P. 1
Laporan Kunjungan Industri

Laporan Kunjungan Industri

|Views: 849|Likes:
Dipublikasikan oleh Ayu Pratiwi Satriyo

More info:

Published by: Ayu Pratiwi Satriyo on Nov 25, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/31/2013

pdf

text

original

LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI BALAI BESAR PENGEMBANGAN INDUSTRI LOGAM DAN MESIN (BBLM) DAN BALAI BESAR BAHAN

DAN BARANG TEKNIK (B4T) BANDUNG

Disusun Oleh: Nama NIM Kelas Jurusan : Ayu Pratiwi Hanidah Satriyo Putri : 2613121017 :A : Teknik Metalurgi

UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK METALURGI BANDUNG
2012

oleh karena itu penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu penulisan laporan kunjungan industri ini. Oktober 2012 Penulis . Penulis menyadari bahwa laporan kunjungan industri ini masih belum sempurna.KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadiran Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga laporan kunjungan industri ini dapat terselesaikan. Dalam penulisan laporan ini penulisan telah banyak menerima bantuan dari berbagai pihak. Shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Bandung. untuk itu saran dan kritik dari semua pihak sangat saya harapkan sebagai bekal pengetahuan untuk menjadi lebih baik.

3 Waktu Pelaksanaan Kunjungan Kunjungan industri dilaksanakan pada hari Kamis. Pengalaman menjadi hal yang sangat menunjang kompetensi dan keahlian seseorang. 2 Tujuan Kunjungan Kunjungan industri ke Balai Besar Pengembangan Industri Logam dan Mesin dan Balai Besar Bahan dan Barang Teknik ini memiliki beberapa tujuan antara lain: 1. 1 Latar Belakang Di era persaingan pasar global. 2. Memenuhi rangkaian masa Pengantar Sosialisasi Jurusan/ Mentoring Profesi Teknik Metalurgi. . Era globalisasi pun menuntut seseorang untuk terus meningkatkan kualitas kompetensi dan keahliannya untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat. Menambah wawasan tentang pusat penelitian dan pengembangan logam. Mengetahui proses-proses dan mesin-mesin dalam suatu pusat penelitian dan pengembangan logam. kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci penentu keberhasilan suatu Negara. 1. 3.BAB I PENDAHULUAN 1. 1. Selain kompetensi dan keahlian. Menambah wawasan tentang ruang lingkup dunia kerja Teknik Metalurgi. 4. pengalaman pun menjadi aspek penting menghadapi persaingan pasar global. 1. Melalui kunjungan industri mahasiswa baru dapat mengetahui kondisi dunia kerjanya sehingga tidak awam dengan keilmuan dan dunia kerjanya serta termotivasi untuk dapat menciptakan lapangan kerja sendiri. 27 September 2012. Kunjungan industri menjadi salah satu cara yang efektif untuk mengenalkan dunia kerja kepada mahasiswa baru. 4 Peserta Kunjungan Peserta kunjungan industri adalah mahasiswa Teknik Metalurgi Angkatan 2012.

Balai Besar Pengembangan Industri Logam dan Mesin (BBLM) Balai Besar Pengembangan Industri Logam dan Mesin (BBLM) berlokasi di Jalan Sangkuriang No.1 Lokasi Industri A. B. . Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) berada di Jalan Sangkuriang No.BAB II TINJAUAN UMUM 2. 14 Bandung 40135 Jawa Barat. 12 Bandung 40135 Jawa Barat.

BBLM berubah posisi./II/2002. . MIDC didirikan pada tahun 1969 berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Perindustrian Dasar No. Perubahan ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian No. MIDC adalah salah satu unit pelaksana teknis di bidang penelitian dan pengembangan dalam lingkungan Departemen Perindustrian. proyek MIDC berubah status menjadi Balai Besar Pengembangan Industri Logam dan Mesin (BBLM) dibawah lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Departemen Perindustrian bersama beberapa balai besar penelitian dan pengembangan seperti Balai Besar Keramik dan Balai Besar Bahan dan Bahan Teknik.2 Sejarah Industri A. dari UNIDO sejak 1975 hingga 1978 dan dari Pemerintah Republik Federal Jerman pada tahun 1976. yang semula berada di bawah lingkungan BPPI dialihkan ke lingkungan Direktorat Jenderal Industri dan Dagang Kecil Menengah (Dirjen IDKM). BBLM kembali ke lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan Industri. 48/Kpts. Balai Besar Pengembangan Industri Logam dan Mesin (BBLM) Balai Besar Pengembangan Industri Logam dan Mesin pada mulanya lebih dikenal dengan Metal Industries Development Center ( MIDC). 785/MPP/kep. B.2. sesuai dengan pemisahan Departemen Perindustrian dengan Departemen Perdagangan. Pada tahun 2005.DD/Perdas dengan nama Proyek Pusat Pengembangan Industri Pengerjaan Logam. berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan No. Sejak berdiri sebagai proyek MIDC hingga menjadi BBLM. 48/SK/1979. Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Balai Besar Bahan dan Barang Teknik didirikan pada tahun 1909 di Batavia (Jakarta) oleh pemerintah Hindia Belanda dengan nama Laboratorium Voor Metaal Onderzoek di bawah Burgelizke Openbake Warken (Kementerian Pekerjaan Umum sekarang). BBLM mendapat bantuan teknik dari Kerajaan Belgia. Pada akhir tahun 2002. Pada tanggal 8 Maret 1979.

Tahun 1912. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Industri Bahan dan Barang Teknik berubah nama menjadi Balai Besar Bahan dan Barang Teknik yang disingkat dengan B4T. tahun 1974 kedudukan balai di bawah Puslitbang Industri Logam dan Mesin Departemen Perindustrian dan pada tahun 1980 kedudukan balai menjadi di bawah Badan Litbang Industri Departemen Perindustrian dan berubah nama menjadi Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Industri Bahan dan Barang Teknik. . menjadi dibawah Van Ekonomishche (sekarang Kementerian Perdagangan). Pada tahun 1945. Laboratorium Voor Metaal Onderzoek diperluas menjadi Laboratorium Voor Material OnderzoekMaterials. Terjadi beberapa kali perubahan kedudukan yaitu pada tahun 1963 kedudukan menjadi dibawah Perindustrian Rakyat. Kemudian pada tahun 1943 dibawah kekuasaan pemerintah Jepang Laboratorium Voor Material OnderzoekMaterials berubah nama menjadi Laboratorium Zeiro Sikendya dan kemudian menjadi Laboratorium Kogio Sikendya. Sejak tahun 1961 balai mulai menempati Jalan Sangkuriang Bandung dengan nama Balai Penelitian Bahan-bahan. Pada tahun 1934 terjadi perpindahan kedudukan balai. Laboratorium Voor Material OnderzoekMaterials dipindahkan ke Bandung di kompleks Technische Hogescool (sekarang Institut Teknologi Bandung). Pada tahun 1921. Selanjutnya pada tahun 1952 hingga 1960 kedudukan balai beralih ke Kementerian Perekonomian dan kemudian beralih lagi menjadi dibawah Kementerian Perindustrian. Pada akhir 2002. tahun 1971 kedudukan balai dbawah Lembaga Penelitian dan Pendidikan Industri. Laboratorium Kogio Sikendya berubah nama menjadi Balai Penyelidikan Bahan-Bahan yang berkedudukan di bawah Kementerian Kemakmuran.

melaksanakan bantuan teknik untuk peningkatan dan pengawasan mutu bahan organic dan anorganik. pengecoran logam. pengujian dan inspeksi serta sertifikasi produk dan profesi dan melaksanakan pelayanan teknis dan administrasi bagi semua unsur di lingkungan BBLM. B. melakukan penelitian. perencanaan dan penyusunan standar serta penerapan standar bidang bahan dan barang teknik. pemesinan dan perlakuan panas serta pengelasan dan pelapisan. melaksanakan penelitian dan pengembangan. perancangan keteknikan. kalibrasi. melaksanakan alih teknologi. . bahan teknik serta sertifikasi produk berkaitan dengan keselamatan dan lingkungan di bidang industri bahan dan barang teknik. bahan bangunan produk logam. kendaraan bermotor. komponen otomotif dan instrumentasi industri dan melayani pelayanan teknis dan administrasi kepada semua unsur di lingkungan B4T. peningkatan kompetensi tenaga industri dan pemanfaatan teknologi informasi. pengembangan. Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Balai Besar Bahan dan Barang Teknik merupakan badan penelitian dan pengembangan yang melaksanakan pemasaran. Balai Besar Pengembangan Industri Logam dan Mesin (BBLM) Balai Besar Pengembangan Industri Logam dan Mesin merupakan pusat penelitian dan pengembangan industri logam dan permesinan.2. melaksanakan sertifikasi system mutu.3 Jenis Industri A. penelitian terapan serta layanan pengujian jasa keteknikan dan peningkatan SDM sesuai dengan kebijakan teknik yang ditetapkan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri dengan melaksanakan kerjasama dan pengembangan usaha monitoring dan evaluasi serta konsultansi dan supervisi. perancangan. melaksanakan penilaian dan kesesuaian. standardisasi proses dan produk serta teknologi informasi. sertifikasi produk barang teknik serta sertifikasi produk berkaitan dengan keselamatan dan lingkungan di bidang industri barang dan bahan teknik. melaksanakan bantuan teknik untuk peningkatan dan pengawasan mutu bahan organik dan anorganik.

. Balai Besar Pengembangan Industri Logam dan Mesin (BBLM) Pihak yang mengelola perusahaan telah diatur sebaik mungkin dalam suatu struktu organisasi.2. Kepala Bagian Tata Usaha dan Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan. Kepala Bidang Kerjasama dan Pengembangan Jasa Teknik. Balai Besar Pengembangan Industri Logam dan Mesin dipimpin oleh seorang Kepala Balai Besar (Eselon 2) yang mambawahi beberapa Kepala Bidang yaitu Kepala Bidang Penilaian Kesesuaian. Struktur organisasi inilah yang merupakan suatu kerangka dasar yang menunjukan hubungan suatu organisasi dan individu-individu yang berbeda dalam suatu organisasi.4 Struktur Organisasi A. Dengan struktur organisasi maka tugas dan wewenang serta tanggung jawab setiap pejabat data diketahui dengan jelas dan tegas sehingga dapat terbentuk kerja sama yang harmonis.

Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Pihak yang mengelola perusahaan telah diatur sebaik mungkin dalam suatu struktu organisasi.B. Berikut ini adalah struktur organisasi Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T): . Dengan struktur organisasi maka tugas dan wewenang serta tanggung jawab setiap pejabat data diketahui dengan jelas dan tegas sehingga dapat terbentuk kerja sama yang harmonis. Struktur organisasi inilah yang merupakan suatu kerangka dasar yang menunjukan hubungan suatu organisasi dan individu-individu yang berbeda dalam suatu organisasi.

dan pemesinan komponen & peralatan. Peralatan pada workshop permesinan antara lain: 1. pengelasan serta pengujian dan kalibrasi. pembuatan prototyping. Workshop pemesinan dilengkapi dengan fasilitas perancangan dan pembuatan dies dan molds. seminar dan kegiatan dalam bidang logam dan mesin. bantuan teknis. yaitu :       3-D Solid Part Modeling Plastic Advisor Mechanical Structure Mold and Dies Design CNC Programming CNC Program Verification . Balai Besar Pengembangan Industri Logam dan Mesin ini bekerja sama dengan industri-industri kecil menengah untuk melakukan kegiatan supervise. konsultasi. Dies and Molds yang terbagi dalam 3 workshop yaitu: 1.BAB III PERALATAN DAN PRODUK 3. Permesinan Teknologi pemesinan dan pengelasan sebagian besar telah dikuasai oleh Balai Besar Logam dan Mesin. permesinan.1 Balai Besar Pengembangan Logam dan Mesin (BBLM) Bidang yang terkait dengan Balai Besar Logam dan Mesin ini adalah pengecoran logam. Dalam aktivitasnya. BBLM memiliki fasilitas dan peralatan untuk melakukan perancangan dan pembuatan TDMs atau Tools. Kemampuan yang dimiliki merupakan hasil litbang terapan dan perekayasaan melalui program kegiatan yang dibiayai dari APBN maupun dari program kerjasama dengan lembaga litbang lain. pelatihan. Pro/Engineer dengan berbagai modulnya.

Plastic Molds (Untuk pembuatan indicator lamp. Sedangkan produk yang dihasilkan oleh workshop permesinan antara lain: 1. jenis . 7. rantai sepeda. Pressing Dies (Untuk pembuatan Clutch Plate. Tingkatan teknologi pengecoran dapat terbagi 3 aspek yaitu tingkat kerumitan produl cor. phone components. rantai sepeda. Horizontal Milling Machine 11. 4. sabun) 4. printer Braille. 3. Fixture and Gages (Untuk pembuatan pompa dangkal. 9. dan peralatan farmasi) 3. komponen alat transformasi. printer Braille. Vertical Milling Machine 12. Surface Grinder 13. Exentric Press Machine. rice box casting.2. steker listrik. CNC Wire-Cutting Electrical Discharge Machine 15. komponen peralatan kantor. Hydroulic simulation.Axis Die Sinking Electrical Discharge Machining Wire Cut Electrical Discharge Machining Turning Center Coordinate Measuring Machine Profile Grinder 10. 5. Plastic Injection Molding Machine 14. water metering. Pengecoran Pada workshop pengecoran pun hamper sebagian besar penguasaan dan kemampuan tekologi pengecoran sudah dikuasai. shuttle hammer. dan peralatan farmasi) 2. 8. komponen peralatan kantor. Casting Molds (Untuk pembuatan Clutch Plate. Vertical Machining Center 5-Axis CNC Cylinder Grinding 2 . Jigs. clutch. mesin bubut celtic-14. 6. uji rem) 2. dudukan gulungan trafo.

GMAW dan SAW (tingkat dasar. mulai dari tingkat satu untuk prouk sederhana hingga tingkat lima untuk produk cor sangat rumit. logam dan produk cor. 3.cetakan dan jenis material yang di cor. proses insert cast iron dan proses high pressure ie casting. Tingkat kerumitan produk cor memiliki lima tingkat. CAM. yaitu bengkel pembuatan pola (pattern). Sedangkan berdasarkan jenis cetakan bidang pengecoran BBLM sudah menguasai hamper seluruh cetakan meskipun di BBLM hanya menggunakan tiga jenis/ tingkat cetakan yaitu green sand. Pada workshop pengelasan BBLM. CO2 proses dan investment. bidang pengecoran BBLM sudah memiliki kemampuan dan penguasaan pada produk cor tingkat 5 atau produk cor sangat rumit. Pengelasan. BBLM telah memiliki staf-staf yang berpengalaman dalam perancangan manufaktur las yang dimiliki dan dilengkapi dengan fasilitas CAD. CAE. Fasilitas workshop pengecoran dilengkapi dengan mesin dan peralatan yang cukup memadai dalam implementasi memenuhi standar mutu ISO 9001:2000. . Sistem ini diharapkan dapat bermanfaat bagi kalangan industri untuk meningkatkan kualitas produuk hasil las. pelatihan dan kualifikasi sebagai jasa bantuan teknis secara langsung bagi industry berskala kecil dan menengah. serta laboratorium pengujian pasir. BBLM melaksanakan perluasan pelayanan kepada industri-industri kecil dan menengah pengecoran logam. BBLM memberikan kursus-kursus dan pelatihan las SMAW. bengkel pembuatan cetakan. Berdasarkan jenis material produk cor bidang pengecoran BBLM hanya mencapai tingkat 4 yaitu jenis material besi cor paduan tinggi dan paduan rendah. Sebuah tim dari staf BBLM yang sudah berpengalaman mengunjungi bengkel-bengkel industri dan menyediakan konsultasi teknik untuk masalah yang ingin dipecahkan berasarkan program yang direncanakan dibawah diskusi timbal balik. Proses pengecoran yang sudah dikuasai sampai saat ini adalah proses low pressure die casting. Berdasarkan penilaian JICA. BBLM melaksanakan layanan pendidikan. bengkel peleburan dan pemaduan.

9. 5. Boiler dan pressure vessel. 2. Circomatic Welding 13. Industri manufaktur dan otomotif serta Industri perkapalan. Industri pertambangan dan perminyakan Industri konstruksi dan fabrikasi. Steam Welding 12. 8. Pengelasan karbon steel. Pengelasan stainless steel. Pada bidang supervisi ke industri tenaga tenaga pengelasan telah mempunyai sertifikasi yang diakui secara internasional yaitu Welding supervisor. . Industri petrokimia. Pengelasan alumunium. Pengelasan zirconium dan Pengelasan titanium. 4. 3. Vercomatic Welding Workshop Pengelasan telah mampu memberikan diklat-diklat pengelasan kepada industri-industri nasional seperti : pengelasan karbon. Welding inspector dan Welding engineer di bidang Pabrikasi untuk produk Tanki dan pipeline. Fasilitas perancangan dan pembuatan produk pengelasan antara lain: 1. Pengelasan cast iron/welding repair.menengah dan lanjut). Konstruksi dan instalasi pabrik. perawatan hasil las dan desain las termasuk pemberian materi teori petnjuk praktek dan sebagainya. pengendalian mutu hasil las. CAD/CAM/CAE Fasilitas pembuatan produk Mesin Las GMAW/MIG Mesin Las SMAW Mesin Las GTAW/TIG Mesin Las SAW Mesin Las FCAW Flame Cutting Plasma Cutting 10. 7. Sasaran industri untuk workshop pengelasan antara lain : Industri pupuk. Spot Welding 11. 6.

serta Radiografi Ir-192 Inspeksi Inservice : Inspeksi yang dilakukan terhadap instalasi dan peralatan pabrik yang telah pakai (turn around) . Accoustic Emission. Magnetik Particle . Layanan jasa inspeksi Teknik Barang Logam yang dapat diberikan meliputi : Inspeksi NTT Non Radiasi: Uji visual .2 Balai Besar Bahan dan Barang (B4T) – Inspeksi Teknik Bahan Logam Lembaga Inspeksi Teknik Barang Logam atau B4T-LIT telah diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional sebagai Lembaga Inspeksi Teknik tipe A sesuai dengan persyaratan ISO/ IEC 17020. Crack Depth Meter.3. Thickness Meter. Balancing)    Inspeksi NDT Radiasi : Pengujian Radiografi X-Ray 225 KV dan 300 KV. Lembaga Inspeksi Teknik Logam B4T meliputi:      Pemeriksaan (inspeksi) pada pemeliharaan peralatan pabrik (in service) Pemeriksaan (inspeksi) pada pemanufaktur Ketel Uap (boiler).Alat penukar kalor. Close Interval Potential Surveys. Ultrasonic . Wire Rope FlowDetector . Eddy Curent. dan fast Fourier Trasform Analyzer (Vibration. Bejana Tekan. Penetrant. Tangki Penimbun dan Konstruksi Baja. Corrosion Monitoring. Pemeriksaan peralatan inspeksi (NDT).

4. . Balai Besar Pengembangan Logam dan Mesin (BBLM) Balai Besar Pengembangan Logam dan Mesin merupakan lembaga pemerintahan di bawah Kementerian Perindustrian yang bertugas melakukan penelitian dan pengembangan di bidang mesin dan logam. 2. serta telah diakui keberadaannya oleh masyarakat industri.1 Kesimpulan 1. Balai Besar Pengembangan Industri Logam dan Mesin (BBLM) Pembimbing ditambah agar informasi yang tersampaikan merata kepada seluruh peserta kunjungan industri. Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Balai Besar Bahan dan Barang Teknik adalah salah satu institusi penelitian dan pengembangan di bawah Badan Pengkajian Iklim dan Mutu Industri Kementerian Perindustrian Republik Indonesia yang telah berpengalaman di bidang pengujian dan kepastian mutu dan barang teknik. pengecoran dan pengelasan. Balai Besar Pengembangan Logam dan Mesin memiliki 3 workshop untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya yaitu workshop permesinan. Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Pembimbing ditambah agar informasi yang tersampaikan merata kepada seluruh peserta kunjungan industri. Balai Besar Bahan dan Barang Teknik memiliki Lembaga Inspeksi Teknik Barang Logam atau B4T-LIT untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya di bidang penelitian dan pengembangan logam. 2.2 Saran 1.BAB IV PENUTUP 4.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->