GAS MULIA

KELOMPOK 1 : DWITAMI PUSPA NINGRUM NADIA FADILA IRFANI RATIH OCTARINA HASIBUAN RATIH SISWANINA

KELIMPAHAN GAS MULIA DI ALAM

Kelimpahan Gas Mulia di Alam
Komponen Helium Neon Rumus He Ne Konsentrasi (%) 0,00052 0,0018

Argon Krypton Xenon Radon

Ar Kr Xe Rn

0,934 0,0001 0,000008 Radioaktif

***

SIFAT FISIS DAN KIMIA GAS MULIA .

Xe. tapi bukan berati gas mulia tidak bisa bereaksi (sampe sekarang sudah ditemukan senyawa stabil dari Ar.Sifat Kimia Gas Mulia  Tidak berwarna dan tidak berbau serta tidak berasa  Pada keadaan standar. Kr. gas mulia tidak dapat terbakar  Kereaktifan gas mulia berbanding lurus dengan jarijari atomnya  Gas mulia unsur yang tidak reaktif karena memiliki konfigurasi elektron yang sudah stabil. Rn) *** .

Kr(s) + F2 (s) → KrF2(s) (Kripton flourida) Reaksi ini dihasilkan dengan cara mendinginkan Kr dan F2 pada suhu -196 0C lalu diberi loncatan muatan listrik atau sinar X .Ar(s) + HF → HArF (Argonhidroflourida) Senyawa ini dihasilkan oleh fotolisis dan matriks Ar padat dan stabil pada suhu rendah  Kr(Kripton) .Reaksi Gas Mulia  Ar(Argon) .

XeF6(s) + 3H2O(l) → XeO3(s) + 6HF(aq)6XeF4(s) + 12H2O(l) → 2XeO3(s) + 4Xe(g) + 3O(2)(g) + 24HF(aq) (Xenon oksida) XeF2 dan XeF4 dapat diperoleh dari pemanasan Xe dan F2pada tekanan6 atm.Xe(g) + F2(g) → XeF2(s) .Xe(g) + 2F2(g) → XeF4(s) (Xenon flourida) . Xe(Xenon) . jika umlah peraksi F2 lebih besar maka akan diperoleh XeF6 .Xe(g) + 3F2(g)→ XeF6(s) .

.XeO4 dibuat dari reaksi disproporsionasi(reaksi dimana unsur pereaksi yang sama sebagian teroksidasi dan sebagian lagi tereduksi) yang kompleks dari larutan XeO3yang bersifat alkain  Rn(Radon) .Rn(g) + F2(g) → RnF (Radon flourida) Bereaksi secara spontan.

6 .5 Ar 18 8 0.1 Rn 86 8 1.95 .2 .45 .4 .89 108.268.153.2 .50 .178 8.900 10.111.Sifat Fisis Gas Mulia Unsur No.10 .8 .71 -62 1040 41 9.157.6 Kr 36 8 1.9 1520 35 1.185.4 Xe 54 8 1.108.65 .0 2080 29 0.78 33.4 1350 39 3.246.30 .61 Ne 10 8 0.9 2640 21 0. Atom Elektron Valensi Jari-jari Atom (Å) Titik Leleh (°C) Titik Didih (°C) Energi Ionisasi (kJ/mol) Afinitas Elektron (kJ/mol) Densitas (g/L) Kelarutan dalam Air pada 20 °C (cm3/kg) He 2 2 0.272.73 230 .1 1170 41 5.73 59.189.248.

4 2.64 9.45 Kr 83.73 0.29 5.89 16.348 1.1 -2.4 2.9 0 0.03 Xe 131. 6 2.0026 0. 2.784 0 1.1 1.332 1.30 12. 4.1785 0 * 0.Unsur Massa Atom (gram/mol) Massa Jenis (kg/m3) Bilangan Oksidasi Keelektronegatifan Entalpi Peleburan (kJ/mol) Entalpi Penguapan (kJ/mol) He 4.75 0. 2 3.73 Ar 39.0845 Ne 20.64 Rn 222 9.19 6.8 3.9 0.4 .1797 0.

Titik Didih dan Titik Leleh .

Energi Ionosasi *** .

.

Penjelasan Dalam video tersebut dibuktikan tentang massa gas mulia mulai dari massa yang terkecil yaitu Helium (He) hingga massa yang terbesar yaitu Radon (Rn) .

Helium .

Neon .

Argon .

Krypton .

Xenon .

PROSES PEMBUATAN GAS MULIA .

Helium Helium (He) ditemukan terdapat dalam gas alam di Amerika Serikat. yaitu -268.8 0C sehingga pemisahan gas helium dari gas alam dilakukan dengan cara pendinginan sampai gas alam akan mencair (sekitar -156 0C) dan gas helium terpisah dari gas alam. . Gas helium mempunyai titik didih yang sangat rendah.

4 0C) tidak jauh beda dengan titik didih gas oksigen (-182.8 0C). .Argon dan Neon  Gas mulia di industri diperoleh sebagai hasil samping dalam industri pembuatan gas nitrogen dan gas oksigen dengan proses destilasi udara cair.  Pada kolom pemisahan gas argon bercampur dengan banyak gas oksigen dan sedikit gas nitrogen karena titik didih gas argon (-189. Pada proses destilasi udara cair. udara kering (bebas uap air) didinginkan sehingga terbentuk udara cair.

999%. .  Gas neon yang mempunyain titik didih rendah (245. Untuk menghilangkan gas oksigen dilakukan proses pembakaran secara katalitik dengan gas hidrogen. kemudian dikeringkan untuk menghilangkan air yang terbentuk. Adapun untuk menghilangkan gas nitrogen.9 0C) akan terkumpul dalam kubah kondensor sebagai gas yang tidak terkonsentrasi (tidak mencair). dilakukan cara destilasi sehingga dihasilkan gas argon dengan kemurnian 99.

. Dengan pengaturan suhu sesuai titik didih. maka masing-masing gas akan terpisah.2 0C) dan xenon (Tb = - 108 0C) mempunyai titik didih yang lebih tinggi dari gas oksigen sehingga akan terkumpul di dalam kolom oksigen cair di dasar kolom destilasi utama.Krypton dan Xenon  Gas kripton (Tb = -153.

MANFAAT GAS MULIA .

mengangkat kapal udara. karena helium ringan dan tidak mudah terbakar  Pengganti nitrogen sebagai udara buatan dalam penyelaman dasar laut untuk helium yang tidak reaktif  Pendingin reaktor nuklir (untuk helium cair karena memiliki titik uap yang rendah)  Untuk mengelas  Memberi tekanan pada bahan bakar roket.Manfaat Gas Mulia  Helium  Pengisi balon udara. .

Pemanfaatan Helium Balon udara Tabung penyelam Pemberi tekanan pada bahan bakar roket .

 Neon  Sebagai zat pendingin  Pengisi bola lampu. karena jika dialiri arus listrik Ne menghasilkan cahaya terang dengan intensitas tinggi  Penangkal petir dan pengisi tabung televisi .

Pemanfaatan Neon Bola lampu Pengisi tabung televisi .

 Argon  Mengisi bola lampu pijar  Pengisi tabung pemadam kebakaran  las titanium & stainless steels  Krypton  Pengisi bola lampu blitz pada kamera  Kripton & argon digunakan untuk pengisi lampu fluoresen bertekanan rendah /mengisi lampu induksi  Lampu menara mercusuar .

Pemanfaatan Argon Lampu pijar Tabung gas kebakaran Las titanium dan stainless steel .

Pemanfaatan Krypton Lampu induksi Blitz kamera Lampu mercusuar .

 Xenon  Mengisi lampu blizt padakamera  Pembuatan lampu untuk pembunuh bakteri & pembuatan tabung elektron  Sebagai bola lampu disko yang berwarna-warni.  Radon  Bersifat radioaktif sehingga dipakai untuk terapi kanker  Sebagai sistem peringatan gempa karena kalau lempengan bumi bergerak kadar radon berubah *** .

Pemanfaatan Xenon Blitz kamera Lampu Disko .

net  www.scribd.gas-mulia.wikipedia.org/wiki/Gas_mulia  www.blogspot.e-dukasi.Daftar Pustaka  www.com  www.upi.com/doc/44512239/Makalah- Tentang-Gas-Mulia .kimia.id.edu  http://www.

Sekian … .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful