumber daya manusia yang ada. Petugas Penyuluh Jabatan TKI adalah petugas antar kerja yang melaksanakan kegiatan Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Luar Negeri. 6 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . obyektif. 11.

19. Kompetensi Kerja adalah kemampuan kerja setiap individu yang mencakup aspek pengetahuan. dan/atau perseorangan di negara tujuan yang memperkerjakan TKI. Lowongan Pekerjaan adalah pekerjaan yang belum ada atau belum cukup jumlah orang yang melaksanakan. nilai dan makna tertentu mengenai ketenagakerjaan. rangkaian dan analisis data yang berbentuk angka yang telah diolah. 15. 20. 18. Informasi Pasar Kerja (IPK) adalah informasi tentang persediaan tenaga kerja dan permintaan tenaga kerja serta informasi lain yang berkaitan dengan penempatan tenaga kerja. perubahan teknik produksi atau ada tenaga kerja yang karena sesuatu hal berhenti dari pekerjaannya sehingga harus diisi dengan tenaga kerja baru. Badan Hukum Pemerintah. terjadi karena perluasan usaha. hak dan kewajiban masing-masing pihak. 14.12. naskah dan dokumen yang mempunyai arti. Bursa Kerja adalah lembaga yang berfungsi untuk mempertemukan antara pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja dalam rangka penempatan. Bursa Kerja Luar Negeri adalah suatu Lembaga yang bergerak di bidang jasa pelayanan dan fasilitas TKI ke Luar Negeri bagi yang dikelola pemerintah maupun swasta dalam bentuk badan hukum perseroan maupun yayasan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 7 . Badan Hukum swasta. Perjanjian kerja adalah perjanjian tertulis antara TKI dengan pengguna yang memuat syarat-syarat kerja. keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Visa kerja adalah izin tertulis yang diberikan oleh pejabat yang berwenang pada perwakilan suatu negara yang memuat persetujuan untuk masuk dan melakukan pekerjaan di negara yang bersangkutan. 13. 17. Informasi Ketenagakerjaan adalah gabungan. 16. Pengguna jasa TKI yang selanjutnya disebut dengan Pengguna adalah instansi Pemerintah.

27. minat dan kemampuannya. 28. 23. sikap.21. dan pemberi kerja dapat memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhannya. Kelompok Berlatih calon TKI Berbasis Masyarakat yang selanjutnya disebut KBBM adalah komunitas pelatihan kerja berkedudukan ditingkat desa/kecamatan yang menitik beratkan pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup pengetahuan. memperoleh. baik yang dilakukan langsung pemberi kerja maupun melalui pelayanan penempatan tenaga kerja pemerintah maupun swasta melalui sistem antar kerja. 26. TKI formal adalah Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja pada pengguna berbadan hukum baik itu pemerintah maupun swasta. tanggungjawab. 24. meliputi 8 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Pelaksana Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja adalah instansi pemerintah yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan dan lembaga swasta berbadan hukum. sehingga tenaga kerja dapat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bakat. Pelatihan Kerja adalah keseluruhan kegiatan untuk memberi. TKI informal adalah Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja pada pengguna perseorangan. disiplin. dan etos kerja pada tingkat keterampilan dan keahlian tertentu sesuai dengan jenjang dan kualifikasi jabatan dan pekerjaan. keterampilan dan sikap kerja sesuai dengan standar yang ditetapkan dan persyaratan di tempat kerja. produktivitas. wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan antar kerja. meningkatkan serta mengembangkan kompetensi kerja. Penempatan Tenaga Kerja adalah pengisian lowongan pekerjaan oleh pencari kerja. Pengantar Kerja adalah pegawai negeri sipil yang diberi tugas. Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja adalah kegiatan untuk mempertemukan tenaga kerja dengan pemberi kerja. 25. 22.

pengurusan dokumen. penampungan. Penempatan TKI oleh Pemerintah yang selanjutnya di sebut Goverman to Goverman (G to G) adalah Penempatan TKI ke Luar Negeri yang dilakukan oleh pemerintah atas dasar perjanjian secara tertulis antara Pemerintah RI dengan Pemerintah negara tujuan. 34. memiliki pengetahuan dan wawasan yang memadai untuk memberikan arahan dan saran dalam realisasi kegiatan tersebut. Petugas Antar Kerja adalah pegawai/petugas pelaksana pelayanan penempatan tenaga kerja yang memiliki keterampilan untuk melakukan kegiatan penempatan tenaga kerja tetapi bukan pejabat fungsional pengantar kerja. persiapan pemberangkatan. dan pemulangan dari Negara tujuan. 30. pelayanan konsultasi.29. Narasumber adalah orang yang ahli. 32. berdasarkan bidang studi pendidikannya dibedakan SMU dan SMK. Penempatan Pemerintah dengan pihak swasta yang selanjutnya disebut G to P adalah Penempatan TKI ke Luar Negeri oleh Pemerintah yang dilakukan atas dasar perjanjian antara Pemerintah dengan pengguna Berbadan Hukum Negara Tujuan. Universitas. Penempatan TKI adalah kegiatan pelayanan untuk mempertemukan TKI sesuai dengan bakat minat dan kemampuannya dengan pemberi kerja di luar negeri yang meliputi keseluruhan proses perekrutan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 9 . pendidikan dan pelatihan. Lembaga Pendidikan adalah lembaga yang memberikan pelayanan jasa kepada siswa di bidang pendidikan berdasarkan tingkatan studinya dibedakan. 31. 33. Akademi dan pesantren. perijinan dan informasi instansi pemerintah/swasta serta unit-unit lainya. pemberangkatan sampai ke negara tujuan. penempatan.

MAKSUD. Tujuan Tujuan disusunnya Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini adalah : a. Pencari Kerja adalah mereka yang aktif mencari kerja (baik dalam status bekerja atau menganggur) dengan tingkat pendidikan yang bervariasi mulai dari tidak memiliki pendidikan dasar sampai tingkat sarjana. Sektor Usaha adalah Pengelompokan usaha-usaha Perusahaan berdasarkan atas sektor yang telah ditetapkan oleh BPS dalam (KLUI). dewasa sampai usia pensiun. TUJUAN DAN SASARAN 1. Memberikan pedoman bagi petugas tentang pelaksanaan Penyuluhan Jabatan TKI untuk mencapai tujuan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 2. b. 36. dengan usia mulai dari muda. 37. Mewujudkan keseragaman dalam perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan penyuluhan jabatan TKI.35. sehingga memahami informasi peluang kerja ke luar negeri. 38. 10 . Maksud Maksud disusunnya Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini adalah sebagai berikut : a. dan/atau Perseorangan Negara tujuan yang mempekerjakan TKI. Memberikan informasi yang komprehensif kepada para calon tenaga kerja Indonesia dan masyarakat. D. Badan Hukum Swasta. Penempatan yang dilakukan oleh swasta yang selanjutnya disebut P to P adalah Penempatan TKI oleh PPTKIS dengan mitra usaha di Luar Negeri berdasarkan perjanjian kerjasama penempatan yang dilakukan di Negara penempatan. Pengguna jasa TKI yang selanjutnya disebut dengan Pengguna adalah Instansi Pemerintah.

akurat. Terwujudnya kesesuaian antara informasi peluang kerja dan keterampilan/kompetensi kerja bagi pencari kerja ke luar negeri melalui Lembaga Penempatan dan Pendukung Penempatan. Penerima Manfaat Layanan Penyuluhan Jabatan. RUANG LINGKUP Ruang lingkup pembahasan Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI diawali dengan Bab I tentang Pendahuluan yang menjelaskan tentang latar belakang. sasaran dan ruang lingkup penyusunan Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI. transparan. Penyelenggaraan Penyuluhan Jabatan. Menyampaikan informasi secara baik. Materi Penyuluhan Jabatan. Prosedur Pelaksanaan Penyuluhan Jabatan. Sedangkan Bab III tentang Pelaksanaan Penyuluhan Jabatan yang menjelaskan tentang Peserta. efisien. Tenaga Penyuluh. Sasaran a. Materi Penyuluhan Jabatan. c. Bab II tentang Penyuluhan Jabatan TKI yang menjelaskan Prinsip Penyuluhan Jabatan. 3. E. Terlaksananya kegiatan penyuluhan jabatan yang baku/ standard sesuai Petunjuk Teknis. Sarana dan Prasarana. efektif dan dapat dipertanggung jawabkan kepada pencari kerja dan masyarakat. Peranan Penyuluhan Jabatan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 11 . tepat. Mekanisme dan Prosedur. b. dasar hukum. maksud.b. Terlaksananya penyuluhan jabatan TKI sebagai salah satu fungsi pelayanan penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia secara optimal. Metode. tujuan.

Petugas Penyuluh. Materi Penyuluhan Jabatan.Pada Bab IV tentang Pelatihan dan Bimbingan Teknis Penyuluhan Jabatan TKI yang menjelaskan Peserta Pelatihan Penyuluhan Jabatan. Metoda. Sedangkan di bagian akhir dari penulisan petunjuk pelaksanaan ini. dituangkan dalam Bab VI sebagai penutup yang mengarahkan agar semua pihak yang terkait dalam penyuluhan jabatan TKI dapat menggunakan Petunjuk Teknis ini sebagai acuan dan pedoman. Pada Lampiran akan dilengkapi dengan informasi jenis jabatan pekerjaan yang berlaku secara internasional yang disusun berdasarkan sektor lapangan usaha dan bidang-bidang usaha. 12 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . sehingga peran kegiatan penyuluhan jabatan sebagai salah satu fungsi pelayanan penempatan dan perlindungan TKI yang dilaksanakan oleh BNP2TKI dan instansi terkait dapat tercapai secara optimal. yang digunakan sebagai bahan evaluasi dan penilaian keberhasilan serta kekurangan dan kelemahan sebagai saran perbaikan program dan kebijakan yang akan datang. Evaluasi dan Pelaporan yang menjelaskan aspek aspek dan instrument monitoring dalam rangka penyedian data dan informasi pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI. yang harus dipahami oleh tenaga penyuluh sebagai bahan materi penyuluhan jabatan. Selanjutnya pada Bab V membahas tentang Monitoring. Penilaian dan Mekanisme dan Prosedur.

Penyuluhan jabatan Penyuluhan jabatan pada prinsipnya merupakan suatu langkah awal dalam layanan penempatan tenaga kerja Indonesia dan sekaligus sebagai wujud salah satu fungsi layanan antar kerja. bila seluruh layanan yang ada didalamnya juga berjalan dengan baik. Selanjutnya layanan penempatan akan dapat berjalan dengan baik. Bursa Kerja Khusus (BKK) yang berada didalam lembaga pendidikan /pelatihan.BAB II PENYULUHAN JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA A. Bursa Kerja Swasta (BKS). mudah dipahami bila penyuluhan mempunyai keterkaitan erat dan mendukung program lain. yang kemudian berusaha mendapatkan pekerjaan dengan mencari lowongan kerja yang ada di dalam dan luar negeri. 2. produktivitas kerja. perencanaan tenaga kerja ataupun perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Pencari kerja Pencari kerja (Pencaker) merupakan produk institusi pendidikan dan atau pelatihan. d. Pencaker dapat memperoleh informasi lowongan kerja melalui kegiatan yang dilakukan oleh empat penyelenggara bursa kerja yaitu : a. seperti latihan kerja. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 13 . b. Bursa Kerja Pemerintah yang dilaksanakan oleh Dinas yang membidangi ketenagakerjaan/BP3TKI. Bursa Kerja Luar Negeri (BKLN). pemagangan. PRINSIP-PRINSIP PENYULUHAN JABATAN 1. Dengan demikian. c.

c. merupakan instansi pemerintah yang dibentuk khusus untuk menangani penempatan tenaga kerja Indonesia ke negara penempatan. dalam proses penempatan dibagi dalam 5 (lima) yaitu : a. Penempatan oleh Perusahaan untuk kepentingan sendiri. Lembaga Pelatihan Berbasis Masyarakat yang dikenal dengan Kelompok Berlatih Calon TKI Berbasis Masyarakat (KBBM). 3. Fungsi antar kerja Program penyuluhan jabatan TKLN tersebut pada dasarnya melaksanakan fungsi antar kerja dan dalam pelaksanaannya program tersebut antara lain menyampaikan Informasi pasar kerja yang berfungsi memberikan informasi lowongan kerja sehingga pencaker dan masyarakat dapat memiliki gambaran yang obyektif tentang peluang kesempatan kerja dan menyadari realitas potensi dirinya dan selanjutnya mampu menentukan pilihan yang tepat untuk bekerja ke luar negeri. dan e. Pemerintah dengan Swasta (G to P). Penempatan pada perusahaan swasta dilaksanakan oleh PPTKIS (P to P).e. kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan lowongan pekerjaan di luarnegeri. Penempatan perseorangan/mandiri. penyediaan peran berbagai lembaga pelatihan yang menghasilkan potensi. d. 4. Penempatan tenaga kerja di luar negeri Penempatan tenaga kerja di luar negeri diselenggarakan oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). dapat dilihat pada Skema Layanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia. 14 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . b. Prinsip-prinsip penyuluhan jabatan dalam perpektif penempatan tenaga kerja di luar negeri dengan mengkaitkan dengan fungsi antar kerja. Pemerintah dengan Pemerintah (G to G).

inovatif. PERANAN PENYULUHAN JABATAN TKI Secara umum penyuluhan jabatan TKI memiliki peranan yang penting dalam informasi dunia kerja. 4. 3. minat maupun karakteristik dan kepribadian seseorang/ individu. padat tehnologi dan profesional. Membantu lembaga pendidikan dalam mengarahkan siswa dan pelajar untuk memilih jurusan (bidang studi) atau bidang pekerjaan yang tepat sesuai dengan potensi yang dimiliki yang terkait dengan pekerjaan di luar negeri.B. peluang kerja. memilih bidang pekerjaan yang disesuaikan dengan kesempatan kerja di luar negeri yang berprospek dalam persiapan memasuki dunia kerja. kelompok sasaran pencari kerja yang dirinci sebagai berikut : 1. 5. persyaratan kerja. Memberikan informasi tentang dunia kerja yang mencakup kondisi ketenagakerjaan berdasarkan sektor lapangan usaha yang berlaku secara internasional. 2. sehingga para pencari kerja mampu mempersiapkan diri dan mengembangkan dirinya sesuai persyaratan kerja yang semakin spesifik. Menjelaskan tentang persyaratan kerja yang ditentukan oleh pasar kerja luar negeri. sekaligus untuk mengenalkan dan memahami kemampuan dasar. bakat. Membantu pencaker untuk memilih / mengikuti program latihan kerja. Memberikan informasi tentang peluang kerja yang tercipta karena adanya perkembangan ekonomi global dan fenomena migrant workers. Disamping peranan-peranan penyuluhan jabatan dalam memberikan informasi peluang kerja ke luar negeri diperlukan adanya peningkatan dan pengembangan tenaga penyuluh jabatan melalui Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 15 .

Prinsip dan peran penyuluhan jabatan dalam perpektif penempatan tenaga kerja di luar negeri dengan mengkaitkan dengan fungsi antar kerja. penyediaan peran berbagai lembaga pelatihan yang menghasilkan potensi. dapat dilihat pada Skema Layanan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia.pelatihan penyuluhan jabatan TKI dan bimbingan teknis kepada pegawai yang ditunjuk dalam petugas pelaksana penyuluhan. Kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan lowongan pekerjaan di luar negeri. sebagai berikut: 16 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Sehingga peranan penyuluhan jabatan dalam proses penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia dapat dicapai secara optimal.

Majikan/Perorangan 2. G to G 2.MEKANISME LAYANAN PENEMPATAN TKLN PENDIDIKAN/ LEMBAGA PELATIHAN PENCARI KERJA Diluar Hubungan Kerja : 1. UPAH/GAJI 17 . KPS 5. IPK 2. PO PENEMPATAN TKLN FORMAL PERSIAPAN PELATIHAN IPK. PENGANTAR KERJA Dalam Hubungan Kerja : 1. Penerima Kerja 3. P to P/PPTKLN/AGENCY 4. ASURANSI. PENYULUHAN JABATAN 3. PK INFORMAL Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia LOWONGAN KERJA KE LUAR NEGERI ANTAR KERJA : 1. Perjanjian Kerja PENEMPATAN TKLN 1. Pengguna/Pemberi Kerja/BBH 2. G to P 3.

Kelompok sasaran yang dapat memanfaatkan pelayanan penyuluhan jabatan adalah: 1. Penyuluhan Jabatan. ditujukan bagi petugas/pelaksana yang akan bertugas melaksanakan penyuluhan kepada pencaker dan masyarakat. Siswa merupakan calon angkatan kerja yang nantinya akan memasuki dunia kerja. mereka perlu dibantu dengan cara memberikan informasi seluas-luasnya tentang dunia kerja baik di dalam maupun di luar negeri.C. 18 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . yang ditujukan bagi pencaker dan masyarakat dengan tujuan agar mereka mendapat informasi tentang dunia kerja ke luar negeri. Dengan pengenalan potensi diri yang tepat mereka akan bisa mengambil keputusan yang terbaik untuk mempersiapkan diri. Sesuai dengan usianya siswa SMK/SMU masih dalam proses mencari jati diri untuk mempersiapkan karier dimasa depannya. Kenyataan menunjukkan bahwa tidak semua tamatan SMK/SMU melanjutkan ke Perguruan Tinggi. sehingga mereka dapat menentukan pilihan dari sebanyak mungkin kemungkinan jabatan yang ada. Siswa Lanjutan tingkat Atas (SMK/SMU). Pelatihan/Bimtek. maka apabila dilihat dari penerima manfaat dalam kegiatan penyuluhan jabatan TKI dibagi dalam dua sub sasaran kegiatan yaitu : 1. sesuai dengan kelompok sasaran. Oleh karena itu. PENERIMA MANFAAT LAYANAN PENYULUHAN JABATAN TKI Dalam rangka mewujudkan tercapainya peranan penyuluhan jabatan dalam proses penempatan dan perlindungan TKI. 2.

Organisasi Sosial/LSM. Namun demikian mereka masih sangat memerlukan informasi tentang peluang-peluang kerja di luar negeri. 4. Organisasi Pemuda. Mahasiswa sebagai kelompok sasaran Penyuluhan Jabatan yang masih kuliah di Perguruan Tinggi (Universitas. Sesuai dengan tingkat pendidikannya mahasiswa sudah lebih terarah pada bidang pekerjaan tertentu. Oleh karena itu. Perusahaan-perusahaan Multi Nasional/yang memperoleh kontrak kerja di luar negeri. Masyarakat Umum. Serikat buruh/ serikat pekerja. sebagai salah satu alternative disamping kesempatan kerja di dalam negeri. Pondok Pesantren. dengan usia produktif. Kelompok masyarakat tersebut diharapkan pada posisinya masing-masing dapat memberikan dukungan dan berpengaruh terhadap keberhasilan program penyuluhan jabatan. yang berasal dari kelompok Profesi. Politeknik dan Sekolah Tinggi). Masyarakat umum adalah kelompok penduduk usia kerja. Organisasi Keagamaan.2. pemberian informasi tentang pentingnya program penyuluhan jabatan kepada seluruh target group menjadi sangat penting dan dilakukan secara terus menerus. Pencari Kerja. Pencari kerja adalah angkatan kerja yang sedang menganggur dan mencari pekerjaan maupun yang sudah bekerja tetapi ingin pindah atau alih pekerjaan dengan mendaftarkan diri ke Dinas Tenaga Kerja setempat dan BKLN dengan tingkat Pendidikan mulai dari SD (bisa baca tulis) sampai tingkat sarjana. Organisasi Kemasyarakatan. Akademi. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 19 . Diharapkan pada 3. Kelompok masyarakat peduli TKI. Mahasiswa Kelompok mahasiswa bisa digolongkan bukan angkatan kerja dan ada yang dapat digolongkan angkatan kerja.

sedangkan tenaga kerja out sourcing merupakan kelompok sasaran yang potensial untuk memastikan pekerjaan yang lebih baik sesuai dengan kepastian masa depan. peserta yang berasal dari BLKLN dan KBBM pada dasarnya sudah sesuai dengan jabatan yang dipilih oleh pencari kerja. sedangkan peserta dari LPK dan Pendidikan Luar Sekolah masih dapat diarahkan untuk memilih jabatan yang diinginkan. Peserta Latihan BLKLN.Out Sourcing). Peserta yang berasal dari pegawai perusahaan yang berasal dari KKWT pada dasarnya merupakan kelompok sasaran yang perlu dipertimbangkan. 5. karena memiliki keahlian dan keterampilan yang dapat disesuaikan dengan informasi pasar kerja yang tersedia di luar negeri. Peserta yang berasal dari TKI Purna merupakan kelompok sasaran yang perlu mendapat perhatian. KBBM. 20 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Peserta yang berasal dari karyawan alih profesi merupakan kelompok sasaran yang cukup strategis dalam rangka turut menyelesaikan dampak dari PHK ditengah krisis global. Karyawan Kontrak Kerja Waktu Tertentu (KKWT). Karyawan alih profesi (PHK. LPK dan Pendidikan Luar Sekolah.akhirnya dapat membentuk sikap positif untuk mendukung mewujudkan prinsip “the right man on the right job”. 8. 7. TKI Purna alih profesi dan peningkatan kualifikasi. terutama yang 6. Peserta Pelatihan yang terdaftar di BLKLN/KBBM/LPK dan Pendidikan Luar Sekolah merupakan kelompok sasaran potensial yang dapat diikutsertakan sebagai peserta Penyuluhan Jabatan TKI.

Keagamaan. Organisasi Lembaga Kepemudaan. Lembaga Pendidikan. LSM. Peserta yang berasal dari Lembaga Pendidikan. karena pada dasarnya TKI Purna sudah mempunyai pengalaman dan keterampilan bekerja di luar negeri. Serikat Pekerja Perusahaan /Buruh. Serikat Pekerja Perusahaan/Buruh. Dinas Tenaga Kerja setempat. LSM menjadi sasaran antara untuk menyampaikan informasi pasar kerja dan jabatan TKI kepada anggotanya. Peserta yang berasal dari Organisasi Lembaga Kepemudaan. BP3TKI/P4TKI dan Dinasnaker Provinsi/ Kabupaten/Kota. 9. Pondok Pesantren menjadi sasaran antara untuk menyampaikan informasi pasar kerja dan jabatan TKI kepada murid dan santrinya. Pondok Pesantren dan lain-lain. 10. PROSEDUR PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN Kegiatan penyuluhan jabatan dilaksanakan oleh pengantar kerja dan petugas dari instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan seperti BNP2TKI. D. sekaligus berperan sebagai Bursa Tenaga Kerja dan memfasilitasi proses penempatan kepada instansi BP3TKI. Keagamaan. berminat alih profesi untuk peningkatan kualifikasi. Tahapan pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI dibagi dalam 3 (tiga) tahapan sebagai berikut : Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 21 . sekaligus berperan sebagai pengawas dan pengendali terhadap penempatan dan perlindungan TKI secara bermartabat. sehingga informasi peluang kerja dan jabatan dapat dipahami secara lebih mudah.

Dinas yang membidangi Ketenagakerjaan maka dapat diatur langsung jadual kegiatan penyuluhan jabatan bagi mereka. Menyusun jadual acara Penyusunan jadual acara bekerjasama dengan Pimpinan Sekolah. maka perlu dilakukan koordinasi dengan Instansi/Lembaga yang membawahi untuk memperoleh kesediaan mengatur jadual pelaksanaan penyuluhan jabatan. Spanduk dan Prasana Audio Visual. 22 . P4TKI. Instansi dan Lembaga yang terkait dengan kelompok sasaran. b. Apabila sasaran adalah pencari kerja atau pekerja yang datang ke kantor BP3TKI. Tahap persiapan a. Menyiapkan Sarana Pendukung Kumpulkan dan persiapkan sarana pendukung antara lain Leaflet. Booklet.1. Foster. Menyusun materi penyuluhan Sesuai dengan tingkat pendidikan dan kejuruan sekolah serta koordinasi dengan kepala sekolah atau guru bimbingan disusun materi yang paling dibutuhkan oleh siswa. diajukan kesekolah atau dinas pendidikan.Sebagai contoh penentuan kelompok sasaran siswa SMK/SMU adalah berkoordinasi dengan Dinas pendidikan setempat dan kepala sekolah untuk memperoleh kesediaan sekolah mengatur pelaksanaan penyuluhan jabatan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia c. d. Perlu dilakukan pendekatan Informal sebelum surat resmi dari kantor dinas yang membidangi Ketenagakerjaan. Menentukan kelompok sasaran Apabila kelompok sasaran sudah ditentukan.

b. dll. penanggung jawab keuangan. f. harus dibuat laporan sebagai laporan pertanggung jawaban dan bahan evaluasi untuk perbaikan yang akan datang. Mempersiapkan Administrasi Untuk tertib administrasi pelaksanaan penyuluhan jabatan.e. Laporan kegiatan penyuluhan jabatan berisi : a. Instansi dan Lembaga yang terkait dengan kelompok sasaran. 2. hal ini untuk memastikan segala tahapan berjalan sesuai dengan rencana (dibuat daftar check list). Tahap Pelaporan dan Evaluasi Setiap kegiatan penyuluhan jabatan dilaksanakan. maka administrasi pendukung harus di persiapkan antara lain surat penugasan. Nama kegiatan. Tanggal/Waktu/Tempat kegiatan. dimana masingmasing petugas melakukan kewajiban sesuai pembagian tugas yang telah ditentukan. Tahap Pelaksanaan Apabila persiapan telah dilakukan sebaik baiknya maka penyuluhan jabatan dapat diselenggarakan berpedoman dengan rencana yang telah dibuat. Membuat Check List Persiapan Tahapan persiapan a sampai dengan f perlu dilakukan check list pada H-3 sebelum pelaksanaan kegiatan. dengan mempersiapkan ruangan yang dapat menampung jumlah peserta. 3. g. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 23 . Menentukan Lokasi Penyuluhan Menentukan lokasi penyuluhan bekerjasama dengan Pimpinan Sekolah. daftar hadir.

Peserta penyuluhan. Metodologi (Metodik didaktik/Andragogi). Ringkasan Materi. MATERI PENYULUHAN JABATAN Materi yang harus dipahami oleh petugas Penyuluh Jabatan terdiri dari dua materi yaitu materi pokok dan materi pendukung: 1. Teknik penyuluhan jabatan. Notulen tanya jawab. b. f. Informasi Lowongan Kerja (menghindari penipuan). c. Analisis Jabatan. d. 24 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . e. Materi pokok terdiri : a. g. h. Statistika dasar. 2. Permasalahan Penempatan dan Perlindungan TKI. E. Teknik wawancara. Dasar teori komunikasi. Sistem antar kerja. Berkas yang diperluka untuk pertanggungjawaban. Peluang Kerja Berdasarkan Sektor Usaha. Kualifikasi Jabatan. d. g. g. Peningkatan keterampilan. disampaikan kepada atasan (Pimpinan) satuan unit kerja dengan tembusan ke Instansi kelompok sasaran kegiatan. d. Materi pendukung terdiri dari : a.c. b. Informasi Pasar Kerja. i. e. f. f. Psikologi umum. Kondisi Ketenagakerjaan. Laporan tersebut disusun dan ditandatangani oleh penanggung jawab kegiatan. Tim pelaksana kegiatan. c. Latar Belakang Falsafah. e.

b. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 25 . Beritahukan apa yang akan dibicarakan. k. tempat. Profile Lembaga-lembaga Penempatan dan Perlindungan TKI. Ucapkan salam sebagai pembuka.h. Terjadinya pengangguran. Menyusun rencana pelaksanaan kegiatan. b. Membentuk tim pelaksana penyuluhan jabatan. Unit Kerja. Prosedur dan Persyaratan Bekerja ke Luar Negeri (tehnik wawancara). i. Pelaksanaan Dalam melaksanakan penyuluhan perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut: a. jumlah lulusan lembaga latihan yang dapat ditempatkan. j. Mekanisme Pelatihan Tenaga Kerja melalui KBBM. Sesuaikan materi/isi penyuluhan dengan waktu. c. 2. persyaratan memasuki lembaga latihan Informasi program latihan kerja. Perkenalkan diri : Nama. F. c. Menyusun materi yang akan diberikan kepada peserta. Tahap persiapan a. Materi pendukung harus dilengkapi dengan data pencaker. d. jumlah peserta. d. PENYELENGGARAAN PENYULUHAN JABATAN Tahapan yang dilaksanakan dalam penyelenggaraan penyuluhan jabatan adalah : 1. Menginventarisasi dan menyiapkan sarana/bahan yang di butuhkan. informasi usaha mandiri/ wiraswasta dan jumlah peluang kerja di luar negeri.

3. i. b. mengantuk dengan memberikan contoh yang menarik atau humor yang segar. Perangkat elektronik audio-visual (televisi. Sediakan waktu tanya jawab. c. Laptop. acuh. j. f. Pandangan mata penyuluh harus menyebar keseluruh peserta. Apabila ada pertanyaan yang tidak bisa dijawab saat penyuluhan. Tanggal. Pelaporan Setelah penyuluhan dilaksanakan. catat dan janjikan akan dijawab kemudian. sampaikan terima kasih kepada peserta. overhead. SARANA DAN PRASARANA Sarana dan prasarana yang diperlukan dalam kegiatan penyuluhan jabatan antara lain : 1. Slide. 26 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Pertanyaan yang diajukan peserta dan jawaban yang diberikan Laporan merupakan bahan evaluasi kegiatan untuk digunakan sebagai bahan penyempurnaan perencanaan dan penyelenggaraan penyuluhan yang akan datang. jenuh. G. hendaknya dibuat laporan yang berisi : a. h. jangan terlalu lama memandang pada layar/ peraga penyuluhan. LCD/infokus. proyektor. waktu dan tempat pelaksanaan. g. Simpulkan materi yang telah disampaikan. Selama penyuluhan usahakan agar peserta tidak merasa bosan.e. Sebagai penutup. d. radio. Sound sytem dsb). Pointers bahan penyuluhan. Jumlah peserta penyuluhan.

2. 3. klasifikasi jabatan Indonesia. lembaga pelatihan. data dan informasi tentang lembaga bursa kerja. lembaga penempatan tenaga kerja swasta. daftar nama dan alamat perusahaan penempatan tenaga kerja Indonesia swasta. spanduk dsb. Tempat atau ruangan yang memadai sesuai dengan jumlah peserta. Media cetak dalam bentuk leaflet jabatan. klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia. kamus jabatan nasional. poster. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 27 . booklet jabatan.

Adapun siswa yang diberikan penyuluhan jabatan TKI terdiri dari. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan dan Umum (SMK/SMU). Pondok Pesantren. Siswa Kelas III SMK dan Siswa Kelas III SMU. Organisasi Keagamaan. merupakan calon angkatan kerja yang nantinya akan memasuki dunia kerja. Pencari Kerja Peserta yang berasal dari pencari kerja adalah angkatan kerja yang sedang menganggur dan mencari pekerjaan maupun yang sudah bekerja tetapi ingin pindah atau alih pekerjaan dengan mendaftarkan diri ke Dinas Tenaga Kerja setempat dan BKLN. PESERTA 1. sesuai dengan usianya siswa SMK/ SMU masih dalam proses untuk mempersiapkan karier dimasa depannya. Mahasiswa Mahasiswa sebagai kelompok sasaran Penyuluhan Jabatan yang masih kuliah di Perguruan Tinggi (Universitas. 3. Kelompok masyarakat peduli TKI. Masyarakat Umum Peserta dari masyarakat umum yang berasal dari kelompok Profesi. Organisasi Kemasyarakatan. Perusahaanperusahaan Multi Nasional/yang memperoleh kontrak kerja di luar negeri. 4.BAB III PELAKSANAAN PENYULUHAN JABATAN TKI A. 2. Akademi. Organisasi Sosial/LSM. sebagai salah satu alternatif disamping kesempatan kerja di dalam negeri. Organisasi Pemuda. 28 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Politeknik dan Sekolah Tinggi) sangat memerlukan informasi tentang peluang-peluang kerja di luar negeri. Serikat buruh/serikat pekerja.

sehingga informasi peluang kerja dan jabatan dapat dipahami secara lebih mudah. 7.5. 8. TKI Purna Alih Profesi Peserta yang berasal dari TKI Purna merupakan kelompok sasaran yang perlu mendapat perhatian. karena memiliki keahlian dan keterampilan yang dapat disesuaikan dengan informasi pasar kerja yang tersedia di luar negeri.Out Sourcing). Peserta Latihan Peserta Penyuluhan Jabatan TKI yang berasal dari BLKLN/ KBBM/LPK dan Pendidikan Luar Sekolah. sedangkan peserta dari LPK dan Pendidikan Luar Sekolah masih dapat diarahkan untuk memilih jabatan yang diinginkan. Peserta yang berasal dari pegawai perusahaan yang berasal dari KKWT pada dasarnya merupakan kelompok sasaran yang perlu dipertimbangkan. peserta yang berasal dari BLKLN dan KBBM pada dasarnya sudah sesuai dengan jabatan yang dipilih oleh pencari kerja. Karyawan Kontrak Kerja Waktu Tertentu (KKWT). harus mempertimbangkan 6. Peserta yang berasal dari karyawan alih profesi merupakan kelompok sasaran yang cukup strategis dalam rangka turut menyelesaikan dampak dari PHK ditengah krisis global. Sebagai contoh dari jabatan semula General Worker/ Operator menjadi jabatan spesifik/Supervisor dan Peningkatan Kualifikasi (Jenjang Jabatan Kerja yang levelnya lebih tinggi). Karyawan Alih Profesi (PHK. Kepesertaan untuk setiap kelompok sasaran diatas dalam pelaksanaan penyuluhan jabatan. karena pada dasarnya TKI Purna sudah mempunyai pengalaman dan keterampilan bekerja di luar negeri. terutama yang berminat alih profesi untuk peningkatan kualifikasi. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 29 .

Tenaga Penyuluh a. Petugas Penyuluh Jabatan dapat berasal dari Penyuluh Pusat dan Penyuluh Daerah.efektifitas pembelajaran dengan kepesertaan antara 50 - 75 orang peserta per kelas. atau dapat melebihi menyesuaikan dengan kondisi ruangan dan ketersedian tenaga penyuluh serta media penyuluhan yang digunakan B. NARA SUMBER DAN PERSYARATAN 1. 30 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Untuk kondisi tertentu penyuluh pusat dapat ditugaskan melakukan penyuluhan ditingkat Kabupaten/ Kota. TENAGA PENYULUH. Petugas Antar Kerja Petugas Antar Kerja adalah Pegawai Negeri Sipil dan Non PNS yang mengikuti bimbingan teknis antar kerja pada BNP2TKI dan Dinas Provinsi/Kab/Kota yang membidangi Ketenagakerjaan. Pengantar Kerja Pengantar Kerja adalah Pegawai Negeri Sipil pada BNP2TKI dan Dinas Provinsi / Kab / Kota yang membidangi Ketenagakerjaan yang memiliki keterampilan melakukan kegiatan antar kerja luar negeri dan diangkat dalam jabatan fungsional. b. Petugas Penyuluh Jabatan TKI Adalah pengantar kerja dan petugas antar kerja yang melaksanakan kegiatan Penyuluhan Jabatan TKI yang memiliki Sertifikat Bimbingan Teknis Penyuluhan Jabatan TKI yang dikeluarkan oleh BNP2TKI. Kecamatan/Desa. c.

II. Memiliki Pengalaman wawasan dibidang pengantar kerja dan ketenagakerjaan dan/atau Sertifikat Petugas Rekrut/Tutor CTKI. Apabila kegiatan dilaksanakan di tingkat kabupaten maupun kecamatan maka nara sumber dari : a.2. Praktisi dibidang Ketenagakerjaan. c. Persyaratan PNS dan/atau Non PNS 1). Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 31 . dan III BNP2TKI . Para Pejabat Eselon I. Sehat Jasmani dan Rohani. c. Nara Sumber Pelaksanaan kegiatan penyuluhan jabatan jika dilaksanakan di tingkat propinsi maka nara sumber dari tingkat pusat : a. Pejabat instansi yang membidangi ketenaga kerjaan di tingkat propinsi. Kepala BNP2TKI b. Pejabat di lingkungan BP3TKI. Memiliki Sertifkat Penyuluhan Jabatan dan/atau Sertifikat Petugas Rekrut/Tutor CTKI. b. Pangkat Golongan/Ruang : minimal Pengatur (II/c). Pejabat lain yang dipandang mampu dan tokoh nasional yang di tunjuk. 2). Non PNS Pendidikan Minimal : D3/Sederajat. Pejabat instansi terkait di tingkat propinsi. 3. Masa Kerja 4 (empat) Tahun. PNS Pendidikan minimal D3/ Sederajat.

MATERI PENYULUHAN Materi penyuluhan jabatan yang diberikan. 4) Sesuaikan situasi. pengarahan. Komunikasi yang baik dan dapat dikatakan berhasil. tergantung kepada tujuan dan sasaran yang ingin dicapai oleh kegiatan penyuluhan jabatan tersebut yang disesuaikan dengan jenis kelompok penerima manfaat. apabila : 1) Antara komunikan dengan komunikator terjadi kesamaan pengertian dan pemahaman terhadap isi pesan (isi pesan diterima secara utuh). Cara berkomunikasi yang baik Proses penyampaian pesan dari penyampai pesan/ komunikator kepada penerima pesan/komunikasi/audiance. diharapkan dapat dilakukan dengan komunikasi secara sederhana sehingga isi pesan yang disampaikan diterima atau dipahami oleh komunikan: a. serta waktu. 2) Menimbulkan pengaruh pada komunikan berupa perubahan pengetahuan sikap kerja atau perbuatan sesuai yang diharapkan. Cara berkomunikasi dengan kelompok sasaran : 1) Terjadi dialog antara komunikator dengan komunikan. b. 3) Teknik berkomunikasi yang baik dari komunikator (bentuknya dapat berupa diskusi. reaksi komunikan. tingkat pendidikan/jabatan peserta.4. sarana 32 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . wawancara dan lain-lain). C. waktu dan tempat saat komunikasi dilakukan. 2) Ada umpan balik.

Dengan mengikuti penyuluhan jabatan seseorang akan memperoleh informasi yang luas tentang jenis jabatan yang ada. Persyaratan jabatan untuk operator mesin press kayu: laki-laki. berpendidikan STM mesin. memilih pelatihan dan persiapan lain yang diperlukan (kondisi fisik/kesehatan. Persiapan Memasuki Dunia Kerja di Luar Negeri Kepada pencaker. Penyuluhan jabatan TKI bertujuan untuk membantu seseorang mengetahui informasi tentang jabatan. dengan kondisi lingkungan kerja pada tempat yang bersuara berisik sehingga alat kerja dilengkapi alat kerja K3 penutup telinga dan masker.dan prasarana yang tersedia. dan lain-lain). Arti Penting Penyuluhan Jabatan Dalam Dunia Kerja Salah satu faktor pendukung keberhasilan seseorang dalam melaksanakan pekerjaannya adanya kesesuaian/kecocokan antara kondisi diri dan persyaratan jabatan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 33 . Setiap jenis pekerjaan memiliki persyaratan yang berbeda misalnya untuk jabatan pada sektor industri pengolahan kayu diperlukan seseorang yang dapat mengoperasikan mesin press kayu sesuai petunjuk pegoperasian agar kayu dapat tersambung kuat. Perbedaan individu baik secara fisik dan psikis merupakan kondisi alami menyebabkan setiap individu memiliki kondisi yang tidak mungkin mampu melaksanakan semua jenis pekerjaan. Contoh jabatan TKI berikutnya dapat dilihat pada lampiran petunjuk teknis ini. yang dapat membantunya untuk merencanakan karir. siswa didik. siswa latih perlu diberikan informasi 2. finansial. dimulai dari pendidikan. secara umum materi penyuluhan jabatan adalah menyampaikan: 1.

f. c. seseorang pencari kerja akan mengetahui gambaran nyata atau bersaing dalam memasuki dunia kerja luar negeri. Strategi/Kiat menghadapi seleksi dan wawancara. Informasi permintaan kerja adalah data dan informasi tentang 34 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Tempat-tempat pelatihan keterampilan dan bidang/ jurusan yang tersedia (BLKLN Pemerintah dan Swasta. informasi yang penting diberikan adalah: a. Dengan mengetahui persediaan tenaga kerja. Data persediaan tenaga kerja luar negeri antara lain meliputi lulusan lembaga pendidikan maupun lembaga pelatihan pencari kerja dan kelompok sasaran penyedia tenaga kerja lainya. b. baik secara langsung menghubungi bursa kerja (Pemerintah atau Swasta) atau melalui situs-situs internet yang menyajikan informasi tentang lowongan kerja. permintaan dan penempatan tenaga kerja luar negeri. calon pencaker perlu mengetahui hal-hal yang harus dipersiapkan dalam menghadapi seleksi dan wawancara. pencaker. Keterampilan yang harus dimiliki untuk mengisi kesempatan/lowongan pekerjaan/jabatan tersebut. Persyaratan jabatan dari lowongan kerja yang tersedia di luar negeri. Informasi Pasar Kerja Informasi pasar kerja memuat data dan informasi tentang persediaan. Cara mendaftar untuk bekerja ke luar negeri di Bursa Kerja Dinas Tenaga Kerja Provinsi/Kab/Kota dan BKLN.penting sebagai persiapan memasuki dunia kerja. d. KBBM serta Lembaga Lainnya) e. Cara memperoleh informasi tentang lowongan kerja. 3.

forum forum business meeting. serta media elektronik audio visual. Informasi Jabatan Informasi jabatan dapat disajikan dalam bentuk daftar jabatan-jabatan yang sudah diisi oleh para tenaga kerja Indonesia yang sudah bekerja di luar negeri. Materi informasi pasar kerja yang disusun dalam bentuk Informasi Pasar Kerja oleh penyuluh jabatan yang memuat kondisi pasar kerja luar negeri sebagai suatu informasi hasil promosi tenaga kerja luar negeri. daftar informasi jabatan dapat dan diperoleh dari pengolahan data dan informasi yang tersaji dalam sistem KTKLN. pelaksanaan job fair.lowongan kerja dan persyaratan jabatannya. maka kecepatan untuk pemenuhan jabatan yang tersedia pada informasi pasar kerja perlu terus di update/diperbaharui sesuai dengan perubahan yang terjadi di dalam pasar kerja luar negeri. 4. hasil market intelligent dari perwakilan RI di luar negeri. informasi media masa cetak baik lokal maupun internasional. informasi jabatan ini disampaikan melalui media cetak. Permintaan tenaga kerja luar negeri dapat diperoleh melalui permintaan riil sesuai job order dari pengguna di luar negeri. atau booklet (buku panduan jabatan yang berisi beberapa jabatan) yang memuat tentang: Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 35 . yang selanjutnya ditungkan dalam Surat Ijin Pengerahan (SIP). baik dalam bentuk leafleat (selebaran yang berisi informasi suatu jabatan). perusahaan yang mendapat kontrak dari luar negeri dan permintaan tenaga kerja perorangan serta situs lowongan kerja luar negeri. Dengan mempertimbangkan karakteristik permintaan tenaga kerja luar negeri mempunyai limitasi waktu.

memberikan identitas atas jabatan. Kode Jabatan Kode jabatan dapat menggunakan kode yang berlaku di Indonesia atau ISCO (International Standard Classification and Occupation 88). Kemungkinan Resiko Bahaya Kemungkinan resiko bahaya adalah konsekuensi yang mungkin akan dialami pemegang jabatan sehubungan dengan keberadaannya dalam lingkungan pekerjaan. d. f. Ikhtisar jabatan Ikhtisar Jabatan adalah uraian singkat yang menggambarkan ruang lingkup tugas jabatan dan disusun dalam satu kalimat. c. h. b. Letak Jabatan Yang dimaksud dengan letak jabatan adalah tempat dimana jabatan itu berada dalam suatu struktur organisasi perusahaan pengguna luar negeri.a. g. tingkatan jabatan. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 36 . e. Nama Jabatan Nama jabatan adalah sebutan untuk memberi ciri dari gambaran atas isi jabatan. Uraian Tugas Uraian Tugas mencerminkan informasi tentang jabatan seperti letak jabatan dalam klasifikasi. bahan yang digunakan. hasil kerja dan syarat jabatan yang diperlukan. perangkat yang digunakan. Syarat Fisik Yang dimaksud dengan syarat fisik adalah suatu syarat yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan agar dapat melakukan pekerjaan dengan sebaik-baiknya. Kondisi lingkungan kerja Yang dimaksud dengan kondisi lingkungan kerja adalah keadaan tempat bekerja yang merupakan konsekuensi keberadaan pemegang jabatan dalam melaksanakan tugas jabatan.

Pada umumnya syarat jabatan terdiri atas : 1. Ketrampilan Kerja/Kompetensi kerja Adalah tingkat kemampuan untuk melakukan suatu pekerjaan dilihat dari pengalaman dan aspek pengetahuan. Syarat Jabatan Syarat jabatan dirumuskan sebagai kualifikasi yang harus dimiliki pemegang jabatan agar ia dapat melakukan tindakan kerja dengan wajar. Syarat pelatihan 3. kondisi lingkungan kerja. keterampilan. uraian tugas hasil kerja. Pengetahuan Kerja Merupakan pengetahuan yang harus dimiliki oleh pemegang jabatan agar ia dapat melakukan tindakan kerja dengan wajar. Tata cara pembuatan leaflet jabatan ini agar merujuk pada pedoman pembuatan leaflet jabatan. persyaratan jabatan. Temperamen Informasi jabatan yang lengkap adalah yang memuat seluruh keterangan tersebut di atas. pengantar kerja/petugas antar kerja diharapkan dapat membuat leaflet informasi jabatan. maka keterangan yang paling penting dimuat adalah : nama jabatan. Namun. 2. Minat kerja 6. Berkaitan dengan hal diatas. Syarat pendidikan. j. kode jabatan. Pengalaman kerja 4. sikap kerja. dan prospek jabatan tersebut. informasi pada leaflet jabatan. k. Bakat kerja 5. yang jenis jabatan dan uraiannya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi setempat. 37 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . yang umumnya disajikan hanya dalam satu lembar.i.

minat. Bursa kerja Luar Negeri berfungsi : a. dan keterampilannya. sesuai dengan kebutuhan perusahaan. 38 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 6. petugas penyuluh jabatan TKI dapat menginformasikan kepada masyarakat tentang hal-hal yang harus dipersiapkan untuk dapat memanfaatkan peluang kerja tersebut. Pembangunan Ekonomi Global Negara-negara maju yang berdampak pada tersedianya peluang kerja di luar negeri Pembangunan ekonomi global negara-negara maju yang berdampak pada tersedianya peluang kerja di luar negeri. Dengan mengetahui peluang kerja luar negeri. membantu perusahaan pengguna tenaga kerja luar negeri untuk menyediakan dan mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas dan profesional. c. memfasilitasi pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaannya sesuai dengan bakat.5. b. Oleh karena itu. Lembaga Bursa Kerja Luar Negeri Bursa kerja Luar Negeri adalah lembaga profesional yang melakukan fungsi mempertemukan pencari kerja (pencaker) dengan pengguna tenaga kerja luar negeri yang diwakili oleh perusahaan pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS). mengurangi angka pengangguran melalui perluasan kesempatan kerja ke luar negeri. merupakan fenomena migrant workers yang membuka peluang untuk diisi tenaga kerja Indonesia. persediaan tenaga kerja yang dibutuhkan di pasar kerja internasional perlu mendapat perhatian Pemerintah dan seluruh komponen masyarakat termasuk lembaga pendidikan dan pelatihan dan pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta.

untuk meningkatkan keterampilan yang dimilikinya misalnya pelatihan tata laksana rumah tangga. pelatihan Bahasa Asing (Korea. Timur Tengah maupun Amerika. masyarakat dapat memanfaatkan lembagalembaga latihan yang ada di daerah terdekat. Lembaga Latihan Kerja Luar Negeri Agar dapat memenuhi persyaratan yang diperlukan dalam suatu jabatan. Peraturan Ketenagakerjaan bidang Penempatan dan Perlindungan TKI Indonesia. pemerintah membuka peluang kerja di luar negeri. dll). maupun untuk tahun-tahun berikut kesempatan kerja sektor formal/profesi cukup banyak peluangnya. yang aman. Kantonis. Lembaga latihan ini selain dikelola swasta juga ada yang dikelola pemerintah misalnya program pelatihan di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) yang dikelola oleh pemerintah dan KBBM. swasta maupunmaupun mandiri. 9. Arab. Eropa. Saat ini peluang terbanyak masih di sektor rumah tangga (non formal). Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 39 . dimana banyak yang memiliki kepentingan 8. baik di negara Asia Afrika. tertib dan damai.7. tenteram. Jepang. Mandarin. baik kesempatan penempatan melalui pemerintah. Dalam dunia kerja. Prosedur untuk bekerja di luar negeri mengikuti peraturan perundangan yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri. Adalah negara hukum sehingga dalam setiap aspek kehidupan selalu ada peraturan yang mengatur hal-hal normatif untuk tercapainya kehidupan berbangsa dan bernegara. Prosedur dan Kesempatan Kerja di Luar Negeri Karena keterbatasan kesempatan kerja di dalam negeri.

terutama yang berkait dengan perlindungan tenaga kerja asing serta sosial budaya negara penempatan untuk melakukan adaptasi dalam masyarakat pada umumnya dan dunia kerja/hubungan kerja pada khususnya D. pencaker luar negeri perlu juga memahami peraturan/hukum yang berlaku di negara tujuan penempatan. Peraturan ketenagakerjaan terdiri dari Undang-Undang. keberhasilannya 40 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Peraturan Pemerintah. Disamping memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku di dalam negeri. Adapun kelemahannya adalah peserta cenderung pasif. Peraturan Presiden/Keputusan Menteri dan Peraturan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Cara ini biasanya digunakan untuk materi yang bersifat teori dan diselingi dengan tanya jawab. Kelebihan ceramah adalah dalam waktu yang relatif singkat dapat disampaikan berbagai macam informasi dan pengertian yang tercakup dalam pokok bahasan. kurang sesusai untuk upaya pembentukan keterampilan dan sikap. peraturan ketenagakerjaan bidang penempatan dan perlindungan TKI. Ceramah Penyuluhan Jabatan Yaitu bentuk kegiatan dengan menggunakan komunikasi lisan kepada peserta. METODE KEGIATAN Metode penyuluhan jabatan TKI yang dapat dilaksanakan oleh petugas penyuluh pengantar kerja/petugas antar kerja bekerja sama dengan pihak terkait antara lain : 1.berbeda bahkan bertentangan. yang dihasilkan Kementerian/Lembaga terkait sangat berperan dalam mengatur hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat dalam dunia kerja.

petugas antar kerja. disamping penggunaan prasarana audio visual. Dinas Tenaga Kerja atau tempat lain sesuai dengan keberadaan penerima manfaat penyuluhan jabatan. Tempat ceramah dapat di sekolah. Tempat diselenggarakannya ceramah dapat di Dinas Tenaga Kerja. maksimal 75 (tujuh puluh lima). jumlah peserta ceramah tidak terlalu banyak. Ceramah penyuluhan jabatan diberikan kepada pencaker. film tentang aktifitas tokoh tersebut dalam pekerjaannya. siswa didik/latih.banyak tergantung pada kemampuan penceramah dalam menyampaikan materi. dan lain-lain yang dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada peserta untuk merencanakan pilihan karirnya. Pemberi ceramah adalah petugas pengantar kerja. Materi ceramah disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Agar peserta dapat lebih tertarik dengan materi ceramah sebaiknya disediakan media cetak yang berhubungan dengan materi ceramah. Sekolah. atau tempat lain yang sesuai. kelompok masyarakat lain yang membutuhkan. bagaimana mengatasi hambatan. Forom TKI Berhasil Pengantar kerja. guru BK atau petugas antar kerja dapat mengundang seorang yang sukses dalam karirnya untuk memaparkan riwayat keberhasilannya. 2. apa usaha yang dilakukan. atau guru bimbingan karir (BK) di sekolah. Waktu yang digunakan kurang lebih 60 menit. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 41 . Kepada peserta diberi kesempatan untuk dialog langsung dengan tokoh TKI berhasil tersebut sehingga dapat mengetahui bagaimana tokoh tersebut mencapai karirnya. Untuk lebih menarik dapat digunakan media berupa foto. Untuk lebih efektif. apa hambatan yang dialami.

3. tetapi dapat juga dimanfaatkan oleh pencaker yang merupakan alumni sekolah yang bersangkutan dan masyarakat luas. sehingga mereka dapat lebih dini mengetahui tentang kemungkinan pekerjaan yang akan dipilihnya setelah lulus. melaksanakan dan melakukan evaluasi dan pelaporan dari pelaksanaan kegiatan penyuluhan jabatan. 4. b. Kegiatan ini dapat bekerjasama dengan dinas pendidikan setempat serta lembaga pendidikan swasta sebagai penyedia tenaga kerja. Pembicara adalah perwakilan dari SMU/SMK. MEKANISME DAN PROSEDUR Mekanisme dan prosedur yang harus mendapat perhatian dalam pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI meliputi merencanakan. Kegiatan hari karir (career day) untuk kelompok sasaran Mahasiswa Perguruan Tinggi : Bertempat di aula/halaman kampus dibuat stand yang diisi oleh perguruan tinggi dengan pembicara perwakilan/alumni yang sukses bekerja di luar negeri. adapun mekanisme dan prosedurnya dapat diuraikan sebagai berikut: 42 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . SMK yang bertaraf internasional. Pameran Kesempatan Kerja ( job fair ) Pencaker/siswa didik/latih dapat diajak untuk mengunjungi pameran kesempatan kerja luar negeri yang sedang berlangsung. Kegiatan hari karir (career day) untuk kelompok sasaran siswa sekolah : Bertempat di aula sekolah/halaman sekolah dibuat stand yang diisi oleh SMU / SMK untuk memamerkan programnya. Hari Karir (Career Day) Bentuk kegiatan ini lebih sesuai untuk siswa didik. E. adapun Informasi tentang pameran kesempatan kerja/job fair ini diperoleh melalui BNP2TKI di tingkat pusat dan BP3TKI/P4TKI dan Dinas Tenaga Kerja ditingkat provinsi/kabupaten/kota. a.

Penentuan Kelompok Sasaran peserta penyuluhan jabatan TKI. Dokumentasi 6). 3). e. Pemilihan sumber data resmi jabatan TKI dipilih sesuai kebutuhan. Tahap Persiapan : 1). Pengadaan materi. Umbul-umbul. Media panggung (Banner. Fotocopy dan surat menyurat. b. dll). Leaflet. Penyusunan rencana kegiatan dan kebutuhan sarana kerja (ATK. dll). Pembentukan Tim. Merencanakan Program penyuluhan jabatan TKI a. d. Pengumpulan Data Jabatan TKI. Tahap Pelaksanaan : 1). 2). 2). Sewa infocus dan layar infocus 4).1. Adapun komponen biaya yang diperhitungkan dalam perhitungan norma biaya sekurang-kurangnya memuat hal-hal sebagai berikut : a. dll). c. b. 43 2. komputer Suply. Pengelompokan dan Pengolahan Data jabatan TKI. 5). Sewa tempat / ruangan. Merencanakan Norma Biaya Norma biaya adalah perhitungan biaya dalam pelaksanaan peyuluhan jabatan yang harus di rencanakan sebelumnya sehingga dalam pelaksanaannya secara keseluruhan tidak melebihi pagu anggaran tersedia. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 3). Penyiapan Materi Penyuluhan Jabatan TKI. 4). Spanduk. Penyediaan sarana sosialisasi (Brosur. Sewa sound system.

2). Uang saku peserta. b. 11). d. Melakukan Pembuatan Laporan dan Evaluasi Pelaksanaan Penyuluhan jabatan TKI: a. 9). Pembayaran transport peserta. Biaya transport peserta. 4) Disiplin penggunaan waktu penyuluhan ditepati. 3). Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 4. 5) Penggunaan nama jabatan TKI dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Biaya transport panitia. Menyiapkan Ruang tempat Penyuluhan Jabatan TKI. Evakuasi dan penyusupan laporan. 8). c. Membuat Susunan Acara Penyuluhan. c.Snack . Menyampaikan Materi : 1) Jabatan TKI sesuai permintaan nyata. Tahap Akhir : 1). 10). b. Memperkenalkan Petugas Penyuluhan. Pendistribusian laporan. Membuat kesimpulan hasil penyuluhan jabatan TKI. Membuat laporan pelaksanaan penyuluhan dibuat sesuai pedoman. Konsumsi : . 3) Metoda Penyuluhan Jabatan TKI dipilih dan digunakan sesuai kebutuhan. Pengadaan laporan. 3. 6) Pembuatan kesimpulan hasil penyuluhan. 7). Biaya transport dan akomodasi narasumber pusat.Makan Siang 6).5). Melakukan Penyuluhan Jabatan TKI a. 44 . Pembayaran honor narasumber. 2) Peningkatan kualitas jabatan TKI.

d.c. Penyampaian laporan ditujukan kepada BNP2TKI/ BP3TKI dan Lembaga Instansi terkait. Untuk memudahkan pemahaman mekanisme dan prosedur penyuluhan jabatan TKI dapat di lihat pada skema berikut ini: Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 45 . Membuat rekomendasi dan rencana tindaklanjut dari hasil penyuluhan jabatan TKI.

46 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 3. 2.Sumber data jabatan TKI dipilih sesuai kebutuhan. 3. 4. 1. Melakukan Penyuluhan Jabatan TKI 4.Metode penyuluhan jabatan TKI dipilih digunakan sesuai kebutuhan.Evaluasi kesimpulan hasil penyuluhan jabatan TKI Melakukan pembuatan laporan dan evaluasi pelaksanaan Penyuluhan Jabatan TKI dilakukan.Materi penyuluhan jabatan TKI disiapkan.Materi penyuluhan jabatan TKI disampaikan.SKEMA MEKANISME DAN PROSEDUR PENYULUHAN JABATAN TENAGA KERJA INDONESIA 1.Laporan pelaksanaan penyuluhan dibuat sesuai pedoman.Ruang/tempat penyuluhan jabatan TKI disiapkan.Perkenalan petugas dengan peserta dilakukan. Merencanakan Program Penyuluhan Jabatan TKI Cara berkomunikasi yang baik 2.Laporan disampaikan kepada BNP2TKI / BP3TKI.Susunan acara penyuluhan jabatan TKI dibuat. Peningkatan kualitas jabatan TKI. 5. 1.Data Jabatan TKI dikelompokkan dan diolah.Data jabatan TKI dikumpulkan. 3. 2. b. Jabatan TKI sesuai permintaan nyata. a.

dengan masa kerja dibidang penempatan dalam negeri dan luar negeri minimal 1 tahun.BAB IV PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS PENYULUH JABATAN TKI Kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Teknis Penyuluh Jabatan TKI pada dasarnya merupakan salah satu tugas dari seorang pengantar kerja pada instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan baik ditingkat provinsi/kabupaten/kota. penyuluh jabatan dapat berasal dari petugas non PNS dan atau swasta. PESERTA PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS Kegiatan Penyuluhan Jabatan dapat dilaksanakan oleh pejabat fungsional pengantar kerja atau petugas antar kerja di UPTPBP3TKI dan atau Dinas yang membidangi ketenagakerjaan. Memperhatikan bahwa ketersediaan tenaga penyuluh jabatan sangat terbatas dan kurang dan bahkan pada berbagai unit pelaksana penempatan dan perlindungan TKI di Daerah/BP3TKI tidak tersedia tenaga penyuluh jabatan. Sedangkan peserta Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 47 . para penyuluh jabatan juga kurang mampu melaksanakan tugas Penyuluhan Jabatan. di Bursa Kerja Khusus/SMK. keterampilan dan sikap yang spesifik. dengan demikian manakala seorang pegawai yang akan ditunjuk sebagai petugas yang akan melaksanakan kegiatan Penyuluhan Jabatan diwajibkan mengikuti pelatihan danatau bimbingan Teknis Penyuluhan jabatan khususnya bidang penempatan tenaga kerja luar negeri. Peserta pelatihan adalah pengantar kerja dan petugas antar kerja pada instansi yang bertanggungjawab dibidang ketenagakerjaan. disamping kurang secara kuantitas. khususnya yang terkait dengan penempatan tenaga kerja luar negeri. Bursa Kerja Luar Negeri. petugas antar kerja di Bursa Kerja Swasta. A. oleh karena itu diperlukan peningkatan pengetahuan.

f. Memiliki kematangan emosi.bimtek adalah pegawai BNP2TKI/BP3TKI/P4TKI. Pendidikan formal minimal D3/Sarjana Muda. Mempunyai kemauan yang kuat untuk belajar. Memperhatikan sifat tugas dan peranan petugas Penyuluh Jabatan. d. mampu dan terampil dalam melaksanakan penyuluhan jabatan. b. 48 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Memiliki prinsip yang tegas. mau menerima kritik dan saran membangun untuk pengembangan diri lebihlanjut. tidak mudah goyah dan larut dalam situasi emosional. Diusulkan oleh pimpinan satuan unit kerjanya dan diarahkan untuk menjadi petugas Penyuluh Jabatan. Pelatihan dan atau Bimtek Penyuluh Jabatan secara umum di maksudkan agar petugas penyuluh jabatan selain memahami substansi dan materi sebagai Penyuluh Jabatan. Mempunyai kepribadian yang “MATANG”dan BERTANGGUNG JAWAB” e. Mempunyai motivasi dan semangat yang kuat untuk selalu meningkatkan diri terutama dalam keterampilan sebagai seorang penyuluh dan pembimbing jabatan sehingga mampu mengikuti perkembangan dan kemajuan iptek serta mengikuti perkembangan migrasi tenaga kerja luar negeri. 4. juga secara psikologis diharapkan memiliki karakteristik pribadi sebagai berikut: 1. Berminat menjadi petugas Penyuluh Jabatan. Sehat jasmani dan rohani. mampu mengendalikan diri serta mempunyai pembawaan yang matang. bertanggungjawab serta disiplin. c. maka secara umum persyaratan peserta pelatihan/bimtek PBJ antara lain: a. 2. dan dapat juga berasal dari petugas pelaksana penempatan TKI dan lembaga pendukung penempatan. Memiliki sikap yang terbuka. 3.

pejabat di bidang penempatan tenaga kerja luar negeri. 6. Memperhatikan kriteria seperti tersebut di atas.5. pengetahuan. Mampu menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan menarik. wawasan dan pengalaman yang luas. dan sebaiknya menguasai bahasa asing untuk mengembangkan wawasan dengan referensi yang lebih luas. B. agar kiranya dalam penentuan petugas Penyuluh Jabatan memberikan perhatian yang mendalam. 9. PENGAJAR Tenaga Pengajar penyuluhan jabatan adalah para ahli dibidang penyuluh jabatan. 8. praktisi Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 49 . Memiliki kecerdasan rata-rata. antaralain: petugas Penyuluh Jabatan senior. lancar dan tidak membosankan. Memiliki sikap yang luwes (supel) dalam bergaul secara akrab dan menyenangkan serta senang membantu/mempunyai jiwa sosial. Menyukai pekerjaan sebagai penyuluh dan pembimbing jabatan sebagai bagian dari kehidupannya. sehingga pekerjaan yang dilakukan terasa mudah. Memiliki pemahaman tentang psikologi pada umumnya. diharapkan kepada pimpinan satuan unit kerja. Sedangkan terhadap petugas yang akan di ikutkan dalam bimbingan teknis perlu dipertimbangkan aspek aspek penguasaan terhadap program penempatan dan perlindungan TKI dengan segala problema dan permasalahannya serta cerita keberhasilan/sukses story TKI yang telah pulang ke tanah air. ringan. 7. Memiliki komitmen yang kuat untuk merahasiakan data pribadi individu yang ditangani melalui bimbingan jabatan. sejauh mungkin diupayakan yang bersangkutan memiliki aspek kepribadian yang mendekati kriteria tersebut diatas. 10.

p. yang materinya mencakup : a. c. j. Bahasa Indonesia. Perbedaannya terletak pada jumlah jam pelajaran dan kedalaman substansi materi. d. Metodologi (metodik didaktik/andragogi). o. Pada mata pelatihan dan bimbingan teknis (inti). n. 1. Dasar Teori Komunikasi. Statistika Dasar. k. METODA DAN PENILAIAN Materi Materi penyuluh jabatan. ahli antar kerja. Teknik Wawancara. g. ahli pelatihan kerja. Teknik Penyuluhan Jabatan. f. MATERI. 50 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Materi bimbingan teknis Penyuluh Jabatan sama dengan cakupan materi pelatihan tenaga Penyuluh Jabatan di atas. Teknik Konseling. Analisis Transaksional Dasar. Teknik Bimbingan Jabatan. Hubungan Industrial dan Jamsos. h. BNP2TKI serta Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan. Kewirausahaan. C. Analisis Jabatan. Menggali Potensi Diri. pengajarnya merupakan tim yang secara bersama-sama berada dikelas. Sistem Antar kerja. i. Dasar-dasar Pemeriksaan Psikologis. mengacu kepada program pelatihan yang disusun oleh pusdiklat pegawai Kemnakertrans dan Biro Organisasi dan Kepegawaian. Informasi Pasar Kerja.penempatan tenaga kerja luar negeri psikolog. m. Psikologi Umum. e. q. b. l.

sedangkan bimbingan teknis Penyuluh Jabatan dilaksanakan selain oleh unit teknis dilingkungan BNP2TKI. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 51 . hasil penugasan. Ceramah/kuliah kecil. f. d. mencakup keaktifan siswa dalam kelas. Simulasi (role playing). h. MEKANISME DAN PROSEDUR Penyelenggaraan pelatihan Penyuluhan Jabatan dilaksanakan oleh Biro Organisasi dan Kepegawai bekerjasama dengan Pusdiklat pegawai Kemenakertrans. Konsultasi. Praktek dan latihan. Kunjungan. juga dapat dilaksanakan oleh BP3TKI selaku Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) BNP2TKI di tingkat Daerah serta Dinas yang membidangi ketenagakerjaan di tingkat Provinsi. i. praktek dan (bila diperlukan) tes tertulis tentang pemahaman serta penyelesaian masalah. Penilaian Penilaian peserta (evaluasi) dilakukan selama pelatihan. Penugasan.2. c. 3. kunjungan dll): a. Deputi Bidang Penempatan. sedang 60 % sisanya merupakan kegiatan yang bersifat terapan (praktek. g. D. Tanya-jawab. Dalam hal sumber pembiayaan pelaksanaan Pelatihan/bimtek Penyuluh Jabatan dapat dilaksanakan dengan menggunakan sumber dana baik dari APBN maupun APBD. Diskusi. simulasi. dalam hal ini Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan. Metoda Penyajian materi di kelas maksimal 40 %. Studi Literature. latihan-latihan. diskusi. b. e.

BNP2TKI) tentang program pelatihan Tenaga Penyuluh Jabatan.Pelatihan Penyuluh Jabatan dilaksanakan berdasarkan surat edaran dari Pusat (Sekretaris Utama. Sedangkan unuk pelaksanaan bimtek diprovinsi. yang ditujukan kepada Kepala BP3TKI dan Dinas yang menangani bidang ketenagakerjaan. Calon Peserta yang diusulkan ke Pusat oleh Pimpinan satuan Unit kerja adalah calon yang telah dipilih sesuai persyaratan. dilaksanakan berdasarkan surat edaran dari Deputi Bidang Penempatan tentang bimtek tenaga penyuluh jabatan. seleksi peserta dilakukan oleh tim provinsi. yang ditunjuk kepada Gubernur dan Bupati/walikota dengan tembusan kepala BP3TKI dan Dinas yang membidangi ketenagakerjaan provinsi/kabupaten/kota. 52 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Sedangkan Bimtek tenaga Penyuluh Jabatan. Seleksi awal dilaksanakan disatuan kerja masing-masing calon peserta. diselenggarakan oleh Pusat. Kepala BP3TKI mengkoordinasikan pengusulan calon peserta dengan yang membidangi ketenagakerjaan provinsi/kabupaten/kota yang berada di wilayah kerjanya. Selanjutnya hasil seleksi didaerah yang dikirim ke pusat akan dilakukan seleksi tingkat pusat. Berpedoman kepada surat edaran tersebut diatas. mengajukan usulan calon peserta yang ditujukan kepada sekretaris utama untuk kepersertaan pelatihan Tenaga penyuluhan jabatan dan kepada Deputi Bidang Penempatan Cq Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan untuk bimbingan teknis tenaga penyuluh jabatan. dengan mengacu kepada persyaratan yang ditentukan oleh pusat. dengan tembusan disampaikan kepada Gubernur dan Bupati/walikota. dengan mengacu kepada persyaratan yang ditentukan oleh penyelenggara.

Penetapan kurikulum. Pembentukan panitia pelaksana c. laporan disampaikan kepada Deputi Bidang Penempatan. ditandatangani oleh Deputi Bidang Penempatan atau pejabat yang ditunjuk. Pelaporan dan Evaluasi Pelaporan pelaksanaan pelatihan dan bimtek Penyuluh Jabatan. BNP2TKI. 3. Sertifikasi Sertifikasi pelatihan Penyuluh Jabatan ditanda tangani oleh sekretaris utama. PENYELENGGARAAN PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS 1. disusun oleh tim penyelenggara yang mencakup realisasi seluruh pelaksanaan pelatihan dan atau bimtek.E. peserta dan pengajar Pelaksanaan Pelaksanaan pelatihan / bimtek Penyuluh Jabatan diselenggarakan dengan mengacu kepada pedoman dan ketentuan yang sudah ditentukan. sedangan Sertifikat Mengikuti Bimbingan Teknis Penyuluh Jabatan yang diselenggarakan oleh Pusat. 4. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 53 . 2. BNP2TKI. Persiapan administrasi dan keuangan b. tembusan kepada Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan. Persiapan a.

kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan dan mengendalikan keserasian pelaksanaan program dengan perencanaan yang telah ditetapkan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program. terhadap jabatan-jabatan TKI dan lowongan pekerjaan yang terbuka di luar negeri. sehingga dapat di tangani secara tepat waktu. Pengaruh penyuluhan jabatan TKI dimonitor untuk menjawab capaian indikator keberhasilan pelaksanaan penyuluhan jabatan. MONITORING Monitoring dan evaluasi bertujuan agar setiap penanggungjawab dan pengambil keputusan dapat mengetahui keberhasilan maupun permasalahan yang dihadapi sedini mungkin. d. Meningkatnya pemahaman masyarakat pencari kerja. ialah memonitor apakah aktivitas penyuluhan jabatan yang dilaksanakan telah sesuai dengan strategi dan sasaran program yang telah disusun. EVALUASI DAN PELAPORAN A. 2. Proses penyuluhan jabatan TKI. Meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap persyaratan dan proses penempatan TKLN. lembaga pendidikan dan kelompok sasaran lainnya terhadap penyuluhan jabatan.BAB V MONITORING. Dalam arti lain. b. c. 54 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . sebagai berikut : a. Diperolehnya dukungan yang kuat dari berbagai pihak. Meningkatnya pemahaman masyarakat umum/pencari kerja. Monitoring meliputi aspek proses pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI dan pengaruh yang terbentuk sebagai berikut : 1.

3. karyawan yang akan purna tugas dan masyarakat umum. B. hendaknya selalu dibuat laporan yang berisi : tanggal. jumlah peserta penyuluhan. Adapun kegiatan penyuluhan jabatan TKI perlu dibuatkan laporan pelaksanaan kegiatan yang sekurangkurangnya memuat informasi sebagai berikut : Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 55 . siswa sekolah lanjutan tingkat atas. pencari kerja. mahasiswa. Ruang lingkup kegiatan penyuluhan jabatan TKI yang dapat dilaksanakan sesuai dengan kelompok penerima manfaat/ pengguna. tenaga kerja. Dalam hal penyampaian laporan. dampak tidak langsungnya adalah meningkatnya peta potensi CTKI di setiap wilayah kabupaten dan desa. waktu dan tempat pelaksanaan. f. pertanyaan yang diajukan peserta dan jawaban yang diberikan. PELAPORAN Setelah penyuluhan jabatan dilaksanakan. tepat dan sesuai dengan latar belakang dan kompetensi pencari kerja. organisasi kemasyarakatan. Dengan diselesaikannya pembuatan laporan juga merupakan bahan evaluasi kegiatan untuk penyempurnaan program dan kebijakan yang akan datang. Terlaksananya kerjasama antar lembaga penyedia tenaga kerja dengan lembaga penempatan sehingga tercapai tujuan dan sasaran penyuluhan jabatan. dapat disampaikan dampak langsung maupun tidak langsung dari pelaksanaan penyuluhan jabatan yang telah dilaksanakan. Dampak langsung pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI antara lain adalah meningkatnya jumlah CTKI dan terlaksananya program penempatan TKI ke luar negeri. Tersedianya informasi pasar kerja yang akurat. pointer bahan penyuluhan.e. pondok pesantren. meliputi : siswa sekolah lanjutan pertama.

f. dan prime time). Media Penyuluhan Jabatan TKI : a. Tempat dan lokasi penyuluhan. Peserta. buku penuntun jabatan.1. Menggunakan perangkat elektronik meliputi. segmentasi radio (radio bisnis. Apakah waktu pelaksanaan penyuluhan jabatan TKI sesuai jadwal yang telah ditentukan ? b. g. Radio. Slide. LCD/Infocus. Waktu. 3. Materi dan media yang disampaikan sesuai dengan kondisi dan klasifikasi kelompok sasaran d. Sesuai yang dibutuhkan dan atau tidak terbatas. audio visual ( Televisi. 56 . Apakah penyuluhan jabatan TKI yang dilaksanakan mudah dipahami oleh peserta / CTKI ? e. Materi dan media. b. Apakah tempat sudah sesuai yang diinginkan? c. yang dicetak/ dibuat. Pemberi Materi. jabatan kerja luar negeri yang dicetak/dibuat dalam katalog peluang kerja. kamus jabatan. brosur. Metode yang digunakan. Jumlah leaflet. Sound System) dan waktu (reguler time. Ceramah dan tanya jawab Materi Penyuluhan Jabatan TKI : a. Petugas yang telah diberikan kepercayaan oleh Kepala Kantor untuk melaksanakan penyuluhan jabatan TKI. Distribusi jumlah leaflet. Overhead Proyektor. radio mass) yang dilaksanakan sesuai perkembangan lowongan kerja Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 2. Sasaran. brosur. Penyuluhan Jabatan TKI : a. banner.

Dalam penyuluhan jabatan TKI unsur-unsur penting yang harus dikuasai antara lain : a. Televisi: Jumlah stasiun televisi. Penggunaan media video/audio visual. evaluasi dapat membantu menata seperangkat Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 57 . kekuatan dan kelemahan yang ada. kegiatan evaluasi dapat memberi gambaran tentang bagaimana kualitas operasional program. efektivitas biaya dan arah produktif potensial masa depan. Evaluasi Pada hakekatnya evaluasi diyakini sangat berperan dalam upaya meningkatkan kualitas operasional suatu program dan berkontribusi penting dalam memandu pembuat kebijakan di seluruh strata organisasi. layanan. Apakah pencapaian tujuan penyuluhan jabatan TKI yang telah dilaksanakan dapat tercapai atau tidak ? Apakah terdapat hambatan dalam penyuluhan jabatan ? Dengan menyediakan informasi yang relevan untuk pembuat kebijakan. dan internet lowongan kerja/pasar kerja luar negeri d. 4. Kerjasama penyuluhan jabatan antara lain ceramah penyuluhan jabatan. Program genre yang tepat (fokus) ke news (Frekuensi). mendesain evaluasi yang baik dan menganalisis hasilnya dengan tajam. EVALUASI DAN PENILAIAN 1. hari karir (career day). c. b. Sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan penyuluhan jabatan Hasil Kerjasama dalam penyuluhan jabatan. Dengan menyusun. C. pameran kesempatan kerja (job fair). kisah keberhasilan (success story) TKI berhasil.b.

memfasilitasi modifikasi dan penajaman struktur program dan aktivitas serta memberi sinyal akan kebijakan penataan ulang personil dan sumber daya yang dimiliki. Untuk selanjutnya dapat disimpulkan bahwa evaluasi dapat dimanfaatkan untuk menilai dan meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan serta kebijakan program. Penilaian Pelaksanaan penilaian dilakukan setelah melalui langkahlangkah monitoring dan evaluasi.prioritas. 2. sehingga mendapat data-data dan informasi sebagai dasar penilaian untuk mengambil keputusan dan kebijakan perbaikan kedepan. 58 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . mengarahkan alokasi sumber dana. Evaluasi adalah suatu teknik penilaian kualitas program yang dilakukan secara berkala melalui metode yang tepat.

atau pegawai yang ditunjuk dalam kegiatan Pelayanan Penyuluhan Jabatan dalam mendukung sasaran yang terwujudnya Pelayanan Penempatan TKI secara optimal.BAB VI PENUTUP Dengan disusunnya Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia ini. Disamping itu. diharapkan akan memberikan pemahaman dan pola tindak yang sama dalam pelaksanaan Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja di Indonesia. dengan tersusunnya Buku Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan TKI ini diharapkan agar dapat bermanfaat bagi BNP2TKI dan semua pihak yang terkait. Sehingga Tenaga Kerja Indonesia mendapatkan informasi pasar kerja yang tepat. DIREKTORAT SOSIALISASI DAN KELEMBAGAAN PENEMPATAN Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 59 . akurat dan pencari kerja dapat mempersiapkan diri dan memenuhi persyaratan kerja yang dibutuhkan di Pasar Kerja/kesempatan kerja di luar negeri yang pada gilirannya dapat mewujudkan tujuan Penempatan dan sekaligus Perlindungan yang optimal. sehingga fungsi Penempatan dan Perlindungan TKI dapat dilaksanakan secara berkesinambungan. terutama pada Petugas Penyuluh Jabatan para Pejabat Fungsional pengantar kerja/petugas antar kerja.

Direktorat Penyiapan Pemberangkatan. Seri Panduan Penyuluhan. Tahun 2001. Tahun 2003. Analisis Sistem Informasi Pasar Kerja Nasional. Depnakertrans. Tahun 2010. Direktorat Analisa dan Bimbingan Jabatan. Depnakertrans. Tahun 2002.DAFTAR PUSTAKA 1. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri. Depnakertrans. Depnakertrans dan Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. 5. Apa dan Bagaimana Sosialisasi PTKN. 4. Pedoman Penyuluhan dan Bimbingan Jabatan Tahun 2008. Pedoman Bimbingan Teknis Tutor/Fasilitator Petugas Rekrut Calo TKI. 60 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI. Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri. 2. Direktorat Jenderal Pebinaan Penempatan Tenga Kerja Dalam Negeri. Deputi Bidang Penempatan. 3.

Asphalt/Concrete Road Drill Machine Operator. 2.Pengendali Mutu Pekerjaan Jalan.Foreman of Hot Asphalt Production 1. 3. 11.Mandor Perkerasan jalan.Tukang Pasang Perancah Besi 14. 6.Laboratory Technician of Concrete. 3. 3.Teknisi Laboratorium Aspal.Construction Safety Engineer.Mandor Produksi Campuran Aspal Panas.Road Construction Engineer. 4.Pelaksana Pekerjaan Jembatan. 16. 12.Laboratory Technician of Soil. 5.Quality Controller of Road Construction.Philipina 1 1.Canal Spede Machine Operator.Mekanik Alat-alat Berat. 4. 6. Nama Jenis Jabatan/Pekerjaan TKI DI Luar Negeri Bahasa Indonesia 4 1. 2. 8.LAMPIRAN 1 : JENIS JABATAN / PEKERJAAN TKI DI LUAR NEGERI MENURUT SEKTOR / SUBSEKTOR LAPANGAN USAHA / SUB BIDANG JASA No Sektor / Sub Sektor Lapangan Usaha 2 Jasa Konstruksi Bidang / Sub Bidang 3 1. 13.Site Manager of Road/ Bridge Construction. 7. TimTeng dan Malaysia. 4.Stone Mason. 9. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 61 . 15.Manajer Lapangan Pekerjaan Jalan/ Jembatan. 8.Soil Leveller Machine Operator.Operator Alat Berat/ Mesinmesin Konstruksi Jalan dan Jembatan.Teknisi Laboratorium Beton 13.Teknisi Laboratorium Tanah. 12.Bridge Construction Engineer. 5. Keterangan Negara Pengguna 6 TimTeng dan Malaysia.Manager of Road/Bridge Contruction.Operator Mesin Pengeras Jalan Beton.Mills Road Machine Operator.Tukang Pasang Batu Belah. 2.Operator Mesin Giling Jalan 4. 5. 11.Kepala Pengawas Pekerjaan Jalan/ Jembatan. 15.Operator Mesin Bor Jalan Aspal/Beton.Kontruksi Transportasi Jalan dan Jembatan.Foreman of Road Pavement.Pelaksana Pekerjaan Jalan. 3.Chief Supervisor Engineer of Road/Bridge Construction.Operator Mesin Penggali Parit.Surveying Technician of Road/ Bridges.Laboratory Technician of Asphalt.Scaffolder Stell. 6.Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi. 2.Tehnisi Pengukur Pekerjaan Jalan / Jembatan. 9. 10. Brunai.Manajer Pelaksana Pekerjaan Jalan/ Jembatan. 7. 6. Brunai. 1.Operator Mobil Pengaduk Beton.Mechanic of Heavy Equipment 10. 5. 16. 14.Concrete Road Assifying Machine Operator. 2. Bahasa Inggris 5 1.Operator Mesin Perata Tanah.Concrete Stirring Road Car Operator.

14. 9. 15.Worker of Pole Steel Construction.Worker of Pair Building Roof (Pensile/Asbestos/ Zinc/Fiber).Tukang Pancang Konstruksi Baja.Tukang Pasang Kudakuda Rangka Besi Bangunan.Saw Machine Presisi Operator. 7.Operator Alat 62 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Bitumen Sprayer Machine Operator 10. 7. 19.Teknisi Pengukur Pekerjaan Bangunan. 5. 5.Tukang Pasang Kaca Bangunan.Tukang Cor Beton Bertulang. 14. 16. 18. 1. 10. 27.Tower Crane Building Machine Technician.Tukang Pasang Interior Bangunan. 1.Operator Mesin Penggali 7. 23. 2.Tukang Kayu Konstruksi Bangunan.Tukang Pasang Besi Beton.Mason / Pair of Building Wall Brick 11.Wood Crab Machine Operator 29. 8.Operator Mesin Penyemprot Aspal.Wood Construction Building Carpenter. 25. 4. 19.Asphalt Paver Machine Operator.Teknisi Laboratorium Bangunan.Building Painter.Worker of Pair Interior Building 24. TimTeng dan Malaysia.Worker of Pair Part Partition in Building. 20. 9. 8. 17. 1.Cor Reinforced Concrete Worker.Worker of Pair Concrete Iron. 18.Basts Wood MachineOperator 1. 2.Tukang Pasang Kudakuda Rangka Kayu Bangunan.Operator Mesin Poles Kayu. 6.Pelaksana Pekerjaan Gedung.Worker of Pair Flame Resistant Brick (Furnace). 8.Operator Mobil Derek. 9. 8.Tukang Plaster Dinding. 29. 4.Pekerja Bangunan. 13. Brunai.Teknisi Mesin Tower Crane Bangunan.Worker of Pair Building Wood Frame Easel.7.Operator Mesin Pencampur Aspal. 15.Worker of Pair Building Iron Frame Easel. 4.Building Worker. 12. 22.Operator Mesin Gergaji Presisi.Tukang Kayu Kusen.Laboratory Technician of Building.Tukang Pasang Bata Tahan Api (Tanur).Operator Mesin Penggelar Aspal.Spade Machine Operator. 20. 23. 10. 28. 21. 26.Worker of Pair Building Pipe. 17.Building Design Engineer.Surveying Technician of Building.Tukang Pasang Ubin Keramik. 25.Operator Mesin Pahat Kayu.Tukang Pasang Sekat Bagian Dalam Bangunan. 27.Worker of Pair Wall Ceramic.Wood Chisel Machine Operator 28. 21. 3.Tukang Pasang Dinding Keramik. 13.Ahli Perencana Tehnik Bangunan.Tukang Batu/Pasang Bata Dinding Bangunan. 16. 6. 11.Worker of Pair Tile Ceramic. 9.Crane Car Operator.Cushion Wood Carpenter.Tukang Cat Bangunan. 2.Worker of Pair Building Glass.Operator Mesin Ketam Kayu. 10. 3.Foreman of Building Worker.Tukang Pasang Atap Bangunan (Genteng/ Asbes /Seng/Fiber) 26.Tukang Pasang Pipa Bangunan. 12.Konstruksi Bangunan Gedung..Building Construction Engineer. 22.Mandor Pekerja Bangunan.Aspahlat Mixing Plant Machine Operator.Wad Plastecer. 24.

Pramusaji F & B.Baker.Seanstross 5.Pembantu Penyedia Makanan. 4.Operator Mesin Derek Menara.Building Construction Crane Machine Operator. 9. 4.Pembantu Penyedia Pastri 8.VCD.Bulldozer Machine Operator.Perakit Televisi. 3. 5.CD.Commis 2. 5.Penyelia Penyedia Makanan 4.Commis Pastry. 1.Perakit Peralatan Audio Visual.Room Attendant Señior.Operator Mesin Buldozer 4.Food and Baverage Supervisor 12. Industri Elektrónika Electrónika Mekanika : Radio.DVD Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 63 . 6. 11. 2. 4.Resepsionis Biro Perjalanan 2. Malaysia.Berat/ Mesinmesin Bangunan.Perjalanan Wisata. 3.F & B Outlet Manager. 7.Hotel Recepciones. Casete dan CD.Pembantu Penyedia Roti 5.Public Area Attendant 3. 7.Pastry Cook.Juru Pembersih Hotel dan Restoran.Juru Linen 5.Radio Assembly. 1. 6. Hongkong.Chief De Partie 4. TV. 6.Penata Bunga di Hotel 2. dan UAE.Senior Linen.Operator Mesin Derek Gantung.Tower Crane Mo.Kepala Bartender Restoran 14. Tanah. 7.Operator Instalasi Pengaduk Beton. Singapura.Operator Mesin Keruk Tanah.Junior Baker. 2.Bartender. 8. 13. 9.DVD Electric Check Inspector.Travel and TourReceptionist 2.Restorant Hotel Berbintang 1.Hotel Concierge.Juru Kamar Hotel. 6.Custodion / Cleaner. 9.Soil Dredge Machine Operator.Audio Visual Divide Assembly 3. 5.Food and Baverage Waiter 11. 8.Bartender Restoran 12.Penjual Tiket Perjalanan. 15. Hongkong dan UAE. 2. 1. Malaysia.Linen Señior. 8. 6.Front Office Supervisor 10.Resepsionis Hotel. 8. 12.Señior Juru Area Publik 7. 10.Pengawas Makanan dan Minuman.Perakit CD/VCD/DVD 6. 1.Casete Electric Check Inspector. 2.Hotel Flowerist.Kepala Penyediaan Pastri.Pekerja Umum Elektronika.Cook 3. Singapura. 3.Inspektur Casete Electrik Check. 2.Travel Ticket Seller. 7.Televise Assembly. 3.Publica Area Senior 7. 1.Perakit Radio. 7.Penyedia Roti.Chief De Partie-Pastry 10. 4. 4.Inspektur CD.Chief Bartender 14. Brunei.Penyedia Pastri. 11. 15. Pariwisata Hotel dan Restoran 1.Pengurus Makanan dan Minuman.VCD. 8. 10. Brunei. 3.CD/VCD/DVD Assembly. DVD Electric Check.Concrete Instalation Operator.Penyelia Penyedia Roti. 6.Hotel Berbintang.Operator Mesin Derek Pemancang Tiang Beton.Señior Juru kamar.Concrete pile Pole Machine Operator. 1.Room Attendant 2. 11. 2.Penyedia Makanan 3.Pelayan Tamu Hotel.VCD. Malaysia dan Taiwan. 5.Penyelia Front Ofice.Operator Mesin Derek Konstruksi Bangungan 6.General Electronica Worker.Dredge Winch Machine Operator. 5.Pembantu Front Office 9.Front Office Asistan. 7.Juru area publik 3. 1.Chief Baker. 2.

Senior Engine Mekanik. 1.Radio Electric Check Inspector.Operator In Circuit Test (ICT) PCB.Welder SMAW Senior 1.Senior Chassis & Powertrain Electrical. 15. 9.Teknisi Engine Tun Up.Inspektur Safety CheckTV.Operator Mounting PCB Manual.Teknisi Brake Manual. 11. Malaysia.Welder Non SMAW Senior.Senior Bodi Elecrtical.Power Train Senior. 3.Mekatronik.Welder SMAW Junior.Operator Alignment Adjustment Casete.Yunior Perawatan dan Perbaikan Kendaraan Ringan 2.Alignment Adjustment Casete Operator. 6. 2. 5. 22. 18.Mechanical Measurement Operator.Engine Tune Up Injection Technician. Tim Teng. 1. 1.Powertrain Technician Junior.Light Automotive Mechanic Junior Malaysia.Touch Up.Mechatronic Master. 10.Enginee Tun Up Technician.Brake ABS Technition.Kendaraan Ringan Roda 4.Las Non SMAW Muda.Electrical Enginee Senior.Dipping Solder PCB Operator. 16.Operator Mechanical Measurement. 22.Teknisi Engine Tune Up Injeksi. Industri Otomotif 1.Senior Engine Electrik 3.Brake Manual Technician.PCB Maker Operator.Safety Check-TV Inspector.Teknisi Junior Powertrain.Packing Operator.Examine Emission Gas Over Technician. Brunai danTaiwan. 3. 2. 19. 17. 21.Teknisi Brake ABS. 5.Otomotif Electrical Senior.Mounting PCB Manual Operator.Senior Mekanik Otomotif.Teknisi Yunior Powertrain. 11. Industri Jasa Pengelasan. 1.Operator Dipping Solder PCB.Teknisi Wheel Alignment. 1. 18. 4.Las SMAW Muda 2.Operator PCB Maker. 1.Senior Chassis & Suspension 2. 1. 3. 20. 4. 5.Non SMAW 64 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 2. PCB. 4.Senior Electrical Otomotif 2.Senior Powertrain. PCB Operator. 21.Chassis & Power Train Electrical Senior 1.Alignment Adjustment Radio Operator. 4.Stering & Suspension Technician Yunior. 4. 3.Chassis & Suspension Senior.Mechanic Engine Senior 3.Powertrain Technician Junior 2.Asembly and Solder Operator. 19.Visual PCB Inspector. 12.Operator Asembly and Solder. 1. 5. 10. 2. 5.Las SMAW Madya. 6.Electrical Body Senior. 2.Operator Connecting Assembly.Operator Alignment Adjustment Radio 13. 20. 2.Teknisi Yunior Stering & Suspension.Operator Touch Up.Chassis 5. 1. 14.Alignment Adjustment Video-TV Operator. 15.Connecting Assembly Operator.Teknisi Penguji Emisi Gas Buang.Inspektur Radio Electric Check.Welder Non SMAW Junior. 17. 5. 12. 1.Enginee 1. 2.Operator Packing. 13. 2.Wheel Alignment Technician. 16.Las Non SMAW Madya.Operator Alignment Adjustment Video-TV.Inspektur Visual PCB.Otomoif Mechanic Senior 2. 2. 8.Master Mekatronik. dan Brunai. 3. 1.Electrical. 1.SMAW 2.8. 6. 14.In Circuit Test (ICT) PCB Operator. 9. 4.

4.Basic Help Desk.Las Praktisi International.Net.International Welding Spesialist. 3.Help Desk. 1.Product Operation Supervisor Principal. 3. 1. 2.Web. 7.Operator Madya Operasi Produksi.International Welding Practisioner. 5. 6.Well Production Helper. G2 & G3).Programer Analisyst 1.Advanced Oracle DB.Use Office.ASP.3. 3.Pekerja Derek Sumur.Basic Help Desk. 1. 1.Oracle DB. Programer.Net.International Fillet Welder (Welder F1 & F2) 2.DB. 6.Product Operation Senior. 4.Basic Office. Industri Teknologi Informatika 1. 4.Operator Menara Perawatan Sumur. 5. 5.PHP Web Programer.Las Engine International 1. Well Crane Worker Well Rotary Boor Worker.Oracle DB. 3.Pengawas Utama Operasi Produksi. 4.Programer 3. 3. 2.IMG Hulu/ Pengebor Minyak dan Gas Bumi 3.IMG Hulu / Perawatan Sumur (PS). Programer. Programer. Programer. Programer.Programer.Komputer/ Telematika Operator.Net Programer. 5. TimTeng dan Aspac.Las Fillet Internasional. 4.Java Programer. 4.Web. 1.International Plate Welder (Welder G1.Data Based Programer 4. Well Cable Boor Worker.Las Spesialist International.Programer. 8. 4. 7.Programer Master 1. 3. 2. 4. 6. 2.Junior Web .Helper Sumur Produksi.Land Well Treatment Operator 3.Product Operation Junior. 6.AnalisisProgramer 1.Java Web. 2.VB.Programer. 2. 5.ASP.Operator Lantai Perawatan Sumur.Advanted Java Prog.Pekerja Bor Rotary Sumur.VB. 7. 1.Web. 1.Komputer/ Telematika Programer.Penyemen Sumur Minyak. 1. (Las F1 & F2) 2.Las Plat Internasional. Timur Tengah.Advanced Oracle DB. G5 & F6) 4. 5.Web.Well Tower Treatment Operator. 6.Prog.International welder.Master Web Programer.Programer.International Welding Tecnologist.Programer 3. 3. 6. 1. 6.International Welding Engineer.Profesional Office. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 65 . 4.Programer.PHP Web Programer. 1.Las Teknologi International 7.Net Programer.Advanted Java Prog. 2.Web .Pengawas Operasi Produksi. 3.Net Programer. 2. 2. 3.Programer. 4. Oil Well Cement Worker. 3.Programer Yunior.Junior DB.Help Desk.Junior Programer 2.IMG Hulu / Operasi Produksi (OP).Pekerja Bor Kabel Sumur. 2.Advanted VB. 4.Use Office. 5.Programer Yunior.Advanced DB Programmer. Programer 7.Programer.Programer Yunior.Product Operation Supervisor.International Pipe Welder (Welder G4. 3. 2.Las Pipa Internasional. 1.Advanted VB.Java Web.VB.DB. 5.Basic Office.Net Programer.Office Profesional. (Las G4. 2. 3. 6.Practical Office. Timur Tengah. 4.Java Programer. 1. 8.DB.VB.Programer.Prog.Operator Muda Operasi Produksi. 1. 5. 2. 5. 6. 2. G2 & G3) 3. Industri Minyak dan Gas Bumi. Programmer.Advanced DB Programer. G5 & G6) 4. 3. (Las G1.Practical Office. 2.

Operator.FieldGas Scraber 5.Pertenunan Tekstil. 11.Textile Cleaner Worker. Taiwan. 2. 1.Operator Jahit Produk Pakaian Jadi. 1. 4.Operator Jahit Muda. 2.Helper Operator FGP 2.Mills Textile Fiber Machine Operator. 6. 2. 2. 4. 66 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Operator Mesin Penenun Tekstil.FGP Operator. 4.4.Superintendent LNG 12.LNG Supervisor.Operator mesin Pencelup Warna Kain/Tekstil.Operator Penyusun Serat Tekstil 5.FGL Operator Helper.IMG Hulu / Pencairan LNG Produksi. 6. 1. 2.FGPR Operator Helper.Operator Mesin Pemotong Pola Pakaian Jadi. 4.Operator Mesin Penyisir Serat Tekstil. 1. 9.LNG Superintendent.Well Treatment Unit Operator. 1.Field Gas Refrigrant Supplier Operator. 4. 1. 5. 6.Pekerja Pembersih Tekstil.Textile Dryer Worker.Pelayan Pengerut Tekstil. 2. 5. 5.Textile Color Dyer Machine Operator.Operator Field Gas Pemasok Refrigrent 7. 8. 3. 6.Operator Unit Perawatan Sumur.Field Gas Purification 3.Operator. 2.Textile Cleaner Machine Operator. 12. 3.Operator.Textile Fiber Comb Machine Operator 3. 8.Field Gas Liquefaction 9.Operator Jahit Mahir.Textile Weaver Machine Operator.Penyedia Bahan Baku Kain. 1. 3.Helper Operator FGS 4. 4. 9.Textile Dye Worker.Operator Mesin Penyulam.Ahli Pengendali Perawatan Sumur.Helper Operator FGL 8.FGL Operator.LNG Representative Manager.Well Treatment Controller Engineer. 3.Textile Fiber/Materials Comb Worker.Pekerja Pemutih Tekstil.Pengawas Perawatan Sumur 4. 1. 5. 4.Operator Planel LNG. 1.Sewing Operator Senior. Taiwan. 3. 11.FGS Operator.Operator Mesin Pembuat Pola Tekstil. 2. 3.Sewing Operator Capable.Pemutihan dan Pewarnaan Tekstil. Industri Tekstil 1.Operator Jahit Madya. 2. 7. (Pria-Wanita). 1. 6. 7.Well Treatment Supervisor. 7.Pekerja Pewarna Tekstil.Textile Fiber Composers Machine Operator. Industri Pakaian Jadi / Industri Garmen.Cloth Basic Commodity Supplier. 4.Pola Pakaian / Busana Anak dan Dewasa. 2.FGS Operator Helper.Textile Wrinkle Worker. 2.Sewing Operator Junior.Operator Mesin Tarik Serat Tekstil.FGP Operator Helper. 10.Manajer Representatif LNG 1. 5.Operator Mesin Pencuci Kain/Tekstil 4. 4.Planer LNG Operator. Taiwan dan Malaysia.Cloth Cutter Machine Operator.Penyisir Serat/Bahan Tekstil. 3.Cloth Embroidery Machine Operator.Operator Mesin Pemotong Kain.Textile Whitener Worker.Dress Pattern Cutter Machine Operator.Supervisor LNG.Pekerja Pencuci Tekstil. 3.Dress Pattern Maker Machine Operator.Helper Operator FGPR. 5. 10. 6.

Truck Person Driver.Pengemudi Tangki Bahan Bakar Minyak dan Gas. 2. 1.Chief of Easter Garment Product Supervisor. 4.Tourism Bus/Minibus Driver. 1. 3.Rental Bus/Mini Bus Driver. 2.Pengemudi Profesional Angkutan Barang 3. 4.Jip Person Driver.Kepala Penyelia Penjahitan.Pengemudi Tangki Air. 2.Pengemudi Bus/Minibus Pariwisata.Penyeliaan dan Teknisi Jahitan. 7. 1.Light Truck General/Rental Driver 1.Pengemudi Truk Hewan/ Ternak.Pengemudi Profesional Bus dan Mini Bus 1.Pengemudi Box Barang Pribadi. 3. 1.Rental Sedan Dirver. 2. 3. 2.5.Sedan Person Driver. 5. 1.Product Packaging Worker. 6.Pengemudi Jip Pribadi.Official/Worker Bus Driver. 2.Disain Produk Pakaian.Kepala Penyelia Pasca Produk.Pengemudi Container.Mini Bus Person Dirver.Pengemudi Minibus Pribadi. 1.Chemistry / Material of High Dangerous Tanker Driver. 4. 8. 1.Design Dress Product.Material Box Person Driver.Pengemudi Truk Ringan Umum/Sewa. 6.Rental Jip Driver. 7..Pengemudi Truk Tanah / Sampah. 5.Post Garment Product Quality Contrôler.Land/Rubbish Truck Driver.Livestock/Animal Truck Driver. 6.Pengemudi Truk Sembako 5. 3.Taxi Driver.Pengemudi Bus Karyawan.Pengemudi Jip Sewa 4.Water Tanker Driver. 6. 3.General Travel Bus/Mini Bus Driver. 4.Teknisi Peralatan dan Mesin Garmen.Supervisor Taxi. 3. 6. 10.Penyelia Pemotongan dan Penjahitan.Pengemudi Bus Kota 5.Oil and Gas Tanker Driver.Pengemudi Truk Sayuran/ Daging/ Ikan (Cold). 1.Pengemudi Truk Gandeng 3. 2. 5.Penyelia Bahan Baku dan Disain Produk. 1. 3. 6.By Side Truck Driver.Cutting and Sewing Supervisor.Penyelia Pasca Produk 4. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 67 .Sedan dan Jip. Jasa Pelayanan Transportasi Angkutan Darat 1.Basic Commodity and Design Product Supervisor. 5.City Bus Driver.Container Driver. 6. 3. 2.Pengemudi Sedan Sewa.Pengemudi Taxi. 5. 4. 4. 2.Pengemudi Sedan V VIP. 3. 3.Bus Way Driver 7.Pengemudi Box Barang Umum/ Sewa.Truk Tangki.Quality Control Pasca Produk Garmen 7. Aspac dan TimTengah.Pekerja Packing Produk. 2.Taxi Supervisor.Food Truck Driver.Pengemudi Truk Pribadi.Vegetable/ Meal/Fish (Cold) Truck Driver. 2.Material Box General/ Rental Driver. 1. 2. 6. 1. 5.Pengemudi Bus/Minibus Sewa.Maintenance and Garment Machine Technician. 4. 1. 2.Sedan V VIP Driver. 2.Chief of Sewing Supervisor.Post Garment Product Supervisor. 8. 2.Pengemudi Bus/Mini Bus Umum Antar Kota.Pengemudi Bus Way. 7. 7. 5.Pengemudi Sedan Pribadi.Pengemudi Tangki Bahan Kimia / Bahan Berbahaya Tinggi.

Pengamat Radar. 1. Aspac.Tanker Ship Deck Officer.Juru Mesin Kapal.Kapal Pesiar.Pembantu Dapur Kapal. 4. 10. 7. Aspac. 5. 4.Galeboy.Pramu SPA Kapal Pesiar. 5. 4.Perwira Dek Kapal Niaga. 6.Perwira Kapal Panumpang 3.Medical Nurse in Tourist Ship. 1. Eropa. 2.F&B Waiter in Tourist Ship.Electician. 2. Aspac.Bartender in Tourist Ship.Pemasakan Makanan dan Minuman di Kapal.Profesi Entertainment di Kapal Pesiar.Juru Masak Kapal 1. Australia.Juru Fitter Kapal. Eropa. Eropa.Juru Listrik Kapal. AS.SPA Waiter in Tourist Ship. 1.Trade Sail Ship Captain. 3. 5.Deck Trade Ship Officer. Tim Teng. 2.Tanker Ship Sailor.Tourist Ship Sailor.Steerman.Juru Masak Kapal 2.Kepala Juru Masak Kapal 5. Tim Teng.Operator Pemeliharaan dan Perbaikan Elektronika Kapal. 7. 4.First ShipCooks 3.Nahkoda Kapal Layar Niaga.Perwira Dek KapalTangker 3.Juru Oli Kapal. 6. 4.Ship Welder. AS. 3. 1.Maintenance and Treatment Ship Electrical Operator.Entertainment Professional in Tourist Ship. Australia. AS.Tanker Ship Captain. Australia.Ship Fitter.Second Ship Cooks.Kapten Kapal Tangker.Ship Logistic Officer.Kapten Kapal Penumpag 2.Maintenance and Treatment Ship Machine Operator.Pelayanan dan Supporting di Kapal Pesiar. 2.Pasenger Ship Captain.Kapal Penumpang.ABK/Kelasi Kapal Penumoang. 3.Kapal Niaga. 1. 6.Pemandu Wisata di Kapal Pesiar.Perwira Dek Kapal Pesiar. 1.Tourist Guide in Tourist Ship 2.Operator Pemeliharaan dan Perbaikan elektrik kapal.Radar Observer. 4.Operator Radio Kapal Laut. 4. Aspac.ABK/Kelasi Dek Kapal Niaga 1. 2.Kapal Tangker.Juru Las Kapal.Kapten Kapal Niaga 2.Bartender Kapal Pesiar. 7. 5. 1. 2. 3.Pasenger Ship Officer.ABK/Kelasi Kapal Tangker.Pasenger Ship Sailor. AS. 68 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 1.Crude Oil Tanker Washing Sailor. Tim Teng. 3.Kelasi Penyelamat Jiwa Turis di Laut.Pramusaji Kapal Pesiar. 11.Trade Ship Captain. 4.Operator Pemeliharaan dan Perbaikan Mesin Kapal. 2. Eropa. 3.1. Tim Teng. Australia. 1. 3.ABK/Kelasi Kapal Pesiar. Eropa. AS. 1. 9. 5.Pendamping Lansia Wisata di Kapal Pesiar.Tanker Safety Sailor Tim Teng. 11.Kelasi Keselamatan Kapal Tangker 1. 4. 3. 4.Enginer 8.Oiler.Tourism of Sea Survival Sailor. 2. 9. Australia.Perwira Perbekalan. 6. 7. 5.Perawat Kesehatan di Kapal Pesiar. 1. 7.Juru Mudi Kapal.Deck Tourist Ship Officer. 5.Ship Radio Operator. 8. 2. Eropa. Tim Teng. 2. Jasa Pelayanan Transportasi Angkutan Laut. 2. 3. Tim Teng. 3.Chief Ship Cooks 5. 4.Perekayasa Kapal Laut Aspac. Australia.Tourist Caregiver in Tourist Ship. 3. 3.Kelasi Pencuci Tangki Minyak dengan Minyak Mentah. 10. AS. 2. 6.Deck Trade Ship Sailor. 11.Maintenance and Treatment Ship Electronic Operator. 1. Aspac.

Perwira Kesehatan kapal. 4. 1. 1.Nelayan Samodra Penangkap Ikan Tengiri.Kelasi Pencegahan Pencemaran di Laut. 7.Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Kapal.Pekerja Budidaya Udang.Ocean Fisherman of Tuna / Cakalang. 4.Pekerja Budidaya Rumput Laut. 4.Long Linner Rating.Perekayasa Kapal Ikan. Jasa Pelayanan Transportasi Angkutan Udara. Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 69 . 3.Mekanik Penerbangan. 3. AS. 3. 2.Fishery Steerman 5. 3.Serang Kapal Ikan. 2. Layang. 2.Juru Mudi Kapal Ikan. Bawal. 2. 4.Fishrey Oiler. 1. 3.Ocean Fisherman of Hiu / Cucut. 6.Nelayan Samodra Penangkap Ikan Hiu/ Cucut. 6.Kelasi P3K dan Keselamatan Kerja di Kapal 3.Ship Medical Officer.Purse Net Rating. 1. Taiwan dan Aspac.Pramugara Penerbangan 12. 3. udag windu.Survival Craft Operator. Tim Teng. 4. 4. Kakap and Sea Beautiful Fish. 4. 3. Kakap dan ikan hias laut.Pilot Pesawat Udara 2. 1. 7. 1.Sea Survival Sailor.ABK Kapal Jaring Purse 1. 8. 2.Long Liner Officer.Co Pilot Pesawat Udara. 3. 3.Pesawat Udara Penumpang. 7.Kapal Penangkap Ikan. 2.Ship Painting 13. 2.Ship Carpenter. 2. 3. 1. udang dogol.Fisherman Officer.Fisherman Supervisor.Juru Mesin Kapal Ikan.Inert Gas System Sailor. 1. Eropa.Nahkoda Kapal Nelayan Penangkap Ikan.Fire and Fighting Sailor. Taiwan. 1.Pollution Preventation Operator. 1. 2. 4. 2.Pearl Shellfish Plan Worker. 12.Penyelam/Pengambil Kerang Mutiara.Pengelola Pesawat Penyelamat di Laut. 6.Tukang Kayu Kapal. Aspac. 5.Aviation Steward.ABK Kapal Jaring Gill.Seaweed Plan Worker. 6.Kelasi Pemadam dan Penanggulangan Kebakaran kapal di Laut.Nelayan Samodra Penangkap Ikan Tuna / Cakalang. Layang. 1.Perwira Kapal Ikan.Fish Ship Refrigerator Machine Operator. 3.Long Liner Treatment Fishery Operator. 4.Aeroplan Pilot. lobster dan kepiting laut.Kelasi Pengendalian Sistem Gas Lebam.Jasa Penangkapan Ikan di Laut. Aspac.Gill Net Rating.Pearl Shellfish Diver/Taker. Taiwan dan Aspac. Bawal.Tukang Cat Kapal. 2.Ocean Fisherman of Tengiri. 5. 5. Perikanan / Perikanan Laut 1. 2.Pekerja Budidaya Kerang Mutiara. 2.Fishing Boat Captain. 13. 13. 2. 3. 2.Juru Minyak Kapal Ikan. 5.ABK Kapal Pancing. 1. TimTeng.Operator Pemeliharaan Pancing Ikan. 1.Perwira Kapal Pancing Ikan.Kelasi Penyelamat Jiwa di Laut. Taiwan dan Aspac.Budidaya Perikanan Laut.Aviation Mechanic.Gillnet Treatment Fishery Operator. 1.Shirmp Plan Worker. 7.Operator Mesin Pendingin Kapal Ikan.Firt Aid and Ship Medical Sailor.Fishery Engine.Operator Pemeliharaan Jaring Ikan.Ocean Fisherman of Sea Crsustacea sp. . 2.Nelayan Samodra Penangkap Crustacea sp Laut (udang putih. Australia.Aeroplan Co Pilot. 4.12.

4. 1. Taiwan. 2. Master oí Ceremony. 4. 5. 3.Jonitor of Tall High Rise Building Outdoor 1. dan Singapura.Pembersih Rumah Sakit Madya. 2. 6. 1. 3. Women Make Uper.Penata Rias Penganten Internasional. Barber.Tenaga Perumahsakitan. 3. 6. 1.Pilot Pesawat Udara. 2. Tim-Teng. Jasa Kebersihan. 4. 3. 3. 2.Teknisi Keselamatan Lalu Lintas Udara.Kebersihan Gedung Perkantoran.Cleaner of High Rise Restaurant Outdoor.Chargo Aeroplan Co Pilot. Jasa Kesehatan 1. 1. 2. Singer.Kesehatan Manusia / di Rumah Sakit. 3.Pembersih Restoran. Aspac. 1.Perias Wajah Wanita.Air Traffic Security Technician. 2. 3. 6.Custodion of Tall High Rise Hospital Outdoor Aspac dan lainnya.Dentist.Artis Peragawan/wati. 3.Jonitor Junior 2.Pemangkas Rambut.Restorant Cleaner.Kebersihan Rumah Sakit. Women Hair Dresser.Chargo Aeroplan Mechanic.Impresariat dan Intertainment. 2. 1.Jepang dan Belanda. Dance Worker. 1.Pengontrol Lalu Lintas Udara. 3.Junior Pembersih Hotel.Perekayasa Penerbangan. 1. 4. 2.Navigator Penerbangan. 4.Mekanik Pesawat Udara. 6. Malaysia.Air Traffic Wrlfare Technician.Pesawat Udara Chargo.Hotel Custodion Senior. 2. Timur Tengah. Hongkong. 2. dan Singapura.Pekerja Seni Tari. Beautician.Aviation Radio Operator..Pembersih Bagian Luar Restorant Bertingkat.Instruktur Penerbangan 2. 2. Malaysia. Tim Teng dan lainnya Aspac. 16. 1.Pembersih Gedung Madya 3. 3. Radio and TV Publisher.Perawat Ahli.Salon Kecantikan. 3.Aviation Instructor. 1.Penyiar Radio dan TV.International Wedding Make Upper. 2.Hospital Custodion Senior. 2. 1. 3. 7. Jasa Perorangan. 2. Musical Player. Hongkong. 6.Pembersih Gedung Muda 2.Penyiar dan Protokol Acara. Model Artist Aspac dan lainnya.Custodion of Tall High Rise Hotel Outdoor. 2. 3. 3.Disk Jockey. 70 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .Hospital Custodion Junior 2.Pembersih Bagian Luar Rumah Sakit Bertingkat Tinggi. 4. 5.Perawat Umum.Dokter Umum. 5.Kebersihan Restoran 1.Pemain Musik. 15.Co Pilot Pesawat Udara.Pembersih Bagian Luar Hotel Bertingkat Tinggi. 2. 1.Perias Rambut Wanita.5.Aviation Stewardess. 3. 1.International Wedding Make Up Assistant. 5.Pembersih Bagian Luar Gedung Bertingkat Tinggi. Kemasyarakatan. dan Singapura. 4.General Dokter.Protokol Acara. 4.Operator Radio Penerbangan. 3.Air Traffic Controlling. 4. 4. 4. 1.Penyanyi. 3.Senior Pembersih Hotel.Pramugari Penerbangan 6. 5.Nursing. 1. 5. 2. 7. dan Singapura. 14.Dokter Gigi.General Nurse. 1..Pembersih Rumah Sakit Muda.Kebersihan Hotel.Hospital Worker. Malaysia. 6. 2.Dokter Spesialis. Malaysia.Rias Penganten.Chargo Aeroplan Pilot. 1. 1.Teknisi Keamanan Lalu Lintas Udara.Hotel Custodion Junior 2.Artis Pemain Film. Sosial Budaya dan Hiburan. 1.Jonitor Senior. Hongkong. Disk Jockey Film Artist.Specialist Docter.Asisten Penata Rias Penganten Internasional.Perawat Kecantikan. 5. 3.

1.Women Clothes Salesgirl. 3. 3. 2.Pramuniaga Peralatan Rumah Tangga.Pramuniaga Busana Anakanak.Basic Security. 2. 7.Casier. 2. 9.Sekuriti Pratama/Dasar. 8. 6.Man Clothes Salesgirl.Perkebunan & Kehutanan Malaysia & Brunai. 1. 1.Casier. 1. 2.Security Supervisor. 2.Pramuniaga Asesoris 7.Sekuriti Utama /Spesialis.Pramuniaga Umum 1.Pramuniaga Busana Wanita Dewasa. 3.Sekuriti Pratama/Dasar. Bag and Accessories Salesgirl. 1.Pramuniaga Food Kering.Casier. 4. 1. 1. 1.Women Clothes Salesgirl.Hyper Store.Basic Security. Aspac dan Lainnya.7.Shoe.Kasir. 2.Sekuriti Madya/Supervisor. Aspac dan Tim-Teng. 4. Lecture of Bechelor.Security Supervisor.Mini Market.Basic Security.Pramuniaga Non Food.Acupunturer.Man Clothes Salesgirl. 1.Sekuriti Pratama/Dasar.Pramuniaga Busana Pria. 1.Sekuriti Utama /Spesialis. 4.Super Store.Wet Food Salesgirl.Industrial & Comercial Area 3. 2. Tas dan Asesoris. 1. 1. 2. 5. 4. 2.Jasa Penddikan Menengah. 5. Malaysia. 6.Children Clothes Salesgirl.Troly Boy.Pramuniaga Sepatu.Medical Massage.Pramuniaga Umum 1. 6.Accessories Salesgirl. Jasa keamanan / Sekuriti.Medical Massager. 2.Non Food Salesgirl. 1.Mini Store. 3. 7. 19.General Salesgirl. 1.Sport and Art Salesgirl. 4.Sekuriti Utama /Spesialis. 3. 5.Pramuniaga Barang Elektronik dan Komputer. 7.Household Tolls Salesgirl. 3. 9. 3. 2.Dosen Pendidikan Pasca Sarjana. 3.Pramuniaga Spesifik Busana Eksekutif Pria. 17.Pramuniaga Busana Pria Dewasa.Hyper Market. 3. 2. Language Teacher. 1.Guru Bidang Studi IPA. 1.Phsysioterapi.Sekuriti Madya/Supervisor.Pramuniaga Food. Lecture of Magister. Singapura dan Brunai. 3.Pramuniaga Food Basah.Security Specialist. Jasa Pendidikan 1.General Salesgirl. 3.Food Salesgirl.Troly Boy.Pramuniaga Spesifik Busana Eksekutif Wanita.Akupuntur.Guru Bidang Bahasa. 6. 2.Electronic and Computer Salesgirl.Troly Boy. 2. 3.Dosen Pendidikan Sarjana. 5. 2. 1. Jasa Perdagangan Umum / Perdagangan Ritail.Pramuniaga Busana Wanita. 3. Matematica Teacher. 5.Jasa Pendidikan Tinggi 1. Scientist Teacher. 5. 2.Guru Bidang Studi Matematika. 3. 1. Kasir.Kebandaraan & Pelabuhan Laut Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 71 .Security Specialist. 2.Pramuniaga Alat Olah Raga dan Kesenian.Security Supervisor. 1.Security Specialist. 1.Kasir. 2.Casier.Physioterapist. 1.Super Market. 8. 1. 4. 2.Kasir.Man Clothes Specific Executive Salesgirl. 4. 3.Troly Boy. 2.Dry Food Salesgirl.Woman Clothes Specific Executive Salesgirl. 5. 4. 6.Sekuriti Madya/Supervisor. 7. 18. 3.

dan Jepang (Magang) 21. 1.Pengasuh Muda Balita.Penjaga Titipan Anak. Aspac dan Tim-Teng.Pengemas Produk Tuna Loin Segar & Beku.Pencuci Pakaian. 3.Baby Sitter Senior.Operator Produk Tuna Loin Segar & Beku.Penata Bunga di Rumah.Launder.Butler. 2.Sekuriti Madya/Supervisor. 7.Caregiver 3.Sekuriti Utama /Spesialis.Pengawas Mutu (QC) Produk Shasimi. 2.Personal Asisten.Shasimi Operator and Pacakaging Supervisor. 2.Perkantoran.House Maid. 1.Perawatan Anak Balita. 1.Table Manner.Tuna Loin Fresh & Frozen Taiwan. 1. 2.Penata Hidang.Nanny Assistant.Sekuriti Utama /Spesialis.Doby.Sekuriti Utama /Spesialis.Shasimi.Security Supervisor.Hotel dan Rumah Sakit 6. 1. 1. 3. 3. 3. 6.Sekuriti Pratama/Dasar.Basic Security.Caretaker 2.Pengawas Mutu (QC) 1. 2.Basic Security. 3. 3. 3.Shasimi Product Packaging. 3. 3. 2.Pembantu Penjaga Bayi. Industri Pengolahan Hasil Perikanan Laut.Perawatan Lansia. 72 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 8. 2.Penjaga Muda Bayi. 3.Au Pair.Sekuriti Pratama/Dasar.Security Supervisor.Sekuriti Madya/Supervisor.Shasimi Product Quality Controller 1. 3. 1. Aspac. 2. 2.Pengemas Produk Shasimi. 3.Pendamping Lansia.Pendidik Madya Anak.Penata Laksana Rumah Tangga. 2.Security Specialist.Penjaga Lansia. 1.Tuna Loin Segar dan Beku.Education & Sport area 1.Perumahan. 3.Baby Sitter Junior.Governess Junior. 2. dan Jepang (Magang) Aspac dan Australia. 1.Pengasuh Utama Balita.Security Specialist. 1. 1.Pembantu Penjaga Lansia 2.Sekuriti Madya/Supervisor. 3. 2. 1. 7 Negara Pengguna Careworker.Security Supervisor.Operator Produk Shasimi. 5. 3. 3. 2. Aspac dan Tim-Teng. 2. 2.Nanny Senior. TimTeng.Security Supervisor. 3.Baby Nursemaid.Security Specialist.Sekuriti Pratama/Dasar. 2.Perawatan Bayi. 2. 1. 1. 2. 2. 2. 3.Sekuriti Madya/Supervisor.Pendidik Muda Anak 3.Supervisor Operator dan Pengemas Shasimi .Tuna Loin Fresh & Frozen Product Operator. JasaTata Laksana Rumah Tangga Indoor : 1.Kepala Pekerja Rumah Tangga.Flowerist.Shasimi Product Operator.4. Aspac.Basic Security. 8.Supervisor Operator dan Pengemas Tuna Loin Segar & Beku. 2. 4. 1.Nanny Junior.Penjaga Madya Bayi.Juru Masak Rumah Tangga 5.Pencuci & Pelicin Pakaian 4.Mother Helper. 4.Penjaga Titipan Bayi 7. 1. 4.Sekuriti Utama /Spesialis.Pelayanan Khusus.Pekerja Rumah Tangga. 4. 5.Cleaner.House Kepeer. 1.Cooker.Elderly / Old Folk Care.Pelayanan Umum. 5.Personal Asistant. 2. 1.Governess Senior. 6. 4. Industri Pengolahan Ikan Tuna : 1. 4. 4. 20.Pembantu Pendidik Anak. Jasa Perorangan Yang Melayani Rumah Tangga. 4. 3. 3. 1. 3.Pembersih Rumah. 1. 3. 6.Security Specialist.Basic Security.Tuna Loin Fresh & Frozen Operator and Packaging Supervisor.Sekuriti Pratama/Dasar. 1.Perawatan Anak Usia Sekolah 6.Pembantu Pengasuh Balita 2. 3.Governess Assistant. Taiwan. 2.Tuna Loin Fresh & Frozen Product Packaging.

Analis Pembiayaan Syariah. 4. 1.Kasir /Teller 3. 1.Pengawas Mutu (QC) ProdukTuna dalam Kaleng. 5.Syariah Staff. 1.Produk Ikan Tuna Beku. Administration Staff. 3. 2. 3.Non Syariah.Syariah Administration Cassier / Teller. 2. 3. 9.Bank Non Devisa.Kerpala Bagian Operasional Syariah 1.Basic Settlement.Basic Money Broker.Syariah Account Superintendent.Basic Settlement.Advanced Treasury Dealer. 3.Syariah Audit Internal. 2. 2. Tim Teng dan Lainnya. 1.Audit Internal Syariah.Advanced Settlement.Canning Tuna Product Operator and Packaging Supervisor. 2. 6.Canning Tuna Product Packaging. 4. 3. 1. 2. 1.Bank Syariah.Budidaya 5./Teller Syariah.Advanced Settlement. dan Jepang (Magang) 22.Analis Pembiayaan 4. 5. 1.Intermediate Money Broker 3.Frozen Tuna Steak Product Quality Controller Taiwan.Advanced Treasury Dealer.Operator Produk Tuna Steak Beku.Kerpala Bagian Operasional. 6.Frozen Tuna Steak Product Operator. 1. 7. 7.Kepala Bagian Pembiayaan Syariah. Aspac.Pengawas Mutu (QC) Produk Ikan Tuna Steak Beku. 1.Canning Tuna Product Quality Controller Taiwan. b.Staf Administrasi Syariah. 6.Audit Internal.Money Broker.Basic Money Broker. Aspac dan Lainnya. 1. 8. 3.Bank Devisa.Intermediate Money Broker 3. 5. 2.Operator Produk Pengalengan Tuna.Syariah Operational Superintendent.Financing Analyst. Bank Umum : a.Syariah 4. 2.Account Officer Syariah.Canning Tuna Product Operator.Basic Treasury Dealer.Staf Administrasi. 2.Costumer Service Syariah 4.Intermediate Treasury Dealer.Intermediate Settlement.Kepala Bagian Pembiayaan 7.. Financing Analyst. 2.Pengalengan Tuna.. dan Jepang (Magang) 4. 9. 4. 8.Account Superintendent. 23. 8.Operational Superintendent.Basic Treasury Dealer. 3.Syariah 3. 1.Frozen Tuna Steak Product Packaging.Audit Internal.Tuna Steak Beku.Cassier / Teller. Malaysia dan Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 73 . 1.Advanced Money Broker.Kasir. TimTeng dan Lainnya.Kepala bagian Akuntansi Syariah.Settlement. 2. 2. 8. 1.Supervisor Operator dan Pengemas Tuna Steak Beku. 1.Advanced Money Broker.Kepala bagian Akuntansi 6.Pekerja Umum Tanaman Product Quality Controller 1.Account Officer.Supervisor Operator dan Pengemas Produk Tuna dalam Kaleng. Pertanian. 2. 1. 3.Pengemas Produk Tuna Steak Beku. 3. 3.Pengemas Produk Pengalengan Tuna.Dyariah Financing Superintendent.Frozen Tuna Steak Operator and Packaging Supervisor. 7. 1.Treasury Dealer. 2. Perantara Keuangan.Intermediate Settlement 3. 2. Custemer Service.Account Officer. 4. 2.Intermediate Treasury Dealer.Food Plan General Worker. 1. 3.Financing Superintendent.Syariah Account Officer. 4.

Penebang Kayu Hutan dengan Mesin Gergaji Rantai.Operator Mesin Pemotong/ Penggergajian Kayu.Operator Mobil Derek Balok Kayu Hutan. 1. 1.Seni Disain Floral (SDF).Foresty General Worker. 2.Log Loader Operator.Yunior Perangkai Bunga 3. 6.Senior Perangkai Bunga.Payloader Driver.Ruber Plantation General Worker.Asisten Perangkai Bunga 2.Pekerja Pembibitan Tanaman Hutan Industry 3. Malaysia. 3. 1. 3. 4.Decorator Seni Merangkai Bunga dan Seni Disain Floral (Special Action) 1.Ruber Plantation Foreman. 2.Palm Oil Palm Foreman.Pekerja Umum Tanaman Bunga. 1.Coconut Result Harvest Worker.Operator Mesin Bubut Kayu.Palm Oil Plantation General Worker. Korea Selatan 24.Wood Lathe Machine Operator.Pekerja UmumPerkebunan Karet. 1.Driver Pembuat Jalan Areal Tebang Hutan. 2. 5.Budidaya Perkebunan Karet. 25.Wood Sewing Operator. 8. 5. 6.Pekerja Sadap Karet.Budidaya Perkebunan Kelapa. Malaysia 2. 3.Operator Kayu Pres Vener. 4.Ruber Tapping-Knife Worker 3.Disain Floral Junior. Flower Combined Senior 4.Pekerja UmumPerkebunan Kelapa Sawit. 3. Kehutanan. 3. Pangan. 2.Mandor Perkebunan Karet. 2. Malaysia.Asisten Disain Floral 2.Mandor Perkebunan Kelapa. 2. Perkebunan.Sedling Forest Industry Worker.Pekerja Umum Tanaman Buah.Caw Stable Worker. 26.Flower Combine Asistant.Foretry Chain Saw Operator Malaysia.Fruit Plan General Worker.Pekerja Umum Kehutanan.Mandor Perkebunan Kelapa Sawit. Malaysia 2. 6. 1. Taiwan dan Korea Selatan 3. Peternakan. 1.Pengemudi Kendaraan Pemuat Balok Kayu. 7.Flower Combined Junior 3.Seni Merangkai Bunga (SMB). 1.Coconut Plantation Foreman. 1.Operator Mesin Pres Playwood.Budidaya Perkebunan Kelapa Sawit. 2.Pekerja Umum Peternakan Sapi.Playwood Press Machine Operator 5. 1.Senior Disain Floral.Penebang Kayu Hutan.Cow Farm Worker. 2.Budidaya Ternak Sapi.Art Flower Combine and Art DesignFloral Decorator (Special Action) 1.Vegetable Plan General Worker.Asisten Disaign Floral. 2.Flower Plan General Worker. 3.Pertanian. 2.Budidaya Kehutanan. 3. 7.Pekerja Tanaman Sayuran Lainnya.Sedling Forest Industry Foreman. 4. 2. 4.Perawat Kandang Sapi 1. 2.Pekerja Panen Hasil Buah Kelapa. 3.Disain Floral Senior. 8. 2. 1.Pekerja UmumPerkebunan Kelapa. 2. 1. 3.Pekerja Panen Hasil Tandan Buah Sawit.Mandor Pembibitan Tanaman Hutan Industry. 74 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia . 3. Aspac dan Lainnya.Palm Plantation General Worker. 3. 3. 3. 7.Log CraneMobile Operator.Result Harvest Bunch Palm Oil Worker. 1.Yunior Disain Floral. 4. 2. 1.Wood Press Vener Machine Operator. 2.

2.Budidaya Ternak Domba. 3.Budidaya Ternak Ayam.

4.Budidaya Ternak Babi.

3.Pemerah Susu Sapi. 4.Operator Mesin Perah Susu Sapi. 1.Pekerja Umum PeternakanDomba 2.Perawat Kandang Domba. 1.Pekerja Umum Peternakan Ayam. 2.Perawat Kandang Ayam. 3.Operator Mesin Tetas Telur. 4.Pekerja Pembuat/Peramu Makanan Ayam 1.Pekerja Umum Peternakan Babi. 2.Perawat Kandang Babi

3.Cow Man Milker. 4.Milks Machine Operator. 1.Sheep Farm General Worker. 2. 1.Chiken Farm General Worker. 2.Chick Stable Worker, 3.Hatch Eg Machine Operator. 4.Chick Food Maker. 1.Pig Farm General Worker. 2.Pig Stable Worker. Taiwan dan Lainnya. TimTeng dan Lainnya. Aspac dan Lainnya.

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

75

LAMPIRAN 2.: FORMAT INFORMASI KAMUS JABATAN TKI.

No
1. 2. 3. 4.

Informasi
Nama Jabatan Kode Jabatan Ringkasan Uraian Tugas. Uraian Tugas. 4.1. 4.2. 4.3. 4.4. 4.5. 4.6. Dst.

Uraian Informasi Jabatan TKI

5.

Syarat Jabatan : a.Pendidikan. b.Pelatihan/Kursus. c.Pengetahuan Kerja d.Syarat Fisik. e.Bakat Kerja. f.Minat Kerja. g.Temparemen Kerja.

76

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

LAMPIRAN 3.: FORMAT DISKRIPSI INFORMASI JABATAN TKI.

No
1. 2. 3. 4. 5.

Diskripsi Jabatan
Nama Jabatan Kode Jabatan Letak jabatan Ikhtisar/Ringkasan (Job Sumary). Uraian Tugas dan Kegiatan

Uraian Diskripsi Informasi Jabatan

5.1.

a. b. c. a. b. c. a. b. a. b. a. b.

5.2.

5.3.

5.4.

5.5.

Dst

6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19.

20.

Bahan kerja. Perangkat Kerja. Hasil Kerja Tanggung Jawab Wewenang Jabatan Korelasi Jabatan Kondisi Lingkungan Kerja Reiko Bahaya Kerja Pengetahuan kerja. Keterampilan Kerja Sikap Kerja. Sifat Jabatan/Pekerjaan Fungsi Pekerja. Syarat Jabatan: a.Pendidikan. b.Pelatihan/Kursus. c.Syarat Fisik. d.Bakat Kerja. e.Minat Kerja. f.Temparemen Kerja. Informasi lain yang terkait.

Jakarta

2010.

Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan Deputi Bidang Penempatan BNP2TKI.

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

77

78

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia

Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia 79 .

80 Petunjuk Teknis Penyuluhan Jabatan Tenaga Kerja Indonesia .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful